Anda di halaman 1dari 3

Tips Jika Ingin Terjun Di Bidang EO: Saat ditanya tentang apa saja yang bisa dijalani bagi

mereka yang ingin terjun di dunia EO, Silvi memberikan beberapa tips ringkas berikut ini: 1. Miliki spesifikasi tertentu. Jika sudah ditetapkan, pelajari seluk beluknya. Di jakarta sendiri, kerap diadakan beberapa kursus singkat tentang bagaimana mengelola EO. Sedangkan di Singapura, ada sekolah khusus dengan pendidikan jurusan semacam ini. 2. Kumpulkan beberapa orang untuk membuat tim khusus. Mereka inilah nantinya yang akan mengerjakan beberapa tugas dengan bagian-bagian tersendiri. 3. Atur atau manajemeni dengan baik dan profesional. 4. Jangan takut untuk mewujudkan ide gila yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa mungkin, hindari penawaran ide yang monoton. Usahakan munculkan ide tema acara yang menarik dan berbeda. 5. Tentukan segmen yang akan dibidik. Apakah masyarakat umum, ataukah kelas tertentu seperti kalangan menengah ke atas. 6. Miliki jaringan relasi sponsor. Terkadang pihak pemakai jasa EO juga telah memiliki sponsorsponsor tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan, acara bisa makin sukses dengan kehadiran sponsor tambahan. Jika ini dimiliki, akan menjadi nilai plus bagi EO itu sendiri. 7. Harus bisa memanejemen emosi. Kerja EO apalagi jika makin dekat dengan hari H penyelenggaraan acara, biasanya amat rentan bersinggungan emosi antara personel EO itu sendiri. Cermati dan miliki kemampuan untuk memanajemen emosi di saat-saat seperti ini. 8. Untuk mereka yang baru terjun, utamakan kualitas dan bukan profit. Jika klien sudah membuktikan kualitas dari kerja sebuah EO, maka di kesempatan lain, EO ini pun akan digunakan lagi jasanya. Selain itu, pihak lain yang telah mendengar kelebihan EO ini pun akan bisa berkemungkinan menjadi klien baru. 9. Coba juga terjun ke kegiatan sosial.

Gimana sih cara mengetahui bakat dan minat pada remaja? Bisa dengan berbagai cara, mulai dari diri sendiri yang melihat mengenali diri sendiri. Kamu punya kelebihan apa sih? Kekuranganmu apa? Misalnya kamu senang berinteraksi dengan orang lain, saya senang membantu orang lain. Saya juga senang dengan ilmu eksakta. Kemudian lihat juga kemampuannya. Ada sekarang psikotes yang bisa membantu dalam menelusurinya. Atau bisa dilihat dari prestasi di sekolah. Tapi yang harus dilakukan adalah membuka diri. Banyak sekali bidang yang bisa diambil. Ada sastra Jerman yang mau diambil. Kenapa? Ikutan teman. Aduh.. itu cocok gak ya ke depannya. Bakat dan minat itu bisa diolah sendiri atau perlu dengan bantuan orang lain? Secara teori bakat itu dimiliki tiap anak. Yang perlu adalah menemukenalinya. Peran keluarga juga ada di sini. Tapi kalau kita tau sendiri belakangan juga bisa. Selanjutnya bagaimana cara mengejar bakat dan minat yang sudah kita temukan itu. Kalau tidak dikenali atau dikembangkan, biasanya mandeg gitu aja. Kalau ada orang yang bisa gambar dan akhirnya ikut lombanya misalkan, di situ dia bisa eksis. Dia bisa berhasil makanya dia ikutin itu. Tanpa itu, bakatnya terpendam. Kalo anak punya bakat lebih dari satu mungkin gak sih? Untuk anak-anak tertentu ada. Apalagi kalo anak itu intelegensinya tinggi. Dia bisa disebut anak berbakat. Setiap orang sebenarnya bisa. Tapi ada yang paling dominannya. Beda-beda juga sebenarnya tiap orang. Karena itu juga kalo dibilang anak yang tidak pandai itu gak bisa hidup, salah banget. Soalnya sekarang yang dikembangin multi talents, punya bakat lebih dari satu. Balik lagi, karena tiap orang itu punya bakat. Tinggal bagaimana kita menemukenalinya.

Mandom Indonesia Tbk., PT . Perusahaan bidang usaha Kosmetik; Wangi-wangian; Kemasan plastik; Toiletries Jl. Yos Sudarso By Pass Jakarta Utara 14010 Telp. (021) 6510061 Fax. (021) 6510069 Cosmetic; Perfumery; Plastic packaging; Toiletries