1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Masalah Karya sastra bertitik tolak pada dunia nyata, termasuk karya sastra Indonesia. Pada waktu sastra Indonesia lahir, kekuasaan Belanda mewarnai semua aspek kehidupan; dengan demikian, karya sastra yang diterbitkan, seperti Sitti Nurbaya, di permukaan tampak pro-Belanda.1 Pada saat perang kemerdekaan, kemanusiaan dan semangat perjuangan tidak dapat terpisah dari kehidupan; demikian pula pada karya sastra, seperti dalam Jalan Tak Ada Ujung, yang mengutamakan tema kemanusiaan dan kemerdekaan. Setiap periode diilhami oleh peristiwa nyata.2 Demikian pula Putri Cina karya Sindhunata, yang diterbitkan pada tahun 2007. Akibat kekacauan ekonomi, pada tahun 1998 orang keturunan Cina dijadikan kambing hitam di seluruh Indonesia. Di Jakarta sendiri, dalam waktu tiga hari (dari tanggal 13 – 15 Mei 1998) sebanyak 1.217 orang tewas,3 152 wanita diperkosa,4 dan

1

Siregar, Bakri. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. 1964. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Hal. 31 – 32. Teeuw, A. Sastra Baru Indonesia I. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Edisi Pertama. 1980. Nusa Indah: Ende. Hal. 170 – 172. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.” 1998. Kompas. 14 Juli. Hal. 6.

2

3

4

2

ada kerugian material setidaknya Rp. 2,5 triliun.5 Sebagai akibat dari krisis ekonomi dan kerusuhan di “kota paling aman dan dijaga se-Indonesia,” akhirnya Presiden Suharto terpaksa mengundurkan diri.6 Kerusuhan ini menyebabkan hilangnya identitas dalam batin warga keturunan Cina, yang menjadi bingung: apa artinya nasionalitas, kalau tidak bisa Cina dan tidak bisa Indonesia? Putri Cina lahir sebagai tanggapan pertanyaan itu.7 Biarpun Putri Cina merupakan tanggapan atas pertanyaan identitas, novel itu tidak dapat dipisahkan dari peristiwa yang telah mengilhaminya. Novelnya penuh dengan peristiwa yang menjadi paralel kerusuhan Mei 1998, di antaranya kerusuhan yang menjadi alasan pembunuhan orang Cina, perkosaan wanita Cina,

ketidakmampuan pemerintah untuk mencegah kerusuhan, dan gara-gara yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejauh manakah Putri Cina mencerminkan realitas?

1.2 Perumusan Masalah Penelitian ini memecahkan tiga masalah, yaitu:

5

Setiono, Benny G. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Edisi Pertama. 2008. TransMedia: Jakarta. Hal. 1084. Tan, Mely G. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. 2008. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Hal. 212

6

7 Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11.

3

1.2.1 1.2.2 1.2.3

Bagaimanakah peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia? Bagaimanakah struktur novel Putri Cina karya Sindhunata? Bagaimanakah Kerusuhan Mei 1998 mempengaruhi Putri Cina karya Sindhunata?

1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini mempunyai tiga tujuan sebagai berikut. 1.3.1 Mendeskripsikan peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. 1.3.2 Mendeskripsikan struktur novel Putri Cina karya Sindhunata. 1.3.3 Mendeskripsikan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 terhadap novel Putri Cina karya Sindhunata.

1.4 Tinjauan Pustaka Dalam tinjauan pustaka telah ditemukan beberapa pembahasan Putri Cina karya Sindhunata. Pembahasan-pembahasan yang ditemukan ada yang merupakan skripsi/tugas akhir, esai dan resensi buku. Pembahasan pertama ditulis oleh Maria Hartiningsih berjudul “Pergumulan Menguakkan Identitas”. Tulisan ini merupakan resensi buku Putri Cina. Resensi yang diterbitkan di Kompas pada tanggal 23 September 2007 ini memberi sinopsis plot, serta membahas salah satu pesan novel, yaitu “Identitas Tunggal adalah Ilusi.”

drama “Jakarta 2039”. sajak-sajak Cina klasik. membahas Putri Cina dengan teori interteks. dan novel Sam Pek Eng Tay. Dedy.9 8 9 Hartiningsih. Cit. Purwono. Op. x. nampak kehadiran teks-teks lain dalam novel Putri Cina. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. Sementara. Pemerkosaan terhadap perempuan etnis Cina juga terjadi waktu itu (hal 149-150). Maria. Hal. Kehadiran teks-teks tersebut saling berkaitan dan menetralisasi satu sama lain sehingga berhasil menambah kualitas novel Putri Cina sebagai sebuah produktivitas. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. 2008. Babad Tanah Jawa. serta satu paragraf yang menarik keparalelan di antara dunia nyata dan dunia Putri Cina: Manusia terus mengulang sejarah itu dalam konteks politik yang berbeda-beda. Universitas Gadjah Mada. Skripsi ini. Sejarah kontemporer mencatat pengambinghitaman etnis Cina sejak tahun 1740 (hal 85-86). Skripsi Dedy sebagaimana dikemukakan di inti sarinya: Berdasarkan teori intertekstual. Ditemukan pula sebuah skripsi dari Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Gadjah Mada berjudul “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual” oleh Dedy Purwono. tugas akhir ini diharapkan dapat membahas ilham dari sudut sosiologi sastra sejarahwi secara lebih dalam. Skripsi. yang diselesaikan pada tahun 2008.8 Dalam penulisan ini belum dijumpai pembahasan sosiologi sastra historis yang mendalam.4 Biarpun ada sedikit pembahasan interteks pada pembukaan dengan menjelaskan sedikit tentang Kerusuhan Mei 1998 dan pengaruhnya di dunia sastra. Teks lain yang kehadirannya dapat dilacak dalam novel Putri Cina yaitu Babad Jaka Tingkir. .

dan politik untuk menunjukkan bagaimana novel Putri Cina merupakan sebuah usaha untuk merekonsiliasi suku pribumi dengan orang keturunan Cina. tugas akhir ini akan mencari pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam karya Putri Cina dengan menggunakan teori sosiologi sastra. menulis makalah mengenai bagaimana Putri Cina melambangkan usaha untuk rekonsilasi masyarakat pasca-Kerusuhan Mei 1998. 1. tugas akhir ini mengutamakan teori sosiologi sastra sejarah dan dimaksud untuk menemukan ilham-ilham Putri Cina. Rekonsilasi dan peran perdamaian ini dibayar oleh cinta dan kematian. mitos. 40. 1 Maret 2008.5 Landasan Teori 10 Dewi. dosen Kajian Bahasa Inggris (Pascasarjana) di Universitas Sanata Dharma. Sementara. Novita Dewi. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. Sementara. Hal. dan pengambinghitaman dengan mengangkat sejarah. cerita rakyat. balas dendam.5 Skripsi tersebut bertujuan untuk mencari interteks di antara Putri Cina dengan karya sastra lain.10 Tulisan Novita Dewi ini menggunakan sosiologi sastra sejarah. folklor. Sementara. . Rekonsilasi akan pesan perdamaian ditunjukkan melalui menerimanya tokoh akan ketidakjelasan identitasnya. Novita. Tulisan ini bertujuan mengungkapkan adanya rekonsilasi pasca konflik lewat imajinasi historis dalam karya terbaru Sindhunata Putri Cina (2007). Sebagaimana dinyatakan dalam abstraknya. dan realitas politik modern yang menggarisbawahi kengerian dan kesiasiaan perang antarsaudara. Pesan ini dikemas menggunakan narasi tentang peperangan. 6 No.

yaitu teori strukturalisme untuk memahami novel Putri Cina dan teori sosiologi sastra untuk memahami hubungannya dengan Kerusuhan Mei 1998. ada juga 11 Ratna. klimaks dan penyelesaian. alur cerita. maka sudut pandangnya disebut orang pertama. Berdasarkan strukturnya. 319 – 320 . 1. Teori. Sudut pandang orang ketiga ini dapat dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu terbatas (hanya mengetahui beberapa tokoh saja). Nyoman Kutha. dan mahatahu (mengetahui keadaan dan pikiran semua tokoh). Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Metode. Sudut pandang merupakan bagaimana suatu cerita disampaikan.11 Alur cerita (plot) adalah apa yang terjadi dalam cerita. Apabila cerita disampaikan dengan menggunakan nama tokoh dan narator yang mempunyai kedudukan di luar cerita.5. dan tema. munculnya konflik. maka naskah mempunyai sudut pandang orang ketiga atau “dia-an”. latar. Apabila disampaikan dengan “aku-an” (tokoh utama ialah si “Aku”). penelitian ini akan menelusuri sudut pandang naskah. baik prosa. Hal.1 Teori Strukturalisme Teori strukturalisme dalam sastra merupakan pengertian struktural terhadap sebuah karya sastra. Cetakan 1. yakni perkenalan. penokohan. 2004.6 Dalam tugas akhir ini akan digunakan dua teori. Alur ini dibagi dalam lima bagian. Walaupun secara umum kelima bagian tersebut berurutan. puisi maupun drama. perkembangan konflik. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif.

dan latar sosiobudaya. Hubungan di antara para tokoh dapat menyebabkan dan menyelesaikan konflik.’ dan ada juga yang lebih jarang digunakan seperti ‘yang jahat mengalahkan yang baik. 65. antagonis (penghambat protagonis). baik secara sempit (misalnya istana presiden) maupun luas (misalnya Jawa Barat). Ada tiga jenis tokoh. Latar tempat adalah ruang lingkup di mana cerita terjadi. 1. OH: Writer's Digest Books. Ada tema klasik. 115. Raymond. 2002 Cincinnati. Hal. Hal.13 Penokohan adalah perkembangan tokoh-tokoh dalam cerita. Hal. Obstfeld. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Stories and Scripts. 171. Op. 65. maupun luas (misalnya tahun 1998). baik secara sempit (misalnya jam tiga siang). 14 15 . Latar waktu adalah kurun waktu di mana sebuah peristiwa itu terjadi.7 karya yang menggunakan urutan yang berbeda. Obstfeld. Op.12 Latar terdiri dari tiga bagian. dengan menggunakan teknik seperti flashback untuk mengembangkan cerita. Cit. Nyoman Kutha.’15 12 13 Ibid. 1. Cit. 240 – 243. 115. Raymond. dan tritagonis (pembantu protagonis dan / atau antagonis). Hal. yaitu protagonis (pelaku/pendorong cerita). 318. 171. yaitu latar tempat. Latar sosio-budaya adalah keseluruhan adat dan kebudayaan di tempat dan waktu di mana cerita terjadi.14 Tema adalah pembahasan terhadap hal-hal mendasar dalam naskah yang merupakan perjuangan universal. Ratna. latar waktu. seperti ‘yang baik mengalahkan yang jahat.

yang merupakan suatu sistem simbol. karya sastra.5. Hal.17 Menurut Jonathan Culler. pembaca. hanya dapat mempunyai arti apabila dijelaskan dari mana asal-usulnya dan untuk siapa dimanfaatkan. Linguistics. sosiologi sastra berusaha untuk memahaminya dalam konteks kebudayaan itu. Semua aspek saling melengkapi. Jonathan. Nyoman Kutha. Op. Penelitian yang tidak memperhatikan ini tidak dapat menjelaskan karya sastra dengan sesungguhnya. artifak. and the Study of Literature. Structuralist Poetics: Structuralism.8 Dalam penelitian ini. 337.2 Teori Sosiologi Sastra Sosiologi sastra (juga disebut sosiokritik) adalah ilmu sastra interdisiplin (ilmu sastra dengan ilmu sosiologi)16 yang dipicu sebagai tanggapan atas kekurangan teori strukturalisme. . Culler. Cit. dan tema. Nyoman Kutha. Hal. Routledge & Kegan Paul: London. dalam Ratna. 338. 5. baik pengarang. yang akan dijadikan acuan ialah plot. Cit. Op. Oleh karena dipercaya bahwa karya sastra harus dipahami sebagai satu aspek kebudayaan yang melengkapi kebudayaan lain. 1977. maupun interteks. 332. Ibid. Hal. latar. sementara sudut pandang akan disinggung pada Bab III tapi tidak didalami pada Bab IV. 1. penokohan.18 16 17 18 Ratna. Hal.

20 Walaupun demikian. 2.9 Dalam penerapannya. Menurut Nyoman Kutha Ratna. . perkembangannya sudah pesat.19 Sosiologi sastra dianggap teori yang baru. Biarpun dinyatakan telah lahir pada abad kedelapan belas. Ketiga subjek itu adalah anggota masyarakat. 331. Medium karya sastra. 3. Nyoman Kutha. Di bawah ini dijelaskan berbagai aspek teori sosiologi sastra. Hal. dipinjam melalui kompetensi masyarakat. Karya sastra hidup dalam masyarakat. Ibid. Kedua. kedudukan karya sastra adalah sebagai berikut. yang dengan sendirinya telah mengandung masalah-masalah kemasyarakatan. baru ada buku teks yang diterbitkan pada tahun 1970. menyerap aspek-aspek kehidupan yang terjadi dalam masyarakat. 19 20 Ratna. yang pada gilirannya juga digunakan masyarakat. bahasa yang digunakan cenderung bahasa sehari-hari. 335 – 336. khususnya novel. teori sosiologi sastra dinyatakan lebih mudah dipergunakan untuk prosa. 1. disalin oleh penyalin. Op. Menurut Nyoman Kutha Ratna. diceritakan oleh tukang cerita. Hal. Karya sastra ditulis oleh pengarang. sehingga paling mudah dipahami. Cit. Pertama. serta paling luas. baik lisan maupun tulisan. ini terjadi karena beberapa hal. novel menampilkan unsur-unsur cerita yang paling lengkap.

Sama dengan masyarakat. . dia dapat diakui sebagai pengarang karya sastra. bahkan juga logika. setelah kematiannya pengarang tunggal itu diganti dengan pengarang jamak. memahami apa yang dibaca dengan kaca mata budaya itu. Ibid.10 4. dan tradisi yang lain. etika. 2. 1. masyarakat menemukan citra dirinya dalam suatu karya. menggali kebudayaan masyarakat lalu memasukkan kebudayaan itu dalam karyanya. agama.21 Dengan demikian. menurut Nyoman Kutha Ratna kekayaan karya sastra terjadi karena dua hal. Pengarang. Namun. Selama hidup pengarang. Masyarakat jelas sangat berkepentingan terhadap ketiga aspek tersebut. 333. adat-istiadat. Hal. dengan pengetahuan intersubjektivitasnya. Keberhasilan pemasukan kebudayaan itu bertitik tolak pada kemampuan pengarang dalam melukiskannya. 333 – 334. dengan pengertian kebudayaan itu. Pembaca. sebagaimana dijelaskan di bawah.22 Menurut Nyoman Kutha Ratna. Berbeda dengan ilmu pengetahuan. dalam karya sastra terkandung estetika. Apabila pembaca tidak memahami atau berasal dari kebudayaan itu. sangat susah untuk karya sastra berhasil mengesankan pembaca. Hal. 5. karya sastra adalah hakikat intersubjektivitas. karya sastra selamanya milik masyarakat yang melahirkan pengarangnya. yaitu masyarakat yang melahirkan situasi sosio-budaya 21 22 Ibid. artinya.

Culler. Hal. 25 Ibid. Cit. 339. sebagai berikut: 23 24 337. dalam Ratna. Nyoman Kutha. dan politik. Op. filsafat. Op. Pengarang jamak ini yang dinamakan pengarang implisit. 24 Sebagai ilmu interdisiplin antara ilmu sastra dan sosiologi. Ratna.25 Ada tiga macam model penelitian karya sastra yang dapat digunakan seorang peneliti. Hal.11 yang mewarnai karya sastra. Hal. Namun. agama. Jonathan. prioritas dalam penelitian sosiologi sastra adalah karya sastra sendiri. 5. dengan ilmu-ilmu lain sebagai ilmu pembantu. ekonomi. Menurut Jonathan Culler. Tidak ada karya sastra yang merupakan hanya hasil dunia batin pengarang sendiri. Op. atau sistem kebiasaan dan pikiran umum di masyarakat itu yang sudah pasti akan dipahami pembaca. 336. Nyoman Kutha. Cit. . dan dinikmati masyarakat. Apabila karya sastra diharapkan untuk dibaca.23 Pernyataan serupa dinyatakan oleh ahli ilmu sastra lain. harus termasuk horison harapan pembaca. dipahami. Hal. tidak ada karya sastra yang berasal dari pikiran yang benar-benar independen yang dapat dimengerti oleh masyarakat luas. Cit. sosiologi sastra juga menerapkan berbagai aspek kebudayaan. antara lain sejarah.

kemudian menghubungkannya dengan kenyataan yang pernah terjadi. digunakan dua metode. dengan menggunakan model ketiga. Hal.1 Metode Pengumpulan Data Untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan di atas. untuk 26 Ibid. akan digunakan sumber sekunder. 340 . artikel koran.12 1. 2. Sama dengan di atas. tetapi dengan cara menemukan hubungan antarstruktur.26 Dalam penelitian ini. 3. Untuk data tentang Kerusuhan Mei 1998.6 Metode Penelitian 1. Menganalisis karya dengan tujuan untuk memperoleh informasi tertentu. diperlukan data yang cukup mengenai Kerusuhan Mei 1998 beserta unsur intrinsik novel Putri Cina. yaitu kajian pustaka dan wawancara. sehingga karya sastra menjadi objek kedua. aspek sosiologi sastra yang akan diteliti adalah sejarah. artikel majalah. dan novel. Sementara. Menganalisis masalah-masalah sosial yang terkandung di dalam karya sastra itu sendiri. Model ini mudah diterapkan dengan cara yang salah. 1. antara lain buku sejarah. Untuk pengumpulan data itu. dilakukan dengan menggunakan disiplin tertentu. bukan aspek-aspek tertentu.6.

dengan menarik kesamaan di antara kenyataan sejarahwi dan keterjadian dalam novel. yang bersifat sejarah kuantitatif/kualitatif. Sementara. akan digunakan metode komparatif.2 Metode Analisis Data Oleh karena ketiga masalah yang akan dipecahkan dalam tugas akhir ini mempunyai sifat yang sangat berbeda. akan digunakan metode wawancara supaya perasaan dan pengalaman korban lebih menonjol. akan digunakan metode analisis objektifdeskriptif. Untuk Bab 3.3 Metode Penyajian Data Data akan disajikan secara deskriptif. akan digunakan tiga metode analisis data. sesuai dengan filsafat dasar teori strukturalisme bahwa tidak ada unsur di luar karya sastra yang berperan dalam pembentukan karya sastra tersebut.6. yang berusaha untuk menghubungkan keterjadian pada Kerusuhan Mei 1998 dengan keterjadian dalam novel Putri Cina. yang menggunakan teori strukturalisme. 1. Untuk Bab 2. . dengan kesimpulan ditarik dari deskripsi itu. akan digunakan metode historis deskriptif agar apa yang terjadi dapat dikemukakan dengan jelas.6. 1.13 data mengenai perasaan dan pengalaman orang. untuk Bab 4.

dan skripsi. ditarik dari berbagai sumber sekunder dan hasil wawancara pribadi. masalah. buku sosial. Bab ini akan dibagi menjadi lima subbab. Bab dua berfungsi sebagai informasi yang menjelaskan Kerusuhan Mei 1998. untuk keperluan tertentu digunakan sumber primer dan sumber tersier.7 Sistematika Penyajian Tugas akhir ini akan dibagi menjadi lima bab dan tujuh belas subbab. subbab dua menceritakan peristiwa di Jakarta. di antara lain artikel majalah. artikel koran. 1.14 1. Bab ini dibagi menjadi tujuh subbab dan menjelaskan latar belakang masalah. tujuan dan metode penelitian. teori yang digunakan. Sementara. dengan subbab pertama menjelaskan penyebab Kerusuhan Mei 1998. subbab tiga menceritakan peristiwa di Surakarta. yang berfungsi sebagai pengantar.6. Sumber primer dalam bentuk wawancara digunakan untuk mengetahui emosi yang terasa oleh korban kerusuhan. . subbab empat menceritakan garis besar kerusuhan di kota lain dan subbab lima menjelaskan dampak kerusuhan itu dalam batin warga Cina. dan sistem penyajian.4 Sumber Data Sumber data yang utama digunakan untuk penelitian ini adalah sumber sekunder (sumber pustaka). buku sejarah. sementara sumber tersier dalam bentuk kamus digunakan untuk penerjemahan istilah-istilah asing. Bab satu adalah pendahuluan.

. Bab ini akan terdiri dari hasil kajian interteks. Dengan penyamaan ini dapat ditarik kesimpulan bagaimana Putri Cina dipengaruhi Kerusuhan Mei 1998. yaitu antara penelitian pustaka dan unsur-unsur cerita. Bab terakhir adalah penutup. latar cerita. penokohan. dan tema. Bab empat mengemukakan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam Putri Cina. Setiap subbab akan merupakan penjelasan salah satu aspek struktur Putri Cina.15 Bab tiga adalah kajian struktural Putri Cina. alur cerita. yaitu sudut pandang. Bab ini akan dibagi dalam lima subbab. Bab ini akan berisi kesimpulan dan saran dari penelitian.

dan harga barang dan keperluan dasar seperti nasi menjadi semakin mahal.16 BAB 2 KERUSUHAN MEI 1998 DI INDONESIA 2. Sebagian besar mata uang di Asia Selatan-Timur menjadi lemah. Itu menyebabkan nilai tukar mata uang negara tetangganya. termasuk rupiah. tarik-menarik di antara pemerintah Indonesia dan IMF membuat situasi di Indonesia menjadi semakin . Pada tanggal 13 Agustus 1997 harga tukar rupiah sudah sampai nilai terendah yang pernah ada sampai saat itu.682 per dolar AS.1 Latar Belakang Kerusuhan yang terjadi pada bulan Mei 1998 adalah akibat dari krisis moneter yang telah terjadi di Asia Selatan-Timur mulai di Thailand pada bulan Juli 1997. Pada saat itu. bergoyang. Semakin hari harga tukar rupiah menjadi semakin rendah. seperti ringgit dan rupiah. dengan harga tukar sebanyak Rp. Walaupun pemerintah Indonesia dapat pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF). pemerintah Thailand memutuskan mengembangkan nilai tukar baht. 2.

tetapi situasi di Indonesia menjadi semakin buruk. juga ada dosen dan alumni yang mulai terlibat.29 Demonstrasi semakin hari menjadi semakin terbuka anti-pemerintah. Aksi keprihatinan besar pertama terjadi pada tanggal 16 Januari. 83 – 84. 1082. Setiono. dan itu hanya di kampus mereka saja. Contohnya. 2008. TransMedia: Jakarta.28 Akhirnya aksi-aksi keprihatinan terus meluas sampai ke seluruh kota besar di Indonesia. 1998 di Kampus Institut Teknologi Bandung. Edisi Pertama. dan hampir setiap hari berlangsung demonstrasi mahasiswa-mahasiswi. mulai pada bulan Januari 1998 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang berpartisipasi dalam aksi-aksi keprihatinan mulai bertambah sampai ratusan orang. Hal. Benny G. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. 2008. James. 78 – 83. Hal.27 Kehancuran ekonomi ini tidak dapat diacuhkan oleh masyarakat. Pada tengah dan akhir tahun 1997 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang melakukan aksi keprihatinan. Ibid. pada aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada sebuah 27 Luhulima. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. sampai pada Maret 1998 situasi ekonomi di Thailand dan negara-negara lain sudah mulai menjadi lebih baik. Setelah itu aksi keprihatinan menjadi semakin besar.17 buruk. seperti aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Indonesia pada tanggal 25 dan 26 Februari dan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada pada bulan Maret 1998. Hal. 28 29 . Kemudian. Kompas: Jakarta. aksi keprihatinan ini disusun oleh lebih dari 500 mahasiswa-mahasiswi.

harga BBM sudah lama mau dinaikkan tetapi situasi sampai saat itu belum memungkinkannya. Agar masyarakat bisa lebih tenang dan mahasiswa-mahasiswi bisa kembali belajar tanpa melakukan aksi keprihatinan lagi. Menteri Pertahanan dan Keamanan / Panglima ABRI (Menhankam/Pangab) Jenderal Wiranto mengajak masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dalam dialog. Setelah mengumumkan itu. penuh dengan rasa takut dan ragu. Aksi mahasiswa-mahasiswi menjadi semakin luas. marak-marak seperti ini tidak jarang berlanjut menjadi bentrokan antara mahasiswa-mahasiswi dan aparat keamanan. keadaan akan lebih berat lagi. sesungguhnya. walaupun Menhankam/Pangab menganggap dialog itu sukses. .30 Awal Mei 1998 suasana di Indonesia masih sangat kacau. Kemayoran. sebenarnya dialog antara pemerintah dan senat mahasiswa-mahasiswi itu tidak menyurutkan niat para mahasiswa-mahasiswi untuk terus menggelar aksi-aksi keprihatinan dan mimbar bebas. Namun. tetapi di antara semua ini rezim Soeharto memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan tarif dasar listrik.18 boneka kertas Presiden Soeharto yang setinggi dua meter dibakar. pada awalnya senat mahasiswa-mahasiswi menolak ajakan berdialog. Soeharto menyatakan bahwa. James. Namun. Hal. Cit. dan mahasiswa-mahasiswi di Gedung Niaga Arena Pekan Raya Jakarta. cendekiawan. Akhirnya pada tanggal 18 April 1998 terjadi sebuah dialog antara pemerintah dan tokoh masyarakat. 30 Luhulima. sejumlah senat mahasiswa-mahasiswi tidak hadir dan. dan apabila harganya tidak dinaikkan. 84 – 86. Op.

111 – 112. Kepala Seksi Intelijen Komando Distrik Militer Bogor.31 Korban dari aparat keamanan pertama dalam kekacauan dan aksi-aksi keprihatinan ini ialah Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana. Kepala Satuan Intelijen Kepolisian Resor Bogor. tanggal 12 Mei 1998. yaitu Elang Mulia Lesmana. dan Hafidhin Alifidin Royan.) Ali. 108 – 111. suasana menjadi semakin kacau. hingga tiga hari kemudian terjadi sebuah tragedi yang.19 Presiden Soeharto berangkat ke Kairo.00. setelah dihajar kepalanya dengan batu sampai pingsan oleh mahasiswamahasiswi saat dia mengamankan protes mereka di Kampus Universitas Djuanda (Unida) di Bogor. empat mahasiswa dari Universitas Trisakti yang memprotes situasi ekonomi dan rezim Soeharto. Mesir untuk hadir di Konferens Tingkat Tinggi G-15. Setelah dia pergi. ditembak mati setelah mahasiswa-mahasiswi mulai kembali ke kampus setelah melakukan aksi 31 32 Ibid. menyebabkan ribuan orang tewas se-Indonesia. Pada pukul 17:20. kehancuran harta yang bernilai triliunan rupiah. setelah semua sudah berakhir. . dia tewas di Rumah Sakit Ciawi pada pukul 16. Ibid. dan memaksa Soeharto mengundurkan diri. tanggal 9 Mei 1998.32 Kedua kematian itu menyebabkan pihak keamanan menjadi semakin keras terhadap mahasiswa-mahasiswi yang melakukan demonstrasi. Selain Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana ada satu pihak keamanan lain yang tewas setelah menjadi korban pemukulan mahasiswa-mahasiswi. Heri Hartanto. yaitu Kapten (Inf. Hal. Hendriawan Sie.

Tim Solidaritas Kasus Kerusuhan Mei 1998: Jakarta. Jusuf. Op. Ada pula beberapa tokoh politik dan masyarakat berkumpul melakukan orasi. Hal.36 Di luar kampus. terlihat massa terus bertambah. 112 – 113. aksi tersebut diarahkan oleh provokator dan kemudian menjadi aksi rasialis anti-Cina. Cit. lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. Ada aparat keamanan terlihat berkumpul di bawah jembatan layang Kuningan.33 Pelaku aksi keprihatinan kembali ke halaman kampus Trisakti pada tanggal 13 Mei untuk memprotes kezaliman penguasa militer yang telah menembak mahasiswa-mahasiswi yang tidak bersenjata. Setelah 33 34 35 Ibid. memberi dukungan reformasi yang dipelopori mahasiswa. memperhatikan massa. Ester Indayani dan Raymond R. 1083.20 keprihatinan tanpa senjata dan secara teratur. Setiono. Simanjorang. Ada banyak karangan bunga tanda simpati. dan berhasil membunuh empat di antaranya. Benny G. 2005. Untuk gambaran tersebarnya kerusuhan dan penganiayaan. Hal. sekitar pukul 11:00 WIB daerah itu ramai dengan mahasiswa yang berduka cita atas kematian rekan mereka.34 2. Namun.1 Secara Umum Kerusuhan mulai tersebar dari dekat kampus Universitas Trisakti. 11 36 . Reka Ulang Kerusuhan Mei 1998.2 Kerusuhan di Jakarta35 2. Pada tanggal 13 Mei.2.

Hal. permen.. Tomang. bahkan ke Tangerang dan Bekasi. dan membakar.38 terdiri dari orang dari semua segi kehidupan.. dan Andi Zulfikar Anwar. dan bersorak sambil merusak.” 1998. 23 Mei. dan Citraland. kanakkanak menjarah gula-gula. 23 Mei. Contohnya.37 Kerusuhan yang mulai dekat Trisakti ini akhirnya sampai ke seluruh Jakarta. coklat. Forum Keadilan. Priyono B. remaja- 37 38 Ibid. Hal. 24 – 31. Chailil. sedangkan orang tua menjarah kesukaan mereka. ratusan ibu-ibu. 24 – 31 39 40 .21 mahasiswa menolak bergabung dengan massa. Op.” 1998. Jalan Daan Mogot. Jalan S. 1 Juni Sumbogo. massa mulai menyebar ke arah Roxy. Hidayat Gunadai. Sumbogo. Ibu-ibu dan bapak-bapak menjarah barang untuk keluarga. dan Andi Zulfikar Anwar. mereka beteriak. Massa ini sangat bersemangat melakukan kerusuhan ini.39 Massa dikendalikan oleh provokator yang dicurigai merupakan anak buah dari aparat dengan persuasi. Cit. Hidayat Gunadai. “Di Ujung Aksi Damai. Parman. Hal. Gatra. bertepuk tangan. remaja-remaja menjarah barang elektronik seperti compact disk dan televisi. Setelah massa bubar terjadi pembakaran di berbagai lokasi yang dilewati. misalnya “Bakar Citraland!”40 Provokator ini kadang-kadang malah membuat perusuh lain menjadi korban. 15. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. dan permainan. Munawar. Priyono B. Massa perusuh. dan Tim Forum. yang diperkirakan dua juta orang. menjarah.

Glodok Plaza.41 ini terjadi di Yogya Plaza dan Department Store Klender. Demikian juga ribuan kendaraan bermotor yang menjadi bangkai karena dibakar dalam pogrom43 anarkis itu. 24 – 31. ribuan toko dan rumah yang milik warga etnis Cina dijarah dan dibakar. sebagian besar orang berkuasa hanya diam. dan Andi Zulfikar Anwar. Benny. dan anak-anak diprovokasi untuk menyerbu beberapa mal dan menjarah barang-barang. Sumbogo. Setiono. 1087. Hidayat Gunadai. Op. dan Yogya Department Store Klender. 1083. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan.42 Pada umumnya target kerusuhan ini adalah orang Cina. Hal..” 2008. 23 Mei. 14 Mei.22 remaja. Hal. Op. Op. Ahmad dan Maria Hartiningsih. Hal. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1 “Pembunuhan besar-besaran thd suatu bangsa” Departemen Pendidikan Nasional. Priyono B. 1083 – 1084. Demikian juga sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci. Edisi Keempat. juga ditarget dan menjadi korban perusuhan ini. 43 44 45 . Yang bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di 41 42 Setiono. tetapi kemudian menjadi korban pembakaran ketika provokatorprovokator membakar mal atau pertokoan tersebut. Kompas. Cit. Arif. Hal.44 Kantor-kantor Bank Central Asia. Cit. G. Cit. Gramedia: Jakarta.45 Selama tiga hari kerusuhan ini terjadi (13 – 15 Mei 1998). 2009. Hal. dan sesedikitnya 259 orang tewas dalam kasus-kasus tersebut. Benny G. yang milik Sudono Salim.

terjadi pemberontakan yang besar. yang melepas tangan. Op.23 Jakarta. karyawankaryawan di berbagai toko dan perusahaan lain seperti Pusat Perkulakan Goro membiarkan massa membawa pulang barang. . tetapi akhirnya mereka tidak mampu menenangkan masyarakat dan para perusuh tidak bisa dihentikan. Demikian juga Panglima ABRI Jenderal Wiranto. yaitu Kapolda Metro Jaya Mayjen Hamami Nata dan Pangdam Jaya Mayjen Sjafrie Sjamsuddin. Hal. Hal. 122. James. aparat keamanan disuruh menyelesaikan kerusuhan itu sendiri. dan polisi ditimpuki.47 Ketika aparat keamanan berusaha untuk mencegah aksi massa. 24 – 31. Jakarta kelihatan seperti zona perang. Benny G. Cit. asal mereka tidak membakar gedung. Cit. Op. Hal. Ibid. Luhulima. 1084. 46 dan mengutamakan persiapan upacara serah terima jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad di Malang tanggal 14 Mei. Akhirnya. Batu dilempar ke arah aparat keamanan. Mobil polisi dikejar. Oleh sebab itu.48 Setelah kekacauan anarkis selesai. Aparat keamanan membalas dengan tembakan ke udara. dan membakar sepuasnya. dan di satu kasus ada truk yang dikendarai dengan kecepatan tinggi agar truk tersebut dibenturkan ke pos polisi. 1998. tidak melakukan apa pun untuk mencoba mengatasi anarki yang terjadi pada saat itu. walaupun ada orang yang tewas dan dikorbankan di sekitarnya. merusak. massa perusuh dibiarkan menjarah. 46 47 48 Setiono.

“Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.” 2008. 1084. 2. 9 SPBU. Setiono. Hal. 1. Cit. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikitsedikitnya Rp.026 rumah dirusaki. Hartiningsih.604 toko. sekarang jumlah korban yang tewas diperkirakan mencapai 1.53 Semua ini menjadi sangat mengejutkan untuk warga Jakarta. Hidayat Gunadai. 2.217 orang.52 Jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang. 45 bengkel. karena ketika ada protes-protes di kota lain para pemimpin sangat tegas menyatakan bahwa Jakarta 49 50 51 Lihat Lampiran 2. 24 – 31. ada lebih dari seribu orang tewas.479 rumah toko. Benny G. 40 mal.50 Menurut Kompas.24 Biarpun jumlah korban dan kerugian tidak disetujui oleh para analis. Sekitar 13 pasar. Hal. dengan 15 di antara mereka yang tewas. Cit.51 Namun. pada tahun 1998 jumlah korban yang tewas diperkirakan di antara 200 dan 500 orang. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga. Hal. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. Maria.49 sudah diakui bahwa jumlah korban dan kerugian tidaklah sedikit. Priyono B. dijarah. dan 1. Op. Damar. atau USD 238 juta. dalam Sumbogo. dan Ahmad Arif.119 mobil. Harsanto.” Op. Cit. 1.. dan Andi Zulfikar Anwar. Kompas. 16 Mei. Op. 23 Mei. Menurut The Jakarta Post. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. 826 sepeda motor. 52 53 . 387 kantor. 49.5 triliun.

sebagai studi kasus bagaimana kerusuhan dijalankan. untuk menghindari kerusuhan itu. Serang!’ Mereka memiliki ciri berbadan cukup tegap. . 212. Mereka terlihat saling melempar batu di Jalan Layang Klender. tapi badannya besar-besar dan wajahnya tua-tua. Mely G. kira-kira 20 orang berdiri di situ.2. Banyak orang terlihat mondarmandir mengambil barang jarahan. Kemudian mereka lari ke arah Klender. Segera setelah komando itu. Banyak massa yang ikut menjarah. ada yang bertato. terjadi perkelahian antar pelajar di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai. 54 Tan. tanggal 14 Mei]. Tidak berapa lama kemudian terlihat ada yang mulai membakar ban bekas di depan plaza. Pada saat yang hampir bersamaan terlihat seorang berpakaian polisi berdiri di atas Jalan Layang Klender mengamati tawuran antar pelajar itu. Kemudian banyak orang lari-lari sambil berteriak ‘Serbu Yogya! Serbu Yogya!’.00 WIB [Pen. dan berambut cepak. massa menyerang pelajar dengan menggunakan kayu. baik warga maupun aparat keamanan. Terlihat banyak yang pakai seragam sekolah. Warga mengusir karena takut merugikan warga. Kesaksian lain menyebutkan sebelumnya keadaan sekitar Yogya Plaza belum terjadi apa-apa. Kemudian massa mulai berdatangan. batu dan batangan besi. Pelajar yang diserang lalu lari masuk ke arah Yogya Plaza. beberapa orang dari kelompok massa tersebut berteriak ‘Serang. Sekitar pukul 12.” Oleh sebab itu. Kesaksian lain lagi menyebutkan adanya kelompok pemuda dan pelajar yang seolah-olah bertengkar untuk mengundang massa.54 2. Cit. Sampai di stasiun Klender. belum ada yang siap. Hal. Mereka menyerbu Yogya Plaza sambil membuka pakaian seragam sekolah.2 Kerusuhan dan Penjarahan Dapat digunakan penjarahan Yogya Plaza di Klender. Op. di dekat persimpangan Yogya Plaza terlihat sekelompok massa. Sekitar 30 pelajar masuk pemukiman Kampung Jati. Ketika para pelajar itu melewati mereka. Jakarta Timur.25 adalah “kota yang paling aman dan dijaga se-Indonesia. atletis.

Api sudah membesar dan asap tebal menghalangi pandangan. salah seorang warga melihat sebuah truk besar berplat merah berwarna orange masuk ke lokasi Yogya Plaza. Truk tersebut mengangkut kira-kira 50 orang yang berpakaian macam-macam (berpakaian seragam sekolah.. Kejadian itu terbuka dan banyak orangorang mengamati hal yang sama. terlihat banyak orang dari lantai 4 turun dengan menggunakan tambang tersebut.00 – 15. Orang-orang tersebut kemudian kembali ke truk dengan tangan kosong dan meninggalkan lokasi.26 Sekitar pukul 15. Mereka masing-masing membawa jirigen berwarna putih dan berlari ke arah Yogya Plaza. Sekitar pukul 15.) Saksi mata melihat orang-orang tersebut saling mengenal.00 WIB di sekitar Yogya Plaza hujan turun dan api mulai padam. melambaikan tangan ke orang-orang yang tadi membawa jirigen. Setelah orang-orang tersebut berada di Yogya Plaza.. berbaju singlet dll. Ciri-ciri orang-orang yang datang dengan truk berwarna orange tersebut adalah berbadan tegap dan berumur kira-kira 20 – 30 tahun. kemudian terdengar ledakan keras dari belakang Yogya Plaza. lainnya berpotongan rambut biasa saja. melihat sekitar 50 orang turun dari dua buah truk yang datang dari arah Pondok Kopi ke Yogya Plaza sambil membawa jirigen dan terlihat ada yang memimpin dengan menggunakan HT dan berkaca mata. Diketahui kemudian ternyata ada yang mengunci lantai 2. Setelah ledakan. Sekitar pukul 15. sehingga anak-anak dan yang lainnya tidak dapat keluar menyelamatkan diri. Terlihat ada orang melempar jirigen di lantai satu. Akibat banyak orang menjadi terluka dan meninggal dunia.15 WIB. Beberapa di antara mereka berambut cepak. kemudian disiram dengan bensin (dari jirigen) dan dibakar. Mereka berpakaian preman. banyak juga orang melompat ke bawah.30 – 17. Dari luar bangunan terlihat banyak orang melambai tangan meminta tolong dari lantai 4 gedung. Tidak diketahui apa yang mereka kerjakan.30 WIB. Mereka sepertinya saling mengenal satu sama lain dan mendapat perintah dari supir dan satu orang yang duduk di samping supir. supir dan 2 orang lain di truk. [di] lantai dua bangunan terlihat banyak orang terjebak dan berusaha keluar.30 WIB. Warga kemudian mengambil tali tambang dari kain iklan film di bioskop Yogya Plaza untuk diulurkan dengan bambu ke lantai 4. Sekitar pukul 21. ada yang menggunakan seragam SMA. Warga yang menyaksikan melihat bahwa isi jirigen tersebut adalah bensin. tetapi beberapa saat kemudian mereka kembali ke truk dengan tangan kosong. Warga . Saat itu saksi mata sudah melihat asap tebal mulai keluar dari Yogya Plaza. Terlihat juga ada yang mengumpulkan segala macam barang menjadi satu. Dalam keadaan panik. .

Jakarta Utara. Warga lain. Tidak lama kemudian massa datang dan menjarah Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. rolling door tersebut sebelumnya dalam keadaan terbuka karena digunakan orang banyak keluar masuk gedung. yang juga mencoba untuk memasuki bangunan. . Hal. sebagai berikut.27 Sekitar pukul 21. 61 – 62. terlihat kawat dikaitkan ke pintu rolling door. terlihat beberapa pengendara sepeda motor mondar-mandir dan memainkan gas dengan keras di sepanjang jalan depan Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa.30 WIB.56 55 56 Jusuf. Sandal yang digunakan sempat meleleh. melihat pintu rolling door dalam keadaan terkunci gembok dan pintu masuk dihalangi oleh kawat yang diikat ke pintu rolling door dan dikaitkan ke eskalator sehingga pintu rolling door tidak dapat dibuka. 110 – 122. tetapi wajahnya mereka terlihat cukup tua untuk disebut pelajar SMA. awalnya sekelompok provokator datang dan memancing emosi massa agar siap menjarah. Cit.. antara lain. . Modus operandi ini juga dilihat di seluruh Jakarta. Saat masuk melalui pintu eskalator di satu. Kemudian.55 Seperti dilihat dari kasus Yogya Plaza. provokator pergi dan membiarkan massa menjarah sepuasnya.. Ibid. • Pada tanggal 14 Mei di Sunter. Ester Indayani dan Raymond R. Terlihat di dalam ruangan banyak mayat terbakar bertumpuk menjadi satu. setelah api mulai padam warga mencoba masuk ke dalam gedung. Hal. Hawa di dalam ruangan sangat panas. menghalangi jalan keluar. Pengendara motor tersebut terlihat berbadan kekar dan sebagian besar menggunakan seragam SMU. Op. Simanjorang. Saksi berhasil masuk sampai batas escalator di lantai dua.

58 Massa pada umumnya terdiri dari kaum rendah dan dari segala usia. di depan Supermarket Hero Megaria.57 • Pada tanggal 14 Mei. 175. Chailil. 1 – 19. Simanjorang. dan berpakaian preman. Ibid. Tangerang. Op. Hal. dan merusak barang yang tidak diambil. Tiga pria ini melempar batu dahulu. Hal. celana jeans dan meneriakkan yel-yel “Bakar Cina!” dan “Jarah Cina!” Di bawah pimpinan mereka.61 57 58 59 60 61 Ibid. baik dewasa. dan Tim Forum. Op. Umumnya mereka mengenakan baju hitam. lalu diikuti massa. Cit. Jakarta Pusat. Mereka berambut cepak. Ibid. tokotoko dan Mal Ciledug dijarah. Munawar. Jusuf. terlihat sekitar 3 – 5 orang memimpin massa. 101. Setelah massa sibuk melempari dan menjarah Hero. Hal. 1 – 179.60 Mereka pada umumnya menjarah barang yang harga aslinya mahal. terlihat tiga pria berusia antara 20 – 30 tahun melempari bangunan dengan batu.28 • Pada tanggal 14 Mei. Hal. Mereka umumnya berbadan kekar dan berambut cepak. . mereka lenyap. maupun anak. remaja. Cit. berbadan tegap.59 Jumlahnya diperkirakan mencapai dua juta orang. Ester Indayani dan Raymond R. di Ciledug.

Ibid. diduga bahwa para provokator adalah aparat yang memancing emosi rakyat. Oleh karena itu. Hal.66 2. 29 Ibid. Hal. Para provokator ini mempunyai ciri-ciri yang mirip.3 Kekerasan Terhadap Etnis Cina 62 63 64 65 66 Ibid. berbadan tegap dan atletis.29 Massa dipimpin oleh sekelompok provokator. ketika massa dikomando untuk tidak menjarah atau membakar gedung Asuransi Bumi Putera. Hal. dan terkoordinasi. bakar-bakar!”.2. 132 Ibid. 55 Ibid.65 massa secara aktif diarahkan agar tidak menjarah perusahaan milik orang pribumi. Hal. 101. Selain menggunakan yel seperti “Cina babi!”63 atau “Ganyang Cina!”64 dan komando seperti “Cina-Cina. Ini terlihat di Cempaka Putih Tengah. yaitu berjenis kelamin pria. berambut hitam cepak. Hal. 83 . JP milik Cina.62 Provokator ini berusaha untuk mengarahkan serbuan massa pada perusahaan atau toko milik warga keturunan Cina atau orang Cina sendiri. Jakarta Pusat.

Ibid. Jakarta Barat dua orang keturunan Cina. antara lain sebagai berikut. Hal.67 Beberapa kasus kekerasan terhadap orang-orang Cina. Benny. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina kehilangan dua cucu laki-lakinya yang terbakar selama kerusuhan. Jusuf. tetapi pemiliknya keluar dengan berpakaian Muslim dan meyakinkan massa agar tidak melakukan hal tersebut. juga sering terjadi kekerasan yang ditargetkan kepada etnis Cina. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina dipaksa turun dari angkatan mikrolet JB 03. pembunuhan. bunuh!” Akhirnya diselamatkan seorang aparat TNI (yang juga dilempari batu) dan dibawa ke Apotek Prima. Simanjorang. G. Ibid. lalu dipukuli beramai-ramai sambil barangnya dirampas. Op. 18 – 19. Hal.68 • Pada tanggal 14 Mei di Glodok. 1083 – 1084. seorang lelaki dan seorang perempuan. Ester Indayani dan Raymond R. Op.70 67 68 69 70 Setiono. • Pada tanggal 14 Mei di Tomang. Hal. dilempari batu oleh massa dan luka berat. Apotek itu kemudian hendak dibakar massa. dan perkosaan telah terjadi secara massal.69 • Pada tanggal 14 Mei di Slipi. Cit. 29. 23. Cit. Massa berteriak “Cina babi. Ada bukti bahwa pemukulan.30 Selain anggota massa yang meninggal dalam kebakaran. . Hal.

Ibid. . lalu penumpangnya dipaksakan turun. Perkosaan ini dinyatakan terjadi secara ramai-ramai.31 • Pada tanggal 14 Mei di Mangga Besar.”73 Ada pula kekerasan seksual yang terjadi kepada wanita keturunan Cina. di Glodok telah terjadi perkosaan yang brutal kepada wanita etnis Cina di depan umum. Jakarta Utara. dan korban-korban perkosaan itu kadang dibunuh 71 72 73 Ibid. Semua yang melintasi dipaksa membuka helm sebelum diizinkan pergi. dan kerap tidak ada yang bersedia membantu. Hal. Jakarta Timur terlihat massa melakukan sweeping pengendara bermotor. Jakarta Utara. Ibid. Ketika ditanya mengapa ada sweeping ini. 54 – 55. 123. Contohnya. Hal.72 • Pada tanggal 14 Mei di Grasera. seorang anggota massa menjelaskan “Kami mencari orang Cina. Mobil kemudian dirusak dan dibakar. massa membakar dan merusuh sambil meneriakkan kata-kata seperti “Reformasi! Reformasi!” serta yel-yel anti-Cina seperti “Ganyang Cina!” Seorang warga etnis Tionghoa hampir ditikam oleh salah seorang di antara kelompok massa.71 • Pada tanggal 14 Mei di Jalan Mangga Besar. Hal 61. sebuah mobil Mercedes Benz milik etnis Tionghoa dihentikan oleh lebih dari dua puluh orang.

di suatu tempat di Jakarta Barat mereka tiba-tiba dikepung massa yang muncul begitu saja entah dari mana. dan I.” 1998. dengan 15 di antara mereka yang tewas.” 1998. Hidayat Gunadai. 1998: … sebut saja [Andina]. G. Kompas. 66 – 67. Made Suarjana. Hal. Sebuah bank swasta di kawasan Tomang.32 setelah digunakan. dalam perjalanan itu. dan Andi Zulfikar Anwar.76 Untuk menyelamatkan diri ribuan orang asing dan orang Cina melarikan diri. “Yang Untung dan Buntung. Hal. Jakarta Barat. Kelana. 74 “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan. sebagaimana bisa dilihat dari kasus ‘Andina’ di bawah. Gatra. Gadis berusia 26 tahun ini. Cit. 06 Juni. Hal.. yang terjadi di Jakarta pada tanggal 13 Mei. Aries. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. pegawai perusahaan komputer. 24 – 31. Sumbogo. Benny.” Op.74 Tercatat bahwa jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang.77 78 Kejadian perkosaan ini sangat tragis. Ia dibonceng pacarnya. 23 Mei. Priyono B. Cit. 1083 – 1084. Keduanya tak pernah bermimpi. Hal.75 Yang tidak dibunuh merasa trauma dan ada yang sampai masuk rumah sakit jiwa atau bunuh diri karena tidak bisa menahan rasa malu dan trauma. pada hari naas itu … pulang dari kantornya.00 WIB. Op. 75 76 77 78 . Setiono. Op. Merasa keadaan sudah mereda. 23 Mei. sampai perusahaan penerbangan menyediakan penerbangan ekstra untuk para pengungsi. menuju rumahnya di bilangan Jelambar. 12. Cit. mereka nekad pulang menjelang pukul 21.

STNK.. Luka Perempuan. Andina tidak ingat lagi. [Ketika ditanya mengapa dia menceritakan peristiwa itu. baru hilang seminggu kemudian.’ hanya kata-kata itu yang dia teriakkan. Blazernya sudah terlepas.” 1998. tetapi dengan kekuatan yang tersisa ia bangun dan kembali memegang baju pacarnya erat-erat.. ‘Tuhan. habis dijarah. bisa tahu apa yang saya rasakan. Hal. tiba-tiba ada orang tua muncul. tolong Tuhan. helm. di tengah-tengah himpitan kepanikan dan ketakutan luar biasa. Tetapi dalam keputusasaan.’79 Beberapa kasus perkosaan lain yang tercatat termasuk: 79 “Luka Kerusuhan. ia ditarik-tarik massa agar turun dari sepeda motor. Yang teringat hanyalah. SIM. bahkan obat dokter untuk orang-tuanya yang baru ditebus di apotek. Yang terdengar hanyalah rintihannya.’ Sementara teriakan massa makin menyeramkan. ‘Ampun Pak… ampun… Saya orang biasa. 5 Juni.33 Di keremangan malam itu. Uang. kartu ATM. Saya bercerita. Kompas. diapakan saja dirinya waktu itu. Andina masih saja dicekam peristiwa itu [hingga] lama ia tak masuk kantor. Seorang penduduk kemudian memboncengkan keduanya sampai rumah. yang orang-tuanya berencana melamar tanggal 17 Mei -empat hari sebelum kejadian ini menimpa. Hanya doa yang terus menguatkannya.. dan tak mengulanginya pada orang lain. Andina sudah tak mampu lagi berpikir diapakan saja dirinya. menurut penuturan Andina. dia menyatakan bahwa dia] ‘Sakit. 1. . Bekas-bekas kekerasan ini. Oleh polisi mereka diantar ke rumah penduduk.. Ialah yang memerintahkan agar para penjarah membebaskan dua anak manusia ini. Sekali ia jatuh terjengkang. bahkan juga di pangkal paha. Sekujur tubuhnya penuh bilur-bilur biru. sementara seluruh harta miliknya dilolosi. Andina dan pacarnya bisa pergi meninggalkan tempat itu. Berhari-hari kemudian. sakit sekali.... sebelum kemudian ditolong polisi jaga di dekat situ yang juga tak luput dari lemparan batu massa. dengan harapan ada salah satu dari mereka bisa membaca.tak berdaya dipukuli massa. Sang pacar. handphone.

dia akhirnya berpindah ke Amerika Serikat. Setelah diselamatkan. seorang wanita keturunan Cina yang diculik di daerah Jalan Jenderal Sudirman lalu diperkosa di daerah persawahan pada tanggal 15 Mei 1998. seorang pemudi keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dikejar massa lalu diperkosa ramai-ramai di dalam rumahnya oleh lebih dari sepuluh orang. 169. dan akhirnya harus masuk ke rumah perawatan di Jakarta. perempuan berusia empat belas tahun itu menjadi takut pada lelaki dan tidak mendapatkan haid untuk jangka waktu yang panjang. . Hal. Hal. Akhirnya berpindah ke Taiwan. 168. Menjadi sangat takut pada lelaki.82 • ‘Mona Johan’. seorang pemudi keturunan Cina yang diperkosa di antara tanggal 13 dan 14 Mei 1998 oleh lima orang lelaki. seorang ibu dari dua anak keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dicegat massa di jalan. Ibid. dengan anaknya diasuh orang lain. 2003. badannya penuh memar dan dalam keadaan syok. lalu diperkosa oleh empat orang pria. Hal.80 • ‘Mei Ling’. 25 Mei. lalu memaksa alat kelaminnya ke dalam mulut 80 81 82 “Hidup yang Terenggut”. Empat di antara mereka memegang kakinya. Karena menjadi trauma.34 • ‘Dini’. Tempo. Ibid. 169.81 • ‘Lina’. Setelah diperkosa. sementara lelaki kelima menempatkan leher dan kepala Mona ke ujung tempat tidur.

melihat sekitar 50-an orang dari arah Jembatan Baru berusaha memasuki wilayah Pasar Pagi Mangga Dua. ada pula banyak laporan aparat tidak berusaha untuk mencegah penjarahan atau kekerasan. kemudian mereka mulai menggedor dan mendobrak pintu lantai bawah. pada tanggal 14 Mei 1998: Saksi . di daerah Mangga Besar. sebuah toko material mulai dilempari kelompok massa yang baru saja berpindah dari seberang jalan. Warga mengatakan bahwa pasukan terlihat telah berjaga sejak siang hari pada tanggal 13 Mei. biarpun ada kemampuan.2. akhirnya Mono Johan bersama keluarga berpindah ke Australia. “Mona. 63.35 Mona. Jakarta Utara. Tidak lama kemudian asap tebal mulai mengepul dan membesar dengan cepat. seperti kasus Slipi di atas. Namun. Fannie. bagian Titik Amuk Massa Terbesar untuk gambaran respons aparat. Sekitar pukul 10:00 – 11:00 WIB. 84 Dalam kasuskasus tertentu.” 1998.4 Respons Aparat Respons aparat selama kerusuhan terjadi tidak ada kepastian. Selain pasukan yang berjaga juga terlihat 2 buah truk dan panser.. di Balik Sprei Kembang. 12 Oktober. 83 Gunadi. aparat berusaha untuk menyelamatkan warga yang ada dalam kondisi bahaya. Keempat pria lain bergantian memerkosanya di vagina. Toko tersebut dilempari hingga pecah kaca-kacanya. Tempo. Kelompok massa ini dihadang 50-an pasukan Kostrad (terlihat dari baret hijau yang dikenakan) yang berjaga di bawah jalan layang kereta api.. Misalnya. Kelompok orang tersebut setelah berhasil dihadang akhirnya bergerak mundur menuju perumahan dan toko di Jalan Mangga Dua. Setelah diperiksa. Hal. . 84 Lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. bahkan atas risiko besar.83 2.

Permintaan itu ditolak pasukan. biarpun ini belum dibuktikan. bersama Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. Ibid.85 Selain itu. 46 – 48. menyuruh bawahannya untuk 85 86 Ibid. Menurut hasil penelitian Tim Solidaritas Kerusuhan Mei 1998. membobol.36 Terdengar beberapa kali ledakan (diperkirakan disebabkan oleh pengencer cat yang diletakkan di lantai bawah). yang bertanggung jawab atas anggota ABRI di Jakarta. Akhirnya dengan segala upaya 3 laki-laki penghuni toko berhasil keluar dari bangunan dengan dibantu warga yang berada di belakang toko. Orang tua dan seorang penghuni lainnya juga berhasil ditolong. Hal 23. Kemudian korban tersebut menghubungi ambulans. salah seorang korban menghampiri pasukan yang berada di bawah jembatan layang. di wilayah Glodok pada tanggal 14 Mei 1998 terlihat sekelompok polisi yang menyuruh perusuh mengisi truk dengan barang jarahan. Suasana menjadi semakin panik setelah asap mulai memenuhi lantai dua dan pintu belakang yang tidak bisa dijebol penghuni bangunan. pasukan yang berjarak sekitar 20 meter tersebut tidak melakukan tindakan menghalangi atau menghentikan massa yang melempar. Ambulans baru datang sekitar pukul 22:00 WIB. Menurut pikiran rakyat pada waktu itu. dan membakar bangunan.86 Ada pula kecurigaan bahwa provokator yang memancing rakyat untuk melakukan kerusuhan adalah tentara. tetapi mereka telah dalam keadaan terbakar. Letnan Jenderal Prabowo Subianto. Setelah semua penghuni bangunan berhasil keluar. yang pada saat itu merupakan pemimpin Kostrad. lalu pergi dengan membawa barangbarang itu. Hal. Selama peristiwa terjadi. . Ia meminta bantuan dan pengawalan untuk mengantar anggota keluarga yang luka ke rumah sakit. ada laporan bahwa ada aparat yang mencari keuntungan dalam kerusuhan itu.

106 – 107. Anti-Chinese Violence in Indonesia. masyarakat terpaksa mengambil inisiatif sendiri untuk melindungi diri. secara umum ada tiga respons yang paling dimungkinkan dalam kerusuhan. 13. Menurut ahli politikekonomi AS Albert Hirschman.87 Biarpun memang provokator mempunyai ciri-ciri yang seperti prajurit dan hal ini dipercaya oleh rakyat. aparat bertugas untuk mencegah kerusuhan sebisa mungkin dan tidak dibenarkan untuk menggunakan situasi untuk kepentingan sendiri. Grogol. Singapore University Press: Singapura.37 memancing emosi rakyat dan melakukan kekerasan untuk dua alasan. Simanjorang. Ester Indayani dan Raymond R. 88 . yang menjadi pesaingnya untuk menjadi presiden setelah Soeharto turun. Cit. Jusuf.88 Namun. Jakarta Barat ketika pos polisi hancur ditabrak truk. 2.5 Reaksi Warga Sebagai akibat ketidakmampuan aparat untuk mencegah massa. yaitu exit (keluar dari negara di mana kerusuhan 87 Purdey. Risiko untuk aparat yang berusaha untuk mencegah amuk massa memang tinggi. Hal. Op.2. belum ada bukti definitif. 2006. 2005. sebagaimana dilihat di Jalan Kyai Tapa. Hal. Jemma. lalu dibakar. 1996–1999. yaitu untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Menteri Pertahanan Jenderal Wiranto.

Hal.” 1998. Ibid. Op. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa. Kwik Kian.91 92 Sementara. 12. Sumbogo. Hal. Mereka bersembunyi di beberapa hotel milik pribumi atau meninggalkan Indonesia untuk pergi ke negara asing yang dianggap lebih aman. Khoiri Akhmadi. Ilham. Misalnya. Kompas. 7 Juni. Jakarta Timur. 4. Simanjorang. Karyawan berusaha secara aktif untuk mencegah penjarahan. 46 – 47. Hal. 90 91 92 93 94 . Cit. Jusuf. Ilham." 1998. voice (melakukan protes dan demonstrasi). Kompas. “I. Gatra. dan Nurlis Effendi. dan loyalty (menerima semua dengan diam). Ester Indayani dan Raymond R. Hal. Exit pada umumnya dilakukan orang Cina. Gie. 24 – 28. voice ini bukan merupakan cara menentang pasif. seperti keluarga keturunan pemilik toko material yang diselamatkan oleh warga setempat di Mangga Dua. 130 – 131. 10 Februari.90 Jumlah pengungsi Cina pada saat itu diperkira mencapai 10. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu.94 89 Khoiri. karyawati disuruh pulang. Khoiri.89 Ketiga cara ini digunakan oleh masyarakat.93 Ini juga terlihat dalam kasus orang yang menyelamatkan tetangga. di Jatinegara Plaza.” 2008. Cit. 16 Mei. 2008. Jakarta Utara. Op. voice digunakan oleh karyawan toko-toko tertentu yang ditarget oleh massa. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi.000 orang.000 sampai 100. karyawan ditugaskan untuk menjaga pintu dan menghentikan orang yang berusaha untuk masuk. Priyono B. Hal..38 terjadi). Namun.

Orang-tua berkorban demi keselamatan anak mereka dengan cara menyediakan makanan sepuasnya untuk anak-anak tetapi hanya mengambil makanan untuk dirinya sendiri ketika anak-anak sudah puas. Hal. Ilham. Priyono B.”95 “Pro-Reformasi”. Op. dan Nurlis Effendi. harga naik tidak terkendalikan. ada pula orang yang menggunakan kerusuhan itu untuk mencari keuntungan sendiri.97 98 Namun.. hingga tiket pesawat Jakarta – Batam yang aslinya hanya Rp. Khoiri. Kompas. Op. ini kelompok yang paling besar. Banyak orang-tua yang harus berpuasa selama beberapa hari kerusuhan itu terjadi.” 1998.. 8. 2008. baik pribumi maupun keturunan. 17. tanggal 15 November 2008. “Lega. Contohnya. mereka berharap agar kepribumian mereka dapat menghindari amuk massa. Cit. 21 Mei. Hal.96 dan sebagainya. 580. Karena situasi mendesak itu..000 dijual dengan harga 1.3 juta. Hal. 24 – 28. Lepas dari Jakarta.. harga tiket keluar Jakarta dinaiki sembarangan. 98 99 . Pemilik toko pribumi memasang tanda bertulisan “Milik Pribumi”. Orang Cina bersembunyi di rumah diam-diam dan berharap agar semua kerusuhan selesai dengan cepat.99 95 Ibid. 1998.39 Sementara. “Milik Haji. Cit. Khoiri Akhmadi. 97 Sumbogo. jalan loyalty diikuti oleh orang-orang miskin atau menengah. 96 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari.

Dalam waktu semalam. hasil pembangunan selama 30 tahun dihancur dan dibakar. dalam kasus itu sebanyak 25 orang terluka oleh peluru karet dan lebih dari 100 orang terluka oleh pelemparan batu. 11. dan Samarinda. Sudirman. Pada tanggal 8 Mei ada insiden di antara kurang-lebih 5.102 100 “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo.000 anggota masyarakat dan polisi. Massa juga dipinggirkan oleh warga Surakarta yang. rasa hangat berkembang dalam hati masyarakat umum dan menyebabkan warga-warga Solo mulai kerusuhan yang terasa separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta.” 1998. Hal.40 2.” 1998. 101 102 “Kota Solo Penuh Asap. 9 Mei. Yogya.3 Kerusuhan di Surakarta Pada bulan Mei 1998 kota Surakarta (juga dikenal dengan nama Solo) mengalami kerusuhan yang mirip Jakarta. Dengan kabar tentang penembakan mahasiswa-mahasiswi Trisakti. dan seluruh jalan di dalam kota.100 Keadaan menjadi lebih anarkis mulai dari tanggal 14 Mei 1998 kerusuhan yang disebabkan oleh penewasan empat mahasiswa Trisakti di Jakarta mulai terasa di Surakarta. 16 Mei.” 1998. Hal. Kompas. Kompas. 15 Mei. Hal. 3. Ir Sutami. Urip Sumoharjo. walau tidak menjarah. 11. Kompas. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. memberi semangat kepada para perusuh. Warga Cina yang terlihat dikejar dan diperlakukan dengan jahat. massa menjarah semua pertokoan dan sebagainya sepanjang jalan protokol Slamet Riyadi.101 Didahului oleh orang yang bersepeda motor. .

massa perusuh mampu bergerak ke luar kota. 7. Cit. dan sebagainya. Hal.106 Ketika kerusuhan 103 “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya. berdoa dan berharap bahwa mereka tidak akan kena kerusuhan itu. perkosaan. Jawa Tengah. Hal. Demikian juga bank. Dampak dari ini terasa sampai ke Salatiga. Hal. Toko-toko. Pada tanggal 15 Mei 1998 massa sebesar ribuan orang sudah tiba di Boyolali. Op.103 baik kepada milik warga umum maupun milik aparat keamanan. . 104 105 106 “Kota Solo Penuh Asap. kantor. 1. Jumlah aparat keamanan di Surakarta diakui sangat sedikit. 11 Juni.” 1998. tutup karena takut dirusuh oleh massa itu. dan dari personel yang ada sebagian besar ditugaskan untuk mendukung Polri mengamankan aksi keprihatinan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. toko.” 1998. Kompas.41 Aparat keamanan tidak mampu menghindari kerusuhan itu. pembunuhan. dan pembakaran terjadi. bank.” 1998.104 Akibatnya. Ibid. dan lain-lain sejauh Salatiga. kantor pemerintah. Oleh sebab itu.105 Oleh sebab kerusuhan itu. sekolah. 11 “Amuk Massa Landa Boyolali. Kompas. 16 Mei. massa perusuh tidak dihentikan dan penjarahan. Jawa Tengah dan menjarah dan membakar pabrik. Warga Surakarta yang tidak ikut massa itu hanya bisa bersembunyi. dan sebagainya. hampir semua pusat pembelanjaan tertutup. rumah.

Seisi tokonya dijarah penduduk. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. vihara. 21 Mei. sampai saat ini. dan orang tuanya dibuang keluar. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. Hal. pasar.107 Warga Cina di Surakarta dijadikan kambing hitam untuk semua masalah masyarakat. yang jumlahnya banyak sekali. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. seisinya. dan dibakar. Dulu. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. semuanya dibakar. kami selalu berkata. khususnya penduduk Cina yang dijarah. tapi tidak sebanyak di Jakarta. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. kami ProReformasi!. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. demikian banyak orang yang menderita saat itu. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. Kompas. tapi mereka 107 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. Kami telah mencoba membantu orang Cina. sempat kami membantu orang Cina.42 sudah selesai pun jarang ada yang berani membuka tokonya.” 1998. Perumahan.’ atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. dan demikian ditarget dalam kerusuhan itu. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. dan toko Cina dirampok dan dibakar oleh massa tersebut. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. Surakarta. mall. ‘Kami orang Jawa. Penjarahan juga ada di mana-mana. 11. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. seorang orang Jawa dengan keturunan Jepang yang tinggal di Surakarta pada saat kekacauan Mei 1998. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang [keluarganya] memiliki toko buku terkenal di Solo. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. Saya melihat banyak sekali pertokoan. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. . Berikut adalah naratif dari Wahyu Apri Wulan Sari. namanya Toko Buku Sekawan). dia sendiri diperkosa. dan kami hampir diserang penduduk.

korban tewas 108 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. 217 toko. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar. 110 Selain itu. walaupun suasana di Surakarta mulai menjadi lebih tenang pada tanggal 17 Mei 1998. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. Lebih parah lagi. Banyak gedung yang terbakar. 11.” 1998. . Massa juga membakar 287 mobil. termasuk sekolah saya pun. Sekolah-sekolah. 457 miliar. 55 bus dan tujuh truk.43 merasa takut akan serangan yang mungkin akan tiba-tiba terjadi. saya dan keluarga saya ikut juga. cuma bangkai mobil dan motor. 06 Juni. kerugian dan intensitas kerusuhan itu lebih terasa. Hal. Dalam aksi kerusuhan yang terjadi selama dua hari itu. Kompas. ditutup untuk beberapa waktu. 570 sepeda motor. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo108 (Lampiran 3) Oleh sebab Surakarta jauh lebih kecil daripada Jakarta (luasnya Surakarta sekitar 44 km2 dan penduduk pada saat itu berjumlah 500. dan juga pindah sekolah. Hal. dan kebetulan saat itu. 110 “Daerah Sekilas. Kompas. dan selama berbulan-bulan warga Cina di Surakarta hidup dalam suasana ketakutan. tercatat 56 kantor dan bank. 18 ruang pamer mobil. Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. dan juga pecahan kaca di mana-mana. 109 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. 12 rumah makan.” 1998.000). 27 toko swalayan. tidak ada orang.109 Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. tanggal 15 November 2008. 8. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. 06 November.

baik di kota yang mengalami kerusuhan maupun di kota yang masih relatif tertib. Massa membobol pintu toko-toko dan menjarah. hanya 19 masih ditahan satu bulan kemudian. 22 Juni. 9. Hal. 8. 111 Ada juga 24 keluarga yang melaporkan bahwa ada anggota keluarga yang diperkosa saat kerusuhan itu.. Kompas.. . Kompas. 10.” 1998.” 1998. 22 Juli.000 orang keturunan Madura menjaga keamanan Surabaya dengan membawa celurit.” 1998. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. 11. Lepas dari Jakarta. Kompas.44 terbakar dalam bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 31 orang. Hal. 5. 22 Mei. merasa paling khawatir.115 Namun. warga Cina penuh dengan rasa ketakutan.” 1998. kemudian 111 112 113 114 115 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. Cit.. Warga yang tinggal di pinggiran kota. 21 Mei. jauh dari aparat keamanan.112 Dari 230 perusuh yang ditangkap polisi. Walaupun demikian. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. “Lega. tetapi pada umumnya tidak separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan Surakarta. Op.” 1998.4 Kerusuhan di Kota-Kota Lain Di kota lain di Jawa juga terjadi kerusuhan. penjarahan masih terjadi pada tanggal 14 Mei di kawasan Sidotopo. Hal.114 Di Surabaya. Kompas. “Polisi Solo Masih Menahan 19 Perusuh.113 2. Hal.

11. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. rumah toko. Hanibal W. 117 Di Bandung. Op. Hal. Cit. 117 118 119 120 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. 21 Mei.120 Berikut adalah naratif dari Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. dan sebagainya tertutup.’ Jadi. Wijayanta. warga Surabaya masih harus menjaga diri dengan cara mereka sendiri. Op. Hanibal W. dkk. 118 Juga masih ada ratusan orang Semarang yang melarikan diri agar mereka tidak kena kerusuhan apabila kerusuhan terjadi. “Lega. kantor. Y.Y. .. Hal. Lepas dari Jakarta.” 1998. Cit.119 Di seluruh Jawa. yang pada umumnya menutup diri dalam rumah. 19. atau keluar dari Indonesia. Hal. dkk. atau hotel. 1 Juni. Sen Tjiauw. Sen Tjiauw. Naratif ini menggambarkan suasana di Semarang pada saat itu. seorang warga keturunan Cina yang bertempat tinggal di Semarang sejak lahir sampai tahun 2009... Cit. Hal. seperti ‘ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. Kompas.” 1998. Yang paling was-was ialah warga Cina.. 8. Forum Keadilan. … [keluarga saya] merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. 19..” 1998.” 1998. suasana sangat was-was oleh karena adanya kerusuhan besar di Jakarta dan Solo.45 membakar milik warga keturunan Cina. Toko. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila 116 Wijayanta. “Percik Bara Seantero Nusantara. massa melempari toko-toko dengan batu hingga sekitar 20 toko rusak berat.116 Akibatnya. Op.

). itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. Oleh karena hal-hal itu. Ginanjar Kartasasmita. 2. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalan..5 Dampak dari Kerusuhan Mei 1998 Pada saat kerusuhan di Jakarta terjadi. Kemudian. setelah dia diberi tahu keadaan di Indonesia dia segara kembali ke Indonesia. puluhan ribu mahasiswa-mahasiswi berdemonstrasi setiap hari di seluruh Indonesia. dan kami merasa was-was di saat malam. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. empat belas calon anggota kabinetnya telah meninggalkan beliau. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. Saya tidak melihat kejadian itu dengan mata kepala saya sendiri. Presiden Soeharto masih hadir di KTT G-15 di Kairo. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia.46 seandainya sesuatu terjadi. dipimpin oleh Menteri/Ketua Bappenas Ir. namun. Mesir. Apalagi. Jadi tidur pun terasa harus terjaga. setiba di Indonesia Presiden Soeharto menyadari dia kehilangan kendali pemerintahan dan kekuasaan karena demonstrasi untuk menuntut dilakukannya reformasi dan penggantian pemerintahan telah mencapai puncaknya. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar.. Akan tetapi. Namun. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya. Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan [pemerkosa itu] (Lampiran 4. pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai .

Berakhirlah masa Orde Baru dan muncullah masa Reformasi. Presiden Habibie melakukan tiga hal: dia mengutuk Kerusuhan Mei 1998 dalam jumpa pers pada tanggal 15 Juni 1998.124 121 122 123 Setiono. 13 Agustus. Benny G. 124 “Aparat Jamin Keamanan. Hal. 2008. Hal. Warga Masih Was-Was. Op. Cit. Benny G. Op.123 Namun. Cit.121 Suasana politik berubah dengan hadirnya Presiden Habibie. 1087 – 1090. 9. Tan. masih ada orang yang mengancam korban kerusuhan dan menyatakan bahwa kerusuhan itu akan terulang. selama berbulan-bulan setelah kerusuhan. . Untuk mendapatkan itu. Setiono.” 1998. Kompas. Mely G.122 memerintahkan Jaksa Agung Mayjen Andi Galib. dan juga mulai menghapus dikotomi di antara orang Pribumi dan orang Non-Pribumi dengan cara mengeluarkan Instruksi Presiden No. Hal. Dia segara berusaha untuk menjaga jarak dari rezim otoriter Soeharto dan membersihkan citra buruk Indonesia di dunia internasional. SH.26/1998 pada tanggal 16 September 1998. Cit. Hal. 1086.Presiden RI. Op. 220. dan Wakil Presiden Habibie mengambil sumpahnya menjadi Presiden RI. agar memeriksa kasus korupsi yang telah terjadi pada saat Orde Baru.

setelah alur dibahas maka hal-hal yang tergantung pada alur. Berikut ada tiga contoh. tetapi ada pula tokoh lain yang pikirannya disampaikan penulis. Terakhir ada tema. tidaklah mungkin bahwa ada eksposisi tentang perilaku antagonis dalam cerita bersudutpandang Aku-an. satu dari pihak Putri Cina.BAB 3 ANALISIS STRUKTURAL NOVEL PUTRI CINA Bab ini. akan dijelaskan supaya pengertian alur ini menjadi lebih bulat. Sudut Pandang Novel Putri Cina ditulis dalam sudut pandang dia-an maha-tahu. Sementara. satu . mulai dari sudut pandang dan gaya bahasa yang digunakan supaya pengertian alur yang lebih mendalam dapat digarap. 3. yaitu latar dan penokohan. yang mengikat segala aspek cerita. yang membahas struktur novel Putri Cina. Dia-an ini memusatkan tokoh “Putri Cina” dan Giok Tien.1. Peristiwa-peristiwa dalam cerita tidak bisa lepas dari bagaimana alur disampaikan.

Hal. apa salahnya ia menikmati istrinya yang cantik ini? Senapati boleh menghancurkan kekuasaannya. toh belum juga wajah itu ia temukan. Sebelum ia dikhianati oleh Senapati. bila ia bisa menggagahi dan menghancurkan istrinya ini? Ya. dengan menaklukkan istrinya. Mengapa senapatinya bisa memiliki Putri Cina yang cantik ini.126 Sementara. Giok Tien sendiri terkejut. Hal. persis seperti kubayangkan sebagai Tejaningrat yang asli. ia telah menaklukkan dan membungkam kuasa Senapati. Ia merasa. ke mana wajahnya? Segala jawab ia dapatkan.127 3. 250 .125 Sementara. ketika aku main sebagai Roro Hoyi?’ tanya Giok Tien dalam hati. ia sendiri yang telah meletakkan wajahnya. jika ia memang sungguh hendak mengkhianatinya. tak mau patuh dan taat pada perintahnya. 193. kutipan dari bagian yang mengisahkan perilaku Prabu Murhardo: Prabu Amurco Sabdo berhenti lagi sejenak. ia si Putri Cina itu. Sekarang. wajah itu bagaikan sebuah topeng yang selalu ada di tangannya. tetapi apa arti kemenangan itu. Hal. Dan bisa saja ia mengkhianatinya.dari Giok Tien. wajah itu berat dan amat mengganggunya. Ia tidak sadar. Sekarang Gurdo Paksi. dan satu dari Prabu Murhardo sebagai tokoh minor. Putri Cina. senapatinya.2. 2007. mengapa di hatinya terasa. dan aku sendiri tidak? Hatinya lalu makin bergelora panas. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. Tiba-tiba di hadapannya berdiri seorang lelaki tampan dan gagah perkasa. Ibid. seakan ia melihat Pangeran Tejaningrat sungguhan berdiri di hadapannya? ‘Tidakkah Pangeran Tejaningrat itu hanyalah Tejo. Ia terentak dan bertanya mendadak. Gaya Bahasa 125 Sindhunata. Yang mengisahkan Putri Cina berbunyi demikian: Tak henti-hentinya. Cetakan Kedua. bertanya. kutipan dari bagian yang mengisahkan Giok Tien: Giok Tien baru saja melepas dandanannya. temanku sesama pemain Ketoprak Sekar Kastubo yang sudah kukenal setiap hari? Kenapa ia seakan menjadi sungguh nyata. 126 127 Ibid. 14.

memegang adat Jawa dengan erat dan sering menggunakan bahasa Jawa dalam dialognya. Teknik ini digunakan karena berdasarkan mitos Jawa. Misalnya: Keadaan genting yang membuat matanya gelap. Selain itu. 55. . Hal.129 Dalam penceritaan Putri Cina juga sering digunakan istilah-istilah Jawa. manusia di Tanah Jawa ini sudah didera dengan pertikaian. adalah kuasa kesyahwatan. dengan banyak penggunaan kosa kata dan struktur kalimat yang agak kuno. Semua hanyalah lanjutan darah Kurusetra. Istilah-istilah dan kalimat-kalimat bahasa Jawa yang 128 129 Ibid. Buminya sudah ditaburi dengan darah dendam dan pembalasan. harusnya ada unsur-unsur kebudayaan Jawa. ia hanya tahu. Hal. dengan demikian. Misalnya: ‘Bukan. Unsur mistisnya paling kuat di awal cerita. raja Medang Kemulan Baru. tetapi masih menggunakan kosa kata yang klasik. Dalam matanya yang sudah digelapkan itu. satu sama lainnya. 247. ternyata sekaligus membuat rahasia tersingkap. Ibid. dunia akan mencemoohnya.128 Setelah tokoh utama pindah menjadi Giok Tien. berperang habishabisan dan meninggalkan warisan dendam. di mana nenek moyang mereka. Sabdo Murhardo. termasuk bahasa.Gaya bahasa yang digunakan dalam Putri Cina bersifat mistis dan klasik. di lubuknya terdalam kuasa yang selama ini mengungkapkan diri keluar dalam segala bentuk penindasan dan kekerasan. Tuan Putri. bila ia tidak dapat melampiaskan hasrat syawat kelaki-lakiannya terhadap perempuan yang diingininya. kuasa lelaki yang harus menaklukkan perempuan. yang kini ada di hadapannya. oleh karena cerita terjadi di tanah Jawa. Ini melambangkan faktorfaktor duniawi yang menonjol. sampai sekarang. Ini memberi rasa kelokalan dan aktualitas. Ia sudah tidak dapat lagi menahan diri untuk segara menelanjanginya. sesama saudara. biarpun dinyatakan terjadi di suatu kerajaan rekaan. kadang tampak seperti puisi prosa. gaya bahasa menjadi lebih deskriptif. ketika Putri Cina mencari identitasnya.’ kata Sabdopalon-Nayagenggong. bukan! Sebelum ada agama apa pun. dan kuasanya akan lumpuh tak berdaya.

Kamus Jawa Kuna Indonesia. Cit. Hal. 131 Purwadi. 2006. 1198. 36. Hal. ‘ada’. Hal. Purwadi. Cit. Cetakan Pertama. ‘akan saya turuti’. Hal. Hal. Hal. Cit. 155. Zoetmulder. Cetakan Kelima. Hal. 83. dan bab dua sampai dua belas adalah flashback. Purwadi. Kamus Jawa-Indonesia Populer. J. ‘dunia’. 90.digunakan termasuk bebathen130 (keuntungan). Departemen Pendidikan Nasional.. 404. 132 133 134 135 136 137 138 Sindhunata. 140. Cit. 146. 2004.3 Alur Alur Putri Cina secara kronologis sebagai berikut: bab satu kontemporer dengan bab tiga belas sampai selesai. Hal. 1005. 100. Cit. Dan S. Sindhunata. Dalam konteks ini. O. Op. Robson. ‘tidak’.131 jamane edan132 (zamannya gila)133 sendika dhawuh134 (setuju dengan perintah)135 tedheng aling-aling136 (secara rahasia)137 dan ayu-ayuning wanita. Cit. Hal. Sindhunata.139 3. sak jagat tan ana sami138 (wanita paling cantik. Gramedia: Jakarta. 194. ‘wanita’. Sindhunata. Cit. Media Abadi: Yogyakarta. Ini terbukti 130 Ibid. . Op. P. 520. Op. Op. Op. ‘seluruh’. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. Op. 119. 34. Op. 248 139 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘cantik’. di seluruh dunia tidak ada yang sama). Hal. ‘sama’. 1416.

karena pada bab satu sudah ada krisis identitas. E atau A1 – B1 – C1 – A2 – B2 – C2 A3 – B3 – C3 – D – E. D dan E tidak mempunyai subscript karena menyatukan ketiga alur cerita. Nomor kecil (subscript) menandai plot mana yang tampil. Penyelesaian Tanda A1. 140 Tanda ditentukan oleh kedudukan unsur itu dalam alur konvensional. dihukum karena telah menggambarkan selir kesayangan raja dengan sangat tepat. tokoh Putri Cina diperkenalkan. B2 C2 A3. Setiba di sana. Oleh karena itu. yang ditandai dengan kehilangan wajahnya. dia menjadi terkenal dan akhirnya menikah dengan dua perempuan. yaitu seorang warga miskin dan seorang putri kaisar Cina. apabila sudah ada itu. Sebagai hukuman. Dalam Peningkatan Konflik1. Putri Cina merasa bahwa dia sebenarnya sudah orang Jawa. Anak raja Majapahit. Secara plot. pasti sudah ada peristiwa yang menyebabkan itu. urutan Putri Cina sebagai berikut: Lambang 1: Alur Putri Cina140 Bab 1 2 – 12 13 – 17 18 19 – 20 21 – 28 29 – 31 Halaman 9 – 14 15 – 87 88 – 148 149 – 152 153 – 165 166 – 257 258 – 302 Bagian Alur Perkenalan1. Timbulnya Konflik1 Peningkatan Konflik1 Perkenalan2. Jaka Prabangkara ditugaskan untuk menggambarkan semua yang ada di langit dan tidak turun dari langit sampai dia tiba di negeri Cina. termasuk noda hitam dekat vaginanya. B3 C3 D. Konfliknya sebagai tokoh juga muncul. Timbulnya Konflik3 Peningkatan Konflik3 Klimaks. B1 C1 A2. Pada bab pertama. ternyata dia merasa kehilangan identitas. keturunannya bertakdir kembali ke tanah Jawa. Jaka Prabangkara. . Timbulnya Konflik2 Peningkatan Konflik2 Perkenalan3. Putri Cina teringat pada cerita rakyat.

Setelah bertemu dengan Loro Cemplon. dia teringat lagi bahwa pada kerajaan Majapahit sudah ada seorang selir dari Cina. Mereka adalah tiga dewa bersaudara yang berasal dari satu telur. Kedua anaknya tumbuh dewasa. Putri Cina merasa bahwa pencariannya tidak selesai. Togog gagal. tetapi Semar berhasil. Sabdopalon-Nayagenggong mengatakan bahwa kutukan itu membuat Tanah Jawa menjadi kacau setiap beberapa ratus tahun. Togog dan Batara Guru. Akhirnya Semar dan Togog digusur ke bumi dan Batara Guru . Namun.Namun. dengan demikian. Semar dan Togog berlomba menelan Gunung Gabawarsa. anaknya bisa mengkhianati ayah mereka. Untuk mendapatkan jabatan raja dewa dari ayah mereka. gunung itu tidak bisa keluar dari perutnya. Sabdopalon-Nayagenggong juga menyatakan bahwa itu sebenarnya salah mereka ada kutukan seperti itu. dewi anjing. Dia merasa itu melawan adat. dan bangsa Cina yang dikambinghitamkan. pulang ke tanah Jawa. Putri Cina tidak tega. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan asal usul Semar. lalu pulang ke tanah Jawa dan akhirnya menjatuhkan raja Majapahit dan mendirikan kerajaan baru. dia berangkat ke Banyuwangi untuk mencari Sabdopalon-Nayagenggong. Setiba di sana. sebagai selir Cina itu. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan kutukan Sarama. sebagai balasan kekerasan yang terjadi kepada anaknya. Maka dia. Dia ingat bahwa selir Cina itu telah dienyahkan saat hamil ke Sumatra karena kehendak permaisuri kesayangan raja. dia bertanya Sabdopalon-Nayagenggong mengapa Tanah Jawa selalu menjadi rawan perang. seorang hamba di kerajaan Majapahit. mencari jawaban. selir itu dinikahkan dengan anak raja itu dan akhirnya melahirkan anak dari kedua bapak-anak itu. kerajaan Demak.

Setelah melihat semua penderitaan ini.menjadi pemimpin dewa. dia melihat 10. Walau ketika Kerajaan Medang Kamulan Baru masih baru itu sangat dicintai oleh rakyat. Setelah itu. yaitu Kerajaan Medang Kamulan Baru. Mereka menjadi kaya raya. Saat perjalanan waktu dia melihat keturunan Jaka Prabangkara kembali ke Tanah Jawa dalam jumlah besar. pembunuhan dan perkosaan di Malang pada tahun 1947 dan pembunuhan tanpa alasan pada tahun 1949 di Surabaya. Putri Cina. Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah lanjutan dari Kerajaan Medang Kamulan yang didirikan dengan ideologi yang beda. atau hilang. kini hanya ada rasa putus asa.000 orang Cina dibunuh di Batavia oleh penguasa Tanah Jawa Baru. Ketika Putri Cina bertanya kepada Sabdopalon-Nayagenggong mengapa mereka merasa bersalah. Putri Cina juga melihat kekerasan terhadap bangsanya. dia berhenti ketika lagu “Cucak Rowo” sedang digandrungi di tanah Jawa. tidak mengerti ancaman itu. sampai Kerajaan Medang Kamulan Baru juga diberi nama panggilan Kerajaan Pedang Kemulan dan Negeri Mampir Ngombe. mereka berpisah dan Putri Cina melewati waktu ratusan tahun dalam waktu singkat. karena sudah terbiasa kekerasan. ratusan orang Cina dibunuh di Tangerang pada tahun 1946. tetapi mulai melupakan budaya asalnya. Pada bab tiga belas sampai dengan enam belas terjadi perkenalan latar baru. . Dia melihat orang turun dari kereta. Kompenie. mereka mengakui bahwa merekalah Semar dan murca. putus asanya sangat parah. Putri Cina bersama Loro Cemplon pergi ke kota Tuban. melepaskan pakaian dan mendekatkan wayang Cina potehi wanita ke celana dalamnya. Perbuatan cekcok mereka yang seperti manusia akhirnya menjadi ciri khas manusia. Di sana.

Tokoh Giok Tien. Biarpun Giok Tien istri Setyoko. Dalam bab berikutnya. Korsinah juga mengajar dia dalam hal ini. Ketika dia menjadi bintang rombongan itu. karena tidak ada aksi dari mereka. Dia ingin mencari jalan tanpa kekerasan. Konflik baru juga timbul. dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. konflik kekuasaan Prabu Murhardo dan rakyat ditingkatkan. Bersama teman satu rombongan. senapati Setyoko (dengan nama Gurdo Paksi). Dalam amuk massa ini aparat tidak bergerak. Namun. dan wanita Cina diperkosa dan dibunuh. tiga kakak-beradik. Akibatnya. Setyoko tidak bersedia. keris senapati. dia belajar tentang dunia ketoprak. dia atas saran Patih Wrehonegoro ingin mengalahkan amarah rakyat kepada orang Cina. Joyo Sumengah. karena itu.Para antagonis dan salah satu protagonis diperkenalkan pada bab tujuh belas. karena rakyat sedang banyak demonstrasi dan ingin menjatuhkan Prabu Murhardo. harta-harta orang Cina dijarah. mereka tidak merasa aman. Giok Hwa dan Giok Hong. rumah dibakar. ketika masih sering mengikuti ibunya menonton ketoprak. Korsinah. bersiap untuk mengungsi ke negara Singa. yaitu raja Prabu Murhardo. Lama-kelamaan dia menjadi pemain ketoprak juga di rombongan Sekar Kastubo. terasa bahwa mereka mendukung perusuh ini. dia juga menjadi pujaan lelaki. kepada Prabu Murhardo. Giok Tien mengingat masa kecilnya. Giok Tien menjadi terkenang akan masa lalu. . Kebencian masyarakat dialihkan ke orang Cina. lurah prajurit Radi Prawiro (dengan nama Joyo Sumengah) dan penasihat Patih Wrehonegoro. Pada bab sembilan belas dan dua puluh plot ketiga muncul. bersedia melaksanakan tugas itu dan menerima keris senapati. Saat bersiap untuk mengungsi. akan tetapi.

Korsinah mengerti itu dan bisa menghilangkan guna itu. Karena perannya sangat luar biasa. Giok Tien mengucapkan rapal yang diajari Korsinah. Di saat itu Radi Prawiro tidak putus asa untuk memiliki Giok Tien. Dia sangat gembira. Demi kelancaran pemeranannya. mendekatinya untuk mengakui cinta. Dia menjadi semakin terkenal dan pintar bermain. Giok Tien pun jatuh cinta Setyoko. dia juga menggunakan waktu itu untuk berdoa demi masa depan.Namun. mereka belum berani menikah. Dia tidak ingin melepaskan Giok Tien. Dia berjanji kepada dirinya bahwa dia akan mendapatkan Giok Tien suatu saat. Radi Prawiro menjadi sangat cemburu dan menyimpan dendam kepada Setyoko. Suatu hari. Sebelum memerankan Eng Tay dalam lakon Sam Pek Eng Tay. Dia menjadi pemain dan bintang ketoprak Sekar Kastubo. Konflik ini lalu ditingkatkan dalam tujuh bab berikutnya. Korsinah memberikan rapal ke Giok Tien. akhirnya seorang prajurit muda. . Akibat kedekatan Giok Tien dan Setyoko. Bersama Sekar Kastubo Giok Tien keliling Indonesia. dan mereka menjadi pacar. Giok Tien merasa semakin gila. Biarpun dia ditolak. Pemeranannya sangat bagus. Dia bicara pada wanita tua dan membayarnya agar Giok Tien kena guna. Giok Tien juga takut perbedaan suku mereka akan menimbulkan masalah. menjadi mabuk cinta untuk Giok Tien. seorang prajurit muda. Setelah dia kena guna. Lamalama mereka tunangan. Setyoko. konflik timbul ketika Radi Prawiro. dan dia merasa bahwa dia hampir menjadi Eng Tay yang sesungguhnya. Namun. Namun. terpaksa mencintainya. tetapi karena Giok Tien masih ingin main ketoprak. dia tidak mengalah. dia menjadi Roro Hoyi dalam lakon Geger Mataram.

ada kelompok orang masuk ke rumah. Oleh karena itu. Prabu Murhardo datang sebelum Radi Prawiro bisa menanggalkan pakaian Giok Tien dan Radi Prawiro disuruh berhenti karena perilakunya tidak untuk kepentingan negara. lalu berangkat ke istana raja untuk mencari keadilan. Namun. ibu Giok Tien. dia tidak main ketoprak lagi. Setelah mengingat masa lalu itu. Giok Hwa. yang membantai orang-orang itu. ternyata Radi Prawiro tidak datang untuk benar-benar menyelamatkan Giok Tien. Giok Tien trauma atas pembunuhan kakak-kakaknya. Mereka memandang dia sebagai pembunuh dan pengkhianat. bersama Nyai Pesat Nyawa. Setyoko menegaskan bahwa dia tidak bersalah. Prabu Murhardo bingung mengapa dia membawa Giok Tien. Pada saat yang sama Setyoko pulang ke rumah dan diprotes warga-warga setempat.Tidak lama setelah itu. Namun. Mereka memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong. Dia ingin menggagahi Giok Tien dan memenuhi nafsunya. Setelah dia dibawa ke rumah Radi Prawiro. Akibatnya. dan Giok Hong kembali mengepak untuk mengungsi ke Negara Singa. tetapi berpindah ke ibu kota bersama kakak-kakaknya untuk bersama dengan Setyoko. Di sana. Giok Tien. mayat Giok Hwa dan Giok Hong telah ditemukan. meninggal dunia. Radi Prawiro masuk ke ruangan itu . Dia sampai pada jawaban bahwa dia ingin memiliki Giok Tien. serta balas dendam kepada Setyoko. apalagi karena mereka tertusuk Nyai Pesat Nyawa yang milik suaminya. Perpisahannya dengan Siok Nio membuat Giok Tien sangat terharu. dia menggagahi Giok Tien. Siok Nio. Namun. Giok Tien dibawa Prabu Murhardo ke istana. Giok Tien diselamatkan Radi Prawiro. Giok Tien lega.

dia masih merasa anak buah suaminya telah membunuh kakaknya.saat Prabu Murhardo masih menggagahi Giok Tien. Berakhirlah plot nomor dua. tetapi diam sampai Prabu Murhardo bersyahwat. setelah Radi Prawiro selesai. dan berusaha membantu istrinya. entah oleh siapa. dia ada bukti bahwa raja itu biadab. Radi Prawiro segara turun menggagahi Giok Tien. sebagai bukti itu dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. Akibat persetujuan bersama. Setelah Prabu Murhardo bersyahwat. setelah Setyoko datang dan menyerahkan seragam senapatinya kepada roh Giok Hong dan Giok Hwa. Giok Tien menghindari itu dengan menyatakan bahwa dia bisa menjatuhkan Prabu Murhardo dengan mudah. agar Radi Prawiro tidak membantah dia menawarkan Giok Tien untuk nikmat Radi Prawiro. Dalam debat yang terjadi saat itu Setyoko mengancam akan ada perang saudara. Prabu Murhardo mengalah. Empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. . bahagia bersama. tetapi tidak mencapai puncak nafsu. Dia tidak percaya pada suaminya. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah. Namun. mereka hendak membunuh Giok Tien. Pada klimaks Setyoko akhirnya masuk ke ruangan itu dan menghentikan Radi Prawiro. Dia menganggap Prabu Murhardo munafik. Namun. Giok Tien sadar bahwa suaminya benar-benar mencintainya. menurut dia itu haknya sebagai raja. Mereka berpelukan. Giok Tien berdoa untuk roh mereka. Dia marah besar. Setyoko juga mengatakan bahwa keluarganya dibunuh. Radi Prawiro naik pangkat menjadi senapati dan menerima Nyai Pesat Nyawa kembali. karena telah melakukan hal yang sudah dia melarang. Prabu Murhardo mengundurkan diri sebagai raja dan Setyoko mengundurkan diri dari jebatan senapati. Radi Prawiro berbicara.

terutama tanah Jawa. Giok Tien mendorong Setyoko. Orang Jawa dan orang Cina tinggal dalam kedamaian sejahtera. Dia merasa bahagia.Kesunyian ini dipecah ketika Radi Prawiro berusaha untuk menembak Setyoko dengan anak panah. tetapi masih tidak tega. Radi Prawiro mendekati mayat cinta dan musuhnya. Akhirnya dia menikam diri dengan Nyai Pesat Nyawa.4. ada awan yang bentuknya mirip sekali dengan Giok Tien. dan terbang bagai kupu-kupu ke seluruh tanah Jawa. Kupu-kupu itu beterbangan ke langit. Dia puas karena dendamnya akhirnya dibalas. Plot satu selesai. Radi Prawiro melihat. Akhirnya dia pun kena anak panah. dan negeri Cina.4 Latar 3. Dia merasa bahwa dirinya sudah dimaafkan. berbunga-bunga dan membagikan permata Suinli. 3. dia mengakui bahwa cintanya kini membunuhnya. Dia lalu berusaha untuk memegang mayat Giok Tien. Plot nomor tiga selesai. dan . Setyoko memegang mayat istrinya. lalu mengakui bahwa dia merasa lebih parah daripada pengkhianat karena tidak bisa melindungi istrinya. tetapi dia sendiri kena anak panah itu. tetapi merasa sedih karena dia sendiri sudah membunuh Giok Tien. Indonesia adalah tempat keterjadian sebagian besar cerita. tetapi kedua mayat itu lenyap menjadi kupu-kupu. yaitu Indonesia. Melihat kupu-kupu itu beterbangan dan bersuka ria Putri Cina merasa lega. Setelah mencoba melupakan cintanya kepada Giok Tien.1 Latar Tempat Latar tempat luas dalam Putri Cina ada dua.

Latar tempat yang paling penting dalam cerita ini adalah: • rumah Giok Tien dan Setyoko. ada puluhan latar tempat sempit. • kuburan Giok Hong dan Giok Hwa. Walaupun kaisar dinyatakan keturunan dewa. digambarkan sebagai negara yang sangat berdasarkan hal yang aktual. dua kerajaan yang dikunjungi Putri Cina saat mencari identitasnya. • tempat pementasan Sekar Kastubo. 3. • istana Prabu Murhardo.2 Latar Waktu . sebuah rumah besar yang mewah. yang hanya muncul pada Bab 2.4.digambarkan sebagai negeri yang amat indah dengan banyak hal mistis. dan • Banyuwangi. hal lain di negara Cina hanya terkait dengan manusia biasa. Sementara Cina. di mana Putri Cina mendapatkan penjelasan mengapa tanah Jawa membahayakan untuk orang keturunan Cina. Selain itu. istana raja yang besar dan digunakan untuk pertemuan Prabu Murhardo bersama penasihatnya beserta perkosaan Giok Tien dan pemerasan Prabu Murhardo. tidak ada dewa yang muncul dalam cerita. • kerajaan Majapahit dan Demak. kemistisan ini sudah hilang pada Kerajaan Medang Kamulan Baru. di mana Giok Tien berkenalan dengan Setyoko dan Radi Prawiro dan juga mendapatkan saran atas kehidupan dari Korsinah. di antara lain anjing ajaib dan dua dewa yang turun ke bumi. dan tempat di mana Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa dan dibunuh. tempat kuburan kakak-kakak Giok Tien dan pembunuhan Giok Tien dan Setyoko oleh Radi Prawiro. namun.

” semuanya relatif. Antara lain. 43. Cit. Namun. Ibid. Ibid.141 • malam yang sangat gelap. Hal. Bab dua sampai dengan sebelas terjadi pada tahuntahun keruntuhan Majapahit. Sementara bab dua belas sampai selesai terjadi pada akhir abad kedua puluh. dan Setyoko dan Prabu Murhardo mencapai kesepakatan untuk mengundurkan diri. yaitu pada keruntuhan Majapahit dan pada akhir abad kedua puluh. Hal. Hal. ketika Giok Hong dan Giok Hwa diperkosa dan dibunuh. 288. 10.Ada dua latar waktu besar dalam Putri Cina. Op.144 141 142 143 144 Sindhunata. ketika Putri Cina diberi tahu alas an mengapa Tanah Jawa rawan kerusuhan. 143 dan • empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. waktu Putri Cina menyadari bahwa dia tidak mempunyai wajah. Latar waktu sempit sangat banyak dan berbeda-beda. Hal. Giok Tien diperkosa dua kali. ada: • ketika matahari hampir terbenam. ini ditandai pada halaman 85 dan 86 dengan Putri Cina tiba di Medang Kamulan Baru ketika lagu “Cucak Rowo” sedang popular.142 • malam benderang dengan bulan purnama. . sebagaimana digambarkan alurnya. Ibid. 223. ketika Giok Tien dan Setyoko dibunuh Radi Prawiro. tidak ada yang pasti seperti “jam delapan pagi” atau “hari Rabu.

. terutama Giok Tien. Tapi entah kenapa. Karena sering diajak menonton. Dan ke sana. Pemerintahan Medang Kemulan Baru munafik dalam hubungannya dengan rakyat. Walau masih percaya pada dewa-dewi Cina dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang bersifat kecinaan. Beberapa orang Cina malah sempat ikut menjadi pemain di perkumpulan sandiwara-sandiwara itu. 156 – 157.3. Orang Cina dalam Putri Cina digambarkan sebagai orang yang berusaha untuk mencampuri adat Cina dan Jawa sehingga menjadi beda dari keduanya. Kerajaan Medang Kamulan Baru bisa dinyatakan sudah dipengaruhi demokrasi. Prabu Murhardo sudah menjadi seperti raja terpilih. paling tidak seminggu sekali Siok Nio pasti menyempatkan diri untuk menonton. wayang orang. tetapi rakyatnya sendiri. Hal.3 Latar Sosio-Budaya Tanah Jawa digambarkan sebagai negara yang mempunyai kebudayaan kerajaan yang sampai akhir cerita dipegang.. Dengan demikian. Siok Nio juga suka menonton ketoprak. Namun. putri bungsunya. akhirnya Giok Tien juga menyukai ketoprak. seperti gara-gara dan demonstrasi. tokoh seperti Giok Tien dan Siok Nio digambarkan menyukai kebudayaan Jawa seperti ketoprak: Pada zaman itu bukanlah aneh orang-orang Cina suka menonton ketoprak.. ia tiba-tiba sering membayangkan. atau ludruk. perasaan rakyat itu dialihkan ke orang-orang Cina. . Di kotanya. Jika ada perkumpulan ketoprak sedang main di kotanya. Walau sebenarnya Prabu Murhardo adalah hamba masyarakat. Bahkan ketika ada sesuatu yang mengancam kekuasaannya. Dia tidak takut pada orang luar. . dia menakuti dan menginjak masyarakat untuk menahan kekuasaannya. Ang Hing Ho namanya. Dengan demikian. ia selalu membawa anak-anaknya. yaitu semua pemainnya orang Cina. dia boleh berbuat apa saja. kuasa raja dianggap mutlak. . Malah ada sebuah perkumpulan wayang orang.145 145 Ibid.4.. alangkah indahnya jika ia boleh menjadi pemain ketoprak.

Putri Cina adalah perwujudan dari Giok Tien. Putri Cina adalah representasi roh Giok Tien saat Giok Tien mencari jawaban atas pembunuhan kakak-kakaknya. 3. Dia bisa menggunakan badan orang lain sebagai badannya. dan mewakili perasaan umum kaum Cina pada suatu saat tertentu. Dengan demikian. misalnya Sabdopalon-Nayagenggong. . Kemungkinan lain. Bila demikian. dia mempunyai kekuatan yang luar biasa yang digunakan untuk menenangkan diri dan mencari informasi. Menurut penulis. Putri Cina adalah tokoh yang berdiri sendiri dan tidak merupakan perwujudan tokoh lain. bisa dikatakan bahwa orang Cina dibenci tetapi diinginkan sebagai pasangan. Dia tampaknya bisa di mana-mana. tidak akan dibahas karena tidak menjadi acuan untuk penelitian.5 Penokohan146 3. atau di hanya satu tempat. tokoh protagonis pertama. Giok Tien menggunakan pengalamannya dari dunia ketoprak 146 Di sini hanya akan dijelaskan tokoh-tokoh yang akan diteliti pada Bab IV.Orang-orang Jawa digambarkan sebagai orang yang terkutuk dan terpaksa harus selalu bertengkar dengan sesama. Dia adalah ibu metaforis dari semua orang Cina di Tanah Jawa. Tokohtokoh lain. atau bisa terbang bebas bagai kupu-kupu. ada beberapa interpretasi tokoh Putri Cina. Mereka iri hati karena melihat kekayaan orang-orang Cina. Dengan demikian. Dalam waktu empat puluh hari di antara pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa.5. tetapi tergoda oleh kaum perempuan Cina. Oleh karena itu.1 Putri Cina Putri Cina. adalah tokoh yang sangat kriptis.

Dia merasa bahwa dia jelek dan tidak berguna. dengan kecantikan yang luar biasa dan hati baik yang meninggalkan kenikmatan bagi orangorang yang dijumpainya.. Walaupun dia tambah kaya. Hidungnya tak terlalu mancung. Putri Cina menjadi lega dan lepas dari depresinya karena melihat cinta Giok Tien dan Setyoko yang tidak pernah bisa dipisahkan. Dahulu dia bekerja sebagai pemain ketoprak.untuk mencari identitasnya dan jawaban mengapa kekacauan dan kerusuhan terjadi. baik tokoh sendiri maupun perwakilan dari tokoh lain.5. 10 – 11. Bagaimana pun dia. 299 – 302. [dikatakan]. Pada akhir cerita. tapi ia tampak sebagai gadis opera Peking yang amat anggun. Dia selalu kelihatan sedih.. akibat trauma dia tidak merasa demikian. Indah... Ibid. cantik jelita. Hal. Dia seorang putri Cina yang menikah dengan Setyoko. dan bahkan wajahnya sudah hilang.2 Giok Tien Giok Tien adalah tokoh utama dan protagonis kedua.148 3. tetapi setelah 147 148 Ibid. Matanya nyaris sipit. dia mempunyai kekuatan untuk melakukan apa saja.147 Namun. Oleh karena terjadi dalam dunia batin Giok Tien. Hal. meski tak seasli gadis-gadis asli Cina di tanah leluhurnya. Dia dikenal kaya raya. dia merasa itu atas kehilangan dirinya sendiri. tapi menambah wajahnya jadi lebih manis. Dari segi fisik. menyebarkan kehidupan baru di Tanah Jawa. Putri Cina mempunyai karakterisasi yang khas. dia: . . . Memang dahulu dia luar biasa. Putri Cina menjadi bebas dari depresinya dan menjadi bagai kupu-kupu. Kulit wajahnya langsat kuning. kendati mereka Cina dan Jawa. Dia harum bagai bunga. Dengan mengetahui bahwa kaumnya akan bisa hidup bersama dengan orang Jawa dengan baik.

karena ia dapat menjiwai peran-perannya. Hal. bahkan yang menggunakan guna atau menawarkan harta. Ketika dia selesai digagahi oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. setelah kematian kedua kakaknya dia menjadi bingung akan suaminya yang sebenarnya.kematian ibunya dia meninggalkan pekerjaan dan tinggal di Ibu Kota bersama suaminya dan kedua kakaknya. Akan tetapi. Giok Tien akhirnya menjadi bintang Sekar Kastubo. Kata-katanya seperti mengalir dari hatinya. karena Giok Tien adalah pemain yang cantik jelita. Cintanya kepada Setyoko tulus dan tidak pernah hilang. Namun. Hal itu dan beberapa hal lain membantu dia menjadi terkenal dalam dunia ketoprak: Dalam waktu yang tak lama. antara lain Radi Prawiro. Hidungnya mungil. Penonton amat mengaguminya. 149 Ibid. Saat menjadi pemain ketoprak dia bisa menolak ratusan lelaki yang merayunya. semuanya itu menjadi bertambah indah. 158. Giok Tien tidak ragu-ragu lagi dan berani mengorbankan diri demi suami. Kulitnya kuning langsat. Matanya sipit. dia adalah wanita yang kuat dan tahu apa yang diinginkannya. Ketika masih kecil dia berani meminta izin menjadi pemain ketoprak. setelah dia melihat betapa Setyoko berduka cita atas kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Dan tentu saja. dia mampu berdiri dan menyatakan bahwa dia akan menyebabkan kejatuhan kerajaan itu karena dibuktikan kemunafikan raja dan pejabat. Prabu Murhardo dan Radi Prawiro sudah mengatakan bahwa Setyoko telah membunuh mereka dan Giok Tien percaya mereka. Suaranya indah. Giok Hong dan Giok Hwa. Alisnya naik menggaris. .149 Dari segi batin. sehingga ketika dia pemain ketoprak ada ratusan lelaki jatuh cinta kepadanya dan merayunya. Ini semua makin menjadikan dia pemain yang lain daripada yang lain. Dia terkenal cantik jelita.

Dari awal pertemuan mereka pertama dia berlangkah pelan dan tidak buru-buru. tak hendak aku menjadi Tejaningrat yang mengkhianati cintamu. Kyai Pesat Nyawa. Senapati menjadi kaya raya karena kedekatannya dengan orang-orang Cina itu. dengan demikian. Ini membuat prestasinya jatuh dengan Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. walau aku tahu.5. kesenangan itu mungkin juga dari harta yang dapat dikumpulkan dari mereka. Dia bahkan sangat senang bersama orang-orang Cina. Walau dia berketurunan Jawa dan menjadi pejabat negeri. Namun.’ sambung Gurdo Amurco Sabdo. 150 Ibid. oleh karena dia merasa dipengaruhi oleh keris sakti Senapati. dia segara menyesal ketidakmampuannya untuk melindungi keluarganya: ‘Giok Tien. dia tidak peduli tentang etnisitas Giok Tien. tanpa kekerasan. Cinta dia pada Giok Tien tulus. sebagaimana dikutip di bawah: ‘Benar kau. dia tidak sanggup melanjutkan tugas itu. tritagonis ini mendukung protagonis. . Aku bahkan pura-pura menutup mataku. Dulu aku berjanji padamu.150 Walau sebelumnya dia telah menangani kerusuhan dengan kejam dan keras. Akhirnya setelah mereka menikah Giok Hwa dan Giok Hong juga diajak tinggal di kediaman mereka di Ibu Kota. akulah yang harus minta maaf padamu. dia marah besar dan mengancam perang saudara kepada Prabu Murhardo. ketulusan cinta dia paling kelihatan setelah Giok Tien ditembak dengan panah oleh Radi Prawiro.3 Setyoko / Gurdo Paksi Setyoko (nama pangkat Gurdo Paksi) adalah Senapati Kerajaan Medang Kemulan Baru dan suami Giok Tien.3. Hal. Joyo Sumengah. Setelah mengetahui Giok Tien diperkosa Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. 137. Dia berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dengan lembut.

dia juga menyimpan rasa cinta kepada Giok Tien yang tidak mereda setelah puluhan tahun. antagonis pertama. adalah punggawa keamanan istana. jabatannya lebih rendah daripada Setyoko. Hal. Dia tampaknya tidak sanggup melanjutkan hidupnya dengan pengetahuan bahwa dia sendiri sudah membunuh wanita yang paling dia cintai. 293.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Radi Prawiro (nama pangkat Joyo Sumengah). Tien. Dengan demikian. tapi sebagai lelaki yang pernah menjadi prajurit. seharusnya aku yang melindungimu. Dia segara menyesal kematian Giok Tien.5.151 3. aku ternyata demikian lemah dan tak berdaya. sampai kau mati terlebih dahulu. Namun. Tien. biarpun dia dimaafkan Giok Tien. Air mata Gurdo Paksi terus berlinangan. 151 Ibid. dan akhirnya menusuk diri karena sesal itu. berusaha untuk memerkosa Giok Tien. Ia terus menggendong tubuh istrinya itu dan menghadapkannya ke kuburan kakaknya. Dia juga membunuh Giok Tien (tidak sengaja) dan Setyoko dengan panah. melebihi Tejaningrat. lalu akhirnya berhasil setelah diizinkan oleh Prabu Murhardo. yang mampu memiliki Giok Tien. Diciuminya wajah Giok Tien berulang-ulang. rasa cinta ini juga menyebabkan dia mempunyai rasa dendam kepada Setyoko.Sekarang. Namun. Tapi akhirnya kau jugalah yang melindungi aku. setelah kematian Giok Tien cinta tulus Radi Prawiro tampil jelas sekali. Dia merencanakan pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. Dia adalah orang yang licik dan terkenal keras. . Rasa cinta dan dendam ini menyebabkan dia berbuat hal yang jahat.’ kata Gurdo Paksi merindih sedih. sehingga ditakuti oleh massa. kau mati terlebih dahulu. memang aku tak berbuat seperti Tejaningrat. Itu pun kaulakukan untuk melindungi aku dari sambaran anak panah ini.

295 – 298. Saat dia menjadi raja. Tien. Walaupun orang Cina telah banyak membantu dan memperkaya dia..5. darah pun menyembur keras dari dadanya. Prabu Murhardo menjadi marah dan mengancam akan memecat Setyoko sebagai Senapati. Lalu secepat kilat. . . Hal.. Walau dia telah menegaskan kepada Radi Prawiro bahwa Giok Tien tidak boleh digagahi karena akan menyebabkan kekacauan dan urusan pribadi tidak boleh dicampur dengan urusan negara. Namun..152 3. dan Joyo Sumengah roboh. dia mengambil keputusan agar amuk massa diarahkan ke mereka agar dia bisa menikmati kekuasaannya.‘Tien. Tien. hanya dirinya sendiri. dengan segala cara aku ingin membujukmu untuk mau hidup bersamaku. setelah dia sudah lama berkuasa dan semakin mabuk kuasa rakyat menjadi putus asa dan mencari jawaban dalam minuman keras. bahwa Giok Tien telah memaafkan segala kekejaman yang ia lakukan. Suaranya pedih menyayat-nyayat. senyum itu sudah cukup untuk menjadi tanda. tanpa berpikir panjang. Hal. aku hanya hendak membunuh suamimu untuk melampiaskan dendamku. Ternyata kau malah terbunuh mendahului suamimu. Karena tusukan Kyai Pesat Nyawa. Akhirnya mereka beramuk massa.. Ibid.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo. tergeletak tak bernyawa. antagonis kedua cerita. .’ rapat Joyo Sumengah. 136 – 137. Hatiku hancur dan sedih. karena akhirnya akulah yang membunuhmu. Prabu Murhardo tidak memikirkan kepentingan orang lain. ia menusukkan keris pusaka itu ke dadanya.. dia sendiri sanggup memerkosa Giok 152 153 Ibid.. karena aku amat mencintaimu. adalah raja Medang Kamulan Baru. .. 153 Saat perintahnya itu ditolak oleh Setyoko untuk alasan nurani. seakan itu penghinaan terhadap diri Prabu Murhardo. Prabu Murhardo juga munafik. Bila suamimu sudah tiada. menentang kekuasaan raja.. rakyat sangat bahagia. Joyo Sumengah pun menghunus keris Kyai Pesat Nyawa dari sarungnya.

. Joyo Sumengah. ‘Hidupku pernah seperti pengemis-pengemis itu.155 154 Ibid. Tien. Kalau aku tidak jadi seniwati ketoprak. Aku adalah rajamu. Dia sangat khawatir Giok Tien akan mengikuti jalan seperti dia ketika masih muda.6 Korsinah Korsinah. tokoh tritagonis yang mendukung protagonis. Diam-diam dengan kata-katamu.. aku menjual tubuhku pada para laki-laki yang menyukai aku. sebagai akibat dari perbuatannya dia terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. Tidakkah aku sama dengan pengemis-pengemis itu? Mereka mengemis dengan batoknya. 253 – 254. Sekarang aku sudah tua. dengan persetujuan dengan Setyoko agar semua kerusuhan bisa selesai dengan damai dan tidak terjadi perang saudara. Tien. Ketika aku masih cantik dan terkenal di panggung. memberi saran tentang bermain ketoprak dan juga kehidupan dengan lelaki... kau telah menyalahkan dan menuduh aku.’ tutur Korsinah. Korsinah berfungsi sebagai ibu angkat Giok Tien di Sekar Kastubo.5. ‘. Maka meski hanya menjadi emban. dan mendapat uang hanya cukup untuk makan. 3.. mana ia bisa bahagia. bila berhadapan dengan Putri Cina yang cantik dan menggairahkan ini? .. tubuhmu yang molek itu bisa menuntunmu jadi pengemis. lelaki mana bisa tahan.’154 Akhirnya. Ketika Radi Prawiro menangkap basah perbuatannya.Tien. Maka kalau kamu tidak hati-hati. . jangan kau berpura-pura. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah besar: ‘Bukankah Paduka sendiri yang berkata. tubuhku tak mau lagi kuajak mengemis pada laki-laki.. negeri sedang berada dalam keadaan gawat. selayaknyalah kau mendahulukan kemauanku. mungkin aku sudah menjadi pengemis seperti mereka.. Namanya pengemis. karena itu Paduka mencegah dan menyuruh hamba menunda nafsu hamba terhadap Putri Cina ini? Padahal hamba sendiri sesungguhnya sudah tidak bisa menguasainya lagi!’ .. dan aku mengemis dengan tubuhku. Hal. adalah seorang pemain ketoprak Jawa senior yang menjadi teman baik Giok Tien. aku sudah bersyukur.

mereka harus berpisah. Namun Siok Nio tetap memilih hidup sendiri. Dia memberi Korsinah liontin yang dulu diberi ibu untuk keselamatan. saat mereka berpisah. Hal. tetapi memilih tinggal di satu rumah dengan Setyoko dan Giok Tien setelah 155 156 Ibid. agar ia bisa duduk di dekat Siok Nio. Biarpun dia sering dihampiri oleh lelaki. Ibid. mereka semua berperan sebagai tritagonis pendukung protagonis.7 Keluarga Giok Tien Ada tiga anggota keluarga Giok Tien yang diperkenalkan di Putri Cina. Giok Hong dan Giok Hwa adalah kakak perempuan Giok Tien. lebih-lebih laki-laki pribumi. 3. Hal. Akhirnya.Demi perlindungan Giok Tien. 172. bersama ketiga anaknya.156 Dia paling menyayangi Giok Tien dan memberi hadiah yang sangat berharga. menyukainya dan ingin meminangnya. Tentu maksudnya. ketika mereka bersama menonton ketoprak.5. 157. Korsinah juga menghapus guna-guna Radi Prawiro dengan guna sendiri. . punggawa itu amat menyukainya dan ingin mengambilnya sebagai istri. Mereka tidak menikah. Tak heran bila banyak laki-laki. dia memilih berjanda dan membesarkan putri-putrinya. Korsinah mengajar sebuah rapal agar Giok Tien selalu bisa berperan optimal. Dengan menangis. Giok Tien sangat sedih. Salah satu pengagumnya adalah seorang punggawa kota praja. Dia meninggal tak lama setelah pernikahan Giok Tien. Siok Nio adalah seorang janda Cina yang suka menonton ketoprak. Kerap punggawa kota praja ini memesankan kursi untuk menonton ketoprak bagi Siok Nio dan anak-anaknya. yaitu ibunya Siok Nio dan kakak-kakaknya Giok Hong dan Giok Hwa. Siok Nio tahu.

273 – 274.pernikahan adik mereka. yang dipersonifikasikan sebagai wajah: 157 158 Ibid. dan cinta sejati. 3. yang muncul di sepanjang cerita. Biarpun dia dikemukakan sebagai anak buah Prabu Murhardo. salah satu tritagonis. dalam kerusuhan. Ibid. akibatnya. yaitu kebingungan atas identitas (identity crisis). Dia menghapus bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo dan mengembalikan Medang Kamulan Baru ke aslinya. .6. ketika tokoh Putri Cina duduk dan berbicara dengan bulan seakan mereka pencinta. adalah adipati yang menggantikan Prabu Murhardo sebagai raja Medang Kamulan.158 3.1 Krisis Identitas Tema mayor krisis identitas. ditusuk Kyai Pesat Nyawa oleh pasukan Radi Prawiro. 3. 279 – 280. kemabukan kekuasaan.5. tidak dapat dikatakan bahwa Putri Cina hanya mempunyai satu tema utama. Mereka meninggal. sudah diwujudkan pertama pada bab satu.157 dia ternyata tidak sependirian. Hal. Putri Cina bingung karena merasa tanpa identitas. Hal.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang.6 Tema Ada tiga tema utama dalam novel Putri Cina. Setiap tema ini mempunyai kedudukan yang setara dengan yang lain.

15 – 31. Dan dirinya itu tak pernah ia temukan sampai kini. yang ternyata sebenarnya Semar. yakni Jaka Prabangkara dan Kim Muwah. Hal. keturunan dari seorang pangeran Jawa dan seorang miskin Cina. tetapi karena kutukan Sarama (wakil dari Togog) mereka selalu akan dimaki dan dihina.161 159 160 161 Ibid. Hal. ‘Sejak kita berpisah. Ternyata kau hanya datang dalam mimpiku. Apakah kau hanya boleh kunikmati dalam mimpi?’ Tentu tiada jawaban baginya. kau pun hilang bersama nyalanya yang padam. Bulan pun segara pergi meninggalkannya. Dia mengingat bahwa kaumnya ada yang pernah datang dari Cina setelah kerajaan Majapahit. dua hamba setia. Hal. dia kembali ke tanah Jawa dari Sumatra setelah keruntuhan Majapahit dan mencari Sabdopalon-Nayagenggong.Malam sedang terang benderang. betapa aku ingin kau datang kembali padaku. 10 Ibid. ketika ia menanyakan perihal hidupnya itu. Ia meraba wajahnya. tapi dirinya sendiri.160 Sebagai Putri Cina selir Majapahit. Dan begitu lilin itu habis mencair. asal usul Putri Cina itu tidak diketahui. bukan kekasih yang ia cari. kau hanyalah nyala yang keluar dari lilin di hadapanku. Sabdopalon-Nayagenggong. Disapanya bulan dengan mesra. seorang selir yang hanya disebut Putri Cina. sampai bulan itu terasa menari-nari di hadapannya.159 Dari permulaan itu. Sungguhkah kau datang. tokoh Putri Cina mengingat dongeng-dongeng Jawa untuk mencari asal dirinya. 47 – 66. menyatakan kepada Putri Cina bahwa kaumnya sebenarnya sudah sebagian dari bangsa Jawa. Ia merasa. . Namun. Putri Cina mengambil keputusan bahwa dia bukan Jawa dan bukan Cina. Akibatnya. Wajahnya ternyata tiada. Bulan seperti keluar dari sarangnya. dia ingat bahwa sebelumnya sudah ada kaumnya di tanah Jawa. dan mau bersama dengan aku dalam bilikku? Aku khawatir. lalu menghampiri biliknya. Cahayanya demikian dekat padanya. Namun. Ibid. seolah kekasihnya.

dendam.163 162 163 Ibid. dan iri hati. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra. Ibid. Namun. Badan kupu-kupu itu begitu menarik penghuni alam semesta. Badannya adalah badan Putri Cina yang sedang bertelanjang dada. Maka datanglah aneka jenis bunga.Terkejut. Hal. Langit pun harum dengan aroma bunga. yang dia mengerti adalah Giok Tien dan Setyoko. dinyatakan bahwa kerajaan baru itu pada awalnya disenangi masyarakat. Radi Prawiro dan (sedikit) Setyoko menginginkan kekuasaan yang lebih banyak maka mulai tidak memperhatikan nasib rakyat. Hal. 299 – 300. atau power corrupts. 125 – 133. sehingga dari kematian itu turunlah hujan emas ke dunia. setelah lama berkuasa Prabu Murhardo. Putri Cina pergi ke Tuban.. dia melihat sepasang kupu-kupu. . kekerasan. sampai tertumpahlah semua keharumannya. Dan Putri Cina gembira.6. . berebut menempel di buah dadanya. dia menemukan identitasnya dan terbang ke langit sebagai kupu-kupu pula: Kupu-kupu cinta yang tak lagi memisahkan Jawa dan Cina itu terbang terus ke utara. maka kematian itu menjadi telaga kehidupan yang amatlah indah. Pada awal bagian Kerajaan Medang Kamulan Baru. Karena tersentuh oleh cinta dan kasih sayangnya. Setelah kerusuhan di Medang Kamulan Baru. terbang terayun-ayun. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. Amat indahlah badan kupu-kupu itu. Radi Prawiro / Joyo Sumengah dan Setyoko / Gurdo Paksi terdapat tema minor kemabukan kekuasaan. Lega karena mengetahui bahwa kaumnya sebenarnya bisa tinggal di Jawa dengan aman dan bersama orang Jawa saling mencintai.2 Kemabukan Kekuasaan Dalam tokoh Prabu Murhardo. seakan hendak memberikan dirinya sehabishabisnya.162 3. Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu. sampai ia mendidih panas..

yakni masalah perilaku kejimu yang melanggar tata susila. sesuai dengan saran penasihatnya: ‘Senapati. raja itu mengambil keputusan bahwa kekuasaannya lebih penting daripada kesejahteraan rakyat. Dengan demikian mereka menjadi kelompok yang menimbulkan kecemburuan dan iri.’ – Gurdo Paksi165 164 165 Ibid. Kupuji mereka sebagai orang-orang yang mau bekerja keras. Hal. negeri ini sedang dilanda kekacauan. bahwa kau bersekongkol untuk menyingkirkan aku dengan cara keji itu. bahwa kau sengaja membuat semuanya itu. Sementara kubiarkan mereka terus menumpuk harta. memang aku memberi kesempatan pada orangorang Cina. dia memerintah bawahannya menyalahkan orang Cina. 135. Kuakui. mengapa hal itu tidak kita kerjakan?’ kata Prabu Amurco Sabdo. Prabu Murhardo membuat rencana untuk membunuh Giok Tien. Tapi mereka akan percaya. Sebab seperti katamu. Hal. oleh karena Giok Tien akhirnya diselamatkan. Oleh karena itu.Akhirnya. ketika terjadi demonstrasi anti-kerajaan Prabu Murhardo. Ibid. Ketika sadar bahwa perbuatan dia dan Radi Prawiro bisa menjatuhkan dirinya. agar kau dapat merebut istriku. Kalau menyulut api kecemburuan dan keirian terhadap orang-orang Cina itu adalah satu-satunya jalan dan celah untuk menyelamatkan negeri ini dari kekacauan. 271. Bila istriku telah membuka semua kebusukanmu. kuakui. Kecemburuan dan keirian terhadap mereka itu sudah ada di dalam diri rakyat negeri ini. menuruti keserakahan mereka. supaya kau dapat menggagahi istriku. alangkah mudahnya bagiku untuk membuat mereka percaya. mereka telah banyak membantu aku dengan kekayaan mereka. Prabu Murhardo terpaksa mengundur diri daripada dijatuhkan: ‘Aku memang mau meruncingkan semua perkara yang penuh tekateki ini menjadi satu masalah saja. Sekarang.164 Rasa kekuasaan ini juga menyebabkan Prabu Murhardo memerkosa Giok Tien. bahwa aku tak berurusan dengan Kyai Pesat Nyawa yang telah meminta nyawa kedua kakak iparku. orang takkan percaya. Semata-mata hanya supaya kekayaan mereka bisa kuperas. dan menjadi semakin kaya. dia merasa bahwa wanita siapa saja tersedia untuk kenikmatannya. . bila aku sendiri yang berkata. Oleh karena dia raja. Namun.

168 Dalam kerusuhan anti-Prabu Murhardo. oleh karena kecantikannya. 198 – 222.’ jawabnya lagi. Ia harus mengakui.167 Mereka tidak lama kemudian bertunangan. ketika Setyoko akhirnya berani mengakui cintanya. Hal. 193 Ibid. ini menyebabkan beberapa. Giok Tien jatuh cinta saat pandangan pertama: Ia hanya melihat. Hal. Pada mulanya Giok Tien adalah seorang pemain ketoprak Cina dan Setyoko adalah seorang prajurit bawahan Jawa. selalu didekati lelaki dan dilamar tetapi selalu menolak. atau cinta yang bisa mengatasi semua perbedaan. ‘Tertipukah mataku?’ tanya Giok Tien lagi dalam hati. 178 – 193. Giok Tien pada awalnya ragu-ragu karena merasa mereka tidak akan cocok karena beda suku.166 Namun. di hadapannya. menjadi malu mengakui cinta. Ibid.3 Cinta Sejati Dalam hubungan Giok Tien dan Setyoko terdapatlah tema cinta sejati. ditikam dengan keris Nyai Pesat Nyawa yang milik senapati. Giok Tien 166 167 168 Ibid.6. Giok Tien mulai ragu-ragu lagi apabila suaminya akan mampu melindungi dia dan kakak-kakaknya. tetapi akhirnya mereka menikah dan Setyoko mendapat pangkat tinggi sebagai senapati. . menyimpan dendam dan yang lain. Hal. hatikulah yang tertipu. ‘Tidak. seperti Radi Prawiro. berhadapan dengan lelaki ini hatinya sungguh berdebar tak karu-karuan.’ jawabnya sendiri. Keragu-raguan ini menjadi semakin tajam setelah kedua kakaknya diperkosa oleh massa lalu dibunuh di dalam pandangannya. ‘Atau jika tertipu. Giok Tien.3. seperti Setyoko. berdiri seorang lelaki tampan yang dalam bayangannya sungguh seorang Tejaningrat.

bahkan tersedia mengorbankan diri untuk keselamatan suaminya dari anak panah Radi Prawiro. menjelma menjadi kupu-kupu pula.merasa lebih tidak percaya lagi terhadap suaminya setelah dia diperkosa oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Langit jadi putih bersih. Joyo Sumengah membelalak tak percaya melihat kedua tubuh yang tadinya sudah mati dan menjadi mayat itu kini ternyata telah menjadi sepasang kupu-kupu yang hidup dan terbang di hadapannya. mereka menjadi kupu-kupu dan terbang bebas bersama. Ia mendongak dan melihat. 297. Dia bahkan menuduh suaminya telah membunuh kakakkakaknya. tubuh Gurdo Paksi pun ikut lenyap. dia bisa yakin kembali akan ketulusan cintanya. indah.169 Namun. merdu berkicau-kicauan. sehingga menolak sebutan Gurdo Paksi dan kembali menjadi Setyoko saja. hidup abadi dalam percintaan: Sebab begitu [Radi Prawiro] hendak menyentuhnya. Burung-burung girang beterbangan. Dan bersamaan dengan lenyapnya tubuh Giok Tien itu. dipanahi Radi Prawiro. Setelah Setyoko pun mati. setelah dia melihat betapa Gurdo Paksi berduka cita dan merasa bersalah. 223 – 261. Hal. Dan bersinar teranglah cahaya matahari pagi. tubuh itu ternyata lenyap dalam seketika. dan menjelma menjadi kupu-kupu. awan-awan gelap berarak pergi.170 169 170 Ibid. Ibid. . Hal.

1 Plot Akibat dari kesengsaraan itu. Mereka mulai demonstrasi di jalanan. Seluruh rakyat sudah turun untuk memprotes kesengsaraan rakyat Kerajaan Medang Kamulan Baru. rakyat tak tahu lagi mana lawan mana kawan.BAB 4 PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM PUTRI CINA 4. dan . Prabu Murhardo dengan dukungan Patih Wrehonegoro menyalahkan rakyat. dan mengatakan bahwa rakyat sebenarnya melawan rakyat dan bukan raja. Semuanya adalah lawan. rakyat menjadi sangat benci kepada Prabu Murhardo. Namun. dan semuanya adalah kawan. Semuanya adalah salah. ini tidak sepenuhnya dipercaya: ‘Bila pertikaian lama yang terselimuti kesatuan dan keseragaman itu sekarang meledak.

semuanya adalah benar. Kalau demikian, tak dapat lagi mereka mempertahankan dirinya. Dan untuk mempertahankan dirinya yang tak ada jalan lain kecuali dengan bersama-sama mencari korban, yang bisa dianggap sebagai yang patut disalahkan,’ urai Patih Wrehonegoro. ‘Dan yang bersalah itu adalah aku? Karena itu mereka mau menggulingkan aku?’ tanya Prabu Amurco Sabdo. ‘Ampun, Sinuwun, bukan Paduka yang bersalah, tapi kesatuan dan keseragaman yang palsu itulah yang sekarang sedang menuntut korbannya,’ kata Patih Wrehonegoro.171 Ini seiring dengan kenyataan di Orde Baru. Mahasiswa-mahasiswa memprotes kebijakan ekonomi dan lain-lain Pemerintah, lalu tidak diperhatikan. Daripada mengubah yang sudah tidak berfungsi baik dalam pemerintahan, mereka menyalahkan rakyat dan menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mencegah segala masalah yang timbul. Prabu Murhardo bersama abdi-abdinya mencari jalan keluar agar kekuasaan mereka bisa dijaga. Akhirnya keputusan diambil untuk mengalihkan kekerasan dan kerusuhan itu menjadi kekerasan etnis terhadap suku Cina. ‘Mudah, Sinuwun. Sekali lagi hamba katakan, itu sungguh mudah! Alihkan saja segala kekerasan yang mau pecah itu kepada orang-orang Cina. Setelah itu, Sinuwun akan mengendalikan keadaan dengan lebih mudah,’ kata Patih Wrehonegoro. Dia tersenyum, tanpa perasaan.172 Ini mencerminkan kecurigaan yang sampai sekarang terasa dalam masyarakat. Sebagaimana disinggung pada Bab II, ada teori bahwa provokator-provokator yang mengendalikan massa pada tahun 1998 sebenarnya anggota aparat. Setelah amarah massa diarahkan oleh Patih Wrehonegoro, orang-orang Cina menjadi korban dalam segala hal. Harta mereka dijarah. Rumah-rumah mereka dibakar. Tempat-tempat berdagang mereka dibumihanguskan. Di jalan-jalan mereka dicegat, lalu 171 172 Ibid. Hal.134. Ibid. Hal. 134.

dianiaya. Kendaraan-kendaraan mereka digulingkan, disiram minyak tanah, dan dibakar. Siapa yang dijumpai (massa), dan ketahuan sipit matanya, dan kuning langsat kulitnya, tak ampun lagi, dia pasti jadi korban bulan-bulanan massa rakyat. Dan lebih mengerikan lagi adalah peristiwa ini: banyak wanita Cina diperkosa. Malahan, di banyak tempat, wanita diperkosa beramai-ramai. Dan kejinya, perkosaan itu dilakukan di hadapan orangtua atau saudara wanitawanita Cina yang malang itu. Kekejian tidak hanya sampai di situ. Setelah diperkosa, wanita-wanita Cina yang sudah pingsan dan tak berdaya it masih dianiaya dengan kejam. Sebagian malah dibunuh.173 Kekejian massal ini telah terjadi di hidup nyata juga. Sebagaimana dikemukakan di atas, di antara lain sebagai berikut. • Sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci, Glodok

Plaza, dan Yogya Department Store Klender dibakar. • Di Jakarta, sebanyak 13 pasar, 2.479 rumah toko, 40 mal, 1.604 toko, 45

bengkel, 387 kantor, 9 SPBU, 8 bus dan kendaraan umum lainnya, 1.119 mobil, 826 sepeda motor, dan 1.026 rumah dirusaki, dijarah, dan / atau dibakar. • • Di Jakarta, jumlah korban yang tewas diperkira mencapai 1.217 orang. Di Jakarta, jumlah korban perkosaan

mencapai 152 orang, dengan 15 di antara mereka yang tewas • Sebagaimana dikemukakan dengan kasus

Lina di Surakarta, ada korban yang diperkosa di hadapan keluarga Sebagai akibat dari kerusuhan itu, Giok Tien dan kakak-kakaknya tidak percaya kepada kerajaan, bahkan Setyoko pun tidak dipercaya. Mereka mengambil keputusan untuk mengungsi ke Negara Singa:

173

Ibid. Hal. 149 – 150.

‘Apalagi di Negara Pedang Kemulan ini, para penguasanya suka mengkhianati kata-katanya sendiri. Mereka berjanji akan melindungi kita. Terbukti sekarang mereka malah mengkhianati kita,’ kata Giok Hwa. ‘Kalau begitu, mari kita menyiapkan barang-barang. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga, ke Negara Singa,’ ajak Giok Hong. ‘Iya, Cik. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri,’ sahut Giok Tien.174 Ini mencerminkan kenyataan bahwa sebanyak 10.000 sampai 100.000 orang Cina telah meninggalkan Indonesia pada saat kerusuhan. Kebanyakan memang pergi ke Singapura melalui Batam. Kekejian yang dirancang dalam novel pada halaman 149 – 150 menjadi semakin nyata ketika sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah Giok Tien dengan paksa. Ketakutan mereka sangat jelas. Akhirnya Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa lalu dibunuh di hadapan Giok Tien. … mereka terkejut setengah mati, karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk, dan mendekati mereka. Giok Tien, Giok Hong, dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Sebelum sempat mereka menjerit, orangorang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Giok Tien melihat, orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya, mempermalukan, dan akhirnya memerkosa mereka. Dan lebih ngeri lagi, ia melihat, akhirnya, orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. Darah mereka berceceran.175 Peristiwa ini melambangkan hal yang sama seperti pada halaman 149 – 150, tetapi dengan lebih banyak emosi. Sama seperti kasus Andina (Jakarta) dan Lina (Surakarta) pada bab dua, Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa di depan orang tercinta.

174 175

Ibid. Hal. 154. Ibid. Hal. 224.

wong ayu. Menyerahlah padaku. Sama seperti halnya Giok Tien diperkosa tanpa dilindungi oleh penanggungjawabnya. 248. 290 – 291. Ibid. seperti Tejaningrat tak berhasil menyelamatkan Roro Hoyi dari kekejaman Amangkurat. bahkan aku pernah menjadi senapati. sebagai senapati aku juga tak berhasil menyelamatkanmu dari kekejaman yang pecah terhadap kaummu di Negeri Pedang Kemulan ini. Namanya pun tidak diakui oleh penggagahnya itu. dia sadar bahwa dia tidak mampu melindungi keluarganya dari kekejaman massa. Enaklah hidupmu. Akibatnya. dia hanya disebut “Putri Cina”. Mengapa ketika sekarang kesempatan tiba. Paduka telah menikmati Putri Cina ini terlebih dahulu. banyak kekejaman yang terjadi sebagaimana dijelaskan di atas. Hal. bukan hanya mereka berdua yang ingin merasakan kehangatan dirimu. Sinuwun.’ kata Prabu Amurco Sabdo. misalnya: ‘Putri Cina. . jika kau mau menuruti kemauanku. lelaki-lelaki sedang beramai-ramai memerkosa wanita Cina. Sudah lama hamba menghasratkannya.Ketika Setyoko pulang dan menemukan kakak-kakak iparnya terbunuh dan istrinya tidak ada di rumah. Aku adalah prajurit. lebih-lebih dalam melindungi kaummu. hamba tidak memuaskannya? Paduka telah 176 177 Ibid. Sekarang tiba giliran hamba.’ – Setyoko176 Ketidakmampuan Setyoko untuk melindungi kaum Cina mewakili ketidakmampuan Wiranto untuk melindungi kaum Cina di Jakarta dan kota lain. Akhirnya Giok Tien digagahi oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo di Istana Raja. kaum Cina di Jakarta dan kota lain tidak dilindungi oleh militer. Di luar. Hal. … Aku harus mengakui. Ini kelihatan paling jelas pada halaman 290: ‘Giok Tien.177 dan ‘Benar. Tapi aku telah gagal menjalankan tugasku sebagai senapati. Nikmat juga bila sekarang kita menggilir Putri Cina ini.

hendak melangkah keluar. supaya seperti hamba mereka juga berani berdiri tegak. justru ketika negeri ini dalam keadaan gawat. Akan hamba katakan.mengizinkan hamba. Ini juga terjadi pada Kerusuhan Mei 1998. 270. hamba mempunyai beribu-ribu bukti yang nyata. Dia menjadi hanya suatu benda atau objek. agar terbukalah perilaku Paduka yang menghancurkan tata susila. Ibid. bahwa kekuasaan itu tak lain adalah syahwat. karena Paduka tak bisa menguasai syahwat. Radi Prawiro dan Prabu Murhardo menghilangkan identitasnya sebagai manusia.’ kata Joyo Sumengah.’ kata Giok Tien. 254 – 255. Sebagaimana dicontohkan di kasus Andina di atas. Hamba akan katakan semua ini pada kaum perempuan yang ada di sana. Dan itulah yang akan hamba buat. Hal. Cara Giok Tien sebagai berikut: ‘Sekarang. tak dapat lagi Paduka mencegah hamba keluar menghadapi kerumunan orang banyak di bawah sana. hamba mau tegak berdiri. Karena itu. yang dapat digunakan sebagaimana mestinya. Paduka akan terus menindas. Tak mungkin hamba mampu melawan kekuasaan. Akhirnya Setyoko datang dan menghentikan perkosaan Giok Tien.178 Dengan merendahkan Giok Tien dengan sebutan “Putri Cina”. Hal. Karena itu akan hamba katakan. Setelah Setyoko berdebat dengan Prabu Murhardo tanpa hasil. massa pemerkosa tidak memedulikan bahwa orang tuanya sakit atau dia sudah mempunyai pacar. Hamba dan kaum hamba hanyalah perempuan. mereka hanya melihat bahwa dia seorang perempuan yang dapat digunakan seenaknya.179 178 179 Ibid. Giok Tien menyatakan bahwa pengakuan dirinya sebagai korban perkosaan akan bisa menjatuhkan Prabu Murhardo sebagai Raja Tanah Jawa. maka sekaranglah saatnya hamba menikmatinya. saya tegak berdiri pula nasib hamba. . Tapi membongkar kesyahwatan Paduka dan abdi-abdi Paduka. Dan ia pun beranjak.

dan demokrasi kembali dianut. Ia mau mendengar kata-kata rakyatnya.’180 Ini melambangkan perubahan yang terjadi di Indonesia pada awal reformasi. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. Raja baru Prabu Aryo Sabrang secara segara menggantikan bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo. Biarpun tidak ada satu orang tertentu yang memaksakan Soeharto mengundurkan diri seperti dalam Putri Cina.Setelah ancaman Giok Tien ini. Prabu Murhardo terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. 279 – 280. Soeharto mengundurkan diri dan wakil presidennya Jusuf Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia. … Rakyat mengerti. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. Hal. Arah Reformasi justru sebaliknya dari arah Orde Baru. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. peraturan-peraturan diskriminatif dihapus. Ternyata tidak demikian halnya. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. 180 Ibid. Ini melambangkan penyelesaian Kerusuhan Mei 1998. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. Sebagaimana dikemukakan di atas. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. . hak asasi manusia ditegakkan. Dia menetapkan Adipati Aryo Sabrang sebagai penggantinya. nasib kaum Cina yang digagah selama tiga hari tiga malam itu menjadi salah satu dorongan yang sangat besar. Sebagaimana dijelaskan di bawah: Semula mereka mengira. Akibat dari amuk massa yang terjadi di Jakarta dan kota-kota lain.

Dia merasakan masa depannya indah. Dia beterbangan di langit dan hal-hal yang mengerikan. Op. 104. 4. . Di tangan Putri Cina yang menciumnya dengan mesra. bunga itu menjadi bunga kehidupan.Akhirnya Putri Cina dapat beterbangan bebas dari rasa takut dan maut sebagai kupu-kupu. 110. Setelah orang Cina menjadi korban amarah massa. 88. dan 279. kini ada rasa tenang dengan kebijaksanaan Reformasi.181 Kebebasan Putri Cina ini melambangkan semangat Sindhunata akan kehidupan yang lebih baik untuk orang Cina di Indonesia pasca-Reformasi. Selain fakta bahwa dalam Putri Cina sudah dinyatakan bahwa cerita terjadi di tanah Jawa. Hal. 32. Cit.1 Latar Tempat Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah representasi Indonesia pada Orde Baru. 182 Sindhunata. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra.2 Latar 4. 299 – 300. Dengan demikian. menjadi amat indah pula bunga ungu itu di tangannya. 39. … Karena itu semua. 85. Di antara lain pada halaman 15. menjadi indah: Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu. 181 Ibid. ada pula harapan untuk masa depan yang penuh kerja sama tanpa diskriminasi.182 ada banyak kemiripan dalam sejarahnya. yang akan mendatangkan hujan berkah dan kedamaian di Tanah Jawa ini. Bunga ungu itu bukan lagi bunga kematian.2. misalnya bunga kematian.

Op. dinyatakan: Pada nama kerajaan itu ditambahkan kata Baru. Cit. ekonomi. 88 Abdulgani-Knapp.183 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September.Untuk menjadi raja Medang Kamulan. yang dilarang diterbitkan. Pada suatu saat muncullah kerajaan baru. yang dulu pernah ada dan sekarang digantikannya. Hal.185 Ini sama dengan alasan mengapa Orde Baru disebut Orde “Baru”. Hal. politik. 185 186 Sindhunata. Menurut pidato Presiden Soeharto yang disampaikan di Seminar Angkatan Darat di Bandung pada tahun 1966. Mataram Baru yang baru muncul itu tentu lain dengan Mataram Lama. . Adalah misalnya dulu Kerajaan Mataram. Profesor Wim F. Orde Baru hendak mengutamakan kepentingan nasional sambil melanjutkan ideologi kita untuk memberantas kolonialisme dan imperialisme. Op. Hal. 93. Retnowati. Sama-sama di Tanah Jawa. Orde Baru hendak mengimplementasi demokrasi dalam ekonomi dengan tujuan mencapai masyarakat sosial. 2007. Prabu Murhardo menyingkirkan raja lama. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. tetapi berharap untuk tetap memegang ciri-ciri ini dalam periode transisional dan perkembangan. Ajiksaka. dan dinamakan Mataram Baru. dan budaya dengan Pancasila dan Ketuhanan yang Maha-Esa sebagai nilai moral dasar kita.186 183 Ibid. Hal. Wertheim. 62 – 63. karena memang demikianlah yang sering terjadi di Tanah Jawa. Orde Baru tidaklah menantang kepemimpinan dan pemerintahan yang kuat. Cit. Marshall Cavendish Editions: Singapura. 184 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. yaitu: Orde Baru akan lebih pragmatis dan realis tanpa meninggalkan citacita kebebasan. 62 – 63. Abdulgani-Knapp. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. Retnowati.184 Mengenai pilihan nama Medang Kamulan Baru.

it is the intention to have this characteristic in this transitional period and development. dan kepentingan rakyat ditelantarkan. It is an order to achieve a social.Sama dengan halnya Orde Baru. Setelah sepuluh tahun di bawah pimpinan Presiden Soeharto. Militer diperkuat. Rakyat mulai tidak berharapan. Selalu Raja. Sindhunata. to the contrary. The New Order is not against a strong leadership and government. Tidak ada lagi ketenteraman. political. keluarga dan pembantupembantunya yang bertambah kekayaan dan hartanya. dan kedaulatan rakyat terasa hilang. dalam beberapa tahun Kerajaan Medang Kamulan Baru berubah. Tak ada lagi keadilan. The New Order wants to implement democracy in economy. The New Order wants to put our national interest in the driving while continuing with our ideology to fight against colonialism and imperialism. Hal. tetapi ditakuti. Selalu Raja. 67. sudah ada ketidaksenangan dan ketidakpuasan yang Diterjemahkan dari versi bahasa Inggris. dan rakyat dibiarkan dalam kekurangan dan kemiskinannya. Prabu Murhardo tidak lagi dihormati sebagai pemimpin. dan rakyat ditakut-takuti serta diancam dengan senjata dan kekerasan. Hal. seperti pada Orde Baru. Rakyat percaya pada Prabu Murhardo dan kerajaan maju dan berkembang dengan pesat. economic. Aslinya: “The New Order would be more pragmatic and realistic without leaving out the ideals of freedom. Namun. Selalu Raja.188 Ini juga mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. 96. Tidak ada lagi kesejahteraan.” 187 188 Ibid. keluarga dan pembantupembantunya yang dimenangkan. and cultural society with Pancasila and Belief in God Almighty as our moral values. Op. Cit. keluarga dan pembantu-pembantunya yang dilindungi dalam keamanan. .187 pada awalnya Kerajaan Medang Kamulan Baru disukai rakyat.

Cit. 85.2 Latar Waktu Kerusuhan dan kejatuhan di Medang Kamulan Baru terjadi pada tahun 1998. Dengan demikian.190 tetapi terus-menerus meningkat.2.189 Ada pula kecurigaan atas korupsi. Op. 192 Sindhunata. 4. Op.2. Retnowati. Cit. tidak dapat ditarik kemiripan lain. 191 Bahasa Jawa. Oleh karena sudah didalami di atas. yang timbul setelah kasus Pertamina dikemukakan pada tahun 1974. kejatuhan Kerajaan Medang Kamulan Baru dan Orde Baru sangat mirip. latar waktu tidak jelas.timbul di hati rakyat. Hal. Penyebutan tahun dengan menggunakan kata-kata. Hal. . hal atau peristiwa tertentu yang melambangkan angka tertentu. Pengembangan harta mereka 189 190 Abdulgani-Knapp. Sebagaimana dijelaskan pada Bab 4. kaum Cina semakin lama menjadi semakin kaya.192 Selain itu.1. kemiripan ini tidak perlu dibahas di sini. Dalam Putri Cina. yang sangat populer pada tahun 1998: Ternyata anak-anak itu menyanyikan lagu Cucak Rowo yang saat itu sedang digandrungi dan dinyanikan di mana-mana di seluruh pelosok Tanah Jawa.3 Latar Sosio-Budaya Orang-orang keturunan Cina serta kedudukan mereka dalam masyarakat Jawa dalam Putri Cina digambarkan sama dengan kenyataan pada Orde Baru. sama seperti halnya Orde Baru. Ini dilambangkan dengan adanya sengkalan191 lagu “Cucak Rowo”. 4. 159. Ibid. Hal.

Dihapuslah nama-nama Cina di Tanah Jawa ini… Di Pedang Kemulan.” 2008. 137.193 Ini mencerminkan kenyataan di masa Orde Baru. 196 Untuk informasi lebih lanjut. dan bahkan disukai juga oleh orang-orang pribumi. Di Pedang Kemulan ini. Cit.membuat orang pribumi menjadi iri hati dan benci kepada mereka. Hal.195 Ini mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. Orang-orang Cina juga tidak mudah menjalankan ibadat mereka di kelenteng-kelenteng. dan tata cara agamanya. Orang Cina yang nekat terpaksa merayakan tahun barunya dengan sembunyi-sembunyi. Bahkan mereka tidak diperbolehkan merayakan Tahun Baru Cina. orang-orang Cina juga tak boleh mempertunjukkan lagi keseniannya. Makalah. . Nama mereka pun harus diganti dengan nama pribumi asli. tak bisa lagi orang-orang Cina hidup menurut kebudayaannya. Mereka juga dipelihara oleh Prabu Murhardo untuk mengembangkan kekayaan penguasa. G. di kerajaan Medang Kamulan Baru orang Cina sangat dibatasi: Memang sejak Prabu Amurco Sabdo menggulingkan penguasa sebelumnya seperti Ajisaka menggulingkan Dewan Cengkar. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Tak ada lagi barongsai. liong atau leang-leong. Benny. serta wayang potehi yang dulu pernah menghibur banyak orang. ketika secara de facto warga keturunan Cina dibatasi dalam bidang perdagangan. 1055. orang-orang Cina dilarang menjalankan kebudayaan. 1059 Sindhunata. 110. samsi. Christopher Allen. Perundang-undangan yang membatasi budaya Cina termasuk:196 193 194 195 Ibid. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. Hal. Op. Op. dapat dibaca: Woodrich. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Hal. Cit. dan beberapa orang konglomorat seperti pemilik BCA Sudono Salim dan raja kayu Mohammad “Bob” Hasan menjadi akrab dengan Presiden Soeharto. Setiono.194 Dalam menjalani kebudayaan mereka. Universitas Sanata Dharma. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto. adat istiadat.

201 • Keputusan Menteri Kehakiman No. Mely G. Tan. Cit. Hal. yang melarang pertunjukan kebudayaan luar negeri di umum dan mendorong orang keturunan untuk berbaur dengan budaya Indonesia.200 • Instruksi Presiden No. 979. Setiono. Hal. yang melarang izin tinggal dan bekerja untuk imigran Cina baru (serta anak dan istri mereka). 201 Tan. yang mewajibkan penggunaan Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh orang keturunan asing di 197 198 199 200 Setiono. 3/4/12/1978. Cit. 987. Op.199 • Instruksi Kabinet Presendium 37/U/IN/6/1967. Hal. 230. yang menentukan istilah Cina sebagai istilah paling tepat untuk mendeskripsikan warga keturunan Cina. dan menutup semua sekolah yang tidak berbahasa pengantar bahasa Indonesia. Ibid. Cit. yang menegaskan keperluan untuk warga negara Indonesia keturunan Cina mengindonesiakan nama mereka. Mely G. Hal.• Peraturan Pemerintah 127/U/Kep/12/1966. 987. Benny G. G. Op. Benny. membekukan modal milik orang keturunan. Op. 53. yang melarang penggunaan aksara yang bukan aksara Latin (antara lain Cina) di tempat umum.198 • Surat Edaran 06/Pres-Kab/6/1967. 32/1966.197 • TAP XXXI/MPRS/No. . Hal. biarpun istilah itu sudah dianggap diskriminatif oleh kaum Cina. Op. Cit. 14 tahun 1967.

Hal. Hal. Ibid. wartawan dari harian Bernas.. Setiono. 205 Di antara lain Fuad Muhammad Safrudin . Op. Cit. Karena itu sambil minum mereka dapat menyanyi: . kekerasan atau bahkan 202 Prasetyadji. Cit. mereka mengalami kehilangan nama. Benny G. . Petisi 50. Rakyat merasa tertindas akibat kemiskinan mereka. 2008. Rakyat merasa tidak puas dengan pemerintahan Orde Baru. Di tengah putus asa Inilah sekarang lagu duka yang kami suka: Cintamu sepahit Topi Miring! Kami menderita. Jakarta: TransMedia. Hal. Ini digambarkan dalam Putri Cina dengan menjadi peminum alkohol.atas Kartu Tanda Penduduk. Akibatnya. namun di tengah derita Kegembiraan masih juga kami punya: Saat kami mengangkat gelas bersama-sama: Kita berteman sudah lama!203 Ini menggambarkan putus asa yang terjadi di tengah Orde Baru. mereka putus asa. 7 – 8.. tetapi dalam pada pelaksanaannya cenderung hanya diminta dari orang keturunan Cina. Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. rakyat Jawa juga digambarkan sama seperti kenyataannya pada Orde Baru.202 Sementara. di antara lain. Op. Orang-orang yang berusaha untuk mengubah pemerintah dengan membuat petisi204 atau bersuara205 mendapat reaksi dari pemerintah yang sangat negatif. 115 – 116. sehingga negeri Medang Kamulan dikatakan Negeri Mampir Ngombe: Maka dengan minum mereka merasa bersatu dalam mengalami dan menanggung penderitaan serta nasib yang sama. Hal. 1054. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). 203 204 Sindhunata. sementara raja dan pembantupembantunya tinggal dalam kesejahteraan dan kemewahan. 1075.

Cit. Putri Cina merasa kehilangan identitas diri sehingga tidak tahu siapa dirinya. rakyat merasa tertindas dan sebagian besar tidak berani bertindakan.5. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas. dan iri hati. peran Putri Cina menjadi cara untuk Sindhunata menunjukkan bagaimana tanggapannya atas perasaan orang-orang Cina setelah Kerusuhan Mei 1998. Ini ditampilkan dengan kehilangan wajahnya. kekerasan. terbang terayun-ayun. 4. . 207 Sindhunata. Putri Cina merasa telah menemukan wajahnya dan mempunyai harapan untuk orang Cina dan orang Jawa tinggal bersama dalam damai sejahtera: Dan Putri Cina gembira. 1075 – 1076.1 Putri Cina Bila tokoh Putri Cina dianggap sebagai ibu semua orang Cina di Indonesia (lihat 3.3. Hal.”206 Akibatnya. dengan adanya yang merasa lebih kuat budaya Indonesia dan ada yang lebih kuat budaya 206 Ibid. dendam. Biarpun memang secara sejarahwi identitas orang Cina di Indonesia tidak pernah jelas. Hal. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. setelah melihat kisah Giok Tien dan Setyoko. sampai ia mendidih panas.207 Sama dengan halnya Putri Cina. Op. Putri Cina setelah mengalami trauma merasa bahwa wajahnya telah hilang.3 Penokohan 4.“dihilangkan.1). 115 – 116. Akhirnya. warga keturunan Cina menjadi cemas dengan hidup di Indonesia dan mempertanyakan identitas mereka setelah kerusuhan Mei 1998. 1054. Ini menyebabkan Putri Cina melihat ke sejarah bangsanya di Indonesia untuk berusaha memahami identitasnya sendiri dan menemukan wajahnya.

Cina. Giok Tien menjadi takut melihat kondisi tanah Jawa yang semakin mengerikan. Hal.208 setelah Kerusuhan Mei 1998 masalah identitas menjadi masalah yang perlu dipecahkan dengan segera. 4. sementara. Isu identitas itu tergantung pada apa yang diakui orang Cina sendiri.209 Untuk menghindari masalah itu. setelah melihat perubahan yang terjadi di Indonesia setelah mulainya Reformasi ada orang Cina yang merasa bahwa situasi sudah mulai berubah. beserta harapan bahwa hidup akan menjadi lebih indah.3. Apabila mereka mengakui orang Cina. Dalam soal ini. dengan pandangan bahwa orang yang tidak bisa berbahasa Mandarin bukanlah orang Cina.2 Giok Tien Pengalaman Giok Tien dan kakak-kakaknya mencerminkan pengalaman wanitawanita Cina yang pada tahun 1998. ada keluarga yang melarikan diri ke luar negeri. Op. bersama 208 Untuk informasi lebih lanjut. Identitas itu juga termasuk bahasa yang digunakan. 29. lihat Tan. dapat dilihat bahwa Putri Cina tidak hanya mewakili pikiran orang Cina di Putri Cinta. Cit. sebagaimana dimengerti Sindhunata. mereka tidak akan diterima oleh masyarakat Indonesia. Mely G. Akhirnya. Namun. tetapi pikiran orang Cina di Indonesia. Biarpun dia sudah berusaha untuk berbaur dengan budaya Jawa (dari main ketoprak sehingga menikah dengan orang Jawa). . 162 – 168. Hal. 209 Ibid. biarpun menurut keturunan memang orang Cina. apabila mereka mengakui diri mereka sebagai orang Indonesia akan menghadapi hambatan hukum yang tidak seimbang dengan orang Indonesia yang pribumi.

dan 15 Mei membuat Cina menjadi sangat takut dan putus asa atas hubungan mereka dengan orang pribumi. apa dalam keadaan demikian kita masih bisa mengharapkan perkecualian? Rasanya. dan memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong. Cit. kita tinggal menunggu waktu.”210 Biarpun mereka sudah mengambil keputusan untuk mengungsi. Op.’ ajak Giok Hong. Hal. warga keturunan Cina merasa takut untuk jangka waktu yang lama. sehingga menjelang tahun baru 1999 ada yang takut akan terjadi amuk massa lagi. 153 – 154. Biarpun akhirnya selamat.3.. Cik. Ini mencerminkan pengalaman orang Cina pada saat itu. Sebagaimana dikemukakan di atas.kakak-kakaknya Giok Hwa dan Giok Hong dia mengambil keputusan untuk melakukan yang disebut exit oleh Hirschman: ‘Cik. dia merasa bersalah dan putus asa. ke Negara Singa.’ jawab Giok Tien.. 14. Kangmas Gurdo Paksi adalah prajurit. . Rasa takut itu tidak mudah hilang. mengikat mereka. ‘Kalau begitu. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri.’ sahut Giok Tien. 4. ‘Iya. dan sebagian lagi menjadi semakin tertutup terhadap orang yang bukan dari kaum mereka. sama seperti Giok Tien. Ini membuat dia trauma akan hubungan dengan orang Jawa. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga. tapi dengan tangan bawahannya ia bisa saja meniadakan kita semua. Mungkin bukan dengan tangannya sendiri. . Ia harus hanya menjalankan perintah Prabu Amurco Sabdo. mari kita menyiapkan barang-barang. Sebagian melarikan diri dari Indonesia. Biarpun Giok Tien tidak diperkosa kelompok itu. akhirnya dia diperkosa oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. kekejian yang terjadi pada tanggal 13. akhirnya ada orang tidak dikenal yang masuk ke rumah.3 Setyoko / Gurdo Paksi 210 Sindhunata.

213 4. Ini mencerminkan perilaku beberapa anggota aparat. yang mencerminkan Letnan Jenderal Prabowo Subianto)211 juga menginginkan pangkat itu. Namun pangkat itu tetap jauh di bawah pangkat seorang senapati. Hal. banyak yang bersikap pasif. dan para aparat yang berusaha untuk menyelamatkan korban Kerusuhan Mei 1998. 213 Ibid. sama seperti yang dituduh dari Letnan Jenderal Prabowo Subianto: “.3.3. mereka tidak mampu mencegah kerusuhan. ia selalu berusaha untuk menjatuhkan dan meniadakan Gurdo Paksi dari Negara Pedang Kemulan ini.. . .”212 Setelah kerusuhan dipicu oleh Radi Prawiro. Cit.. 222.. .4 212 Sindhunata.. Sama seperti Wiranto. [Joyo Sumengah] melihat [Gurdo Paksi] menjadi senapati. Op.Setyoko dapat dilihat sebagai gabungan dari sifat Jenderal Wiranto. Radi Prawiro (saingannya.. sebagaimana dikemukakan pada Bab 2.. Namun. 151 – 152. bila . Setyoko bersama beberapa bawahannya berusaha untuk menyelamatkan korban dan menghentikan kerusuhan. Namun. yaitu perilakunya sebagai seorang pemerkosa dan perilakunya 211 Lihat Bab 4. yang menjadi Panglima ABRI pada tahun 1998.. sama seperti kenyataannya pada Mei 1998.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Ada dua sifat Radi Prawiro yang dapat dikaji sebagai pencerminan kenyataan sosial pada tahun 1998.2.. Setyoko menjadi pemimpin (senapati) tentara Medang Kamulan Baru. atau bahkan turun ikut kerusuhan. Sesungguhnya lurah prajurit itu adalah pangkat yang tinggi. Selain itu. Tak mengherankan. Hal.4.

atau penjaga istana. Pertama-tama akan dijelaskan bagaimana sifat Radi Prawiro dalam memerkosa Giok Tien mencerminkan sikap nyata pemerkosa pada kerusuhan Mei 1998. Seperti halnya pemerkosa Mona di atas. Dia justru menganggap itu satu hal yang mendorong dirinya. Radi Prawiro berhasil dihentikan oleh si pasangan. tetapi beda dari halnya pemerkosa Andina. Radi Prawiro juga sempat memperkosa Giok Tien di depan Setyoko. Selain itu. Malah. adapun kesamaan tindakan Radi Prawiro selaku tumenggung dengan perilaku yang disangka dilakukan oleh Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. ia jadi makin bernafsu. sama seperti halnya pemerkosa Andina di atas. Kedua aspek tokoh itu mempunyai kesamaan yang cukup banyak dalam perilaku rakyat dan aparat. Dibakarnya hati mereka sehingga mereka percaya bahwa segala malapetaka ini menimpa Negeri Pedang Kemulan karena orang-orang Cina itu hanya selalu ingat akan diri dan kekayaan mereka sendiri saja.sebagai tumenggung. . Jadi biang keladi kekacauan di Pedang Kemulan ini adalah orang-orang Cina. 233. lalu diikuti oleh beberapa pasukan di bawah kekuasaan Setyoko: Lurah Prajurit Joyo Sumengah hanya memerlukan waktu sedikit saja untuk menyulut kebencian dan iri hati terhadap orang-orang Cina yang memang telah ada. Joyo Sumengah tak peduli lagi akan teriakan itu.214 Sementara. sebagaimana dijelaskan di bawah: ‘Radi Prawiro. yang pada tahun 1998 bertanggung jawab atas Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di Jakarta. Radi Prawiro tidak memperhatikan usaha korbannya untuk melindungi diri. jangan!’ tolak Giok Tien. Hal. 214 Ibid. Pasukan-pasukan di bawah kekuasaan Radi Prawiro turun ke lapangan untuk memancing amuk massa. Radi Prawiro tidak menghiraukan bahwa Giok Tien sudah mempunyai pasangan.

Purdey. 149. Kelompok yang tidak mengambil tindakan ini tidak hanya terbatas pada prajurit awam saja. Sebagian mereka bahkan ikut terjun ke tengah kerumunan massa yang membakar gedung-gedung orang Cina. Lainnya lagi. Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin dan Letnan Jenderal Prabowo Subianto menyuruh pasukan mereka untuk memancing amarah rakyat untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Jenderal Wiranto. Biarpun belum terbukti ada perintah dari Presiden Soeharto maupun jenderal-jenderal yang ada di bawah pimpinannya untuk mengarahkan amarah massa. Jemma. . Hal. rambut cepak) dilihat memancing masyarakat. Jenderal Wiranto. yang bertanggung jawab atas wilayah Jakarta. Sungguh mereka seakan tak mau berbuat apa-apa terhadap kekerasan yang menghancurkan orang-orang Cina. 152. Kendati prajurit. 107. mereka juga manusia yang seharusnya masih punya hati.216 Sekelompok orang yang berciri seperti aparat keamanan (badan tegap.. kendati kelihatan ganas dan buas. Mereka ini seakan sengaja membiarkan pusat-pusat perdagangan orang-orang Cina habis dilalap api dan dijarah. [Prajurit-prajurit Gurdo Paksi] seperti diminumi ramuan yang membuat mereka kalap dan lupa diri. Cit. Hal. “memanasi” emosi masyarakat. tetapi malah bersiap untuk acara yang sudah direncanakan di luar pulau. Op.. aparat lain yang dilihat di jalan cenderung hanya menjaga tempat-tempat tertentu. tidak menganggap kerusuhan itu sebagai hal yang penting..215 Hal ini mencerminkan kenyataan sebagaimana sudah dijelaskan pada Bab 2. dan tidak mencegah kerusuhan lain yang terjadi di depan mereka. agar amuk massa itu makin berani menyerang orang-orang Cina. hanya diam tak berdaya dan melihat-lihat saja. supaya Prabowo dapat menjadi presiden setelah Soeharto turun. Selain itu. lainnya lagi ikut memanasi. itu merupakan suatu kesimpulan yang 215 216 Ibid. sebagaimana dijelaskan di atas. Menurut sangkaan rakyat.

untuk menjadi Raja Medang Kamulan: .. Prabu Ajisaka. Abdulgani-Knapp. dengan rajanya Prabu Ajisaka. 88 – 93.. dan kejatuhannya sebagai akibat kerusuhan.218 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September.dapat ditarik oleh orang yang memperhatikan situasi. Profesor Wim F. Wertheim.3. kedudukan sebagai pemimpin negara. 80 – 90. Kerajaan Medang Kamulan [adalah] kerajaan pertama yang muncul di Tanah Jawa.. kecenderungan menggunakan bahasa Jawa. Op. Cit.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo mencerminkan Presiden Republik Indonesia pada tahun 1998. 219 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. yaitu Soeharto. Ada beberapa aspek Prabu Murhardo yang mencerminkan Soeharto. yang dilarang diterbitkan di Indonesia. Sindhunata. Prabu Murhardo juga merasa telah menyingkirkan [Prabu Ajisaka] yang dianggapnya telah demikian lama menyengsarakan rakyat di Tanah Jawa. Cit. Retnowati. 219 217 218 Misalnya di Purdey. . .. Op. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. Hal. menjadi sinis akibat mengalami kerusuhan itu. antara lain kegiatannya menggulingkan raja sebelumnya.. . Cit. 68. Hal. Prabu Murhardo telah menggulingkan Raja Medang Kamulan. 217 khususnya oleh orang yang 4. Jemma. pada hal.. Op.

15. Cit. Op. ‘hanya’. Cit.227 Ini mencerminkan kebiasaan Soeharto dalam pembicaraannya. ‘bisa’. Zoetmulder. 122. Op. 27.Sementara. dengan tambahan yang implisit dalam konteks. Dalam konteks kalimatnya. ‘cantik’. Sindhunata. Sindhunata. Cit. 250. amung sira gawe swarga224 (menurutlah sudah. Cit. 227 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘putri’. Op. Hal. 122. ‘sungguh’. sebagai raja. 19 Mei. ‘sungguh benar’. 602. ‘cinta’ dengan tambahan yang implisit dalam konteks. 228 “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. Purwadi. Beberapa contoh yang tercatat termasuk wedar220 (nampak). Kompas. Cit. 555. 1407. 596. ‘membuat’. Hal. 249. Hal. Zoetmulder. Hal. 47. 225 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘sudah’. ‘perintah’. Cit. bisa temen gawe wuyung226 (sesungguhnya hanya kamu.” 1991. hanya kau yang dapat menyediakan surga bagiku). dia sering menggunakan istilah bahasa Jawa.225 dan putri ayu amung yekti. 133. ‘hanya’. . 544. Hal. ‘kamu’. yang membuat aku benar-benar jatuh cinta).223 wis manuta. Op. Op. 1. 280. menggauli.228 ngulad sariro hangrasa wani 220 221 222 223 224 Sindhunata. 255. Purwadi. Op. 15. 485. 255. Cit. P.221 melorot222 (jatuh). 529. Op. Hal. J. 600. Hal. P. putri cantik. Prabu Murhardo sering menggunakan bahasa Jawa. Hal. J. ‘membuat’ ‘surga’ . 226 Ibid. seperti mbalelo (membangkang). Hal.

64. 232 233 234 Luhulima. Prabu Murhardo terpaksa turun jabatan setelah kerusuhan membara di seluruh negaranya. 442. madeg pandito230 (turun jabatan.6 Korsinah 229 230 Luhulima.233 Sementara. sama seperti halnya Soeharto.231 dan tinggal gelanggang colong playu (tidak bertanggung jawab). Purwadi. 12 – 20. Sindhunata. Cit.232 Selain itu. Prabu Murhardo juga merupakan kepala negara Medang Kamulan Baru. akhirnya. Op. Luhulima.3. menjadi pendeta. Soeharto mengundurkan diri secara suka rela setelah 14 anggota kabinetnya meninggalkannya dalam kekacauan pasca-Tragedi Mei 1998. Cit.234 4. . dia menunjukkan Aryo Sabrang sebagai penggantinya. James.(mawas diri. Ibid. 65. Prabu Murhardo mengundur diri setelah dipaksakan oleh senapatinya. mengoreksi diri).229 lengser keprabon. Dalam novel. Op. James. 475. Setyoko. sama seperti halnya Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada Orde Baru. Op. Hal. 231 Secara harafiah. Cit. Cit. 270. Hal. 271 – 278. Hal. Hal. 258. James. 179. menjadi orang religious yang hidup secara pas-pasan).” Diubah agar sesuai dengan Soeharto (seorang Muslim yang menjadi presiden). Cit. sebagai akibat dari tindakannya memerkosa Giok Tien. Hal. Op. Hal. “Berhenti sebagai raja. Op. Terakhir.

Di panggung. . ada orang-orang pribumi yang membahayakan diri untuk membantu orang-orang Cina. yaitu berusaha untuk membantu orang-orang Cina. Dengan demikian. Karena panggung. kamu bisa kelihatan menarik dan dicintai. Hal. dan memain-mainkanmu sebagai Wahita atau Puyengan yang hangat. kamu bersandiwara.Biarpun Korsinah tidak muncul dalam kerusuhan. Cit. gejolak nafsu Ken Dedes itu telah mereda. Hal. Tapi di ranjang. Sifat baik Korsinah terlihat sekali selama Giok Tien menjadi bintang Sekar Kastubo. Korsinah. dari perilakunya terhadap Giok Tien selama di Sekar Kastubo dapat ditarik kesimpulan bagaimana dia akan bersikap. memberi petunjuk pada Giok Tien sehingga Giok Tien menjadi semakin pintar bermain. kamu hidup seadanya. panggung itu lain dengan dunia nyata. kamu kembali menjadi biasa. menggodamu sebagai Johar Manik yang liar. Ketika dandananmu dilepas dan bedak di wajahmu dihapus. Di dunia nyata.’ [ujar Korsinah]. Korsinah dapat ditafsirkan mencerminkan orang-orang Jawa yang berusaha untuk melindungi orangorang Cina. bibir merangsang Anjasmara itu telah melayu pucat. bau harum Kencanawungu telah mengambar. Mereka menyembunyikan keluarga Cina di rumah sendiri. dan bahkan melindungi Giok Tien dari guna-guna Radi Prawiro235 dan menasihati agar tidak melakukan hal yang bodoh: ‘Tien. mencumbumu sebagai Anjasmara yang kenes. Ibid. 182 – 185. merasakan gejolak nafsumu sebagai Ken Dedes yang menggairahkan. keliaran Johar Manik dan kehangatan Wahita atau Puyengan hilang menjadi dingin. Op.236 Kepedulian Korsinah terhadap Giok Tien ini mencerminkan perilaku beberapa warga pada Kerusuhan Mei 1998. Sebagaimana dijelaskan di atas. 160. Banyak laki-laki ingin menidurimu sebagai Ratu Kencanawungu yang anggun. memberikan pakaian Muslim kepada 235 236 Sindhunata. yang sudah lama menjadi pemain ketoprak.

Giok Hwa dan Giok Hong bersiap untuk melarikan diri (melakukan exit) ke Negara Singa. orang-orang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Dan ia hampir jatuh. Op. Op. mereka terkejut setengah mati. Darah mereka berceceran.3. Oleh karena Giok Tien dan Setyoko cukup kaya. kejam. . orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya. Semuanya itu berlangsung dengan demikian cepat. ia melihat. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk. dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Giok Tien hampir pingsan. Beny G. Giok Hong. mempermalukan. 4.7 Keluarga Giok Tien Keluarga Giok Tien yang akan dibahas pada sub-subbab ini ialah Giok Hwa dan Giok Hong. Giok Tien melihat. dan mendekati mereka. 224. 1065. Ibu dari kakakberadik ini.238 237 238 Setiono. karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Sebelum sempat mereka menjerit. bagaimana dalam kengerian itu Giok Hong mengembuskan napasnya yang terakhir. Hal. sebelum mereka dapat melarikan diri. lalu meninggalkan keris itu tertancap di dadanya. Giok Tien. Sama dengan halnya Giok Tien. yang diperkosa dan dibunuh pada saat terjadi kerusuhan. dan mengusir massa yang sedang beramuk. Cit. lalu memerkosa dan membunuh mereka: Ketika mereka sibuk mengemasi barang-barang yang akan mereka bawa mengungsi ke Negara Singa. orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. semangat melindungi Giok Tien masih dipegang erat. Cit. dan akhirnya memerkosa mereka. akhirnya. Sindhunata. dan ganas. Siok Nio. Hal. Giok Hwa dan Giok Hong sangat takut ketika terjadi kerusuhan yang diarahkan kepada orang Cina. ketika melihat seorang dari mereka menusuknusukkan sebilah keris ke tubuh Giok Hwa. Namun. Dan lebih ngeri lagi. tidak akan dibahas karena sudah meninggal sebelum kerusuhan.237 Biarpun Korsinah tidak melakukan hal-hal ini.orang Cina supaya mereka aman. ketika melihat. sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah.

masih tercatat sebanyak 15 yang meninggal atau dibunuh setelah mereka diperkosa. Hal. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. perkosaan terjadi secara ramai-ramai.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. .. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. Biarpun Andina dan Mona selamat. Aryo Sabrang diangkat menjadi raja yang ternyata adil dan bersikap jauh berbeda dari Prabu Murhardo: [Rakyat] senang. Ia mau mendengarkan kata-kata rakyatnya. sehingga setiap pemerkosa sudah dapat giliran. Sekarang tiada lagi yang baru atau yang lama. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. 4. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. Setelah Prabu Murhardo mengundur diri. . entah itu disebut yang ‘Lama’ atau yang ‘Baru’. dan salah satu anak buah Prabu Murhardo. Memang Aryo Sabrang bertekad membawa Medang Kamulan ke masa depannya yang gemilang. yang ada hanyalah Medang Kamulan saja. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. Sebagaimana dilihat dari contoh Andina dan Mona di atas. Dia merupakan Adipati Nusa Barong. Rakyat mengerti. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. Semula mereka mengira.. karena Prabu Aryo Sabrang memerintah dengan sabar dan penuh keterbukaan. karena itu ia harus memutuskan sama sekali dengan apa yang terdahulu. 239 239 Ibid. 280. masih mencerminkan kenyataan pada Kerusuhan Mei 1998 dengan sangat jelas. biarpun tokoh yang tidak banyak berperan dalam cerita. dengan banyak orang berpartisipasi. Pemerkosa itu mengambil giliran memerkosa wanita. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama’. sama seperti Giok Hwa dan Giok Hong. Ternyata tidak demikian halnya.3.Hal ini mencerminkan pengalaman beberapa wanita yang diperkosa.

Sementara. dijadikan presiden. Hal. Beberapa tindakan Habibie yang dapat dimaknai sebagai “menghapus jejak-jejak (pemerintahan sebelumnya)” termasuk mengundangkan Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998 yang secara formal menghapus istilah “pribumi” dan “non-pribumi”. . Beny G. Hal. Op. yang lebih menekankan hak asasi manusia dan diharapkan untuk lebih menyejahterakan rakyat. Sama seperti Habibie (yang. 240 Aryo Sabrang merupakan anak buah pemimpin yang menduduki jebatan tinggi. 1085 – 1089.241 240 241 Setiono.Sifat dan perilaku Aryo Sabrang ini mencerminkan Presiden Jusuf Habibie. Ibid. menduduki jebatan Wakil Presiden). Cit. 1085 – 1086. tindakan Aryo Sabrang menghapus jejak-jejak dari Medang Kamulan Baru mencerminkan tindakan yang dimulai oleh Presiden Habibie dan dilanjutkan oleh presiden-presiden lainnya. sebelum menjadi Presiden. lalu berusaha untuk menjauhi masa lalu. menyelesaikan proses perundangan Undang-Undang Hak Asasi Manusia serta memulai proses amendemen Undang-Undang Dasar 1945.

mulai di Jakarta terjadi suatu pogrom dengan orang Cina sebagai sasaran yang akhinrya tersebarkan ke seluruh Indonesia.119 mobil. Dia mencari identitasnya dalam mitos orang Jawa. Namun. 387 kantor. 55 bus dan tujuh truk. merasa kehilangan identitas akibat kerusuhan yang terjadi kepada dia. 1. Soeharto harus mengundurkan diri dan pemerintahan Orde Baru berakhir. warga Indonesia keturunan Cina merasa sangat trauma. Putri Cina. Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp.479 rumah toko. 9 SPBU. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar. 1.5 triliun. 457 miliar. 826 sepeda motor. 18 ruang pamer mobil. 12 rumah makan. yang mencantumkan perasaannya dalam Putri Cina. dijarah. Tokoh utama pertama. Demikian pula Sindhunata.BAB 5 PENUTUP 5. Akibat kerusuhan ini. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikit-sedikitnya Rp.1 Kesimpulan 5. Sementara. 40 mal. 570 sepeda motor. 2. 27 toko swalayan. ada lebih dari seribu orang tewas. Akibat kekacauan ekonomi. 2. dan akhirnya . di Surakarta tercatat 56 kantor dan bank. Sekitar 13 pasar. 45 bengkel. atau USD 238 juta.1 Ringkasan Penelitian Kerusuhan Mei 1998 adalah peristiwa yang sangat berpengaruh dalam sejarah Indonesia.604 toko. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. Tercatat banyak kasus di mana aparat tidak mampu atau tidak berusaha untuk mencegah kerusuhan dan penjarahan. Massa juga membakar 287 mobil. 217 toko.026 rumah dirusaki. oleh karena mereka dijadikan sasaran kerusuhan dan tidak dilindungi oleh pemerintah sendiri. Di Jakarta sendiri.1. dan 1.

Senapati kerajaan Medang Kamulan Baru. dan kakakkakaknya diperkosa dan dibunuh. dan Setyoko dan Radi Prawiro beserta hubungan mereka sebagai cermin Jenderal Wiranto dan Jenderal Prabowo Subianto. di Medang Kamulan Baru dan Indonesia selama Orde Baru sama. dan hukum represif terhadap suku Tionghoa. Perkosaan.1. pengambinghitaman orang Cina oleh pemerintahan dibahas. Kerusuhan Mei 1998 telah sangat mempengaruhi pikiran warga Cina di Indonesia. Situasi politik. yang berasa kehilangan identitas. Sidhunata mendapatkan banyak ilham dari kehidupan nyata. dia merasa seakan mengerti bagaimana orang Jawa dan orang Cina bisa bekerja sama. 5. karena tidak terima cinta Giok Tien dan Setyoko. Akhirnya.menyaksikan gara-gara yang terjadi pada tahun 1998. Dalam pembahasan perasaannya. Melalui cerita Giok Tien. dan akibatnya merasa bebas.2 Kesimpulan Sebagaimana telah dikemukakan di atas. Radi Prawiro membunuh mereka. juga digambarkan dengan mitos yang sama. Biarpun Giok Tien adalah istri dari Setyoko. . yaitu korupsi. Tokoh yang berdasarkan tokoh sejarah termasuk Prabu Murhardo sebagai cermin Presiden Soeharto. seorang pemain ketoprak kuturnan Cina. pembunuhan. Ketika Putri Cina melihat cinta tulus Giok Tien dan Setyoko. nepotisme. Tahun keterjadiannya dilambangkan dengan sengkalan lagu “Cucak Rowo” yang sangat popular pada tahun 1998. akibat pemerkosaan istrinya. Namun. dia diperkosa oleh raja Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Psikologi suku Cina digambarkan dengan Putri Cina. Setyoko bersama Giok Tien memeras Prabu Murhardo untuk mengundurkan diri. Indonesia. dan penjarahan massal itu telah meninggalkan bekas di hati mereka yang tidak mudah hilang. selain disebut tanah Jawa.

Penulisan Putri Cina bukanlah sekadar penulisan novel, tetapi pengabadian suatu pengalaman dalam bentuk tulisan. Hal-hal yang terjadi di dalam novel mempunyai maksud untuk mencatat pengalaman dan keterjadian untuk masa depan, supaya orang dapat memahami apa yang dialami. Biarpun ditulis secara alegoris, kenyataan sangat menonjol. Dengan Prabu Murhardo mencerminkan Soeharto dan Giok Tien sebagai suara korban, Putri Cina mengemukakan kenyataan pahit yang harus dipahami. Tulisan ini juga menyampaikan suatu pesan, bahwa perlu ada kebhinekatunggalikaan supaya negeri ini bisa maju dan berkembang.

5.2 Saran Dengan pengertian Putri Cina baru ini, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut. Pertama, bisa dilakukan penelitian intertekstual Putri Cina dengan beberapa karya sastra pasca-Reformasi yang dituliskan oleh orang keturunan Cina dapat dilihat apabila ada kebiasaan baru untuk mencari jawaban atas kekerasan dan kerusuhan melalui karya sastra. Kedua, bisa dilakukan penelitian sosiologis atas karya sastra Indonesia yang dituliskan oleh orang keturunan Cina, dapat dilihat betapa Kerusuhan Mei 1998 telah mempengaruhi psyche warga keturunan Cina di Indonesia. Ketiga, bisa dilakukan penelitian psikologi sastra, dapat diteliti bagaimana garagara yang terjadi dalam novel Putri Cina mempengaruhi tokoh Putri Cina atau Giok Tien. Keempat, bisa dilakukan penelitian sosiologi sastra atas bagaimana ciri-ciri Presiden Soeharto digambarkan dalam karya sastra, misalnya dalam Putri Cina karya

Sindhunata, Paman Gober karya Seno Gumira Ajidarma, Bapak Presiden yang Terhormat karya Agus Noor, dan Semar Gugat karya N. Riantiarno. Kelima, teori scapegoat mechanism punya René Girard dapat diterapkan pada novel Putri Cina untuk mengikuti perkembangan diskriminasi terhadap orang keturunan Cina di Indonesia; ini dapat pula digabungkan dengan penelitian interteks untuk melihat pogrom lain di sejarah Indonesia, misalkan pembunuhan 10,000 orang keturunan Cina di Batavia pada tahun 1740.

DAFTAR PUSTAKA Abdulgani-Knapp, Retnowati. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. 2007. Marshall Cavendish Editions: Singapura. “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo, Yogya, dan Samarinda.” 1998. Kompas. 9 Mei. Hal. 3. “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya.” 1998. Kompas. 11 Juni. Hal. 1. “Aparat Jamin Keamanan, Warga Masih Was-Was.” 1998. Kompas. 13 Agustus. Hal. 9 Arif, Ahmad dan Maria Hartiningsih. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan.” 2008. Kompas. 14 Mei. Hal. 1 Chailil, Munawar, dan Tim Forum. “Di Ujung Aksi Damai.” 1998. Forum Keadilan. 1 Juni.

Culler, Jonathan. Structuralist Poetics: Structuralism, Linguistics, and the Study of Literature. 1977. Routledge & Kegan Paul: London. dalam Ratna, Nyoman Kutha. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Cetakan Pertama. 2004. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Keempat. 2009. Gramedia: Jakarta. Dewi, Novita. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. 6 No. 1 Maret 2008. Hal. 40 – 49. Gie, Kwik Kian. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi.” 1998. Kompas. 7 Juni. Hal. 4. Gunadi, Fannie. “Mona, di Balik Sprei Kembang.” 1998. Tempo. 12 Oktober. Hal. 63. Hamid, Usman dkk. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Cetakan Pertama. 2005. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Ikatan Keluarga Orang Hilang, dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 11. Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Hidup yang Terenggut”. 2003. Tempo. 25 Mei. Hal. 68 – 69. “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan.” 1998. Kompas. 06 Juni. Hal. 12. Kelana, Aries, dan I. Made Suarjana. “Yang Untung dan Buntung.” 1998. Gatra. 23 Mei. Hal. 66 – 67. Khoiri, Ilham. “I. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa.” 2008. Kompas. 10 Februari. Hal. 12. “Kota Solo Penuh Asap.” 1998. Kompas. 15 Mei. Hal. 11. “Lega..., Lepas dari Jakarta.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 8.

” 1991. Benny G. Teori. 5 Juni. 22 Juli.” 1998. 2003. 1. Kompas. 1996–1999. 2008. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. Kompas: Jakarta. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.” 1998. Dedy. . Amerika Serikat. 2008. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. 25 Mei. 2004. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. Hal. Purwono. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Siregar. Anti-Chinese Violence in Indonesia. Universitas Gadjah Mada. Skripsi. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. 14 Juli. 2004. Setiono. “Peta Amuk di Kota Hantu”. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. 164 – 166.” 1998. 11. 19 Mei. Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. Kompas. Hal. Obstfeld. 22 Mei. 2008. “Luka Kerusuhan. 16 Mei. Tempo. Bakri. Hal. Hal. Kompas.” 1998.” 1998. Singapore University Press: Singapura. Cetakan Pertama. Kompas. 1964. Hal. Prasetyadji. Jemma. 11.Luhulima. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Luka Perempuan. Nyoman Kutha. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. 5. 6. Metode. Hal. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. Stories and Scripts. 2002. Sindhunata. “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo: Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. Edisi Pertama. Ratna. Raymond. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. Kamus Jawa-Indonesia Populer. Putri Cina. James. Writer's Digest Books: Cincinnati. Purwadi. 2006. 2008. Kompas. Hal. Media Abadi: Yogyakarta. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. Kompas. 1. Purdey. Cetakan Kedua. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). 2007. Cetakan Pertama. Jakarta: TransMedia. TransMedia: Jakarta.

Kompas. Makalah. Yogyakarta: Fakultas Sastra. 16 Mei. Dan S. Robson. 2008. Nusa Indah: Ende. 24 – 31. Sastra Baru Indonesia I. Y. Hanibal W.. Kamus Jawa Kuna Indonesia. tanggal 15 November 2008. Universitas Sanata Dharma Zoetmulder. Hidayat Gunadai. Sen Tjiauw. Hal. Universitas Sanata Dharma.” 1998. Christopher Allen. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. 11. Cetakan Kelima. A. Sumbogo. O. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto. Gatra. Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. “Percik Bara Seantero Nusantara. Gatra. dkk. Hal. Forum Keadilan. “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan.. . dan Nurlis Effendi.” 1998. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Hal. tanggal 22 November 2008. P. J.. 2006. Mely G." 1998. Priyono B. Khoiri Akhmadi. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Wawancara pribadi dengan Sie Yulyani Retno Nugroho.” Makalah. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. Priyono B. 24 – 28. Christopher Allen. 1980.” 2008. 19. “Pandangan Pemuda-Pemudi Yogyakarta tentang Kedudukan Suku Tionghoa di Indonesia. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Wijayanta.Sumbogo.” 1998. Edisi Pertama. Woodrich. dan Andi Zulfikar Anwar. 23 Mei. Tan. Gramedia: Jakarta. Woodrich. 06 Juni. 1 Juni. Hal. Teeuw.

LAMPIRAN 1. . 25 Mei. Peta Kerusuhan di Jakarta242 242 “Peta Amuk di Kota Hantu”. Hal. 165. Tempo. 2003.

dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa. Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia.1 Data Kerusakan dan Korban Versi Pemerintah Daerah DKI Jakarta243 Jenis Korban / Kerusakan Jumlah Pasar Ruko Mall / Plaza / Swalayan Toko Bengkel Kantor Kecamatan Kantor Polisi Kantor Pemerintah Lainnya Kantor Swasta Bank Restoran Hotel Pompa Bensin Bis dan Metromini Mobil Motor Rambu Lalu Lintas 13 2479 40 1604 45 2 11 8 383 65 24 12 9 8 1119 821 486 243 Hamid. Hal. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. 118 – 119. 2005. Usman dkk. . Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan.2. Ikatan Keluarga Orang Hilang. Cetakan Pertama.

3 Data Korban Versi RSCM245 Lokasi Jumlah 288 101 144 10 8 2 43 Laki- Wanit ? Jumla B Kol 244 245 Ibid. Ibid. Tangerang Pertokoan Matahari.2 Data Kerusakan dan Korban Versi Tim Relawan Untuk Kemanusiaan (TRUK)244 Jenis Jumlah Orang Hilang 31 Meninggal Akibat Senjata / Lain 27 Meninggal Akibat Dibakar 1190 Luka / Sakit 91 Lokasi Korban Jiwa Yogya Department Store. . Tangerang Plaza Aria Supermall Lippo 2. Hal. Jakarta Ramayana Plaza. Hal. Tangerang Sabar Subur Simone. Jakarta Tempat Lain.Taman Pagar Fasilitas Umum Lain Rumah Penduduk Rumah Ibadah / Gereja Korban Jiwa Total Bangunan Total Kendaraan Total Fasilitas Umum 11 18 1 1026 2 2888 5723 1948 516 2. BM = Bagian Manusia. 119. 118 – 119.

Laki 20 1 21 12 1 16 2 79 2 1 2 3 82 a 4 0 4 0 0 1 0 6 1 0 1 0 5 0 2 0 0 0 0 6 0 2 0 1 h 29 1 27 12 1 17 2 91 3 3 3 4 94 M i 9 3 27 121 2. Hal. .Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Pusat Jakarta Selatan Tangerang Tgl 15/5/98 Tanjung Priok Tgl 15/5/98 Taman Sari Jogja-D.mogot Slipi Jaya Rawa Bening Klender Gramedia Tanah Abang Robinson Minggu Cileduk Ps.4 Data Kerusakan dan Korban Versi Kodam Jaya246 Jenis Korban / Kerusakan Korban Jiwa Perusuh / Penjarah Korban Jiwa Mahasiswa Korban Jiwa Aparat Keamanan Korban Luka-luka Mobil Motor Toko Bank Rumah Penduduk Pasar Pos Polisi Pompa Bensin Supermarket Diskotik Hotel Showroom Jumlah 456 4 3 69 1521 1172 2514 257 675 16 9 22 291 7 8 45 246 Ibid. 120.

Tempat Ibadah Gudang Total Bangunan Total Kendaraan Total Korban Jiwa 2.5 Data Kerugian Bisnis Properti Akibat Kerusakan247 No Jenis Jumlah Harga per m / Unit . Bangunan unit 1 Ruko 4800 US$ US$ 7,2 juta 15.000 2 Bank 180 Unit US$ US$ 25.000 25.000 US$ 12 (sewa) US$ 16,8 juta Pusat 3 120.000 m Perbelanjaan US$ 10 (renovasi) US$ 25,2 juta 2.6 Data Kerusakan dan Korban Versi TRUK248 Meninggal Tangga Hilang l Senjata / lain Bakar 13 / 5 14 / 5 12 15 / 5 27 3 564 Total 27 15 564

4 11 3862 2693 463

Luka / Sakit 10 43 6 59

Jumlah korban 10 55 600 665

2.7 Data Korban Jiwa dan Luka-Luka Versi Tabloid Berita Mingguan Adil249 Wilayah Lokasi Luka-Luka Korban Yogya Department Store 288 Jakarta Tempat Lain 101 Ramayana Plasa Cileduk 144 Pertokoan Matahari 10 Tangeran Sabar-Subur Cimone 8 g Plasa Aria 2 Supermal Lippo Karawaci 43

247 248 249

Ibid. Hal. 120. Merupakan sebagian dari tabel aslinya. Ibid. Hal. 121. Ibid. Hal. 121.

Jumlah

101

495

2.8 Data Kerusakan Versi Tabloid Berita Mingguan Adil250 Wilayah No. Material 1 Pasar Swalayan, Restoran, Hotel 2 Pasar Tradisional 3 Bank 4 Kantor Pemerintah dan Polisi 5 Kantor Swasta Jakarta 6 SPBU 7 Rumah 8 Mobil 9 Sepeda Motor 10 Angkutan Umum 1 Ruko, Hotel 2 Bank 3 Pasar Swalayan Bekasi 4 Mobil 5 Sepeda Motor 6 Angkutan Umum 1 Ruko 2 Bank 3 Mobil Tangerang 4 Mal, Hotel, Restoran 5 Sepeda Motor 2.9 Data Perkosaan Tim Gabungan Pencari Fakta251 Jenis Kekerasan Seksual Jakarta dan Meda Sekitarnya n Perkosaan 50 1 Perkosaan dengan penganiayaan 14 250 251 Ibid. Hal. 122. Ibid. Hal. 122.

Jumlah 4304 13 535 21 157 9 1026 1119 821 8 569 24 21 53 4 19 1272 13 23 302 7

Surabay a 2

Jumlah Total 53 14

Penyerangan seksual / penganiayaan Pelecehan Jumlah Total

9 5 78

1 6 8

4 6

10 15 92

3. Transcript Wawancara Wahyu Apri Wulan Sari, ST Tanya: Selamat Siang, Mbak. Bolehkah saya minta nama lengkap Mbak dan curriculum vitae, misalnya umur, tempat dan tanggal lahir, dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Wahyu Apri Wulan Sari. Umur saya 24 tahun, dan saya lahir di Surakarta tanggal 26 April, 1984. Saya masih belum mempunyai pekerjaan, dan saya masih mencari-cari. Tanya: Oke, terima kasih Mbak. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Contohnya, saya 25% German, 25% Irlandia, dan 50% Prancis. Jawab: Saya adalah seorang Warga Negara Indonesia, yang dulunya nenek moyang saya ada keturunan asal Asia Timur, yaitu Jepang, dari garis Ayah. Jadi kalau dihitung dalam persen, kira-kira 25% Jepang dan 75% Jawa. Tapi nenek saya bukan keturunan Ju-Gu-Hyan-Fu. Tanya: Ah, saya bisa lihat bahwa mata Mbak agak sipit. Apakah Mbak sering diperkira orang Cina oleh orang-orang “Pribumi?” Jawab: Iya, tapi saya tetap enjoy dengan sebutan itu, dan saya tetap menerimanya. Ketika mereka panggil saya “Cicik” atau “Ce-ce” juga saya tidak keberatan, dan menurut saya itu adalah panggilan sayang dari mereka. Dan saya menyukainya. Lagipula tidak ada bedanya antara orang Cina, atau orang keturunan, dan orang Pribumi asli, semuanya sama-sama Warga Negara Indonesia. Tanya: Terus, pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Mbak ada di mana? Jawab: Ketika itu, saya masih berada di sekolah saya di Surakarta; ketika itu saya masih SMP kelas II. Nama sekolah saya adalah SMP Negeri III Surakarta. Saya berasal

Surakarta. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. Penjarahan juga ada di mana-mana. pengalaman Mbak sendiri apa pada saat itu? Jawab: Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. seisinya. dan beberapa orang Arab dan Pakistan. “Kami orang Jawa. Tanya: Terus. Tanya: Terus. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. yang jumlahnya banyak sekali. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. sampai saat ini. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. kami selalu berkata. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. Tanya: Terus. tapi mereka merasa takut akan serangan yang . Tanya: Kira-kira seberapa wanita diperkosa? Jawab: Tidak terlalu banyak. Seisi tokonya dijarah penduduk. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang memiliki toko buku terkenal di Solo. semuanya dibakar. Mbak melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Keterjadiannya apa di Surakarta? Jawab: Saya melihat banyak sekali pertokoan. sempat kami membantu orang Cina.dari kota Surakarta. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. mall. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. atau hanya duduk diam-diam? Jawab: Dulu. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. tidak sebanyak di kota Jakarta pada saat itu. di mana kota tersebut didiami oleh beberapa orang Jawa. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. namanya Toko Buku Sekawan. dia sendiri diperkosa. Tokonya dijarah).” atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. dan kami hampir diserang penduduk. yang dijarah dan dibakar. pasar. kami Pro-Reformasi!. dan orang tuanya dibuang keluar. khususnya penduduk Cina. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. bagaimanakah keluarga Mbak membantu orang Cina pada saat itu? Apakah keluarga Mbak membantu. Cina.

jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. Tanya: Terus bagaimana pengaruh kepada orang Cina. Tanya: Terus. menurut Mbak? Jawab: Mereka sempat tersingkirkan. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 21 Oktober. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. mereka benar-benar seperti berada di kasta yang paling rendah di antara semuanya. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo. Demikian juga ketika di pasar tradisional. cuma bangkai mobil dan motor. Sekolah-sekolah. Terakhir. menurut Mbak bagaimana pengalaman orang Cina telah mempengaruhi mereka dan Mbak sendiri? Jawab: Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. Lebih parah lagi. termasuk sekolah saya pun. saya dan keluarga saya ikut juga. dan kebetulan saat itu. 2008 untuk tugas PERATURAN DAN KEKERASAN ANTI-TIONGHOA PADA SAAT REZIM SOEHARTO DAN HUBUNGANNYA DENGAN PANCASILA dan bukan rekaan. Dan juga sempat ada gap antara tetangga. Tanya: Terima kasih atas bantuan Mbak. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. dan juga pecahan kaca di mana-mana. Orang Jawa dan orang Cina tidak mau saling menyapa dan bicara. Tanda tangan Mbak akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Mbak. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. dan juga pindah sekolah.mungkin akan tiba-tiba terjadi. dan dipojokkan di antara masyarakat. dan bukan rekaan. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. ditutup untuk beberapa waktu. harga untuk mereka dipasang lebih tinggi dari biasanya. Semisal seperti sebuah kasta. Kami menyatakan bahwa . Mereka sering dituduh kalau mereka adalah penyebab semuanya yang telah terjadi. saya minta Mbak menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. tidak ada orang. Banyak gedung yang terbakar. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu.

Transcript Wawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Tanya: Selamat Siang. dan lahir di Semarang pada tanggal 8 Juli 1983.hasil wawancara itu. Bolehkah saya minta nama lengkap Cicik dan curriculum vitae. yaitu catatan. untuk makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tapi tidak akan digunakan tanpa izin tertulis dari Pihak 2. . dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. misalnya umur. Saya bekerja sebagai secretary. Saya berusia 25 tahun. tempat dan tanggal lahir. Cicik. yang diwawancara Wahyu Apri Wulan Sari untuk tugas selain makalah tersebut. pewawancara Christopher Allen Woodrich. ST 4. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara Christopher Allen Woodrich Wahyu Apri Wulan Sari. boleh digunakan oleh Pihak 1.

Tanya: Oke. tahun 1996 1999). Cicik melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Kejadiannya apa di Semarang? . Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. dan 50% Prancis. Tanya: Terus dulu Cicik pernah berkata bahwa Cicik pernah mengalami ketidakadilan pada zaman sekolah. Namun. ada guru yang tidak mendiskriminasikan saya. Guru itu sangat baik pada saya karena dia sering mendukung dan memberikan bimbingan banyak hal kepada saya. Contohnya. termasuk dia mengetahui masalah saya dengan guru geografi tersebut. Apapun usaha saya dia tidak menilai saya secara sportif karena dia tidak suka pada orang yang keturunan Chinese. Tanya: Terus. Saya berkulit putih jadi sangat terlihat kalau saya keturunan Chinese. Jadi ada yang suka dan ada yang tidak suka. Bisakah Cicik menjelaskan? Jawab: Iya. 25% Irlandia. terima kasih Cicik. saya 25% German. pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Cicik ada di mana? Jawab: Saya berada di Semarang pada saat itu. Jawab: Keturunan saya 50% Cina dan 50% Jawa. Semarang. Tetapi guru geografi itu selalu mempersulit saya dengan memberikan tugas yang lebih banyak dan berat dibanding teman-teman saya yang lain. hal ini saya anggap karena guru itu sangat perhatian terhadap saya maka dia memperlakukan saya seistimewa ini yah hal ini untuk menghibur saya sendiri sehingga saya punya semangat untuk menghadapi beberapa hal yang terjadi dikarenakan diskriminasi tersebut. perlakuan dari teman-teman karena terlihat sekali perbedaan antara kami. Dia menilai semua tugas saya dengan nilai yang menurut saya tidak adil karena menurut kebanyakan guru yang lain atau teman-teman saya hasil tugas saya itu mendapatkan nilai lebih dari yang dia berikan tetapi karena dia tidak suka dengan suku Cina dia memberi nilai yang kurang bagus. Tanya: Terus. bahkan pernah yang lain boleh berkelompok tapi saya harus mengerjakannya sendiri. yaitu guru BP atau Bimbingan Pelajar. Contohnya guru geografi di SMP saya (SMP Negeri 32. Walaupun begitu. Kadang dari guru pun juga begitu membedakan atau mendiskriminasikan saya karena ada keturunan Chinese.

. seperti ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. Akan tetapi. Di Semarang banyak hal yang terjadi di luar. Saya tidak melihat kejadian ini dengan mata kepala saya sendiri. kemudian cerita dari bos saya yang orang Taiwan pada saat itu dia awal berbisnis di Jakarta pun juga hampir jadi korban kesadisan mereka. Jadi tidur pun merasa harus terjaga. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila seandainya sesuatu terjadi. pengalaman Cicik sendiri sampai sekarang apa? Sudah ada perubahan apa saja dalam hubungan orang Pribumi dengan orang Cina? . Jadi. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya.Jawab: Saya sedikit trauma dengan cerita-cerita dari teman-teman saya yang mengalami hal itu secara nyata. Tanya: Terus. namun. hanya kami (keluarga saya) merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Kemudian. Teman saya di Jakarta dikejar-kejar gerombolan orang yang mengerikan pada saat pulang sekolah dan diperkosa. Tanya: Pada saat itu bagaimana perasaan Cicik terhadap orang-orang yang melakukan kejahatan itu? Jawab: Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan mereka. Banyak para gadis Cina diperkosa dan dibunuh sebagian dari keluarganya. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia. namun saat itu beruntunglah saya tidak ada hal-hal yang terjadi pada saya. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalanan. dan kami merasa was-was di saat malam.. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung.

dan juga saling menghargai untuk menghilangkan rasa diskriminasi. untuk hal selain makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tanpa izin tertulis dari Pihak 2. Kami berjanji bahwa hasil wawancara ini. yaitu catatan. saya minta Cicik menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. dan bukan rekaan. yang diwawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. Tanda tangan Cicik akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Cicik. Terakhir. dan itu membuat para suku Cina sedikit khawatir dengan anak-anak mereka dan menyekolahkannya di sekolah khusus orang-orang Cina. Tanya: Menurut Cicik bagaimana kekacauan dan diskriminasi yang terjadi kepada orang Cina pada saat rezim Soeharto mempengaruhi orang Cina? Bagaimana itu mempengaruhi Cicik sendiri? Jawab: Ya. tidak akan digunakan oleh Pihak 1. apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki hubungan antara orang Pribumi dan orang Cina? Jawab: Saling tenggang rasa kepada sesama meski beda agama dan ras. pewawancara Christopher Allen Woodrich. itu membuat kami para suku Cina merasa sangat susah bergaul dengan orang Pribumi walaupun kami ingin disamakan dengan mereka. 2008 dan bukan rekaan. saling bekerja sama dalam bidang apa saja dan saling membantu sesama. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara . Tanya: Terima kasih atas bantuan Cicik. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 17 November.Jawab: Beberapa dari mereka bisa menerima kami sebagai orang Indonesia juga walaupun secara dokumentasi kami sedikit dipersulit dan harus membayar mahal ketika mereka menyadari kami dari bangsa Cina. Tanya: Terus satu pertanyaan lagi. Menurut Cicik.

Kanada Humanis Sekular Jalan Legi No. 5AA. Nama Tanggal Lahir Tempat Lahir Agama / Kepercayaan Alamat : : : : : Christopher Allen Woodrich 15 Maret. Papringan Yogyakarta 55281. lahir 1964) Jean-Luc Mathieu Woodrich (lahir 1990) Kyle Aaron Woodrich (lahir 1995) Timothy Adam Woodrich (lahir 1996) Status : Nama ayah kandung : Nama ayah tiri : Nama ibu kandung : Nama saudara kandung: . 1989 Windsor. Indonesia Bertunangan Harry Walker Woodrich (lahir 1957. Ontario. wafat 2004) Ricky Edward Boismier (lahir 1960. wafat 2008) Diane Marie Boismier (née Rivest.Christopher Allen Woodrich Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Biografi Penulis 1.

Nama saudara tiri : Christina Boismier (lahir 1984) 2. Kanada 2001 – 2002 : SD di Children’s Achievement Centre. Kanada 2006 – 2007 : Marketing di Charmy Snow Ice Yogyakarta 2005 – 2006 : Kasir di Wendy’s. Forster 2004 – 2005 : Anggota tim debat J. Windsor. Antoine Elementary School. Windsor. Kanada 1999 – 2000 : SD di Regional Children’s Centre. Windsor. Pro 2 RRI Yogyakarta 2010 : Guru bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Karanghargjo 2009 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SD Bhinneka Tunggal Ika National Plus School 2007 – 2008 : Tukang daging di Price Choppers. L. Pengalaman Pekerjaan dan Pengabdian 2010 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SLB Bhakti Kencana 2. Kanada 2007 : Kasir di Tim Horton’s. Kanada 2000 – 2001 : SD di Maryvale. Kanada 2007 : Telemarketer di Family Vacation Centre. Yogyakarta 2006 – 2007 : Ikut pertukaran pelajar Rotary International sebagai siswa di SMA Bopkri 1. Windsor. Windsor. Yogyakarta 2002 – 2006 : SMA di J. Kanada 2005 : Cleaning service dengan Ambassador Maintenance. Kanada 3. Windsor. L. Forster 1996 – 1999 : Anggota Pramuka ‘Cub Scouts’ 1995 – 1996 : Anggota tim T-Ball . Kanada 2004 – 2006 : Sukarela menjaga kantin sekolah J. Puisi Pro. Windsor. Kanada 1992 – 1999 : TK dan SD di St. Forster Secondary School. Berbah 2009 – sekarang : Guru les bahasa Inggris 2010 : Pembaca puisi. L. Forster 2003 – 2006 : Sukarela menjual kartu bingo 2002 : Sukarela di Windsor Community Service sebagai perawat untuk orang catat mental 2001 – 2003 : Bekerja sebagai pengasuh anak 1997 : Bekerja mengirim katalog toko Sears 4. Tecumseh.” dengan SMA Bopkri 1 2005 – 2006 : Ketua komite perencanaan prom J. Pengalaman dan Aktivitas Organisasi 2007 – 2008 : Anggota tim bowling Price Chopper 2007 – 2009 : Anggota Mataram Hash House Harriers 2007 : Anggota komite perencanaan konser “Breakthrough our Sadness by Art. Windsor. Sejarah Pendidikan 2008 – 2011 : Kuliah di jurusan Sastra Indonesia di Universitas Sanata Dharma. L. L. Forster 2004 – 2006 : Anggota tim bowling J. Windsor.

Forster Secondary School: penulis telah mencapai rata-rata nilai 80% atau lebih : Berbagai penghargaan untuk nilai terbaik. dsb. L. kehadiran. : Menerima penghargaan dari Optimist Club of Saint Clair Beach .1994 – 1996 5. Penghargaan 2006 2002 – 2006 2002 – 2006 1999 : Anggota Pramuka ‘Beaver Scouts’ : Fundraiser terbaik di Bowl For Kids Sake 2006 : Honour roll di J.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful