P. 1
Pengaruh Tragedi Mei 1998 Dalam Novel Putri Cina Body

Pengaruh Tragedi Mei 1998 Dalam Novel Putri Cina Body

5.0

|Views: 670|Likes:
Dipublikasikan oleh Rezza Maulana Mata

More info:

Published by: Rezza Maulana Mata on Feb 23, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Masalah Karya sastra bertitik tolak pada dunia nyata, termasuk karya sastra Indonesia. Pada waktu sastra Indonesia lahir, kekuasaan Belanda mewarnai semua aspek kehidupan; dengan demikian, karya sastra yang diterbitkan, seperti Sitti Nurbaya, di permukaan tampak pro-Belanda.1 Pada saat perang kemerdekaan, kemanusiaan dan semangat perjuangan tidak dapat terpisah dari kehidupan; demikian pula pada karya sastra, seperti dalam Jalan Tak Ada Ujung, yang mengutamakan tema kemanusiaan dan kemerdekaan. Setiap periode diilhami oleh peristiwa nyata.2 Demikian pula Putri Cina karya Sindhunata, yang diterbitkan pada tahun 2007. Akibat kekacauan ekonomi, pada tahun 1998 orang keturunan Cina dijadikan kambing hitam di seluruh Indonesia. Di Jakarta sendiri, dalam waktu tiga hari (dari tanggal 13 – 15 Mei 1998) sebanyak 1.217 orang tewas,3 152 wanita diperkosa,4 dan

1

Siregar, Bakri. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. 1964. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Hal. 31 – 32. Teeuw, A. Sastra Baru Indonesia I. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Edisi Pertama. 1980. Nusa Indah: Ende. Hal. 170 – 172. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.” 1998. Kompas. 14 Juli. Hal. 6.

2

3

4

2

ada kerugian material setidaknya Rp. 2,5 triliun.5 Sebagai akibat dari krisis ekonomi dan kerusuhan di “kota paling aman dan dijaga se-Indonesia,” akhirnya Presiden Suharto terpaksa mengundurkan diri.6 Kerusuhan ini menyebabkan hilangnya identitas dalam batin warga keturunan Cina, yang menjadi bingung: apa artinya nasionalitas, kalau tidak bisa Cina dan tidak bisa Indonesia? Putri Cina lahir sebagai tanggapan pertanyaan itu.7 Biarpun Putri Cina merupakan tanggapan atas pertanyaan identitas, novel itu tidak dapat dipisahkan dari peristiwa yang telah mengilhaminya. Novelnya penuh dengan peristiwa yang menjadi paralel kerusuhan Mei 1998, di antaranya kerusuhan yang menjadi alasan pembunuhan orang Cina, perkosaan wanita Cina,

ketidakmampuan pemerintah untuk mencegah kerusuhan, dan gara-gara yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejauh manakah Putri Cina mencerminkan realitas?

1.2 Perumusan Masalah Penelitian ini memecahkan tiga masalah, yaitu:

5

Setiono, Benny G. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Edisi Pertama. 2008. TransMedia: Jakarta. Hal. 1084. Tan, Mely G. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. 2008. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Hal. 212

6

7 Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11.

3

1.2.1 1.2.2 1.2.3

Bagaimanakah peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia? Bagaimanakah struktur novel Putri Cina karya Sindhunata? Bagaimanakah Kerusuhan Mei 1998 mempengaruhi Putri Cina karya Sindhunata?

1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini mempunyai tiga tujuan sebagai berikut. 1.3.1 Mendeskripsikan peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. 1.3.2 Mendeskripsikan struktur novel Putri Cina karya Sindhunata. 1.3.3 Mendeskripsikan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 terhadap novel Putri Cina karya Sindhunata.

1.4 Tinjauan Pustaka Dalam tinjauan pustaka telah ditemukan beberapa pembahasan Putri Cina karya Sindhunata. Pembahasan-pembahasan yang ditemukan ada yang merupakan skripsi/tugas akhir, esai dan resensi buku. Pembahasan pertama ditulis oleh Maria Hartiningsih berjudul “Pergumulan Menguakkan Identitas”. Tulisan ini merupakan resensi buku Putri Cina. Resensi yang diterbitkan di Kompas pada tanggal 23 September 2007 ini memberi sinopsis plot, serta membahas salah satu pesan novel, yaitu “Identitas Tunggal adalah Ilusi.”

9 8 9 Hartiningsih. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. Sejarah kontemporer mencatat pengambinghitaman etnis Cina sejak tahun 1740 (hal 85-86). x. Hal. dan novel Sam Pek Eng Tay. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. 2008. Pemerkosaan terhadap perempuan etnis Cina juga terjadi waktu itu (hal 149-150). tugas akhir ini diharapkan dapat membahas ilham dari sudut sosiologi sastra sejarahwi secara lebih dalam. membahas Putri Cina dengan teori interteks. Ditemukan pula sebuah skripsi dari Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Gadjah Mada berjudul “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual” oleh Dedy Purwono. Op. Universitas Gadjah Mada. Kehadiran teks-teks tersebut saling berkaitan dan menetralisasi satu sama lain sehingga berhasil menambah kualitas novel Putri Cina sebagai sebuah produktivitas. Sementara. Maria.8 Dalam penulisan ini belum dijumpai pembahasan sosiologi sastra historis yang mendalam. Babad Tanah Jawa.4 Biarpun ada sedikit pembahasan interteks pada pembukaan dengan menjelaskan sedikit tentang Kerusuhan Mei 1998 dan pengaruhnya di dunia sastra. . Dedy. Skripsi ini. Purwono. Teks lain yang kehadirannya dapat dilacak dalam novel Putri Cina yaitu Babad Jaka Tingkir. drama “Jakarta 2039”. yang diselesaikan pada tahun 2008. serta satu paragraf yang menarik keparalelan di antara dunia nyata dan dunia Putri Cina: Manusia terus mengulang sejarah itu dalam konteks politik yang berbeda-beda. nampak kehadiran teks-teks lain dalam novel Putri Cina. Cit. sajak-sajak Cina klasik. Skripsi. Skripsi Dedy sebagaimana dikemukakan di inti sarinya: Berdasarkan teori intertekstual.

Pesan ini dikemas menggunakan narasi tentang peperangan. 6 No.5 Skripsi tersebut bertujuan untuk mencari interteks di antara Putri Cina dengan karya sastra lain. dosen Kajian Bahasa Inggris (Pascasarjana) di Universitas Sanata Dharma. mitos. Rekonsilasi akan pesan perdamaian ditunjukkan melalui menerimanya tokoh akan ketidakjelasan identitasnya. tugas akhir ini mengutamakan teori sosiologi sastra sejarah dan dimaksud untuk menemukan ilham-ilham Putri Cina.5 Landasan Teori 10 Dewi. balas dendam. Rekonsilasi dan peran perdamaian ini dibayar oleh cinta dan kematian. . dan pengambinghitaman dengan mengangkat sejarah. 1 Maret 2008. Novita Dewi. Sementara. Novita. Tulisan ini bertujuan mengungkapkan adanya rekonsilasi pasca konflik lewat imajinasi historis dalam karya terbaru Sindhunata Putri Cina (2007). Sementara. cerita rakyat. folklor. Sementara. tugas akhir ini akan mencari pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam karya Putri Cina dengan menggunakan teori sosiologi sastra. menulis makalah mengenai bagaimana Putri Cina melambangkan usaha untuk rekonsilasi masyarakat pasca-Kerusuhan Mei 1998. Sebagaimana dinyatakan dalam abstraknya. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. Hal. 40. 1. dan politik untuk menunjukkan bagaimana novel Putri Cina merupakan sebuah usaha untuk merekonsiliasi suku pribumi dengan orang keturunan Cina. dan realitas politik modern yang menggarisbawahi kengerian dan kesiasiaan perang antarsaudara.10 Tulisan Novita Dewi ini menggunakan sosiologi sastra sejarah.

penokohan. Alur ini dibagi dalam lima bagian. Teori. puisi maupun drama. 2004. perkembangan konflik. Walaupun secara umum kelima bagian tersebut berurutan. 1. Nyoman Kutha. Sudut pandang merupakan bagaimana suatu cerita disampaikan. Apabila disampaikan dengan “aku-an” (tokoh utama ialah si “Aku”). 319 – 320 . ada juga 11 Ratna. baik prosa.5. maka sudut pandangnya disebut orang pertama. Cetakan 1. yaitu teori strukturalisme untuk memahami novel Putri Cina dan teori sosiologi sastra untuk memahami hubungannya dengan Kerusuhan Mei 1998. klimaks dan penyelesaian. munculnya konflik. maka naskah mempunyai sudut pandang orang ketiga atau “dia-an”. dan mahatahu (mengetahui keadaan dan pikiran semua tokoh).1 Teori Strukturalisme Teori strukturalisme dalam sastra merupakan pengertian struktural terhadap sebuah karya sastra. latar. Metode. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. yakni perkenalan. Hal. penelitian ini akan menelusuri sudut pandang naskah. dan tema.6 Dalam tugas akhir ini akan digunakan dua teori. Apabila cerita disampaikan dengan menggunakan nama tokoh dan narator yang mempunyai kedudukan di luar cerita. Berdasarkan strukturnya. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Sudut pandang orang ketiga ini dapat dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu terbatas (hanya mengetahui beberapa tokoh saja).11 Alur cerita (plot) adalah apa yang terjadi dalam cerita. alur cerita.

1. Raymond. Latar sosio-budaya adalah keseluruhan adat dan kebudayaan di tempat dan waktu di mana cerita terjadi. Ratna.12 Latar terdiri dari tiga bagian. baik secara sempit (misalnya jam tiga siang). 14 15 .13 Penokohan adalah perkembangan tokoh-tokoh dalam cerita. Hal. Stories and Scripts. Cit. 171. 115. Hal. Op. Hal. OH: Writer's Digest Books. latar waktu. 318. dan latar sosiobudaya. Op. seperti ‘yang baik mengalahkan yang jahat.14 Tema adalah pembahasan terhadap hal-hal mendasar dalam naskah yang merupakan perjuangan universal. yaitu latar tempat. Nyoman Kutha. Obstfeld. maupun luas (misalnya tahun 1998). Obstfeld. 240 – 243. Ada tiga jenis tokoh. Ada tema klasik. Cit. 115.’15 12 13 Ibid. antagonis (penghambat protagonis). Hubungan di antara para tokoh dapat menyebabkan dan menyelesaikan konflik. baik secara sempit (misalnya istana presiden) maupun luas (misalnya Jawa Barat). 2002 Cincinnati. Hal.7 karya yang menggunakan urutan yang berbeda. 65. dan tritagonis (pembantu protagonis dan / atau antagonis). 1. Raymond. 171.’ dan ada juga yang lebih jarang digunakan seperti ‘yang jahat mengalahkan yang baik. dengan menggunakan teknik seperti flashback untuk mengembangkan cerita. 65. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Latar waktu adalah kurun waktu di mana sebuah peristiwa itu terjadi. Latar tempat adalah ruang lingkup di mana cerita terjadi. yaitu protagonis (pelaku/pendorong cerita).

2 Teori Sosiologi Sastra Sosiologi sastra (juga disebut sosiokritik) adalah ilmu sastra interdisiplin (ilmu sastra dengan ilmu sosiologi)16 yang dipicu sebagai tanggapan atas kekurangan teori strukturalisme. 337. and the Study of Literature. hanya dapat mempunyai arti apabila dijelaskan dari mana asal-usulnya dan untuk siapa dimanfaatkan. Hal. sosiologi sastra berusaha untuk memahaminya dalam konteks kebudayaan itu. maupun interteks. Cit. Hal. Ibid. penokohan. 1977. yang akan dijadikan acuan ialah plot. Jonathan. Nyoman Kutha. sementara sudut pandang akan disinggung pada Bab III tapi tidak didalami pada Bab IV. pembaca. Structuralist Poetics: Structuralism. Op. Op. Linguistics. dalam Ratna. Culler. Oleh karena dipercaya bahwa karya sastra harus dipahami sebagai satu aspek kebudayaan yang melengkapi kebudayaan lain.8 Dalam penelitian ini.17 Menurut Jonathan Culler. 5. Routledge & Kegan Paul: London. Hal. Nyoman Kutha. 332. 1. . dan tema. 338.18 16 17 18 Ratna. baik pengarang. Penelitian yang tidak memperhatikan ini tidak dapat menjelaskan karya sastra dengan sesungguhnya. Semua aspek saling melengkapi.5. karya sastra. Hal. Cit. yang merupakan suatu sistem simbol. latar. artifak.

Kedua. Karya sastra hidup dalam masyarakat. bahasa yang digunakan cenderung bahasa sehari-hari. Ketiga subjek itu adalah anggota masyarakat. Pertama. 331. novel menampilkan unsur-unsur cerita yang paling lengkap. Nyoman Kutha. Menurut Nyoman Kutha Ratna. Medium karya sastra. 2. 1. dipinjam melalui kompetensi masyarakat. Menurut Nyoman Kutha Ratna. perkembangannya sudah pesat. 335 – 336. Op. Biarpun dinyatakan telah lahir pada abad kedelapan belas. serta paling luas. Cit. kedudukan karya sastra adalah sebagai berikut. sehingga paling mudah dipahami. 19 20 Ratna. diceritakan oleh tukang cerita. Karya sastra ditulis oleh pengarang. khususnya novel. menyerap aspek-aspek kehidupan yang terjadi dalam masyarakat. disalin oleh penyalin. yang pada gilirannya juga digunakan masyarakat. Hal. baik lisan maupun tulisan.20 Walaupun demikian. ini terjadi karena beberapa hal.19 Sosiologi sastra dianggap teori yang baru.9 Dalam penerapannya. Ibid. Di bawah ini dijelaskan berbagai aspek teori sosiologi sastra. yang dengan sendirinya telah mengandung masalah-masalah kemasyarakatan. 3. teori sosiologi sastra dinyatakan lebih mudah dipergunakan untuk prosa. baru ada buku teks yang diterbitkan pada tahun 1970. Hal. .

dalam karya sastra terkandung estetika. karya sastra selamanya milik masyarakat yang melahirkan pengarangnya. karya sastra adalah hakikat intersubjektivitas. dengan pengertian kebudayaan itu. sangat susah untuk karya sastra berhasil mengesankan pembaca. dan tradisi yang lain. menurut Nyoman Kutha Ratna kekayaan karya sastra terjadi karena dua hal. setelah kematiannya pengarang tunggal itu diganti dengan pengarang jamak.22 Menurut Nyoman Kutha Ratna. Namun.10 4. . masyarakat menemukan citra dirinya dalam suatu karya. Pengarang. Hal. sebagaimana dijelaskan di bawah. 2. Berbeda dengan ilmu pengetahuan. etika. agama. Keberhasilan pemasukan kebudayaan itu bertitik tolak pada kemampuan pengarang dalam melukiskannya. bahkan juga logika. memahami apa yang dibaca dengan kaca mata budaya itu. Hal. Pembaca. Masyarakat jelas sangat berkepentingan terhadap ketiga aspek tersebut. Ibid. 333 – 334. Selama hidup pengarang. Apabila pembaca tidak memahami atau berasal dari kebudayaan itu. 5. dengan pengetahuan intersubjektivitasnya.21 Dengan demikian. Sama dengan masyarakat. adat-istiadat. 1. 333. dia dapat diakui sebagai pengarang karya sastra. artinya. menggali kebudayaan masyarakat lalu memasukkan kebudayaan itu dalam karyanya. yaitu masyarakat yang melahirkan situasi sosio-budaya 21 22 Ibid.

Op. Tidak ada karya sastra yang merupakan hanya hasil dunia batin pengarang sendiri. 339. ekonomi. Pengarang jamak ini yang dinamakan pengarang implisit. filsafat. 336. prioritas dalam penelitian sosiologi sastra adalah karya sastra sendiri. Namun. Cit. atau sistem kebiasaan dan pikiran umum di masyarakat itu yang sudah pasti akan dipahami pembaca. sosiologi sastra juga menerapkan berbagai aspek kebudayaan. Menurut Jonathan Culler. dengan ilmu-ilmu lain sebagai ilmu pembantu. Culler. Op. Hal. agama. dipahami. 5. Hal. .25 Ada tiga macam model penelitian karya sastra yang dapat digunakan seorang peneliti. Nyoman Kutha. dalam Ratna. harus termasuk horison harapan pembaca. Jonathan. dan politik. 24 Sebagai ilmu interdisiplin antara ilmu sastra dan sosiologi. sebagai berikut: 23 24 337. dan dinikmati masyarakat. antara lain sejarah. Cit. Op. Ratna. tidak ada karya sastra yang berasal dari pikiran yang benar-benar independen yang dapat dimengerti oleh masyarakat luas. Cit. Hal. Nyoman Kutha. Apabila karya sastra diharapkan untuk dibaca. Hal.11 yang mewarnai karya sastra.23 Pernyataan serupa dinyatakan oleh ahli ilmu sastra lain. 25 Ibid.

aspek sosiologi sastra yang akan diteliti adalah sejarah. sehingga karya sastra menjadi objek kedua.1 Metode Pengumpulan Data Untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan di atas. akan digunakan sumber sekunder. dengan menggunakan model ketiga. 1. Hal. bukan aspek-aspek tertentu. Sama dengan di atas. Menganalisis karya dengan tujuan untuk memperoleh informasi tertentu. dan novel. Model ini mudah diterapkan dengan cara yang salah. digunakan dua metode.6. 3. artikel koran. artikel majalah. 340 .6 Metode Penelitian 1. yaitu kajian pustaka dan wawancara. dilakukan dengan menggunakan disiplin tertentu. 2. untuk 26 Ibid. antara lain buku sejarah. Untuk data tentang Kerusuhan Mei 1998.12 1. kemudian menghubungkannya dengan kenyataan yang pernah terjadi.26 Dalam penelitian ini. diperlukan data yang cukup mengenai Kerusuhan Mei 1998 beserta unsur intrinsik novel Putri Cina. Menganalisis masalah-masalah sosial yang terkandung di dalam karya sastra itu sendiri. tetapi dengan cara menemukan hubungan antarstruktur. Untuk pengumpulan data itu. Sementara.

6.6. 1. akan digunakan tiga metode analisis data.13 data mengenai perasaan dan pengalaman orang. sesuai dengan filsafat dasar teori strukturalisme bahwa tidak ada unsur di luar karya sastra yang berperan dalam pembentukan karya sastra tersebut. akan digunakan metode komparatif. Untuk Bab 2. 1. Sementara. dengan menarik kesamaan di antara kenyataan sejarahwi dan keterjadian dalam novel.3 Metode Penyajian Data Data akan disajikan secara deskriptif. yang menggunakan teori strukturalisme. Untuk Bab 3. akan digunakan metode wawancara supaya perasaan dan pengalaman korban lebih menonjol. akan digunakan metode analisis objektifdeskriptif. . akan digunakan metode historis deskriptif agar apa yang terjadi dapat dikemukakan dengan jelas. untuk Bab 4.2 Metode Analisis Data Oleh karena ketiga masalah yang akan dipecahkan dalam tugas akhir ini mempunyai sifat yang sangat berbeda. dengan kesimpulan ditarik dari deskripsi itu. yang berusaha untuk menghubungkan keterjadian pada Kerusuhan Mei 1998 dengan keterjadian dalam novel Putri Cina. yang bersifat sejarah kuantitatif/kualitatif.

untuk keperluan tertentu digunakan sumber primer dan sumber tersier. di antara lain artikel majalah. Sementara. artikel koran. Bab dua berfungsi sebagai informasi yang menjelaskan Kerusuhan Mei 1998. tujuan dan metode penelitian. Bab ini akan dibagi menjadi lima subbab. subbab tiga menceritakan peristiwa di Surakarta. teori yang digunakan.6. yang berfungsi sebagai pengantar. Bab ini dibagi menjadi tujuh subbab dan menjelaskan latar belakang masalah. dan sistem penyajian.7 Sistematika Penyajian Tugas akhir ini akan dibagi menjadi lima bab dan tujuh belas subbab. buku sosial. subbab empat menceritakan garis besar kerusuhan di kota lain dan subbab lima menjelaskan dampak kerusuhan itu dalam batin warga Cina. 1. dengan subbab pertama menjelaskan penyebab Kerusuhan Mei 1998. masalah.14 1. dan skripsi. Sumber primer dalam bentuk wawancara digunakan untuk mengetahui emosi yang terasa oleh korban kerusuhan. ditarik dari berbagai sumber sekunder dan hasil wawancara pribadi. . buku sejarah. Bab satu adalah pendahuluan. subbab dua menceritakan peristiwa di Jakarta. sementara sumber tersier dalam bentuk kamus digunakan untuk penerjemahan istilah-istilah asing.4 Sumber Data Sumber data yang utama digunakan untuk penelitian ini adalah sumber sekunder (sumber pustaka).

latar cerita. yaitu sudut pandang. Bab terakhir adalah penutup. dan tema. alur cerita. Bab ini akan berisi kesimpulan dan saran dari penelitian. Bab ini akan terdiri dari hasil kajian interteks. penokohan. yaitu antara penelitian pustaka dan unsur-unsur cerita. .15 Bab tiga adalah kajian struktural Putri Cina. Dengan penyamaan ini dapat ditarik kesimpulan bagaimana Putri Cina dipengaruhi Kerusuhan Mei 1998. Setiap subbab akan merupakan penjelasan salah satu aspek struktur Putri Cina. Bab ini akan dibagi dalam lima subbab. Bab empat mengemukakan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam Putri Cina.

dengan harga tukar sebanyak Rp. 2. Pada tanggal 13 Agustus 1997 harga tukar rupiah sudah sampai nilai terendah yang pernah ada sampai saat itu.682 per dolar AS. Sebagian besar mata uang di Asia Selatan-Timur menjadi lemah. Walaupun pemerintah Indonesia dapat pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF).1 Latar Belakang Kerusuhan yang terjadi pada bulan Mei 1998 adalah akibat dari krisis moneter yang telah terjadi di Asia Selatan-Timur mulai di Thailand pada bulan Juli 1997. Semakin hari harga tukar rupiah menjadi semakin rendah. Pada saat itu.16 BAB 2 KERUSUHAN MEI 1998 DI INDONESIA 2. pemerintah Thailand memutuskan mengembangkan nilai tukar baht. termasuk rupiah. seperti ringgit dan rupiah. bergoyang. Itu menyebabkan nilai tukar mata uang negara tetangganya. tarik-menarik di antara pemerintah Indonesia dan IMF membuat situasi di Indonesia menjadi semakin . dan harga barang dan keperluan dasar seperti nasi menjadi semakin mahal.

mulai pada bulan Januari 1998 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang berpartisipasi dalam aksi-aksi keprihatinan mulai bertambah sampai ratusan orang. 2008. 83 – 84. Hal. seperti aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Indonesia pada tanggal 25 dan 26 Februari dan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada pada bulan Maret 1998. Contohnya. aksi keprihatinan ini disusun oleh lebih dari 500 mahasiswa-mahasiswi. Hal. 2008. dan itu hanya di kampus mereka saja. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Pada tengah dan akhir tahun 1997 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang melakukan aksi keprihatinan. tetapi situasi di Indonesia menjadi semakin buruk. juga ada dosen dan alumni yang mulai terlibat. pada aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada sebuah 27 Luhulima. Aksi keprihatinan besar pertama terjadi pada tanggal 16 Januari. Setelah itu aksi keprihatinan menjadi semakin besar. 78 – 83.28 Akhirnya aksi-aksi keprihatinan terus meluas sampai ke seluruh kota besar di Indonesia.17 buruk. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. 28 29 . James. Edisi Pertama. Kompas: Jakarta. 1082. TransMedia: Jakarta. Setiono.27 Kehancuran ekonomi ini tidak dapat diacuhkan oleh masyarakat. Hal. sampai pada Maret 1998 situasi ekonomi di Thailand dan negara-negara lain sudah mulai menjadi lebih baik.29 Demonstrasi semakin hari menjadi semakin terbuka anti-pemerintah. 1998 di Kampus Institut Teknologi Bandung. Ibid. dan hampir setiap hari berlangsung demonstrasi mahasiswa-mahasiswi. Kemudian. Benny G.

sebenarnya dialog antara pemerintah dan senat mahasiswa-mahasiswi itu tidak menyurutkan niat para mahasiswa-mahasiswi untuk terus menggelar aksi-aksi keprihatinan dan mimbar bebas. cendekiawan. Setelah mengumumkan itu. sejumlah senat mahasiswa-mahasiswi tidak hadir dan. Soeharto menyatakan bahwa. Namun. penuh dengan rasa takut dan ragu. Agar masyarakat bisa lebih tenang dan mahasiswa-mahasiswi bisa kembali belajar tanpa melakukan aksi keprihatinan lagi. Namun. Op. tetapi di antara semua ini rezim Soeharto memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan tarif dasar listrik. dan apabila harganya tidak dinaikkan. dan mahasiswa-mahasiswi di Gedung Niaga Arena Pekan Raya Jakarta. keadaan akan lebih berat lagi. 84 – 86. walaupun Menhankam/Pangab menganggap dialog itu sukses. pada awalnya senat mahasiswa-mahasiswi menolak ajakan berdialog. Kemayoran. Cit. Aksi mahasiswa-mahasiswi menjadi semakin luas. James.18 boneka kertas Presiden Soeharto yang setinggi dua meter dibakar. Hal. sesungguhnya. harga BBM sudah lama mau dinaikkan tetapi situasi sampai saat itu belum memungkinkannya. marak-marak seperti ini tidak jarang berlanjut menjadi bentrokan antara mahasiswa-mahasiswi dan aparat keamanan.30 Awal Mei 1998 suasana di Indonesia masih sangat kacau. Akhirnya pada tanggal 18 April 1998 terjadi sebuah dialog antara pemerintah dan tokoh masyarakat. 30 Luhulima. Menteri Pertahanan dan Keamanan / Panglima ABRI (Menhankam/Pangab) Jenderal Wiranto mengajak masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dalam dialog. .

dan Hafidhin Alifidin Royan. suasana menjadi semakin kacau. yaitu Kapten (Inf. . Ibid. 108 – 111. Mesir untuk hadir di Konferens Tingkat Tinggi G-15. Setelah dia pergi.) Ali. Kepala Seksi Intelijen Komando Distrik Militer Bogor. dan memaksa Soeharto mengundurkan diri. tanggal 12 Mei 1998. yaitu Elang Mulia Lesmana. setelah semua sudah berakhir. Hendriawan Sie. ditembak mati setelah mahasiswa-mahasiswi mulai kembali ke kampus setelah melakukan aksi 31 32 Ibid. Hal. menyebabkan ribuan orang tewas se-Indonesia. Pada pukul 17:20. Kepala Satuan Intelijen Kepolisian Resor Bogor. empat mahasiswa dari Universitas Trisakti yang memprotes situasi ekonomi dan rezim Soeharto. kehancuran harta yang bernilai triliunan rupiah. 111 – 112. tanggal 9 Mei 1998. Selain Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana ada satu pihak keamanan lain yang tewas setelah menjadi korban pemukulan mahasiswa-mahasiswi.00.32 Kedua kematian itu menyebabkan pihak keamanan menjadi semakin keras terhadap mahasiswa-mahasiswi yang melakukan demonstrasi. dia tewas di Rumah Sakit Ciawi pada pukul 16. hingga tiga hari kemudian terjadi sebuah tragedi yang. setelah dihajar kepalanya dengan batu sampai pingsan oleh mahasiswamahasiswi saat dia mengamankan protes mereka di Kampus Universitas Djuanda (Unida) di Bogor. Heri Hartanto.31 Korban dari aparat keamanan pertama dalam kekacauan dan aksi-aksi keprihatinan ini ialah Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana.19 Presiden Soeharto berangkat ke Kairo.

terlihat massa terus bertambah. Simanjorang. 2005. Cit. 11 36 .34 2. 1083. Ada pula beberapa tokoh politik dan masyarakat berkumpul melakukan orasi. Pada tanggal 13 Mei. Reka Ulang Kerusuhan Mei 1998. Hal. memperhatikan massa. dan berhasil membunuh empat di antaranya. Benny G. Jusuf. memberi dukungan reformasi yang dipelopori mahasiswa. lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. Setelah 33 34 35 Ibid. Untuk gambaran tersebarnya kerusuhan dan penganiayaan. Op. Hal. Ada banyak karangan bunga tanda simpati.36 Di luar kampus. Ester Indayani dan Raymond R. Tim Solidaritas Kasus Kerusuhan Mei 1998: Jakarta. aksi tersebut diarahkan oleh provokator dan kemudian menjadi aksi rasialis anti-Cina. Setiono. sekitar pukul 11:00 WIB daerah itu ramai dengan mahasiswa yang berduka cita atas kematian rekan mereka.2 Kerusuhan di Jakarta35 2.2.1 Secara Umum Kerusuhan mulai tersebar dari dekat kampus Universitas Trisakti. Namun.20 keprihatinan tanpa senjata dan secara teratur. Ada aparat keamanan terlihat berkumpul di bawah jembatan layang Kuningan. 112 – 113.33 Pelaku aksi keprihatinan kembali ke halaman kampus Trisakti pada tanggal 13 Mei untuk memprotes kezaliman penguasa militer yang telah menembak mahasiswa-mahasiswi yang tidak bersenjata.

1 Juni Sumbogo. Forum Keadilan. Massa ini sangat bersemangat melakukan kerusuhan ini. misalnya “Bakar Citraland!”40 Provokator ini kadang-kadang malah membuat perusuh lain menjadi korban. 24 – 31. 15. Massa perusuh. kanakkanak menjarah gula-gula. remaja-remaja menjarah barang elektronik seperti compact disk dan televisi. Parman. bertepuk tangan. Chailil. Hidayat Gunadai. mereka beteriak. Hal. dan bersorak sambil merusak. Munawar. menjarah.38 terdiri dari orang dari semua segi kehidupan. 23 Mei. coklat.” 1998. permen. Ibu-ibu dan bapak-bapak menjarah barang untuk keluarga. Tomang. dan Andi Zulfikar Anwar. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api.. massa mulai menyebar ke arah Roxy.” 1998. Jalan S.39 Massa dikendalikan oleh provokator yang dicurigai merupakan anak buah dari aparat dengan persuasi. Hal. dan Andi Zulfikar Anwar. sedangkan orang tua menjarah kesukaan mereka.37 Kerusuhan yang mulai dekat Trisakti ini akhirnya sampai ke seluruh Jakarta.21 mahasiswa menolak bergabung dengan massa. Sumbogo. Hal. Jalan Daan Mogot. remaja- 37 38 Ibid. 23 Mei. dan Citraland. Setelah massa bubar terjadi pembakaran di berbagai lokasi yang dilewati. ratusan ibu-ibu. Contohnya. Priyono B. Op. dan permainan. 24 – 31 39 40 . Hidayat Gunadai. Cit. yang diperkirakan dua juta orang. bahkan ke Tangerang dan Bekasi. dan membakar. Gatra. “Di Ujung Aksi Damai. Priyono B. dan Tim Forum..

41 ini terjadi di Yogya Plaza dan Department Store Klender.45 Selama tiga hari kerusuhan ini terjadi (13 – 15 Mei 1998). Op. dan sesedikitnya 259 orang tewas dalam kasus-kasus tersebut. Op. Benny. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan.44 Kantor-kantor Bank Central Asia. Yang bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di 41 42 Setiono. Gramedia: Jakarta. Glodok Plaza. 1 “Pembunuhan besar-besaran thd suatu bangsa” Departemen Pendidikan Nasional. Cit. Hal. tetapi kemudian menjadi korban pembakaran ketika provokatorprovokator membakar mal atau pertokoan tersebut. Hal. Kompas. Hidayat Gunadai.42 Pada umumnya target kerusuhan ini adalah orang Cina.22 remaja. G. Hal. dan Yogya Department Store Klender. 24 – 31. 1087. Edisi Keempat. 23 Mei. Sumbogo. sebagian besar orang berkuasa hanya diam. 2009. Demikian juga sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci. ribuan toko dan rumah yang milik warga etnis Cina dijarah dan dibakar. Ahmad dan Maria Hartiningsih. Cit.” 2008. Demikian juga ribuan kendaraan bermotor yang menjadi bangkai karena dibakar dalam pogrom43 anarkis itu. yang milik Sudono Salim. Arif. juga ditarget dan menjadi korban perusuhan ini. dan Andi Zulfikar Anwar. Setiono. Priyono B. Cit. Benny G. 1083. Hal. 14 Mei. dan anak-anak diprovokasi untuk menyerbu beberapa mal dan menjarah barang-barang. Kamus Besar Bahasa Indonesia.. Op. 43 44 45 . Hal. 1083 – 1084.

Aparat keamanan membalas dengan tembakan ke udara. asal mereka tidak membakar gedung. dan polisi ditimpuki. yang melepas tangan.23 Jakarta. massa perusuh dibiarkan menjarah. Oleh sebab itu. Ibid. dan di satu kasus ada truk yang dikendarai dengan kecepatan tinggi agar truk tersebut dibenturkan ke pos polisi. Jakarta kelihatan seperti zona perang. Hal. aparat keamanan disuruh menyelesaikan kerusuhan itu sendiri. merusak.48 Setelah kekacauan anarkis selesai. 1084. Benny G. James. 46 dan mengutamakan persiapan upacara serah terima jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad di Malang tanggal 14 Mei. terjadi pemberontakan yang besar. Mobil polisi dikejar. tidak melakukan apa pun untuk mencoba mengatasi anarki yang terjadi pada saat itu. 46 47 48 Setiono. dan membakar sepuasnya. 122. Cit. Op. Op. Hal. Cit. tetapi akhirnya mereka tidak mampu menenangkan masyarakat dan para perusuh tidak bisa dihentikan. karyawankaryawan di berbagai toko dan perusahaan lain seperti Pusat Perkulakan Goro membiarkan massa membawa pulang barang. Batu dilempar ke arah aparat keamanan. 1998.47 Ketika aparat keamanan berusaha untuk mencegah aksi massa. 24 – 31. Akhirnya. yaitu Kapolda Metro Jaya Mayjen Hamami Nata dan Pangdam Jaya Mayjen Sjafrie Sjamsuddin. Demikian juga Panglima ABRI Jenderal Wiranto. . walaupun ada orang yang tewas dan dikorbankan di sekitarnya. Luhulima. Hal.

Benny G. 9 SPBU. sekarang jumlah korban yang tewas diperkirakan mencapai 1. Cit. 40 mal. dan 1. Sekitar 13 pasar. Cit. 1. Menurut The Jakarta Post.. karena ketika ada protes-protes di kota lain para pemimpin sangat tegas menyatakan bahwa Jakarta 49 50 51 Lihat Lampiran 2.026 rumah dirusaki. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikitsedikitnya Rp.479 rumah toko.217 orang. 2.5 triliun.604 toko.” Op. Op. ada lebih dari seribu orang tewas.51 Namun. Setiono. dan Andi Zulfikar Anwar. dan Ahmad Arif.53 Semua ini menjadi sangat mengejutkan untuk warga Jakarta. pada tahun 1998 jumlah korban yang tewas diperkirakan di antara 200 dan 500 orang. Hal. Damar. Cit. 45 bengkel. dalam Sumbogo. Hal. 387 kantor. dijarah.” 2008. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. Priyono B. 826 sepeda motor. 1. 52 53 . Op.50 Menurut Kompas.24 Biarpun jumlah korban dan kerugian tidak disetujui oleh para analis.52 Jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang.49 sudah diakui bahwa jumlah korban dan kerugian tidaklah sedikit. Hartiningsih. Hal. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga. 49. Maria.119 mobil. Hidayat Gunadai. 16 Mei. 23 Mei. Harsanto. 24 – 31. atau USD 238 juta. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. 2. dengan 15 di antara mereka yang tewas. Kompas. 1084. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.

212. Mely G. Kemudian massa mulai berdatangan. Kemudian banyak orang lari-lari sambil berteriak ‘Serbu Yogya! Serbu Yogya!’. Banyak orang terlihat mondarmandir mengambil barang jarahan. Sekitar 30 pelajar masuk pemukiman Kampung Jati. belum ada yang siap. Op. beberapa orang dari kelompok massa tersebut berteriak ‘Serang. Serang!’ Mereka memiliki ciri berbadan cukup tegap.54 2. Warga mengusir karena takut merugikan warga.2. Hal. batu dan batangan besi. atletis. Pada saat yang hampir bersamaan terlihat seorang berpakaian polisi berdiri di atas Jalan Layang Klender mengamati tawuran antar pelajar itu. tanggal 14 Mei]. Mereka menyerbu Yogya Plaza sambil membuka pakaian seragam sekolah. Segera setelah komando itu.” Oleh sebab itu. kira-kira 20 orang berdiri di situ.25 adalah “kota yang paling aman dan dijaga se-Indonesia. Kesaksian lain lagi menyebutkan adanya kelompok pemuda dan pelajar yang seolah-olah bertengkar untuk mengundang massa. 54 Tan. massa menyerang pelajar dengan menggunakan kayu. Cit. Sampai di stasiun Klender. Kesaksian lain menyebutkan sebelumnya keadaan sekitar Yogya Plaza belum terjadi apa-apa. Terlihat banyak yang pakai seragam sekolah. Mereka terlihat saling melempar batu di Jalan Layang Klender. Ketika para pelajar itu melewati mereka. di dekat persimpangan Yogya Plaza terlihat sekelompok massa. untuk menghindari kerusuhan itu. baik warga maupun aparat keamanan. Jakarta Timur. Sekitar pukul 12. Kemudian mereka lari ke arah Klender.00 WIB [Pen. tapi badannya besar-besar dan wajahnya tua-tua. Tidak berapa lama kemudian terlihat ada yang mulai membakar ban bekas di depan plaza. . ada yang bertato.2 Kerusuhan dan Penjarahan Dapat digunakan penjarahan Yogya Plaza di Klender. dan berambut cepak. Banyak massa yang ikut menjarah. Pelajar yang diserang lalu lari masuk ke arah Yogya Plaza. terjadi perkelahian antar pelajar di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai. sebagai studi kasus bagaimana kerusuhan dijalankan.

Terlihat juga ada yang mengumpulkan segala macam barang menjadi satu. melihat sekitar 50 orang turun dari dua buah truk yang datang dari arah Pondok Kopi ke Yogya Plaza sambil membawa jirigen dan terlihat ada yang memimpin dengan menggunakan HT dan berkaca mata. Warga . Tidak diketahui apa yang mereka kerjakan. Api sudah membesar dan asap tebal menghalangi pandangan. melambaikan tangan ke orang-orang yang tadi membawa jirigen. Saat itu saksi mata sudah melihat asap tebal mulai keluar dari Yogya Plaza. Kejadian itu terbuka dan banyak orangorang mengamati hal yang sama. sehingga anak-anak dan yang lainnya tidak dapat keluar menyelamatkan diri. kemudian disiram dengan bensin (dari jirigen) dan dibakar. Setelah ledakan. .. Diketahui kemudian ternyata ada yang mengunci lantai 2. Beberapa di antara mereka berambut cepak. Sekitar pukul 15. tetapi beberapa saat kemudian mereka kembali ke truk dengan tangan kosong.15 WIB. banyak juga orang melompat ke bawah. Dari luar bangunan terlihat banyak orang melambai tangan meminta tolong dari lantai 4 gedung. Orang-orang tersebut kemudian kembali ke truk dengan tangan kosong dan meninggalkan lokasi. Terlihat ada orang melempar jirigen di lantai satu. Dalam keadaan panik.30 WIB. [di] lantai dua bangunan terlihat banyak orang terjebak dan berusaha keluar. Warga kemudian mengambil tali tambang dari kain iklan film di bioskop Yogya Plaza untuk diulurkan dengan bambu ke lantai 4. lainnya berpotongan rambut biasa saja. Ciri-ciri orang-orang yang datang dengan truk berwarna orange tersebut adalah berbadan tegap dan berumur kira-kira 20 – 30 tahun.. terlihat banyak orang dari lantai 4 turun dengan menggunakan tambang tersebut. Sekitar pukul 21. supir dan 2 orang lain di truk. Warga yang menyaksikan melihat bahwa isi jirigen tersebut adalah bensin. Mereka masing-masing membawa jirigen berwarna putih dan berlari ke arah Yogya Plaza. Mereka berpakaian preman.30 WIB. Truk tersebut mengangkut kira-kira 50 orang yang berpakaian macam-macam (berpakaian seragam sekolah.00 WIB di sekitar Yogya Plaza hujan turun dan api mulai padam.00 – 15. Akibat banyak orang menjadi terluka dan meninggal dunia.30 – 17. Sekitar pukul 15.) Saksi mata melihat orang-orang tersebut saling mengenal. Setelah orang-orang tersebut berada di Yogya Plaza. salah seorang warga melihat sebuah truk besar berplat merah berwarna orange masuk ke lokasi Yogya Plaza. Mereka sepertinya saling mengenal satu sama lain dan mendapat perintah dari supir dan satu orang yang duduk di samping supir.26 Sekitar pukul 15. ada yang menggunakan seragam SMA. berbaju singlet dll. kemudian terdengar ledakan keras dari belakang Yogya Plaza.

. 110 – 122. .55 Seperti dilihat dari kasus Yogya Plaza.. . Ester Indayani dan Raymond R. Hawa di dalam ruangan sangat panas. • Pada tanggal 14 Mei di Sunter. Saat masuk melalui pintu eskalator di satu. Warga lain. melihat pintu rolling door dalam keadaan terkunci gembok dan pintu masuk dihalangi oleh kawat yang diikat ke pintu rolling door dan dikaitkan ke eskalator sehingga pintu rolling door tidak dapat dibuka. sebagai berikut. Modus operandi ini juga dilihat di seluruh Jakarta. 61 – 62.30 WIB. Sandal yang digunakan sempat meleleh. antara lain. Ibid. Hal. Saksi berhasil masuk sampai batas escalator di lantai dua. terlihat beberapa pengendara sepeda motor mondar-mandir dan memainkan gas dengan keras di sepanjang jalan depan Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. provokator pergi dan membiarkan massa menjarah sepuasnya. setelah api mulai padam warga mencoba masuk ke dalam gedung.56 55 56 Jusuf.27 Sekitar pukul 21. Simanjorang. Tidak lama kemudian massa datang dan menjarah Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. awalnya sekelompok provokator datang dan memancing emosi massa agar siap menjarah. Hal. rolling door tersebut sebelumnya dalam keadaan terbuka karena digunakan orang banyak keluar masuk gedung. tetapi wajahnya mereka terlihat cukup tua untuk disebut pelajar SMA. yang juga mencoba untuk memasuki bangunan. Cit. Jakarta Utara. Pengendara motor tersebut terlihat berbadan kekar dan sebagian besar menggunakan seragam SMU. Terlihat di dalam ruangan banyak mayat terbakar bertumpuk menjadi satu. menghalangi jalan keluar. Kemudian. Op. terlihat kawat dikaitkan ke pintu rolling door.

terlihat tiga pria berusia antara 20 – 30 tahun melempari bangunan dengan batu. Mereka berambut cepak. Cit. Hal. dan Tim Forum.60 Mereka pada umumnya menjarah barang yang harga aslinya mahal. di Ciledug. berbadan tegap. Tangerang. tokotoko dan Mal Ciledug dijarah. Op.57 • Pada tanggal 14 Mei.58 Massa pada umumnya terdiri dari kaum rendah dan dari segala usia. Hal.61 57 58 59 60 61 Ibid. Simanjorang. 1 – 19. Jusuf. mereka lenyap. Mereka umumnya berbadan kekar dan berambut cepak. Chailil. dan berpakaian preman. celana jeans dan meneriakkan yel-yel “Bakar Cina!” dan “Jarah Cina!” Di bawah pimpinan mereka.59 Jumlahnya diperkirakan mencapai dua juta orang. Setelah massa sibuk melempari dan menjarah Hero. Hal. 101. Ibid. Cit. 175. Ester Indayani dan Raymond R. baik dewasa. Tiga pria ini melempar batu dahulu. Munawar. remaja. dan merusak barang yang tidak diambil. Ibid. maupun anak. 1 – 179. . lalu diikuti massa. Hal. terlihat sekitar 3 – 5 orang memimpin massa. di depan Supermarket Hero Megaria.28 • Pada tanggal 14 Mei. Jakarta Pusat. Umumnya mereka mengenakan baju hitam. Op.

29 Ibid. Oleh karena itu. Hal.66 2. Selain menggunakan yel seperti “Cina babi!”63 atau “Ganyang Cina!”64 dan komando seperti “Cina-Cina. dan terkoordinasi. 101. berbadan tegap dan atletis.65 massa secara aktif diarahkan agar tidak menjarah perusahaan milik orang pribumi. berambut hitam cepak. Para provokator ini mempunyai ciri-ciri yang mirip. 55 Ibid. ketika massa dikomando untuk tidak menjarah atau membakar gedung Asuransi Bumi Putera. Hal. Hal.2. Jakarta Pusat. diduga bahwa para provokator adalah aparat yang memancing emosi rakyat. 83 . JP milik Cina.3 Kekerasan Terhadap Etnis Cina 62 63 64 65 66 Ibid.62 Provokator ini berusaha untuk mengarahkan serbuan massa pada perusahaan atau toko milik warga keturunan Cina atau orang Cina sendiri. Ini terlihat di Cempaka Putih Tengah.29 Massa dipimpin oleh sekelompok provokator. 132 Ibid. bakar-bakar!”. Ibid. Hal. yaitu berjenis kelamin pria. Hal.

dilempari batu oleh massa dan luka berat.69 • Pada tanggal 14 Mei di Slipi. antara lain sebagai berikut.70 67 68 69 70 Setiono. lalu dipukuli beramai-ramai sambil barangnya dirampas. • Pada tanggal 14 Mei di Tomang. pembunuhan. 29. Ibid. Cit. Hal. Op. Hal. Jusuf. Ester Indayani dan Raymond R. 18 – 19. Apotek itu kemudian hendak dibakar massa. bunuh!” Akhirnya diselamatkan seorang aparat TNI (yang juga dilempari batu) dan dibawa ke Apotek Prima. .67 Beberapa kasus kekerasan terhadap orang-orang Cina. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina dipaksa turun dari angkatan mikrolet JB 03.68 • Pada tanggal 14 Mei di Glodok. Op. Cit. Jakarta Barat dua orang keturunan Cina. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina kehilangan dua cucu laki-lakinya yang terbakar selama kerusuhan. 1083 – 1084.30 Selain anggota massa yang meninggal dalam kebakaran. Benny. Ibid. 23. tetapi pemiliknya keluar dengan berpakaian Muslim dan meyakinkan massa agar tidak melakukan hal tersebut. Ada bukti bahwa pemukulan. juga sering terjadi kekerasan yang ditargetkan kepada etnis Cina. Simanjorang. G. Hal. Hal. dan perkosaan telah terjadi secara massal. seorang lelaki dan seorang perempuan. Massa berteriak “Cina babi.

dan korban-korban perkosaan itu kadang dibunuh 71 72 73 Ibid. 54 – 55. sebuah mobil Mercedes Benz milik etnis Tionghoa dihentikan oleh lebih dari dua puluh orang.71 • Pada tanggal 14 Mei di Jalan Mangga Besar. Perkosaan ini dinyatakan terjadi secara ramai-ramai. Mobil kemudian dirusak dan dibakar. Jakarta Utara. Jakarta Timur terlihat massa melakukan sweeping pengendara bermotor. Semua yang melintasi dipaksa membuka helm sebelum diizinkan pergi. seorang anggota massa menjelaskan “Kami mencari orang Cina. Hal 61. Ibid. Hal. Jakarta Utara.72 • Pada tanggal 14 Mei di Grasera.”73 Ada pula kekerasan seksual yang terjadi kepada wanita keturunan Cina. Hal. . massa membakar dan merusuh sambil meneriakkan kata-kata seperti “Reformasi! Reformasi!” serta yel-yel anti-Cina seperti “Ganyang Cina!” Seorang warga etnis Tionghoa hampir ditikam oleh salah seorang di antara kelompok massa. 123. dan kerap tidak ada yang bersedia membantu. Contohnya. Ibid. di Glodok telah terjadi perkosaan yang brutal kepada wanita etnis Cina di depan umum. Ketika ditanya mengapa ada sweeping ini. lalu penumpangnya dipaksakan turun.31 • Pada tanggal 14 Mei di Mangga Besar.

di suatu tempat di Jakarta Barat mereka tiba-tiba dikepung massa yang muncul begitu saja entah dari mana. sampai perusahaan penerbangan menyediakan penerbangan ekstra untuk para pengungsi. Hal. Op.77 78 Kejadian perkosaan ini sangat tragis. dan I. G. dan Andi Zulfikar Anwar. dengan 15 di antara mereka yang tewas. Hidayat Gunadai. Op. Merasa keadaan sudah mereda. Keduanya tak pernah bermimpi.” 1998. 75 76 77 78 . 66 – 67. yang terjadi di Jakarta pada tanggal 13 Mei.74 Tercatat bahwa jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang. “Yang Untung dan Buntung. menuju rumahnya di bilangan Jelambar. Benny. Sumbogo. Hal. 1998: … sebut saja [Andina]. pada hari naas itu … pulang dari kantornya. 24 – 31. pegawai perusahaan komputer.00 WIB. Priyono B. Cit. 12. 23 Mei. Hal. 06 Juni.” 1998. Kompas. dalam perjalanan itu. 74 “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan.76 Untuk menyelamatkan diri ribuan orang asing dan orang Cina melarikan diri. sebagaimana bisa dilihat dari kasus ‘Andina’ di bawah.” Op. Gatra.75 Yang tidak dibunuh merasa trauma dan ada yang sampai masuk rumah sakit jiwa atau bunuh diri karena tidak bisa menahan rasa malu dan trauma. Jakarta Barat. Sebuah bank swasta di kawasan Tomang.32 setelah digunakan. Hal. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. Ia dibonceng pacarnya. mereka nekad pulang menjelang pukul 21. Cit. Gadis berusia 26 tahun ini. 1083 – 1084.. Setiono. Aries. Made Suarjana. Kelana. 23 Mei. Cit.

. Tetapi dalam keputusasaan. dia menyatakan bahwa dia] ‘Sakit.33 Di keremangan malam itu. tetapi dengan kekuatan yang tersisa ia bangun dan kembali memegang baju pacarnya erat-erat.. 5 Juni. Uang. 1. . Hal.’ Sementara teriakan massa makin menyeramkan.’79 Beberapa kasus perkosaan lain yang tercatat termasuk: 79 “Luka Kerusuhan. Luka Perempuan.. ‘Ampun Pak… ampun… Saya orang biasa. Andina dan pacarnya bisa pergi meninggalkan tempat itu. menurut penuturan Andina. Sekali ia jatuh terjengkang. Oleh polisi mereka diantar ke rumah penduduk. Yang terdengar hanyalah rintihannya.. STNK. Blazernya sudah terlepas. Bekas-bekas kekerasan ini. baru hilang seminggu kemudian. sakit sekali. sementara seluruh harta miliknya dilolosi. Berhari-hari kemudian. Sekujur tubuhnya penuh bilur-bilur biru. Andina masih saja dicekam peristiwa itu [hingga] lama ia tak masuk kantor. diapakan saja dirinya waktu itu. bahkan obat dokter untuk orang-tuanya yang baru ditebus di apotek. SIM. dengan harapan ada salah satu dari mereka bisa membaca. Andina sudah tak mampu lagi berpikir diapakan saja dirinya. Seorang penduduk kemudian memboncengkan keduanya sampai rumah. kartu ATM. Andina tidak ingat lagi. Hanya doa yang terus menguatkannya.. yang orang-tuanya berencana melamar tanggal 17 Mei -empat hari sebelum kejadian ini menimpa. tolong Tuhan. Ialah yang memerintahkan agar para penjarah membebaskan dua anak manusia ini. ‘Tuhan.. di tengah-tengah himpitan kepanikan dan ketakutan luar biasa. bahkan juga di pangkal paha. habis dijarah.. sebelum kemudian ditolong polisi jaga di dekat situ yang juga tak luput dari lemparan batu massa.’ hanya kata-kata itu yang dia teriakkan. Sang pacar. Kompas. ia ditarik-tarik massa agar turun dari sepeda motor. dan tak mengulanginya pada orang lain. [Ketika ditanya mengapa dia menceritakan peristiwa itu. Saya bercerita. Yang teringat hanyalah. bisa tahu apa yang saya rasakan. handphone.” 1998. tiba-tiba ada orang tua muncul.tak berdaya dipukuli massa. helm.

82 • ‘Mona Johan’. Tempo. dengan anaknya diasuh orang lain. 169. dia akhirnya berpindah ke Amerika Serikat. Menjadi sangat takut pada lelaki. perempuan berusia empat belas tahun itu menjadi takut pada lelaki dan tidak mendapatkan haid untuk jangka waktu yang panjang. Akhirnya berpindah ke Taiwan. 2003. lalu diperkosa oleh empat orang pria.81 • ‘Lina’. 168. .80 • ‘Mei Ling’. seorang ibu dari dua anak keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dicegat massa di jalan. sementara lelaki kelima menempatkan leher dan kepala Mona ke ujung tempat tidur. lalu memaksa alat kelaminnya ke dalam mulut 80 81 82 “Hidup yang Terenggut”. 169. Karena menjadi trauma. badannya penuh memar dan dalam keadaan syok. Hal. seorang pemudi keturunan Cina yang diperkosa di antara tanggal 13 dan 14 Mei 1998 oleh lima orang lelaki. seorang pemudi keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dikejar massa lalu diperkosa ramai-ramai di dalam rumahnya oleh lebih dari sepuluh orang. Setelah diselamatkan. seorang wanita keturunan Cina yang diculik di daerah Jalan Jenderal Sudirman lalu diperkosa di daerah persawahan pada tanggal 15 Mei 1998. Hal. Hal. Setelah diperkosa. Ibid. Ibid. Empat di antara mereka memegang kakinya. dan akhirnya harus masuk ke rumah perawatan di Jakarta. 25 Mei.34 • ‘Dini’.

Hal. aparat berusaha untuk menyelamatkan warga yang ada dalam kondisi bahaya. seperti kasus Slipi di atas. Sekitar pukul 10:00 – 11:00 WIB.. pada tanggal 14 Mei 1998: Saksi . “Mona. Setelah diperiksa. bagian Titik Amuk Massa Terbesar untuk gambaran respons aparat.35 Mona. Keempat pria lain bergantian memerkosanya di vagina. di daerah Mangga Besar. ada pula banyak laporan aparat tidak berusaha untuk mencegah penjarahan atau kekerasan. Warga mengatakan bahwa pasukan terlihat telah berjaga sejak siang hari pada tanggal 13 Mei. Tidak lama kemudian asap tebal mulai mengepul dan membesar dengan cepat. kemudian mereka mulai menggedor dan mendobrak pintu lantai bawah. Selain pasukan yang berjaga juga terlihat 2 buah truk dan panser. 83 Gunadi. Kelompok orang tersebut setelah berhasil dihadang akhirnya bergerak mundur menuju perumahan dan toko di Jalan Mangga Dua. . Toko tersebut dilempari hingga pecah kaca-kacanya.2. melihat sekitar 50-an orang dari arah Jembatan Baru berusaha memasuki wilayah Pasar Pagi Mangga Dua. Misalnya. Namun. 84 Lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta.” 1998. akhirnya Mono Johan bersama keluarga berpindah ke Australia. Fannie. Tempo.4 Respons Aparat Respons aparat selama kerusuhan terjadi tidak ada kepastian. 84 Dalam kasuskasus tertentu. di Balik Sprei Kembang. biarpun ada kemampuan.. 12 Oktober. sebuah toko material mulai dilempari kelompok massa yang baru saja berpindah dari seberang jalan. Jakarta Utara. bahkan atas risiko besar.83 2. 63. Kelompok massa ini dihadang 50-an pasukan Kostrad (terlihat dari baret hijau yang dikenakan) yang berjaga di bawah jalan layang kereta api.

Selama peristiwa terjadi. yang pada saat itu merupakan pemimpin Kostrad. menyuruh bawahannya untuk 85 86 Ibid. yang bertanggung jawab atas anggota ABRI di Jakarta. bersama Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin.86 Ada pula kecurigaan bahwa provokator yang memancing rakyat untuk melakukan kerusuhan adalah tentara. Letnan Jenderal Prabowo Subianto. Hal. biarpun ini belum dibuktikan. ada laporan bahwa ada aparat yang mencari keuntungan dalam kerusuhan itu. . lalu pergi dengan membawa barangbarang itu. Setelah semua penghuni bangunan berhasil keluar. Menurut pikiran rakyat pada waktu itu.36 Terdengar beberapa kali ledakan (diperkirakan disebabkan oleh pengencer cat yang diletakkan di lantai bawah). Akhirnya dengan segala upaya 3 laki-laki penghuni toko berhasil keluar dari bangunan dengan dibantu warga yang berada di belakang toko. Menurut hasil penelitian Tim Solidaritas Kerusuhan Mei 1998. Ia meminta bantuan dan pengawalan untuk mengantar anggota keluarga yang luka ke rumah sakit. salah seorang korban menghampiri pasukan yang berada di bawah jembatan layang. dan membakar bangunan. membobol.85 Selain itu. Suasana menjadi semakin panik setelah asap mulai memenuhi lantai dua dan pintu belakang yang tidak bisa dijebol penghuni bangunan. tetapi mereka telah dalam keadaan terbakar. Orang tua dan seorang penghuni lainnya juga berhasil ditolong. pasukan yang berjarak sekitar 20 meter tersebut tidak melakukan tindakan menghalangi atau menghentikan massa yang melempar. Ambulans baru datang sekitar pukul 22:00 WIB. di wilayah Glodok pada tanggal 14 Mei 1998 terlihat sekelompok polisi yang menyuruh perusuh mengisi truk dengan barang jarahan. 46 – 48. Permintaan itu ditolak pasukan. Ibid. Kemudian korban tersebut menghubungi ambulans. Hal 23.

106 – 107. 2.88 Namun. Jemma. Hal. yang menjadi pesaingnya untuk menjadi presiden setelah Soeharto turun.87 Biarpun memang provokator mempunyai ciri-ciri yang seperti prajurit dan hal ini dipercaya oleh rakyat.37 memancing emosi rakyat dan melakukan kekerasan untuk dua alasan. Menurut ahli politikekonomi AS Albert Hirschman. sebagaimana dilihat di Jalan Kyai Tapa. 13. Cit. 2005. secara umum ada tiga respons yang paling dimungkinkan dalam kerusuhan. masyarakat terpaksa mengambil inisiatif sendiri untuk melindungi diri. yaitu untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Menteri Pertahanan Jenderal Wiranto. Ester Indayani dan Raymond R. 1996–1999. lalu dibakar.2. Jakarta Barat ketika pos polisi hancur ditabrak truk. belum ada bukti definitif. Anti-Chinese Violence in Indonesia. Jusuf. aparat bertugas untuk mencegah kerusuhan sebisa mungkin dan tidak dibenarkan untuk menggunakan situasi untuk kepentingan sendiri. Hal.5 Reaksi Warga Sebagai akibat ketidakmampuan aparat untuk mencegah massa. Risiko untuk aparat yang berusaha untuk mencegah amuk massa memang tinggi. Singapore University Press: Singapura. yaitu exit (keluar dari negara di mana kerusuhan 87 Purdey. 88 . Simanjorang. Grogol. Op. 2006.

000 sampai 100. 10 Februari.91 92 Sementara. Cit. seperti keluarga keturunan pemilik toko material yang diselamatkan oleh warga setempat di Mangga Dua. Namun. 12.” 1998. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi. Kwik Kian. dan loyalty (menerima semua dengan diam). Mereka bersembunyi di beberapa hotel milik pribumi atau meninggalkan Indonesia untuk pergi ke negara asing yang dianggap lebih aman. karyawan ditugaskan untuk menjaga pintu dan menghentikan orang yang berusaha untuk masuk. 4. di Jatinegara Plaza. Sumbogo. Simanjorang. Jakarta Utara. 24 – 28. Hal. Gie. karyawati disuruh pulang. voice digunakan oleh karyawan toko-toko tertentu yang ditarget oleh massa. Hal. Kompas. 7 Juni. Karyawan berusaha secara aktif untuk mencegah penjarahan. voice ini bukan merupakan cara menentang pasif. Gatra. 130 – 131. Jusuf.94 89 Khoiri. Op. 2008. Misalnya. Kompas.38 terjadi). Jakarta Timur.93 Ini juga terlihat dalam kasus orang yang menyelamatkan tetangga. voice (melakukan protes dan demonstrasi).90 Jumlah pengungsi Cina pada saat itu diperkira mencapai 10. Hal. Ester Indayani dan Raymond R. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa. 90 91 92 93 94 . Khoiri Akhmadi. Op.” 2008. “I.89 Ketiga cara ini digunakan oleh masyarakat. Exit pada umumnya dilakukan orang Cina." 1998.. Hal. Khoiri.000 orang. Ilham. 46 – 47. 16 Mei. Ilham. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. Hal. Ibid. dan Nurlis Effendi. Priyono B. Cit.

dan Nurlis Effendi.000 dijual dengan harga 1. Banyak orang-tua yang harus berpuasa selama beberapa hari kerusuhan itu terjadi. Pemilik toko pribumi memasang tanda bertulisan “Milik Pribumi”. harga tiket keluar Jakarta dinaiki sembarangan. “Lega. 98 99 . ini kelompok yang paling besar. 1998. Cit. Khoiri Akhmadi. Orang-tua berkorban demi keselamatan anak mereka dengan cara menyediakan makanan sepuasnya untuk anak-anak tetapi hanya mengambil makanan untuk dirinya sendiri ketika anak-anak sudah puas. 8. Ilham. Lepas dari Jakarta.. 97 Sumbogo. Karena situasi mendesak itu. Hal. tanggal 15 November 2008. Op.97 98 Namun..39 Sementara. Kompas. ada pula orang yang menggunakan kerusuhan itu untuk mencari keuntungan sendiri. 580.99 95 Ibid.. Hal. 17. jalan loyalty diikuti oleh orang-orang miskin atau menengah. Cit. 2008. 21 Mei.” 1998. baik pribumi maupun keturunan. Hal. 24 – 28. “Milik Haji.”95 “Pro-Reformasi”. Op. 96 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. harga naik tidak terkendalikan.3 juta.. Orang Cina bersembunyi di rumah diam-diam dan berharap agar semua kerusuhan selesai dengan cepat. Contohnya. Priyono B. mereka berharap agar kepribumian mereka dapat menghindari amuk massa.96 dan sebagainya. hingga tiket pesawat Jakarta – Batam yang aslinya hanya Rp. Khoiri.

walau tidak menjarah. 101 102 “Kota Solo Penuh Asap.101 Didahului oleh orang yang bersepeda motor. hasil pembangunan selama 30 tahun dihancur dan dibakar. . Hal. Kompas. Hal.000 anggota masyarakat dan polisi. rasa hangat berkembang dalam hati masyarakat umum dan menyebabkan warga-warga Solo mulai kerusuhan yang terasa separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta. Dengan kabar tentang penembakan mahasiswa-mahasiswi Trisakti. Kompas. massa menjarah semua pertokoan dan sebagainya sepanjang jalan protokol Slamet Riyadi. 15 Mei. Urip Sumoharjo. Yogya. 9 Mei. Hal. Pada tanggal 8 Mei ada insiden di antara kurang-lebih 5. 3. 16 Mei. Ir Sutami. Kompas. dan seluruh jalan di dalam kota.” 1998.” 1998. dan Samarinda. Massa juga dipinggirkan oleh warga Surakarta yang. Dalam waktu semalam.” 1998.3 Kerusuhan di Surakarta Pada bulan Mei 1998 kota Surakarta (juga dikenal dengan nama Solo) mengalami kerusuhan yang mirip Jakarta. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. 11. Warga Cina yang terlihat dikejar dan diperlakukan dengan jahat. memberi semangat kepada para perusuh.40 2. Sudirman.102 100 “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo. 11. dalam kasus itu sebanyak 25 orang terluka oleh peluru karet dan lebih dari 100 orang terluka oleh pelemparan batu.100 Keadaan menjadi lebih anarkis mulai dari tanggal 14 Mei 1998 kerusuhan yang disebabkan oleh penewasan empat mahasiswa Trisakti di Jakarta mulai terasa di Surakarta.

dan pembakaran terjadi.103 baik kepada milik warga umum maupun milik aparat keamanan. bank. massa perusuh tidak dihentikan dan penjarahan. perkosaan. 11 “Amuk Massa Landa Boyolali. dan dari personel yang ada sebagian besar ditugaskan untuk mendukung Polri mengamankan aksi keprihatinan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta.104 Akibatnya. Kompas.” 1998. Pada tanggal 15 Mei 1998 massa sebesar ribuan orang sudah tiba di Boyolali.106 Ketika kerusuhan 103 “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya.41 Aparat keamanan tidak mampu menghindari kerusuhan itu. . Warga Surakarta yang tidak ikut massa itu hanya bisa bersembunyi. 104 105 106 “Kota Solo Penuh Asap. 16 Mei. Jumlah aparat keamanan di Surakarta diakui sangat sedikit.105 Oleh sebab kerusuhan itu. toko. dan sebagainya. Op. Hal. Jawa Tengah dan menjarah dan membakar pabrik. massa perusuh mampu bergerak ke luar kota. 1. Dampak dari ini terasa sampai ke Salatiga. Hal. berdoa dan berharap bahwa mereka tidak akan kena kerusuhan itu. tutup karena takut dirusuh oleh massa itu. Hal. kantor pemerintah. sekolah. rumah.” 1998. 11 Juni. dan lain-lain sejauh Salatiga. dan sebagainya.” 1998. Ibid. Cit. Kompas. Oleh sebab itu. pembunuhan. Jawa Tengah. Demikian juga bank. Toko-toko. 7. hampir semua pusat pembelanjaan tertutup. kantor.

dan orang tuanya dibuang keluar. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. ‘Kami orang Jawa. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. Penjarahan juga ada di mana-mana. tapi tidak sebanyak di Jakarta. yang jumlahnya banyak sekali. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. namanya Toko Buku Sekawan). kami selalu berkata. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. vihara. khususnya penduduk Cina yang dijarah. sampai saat ini. seorang orang Jawa dengan keturunan Jepang yang tinggal di Surakarta pada saat kekacauan Mei 1998. Kami telah mencoba membantu orang Cina. seisinya. semuanya dibakar. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. dan dibakar. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. Seisi tokonya dijarah penduduk. dan demikian ditarget dalam kerusuhan itu. pasar. Dulu. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. . sempat kami membantu orang Cina. 11. Perumahan. kami ProReformasi!. Berikut adalah naratif dari Wahyu Apri Wulan Sari. dia sendiri diperkosa.42 sudah selesai pun jarang ada yang berani membuka tokonya. Surakarta. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. Kompas. demikian banyak orang yang menderita saat itu. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun.” 1998. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang [keluarganya] memiliki toko buku terkenal di Solo. 21 Mei. tapi mereka 107 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. dan toko Cina dirampok dan dibakar oleh massa tersebut.’ atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. Hal.107 Warga Cina di Surakarta dijadikan kambing hitam untuk semua masalah masyarakat. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. mall. Saya melihat banyak sekali pertokoan. dan kami hampir diserang penduduk.

110 Selain itu.” 1998. 457 miliar. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. . 06 November. termasuk sekolah saya pun. Sekolah-sekolah. 18 ruang pamer mobil. dan juga pecahan kaca di mana-mana. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo108 (Lampiran 3) Oleh sebab Surakarta jauh lebih kecil daripada Jakarta (luasnya Surakarta sekitar 44 km2 dan penduduk pada saat itu berjumlah 500. 12 rumah makan. Hal. dan juga pindah sekolah. dan selama berbulan-bulan warga Cina di Surakarta hidup dalam suasana ketakutan. Kompas. 11. 27 toko swalayan. 570 sepeda motor. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. 217 toko. 8. walaupun suasana di Surakarta mulai menjadi lebih tenang pada tanggal 17 Mei 1998. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. Dalam aksi kerusuhan yang terjadi selama dua hari itu. Hal. Massa juga membakar 287 mobil.” 1998. Lebih parah lagi.43 merasa takut akan serangan yang mungkin akan tiba-tiba terjadi. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. Banyak gedung yang terbakar. tidak ada orang. 110 “Daerah Sekilas. cuma bangkai mobil dan motor. tercatat 56 kantor dan bank. 06 Juni. Kompas. dan kebetulan saat itu. tanggal 15 November 2008. ditutup untuk beberapa waktu. kerugian dan intensitas kerusuhan itu lebih terasa. korban tewas 108 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar.109 Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp.000). 55 bus dan tujuh truk. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. 109 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. saya dan keluarga saya ikut juga.

Hal.” 1998.000 orang keturunan Madura menjaga keamanan Surabaya dengan membawa celurit. penjarahan masih terjadi pada tanggal 14 Mei di kawasan Sidotopo.” 1998. “Polisi Solo Masih Menahan 19 Perusuh. 10. Hal. Hal. 21 Mei. 22 Juni. merasa paling khawatir. baik di kota yang mengalami kerusuhan maupun di kota yang masih relatif tertib. Walaupun demikian. jauh dari aparat keamanan.” 1998. Kompas. Lepas dari Jakarta. hanya 19 masih ditahan satu bulan kemudian. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. Kompas. Cit.112 Dari 230 perusuh yang ditangkap polisi. 9. warga Cina penuh dengan rasa ketakutan. 5. Massa membobol pintu toko-toko dan menjarah.4 Kerusuhan di Kota-Kota Lain Di kota lain di Jawa juga terjadi kerusuhan. kemudian 111 112 113 114 115 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap.” 1998...115 Namun. 11. 111 Ada juga 24 keluarga yang melaporkan bahwa ada anggota keluarga yang diperkosa saat kerusuhan itu.” 1998. Kompas. 22 Mei. 8. tetapi pada umumnya tidak separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan Surakarta.44 terbakar dalam bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 31 orang. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. Hal.114 Di Surabaya. Warga yang tinggal di pinggiran kota.113 2.. “Lega. . 22 Juli. Kompas. Op.

117 Di Bandung. 8. Y.45 membakar milik warga keturunan Cina. seperti ‘ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. kantor. 117 118 119 120 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam.. Hanibal W. Op. Cit. Op.116 Akibatnya. suasana sangat was-was oleh karena adanya kerusuhan besar di Jakarta dan Solo. Sen Tjiauw.” 1998. “Percik Bara Seantero Nusantara. atau keluar dari Indonesia.’ Jadi. Hal. warga Surabaya masih harus menjaga diri dengan cara mereka sendiri. Forum Keadilan..” 1998. Kompas.119 Di seluruh Jawa.Y. “Lega. 19. 21 Mei. Toko. 11.. Hal. Hanibal W. dan sebagainya tertutup.” 1998. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila 116 Wijayanta. Cit. Lepas dari Jakarta.” 1998. dkk. Yang paling was-was ialah warga Cina. Naratif ini menggambarkan suasana di Semarang pada saat itu. Cit. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. Op. massa melempari toko-toko dengan batu hingga sekitar 20 toko rusak berat. … [keluarga saya] merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. seorang warga keturunan Cina yang bertempat tinggal di Semarang sejak lahir sampai tahun 2009. 19. 118 Juga masih ada ratusan orang Semarang yang melarikan diri agar mereka tidak kena kerusuhan apabila kerusuhan terjadi. atau hotel. Hal. dkk.. yang pada umumnya menutup diri dalam rumah. Hal.. Sen Tjiauw. Wijayanta. 1 Juni. rumah toko.120 Berikut adalah naratif dari Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. .

Oleh karena hal-hal itu. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini.. Mesir. setelah dia diberi tahu keadaan di Indonesia dia segara kembali ke Indonesia. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia. Saya tidak melihat kejadian itu dengan mata kepala saya sendiri.46 seandainya sesuatu terjadi.5 Dampak dari Kerusuhan Mei 1998 Pada saat kerusuhan di Jakarta terjadi.). Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. Apalagi. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai . Kemudian. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. setiba di Indonesia Presiden Soeharto menyadari dia kehilangan kendali pemerintahan dan kekuasaan karena demonstrasi untuk menuntut dilakukannya reformasi dan penggantian pemerintahan telah mencapai puncaknya. Presiden Soeharto masih hadir di KTT G-15 di Kairo. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalan. Ginanjar Kartasasmita. namun. Akan tetapi.. 2. Jadi tidur pun terasa harus terjaga. puluhan ribu mahasiswa-mahasiswi berdemonstrasi setiap hari di seluruh Indonesia. dan kami merasa was-was di saat malam. dipimpin oleh Menteri/Ketua Bappenas Ir. empat belas calon anggota kabinetnya telah meninggalkan beliau. Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan [pemerkosa itu] (Lampiran 4. Namun.

Op. 1086. Mely G. Op. Cit. Benny G.122 memerintahkan Jaksa Agung Mayjen Andi Galib. Op. agar memeriksa kasus korupsi yang telah terjadi pada saat Orde Baru. 13 Agustus. Benny G. Tan. 1087 – 1090. 220. 124 “Aparat Jamin Keamanan. dan Wakil Presiden Habibie mengambil sumpahnya menjadi Presiden RI. . Hal. dan juga mulai menghapus dikotomi di antara orang Pribumi dan orang Non-Pribumi dengan cara mengeluarkan Instruksi Presiden No. Untuk mendapatkan itu. selama berbulan-bulan setelah kerusuhan. Berakhirlah masa Orde Baru dan muncullah masa Reformasi.26/1998 pada tanggal 16 September 1998. Hal. 2008.Presiden RI. Hal. Cit. Presiden Habibie melakukan tiga hal: dia mengutuk Kerusuhan Mei 1998 dalam jumpa pers pada tanggal 15 Juni 1998. Warga Masih Was-Was. SH. 9. Dia segara berusaha untuk menjaga jarak dari rezim otoriter Soeharto dan membersihkan citra buruk Indonesia di dunia internasional.124 121 122 123 Setiono. Cit. Hal.” 1998.123 Namun. masih ada orang yang mengancam korban kerusuhan dan menyatakan bahwa kerusuhan itu akan terulang.121 Suasana politik berubah dengan hadirnya Presiden Habibie. Setiono. Kompas.

yang membahas struktur novel Putri Cina. akan dijelaskan supaya pengertian alur ini menjadi lebih bulat. Peristiwa-peristiwa dalam cerita tidak bisa lepas dari bagaimana alur disampaikan. Dia-an ini memusatkan tokoh “Putri Cina” dan Giok Tien. Sudut Pandang Novel Putri Cina ditulis dalam sudut pandang dia-an maha-tahu.1. yang mengikat segala aspek cerita. satu . 3.BAB 3 ANALISIS STRUKTURAL NOVEL PUTRI CINA Bab ini. Berikut ada tiga contoh. tidaklah mungkin bahwa ada eksposisi tentang perilaku antagonis dalam cerita bersudutpandang Aku-an. mulai dari sudut pandang dan gaya bahasa yang digunakan supaya pengertian alur yang lebih mendalam dapat digarap. tetapi ada pula tokoh lain yang pikirannya disampaikan penulis. satu dari pihak Putri Cina. setelah alur dibahas maka hal-hal yang tergantung pada alur. Sementara. yaitu latar dan penokohan. Terakhir ada tema.

mengapa di hatinya terasa. tak mau patuh dan taat pada perintahnya.126 Sementara. wajah itu berat dan amat mengganggunya. ia si Putri Cina itu. Cetakan Kedua. seakan ia melihat Pangeran Tejaningrat sungguhan berdiri di hadapannya? ‘Tidakkah Pangeran Tejaningrat itu hanyalah Tejo. Yang mengisahkan Putri Cina berbunyi demikian: Tak henti-hentinya. 14. kutipan dari bagian yang mengisahkan perilaku Prabu Murhardo: Prabu Amurco Sabdo berhenti lagi sejenak. 250 . apa salahnya ia menikmati istrinya yang cantik ini? Senapati boleh menghancurkan kekuasaannya.125 Sementara. toh belum juga wajah itu ia temukan. Hal. dengan menaklukkan istrinya.127 3. Dan bisa saja ia mengkhianatinya. Ia tidak sadar. Sekarang. dan satu dari Prabu Murhardo sebagai tokoh minor. Ia terentak dan bertanya mendadak. temanku sesama pemain Ketoprak Sekar Kastubo yang sudah kukenal setiap hari? Kenapa ia seakan menjadi sungguh nyata. Giok Tien sendiri terkejut. bertanya. Sekarang Gurdo Paksi. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. Mengapa senapatinya bisa memiliki Putri Cina yang cantik ini. Gaya Bahasa 125 Sindhunata. Putri Cina. Ibid. kutipan dari bagian yang mengisahkan Giok Tien: Giok Tien baru saja melepas dandanannya. jika ia memang sungguh hendak mengkhianatinya. 126 127 Ibid. ia telah menaklukkan dan membungkam kuasa Senapati. Ia merasa. ketika aku main sebagai Roro Hoyi?’ tanya Giok Tien dalam hati. Tiba-tiba di hadapannya berdiri seorang lelaki tampan dan gagah perkasa. persis seperti kubayangkan sebagai Tejaningrat yang asli. Hal. Hal. dan aku sendiri tidak? Hatinya lalu makin bergelora panas. 2007. senapatinya. ke mana wajahnya? Segala jawab ia dapatkan. ia sendiri yang telah meletakkan wajahnya.2. wajah itu bagaikan sebuah topeng yang selalu ada di tangannya. 193.dari Giok Tien. Sebelum ia dikhianati oleh Senapati. bila ia bisa menggagahi dan menghancurkan istrinya ini? Ya. tetapi apa arti kemenangan itu.

Buminya sudah ditaburi dengan darah dendam dan pembalasan. harusnya ada unsur-unsur kebudayaan Jawa. Selain itu. Ibid. oleh karena cerita terjadi di tanah Jawa.128 Setelah tokoh utama pindah menjadi Giok Tien. Sabdo Murhardo. kuasa lelaki yang harus menaklukkan perempuan. Hal. adalah kuasa kesyahwatan. Hal. Ia sudah tidak dapat lagi menahan diri untuk segara menelanjanginya. yang kini ada di hadapannya.129 Dalam penceritaan Putri Cina juga sering digunakan istilah-istilah Jawa. gaya bahasa menjadi lebih deskriptif. Misalnya: Keadaan genting yang membuat matanya gelap.’ kata Sabdopalon-Nayagenggong. berperang habishabisan dan meninggalkan warisan dendam. dan kuasanya akan lumpuh tak berdaya. manusia di Tanah Jawa ini sudah didera dengan pertikaian. memegang adat Jawa dengan erat dan sering menggunakan bahasa Jawa dalam dialognya. Istilah-istilah dan kalimat-kalimat bahasa Jawa yang 128 129 Ibid. sesama saudara. di mana nenek moyang mereka. kadang tampak seperti puisi prosa. Ini melambangkan faktorfaktor duniawi yang menonjol.Gaya bahasa yang digunakan dalam Putri Cina bersifat mistis dan klasik. 55. dengan banyak penggunaan kosa kata dan struktur kalimat yang agak kuno. ia hanya tahu. Ini memberi rasa kelokalan dan aktualitas. sampai sekarang. termasuk bahasa. tetapi masih menggunakan kosa kata yang klasik. Misalnya: ‘Bukan. di lubuknya terdalam kuasa yang selama ini mengungkapkan diri keluar dalam segala bentuk penindasan dan kekerasan. ketika Putri Cina mencari identitasnya. Semua hanyalah lanjutan darah Kurusetra. . bukan! Sebelum ada agama apa pun. satu sama lainnya. raja Medang Kemulan Baru. dengan demikian. Teknik ini digunakan karena berdasarkan mitos Jawa. 247. bila ia tidak dapat melampiaskan hasrat syawat kelaki-lakiannya terhadap perempuan yang diingininya. ternyata sekaligus membuat rahasia tersingkap. Dalam matanya yang sudah digelapkan itu. Tuan Putri. dunia akan mencemoohnya. biarpun dinyatakan terjadi di suatu kerajaan rekaan. Unsur mistisnya paling kuat di awal cerita.

Cetakan Pertama. Hal. 36. Dan S. Op. Sindhunata. Robson. Hal. 83. 146. Hal. sak jagat tan ana sami138 (wanita paling cantik. Cit. Cit. Cetakan Kelima. Hal. dan bab dua sampai dua belas adalah flashback. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. 2006. Departemen Pendidikan Nasional. Hal. Hal. di seluruh dunia tidak ada yang sama). 131 Purwadi. Purwadi. Zoetmulder. Kamus Jawa-Indonesia Populer. 119. Dalam konteks ini. Purwadi. Gramedia: Jakarta. 520. P. 404. J. Op. Hal.131 jamane edan132 (zamannya gila)133 sendika dhawuh134 (setuju dengan perintah)135 tedheng aling-aling136 (secara rahasia)137 dan ayu-ayuning wanita. Cit. Kamus Jawa Kuna Indonesia.. 194. Ini terbukti 130 Ibid. ‘sama’. Cit. 1005. Cit. O. Cit. ‘seluruh’. ‘wanita’. Media Abadi: Yogyakarta.3 Alur Alur Putri Cina secara kronologis sebagai berikut: bab satu kontemporer dengan bab tiga belas sampai selesai. 90. 155. 248 139 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘cantik’. ‘tidak’. Op. Cit. Op. 1198. 2004. 100. 34. 1416. ‘ada’. Sindhunata. Sindhunata. Hal.139 3. 132 133 134 135 136 137 138 Sindhunata. Op. Hal. Hal. Op.digunakan termasuk bebathen130 (keuntungan). Op. . ‘akan saya turuti’. ‘dunia’. 140.

Putri Cina teringat pada cerita rakyat. dia menjadi terkenal dan akhirnya menikah dengan dua perempuan. B2 C2 A3. Timbulnya Konflik3 Peningkatan Konflik3 Klimaks. . Jaka Prabangkara ditugaskan untuk menggambarkan semua yang ada di langit dan tidak turun dari langit sampai dia tiba di negeri Cina. Dalam Peningkatan Konflik1. Nomor kecil (subscript) menandai plot mana yang tampil. B1 C1 A2. 140 Tanda ditentukan oleh kedudukan unsur itu dalam alur konvensional.karena pada bab satu sudah ada krisis identitas. ternyata dia merasa kehilangan identitas. D dan E tidak mempunyai subscript karena menyatukan ketiga alur cerita. Pada bab pertama. E atau A1 – B1 – C1 – A2 – B2 – C2 A3 – B3 – C3 – D – E. Penyelesaian Tanda A1. pasti sudah ada peristiwa yang menyebabkan itu. Timbulnya Konflik2 Peningkatan Konflik2 Perkenalan3. Sebagai hukuman. yaitu seorang warga miskin dan seorang putri kaisar Cina. termasuk noda hitam dekat vaginanya. B3 C3 D. Jaka Prabangkara. Anak raja Majapahit. tokoh Putri Cina diperkenalkan. Setiba di sana. Timbulnya Konflik1 Peningkatan Konflik1 Perkenalan2. yang ditandai dengan kehilangan wajahnya. Secara plot. urutan Putri Cina sebagai berikut: Lambang 1: Alur Putri Cina140 Bab 1 2 – 12 13 – 17 18 19 – 20 21 – 28 29 – 31 Halaman 9 – 14 15 – 87 88 – 148 149 – 152 153 – 165 166 – 257 258 – 302 Bagian Alur Perkenalan1. keturunannya bertakdir kembali ke tanah Jawa. Konfliknya sebagai tokoh juga muncul. apabila sudah ada itu. Oleh karena itu. dihukum karena telah menggambarkan selir kesayangan raja dengan sangat tepat. Putri Cina merasa bahwa dia sebenarnya sudah orang Jawa.

Akhirnya Semar dan Togog digusur ke bumi dan Batara Guru . Togog dan Batara Guru. Setiba di sana. Kedua anaknya tumbuh dewasa. selir itu dinikahkan dengan anak raja itu dan akhirnya melahirkan anak dari kedua bapak-anak itu. mencari jawaban. kerajaan Demak. Mereka adalah tiga dewa bersaudara yang berasal dari satu telur. Untuk mendapatkan jabatan raja dewa dari ayah mereka. dengan demikian. seorang hamba di kerajaan Majapahit. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan kutukan Sarama. dewi anjing. Setelah bertemu dengan Loro Cemplon. Dia ingat bahwa selir Cina itu telah dienyahkan saat hamil ke Sumatra karena kehendak permaisuri kesayangan raja. Dia merasa itu melawan adat. Maka dia. gunung itu tidak bisa keluar dari perutnya. lalu pulang ke tanah Jawa dan akhirnya menjatuhkan raja Majapahit dan mendirikan kerajaan baru. anaknya bisa mengkhianati ayah mereka. Putri Cina tidak tega. pulang ke tanah Jawa. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan asal usul Semar. dia teringat lagi bahwa pada kerajaan Majapahit sudah ada seorang selir dari Cina. dia bertanya Sabdopalon-Nayagenggong mengapa Tanah Jawa selalu menjadi rawan perang. sebagai balasan kekerasan yang terjadi kepada anaknya. Putri Cina merasa bahwa pencariannya tidak selesai. Togog gagal. dia berangkat ke Banyuwangi untuk mencari Sabdopalon-Nayagenggong. Sabdopalon-Nayagenggong mengatakan bahwa kutukan itu membuat Tanah Jawa menjadi kacau setiap beberapa ratus tahun.Namun. Namun. dan bangsa Cina yang dikambinghitamkan. Semar dan Togog berlomba menelan Gunung Gabawarsa. Sabdopalon-Nayagenggong juga menyatakan bahwa itu sebenarnya salah mereka ada kutukan seperti itu. tetapi Semar berhasil. sebagai selir Cina itu.

Pada bab tiga belas sampai dengan enam belas terjadi perkenalan latar baru. yaitu Kerajaan Medang Kamulan Baru. . Walau ketika Kerajaan Medang Kamulan Baru masih baru itu sangat dicintai oleh rakyat. ratusan orang Cina dibunuh di Tangerang pada tahun 1946. dia berhenti ketika lagu “Cucak Rowo” sedang digandrungi di tanah Jawa. Mereka menjadi kaya raya. Setelah itu. dia melihat 10. Saat perjalanan waktu dia melihat keturunan Jaka Prabangkara kembali ke Tanah Jawa dalam jumlah besar. Ketika Putri Cina bertanya kepada Sabdopalon-Nayagenggong mengapa mereka merasa bersalah. Perbuatan cekcok mereka yang seperti manusia akhirnya menjadi ciri khas manusia. kini hanya ada rasa putus asa. putus asanya sangat parah. tetapi mulai melupakan budaya asalnya. Setelah melihat semua penderitaan ini. sampai Kerajaan Medang Kamulan Baru juga diberi nama panggilan Kerajaan Pedang Kemulan dan Negeri Mampir Ngombe. atau hilang. pembunuhan dan perkosaan di Malang pada tahun 1947 dan pembunuhan tanpa alasan pada tahun 1949 di Surabaya. Putri Cina juga melihat kekerasan terhadap bangsanya. Dia melihat orang turun dari kereta. Putri Cina bersama Loro Cemplon pergi ke kota Tuban. melepaskan pakaian dan mendekatkan wayang Cina potehi wanita ke celana dalamnya.000 orang Cina dibunuh di Batavia oleh penguasa Tanah Jawa Baru. karena sudah terbiasa kekerasan. Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah lanjutan dari Kerajaan Medang Kamulan yang didirikan dengan ideologi yang beda. mereka mengakui bahwa merekalah Semar dan murca. mereka berpisah dan Putri Cina melewati waktu ratusan tahun dalam waktu singkat. Putri Cina. tidak mengerti ancaman itu.menjadi pemimpin dewa. Di sana. Kompenie.

Dia ingin mencari jalan tanpa kekerasan. Giok Tien mengingat masa kecilnya. Kebencian masyarakat dialihkan ke orang Cina. kepada Prabu Murhardo. Dalam amuk massa ini aparat tidak bergerak. Giok Tien menjadi terkenang akan masa lalu. karena tidak ada aksi dari mereka. konflik kekuasaan Prabu Murhardo dan rakyat ditingkatkan. Konflik baru juga timbul. ketika masih sering mengikuti ibunya menonton ketoprak. mereka tidak merasa aman. dia juga menjadi pujaan lelaki. senapati Setyoko (dengan nama Gurdo Paksi). Joyo Sumengah. Korsinah. dia atas saran Patih Wrehonegoro ingin mengalahkan amarah rakyat kepada orang Cina. Setyoko tidak bersedia. Bersama teman satu rombongan. dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. tiga kakak-beradik. Korsinah juga mengajar dia dalam hal ini. akan tetapi. Saat bersiap untuk mengungsi. keris senapati. Akibatnya. Pada bab sembilan belas dan dua puluh plot ketiga muncul. Ketika dia menjadi bintang rombongan itu. yaitu raja Prabu Murhardo. Tokoh Giok Tien. bersiap untuk mengungsi ke negara Singa. Biarpun Giok Tien istri Setyoko. Lama-kelamaan dia menjadi pemain ketoprak juga di rombongan Sekar Kastubo. bersedia melaksanakan tugas itu dan menerima keris senapati. lurah prajurit Radi Prawiro (dengan nama Joyo Sumengah) dan penasihat Patih Wrehonegoro. dan wanita Cina diperkosa dan dibunuh. Dalam bab berikutnya. . karena itu.Para antagonis dan salah satu protagonis diperkenalkan pada bab tujuh belas. Namun. karena rakyat sedang banyak demonstrasi dan ingin menjatuhkan Prabu Murhardo. terasa bahwa mereka mendukung perusuh ini. Giok Hwa dan Giok Hong. rumah dibakar. harta-harta orang Cina dijarah. dia belajar tentang dunia ketoprak.

Namun. Dia menjadi pemain dan bintang ketoprak Sekar Kastubo. . Korsinah memberikan rapal ke Giok Tien. Pemeranannya sangat bagus. dia tidak mengalah. Giok Tien merasa semakin gila. menjadi mabuk cinta untuk Giok Tien. Setelah dia kena guna. Setyoko. Dia berjanji kepada dirinya bahwa dia akan mendapatkan Giok Tien suatu saat. Sebelum memerankan Eng Tay dalam lakon Sam Pek Eng Tay. Dia menjadi semakin terkenal dan pintar bermain. Lamalama mereka tunangan. Demi kelancaran pemeranannya. Dia tidak ingin melepaskan Giok Tien. terpaksa mencintainya. Karena perannya sangat luar biasa. Konflik ini lalu ditingkatkan dalam tujuh bab berikutnya. mereka belum berani menikah. seorang prajurit muda. Namun. Giok Tien juga takut perbedaan suku mereka akan menimbulkan masalah. Dia bicara pada wanita tua dan membayarnya agar Giok Tien kena guna. Di saat itu Radi Prawiro tidak putus asa untuk memiliki Giok Tien. dia juga menggunakan waktu itu untuk berdoa demi masa depan. dia menjadi Roro Hoyi dalam lakon Geger Mataram. Suatu hari. mendekatinya untuk mengakui cinta. konflik timbul ketika Radi Prawiro. Akibat kedekatan Giok Tien dan Setyoko. dan mereka menjadi pacar. dan dia merasa bahwa dia hampir menjadi Eng Tay yang sesungguhnya. Giok Tien mengucapkan rapal yang diajari Korsinah. Biarpun dia ditolak. Korsinah mengerti itu dan bisa menghilangkan guna itu.Namun. Bersama Sekar Kastubo Giok Tien keliling Indonesia. Radi Prawiro menjadi sangat cemburu dan menyimpan dendam kepada Setyoko. akhirnya seorang prajurit muda. tetapi karena Giok Tien masih ingin main ketoprak. Giok Tien pun jatuh cinta Setyoko. Dia sangat gembira.

bersama Nyai Pesat Nyawa. dan Giok Hong kembali mengepak untuk mengungsi ke Negara Singa. ada kelompok orang masuk ke rumah. Giok Tien diselamatkan Radi Prawiro. Giok Tien dibawa Prabu Murhardo ke istana. Mereka memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong. Namun. Setyoko menegaskan bahwa dia tidak bersalah. Perpisahannya dengan Siok Nio membuat Giok Tien sangat terharu. mayat Giok Hwa dan Giok Hong telah ditemukan. Giok Tien. Giok Hwa. ternyata Radi Prawiro tidak datang untuk benar-benar menyelamatkan Giok Tien. Pada saat yang sama Setyoko pulang ke rumah dan diprotes warga-warga setempat. Akibatnya. ibu Giok Tien. serta balas dendam kepada Setyoko. Dia sampai pada jawaban bahwa dia ingin memiliki Giok Tien. Siok Nio. Radi Prawiro masuk ke ruangan itu . Di sana. Dia ingin menggagahi Giok Tien dan memenuhi nafsunya. tetapi berpindah ke ibu kota bersama kakak-kakaknya untuk bersama dengan Setyoko. Namun. lalu berangkat ke istana raja untuk mencari keadilan. Giok Tien lega. Prabu Murhardo datang sebelum Radi Prawiro bisa menanggalkan pakaian Giok Tien dan Radi Prawiro disuruh berhenti karena perilakunya tidak untuk kepentingan negara. Prabu Murhardo bingung mengapa dia membawa Giok Tien. Setelah dia dibawa ke rumah Radi Prawiro. dia menggagahi Giok Tien.Tidak lama setelah itu. Mereka memandang dia sebagai pembunuh dan pengkhianat. apalagi karena mereka tertusuk Nyai Pesat Nyawa yang milik suaminya. meninggal dunia. Giok Tien trauma atas pembunuhan kakak-kakaknya. Namun. Setelah mengingat masa lalu itu. dia tidak main ketoprak lagi. yang membantai orang-orang itu. Oleh karena itu.

Prabu Murhardo mengalah. Empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Mereka berpelukan. karena telah melakukan hal yang sudah dia melarang. menurut dia itu haknya sebagai raja. dan berusaha membantu istrinya. setelah Radi Prawiro selesai. mereka hendak membunuh Giok Tien. entah oleh siapa. Radi Prawiro segara turun menggagahi Giok Tien. Dia tidak percaya pada suaminya. . Pada klimaks Setyoko akhirnya masuk ke ruangan itu dan menghentikan Radi Prawiro. tetapi tidak mencapai puncak nafsu. setelah Setyoko datang dan menyerahkan seragam senapatinya kepada roh Giok Hong dan Giok Hwa. dia ada bukti bahwa raja itu biadab. Radi Prawiro naik pangkat menjadi senapati dan menerima Nyai Pesat Nyawa kembali. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah. Namun. Setyoko juga mengatakan bahwa keluarganya dibunuh. Prabu Murhardo mengundurkan diri sebagai raja dan Setyoko mengundurkan diri dari jebatan senapati. Giok Tien menghindari itu dengan menyatakan bahwa dia bisa menjatuhkan Prabu Murhardo dengan mudah. Dia menganggap Prabu Murhardo munafik. sebagai bukti itu dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. bahagia bersama. Akibat persetujuan bersama.saat Prabu Murhardo masih menggagahi Giok Tien. Berakhirlah plot nomor dua. Dia marah besar. Setelah Prabu Murhardo bersyahwat. tetapi diam sampai Prabu Murhardo bersyahwat. Giok Tien sadar bahwa suaminya benar-benar mencintainya. dia masih merasa anak buah suaminya telah membunuh kakaknya. agar Radi Prawiro tidak membantah dia menawarkan Giok Tien untuk nikmat Radi Prawiro. Dalam debat yang terjadi saat itu Setyoko mengancam akan ada perang saudara. Namun. Radi Prawiro berbicara. Giok Tien berdoa untuk roh mereka.

Kesunyian ini dipecah ketika Radi Prawiro berusaha untuk menembak Setyoko dengan anak panah. dan . dia mengakui bahwa cintanya kini membunuhnya. dan terbang bagai kupu-kupu ke seluruh tanah Jawa. Indonesia adalah tempat keterjadian sebagian besar cerita.1 Latar Tempat Latar tempat luas dalam Putri Cina ada dua. Radi Prawiro mendekati mayat cinta dan musuhnya. lalu mengakui bahwa dia merasa lebih parah daripada pengkhianat karena tidak bisa melindungi istrinya. Akhirnya dia pun kena anak panah. tetapi merasa sedih karena dia sendiri sudah membunuh Giok Tien. Orang Jawa dan orang Cina tinggal dalam kedamaian sejahtera. Radi Prawiro melihat.4. Plot nomor tiga selesai. Kupu-kupu itu beterbangan ke langit. Dia puas karena dendamnya akhirnya dibalas. Dia merasa bahagia. Setyoko memegang mayat istrinya. Dia merasa bahwa dirinya sudah dimaafkan. Melihat kupu-kupu itu beterbangan dan bersuka ria Putri Cina merasa lega. Akhirnya dia menikam diri dengan Nyai Pesat Nyawa. yaitu Indonesia. tetapi kedua mayat itu lenyap menjadi kupu-kupu.4 Latar 3. Plot satu selesai. ada awan yang bentuknya mirip sekali dengan Giok Tien. Dia lalu berusaha untuk memegang mayat Giok Tien. dan negeri Cina. Setelah mencoba melupakan cintanya kepada Giok Tien. 3. terutama tanah Jawa. Giok Tien mendorong Setyoko. tetapi dia sendiri kena anak panah itu. berbunga-bunga dan membagikan permata Suinli. tetapi masih tidak tega.

Sementara Cina. namun. 3. dan tempat di mana Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa dan dibunuh. sebuah rumah besar yang mewah. di antara lain anjing ajaib dan dua dewa yang turun ke bumi. ada puluhan latar tempat sempit. tidak ada dewa yang muncul dalam cerita. yang hanya muncul pada Bab 2. digambarkan sebagai negara yang sangat berdasarkan hal yang aktual.2 Latar Waktu . di mana Putri Cina mendapatkan penjelasan mengapa tanah Jawa membahayakan untuk orang keturunan Cina. dua kerajaan yang dikunjungi Putri Cina saat mencari identitasnya. • tempat pementasan Sekar Kastubo. Walaupun kaisar dinyatakan keturunan dewa. • kuburan Giok Hong dan Giok Hwa. dan • Banyuwangi. di mana Giok Tien berkenalan dengan Setyoko dan Radi Prawiro dan juga mendapatkan saran atas kehidupan dari Korsinah. • kerajaan Majapahit dan Demak. hal lain di negara Cina hanya terkait dengan manusia biasa. istana raja yang besar dan digunakan untuk pertemuan Prabu Murhardo bersama penasihatnya beserta perkosaan Giok Tien dan pemerasan Prabu Murhardo. Latar tempat yang paling penting dalam cerita ini adalah: • rumah Giok Tien dan Setyoko.4. Selain itu. tempat kuburan kakak-kakak Giok Tien dan pembunuhan Giok Tien dan Setyoko oleh Radi Prawiro. kemistisan ini sudah hilang pada Kerajaan Medang Kamulan Baru. • istana Prabu Murhardo.digambarkan sebagai negeri yang amat indah dengan banyak hal mistis.

Ibid.144 141 142 143 144 Sindhunata. 43. Giok Tien diperkosa dua kali. Cit.” semuanya relatif. Latar waktu sempit sangat banyak dan berbeda-beda. ketika Giok Hong dan Giok Hwa diperkosa dan dibunuh. sebagaimana digambarkan alurnya. 10. Hal. Bab dua sampai dengan sebelas terjadi pada tahuntahun keruntuhan Majapahit. 288. ketika Giok Tien dan Setyoko dibunuh Radi Prawiro. ada: • ketika matahari hampir terbenam. 143 dan • empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa.142 • malam benderang dengan bulan purnama. Antara lain. Namun.141 • malam yang sangat gelap. Hal. tidak ada yang pasti seperti “jam delapan pagi” atau “hari Rabu. Sementara bab dua belas sampai selesai terjadi pada akhir abad kedua puluh. Ibid. . waktu Putri Cina menyadari bahwa dia tidak mempunyai wajah. Hal. yaitu pada keruntuhan Majapahit dan pada akhir abad kedua puluh. 223. ini ditandai pada halaman 85 dan 86 dengan Putri Cina tiba di Medang Kamulan Baru ketika lagu “Cucak Rowo” sedang popular. dan Setyoko dan Prabu Murhardo mencapai kesepakatan untuk mengundurkan diri.Ada dua latar waktu besar dalam Putri Cina. ketika Putri Cina diberi tahu alas an mengapa Tanah Jawa rawan kerusuhan. Ibid. Op. Hal.

Kerajaan Medang Kamulan Baru bisa dinyatakan sudah dipengaruhi demokrasi. Jika ada perkumpulan ketoprak sedang main di kotanya. Siok Nio juga suka menonton ketoprak.. Karena sering diajak menonton. Walau masih percaya pada dewa-dewi Cina dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang bersifat kecinaan. Dengan demikian. Di kotanya.3 Latar Sosio-Budaya Tanah Jawa digambarkan sebagai negara yang mempunyai kebudayaan kerajaan yang sampai akhir cerita dipegang. Prabu Murhardo sudah menjadi seperti raja terpilih. . tetapi rakyatnya sendiri.. Beberapa orang Cina malah sempat ikut menjadi pemain di perkumpulan sandiwara-sandiwara itu. ia tiba-tiba sering membayangkan. alangkah indahnya jika ia boleh menjadi pemain ketoprak. yaitu semua pemainnya orang Cina. Bahkan ketika ada sesuatu yang mengancam kekuasaannya. Walau sebenarnya Prabu Murhardo adalah hamba masyarakat.3. Dan ke sana. putri bungsunya.. Namun. tokoh seperti Giok Tien dan Siok Nio digambarkan menyukai kebudayaan Jawa seperti ketoprak: Pada zaman itu bukanlah aneh orang-orang Cina suka menonton ketoprak. dia menakuti dan menginjak masyarakat untuk menahan kekuasaannya. perasaan rakyat itu dialihkan ke orang-orang Cina. 156 – 157. akhirnya Giok Tien juga menyukai ketoprak. . Dengan demikian. wayang orang. seperti gara-gara dan demonstrasi. Orang Cina dalam Putri Cina digambarkan sebagai orang yang berusaha untuk mencampuri adat Cina dan Jawa sehingga menjadi beda dari keduanya.. Pemerintahan Medang Kemulan Baru munafik dalam hubungannya dengan rakyat. ia selalu membawa anak-anaknya. atau ludruk. Hal. Tapi entah kenapa.4. Ang Hing Ho namanya. dia boleh berbuat apa saja. .145 145 Ibid. Malah ada sebuah perkumpulan wayang orang. paling tidak seminggu sekali Siok Nio pasti menyempatkan diri untuk menonton. terutama Giok Tien. kuasa raja dianggap mutlak. Dia tidak takut pada orang luar.

. Mereka iri hati karena melihat kekayaan orang-orang Cina. Dia bisa menggunakan badan orang lain sebagai badannya. misalnya Sabdopalon-Nayagenggong. Putri Cina adalah representasi roh Giok Tien saat Giok Tien mencari jawaban atas pembunuhan kakak-kakaknya. Giok Tien menggunakan pengalamannya dari dunia ketoprak 146 Di sini hanya akan dijelaskan tokoh-tokoh yang akan diteliti pada Bab IV. tidak akan dibahas karena tidak menjadi acuan untuk penelitian. atau di hanya satu tempat. Putri Cina adalah perwujudan dari Giok Tien. Tokohtokoh lain. bisa dikatakan bahwa orang Cina dibenci tetapi diinginkan sebagai pasangan. Dengan demikian. Menurut penulis.5 Penokohan146 3.5. Bila demikian. 3. Dengan demikian. Kemungkinan lain. dia mempunyai kekuatan yang luar biasa yang digunakan untuk menenangkan diri dan mencari informasi. Dalam waktu empat puluh hari di antara pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. Dia adalah ibu metaforis dari semua orang Cina di Tanah Jawa. ada beberapa interpretasi tokoh Putri Cina. tetapi tergoda oleh kaum perempuan Cina. tokoh protagonis pertama.1 Putri Cina Putri Cina. Putri Cina adalah tokoh yang berdiri sendiri dan tidak merupakan perwujudan tokoh lain. adalah tokoh yang sangat kriptis. dan mewakili perasaan umum kaum Cina pada suatu saat tertentu. Oleh karena itu.Orang-orang Jawa digambarkan sebagai orang yang terkutuk dan terpaksa harus selalu bertengkar dengan sesama. atau bisa terbang bebas bagai kupu-kupu. Dia tampaknya bisa di mana-mana.

cantik jelita. [dikatakan]. Oleh karena terjadi dalam dunia batin Giok Tien. meski tak seasli gadis-gadis asli Cina di tanah leluhurnya. Putri Cina menjadi lega dan lepas dari depresinya karena melihat cinta Giok Tien dan Setyoko yang tidak pernah bisa dipisahkan.147 Namun. Dari segi fisik.untuk mencari identitasnya dan jawaban mengapa kekacauan dan kerusuhan terjadi. 10 – 11... Hidungnya tak terlalu mancung.5.2 Giok Tien Giok Tien adalah tokoh utama dan protagonis kedua. Walaupun dia tambah kaya. Dia merasa bahwa dia jelek dan tidak berguna. Dahulu dia bekerja sebagai pemain ketoprak. dia mempunyai kekuatan untuk melakukan apa saja. kendati mereka Cina dan Jawa. dia: . Indah. Hal. Dengan mengetahui bahwa kaumnya akan bisa hidup bersama dengan orang Jawa dengan baik.. Bagaimana pun dia. . Putri Cina mempunyai karakterisasi yang khas. dengan kecantikan yang luar biasa dan hati baik yang meninggalkan kenikmatan bagi orangorang yang dijumpainya. akibat trauma dia tidak merasa demikian. tapi menambah wajahnya jadi lebih manis. 299 – 302. tapi ia tampak sebagai gadis opera Peking yang amat anggun. baik tokoh sendiri maupun perwakilan dari tokoh lain.148 3. dan bahkan wajahnya sudah hilang. Putri Cina menjadi bebas dari depresinya dan menjadi bagai kupu-kupu. Dia seorang putri Cina yang menikah dengan Setyoko. Dia selalu kelihatan sedih. Dia harum bagai bunga. Hal.. Kulit wajahnya langsat kuning. Pada akhir cerita. . menyebarkan kehidupan baru di Tanah Jawa. Matanya nyaris sipit. Ibid. Dia dikenal kaya raya. Memang dahulu dia luar biasa. tetapi setelah 147 148 Ibid. dia merasa itu atas kehilangan dirinya sendiri.

Cintanya kepada Setyoko tulus dan tidak pernah hilang. 158. setelah dia melihat betapa Setyoko berduka cita atas kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Ketika dia selesai digagahi oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Dia terkenal cantik jelita.kematian ibunya dia meninggalkan pekerjaan dan tinggal di Ibu Kota bersama suaminya dan kedua kakaknya. Namun. setelah kematian kedua kakaknya dia menjadi bingung akan suaminya yang sebenarnya. Giok Tien tidak ragu-ragu lagi dan berani mengorbankan diri demi suami. 149 Ibid.149 Dari segi batin. Penonton amat mengaguminya. sehingga ketika dia pemain ketoprak ada ratusan lelaki jatuh cinta kepadanya dan merayunya. Akan tetapi. Kulitnya kuning langsat. karena ia dapat menjiwai peran-perannya. Ini semua makin menjadikan dia pemain yang lain daripada yang lain. Suaranya indah. Giok Hong dan Giok Hwa. Dan tentu saja. Ketika masih kecil dia berani meminta izin menjadi pemain ketoprak. Giok Tien akhirnya menjadi bintang Sekar Kastubo. dia adalah wanita yang kuat dan tahu apa yang diinginkannya. Kata-katanya seperti mengalir dari hatinya. . Hal itu dan beberapa hal lain membantu dia menjadi terkenal dalam dunia ketoprak: Dalam waktu yang tak lama. Saat menjadi pemain ketoprak dia bisa menolak ratusan lelaki yang merayunya. bahkan yang menggunakan guna atau menawarkan harta. Matanya sipit. semuanya itu menjadi bertambah indah. Alisnya naik menggaris. dia mampu berdiri dan menyatakan bahwa dia akan menyebabkan kejatuhan kerajaan itu karena dibuktikan kemunafikan raja dan pejabat. antara lain Radi Prawiro. Hal. Hidungnya mungil. karena Giok Tien adalah pemain yang cantik jelita. Prabu Murhardo dan Radi Prawiro sudah mengatakan bahwa Setyoko telah membunuh mereka dan Giok Tien percaya mereka.

Namun. Cinta dia pada Giok Tien tulus. Senapati menjadi kaya raya karena kedekatannya dengan orang-orang Cina itu.3 Setyoko / Gurdo Paksi Setyoko (nama pangkat Gurdo Paksi) adalah Senapati Kerajaan Medang Kemulan Baru dan suami Giok Tien. 150 Ibid. ketulusan cinta dia paling kelihatan setelah Giok Tien ditembak dengan panah oleh Radi Prawiro. Dari awal pertemuan mereka pertama dia berlangkah pelan dan tidak buru-buru. Joyo Sumengah. Aku bahkan pura-pura menutup mataku. Setelah mengetahui Giok Tien diperkosa Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. dia segara menyesal ketidakmampuannya untuk melindungi keluarganya: ‘Giok Tien.5.150 Walau sebelumnya dia telah menangani kerusuhan dengan kejam dan keras. tritagonis ini mendukung protagonis. Ini membuat prestasinya jatuh dengan Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. dia tidak peduli tentang etnisitas Giok Tien. Akhirnya setelah mereka menikah Giok Hwa dan Giok Hong juga diajak tinggal di kediaman mereka di Ibu Kota. Hal. sebagaimana dikutip di bawah: ‘Benar kau. akulah yang harus minta maaf padamu.3. Dia bahkan sangat senang bersama orang-orang Cina. dengan demikian. Walau dia berketurunan Jawa dan menjadi pejabat negeri. Dulu aku berjanji padamu. dia marah besar dan mengancam perang saudara kepada Prabu Murhardo. dia tidak sanggup melanjutkan tugas itu. Kyai Pesat Nyawa. tanpa kekerasan. kesenangan itu mungkin juga dari harta yang dapat dikumpulkan dari mereka. walau aku tahu. Dia berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dengan lembut. . tak hendak aku menjadi Tejaningrat yang mengkhianati cintamu. 137.’ sambung Gurdo Amurco Sabdo. oleh karena dia merasa dipengaruhi oleh keris sakti Senapati.

Dia adalah orang yang licik dan terkenal keras. sehingga ditakuti oleh massa. dan akhirnya menusuk diri karena sesal itu. memang aku tak berbuat seperti Tejaningrat. Itu pun kaulakukan untuk melindungi aku dari sambaran anak panah ini. tapi sebagai lelaki yang pernah menjadi prajurit. . sampai kau mati terlebih dahulu.5. Ia terus menggendong tubuh istrinya itu dan menghadapkannya ke kuburan kakaknya. aku ternyata demikian lemah dan tak berdaya. dia juga menyimpan rasa cinta kepada Giok Tien yang tidak mereda setelah puluhan tahun. Dia juga membunuh Giok Tien (tidak sengaja) dan Setyoko dengan panah. biarpun dia dimaafkan Giok Tien. 293. Dengan demikian. Tien. lalu akhirnya berhasil setelah diizinkan oleh Prabu Murhardo. jabatannya lebih rendah daripada Setyoko. Air mata Gurdo Paksi terus berlinangan. Rasa cinta dan dendam ini menyebabkan dia berbuat hal yang jahat. Namun. kau mati terlebih dahulu. antagonis pertama. Dia merencanakan pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa.151 3. setelah kematian Giok Tien cinta tulus Radi Prawiro tampil jelas sekali. Diciuminya wajah Giok Tien berulang-ulang. Tien. Dia tampaknya tidak sanggup melanjutkan hidupnya dengan pengetahuan bahwa dia sendiri sudah membunuh wanita yang paling dia cintai.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Radi Prawiro (nama pangkat Joyo Sumengah).’ kata Gurdo Paksi merindih sedih.Sekarang. Dia segara menyesal kematian Giok Tien. berusaha untuk memerkosa Giok Tien. Namun. rasa cinta ini juga menyebabkan dia mempunyai rasa dendam kepada Setyoko. Tapi akhirnya kau jugalah yang melindungi aku. 151 Ibid. Hal. yang mampu memiliki Giok Tien. adalah punggawa keamanan istana. seharusnya aku yang melindungimu. melebihi Tejaningrat.

dia mengambil keputusan agar amuk massa diarahkan ke mereka agar dia bisa menikmati kekuasaannya.. ia menusukkan keris pusaka itu ke dadanya. Karena tusukan Kyai Pesat Nyawa. Joyo Sumengah pun menghunus keris Kyai Pesat Nyawa dari sarungnya.152 3.. menentang kekuasaan raja. Ibid. Hatiku hancur dan sedih. 295 – 298. Prabu Murhardo tidak memikirkan kepentingan orang lain. Bila suamimu sudah tiada.. Tien. 153 Saat perintahnya itu ditolak oleh Setyoko untuk alasan nurani. . Hal. tergeletak tak bernyawa. senyum itu sudah cukup untuk menjadi tanda. Walau dia telah menegaskan kepada Radi Prawiro bahwa Giok Tien tidak boleh digagahi karena akan menyebabkan kekacauan dan urusan pribadi tidak boleh dicampur dengan urusan negara.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo. Suaranya pedih menyayat-nyayat. tanpa berpikir panjang. Prabu Murhardo juga munafik. Hal. Namun. bahwa Giok Tien telah memaafkan segala kekejaman yang ia lakukan.5. dengan segala cara aku ingin membujukmu untuk mau hidup bersamaku. Prabu Murhardo menjadi marah dan mengancam akan memecat Setyoko sebagai Senapati. Ternyata kau malah terbunuh mendahului suamimu. dia sendiri sanggup memerkosa Giok 152 153 Ibid. 136 – 137. Lalu secepat kilat. dan Joyo Sumengah roboh. . setelah dia sudah lama berkuasa dan semakin mabuk kuasa rakyat menjadi putus asa dan mencari jawaban dalam minuman keras.. Akhirnya mereka beramuk massa. karena aku amat mencintaimu. aku hanya hendak membunuh suamimu untuk melampiaskan dendamku. Saat dia menjadi raja.. adalah raja Medang Kamulan Baru. seakan itu penghinaan terhadap diri Prabu Murhardo. darah pun menyembur keras dari dadanya.‘Tien.. hanya dirinya sendiri. Tien.’ rapat Joyo Sumengah. rakyat sangat bahagia.. karena akhirnya akulah yang membunuhmu.. . antagonis kedua cerita. Walaupun orang Cina telah banyak membantu dan memperkaya dia. .

Tien... tubuhku tak mau lagi kuajak mengemis pada laki-laki.. Tien. bila berhadapan dengan Putri Cina yang cantik dan menggairahkan ini? . Dia sangat khawatir Giok Tien akan mengikuti jalan seperti dia ketika masih muda.. selayaknyalah kau mendahulukan kemauanku. Sekarang aku sudah tua. Maka meski hanya menjadi emban. tubuhmu yang molek itu bisa menuntunmu jadi pengemis. Kalau aku tidak jadi seniwati ketoprak.5. mungkin aku sudah menjadi pengemis seperti mereka. Maka kalau kamu tidak hati-hati.’ tutur Korsinah. dan mendapat uang hanya cukup untuk makan. Tidakkah aku sama dengan pengemis-pengemis itu? Mereka mengemis dengan batoknya. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah besar: ‘Bukankah Paduka sendiri yang berkata.. ‘Hidupku pernah seperti pengemis-pengemis itu. sebagai akibat dari perbuatannya dia terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. Hal. 253 – 254. adalah seorang pemain ketoprak Jawa senior yang menjadi teman baik Giok Tien. . lelaki mana bisa tahan. mana ia bisa bahagia. Diam-diam dengan kata-katamu.155 154 Ibid.. tokoh tritagonis yang mendukung protagonis.. kau telah menyalahkan dan menuduh aku.6 Korsinah Korsinah. 3. dan aku mengemis dengan tubuhku. negeri sedang berada dalam keadaan gawat. aku sudah bersyukur. Aku adalah rajamu. aku menjual tubuhku pada para laki-laki yang menyukai aku. Korsinah berfungsi sebagai ibu angkat Giok Tien di Sekar Kastubo.’154 Akhirnya. jangan kau berpura-pura. memberi saran tentang bermain ketoprak dan juga kehidupan dengan lelaki. karena itu Paduka mencegah dan menyuruh hamba menunda nafsu hamba terhadap Putri Cina ini? Padahal hamba sendiri sesungguhnya sudah tidak bisa menguasainya lagi!’ . Ketika aku masih cantik dan terkenal di panggung. Ketika Radi Prawiro menangkap basah perbuatannya. . dengan persetujuan dengan Setyoko agar semua kerusuhan bisa selesai dengan damai dan tidak terjadi perang saudara. Joyo Sumengah.. Namanya pengemis. ‘. Tien.

menyukainya dan ingin meminangnya. agar ia bisa duduk di dekat Siok Nio.156 Dia paling menyayangi Giok Tien dan memberi hadiah yang sangat berharga. 172. Ibid. dia memilih berjanda dan membesarkan putri-putrinya. mereka harus berpisah. lebih-lebih laki-laki pribumi. Dia meninggal tak lama setelah pernikahan Giok Tien. Kerap punggawa kota praja ini memesankan kursi untuk menonton ketoprak bagi Siok Nio dan anak-anaknya. bersama ketiga anaknya. Tentu maksudnya. Giok Hong dan Giok Hwa adalah kakak perempuan Giok Tien. Korsinah mengajar sebuah rapal agar Giok Tien selalu bisa berperan optimal. 3. Korsinah juga menghapus guna-guna Radi Prawiro dengan guna sendiri. yaitu ibunya Siok Nio dan kakak-kakaknya Giok Hong dan Giok Hwa. . Biarpun dia sering dihampiri oleh lelaki.7 Keluarga Giok Tien Ada tiga anggota keluarga Giok Tien yang diperkenalkan di Putri Cina. Tak heran bila banyak laki-laki. Akhirnya. tetapi memilih tinggal di satu rumah dengan Setyoko dan Giok Tien setelah 155 156 Ibid. saat mereka berpisah. Salah satu pengagumnya adalah seorang punggawa kota praja. Hal. ketika mereka bersama menonton ketoprak. mereka semua berperan sebagai tritagonis pendukung protagonis. Namun Siok Nio tetap memilih hidup sendiri. Mereka tidak menikah. Dia memberi Korsinah liontin yang dulu diberi ibu untuk keselamatan. Siok Nio adalah seorang janda Cina yang suka menonton ketoprak. Dengan menangis. 157.Demi perlindungan Giok Tien. Siok Nio tahu. punggawa itu amat menyukainya dan ingin mengambilnya sebagai istri. Hal.5. Giok Tien sangat sedih.

sudah diwujudkan pertama pada bab satu. Dia menghapus bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo dan mengembalikan Medang Kamulan Baru ke aslinya.158 3.6.157 dia ternyata tidak sependirian.5. Ibid. . 3. yaitu kebingungan atas identitas (identity crisis). 279 – 280. Mereka meninggal. Hal.pernikahan adik mereka. kemabukan kekuasaan. dan cinta sejati.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. adalah adipati yang menggantikan Prabu Murhardo sebagai raja Medang Kamulan. Biarpun dia dikemukakan sebagai anak buah Prabu Murhardo. salah satu tritagonis. yang dipersonifikasikan sebagai wajah: 157 158 Ibid. akibatnya.1 Krisis Identitas Tema mayor krisis identitas. 3. 273 – 274. dalam kerusuhan. ketika tokoh Putri Cina duduk dan berbicara dengan bulan seakan mereka pencinta. Putri Cina bingung karena merasa tanpa identitas. tidak dapat dikatakan bahwa Putri Cina hanya mempunyai satu tema utama. Hal. ditusuk Kyai Pesat Nyawa oleh pasukan Radi Prawiro. yang muncul di sepanjang cerita.6 Tema Ada tiga tema utama dalam novel Putri Cina. Setiap tema ini mempunyai kedudukan yang setara dengan yang lain.

‘Sejak kita berpisah. tetapi karena kutukan Sarama (wakil dari Togog) mereka selalu akan dimaki dan dihina. Dan begitu lilin itu habis mencair. 47 – 66. Disapanya bulan dengan mesra. Sabdopalon-Nayagenggong. Bulan seperti keluar dari sarangnya. yang ternyata sebenarnya Semar. betapa aku ingin kau datang kembali padaku. Ia meraba wajahnya. Hal. Cahayanya demikian dekat padanya. yakni Jaka Prabangkara dan Kim Muwah. Akibatnya. Ia merasa. tapi dirinya sendiri. keturunan dari seorang pangeran Jawa dan seorang miskin Cina. Dan dirinya itu tak pernah ia temukan sampai kini. Ternyata kau hanya datang dalam mimpiku. menyatakan kepada Putri Cina bahwa kaumnya sebenarnya sudah sebagian dari bangsa Jawa. Bulan pun segara pergi meninggalkannya. 10 Ibid. dan mau bersama dengan aku dalam bilikku? Aku khawatir. Dia mengingat bahwa kaumnya ada yang pernah datang dari Cina setelah kerajaan Majapahit. Sungguhkah kau datang. kau pun hilang bersama nyalanya yang padam. seorang selir yang hanya disebut Putri Cina. tokoh Putri Cina mengingat dongeng-dongeng Jawa untuk mencari asal dirinya. Ibid. Putri Cina mengambil keputusan bahwa dia bukan Jawa dan bukan Cina. asal usul Putri Cina itu tidak diketahui. Wajahnya ternyata tiada. bukan kekasih yang ia cari. Hal. . dia ingat bahwa sebelumnya sudah ada kaumnya di tanah Jawa. dia kembali ke tanah Jawa dari Sumatra setelah keruntuhan Majapahit dan mencari Sabdopalon-Nayagenggong.160 Sebagai Putri Cina selir Majapahit.161 159 160 161 Ibid. Hal. sampai bulan itu terasa menari-nari di hadapannya.Malam sedang terang benderang. kau hanyalah nyala yang keluar dari lilin di hadapanku. Namun.159 Dari permulaan itu. Namun. dua hamba setia. lalu menghampiri biliknya. seolah kekasihnya. ketika ia menanyakan perihal hidupnya itu. Apakah kau hanya boleh kunikmati dalam mimpi?’ Tentu tiada jawaban baginya. 15 – 31.

Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu.162 3. dan iri hati. dia melihat sepasang kupu-kupu. 299 – 300. Setelah kerusuhan di Medang Kamulan Baru. . dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. berebut menempel di buah dadanya. . Maka datanglah aneka jenis bunga. sampai ia mendidih panas. Radi Prawiro / Joyo Sumengah dan Setyoko / Gurdo Paksi terdapat tema minor kemabukan kekuasaan. Putri Cina pergi ke Tuban. dia menemukan identitasnya dan terbang ke langit sebagai kupu-kupu pula: Kupu-kupu cinta yang tak lagi memisahkan Jawa dan Cina itu terbang terus ke utara. 125 – 133. Badan kupu-kupu itu begitu menarik penghuni alam semesta. Radi Prawiro dan (sedikit) Setyoko menginginkan kekuasaan yang lebih banyak maka mulai tidak memperhatikan nasib rakyat. sehingga dari kematian itu turunlah hujan emas ke dunia. Amat indahlah badan kupu-kupu itu. Badannya adalah badan Putri Cina yang sedang bertelanjang dada. Pada awal bagian Kerajaan Medang Kamulan Baru. Hal. sampai tertumpahlah semua keharumannya.163 162 163 Ibid. terbang terayun-ayun. yang dia mengerti adalah Giok Tien dan Setyoko. dendam. setelah lama berkuasa Prabu Murhardo. maka kematian itu menjadi telaga kehidupan yang amatlah indah. Langit pun harum dengan aroma bunga. Lega karena mengetahui bahwa kaumnya sebenarnya bisa tinggal di Jawa dengan aman dan bersama orang Jawa saling mencintai... dinyatakan bahwa kerajaan baru itu pada awalnya disenangi masyarakat. kekerasan.6. Ibid. Dan Putri Cina gembira. Namun. Karena tersentuh oleh cinta dan kasih sayangnya. seakan hendak memberikan dirinya sehabishabisnya. atau power corrupts. Hal.2 Kemabukan Kekuasaan Dalam tokoh Prabu Murhardo. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra.Terkejut.

memang aku memberi kesempatan pada orangorang Cina. yakni masalah perilaku kejimu yang melanggar tata susila. sesuai dengan saran penasihatnya: ‘Senapati. ketika terjadi demonstrasi anti-kerajaan Prabu Murhardo. Ketika sadar bahwa perbuatan dia dan Radi Prawiro bisa menjatuhkan dirinya. agar kau dapat merebut istriku. Kalau menyulut api kecemburuan dan keirian terhadap orang-orang Cina itu adalah satu-satunya jalan dan celah untuk menyelamatkan negeri ini dari kekacauan. mengapa hal itu tidak kita kerjakan?’ kata Prabu Amurco Sabdo. Ibid. Kupuji mereka sebagai orang-orang yang mau bekerja keras. kuakui. alangkah mudahnya bagiku untuk membuat mereka percaya. supaya kau dapat menggagahi istriku. negeri ini sedang dilanda kekacauan. 271. Namun. Kuakui. raja itu mengambil keputusan bahwa kekuasaannya lebih penting daripada kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu. . Sementara kubiarkan mereka terus menumpuk harta. oleh karena Giok Tien akhirnya diselamatkan. Oleh karena dia raja. orang takkan percaya. Sebab seperti katamu.’ – Gurdo Paksi165 164 165 Ibid. dia merasa bahwa wanita siapa saja tersedia untuk kenikmatannya. Kecemburuan dan keirian terhadap mereka itu sudah ada di dalam diri rakyat negeri ini. bahwa aku tak berurusan dengan Kyai Pesat Nyawa yang telah meminta nyawa kedua kakak iparku. bahwa kau bersekongkol untuk menyingkirkan aku dengan cara keji itu. menuruti keserakahan mereka.164 Rasa kekuasaan ini juga menyebabkan Prabu Murhardo memerkosa Giok Tien. mereka telah banyak membantu aku dengan kekayaan mereka. Prabu Murhardo terpaksa mengundur diri daripada dijatuhkan: ‘Aku memang mau meruncingkan semua perkara yang penuh tekateki ini menjadi satu masalah saja. dia memerintah bawahannya menyalahkan orang Cina. Hal. Hal.Akhirnya. Prabu Murhardo membuat rencana untuk membunuh Giok Tien. Dengan demikian mereka menjadi kelompok yang menimbulkan kecemburuan dan iri. Sekarang. 135. Semata-mata hanya supaya kekayaan mereka bisa kuperas. Tapi mereka akan percaya. bila aku sendiri yang berkata. Bila istriku telah membuka semua kebusukanmu. bahwa kau sengaja membuat semuanya itu. dan menjadi semakin kaya.

Ia harus mengakui. ditikam dengan keris Nyai Pesat Nyawa yang milik senapati. selalu didekati lelaki dan dilamar tetapi selalu menolak. oleh karena kecantikannya. Hal. Hal. ‘Atau jika tertipu. ini menyebabkan beberapa. ‘Tidak. Keragu-raguan ini menjadi semakin tajam setelah kedua kakaknya diperkosa oleh massa lalu dibunuh di dalam pandangannya.’ jawabnya lagi.166 Namun. berhadapan dengan lelaki ini hatinya sungguh berdebar tak karu-karuan. Ibid. tetapi akhirnya mereka menikah dan Setyoko mendapat pangkat tinggi sebagai senapati. 178 – 193. 193 Ibid.’ jawabnya sendiri. Hal. ketika Setyoko akhirnya berani mengakui cintanya. atau cinta yang bisa mengatasi semua perbedaan. di hadapannya. 198 – 222. seperti Radi Prawiro.168 Dalam kerusuhan anti-Prabu Murhardo. Giok Tien mulai ragu-ragu lagi apabila suaminya akan mampu melindungi dia dan kakak-kakaknya. Pada mulanya Giok Tien adalah seorang pemain ketoprak Cina dan Setyoko adalah seorang prajurit bawahan Jawa. ‘Tertipukah mataku?’ tanya Giok Tien lagi dalam hati. Giok Tien pada awalnya ragu-ragu karena merasa mereka tidak akan cocok karena beda suku.167 Mereka tidak lama kemudian bertunangan.6. menjadi malu mengakui cinta.3 Cinta Sejati Dalam hubungan Giok Tien dan Setyoko terdapatlah tema cinta sejati. seperti Setyoko. Giok Tien jatuh cinta saat pandangan pertama: Ia hanya melihat. hatikulah yang tertipu. menyimpan dendam dan yang lain. berdiri seorang lelaki tampan yang dalam bayangannya sungguh seorang Tejaningrat.3. Giok Tien. . Giok Tien 166 167 168 Ibid.

Ibid. Setelah Setyoko pun mati. Burung-burung girang beterbangan. Dia bahkan menuduh suaminya telah membunuh kakakkakaknya. tubuh itu ternyata lenyap dalam seketika. 297. mereka menjadi kupu-kupu dan terbang bebas bersama. bahkan tersedia mengorbankan diri untuk keselamatan suaminya dari anak panah Radi Prawiro. indah. Hal.170 169 170 Ibid. Dan bersinar teranglah cahaya matahari pagi. dan menjelma menjadi kupu-kupu.169 Namun. Dan bersamaan dengan lenyapnya tubuh Giok Tien itu. Hal. dipanahi Radi Prawiro. tubuh Gurdo Paksi pun ikut lenyap. sehingga menolak sebutan Gurdo Paksi dan kembali menjadi Setyoko saja. 223 – 261.merasa lebih tidak percaya lagi terhadap suaminya setelah dia diperkosa oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. dia bisa yakin kembali akan ketulusan cintanya. setelah dia melihat betapa Gurdo Paksi berduka cita dan merasa bersalah. merdu berkicau-kicauan. Joyo Sumengah membelalak tak percaya melihat kedua tubuh yang tadinya sudah mati dan menjadi mayat itu kini ternyata telah menjadi sepasang kupu-kupu yang hidup dan terbang di hadapannya. awan-awan gelap berarak pergi. Langit jadi putih bersih. menjelma menjadi kupu-kupu pula. hidup abadi dalam percintaan: Sebab begitu [Radi Prawiro] hendak menyentuhnya. . Ia mendongak dan melihat.

Semuanya adalah salah. Mereka mulai demonstrasi di jalanan. Seluruh rakyat sudah turun untuk memprotes kesengsaraan rakyat Kerajaan Medang Kamulan Baru. rakyat menjadi sangat benci kepada Prabu Murhardo. dan semuanya adalah kawan. rakyat tak tahu lagi mana lawan mana kawan. Semuanya adalah lawan. dan . dan mengatakan bahwa rakyat sebenarnya melawan rakyat dan bukan raja.BAB 4 PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM PUTRI CINA 4. ini tidak sepenuhnya dipercaya: ‘Bila pertikaian lama yang terselimuti kesatuan dan keseragaman itu sekarang meledak. Namun.1 Plot Akibat dari kesengsaraan itu. Prabu Murhardo dengan dukungan Patih Wrehonegoro menyalahkan rakyat.

semuanya adalah benar. Kalau demikian, tak dapat lagi mereka mempertahankan dirinya. Dan untuk mempertahankan dirinya yang tak ada jalan lain kecuali dengan bersama-sama mencari korban, yang bisa dianggap sebagai yang patut disalahkan,’ urai Patih Wrehonegoro. ‘Dan yang bersalah itu adalah aku? Karena itu mereka mau menggulingkan aku?’ tanya Prabu Amurco Sabdo. ‘Ampun, Sinuwun, bukan Paduka yang bersalah, tapi kesatuan dan keseragaman yang palsu itulah yang sekarang sedang menuntut korbannya,’ kata Patih Wrehonegoro.171 Ini seiring dengan kenyataan di Orde Baru. Mahasiswa-mahasiswa memprotes kebijakan ekonomi dan lain-lain Pemerintah, lalu tidak diperhatikan. Daripada mengubah yang sudah tidak berfungsi baik dalam pemerintahan, mereka menyalahkan rakyat dan menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mencegah segala masalah yang timbul. Prabu Murhardo bersama abdi-abdinya mencari jalan keluar agar kekuasaan mereka bisa dijaga. Akhirnya keputusan diambil untuk mengalihkan kekerasan dan kerusuhan itu menjadi kekerasan etnis terhadap suku Cina. ‘Mudah, Sinuwun. Sekali lagi hamba katakan, itu sungguh mudah! Alihkan saja segala kekerasan yang mau pecah itu kepada orang-orang Cina. Setelah itu, Sinuwun akan mengendalikan keadaan dengan lebih mudah,’ kata Patih Wrehonegoro. Dia tersenyum, tanpa perasaan.172 Ini mencerminkan kecurigaan yang sampai sekarang terasa dalam masyarakat. Sebagaimana disinggung pada Bab II, ada teori bahwa provokator-provokator yang mengendalikan massa pada tahun 1998 sebenarnya anggota aparat. Setelah amarah massa diarahkan oleh Patih Wrehonegoro, orang-orang Cina menjadi korban dalam segala hal. Harta mereka dijarah. Rumah-rumah mereka dibakar. Tempat-tempat berdagang mereka dibumihanguskan. Di jalan-jalan mereka dicegat, lalu 171 172 Ibid. Hal.134. Ibid. Hal. 134.

dianiaya. Kendaraan-kendaraan mereka digulingkan, disiram minyak tanah, dan dibakar. Siapa yang dijumpai (massa), dan ketahuan sipit matanya, dan kuning langsat kulitnya, tak ampun lagi, dia pasti jadi korban bulan-bulanan massa rakyat. Dan lebih mengerikan lagi adalah peristiwa ini: banyak wanita Cina diperkosa. Malahan, di banyak tempat, wanita diperkosa beramai-ramai. Dan kejinya, perkosaan itu dilakukan di hadapan orangtua atau saudara wanitawanita Cina yang malang itu. Kekejian tidak hanya sampai di situ. Setelah diperkosa, wanita-wanita Cina yang sudah pingsan dan tak berdaya it masih dianiaya dengan kejam. Sebagian malah dibunuh.173 Kekejian massal ini telah terjadi di hidup nyata juga. Sebagaimana dikemukakan di atas, di antara lain sebagai berikut. • Sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci, Glodok

Plaza, dan Yogya Department Store Klender dibakar. • Di Jakarta, sebanyak 13 pasar, 2.479 rumah toko, 40 mal, 1.604 toko, 45

bengkel, 387 kantor, 9 SPBU, 8 bus dan kendaraan umum lainnya, 1.119 mobil, 826 sepeda motor, dan 1.026 rumah dirusaki, dijarah, dan / atau dibakar. • • Di Jakarta, jumlah korban yang tewas diperkira mencapai 1.217 orang. Di Jakarta, jumlah korban perkosaan

mencapai 152 orang, dengan 15 di antara mereka yang tewas • Sebagaimana dikemukakan dengan kasus

Lina di Surakarta, ada korban yang diperkosa di hadapan keluarga Sebagai akibat dari kerusuhan itu, Giok Tien dan kakak-kakaknya tidak percaya kepada kerajaan, bahkan Setyoko pun tidak dipercaya. Mereka mengambil keputusan untuk mengungsi ke Negara Singa:

173

Ibid. Hal. 149 – 150.

‘Apalagi di Negara Pedang Kemulan ini, para penguasanya suka mengkhianati kata-katanya sendiri. Mereka berjanji akan melindungi kita. Terbukti sekarang mereka malah mengkhianati kita,’ kata Giok Hwa. ‘Kalau begitu, mari kita menyiapkan barang-barang. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga, ke Negara Singa,’ ajak Giok Hong. ‘Iya, Cik. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri,’ sahut Giok Tien.174 Ini mencerminkan kenyataan bahwa sebanyak 10.000 sampai 100.000 orang Cina telah meninggalkan Indonesia pada saat kerusuhan. Kebanyakan memang pergi ke Singapura melalui Batam. Kekejian yang dirancang dalam novel pada halaman 149 – 150 menjadi semakin nyata ketika sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah Giok Tien dengan paksa. Ketakutan mereka sangat jelas. Akhirnya Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa lalu dibunuh di hadapan Giok Tien. … mereka terkejut setengah mati, karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk, dan mendekati mereka. Giok Tien, Giok Hong, dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Sebelum sempat mereka menjerit, orangorang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Giok Tien melihat, orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya, mempermalukan, dan akhirnya memerkosa mereka. Dan lebih ngeri lagi, ia melihat, akhirnya, orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. Darah mereka berceceran.175 Peristiwa ini melambangkan hal yang sama seperti pada halaman 149 – 150, tetapi dengan lebih banyak emosi. Sama seperti kasus Andina (Jakarta) dan Lina (Surakarta) pada bab dua, Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa di depan orang tercinta.

174 175

Ibid. Hal. 154. Ibid. Hal. 224.

Akhirnya Giok Tien digagahi oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo di Istana Raja. banyak kekejaman yang terjadi sebagaimana dijelaskan di atas.Ketika Setyoko pulang dan menemukan kakak-kakak iparnya terbunuh dan istrinya tidak ada di rumah. Hal. Menyerahlah padaku. Sinuwun. Tapi aku telah gagal menjalankan tugasku sebagai senapati. Hal. Aku adalah prajurit. Enaklah hidupmu. dia hanya disebut “Putri Cina”. lelaki-lelaki sedang beramai-ramai memerkosa wanita Cina. Mengapa ketika sekarang kesempatan tiba. Nikmat juga bila sekarang kita menggilir Putri Cina ini. Namanya pun tidak diakui oleh penggagahnya itu. bukan hanya mereka berdua yang ingin merasakan kehangatan dirimu. dia sadar bahwa dia tidak mampu melindungi keluarganya dari kekejaman massa. Sama seperti halnya Giok Tien diperkosa tanpa dilindungi oleh penanggungjawabnya. jika kau mau menuruti kemauanku.’ – Setyoko176 Ketidakmampuan Setyoko untuk melindungi kaum Cina mewakili ketidakmampuan Wiranto untuk melindungi kaum Cina di Jakarta dan kota lain. misalnya: ‘Putri Cina. 290 – 291. . … Aku harus mengakui. Ibid.177 dan ‘Benar. 248. Di luar. hamba tidak memuaskannya? Paduka telah 176 177 Ibid. Ini kelihatan paling jelas pada halaman 290: ‘Giok Tien. sebagai senapati aku juga tak berhasil menyelamatkanmu dari kekejaman yang pecah terhadap kaummu di Negeri Pedang Kemulan ini. kaum Cina di Jakarta dan kota lain tidak dilindungi oleh militer.’ kata Prabu Amurco Sabdo. lebih-lebih dalam melindungi kaummu. seperti Tejaningrat tak berhasil menyelamatkan Roro Hoyi dari kekejaman Amangkurat. wong ayu. Akibatnya. Paduka telah menikmati Putri Cina ini terlebih dahulu. Sudah lama hamba menghasratkannya. bahkan aku pernah menjadi senapati. Sekarang tiba giliran hamba.

bahwa kekuasaan itu tak lain adalah syahwat. massa pemerkosa tidak memedulikan bahwa orang tuanya sakit atau dia sudah mempunyai pacar. Giok Tien menyatakan bahwa pengakuan dirinya sebagai korban perkosaan akan bisa menjatuhkan Prabu Murhardo sebagai Raja Tanah Jawa. justru ketika negeri ini dalam keadaan gawat.’ kata Joyo Sumengah. 254 – 255. Hamba dan kaum hamba hanyalah perempuan. supaya seperti hamba mereka juga berani berdiri tegak. Paduka akan terus menindas. Cara Giok Tien sebagai berikut: ‘Sekarang. Dan itulah yang akan hamba buat.179 178 179 Ibid. . Karena itu akan hamba katakan. Tapi membongkar kesyahwatan Paduka dan abdi-abdi Paduka. Sebagaimana dicontohkan di kasus Andina di atas. Radi Prawiro dan Prabu Murhardo menghilangkan identitasnya sebagai manusia. 270.178 Dengan merendahkan Giok Tien dengan sebutan “Putri Cina”. hendak melangkah keluar. saya tegak berdiri pula nasib hamba. Setelah Setyoko berdebat dengan Prabu Murhardo tanpa hasil. Dan ia pun beranjak.’ kata Giok Tien. Tak mungkin hamba mampu melawan kekuasaan. Hal. yang dapat digunakan sebagaimana mestinya. maka sekaranglah saatnya hamba menikmatinya. karena Paduka tak bisa menguasai syahwat. Akan hamba katakan. Ini juga terjadi pada Kerusuhan Mei 1998. Akhirnya Setyoko datang dan menghentikan perkosaan Giok Tien. hamba mempunyai beribu-ribu bukti yang nyata. mereka hanya melihat bahwa dia seorang perempuan yang dapat digunakan seenaknya. hamba mau tegak berdiri. Dia menjadi hanya suatu benda atau objek. tak dapat lagi Paduka mencegah hamba keluar menghadapi kerumunan orang banyak di bawah sana. agar terbukalah perilaku Paduka yang menghancurkan tata susila. Ibid. Karena itu. Hal. Hamba akan katakan semua ini pada kaum perempuan yang ada di sana.mengizinkan hamba.

Dia menetapkan Adipati Aryo Sabrang sebagai penggantinya. nasib kaum Cina yang digagah selama tiga hari tiga malam itu menjadi salah satu dorongan yang sangat besar. 279 – 280. . Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. Sebagaimana dikemukakan di atas. peraturan-peraturan diskriminatif dihapus. hak asasi manusia ditegakkan.Setelah ancaman Giok Tien ini. dan demokrasi kembali dianut. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. Soeharto mengundurkan diri dan wakil presidennya Jusuf Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia. … Rakyat mengerti. Ia mau mendengar kata-kata rakyatnya. Prabu Murhardo terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. Akibat dari amuk massa yang terjadi di Jakarta dan kota-kota lain. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama.’180 Ini melambangkan perubahan yang terjadi di Indonesia pada awal reformasi. Hal. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. Sebagaimana dijelaskan di bawah: Semula mereka mengira. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah. 180 Ibid. Raja baru Prabu Aryo Sabrang secara segara menggantikan bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. Ternyata tidak demikian halnya. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. Biarpun tidak ada satu orang tertentu yang memaksakan Soeharto mengundurkan diri seperti dalam Putri Cina. Ini melambangkan penyelesaian Kerusuhan Mei 1998. Arah Reformasi justru sebaliknya dari arah Orde Baru.

kini ada rasa tenang dengan kebijaksanaan Reformasi. bunga itu menjadi bunga kehidupan. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra. Cit. dan 279. 110. 104. 181 Ibid.2. Selain fakta bahwa dalam Putri Cina sudah dinyatakan bahwa cerita terjadi di tanah Jawa. 39. 85.181 Kebebasan Putri Cina ini melambangkan semangat Sindhunata akan kehidupan yang lebih baik untuk orang Cina di Indonesia pasca-Reformasi. . Di antara lain pada halaman 15. misalnya bunga kematian. Setelah orang Cina menjadi korban amarah massa. Dia beterbangan di langit dan hal-hal yang mengerikan. 88.2 Latar 4. Di tangan Putri Cina yang menciumnya dengan mesra. 32. menjadi amat indah pula bunga ungu itu di tangannya. Dia merasakan masa depannya indah.Akhirnya Putri Cina dapat beterbangan bebas dari rasa takut dan maut sebagai kupu-kupu. … Karena itu semua. Hal.182 ada banyak kemiripan dalam sejarahnya. menjadi indah: Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu.1 Latar Tempat Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah representasi Indonesia pada Orde Baru. Dengan demikian. yang akan mendatangkan hujan berkah dan kedamaian di Tanah Jawa ini. Op. Bunga ungu itu bukan lagi bunga kematian. 182 Sindhunata. 299 – 300. 4. ada pula harapan untuk masa depan yang penuh kerja sama tanpa diskriminasi.

Menurut pidato Presiden Soeharto yang disampaikan di Seminar Angkatan Darat di Bandung pada tahun 1966. yang dilarang diterbitkan. Cit. 2007. 93. Orde Baru hendak mengimplementasi demokrasi dalam ekonomi dengan tujuan mencapai masyarakat sosial. Marshall Cavendish Editions: Singapura. Op. Op. Prabu Murhardo menyingkirkan raja lama. Retnowati. Hal. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. Hal. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. Ajiksaka. Hal. Abdulgani-Knapp. dan budaya dengan Pancasila dan Ketuhanan yang Maha-Esa sebagai nilai moral dasar kita. Pada suatu saat muncullah kerajaan baru. politik.Untuk menjadi raja Medang Kamulan. Profesor Wim F. Mataram Baru yang baru muncul itu tentu lain dengan Mataram Lama. Wertheim.185 Ini sama dengan alasan mengapa Orde Baru disebut Orde “Baru”. 184 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. 62 – 63. 88 Abdulgani-Knapp. . yaitu: Orde Baru akan lebih pragmatis dan realis tanpa meninggalkan citacita kebebasan.186 183 Ibid. ekonomi.183 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September. Retnowati. Cit. yang dulu pernah ada dan sekarang digantikannya. Adalah misalnya dulu Kerajaan Mataram. Hal. dinyatakan: Pada nama kerajaan itu ditambahkan kata Baru. dan dinamakan Mataram Baru. Orde Baru tidaklah menantang kepemimpinan dan pemerintahan yang kuat.184 Mengenai pilihan nama Medang Kamulan Baru. 62 – 63. Orde Baru hendak mengutamakan kepentingan nasional sambil melanjutkan ideologi kita untuk memberantas kolonialisme dan imperialisme. Sama-sama di Tanah Jawa. 185 186 Sindhunata. tetapi berharap untuk tetap memegang ciri-ciri ini dalam periode transisional dan perkembangan. karena memang demikianlah yang sering terjadi di Tanah Jawa.

. keluarga dan pembantu-pembantunya yang dilindungi dalam keamanan. Aslinya: “The New Order would be more pragmatic and realistic without leaving out the ideals of freedom. Hal. dalam beberapa tahun Kerajaan Medang Kamulan Baru berubah. 96. Selalu Raja. it is the intention to have this characteristic in this transitional period and development. Tak ada lagi keadilan. Tidak ada lagi kesejahteraan.187 pada awalnya Kerajaan Medang Kamulan Baru disukai rakyat. Setelah sepuluh tahun di bawah pimpinan Presiden Soeharto.188 Ini juga mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. 67. and cultural society with Pancasila and Belief in God Almighty as our moral values.Sama dengan halnya Orde Baru. seperti pada Orde Baru. Selalu Raja. dan kepentingan rakyat ditelantarkan. The New Order is not against a strong leadership and government. political. Rakyat mulai tidak berharapan. Cit. Namun. dan rakyat ditakut-takuti serta diancam dengan senjata dan kekerasan. to the contrary. Militer diperkuat. keluarga dan pembantupembantunya yang bertambah kekayaan dan hartanya. Prabu Murhardo tidak lagi dihormati sebagai pemimpin. sudah ada ketidaksenangan dan ketidakpuasan yang Diterjemahkan dari versi bahasa Inggris. economic. keluarga dan pembantupembantunya yang dimenangkan. The New Order wants to put our national interest in the driving while continuing with our ideology to fight against colonialism and imperialism. Op. Selalu Raja. Hal. Tidak ada lagi ketenteraman. Sindhunata. dan rakyat dibiarkan dalam kekurangan dan kemiskinannya.” 187 188 Ibid. The New Order wants to implement democracy in economy. tetapi ditakuti. It is an order to achieve a social. dan kedaulatan rakyat terasa hilang. Rakyat percaya pada Prabu Murhardo dan kerajaan maju dan berkembang dengan pesat.

latar waktu tidak jelas.192 Selain itu. Hal.timbul di hati rakyat. sama seperti halnya Orde Baru. 4.2 Latar Waktu Kerusuhan dan kejatuhan di Medang Kamulan Baru terjadi pada tahun 1998. Op. Sebagaimana dijelaskan pada Bab 4.190 tetapi terus-menerus meningkat. kaum Cina semakin lama menjadi semakin kaya. kemiripan ini tidak perlu dibahas di sini. Penyebutan tahun dengan menggunakan kata-kata. 159. Hal. 4. Ibid. kejatuhan Kerajaan Medang Kamulan Baru dan Orde Baru sangat mirip. 191 Bahasa Jawa. yang timbul setelah kasus Pertamina dikemukakan pada tahun 1974.3 Latar Sosio-Budaya Orang-orang keturunan Cina serta kedudukan mereka dalam masyarakat Jawa dalam Putri Cina digambarkan sama dengan kenyataan pada Orde Baru. Ini dilambangkan dengan adanya sengkalan191 lagu “Cucak Rowo”. 192 Sindhunata. Cit. hal atau peristiwa tertentu yang melambangkan angka tertentu.2. Hal. tidak dapat ditarik kemiripan lain. yang sangat populer pada tahun 1998: Ternyata anak-anak itu menyanyikan lagu Cucak Rowo yang saat itu sedang digandrungi dan dinyanikan di mana-mana di seluruh pelosok Tanah Jawa.1. . 85. Dalam Putri Cina. Pengembangan harta mereka 189 190 Abdulgani-Knapp.Cit.2. Oleh karena sudah didalami di atas. Dengan demikian.189 Ada pula kecurigaan atas korupsi. Op. Retnowati.

Hal.193 Ini mencerminkan kenyataan di masa Orde Baru. Nama mereka pun harus diganti dengan nama pribumi asli. Tak ada lagi barongsai. dan tata cara agamanya. Dihapuslah nama-nama Cina di Tanah Jawa ini… Di Pedang Kemulan. ketika secara de facto warga keturunan Cina dibatasi dalam bidang perdagangan. dapat dibaca: Woodrich. orang-orang Cina dilarang menjalankan kebudayaan. Op. Yogyakarta: Fakultas Sastra. orang-orang Cina juga tak boleh mempertunjukkan lagi keseniannya. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto.” 2008. di kerajaan Medang Kamulan Baru orang Cina sangat dibatasi: Memang sejak Prabu Amurco Sabdo menggulingkan penguasa sebelumnya seperti Ajisaka menggulingkan Dewan Cengkar. serta wayang potehi yang dulu pernah menghibur banyak orang. Hal. tak bisa lagi orang-orang Cina hidup menurut kebudayaannya. Christopher Allen.195 Ini mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. Cit. adat istiadat. Universitas Sanata Dharma. Orang-orang Cina juga tidak mudah menjalankan ibadat mereka di kelenteng-kelenteng.194 Dalam menjalani kebudayaan mereka. dan beberapa orang konglomorat seperti pemilik BCA Sudono Salim dan raja kayu Mohammad “Bob” Hasan menjadi akrab dengan Presiden Soeharto. Op. 137. Setiono. 196 Untuk informasi lebih lanjut. Bahkan mereka tidak diperbolehkan merayakan Tahun Baru Cina. Benny. G. Mereka juga dipelihara oleh Prabu Murhardo untuk mengembangkan kekayaan penguasa.membuat orang pribumi menjadi iri hati dan benci kepada mereka. Cit. Orang Cina yang nekat terpaksa merayakan tahun barunya dengan sembunyi-sembunyi. Makalah. Hal. dan bahkan disukai juga oleh orang-orang pribumi. 1059 Sindhunata. 1055. 110. liong atau leang-leong. Di Pedang Kemulan ini. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. samsi. Perundang-undangan yang membatasi budaya Cina termasuk:196 193 194 195 Ibid. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. .

biarpun istilah itu sudah dianggap diskriminatif oleh kaum Cina. 3/4/12/1978. 987. Cit. yang mewajibkan penggunaan Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh orang keturunan asing di 197 198 199 200 Setiono.199 • Instruksi Kabinet Presendium 37/U/IN/6/1967. 14 tahun 1967. Hal. 979. Benny. Hal.201 • Keputusan Menteri Kehakiman No. yang menentukan istilah Cina sebagai istilah paling tepat untuk mendeskripsikan warga keturunan Cina.198 • Surat Edaran 06/Pres-Kab/6/1967. Tan. G. 987. membekukan modal milik orang keturunan. Cit. dan menutup semua sekolah yang tidak berbahasa pengantar bahasa Indonesia.197 • TAP XXXI/MPRS/No. yang menegaskan keperluan untuk warga negara Indonesia keturunan Cina mengindonesiakan nama mereka. yang melarang penggunaan aksara yang bukan aksara Latin (antara lain Cina) di tempat umum. Op. Op. Setiono. Mely G. yang melarang pertunjukan kebudayaan luar negeri di umum dan mendorong orang keturunan untuk berbaur dengan budaya Indonesia. . Cit. Hal. Hal. 230. 32/1966. 53. Op.200 • Instruksi Presiden No. Ibid. Hal. Mely G. Cit.• Peraturan Pemerintah 127/U/Kep/12/1966. Op. 201 Tan. yang melarang izin tinggal dan bekerja untuk imigran Cina baru (serta anak dan istri mereka). Benny G.

Setiono. namun di tengah derita Kegembiraan masih juga kami punya: Saat kami mengangkat gelas bersama-sama: Kita berteman sudah lama!203 Ini menggambarkan putus asa yang terjadi di tengah Orde Baru. tetapi dalam pada pelaksanaannya cenderung hanya diminta dari orang keturunan Cina.. Rakyat merasa tidak puas dengan pemerintahan Orde Baru. Hal. Hal. Petisi 50. 1075. 2008. mereka mengalami kehilangan nama. sementara raja dan pembantupembantunya tinggal dalam kesejahteraan dan kemewahan.202 Sementara. Ini digambarkan dalam Putri Cina dengan menjadi peminum alkohol. sehingga negeri Medang Kamulan dikatakan Negeri Mampir Ngombe: Maka dengan minum mereka merasa bersatu dalam mengalami dan menanggung penderitaan serta nasib yang sama. Op. rakyat Jawa juga digambarkan sama seperti kenyataannya pada Orde Baru. .. Hal. 115 – 116. Di tengah putus asa Inilah sekarang lagu duka yang kami suka: Cintamu sepahit Topi Miring! Kami menderita.atas Kartu Tanda Penduduk. mereka putus asa. 203 204 Sindhunata. Benny G. Cit. 205 Di antara lain Fuad Muhammad Safrudin . Orang-orang yang berusaha untuk mengubah pemerintah dengan membuat petisi204 atau bersuara205 mendapat reaksi dari pemerintah yang sangat negatif. kekerasan atau bahkan 202 Prasetyadji. Karena itu sambil minum mereka dapat menyanyi: . Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. wartawan dari harian Bernas. 7 – 8. 1054. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). Ibid. Op. di antara lain. Hal. Akibatnya. Rakyat merasa tertindas akibat kemiskinan mereka. Jakarta: TransMedia. Cit.

terbang terayun-ayun.3.207 Sama dengan halnya Putri Cina. sampai ia mendidih panas. 207 Sindhunata. dendam. Putri Cina merasa kehilangan identitas diri sehingga tidak tahu siapa dirinya. Ini ditampilkan dengan kehilangan wajahnya. Akhirnya. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. rakyat merasa tertindas dan sebagian besar tidak berani bertindakan.5. Hal. kekerasan. dan iri hati. 1075 – 1076. Cit.1). warga keturunan Cina menjadi cemas dengan hidup di Indonesia dan mempertanyakan identitas mereka setelah kerusuhan Mei 1998.3 Penokohan 4. peran Putri Cina menjadi cara untuk Sindhunata menunjukkan bagaimana tanggapannya atas perasaan orang-orang Cina setelah Kerusuhan Mei 1998. Putri Cina merasa telah menemukan wajahnya dan mempunyai harapan untuk orang Cina dan orang Jawa tinggal bersama dalam damai sejahtera: Dan Putri Cina gembira. 1054. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas. 4. 115 – 116. .”206 Akibatnya. setelah melihat kisah Giok Tien dan Setyoko. Op. Biarpun memang secara sejarahwi identitas orang Cina di Indonesia tidak pernah jelas.1 Putri Cina Bila tokoh Putri Cina dianggap sebagai ibu semua orang Cina di Indonesia (lihat 3. Ini menyebabkan Putri Cina melihat ke sejarah bangsanya di Indonesia untuk berusaha memahami identitasnya sendiri dan menemukan wajahnya. dengan adanya yang merasa lebih kuat budaya Indonesia dan ada yang lebih kuat budaya 206 Ibid. Putri Cina setelah mengalami trauma merasa bahwa wajahnya telah hilang.“dihilangkan. Hal.

Mely G. apabila mereka mengakui diri mereka sebagai orang Indonesia akan menghadapi hambatan hukum yang tidak seimbang dengan orang Indonesia yang pribumi. mereka tidak akan diterima oleh masyarakat Indonesia. 162 – 168. Cit. Dalam soal ini. Hal. Giok Tien menjadi takut melihat kondisi tanah Jawa yang semakin mengerikan. Akhirnya. dapat dilihat bahwa Putri Cina tidak hanya mewakili pikiran orang Cina di Putri Cinta.2 Giok Tien Pengalaman Giok Tien dan kakak-kakaknya mencerminkan pengalaman wanitawanita Cina yang pada tahun 1998. Op. sementara. 29.208 setelah Kerusuhan Mei 1998 masalah identitas menjadi masalah yang perlu dipecahkan dengan segera. Isu identitas itu tergantung pada apa yang diakui orang Cina sendiri. tetapi pikiran orang Cina di Indonesia. Apabila mereka mengakui orang Cina. beserta harapan bahwa hidup akan menjadi lebih indah. . lihat Tan. sebagaimana dimengerti Sindhunata. 4. bersama 208 Untuk informasi lebih lanjut. biarpun menurut keturunan memang orang Cina. ada keluarga yang melarikan diri ke luar negeri. setelah melihat perubahan yang terjadi di Indonesia setelah mulainya Reformasi ada orang Cina yang merasa bahwa situasi sudah mulai berubah. Hal.209 Untuk menghindari masalah itu. Namun. dengan pandangan bahwa orang yang tidak bisa berbahasa Mandarin bukanlah orang Cina. 209 Ibid.3. Identitas itu juga termasuk bahasa yang digunakan.Cina. Biarpun dia sudah berusaha untuk berbaur dengan budaya Jawa (dari main ketoprak sehingga menikah dengan orang Jawa).

Biarpun akhirnya selamat. . warga keturunan Cina merasa takut untuk jangka waktu yang lama. Sebagaimana dikemukakan di atas. ‘Kalau begitu. kita tinggal menunggu waktu.’ ajak Giok Hong. 4. akhirnya ada orang tidak dikenal yang masuk ke rumah. Mungkin bukan dengan tangannya sendiri.3 Setyoko / Gurdo Paksi 210 Sindhunata. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri.. dan 15 Mei membuat Cina menjadi sangat takut dan putus asa atas hubungan mereka dengan orang pribumi. Op. 14. Biarpun Giok Tien tidak diperkosa kelompok itu. akhirnya dia diperkosa oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. sama seperti Giok Tien. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga.. kekejian yang terjadi pada tanggal 13. Hal. tapi dengan tangan bawahannya ia bisa saja meniadakan kita semua. Sebagian melarikan diri dari Indonesia. Cit. dia merasa bersalah dan putus asa. sehingga menjelang tahun baru 1999 ada yang takut akan terjadi amuk massa lagi. apa dalam keadaan demikian kita masih bisa mengharapkan perkecualian? Rasanya. Ini mencerminkan pengalaman orang Cina pada saat itu. mari kita menyiapkan barang-barang. . Ia harus hanya menjalankan perintah Prabu Amurco Sabdo. dan memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong.’ jawab Giok Tien.’ sahut Giok Tien. dan sebagian lagi menjadi semakin tertutup terhadap orang yang bukan dari kaum mereka. Ini membuat dia trauma akan hubungan dengan orang Jawa.”210 Biarpun mereka sudah mengambil keputusan untuk mengungsi. ‘Iya. Cik. mengikat mereka.kakak-kakaknya Giok Hwa dan Giok Hong dia mengambil keputusan untuk melakukan yang disebut exit oleh Hirschman: ‘Cik. Rasa takut itu tidak mudah hilang.3. Kangmas Gurdo Paksi adalah prajurit. 153 – 154. ke Negara Singa.

.3.”212 Setelah kerusuhan dipicu oleh Radi Prawiro. yang menjadi Panglima ABRI pada tahun 1998. Setyoko menjadi pemimpin (senapati) tentara Medang Kamulan Baru. Ini mencerminkan perilaku beberapa anggota aparat.3. mereka tidak mampu mencegah kerusuhan.. ia selalu berusaha untuk menjatuhkan dan meniadakan Gurdo Paksi dari Negara Pedang Kemulan ini. [Joyo Sumengah] melihat [Gurdo Paksi] menjadi senapati. Setyoko bersama beberapa bawahannya berusaha untuk menyelamatkan korban dan menghentikan kerusuhan. Selain itu. Hal. Hal. Tak mengherankan... sebagaimana dikemukakan pada Bab 2.. yaitu perilakunya sebagai seorang pemerkosa dan perilakunya 211 Lihat Bab 4. banyak yang bersikap pasif.. Sesungguhnya lurah prajurit itu adalah pangkat yang tinggi..2..Setyoko dapat dilihat sebagai gabungan dari sifat Jenderal Wiranto. 151 – 152. Cit.213 4. Namun.4 212 Sindhunata.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Ada dua sifat Radi Prawiro yang dapat dikaji sebagai pencerminan kenyataan sosial pada tahun 1998. 213 Ibid. . atau bahkan turun ikut kerusuhan. bila . Namun. dan para aparat yang berusaha untuk menyelamatkan korban Kerusuhan Mei 1998. 222. sama seperti kenyataannya pada Mei 1998.. Sama seperti Wiranto.4. yang mencerminkan Letnan Jenderal Prabowo Subianto)211 juga menginginkan pangkat itu. Namun pangkat itu tetap jauh di bawah pangkat seorang senapati. sama seperti yang dituduh dari Letnan Jenderal Prabowo Subianto: “. Radi Prawiro (saingannya. Op. .

ia jadi makin bernafsu. Jadi biang keladi kekacauan di Pedang Kemulan ini adalah orang-orang Cina. Malah. Seperti halnya pemerkosa Mona di atas. jangan!’ tolak Giok Tien. Dia justru menganggap itu satu hal yang mendorong dirinya. Hal. Joyo Sumengah tak peduli lagi akan teriakan itu. adapun kesamaan tindakan Radi Prawiro selaku tumenggung dengan perilaku yang disangka dilakukan oleh Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. Kedua aspek tokoh itu mempunyai kesamaan yang cukup banyak dalam perilaku rakyat dan aparat. tetapi beda dari halnya pemerkosa Andina. . 214 Ibid.214 Sementara. Dibakarnya hati mereka sehingga mereka percaya bahwa segala malapetaka ini menimpa Negeri Pedang Kemulan karena orang-orang Cina itu hanya selalu ingat akan diri dan kekayaan mereka sendiri saja. sebagaimana dijelaskan di bawah: ‘Radi Prawiro. Radi Prawiro tidak memperhatikan usaha korbannya untuk melindungi diri. atau penjaga istana. yang pada tahun 1998 bertanggung jawab atas Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di Jakarta. Radi Prawiro tidak menghiraukan bahwa Giok Tien sudah mempunyai pasangan. lalu diikuti oleh beberapa pasukan di bawah kekuasaan Setyoko: Lurah Prajurit Joyo Sumengah hanya memerlukan waktu sedikit saja untuk menyulut kebencian dan iri hati terhadap orang-orang Cina yang memang telah ada. Selain itu. Pasukan-pasukan di bawah kekuasaan Radi Prawiro turun ke lapangan untuk memancing amuk massa. sama seperti halnya pemerkosa Andina di atas. Radi Prawiro juga sempat memperkosa Giok Tien di depan Setyoko.sebagai tumenggung. Radi Prawiro berhasil dihentikan oleh si pasangan. Pertama-tama akan dijelaskan bagaimana sifat Radi Prawiro dalam memerkosa Giok Tien mencerminkan sikap nyata pemerkosa pada kerusuhan Mei 1998. 233.

152. tidak menganggap kerusuhan itu sebagai hal yang penting. Purdey. Hal. itu merupakan suatu kesimpulan yang 215 216 Ibid. [Prajurit-prajurit Gurdo Paksi] seperti diminumi ramuan yang membuat mereka kalap dan lupa diri. Biarpun belum terbukti ada perintah dari Presiden Soeharto maupun jenderal-jenderal yang ada di bawah pimpinannya untuk mengarahkan amarah massa. tetapi malah bersiap untuk acara yang sudah direncanakan di luar pulau. dan tidak mencegah kerusuhan lain yang terjadi di depan mereka. lainnya lagi ikut memanasi. aparat lain yang dilihat di jalan cenderung hanya menjaga tempat-tempat tertentu. 107. sebagaimana dijelaskan di atas. 149. . Kelompok yang tidak mengambil tindakan ini tidak hanya terbatas pada prajurit awam saja. supaya Prabowo dapat menjadi presiden setelah Soeharto turun.215 Hal ini mencerminkan kenyataan sebagaimana sudah dijelaskan pada Bab 2. Op.216 Sekelompok orang yang berciri seperti aparat keamanan (badan tegap. Jemma. Hal. Menurut sangkaan rakyat. rambut cepak) dilihat memancing masyarakat. Mereka ini seakan sengaja membiarkan pusat-pusat perdagangan orang-orang Cina habis dilalap api dan dijarah. Selain itu. Lainnya lagi. Sungguh mereka seakan tak mau berbuat apa-apa terhadap kekerasan yang menghancurkan orang-orang Cina. Sebagian mereka bahkan ikut terjun ke tengah kerumunan massa yang membakar gedung-gedung orang Cina. Cit. hanya diam tak berdaya dan melihat-lihat saja. yang bertanggung jawab atas wilayah Jakarta.. “memanasi” emosi masyarakat. mereka juga manusia yang seharusnya masih punya hati. agar amuk massa itu makin berani menyerang orang-orang Cina. kendati kelihatan ganas dan buas. Kendati prajurit... Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin dan Letnan Jenderal Prabowo Subianto menyuruh pasukan mereka untuk memancing amarah rakyat untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Jenderal Wiranto. Jenderal Wiranto.

.. 217 khususnya oleh orang yang 4. Ada beberapa aspek Prabu Murhardo yang mencerminkan Soeharto. yaitu Soeharto... Sindhunata. Profesor Wim F. . Jemma. Hal. Hal.3. kedudukan sebagai pemimpin negara. Kerajaan Medang Kamulan [adalah] kerajaan pertama yang muncul di Tanah Jawa. Cit. yang dilarang diterbitkan di Indonesia.. Cit. Prabu Murhardo juga merasa telah menyingkirkan [Prabu Ajisaka] yang dianggapnya telah demikian lama menyengsarakan rakyat di Tanah Jawa. 219 217 218 Misalnya di Purdey. antara lain kegiatannya menggulingkan raja sebelumnya. Prabu Murhardo telah menggulingkan Raja Medang Kamulan. dengan rajanya Prabu Ajisaka.dapat ditarik oleh orang yang memperhatikan situasi.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo mencerminkan Presiden Republik Indonesia pada tahun 1998. Retnowati. .. 88 – 93. Op. Cit. Op. Wertheim. menjadi sinis akibat mengalami kerusuhan itu. pada hal. 219 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. 80 – 90..218 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September. kecenderungan menggunakan bahasa Jawa. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. 68. untuk menjadi Raja Medang Kamulan: . Abdulgani-Knapp. dan kejatuhannya sebagai akibat kerusuhan. Op. Prabu Ajisaka.

133.Sementara. ‘perintah’. 1407. Dalam konteks kalimatnya.221 melorot222 (jatuh). dia sering menggunakan istilah bahasa Jawa. Op.223 wis manuta. 600. Beberapa contoh yang tercatat termasuk wedar220 (nampak). 228 “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. amung sira gawe swarga224 (menurutlah sudah. hanya kau yang dapat menyediakan surga bagiku). Hal. Cit. yang membuat aku benar-benar jatuh cinta). 47. Hal. Op. 596. Op.228 ngulad sariro hangrasa wani 220 221 222 223 224 Sindhunata. Cit. ‘bisa’. 226 Ibid. 122. ‘sungguh benar’. Op. 255. Sindhunata. Cit. Sindhunata. Op. 249. Purwadi. J. 544. ‘sungguh’. bisa temen gawe wuyung226 (sesungguhnya hanya kamu. 1. 19 Mei. Kompas. 529. 250. dengan tambahan yang implisit dalam konteks.” 1991. P. 227 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘putri’. 602. . 225 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘sudah’. ‘membuat’ ‘surga’ . ‘hanya’. 27. sebagai raja. P. ‘hanya’. Cit. 280. Hal. Hal. Purwadi.225 dan putri ayu amung yekti. J. Op. 485. 122. Prabu Murhardo sering menggunakan bahasa Jawa. Zoetmulder. seperti mbalelo (membangkang).227 Ini mencerminkan kebiasaan Soeharto dalam pembicaraannya. Cit. ‘cinta’ dengan tambahan yang implisit dalam konteks. Cit. 15. ‘kamu’. ‘membuat’. putri cantik. Op. Cit. Hal. 15. Hal. menggauli. Hal. Hal. ‘cantik’. 255. Hal. Zoetmulder. 555.

475.232 Selain itu. 271 – 278. Hal. menjadi orang religious yang hidup secara pas-pasan).” Diubah agar sesuai dengan Soeharto (seorang Muslim yang menjadi presiden). Op. madeg pandito230 (turun jabatan. 442. 232 233 234 Luhulima. Terakhir. Hal.231 dan tinggal gelanggang colong playu (tidak bertanggung jawab). Purwadi.6 Korsinah 229 230 Luhulima. dia menunjukkan Aryo Sabrang sebagai penggantinya. Prabu Murhardo terpaksa turun jabatan setelah kerusuhan membara di seluruh negaranya. mengoreksi diri). 258. James. 12 – 20. Op. Prabu Murhardo juga merupakan kepala negara Medang Kamulan Baru. Sindhunata. Dalam novel.(mawas diri. Ibid. 270. James. 64.3. Op. Setyoko. Cit. Luhulima. Cit. akhirnya. James. menjadi pendeta. 65. . Cit. Op. 179. Cit. Hal. Hal. Hal.233 Sementara. 231 Secara harafiah. sebagai akibat dari tindakannya memerkosa Giok Tien. Op. Soeharto mengundurkan diri secara suka rela setelah 14 anggota kabinetnya meninggalkannya dalam kekacauan pasca-Tragedi Mei 1998. “Berhenti sebagai raja. Cit. sama seperti halnya Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada Orde Baru.234 4. Hal. sama seperti halnya Soeharto.229 lengser keprabon. Prabu Murhardo mengundur diri setelah dipaksakan oleh senapatinya.

memberi petunjuk pada Giok Tien sehingga Giok Tien menjadi semakin pintar bermain. Op. ada orang-orang pribumi yang membahayakan diri untuk membantu orang-orang Cina. Ibid. bibir merangsang Anjasmara itu telah melayu pucat. merasakan gejolak nafsumu sebagai Ken Dedes yang menggairahkan. Hal. dan memain-mainkanmu sebagai Wahita atau Puyengan yang hangat. Sifat baik Korsinah terlihat sekali selama Giok Tien menjadi bintang Sekar Kastubo. Korsinah dapat ditafsirkan mencerminkan orang-orang Jawa yang berusaha untuk melindungi orangorang Cina.’ [ujar Korsinah]. bau harum Kencanawungu telah mengambar. Karena panggung. Di panggung. kamu hidup seadanya. 160. Di dunia nyata. kamu kembali menjadi biasa. Mereka menyembunyikan keluarga Cina di rumah sendiri. Tapi di ranjang. gejolak nafsu Ken Dedes itu telah mereda. dan bahkan melindungi Giok Tien dari guna-guna Radi Prawiro235 dan menasihati agar tidak melakukan hal yang bodoh: ‘Tien. kamu bisa kelihatan menarik dan dicintai. Banyak laki-laki ingin menidurimu sebagai Ratu Kencanawungu yang anggun. yaitu berusaha untuk membantu orang-orang Cina. menggodamu sebagai Johar Manik yang liar. mencumbumu sebagai Anjasmara yang kenes. . Cit. Hal. yang sudah lama menjadi pemain ketoprak. Sebagaimana dijelaskan di atas. dari perilakunya terhadap Giok Tien selama di Sekar Kastubo dapat ditarik kesimpulan bagaimana dia akan bersikap.236 Kepedulian Korsinah terhadap Giok Tien ini mencerminkan perilaku beberapa warga pada Kerusuhan Mei 1998. keliaran Johar Manik dan kehangatan Wahita atau Puyengan hilang menjadi dingin. Dengan demikian. kamu bersandiwara. memberikan pakaian Muslim kepada 235 236 Sindhunata. Ketika dandananmu dilepas dan bedak di wajahmu dihapus. 182 – 185. panggung itu lain dengan dunia nyata.Biarpun Korsinah tidak muncul dalam kerusuhan. Korsinah.

dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Sindhunata. mempermalukan. lalu memerkosa dan membunuh mereka: Ketika mereka sibuk mengemasi barang-barang yang akan mereka bawa mengungsi ke Negara Singa. Hal. Darah mereka berceceran. akhirnya. 4. orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya. Sebelum sempat mereka menjerit. Dan lebih ngeri lagi. Giok Hwa dan Giok Hong bersiap untuk melarikan diri (melakukan exit) ke Negara Singa. karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. ia melihat. dan mengusir massa yang sedang beramuk.7 Keluarga Giok Tien Keluarga Giok Tien yang akan dibahas pada sub-subbab ini ialah Giok Hwa dan Giok Hong. ketika melihat seorang dari mereka menusuknusukkan sebilah keris ke tubuh Giok Hwa. Giok Tien melihat. mereka terkejut setengah mati. Beny G. ketika melihat. Giok Hong. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk. sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah. Dan ia hampir jatuh. dan ganas. sebelum mereka dapat melarikan diri. yang diperkosa dan dibunuh pada saat terjadi kerusuhan.3. dan akhirnya memerkosa mereka. Oleh karena Giok Tien dan Setyoko cukup kaya. Cit. Semuanya itu berlangsung dengan demikian cepat. Hal. 224. bagaimana dalam kengerian itu Giok Hong mengembuskan napasnya yang terakhir. Giok Hwa dan Giok Hong sangat takut ketika terjadi kerusuhan yang diarahkan kepada orang Cina. Op. tidak akan dibahas karena sudah meninggal sebelum kerusuhan. Namun. Giok Tien hampir pingsan. Cit. orang-orang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Siok Nio. kejam. Op. semangat melindungi Giok Tien masih dipegang erat. Sama dengan halnya Giok Tien. 1065. dan mendekati mereka. Giok Tien. Ibu dari kakakberadik ini. .orang Cina supaya mereka aman. orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya.238 237 238 Setiono.237 Biarpun Korsinah tidak melakukan hal-hal ini. lalu meninggalkan keris itu tertancap di dadanya.

dengan banyak orang berpartisipasi. sehingga setiap pemerkosa sudah dapat giliran. Pemerkosa itu mengambil giliran memerkosa wanita. Sekarang tiada lagi yang baru atau yang lama. Aryo Sabrang diangkat menjadi raja yang ternyata adil dan bersikap jauh berbeda dari Prabu Murhardo: [Rakyat] senang.. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. dan salah satu anak buah Prabu Murhardo. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. Memang Aryo Sabrang bertekad membawa Medang Kamulan ke masa depannya yang gemilang.Hal ini mencerminkan pengalaman beberapa wanita yang diperkosa. biarpun tokoh yang tidak banyak berperan dalam cerita. 4. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. yang ada hanyalah Medang Kamulan saja. Biarpun Andina dan Mona selamat. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama’. Sebagaimana dilihat dari contoh Andina dan Mona di atas. Hal. masih tercatat sebanyak 15 yang meninggal atau dibunuh setelah mereka diperkosa. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. sama seperti Giok Hwa dan Giok Hong. entah itu disebut yang ‘Lama’ atau yang ‘Baru’.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. Ternyata tidak demikian halnya. . 280. Setelah Prabu Murhardo mengundur diri. Semula mereka mengira. Ia mau mendengarkan kata-kata rakyatnya. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah. karena itu ia harus memutuskan sama sekali dengan apa yang terdahulu. Dia merupakan Adipati Nusa Barong. 239 239 Ibid. Rakyat mengerti. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. karena Prabu Aryo Sabrang memerintah dengan sabar dan penuh keterbukaan. masih mencerminkan kenyataan pada Kerusuhan Mei 1998 dengan sangat jelas. perkosaan terjadi secara ramai-ramai.3.. .

tindakan Aryo Sabrang menghapus jejak-jejak dari Medang Kamulan Baru mencerminkan tindakan yang dimulai oleh Presiden Habibie dan dilanjutkan oleh presiden-presiden lainnya. Cit. Beberapa tindakan Habibie yang dapat dimaknai sebagai “menghapus jejak-jejak (pemerintahan sebelumnya)” termasuk mengundangkan Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998 yang secara formal menghapus istilah “pribumi” dan “non-pribumi”. yang lebih menekankan hak asasi manusia dan diharapkan untuk lebih menyejahterakan rakyat. 240 Aryo Sabrang merupakan anak buah pemimpin yang menduduki jebatan tinggi. Beny G. menduduki jebatan Wakil Presiden). sebelum menjadi Presiden. Hal. dijadikan presiden. Sementara. Sama seperti Habibie (yang. menyelesaikan proses perundangan Undang-Undang Hak Asasi Manusia serta memulai proses amendemen Undang-Undang Dasar 1945.Sifat dan perilaku Aryo Sabrang ini mencerminkan Presiden Jusuf Habibie. Hal. 1085 – 1089. . Ibid. 1085 – 1086. lalu berusaha untuk menjauhi masa lalu.241 240 241 Setiono. Op.

45 bengkel. mulai di Jakarta terjadi suatu pogrom dengan orang Cina sebagai sasaran yang akhinrya tersebarkan ke seluruh Indonesia. 55 bus dan tujuh truk. Sekitar 13 pasar. warga Indonesia keturunan Cina merasa sangat trauma. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar.604 toko. 570 sepeda motor. 457 miliar. Akibat kerusuhan ini. 40 mal. 27 toko swalayan. Soeharto harus mengundurkan diri dan pemerintahan Orde Baru berakhir. dan akhirnya . Di Jakarta sendiri. Tercatat banyak kasus di mana aparat tidak mampu atau tidak berusaha untuk mencegah kerusuhan dan penjarahan. Akibat kekacauan ekonomi.BAB 5 PENUTUP 5. Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp. di Surakarta tercatat 56 kantor dan bank. 2. 1. oleh karena mereka dijadikan sasaran kerusuhan dan tidak dilindungi oleh pemerintah sendiri. Namun. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. 387 kantor. yang mencantumkan perasaannya dalam Putri Cina. 1. Putri Cina. ada lebih dari seribu orang tewas.1 Kesimpulan 5.479 rumah toko. merasa kehilangan identitas akibat kerusuhan yang terjadi kepada dia. Demikian pula Sindhunata.026 rumah dirusaki. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. 2. Dia mencari identitasnya dalam mitos orang Jawa. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikit-sedikitnya Rp. 18 ruang pamer mobil. atau USD 238 juta. 9 SPBU.1 Ringkasan Penelitian Kerusuhan Mei 1998 adalah peristiwa yang sangat berpengaruh dalam sejarah Indonesia. 217 toko. Massa juga membakar 287 mobil. Sementara.119 mobil. Tokoh utama pertama. 12 rumah makan. dijarah.1.5 triliun. dan 1. 826 sepeda motor.

Psikologi suku Cina digambarkan dengan Putri Cina. Namun. juga digambarkan dengan mitos yang sama. akibat pemerkosaan istrinya. Tokoh yang berdasarkan tokoh sejarah termasuk Prabu Murhardo sebagai cermin Presiden Soeharto. Melalui cerita Giok Tien. Perkosaan.2 Kesimpulan Sebagaimana telah dikemukakan di atas. karena tidak terima cinta Giok Tien dan Setyoko. dan kakakkakaknya diperkosa dan dibunuh. dan penjarahan massal itu telah meninggalkan bekas di hati mereka yang tidak mudah hilang. di Medang Kamulan Baru dan Indonesia selama Orde Baru sama. Indonesia. Kerusuhan Mei 1998 telah sangat mempengaruhi pikiran warga Cina di Indonesia. dia diperkosa oleh raja Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. 5. Situasi politik. seorang pemain ketoprak kuturnan Cina. Radi Prawiro membunuh mereka. nepotisme. Setyoko bersama Giok Tien memeras Prabu Murhardo untuk mengundurkan diri. pengambinghitaman orang Cina oleh pemerintahan dibahas. dan Setyoko dan Radi Prawiro beserta hubungan mereka sebagai cermin Jenderal Wiranto dan Jenderal Prabowo Subianto. Tahun keterjadiannya dilambangkan dengan sengkalan lagu “Cucak Rowo” yang sangat popular pada tahun 1998. dia merasa seakan mengerti bagaimana orang Jawa dan orang Cina bisa bekerja sama. Biarpun Giok Tien adalah istri dari Setyoko. Dalam pembahasan perasaannya. .1. pembunuhan. selain disebut tanah Jawa. Senapati kerajaan Medang Kamulan Baru. Sidhunata mendapatkan banyak ilham dari kehidupan nyata. yaitu korupsi. Akhirnya. yang berasa kehilangan identitas. dan hukum represif terhadap suku Tionghoa. Ketika Putri Cina melihat cinta tulus Giok Tien dan Setyoko.menyaksikan gara-gara yang terjadi pada tahun 1998. dan akibatnya merasa bebas.

Penulisan Putri Cina bukanlah sekadar penulisan novel, tetapi pengabadian suatu pengalaman dalam bentuk tulisan. Hal-hal yang terjadi di dalam novel mempunyai maksud untuk mencatat pengalaman dan keterjadian untuk masa depan, supaya orang dapat memahami apa yang dialami. Biarpun ditulis secara alegoris, kenyataan sangat menonjol. Dengan Prabu Murhardo mencerminkan Soeharto dan Giok Tien sebagai suara korban, Putri Cina mengemukakan kenyataan pahit yang harus dipahami. Tulisan ini juga menyampaikan suatu pesan, bahwa perlu ada kebhinekatunggalikaan supaya negeri ini bisa maju dan berkembang.

5.2 Saran Dengan pengertian Putri Cina baru ini, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut. Pertama, bisa dilakukan penelitian intertekstual Putri Cina dengan beberapa karya sastra pasca-Reformasi yang dituliskan oleh orang keturunan Cina dapat dilihat apabila ada kebiasaan baru untuk mencari jawaban atas kekerasan dan kerusuhan melalui karya sastra. Kedua, bisa dilakukan penelitian sosiologis atas karya sastra Indonesia yang dituliskan oleh orang keturunan Cina, dapat dilihat betapa Kerusuhan Mei 1998 telah mempengaruhi psyche warga keturunan Cina di Indonesia. Ketiga, bisa dilakukan penelitian psikologi sastra, dapat diteliti bagaimana garagara yang terjadi dalam novel Putri Cina mempengaruhi tokoh Putri Cina atau Giok Tien. Keempat, bisa dilakukan penelitian sosiologi sastra atas bagaimana ciri-ciri Presiden Soeharto digambarkan dalam karya sastra, misalnya dalam Putri Cina karya

Sindhunata, Paman Gober karya Seno Gumira Ajidarma, Bapak Presiden yang Terhormat karya Agus Noor, dan Semar Gugat karya N. Riantiarno. Kelima, teori scapegoat mechanism punya René Girard dapat diterapkan pada novel Putri Cina untuk mengikuti perkembangan diskriminasi terhadap orang keturunan Cina di Indonesia; ini dapat pula digabungkan dengan penelitian interteks untuk melihat pogrom lain di sejarah Indonesia, misalkan pembunuhan 10,000 orang keturunan Cina di Batavia pada tahun 1740.

DAFTAR PUSTAKA Abdulgani-Knapp, Retnowati. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. 2007. Marshall Cavendish Editions: Singapura. “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo, Yogya, dan Samarinda.” 1998. Kompas. 9 Mei. Hal. 3. “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya.” 1998. Kompas. 11 Juni. Hal. 1. “Aparat Jamin Keamanan, Warga Masih Was-Was.” 1998. Kompas. 13 Agustus. Hal. 9 Arif, Ahmad dan Maria Hartiningsih. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan.” 2008. Kompas. 14 Mei. Hal. 1 Chailil, Munawar, dan Tim Forum. “Di Ujung Aksi Damai.” 1998. Forum Keadilan. 1 Juni.

Culler, Jonathan. Structuralist Poetics: Structuralism, Linguistics, and the Study of Literature. 1977. Routledge & Kegan Paul: London. dalam Ratna, Nyoman Kutha. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Cetakan Pertama. 2004. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Keempat. 2009. Gramedia: Jakarta. Dewi, Novita. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. 6 No. 1 Maret 2008. Hal. 40 – 49. Gie, Kwik Kian. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi.” 1998. Kompas. 7 Juni. Hal. 4. Gunadi, Fannie. “Mona, di Balik Sprei Kembang.” 1998. Tempo. 12 Oktober. Hal. 63. Hamid, Usman dkk. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Cetakan Pertama. 2005. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Ikatan Keluarga Orang Hilang, dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 11. Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Hidup yang Terenggut”. 2003. Tempo. 25 Mei. Hal. 68 – 69. “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan.” 1998. Kompas. 06 Juni. Hal. 12. Kelana, Aries, dan I. Made Suarjana. “Yang Untung dan Buntung.” 1998. Gatra. 23 Mei. Hal. 66 – 67. Khoiri, Ilham. “I. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa.” 2008. Kompas. 10 Februari. Hal. 12. “Kota Solo Penuh Asap.” 1998. Kompas. 15 Mei. Hal. 11. “Lega..., Lepas dari Jakarta.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 8.

Media Abadi: Yogyakarta. Luka Perempuan. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Cetakan Kedua. Hal. 14 Juli. Siregar. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). Stories and Scripts. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. Hal. 5 Juni.” 1991. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. 22 Mei. Metode. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. Kamus Jawa-Indonesia Populer. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. Dedy. Teori.Luhulima.” 1998. “Peta Amuk di Kota Hantu”. Putri Cina. 2008. Bakri. 1964. Jakarta: TransMedia. 2007. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. Purdey. 6. TransMedia: Jakarta. “Luka Kerusuhan. Singapore University Press: Singapura.” 1998. Hal. Hal. 2004. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. 16 Mei. Prasetyadji. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. 2003. Tempo. 2002. Purwadi. 2008. 19 Mei. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. . 11. Skripsi. Setiono. Hal. Kompas: Jakarta. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. 2008. Kompas. James. Ratna. Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. 25 Mei. Cetakan Pertama. Anti-Chinese Violence in Indonesia. Hal. Hal. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. Kompas. Jemma. 2006. 1996–1999. Universitas Gadjah Mada. 164 – 166. Sindhunata. Purwono. Kompas. Nyoman Kutha. Writer's Digest Books: Cincinnati. Amerika Serikat. 11. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. 5. 2008. Cetakan Pertama. Kompas. 22 Juli. Edisi Pertama. “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo: Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. 2004.” 1998. Kompas. Benny G. Kompas.” 1998.” 1998. Obstfeld. Raymond. 1. 1.

Y. P. Wijayanta. Hal. Dan S.” Makalah. Mely G. 24 – 31. Nusa Indah: Ende. J.Sumbogo. Cetakan Kelima. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. Gramedia: Jakarta.” 1998. Hal. Gatra. Robson. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Priyono B. dan Andi Zulfikar Anwar. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto.. Khoiri Akhmadi. Tan. 2008. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. . Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari.” 1998. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. tanggal 15 November 2008. “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Kamus Jawa Kuna Indonesia. Sumbogo. Hal. 2006. 06 Juni. Makalah. Teeuw. Hal.. A." 1998.” 1998. dan Nurlis Effendi. Hanibal W. Gatra. Forum Keadilan. 16 Mei. Kompas. “Pandangan Pemuda-Pemudi Yogyakarta tentang Kedudukan Suku Tionghoa di Indonesia. Universitas Sanata Dharma. 11. tanggal 22 November 2008. Edisi Pertama. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. 1 Juni. Hidayat Gunadai. Wawancara pribadi dengan Sie Yulyani Retno Nugroho. dkk. Universitas Sanata Dharma Zoetmulder.” 2008. Priyono B. 23 Mei. 1980. O.. Woodrich. 19. Sen Tjiauw. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Sastra Baru Indonesia I. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. 24 – 28. Woodrich. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. Christopher Allen. “Percik Bara Seantero Nusantara. Christopher Allen.

Hal. 2003.LAMPIRAN 1. . 25 Mei. 165. Peta Kerusuhan di Jakarta242 242 “Peta Amuk di Kota Hantu”. Tempo.

Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia. 2005. Usman dkk.2. 118 – 119. Cetakan Pertama.1 Data Kerusakan dan Korban Versi Pemerintah Daerah DKI Jakarta243 Jenis Korban / Kerusakan Jumlah Pasar Ruko Mall / Plaza / Swalayan Toko Bengkel Kantor Kecamatan Kantor Polisi Kantor Pemerintah Lainnya Kantor Swasta Bank Restoran Hotel Pompa Bensin Bis dan Metromini Mobil Motor Rambu Lalu Lintas 13 2479 40 1604 45 2 11 8 383 65 24 12 9 8 1119 821 486 243 Hamid. dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. Ikatan Keluarga Orang Hilang. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa. Hal. Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. .

Tangerang Plaza Aria Supermall Lippo 2. Jakarta Ramayana Plaza. BM = Bagian Manusia.2 Data Kerusakan dan Korban Versi Tim Relawan Untuk Kemanusiaan (TRUK)244 Jenis Jumlah Orang Hilang 31 Meninggal Akibat Senjata / Lain 27 Meninggal Akibat Dibakar 1190 Luka / Sakit 91 Lokasi Korban Jiwa Yogya Department Store. Hal. . Ibid. Jakarta Tempat Lain. Tangerang Sabar Subur Simone. Hal.3 Data Korban Versi RSCM245 Lokasi Jumlah 288 101 144 10 8 2 43 Laki- Wanit ? Jumla B Kol 244 245 Ibid. Tangerang Pertokoan Matahari. 119. 118 – 119.Taman Pagar Fasilitas Umum Lain Rumah Penduduk Rumah Ibadah / Gereja Korban Jiwa Total Bangunan Total Kendaraan Total Fasilitas Umum 11 18 1 1026 2 2888 5723 1948 516 2.

Hal. Laki 20 1 21 12 1 16 2 79 2 1 2 3 82 a 4 0 4 0 0 1 0 6 1 0 1 0 5 0 2 0 0 0 0 6 0 2 0 1 h 29 1 27 12 1 17 2 91 3 3 3 4 94 M i 9 3 27 121 2.mogot Slipi Jaya Rawa Bening Klender Gramedia Tanah Abang Robinson Minggu Cileduk Ps. .Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Pusat Jakarta Selatan Tangerang Tgl 15/5/98 Tanjung Priok Tgl 15/5/98 Taman Sari Jogja-D. 120.4 Data Kerusakan dan Korban Versi Kodam Jaya246 Jenis Korban / Kerusakan Korban Jiwa Perusuh / Penjarah Korban Jiwa Mahasiswa Korban Jiwa Aparat Keamanan Korban Luka-luka Mobil Motor Toko Bank Rumah Penduduk Pasar Pos Polisi Pompa Bensin Supermarket Diskotik Hotel Showroom Jumlah 456 4 3 69 1521 1172 2514 257 675 16 9 22 291 7 8 45 246 Ibid.

Tempat Ibadah Gudang Total Bangunan Total Kendaraan Total Korban Jiwa 2.5 Data Kerugian Bisnis Properti Akibat Kerusakan247 No Jenis Jumlah Harga per m / Unit . Bangunan unit 1 Ruko 4800 US$ US$ 7,2 juta 15.000 2 Bank 180 Unit US$ US$ 25.000 25.000 US$ 12 (sewa) US$ 16,8 juta Pusat 3 120.000 m Perbelanjaan US$ 10 (renovasi) US$ 25,2 juta 2.6 Data Kerusakan dan Korban Versi TRUK248 Meninggal Tangga Hilang l Senjata / lain Bakar 13 / 5 14 / 5 12 15 / 5 27 3 564 Total 27 15 564

4 11 3862 2693 463

Luka / Sakit 10 43 6 59

Jumlah korban 10 55 600 665

2.7 Data Korban Jiwa dan Luka-Luka Versi Tabloid Berita Mingguan Adil249 Wilayah Lokasi Luka-Luka Korban Yogya Department Store 288 Jakarta Tempat Lain 101 Ramayana Plasa Cileduk 144 Pertokoan Matahari 10 Tangeran Sabar-Subur Cimone 8 g Plasa Aria 2 Supermal Lippo Karawaci 43

247 248 249

Ibid. Hal. 120. Merupakan sebagian dari tabel aslinya. Ibid. Hal. 121. Ibid. Hal. 121.

Jumlah

101

495

2.8 Data Kerusakan Versi Tabloid Berita Mingguan Adil250 Wilayah No. Material 1 Pasar Swalayan, Restoran, Hotel 2 Pasar Tradisional 3 Bank 4 Kantor Pemerintah dan Polisi 5 Kantor Swasta Jakarta 6 SPBU 7 Rumah 8 Mobil 9 Sepeda Motor 10 Angkutan Umum 1 Ruko, Hotel 2 Bank 3 Pasar Swalayan Bekasi 4 Mobil 5 Sepeda Motor 6 Angkutan Umum 1 Ruko 2 Bank 3 Mobil Tangerang 4 Mal, Hotel, Restoran 5 Sepeda Motor 2.9 Data Perkosaan Tim Gabungan Pencari Fakta251 Jenis Kekerasan Seksual Jakarta dan Meda Sekitarnya n Perkosaan 50 1 Perkosaan dengan penganiayaan 14 250 251 Ibid. Hal. 122. Ibid. Hal. 122.

Jumlah 4304 13 535 21 157 9 1026 1119 821 8 569 24 21 53 4 19 1272 13 23 302 7

Surabay a 2

Jumlah Total 53 14

Penyerangan seksual / penganiayaan Pelecehan Jumlah Total

9 5 78

1 6 8

4 6

10 15 92

3. Transcript Wawancara Wahyu Apri Wulan Sari, ST Tanya: Selamat Siang, Mbak. Bolehkah saya minta nama lengkap Mbak dan curriculum vitae, misalnya umur, tempat dan tanggal lahir, dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Wahyu Apri Wulan Sari. Umur saya 24 tahun, dan saya lahir di Surakarta tanggal 26 April, 1984. Saya masih belum mempunyai pekerjaan, dan saya masih mencari-cari. Tanya: Oke, terima kasih Mbak. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Contohnya, saya 25% German, 25% Irlandia, dan 50% Prancis. Jawab: Saya adalah seorang Warga Negara Indonesia, yang dulunya nenek moyang saya ada keturunan asal Asia Timur, yaitu Jepang, dari garis Ayah. Jadi kalau dihitung dalam persen, kira-kira 25% Jepang dan 75% Jawa. Tapi nenek saya bukan keturunan Ju-Gu-Hyan-Fu. Tanya: Ah, saya bisa lihat bahwa mata Mbak agak sipit. Apakah Mbak sering diperkira orang Cina oleh orang-orang “Pribumi?” Jawab: Iya, tapi saya tetap enjoy dengan sebutan itu, dan saya tetap menerimanya. Ketika mereka panggil saya “Cicik” atau “Ce-ce” juga saya tidak keberatan, dan menurut saya itu adalah panggilan sayang dari mereka. Dan saya menyukainya. Lagipula tidak ada bedanya antara orang Cina, atau orang keturunan, dan orang Pribumi asli, semuanya sama-sama Warga Negara Indonesia. Tanya: Terus, pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Mbak ada di mana? Jawab: Ketika itu, saya masih berada di sekolah saya di Surakarta; ketika itu saya masih SMP kelas II. Nama sekolah saya adalah SMP Negeri III Surakarta. Saya berasal

Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. tidak sebanyak di kota Jakarta pada saat itu. kami Pro-Reformasi!. Surakarta. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. Tanya: Terus. dan kami hampir diserang penduduk. khususnya penduduk Cina. Tanya: Terus. Cina. dan orang tuanya dibuang keluar. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. Seisi tokonya dijarah penduduk.” atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. yang jumlahnya banyak sekali. Tokonya dijarah). walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. mall. yang dijarah dan dibakar. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. bagaimanakah keluarga Mbak membantu orang Cina pada saat itu? Apakah keluarga Mbak membantu. dan beberapa orang Arab dan Pakistan. semuanya dibakar. Mbak melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Keterjadiannya apa di Surakarta? Jawab: Saya melihat banyak sekali pertokoan. pengalaman Mbak sendiri apa pada saat itu? Jawab: Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. Tanya: Kira-kira seberapa wanita diperkosa? Jawab: Tidak terlalu banyak. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. pasar. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. sampai saat ini. seisinya. di mana kota tersebut didiami oleh beberapa orang Jawa. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang memiliki toko buku terkenal di Solo. atau hanya duduk diam-diam? Jawab: Dulu. kami selalu berkata. Tanya: Terus. sempat kami membantu orang Cina. dia sendiri diperkosa. tapi mereka merasa takut akan serangan yang . Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. Penjarahan juga ada di mana-mana. “Kami orang Jawa. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu.dari kota Surakarta. namanya Toko Buku Sekawan. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi.

Mereka sering dituduh kalau mereka adalah penyebab semuanya yang telah terjadi. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. dan bukan rekaan. Lebih parah lagi. dan juga pecahan kaca di mana-mana. tidak ada orang. Semisal seperti sebuah kasta. Tanya: Terima kasih atas bantuan Mbak. Demikian juga ketika di pasar tradisional. 2008 untuk tugas PERATURAN DAN KEKERASAN ANTI-TIONGHOA PADA SAAT REZIM SOEHARTO DAN HUBUNGANNYA DENGAN PANCASILA dan bukan rekaan. Sekolah-sekolah. saya dan keluarga saya ikut juga. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 21 Oktober. dan juga pindah sekolah. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo. menurut Mbak bagaimana pengalaman orang Cina telah mempengaruhi mereka dan Mbak sendiri? Jawab: Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. dan dipojokkan di antara masyarakat. Tanda tangan Mbak akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Mbak. Orang Jawa dan orang Cina tidak mau saling menyapa dan bicara. ditutup untuk beberapa waktu. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. termasuk sekolah saya pun. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. Terakhir. Dan juga sempat ada gap antara tetangga. Tanya: Terus bagaimana pengaruh kepada orang Cina. Tanya: Terus. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. menurut Mbak? Jawab: Mereka sempat tersingkirkan. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. Kami menyatakan bahwa . Banyak gedung yang terbakar. saya minta Mbak menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. harga untuk mereka dipasang lebih tinggi dari biasanya. cuma bangkai mobil dan motor.mungkin akan tiba-tiba terjadi. mereka benar-benar seperti berada di kasta yang paling rendah di antara semuanya. dan kebetulan saat itu.

pewawancara Christopher Allen Woodrich. . Bolehkah saya minta nama lengkap Cicik dan curriculum vitae. untuk makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tapi tidak akan digunakan tanpa izin tertulis dari Pihak 2. yaitu catatan. yang diwawancara Wahyu Apri Wulan Sari untuk tugas selain makalah tersebut. dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. dan lahir di Semarang pada tanggal 8 Juli 1983. Transcript Wawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Tanya: Selamat Siang. Cicik. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara Christopher Allen Woodrich Wahyu Apri Wulan Sari.hasil wawancara itu. misalnya umur. Saya bekerja sebagai secretary. tempat dan tanggal lahir. boleh digunakan oleh Pihak 1. Saya berusia 25 tahun. ST 4.

Walaupun begitu. Jawab: Keturunan saya 50% Cina dan 50% Jawa. Apapun usaha saya dia tidak menilai saya secara sportif karena dia tidak suka pada orang yang keturunan Chinese. yaitu guru BP atau Bimbingan Pelajar. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Guru itu sangat baik pada saya karena dia sering mendukung dan memberikan bimbingan banyak hal kepada saya. Bisakah Cicik menjelaskan? Jawab: Iya. Tanya: Terus. Contohnya guru geografi di SMP saya (SMP Negeri 32. perlakuan dari teman-teman karena terlihat sekali perbedaan antara kami. termasuk dia mengetahui masalah saya dengan guru geografi tersebut. Contohnya. 25% Irlandia. pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Cicik ada di mana? Jawab: Saya berada di Semarang pada saat itu. Tanya: Terus. bahkan pernah yang lain boleh berkelompok tapi saya harus mengerjakannya sendiri. Kadang dari guru pun juga begitu membedakan atau mendiskriminasikan saya karena ada keturunan Chinese. saya 25% German. ada guru yang tidak mendiskriminasikan saya. Semarang. terima kasih Cicik. Tanya: Terus dulu Cicik pernah berkata bahwa Cicik pernah mengalami ketidakadilan pada zaman sekolah. dan 50% Prancis. Tetapi guru geografi itu selalu mempersulit saya dengan memberikan tugas yang lebih banyak dan berat dibanding teman-teman saya yang lain. Dia menilai semua tugas saya dengan nilai yang menurut saya tidak adil karena menurut kebanyakan guru yang lain atau teman-teman saya hasil tugas saya itu mendapatkan nilai lebih dari yang dia berikan tetapi karena dia tidak suka dengan suku Cina dia memberi nilai yang kurang bagus. Jadi ada yang suka dan ada yang tidak suka. hal ini saya anggap karena guru itu sangat perhatian terhadap saya maka dia memperlakukan saya seistimewa ini yah hal ini untuk menghibur saya sendiri sehingga saya punya semangat untuk menghadapi beberapa hal yang terjadi dikarenakan diskriminasi tersebut. Saya berkulit putih jadi sangat terlihat kalau saya keturunan Chinese. Namun. Cicik melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Kejadiannya apa di Semarang? . tahun 1996 1999).Tanya: Oke.

Saya tidak melihat kejadian ini dengan mata kepala saya sendiri. Tanya: Terus. Banyak para gadis Cina diperkosa dan dibunuh sebagian dari keluarganya. namun saat itu beruntunglah saya tidak ada hal-hal yang terjadi pada saya. dan kami merasa was-was di saat malam. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalanan. Jadi. Kemudian. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung.Jawab: Saya sedikit trauma dengan cerita-cerita dari teman-teman saya yang mengalami hal itu secara nyata. kemudian cerita dari bos saya yang orang Taiwan pada saat itu dia awal berbisnis di Jakarta pun juga hampir jadi korban kesadisan mereka. pengalaman Cicik sendiri sampai sekarang apa? Sudah ada perubahan apa saja dalam hubungan orang Pribumi dengan orang Cina? .. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya. Di Semarang banyak hal yang terjadi di luar. Akan tetapi. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila seandainya sesuatu terjadi.. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. Tanya: Pada saat itu bagaimana perasaan Cicik terhadap orang-orang yang melakukan kejahatan itu? Jawab: Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan mereka. hanya kami (keluarga saya) merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Teman saya di Jakarta dikejar-kejar gerombolan orang yang mengerikan pada saat pulang sekolah dan diperkosa. namun. seperti ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. Jadi tidur pun merasa harus terjaga.

saya minta Cicik menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. untuk hal selain makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tanpa izin tertulis dari Pihak 2. dan itu membuat para suku Cina sedikit khawatir dengan anak-anak mereka dan menyekolahkannya di sekolah khusus orang-orang Cina. Tanya: Menurut Cicik bagaimana kekacauan dan diskriminasi yang terjadi kepada orang Cina pada saat rezim Soeharto mempengaruhi orang Cina? Bagaimana itu mempengaruhi Cicik sendiri? Jawab: Ya. Menurut Cicik. Kami berjanji bahwa hasil wawancara ini. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 17 November. Terakhir. apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki hubungan antara orang Pribumi dan orang Cina? Jawab: Saling tenggang rasa kepada sesama meski beda agama dan ras. Tanda tangan Cicik akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Cicik. saling bekerja sama dalam bidang apa saja dan saling membantu sesama. itu membuat kami para suku Cina merasa sangat susah bergaul dengan orang Pribumi walaupun kami ingin disamakan dengan mereka. yaitu catatan. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara .Jawab: Beberapa dari mereka bisa menerima kami sebagai orang Indonesia juga walaupun secara dokumentasi kami sedikit dipersulit dan harus membayar mahal ketika mereka menyadari kami dari bangsa Cina. Tanya: Terus satu pertanyaan lagi. tidak akan digunakan oleh Pihak 1. yang diwawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. dan juga saling menghargai untuk menghilangkan rasa diskriminasi. pewawancara Christopher Allen Woodrich. dan bukan rekaan. 2008 dan bukan rekaan. Tanya: Terima kasih atas bantuan Cicik.

Ontario.Christopher Allen Woodrich Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Biografi Penulis 1. Papringan Yogyakarta 55281. Nama Tanggal Lahir Tempat Lahir Agama / Kepercayaan Alamat : : : : : Christopher Allen Woodrich 15 Maret. 5AA. 1989 Windsor. wafat 2004) Ricky Edward Boismier (lahir 1960. Indonesia Bertunangan Harry Walker Woodrich (lahir 1957. Kanada Humanis Sekular Jalan Legi No. wafat 2008) Diane Marie Boismier (née Rivest. lahir 1964) Jean-Luc Mathieu Woodrich (lahir 1990) Kyle Aaron Woodrich (lahir 1995) Timothy Adam Woodrich (lahir 1996) Status : Nama ayah kandung : Nama ayah tiri : Nama ibu kandung : Nama saudara kandung: .

Kanada 3. Puisi Pro. Forster 2004 – 2006 : Anggota tim bowling J. Kanada 2001 – 2002 : SD di Children’s Achievement Centre. L. Kanada 2000 – 2001 : SD di Maryvale. Kanada 2005 : Cleaning service dengan Ambassador Maintenance. Sejarah Pendidikan 2008 – 2011 : Kuliah di jurusan Sastra Indonesia di Universitas Sanata Dharma. Kanada 1999 – 2000 : SD di Regional Children’s Centre. Windsor. L. Forster 1996 – 1999 : Anggota Pramuka ‘Cub Scouts’ 1995 – 1996 : Anggota tim T-Ball . Forster 2003 – 2006 : Sukarela menjual kartu bingo 2002 : Sukarela di Windsor Community Service sebagai perawat untuk orang catat mental 2001 – 2003 : Bekerja sebagai pengasuh anak 1997 : Bekerja mengirim katalog toko Sears 4. Kanada 2007 : Telemarketer di Family Vacation Centre. Yogyakarta 2006 – 2007 : Ikut pertukaran pelajar Rotary International sebagai siswa di SMA Bopkri 1. L. Windsor. Windsor. Pengalaman Pekerjaan dan Pengabdian 2010 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SLB Bhakti Kencana 2. L. Kanada 1992 – 1999 : TK dan SD di St. Windsor. Windsor. Berbah 2009 – sekarang : Guru les bahasa Inggris 2010 : Pembaca puisi. Kanada 2004 – 2006 : Sukarela menjaga kantin sekolah J. Windsor. Yogyakarta 2002 – 2006 : SMA di J. Forster Secondary School. Pro 2 RRI Yogyakarta 2010 : Guru bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Karanghargjo 2009 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SD Bhinneka Tunggal Ika National Plus School 2007 – 2008 : Tukang daging di Price Choppers. Windsor. Forster 2004 – 2005 : Anggota tim debat J. Kanada 2006 – 2007 : Marketing di Charmy Snow Ice Yogyakarta 2005 – 2006 : Kasir di Wendy’s. Antoine Elementary School. Pengalaman dan Aktivitas Organisasi 2007 – 2008 : Anggota tim bowling Price Chopper 2007 – 2009 : Anggota Mataram Hash House Harriers 2007 : Anggota komite perencanaan konser “Breakthrough our Sadness by Art.” dengan SMA Bopkri 1 2005 – 2006 : Ketua komite perencanaan prom J. Kanada 2007 : Kasir di Tim Horton’s. Windsor. Windsor. L. Tecumseh.Nama saudara tiri : Christina Boismier (lahir 1984) 2.

1994 – 1996 5. kehadiran. Penghargaan 2006 2002 – 2006 2002 – 2006 1999 : Anggota Pramuka ‘Beaver Scouts’ : Fundraiser terbaik di Bowl For Kids Sake 2006 : Honour roll di J. dsb. : Menerima penghargaan dari Optimist Club of Saint Clair Beach . Forster Secondary School: penulis telah mencapai rata-rata nilai 80% atau lebih : Berbagai penghargaan untuk nilai terbaik. L.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->