1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Masalah Karya sastra bertitik tolak pada dunia nyata, termasuk karya sastra Indonesia. Pada waktu sastra Indonesia lahir, kekuasaan Belanda mewarnai semua aspek kehidupan; dengan demikian, karya sastra yang diterbitkan, seperti Sitti Nurbaya, di permukaan tampak pro-Belanda.1 Pada saat perang kemerdekaan, kemanusiaan dan semangat perjuangan tidak dapat terpisah dari kehidupan; demikian pula pada karya sastra, seperti dalam Jalan Tak Ada Ujung, yang mengutamakan tema kemanusiaan dan kemerdekaan. Setiap periode diilhami oleh peristiwa nyata.2 Demikian pula Putri Cina karya Sindhunata, yang diterbitkan pada tahun 2007. Akibat kekacauan ekonomi, pada tahun 1998 orang keturunan Cina dijadikan kambing hitam di seluruh Indonesia. Di Jakarta sendiri, dalam waktu tiga hari (dari tanggal 13 – 15 Mei 1998) sebanyak 1.217 orang tewas,3 152 wanita diperkosa,4 dan

1

Siregar, Bakri. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. 1964. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Hal. 31 – 32. Teeuw, A. Sastra Baru Indonesia I. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Edisi Pertama. 1980. Nusa Indah: Ende. Hal. 170 – 172. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.” 1998. Kompas. 14 Juli. Hal. 6.

2

3

4

2

ada kerugian material setidaknya Rp. 2,5 triliun.5 Sebagai akibat dari krisis ekonomi dan kerusuhan di “kota paling aman dan dijaga se-Indonesia,” akhirnya Presiden Suharto terpaksa mengundurkan diri.6 Kerusuhan ini menyebabkan hilangnya identitas dalam batin warga keturunan Cina, yang menjadi bingung: apa artinya nasionalitas, kalau tidak bisa Cina dan tidak bisa Indonesia? Putri Cina lahir sebagai tanggapan pertanyaan itu.7 Biarpun Putri Cina merupakan tanggapan atas pertanyaan identitas, novel itu tidak dapat dipisahkan dari peristiwa yang telah mengilhaminya. Novelnya penuh dengan peristiwa yang menjadi paralel kerusuhan Mei 1998, di antaranya kerusuhan yang menjadi alasan pembunuhan orang Cina, perkosaan wanita Cina,

ketidakmampuan pemerintah untuk mencegah kerusuhan, dan gara-gara yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejauh manakah Putri Cina mencerminkan realitas?

1.2 Perumusan Masalah Penelitian ini memecahkan tiga masalah, yaitu:

5

Setiono, Benny G. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Edisi Pertama. 2008. TransMedia: Jakarta. Hal. 1084. Tan, Mely G. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. 2008. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Hal. 212

6

7 Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11.

3

1.2.1 1.2.2 1.2.3

Bagaimanakah peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia? Bagaimanakah struktur novel Putri Cina karya Sindhunata? Bagaimanakah Kerusuhan Mei 1998 mempengaruhi Putri Cina karya Sindhunata?

1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini mempunyai tiga tujuan sebagai berikut. 1.3.1 Mendeskripsikan peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. 1.3.2 Mendeskripsikan struktur novel Putri Cina karya Sindhunata. 1.3.3 Mendeskripsikan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 terhadap novel Putri Cina karya Sindhunata.

1.4 Tinjauan Pustaka Dalam tinjauan pustaka telah ditemukan beberapa pembahasan Putri Cina karya Sindhunata. Pembahasan-pembahasan yang ditemukan ada yang merupakan skripsi/tugas akhir, esai dan resensi buku. Pembahasan pertama ditulis oleh Maria Hartiningsih berjudul “Pergumulan Menguakkan Identitas”. Tulisan ini merupakan resensi buku Putri Cina. Resensi yang diterbitkan di Kompas pada tanggal 23 September 2007 ini memberi sinopsis plot, serta membahas salah satu pesan novel, yaitu “Identitas Tunggal adalah Ilusi.”

Skripsi ini. Pemerkosaan terhadap perempuan etnis Cina juga terjadi waktu itu (hal 149-150). 2008. drama “Jakarta 2039”. Teks lain yang kehadirannya dapat dilacak dalam novel Putri Cina yaitu Babad Jaka Tingkir. Universitas Gadjah Mada. Dedy. nampak kehadiran teks-teks lain dalam novel Putri Cina. Skripsi. tugas akhir ini diharapkan dapat membahas ilham dari sudut sosiologi sastra sejarahwi secara lebih dalam. Kehadiran teks-teks tersebut saling berkaitan dan menetralisasi satu sama lain sehingga berhasil menambah kualitas novel Putri Cina sebagai sebuah produktivitas. Ditemukan pula sebuah skripsi dari Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Gadjah Mada berjudul “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual” oleh Dedy Purwono. Hal.4 Biarpun ada sedikit pembahasan interteks pada pembukaan dengan menjelaskan sedikit tentang Kerusuhan Mei 1998 dan pengaruhnya di dunia sastra. Sementara. sajak-sajak Cina klasik.9 8 9 Hartiningsih. Skripsi Dedy sebagaimana dikemukakan di inti sarinya: Berdasarkan teori intertekstual. Maria.8 Dalam penulisan ini belum dijumpai pembahasan sosiologi sastra historis yang mendalam. Op. Purwono. Babad Tanah Jawa. . Sejarah kontemporer mencatat pengambinghitaman etnis Cina sejak tahun 1740 (hal 85-86). yang diselesaikan pada tahun 2008. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. serta satu paragraf yang menarik keparalelan di antara dunia nyata dan dunia Putri Cina: Manusia terus mengulang sejarah itu dalam konteks politik yang berbeda-beda. dan novel Sam Pek Eng Tay. x. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. membahas Putri Cina dengan teori interteks. Cit.

balas dendam. Tulisan ini bertujuan mengungkapkan adanya rekonsilasi pasca konflik lewat imajinasi historis dalam karya terbaru Sindhunata Putri Cina (2007). tugas akhir ini akan mencari pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam karya Putri Cina dengan menggunakan teori sosiologi sastra. . dan realitas politik modern yang menggarisbawahi kengerian dan kesiasiaan perang antarsaudara.5 Skripsi tersebut bertujuan untuk mencari interteks di antara Putri Cina dengan karya sastra lain.5 Landasan Teori 10 Dewi. Rekonsilasi dan peran perdamaian ini dibayar oleh cinta dan kematian. 6 No. Sementara. dosen Kajian Bahasa Inggris (Pascasarjana) di Universitas Sanata Dharma. 1. dan pengambinghitaman dengan mengangkat sejarah. Sementara. tugas akhir ini mengutamakan teori sosiologi sastra sejarah dan dimaksud untuk menemukan ilham-ilham Putri Cina. folklor. Rekonsilasi akan pesan perdamaian ditunjukkan melalui menerimanya tokoh akan ketidakjelasan identitasnya. Pesan ini dikemas menggunakan narasi tentang peperangan. Hal.10 Tulisan Novita Dewi ini menggunakan sosiologi sastra sejarah. Sebagaimana dinyatakan dalam abstraknya. 1 Maret 2008. mitos. cerita rakyat. dan politik untuk menunjukkan bagaimana novel Putri Cina merupakan sebuah usaha untuk merekonsiliasi suku pribumi dengan orang keturunan Cina. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. menulis makalah mengenai bagaimana Putri Cina melambangkan usaha untuk rekonsilasi masyarakat pasca-Kerusuhan Mei 1998. 40. Sementara. Novita. Novita Dewi.

penelitian ini akan menelusuri sudut pandang naskah. perkembangan konflik. penokohan. alur cerita. Sudut pandang orang ketiga ini dapat dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu terbatas (hanya mengetahui beberapa tokoh saja). maka naskah mempunyai sudut pandang orang ketiga atau “dia-an”. munculnya konflik. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.6 Dalam tugas akhir ini akan digunakan dua teori. Cetakan 1. klimaks dan penyelesaian. 319 – 320 . 2004.11 Alur cerita (plot) adalah apa yang terjadi dalam cerita. Apabila cerita disampaikan dengan menggunakan nama tokoh dan narator yang mempunyai kedudukan di luar cerita.5. Walaupun secara umum kelima bagian tersebut berurutan. Hal. baik prosa. Apabila disampaikan dengan “aku-an” (tokoh utama ialah si “Aku”). Metode. Nyoman Kutha. Teori. yaitu teori strukturalisme untuk memahami novel Putri Cina dan teori sosiologi sastra untuk memahami hubungannya dengan Kerusuhan Mei 1998. puisi maupun drama. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Berdasarkan strukturnya. yakni perkenalan. ada juga 11 Ratna. Sudut pandang merupakan bagaimana suatu cerita disampaikan. maka sudut pandangnya disebut orang pertama.1 Teori Strukturalisme Teori strukturalisme dalam sastra merupakan pengertian struktural terhadap sebuah karya sastra. latar. dan mahatahu (mengetahui keadaan dan pikiran semua tokoh). Alur ini dibagi dalam lima bagian. 1. dan tema.

baik secara sempit (misalnya jam tiga siang). Cit. maupun luas (misalnya tahun 1998). Hal. 115. Latar waktu adalah kurun waktu di mana sebuah peristiwa itu terjadi. 240 – 243. baik secara sempit (misalnya istana presiden) maupun luas (misalnya Jawa Barat). 318. Hubungan di antara para tokoh dapat menyebabkan dan menyelesaikan konflik. Ada tema klasik. 1. seperti ‘yang baik mengalahkan yang jahat. Ada tiga jenis tokoh. 2002 Cincinnati. 14 15 .12 Latar terdiri dari tiga bagian. Latar tempat adalah ruang lingkup di mana cerita terjadi.7 karya yang menggunakan urutan yang berbeda. 65. 65.’ dan ada juga yang lebih jarang digunakan seperti ‘yang jahat mengalahkan yang baik. Stories and Scripts. antagonis (penghambat protagonis). Hal. 1. Ratna. dengan menggunakan teknik seperti flashback untuk mengembangkan cerita. Op.’15 12 13 Ibid. dan tritagonis (pembantu protagonis dan / atau antagonis). OH: Writer's Digest Books. Latar sosio-budaya adalah keseluruhan adat dan kebudayaan di tempat dan waktu di mana cerita terjadi. latar waktu. Obstfeld. yaitu latar tempat. 171. Hal. 171.13 Penokohan adalah perkembangan tokoh-tokoh dalam cerita. Nyoman Kutha. dan latar sosiobudaya. Cit.14 Tema adalah pembahasan terhadap hal-hal mendasar dalam naskah yang merupakan perjuangan universal. Raymond. yaitu protagonis (pelaku/pendorong cerita). Obstfeld. Op. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. 115. Hal. Raymond.

Semua aspek saling melengkapi. dalam Ratna. karya sastra. Structuralist Poetics: Structuralism. sementara sudut pandang akan disinggung pada Bab III tapi tidak didalami pada Bab IV. dan tema. 338. Hal. maupun interteks. latar. . pembaca.18 16 17 18 Ratna. sosiologi sastra berusaha untuk memahaminya dalam konteks kebudayaan itu. Nyoman Kutha. Hal. 1. Jonathan. yang akan dijadikan acuan ialah plot. Op. penokohan. 1977.2 Teori Sosiologi Sastra Sosiologi sastra (juga disebut sosiokritik) adalah ilmu sastra interdisiplin (ilmu sastra dengan ilmu sosiologi)16 yang dipicu sebagai tanggapan atas kekurangan teori strukturalisme. Ibid. 5. Culler.8 Dalam penelitian ini. and the Study of Literature. Cit. 337. baik pengarang. Linguistics. Cit.17 Menurut Jonathan Culler. artifak. 332. Op. Hal. Routledge & Kegan Paul: London. Oleh karena dipercaya bahwa karya sastra harus dipahami sebagai satu aspek kebudayaan yang melengkapi kebudayaan lain.5. Nyoman Kutha. yang merupakan suatu sistem simbol. hanya dapat mempunyai arti apabila dijelaskan dari mana asal-usulnya dan untuk siapa dimanfaatkan. Hal. Penelitian yang tidak memperhatikan ini tidak dapat menjelaskan karya sastra dengan sesungguhnya.

Hal. Menurut Nyoman Kutha Ratna.9 Dalam penerapannya. Pertama. yang dengan sendirinya telah mengandung masalah-masalah kemasyarakatan. baru ada buku teks yang diterbitkan pada tahun 1970. menyerap aspek-aspek kehidupan yang terjadi dalam masyarakat. diceritakan oleh tukang cerita. 331. dipinjam melalui kompetensi masyarakat. sehingga paling mudah dipahami.19 Sosiologi sastra dianggap teori yang baru. novel menampilkan unsur-unsur cerita yang paling lengkap. Cit. Di bawah ini dijelaskan berbagai aspek teori sosiologi sastra. Op. Medium karya sastra. 19 20 Ratna. perkembangannya sudah pesat. Menurut Nyoman Kutha Ratna. Hal. 2. Nyoman Kutha. teori sosiologi sastra dinyatakan lebih mudah dipergunakan untuk prosa. 1. Karya sastra hidup dalam masyarakat. baik lisan maupun tulisan. yang pada gilirannya juga digunakan masyarakat. 3. kedudukan karya sastra adalah sebagai berikut. khususnya novel. . Ketiga subjek itu adalah anggota masyarakat. ini terjadi karena beberapa hal. 335 – 336. bahasa yang digunakan cenderung bahasa sehari-hari. serta paling luas. disalin oleh penyalin. Kedua. Karya sastra ditulis oleh pengarang. Biarpun dinyatakan telah lahir pada abad kedelapan belas. Ibid.20 Walaupun demikian.

22 Menurut Nyoman Kutha Ratna. setelah kematiannya pengarang tunggal itu diganti dengan pengarang jamak. 333. Hal. Pengarang. menggali kebudayaan masyarakat lalu memasukkan kebudayaan itu dalam karyanya. masyarakat menemukan citra dirinya dalam suatu karya. dan tradisi yang lain. 2. yaitu masyarakat yang melahirkan situasi sosio-budaya 21 22 Ibid.21 Dengan demikian. dia dapat diakui sebagai pengarang karya sastra. Sama dengan masyarakat. Hal. memahami apa yang dibaca dengan kaca mata budaya itu. Namun. karya sastra selamanya milik masyarakat yang melahirkan pengarangnya. sebagaimana dijelaskan di bawah. Masyarakat jelas sangat berkepentingan terhadap ketiga aspek tersebut. dengan pengertian kebudayaan itu. Berbeda dengan ilmu pengetahuan. Ibid. 333 – 334. bahkan juga logika. karya sastra adalah hakikat intersubjektivitas. . adat-istiadat. sangat susah untuk karya sastra berhasil mengesankan pembaca. Pembaca.10 4. Keberhasilan pemasukan kebudayaan itu bertitik tolak pada kemampuan pengarang dalam melukiskannya. dalam karya sastra terkandung estetika. artinya. Apabila pembaca tidak memahami atau berasal dari kebudayaan itu. dengan pengetahuan intersubjektivitasnya. agama. 1. Selama hidup pengarang. menurut Nyoman Kutha Ratna kekayaan karya sastra terjadi karena dua hal. 5. etika.

24 Sebagai ilmu interdisiplin antara ilmu sastra dan sosiologi. dalam Ratna. Cit.25 Ada tiga macam model penelitian karya sastra yang dapat digunakan seorang peneliti.11 yang mewarnai karya sastra. sosiologi sastra juga menerapkan berbagai aspek kebudayaan. atau sistem kebiasaan dan pikiran umum di masyarakat itu yang sudah pasti akan dipahami pembaca. 25 Ibid. Cit. agama. Culler. tidak ada karya sastra yang berasal dari pikiran yang benar-benar independen yang dapat dimengerti oleh masyarakat luas. Ratna. sebagai berikut: 23 24 337. Op. ekonomi. Apabila karya sastra diharapkan untuk dibaca. antara lain sejarah. Menurut Jonathan Culler. filsafat. 339. 336. Namun.23 Pernyataan serupa dinyatakan oleh ahli ilmu sastra lain. Hal. Jonathan. Cit. dipahami. Nyoman Kutha. Op. 5. Hal. Hal. harus termasuk horison harapan pembaca. dengan ilmu-ilmu lain sebagai ilmu pembantu. dan dinikmati masyarakat. Op. Hal. Tidak ada karya sastra yang merupakan hanya hasil dunia batin pengarang sendiri. prioritas dalam penelitian sosiologi sastra adalah karya sastra sendiri. dan politik. Nyoman Kutha. . Pengarang jamak ini yang dinamakan pengarang implisit.

digunakan dua metode. Sementara. tetapi dengan cara menemukan hubungan antarstruktur. yaitu kajian pustaka dan wawancara. Hal. antara lain buku sejarah. 340 .26 Dalam penelitian ini.6 Metode Penelitian 1. dilakukan dengan menggunakan disiplin tertentu. dengan menggunakan model ketiga. Menganalisis karya dengan tujuan untuk memperoleh informasi tertentu. dan novel. Untuk data tentang Kerusuhan Mei 1998. Sama dengan di atas. aspek sosiologi sastra yang akan diteliti adalah sejarah. diperlukan data yang cukup mengenai Kerusuhan Mei 1998 beserta unsur intrinsik novel Putri Cina. Menganalisis masalah-masalah sosial yang terkandung di dalam karya sastra itu sendiri. artikel majalah.1 Metode Pengumpulan Data Untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan di atas. artikel koran. akan digunakan sumber sekunder. bukan aspek-aspek tertentu. 1.6. Model ini mudah diterapkan dengan cara yang salah. sehingga karya sastra menjadi objek kedua. Untuk pengumpulan data itu. 2. kemudian menghubungkannya dengan kenyataan yang pernah terjadi. 3. untuk 26 Ibid.12 1.

2 Metode Analisis Data Oleh karena ketiga masalah yang akan dipecahkan dalam tugas akhir ini mempunyai sifat yang sangat berbeda. .6. dengan kesimpulan ditarik dari deskripsi itu. Sementara. yang menggunakan teori strukturalisme. 1. akan digunakan tiga metode analisis data. dengan menarik kesamaan di antara kenyataan sejarahwi dan keterjadian dalam novel. akan digunakan metode komparatif. akan digunakan metode wawancara supaya perasaan dan pengalaman korban lebih menonjol. akan digunakan metode analisis objektifdeskriptif. sesuai dengan filsafat dasar teori strukturalisme bahwa tidak ada unsur di luar karya sastra yang berperan dalam pembentukan karya sastra tersebut.13 data mengenai perasaan dan pengalaman orang. Untuk Bab 3. yang berusaha untuk menghubungkan keterjadian pada Kerusuhan Mei 1998 dengan keterjadian dalam novel Putri Cina. untuk Bab 4. Untuk Bab 2.3 Metode Penyajian Data Data akan disajikan secara deskriptif. akan digunakan metode historis deskriptif agar apa yang terjadi dapat dikemukakan dengan jelas. 1. yang bersifat sejarah kuantitatif/kualitatif.6.

subbab empat menceritakan garis besar kerusuhan di kota lain dan subbab lima menjelaskan dampak kerusuhan itu dalam batin warga Cina. yang berfungsi sebagai pengantar. Bab ini akan dibagi menjadi lima subbab. tujuan dan metode penelitian.4 Sumber Data Sumber data yang utama digunakan untuk penelitian ini adalah sumber sekunder (sumber pustaka). teori yang digunakan. untuk keperluan tertentu digunakan sumber primer dan sumber tersier. . Bab dua berfungsi sebagai informasi yang menjelaskan Kerusuhan Mei 1998. sementara sumber tersier dalam bentuk kamus digunakan untuk penerjemahan istilah-istilah asing. Sementara. ditarik dari berbagai sumber sekunder dan hasil wawancara pribadi. buku sosial. dan sistem penyajian. masalah. buku sejarah. dan skripsi. subbab dua menceritakan peristiwa di Jakarta. 1. artikel koran. Sumber primer dalam bentuk wawancara digunakan untuk mengetahui emosi yang terasa oleh korban kerusuhan.7 Sistematika Penyajian Tugas akhir ini akan dibagi menjadi lima bab dan tujuh belas subbab. Bab ini dibagi menjadi tujuh subbab dan menjelaskan latar belakang masalah.14 1. dengan subbab pertama menjelaskan penyebab Kerusuhan Mei 1998.6. Bab satu adalah pendahuluan. di antara lain artikel majalah. subbab tiga menceritakan peristiwa di Surakarta.

Bab terakhir adalah penutup. Bab empat mengemukakan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam Putri Cina. Setiap subbab akan merupakan penjelasan salah satu aspek struktur Putri Cina. . latar cerita. Bab ini akan berisi kesimpulan dan saran dari penelitian.15 Bab tiga adalah kajian struktural Putri Cina. Bab ini akan terdiri dari hasil kajian interteks. alur cerita. Dengan penyamaan ini dapat ditarik kesimpulan bagaimana Putri Cina dipengaruhi Kerusuhan Mei 1998. dan tema. yaitu antara penelitian pustaka dan unsur-unsur cerita. Bab ini akan dibagi dalam lima subbab. penokohan. yaitu sudut pandang.

dan harga barang dan keperluan dasar seperti nasi menjadi semakin mahal. 2.1 Latar Belakang Kerusuhan yang terjadi pada bulan Mei 1998 adalah akibat dari krisis moneter yang telah terjadi di Asia Selatan-Timur mulai di Thailand pada bulan Juli 1997. termasuk rupiah. Semakin hari harga tukar rupiah menjadi semakin rendah. tarik-menarik di antara pemerintah Indonesia dan IMF membuat situasi di Indonesia menjadi semakin . dengan harga tukar sebanyak Rp.16 BAB 2 KERUSUHAN MEI 1998 DI INDONESIA 2. bergoyang.682 per dolar AS. Walaupun pemerintah Indonesia dapat pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF). Pada saat itu. Pada tanggal 13 Agustus 1997 harga tukar rupiah sudah sampai nilai terendah yang pernah ada sampai saat itu. pemerintah Thailand memutuskan mengembangkan nilai tukar baht. Itu menyebabkan nilai tukar mata uang negara tetangganya. Sebagian besar mata uang di Asia Selatan-Timur menjadi lemah. seperti ringgit dan rupiah.

James. Setelah itu aksi keprihatinan menjadi semakin besar. 28 29 . Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. 2008. 83 – 84. 2008. Ibid. Edisi Pertama. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Hal. 1082. dan itu hanya di kampus mereka saja. juga ada dosen dan alumni yang mulai terlibat. 78 – 83. pada aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada sebuah 27 Luhulima.29 Demonstrasi semakin hari menjadi semakin terbuka anti-pemerintah. dan hampir setiap hari berlangsung demonstrasi mahasiswa-mahasiswi.28 Akhirnya aksi-aksi keprihatinan terus meluas sampai ke seluruh kota besar di Indonesia.27 Kehancuran ekonomi ini tidak dapat diacuhkan oleh masyarakat. Pada tengah dan akhir tahun 1997 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang melakukan aksi keprihatinan. Aksi keprihatinan besar pertama terjadi pada tanggal 16 Januari. Kemudian.17 buruk. mulai pada bulan Januari 1998 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang berpartisipasi dalam aksi-aksi keprihatinan mulai bertambah sampai ratusan orang. seperti aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Indonesia pada tanggal 25 dan 26 Februari dan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada pada bulan Maret 1998. TransMedia: Jakarta. Contohnya. 1998 di Kampus Institut Teknologi Bandung. aksi keprihatinan ini disusun oleh lebih dari 500 mahasiswa-mahasiswi. Setiono. tetapi situasi di Indonesia menjadi semakin buruk. Benny G. Kompas: Jakarta. Hal. Hal. sampai pada Maret 1998 situasi ekonomi di Thailand dan negara-negara lain sudah mulai menjadi lebih baik.

dan apabila harganya tidak dinaikkan. tetapi di antara semua ini rezim Soeharto memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan tarif dasar listrik. Aksi mahasiswa-mahasiswi menjadi semakin luas. pada awalnya senat mahasiswa-mahasiswi menolak ajakan berdialog. Soeharto menyatakan bahwa. marak-marak seperti ini tidak jarang berlanjut menjadi bentrokan antara mahasiswa-mahasiswi dan aparat keamanan. dan mahasiswa-mahasiswi di Gedung Niaga Arena Pekan Raya Jakarta. sebenarnya dialog antara pemerintah dan senat mahasiswa-mahasiswi itu tidak menyurutkan niat para mahasiswa-mahasiswi untuk terus menggelar aksi-aksi keprihatinan dan mimbar bebas. sesungguhnya. Hal. 84 – 86. Cit. cendekiawan. Namun. 30 Luhulima. harga BBM sudah lama mau dinaikkan tetapi situasi sampai saat itu belum memungkinkannya. Op.18 boneka kertas Presiden Soeharto yang setinggi dua meter dibakar. Agar masyarakat bisa lebih tenang dan mahasiswa-mahasiswi bisa kembali belajar tanpa melakukan aksi keprihatinan lagi. Akhirnya pada tanggal 18 April 1998 terjadi sebuah dialog antara pemerintah dan tokoh masyarakat. Kemayoran. walaupun Menhankam/Pangab menganggap dialog itu sukses. James. sejumlah senat mahasiswa-mahasiswi tidak hadir dan.30 Awal Mei 1998 suasana di Indonesia masih sangat kacau. penuh dengan rasa takut dan ragu. . Namun. Menteri Pertahanan dan Keamanan / Panglima ABRI (Menhankam/Pangab) Jenderal Wiranto mengajak masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dalam dialog. keadaan akan lebih berat lagi. Setelah mengumumkan itu.

dan Hafidhin Alifidin Royan. Mesir untuk hadir di Konferens Tingkat Tinggi G-15. dan memaksa Soeharto mengundurkan diri. setelah dihajar kepalanya dengan batu sampai pingsan oleh mahasiswamahasiswi saat dia mengamankan protes mereka di Kampus Universitas Djuanda (Unida) di Bogor. dia tewas di Rumah Sakit Ciawi pada pukul 16.00. setelah semua sudah berakhir. . Kepala Satuan Intelijen Kepolisian Resor Bogor.32 Kedua kematian itu menyebabkan pihak keamanan menjadi semakin keras terhadap mahasiswa-mahasiswi yang melakukan demonstrasi. yaitu Kapten (Inf. Hal.19 Presiden Soeharto berangkat ke Kairo. empat mahasiswa dari Universitas Trisakti yang memprotes situasi ekonomi dan rezim Soeharto. Kepala Seksi Intelijen Komando Distrik Militer Bogor. ditembak mati setelah mahasiswa-mahasiswi mulai kembali ke kampus setelah melakukan aksi 31 32 Ibid. menyebabkan ribuan orang tewas se-Indonesia. Selain Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana ada satu pihak keamanan lain yang tewas setelah menjadi korban pemukulan mahasiswa-mahasiswi. hingga tiga hari kemudian terjadi sebuah tragedi yang. Hendriawan Sie. kehancuran harta yang bernilai triliunan rupiah. tanggal 9 Mei 1998. suasana menjadi semakin kacau. Heri Hartanto. Ibid.) Ali. Pada pukul 17:20. 111 – 112. 108 – 111. yaitu Elang Mulia Lesmana. Setelah dia pergi.31 Korban dari aparat keamanan pertama dalam kekacauan dan aksi-aksi keprihatinan ini ialah Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana. tanggal 12 Mei 1998.

Ada pula beberapa tokoh politik dan masyarakat berkumpul melakukan orasi. dan berhasil membunuh empat di antaranya. 112 – 113.20 keprihatinan tanpa senjata dan secara teratur.34 2.33 Pelaku aksi keprihatinan kembali ke halaman kampus Trisakti pada tanggal 13 Mei untuk memprotes kezaliman penguasa militer yang telah menembak mahasiswa-mahasiswi yang tidak bersenjata. terlihat massa terus bertambah. sekitar pukul 11:00 WIB daerah itu ramai dengan mahasiswa yang berduka cita atas kematian rekan mereka. Op. Reka Ulang Kerusuhan Mei 1998. Hal. memberi dukungan reformasi yang dipelopori mahasiswa. Pada tanggal 13 Mei. Ada banyak karangan bunga tanda simpati. 11 36 . Hal. Jusuf. lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. 2005.2. Namun. Setelah 33 34 35 Ibid.36 Di luar kampus. aksi tersebut diarahkan oleh provokator dan kemudian menjadi aksi rasialis anti-Cina.1 Secara Umum Kerusuhan mulai tersebar dari dekat kampus Universitas Trisakti. Benny G. Simanjorang. Setiono. Tim Solidaritas Kasus Kerusuhan Mei 1998: Jakarta. Cit. 1083. Untuk gambaran tersebarnya kerusuhan dan penganiayaan. memperhatikan massa.2 Kerusuhan di Jakarta35 2. Ada aparat keamanan terlihat berkumpul di bawah jembatan layang Kuningan. Ester Indayani dan Raymond R.

dan bersorak sambil merusak.37 Kerusuhan yang mulai dekat Trisakti ini akhirnya sampai ke seluruh Jakarta. Priyono B. Cit. dan Citraland. permen.. remaja- 37 38 Ibid. dan membakar. Gatra. Hidayat Gunadai. bertepuk tangan. misalnya “Bakar Citraland!”40 Provokator ini kadang-kadang malah membuat perusuh lain menjadi korban. dan Tim Forum. 24 – 31 39 40 . 23 Mei. “Di Ujung Aksi Damai. Hidayat Gunadai. bahkan ke Tangerang dan Bekasi. Ibu-ibu dan bapak-bapak menjarah barang untuk keluarga. Tomang. Munawar. Sumbogo. Jalan Daan Mogot. Setelah massa bubar terjadi pembakaran di berbagai lokasi yang dilewati.21 mahasiswa menolak bergabung dengan massa. dan Andi Zulfikar Anwar. 15.39 Massa dikendalikan oleh provokator yang dicurigai merupakan anak buah dari aparat dengan persuasi. mereka beteriak.38 terdiri dari orang dari semua segi kehidupan. massa mulai menyebar ke arah Roxy. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. dan permainan.. Hal. Hal. menjarah. remaja-remaja menjarah barang elektronik seperti compact disk dan televisi. Parman.” 1998. Jalan S. Priyono B. coklat. Contohnya. Massa ini sangat bersemangat melakukan kerusuhan ini. 23 Mei. kanakkanak menjarah gula-gula. 1 Juni Sumbogo.” 1998. Massa perusuh. yang diperkirakan dua juta orang. 24 – 31. ratusan ibu-ibu. sedangkan orang tua menjarah kesukaan mereka. Hal. dan Andi Zulfikar Anwar. Forum Keadilan. Op. Chailil.

45 Selama tiga hari kerusuhan ini terjadi (13 – 15 Mei 1998). 24 – 31. Benny. 1087. Demikian juga sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci. Demikian juga ribuan kendaraan bermotor yang menjadi bangkai karena dibakar dalam pogrom43 anarkis itu. 14 Mei. Ahmad dan Maria Hartiningsih. Gramedia: Jakarta. yang milik Sudono Salim. Arif. Hal. Priyono B.” 2008. Hidayat Gunadai. tetapi kemudian menjadi korban pembakaran ketika provokatorprovokator membakar mal atau pertokoan tersebut. Hal. G. 1083 – 1084. dan anak-anak diprovokasi untuk menyerbu beberapa mal dan menjarah barang-barang. Cit. Benny G. dan sesedikitnya 259 orang tewas dalam kasus-kasus tersebut. Cit. Glodok Plaza. Kompas. 23 Mei.. 2009. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cit. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan. sebagian besar orang berkuasa hanya diam. Hal. Hal. Hal. Sumbogo. dan Yogya Department Store Klender.44 Kantor-kantor Bank Central Asia. Setiono. 43 44 45 . juga ditarget dan menjadi korban perusuhan ini.41 ini terjadi di Yogya Plaza dan Department Store Klender. 1 “Pembunuhan besar-besaran thd suatu bangsa” Departemen Pendidikan Nasional. Edisi Keempat. Op. Op.22 remaja. 1083. Yang bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di 41 42 Setiono. Op. dan Andi Zulfikar Anwar. ribuan toko dan rumah yang milik warga etnis Cina dijarah dan dibakar.42 Pada umumnya target kerusuhan ini adalah orang Cina.

Hal. Benny G. Cit. terjadi pemberontakan yang besar. tidak melakukan apa pun untuk mencoba mengatasi anarki yang terjadi pada saat itu. tetapi akhirnya mereka tidak mampu menenangkan masyarakat dan para perusuh tidak bisa dihentikan. Akhirnya. Hal. dan di satu kasus ada truk yang dikendarai dengan kecepatan tinggi agar truk tersebut dibenturkan ke pos polisi. 122. yang melepas tangan. . dan polisi ditimpuki.23 Jakarta. yaitu Kapolda Metro Jaya Mayjen Hamami Nata dan Pangdam Jaya Mayjen Sjafrie Sjamsuddin. Ibid. Mobil polisi dikejar. 1084. Oleh sebab itu. Aparat keamanan membalas dengan tembakan ke udara. asal mereka tidak membakar gedung. 24 – 31. Op. dan membakar sepuasnya. Batu dilempar ke arah aparat keamanan. Luhulima. Jakarta kelihatan seperti zona perang. James. karyawankaryawan di berbagai toko dan perusahaan lain seperti Pusat Perkulakan Goro membiarkan massa membawa pulang barang. walaupun ada orang yang tewas dan dikorbankan di sekitarnya. Cit. 46 dan mengutamakan persiapan upacara serah terima jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad di Malang tanggal 14 Mei. Demikian juga Panglima ABRI Jenderal Wiranto. aparat keamanan disuruh menyelesaikan kerusuhan itu sendiri. Op. merusak.47 Ketika aparat keamanan berusaha untuk mencegah aksi massa. 1998. massa perusuh dibiarkan menjarah. 46 47 48 Setiono.48 Setelah kekacauan anarkis selesai. Hal.

Sekitar 13 pasar.5 triliun. Kompas. 16 Mei. Menurut The Jakarta Post. dijarah. dan 1. Op. 23 Mei. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga. Setiono. 1084. dengan 15 di antara mereka yang tewas. ada lebih dari seribu orang tewas. Hal. Damar. dan Ahmad Arif. Hidayat Gunadai. Maria. Hal. dalam Sumbogo. 826 sepeda motor. 387 kantor. Op.49 sudah diakui bahwa jumlah korban dan kerugian tidaklah sedikit. Harsanto. 45 bengkel.” Op. 40 mal. 49.52 Jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang. 52 53 .217 orang. Cit.604 toko.53 Semua ini menjadi sangat mengejutkan untuk warga Jakarta.119 mobil. atau USD 238 juta. pada tahun 1998 jumlah korban yang tewas diperkirakan di antara 200 dan 500 orang. 2. Priyono B. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. sekarang jumlah korban yang tewas diperkirakan mencapai 1. 2. Hartiningsih. karena ketika ada protes-protes di kota lain para pemimpin sangat tegas menyatakan bahwa Jakarta 49 50 51 Lihat Lampiran 2. 1. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. Cit. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. dan Andi Zulfikar Anwar. 1. 9 SPBU.50 Menurut Kompas. 24 – 31.479 rumah toko. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikitsedikitnya Rp. Benny G.. Hal.51 Namun.24 Biarpun jumlah korban dan kerugian tidak disetujui oleh para analis.026 rumah dirusaki.” 2008. Cit.

tapi badannya besar-besar dan wajahnya tua-tua. Banyak massa yang ikut menjarah. Hal. Sekitar pukul 12. Kemudian massa mulai berdatangan. belum ada yang siap. . ada yang bertato. Mereka terlihat saling melempar batu di Jalan Layang Klender. beberapa orang dari kelompok massa tersebut berteriak ‘Serang. Kesaksian lain menyebutkan sebelumnya keadaan sekitar Yogya Plaza belum terjadi apa-apa. Mely G. Jakarta Timur. Pelajar yang diserang lalu lari masuk ke arah Yogya Plaza. Kemudian mereka lari ke arah Klender. di dekat persimpangan Yogya Plaza terlihat sekelompok massa. Terlihat banyak yang pakai seragam sekolah.54 2. sebagai studi kasus bagaimana kerusuhan dijalankan. Segera setelah komando itu. 212.2. Sampai di stasiun Klender. Op.” Oleh sebab itu. untuk menghindari kerusuhan itu. Mereka menyerbu Yogya Plaza sambil membuka pakaian seragam sekolah. atletis. Ketika para pelajar itu melewati mereka. Warga mengusir karena takut merugikan warga. Sekitar 30 pelajar masuk pemukiman Kampung Jati. Kemudian banyak orang lari-lari sambil berteriak ‘Serbu Yogya! Serbu Yogya!’. terjadi perkelahian antar pelajar di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai. Pada saat yang hampir bersamaan terlihat seorang berpakaian polisi berdiri di atas Jalan Layang Klender mengamati tawuran antar pelajar itu. baik warga maupun aparat keamanan. 54 Tan. Serang!’ Mereka memiliki ciri berbadan cukup tegap. Tidak berapa lama kemudian terlihat ada yang mulai membakar ban bekas di depan plaza. Kesaksian lain lagi menyebutkan adanya kelompok pemuda dan pelajar yang seolah-olah bertengkar untuk mengundang massa.2 Kerusuhan dan Penjarahan Dapat digunakan penjarahan Yogya Plaza di Klender. batu dan batangan besi. kira-kira 20 orang berdiri di situ. Banyak orang terlihat mondarmandir mengambil barang jarahan. tanggal 14 Mei]. massa menyerang pelajar dengan menggunakan kayu. Cit.00 WIB [Pen.25 adalah “kota yang paling aman dan dijaga se-Indonesia. dan berambut cepak.

Dalam keadaan panik. Akibat banyak orang menjadi terluka dan meninggal dunia. melihat sekitar 50 orang turun dari dua buah truk yang datang dari arah Pondok Kopi ke Yogya Plaza sambil membawa jirigen dan terlihat ada yang memimpin dengan menggunakan HT dan berkaca mata. banyak juga orang melompat ke bawah. sehingga anak-anak dan yang lainnya tidak dapat keluar menyelamatkan diri.00 WIB di sekitar Yogya Plaza hujan turun dan api mulai padam. Sekitar pukul 15. Diketahui kemudian ternyata ada yang mengunci lantai 2. Sekitar pukul 15. Saat itu saksi mata sudah melihat asap tebal mulai keluar dari Yogya Plaza. Dari luar bangunan terlihat banyak orang melambai tangan meminta tolong dari lantai 4 gedung. tetapi beberapa saat kemudian mereka kembali ke truk dengan tangan kosong.. Warga yang menyaksikan melihat bahwa isi jirigen tersebut adalah bensin. Setelah ledakan. Warga . Terlihat ada orang melempar jirigen di lantai satu. terlihat banyak orang dari lantai 4 turun dengan menggunakan tambang tersebut.) Saksi mata melihat orang-orang tersebut saling mengenal.30 – 17. Kejadian itu terbuka dan banyak orangorang mengamati hal yang sama. lainnya berpotongan rambut biasa saja.15 WIB.26 Sekitar pukul 15. salah seorang warga melihat sebuah truk besar berplat merah berwarna orange masuk ke lokasi Yogya Plaza. Mereka sepertinya saling mengenal satu sama lain dan mendapat perintah dari supir dan satu orang yang duduk di samping supir. berbaju singlet dll. . Setelah orang-orang tersebut berada di Yogya Plaza. Orang-orang tersebut kemudian kembali ke truk dengan tangan kosong dan meninggalkan lokasi. Ciri-ciri orang-orang yang datang dengan truk berwarna orange tersebut adalah berbadan tegap dan berumur kira-kira 20 – 30 tahun.. Mereka masing-masing membawa jirigen berwarna putih dan berlari ke arah Yogya Plaza.30 WIB. kemudian disiram dengan bensin (dari jirigen) dan dibakar. Truk tersebut mengangkut kira-kira 50 orang yang berpakaian macam-macam (berpakaian seragam sekolah. supir dan 2 orang lain di truk. Warga kemudian mengambil tali tambang dari kain iklan film di bioskop Yogya Plaza untuk diulurkan dengan bambu ke lantai 4.30 WIB. ada yang menggunakan seragam SMA. Mereka berpakaian preman. melambaikan tangan ke orang-orang yang tadi membawa jirigen. Api sudah membesar dan asap tebal menghalangi pandangan. Beberapa di antara mereka berambut cepak. Tidak diketahui apa yang mereka kerjakan. kemudian terdengar ledakan keras dari belakang Yogya Plaza.00 – 15. Sekitar pukul 21. Terlihat juga ada yang mengumpulkan segala macam barang menjadi satu. [di] lantai dua bangunan terlihat banyak orang terjebak dan berusaha keluar.

setelah api mulai padam warga mencoba masuk ke dalam gedung.55 Seperti dilihat dari kasus Yogya Plaza. terlihat kawat dikaitkan ke pintu rolling door. Hal. 110 – 122. Saat masuk melalui pintu eskalator di satu. melihat pintu rolling door dalam keadaan terkunci gembok dan pintu masuk dihalangi oleh kawat yang diikat ke pintu rolling door dan dikaitkan ke eskalator sehingga pintu rolling door tidak dapat dibuka.. Saksi berhasil masuk sampai batas escalator di lantai dua. Sandal yang digunakan sempat meleleh. Pengendara motor tersebut terlihat berbadan kekar dan sebagian besar menggunakan seragam SMU. menghalangi jalan keluar. . terlihat beberapa pengendara sepeda motor mondar-mandir dan memainkan gas dengan keras di sepanjang jalan depan Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. Cit.56 55 56 Jusuf.. Warga lain. awalnya sekelompok provokator datang dan memancing emosi massa agar siap menjarah. Terlihat di dalam ruangan banyak mayat terbakar bertumpuk menjadi satu.30 WIB. antara lain. 61 – 62. Modus operandi ini juga dilihat di seluruh Jakarta. sebagai berikut. Simanjorang. yang juga mencoba untuk memasuki bangunan. Hal. rolling door tersebut sebelumnya dalam keadaan terbuka karena digunakan orang banyak keluar masuk gedung. tetapi wajahnya mereka terlihat cukup tua untuk disebut pelajar SMA. Hawa di dalam ruangan sangat panas. Op. Tidak lama kemudian massa datang dan menjarah Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. • Pada tanggal 14 Mei di Sunter. Kemudian.27 Sekitar pukul 21. Jakarta Utara. Ester Indayani dan Raymond R. Ibid. provokator pergi dan membiarkan massa menjarah sepuasnya. .

Hal. lalu diikuti massa. Ibid. dan berpakaian preman.60 Mereka pada umumnya menjarah barang yang harga aslinya mahal. mereka lenyap. 1 – 19. di Ciledug. tokotoko dan Mal Ciledug dijarah. Hal. Cit. Chailil. Simanjorang. Jakarta Pusat. terlihat tiga pria berusia antara 20 – 30 tahun melempari bangunan dengan batu. Op. baik dewasa. Ester Indayani dan Raymond R. Tangerang. Mereka umumnya berbadan kekar dan berambut cepak. maupun anak.58 Massa pada umumnya terdiri dari kaum rendah dan dari segala usia. 1 – 179. Tiga pria ini melempar batu dahulu.28 • Pada tanggal 14 Mei. celana jeans dan meneriakkan yel-yel “Bakar Cina!” dan “Jarah Cina!” Di bawah pimpinan mereka. Munawar. Umumnya mereka mengenakan baju hitam. Hal.57 • Pada tanggal 14 Mei.61 57 58 59 60 61 Ibid. Ibid.59 Jumlahnya diperkirakan mencapai dua juta orang. berbadan tegap. 101. Cit. dan merusak barang yang tidak diambil. Jusuf. Mereka berambut cepak. Hal. terlihat sekitar 3 – 5 orang memimpin massa. . Setelah massa sibuk melempari dan menjarah Hero. dan Tim Forum. remaja. 175. di depan Supermarket Hero Megaria. Op.

Hal.66 2. berambut hitam cepak. 101. ketika massa dikomando untuk tidak menjarah atau membakar gedung Asuransi Bumi Putera. 29 Ibid. yaitu berjenis kelamin pria. Hal. 83 .2. diduga bahwa para provokator adalah aparat yang memancing emosi rakyat. 132 Ibid. Ini terlihat di Cempaka Putih Tengah. Hal. Hal. JP milik Cina. dan terkoordinasi. Oleh karena itu. bakar-bakar!”.62 Provokator ini berusaha untuk mengarahkan serbuan massa pada perusahaan atau toko milik warga keturunan Cina atau orang Cina sendiri.65 massa secara aktif diarahkan agar tidak menjarah perusahaan milik orang pribumi. Para provokator ini mempunyai ciri-ciri yang mirip. berbadan tegap dan atletis.3 Kekerasan Terhadap Etnis Cina 62 63 64 65 66 Ibid. 55 Ibid. Jakarta Pusat. Selain menggunakan yel seperti “Cina babi!”63 atau “Ganyang Cina!”64 dan komando seperti “Cina-Cina.29 Massa dipimpin oleh sekelompok provokator. Ibid. Hal.

1083 – 1084. Benny. Op. Ada bukti bahwa pemukulan. juga sering terjadi kekerasan yang ditargetkan kepada etnis Cina. antara lain sebagai berikut. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina dipaksa turun dari angkatan mikrolet JB 03. pembunuhan. Ibid.70 67 68 69 70 Setiono. . Simanjorang. G.30 Selain anggota massa yang meninggal dalam kebakaran. 18 – 19. dilempari batu oleh massa dan luka berat. Hal. Cit. Hal. 29. Cit. 23.68 • Pada tanggal 14 Mei di Glodok. tetapi pemiliknya keluar dengan berpakaian Muslim dan meyakinkan massa agar tidak melakukan hal tersebut. Hal. Op. Hal. lalu dipukuli beramai-ramai sambil barangnya dirampas. Massa berteriak “Cina babi. dan perkosaan telah terjadi secara massal.69 • Pada tanggal 14 Mei di Slipi. Apotek itu kemudian hendak dibakar massa. Jakarta Barat dua orang keturunan Cina. Jusuf. • Pada tanggal 14 Mei di Tomang.67 Beberapa kasus kekerasan terhadap orang-orang Cina. bunuh!” Akhirnya diselamatkan seorang aparat TNI (yang juga dilempari batu) dan dibawa ke Apotek Prima. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina kehilangan dua cucu laki-lakinya yang terbakar selama kerusuhan. Ester Indayani dan Raymond R. seorang lelaki dan seorang perempuan. Ibid.

Perkosaan ini dinyatakan terjadi secara ramai-ramai. . Hal.72 • Pada tanggal 14 Mei di Grasera. dan kerap tidak ada yang bersedia membantu. 123. Ketika ditanya mengapa ada sweeping ini. seorang anggota massa menjelaskan “Kami mencari orang Cina. Hal. di Glodok telah terjadi perkosaan yang brutal kepada wanita etnis Cina di depan umum. dan korban-korban perkosaan itu kadang dibunuh 71 72 73 Ibid. Jakarta Timur terlihat massa melakukan sweeping pengendara bermotor.71 • Pada tanggal 14 Mei di Jalan Mangga Besar. lalu penumpangnya dipaksakan turun.”73 Ada pula kekerasan seksual yang terjadi kepada wanita keturunan Cina. Ibid. Ibid. Jakarta Utara. massa membakar dan merusuh sambil meneriakkan kata-kata seperti “Reformasi! Reformasi!” serta yel-yel anti-Cina seperti “Ganyang Cina!” Seorang warga etnis Tionghoa hampir ditikam oleh salah seorang di antara kelompok massa. Jakarta Utara. Contohnya. Semua yang melintasi dipaksa membuka helm sebelum diizinkan pergi. Hal 61. 54 – 55. Mobil kemudian dirusak dan dibakar.31 • Pada tanggal 14 Mei di Mangga Besar. sebuah mobil Mercedes Benz milik etnis Tionghoa dihentikan oleh lebih dari dua puluh orang.

. 66 – 67. Hal. menuju rumahnya di bilangan Jelambar. di suatu tempat di Jakarta Barat mereka tiba-tiba dikepung massa yang muncul begitu saja entah dari mana.76 Untuk menyelamatkan diri ribuan orang asing dan orang Cina melarikan diri. pegawai perusahaan komputer.75 Yang tidak dibunuh merasa trauma dan ada yang sampai masuk rumah sakit jiwa atau bunuh diri karena tidak bisa menahan rasa malu dan trauma. Cit. “Yang Untung dan Buntung. dan Andi Zulfikar Anwar. yang terjadi di Jakarta pada tanggal 13 Mei. Ia dibonceng pacarnya. Gadis berusia 26 tahun ini. Cit.” Op. Kompas. Aries. Hal. Op. 23 Mei. Setiono. Merasa keadaan sudah mereda. dalam perjalanan itu. 1998: … sebut saja [Andina]. Cit. Gatra. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. 74 “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan. Priyono B. sampai perusahaan penerbangan menyediakan penerbangan ekstra untuk para pengungsi. Kelana. 1083 – 1084. mereka nekad pulang menjelang pukul 21. 12.00 WIB. Keduanya tak pernah bermimpi. Hal. Op. 23 Mei. Made Suarjana.” 1998. dan I. Benny. sebagaimana bisa dilihat dari kasus ‘Andina’ di bawah. 06 Juni. Hidayat Gunadai. Hal. Sebuah bank swasta di kawasan Tomang. 24 – 31. Jakarta Barat.” 1998. 75 76 77 78 .77 78 Kejadian perkosaan ini sangat tragis.74 Tercatat bahwa jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang.32 setelah digunakan. pada hari naas itu … pulang dari kantornya. G. dengan 15 di antara mereka yang tewas. Sumbogo.

Berhari-hari kemudian. . Saya bercerita. baru hilang seminggu kemudian. sementara seluruh harta miliknya dilolosi.. sebelum kemudian ditolong polisi jaga di dekat situ yang juga tak luput dari lemparan batu massa. menurut penuturan Andina. Andina sudah tak mampu lagi berpikir diapakan saja dirinya.. dengan harapan ada salah satu dari mereka bisa membaca. habis dijarah. Hal. 5 Juni.. Luka Perempuan.. Bekas-bekas kekerasan ini. Uang. Sekujur tubuhnya penuh bilur-bilur biru. dia menyatakan bahwa dia] ‘Sakit. STNK. Yang teringat hanyalah.’ Sementara teriakan massa makin menyeramkan. Sekali ia jatuh terjengkang. Oleh polisi mereka diantar ke rumah penduduk. ‘Ampun Pak… ampun… Saya orang biasa. di tengah-tengah himpitan kepanikan dan ketakutan luar biasa.33 Di keremangan malam itu. [Ketika ditanya mengapa dia menceritakan peristiwa itu.tak berdaya dipukuli massa. Blazernya sudah terlepas. Sang pacar.” 1998. tolong Tuhan. Kompas. Tetapi dalam keputusasaan. Ialah yang memerintahkan agar para penjarah membebaskan dua anak manusia ini. diapakan saja dirinya waktu itu.. ‘Tuhan. dan tak mengulanginya pada orang lain. sakit sekali.’79 Beberapa kasus perkosaan lain yang tercatat termasuk: 79 “Luka Kerusuhan. 1. handphone. SIM. Hanya doa yang terus menguatkannya. tiba-tiba ada orang tua muncul.. bisa tahu apa yang saya rasakan. Andina dan pacarnya bisa pergi meninggalkan tempat itu. Yang terdengar hanyalah rintihannya. Seorang penduduk kemudian memboncengkan keduanya sampai rumah. bahkan obat dokter untuk orang-tuanya yang baru ditebus di apotek.’ hanya kata-kata itu yang dia teriakkan. bahkan juga di pangkal paha.. Andina masih saja dicekam peristiwa itu [hingga] lama ia tak masuk kantor. helm. tetapi dengan kekuatan yang tersisa ia bangun dan kembali memegang baju pacarnya erat-erat. kartu ATM. Andina tidak ingat lagi. ia ditarik-tarik massa agar turun dari sepeda motor. yang orang-tuanya berencana melamar tanggal 17 Mei -empat hari sebelum kejadian ini menimpa.

168. dan akhirnya harus masuk ke rumah perawatan di Jakarta. seorang pemudi keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dikejar massa lalu diperkosa ramai-ramai di dalam rumahnya oleh lebih dari sepuluh orang.34 • ‘Dini’.81 • ‘Lina’. dia akhirnya berpindah ke Amerika Serikat. Setelah diperkosa. Ibid. Hal. lalu diperkosa oleh empat orang pria. Empat di antara mereka memegang kakinya. . Tempo.80 • ‘Mei Ling’. Menjadi sangat takut pada lelaki. 169. Ibid. perempuan berusia empat belas tahun itu menjadi takut pada lelaki dan tidak mendapatkan haid untuk jangka waktu yang panjang. Hal. Karena menjadi trauma.82 • ‘Mona Johan’. Akhirnya berpindah ke Taiwan. 169. dengan anaknya diasuh orang lain. 2003. seorang pemudi keturunan Cina yang diperkosa di antara tanggal 13 dan 14 Mei 1998 oleh lima orang lelaki. lalu memaksa alat kelaminnya ke dalam mulut 80 81 82 “Hidup yang Terenggut”. Setelah diselamatkan. seorang ibu dari dua anak keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dicegat massa di jalan. badannya penuh memar dan dalam keadaan syok. 25 Mei. seorang wanita keturunan Cina yang diculik di daerah Jalan Jenderal Sudirman lalu diperkosa di daerah persawahan pada tanggal 15 Mei 1998. sementara lelaki kelima menempatkan leher dan kepala Mona ke ujung tempat tidur. Hal.

“Mona. Keempat pria lain bergantian memerkosanya di vagina. Namun. aparat berusaha untuk menyelamatkan warga yang ada dalam kondisi bahaya. seperti kasus Slipi di atas. ada pula banyak laporan aparat tidak berusaha untuk mencegah penjarahan atau kekerasan.. di daerah Mangga Besar. Kelompok orang tersebut setelah berhasil dihadang akhirnya bergerak mundur menuju perumahan dan toko di Jalan Mangga Dua. Tempo. 12 Oktober. Fannie.35 Mona.” 1998. Tidak lama kemudian asap tebal mulai mengepul dan membesar dengan cepat. Hal. Kelompok massa ini dihadang 50-an pasukan Kostrad (terlihat dari baret hijau yang dikenakan) yang berjaga di bawah jalan layang kereta api. biarpun ada kemampuan. bahkan atas risiko besar. kemudian mereka mulai menggedor dan mendobrak pintu lantai bawah.2. 84 Lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. 84 Dalam kasuskasus tertentu. pada tanggal 14 Mei 1998: Saksi . . Selain pasukan yang berjaga juga terlihat 2 buah truk dan panser.83 2. 63. bagian Titik Amuk Massa Terbesar untuk gambaran respons aparat..4 Respons Aparat Respons aparat selama kerusuhan terjadi tidak ada kepastian. sebuah toko material mulai dilempari kelompok massa yang baru saja berpindah dari seberang jalan. di Balik Sprei Kembang. Warga mengatakan bahwa pasukan terlihat telah berjaga sejak siang hari pada tanggal 13 Mei. Sekitar pukul 10:00 – 11:00 WIB. 83 Gunadi. Setelah diperiksa. akhirnya Mono Johan bersama keluarga berpindah ke Australia. Toko tersebut dilempari hingga pecah kaca-kacanya. Misalnya. Jakarta Utara. melihat sekitar 50-an orang dari arah Jembatan Baru berusaha memasuki wilayah Pasar Pagi Mangga Dua.

. membobol. yang pada saat itu merupakan pemimpin Kostrad. yang bertanggung jawab atas anggota ABRI di Jakarta. Hal 23. dan membakar bangunan. pasukan yang berjarak sekitar 20 meter tersebut tidak melakukan tindakan menghalangi atau menghentikan massa yang melempar. Hal. ada laporan bahwa ada aparat yang mencari keuntungan dalam kerusuhan itu. Menurut hasil penelitian Tim Solidaritas Kerusuhan Mei 1998. di wilayah Glodok pada tanggal 14 Mei 1998 terlihat sekelompok polisi yang menyuruh perusuh mengisi truk dengan barang jarahan. Setelah semua penghuni bangunan berhasil keluar. Akhirnya dengan segala upaya 3 laki-laki penghuni toko berhasil keluar dari bangunan dengan dibantu warga yang berada di belakang toko. Ambulans baru datang sekitar pukul 22:00 WIB. tetapi mereka telah dalam keadaan terbakar. biarpun ini belum dibuktikan. salah seorang korban menghampiri pasukan yang berada di bawah jembatan layang. Ia meminta bantuan dan pengawalan untuk mengantar anggota keluarga yang luka ke rumah sakit.85 Selain itu. Orang tua dan seorang penghuni lainnya juga berhasil ditolong. Permintaan itu ditolak pasukan. bersama Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. Ibid. menyuruh bawahannya untuk 85 86 Ibid. 46 – 48. Menurut pikiran rakyat pada waktu itu. Suasana menjadi semakin panik setelah asap mulai memenuhi lantai dua dan pintu belakang yang tidak bisa dijebol penghuni bangunan.86 Ada pula kecurigaan bahwa provokator yang memancing rakyat untuk melakukan kerusuhan adalah tentara. lalu pergi dengan membawa barangbarang itu. Selama peristiwa terjadi. Letnan Jenderal Prabowo Subianto.36 Terdengar beberapa kali ledakan (diperkirakan disebabkan oleh pengencer cat yang diletakkan di lantai bawah). Kemudian korban tersebut menghubungi ambulans.

Ester Indayani dan Raymond R. yang menjadi pesaingnya untuk menjadi presiden setelah Soeharto turun. Jusuf.2. Menurut ahli politikekonomi AS Albert Hirschman. 13. Jemma. lalu dibakar. Anti-Chinese Violence in Indonesia. yaitu exit (keluar dari negara di mana kerusuhan 87 Purdey.88 Namun. 2005. yaitu untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Menteri Pertahanan Jenderal Wiranto. Simanjorang. Singapore University Press: Singapura. 2. 106 – 107. Jakarta Barat ketika pos polisi hancur ditabrak truk. 2006. Grogol. Hal. belum ada bukti definitif. Risiko untuk aparat yang berusaha untuk mencegah amuk massa memang tinggi. sebagaimana dilihat di Jalan Kyai Tapa. 1996–1999.87 Biarpun memang provokator mempunyai ciri-ciri yang seperti prajurit dan hal ini dipercaya oleh rakyat.5 Reaksi Warga Sebagai akibat ketidakmampuan aparat untuk mencegah massa. aparat bertugas untuk mencegah kerusuhan sebisa mungkin dan tidak dibenarkan untuk menggunakan situasi untuk kepentingan sendiri. Op. Hal. secara umum ada tiga respons yang paling dimungkinkan dalam kerusuhan. masyarakat terpaksa mengambil inisiatif sendiri untuk melindungi diri. Cit.37 memancing emosi rakyat dan melakukan kekerasan untuk dua alasan. 88 .

7 Juni. 130 – 131. Jakarta Timur. Gie. 4.38 terjadi).90 Jumlah pengungsi Cina pada saat itu diperkira mencapai 10. Namun. seperti keluarga keturunan pemilik toko material yang diselamatkan oleh warga setempat di Mangga Dua. Hal. Kompas. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. Op. Khoiri. 46 – 47.93 Ini juga terlihat dalam kasus orang yang menyelamatkan tetangga. Hal. Karyawan berusaha secara aktif untuk mencegah penjarahan. voice ini bukan merupakan cara menentang pasif. voice (melakukan protes dan demonstrasi). 12. voice digunakan oleh karyawan toko-toko tertentu yang ditarget oleh massa. Misalnya. Ilham. Exit pada umumnya dilakukan orang Cina.” 1998. karyawati disuruh pulang." 1998.000 orang. karyawan ditugaskan untuk menjaga pintu dan menghentikan orang yang berusaha untuk masuk. “I..000 sampai 100. 2008. Hal.91 92 Sementara. Simanjorang. 10 Februari. Hal. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa. dan loyalty (menerima semua dengan diam). Gatra. Cit. Cit. Kompas. 24 – 28. Ilham. Jakarta Utara. Ester Indayani dan Raymond R.94 89 Khoiri. 90 91 92 93 94 . Sumbogo. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi. 16 Mei. dan Nurlis Effendi. Kwik Kian. Op. Jusuf. Ibid. Hal. di Jatinegara Plaza. Mereka bersembunyi di beberapa hotel milik pribumi atau meninggalkan Indonesia untuk pergi ke negara asing yang dianggap lebih aman. Khoiri Akhmadi. Priyono B.89 Ketiga cara ini digunakan oleh masyarakat.” 2008.

. Hal. “Lega. “Milik Haji.000 dijual dengan harga 1. 8. tanggal 15 November 2008. jalan loyalty diikuti oleh orang-orang miskin atau menengah. Kompas. Hal. 96 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. baik pribumi maupun keturunan. Karena situasi mendesak itu. 21 Mei. 24 – 28. Khoiri. 17. harga naik tidak terkendalikan. Hal. Op.99 95 Ibid. 580.. Orang Cina bersembunyi di rumah diam-diam dan berharap agar semua kerusuhan selesai dengan cepat. harga tiket keluar Jakarta dinaiki sembarangan.3 juta. ini kelompok yang paling besar. ada pula orang yang menggunakan kerusuhan itu untuk mencari keuntungan sendiri.”95 “Pro-Reformasi”. Cit. 97 Sumbogo.96 dan sebagainya.39 Sementara. Ilham. Pemilik toko pribumi memasang tanda bertulisan “Milik Pribumi”. 98 99 .. Contohnya..” 1998. 1998. dan Nurlis Effendi. Op. Banyak orang-tua yang harus berpuasa selama beberapa hari kerusuhan itu terjadi. Priyono B. Cit.97 98 Namun. Lepas dari Jakarta. hingga tiket pesawat Jakarta – Batam yang aslinya hanya Rp. Orang-tua berkorban demi keselamatan anak mereka dengan cara menyediakan makanan sepuasnya untuk anak-anak tetapi hanya mengambil makanan untuk dirinya sendiri ketika anak-anak sudah puas. 2008. Khoiri Akhmadi. mereka berharap agar kepribumian mereka dapat menghindari amuk massa.

40 2. Dengan kabar tentang penembakan mahasiswa-mahasiswi Trisakti. Yogya. Hal. Massa juga dipinggirkan oleh warga Surakarta yang. 9 Mei. Dalam waktu semalam. Kompas. dan Samarinda. Warga Cina yang terlihat dikejar dan diperlakukan dengan jahat.101 Didahului oleh orang yang bersepeda motor.” 1998. Kompas. Hal. rasa hangat berkembang dalam hati masyarakat umum dan menyebabkan warga-warga Solo mulai kerusuhan yang terasa separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta. 11.000 anggota masyarakat dan polisi. 3. memberi semangat kepada para perusuh.” 1998. . “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. Ir Sutami. hasil pembangunan selama 30 tahun dihancur dan dibakar. 15 Mei. Sudirman. dan seluruh jalan di dalam kota. Pada tanggal 8 Mei ada insiden di antara kurang-lebih 5. Hal. 101 102 “Kota Solo Penuh Asap. dalam kasus itu sebanyak 25 orang terluka oleh peluru karet dan lebih dari 100 orang terluka oleh pelemparan batu.3 Kerusuhan di Surakarta Pada bulan Mei 1998 kota Surakarta (juga dikenal dengan nama Solo) mengalami kerusuhan yang mirip Jakarta. Kompas. 11. massa menjarah semua pertokoan dan sebagainya sepanjang jalan protokol Slamet Riyadi.102 100 “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo. walau tidak menjarah.” 1998.100 Keadaan menjadi lebih anarkis mulai dari tanggal 14 Mei 1998 kerusuhan yang disebabkan oleh penewasan empat mahasiswa Trisakti di Jakarta mulai terasa di Surakarta. Urip Sumoharjo. 16 Mei.

dan lain-lain sejauh Salatiga. berdoa dan berharap bahwa mereka tidak akan kena kerusuhan itu. 16 Mei. tutup karena takut dirusuh oleh massa itu. Dampak dari ini terasa sampai ke Salatiga. pembunuhan.104 Akibatnya. massa perusuh tidak dihentikan dan penjarahan. massa perusuh mampu bergerak ke luar kota.” 1998. 104 105 106 “Kota Solo Penuh Asap. dan dari personel yang ada sebagian besar ditugaskan untuk mendukung Polri mengamankan aksi keprihatinan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jawa Tengah. Hal.105 Oleh sebab kerusuhan itu. kantor. Hal. 11 Juni. dan sebagainya. Hal. rumah. Ibid. bank. Warga Surakarta yang tidak ikut massa itu hanya bisa bersembunyi. dan pembakaran terjadi. toko. Pada tanggal 15 Mei 1998 massa sebesar ribuan orang sudah tiba di Boyolali. Kompas. Jawa Tengah dan menjarah dan membakar pabrik. . dan sebagainya. 1. Kompas. hampir semua pusat pembelanjaan tertutup.103 baik kepada milik warga umum maupun milik aparat keamanan. Demikian juga bank.” 1998. Cit. kantor pemerintah.106 Ketika kerusuhan 103 “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya. sekolah.41 Aparat keamanan tidak mampu menghindari kerusuhan itu. Op. 7. Jumlah aparat keamanan di Surakarta diakui sangat sedikit.” 1998. perkosaan. Toko-toko. Oleh sebab itu. 11 “Amuk Massa Landa Boyolali.

pasar. sampai saat ini. . dan dibakar. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. yang jumlahnya banyak sekali. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. sempat kami membantu orang Cina. dan demikian ditarget dalam kerusuhan itu. mall. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. semuanya dibakar. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. Saya melihat banyak sekali pertokoan. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang [keluarganya] memiliki toko buku terkenal di Solo. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. demikian banyak orang yang menderita saat itu. Penjarahan juga ada di mana-mana. vihara. dan kami hampir diserang penduduk. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. ‘Kami orang Jawa. Hal.107 Warga Cina di Surakarta dijadikan kambing hitam untuk semua masalah masyarakat. Berikut adalah naratif dari Wahyu Apri Wulan Sari. dan toko Cina dirampok dan dibakar oleh massa tersebut. dan orang tuanya dibuang keluar. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan.” 1998. Perumahan. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. Surakarta. dia sendiri diperkosa. Seisi tokonya dijarah penduduk.42 sudah selesai pun jarang ada yang berani membuka tokonya. 21 Mei. Kompas. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. tapi mereka 107 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. Kami telah mencoba membantu orang Cina. kami selalu berkata. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. tapi tidak sebanyak di Jakarta. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. Dulu. 11. Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain.’ atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. kami ProReformasi!. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. khususnya penduduk Cina yang dijarah. seorang orang Jawa dengan keturunan Jepang yang tinggal di Surakarta pada saat kekacauan Mei 1998. seisinya. namanya Toko Buku Sekawan).

cuma bangkai mobil dan motor. saya dan keluarga saya ikut juga. 12 rumah makan. termasuk sekolah saya pun.43 merasa takut akan serangan yang mungkin akan tiba-tiba terjadi. Dalam aksi kerusuhan yang terjadi selama dua hari itu. 27 toko swalayan. 457 miliar. 110 Selain itu. tercatat 56 kantor dan bank. tanggal 15 November 2008. korban tewas 108 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. 8. 109 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar. Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. Kompas. Banyak gedung yang terbakar.109 Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp. .” 1998. kerugian dan intensitas kerusuhan itu lebih terasa.000). 18 ruang pamer mobil. Sekolah-sekolah. 11. ditutup untuk beberapa waktu. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. Kompas. Lebih parah lagi.” 1998. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo108 (Lampiran 3) Oleh sebab Surakarta jauh lebih kecil daripada Jakarta (luasnya Surakarta sekitar 44 km2 dan penduduk pada saat itu berjumlah 500. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. Hal. Massa juga membakar 287 mobil. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. 06 Juni. Hal. tidak ada orang. 217 toko. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. dan juga pecahan kaca di mana-mana. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. dan kebetulan saat itu. 06 November. 55 bus dan tujuh truk. dan juga pindah sekolah. walaupun suasana di Surakarta mulai menjadi lebih tenang pada tanggal 17 Mei 1998. 110 “Daerah Sekilas. dan selama berbulan-bulan warga Cina di Surakarta hidup dalam suasana ketakutan. 570 sepeda motor.

” 1998.115 Namun.” 1998. Kompas. Hal. Walaupun demikian.. kemudian 111 112 113 114 115 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. Hal. Kompas. 5. baik di kota yang mengalami kerusuhan maupun di kota yang masih relatif tertib. 21 Mei. 11. merasa paling khawatir. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. 9. Warga yang tinggal di pinggiran kota. tetapi pada umumnya tidak separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan Surakarta.113 2.4 Kerusuhan di Kota-Kota Lain Di kota lain di Jawa juga terjadi kerusuhan.44 terbakar dalam bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 31 orang. hanya 19 masih ditahan satu bulan kemudian. 8. 10.. 111 Ada juga 24 keluarga yang melaporkan bahwa ada anggota keluarga yang diperkosa saat kerusuhan itu.” 1998. Op. Hal. 22 Juli. “Polisi Solo Masih Menahan 19 Perusuh. penjarahan masih terjadi pada tanggal 14 Mei di kawasan Sidotopo. Kompas. Lepas dari Jakarta. “Lega. Cit. warga Cina penuh dengan rasa ketakutan. 22 Mei.000 orang keturunan Madura menjaga keamanan Surabaya dengan membawa celurit. . Massa membobol pintu toko-toko dan menjarah.114 Di Surabaya. Kompas.112 Dari 230 perusuh yang ditangkap polisi. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap.” 1998. Hal..” 1998. jauh dari aparat keamanan. 22 Juni.

Y. 117 Di Bandung. kantor. seorang warga keturunan Cina yang bertempat tinggal di Semarang sejak lahir sampai tahun 2009. 118 Juga masih ada ratusan orang Semarang yang melarikan diri agar mereka tidak kena kerusuhan apabila kerusuhan terjadi. Cit. Op.’ Jadi. Kompas. Op. 1 Juni. 8. Sen Tjiauw. 19.. 21 Mei. Cit. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila 116 Wijayanta.119 Di seluruh Jawa. Cit. Op. warga Surabaya masih harus menjaga diri dengan cara mereka sendiri. Hanibal W. Sen Tjiauw. rumah toko. Forum Keadilan. yang pada umumnya menutup diri dalam rumah. dkk.” 1998. “Lega. 19.. Hanibal W. Lepas dari Jakarta.” 1998.45 membakar milik warga keturunan Cina.120 Berikut adalah naratif dari Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho.” 1998. … [keluarga saya] merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Wijayanta. Naratif ini menggambarkan suasana di Semarang pada saat itu. Yang paling was-was ialah warga Cina. Hal. atau hotel. seperti ‘ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. Hal. 11.Y. Toko. Hal. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. 117 118 119 120 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. dkk. Hal. suasana sangat was-was oleh karena adanya kerusuhan besar di Jakarta dan Solo.116 Akibatnya..” 1998. ... massa melempari toko-toko dengan batu hingga sekitar 20 toko rusak berat. atau keluar dari Indonesia. “Percik Bara Seantero Nusantara. dan sebagainya tertutup.

. Namun. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. 2. dan kami merasa was-was di saat malam. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya. Kemudian. Ginanjar Kartasasmita. Mesir. namun. Jadi tidur pun terasa harus terjaga. empat belas calon anggota kabinetnya telah meninggalkan beliau. Presiden Soeharto masih hadir di KTT G-15 di Kairo. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia.. Oleh karena hal-hal itu. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalan. puluhan ribu mahasiswa-mahasiswi berdemonstrasi setiap hari di seluruh Indonesia.). Akan tetapi. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai.46 seandainya sesuatu terjadi. Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan [pemerkosa itu] (Lampiran 4. dipimpin oleh Menteri/Ketua Bappenas Ir. Apalagi. setiba di Indonesia Presiden Soeharto menyadari dia kehilangan kendali pemerintahan dan kekuasaan karena demonstrasi untuk menuntut dilakukannya reformasi dan penggantian pemerintahan telah mencapai puncaknya. Saya tidak melihat kejadian itu dengan mata kepala saya sendiri. setelah dia diberi tahu keadaan di Indonesia dia segara kembali ke Indonesia. pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai . saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini.5 Dampak dari Kerusuhan Mei 1998 Pada saat kerusuhan di Jakarta terjadi.

Cit. Op. masih ada orang yang mengancam korban kerusuhan dan menyatakan bahwa kerusuhan itu akan terulang. 9. 124 “Aparat Jamin Keamanan. Cit.124 121 122 123 Setiono. Cit.Presiden RI. agar memeriksa kasus korupsi yang telah terjadi pada saat Orde Baru.” 1998. 220. Kompas. Hal.121 Suasana politik berubah dengan hadirnya Presiden Habibie. . 1086. Hal. Op. dan juga mulai menghapus dikotomi di antara orang Pribumi dan orang Non-Pribumi dengan cara mengeluarkan Instruksi Presiden No. Berakhirlah masa Orde Baru dan muncullah masa Reformasi.26/1998 pada tanggal 16 September 1998. Hal. Warga Masih Was-Was.123 Namun. Benny G. Dia segara berusaha untuk menjaga jarak dari rezim otoriter Soeharto dan membersihkan citra buruk Indonesia di dunia internasional. 2008. 1087 – 1090. Benny G. 13 Agustus. Untuk mendapatkan itu. Op. Presiden Habibie melakukan tiga hal: dia mengutuk Kerusuhan Mei 1998 dalam jumpa pers pada tanggal 15 Juni 1998. Hal.122 memerintahkan Jaksa Agung Mayjen Andi Galib. Setiono. SH. selama berbulan-bulan setelah kerusuhan. Tan. dan Wakil Presiden Habibie mengambil sumpahnya menjadi Presiden RI. Mely G.

setelah alur dibahas maka hal-hal yang tergantung pada alur. yang mengikat segala aspek cerita. Sudut Pandang Novel Putri Cina ditulis dalam sudut pandang dia-an maha-tahu. tetapi ada pula tokoh lain yang pikirannya disampaikan penulis. yaitu latar dan penokohan.1. 3. tidaklah mungkin bahwa ada eksposisi tentang perilaku antagonis dalam cerita bersudutpandang Aku-an.BAB 3 ANALISIS STRUKTURAL NOVEL PUTRI CINA Bab ini. satu dari pihak Putri Cina. yang membahas struktur novel Putri Cina. Peristiwa-peristiwa dalam cerita tidak bisa lepas dari bagaimana alur disampaikan. Berikut ada tiga contoh. Dia-an ini memusatkan tokoh “Putri Cina” dan Giok Tien. akan dijelaskan supaya pengertian alur ini menjadi lebih bulat. Sementara. satu . mulai dari sudut pandang dan gaya bahasa yang digunakan supaya pengertian alur yang lebih mendalam dapat digarap. Terakhir ada tema.

Putri Cina. 250 . persis seperti kubayangkan sebagai Tejaningrat yang asli. Giok Tien sendiri terkejut. dan aku sendiri tidak? Hatinya lalu makin bergelora panas.126 Sementara. Sekarang Gurdo Paksi. Ia terentak dan bertanya mendadak. apa salahnya ia menikmati istrinya yang cantik ini? Senapati boleh menghancurkan kekuasaannya. Cetakan Kedua. ia telah menaklukkan dan membungkam kuasa Senapati.dari Giok Tien. 126 127 Ibid. bertanya. dan satu dari Prabu Murhardo sebagai tokoh minor. dengan menaklukkan istrinya. Hal. jika ia memang sungguh hendak mengkhianatinya. bila ia bisa menggagahi dan menghancurkan istrinya ini? Ya. wajah itu bagaikan sebuah topeng yang selalu ada di tangannya.125 Sementara. Gaya Bahasa 125 Sindhunata.2. mengapa di hatinya terasa. ke mana wajahnya? Segala jawab ia dapatkan. Mengapa senapatinya bisa memiliki Putri Cina yang cantik ini. ia sendiri yang telah meletakkan wajahnya. wajah itu berat dan amat mengganggunya. toh belum juga wajah itu ia temukan. tak mau patuh dan taat pada perintahnya. 2007. ketika aku main sebagai Roro Hoyi?’ tanya Giok Tien dalam hati. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. Yang mengisahkan Putri Cina berbunyi demikian: Tak henti-hentinya. Hal. Sekarang. kutipan dari bagian yang mengisahkan Giok Tien: Giok Tien baru saja melepas dandanannya. senapatinya. Ia tidak sadar. Ibid. Hal. 14. Tiba-tiba di hadapannya berdiri seorang lelaki tampan dan gagah perkasa. seakan ia melihat Pangeran Tejaningrat sungguhan berdiri di hadapannya? ‘Tidakkah Pangeran Tejaningrat itu hanyalah Tejo. kutipan dari bagian yang mengisahkan perilaku Prabu Murhardo: Prabu Amurco Sabdo berhenti lagi sejenak. Sebelum ia dikhianati oleh Senapati. 193.127 3. Ia merasa. ia si Putri Cina itu. Dan bisa saja ia mengkhianatinya. tetapi apa arti kemenangan itu. temanku sesama pemain Ketoprak Sekar Kastubo yang sudah kukenal setiap hari? Kenapa ia seakan menjadi sungguh nyata.

Hal.’ kata Sabdopalon-Nayagenggong. dan kuasanya akan lumpuh tak berdaya. di lubuknya terdalam kuasa yang selama ini mengungkapkan diri keluar dalam segala bentuk penindasan dan kekerasan. dunia akan mencemoohnya.129 Dalam penceritaan Putri Cina juga sering digunakan istilah-istilah Jawa. 247. raja Medang Kemulan Baru. dengan demikian. biarpun dinyatakan terjadi di suatu kerajaan rekaan. berperang habishabisan dan meninggalkan warisan dendam. Ini melambangkan faktorfaktor duniawi yang menonjol. oleh karena cerita terjadi di tanah Jawa. Misalnya: Keadaan genting yang membuat matanya gelap. bukan! Sebelum ada agama apa pun. . Sabdo Murhardo. bila ia tidak dapat melampiaskan hasrat syawat kelaki-lakiannya terhadap perempuan yang diingininya. yang kini ada di hadapannya. termasuk bahasa. Semua hanyalah lanjutan darah Kurusetra. gaya bahasa menjadi lebih deskriptif. ketika Putri Cina mencari identitasnya. Istilah-istilah dan kalimat-kalimat bahasa Jawa yang 128 129 Ibid. sesama saudara.128 Setelah tokoh utama pindah menjadi Giok Tien. manusia di Tanah Jawa ini sudah didera dengan pertikaian. Teknik ini digunakan karena berdasarkan mitos Jawa. kadang tampak seperti puisi prosa. sampai sekarang. harusnya ada unsur-unsur kebudayaan Jawa. Dalam matanya yang sudah digelapkan itu. Selain itu. satu sama lainnya. ternyata sekaligus membuat rahasia tersingkap. Ini memberi rasa kelokalan dan aktualitas. Ibid. 55. adalah kuasa kesyahwatan. kuasa lelaki yang harus menaklukkan perempuan. Ia sudah tidak dapat lagi menahan diri untuk segara menelanjanginya. di mana nenek moyang mereka. Hal.Gaya bahasa yang digunakan dalam Putri Cina bersifat mistis dan klasik. dengan banyak penggunaan kosa kata dan struktur kalimat yang agak kuno. Tuan Putri. tetapi masih menggunakan kosa kata yang klasik. ia hanya tahu. memegang adat Jawa dengan erat dan sering menggunakan bahasa Jawa dalam dialognya. Unsur mistisnya paling kuat di awal cerita. Buminya sudah ditaburi dengan darah dendam dan pembalasan. Misalnya: ‘Bukan.

Hal. ‘wanita’. Op. Robson.3 Alur Alur Putri Cina secara kronologis sebagai berikut: bab satu kontemporer dengan bab tiga belas sampai selesai. Op.digunakan termasuk bebathen130 (keuntungan). sak jagat tan ana sami138 (wanita paling cantik. Zoetmulder. 131 Purwadi. ‘akan saya turuti’. Cit. Dan S. 155. Media Abadi: Yogyakarta. Gramedia: Jakarta. 90. 404. 2006. Cit. . Hal. 194. Cit. Purwadi. O. Kamus Jawa Kuna Indonesia.. 36. 132 133 134 135 136 137 138 Sindhunata. 100. Departemen Pendidikan Nasional. 34. Op. Cit. 1198. 520. ‘seluruh’. ‘dunia’. di seluruh dunia tidak ada yang sama). Op. Hal. Cit. Hal. 119. 1005. Cetakan Kelima. Sindhunata. 2004. Cit. Cetakan Pertama. Sindhunata. 1416. Kamus Jawa-Indonesia Populer. ‘tidak’. Sindhunata. Purwadi. J. Op.139 3. dan bab dua sampai dua belas adalah flashback. ‘sama’. Hal. Hal. ‘ada’. Hal.131 jamane edan132 (zamannya gila)133 sendika dhawuh134 (setuju dengan perintah)135 tedheng aling-aling136 (secara rahasia)137 dan ayu-ayuning wanita. Ini terbukti 130 Ibid. Op. Cit. Dalam konteks ini. Hal. Op. 83. 146. 140. 248 139 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘cantik’. Hal. P. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. Hal.

termasuk noda hitam dekat vaginanya. B2 C2 A3. D dan E tidak mempunyai subscript karena menyatukan ketiga alur cerita. B3 C3 D.karena pada bab satu sudah ada krisis identitas. yaitu seorang warga miskin dan seorang putri kaisar Cina. apabila sudah ada itu. pasti sudah ada peristiwa yang menyebabkan itu. Jaka Prabangkara ditugaskan untuk menggambarkan semua yang ada di langit dan tidak turun dari langit sampai dia tiba di negeri Cina. Dalam Peningkatan Konflik1. Secara plot. Nomor kecil (subscript) menandai plot mana yang tampil. Oleh karena itu. Pada bab pertama. dia menjadi terkenal dan akhirnya menikah dengan dua perempuan. Putri Cina teringat pada cerita rakyat. Setiba di sana. Timbulnya Konflik3 Peningkatan Konflik3 Klimaks. urutan Putri Cina sebagai berikut: Lambang 1: Alur Putri Cina140 Bab 1 2 – 12 13 – 17 18 19 – 20 21 – 28 29 – 31 Halaman 9 – 14 15 – 87 88 – 148 149 – 152 153 – 165 166 – 257 258 – 302 Bagian Alur Perkenalan1. . Penyelesaian Tanda A1. keturunannya bertakdir kembali ke tanah Jawa. E atau A1 – B1 – C1 – A2 – B2 – C2 A3 – B3 – C3 – D – E. Anak raja Majapahit. Timbulnya Konflik1 Peningkatan Konflik1 Perkenalan2. Jaka Prabangkara. B1 C1 A2. ternyata dia merasa kehilangan identitas. yang ditandai dengan kehilangan wajahnya. tokoh Putri Cina diperkenalkan. 140 Tanda ditentukan oleh kedudukan unsur itu dalam alur konvensional. Putri Cina merasa bahwa dia sebenarnya sudah orang Jawa. Konfliknya sebagai tokoh juga muncul. dihukum karena telah menggambarkan selir kesayangan raja dengan sangat tepat. Sebagai hukuman. Timbulnya Konflik2 Peningkatan Konflik2 Perkenalan3.

seorang hamba di kerajaan Majapahit.Namun. Putri Cina tidak tega. Maka dia. gunung itu tidak bisa keluar dari perutnya. dewi anjing. Akhirnya Semar dan Togog digusur ke bumi dan Batara Guru . Sabdopalon-Nayagenggong juga menyatakan bahwa itu sebenarnya salah mereka ada kutukan seperti itu. mencari jawaban. selir itu dinikahkan dengan anak raja itu dan akhirnya melahirkan anak dari kedua bapak-anak itu. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan kutukan Sarama. Sabdopalon-Nayagenggong mengatakan bahwa kutukan itu membuat Tanah Jawa menjadi kacau setiap beberapa ratus tahun. Mereka adalah tiga dewa bersaudara yang berasal dari satu telur. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan asal usul Semar. Semar dan Togog berlomba menelan Gunung Gabawarsa. Togog gagal. Namun. kerajaan Demak. sebagai selir Cina itu. Untuk mendapatkan jabatan raja dewa dari ayah mereka. dan bangsa Cina yang dikambinghitamkan. Kedua anaknya tumbuh dewasa. dengan demikian. tetapi Semar berhasil. lalu pulang ke tanah Jawa dan akhirnya menjatuhkan raja Majapahit dan mendirikan kerajaan baru. Dia merasa itu melawan adat. anaknya bisa mengkhianati ayah mereka. Putri Cina merasa bahwa pencariannya tidak selesai. dia berangkat ke Banyuwangi untuk mencari Sabdopalon-Nayagenggong. dia bertanya Sabdopalon-Nayagenggong mengapa Tanah Jawa selalu menjadi rawan perang. pulang ke tanah Jawa. Dia ingat bahwa selir Cina itu telah dienyahkan saat hamil ke Sumatra karena kehendak permaisuri kesayangan raja. Setiba di sana. Togog dan Batara Guru. dia teringat lagi bahwa pada kerajaan Majapahit sudah ada seorang selir dari Cina. sebagai balasan kekerasan yang terjadi kepada anaknya. Setelah bertemu dengan Loro Cemplon.

Ketika Putri Cina bertanya kepada Sabdopalon-Nayagenggong mengapa mereka merasa bersalah. sampai Kerajaan Medang Kamulan Baru juga diberi nama panggilan Kerajaan Pedang Kemulan dan Negeri Mampir Ngombe. dia berhenti ketika lagu “Cucak Rowo” sedang digandrungi di tanah Jawa. Setelah itu. tetapi mulai melupakan budaya asalnya. Putri Cina juga melihat kekerasan terhadap bangsanya. mereka mengakui bahwa merekalah Semar dan murca. Perbuatan cekcok mereka yang seperti manusia akhirnya menjadi ciri khas manusia.menjadi pemimpin dewa. atau hilang. Walau ketika Kerajaan Medang Kamulan Baru masih baru itu sangat dicintai oleh rakyat. mereka berpisah dan Putri Cina melewati waktu ratusan tahun dalam waktu singkat. yaitu Kerajaan Medang Kamulan Baru. pembunuhan dan perkosaan di Malang pada tahun 1947 dan pembunuhan tanpa alasan pada tahun 1949 di Surabaya. Kompenie.000 orang Cina dibunuh di Batavia oleh penguasa Tanah Jawa Baru. Saat perjalanan waktu dia melihat keturunan Jaka Prabangkara kembali ke Tanah Jawa dalam jumlah besar. . Putri Cina. putus asanya sangat parah. tidak mengerti ancaman itu. kini hanya ada rasa putus asa. Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah lanjutan dari Kerajaan Medang Kamulan yang didirikan dengan ideologi yang beda. ratusan orang Cina dibunuh di Tangerang pada tahun 1946. Pada bab tiga belas sampai dengan enam belas terjadi perkenalan latar baru. Di sana. Dia melihat orang turun dari kereta. Putri Cina bersama Loro Cemplon pergi ke kota Tuban. dia melihat 10. melepaskan pakaian dan mendekatkan wayang Cina potehi wanita ke celana dalamnya. Setelah melihat semua penderitaan ini. Mereka menjadi kaya raya. karena sudah terbiasa kekerasan.

. mereka tidak merasa aman. dan wanita Cina diperkosa dan dibunuh. Joyo Sumengah. Saat bersiap untuk mengungsi. dia belajar tentang dunia ketoprak. Namun. Giok Hwa dan Giok Hong. Kebencian masyarakat dialihkan ke orang Cina. Pada bab sembilan belas dan dua puluh plot ketiga muncul. Konflik baru juga timbul. Dalam amuk massa ini aparat tidak bergerak. dia atas saran Patih Wrehonegoro ingin mengalahkan amarah rakyat kepada orang Cina. karena itu. rumah dibakar. dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. Korsinah juga mengajar dia dalam hal ini. Giok Tien menjadi terkenang akan masa lalu. terasa bahwa mereka mendukung perusuh ini. Dalam bab berikutnya. Bersama teman satu rombongan. Giok Tien mengingat masa kecilnya. Tokoh Giok Tien. karena tidak ada aksi dari mereka. Dia ingin mencari jalan tanpa kekerasan. Akibatnya. kepada Prabu Murhardo. akan tetapi. bersiap untuk mengungsi ke negara Singa. Setyoko tidak bersedia. dia juga menjadi pujaan lelaki.Para antagonis dan salah satu protagonis diperkenalkan pada bab tujuh belas. Lama-kelamaan dia menjadi pemain ketoprak juga di rombongan Sekar Kastubo. lurah prajurit Radi Prawiro (dengan nama Joyo Sumengah) dan penasihat Patih Wrehonegoro. Ketika dia menjadi bintang rombongan itu. ketika masih sering mengikuti ibunya menonton ketoprak. yaitu raja Prabu Murhardo. Korsinah. keris senapati. tiga kakak-beradik. senapati Setyoko (dengan nama Gurdo Paksi). harta-harta orang Cina dijarah. karena rakyat sedang banyak demonstrasi dan ingin menjatuhkan Prabu Murhardo. Biarpun Giok Tien istri Setyoko. bersedia melaksanakan tugas itu dan menerima keris senapati. konflik kekuasaan Prabu Murhardo dan rakyat ditingkatkan.

Bersama Sekar Kastubo Giok Tien keliling Indonesia. dia tidak mengalah. mereka belum berani menikah. Dia menjadi semakin terkenal dan pintar bermain. dia menjadi Roro Hoyi dalam lakon Geger Mataram.Namun. Lamalama mereka tunangan. Suatu hari. Radi Prawiro menjadi sangat cemburu dan menyimpan dendam kepada Setyoko. Karena perannya sangat luar biasa. Dia berjanji kepada dirinya bahwa dia akan mendapatkan Giok Tien suatu saat. Korsinah memberikan rapal ke Giok Tien. Setelah dia kena guna. Demi kelancaran pemeranannya. Di saat itu Radi Prawiro tidak putus asa untuk memiliki Giok Tien. dia juga menggunakan waktu itu untuk berdoa demi masa depan. Setyoko. Giok Tien pun jatuh cinta Setyoko. terpaksa mencintainya. mendekatinya untuk mengakui cinta. Konflik ini lalu ditingkatkan dalam tujuh bab berikutnya. . tetapi karena Giok Tien masih ingin main ketoprak. Giok Tien mengucapkan rapal yang diajari Korsinah. Dia tidak ingin melepaskan Giok Tien. Biarpun dia ditolak. Korsinah mengerti itu dan bisa menghilangkan guna itu. Akibat kedekatan Giok Tien dan Setyoko. konflik timbul ketika Radi Prawiro. Namun. Namun. Giok Tien merasa semakin gila. menjadi mabuk cinta untuk Giok Tien. seorang prajurit muda. Pemeranannya sangat bagus. Dia bicara pada wanita tua dan membayarnya agar Giok Tien kena guna. akhirnya seorang prajurit muda. Giok Tien juga takut perbedaan suku mereka akan menimbulkan masalah. Sebelum memerankan Eng Tay dalam lakon Sam Pek Eng Tay. Dia sangat gembira. dan mereka menjadi pacar. dan dia merasa bahwa dia hampir menjadi Eng Tay yang sesungguhnya. Dia menjadi pemain dan bintang ketoprak Sekar Kastubo.

Akibatnya. ada kelompok orang masuk ke rumah. Giok Tien diselamatkan Radi Prawiro. Setyoko menegaskan bahwa dia tidak bersalah. lalu berangkat ke istana raja untuk mencari keadilan. Mereka memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong. Oleh karena itu. Giok Tien. Siok Nio. Setelah mengingat masa lalu itu. Setelah dia dibawa ke rumah Radi Prawiro. ternyata Radi Prawiro tidak datang untuk benar-benar menyelamatkan Giok Tien. Mereka memandang dia sebagai pembunuh dan pengkhianat. Dia ingin menggagahi Giok Tien dan memenuhi nafsunya. apalagi karena mereka tertusuk Nyai Pesat Nyawa yang milik suaminya. Giok Tien dibawa Prabu Murhardo ke istana. Namun. dia menggagahi Giok Tien. Perpisahannya dengan Siok Nio membuat Giok Tien sangat terharu. Prabu Murhardo bingung mengapa dia membawa Giok Tien. dan Giok Hong kembali mengepak untuk mengungsi ke Negara Singa. Giok Tien lega. mayat Giok Hwa dan Giok Hong telah ditemukan. serta balas dendam kepada Setyoko. tetapi berpindah ke ibu kota bersama kakak-kakaknya untuk bersama dengan Setyoko. Radi Prawiro masuk ke ruangan itu . Namun. Prabu Murhardo datang sebelum Radi Prawiro bisa menanggalkan pakaian Giok Tien dan Radi Prawiro disuruh berhenti karena perilakunya tidak untuk kepentingan negara. Dia sampai pada jawaban bahwa dia ingin memiliki Giok Tien. dia tidak main ketoprak lagi. Namun. Giok Hwa. ibu Giok Tien. Di sana. Giok Tien trauma atas pembunuhan kakak-kakaknya. bersama Nyai Pesat Nyawa. Pada saat yang sama Setyoko pulang ke rumah dan diprotes warga-warga setempat. meninggal dunia.Tidak lama setelah itu. yang membantai orang-orang itu.

dia ada bukti bahwa raja itu biadab. tetapi tidak mencapai puncak nafsu. Namun. Giok Tien menghindari itu dengan menyatakan bahwa dia bisa menjatuhkan Prabu Murhardo dengan mudah. bahagia bersama. Setelah Prabu Murhardo bersyahwat. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah. Giok Tien sadar bahwa suaminya benar-benar mencintainya. Radi Prawiro segara turun menggagahi Giok Tien. Dia marah besar. karena telah melakukan hal yang sudah dia melarang. dia masih merasa anak buah suaminya telah membunuh kakaknya. Namun. Prabu Murhardo mengundurkan diri sebagai raja dan Setyoko mengundurkan diri dari jebatan senapati. Prabu Murhardo mengalah. Dia tidak percaya pada suaminya. dan berusaha membantu istrinya. Berakhirlah plot nomor dua. tetapi diam sampai Prabu Murhardo bersyahwat. menurut dia itu haknya sebagai raja. . Giok Tien berdoa untuk roh mereka. Empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Dia menganggap Prabu Murhardo munafik. Mereka berpelukan. Radi Prawiro berbicara. sebagai bukti itu dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. setelah Radi Prawiro selesai. agar Radi Prawiro tidak membantah dia menawarkan Giok Tien untuk nikmat Radi Prawiro. Setyoko juga mengatakan bahwa keluarganya dibunuh. mereka hendak membunuh Giok Tien.saat Prabu Murhardo masih menggagahi Giok Tien. Dalam debat yang terjadi saat itu Setyoko mengancam akan ada perang saudara. entah oleh siapa. Akibat persetujuan bersama. setelah Setyoko datang dan menyerahkan seragam senapatinya kepada roh Giok Hong dan Giok Hwa. Radi Prawiro naik pangkat menjadi senapati dan menerima Nyai Pesat Nyawa kembali. Pada klimaks Setyoko akhirnya masuk ke ruangan itu dan menghentikan Radi Prawiro.

dan . tetapi masih tidak tega. lalu mengakui bahwa dia merasa lebih parah daripada pengkhianat karena tidak bisa melindungi istrinya. Setelah mencoba melupakan cintanya kepada Giok Tien. dia mengakui bahwa cintanya kini membunuhnya. 3. Setyoko memegang mayat istrinya. Plot satu selesai.4 Latar 3. Akhirnya dia pun kena anak panah. Orang Jawa dan orang Cina tinggal dalam kedamaian sejahtera.Kesunyian ini dipecah ketika Radi Prawiro berusaha untuk menembak Setyoko dengan anak panah. Dia merasa bahagia. Radi Prawiro mendekati mayat cinta dan musuhnya. ada awan yang bentuknya mirip sekali dengan Giok Tien. tetapi kedua mayat itu lenyap menjadi kupu-kupu. Melihat kupu-kupu itu beterbangan dan bersuka ria Putri Cina merasa lega.4. terutama tanah Jawa. Dia lalu berusaha untuk memegang mayat Giok Tien. Akhirnya dia menikam diri dengan Nyai Pesat Nyawa. berbunga-bunga dan membagikan permata Suinli. dan negeri Cina. tetapi dia sendiri kena anak panah itu. Radi Prawiro melihat. Dia merasa bahwa dirinya sudah dimaafkan. Plot nomor tiga selesai. Kupu-kupu itu beterbangan ke langit. Dia puas karena dendamnya akhirnya dibalas. Giok Tien mendorong Setyoko. yaitu Indonesia. Indonesia adalah tempat keterjadian sebagian besar cerita.1 Latar Tempat Latar tempat luas dalam Putri Cina ada dua. tetapi merasa sedih karena dia sendiri sudah membunuh Giok Tien. dan terbang bagai kupu-kupu ke seluruh tanah Jawa.

Selain itu. digambarkan sebagai negara yang sangat berdasarkan hal yang aktual. • kuburan Giok Hong dan Giok Hwa. • istana Prabu Murhardo. ada puluhan latar tempat sempit. namun.4. istana raja yang besar dan digunakan untuk pertemuan Prabu Murhardo bersama penasihatnya beserta perkosaan Giok Tien dan pemerasan Prabu Murhardo.2 Latar Waktu . dua kerajaan yang dikunjungi Putri Cina saat mencari identitasnya. Latar tempat yang paling penting dalam cerita ini adalah: • rumah Giok Tien dan Setyoko. di mana Giok Tien berkenalan dengan Setyoko dan Radi Prawiro dan juga mendapatkan saran atas kehidupan dari Korsinah. dan tempat di mana Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa dan dibunuh. tempat kuburan kakak-kakak Giok Tien dan pembunuhan Giok Tien dan Setyoko oleh Radi Prawiro. di mana Putri Cina mendapatkan penjelasan mengapa tanah Jawa membahayakan untuk orang keturunan Cina. dan • Banyuwangi. sebuah rumah besar yang mewah. hal lain di negara Cina hanya terkait dengan manusia biasa. tidak ada dewa yang muncul dalam cerita. di antara lain anjing ajaib dan dua dewa yang turun ke bumi. Sementara Cina. • kerajaan Majapahit dan Demak. kemistisan ini sudah hilang pada Kerajaan Medang Kamulan Baru. • tempat pementasan Sekar Kastubo. 3. Walaupun kaisar dinyatakan keturunan dewa.digambarkan sebagai negeri yang amat indah dengan banyak hal mistis. yang hanya muncul pada Bab 2.

288. ada: • ketika matahari hampir terbenam.144 141 142 143 144 Sindhunata. 10. Op. Ibid. Hal. Latar waktu sempit sangat banyak dan berbeda-beda. Namun.141 • malam yang sangat gelap. Cit. waktu Putri Cina menyadari bahwa dia tidak mempunyai wajah. yaitu pada keruntuhan Majapahit dan pada akhir abad kedua puluh. Sementara bab dua belas sampai selesai terjadi pada akhir abad kedua puluh. 143 dan • empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Bab dua sampai dengan sebelas terjadi pada tahuntahun keruntuhan Majapahit. ketika Giok Tien dan Setyoko dibunuh Radi Prawiro.142 • malam benderang dengan bulan purnama. dan Setyoko dan Prabu Murhardo mencapai kesepakatan untuk mengundurkan diri.” semuanya relatif. ketika Giok Hong dan Giok Hwa diperkosa dan dibunuh. sebagaimana digambarkan alurnya.Ada dua latar waktu besar dalam Putri Cina. Hal. Giok Tien diperkosa dua kali. Ibid. . ketika Putri Cina diberi tahu alas an mengapa Tanah Jawa rawan kerusuhan. Hal. Ibid. Antara lain. 223. 43. Hal. ini ditandai pada halaman 85 dan 86 dengan Putri Cina tiba di Medang Kamulan Baru ketika lagu “Cucak Rowo” sedang popular. tidak ada yang pasti seperti “jam delapan pagi” atau “hari Rabu.

Malah ada sebuah perkumpulan wayang orang. paling tidak seminggu sekali Siok Nio pasti menyempatkan diri untuk menonton. Di kotanya. Orang Cina dalam Putri Cina digambarkan sebagai orang yang berusaha untuk mencampuri adat Cina dan Jawa sehingga menjadi beda dari keduanya. ia selalu membawa anak-anaknya. Walau masih percaya pada dewa-dewi Cina dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang bersifat kecinaan. dia menakuti dan menginjak masyarakat untuk menahan kekuasaannya. Pemerintahan Medang Kemulan Baru munafik dalam hubungannya dengan rakyat. Namun. Siok Nio juga suka menonton ketoprak. akhirnya Giok Tien juga menyukai ketoprak. terutama Giok Tien. tokoh seperti Giok Tien dan Siok Nio digambarkan menyukai kebudayaan Jawa seperti ketoprak: Pada zaman itu bukanlah aneh orang-orang Cina suka menonton ketoprak. Dan ke sana. Dengan demikian. Dia tidak takut pada orang luar. Hal. Dengan demikian. Bahkan ketika ada sesuatu yang mengancam kekuasaannya. . atau ludruk. wayang orang. Ang Hing Ho namanya. perasaan rakyat itu dialihkan ke orang-orang Cina. seperti gara-gara dan demonstrasi.. Kerajaan Medang Kamulan Baru bisa dinyatakan sudah dipengaruhi demokrasi.145 145 Ibid. . tetapi rakyatnya sendiri. putri bungsunya. Jika ada perkumpulan ketoprak sedang main di kotanya. . Walau sebenarnya Prabu Murhardo adalah hamba masyarakat. dia boleh berbuat apa saja. 156 – 157. Tapi entah kenapa. yaitu semua pemainnya orang Cina.3. Prabu Murhardo sudah menjadi seperti raja terpilih. alangkah indahnya jika ia boleh menjadi pemain ketoprak..3 Latar Sosio-Budaya Tanah Jawa digambarkan sebagai negara yang mempunyai kebudayaan kerajaan yang sampai akhir cerita dipegang. kuasa raja dianggap mutlak. ia tiba-tiba sering membayangkan.. Beberapa orang Cina malah sempat ikut menjadi pemain di perkumpulan sandiwara-sandiwara itu.4. Karena sering diajak menonton..

ada beberapa interpretasi tokoh Putri Cina. adalah tokoh yang sangat kriptis. atau bisa terbang bebas bagai kupu-kupu. Dengan demikian. Putri Cina adalah tokoh yang berdiri sendiri dan tidak merupakan perwujudan tokoh lain.1 Putri Cina Putri Cina. Tokohtokoh lain. bisa dikatakan bahwa orang Cina dibenci tetapi diinginkan sebagai pasangan. Mereka iri hati karena melihat kekayaan orang-orang Cina. Dia tampaknya bisa di mana-mana.5. Menurut penulis. Oleh karena itu. tokoh protagonis pertama. Bila demikian. .Orang-orang Jawa digambarkan sebagai orang yang terkutuk dan terpaksa harus selalu bertengkar dengan sesama. 3. Putri Cina adalah representasi roh Giok Tien saat Giok Tien mencari jawaban atas pembunuhan kakak-kakaknya. Dengan demikian. tidak akan dibahas karena tidak menjadi acuan untuk penelitian. Putri Cina adalah perwujudan dari Giok Tien.5 Penokohan146 3. atau di hanya satu tempat. Dalam waktu empat puluh hari di antara pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. Kemungkinan lain. dia mempunyai kekuatan yang luar biasa yang digunakan untuk menenangkan diri dan mencari informasi. Giok Tien menggunakan pengalamannya dari dunia ketoprak 146 Di sini hanya akan dijelaskan tokoh-tokoh yang akan diteliti pada Bab IV. Dia adalah ibu metaforis dari semua orang Cina di Tanah Jawa. Dia bisa menggunakan badan orang lain sebagai badannya. tetapi tergoda oleh kaum perempuan Cina. dan mewakili perasaan umum kaum Cina pada suatu saat tertentu. misalnya Sabdopalon-Nayagenggong.

Dengan mengetahui bahwa kaumnya akan bisa hidup bersama dengan orang Jawa dengan baik. Oleh karena terjadi dalam dunia batin Giok Tien. Putri Cina menjadi lega dan lepas dari depresinya karena melihat cinta Giok Tien dan Setyoko yang tidak pernah bisa dipisahkan. dia: . [dikatakan]. Matanya nyaris sipit. . Hidungnya tak terlalu mancung.. Dahulu dia bekerja sebagai pemain ketoprak. Dia selalu kelihatan sedih. Dari segi fisik. Ibid. tapi menambah wajahnya jadi lebih manis. cantik jelita. kendati mereka Cina dan Jawa. Dia harum bagai bunga. Hal. meski tak seasli gadis-gadis asli Cina di tanah leluhurnya. Bagaimana pun dia. 299 – 302. Walaupun dia tambah kaya. tapi ia tampak sebagai gadis opera Peking yang amat anggun.2 Giok Tien Giok Tien adalah tokoh utama dan protagonis kedua. Putri Cina menjadi bebas dari depresinya dan menjadi bagai kupu-kupu. Kulit wajahnya langsat kuning. Dia merasa bahwa dia jelek dan tidak berguna.. Dia dikenal kaya raya. Hal. dengan kecantikan yang luar biasa dan hati baik yang meninggalkan kenikmatan bagi orangorang yang dijumpainya. Memang dahulu dia luar biasa. baik tokoh sendiri maupun perwakilan dari tokoh lain. menyebarkan kehidupan baru di Tanah Jawa.. tetapi setelah 147 148 Ibid.147 Namun.148 3. . Indah. dan bahkan wajahnya sudah hilang. Pada akhir cerita.untuk mencari identitasnya dan jawaban mengapa kekacauan dan kerusuhan terjadi. Putri Cina mempunyai karakterisasi yang khas. akibat trauma dia tidak merasa demikian.5.. 10 – 11. dia mempunyai kekuatan untuk melakukan apa saja. Dia seorang putri Cina yang menikah dengan Setyoko. dia merasa itu atas kehilangan dirinya sendiri.

Ketika masih kecil dia berani meminta izin menjadi pemain ketoprak. Namun. karena ia dapat menjiwai peran-perannya. Giok Tien akhirnya menjadi bintang Sekar Kastubo. sehingga ketika dia pemain ketoprak ada ratusan lelaki jatuh cinta kepadanya dan merayunya. 158. Kata-katanya seperti mengalir dari hatinya. bahkan yang menggunakan guna atau menawarkan harta. Prabu Murhardo dan Radi Prawiro sudah mengatakan bahwa Setyoko telah membunuh mereka dan Giok Tien percaya mereka. antara lain Radi Prawiro. Akan tetapi. Dan tentu saja. Alisnya naik menggaris. setelah kematian kedua kakaknya dia menjadi bingung akan suaminya yang sebenarnya. dia mampu berdiri dan menyatakan bahwa dia akan menyebabkan kejatuhan kerajaan itu karena dibuktikan kemunafikan raja dan pejabat. karena Giok Tien adalah pemain yang cantik jelita. Hal. . setelah dia melihat betapa Setyoko berduka cita atas kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Penonton amat mengaguminya. Ini semua makin menjadikan dia pemain yang lain daripada yang lain.149 Dari segi batin. Matanya sipit. Giok Tien tidak ragu-ragu lagi dan berani mengorbankan diri demi suami. Suaranya indah. Giok Hong dan Giok Hwa. Hal itu dan beberapa hal lain membantu dia menjadi terkenal dalam dunia ketoprak: Dalam waktu yang tak lama. Hidungnya mungil.kematian ibunya dia meninggalkan pekerjaan dan tinggal di Ibu Kota bersama suaminya dan kedua kakaknya. Dia terkenal cantik jelita. Saat menjadi pemain ketoprak dia bisa menolak ratusan lelaki yang merayunya. Kulitnya kuning langsat. 149 Ibid. semuanya itu menjadi bertambah indah. Ketika dia selesai digagahi oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. dia adalah wanita yang kuat dan tahu apa yang diinginkannya. Cintanya kepada Setyoko tulus dan tidak pernah hilang.

Walau dia berketurunan Jawa dan menjadi pejabat negeri. 137. dia tidak peduli tentang etnisitas Giok Tien. dengan demikian. Namun. Dari awal pertemuan mereka pertama dia berlangkah pelan dan tidak buru-buru. akulah yang harus minta maaf padamu. oleh karena dia merasa dipengaruhi oleh keris sakti Senapati.3. Kyai Pesat Nyawa. ketulusan cinta dia paling kelihatan setelah Giok Tien ditembak dengan panah oleh Radi Prawiro. sebagaimana dikutip di bawah: ‘Benar kau. Setelah mengetahui Giok Tien diperkosa Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Dia bahkan sangat senang bersama orang-orang Cina. tritagonis ini mendukung protagonis. Joyo Sumengah. walau aku tahu. kesenangan itu mungkin juga dari harta yang dapat dikumpulkan dari mereka. Akhirnya setelah mereka menikah Giok Hwa dan Giok Hong juga diajak tinggal di kediaman mereka di Ibu Kota. dia tidak sanggup melanjutkan tugas itu.’ sambung Gurdo Amurco Sabdo. Senapati menjadi kaya raya karena kedekatannya dengan orang-orang Cina itu. dia marah besar dan mengancam perang saudara kepada Prabu Murhardo.5. Dia berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dengan lembut. Cinta dia pada Giok Tien tulus. Hal. Aku bahkan pura-pura menutup mataku.3 Setyoko / Gurdo Paksi Setyoko (nama pangkat Gurdo Paksi) adalah Senapati Kerajaan Medang Kemulan Baru dan suami Giok Tien. . tak hendak aku menjadi Tejaningrat yang mengkhianati cintamu. Ini membuat prestasinya jatuh dengan Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. Dulu aku berjanji padamu. dia segara menyesal ketidakmampuannya untuk melindungi keluarganya: ‘Giok Tien.150 Walau sebelumnya dia telah menangani kerusuhan dengan kejam dan keras. 150 Ibid. tanpa kekerasan.

adalah punggawa keamanan istana. yang mampu memiliki Giok Tien.5.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Radi Prawiro (nama pangkat Joyo Sumengah). tapi sebagai lelaki yang pernah menjadi prajurit. kau mati terlebih dahulu. Dia juga membunuh Giok Tien (tidak sengaja) dan Setyoko dengan panah. lalu akhirnya berhasil setelah diizinkan oleh Prabu Murhardo. dan akhirnya menusuk diri karena sesal itu. setelah kematian Giok Tien cinta tulus Radi Prawiro tampil jelas sekali. biarpun dia dimaafkan Giok Tien. Air mata Gurdo Paksi terus berlinangan. Itu pun kaulakukan untuk melindungi aku dari sambaran anak panah ini. 151 Ibid. Tapi akhirnya kau jugalah yang melindungi aku. Dia tampaknya tidak sanggup melanjutkan hidupnya dengan pengetahuan bahwa dia sendiri sudah membunuh wanita yang paling dia cintai. berusaha untuk memerkosa Giok Tien. memang aku tak berbuat seperti Tejaningrat. Namun.151 3. Dia adalah orang yang licik dan terkenal keras. Namun. aku ternyata demikian lemah dan tak berdaya. 293. jabatannya lebih rendah daripada Setyoko. Diciuminya wajah Giok Tien berulang-ulang. Hal. Dia segara menyesal kematian Giok Tien. Dengan demikian. melebihi Tejaningrat. dia juga menyimpan rasa cinta kepada Giok Tien yang tidak mereda setelah puluhan tahun. Tien. seharusnya aku yang melindungimu. sampai kau mati terlebih dahulu. Ia terus menggendong tubuh istrinya itu dan menghadapkannya ke kuburan kakaknya.Sekarang. rasa cinta ini juga menyebabkan dia mempunyai rasa dendam kepada Setyoko.’ kata Gurdo Paksi merindih sedih. Rasa cinta dan dendam ini menyebabkan dia berbuat hal yang jahat. Tien. . sehingga ditakuti oleh massa. Dia merencanakan pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. antagonis pertama.

tanpa berpikir panjang... Hatiku hancur dan sedih. Akhirnya mereka beramuk massa. setelah dia sudah lama berkuasa dan semakin mabuk kuasa rakyat menjadi putus asa dan mencari jawaban dalam minuman keras. Suaranya pedih menyayat-nyayat. tergeletak tak bernyawa.. dia mengambil keputusan agar amuk massa diarahkan ke mereka agar dia bisa menikmati kekuasaannya. ia menusukkan keris pusaka itu ke dadanya. 295 – 298.’ rapat Joyo Sumengah. menentang kekuasaan raja. dia sendiri sanggup memerkosa Giok 152 153 Ibid. Hal.‘Tien. Karena tusukan Kyai Pesat Nyawa.152 3. Hal. Tien.5. 153 Saat perintahnya itu ditolak oleh Setyoko untuk alasan nurani. dengan segala cara aku ingin membujukmu untuk mau hidup bersamaku. dan Joyo Sumengah roboh.. senyum itu sudah cukup untuk menjadi tanda. darah pun menyembur keras dari dadanya. .. hanya dirinya sendiri.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo. karena akhirnya akulah yang membunuhmu. Prabu Murhardo menjadi marah dan mengancam akan memecat Setyoko sebagai Senapati. rakyat sangat bahagia. Prabu Murhardo tidak memikirkan kepentingan orang lain. Walau dia telah menegaskan kepada Radi Prawiro bahwa Giok Tien tidak boleh digagahi karena akan menyebabkan kekacauan dan urusan pribadi tidak boleh dicampur dengan urusan negara. Ibid. bahwa Giok Tien telah memaafkan segala kekejaman yang ia lakukan. Saat dia menjadi raja. adalah raja Medang Kamulan Baru. karena aku amat mencintaimu. Bila suamimu sudah tiada. Ternyata kau malah terbunuh mendahului suamimu. 136 – 137. Prabu Murhardo juga munafik. Namun. Walaupun orang Cina telah banyak membantu dan memperkaya dia. Tien. ... antagonis kedua cerita.. . aku hanya hendak membunuh suamimu untuk melampiaskan dendamku. . seakan itu penghinaan terhadap diri Prabu Murhardo. Lalu secepat kilat. Joyo Sumengah pun menghunus keris Kyai Pesat Nyawa dari sarungnya.

Ketika Radi Prawiro menangkap basah perbuatannya. Maka meski hanya menjadi emban. mungkin aku sudah menjadi pengemis seperti mereka. tubuhmu yang molek itu bisa menuntunmu jadi pengemis. Diam-diam dengan kata-katamu. tokoh tritagonis yang mendukung protagonis. Joyo Sumengah. Dia sangat khawatir Giok Tien akan mengikuti jalan seperti dia ketika masih muda. selayaknyalah kau mendahulukan kemauanku..’ tutur Korsinah. bila berhadapan dengan Putri Cina yang cantik dan menggairahkan ini? . Hal. ‘Hidupku pernah seperti pengemis-pengemis itu. memberi saran tentang bermain ketoprak dan juga kehidupan dengan lelaki.. negeri sedang berada dalam keadaan gawat. Aku adalah rajamu. tubuhku tak mau lagi kuajak mengemis pada laki-laki...5. Korsinah berfungsi sebagai ibu angkat Giok Tien di Sekar Kastubo. mana ia bisa bahagia. Kalau aku tidak jadi seniwati ketoprak. Tidakkah aku sama dengan pengemis-pengemis itu? Mereka mengemis dengan batoknya.’154 Akhirnya. jangan kau berpura-pura. 3. 253 – 254. Tien.. Tien.. dan aku mengemis dengan tubuhku.Tien.. aku menjual tubuhku pada para laki-laki yang menyukai aku. adalah seorang pemain ketoprak Jawa senior yang menjadi teman baik Giok Tien. Ketika aku masih cantik dan terkenal di panggung. . dan mendapat uang hanya cukup untuk makan. dengan persetujuan dengan Setyoko agar semua kerusuhan bisa selesai dengan damai dan tidak terjadi perang saudara.6 Korsinah Korsinah. karena itu Paduka mencegah dan menyuruh hamba menunda nafsu hamba terhadap Putri Cina ini? Padahal hamba sendiri sesungguhnya sudah tidak bisa menguasainya lagi!’ .155 154 Ibid. kau telah menyalahkan dan menuduh aku. ‘. Maka kalau kamu tidak hati-hati. sebagai akibat dari perbuatannya dia terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. lelaki mana bisa tahan. aku sudah bersyukur. . Prabu Murhardo tidak merasa bersalah besar: ‘Bukankah Paduka sendiri yang berkata. Namanya pengemis.. Sekarang aku sudah tua.

Dengan menangis. Siok Nio tahu. yaitu ibunya Siok Nio dan kakak-kakaknya Giok Hong dan Giok Hwa. Ibid.5. Dia memberi Korsinah liontin yang dulu diberi ibu untuk keselamatan. 3. Dia meninggal tak lama setelah pernikahan Giok Tien.Demi perlindungan Giok Tien. Giok Tien sangat sedih. Tentu maksudnya.156 Dia paling menyayangi Giok Tien dan memberi hadiah yang sangat berharga. punggawa itu amat menyukainya dan ingin mengambilnya sebagai istri. Kerap punggawa kota praja ini memesankan kursi untuk menonton ketoprak bagi Siok Nio dan anak-anaknya. Korsinah juga menghapus guna-guna Radi Prawiro dengan guna sendiri. . Salah satu pengagumnya adalah seorang punggawa kota praja. agar ia bisa duduk di dekat Siok Nio. Akhirnya. bersama ketiga anaknya. Siok Nio adalah seorang janda Cina yang suka menonton ketoprak. Mereka tidak menikah. menyukainya dan ingin meminangnya. tetapi memilih tinggal di satu rumah dengan Setyoko dan Giok Tien setelah 155 156 Ibid. Hal. 172. Tak heran bila banyak laki-laki. Hal. Biarpun dia sering dihampiri oleh lelaki. mereka semua berperan sebagai tritagonis pendukung protagonis. lebih-lebih laki-laki pribumi. Giok Hong dan Giok Hwa adalah kakak perempuan Giok Tien. ketika mereka bersama menonton ketoprak. Namun Siok Nio tetap memilih hidup sendiri.7 Keluarga Giok Tien Ada tiga anggota keluarga Giok Tien yang diperkenalkan di Putri Cina. dia memilih berjanda dan membesarkan putri-putrinya. saat mereka berpisah. Korsinah mengajar sebuah rapal agar Giok Tien selalu bisa berperan optimal. 157. mereka harus berpisah.

3.157 dia ternyata tidak sependirian.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. Putri Cina bingung karena merasa tanpa identitas. ditusuk Kyai Pesat Nyawa oleh pasukan Radi Prawiro.6. yang dipersonifikasikan sebagai wajah: 157 158 Ibid.158 3. 3. dalam kerusuhan.1 Krisis Identitas Tema mayor krisis identitas. kemabukan kekuasaan. yang muncul di sepanjang cerita. akibatnya. Setiap tema ini mempunyai kedudukan yang setara dengan yang lain. dan cinta sejati. yaitu kebingungan atas identitas (identity crisis). ketika tokoh Putri Cina duduk dan berbicara dengan bulan seakan mereka pencinta. 273 – 274.5. 279 – 280. .6 Tema Ada tiga tema utama dalam novel Putri Cina. Mereka meninggal. Biarpun dia dikemukakan sebagai anak buah Prabu Murhardo. Ibid. salah satu tritagonis. adalah adipati yang menggantikan Prabu Murhardo sebagai raja Medang Kamulan.pernikahan adik mereka. Hal. Dia menghapus bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo dan mengembalikan Medang Kamulan Baru ke aslinya. sudah diwujudkan pertama pada bab satu. Hal. tidak dapat dikatakan bahwa Putri Cina hanya mempunyai satu tema utama.

Akibatnya. 15 – 31. Ternyata kau hanya datang dalam mimpiku. menyatakan kepada Putri Cina bahwa kaumnya sebenarnya sudah sebagian dari bangsa Jawa. Sabdopalon-Nayagenggong. Sungguhkah kau datang. kau hanyalah nyala yang keluar dari lilin di hadapanku. tokoh Putri Cina mengingat dongeng-dongeng Jawa untuk mencari asal dirinya. Namun. 47 – 66. dia ingat bahwa sebelumnya sudah ada kaumnya di tanah Jawa. Wajahnya ternyata tiada. Hal. Dia mengingat bahwa kaumnya ada yang pernah datang dari Cina setelah kerajaan Majapahit. yakni Jaka Prabangkara dan Kim Muwah. kau pun hilang bersama nyalanya yang padam.161 159 160 161 Ibid. betapa aku ingin kau datang kembali padaku. seolah kekasihnya. Ia merasa. asal usul Putri Cina itu tidak diketahui. keturunan dari seorang pangeran Jawa dan seorang miskin Cina. seorang selir yang hanya disebut Putri Cina.Malam sedang terang benderang. sampai bulan itu terasa menari-nari di hadapannya. Bulan pun segara pergi meninggalkannya. . dan mau bersama dengan aku dalam bilikku? Aku khawatir. ketika ia menanyakan perihal hidupnya itu. tapi dirinya sendiri. Hal. Bulan seperti keluar dari sarangnya. ‘Sejak kita berpisah. 10 Ibid. lalu menghampiri biliknya. yang ternyata sebenarnya Semar. Namun. tetapi karena kutukan Sarama (wakil dari Togog) mereka selalu akan dimaki dan dihina. Cahayanya demikian dekat padanya. Dan dirinya itu tak pernah ia temukan sampai kini. Hal. Dan begitu lilin itu habis mencair. dua hamba setia. Apakah kau hanya boleh kunikmati dalam mimpi?’ Tentu tiada jawaban baginya. Putri Cina mengambil keputusan bahwa dia bukan Jawa dan bukan Cina. Ibid. Disapanya bulan dengan mesra.160 Sebagai Putri Cina selir Majapahit.159 Dari permulaan itu. Ia meraba wajahnya. bukan kekasih yang ia cari. dia kembali ke tanah Jawa dari Sumatra setelah keruntuhan Majapahit dan mencari Sabdopalon-Nayagenggong.

Dan Putri Cina gembira.. Badan kupu-kupu itu begitu menarik penghuni alam semesta. terbang terayun-ayun. sampai tertumpahlah semua keharumannya. sampai ia mendidih panas. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra. yang dia mengerti adalah Giok Tien dan Setyoko. dan iri hati. Hal.163 162 163 Ibid. Maka datanglah aneka jenis bunga. 299 – 300. Karena tersentuh oleh cinta dan kasih sayangnya. maka kematian itu menjadi telaga kehidupan yang amatlah indah. berebut menempel di buah dadanya. Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu. 125 – 133.162 3. . . Setelah kerusuhan di Medang Kamulan Baru. dinyatakan bahwa kerajaan baru itu pada awalnya disenangi masyarakat.Terkejut. dia menemukan identitasnya dan terbang ke langit sebagai kupu-kupu pula: Kupu-kupu cinta yang tak lagi memisahkan Jawa dan Cina itu terbang terus ke utara. Namun. Radi Prawiro / Joyo Sumengah dan Setyoko / Gurdo Paksi terdapat tema minor kemabukan kekuasaan. Pada awal bagian Kerajaan Medang Kamulan Baru. Ibid. dia melihat sepasang kupu-kupu. setelah lama berkuasa Prabu Murhardo. Amat indahlah badan kupu-kupu itu. Langit pun harum dengan aroma bunga. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. Hal. sehingga dari kematian itu turunlah hujan emas ke dunia.6.. Radi Prawiro dan (sedikit) Setyoko menginginkan kekuasaan yang lebih banyak maka mulai tidak memperhatikan nasib rakyat. dendam.2 Kemabukan Kekuasaan Dalam tokoh Prabu Murhardo. kekerasan. seakan hendak memberikan dirinya sehabishabisnya. Putri Cina pergi ke Tuban. Lega karena mengetahui bahwa kaumnya sebenarnya bisa tinggal di Jawa dengan aman dan bersama orang Jawa saling mencintai. atau power corrupts. Badannya adalah badan Putri Cina yang sedang bertelanjang dada.

. Kalau menyulut api kecemburuan dan keirian terhadap orang-orang Cina itu adalah satu-satunya jalan dan celah untuk menyelamatkan negeri ini dari kekacauan. Kuakui. dan menjadi semakin kaya. dia merasa bahwa wanita siapa saja tersedia untuk kenikmatannya. Prabu Murhardo membuat rencana untuk membunuh Giok Tien. ketika terjadi demonstrasi anti-kerajaan Prabu Murhardo. Tapi mereka akan percaya. bahwa kau sengaja membuat semuanya itu. Kupuji mereka sebagai orang-orang yang mau bekerja keras. Prabu Murhardo terpaksa mengundur diri daripada dijatuhkan: ‘Aku memang mau meruncingkan semua perkara yang penuh tekateki ini menjadi satu masalah saja. memang aku memberi kesempatan pada orangorang Cina. Ketika sadar bahwa perbuatan dia dan Radi Prawiro bisa menjatuhkan dirinya. bahwa aku tak berurusan dengan Kyai Pesat Nyawa yang telah meminta nyawa kedua kakak iparku. bahwa kau bersekongkol untuk menyingkirkan aku dengan cara keji itu. alangkah mudahnya bagiku untuk membuat mereka percaya. raja itu mengambil keputusan bahwa kekuasaannya lebih penting daripada kesejahteraan rakyat. negeri ini sedang dilanda kekacauan.164 Rasa kekuasaan ini juga menyebabkan Prabu Murhardo memerkosa Giok Tien. Dengan demikian mereka menjadi kelompok yang menimbulkan kecemburuan dan iri. 135. Sementara kubiarkan mereka terus menumpuk harta. bila aku sendiri yang berkata. kuakui.’ – Gurdo Paksi165 164 165 Ibid. orang takkan percaya. Hal. sesuai dengan saran penasihatnya: ‘Senapati. Hal. Semata-mata hanya supaya kekayaan mereka bisa kuperas. oleh karena Giok Tien akhirnya diselamatkan. Bila istriku telah membuka semua kebusukanmu. mengapa hal itu tidak kita kerjakan?’ kata Prabu Amurco Sabdo.Akhirnya. supaya kau dapat menggagahi istriku. agar kau dapat merebut istriku. Namun. Oleh karena itu. 271. Sekarang. dia memerintah bawahannya menyalahkan orang Cina. Kecemburuan dan keirian terhadap mereka itu sudah ada di dalam diri rakyat negeri ini. mereka telah banyak membantu aku dengan kekayaan mereka. menuruti keserakahan mereka. yakni masalah perilaku kejimu yang melanggar tata susila. Sebab seperti katamu. Ibid. Oleh karena dia raja.

ini menyebabkan beberapa.167 Mereka tidak lama kemudian bertunangan. atau cinta yang bisa mengatasi semua perbedaan. ‘Tertipukah mataku?’ tanya Giok Tien lagi dalam hati. Hal. Keragu-raguan ini menjadi semakin tajam setelah kedua kakaknya diperkosa oleh massa lalu dibunuh di dalam pandangannya. 198 – 222. Ia harus mengakui.166 Namun. oleh karena kecantikannya. Pada mulanya Giok Tien adalah seorang pemain ketoprak Cina dan Setyoko adalah seorang prajurit bawahan Jawa.168 Dalam kerusuhan anti-Prabu Murhardo. Giok Tien. selalu didekati lelaki dan dilamar tetapi selalu menolak. berhadapan dengan lelaki ini hatinya sungguh berdebar tak karu-karuan. menyimpan dendam dan yang lain. Giok Tien jatuh cinta saat pandangan pertama: Ia hanya melihat. tetapi akhirnya mereka menikah dan Setyoko mendapat pangkat tinggi sebagai senapati. . 193 Ibid.3. ditikam dengan keris Nyai Pesat Nyawa yang milik senapati. berdiri seorang lelaki tampan yang dalam bayangannya sungguh seorang Tejaningrat. ‘Tidak. menjadi malu mengakui cinta. hatikulah yang tertipu.6. Giok Tien pada awalnya ragu-ragu karena merasa mereka tidak akan cocok karena beda suku. ‘Atau jika tertipu. ketika Setyoko akhirnya berani mengakui cintanya. Giok Tien mulai ragu-ragu lagi apabila suaminya akan mampu melindungi dia dan kakak-kakaknya. seperti Setyoko.’ jawabnya sendiri.’ jawabnya lagi. Hal. Giok Tien 166 167 168 Ibid. Ibid. 178 – 193.3 Cinta Sejati Dalam hubungan Giok Tien dan Setyoko terdapatlah tema cinta sejati. seperti Radi Prawiro. di hadapannya. Hal.

Burung-burung girang beterbangan. 223 – 261. Setelah Setyoko pun mati. menjelma menjadi kupu-kupu pula. hidup abadi dalam percintaan: Sebab begitu [Radi Prawiro] hendak menyentuhnya. dan menjelma menjadi kupu-kupu. merdu berkicau-kicauan.merasa lebih tidak percaya lagi terhadap suaminya setelah dia diperkosa oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. bahkan tersedia mengorbankan diri untuk keselamatan suaminya dari anak panah Radi Prawiro. tubuh Gurdo Paksi pun ikut lenyap. sehingga menolak sebutan Gurdo Paksi dan kembali menjadi Setyoko saja. Ibid. awan-awan gelap berarak pergi. tubuh itu ternyata lenyap dalam seketika. Dia bahkan menuduh suaminya telah membunuh kakakkakaknya. Dan bersamaan dengan lenyapnya tubuh Giok Tien itu. . mereka menjadi kupu-kupu dan terbang bebas bersama. Langit jadi putih bersih. 297.169 Namun. dia bisa yakin kembali akan ketulusan cintanya. dipanahi Radi Prawiro. setelah dia melihat betapa Gurdo Paksi berduka cita dan merasa bersalah. Hal.170 169 170 Ibid. Ia mendongak dan melihat. Hal. indah. Joyo Sumengah membelalak tak percaya melihat kedua tubuh yang tadinya sudah mati dan menjadi mayat itu kini ternyata telah menjadi sepasang kupu-kupu yang hidup dan terbang di hadapannya. Dan bersinar teranglah cahaya matahari pagi.

rakyat menjadi sangat benci kepada Prabu Murhardo. Seluruh rakyat sudah turun untuk memprotes kesengsaraan rakyat Kerajaan Medang Kamulan Baru. dan mengatakan bahwa rakyat sebenarnya melawan rakyat dan bukan raja. rakyat tak tahu lagi mana lawan mana kawan. Mereka mulai demonstrasi di jalanan. Semuanya adalah lawan. ini tidak sepenuhnya dipercaya: ‘Bila pertikaian lama yang terselimuti kesatuan dan keseragaman itu sekarang meledak. dan semuanya adalah kawan. Semuanya adalah salah. dan .1 Plot Akibat dari kesengsaraan itu.BAB 4 PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM PUTRI CINA 4. Namun. Prabu Murhardo dengan dukungan Patih Wrehonegoro menyalahkan rakyat.

semuanya adalah benar. Kalau demikian, tak dapat lagi mereka mempertahankan dirinya. Dan untuk mempertahankan dirinya yang tak ada jalan lain kecuali dengan bersama-sama mencari korban, yang bisa dianggap sebagai yang patut disalahkan,’ urai Patih Wrehonegoro. ‘Dan yang bersalah itu adalah aku? Karena itu mereka mau menggulingkan aku?’ tanya Prabu Amurco Sabdo. ‘Ampun, Sinuwun, bukan Paduka yang bersalah, tapi kesatuan dan keseragaman yang palsu itulah yang sekarang sedang menuntut korbannya,’ kata Patih Wrehonegoro.171 Ini seiring dengan kenyataan di Orde Baru. Mahasiswa-mahasiswa memprotes kebijakan ekonomi dan lain-lain Pemerintah, lalu tidak diperhatikan. Daripada mengubah yang sudah tidak berfungsi baik dalam pemerintahan, mereka menyalahkan rakyat dan menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mencegah segala masalah yang timbul. Prabu Murhardo bersama abdi-abdinya mencari jalan keluar agar kekuasaan mereka bisa dijaga. Akhirnya keputusan diambil untuk mengalihkan kekerasan dan kerusuhan itu menjadi kekerasan etnis terhadap suku Cina. ‘Mudah, Sinuwun. Sekali lagi hamba katakan, itu sungguh mudah! Alihkan saja segala kekerasan yang mau pecah itu kepada orang-orang Cina. Setelah itu, Sinuwun akan mengendalikan keadaan dengan lebih mudah,’ kata Patih Wrehonegoro. Dia tersenyum, tanpa perasaan.172 Ini mencerminkan kecurigaan yang sampai sekarang terasa dalam masyarakat. Sebagaimana disinggung pada Bab II, ada teori bahwa provokator-provokator yang mengendalikan massa pada tahun 1998 sebenarnya anggota aparat. Setelah amarah massa diarahkan oleh Patih Wrehonegoro, orang-orang Cina menjadi korban dalam segala hal. Harta mereka dijarah. Rumah-rumah mereka dibakar. Tempat-tempat berdagang mereka dibumihanguskan. Di jalan-jalan mereka dicegat, lalu 171 172 Ibid. Hal.134. Ibid. Hal. 134.

dianiaya. Kendaraan-kendaraan mereka digulingkan, disiram minyak tanah, dan dibakar. Siapa yang dijumpai (massa), dan ketahuan sipit matanya, dan kuning langsat kulitnya, tak ampun lagi, dia pasti jadi korban bulan-bulanan massa rakyat. Dan lebih mengerikan lagi adalah peristiwa ini: banyak wanita Cina diperkosa. Malahan, di banyak tempat, wanita diperkosa beramai-ramai. Dan kejinya, perkosaan itu dilakukan di hadapan orangtua atau saudara wanitawanita Cina yang malang itu. Kekejian tidak hanya sampai di situ. Setelah diperkosa, wanita-wanita Cina yang sudah pingsan dan tak berdaya it masih dianiaya dengan kejam. Sebagian malah dibunuh.173 Kekejian massal ini telah terjadi di hidup nyata juga. Sebagaimana dikemukakan di atas, di antara lain sebagai berikut. • Sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci, Glodok

Plaza, dan Yogya Department Store Klender dibakar. • Di Jakarta, sebanyak 13 pasar, 2.479 rumah toko, 40 mal, 1.604 toko, 45

bengkel, 387 kantor, 9 SPBU, 8 bus dan kendaraan umum lainnya, 1.119 mobil, 826 sepeda motor, dan 1.026 rumah dirusaki, dijarah, dan / atau dibakar. • • Di Jakarta, jumlah korban yang tewas diperkira mencapai 1.217 orang. Di Jakarta, jumlah korban perkosaan

mencapai 152 orang, dengan 15 di antara mereka yang tewas • Sebagaimana dikemukakan dengan kasus

Lina di Surakarta, ada korban yang diperkosa di hadapan keluarga Sebagai akibat dari kerusuhan itu, Giok Tien dan kakak-kakaknya tidak percaya kepada kerajaan, bahkan Setyoko pun tidak dipercaya. Mereka mengambil keputusan untuk mengungsi ke Negara Singa:

173

Ibid. Hal. 149 – 150.

‘Apalagi di Negara Pedang Kemulan ini, para penguasanya suka mengkhianati kata-katanya sendiri. Mereka berjanji akan melindungi kita. Terbukti sekarang mereka malah mengkhianati kita,’ kata Giok Hwa. ‘Kalau begitu, mari kita menyiapkan barang-barang. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga, ke Negara Singa,’ ajak Giok Hong. ‘Iya, Cik. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri,’ sahut Giok Tien.174 Ini mencerminkan kenyataan bahwa sebanyak 10.000 sampai 100.000 orang Cina telah meninggalkan Indonesia pada saat kerusuhan. Kebanyakan memang pergi ke Singapura melalui Batam. Kekejian yang dirancang dalam novel pada halaman 149 – 150 menjadi semakin nyata ketika sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah Giok Tien dengan paksa. Ketakutan mereka sangat jelas. Akhirnya Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa lalu dibunuh di hadapan Giok Tien. … mereka terkejut setengah mati, karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk, dan mendekati mereka. Giok Tien, Giok Hong, dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Sebelum sempat mereka menjerit, orangorang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Giok Tien melihat, orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya, mempermalukan, dan akhirnya memerkosa mereka. Dan lebih ngeri lagi, ia melihat, akhirnya, orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. Darah mereka berceceran.175 Peristiwa ini melambangkan hal yang sama seperti pada halaman 149 – 150, tetapi dengan lebih banyak emosi. Sama seperti kasus Andina (Jakarta) dan Lina (Surakarta) pada bab dua, Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa di depan orang tercinta.

174 175

Ibid. Hal. 154. Ibid. Hal. 224.

wong ayu. Enaklah hidupmu. bahkan aku pernah menjadi senapati. Sudah lama hamba menghasratkannya. Akhirnya Giok Tien digagahi oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo di Istana Raja.Ketika Setyoko pulang dan menemukan kakak-kakak iparnya terbunuh dan istrinya tidak ada di rumah. Sinuwun. lebih-lebih dalam melindungi kaummu. Hal. Mengapa ketika sekarang kesempatan tiba. Sekarang tiba giliran hamba. Paduka telah menikmati Putri Cina ini terlebih dahulu. lelaki-lelaki sedang beramai-ramai memerkosa wanita Cina. kaum Cina di Jakarta dan kota lain tidak dilindungi oleh militer. misalnya: ‘Putri Cina. . Namanya pun tidak diakui oleh penggagahnya itu. bukan hanya mereka berdua yang ingin merasakan kehangatan dirimu. jika kau mau menuruti kemauanku. dia sadar bahwa dia tidak mampu melindungi keluarganya dari kekejaman massa. Nikmat juga bila sekarang kita menggilir Putri Cina ini. Sama seperti halnya Giok Tien diperkosa tanpa dilindungi oleh penanggungjawabnya. hamba tidak memuaskannya? Paduka telah 176 177 Ibid. Menyerahlah padaku. Hal. dia hanya disebut “Putri Cina”. … Aku harus mengakui. Aku adalah prajurit.’ – Setyoko176 Ketidakmampuan Setyoko untuk melindungi kaum Cina mewakili ketidakmampuan Wiranto untuk melindungi kaum Cina di Jakarta dan kota lain. Di luar. 248. Ibid. Ini kelihatan paling jelas pada halaman 290: ‘Giok Tien. banyak kekejaman yang terjadi sebagaimana dijelaskan di atas. sebagai senapati aku juga tak berhasil menyelamatkanmu dari kekejaman yang pecah terhadap kaummu di Negeri Pedang Kemulan ini. Tapi aku telah gagal menjalankan tugasku sebagai senapati. 290 – 291. Akibatnya.’ kata Prabu Amurco Sabdo.177 dan ‘Benar. seperti Tejaningrat tak berhasil menyelamatkan Roro Hoyi dari kekejaman Amangkurat.

Hal. Dan ia pun beranjak.179 178 179 Ibid. Setelah Setyoko berdebat dengan Prabu Murhardo tanpa hasil. Radi Prawiro dan Prabu Murhardo menghilangkan identitasnya sebagai manusia. massa pemerkosa tidak memedulikan bahwa orang tuanya sakit atau dia sudah mempunyai pacar.’ kata Giok Tien. Hamba dan kaum hamba hanyalah perempuan. . bahwa kekuasaan itu tak lain adalah syahwat.178 Dengan merendahkan Giok Tien dengan sebutan “Putri Cina”. Hamba akan katakan semua ini pada kaum perempuan yang ada di sana. Tak mungkin hamba mampu melawan kekuasaan. Karena itu akan hamba katakan. Cara Giok Tien sebagai berikut: ‘Sekarang.mengizinkan hamba. mereka hanya melihat bahwa dia seorang perempuan yang dapat digunakan seenaknya. Tapi membongkar kesyahwatan Paduka dan abdi-abdi Paduka. yang dapat digunakan sebagaimana mestinya. Giok Tien menyatakan bahwa pengakuan dirinya sebagai korban perkosaan akan bisa menjatuhkan Prabu Murhardo sebagai Raja Tanah Jawa. hamba mau tegak berdiri. Ini juga terjadi pada Kerusuhan Mei 1998. Hal. Karena itu. 254 – 255. saya tegak berdiri pula nasib hamba. Ibid. Sebagaimana dicontohkan di kasus Andina di atas. Dia menjadi hanya suatu benda atau objek. tak dapat lagi Paduka mencegah hamba keluar menghadapi kerumunan orang banyak di bawah sana. Akan hamba katakan. supaya seperti hamba mereka juga berani berdiri tegak. karena Paduka tak bisa menguasai syahwat.’ kata Joyo Sumengah. hamba mempunyai beribu-ribu bukti yang nyata. Paduka akan terus menindas. agar terbukalah perilaku Paduka yang menghancurkan tata susila. Dan itulah yang akan hamba buat. maka sekaranglah saatnya hamba menikmatinya. 270. hendak melangkah keluar. justru ketika negeri ini dalam keadaan gawat. Akhirnya Setyoko datang dan menghentikan perkosaan Giok Tien.

Raja baru Prabu Aryo Sabrang secara segara menggantikan bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo. … Rakyat mengerti. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. . perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. dan demokrasi kembali dianut. hak asasi manusia ditegakkan. Akibat dari amuk massa yang terjadi di Jakarta dan kota-kota lain. Sebagaimana dikemukakan di atas. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah.’180 Ini melambangkan perubahan yang terjadi di Indonesia pada awal reformasi. Ia mau mendengar kata-kata rakyatnya. Biarpun tidak ada satu orang tertentu yang memaksakan Soeharto mengundurkan diri seperti dalam Putri Cina. Dia menetapkan Adipati Aryo Sabrang sebagai penggantinya. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama. 279 – 280. Soeharto mengundurkan diri dan wakil presidennya Jusuf Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia. 180 Ibid. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. Ini melambangkan penyelesaian Kerusuhan Mei 1998. Prabu Murhardo terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. Ternyata tidak demikian halnya. Arah Reformasi justru sebaliknya dari arah Orde Baru.Setelah ancaman Giok Tien ini. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. nasib kaum Cina yang digagah selama tiga hari tiga malam itu menjadi salah satu dorongan yang sangat besar. Hal. Sebagaimana dijelaskan di bawah: Semula mereka mengira. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. peraturan-peraturan diskriminatif dihapus.

yang akan mendatangkan hujan berkah dan kedamaian di Tanah Jawa ini. Bunga ungu itu bukan lagi bunga kematian. 32. 4. . Di tangan Putri Cina yang menciumnya dengan mesra.182 ada banyak kemiripan dalam sejarahnya. dan 279. Dia merasakan masa depannya indah. 88.181 Kebebasan Putri Cina ini melambangkan semangat Sindhunata akan kehidupan yang lebih baik untuk orang Cina di Indonesia pasca-Reformasi. misalnya bunga kematian.2 Latar 4. Di antara lain pada halaman 15. kini ada rasa tenang dengan kebijaksanaan Reformasi. 182 Sindhunata.1 Latar Tempat Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah representasi Indonesia pada Orde Baru. bunga itu menjadi bunga kehidupan. Hal. Setelah orang Cina menjadi korban amarah massa.2. Dia beterbangan di langit dan hal-hal yang mengerikan. … Karena itu semua. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra. menjadi indah: Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu.Akhirnya Putri Cina dapat beterbangan bebas dari rasa takut dan maut sebagai kupu-kupu. Dengan demikian. 85. 299 – 300. ada pula harapan untuk masa depan yang penuh kerja sama tanpa diskriminasi. Cit. 181 Ibid. Op. Selain fakta bahwa dalam Putri Cina sudah dinyatakan bahwa cerita terjadi di tanah Jawa. 39. 110. 104. menjadi amat indah pula bunga ungu itu di tangannya.

Untuk menjadi raja Medang Kamulan. politik. 93. Op. Hal. dan dinamakan Mataram Baru. Sama-sama di Tanah Jawa. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. Hal. Pada suatu saat muncullah kerajaan baru. Adalah misalnya dulu Kerajaan Mataram. Wertheim.184 Mengenai pilihan nama Medang Kamulan Baru. Cit. dan budaya dengan Pancasila dan Ketuhanan yang Maha-Esa sebagai nilai moral dasar kita.183 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September. . Orde Baru tidaklah menantang kepemimpinan dan pemerintahan yang kuat. Orde Baru hendak mengutamakan kepentingan nasional sambil melanjutkan ideologi kita untuk memberantas kolonialisme dan imperialisme.185 Ini sama dengan alasan mengapa Orde Baru disebut Orde “Baru”. Hal. 184 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. dinyatakan: Pada nama kerajaan itu ditambahkan kata Baru. tetapi berharap untuk tetap memegang ciri-ciri ini dalam periode transisional dan perkembangan. 185 186 Sindhunata. yang dilarang diterbitkan. ekonomi. Retnowati. Mataram Baru yang baru muncul itu tentu lain dengan Mataram Lama. Profesor Wim F. Orde Baru hendak mengimplementasi demokrasi dalam ekonomi dengan tujuan mencapai masyarakat sosial. Op. 62 – 63. Menurut pidato Presiden Soeharto yang disampaikan di Seminar Angkatan Darat di Bandung pada tahun 1966. 88 Abdulgani-Knapp.186 183 Ibid. Abdulgani-Knapp. 62 – 63. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. Marshall Cavendish Editions: Singapura. Ajiksaka. Retnowati. Cit. yaitu: Orde Baru akan lebih pragmatis dan realis tanpa meninggalkan citacita kebebasan. Hal. 2007. karena memang demikianlah yang sering terjadi di Tanah Jawa. Prabu Murhardo menyingkirkan raja lama. yang dulu pernah ada dan sekarang digantikannya.

The New Order is not against a strong leadership and government. . keluarga dan pembantu-pembantunya yang dilindungi dalam keamanan. Aslinya: “The New Order would be more pragmatic and realistic without leaving out the ideals of freedom. Tidak ada lagi kesejahteraan. Rakyat mulai tidak berharapan. Prabu Murhardo tidak lagi dihormati sebagai pemimpin. Tidak ada lagi ketenteraman. dan rakyat dibiarkan dalam kekurangan dan kemiskinannya. 96. Op. keluarga dan pembantupembantunya yang dimenangkan. dan rakyat ditakut-takuti serta diancam dengan senjata dan kekerasan. Selalu Raja. to the contrary. economic. Rakyat percaya pada Prabu Murhardo dan kerajaan maju dan berkembang dengan pesat. it is the intention to have this characteristic in this transitional period and development. dan kedaulatan rakyat terasa hilang. Selalu Raja. Hal. tetapi ditakuti. Tak ada lagi keadilan.” 187 188 Ibid. The New Order wants to put our national interest in the driving while continuing with our ideology to fight against colonialism and imperialism.Sama dengan halnya Orde Baru. dan kepentingan rakyat ditelantarkan. The New Order wants to implement democracy in economy. sudah ada ketidaksenangan dan ketidakpuasan yang Diterjemahkan dari versi bahasa Inggris. Selalu Raja. dalam beberapa tahun Kerajaan Medang Kamulan Baru berubah. Sindhunata. 67. Setelah sepuluh tahun di bawah pimpinan Presiden Soeharto. It is an order to achieve a social. seperti pada Orde Baru. keluarga dan pembantupembantunya yang bertambah kekayaan dan hartanya.188 Ini juga mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. Militer diperkuat. Hal. Namun. political. Cit. and cultural society with Pancasila and Belief in God Almighty as our moral values.187 pada awalnya Kerajaan Medang Kamulan Baru disukai rakyat.

Cit. latar waktu tidak jelas. Hal.2. Dengan demikian. 4.1. hal atau peristiwa tertentu yang melambangkan angka tertentu.2 Latar Waktu Kerusuhan dan kejatuhan di Medang Kamulan Baru terjadi pada tahun 1998.190 tetapi terus-menerus meningkat. 4. Hal. 192 Sindhunata. Pengembangan harta mereka 189 190 Abdulgani-Knapp. Oleh karena sudah didalami di atas.192 Selain itu. Sebagaimana dijelaskan pada Bab 4. 85.3 Latar Sosio-Budaya Orang-orang keturunan Cina serta kedudukan mereka dalam masyarakat Jawa dalam Putri Cina digambarkan sama dengan kenyataan pada Orde Baru. Op. kejatuhan Kerajaan Medang Kamulan Baru dan Orde Baru sangat mirip. sama seperti halnya Orde Baru. yang sangat populer pada tahun 1998: Ternyata anak-anak itu menyanyikan lagu Cucak Rowo yang saat itu sedang digandrungi dan dinyanikan di mana-mana di seluruh pelosok Tanah Jawa.timbul di hati rakyat.Cit. Hal. .2. Ibid. yang timbul setelah kasus Pertamina dikemukakan pada tahun 1974. Op.189 Ada pula kecurigaan atas korupsi. kaum Cina semakin lama menjadi semakin kaya. Retnowati. Dalam Putri Cina. 191 Bahasa Jawa. kemiripan ini tidak perlu dibahas di sini. 159. Ini dilambangkan dengan adanya sengkalan191 lagu “Cucak Rowo”. tidak dapat ditarik kemiripan lain. Penyebutan tahun dengan menggunakan kata-kata.

196 Untuk informasi lebih lanjut. Setiono. Orang Cina yang nekat terpaksa merayakan tahun barunya dengan sembunyi-sembunyi. Mereka juga dipelihara oleh Prabu Murhardo untuk mengembangkan kekayaan penguasa. 1055. dan bahkan disukai juga oleh orang-orang pribumi. Hal.193 Ini mencerminkan kenyataan di masa Orde Baru. Hal. . Dihapuslah nama-nama Cina di Tanah Jawa ini… Di Pedang Kemulan. G. 110. serta wayang potehi yang dulu pernah menghibur banyak orang. Op. Universitas Sanata Dharma. dan tata cara agamanya. Benny. dapat dibaca: Woodrich. ketika secara de facto warga keturunan Cina dibatasi dalam bidang perdagangan. 137. Cit. dan beberapa orang konglomorat seperti pemilik BCA Sudono Salim dan raja kayu Mohammad “Bob” Hasan menjadi akrab dengan Presiden Soeharto. di kerajaan Medang Kamulan Baru orang Cina sangat dibatasi: Memang sejak Prabu Amurco Sabdo menggulingkan penguasa sebelumnya seperti Ajisaka menggulingkan Dewan Cengkar. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. orang-orang Cina dilarang menjalankan kebudayaan. 1059 Sindhunata. Nama mereka pun harus diganti dengan nama pribumi asli. Hal. Orang-orang Cina juga tidak mudah menjalankan ibadat mereka di kelenteng-kelenteng. Tak ada lagi barongsai. samsi. adat istiadat. Bahkan mereka tidak diperbolehkan merayakan Tahun Baru Cina.membuat orang pribumi menjadi iri hati dan benci kepada mereka. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Makalah. Di Pedang Kemulan ini. Perundang-undangan yang membatasi budaya Cina termasuk:196 193 194 195 Ibid.194 Dalam menjalani kebudayaan mereka. orang-orang Cina juga tak boleh mempertunjukkan lagi keseniannya. liong atau leang-leong. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Cit.” 2008. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto.195 Ini mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. tak bisa lagi orang-orang Cina hidup menurut kebudayaannya. Op. Christopher Allen.

membekukan modal milik orang keturunan. Mely G. Benny. Benny G. dan menutup semua sekolah yang tidak berbahasa pengantar bahasa Indonesia. yang menegaskan keperluan untuk warga negara Indonesia keturunan Cina mengindonesiakan nama mereka.198 • Surat Edaran 06/Pres-Kab/6/1967. Mely G. Cit. Cit.197 • TAP XXXI/MPRS/No. Hal. 987. Op. yang melarang pertunjukan kebudayaan luar negeri di umum dan mendorong orang keturunan untuk berbaur dengan budaya Indonesia. Ibid.201 • Keputusan Menteri Kehakiman No. 979. Hal. Setiono. yang melarang penggunaan aksara yang bukan aksara Latin (antara lain Cina) di tempat umum. Hal. Op. 201 Tan. Op. Tan.• Peraturan Pemerintah 127/U/Kep/12/1966. yang melarang izin tinggal dan bekerja untuk imigran Cina baru (serta anak dan istri mereka). 53. 987. 3/4/12/1978. Cit. yang menentukan istilah Cina sebagai istilah paling tepat untuk mendeskripsikan warga keturunan Cina. biarpun istilah itu sudah dianggap diskriminatif oleh kaum Cina.200 • Instruksi Presiden No. Hal. 32/1966. .199 • Instruksi Kabinet Presendium 37/U/IN/6/1967. G. 14 tahun 1967. Cit. yang mewajibkan penggunaan Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh orang keturunan asing di 197 198 199 200 Setiono. Op. Hal. 230.

kekerasan atau bahkan 202 Prasetyadji. 2008.. Cit. 205 Di antara lain Fuad Muhammad Safrudin . sehingga negeri Medang Kamulan dikatakan Negeri Mampir Ngombe: Maka dengan minum mereka merasa bersatu dalam mengalami dan menanggung penderitaan serta nasib yang sama.. Rakyat merasa tertindas akibat kemiskinan mereka. Petisi 50. Op. 1075. Hal. mereka putus asa. . Ibid. wartawan dari harian Bernas.202 Sementara. Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. Di tengah putus asa Inilah sekarang lagu duka yang kami suka: Cintamu sepahit Topi Miring! Kami menderita. Op. 1054. Setiono. sementara raja dan pembantupembantunya tinggal dalam kesejahteraan dan kemewahan. 203 204 Sindhunata. Karena itu sambil minum mereka dapat menyanyi: . Hal. Cit. 7 – 8. namun di tengah derita Kegembiraan masih juga kami punya: Saat kami mengangkat gelas bersama-sama: Kita berteman sudah lama!203 Ini menggambarkan putus asa yang terjadi di tengah Orde Baru. di antara lain. Rakyat merasa tidak puas dengan pemerintahan Orde Baru. mereka mengalami kehilangan nama. Hal. 115 – 116. Akibatnya.atas Kartu Tanda Penduduk. Hal. Jakarta: TransMedia. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). Ini digambarkan dalam Putri Cina dengan menjadi peminum alkohol. Benny G. tetapi dalam pada pelaksanaannya cenderung hanya diminta dari orang keturunan Cina. Orang-orang yang berusaha untuk mengubah pemerintah dengan membuat petisi204 atau bersuara205 mendapat reaksi dari pemerintah yang sangat negatif. rakyat Jawa juga digambarkan sama seperti kenyataannya pada Orde Baru.

peran Putri Cina menjadi cara untuk Sindhunata menunjukkan bagaimana tanggapannya atas perasaan orang-orang Cina setelah Kerusuhan Mei 1998. warga keturunan Cina menjadi cemas dengan hidup di Indonesia dan mempertanyakan identitas mereka setelah kerusuhan Mei 1998. Ini menyebabkan Putri Cina melihat ke sejarah bangsanya di Indonesia untuk berusaha memahami identitasnya sendiri dan menemukan wajahnya. dendam. 115 – 116. Hal. kekerasan. .3 Penokohan 4. rakyat merasa tertindas dan sebagian besar tidak berani bertindakan. 4. Putri Cina merasa telah menemukan wajahnya dan mempunyai harapan untuk orang Cina dan orang Jawa tinggal bersama dalam damai sejahtera: Dan Putri Cina gembira. Cit. Hal.“dihilangkan. dengan adanya yang merasa lebih kuat budaya Indonesia dan ada yang lebih kuat budaya 206 Ibid.207 Sama dengan halnya Putri Cina. Akhirnya. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas.”206 Akibatnya. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian.1). Biarpun memang secara sejarahwi identitas orang Cina di Indonesia tidak pernah jelas. setelah melihat kisah Giok Tien dan Setyoko. 207 Sindhunata.3. Ini ditampilkan dengan kehilangan wajahnya. 1054. dan iri hati. Putri Cina merasa kehilangan identitas diri sehingga tidak tahu siapa dirinya. terbang terayun-ayun. Putri Cina setelah mengalami trauma merasa bahwa wajahnya telah hilang.5. Op. sampai ia mendidih panas.1 Putri Cina Bila tokoh Putri Cina dianggap sebagai ibu semua orang Cina di Indonesia (lihat 3. 1075 – 1076.

Cina.209 Untuk menghindari masalah itu. Akhirnya. apabila mereka mengakui diri mereka sebagai orang Indonesia akan menghadapi hambatan hukum yang tidak seimbang dengan orang Indonesia yang pribumi. mereka tidak akan diterima oleh masyarakat Indonesia. setelah melihat perubahan yang terjadi di Indonesia setelah mulainya Reformasi ada orang Cina yang merasa bahwa situasi sudah mulai berubah. dapat dilihat bahwa Putri Cina tidak hanya mewakili pikiran orang Cina di Putri Cinta. Giok Tien menjadi takut melihat kondisi tanah Jawa yang semakin mengerikan. lihat Tan. Namun. sebagaimana dimengerti Sindhunata. Identitas itu juga termasuk bahasa yang digunakan. tetapi pikiran orang Cina di Indonesia. 4. ada keluarga yang melarikan diri ke luar negeri. Biarpun dia sudah berusaha untuk berbaur dengan budaya Jawa (dari main ketoprak sehingga menikah dengan orang Jawa). bersama 208 Untuk informasi lebih lanjut. Hal. 162 – 168. Mely G. Apabila mereka mengakui orang Cina. sementara. . 209 Ibid.208 setelah Kerusuhan Mei 1998 masalah identitas menjadi masalah yang perlu dipecahkan dengan segera. 29.2 Giok Tien Pengalaman Giok Tien dan kakak-kakaknya mencerminkan pengalaman wanitawanita Cina yang pada tahun 1998. Op. Cit. Dalam soal ini.3. Isu identitas itu tergantung pada apa yang diakui orang Cina sendiri. beserta harapan bahwa hidup akan menjadi lebih indah. biarpun menurut keturunan memang orang Cina. dengan pandangan bahwa orang yang tidak bisa berbahasa Mandarin bukanlah orang Cina. Hal.

apa dalam keadaan demikian kita masih bisa mengharapkan perkecualian? Rasanya. Ia harus hanya menjalankan perintah Prabu Amurco Sabdo. Op. sehingga menjelang tahun baru 1999 ada yang takut akan terjadi amuk massa lagi.”210 Biarpun mereka sudah mengambil keputusan untuk mengungsi. Biarpun Giok Tien tidak diperkosa kelompok itu. akhirnya dia diperkosa oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo.’ jawab Giok Tien.3 Setyoko / Gurdo Paksi 210 Sindhunata. . dan sebagian lagi menjadi semakin tertutup terhadap orang yang bukan dari kaum mereka. sama seperti Giok Tien.. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga. 4. Hal.3. Rasa takut itu tidak mudah hilang.kakak-kakaknya Giok Hwa dan Giok Hong dia mengambil keputusan untuk melakukan yang disebut exit oleh Hirschman: ‘Cik. Sebagian melarikan diri dari Indonesia. 153 – 154. kekejian yang terjadi pada tanggal 13. ‘Iya. dan 15 Mei membuat Cina menjadi sangat takut dan putus asa atas hubungan mereka dengan orang pribumi. ke Negara Singa. warga keturunan Cina merasa takut untuk jangka waktu yang lama. dia merasa bersalah dan putus asa. akhirnya ada orang tidak dikenal yang masuk ke rumah.. mengikat mereka. Mungkin bukan dengan tangannya sendiri. Biarpun akhirnya selamat. Cit. Kangmas Gurdo Paksi adalah prajurit. dan memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong.’ ajak Giok Hong. Sebagaimana dikemukakan di atas. ‘Kalau begitu. mari kita menyiapkan barang-barang. kita tinggal menunggu waktu. Ini mencerminkan pengalaman orang Cina pada saat itu. Ini membuat dia trauma akan hubungan dengan orang Jawa.’ sahut Giok Tien. tapi dengan tangan bawahannya ia bisa saja meniadakan kita semua. 14. . Cik. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri.

sama seperti kenyataannya pada Mei 1998. Op. ia selalu berusaha untuk menjatuhkan dan meniadakan Gurdo Paksi dari Negara Pedang Kemulan ini. Hal. bila . sama seperti yang dituduh dari Letnan Jenderal Prabowo Subianto: “. 222.4 212 Sindhunata.”212 Setelah kerusuhan dipicu oleh Radi Prawiro. Sama seperti Wiranto. Radi Prawiro (saingannya. Ini mencerminkan perilaku beberapa anggota aparat. Cit.4. Namun.. Tak mengherankan...3. sebagaimana dikemukakan pada Bab 2.2.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Ada dua sifat Radi Prawiro yang dapat dikaji sebagai pencerminan kenyataan sosial pada tahun 1998. banyak yang bersikap pasif..3.213 4. Setyoko bersama beberapa bawahannya berusaha untuk menyelamatkan korban dan menghentikan kerusuhan... dan para aparat yang berusaha untuk menyelamatkan korban Kerusuhan Mei 1998. yang menjadi Panglima ABRI pada tahun 1998. Selain itu. yaitu perilakunya sebagai seorang pemerkosa dan perilakunya 211 Lihat Bab 4. 213 Ibid. . yang mencerminkan Letnan Jenderal Prabowo Subianto)211 juga menginginkan pangkat itu. Namun.. Setyoko menjadi pemimpin (senapati) tentara Medang Kamulan Baru. . 151 – 152.Setyoko dapat dilihat sebagai gabungan dari sifat Jenderal Wiranto. Namun pangkat itu tetap jauh di bawah pangkat seorang senapati. mereka tidak mampu mencegah kerusuhan. .. Sesungguhnya lurah prajurit itu adalah pangkat yang tinggi. [Joyo Sumengah] melihat [Gurdo Paksi] menjadi senapati. Hal. atau bahkan turun ikut kerusuhan.

adapun kesamaan tindakan Radi Prawiro selaku tumenggung dengan perilaku yang disangka dilakukan oleh Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. 214 Ibid. Seperti halnya pemerkosa Mona di atas. Selain itu. Kedua aspek tokoh itu mempunyai kesamaan yang cukup banyak dalam perilaku rakyat dan aparat. 233. Radi Prawiro tidak menghiraukan bahwa Giok Tien sudah mempunyai pasangan. sebagaimana dijelaskan di bawah: ‘Radi Prawiro. sama seperti halnya pemerkosa Andina di atas. atau penjaga istana. Joyo Sumengah tak peduli lagi akan teriakan itu. yang pada tahun 1998 bertanggung jawab atas Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di Jakarta. lalu diikuti oleh beberapa pasukan di bawah kekuasaan Setyoko: Lurah Prajurit Joyo Sumengah hanya memerlukan waktu sedikit saja untuk menyulut kebencian dan iri hati terhadap orang-orang Cina yang memang telah ada. Radi Prawiro berhasil dihentikan oleh si pasangan.sebagai tumenggung. Radi Prawiro tidak memperhatikan usaha korbannya untuk melindungi diri. ia jadi makin bernafsu. Hal.214 Sementara. jangan!’ tolak Giok Tien. Radi Prawiro juga sempat memperkosa Giok Tien di depan Setyoko. tetapi beda dari halnya pemerkosa Andina. Pasukan-pasukan di bawah kekuasaan Radi Prawiro turun ke lapangan untuk memancing amuk massa. . Malah. Jadi biang keladi kekacauan di Pedang Kemulan ini adalah orang-orang Cina. Pertama-tama akan dijelaskan bagaimana sifat Radi Prawiro dalam memerkosa Giok Tien mencerminkan sikap nyata pemerkosa pada kerusuhan Mei 1998. Dibakarnya hati mereka sehingga mereka percaya bahwa segala malapetaka ini menimpa Negeri Pedang Kemulan karena orang-orang Cina itu hanya selalu ingat akan diri dan kekayaan mereka sendiri saja. Dia justru menganggap itu satu hal yang mendorong dirinya.

supaya Prabowo dapat menjadi presiden setelah Soeharto turun. . aparat lain yang dilihat di jalan cenderung hanya menjaga tempat-tempat tertentu. yang bertanggung jawab atas wilayah Jakarta. hanya diam tak berdaya dan melihat-lihat saja. Mereka ini seakan sengaja membiarkan pusat-pusat perdagangan orang-orang Cina habis dilalap api dan dijarah. Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin dan Letnan Jenderal Prabowo Subianto menyuruh pasukan mereka untuk memancing amarah rakyat untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Jenderal Wiranto. Sungguh mereka seakan tak mau berbuat apa-apa terhadap kekerasan yang menghancurkan orang-orang Cina.215 Hal ini mencerminkan kenyataan sebagaimana sudah dijelaskan pada Bab 2. rambut cepak) dilihat memancing masyarakat. kendati kelihatan ganas dan buas. agar amuk massa itu makin berani menyerang orang-orang Cina. Menurut sangkaan rakyat. mereka juga manusia yang seharusnya masih punya hati. [Prajurit-prajurit Gurdo Paksi] seperti diminumi ramuan yang membuat mereka kalap dan lupa diri. tidak menganggap kerusuhan itu sebagai hal yang penting. “memanasi” emosi masyarakat. Hal. Selain itu. 107. 152. lainnya lagi ikut memanasi. sebagaimana dijelaskan di atas. Kelompok yang tidak mengambil tindakan ini tidak hanya terbatas pada prajurit awam saja. Purdey. Lainnya lagi. Kendati prajurit. Hal. Sebagian mereka bahkan ikut terjun ke tengah kerumunan massa yang membakar gedung-gedung orang Cina.. itu merupakan suatu kesimpulan yang 215 216 Ibid. Op. dan tidak mencegah kerusuhan lain yang terjadi di depan mereka. 149.216 Sekelompok orang yang berciri seperti aparat keamanan (badan tegap... Cit. tetapi malah bersiap untuk acara yang sudah direncanakan di luar pulau. Jenderal Wiranto. Biarpun belum terbukti ada perintah dari Presiden Soeharto maupun jenderal-jenderal yang ada di bawah pimpinannya untuk mengarahkan amarah massa. Jemma.

80 – 90. Retnowati. Ada beberapa aspek Prabu Murhardo yang mencerminkan Soeharto. untuk menjadi Raja Medang Kamulan: . Prabu Murhardo juga merasa telah menyingkirkan [Prabu Ajisaka] yang dianggapnya telah demikian lama menyengsarakan rakyat di Tanah Jawa. . yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. 88 – 93. 219 217 218 Misalnya di Purdey. Prabu Murhardo telah menggulingkan Raja Medang Kamulan. Op. menjadi sinis akibat mengalami kerusuhan itu. 219 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. Cit.. . kedudukan sebagai pemimpin negara. yang dilarang diterbitkan di Indonesia. Sindhunata. Profesor Wim F.. Kerajaan Medang Kamulan [adalah] kerajaan pertama yang muncul di Tanah Jawa. 217 khususnya oleh orang yang 4. Prabu Ajisaka.3. Jemma. Op. dan kejatuhannya sebagai akibat kerusuhan. antara lain kegiatannya menggulingkan raja sebelumnya. Op.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo mencerminkan Presiden Republik Indonesia pada tahun 1998.218 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September.. yaitu Soeharto.dapat ditarik oleh orang yang memperhatikan situasi. Cit. pada hal. . Hal.... kecenderungan menggunakan bahasa Jawa. Hal. Wertheim. dengan rajanya Prabu Ajisaka. Abdulgani-Knapp. Cit. 68.

dengan tambahan yang implisit dalam konteks. Cit. ‘hanya’. Zoetmulder. ‘sungguh benar’. dia sering menggunakan istilah bahasa Jawa. 529. 255. seperti mbalelo (membangkang). 1407. Op. 544. yang membuat aku benar-benar jatuh cinta). 133. 485. Hal. Hal. . Dalam konteks kalimatnya. Prabu Murhardo sering menggunakan bahasa Jawa. J. 15. 1. Hal. Hal. 602. Op. J. Sindhunata. ‘cantik’. 227 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘putri’. 122. 47. 596. Op. ‘kamu’. Cit. Op. Cit. Sindhunata. 249.228 ngulad sariro hangrasa wani 220 221 222 223 224 Sindhunata. 228 “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. Hal. ‘cinta’ dengan tambahan yang implisit dalam konteks.225 dan putri ayu amung yekti. Cit. putri cantik. 15. 555. ‘sungguh’.221 melorot222 (jatuh). bisa temen gawe wuyung226 (sesungguhnya hanya kamu. hanya kau yang dapat menyediakan surga bagiku). Op. amung sira gawe swarga224 (menurutlah sudah. ‘perintah’. 19 Mei. Cit.” 1991. Purwadi. Hal. menggauli. ‘hanya’. Hal. 280. Hal.223 wis manuta. ‘bisa’. Hal. Beberapa contoh yang tercatat termasuk wedar220 (nampak). Op. Kompas. Op.Sementara. Cit. 255. 225 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘sudah’. sebagai raja. Zoetmulder. 122. Purwadi. 600. ‘membuat’ ‘surga’ . 27. ‘membuat’.227 Ini mencerminkan kebiasaan Soeharto dalam pembicaraannya. Cit. 226 Ibid. P. 250. P.

Cit. Terakhir. Hal. Dalam novel. Sindhunata. Cit. Hal.3. Op. .6 Korsinah 229 230 Luhulima. 258.233 Sementara. sebagai akibat dari tindakannya memerkosa Giok Tien. dia menunjukkan Aryo Sabrang sebagai penggantinya. James. Cit. Cit.234 4. 270. 65. 232 233 234 Luhulima. Prabu Murhardo juga merupakan kepala negara Medang Kamulan Baru. Cit. menjadi orang religious yang hidup secara pas-pasan). Purwadi.229 lengser keprabon. Ibid. 231 Secara harafiah. Setyoko. 442. Prabu Murhardo mengundur diri setelah dipaksakan oleh senapatinya. 64. mengoreksi diri). Op. Op. 475. Hal. 12 – 20. James. Soeharto mengundurkan diri secara suka rela setelah 14 anggota kabinetnya meninggalkannya dalam kekacauan pasca-Tragedi Mei 1998. 179.” Diubah agar sesuai dengan Soeharto (seorang Muslim yang menjadi presiden). madeg pandito230 (turun jabatan. sama seperti halnya Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada Orde Baru. Luhulima.231 dan tinggal gelanggang colong playu (tidak bertanggung jawab). “Berhenti sebagai raja. Op. Op. James.232 Selain itu. Hal.(mawas diri. Prabu Murhardo terpaksa turun jabatan setelah kerusuhan membara di seluruh negaranya. Hal. akhirnya. Hal. menjadi pendeta. sama seperti halnya Soeharto. 271 – 278.

Mereka menyembunyikan keluarga Cina di rumah sendiri. memberikan pakaian Muslim kepada 235 236 Sindhunata. memberi petunjuk pada Giok Tien sehingga Giok Tien menjadi semakin pintar bermain. dari perilakunya terhadap Giok Tien selama di Sekar Kastubo dapat ditarik kesimpulan bagaimana dia akan bersikap. Korsinah dapat ditafsirkan mencerminkan orang-orang Jawa yang berusaha untuk melindungi orangorang Cina. Ibid. kamu bersandiwara. Dengan demikian. Banyak laki-laki ingin menidurimu sebagai Ratu Kencanawungu yang anggun. bau harum Kencanawungu telah mengambar. Di panggung. 160. dan memain-mainkanmu sebagai Wahita atau Puyengan yang hangat. Ketika dandananmu dilepas dan bedak di wajahmu dihapus. kamu hidup seadanya. kamu bisa kelihatan menarik dan dicintai. Op. Korsinah.’ [ujar Korsinah]. . Cit. merasakan gejolak nafsumu sebagai Ken Dedes yang menggairahkan. kamu kembali menjadi biasa. yang sudah lama menjadi pemain ketoprak. mencumbumu sebagai Anjasmara yang kenes. Karena panggung. Hal.236 Kepedulian Korsinah terhadap Giok Tien ini mencerminkan perilaku beberapa warga pada Kerusuhan Mei 1998. ada orang-orang pribumi yang membahayakan diri untuk membantu orang-orang Cina. Sebagaimana dijelaskan di atas. gejolak nafsu Ken Dedes itu telah mereda. Hal.Biarpun Korsinah tidak muncul dalam kerusuhan. 182 – 185. bibir merangsang Anjasmara itu telah melayu pucat. Di dunia nyata. menggodamu sebagai Johar Manik yang liar. Sifat baik Korsinah terlihat sekali selama Giok Tien menjadi bintang Sekar Kastubo. dan bahkan melindungi Giok Tien dari guna-guna Radi Prawiro235 dan menasihati agar tidak melakukan hal yang bodoh: ‘Tien. panggung itu lain dengan dunia nyata. Tapi di ranjang. yaitu berusaha untuk membantu orang-orang Cina. keliaran Johar Manik dan kehangatan Wahita atau Puyengan hilang menjadi dingin.

dan mengusir massa yang sedang beramuk. tidak akan dibahas karena sudah meninggal sebelum kerusuhan. orang-orang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Cit.237 Biarpun Korsinah tidak melakukan hal-hal ini. Hal. Giok Tien. sebelum mereka dapat melarikan diri. Sama dengan halnya Giok Tien. karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. kejam. dan akhirnya memerkosa mereka.238 237 238 Setiono. Hal. Semuanya itu berlangsung dengan demikian cepat. lalu meninggalkan keris itu tertancap di dadanya. Beny G. sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah. Giok Tien hampir pingsan. Siok Nio. Giok Hwa dan Giok Hong bersiap untuk melarikan diri (melakukan exit) ke Negara Singa. orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya. dan mendekati mereka. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk. 224. mempermalukan. Dan lebih ngeri lagi.7 Keluarga Giok Tien Keluarga Giok Tien yang akan dibahas pada sub-subbab ini ialah Giok Hwa dan Giok Hong. Darah mereka berceceran. akhirnya. ketika melihat.3. dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Giok Tien melihat. bagaimana dalam kengerian itu Giok Hong mengembuskan napasnya yang terakhir. ia melihat. lalu memerkosa dan membunuh mereka: Ketika mereka sibuk mengemasi barang-barang yang akan mereka bawa mengungsi ke Negara Singa. Sebelum sempat mereka menjerit. . ketika melihat seorang dari mereka menusuknusukkan sebilah keris ke tubuh Giok Hwa. Ibu dari kakakberadik ini. Op. Cit. Dan ia hampir jatuh. Giok Hong. 1065. orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. 4. semangat melindungi Giok Tien masih dipegang erat. Namun. mereka terkejut setengah mati.orang Cina supaya mereka aman. Sindhunata. Oleh karena Giok Tien dan Setyoko cukup kaya. Giok Hwa dan Giok Hong sangat takut ketika terjadi kerusuhan yang diarahkan kepada orang Cina. dan ganas. Op. yang diperkosa dan dibunuh pada saat terjadi kerusuhan.

Hal ini mencerminkan pengalaman beberapa wanita yang diperkosa. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. . Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. Aryo Sabrang diangkat menjadi raja yang ternyata adil dan bersikap jauh berbeda dari Prabu Murhardo: [Rakyat] senang.. 4. Ia mau mendengarkan kata-kata rakyatnya. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah. Setelah Prabu Murhardo mengundur diri.. dengan banyak orang berpartisipasi. karena itu ia harus memutuskan sama sekali dengan apa yang terdahulu. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. Rakyat mengerti.3. Pemerkosa itu mengambil giliran memerkosa wanita. Biarpun Andina dan Mona selamat. 239 239 Ibid. 280. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama’. Memang Aryo Sabrang bertekad membawa Medang Kamulan ke masa depannya yang gemilang. masih mencerminkan kenyataan pada Kerusuhan Mei 1998 dengan sangat jelas. entah itu disebut yang ‘Lama’ atau yang ‘Baru’. yang ada hanyalah Medang Kamulan saja. Semula mereka mengira. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. masih tercatat sebanyak 15 yang meninggal atau dibunuh setelah mereka diperkosa. perkosaan terjadi secara ramai-ramai. Ternyata tidak demikian halnya. dan salah satu anak buah Prabu Murhardo. . Sekarang tiada lagi yang baru atau yang lama. Hal. sama seperti Giok Hwa dan Giok Hong. biarpun tokoh yang tidak banyak berperan dalam cerita. Sebagaimana dilihat dari contoh Andina dan Mona di atas. Dia merupakan Adipati Nusa Barong. sehingga setiap pemerkosa sudah dapat giliran. karena Prabu Aryo Sabrang memerintah dengan sabar dan penuh keterbukaan.

Sementara. sebelum menjadi Presiden. lalu berusaha untuk menjauhi masa lalu. 1085 – 1089. . Hal. 240 Aryo Sabrang merupakan anak buah pemimpin yang menduduki jebatan tinggi. 1085 – 1086. Hal. menduduki jebatan Wakil Presiden). Ibid.Sifat dan perilaku Aryo Sabrang ini mencerminkan Presiden Jusuf Habibie. Beberapa tindakan Habibie yang dapat dimaknai sebagai “menghapus jejak-jejak (pemerintahan sebelumnya)” termasuk mengundangkan Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998 yang secara formal menghapus istilah “pribumi” dan “non-pribumi”.241 240 241 Setiono. Cit. Op. menyelesaikan proses perundangan Undang-Undang Hak Asasi Manusia serta memulai proses amendemen Undang-Undang Dasar 1945. Beny G. tindakan Aryo Sabrang menghapus jejak-jejak dari Medang Kamulan Baru mencerminkan tindakan yang dimulai oleh Presiden Habibie dan dilanjutkan oleh presiden-presiden lainnya. Sama seperti Habibie (yang. dijadikan presiden. yang lebih menekankan hak asasi manusia dan diharapkan untuk lebih menyejahterakan rakyat.

Tokoh utama pertama. yang mencantumkan perasaannya dalam Putri Cina. ada lebih dari seribu orang tewas. Massa juga membakar 287 mobil. Akibat kekacauan ekonomi. 2. dan akhirnya . di Surakarta tercatat 56 kantor dan bank. 9 SPBU. 55 bus dan tujuh truk. warga Indonesia keturunan Cina merasa sangat trauma. 40 mal. 570 sepeda motor. Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp.026 rumah dirusaki. 387 kantor.604 toko. Di Jakarta sendiri. Akibat kerusuhan ini.1 Ringkasan Penelitian Kerusuhan Mei 1998 adalah peristiwa yang sangat berpengaruh dalam sejarah Indonesia. mulai di Jakarta terjadi suatu pogrom dengan orang Cina sebagai sasaran yang akhinrya tersebarkan ke seluruh Indonesia. 27 toko swalayan. 457 miliar. dan 1. Soeharto harus mengundurkan diri dan pemerintahan Orde Baru berakhir. 2. Sementara. 18 ruang pamer mobil. 12 rumah makan. 217 toko.BAB 5 PENUTUP 5. oleh karena mereka dijadikan sasaran kerusuhan dan tidak dilindungi oleh pemerintah sendiri. dijarah. Sekitar 13 pasar. merasa kehilangan identitas akibat kerusuhan yang terjadi kepada dia. atau USD 238 juta. Dia mencari identitasnya dalam mitos orang Jawa.1 Kesimpulan 5. Namun. Putri Cina.1.119 mobil. Tercatat banyak kasus di mana aparat tidak mampu atau tidak berusaha untuk mencegah kerusuhan dan penjarahan. 826 sepeda motor. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar. 1. Demikian pula Sindhunata. 1. 45 bengkel. 8 bus dan kendaraan umum lainnya.5 triliun.479 rumah toko. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikit-sedikitnya Rp.

Setyoko bersama Giok Tien memeras Prabu Murhardo untuk mengundurkan diri. dan Setyoko dan Radi Prawiro beserta hubungan mereka sebagai cermin Jenderal Wiranto dan Jenderal Prabowo Subianto. pengambinghitaman orang Cina oleh pemerintahan dibahas. Melalui cerita Giok Tien. Biarpun Giok Tien adalah istri dari Setyoko. karena tidak terima cinta Giok Tien dan Setyoko. 5. Indonesia. juga digambarkan dengan mitos yang sama. Perkosaan. di Medang Kamulan Baru dan Indonesia selama Orde Baru sama. Namun. seorang pemain ketoprak kuturnan Cina. Radi Prawiro membunuh mereka. akibat pemerkosaan istrinya. yaitu korupsi. Akhirnya. Kerusuhan Mei 1998 telah sangat mempengaruhi pikiran warga Cina di Indonesia. dia diperkosa oleh raja Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Psikologi suku Cina digambarkan dengan Putri Cina. dan akibatnya merasa bebas. Ketika Putri Cina melihat cinta tulus Giok Tien dan Setyoko. Tokoh yang berdasarkan tokoh sejarah termasuk Prabu Murhardo sebagai cermin Presiden Soeharto. Tahun keterjadiannya dilambangkan dengan sengkalan lagu “Cucak Rowo” yang sangat popular pada tahun 1998. dan hukum represif terhadap suku Tionghoa. dan kakakkakaknya diperkosa dan dibunuh. selain disebut tanah Jawa.menyaksikan gara-gara yang terjadi pada tahun 1998. Sidhunata mendapatkan banyak ilham dari kehidupan nyata.2 Kesimpulan Sebagaimana telah dikemukakan di atas. nepotisme. yang berasa kehilangan identitas.1. Situasi politik. pembunuhan. dia merasa seakan mengerti bagaimana orang Jawa dan orang Cina bisa bekerja sama. dan penjarahan massal itu telah meninggalkan bekas di hati mereka yang tidak mudah hilang. Senapati kerajaan Medang Kamulan Baru. Dalam pembahasan perasaannya. .

Penulisan Putri Cina bukanlah sekadar penulisan novel, tetapi pengabadian suatu pengalaman dalam bentuk tulisan. Hal-hal yang terjadi di dalam novel mempunyai maksud untuk mencatat pengalaman dan keterjadian untuk masa depan, supaya orang dapat memahami apa yang dialami. Biarpun ditulis secara alegoris, kenyataan sangat menonjol. Dengan Prabu Murhardo mencerminkan Soeharto dan Giok Tien sebagai suara korban, Putri Cina mengemukakan kenyataan pahit yang harus dipahami. Tulisan ini juga menyampaikan suatu pesan, bahwa perlu ada kebhinekatunggalikaan supaya negeri ini bisa maju dan berkembang.

5.2 Saran Dengan pengertian Putri Cina baru ini, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut. Pertama, bisa dilakukan penelitian intertekstual Putri Cina dengan beberapa karya sastra pasca-Reformasi yang dituliskan oleh orang keturunan Cina dapat dilihat apabila ada kebiasaan baru untuk mencari jawaban atas kekerasan dan kerusuhan melalui karya sastra. Kedua, bisa dilakukan penelitian sosiologis atas karya sastra Indonesia yang dituliskan oleh orang keturunan Cina, dapat dilihat betapa Kerusuhan Mei 1998 telah mempengaruhi psyche warga keturunan Cina di Indonesia. Ketiga, bisa dilakukan penelitian psikologi sastra, dapat diteliti bagaimana garagara yang terjadi dalam novel Putri Cina mempengaruhi tokoh Putri Cina atau Giok Tien. Keempat, bisa dilakukan penelitian sosiologi sastra atas bagaimana ciri-ciri Presiden Soeharto digambarkan dalam karya sastra, misalnya dalam Putri Cina karya

Sindhunata, Paman Gober karya Seno Gumira Ajidarma, Bapak Presiden yang Terhormat karya Agus Noor, dan Semar Gugat karya N. Riantiarno. Kelima, teori scapegoat mechanism punya René Girard dapat diterapkan pada novel Putri Cina untuk mengikuti perkembangan diskriminasi terhadap orang keturunan Cina di Indonesia; ini dapat pula digabungkan dengan penelitian interteks untuk melihat pogrom lain di sejarah Indonesia, misalkan pembunuhan 10,000 orang keturunan Cina di Batavia pada tahun 1740.

DAFTAR PUSTAKA Abdulgani-Knapp, Retnowati. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. 2007. Marshall Cavendish Editions: Singapura. “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo, Yogya, dan Samarinda.” 1998. Kompas. 9 Mei. Hal. 3. “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya.” 1998. Kompas. 11 Juni. Hal. 1. “Aparat Jamin Keamanan, Warga Masih Was-Was.” 1998. Kompas. 13 Agustus. Hal. 9 Arif, Ahmad dan Maria Hartiningsih. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan.” 2008. Kompas. 14 Mei. Hal. 1 Chailil, Munawar, dan Tim Forum. “Di Ujung Aksi Damai.” 1998. Forum Keadilan. 1 Juni.

Culler, Jonathan. Structuralist Poetics: Structuralism, Linguistics, and the Study of Literature. 1977. Routledge & Kegan Paul: London. dalam Ratna, Nyoman Kutha. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Cetakan Pertama. 2004. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Keempat. 2009. Gramedia: Jakarta. Dewi, Novita. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. 6 No. 1 Maret 2008. Hal. 40 – 49. Gie, Kwik Kian. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi.” 1998. Kompas. 7 Juni. Hal. 4. Gunadi, Fannie. “Mona, di Balik Sprei Kembang.” 1998. Tempo. 12 Oktober. Hal. 63. Hamid, Usman dkk. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Cetakan Pertama. 2005. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Ikatan Keluarga Orang Hilang, dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 11. Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Hidup yang Terenggut”. 2003. Tempo. 25 Mei. Hal. 68 – 69. “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan.” 1998. Kompas. 06 Juni. Hal. 12. Kelana, Aries, dan I. Made Suarjana. “Yang Untung dan Buntung.” 1998. Gatra. 23 Mei. Hal. 66 – 67. Khoiri, Ilham. “I. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa.” 2008. Kompas. 10 Februari. Hal. 12. “Kota Solo Penuh Asap.” 1998. Kompas. 15 Mei. Hal. 11. “Lega..., Lepas dari Jakarta.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 8.

” 1991. Hal. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Media Abadi: Yogyakarta. Luka Perempuan. 11. 11. 2008. 6. Jakarta: TransMedia. “Luka Kerusuhan. 22 Mei.Luhulima. 2008. Sindhunata. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. Purwono. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. . Siregar. Putri Cina.” 1998. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. Kamus Jawa-Indonesia Populer. Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. Purwadi. Skripsi. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Amerika Serikat. Raymond. Kompas. Kompas. Stories and Scripts. 2008. 1. Cetakan Pertama. Ratna. Kompas. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. Purdey. Hal. Benny G. 1964. 16 Mei. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. 5 Juni. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. 2004. 2004. 14 Juli. Prasetyadji. TransMedia: Jakarta. Kompas: Jakarta. 2002. Singapore University Press: Singapura. Bakri. 2006. Tempo. Hal. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. Edisi Pertama. “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo: Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. Hal. 5. Setiono. Hal. 2007. James. Dedy. 1. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. Cetakan Pertama. Hal. 164 – 166. Jemma. Hal. Metode. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). 22 Juli.” 1998. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Obstfeld.” 1998. Kompas. Nyoman Kutha. Writer's Digest Books: Cincinnati. Universitas Gadjah Mada. Kompas. 1996–1999. 2008. “Peta Amuk di Kota Hantu”. Teori. 2003.” 1998. Cetakan Kedua. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. 25 Mei. 19 Mei.” 1998. Kompas. Anti-Chinese Violence in Indonesia. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas.

Kompas. Priyono B. 2008. Gatra.. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu.. tanggal 22 November 2008. Hal. O. Hidayat Gunadai. 19. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. 24 – 28.” 1998. Sastra Baru Indonesia I. Sen Tjiauw. Dan S. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. 16 Mei. Universitas Sanata Dharma Zoetmulder. Wijayanta. dan Nurlis Effendi. “Pandangan Pemuda-Pemudi Yogyakarta tentang Kedudukan Suku Tionghoa di Indonesia. tanggal 15 November 2008. 24 – 31. Hal. Makalah. Woodrich.” Makalah. . Yogyakarta: Fakultas Sastra.” 1998. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Robson. Kamus Jawa Kuna Indonesia. dan Andi Zulfikar Anwar. Khoiri Akhmadi. P. Forum Keadilan. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. 1980. Sumbogo. Cetakan Kelima." 1998. Edisi Pertama. dkk.Sumbogo. Hanibal W. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto. Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. Mely G. 1 Juni. Gramedia: Jakarta. Gatra. Woodrich.” 2008. 23 Mei. Hal. Christopher Allen. Priyono B. Tan. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna.” 1998. Wawancara pribadi dengan Sie Yulyani Retno Nugroho. 06 Juni. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. Christopher Allen. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Teeuw. Y. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. A.. “Percik Bara Seantero Nusantara. Hal. 11. 2006. Nusa Indah: Ende. Universitas Sanata Dharma. J.

Tempo. 165. Peta Kerusuhan di Jakarta242 242 “Peta Amuk di Kota Hantu”. 25 Mei. Hal. 2003.LAMPIRAN 1. .

2. Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia. . Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. Usman dkk. 2005.1 Data Kerusakan dan Korban Versi Pemerintah Daerah DKI Jakarta243 Jenis Korban / Kerusakan Jumlah Pasar Ruko Mall / Plaza / Swalayan Toko Bengkel Kantor Kecamatan Kantor Polisi Kantor Pemerintah Lainnya Kantor Swasta Bank Restoran Hotel Pompa Bensin Bis dan Metromini Mobil Motor Rambu Lalu Lintas 13 2479 40 1604 45 2 11 8 383 65 24 12 9 8 1119 821 486 243 Hamid. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa. 118 – 119. Ikatan Keluarga Orang Hilang. Hal. dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. Cetakan Pertama.

2 Data Kerusakan dan Korban Versi Tim Relawan Untuk Kemanusiaan (TRUK)244 Jenis Jumlah Orang Hilang 31 Meninggal Akibat Senjata / Lain 27 Meninggal Akibat Dibakar 1190 Luka / Sakit 91 Lokasi Korban Jiwa Yogya Department Store. Tangerang Pertokoan Matahari. 119. Jakarta Tempat Lain. Jakarta Ramayana Plaza. 118 – 119. .Taman Pagar Fasilitas Umum Lain Rumah Penduduk Rumah Ibadah / Gereja Korban Jiwa Total Bangunan Total Kendaraan Total Fasilitas Umum 11 18 1 1026 2 2888 5723 1948 516 2. Hal. BM = Bagian Manusia.3 Data Korban Versi RSCM245 Lokasi Jumlah 288 101 144 10 8 2 43 Laki- Wanit ? Jumla B Kol 244 245 Ibid. Hal. Tangerang Plaza Aria Supermall Lippo 2. Tangerang Sabar Subur Simone. Ibid.

120. Laki 20 1 21 12 1 16 2 79 2 1 2 3 82 a 4 0 4 0 0 1 0 6 1 0 1 0 5 0 2 0 0 0 0 6 0 2 0 1 h 29 1 27 12 1 17 2 91 3 3 3 4 94 M i 9 3 27 121 2. Hal.Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Pusat Jakarta Selatan Tangerang Tgl 15/5/98 Tanjung Priok Tgl 15/5/98 Taman Sari Jogja-D.4 Data Kerusakan dan Korban Versi Kodam Jaya246 Jenis Korban / Kerusakan Korban Jiwa Perusuh / Penjarah Korban Jiwa Mahasiswa Korban Jiwa Aparat Keamanan Korban Luka-luka Mobil Motor Toko Bank Rumah Penduduk Pasar Pos Polisi Pompa Bensin Supermarket Diskotik Hotel Showroom Jumlah 456 4 3 69 1521 1172 2514 257 675 16 9 22 291 7 8 45 246 Ibid. .mogot Slipi Jaya Rawa Bening Klender Gramedia Tanah Abang Robinson Minggu Cileduk Ps.

Tempat Ibadah Gudang Total Bangunan Total Kendaraan Total Korban Jiwa 2.5 Data Kerugian Bisnis Properti Akibat Kerusakan247 No Jenis Jumlah Harga per m / Unit . Bangunan unit 1 Ruko 4800 US$ US$ 7,2 juta 15.000 2 Bank 180 Unit US$ US$ 25.000 25.000 US$ 12 (sewa) US$ 16,8 juta Pusat 3 120.000 m Perbelanjaan US$ 10 (renovasi) US$ 25,2 juta 2.6 Data Kerusakan dan Korban Versi TRUK248 Meninggal Tangga Hilang l Senjata / lain Bakar 13 / 5 14 / 5 12 15 / 5 27 3 564 Total 27 15 564

4 11 3862 2693 463

Luka / Sakit 10 43 6 59

Jumlah korban 10 55 600 665

2.7 Data Korban Jiwa dan Luka-Luka Versi Tabloid Berita Mingguan Adil249 Wilayah Lokasi Luka-Luka Korban Yogya Department Store 288 Jakarta Tempat Lain 101 Ramayana Plasa Cileduk 144 Pertokoan Matahari 10 Tangeran Sabar-Subur Cimone 8 g Plasa Aria 2 Supermal Lippo Karawaci 43

247 248 249

Ibid. Hal. 120. Merupakan sebagian dari tabel aslinya. Ibid. Hal. 121. Ibid. Hal. 121.

Jumlah

101

495

2.8 Data Kerusakan Versi Tabloid Berita Mingguan Adil250 Wilayah No. Material 1 Pasar Swalayan, Restoran, Hotel 2 Pasar Tradisional 3 Bank 4 Kantor Pemerintah dan Polisi 5 Kantor Swasta Jakarta 6 SPBU 7 Rumah 8 Mobil 9 Sepeda Motor 10 Angkutan Umum 1 Ruko, Hotel 2 Bank 3 Pasar Swalayan Bekasi 4 Mobil 5 Sepeda Motor 6 Angkutan Umum 1 Ruko 2 Bank 3 Mobil Tangerang 4 Mal, Hotel, Restoran 5 Sepeda Motor 2.9 Data Perkosaan Tim Gabungan Pencari Fakta251 Jenis Kekerasan Seksual Jakarta dan Meda Sekitarnya n Perkosaan 50 1 Perkosaan dengan penganiayaan 14 250 251 Ibid. Hal. 122. Ibid. Hal. 122.

Jumlah 4304 13 535 21 157 9 1026 1119 821 8 569 24 21 53 4 19 1272 13 23 302 7

Surabay a 2

Jumlah Total 53 14

Penyerangan seksual / penganiayaan Pelecehan Jumlah Total

9 5 78

1 6 8

4 6

10 15 92

3. Transcript Wawancara Wahyu Apri Wulan Sari, ST Tanya: Selamat Siang, Mbak. Bolehkah saya minta nama lengkap Mbak dan curriculum vitae, misalnya umur, tempat dan tanggal lahir, dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Wahyu Apri Wulan Sari. Umur saya 24 tahun, dan saya lahir di Surakarta tanggal 26 April, 1984. Saya masih belum mempunyai pekerjaan, dan saya masih mencari-cari. Tanya: Oke, terima kasih Mbak. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Contohnya, saya 25% German, 25% Irlandia, dan 50% Prancis. Jawab: Saya adalah seorang Warga Negara Indonesia, yang dulunya nenek moyang saya ada keturunan asal Asia Timur, yaitu Jepang, dari garis Ayah. Jadi kalau dihitung dalam persen, kira-kira 25% Jepang dan 75% Jawa. Tapi nenek saya bukan keturunan Ju-Gu-Hyan-Fu. Tanya: Ah, saya bisa lihat bahwa mata Mbak agak sipit. Apakah Mbak sering diperkira orang Cina oleh orang-orang “Pribumi?” Jawab: Iya, tapi saya tetap enjoy dengan sebutan itu, dan saya tetap menerimanya. Ketika mereka panggil saya “Cicik” atau “Ce-ce” juga saya tidak keberatan, dan menurut saya itu adalah panggilan sayang dari mereka. Dan saya menyukainya. Lagipula tidak ada bedanya antara orang Cina, atau orang keturunan, dan orang Pribumi asli, semuanya sama-sama Warga Negara Indonesia. Tanya: Terus, pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Mbak ada di mana? Jawab: Ketika itu, saya masih berada di sekolah saya di Surakarta; ketika itu saya masih SMP kelas II. Nama sekolah saya adalah SMP Negeri III Surakarta. Saya berasal

di mana kota tersebut didiami oleh beberapa orang Jawa. sempat kami membantu orang Cina. mall. Tanya: Terus. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Tanya: Terus. tapi mereka merasa takut akan serangan yang . yang dijarah dan dibakar. Tanya: Kira-kira seberapa wanita diperkosa? Jawab: Tidak terlalu banyak. dan orang tuanya dibuang keluar. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. Cina. Surakarta. kami Pro-Reformasi!. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. Mbak melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Keterjadiannya apa di Surakarta? Jawab: Saya melihat banyak sekali pertokoan. seisinya. yang jumlahnya banyak sekali. “Kami orang Jawa. dan kami hampir diserang penduduk. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang memiliki toko buku terkenal di Solo. kami selalu berkata. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. khususnya penduduk Cina. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. Tokonya dijarah). Dan Lina sendiri menjadi stress berat. atau hanya duduk diam-diam? Jawab: Dulu. bagaimanakah keluarga Mbak membantu orang Cina pada saat itu? Apakah keluarga Mbak membantu. pasar. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. Seisi tokonya dijarah penduduk. sampai saat ini. dan beberapa orang Arab dan Pakistan.” atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. namanya Toko Buku Sekawan. dia sendiri diperkosa. pengalaman Mbak sendiri apa pada saat itu? Jawab: Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. Tanya: Terus. Penjarahan juga ada di mana-mana. tidak sebanyak di kota Jakarta pada saat itu.dari kota Surakarta. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. semuanya dibakar.

Tanda tangan Mbak akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Mbak. dan kebetulan saat itu. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. menurut Mbak bagaimana pengalaman orang Cina telah mempengaruhi mereka dan Mbak sendiri? Jawab: Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. Orang Jawa dan orang Cina tidak mau saling menyapa dan bicara. dan juga pindah sekolah. Mereka sering dituduh kalau mereka adalah penyebab semuanya yang telah terjadi. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. saya dan keluarga saya ikut juga. Semisal seperti sebuah kasta. Kami menyatakan bahwa . Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. mereka benar-benar seperti berada di kasta yang paling rendah di antara semuanya. Terakhir. Tanya: Terus bagaimana pengaruh kepada orang Cina. ditutup untuk beberapa waktu.mungkin akan tiba-tiba terjadi. 2008 untuk tugas PERATURAN DAN KEKERASAN ANTI-TIONGHOA PADA SAAT REZIM SOEHARTO DAN HUBUNGANNYA DENGAN PANCASILA dan bukan rekaan. Dan juga sempat ada gap antara tetangga. Banyak gedung yang terbakar. Tanya: Terus. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 21 Oktober. saya minta Mbak menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. harga untuk mereka dipasang lebih tinggi dari biasanya. Demikian juga ketika di pasar tradisional. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo. Sekolah-sekolah. menurut Mbak? Jawab: Mereka sempat tersingkirkan. tidak ada orang. termasuk sekolah saya pun. dan juga pecahan kaca di mana-mana. dan dipojokkan di antara masyarakat. dan bukan rekaan. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. Lebih parah lagi. cuma bangkai mobil dan motor. Tanya: Terima kasih atas bantuan Mbak.

dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho.hasil wawancara itu. boleh digunakan oleh Pihak 1. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara Christopher Allen Woodrich Wahyu Apri Wulan Sari. dan lahir di Semarang pada tanggal 8 Juli 1983. Saya berusia 25 tahun. misalnya umur. untuk makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tapi tidak akan digunakan tanpa izin tertulis dari Pihak 2. yaitu catatan. Bolehkah saya minta nama lengkap Cicik dan curriculum vitae. Transcript Wawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Tanya: Selamat Siang. Saya bekerja sebagai secretary. ST 4. tempat dan tanggal lahir. Cicik. pewawancara Christopher Allen Woodrich. yang diwawancara Wahyu Apri Wulan Sari untuk tugas selain makalah tersebut. .

Bisakah Cicik menjelaskan? Jawab: Iya. Tanya: Terus. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Cicik melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Kejadiannya apa di Semarang? . Contohnya guru geografi di SMP saya (SMP Negeri 32. Jadi ada yang suka dan ada yang tidak suka.Tanya: Oke. terima kasih Cicik. Semarang. tahun 1996 1999). Namun. Kadang dari guru pun juga begitu membedakan atau mendiskriminasikan saya karena ada keturunan Chinese. Walaupun begitu. Contohnya. pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Cicik ada di mana? Jawab: Saya berada di Semarang pada saat itu. ada guru yang tidak mendiskriminasikan saya. termasuk dia mengetahui masalah saya dengan guru geografi tersebut. Dia menilai semua tugas saya dengan nilai yang menurut saya tidak adil karena menurut kebanyakan guru yang lain atau teman-teman saya hasil tugas saya itu mendapatkan nilai lebih dari yang dia berikan tetapi karena dia tidak suka dengan suku Cina dia memberi nilai yang kurang bagus. 25% Irlandia. bahkan pernah yang lain boleh berkelompok tapi saya harus mengerjakannya sendiri. yaitu guru BP atau Bimbingan Pelajar. Saya berkulit putih jadi sangat terlihat kalau saya keturunan Chinese. perlakuan dari teman-teman karena terlihat sekali perbedaan antara kami. Tetapi guru geografi itu selalu mempersulit saya dengan memberikan tugas yang lebih banyak dan berat dibanding teman-teman saya yang lain. Guru itu sangat baik pada saya karena dia sering mendukung dan memberikan bimbingan banyak hal kepada saya. dan 50% Prancis. Tanya: Terus. Apapun usaha saya dia tidak menilai saya secara sportif karena dia tidak suka pada orang yang keturunan Chinese. Jawab: Keturunan saya 50% Cina dan 50% Jawa. hal ini saya anggap karena guru itu sangat perhatian terhadap saya maka dia memperlakukan saya seistimewa ini yah hal ini untuk menghibur saya sendiri sehingga saya punya semangat untuk menghadapi beberapa hal yang terjadi dikarenakan diskriminasi tersebut. saya 25% German. Tanya: Terus dulu Cicik pernah berkata bahwa Cicik pernah mengalami ketidakadilan pada zaman sekolah.

namun saat itu beruntunglah saya tidak ada hal-hal yang terjadi pada saya. Saya tidak melihat kejadian ini dengan mata kepala saya sendiri.Jawab: Saya sedikit trauma dengan cerita-cerita dari teman-teman saya yang mengalami hal itu secara nyata. Kemudian. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya. hanya kami (keluarga saya) merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Banyak para gadis Cina diperkosa dan dibunuh sebagian dari keluarganya. Jadi tidur pun merasa harus terjaga. namun. Akan tetapi. seperti ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya.. Tanya: Terus. Jadi. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. dan kami merasa was-was di saat malam. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila seandainya sesuatu terjadi. Di Semarang banyak hal yang terjadi di luar. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. Teman saya di Jakarta dikejar-kejar gerombolan orang yang mengerikan pada saat pulang sekolah dan diperkosa. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalanan. kemudian cerita dari bos saya yang orang Taiwan pada saat itu dia awal berbisnis di Jakarta pun juga hampir jadi korban kesadisan mereka. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia.. Tanya: Pada saat itu bagaimana perasaan Cicik terhadap orang-orang yang melakukan kejahatan itu? Jawab: Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan mereka. pengalaman Cicik sendiri sampai sekarang apa? Sudah ada perubahan apa saja dalam hubungan orang Pribumi dengan orang Cina? .

Menurut Cicik. dan bukan rekaan. untuk hal selain makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tanpa izin tertulis dari Pihak 2. saling bekerja sama dalam bidang apa saja dan saling membantu sesama. apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki hubungan antara orang Pribumi dan orang Cina? Jawab: Saling tenggang rasa kepada sesama meski beda agama dan ras. itu membuat kami para suku Cina merasa sangat susah bergaul dengan orang Pribumi walaupun kami ingin disamakan dengan mereka.Jawab: Beberapa dari mereka bisa menerima kami sebagai orang Indonesia juga walaupun secara dokumentasi kami sedikit dipersulit dan harus membayar mahal ketika mereka menyadari kami dari bangsa Cina. Tanya: Terima kasih atas bantuan Cicik. pewawancara Christopher Allen Woodrich. Terakhir. yaitu catatan. 2008 dan bukan rekaan. Tanda tangan Cicik akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Cicik. tidak akan digunakan oleh Pihak 1. Kami berjanji bahwa hasil wawancara ini. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 17 November. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara . yang diwawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. saya minta Cicik menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. dan itu membuat para suku Cina sedikit khawatir dengan anak-anak mereka dan menyekolahkannya di sekolah khusus orang-orang Cina. dan juga saling menghargai untuk menghilangkan rasa diskriminasi. Tanya: Menurut Cicik bagaimana kekacauan dan diskriminasi yang terjadi kepada orang Cina pada saat rezim Soeharto mempengaruhi orang Cina? Bagaimana itu mempengaruhi Cicik sendiri? Jawab: Ya. Tanya: Terus satu pertanyaan lagi.

Papringan Yogyakarta 55281. Ontario. wafat 2004) Ricky Edward Boismier (lahir 1960. lahir 1964) Jean-Luc Mathieu Woodrich (lahir 1990) Kyle Aaron Woodrich (lahir 1995) Timothy Adam Woodrich (lahir 1996) Status : Nama ayah kandung : Nama ayah tiri : Nama ibu kandung : Nama saudara kandung: . 1989 Windsor. Indonesia Bertunangan Harry Walker Woodrich (lahir 1957.Christopher Allen Woodrich Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Biografi Penulis 1. Kanada Humanis Sekular Jalan Legi No. wafat 2008) Diane Marie Boismier (née Rivest. 5AA. Nama Tanggal Lahir Tempat Lahir Agama / Kepercayaan Alamat : : : : : Christopher Allen Woodrich 15 Maret.

Berbah 2009 – sekarang : Guru les bahasa Inggris 2010 : Pembaca puisi. Sejarah Pendidikan 2008 – 2011 : Kuliah di jurusan Sastra Indonesia di Universitas Sanata Dharma. Windsor. Puisi Pro. Windsor. Kanada 2007 : Kasir di Tim Horton’s. Windsor. Windsor.Nama saudara tiri : Christina Boismier (lahir 1984) 2. Kanada 2000 – 2001 : SD di Maryvale. Windsor. Kanada 2007 : Telemarketer di Family Vacation Centre. L. Tecumseh. Yogyakarta 2002 – 2006 : SMA di J. Pengalaman dan Aktivitas Organisasi 2007 – 2008 : Anggota tim bowling Price Chopper 2007 – 2009 : Anggota Mataram Hash House Harriers 2007 : Anggota komite perencanaan konser “Breakthrough our Sadness by Art. Kanada 3. Kanada 2004 – 2006 : Sukarela menjaga kantin sekolah J. Forster Secondary School. Kanada 2006 – 2007 : Marketing di Charmy Snow Ice Yogyakarta 2005 – 2006 : Kasir di Wendy’s. Forster 1996 – 1999 : Anggota Pramuka ‘Cub Scouts’ 1995 – 1996 : Anggota tim T-Ball . Windsor. L. Kanada 2001 – 2002 : SD di Children’s Achievement Centre. Windsor. Forster 2004 – 2005 : Anggota tim debat J. Kanada 2005 : Cleaning service dengan Ambassador Maintenance. Windsor. Pengalaman Pekerjaan dan Pengabdian 2010 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SLB Bhakti Kencana 2. Forster 2004 – 2006 : Anggota tim bowling J. Yogyakarta 2006 – 2007 : Ikut pertukaran pelajar Rotary International sebagai siswa di SMA Bopkri 1. L. L. L. Kanada 1999 – 2000 : SD di Regional Children’s Centre. Forster 2003 – 2006 : Sukarela menjual kartu bingo 2002 : Sukarela di Windsor Community Service sebagai perawat untuk orang catat mental 2001 – 2003 : Bekerja sebagai pengasuh anak 1997 : Bekerja mengirim katalog toko Sears 4. Windsor.” dengan SMA Bopkri 1 2005 – 2006 : Ketua komite perencanaan prom J. Kanada 1992 – 1999 : TK dan SD di St. Pro 2 RRI Yogyakarta 2010 : Guru bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Karanghargjo 2009 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SD Bhinneka Tunggal Ika National Plus School 2007 – 2008 : Tukang daging di Price Choppers. Antoine Elementary School.

L. : Menerima penghargaan dari Optimist Club of Saint Clair Beach .1994 – 1996 5. Forster Secondary School: penulis telah mencapai rata-rata nilai 80% atau lebih : Berbagai penghargaan untuk nilai terbaik. kehadiran. dsb. Penghargaan 2006 2002 – 2006 2002 – 2006 1999 : Anggota Pramuka ‘Beaver Scouts’ : Fundraiser terbaik di Bowl For Kids Sake 2006 : Honour roll di J.