1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Masalah Karya sastra bertitik tolak pada dunia nyata, termasuk karya sastra Indonesia. Pada waktu sastra Indonesia lahir, kekuasaan Belanda mewarnai semua aspek kehidupan; dengan demikian, karya sastra yang diterbitkan, seperti Sitti Nurbaya, di permukaan tampak pro-Belanda.1 Pada saat perang kemerdekaan, kemanusiaan dan semangat perjuangan tidak dapat terpisah dari kehidupan; demikian pula pada karya sastra, seperti dalam Jalan Tak Ada Ujung, yang mengutamakan tema kemanusiaan dan kemerdekaan. Setiap periode diilhami oleh peristiwa nyata.2 Demikian pula Putri Cina karya Sindhunata, yang diterbitkan pada tahun 2007. Akibat kekacauan ekonomi, pada tahun 1998 orang keturunan Cina dijadikan kambing hitam di seluruh Indonesia. Di Jakarta sendiri, dalam waktu tiga hari (dari tanggal 13 – 15 Mei 1998) sebanyak 1.217 orang tewas,3 152 wanita diperkosa,4 dan

1

Siregar, Bakri. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. 1964. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Hal. 31 – 32. Teeuw, A. Sastra Baru Indonesia I. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Edisi Pertama. 1980. Nusa Indah: Ende. Hal. 170 – 172. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.” 1998. Kompas. 14 Juli. Hal. 6.

2

3

4

2

ada kerugian material setidaknya Rp. 2,5 triliun.5 Sebagai akibat dari krisis ekonomi dan kerusuhan di “kota paling aman dan dijaga se-Indonesia,” akhirnya Presiden Suharto terpaksa mengundurkan diri.6 Kerusuhan ini menyebabkan hilangnya identitas dalam batin warga keturunan Cina, yang menjadi bingung: apa artinya nasionalitas, kalau tidak bisa Cina dan tidak bisa Indonesia? Putri Cina lahir sebagai tanggapan pertanyaan itu.7 Biarpun Putri Cina merupakan tanggapan atas pertanyaan identitas, novel itu tidak dapat dipisahkan dari peristiwa yang telah mengilhaminya. Novelnya penuh dengan peristiwa yang menjadi paralel kerusuhan Mei 1998, di antaranya kerusuhan yang menjadi alasan pembunuhan orang Cina, perkosaan wanita Cina,

ketidakmampuan pemerintah untuk mencegah kerusuhan, dan gara-gara yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejauh manakah Putri Cina mencerminkan realitas?

1.2 Perumusan Masalah Penelitian ini memecahkan tiga masalah, yaitu:

5

Setiono, Benny G. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Edisi Pertama. 2008. TransMedia: Jakarta. Hal. 1084. Tan, Mely G. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. 2008. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Hal. 212

6

7 Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11.

3

1.2.1 1.2.2 1.2.3

Bagaimanakah peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia? Bagaimanakah struktur novel Putri Cina karya Sindhunata? Bagaimanakah Kerusuhan Mei 1998 mempengaruhi Putri Cina karya Sindhunata?

1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini mempunyai tiga tujuan sebagai berikut. 1.3.1 Mendeskripsikan peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. 1.3.2 Mendeskripsikan struktur novel Putri Cina karya Sindhunata. 1.3.3 Mendeskripsikan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 terhadap novel Putri Cina karya Sindhunata.

1.4 Tinjauan Pustaka Dalam tinjauan pustaka telah ditemukan beberapa pembahasan Putri Cina karya Sindhunata. Pembahasan-pembahasan yang ditemukan ada yang merupakan skripsi/tugas akhir, esai dan resensi buku. Pembahasan pertama ditulis oleh Maria Hartiningsih berjudul “Pergumulan Menguakkan Identitas”. Tulisan ini merupakan resensi buku Putri Cina. Resensi yang diterbitkan di Kompas pada tanggal 23 September 2007 ini memberi sinopsis plot, serta membahas salah satu pesan novel, yaitu “Identitas Tunggal adalah Ilusi.”

Skripsi ini. Universitas Gadjah Mada.8 Dalam penulisan ini belum dijumpai pembahasan sosiologi sastra historis yang mendalam. tugas akhir ini diharapkan dapat membahas ilham dari sudut sosiologi sastra sejarahwi secara lebih dalam. Pemerkosaan terhadap perempuan etnis Cina juga terjadi waktu itu (hal 149-150). x. Sejarah kontemporer mencatat pengambinghitaman etnis Cina sejak tahun 1740 (hal 85-86). Babad Tanah Jawa. Cit. yang diselesaikan pada tahun 2008. Hal. drama “Jakarta 2039”. Purwono. Dedy. sajak-sajak Cina klasik. membahas Putri Cina dengan teori interteks. Teks lain yang kehadirannya dapat dilacak dalam novel Putri Cina yaitu Babad Jaka Tingkir. Maria. Skripsi. nampak kehadiran teks-teks lain dalam novel Putri Cina. Skripsi Dedy sebagaimana dikemukakan di inti sarinya: Berdasarkan teori intertekstual. . Op.4 Biarpun ada sedikit pembahasan interteks pada pembukaan dengan menjelaskan sedikit tentang Kerusuhan Mei 1998 dan pengaruhnya di dunia sastra. Kehadiran teks-teks tersebut saling berkaitan dan menetralisasi satu sama lain sehingga berhasil menambah kualitas novel Putri Cina sebagai sebuah produktivitas. Sementara.9 8 9 Hartiningsih. Ditemukan pula sebuah skripsi dari Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Gadjah Mada berjudul “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual” oleh Dedy Purwono. serta satu paragraf yang menarik keparalelan di antara dunia nyata dan dunia Putri Cina: Manusia terus mengulang sejarah itu dalam konteks politik yang berbeda-beda. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. 2008. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. dan novel Sam Pek Eng Tay.

cerita rakyat. Tulisan ini bertujuan mengungkapkan adanya rekonsilasi pasca konflik lewat imajinasi historis dalam karya terbaru Sindhunata Putri Cina (2007). Pesan ini dikemas menggunakan narasi tentang peperangan. 40. dan pengambinghitaman dengan mengangkat sejarah. Sementara. 1. mitos. tugas akhir ini akan mencari pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam karya Putri Cina dengan menggunakan teori sosiologi sastra.10 Tulisan Novita Dewi ini menggunakan sosiologi sastra sejarah. Hal. 1 Maret 2008. dosen Kajian Bahasa Inggris (Pascasarjana) di Universitas Sanata Dharma. folklor.5 Skripsi tersebut bertujuan untuk mencari interteks di antara Putri Cina dengan karya sastra lain. . balas dendam. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. Sementara. Rekonsilasi akan pesan perdamaian ditunjukkan melalui menerimanya tokoh akan ketidakjelasan identitasnya. menulis makalah mengenai bagaimana Putri Cina melambangkan usaha untuk rekonsilasi masyarakat pasca-Kerusuhan Mei 1998. Novita Dewi.5 Landasan Teori 10 Dewi. Rekonsilasi dan peran perdamaian ini dibayar oleh cinta dan kematian. Sementara. Novita. Sebagaimana dinyatakan dalam abstraknya. dan realitas politik modern yang menggarisbawahi kengerian dan kesiasiaan perang antarsaudara. tugas akhir ini mengutamakan teori sosiologi sastra sejarah dan dimaksud untuk menemukan ilham-ilham Putri Cina. 6 No. dan politik untuk menunjukkan bagaimana novel Putri Cina merupakan sebuah usaha untuk merekonsiliasi suku pribumi dengan orang keturunan Cina.

penelitian ini akan menelusuri sudut pandang naskah. dan mahatahu (mengetahui keadaan dan pikiran semua tokoh). yakni perkenalan. puisi maupun drama. Nyoman Kutha.1 Teori Strukturalisme Teori strukturalisme dalam sastra merupakan pengertian struktural terhadap sebuah karya sastra. maka sudut pandangnya disebut orang pertama. Sudut pandang merupakan bagaimana suatu cerita disampaikan. alur cerita. ada juga 11 Ratna. dan tema. perkembangan konflik. 1.11 Alur cerita (plot) adalah apa yang terjadi dalam cerita. Berdasarkan strukturnya. Hal. Teori. Apabila cerita disampaikan dengan menggunakan nama tokoh dan narator yang mempunyai kedudukan di luar cerita. Walaupun secara umum kelima bagian tersebut berurutan. Sudut pandang orang ketiga ini dapat dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu terbatas (hanya mengetahui beberapa tokoh saja). Pustaka Pelajar: Yogyakarta. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. baik prosa. Alur ini dibagi dalam lima bagian.6 Dalam tugas akhir ini akan digunakan dua teori. Apabila disampaikan dengan “aku-an” (tokoh utama ialah si “Aku”). latar. 319 – 320 . penokohan. Cetakan 1. munculnya konflik. maka naskah mempunyai sudut pandang orang ketiga atau “dia-an”. yaitu teori strukturalisme untuk memahami novel Putri Cina dan teori sosiologi sastra untuk memahami hubungannya dengan Kerusuhan Mei 1998. Metode. 2004. klimaks dan penyelesaian.5.

240 – 243. Ratna. baik secara sempit (misalnya jam tiga siang). Stories and Scripts. Op.14 Tema adalah pembahasan terhadap hal-hal mendasar dalam naskah yang merupakan perjuangan universal. 171. Latar sosio-budaya adalah keseluruhan adat dan kebudayaan di tempat dan waktu di mana cerita terjadi. antagonis (penghambat protagonis). Obstfeld. 115. OH: Writer's Digest Books. seperti ‘yang baik mengalahkan yang jahat. 2002 Cincinnati.7 karya yang menggunakan urutan yang berbeda. Obstfeld. dan latar sosiobudaya. Raymond. baik secara sempit (misalnya istana presiden) maupun luas (misalnya Jawa Barat). 65. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Latar tempat adalah ruang lingkup di mana cerita terjadi. Hubungan di antara para tokoh dapat menyebabkan dan menyelesaikan konflik. Hal. 65. Hal.’15 12 13 Ibid. yaitu latar tempat. Latar waktu adalah kurun waktu di mana sebuah peristiwa itu terjadi. 1. Hal. 1. Cit. Ada tema klasik. maupun luas (misalnya tahun 1998). dan tritagonis (pembantu protagonis dan / atau antagonis). yaitu protagonis (pelaku/pendorong cerita).13 Penokohan adalah perkembangan tokoh-tokoh dalam cerita. 171. 318. Hal. dengan menggunakan teknik seperti flashback untuk mengembangkan cerita.12 Latar terdiri dari tiga bagian. 14 15 . Cit.’ dan ada juga yang lebih jarang digunakan seperti ‘yang jahat mengalahkan yang baik. Nyoman Kutha. Op. Ada tiga jenis tokoh. 115. Raymond. latar waktu.

penokohan. Semua aspek saling melengkapi.18 16 17 18 Ratna. Nyoman Kutha. hanya dapat mempunyai arti apabila dijelaskan dari mana asal-usulnya dan untuk siapa dimanfaatkan. pembaca. baik pengarang. Hal. sosiologi sastra berusaha untuk memahaminya dalam konteks kebudayaan itu. and the Study of Literature. karya sastra. Cit. Hal. Op. Ibid. Hal. Hal. . 338. 5. Linguistics. Op. yang merupakan suatu sistem simbol. Penelitian yang tidak memperhatikan ini tidak dapat menjelaskan karya sastra dengan sesungguhnya. yang akan dijadikan acuan ialah plot.5.2 Teori Sosiologi Sastra Sosiologi sastra (juga disebut sosiokritik) adalah ilmu sastra interdisiplin (ilmu sastra dengan ilmu sosiologi)16 yang dipicu sebagai tanggapan atas kekurangan teori strukturalisme. 332. sementara sudut pandang akan disinggung pada Bab III tapi tidak didalami pada Bab IV. Structuralist Poetics: Structuralism. Oleh karena dipercaya bahwa karya sastra harus dipahami sebagai satu aspek kebudayaan yang melengkapi kebudayaan lain. 1. maupun interteks. Routledge & Kegan Paul: London. Jonathan. Cit. latar. dalam Ratna.8 Dalam penelitian ini. 1977.17 Menurut Jonathan Culler. dan tema. artifak. Culler. Nyoman Kutha. 337.

kedudukan karya sastra adalah sebagai berikut. Karya sastra ditulis oleh pengarang. Cit. sehingga paling mudah dipahami. Kedua. Nyoman Kutha.20 Walaupun demikian. Ibid. menyerap aspek-aspek kehidupan yang terjadi dalam masyarakat. Medium karya sastra. yang dengan sendirinya telah mengandung masalah-masalah kemasyarakatan. Hal. Di bawah ini dijelaskan berbagai aspek teori sosiologi sastra. Menurut Nyoman Kutha Ratna. bahasa yang digunakan cenderung bahasa sehari-hari. serta paling luas. . 331. baik lisan maupun tulisan. Karya sastra hidup dalam masyarakat. baru ada buku teks yang diterbitkan pada tahun 1970. teori sosiologi sastra dinyatakan lebih mudah dipergunakan untuk prosa. disalin oleh penyalin. 335 – 336. 1. ini terjadi karena beberapa hal. perkembangannya sudah pesat. Ketiga subjek itu adalah anggota masyarakat. diceritakan oleh tukang cerita. dipinjam melalui kompetensi masyarakat. yang pada gilirannya juga digunakan masyarakat. khususnya novel. Menurut Nyoman Kutha Ratna. Hal. Pertama. 19 20 Ratna. 2. Biarpun dinyatakan telah lahir pada abad kedelapan belas. novel menampilkan unsur-unsur cerita yang paling lengkap. Op.19 Sosiologi sastra dianggap teori yang baru. 3.9 Dalam penerapannya.

dengan pengertian kebudayaan itu.22 Menurut Nyoman Kutha Ratna. Masyarakat jelas sangat berkepentingan terhadap ketiga aspek tersebut. . karya sastra selamanya milik masyarakat yang melahirkan pengarangnya. Hal. 333 – 334. Selama hidup pengarang. Pengarang. setelah kematiannya pengarang tunggal itu diganti dengan pengarang jamak. artinya. karya sastra adalah hakikat intersubjektivitas. Namun. bahkan juga logika. 333. Sama dengan masyarakat.10 4. Pembaca. dalam karya sastra terkandung estetika. 1. dan tradisi yang lain.21 Dengan demikian. 5. yaitu masyarakat yang melahirkan situasi sosio-budaya 21 22 Ibid. menggali kebudayaan masyarakat lalu memasukkan kebudayaan itu dalam karyanya. Hal. dengan pengetahuan intersubjektivitasnya. sebagaimana dijelaskan di bawah. 2. Apabila pembaca tidak memahami atau berasal dari kebudayaan itu. menurut Nyoman Kutha Ratna kekayaan karya sastra terjadi karena dua hal. agama. adat-istiadat. Ibid. Berbeda dengan ilmu pengetahuan. sangat susah untuk karya sastra berhasil mengesankan pembaca. etika. Keberhasilan pemasukan kebudayaan itu bertitik tolak pada kemampuan pengarang dalam melukiskannya. memahami apa yang dibaca dengan kaca mata budaya itu. masyarakat menemukan citra dirinya dalam suatu karya. dia dapat diakui sebagai pengarang karya sastra.

agama. prioritas dalam penelitian sosiologi sastra adalah karya sastra sendiri. 24 Sebagai ilmu interdisiplin antara ilmu sastra dan sosiologi. Ratna. Hal. Op. Cit. dan politik. filsafat. atau sistem kebiasaan dan pikiran umum di masyarakat itu yang sudah pasti akan dipahami pembaca. Op. sebagai berikut: 23 24 337. sosiologi sastra juga menerapkan berbagai aspek kebudayaan. 5. Hal. 25 Ibid. antara lain sejarah. dalam Ratna.11 yang mewarnai karya sastra. 336. Apabila karya sastra diharapkan untuk dibaca. Namun. Culler.25 Ada tiga macam model penelitian karya sastra yang dapat digunakan seorang peneliti. harus termasuk horison harapan pembaca. Op. Hal. dipahami. . Nyoman Kutha. Menurut Jonathan Culler. dan dinikmati masyarakat.23 Pernyataan serupa dinyatakan oleh ahli ilmu sastra lain. Nyoman Kutha. Hal. Cit. Cit. ekonomi. dengan ilmu-ilmu lain sebagai ilmu pembantu. 339. Pengarang jamak ini yang dinamakan pengarang implisit. tidak ada karya sastra yang berasal dari pikiran yang benar-benar independen yang dapat dimengerti oleh masyarakat luas. Jonathan. Tidak ada karya sastra yang merupakan hanya hasil dunia batin pengarang sendiri.

artikel koran.12 1. antara lain buku sejarah. Untuk data tentang Kerusuhan Mei 1998.6 Metode Penelitian 1.26 Dalam penelitian ini. Model ini mudah diterapkan dengan cara yang salah. 3.1 Metode Pengumpulan Data Untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan di atas. tetapi dengan cara menemukan hubungan antarstruktur. digunakan dua metode. Menganalisis karya dengan tujuan untuk memperoleh informasi tertentu. Hal.6. aspek sosiologi sastra yang akan diteliti adalah sejarah. akan digunakan sumber sekunder. 2. Menganalisis masalah-masalah sosial yang terkandung di dalam karya sastra itu sendiri. dengan menggunakan model ketiga. 340 . diperlukan data yang cukup mengenai Kerusuhan Mei 1998 beserta unsur intrinsik novel Putri Cina. sehingga karya sastra menjadi objek kedua. kemudian menghubungkannya dengan kenyataan yang pernah terjadi. dilakukan dengan menggunakan disiplin tertentu. 1. Sama dengan di atas. yaitu kajian pustaka dan wawancara. Sementara. untuk 26 Ibid. bukan aspek-aspek tertentu. dan novel. Untuk pengumpulan data itu. artikel majalah.

6. . akan digunakan tiga metode analisis data. yang menggunakan teori strukturalisme. 1. dengan menarik kesamaan di antara kenyataan sejarahwi dan keterjadian dalam novel.13 data mengenai perasaan dan pengalaman orang. untuk Bab 4. Untuk Bab 2. akan digunakan metode komparatif. yang bersifat sejarah kuantitatif/kualitatif.6. 1.3 Metode Penyajian Data Data akan disajikan secara deskriptif. yang berusaha untuk menghubungkan keterjadian pada Kerusuhan Mei 1998 dengan keterjadian dalam novel Putri Cina. dengan kesimpulan ditarik dari deskripsi itu. Sementara. akan digunakan metode wawancara supaya perasaan dan pengalaman korban lebih menonjol. akan digunakan metode analisis objektifdeskriptif. akan digunakan metode historis deskriptif agar apa yang terjadi dapat dikemukakan dengan jelas. sesuai dengan filsafat dasar teori strukturalisme bahwa tidak ada unsur di luar karya sastra yang berperan dalam pembentukan karya sastra tersebut. Untuk Bab 3.2 Metode Analisis Data Oleh karena ketiga masalah yang akan dipecahkan dalam tugas akhir ini mempunyai sifat yang sangat berbeda.

subbab empat menceritakan garis besar kerusuhan di kota lain dan subbab lima menjelaskan dampak kerusuhan itu dalam batin warga Cina. Bab ini akan dibagi menjadi lima subbab.7 Sistematika Penyajian Tugas akhir ini akan dibagi menjadi lima bab dan tujuh belas subbab. subbab dua menceritakan peristiwa di Jakarta. di antara lain artikel majalah. yang berfungsi sebagai pengantar. buku sejarah. artikel koran. 1. Sumber primer dalam bentuk wawancara digunakan untuk mengetahui emosi yang terasa oleh korban kerusuhan. sementara sumber tersier dalam bentuk kamus digunakan untuk penerjemahan istilah-istilah asing.14 1. Bab ini dibagi menjadi tujuh subbab dan menjelaskan latar belakang masalah. .4 Sumber Data Sumber data yang utama digunakan untuk penelitian ini adalah sumber sekunder (sumber pustaka). teori yang digunakan. Bab satu adalah pendahuluan. dan sistem penyajian. subbab tiga menceritakan peristiwa di Surakarta. masalah.6. ditarik dari berbagai sumber sekunder dan hasil wawancara pribadi. buku sosial. Sementara. untuk keperluan tertentu digunakan sumber primer dan sumber tersier. dengan subbab pertama menjelaskan penyebab Kerusuhan Mei 1998. Bab dua berfungsi sebagai informasi yang menjelaskan Kerusuhan Mei 1998. dan skripsi. tujuan dan metode penelitian.

Bab ini akan dibagi dalam lima subbab. dan tema. penokohan. Bab ini akan terdiri dari hasil kajian interteks. Setiap subbab akan merupakan penjelasan salah satu aspek struktur Putri Cina. Bab terakhir adalah penutup. latar cerita. Dengan penyamaan ini dapat ditarik kesimpulan bagaimana Putri Cina dipengaruhi Kerusuhan Mei 1998. Bab ini akan berisi kesimpulan dan saran dari penelitian. yaitu sudut pandang. Bab empat mengemukakan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam Putri Cina. . yaitu antara penelitian pustaka dan unsur-unsur cerita. alur cerita.15 Bab tiga adalah kajian struktural Putri Cina.

2. Pada tanggal 13 Agustus 1997 harga tukar rupiah sudah sampai nilai terendah yang pernah ada sampai saat itu. Itu menyebabkan nilai tukar mata uang negara tetangganya.682 per dolar AS. seperti ringgit dan rupiah. Semakin hari harga tukar rupiah menjadi semakin rendah. Sebagian besar mata uang di Asia Selatan-Timur menjadi lemah. termasuk rupiah. Walaupun pemerintah Indonesia dapat pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF). pemerintah Thailand memutuskan mengembangkan nilai tukar baht.1 Latar Belakang Kerusuhan yang terjadi pada bulan Mei 1998 adalah akibat dari krisis moneter yang telah terjadi di Asia Selatan-Timur mulai di Thailand pada bulan Juli 1997. dan harga barang dan keperluan dasar seperti nasi menjadi semakin mahal.16 BAB 2 KERUSUHAN MEI 1998 DI INDONESIA 2. dengan harga tukar sebanyak Rp. bergoyang. Pada saat itu. tarik-menarik di antara pemerintah Indonesia dan IMF membuat situasi di Indonesia menjadi semakin .

Kemudian. 1998 di Kampus Institut Teknologi Bandung. sampai pada Maret 1998 situasi ekonomi di Thailand dan negara-negara lain sudah mulai menjadi lebih baik. dan hampir setiap hari berlangsung demonstrasi mahasiswa-mahasiswi. Hal. Setelah itu aksi keprihatinan menjadi semakin besar. Hal. Kompas: Jakarta. 83 – 84. TransMedia: Jakarta.29 Demonstrasi semakin hari menjadi semakin terbuka anti-pemerintah. mulai pada bulan Januari 1998 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang berpartisipasi dalam aksi-aksi keprihatinan mulai bertambah sampai ratusan orang. 2008.28 Akhirnya aksi-aksi keprihatinan terus meluas sampai ke seluruh kota besar di Indonesia. juga ada dosen dan alumni yang mulai terlibat. dan itu hanya di kampus mereka saja. seperti aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Indonesia pada tanggal 25 dan 26 Februari dan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada pada bulan Maret 1998. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Benny G.17 buruk. Contohnya. 2008. 1082. Edisi Pertama. 78 – 83. Hal. tetapi situasi di Indonesia menjadi semakin buruk. aksi keprihatinan ini disusun oleh lebih dari 500 mahasiswa-mahasiswi. Setiono. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. pada aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada sebuah 27 Luhulima. Aksi keprihatinan besar pertama terjadi pada tanggal 16 Januari. James.27 Kehancuran ekonomi ini tidak dapat diacuhkan oleh masyarakat. 28 29 . Ibid. Pada tengah dan akhir tahun 1997 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang melakukan aksi keprihatinan.

Akhirnya pada tanggal 18 April 1998 terjadi sebuah dialog antara pemerintah dan tokoh masyarakat. Menteri Pertahanan dan Keamanan / Panglima ABRI (Menhankam/Pangab) Jenderal Wiranto mengajak masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dalam dialog. Namun. Op. Kemayoran. Soeharto menyatakan bahwa. Namun. Setelah mengumumkan itu. pada awalnya senat mahasiswa-mahasiswi menolak ajakan berdialog. 84 – 86. cendekiawan. walaupun Menhankam/Pangab menganggap dialog itu sukses. Cit. tetapi di antara semua ini rezim Soeharto memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan tarif dasar listrik.30 Awal Mei 1998 suasana di Indonesia masih sangat kacau.18 boneka kertas Presiden Soeharto yang setinggi dua meter dibakar. Hal. dan apabila harganya tidak dinaikkan. keadaan akan lebih berat lagi. James. sesungguhnya. marak-marak seperti ini tidak jarang berlanjut menjadi bentrokan antara mahasiswa-mahasiswi dan aparat keamanan. sejumlah senat mahasiswa-mahasiswi tidak hadir dan. . 30 Luhulima. Agar masyarakat bisa lebih tenang dan mahasiswa-mahasiswi bisa kembali belajar tanpa melakukan aksi keprihatinan lagi. Aksi mahasiswa-mahasiswi menjadi semakin luas. dan mahasiswa-mahasiswi di Gedung Niaga Arena Pekan Raya Jakarta. harga BBM sudah lama mau dinaikkan tetapi situasi sampai saat itu belum memungkinkannya. penuh dengan rasa takut dan ragu. sebenarnya dialog antara pemerintah dan senat mahasiswa-mahasiswi itu tidak menyurutkan niat para mahasiswa-mahasiswi untuk terus menggelar aksi-aksi keprihatinan dan mimbar bebas.

menyebabkan ribuan orang tewas se-Indonesia. kehancuran harta yang bernilai triliunan rupiah. yaitu Kapten (Inf. tanggal 12 Mei 1998.) Ali. Selain Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana ada satu pihak keamanan lain yang tewas setelah menjadi korban pemukulan mahasiswa-mahasiswi. dan memaksa Soeharto mengundurkan diri. Ibid. Heri Hartanto. Kepala Seksi Intelijen Komando Distrik Militer Bogor.31 Korban dari aparat keamanan pertama dalam kekacauan dan aksi-aksi keprihatinan ini ialah Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana. suasana menjadi semakin kacau. ditembak mati setelah mahasiswa-mahasiswi mulai kembali ke kampus setelah melakukan aksi 31 32 Ibid.19 Presiden Soeharto berangkat ke Kairo. setelah dihajar kepalanya dengan batu sampai pingsan oleh mahasiswamahasiswi saat dia mengamankan protes mereka di Kampus Universitas Djuanda (Unida) di Bogor. Hendriawan Sie. Mesir untuk hadir di Konferens Tingkat Tinggi G-15. .32 Kedua kematian itu menyebabkan pihak keamanan menjadi semakin keras terhadap mahasiswa-mahasiswi yang melakukan demonstrasi. hingga tiga hari kemudian terjadi sebuah tragedi yang. tanggal 9 Mei 1998. empat mahasiswa dari Universitas Trisakti yang memprotes situasi ekonomi dan rezim Soeharto. Hal. setelah semua sudah berakhir. yaitu Elang Mulia Lesmana.00. Setelah dia pergi. 108 – 111. Kepala Satuan Intelijen Kepolisian Resor Bogor. Pada pukul 17:20. dan Hafidhin Alifidin Royan. dia tewas di Rumah Sakit Ciawi pada pukul 16. 111 – 112.

Setiono. Reka Ulang Kerusuhan Mei 1998. Op. 112 – 113. 1083. 2005. Hal. Ester Indayani dan Raymond R. Benny G. Hal. sekitar pukul 11:00 WIB daerah itu ramai dengan mahasiswa yang berduka cita atas kematian rekan mereka. terlihat massa terus bertambah.2 Kerusuhan di Jakarta35 2. Pada tanggal 13 Mei. aksi tersebut diarahkan oleh provokator dan kemudian menjadi aksi rasialis anti-Cina.2. 11 36 .36 Di luar kampus. Simanjorang.33 Pelaku aksi keprihatinan kembali ke halaman kampus Trisakti pada tanggal 13 Mei untuk memprotes kezaliman penguasa militer yang telah menembak mahasiswa-mahasiswi yang tidak bersenjata. Jusuf. Namun. Ada aparat keamanan terlihat berkumpul di bawah jembatan layang Kuningan. dan berhasil membunuh empat di antaranya. memberi dukungan reformasi yang dipelopori mahasiswa.34 2. lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. Tim Solidaritas Kasus Kerusuhan Mei 1998: Jakarta. Setelah 33 34 35 Ibid. Ada pula beberapa tokoh politik dan masyarakat berkumpul melakukan orasi.20 keprihatinan tanpa senjata dan secara teratur.1 Secara Umum Kerusuhan mulai tersebar dari dekat kampus Universitas Trisakti. Cit. memperhatikan massa. Untuk gambaran tersebarnya kerusuhan dan penganiayaan. Ada banyak karangan bunga tanda simpati.

bahkan ke Tangerang dan Bekasi. Hal. dan bersorak sambil merusak. Gatra. misalnya “Bakar Citraland!”40 Provokator ini kadang-kadang malah membuat perusuh lain menjadi korban. massa mulai menyebar ke arah Roxy. remaja- 37 38 Ibid. “Di Ujung Aksi Damai. sedangkan orang tua menjarah kesukaan mereka. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. dan membakar. Forum Keadilan. dan Andi Zulfikar Anwar.21 mahasiswa menolak bergabung dengan massa. Jalan Daan Mogot. Hidayat Gunadai. menjarah.39 Massa dikendalikan oleh provokator yang dicurigai merupakan anak buah dari aparat dengan persuasi. Massa ini sangat bersemangat melakukan kerusuhan ini. 23 Mei. Tomang. 1 Juni Sumbogo. ratusan ibu-ibu. mereka beteriak. kanakkanak menjarah gula-gula. dan permainan. Hal. permen.. Jalan S. yang diperkirakan dua juta orang. Hal.” 1998. 15. dan Tim Forum. Ibu-ibu dan bapak-bapak menjarah barang untuk keluarga. Sumbogo. coklat. Priyono B.. 24 – 31. remaja-remaja menjarah barang elektronik seperti compact disk dan televisi. Munawar. Chailil. 23 Mei. Cit.37 Kerusuhan yang mulai dekat Trisakti ini akhirnya sampai ke seluruh Jakarta. dan Citraland.38 terdiri dari orang dari semua segi kehidupan.” 1998. bertepuk tangan. Hidayat Gunadai. Op. Massa perusuh. Setelah massa bubar terjadi pembakaran di berbagai lokasi yang dilewati. Parman. 24 – 31 39 40 . Priyono B. dan Andi Zulfikar Anwar. Contohnya.

Op. Kompas. Hidayat Gunadai. dan sesedikitnya 259 orang tewas dalam kasus-kasus tersebut. Priyono B. 43 44 45 . 1 “Pembunuhan besar-besaran thd suatu bangsa” Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Setiono. 14 Mei. Hal. sebagian besar orang berkuasa hanya diam. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan. Hal. 1083. dan anak-anak diprovokasi untuk menyerbu beberapa mal dan menjarah barang-barang.45 Selama tiga hari kerusuhan ini terjadi (13 – 15 Mei 1998). 2009. tetapi kemudian menjadi korban pembakaran ketika provokatorprovokator membakar mal atau pertokoan tersebut. Benny. Hal. Cit. Yang bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di 41 42 Setiono. Cit. 23 Mei. 1087.41 ini terjadi di Yogya Plaza dan Department Store Klender. Op. Sumbogo. Ahmad dan Maria Hartiningsih. Glodok Plaza. 24 – 31. Gramedia: Jakarta. dan Yogya Department Store Klender. 1083 – 1084. G. Demikian juga ribuan kendaraan bermotor yang menjadi bangkai karena dibakar dalam pogrom43 anarkis itu. juga ditarget dan menjadi korban perusuhan ini. Hal. Arif. Demikian juga sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci. yang milik Sudono Salim. dan Andi Zulfikar Anwar. ribuan toko dan rumah yang milik warga etnis Cina dijarah dan dibakar. Benny G..42 Pada umumnya target kerusuhan ini adalah orang Cina. Edisi Keempat. Cit.” 2008.44 Kantor-kantor Bank Central Asia. Hal. Op.22 remaja.

Benny G. walaupun ada orang yang tewas dan dikorbankan di sekitarnya. 122. Op. aparat keamanan disuruh menyelesaikan kerusuhan itu sendiri. Demikian juga Panglima ABRI Jenderal Wiranto. Cit. Akhirnya. 46 dan mengutamakan persiapan upacara serah terima jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad di Malang tanggal 14 Mei. karyawankaryawan di berbagai toko dan perusahaan lain seperti Pusat Perkulakan Goro membiarkan massa membawa pulang barang.48 Setelah kekacauan anarkis selesai. Mobil polisi dikejar. 1084. Luhulima. dan di satu kasus ada truk yang dikendarai dengan kecepatan tinggi agar truk tersebut dibenturkan ke pos polisi. merusak. Hal.23 Jakarta. Jakarta kelihatan seperti zona perang. 46 47 48 Setiono. dan polisi ditimpuki. Ibid. asal mereka tidak membakar gedung. James. Oleh sebab itu.47 Ketika aparat keamanan berusaha untuk mencegah aksi massa. terjadi pemberontakan yang besar. Cit. Hal. . 24 – 31. yang melepas tangan. 1998. dan membakar sepuasnya. Batu dilempar ke arah aparat keamanan. tetapi akhirnya mereka tidak mampu menenangkan masyarakat dan para perusuh tidak bisa dihentikan. Hal. massa perusuh dibiarkan menjarah. tidak melakukan apa pun untuk mencoba mengatasi anarki yang terjadi pada saat itu. yaitu Kapolda Metro Jaya Mayjen Hamami Nata dan Pangdam Jaya Mayjen Sjafrie Sjamsuddin. Aparat keamanan membalas dengan tembakan ke udara. Op.

49 sudah diakui bahwa jumlah korban dan kerugian tidaklah sedikit. dan 1. Hidayat Gunadai. 2. Priyono B. Benny G. Cit. 387 kantor. 23 Mei. Cit.52 Jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang. 16 Mei.604 toko.. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. Cit. dan Andi Zulfikar Anwar. Hal. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. dengan 15 di antara mereka yang tewas. Hartiningsih. 45 bengkel. 49. 24 – 31. Hal.51 Namun.” 2008. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. Setiono. 826 sepeda motor. Maria. dijarah.53 Semua ini menjadi sangat mengejutkan untuk warga Jakarta. ada lebih dari seribu orang tewas. dalam Sumbogo.217 orang. 9 SPBU.5 triliun.119 mobil. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga. 52 53 . 2. 1. Harsanto. Hal. dan Ahmad Arif. Kompas. atau USD 238 juta. 40 mal.” Op. Sekitar 13 pasar.026 rumah dirusaki. sekarang jumlah korban yang tewas diperkirakan mencapai 1. 1. Op.24 Biarpun jumlah korban dan kerugian tidak disetujui oleh para analis.479 rumah toko.50 Menurut Kompas. karena ketika ada protes-protes di kota lain para pemimpin sangat tegas menyatakan bahwa Jakarta 49 50 51 Lihat Lampiran 2. Damar. Menurut The Jakarta Post. pada tahun 1998 jumlah korban yang tewas diperkirakan di antara 200 dan 500 orang. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikitsedikitnya Rp. Op. 1084.

00 WIB [Pen. . massa menyerang pelajar dengan menggunakan kayu. Kemudian massa mulai berdatangan. Warga mengusir karena takut merugikan warga. Sekitar pukul 12. Jakarta Timur. tapi badannya besar-besar dan wajahnya tua-tua. Sampai di stasiun Klender. Hal. 54 Tan. Mely G. terjadi perkelahian antar pelajar di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai. atletis. Cit. Tidak berapa lama kemudian terlihat ada yang mulai membakar ban bekas di depan plaza.25 adalah “kota yang paling aman dan dijaga se-Indonesia.” Oleh sebab itu. Pelajar yang diserang lalu lari masuk ke arah Yogya Plaza. Kemudian banyak orang lari-lari sambil berteriak ‘Serbu Yogya! Serbu Yogya!’. Sekitar 30 pelajar masuk pemukiman Kampung Jati. tanggal 14 Mei]. ada yang bertato. dan berambut cepak. Pada saat yang hampir bersamaan terlihat seorang berpakaian polisi berdiri di atas Jalan Layang Klender mengamati tawuran antar pelajar itu. kira-kira 20 orang berdiri di situ. Segera setelah komando itu. Op.2. Serang!’ Mereka memiliki ciri berbadan cukup tegap. Kesaksian lain menyebutkan sebelumnya keadaan sekitar Yogya Plaza belum terjadi apa-apa. belum ada yang siap.54 2. sebagai studi kasus bagaimana kerusuhan dijalankan. Kesaksian lain lagi menyebutkan adanya kelompok pemuda dan pelajar yang seolah-olah bertengkar untuk mengundang massa. beberapa orang dari kelompok massa tersebut berteriak ‘Serang. Terlihat banyak yang pakai seragam sekolah. Banyak massa yang ikut menjarah. Kemudian mereka lari ke arah Klender. baik warga maupun aparat keamanan. 212. di dekat persimpangan Yogya Plaza terlihat sekelompok massa. untuk menghindari kerusuhan itu. Mereka terlihat saling melempar batu di Jalan Layang Klender. batu dan batangan besi. Ketika para pelajar itu melewati mereka. Mereka menyerbu Yogya Plaza sambil membuka pakaian seragam sekolah.2 Kerusuhan dan Penjarahan Dapat digunakan penjarahan Yogya Plaza di Klender. Banyak orang terlihat mondarmandir mengambil barang jarahan.

Setelah ledakan. melambaikan tangan ke orang-orang yang tadi membawa jirigen. supir dan 2 orang lain di truk. Sekitar pukul 21. melihat sekitar 50 orang turun dari dua buah truk yang datang dari arah Pondok Kopi ke Yogya Plaza sambil membawa jirigen dan terlihat ada yang memimpin dengan menggunakan HT dan berkaca mata. lainnya berpotongan rambut biasa saja. kemudian terdengar ledakan keras dari belakang Yogya Plaza. Mereka berpakaian preman. Dalam keadaan panik.15 WIB. ada yang menggunakan seragam SMA. kemudian disiram dengan bensin (dari jirigen) dan dibakar. Terlihat ada orang melempar jirigen di lantai satu. berbaju singlet dll. Saat itu saksi mata sudah melihat asap tebal mulai keluar dari Yogya Plaza. terlihat banyak orang dari lantai 4 turun dengan menggunakan tambang tersebut. Truk tersebut mengangkut kira-kira 50 orang yang berpakaian macam-macam (berpakaian seragam sekolah. Sekitar pukul 15. Warga . sehingga anak-anak dan yang lainnya tidak dapat keluar menyelamatkan diri.30 WIB. salah seorang warga melihat sebuah truk besar berplat merah berwarna orange masuk ke lokasi Yogya Plaza. banyak juga orang melompat ke bawah. Akibat banyak orang menjadi terluka dan meninggal dunia.. tetapi beberapa saat kemudian mereka kembali ke truk dengan tangan kosong.) Saksi mata melihat orang-orang tersebut saling mengenal.26 Sekitar pukul 15.30 – 17. Terlihat juga ada yang mengumpulkan segala macam barang menjadi satu. Mereka sepertinya saling mengenal satu sama lain dan mendapat perintah dari supir dan satu orang yang duduk di samping supir. .00 – 15. [di] lantai dua bangunan terlihat banyak orang terjebak dan berusaha keluar. Beberapa di antara mereka berambut cepak. Tidak diketahui apa yang mereka kerjakan. Kejadian itu terbuka dan banyak orangorang mengamati hal yang sama.. Setelah orang-orang tersebut berada di Yogya Plaza. Warga yang menyaksikan melihat bahwa isi jirigen tersebut adalah bensin. Dari luar bangunan terlihat banyak orang melambai tangan meminta tolong dari lantai 4 gedung. Mereka masing-masing membawa jirigen berwarna putih dan berlari ke arah Yogya Plaza. Warga kemudian mengambil tali tambang dari kain iklan film di bioskop Yogya Plaza untuk diulurkan dengan bambu ke lantai 4.00 WIB di sekitar Yogya Plaza hujan turun dan api mulai padam. Sekitar pukul 15. Orang-orang tersebut kemudian kembali ke truk dengan tangan kosong dan meninggalkan lokasi.30 WIB. Api sudah membesar dan asap tebal menghalangi pandangan. Ciri-ciri orang-orang yang datang dengan truk berwarna orange tersebut adalah berbadan tegap dan berumur kira-kira 20 – 30 tahun. Diketahui kemudian ternyata ada yang mengunci lantai 2.

terlihat kawat dikaitkan ke pintu rolling door. Warga lain. melihat pintu rolling door dalam keadaan terkunci gembok dan pintu masuk dihalangi oleh kawat yang diikat ke pintu rolling door dan dikaitkan ke eskalator sehingga pintu rolling door tidak dapat dibuka. Pengendara motor tersebut terlihat berbadan kekar dan sebagian besar menggunakan seragam SMU. • Pada tanggal 14 Mei di Sunter. . Tidak lama kemudian massa datang dan menjarah Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. rolling door tersebut sebelumnya dalam keadaan terbuka karena digunakan orang banyak keluar masuk gedung. Modus operandi ini juga dilihat di seluruh Jakarta. 110 – 122. Ibid. Hawa di dalam ruangan sangat panas. Simanjorang. Ester Indayani dan Raymond R. Hal. 61 – 62. antara lain.27 Sekitar pukul 21. . yang juga mencoba untuk memasuki bangunan. Kemudian. setelah api mulai padam warga mencoba masuk ke dalam gedung. Sandal yang digunakan sempat meleleh. provokator pergi dan membiarkan massa menjarah sepuasnya... Terlihat di dalam ruangan banyak mayat terbakar bertumpuk menjadi satu.30 WIB. Hal. tetapi wajahnya mereka terlihat cukup tua untuk disebut pelajar SMA. Saat masuk melalui pintu eskalator di satu. menghalangi jalan keluar.56 55 56 Jusuf. Saksi berhasil masuk sampai batas escalator di lantai dua. sebagai berikut. Op.55 Seperti dilihat dari kasus Yogya Plaza. Cit. terlihat beberapa pengendara sepeda motor mondar-mandir dan memainkan gas dengan keras di sepanjang jalan depan Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. awalnya sekelompok provokator datang dan memancing emosi massa agar siap menjarah. Jakarta Utara.

remaja. Chailil. Hal. Op. Tangerang. Setelah massa sibuk melempari dan menjarah Hero. Tiga pria ini melempar batu dahulu. 1 – 19. 101. maupun anak. baik dewasa. celana jeans dan meneriakkan yel-yel “Bakar Cina!” dan “Jarah Cina!” Di bawah pimpinan mereka. 1 – 179. berbadan tegap. Simanjorang. Hal.60 Mereka pada umumnya menjarah barang yang harga aslinya mahal. Cit. di depan Supermarket Hero Megaria.28 • Pada tanggal 14 Mei. Op. terlihat tiga pria berusia antara 20 – 30 tahun melempari bangunan dengan batu. dan berpakaian preman. Ibid.59 Jumlahnya diperkirakan mencapai dua juta orang. Mereka umumnya berbadan kekar dan berambut cepak. 175. di Ciledug. dan Tim Forum. Ibid.58 Massa pada umumnya terdiri dari kaum rendah dan dari segala usia. Jakarta Pusat. Mereka berambut cepak.57 • Pada tanggal 14 Mei. lalu diikuti massa. Ester Indayani dan Raymond R.61 57 58 59 60 61 Ibid. terlihat sekitar 3 – 5 orang memimpin massa. Hal. Umumnya mereka mengenakan baju hitam. Cit. . Jusuf. tokotoko dan Mal Ciledug dijarah. Hal. dan merusak barang yang tidak diambil. mereka lenyap. Munawar.

Hal.2. dan terkoordinasi. ketika massa dikomando untuk tidak menjarah atau membakar gedung Asuransi Bumi Putera. Selain menggunakan yel seperti “Cina babi!”63 atau “Ganyang Cina!”64 dan komando seperti “Cina-Cina. 29 Ibid. 55 Ibid. berambut hitam cepak. Hal.3 Kekerasan Terhadap Etnis Cina 62 63 64 65 66 Ibid.65 massa secara aktif diarahkan agar tidak menjarah perusahaan milik orang pribumi. yaitu berjenis kelamin pria. Hal.66 2. Jakarta Pusat. 132 Ibid. diduga bahwa para provokator adalah aparat yang memancing emosi rakyat. Ini terlihat di Cempaka Putih Tengah.29 Massa dipimpin oleh sekelompok provokator. Hal. Para provokator ini mempunyai ciri-ciri yang mirip. berbadan tegap dan atletis. bakar-bakar!”. Oleh karena itu. 101. Ibid.62 Provokator ini berusaha untuk mengarahkan serbuan massa pada perusahaan atau toko milik warga keturunan Cina atau orang Cina sendiri. JP milik Cina. Hal. 83 .

Jusuf. Jakarta Barat dua orang keturunan Cina. tetapi pemiliknya keluar dengan berpakaian Muslim dan meyakinkan massa agar tidak melakukan hal tersebut. Apotek itu kemudian hendak dibakar massa. Ibid. dan perkosaan telah terjadi secara massal. Hal. • Pada tanggal 14 Mei di Tomang. seorang lelaki dan seorang perempuan. Ibid. Hal. Massa berteriak “Cina babi.70 67 68 69 70 Setiono. 23. bunuh!” Akhirnya diselamatkan seorang aparat TNI (yang juga dilempari batu) dan dibawa ke Apotek Prima. Simanjorang. juga sering terjadi kekerasan yang ditargetkan kepada etnis Cina. Cit. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina kehilangan dua cucu laki-lakinya yang terbakar selama kerusuhan. 18 – 19.69 • Pada tanggal 14 Mei di Slipi. G. lalu dipukuli beramai-ramai sambil barangnya dirampas. Op. . Ester Indayani dan Raymond R. pembunuhan. Benny. Op. 29. Hal. dilempari batu oleh massa dan luka berat. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina dipaksa turun dari angkatan mikrolet JB 03. Ada bukti bahwa pemukulan.68 • Pada tanggal 14 Mei di Glodok. Hal. 1083 – 1084.67 Beberapa kasus kekerasan terhadap orang-orang Cina.30 Selain anggota massa yang meninggal dalam kebakaran. antara lain sebagai berikut. Cit.

dan korban-korban perkosaan itu kadang dibunuh 71 72 73 Ibid. .”73 Ada pula kekerasan seksual yang terjadi kepada wanita keturunan Cina.71 • Pada tanggal 14 Mei di Jalan Mangga Besar. Perkosaan ini dinyatakan terjadi secara ramai-ramai. Jakarta Utara. lalu penumpangnya dipaksakan turun.72 • Pada tanggal 14 Mei di Grasera. Jakarta Timur terlihat massa melakukan sweeping pengendara bermotor. massa membakar dan merusuh sambil meneriakkan kata-kata seperti “Reformasi! Reformasi!” serta yel-yel anti-Cina seperti “Ganyang Cina!” Seorang warga etnis Tionghoa hampir ditikam oleh salah seorang di antara kelompok massa. Semua yang melintasi dipaksa membuka helm sebelum diizinkan pergi. Mobil kemudian dirusak dan dibakar. di Glodok telah terjadi perkosaan yang brutal kepada wanita etnis Cina di depan umum. Ibid. 54 – 55.31 • Pada tanggal 14 Mei di Mangga Besar. Contohnya. sebuah mobil Mercedes Benz milik etnis Tionghoa dihentikan oleh lebih dari dua puluh orang. seorang anggota massa menjelaskan “Kami mencari orang Cina. Ketika ditanya mengapa ada sweeping ini. Hal. 123. Hal 61. Hal. Jakarta Utara. Ibid. dan kerap tidak ada yang bersedia membantu.

Sebuah bank swasta di kawasan Tomang.77 78 Kejadian perkosaan ini sangat tragis.76 Untuk menyelamatkan diri ribuan orang asing dan orang Cina melarikan diri. 24 – 31. “Yang Untung dan Buntung.” 1998. pada hari naas itu … pulang dari kantornya. Hal. mereka nekad pulang menjelang pukul 21. 23 Mei. Aries. sebagaimana bisa dilihat dari kasus ‘Andina’ di bawah. di suatu tempat di Jakarta Barat mereka tiba-tiba dikepung massa yang muncul begitu saja entah dari mana. Hal.” 1998. Ia dibonceng pacarnya.74 Tercatat bahwa jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang.00 WIB. Keduanya tak pernah bermimpi.. Kelana. dan Andi Zulfikar Anwar. 74 “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan. 1998: … sebut saja [Andina]. dalam perjalanan itu. 23 Mei. 75 76 77 78 . Cit. 1083 – 1084. Merasa keadaan sudah mereda. 06 Juni.75 Yang tidak dibunuh merasa trauma dan ada yang sampai masuk rumah sakit jiwa atau bunuh diri karena tidak bisa menahan rasa malu dan trauma. Hal. yang terjadi di Jakarta pada tanggal 13 Mei. Kompas. Sumbogo. Priyono B. Cit.” Op. Op. Gatra. Hal.32 setelah digunakan. 66 – 67. dengan 15 di antara mereka yang tewas. Op. Made Suarjana. menuju rumahnya di bilangan Jelambar. sampai perusahaan penerbangan menyediakan penerbangan ekstra untuk para pengungsi. Jakarta Barat. pegawai perusahaan komputer. Benny. G. dan I. 12. Cit. Hidayat Gunadai. Setiono. Gadis berusia 26 tahun ini. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.

handphone. Oleh polisi mereka diantar ke rumah penduduk. yang orang-tuanya berencana melamar tanggal 17 Mei -empat hari sebelum kejadian ini menimpa. dengan harapan ada salah satu dari mereka bisa membaca.. Bekas-bekas kekerasan ini. bahkan obat dokter untuk orang-tuanya yang baru ditebus di apotek.. Andina sudah tak mampu lagi berpikir diapakan saja dirinya..” 1998. [Ketika ditanya mengapa dia menceritakan peristiwa itu.. bisa tahu apa yang saya rasakan.’ hanya kata-kata itu yang dia teriakkan. sebelum kemudian ditolong polisi jaga di dekat situ yang juga tak luput dari lemparan batu massa. SIM. Luka Perempuan. Saya bercerita.’ Sementara teriakan massa makin menyeramkan. Sekali ia jatuh terjengkang. Andina dan pacarnya bisa pergi meninggalkan tempat itu. habis dijarah.tak berdaya dipukuli massa. Berhari-hari kemudian. Blazernya sudah terlepas..33 Di keremangan malam itu. Tetapi dalam keputusasaan. tiba-tiba ada orang tua muncul. 1. diapakan saja dirinya waktu itu. ia ditarik-tarik massa agar turun dari sepeda motor. sementara seluruh harta miliknya dilolosi. tolong Tuhan.. Hanya doa yang terus menguatkannya. Kompas. menurut penuturan Andina. Uang.’79 Beberapa kasus perkosaan lain yang tercatat termasuk: 79 “Luka Kerusuhan. tetapi dengan kekuatan yang tersisa ia bangun dan kembali memegang baju pacarnya erat-erat. Hal. 5 Juni. Andina tidak ingat lagi. . Sang pacar. dia menyatakan bahwa dia] ‘Sakit. Andina masih saja dicekam peristiwa itu [hingga] lama ia tak masuk kantor. Yang terdengar hanyalah rintihannya. dan tak mengulanginya pada orang lain. ‘Tuhan. bahkan juga di pangkal paha. Sekujur tubuhnya penuh bilur-bilur biru. Ialah yang memerintahkan agar para penjarah membebaskan dua anak manusia ini. Yang teringat hanyalah. di tengah-tengah himpitan kepanikan dan ketakutan luar biasa. Seorang penduduk kemudian memboncengkan keduanya sampai rumah. helm. STNK. kartu ATM.. ‘Ampun Pak… ampun… Saya orang biasa. sakit sekali. baru hilang seminggu kemudian.

Hal.81 • ‘Lina’. Hal. dengan anaknya diasuh orang lain. badannya penuh memar dan dalam keadaan syok.80 • ‘Mei Ling’. Empat di antara mereka memegang kakinya. Ibid. 25 Mei. 168. lalu diperkosa oleh empat orang pria. Hal. sementara lelaki kelima menempatkan leher dan kepala Mona ke ujung tempat tidur. Karena menjadi trauma. perempuan berusia empat belas tahun itu menjadi takut pada lelaki dan tidak mendapatkan haid untuk jangka waktu yang panjang. Ibid. 169. 169. . seorang ibu dari dua anak keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dicegat massa di jalan.34 • ‘Dini’.82 • ‘Mona Johan’. dia akhirnya berpindah ke Amerika Serikat. Tempo. seorang pemudi keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dikejar massa lalu diperkosa ramai-ramai di dalam rumahnya oleh lebih dari sepuluh orang. seorang wanita keturunan Cina yang diculik di daerah Jalan Jenderal Sudirman lalu diperkosa di daerah persawahan pada tanggal 15 Mei 1998. Setelah diselamatkan. 2003. dan akhirnya harus masuk ke rumah perawatan di Jakarta. Setelah diperkosa. seorang pemudi keturunan Cina yang diperkosa di antara tanggal 13 dan 14 Mei 1998 oleh lima orang lelaki. Menjadi sangat takut pada lelaki. lalu memaksa alat kelaminnya ke dalam mulut 80 81 82 “Hidup yang Terenggut”. Akhirnya berpindah ke Taiwan.

seperti kasus Slipi di atas. Selain pasukan yang berjaga juga terlihat 2 buah truk dan panser.2. 84 Lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. Kelompok orang tersebut setelah berhasil dihadang akhirnya bergerak mundur menuju perumahan dan toko di Jalan Mangga Dua. kemudian mereka mulai menggedor dan mendobrak pintu lantai bawah. Kelompok massa ini dihadang 50-an pasukan Kostrad (terlihat dari baret hijau yang dikenakan) yang berjaga di bawah jalan layang kereta api.. Misalnya. Keempat pria lain bergantian memerkosanya di vagina. Setelah diperiksa. melihat sekitar 50-an orang dari arah Jembatan Baru berusaha memasuki wilayah Pasar Pagi Mangga Dua.4 Respons Aparat Respons aparat selama kerusuhan terjadi tidak ada kepastian. di Balik Sprei Kembang. pada tanggal 14 Mei 1998: Saksi . Fannie. bagian Titik Amuk Massa Terbesar untuk gambaran respons aparat. biarpun ada kemampuan. “Mona. ada pula banyak laporan aparat tidak berusaha untuk mencegah penjarahan atau kekerasan.35 Mona. Namun. aparat berusaha untuk menyelamatkan warga yang ada dalam kondisi bahaya.” 1998. akhirnya Mono Johan bersama keluarga berpindah ke Australia. Warga mengatakan bahwa pasukan terlihat telah berjaga sejak siang hari pada tanggal 13 Mei. Jakarta Utara.83 2. bahkan atas risiko besar. 83 Gunadi. sebuah toko material mulai dilempari kelompok massa yang baru saja berpindah dari seberang jalan. . 12 Oktober. Toko tersebut dilempari hingga pecah kaca-kacanya. 63. Tidak lama kemudian asap tebal mulai mengepul dan membesar dengan cepat. Hal. Tempo.. di daerah Mangga Besar. Sekitar pukul 10:00 – 11:00 WIB. 84 Dalam kasuskasus tertentu.

46 – 48. Kemudian korban tersebut menghubungi ambulans. bersama Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin.85 Selain itu. dan membakar bangunan. ada laporan bahwa ada aparat yang mencari keuntungan dalam kerusuhan itu. biarpun ini belum dibuktikan. Letnan Jenderal Prabowo Subianto. Selama peristiwa terjadi.36 Terdengar beberapa kali ledakan (diperkirakan disebabkan oleh pengencer cat yang diletakkan di lantai bawah). Orang tua dan seorang penghuni lainnya juga berhasil ditolong. Ibid. membobol. Menurut pikiran rakyat pada waktu itu. Setelah semua penghuni bangunan berhasil keluar. salah seorang korban menghampiri pasukan yang berada di bawah jembatan layang. Permintaan itu ditolak pasukan. Ia meminta bantuan dan pengawalan untuk mengantar anggota keluarga yang luka ke rumah sakit. yang pada saat itu merupakan pemimpin Kostrad.86 Ada pula kecurigaan bahwa provokator yang memancing rakyat untuk melakukan kerusuhan adalah tentara. Hal 23. . pasukan yang berjarak sekitar 20 meter tersebut tidak melakukan tindakan menghalangi atau menghentikan massa yang melempar. di wilayah Glodok pada tanggal 14 Mei 1998 terlihat sekelompok polisi yang menyuruh perusuh mengisi truk dengan barang jarahan. yang bertanggung jawab atas anggota ABRI di Jakarta. Suasana menjadi semakin panik setelah asap mulai memenuhi lantai dua dan pintu belakang yang tidak bisa dijebol penghuni bangunan. Hal. Akhirnya dengan segala upaya 3 laki-laki penghuni toko berhasil keluar dari bangunan dengan dibantu warga yang berada di belakang toko. tetapi mereka telah dalam keadaan terbakar. Menurut hasil penelitian Tim Solidaritas Kerusuhan Mei 1998. Ambulans baru datang sekitar pukul 22:00 WIB. lalu pergi dengan membawa barangbarang itu. menyuruh bawahannya untuk 85 86 Ibid.

secara umum ada tiga respons yang paling dimungkinkan dalam kerusuhan. yaitu untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Menteri Pertahanan Jenderal Wiranto.87 Biarpun memang provokator mempunyai ciri-ciri yang seperti prajurit dan hal ini dipercaya oleh rakyat. aparat bertugas untuk mencegah kerusuhan sebisa mungkin dan tidak dibenarkan untuk menggunakan situasi untuk kepentingan sendiri. Jemma. 1996–1999. Cit. yaitu exit (keluar dari negara di mana kerusuhan 87 Purdey. Jakarta Barat ketika pos polisi hancur ditabrak truk. Risiko untuk aparat yang berusaha untuk mencegah amuk massa memang tinggi. belum ada bukti definitif. 13. Singapore University Press: Singapura.2. 2006. 2005. 2. lalu dibakar. Ester Indayani dan Raymond R. sebagaimana dilihat di Jalan Kyai Tapa. Simanjorang.88 Namun. Jusuf. Anti-Chinese Violence in Indonesia. Menurut ahli politikekonomi AS Albert Hirschman. Hal. Op. Hal.5 Reaksi Warga Sebagai akibat ketidakmampuan aparat untuk mencegah massa. 106 – 107. masyarakat terpaksa mengambil inisiatif sendiri untuk melindungi diri. 88 . yang menjadi pesaingnya untuk menjadi presiden setelah Soeharto turun. Grogol.37 memancing emosi rakyat dan melakukan kekerasan untuk dua alasan.

Ibid.91 92 Sementara. Hal. dan Nurlis Effendi. Ilham. Jakarta Utara. “I. seperti keluarga keturunan pemilik toko material yang diselamatkan oleh warga setempat di Mangga Dua. dan loyalty (menerima semua dengan diam). Karyawan berusaha secara aktif untuk mencegah penjarahan. Kompas.89 Ketiga cara ini digunakan oleh masyarakat.93 Ini juga terlihat dalam kasus orang yang menyelamatkan tetangga. Sumbogo. Exit pada umumnya dilakukan orang Cina. Gie. Misalnya. Jakarta Timur. Namun. 4. 24 – 28. voice (melakukan protes dan demonstrasi). Cit. 90 91 92 93 94 . Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa.000 sampai 100.90 Jumlah pengungsi Cina pada saat itu diperkira mencapai 10. voice ini bukan merupakan cara menentang pasif. voice digunakan oleh karyawan toko-toko tertentu yang ditarget oleh massa. 2008.” 1998.” 2008. Kompas. Khoiri. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. Hal. 16 Mei. 46 – 47. Mereka bersembunyi di beberapa hotel milik pribumi atau meninggalkan Indonesia untuk pergi ke negara asing yang dianggap lebih aman. Kwik Kian. Op. Ester Indayani dan Raymond R. Cit. karyawan ditugaskan untuk menjaga pintu dan menghentikan orang yang berusaha untuk masuk. di Jatinegara Plaza. Priyono B. 12. 130 – 131. Hal. Gatra. karyawati disuruh pulang. Hal. Ilham. Simanjorang. 10 Februari.000 orang. Hal. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi. 7 Juni. Khoiri Akhmadi." 1998. Op.38 terjadi). Jusuf..94 89 Khoiri.

Orang-tua berkorban demi keselamatan anak mereka dengan cara menyediakan makanan sepuasnya untuk anak-anak tetapi hanya mengambil makanan untuk dirinya sendiri ketika anak-anak sudah puas. Kompas. hingga tiket pesawat Jakarta – Batam yang aslinya hanya Rp. 8. Contohnya.. Ilham. dan Nurlis Effendi. jalan loyalty diikuti oleh orang-orang miskin atau menengah. Cit. 98 99 . 21 Mei. Op. 97 Sumbogo. Karena situasi mendesak itu. Hal. tanggal 15 November 2008. Op. Hal. harga tiket keluar Jakarta dinaiki sembarangan. Khoiri. 2008. “Milik Haji. mereka berharap agar kepribumian mereka dapat menghindari amuk massa.96 dan sebagainya. Cit.”95 “Pro-Reformasi”.97 98 Namun. Lepas dari Jakarta. Khoiri Akhmadi.” 1998.000 dijual dengan harga 1..3 juta. 17.99 95 Ibid. Hal. 96 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. baik pribumi maupun keturunan.. 24 – 28. Pemilik toko pribumi memasang tanda bertulisan “Milik Pribumi”. harga naik tidak terkendalikan.. Priyono B.39 Sementara. “Lega. Orang Cina bersembunyi di rumah diam-diam dan berharap agar semua kerusuhan selesai dengan cepat. ada pula orang yang menggunakan kerusuhan itu untuk mencari keuntungan sendiri. 1998. ini kelompok yang paling besar. Banyak orang-tua yang harus berpuasa selama beberapa hari kerusuhan itu terjadi. 580.

16 Mei. dalam kasus itu sebanyak 25 orang terluka oleh peluru karet dan lebih dari 100 orang terluka oleh pelemparan batu. dan seluruh jalan di dalam kota. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas.000 anggota masyarakat dan polisi.” 1998. Kompas. . walau tidak menjarah. Hal. Dalam waktu semalam. 11. Urip Sumoharjo. Ir Sutami. memberi semangat kepada para perusuh. hasil pembangunan selama 30 tahun dihancur dan dibakar. Dengan kabar tentang penembakan mahasiswa-mahasiswi Trisakti. 9 Mei. Hal. 11. Kompas. Sudirman. Warga Cina yang terlihat dikejar dan diperlakukan dengan jahat. 15 Mei. Massa juga dipinggirkan oleh warga Surakarta yang.102 100 “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo.” 1998. Hal. rasa hangat berkembang dalam hati masyarakat umum dan menyebabkan warga-warga Solo mulai kerusuhan yang terasa separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta. Yogya. 3.” 1998.40 2. dan Samarinda. Kompas. Pada tanggal 8 Mei ada insiden di antara kurang-lebih 5.101 Didahului oleh orang yang bersepeda motor.100 Keadaan menjadi lebih anarkis mulai dari tanggal 14 Mei 1998 kerusuhan yang disebabkan oleh penewasan empat mahasiswa Trisakti di Jakarta mulai terasa di Surakarta. massa menjarah semua pertokoan dan sebagainya sepanjang jalan protokol Slamet Riyadi.3 Kerusuhan di Surakarta Pada bulan Mei 1998 kota Surakarta (juga dikenal dengan nama Solo) mengalami kerusuhan yang mirip Jakarta. 101 102 “Kota Solo Penuh Asap.

Jumlah aparat keamanan di Surakarta diakui sangat sedikit. dan lain-lain sejauh Salatiga. massa perusuh mampu bergerak ke luar kota. Kompas. Toko-toko. Cit.41 Aparat keamanan tidak mampu menghindari kerusuhan itu. Hal.” 1998.104 Akibatnya. Op. perkosaan. tutup karena takut dirusuh oleh massa itu.106 Ketika kerusuhan 103 “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya. Pada tanggal 15 Mei 1998 massa sebesar ribuan orang sudah tiba di Boyolali. berdoa dan berharap bahwa mereka tidak akan kena kerusuhan itu. 11 “Amuk Massa Landa Boyolali. Ibid.103 baik kepada milik warga umum maupun milik aparat keamanan. kantor. . 104 105 106 “Kota Solo Penuh Asap. Kompas. dan pembakaran terjadi. 16 Mei. 7. Hal. Jawa Tengah dan menjarah dan membakar pabrik. bank.” 1998. dan sebagainya.” 1998. hampir semua pusat pembelanjaan tertutup.105 Oleh sebab kerusuhan itu. sekolah. Oleh sebab itu. rumah. toko. Dampak dari ini terasa sampai ke Salatiga. massa perusuh tidak dihentikan dan penjarahan. Demikian juga bank. Hal. dan dari personel yang ada sebagian besar ditugaskan untuk mendukung Polri mengamankan aksi keprihatinan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. kantor pemerintah. 1. dan sebagainya. Jawa Tengah. Warga Surakarta yang tidak ikut massa itu hanya bisa bersembunyi. 11 Juni. pembunuhan.

Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. Perumahan. Seisi tokonya dijarah penduduk. sampai saat ini. semuanya dibakar. kami selalu berkata. dan kami hampir diserang penduduk. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. seorang orang Jawa dengan keturunan Jepang yang tinggal di Surakarta pada saat kekacauan Mei 1998. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. tapi tidak sebanyak di Jakarta. Surakarta.42 sudah selesai pun jarang ada yang berani membuka tokonya. pasar. khususnya penduduk Cina yang dijarah. dan orang tuanya dibuang keluar. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. Berikut adalah naratif dari Wahyu Apri Wulan Sari. Saya melihat banyak sekali pertokoan.’ atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. sempat kami membantu orang Cina. mall. Hal. ‘Kami orang Jawa. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. Dulu. vihara. demikian banyak orang yang menderita saat itu. Penjarahan juga ada di mana-mana. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. 11. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. dia sendiri diperkosa. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. seisinya. dan dibakar. namanya Toko Buku Sekawan). Kami telah mencoba membantu orang Cina. 21 Mei. dan demikian ditarget dalam kerusuhan itu. dan toko Cina dirampok dan dibakar oleh massa tersebut.” 1998. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang [keluarganya] memiliki toko buku terkenal di Solo.107 Warga Cina di Surakarta dijadikan kambing hitam untuk semua masalah masyarakat. kami ProReformasi!. yang jumlahnya banyak sekali. Kompas. tapi mereka 107 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. .

109 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. ditutup untuk beberapa waktu. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. 06 Juni. 217 toko. Sekolah-sekolah.” 1998. Dalam aksi kerusuhan yang terjadi selama dua hari itu. 11. tanggal 15 November 2008. tidak ada orang. 110 “Daerah Sekilas. Kompas. dan selama berbulan-bulan warga Cina di Surakarta hidup dalam suasana ketakutan. termasuk sekolah saya pun. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo108 (Lampiran 3) Oleh sebab Surakarta jauh lebih kecil daripada Jakarta (luasnya Surakarta sekitar 44 km2 dan penduduk pada saat itu berjumlah 500. 8. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar.43 merasa takut akan serangan yang mungkin akan tiba-tiba terjadi. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. Hal. . jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. 457 miliar. 27 toko swalayan. 55 bus dan tujuh truk. korban tewas 108 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. saya dan keluarga saya ikut juga.109 Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp. Hal. Banyak gedung yang terbakar. 18 ruang pamer mobil. Kompas. kerugian dan intensitas kerusuhan itu lebih terasa. Lebih parah lagi. cuma bangkai mobil dan motor. 110 Selain itu. 06 November. walaupun suasana di Surakarta mulai menjadi lebih tenang pada tanggal 17 Mei 1998.” 1998. dan juga pindah sekolah. dan juga pecahan kaca di mana-mana.000). Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. 12 rumah makan. 570 sepeda motor. tercatat 56 kantor dan bank. dan kebetulan saat itu. Massa juga membakar 287 mobil.

Warga yang tinggal di pinggiran kota. Hal. tetapi pada umumnya tidak separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan Surakarta. Op.” 1998. Hal.113 2. 22 Mei. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. Massa membobol pintu toko-toko dan menjarah.114 Di Surabaya. “Polisi Solo Masih Menahan 19 Perusuh.” 1998. 111 Ada juga 24 keluarga yang melaporkan bahwa ada anggota keluarga yang diperkosa saat kerusuhan itu. 10. Kompas. 21 Mei. Hal. 5. 8. hanya 19 masih ditahan satu bulan kemudian. Cit.000 orang keturunan Madura menjaga keamanan Surabaya dengan membawa celurit. baik di kota yang mengalami kerusuhan maupun di kota yang masih relatif tertib.112 Dari 230 perusuh yang ditangkap polisi.” 1998.” 1998.. Hal.115 Namun. 11. 9.. 22 Juni..44 terbakar dalam bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 31 orang. . jauh dari aparat keamanan. merasa paling khawatir. Walaupun demikian. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. warga Cina penuh dengan rasa ketakutan.4 Kerusuhan di Kota-Kota Lain Di kota lain di Jawa juga terjadi kerusuhan. Lepas dari Jakarta. Kompas. Kompas.” 1998. “Lega. Kompas. kemudian 111 112 113 114 115 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. penjarahan masih terjadi pada tanggal 14 Mei di kawasan Sidotopo. 22 Juli.

1 Juni. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. kantor. warga Surabaya masih harus menjaga diri dengan cara mereka sendiri. . 19. Sen Tjiauw.” 1998. seorang warga keturunan Cina yang bertempat tinggal di Semarang sejak lahir sampai tahun 2009. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila 116 Wijayanta.” 1998.Y. suasana sangat was-was oleh karena adanya kerusuhan besar di Jakarta dan Solo. seperti ‘ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya.. Yang paling was-was ialah warga Cina. 117 Di Bandung. dan sebagainya tertutup.. Wijayanta. Op. atau keluar dari Indonesia. Cit. Hal... 11. massa melempari toko-toko dengan batu hingga sekitar 20 toko rusak berat. Op. Naratif ini menggambarkan suasana di Semarang pada saat itu. Cit.119 Di seluruh Jawa. Op.45 membakar milik warga keturunan Cina. “Lega. “Percik Bara Seantero Nusantara. Y. Kompas. 19. Hanibal W.” 1998. Hal. 118 Juga masih ada ratusan orang Semarang yang melarikan diri agar mereka tidak kena kerusuhan apabila kerusuhan terjadi. Hanibal W. 21 Mei. … [keluarga saya] merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Forum Keadilan. dkk.” 1998. 117 118 119 120 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. Hal. Toko.120 Berikut adalah naratif dari Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. yang pada umumnya menutup diri dalam rumah. Cit. Lepas dari Jakarta. Hal. rumah toko. 8. Sen Tjiauw. atau hotel. dkk.116 Akibatnya.’ Jadi..

). saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. Apalagi. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. setiba di Indonesia Presiden Soeharto menyadari dia kehilangan kendali pemerintahan dan kekuasaan karena demonstrasi untuk menuntut dilakukannya reformasi dan penggantian pemerintahan telah mencapai puncaknya. puluhan ribu mahasiswa-mahasiswi berdemonstrasi setiap hari di seluruh Indonesia. namun.. Mesir. Akan tetapi. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan [pemerkosa itu] (Lampiran 4. dan kami merasa was-was di saat malam. Jadi tidur pun terasa harus terjaga. Kemudian. Oleh karena hal-hal itu.46 seandainya sesuatu terjadi. empat belas calon anggota kabinetnya telah meninggalkan beliau. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya. pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai . Presiden Soeharto masih hadir di KTT G-15 di Kairo. Ginanjar Kartasasmita.5 Dampak dari Kerusuhan Mei 1998 Pada saat kerusuhan di Jakarta terjadi. Namun. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalan.. setelah dia diberi tahu keadaan di Indonesia dia segara kembali ke Indonesia. dipimpin oleh Menteri/Ketua Bappenas Ir. 2. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. Saya tidak melihat kejadian itu dengan mata kepala saya sendiri.

Setiono. Untuk mendapatkan itu. selama berbulan-bulan setelah kerusuhan. 1087 – 1090. Benny G. agar memeriksa kasus korupsi yang telah terjadi pada saat Orde Baru. . dan Wakil Presiden Habibie mengambil sumpahnya menjadi Presiden RI. Cit. Presiden Habibie melakukan tiga hal: dia mengutuk Kerusuhan Mei 1998 dalam jumpa pers pada tanggal 15 Juni 1998. 13 Agustus. Benny G.123 Namun. Cit. 1086. Cit. Op. Op.Presiden RI. Tan. 9. Berakhirlah masa Orde Baru dan muncullah masa Reformasi.122 memerintahkan Jaksa Agung Mayjen Andi Galib. Dia segara berusaha untuk menjaga jarak dari rezim otoriter Soeharto dan membersihkan citra buruk Indonesia di dunia internasional.124 121 122 123 Setiono. Hal.” 1998. Warga Masih Was-Was. Hal.121 Suasana politik berubah dengan hadirnya Presiden Habibie. Hal. Op. Hal. dan juga mulai menghapus dikotomi di antara orang Pribumi dan orang Non-Pribumi dengan cara mengeluarkan Instruksi Presiden No. SH. 2008.26/1998 pada tanggal 16 September 1998. 124 “Aparat Jamin Keamanan. masih ada orang yang mengancam korban kerusuhan dan menyatakan bahwa kerusuhan itu akan terulang. Kompas. Mely G. 220.

setelah alur dibahas maka hal-hal yang tergantung pada alur.1. mulai dari sudut pandang dan gaya bahasa yang digunakan supaya pengertian alur yang lebih mendalam dapat digarap. yaitu latar dan penokohan. Dia-an ini memusatkan tokoh “Putri Cina” dan Giok Tien. Sementara. tidaklah mungkin bahwa ada eksposisi tentang perilaku antagonis dalam cerita bersudutpandang Aku-an. 3. yang membahas struktur novel Putri Cina. Terakhir ada tema. yang mengikat segala aspek cerita. satu dari pihak Putri Cina. satu . Peristiwa-peristiwa dalam cerita tidak bisa lepas dari bagaimana alur disampaikan. Berikut ada tiga contoh. tetapi ada pula tokoh lain yang pikirannya disampaikan penulis. Sudut Pandang Novel Putri Cina ditulis dalam sudut pandang dia-an maha-tahu. akan dijelaskan supaya pengertian alur ini menjadi lebih bulat.BAB 3 ANALISIS STRUKTURAL NOVEL PUTRI CINA Bab ini.

Hal. mengapa di hatinya terasa. Ia tidak sadar. Ia terentak dan bertanya mendadak. jika ia memang sungguh hendak mengkhianatinya. 126 127 Ibid. bertanya.125 Sementara. wajah itu bagaikan sebuah topeng yang selalu ada di tangannya. Ibid. toh belum juga wajah itu ia temukan. ia telah menaklukkan dan membungkam kuasa Senapati. apa salahnya ia menikmati istrinya yang cantik ini? Senapati boleh menghancurkan kekuasaannya. Sebelum ia dikhianati oleh Senapati. kutipan dari bagian yang mengisahkan Giok Tien: Giok Tien baru saja melepas dandanannya. Dan bisa saja ia mengkhianatinya. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. senapatinya. 250 . ia sendiri yang telah meletakkan wajahnya. 2007. tak mau patuh dan taat pada perintahnya. ketika aku main sebagai Roro Hoyi?’ tanya Giok Tien dalam hati. temanku sesama pemain Ketoprak Sekar Kastubo yang sudah kukenal setiap hari? Kenapa ia seakan menjadi sungguh nyata. Yang mengisahkan Putri Cina berbunyi demikian: Tak henti-hentinya. dan satu dari Prabu Murhardo sebagai tokoh minor. dan aku sendiri tidak? Hatinya lalu makin bergelora panas. Tiba-tiba di hadapannya berdiri seorang lelaki tampan dan gagah perkasa. 14.126 Sementara. seakan ia melihat Pangeran Tejaningrat sungguhan berdiri di hadapannya? ‘Tidakkah Pangeran Tejaningrat itu hanyalah Tejo. 193. Cetakan Kedua. persis seperti kubayangkan sebagai Tejaningrat yang asli. ia si Putri Cina itu. tetapi apa arti kemenangan itu. wajah itu berat dan amat mengganggunya. kutipan dari bagian yang mengisahkan perilaku Prabu Murhardo: Prabu Amurco Sabdo berhenti lagi sejenak.127 3. Putri Cina.dari Giok Tien. Gaya Bahasa 125 Sindhunata. Hal. Giok Tien sendiri terkejut. Mengapa senapatinya bisa memiliki Putri Cina yang cantik ini.2. Sekarang. Sekarang Gurdo Paksi. Ia merasa. dengan menaklukkan istrinya. Hal. ke mana wajahnya? Segala jawab ia dapatkan. bila ia bisa menggagahi dan menghancurkan istrinya ini? Ya.

bila ia tidak dapat melampiaskan hasrat syawat kelaki-lakiannya terhadap perempuan yang diingininya. dengan demikian. dengan banyak penggunaan kosa kata dan struktur kalimat yang agak kuno. biarpun dinyatakan terjadi di suatu kerajaan rekaan. di lubuknya terdalam kuasa yang selama ini mengungkapkan diri keluar dalam segala bentuk penindasan dan kekerasan. Ini melambangkan faktorfaktor duniawi yang menonjol. 55. berperang habishabisan dan meninggalkan warisan dendam. Ia sudah tidak dapat lagi menahan diri untuk segara menelanjanginya. 247.Gaya bahasa yang digunakan dalam Putri Cina bersifat mistis dan klasik. sampai sekarang. . Selain itu. dan kuasanya akan lumpuh tak berdaya. Ini memberi rasa kelokalan dan aktualitas. satu sama lainnya. kuasa lelaki yang harus menaklukkan perempuan. yang kini ada di hadapannya. oleh karena cerita terjadi di tanah Jawa. Teknik ini digunakan karena berdasarkan mitos Jawa.’ kata Sabdopalon-Nayagenggong. dunia akan mencemoohnya. ketika Putri Cina mencari identitasnya. sesama saudara. Hal. Misalnya: Keadaan genting yang membuat matanya gelap. harusnya ada unsur-unsur kebudayaan Jawa. Ibid. Tuan Putri. tetapi masih menggunakan kosa kata yang klasik. Hal. adalah kuasa kesyahwatan. Sabdo Murhardo. Istilah-istilah dan kalimat-kalimat bahasa Jawa yang 128 129 Ibid.129 Dalam penceritaan Putri Cina juga sering digunakan istilah-istilah Jawa. memegang adat Jawa dengan erat dan sering menggunakan bahasa Jawa dalam dialognya. di mana nenek moyang mereka. Dalam matanya yang sudah digelapkan itu. Unsur mistisnya paling kuat di awal cerita. manusia di Tanah Jawa ini sudah didera dengan pertikaian. Semua hanyalah lanjutan darah Kurusetra. raja Medang Kemulan Baru.128 Setelah tokoh utama pindah menjadi Giok Tien. kadang tampak seperti puisi prosa. bukan! Sebelum ada agama apa pun. ternyata sekaligus membuat rahasia tersingkap. Buminya sudah ditaburi dengan darah dendam dan pembalasan. gaya bahasa menjadi lebih deskriptif. termasuk bahasa. ia hanya tahu. Misalnya: ‘Bukan.

Cit. 520. Op. 2006. Kamus Jawa-Indonesia Populer. Cetakan Pertama. 146.. 83. 132 133 134 135 136 137 138 Sindhunata. ‘wanita’. dan bab dua sampai dua belas adalah flashback. Cit. Cit. Hal. Hal.139 3. Kamus Jawa Kuna Indonesia. Hal. P. Media Abadi: Yogyakarta. Robson. Departemen Pendidikan Nasional.digunakan termasuk bebathen130 (keuntungan). 194. 131 Purwadi. Hal. 90. Op. Cit. sak jagat tan ana sami138 (wanita paling cantik. 248 139 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘cantik’. Cit.3 Alur Alur Putri Cina secara kronologis sebagai berikut: bab satu kontemporer dengan bab tiga belas sampai selesai. 155. Cit. Dalam konteks ini. ‘sama’. 34. Zoetmulder. 119. Hal. di seluruh dunia tidak ada yang sama). ‘ada’. Hal. Op. Purwadi. Cetakan Kelima. O. Sindhunata. 2004. Hal. Gramedia: Jakarta. ‘tidak’. Op. Ini terbukti 130 Ibid. 140. Op. 1198. 1005. Hal. Op. Purwadi. . J. Dan S. 100.131 jamane edan132 (zamannya gila)133 sendika dhawuh134 (setuju dengan perintah)135 tedheng aling-aling136 (secara rahasia)137 dan ayu-ayuning wanita. 1416. Hal. 404. Hal. ‘seluruh’. Op. Cit. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. ‘dunia’. ‘akan saya turuti’. Sindhunata. 36. Sindhunata.

Jaka Prabangkara ditugaskan untuk menggambarkan semua yang ada di langit dan tidak turun dari langit sampai dia tiba di negeri Cina. yaitu seorang warga miskin dan seorang putri kaisar Cina. Dalam Peningkatan Konflik1. Timbulnya Konflik3 Peningkatan Konflik3 Klimaks. yang ditandai dengan kehilangan wajahnya. tokoh Putri Cina diperkenalkan. Putri Cina teringat pada cerita rakyat. Timbulnya Konflik1 Peningkatan Konflik1 Perkenalan2. Nomor kecil (subscript) menandai plot mana yang tampil. Putri Cina merasa bahwa dia sebenarnya sudah orang Jawa. ternyata dia merasa kehilangan identitas. Anak raja Majapahit. Setiba di sana. 140 Tanda ditentukan oleh kedudukan unsur itu dalam alur konvensional. dia menjadi terkenal dan akhirnya menikah dengan dua perempuan. B2 C2 A3. D dan E tidak mempunyai subscript karena menyatukan ketiga alur cerita. . Timbulnya Konflik2 Peningkatan Konflik2 Perkenalan3. dihukum karena telah menggambarkan selir kesayangan raja dengan sangat tepat. keturunannya bertakdir kembali ke tanah Jawa. Konfliknya sebagai tokoh juga muncul. Penyelesaian Tanda A1. pasti sudah ada peristiwa yang menyebabkan itu. Sebagai hukuman. Secara plot. B3 C3 D. B1 C1 A2. Jaka Prabangkara. termasuk noda hitam dekat vaginanya. Oleh karena itu.karena pada bab satu sudah ada krisis identitas. apabila sudah ada itu. urutan Putri Cina sebagai berikut: Lambang 1: Alur Putri Cina140 Bab 1 2 – 12 13 – 17 18 19 – 20 21 – 28 29 – 31 Halaman 9 – 14 15 – 87 88 – 148 149 – 152 153 – 165 166 – 257 258 – 302 Bagian Alur Perkenalan1. E atau A1 – B1 – C1 – A2 – B2 – C2 A3 – B3 – C3 – D – E. Pada bab pertama.

dia teringat lagi bahwa pada kerajaan Majapahit sudah ada seorang selir dari Cina. Putri Cina merasa bahwa pencariannya tidak selesai. pulang ke tanah Jawa. kerajaan Demak. mencari jawaban. Sabdopalon-Nayagenggong juga menyatakan bahwa itu sebenarnya salah mereka ada kutukan seperti itu. Dia ingat bahwa selir Cina itu telah dienyahkan saat hamil ke Sumatra karena kehendak permaisuri kesayangan raja. Untuk mendapatkan jabatan raja dewa dari ayah mereka. Akhirnya Semar dan Togog digusur ke bumi dan Batara Guru . Setiba di sana. sebagai selir Cina itu. Mereka adalah tiga dewa bersaudara yang berasal dari satu telur. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan kutukan Sarama. Setelah bertemu dengan Loro Cemplon. Togog gagal. Semar dan Togog berlomba menelan Gunung Gabawarsa. dia bertanya Sabdopalon-Nayagenggong mengapa Tanah Jawa selalu menjadi rawan perang. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan asal usul Semar. Dia merasa itu melawan adat. lalu pulang ke tanah Jawa dan akhirnya menjatuhkan raja Majapahit dan mendirikan kerajaan baru. dewi anjing. Kedua anaknya tumbuh dewasa. Namun. dia berangkat ke Banyuwangi untuk mencari Sabdopalon-Nayagenggong. dengan demikian. selir itu dinikahkan dengan anak raja itu dan akhirnya melahirkan anak dari kedua bapak-anak itu. seorang hamba di kerajaan Majapahit. gunung itu tidak bisa keluar dari perutnya. Putri Cina tidak tega. tetapi Semar berhasil. dan bangsa Cina yang dikambinghitamkan. Sabdopalon-Nayagenggong mengatakan bahwa kutukan itu membuat Tanah Jawa menjadi kacau setiap beberapa ratus tahun. anaknya bisa mengkhianati ayah mereka. Togog dan Batara Guru.Namun. Maka dia. sebagai balasan kekerasan yang terjadi kepada anaknya.

dia melihat 10. Mereka menjadi kaya raya. mereka berpisah dan Putri Cina melewati waktu ratusan tahun dalam waktu singkat. ratusan orang Cina dibunuh di Tangerang pada tahun 1946. putus asanya sangat parah.000 orang Cina dibunuh di Batavia oleh penguasa Tanah Jawa Baru. dia berhenti ketika lagu “Cucak Rowo” sedang digandrungi di tanah Jawa. sampai Kerajaan Medang Kamulan Baru juga diberi nama panggilan Kerajaan Pedang Kemulan dan Negeri Mampir Ngombe. tetapi mulai melupakan budaya asalnya. Ketika Putri Cina bertanya kepada Sabdopalon-Nayagenggong mengapa mereka merasa bersalah. Putri Cina. Perbuatan cekcok mereka yang seperti manusia akhirnya menjadi ciri khas manusia. Putri Cina bersama Loro Cemplon pergi ke kota Tuban. tidak mengerti ancaman itu. Putri Cina juga melihat kekerasan terhadap bangsanya. melepaskan pakaian dan mendekatkan wayang Cina potehi wanita ke celana dalamnya. Setelah melihat semua penderitaan ini. mereka mengakui bahwa merekalah Semar dan murca. pembunuhan dan perkosaan di Malang pada tahun 1947 dan pembunuhan tanpa alasan pada tahun 1949 di Surabaya. Pada bab tiga belas sampai dengan enam belas terjadi perkenalan latar baru. Saat perjalanan waktu dia melihat keturunan Jaka Prabangkara kembali ke Tanah Jawa dalam jumlah besar. yaitu Kerajaan Medang Kamulan Baru. Kompenie. atau hilang.menjadi pemimpin dewa. kini hanya ada rasa putus asa. Di sana. Walau ketika Kerajaan Medang Kamulan Baru masih baru itu sangat dicintai oleh rakyat. Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah lanjutan dari Kerajaan Medang Kamulan yang didirikan dengan ideologi yang beda. . karena sudah terbiasa kekerasan. Setelah itu. Dia melihat orang turun dari kereta.

Konflik baru juga timbul. bersiap untuk mengungsi ke negara Singa. Korsinah. keris senapati. dia atas saran Patih Wrehonegoro ingin mengalahkan amarah rakyat kepada orang Cina. mereka tidak merasa aman. Biarpun Giok Tien istri Setyoko. karena tidak ada aksi dari mereka. Ketika dia menjadi bintang rombongan itu. Akibatnya. Bersama teman satu rombongan. Giok Tien menjadi terkenang akan masa lalu. Dia ingin mencari jalan tanpa kekerasan. Namun. konflik kekuasaan Prabu Murhardo dan rakyat ditingkatkan. dan wanita Cina diperkosa dan dibunuh. dia belajar tentang dunia ketoprak. dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. dia juga menjadi pujaan lelaki. karena rakyat sedang banyak demonstrasi dan ingin menjatuhkan Prabu Murhardo. terasa bahwa mereka mendukung perusuh ini. ketika masih sering mengikuti ibunya menonton ketoprak. Dalam amuk massa ini aparat tidak bergerak. bersedia melaksanakan tugas itu dan menerima keris senapati. Saat bersiap untuk mengungsi. Dalam bab berikutnya. Lama-kelamaan dia menjadi pemain ketoprak juga di rombongan Sekar Kastubo. akan tetapi. Giok Tien mengingat masa kecilnya. Pada bab sembilan belas dan dua puluh plot ketiga muncul. tiga kakak-beradik. Joyo Sumengah. yaitu raja Prabu Murhardo. senapati Setyoko (dengan nama Gurdo Paksi). rumah dibakar. lurah prajurit Radi Prawiro (dengan nama Joyo Sumengah) dan penasihat Patih Wrehonegoro. Setyoko tidak bersedia. . karena itu. Korsinah juga mengajar dia dalam hal ini. Giok Hwa dan Giok Hong.Para antagonis dan salah satu protagonis diperkenalkan pada bab tujuh belas. Tokoh Giok Tien. Kebencian masyarakat dialihkan ke orang Cina. harta-harta orang Cina dijarah. kepada Prabu Murhardo.

Namun. dia juga menggunakan waktu itu untuk berdoa demi masa depan. dia tidak mengalah. Dia bicara pada wanita tua dan membayarnya agar Giok Tien kena guna. Namun. Dia sangat gembira. Konflik ini lalu ditingkatkan dalam tujuh bab berikutnya. Pemeranannya sangat bagus. menjadi mabuk cinta untuk Giok Tien. Dia menjadi pemain dan bintang ketoprak Sekar Kastubo. . Giok Tien merasa semakin gila. dan mereka menjadi pacar. Dia berjanji kepada dirinya bahwa dia akan mendapatkan Giok Tien suatu saat. Demi kelancaran pemeranannya. Suatu hari. terpaksa mencintainya. Setyoko. dia menjadi Roro Hoyi dalam lakon Geger Mataram. Korsinah mengerti itu dan bisa menghilangkan guna itu. dan dia merasa bahwa dia hampir menjadi Eng Tay yang sesungguhnya. Sebelum memerankan Eng Tay dalam lakon Sam Pek Eng Tay. seorang prajurit muda. Dia menjadi semakin terkenal dan pintar bermain. Namun. Korsinah memberikan rapal ke Giok Tien. mendekatinya untuk mengakui cinta. Dia tidak ingin melepaskan Giok Tien. Giok Tien juga takut perbedaan suku mereka akan menimbulkan masalah. akhirnya seorang prajurit muda. Radi Prawiro menjadi sangat cemburu dan menyimpan dendam kepada Setyoko. Giok Tien pun jatuh cinta Setyoko. Giok Tien mengucapkan rapal yang diajari Korsinah. konflik timbul ketika Radi Prawiro. Lamalama mereka tunangan. Karena perannya sangat luar biasa. Di saat itu Radi Prawiro tidak putus asa untuk memiliki Giok Tien. Bersama Sekar Kastubo Giok Tien keliling Indonesia. tetapi karena Giok Tien masih ingin main ketoprak. Akibat kedekatan Giok Tien dan Setyoko. Biarpun dia ditolak. mereka belum berani menikah. Setelah dia kena guna.

Dia sampai pada jawaban bahwa dia ingin memiliki Giok Tien. Giok Hwa. Namun. Perpisahannya dengan Siok Nio membuat Giok Tien sangat terharu. Oleh karena itu. Mereka memandang dia sebagai pembunuh dan pengkhianat. dan Giok Hong kembali mengepak untuk mengungsi ke Negara Singa. Giok Tien dibawa Prabu Murhardo ke istana. yang membantai orang-orang itu. Giok Tien diselamatkan Radi Prawiro. apalagi karena mereka tertusuk Nyai Pesat Nyawa yang milik suaminya. mayat Giok Hwa dan Giok Hong telah ditemukan. Siok Nio. dia tidak main ketoprak lagi. Setyoko menegaskan bahwa dia tidak bersalah. Namun. Mereka memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong. meninggal dunia. dia menggagahi Giok Tien. ternyata Radi Prawiro tidak datang untuk benar-benar menyelamatkan Giok Tien. Giok Tien. Dia ingin menggagahi Giok Tien dan memenuhi nafsunya. Akibatnya. Giok Tien trauma atas pembunuhan kakak-kakaknya. Di sana. bersama Nyai Pesat Nyawa. Setelah mengingat masa lalu itu. Giok Tien lega. Radi Prawiro masuk ke ruangan itu . serta balas dendam kepada Setyoko. Prabu Murhardo bingung mengapa dia membawa Giok Tien. Prabu Murhardo datang sebelum Radi Prawiro bisa menanggalkan pakaian Giok Tien dan Radi Prawiro disuruh berhenti karena perilakunya tidak untuk kepentingan negara. ibu Giok Tien. Namun. ada kelompok orang masuk ke rumah. Pada saat yang sama Setyoko pulang ke rumah dan diprotes warga-warga setempat. Setelah dia dibawa ke rumah Radi Prawiro.Tidak lama setelah itu. lalu berangkat ke istana raja untuk mencari keadilan. tetapi berpindah ke ibu kota bersama kakak-kakaknya untuk bersama dengan Setyoko.

tetapi tidak mencapai puncak nafsu. mereka hendak membunuh Giok Tien. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah. Prabu Murhardo mengalah. Dia menganggap Prabu Murhardo munafik. setelah Radi Prawiro selesai. Pada klimaks Setyoko akhirnya masuk ke ruangan itu dan menghentikan Radi Prawiro. Radi Prawiro naik pangkat menjadi senapati dan menerima Nyai Pesat Nyawa kembali. Empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Namun. Setelah Prabu Murhardo bersyahwat. Mereka berpelukan. . Radi Prawiro berbicara. Giok Tien sadar bahwa suaminya benar-benar mencintainya. dan berusaha membantu istrinya. Prabu Murhardo mengundurkan diri sebagai raja dan Setyoko mengundurkan diri dari jebatan senapati. Dia marah besar. dia masih merasa anak buah suaminya telah membunuh kakaknya. agar Radi Prawiro tidak membantah dia menawarkan Giok Tien untuk nikmat Radi Prawiro. tetapi diam sampai Prabu Murhardo bersyahwat. dia ada bukti bahwa raja itu biadab. Giok Tien menghindari itu dengan menyatakan bahwa dia bisa menjatuhkan Prabu Murhardo dengan mudah. Akibat persetujuan bersama. menurut dia itu haknya sebagai raja. bahagia bersama.saat Prabu Murhardo masih menggagahi Giok Tien. karena telah melakukan hal yang sudah dia melarang. entah oleh siapa. Dalam debat yang terjadi saat itu Setyoko mengancam akan ada perang saudara. Setyoko juga mengatakan bahwa keluarganya dibunuh. Berakhirlah plot nomor dua. Giok Tien berdoa untuk roh mereka. sebagai bukti itu dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. Dia tidak percaya pada suaminya. setelah Setyoko datang dan menyerahkan seragam senapatinya kepada roh Giok Hong dan Giok Hwa. Radi Prawiro segara turun menggagahi Giok Tien. Namun.

Dia lalu berusaha untuk memegang mayat Giok Tien. tetapi dia sendiri kena anak panah itu. yaitu Indonesia. dia mengakui bahwa cintanya kini membunuhnya. Akhirnya dia menikam diri dengan Nyai Pesat Nyawa. Dia merasa bahagia. Radi Prawiro melihat.4. Dia merasa bahwa dirinya sudah dimaafkan. dan . lalu mengakui bahwa dia merasa lebih parah daripada pengkhianat karena tidak bisa melindungi istrinya. berbunga-bunga dan membagikan permata Suinli. tetapi merasa sedih karena dia sendiri sudah membunuh Giok Tien.1 Latar Tempat Latar tempat luas dalam Putri Cina ada dua. Akhirnya dia pun kena anak panah. terutama tanah Jawa. Plot nomor tiga selesai. dan negeri Cina. ada awan yang bentuknya mirip sekali dengan Giok Tien. Dia puas karena dendamnya akhirnya dibalas. Kupu-kupu itu beterbangan ke langit. tetapi kedua mayat itu lenyap menjadi kupu-kupu. 3. dan terbang bagai kupu-kupu ke seluruh tanah Jawa. Plot satu selesai.Kesunyian ini dipecah ketika Radi Prawiro berusaha untuk menembak Setyoko dengan anak panah. Radi Prawiro mendekati mayat cinta dan musuhnya. Setyoko memegang mayat istrinya. Orang Jawa dan orang Cina tinggal dalam kedamaian sejahtera.4 Latar 3. Melihat kupu-kupu itu beterbangan dan bersuka ria Putri Cina merasa lega. tetapi masih tidak tega. Setelah mencoba melupakan cintanya kepada Giok Tien. Giok Tien mendorong Setyoko. Indonesia adalah tempat keterjadian sebagian besar cerita.

Walaupun kaisar dinyatakan keturunan dewa. sebuah rumah besar yang mewah.digambarkan sebagai negeri yang amat indah dengan banyak hal mistis. kemistisan ini sudah hilang pada Kerajaan Medang Kamulan Baru. di mana Putri Cina mendapatkan penjelasan mengapa tanah Jawa membahayakan untuk orang keturunan Cina. tidak ada dewa yang muncul dalam cerita. namun. dua kerajaan yang dikunjungi Putri Cina saat mencari identitasnya. Sementara Cina. di mana Giok Tien berkenalan dengan Setyoko dan Radi Prawiro dan juga mendapatkan saran atas kehidupan dari Korsinah. • tempat pementasan Sekar Kastubo. • kuburan Giok Hong dan Giok Hwa.4. ada puluhan latar tempat sempit. 3. Latar tempat yang paling penting dalam cerita ini adalah: • rumah Giok Tien dan Setyoko. dan tempat di mana Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa dan dibunuh. istana raja yang besar dan digunakan untuk pertemuan Prabu Murhardo bersama penasihatnya beserta perkosaan Giok Tien dan pemerasan Prabu Murhardo. digambarkan sebagai negara yang sangat berdasarkan hal yang aktual. • istana Prabu Murhardo. dan • Banyuwangi.2 Latar Waktu . Selain itu. di antara lain anjing ajaib dan dua dewa yang turun ke bumi. yang hanya muncul pada Bab 2. tempat kuburan kakak-kakak Giok Tien dan pembunuhan Giok Tien dan Setyoko oleh Radi Prawiro. hal lain di negara Cina hanya terkait dengan manusia biasa. • kerajaan Majapahit dan Demak.

ketika Giok Tien dan Setyoko dibunuh Radi Prawiro. Hal. 143 dan • empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Antara lain.144 141 142 143 144 Sindhunata. Cit. yaitu pada keruntuhan Majapahit dan pada akhir abad kedua puluh. 10. Bab dua sampai dengan sebelas terjadi pada tahuntahun keruntuhan Majapahit. Ibid. 288. . Sementara bab dua belas sampai selesai terjadi pada akhir abad kedua puluh. Ibid. sebagaimana digambarkan alurnya. Hal. tidak ada yang pasti seperti “jam delapan pagi” atau “hari Rabu. Namun. ketika Giok Hong dan Giok Hwa diperkosa dan dibunuh. ini ditandai pada halaman 85 dan 86 dengan Putri Cina tiba di Medang Kamulan Baru ketika lagu “Cucak Rowo” sedang popular.” semuanya relatif. dan Setyoko dan Prabu Murhardo mencapai kesepakatan untuk mengundurkan diri. Latar waktu sempit sangat banyak dan berbeda-beda. Hal. waktu Putri Cina menyadari bahwa dia tidak mempunyai wajah. Op. 43. Giok Tien diperkosa dua kali. Hal.141 • malam yang sangat gelap. Ibid.Ada dua latar waktu besar dalam Putri Cina. ada: • ketika matahari hampir terbenam. 223. ketika Putri Cina diberi tahu alas an mengapa Tanah Jawa rawan kerusuhan.142 • malam benderang dengan bulan purnama.

. Ang Hing Ho namanya. 156 – 157. Dia tidak takut pada orang luar. Walau sebenarnya Prabu Murhardo adalah hamba masyarakat. Malah ada sebuah perkumpulan wayang orang. Tapi entah kenapa.. Dengan demikian. ia selalu membawa anak-anaknya. seperti gara-gara dan demonstrasi. tokoh seperti Giok Tien dan Siok Nio digambarkan menyukai kebudayaan Jawa seperti ketoprak: Pada zaman itu bukanlah aneh orang-orang Cina suka menonton ketoprak. putri bungsunya. dia boleh berbuat apa saja. perasaan rakyat itu dialihkan ke orang-orang Cina. Dengan demikian.. Karena sering diajak menonton.. Siok Nio juga suka menonton ketoprak. Jika ada perkumpulan ketoprak sedang main di kotanya. Orang Cina dalam Putri Cina digambarkan sebagai orang yang berusaha untuk mencampuri adat Cina dan Jawa sehingga menjadi beda dari keduanya.3. kuasa raja dianggap mutlak.. . terutama Giok Tien. yaitu semua pemainnya orang Cina. Pemerintahan Medang Kemulan Baru munafik dalam hubungannya dengan rakyat. tetapi rakyatnya sendiri. Hal. dia menakuti dan menginjak masyarakat untuk menahan kekuasaannya. Walau masih percaya pada dewa-dewi Cina dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang bersifat kecinaan. Bahkan ketika ada sesuatu yang mengancam kekuasaannya.4. ia tiba-tiba sering membayangkan. Kerajaan Medang Kamulan Baru bisa dinyatakan sudah dipengaruhi demokrasi.3 Latar Sosio-Budaya Tanah Jawa digambarkan sebagai negara yang mempunyai kebudayaan kerajaan yang sampai akhir cerita dipegang.145 145 Ibid. wayang orang. akhirnya Giok Tien juga menyukai ketoprak. Di kotanya. Prabu Murhardo sudah menjadi seperti raja terpilih. paling tidak seminggu sekali Siok Nio pasti menyempatkan diri untuk menonton. atau ludruk. Dan ke sana. Beberapa orang Cina malah sempat ikut menjadi pemain di perkumpulan sandiwara-sandiwara itu. Namun. alangkah indahnya jika ia boleh menjadi pemain ketoprak. .

atau bisa terbang bebas bagai kupu-kupu. Bila demikian. bisa dikatakan bahwa orang Cina dibenci tetapi diinginkan sebagai pasangan. Menurut penulis. Mereka iri hati karena melihat kekayaan orang-orang Cina. Dia tampaknya bisa di mana-mana. misalnya Sabdopalon-Nayagenggong. dan mewakili perasaan umum kaum Cina pada suatu saat tertentu. Kemungkinan lain. Putri Cina adalah representasi roh Giok Tien saat Giok Tien mencari jawaban atas pembunuhan kakak-kakaknya. atau di hanya satu tempat. Dalam waktu empat puluh hari di antara pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. Putri Cina adalah perwujudan dari Giok Tien. tokoh protagonis pertama.5 Penokohan146 3. Dengan demikian. ada beberapa interpretasi tokoh Putri Cina. Tokohtokoh lain. Dengan demikian. Oleh karena itu. Giok Tien menggunakan pengalamannya dari dunia ketoprak 146 Di sini hanya akan dijelaskan tokoh-tokoh yang akan diteliti pada Bab IV. Putri Cina adalah tokoh yang berdiri sendiri dan tidak merupakan perwujudan tokoh lain.5.1 Putri Cina Putri Cina. adalah tokoh yang sangat kriptis. Dia bisa menggunakan badan orang lain sebagai badannya. 3. . Dia adalah ibu metaforis dari semua orang Cina di Tanah Jawa. tidak akan dibahas karena tidak menjadi acuan untuk penelitian.Orang-orang Jawa digambarkan sebagai orang yang terkutuk dan terpaksa harus selalu bertengkar dengan sesama. tetapi tergoda oleh kaum perempuan Cina. dia mempunyai kekuatan yang luar biasa yang digunakan untuk menenangkan diri dan mencari informasi.

dan bahkan wajahnya sudah hilang.148 3. dia merasa itu atas kehilangan dirinya sendiri. Matanya nyaris sipit..2 Giok Tien Giok Tien adalah tokoh utama dan protagonis kedua. Dia merasa bahwa dia jelek dan tidak berguna. Dia selalu kelihatan sedih. Walaupun dia tambah kaya.untuk mencari identitasnya dan jawaban mengapa kekacauan dan kerusuhan terjadi. menyebarkan kehidupan baru di Tanah Jawa.147 Namun. Putri Cina menjadi bebas dari depresinya dan menjadi bagai kupu-kupu. Dengan mengetahui bahwa kaumnya akan bisa hidup bersama dengan orang Jawa dengan baik. Dia harum bagai bunga. Hidungnya tak terlalu mancung. Hal. baik tokoh sendiri maupun perwakilan dari tokoh lain. Bagaimana pun dia. Oleh karena terjadi dalam dunia batin Giok Tien. Ibid. Dahulu dia bekerja sebagai pemain ketoprak. dia mempunyai kekuatan untuk melakukan apa saja.5. Putri Cina mempunyai karakterisasi yang khas. Dari segi fisik. [dikatakan]. 10 – 11. dia: . kendati mereka Cina dan Jawa. 299 – 302. meski tak seasli gadis-gadis asli Cina di tanah leluhurnya. Kulit wajahnya langsat kuning. tapi menambah wajahnya jadi lebih manis. Dia dikenal kaya raya. Memang dahulu dia luar biasa. tetapi setelah 147 148 Ibid. Dia seorang putri Cina yang menikah dengan Setyoko. dengan kecantikan yang luar biasa dan hati baik yang meninggalkan kenikmatan bagi orangorang yang dijumpainya. ... Hal.. akibat trauma dia tidak merasa demikian. tapi ia tampak sebagai gadis opera Peking yang amat anggun. Putri Cina menjadi lega dan lepas dari depresinya karena melihat cinta Giok Tien dan Setyoko yang tidak pernah bisa dipisahkan. Pada akhir cerita. . cantik jelita. Indah.

Cintanya kepada Setyoko tulus dan tidak pernah hilang. Kulitnya kuning langsat.kematian ibunya dia meninggalkan pekerjaan dan tinggal di Ibu Kota bersama suaminya dan kedua kakaknya. dia adalah wanita yang kuat dan tahu apa yang diinginkannya. karena ia dapat menjiwai peran-perannya. dia mampu berdiri dan menyatakan bahwa dia akan menyebabkan kejatuhan kerajaan itu karena dibuktikan kemunafikan raja dan pejabat. Matanya sipit. semuanya itu menjadi bertambah indah. Alisnya naik menggaris. Giok Tien akhirnya menjadi bintang Sekar Kastubo. Namun. sehingga ketika dia pemain ketoprak ada ratusan lelaki jatuh cinta kepadanya dan merayunya. antara lain Radi Prawiro. bahkan yang menggunakan guna atau menawarkan harta. karena Giok Tien adalah pemain yang cantik jelita. Prabu Murhardo dan Radi Prawiro sudah mengatakan bahwa Setyoko telah membunuh mereka dan Giok Tien percaya mereka. . Ini semua makin menjadikan dia pemain yang lain daripada yang lain. setelah dia melihat betapa Setyoko berduka cita atas kematian Giok Hong dan Giok Hwa. setelah kematian kedua kakaknya dia menjadi bingung akan suaminya yang sebenarnya. 149 Ibid. Kata-katanya seperti mengalir dari hatinya. Penonton amat mengaguminya. Hal. Dan tentu saja. Suaranya indah. Ketika masih kecil dia berani meminta izin menjadi pemain ketoprak. Hal itu dan beberapa hal lain membantu dia menjadi terkenal dalam dunia ketoprak: Dalam waktu yang tak lama. 158. Ketika dia selesai digagahi oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Giok Hong dan Giok Hwa. Hidungnya mungil. Saat menjadi pemain ketoprak dia bisa menolak ratusan lelaki yang merayunya.149 Dari segi batin. Akan tetapi. Dia terkenal cantik jelita. Giok Tien tidak ragu-ragu lagi dan berani mengorbankan diri demi suami.

Dari awal pertemuan mereka pertama dia berlangkah pelan dan tidak buru-buru. dia segara menyesal ketidakmampuannya untuk melindungi keluarganya: ‘Giok Tien. dia tidak sanggup melanjutkan tugas itu. Dia bahkan sangat senang bersama orang-orang Cina. 137. walau aku tahu. Dia berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dengan lembut. Aku bahkan pura-pura menutup mataku. Cinta dia pada Giok Tien tulus. tritagonis ini mendukung protagonis.150 Walau sebelumnya dia telah menangani kerusuhan dengan kejam dan keras. Dulu aku berjanji padamu. 150 Ibid. oleh karena dia merasa dipengaruhi oleh keris sakti Senapati.’ sambung Gurdo Amurco Sabdo. Kyai Pesat Nyawa.3. Joyo Sumengah. ketulusan cinta dia paling kelihatan setelah Giok Tien ditembak dengan panah oleh Radi Prawiro. Ini membuat prestasinya jatuh dengan Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. Setelah mengetahui Giok Tien diperkosa Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. sebagaimana dikutip di bawah: ‘Benar kau. Akhirnya setelah mereka menikah Giok Hwa dan Giok Hong juga diajak tinggal di kediaman mereka di Ibu Kota. dengan demikian. dia marah besar dan mengancam perang saudara kepada Prabu Murhardo. Walau dia berketurunan Jawa dan menjadi pejabat negeri. dia tidak peduli tentang etnisitas Giok Tien. tanpa kekerasan.5. Namun. . Hal. kesenangan itu mungkin juga dari harta yang dapat dikumpulkan dari mereka. tak hendak aku menjadi Tejaningrat yang mengkhianati cintamu. akulah yang harus minta maaf padamu.3 Setyoko / Gurdo Paksi Setyoko (nama pangkat Gurdo Paksi) adalah Senapati Kerajaan Medang Kemulan Baru dan suami Giok Tien. Senapati menjadi kaya raya karena kedekatannya dengan orang-orang Cina itu.

Rasa cinta dan dendam ini menyebabkan dia berbuat hal yang jahat. Hal.5.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Radi Prawiro (nama pangkat Joyo Sumengah). kau mati terlebih dahulu. Tien. Diciuminya wajah Giok Tien berulang-ulang. dan akhirnya menusuk diri karena sesal itu. Dia adalah orang yang licik dan terkenal keras. lalu akhirnya berhasil setelah diizinkan oleh Prabu Murhardo. dia juga menyimpan rasa cinta kepada Giok Tien yang tidak mereda setelah puluhan tahun. biarpun dia dimaafkan Giok Tien. Dia segara menyesal kematian Giok Tien. jabatannya lebih rendah daripada Setyoko. Namun. aku ternyata demikian lemah dan tak berdaya. Itu pun kaulakukan untuk melindungi aku dari sambaran anak panah ini. Dengan demikian. 151 Ibid. Dia tampaknya tidak sanggup melanjutkan hidupnya dengan pengetahuan bahwa dia sendiri sudah membunuh wanita yang paling dia cintai. setelah kematian Giok Tien cinta tulus Radi Prawiro tampil jelas sekali. Tien. rasa cinta ini juga menyebabkan dia mempunyai rasa dendam kepada Setyoko. melebihi Tejaningrat. Tapi akhirnya kau jugalah yang melindungi aku. 293. antagonis pertama. berusaha untuk memerkosa Giok Tien.Sekarang. sehingga ditakuti oleh massa. Air mata Gurdo Paksi terus berlinangan. adalah punggawa keamanan istana. Dia merencanakan pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. Dia juga membunuh Giok Tien (tidak sengaja) dan Setyoko dengan panah.’ kata Gurdo Paksi merindih sedih. Namun. sampai kau mati terlebih dahulu. tapi sebagai lelaki yang pernah menjadi prajurit. .151 3. memang aku tak berbuat seperti Tejaningrat. yang mampu memiliki Giok Tien. seharusnya aku yang melindungimu. Ia terus menggendong tubuh istrinya itu dan menghadapkannya ke kuburan kakaknya.

Tien. Prabu Murhardo tidak memikirkan kepentingan orang lain. Suaranya pedih menyayat-nyayat. Karena tusukan Kyai Pesat Nyawa. 153 Saat perintahnya itu ditolak oleh Setyoko untuk alasan nurani. Lalu secepat kilat. Hal. dan Joyo Sumengah roboh. 295 – 298. senyum itu sudah cukup untuk menjadi tanda. tergeletak tak bernyawa. karena akhirnya akulah yang membunuhmu. aku hanya hendak membunuh suamimu untuk melampiaskan dendamku. Saat dia menjadi raja..5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo.. ia menusukkan keris pusaka itu ke dadanya. setelah dia sudah lama berkuasa dan semakin mabuk kuasa rakyat menjadi putus asa dan mencari jawaban dalam minuman keras.152 3. karena aku amat mencintaimu. menentang kekuasaan raja. Hal. Ternyata kau malah terbunuh mendahului suamimu. antagonis kedua cerita.. Walau dia telah menegaskan kepada Radi Prawiro bahwa Giok Tien tidak boleh digagahi karena akan menyebabkan kekacauan dan urusan pribadi tidak boleh dicampur dengan urusan negara. Walaupun orang Cina telah banyak membantu dan memperkaya dia.5. darah pun menyembur keras dari dadanya. .‘Tien. Tien.. Prabu Murhardo menjadi marah dan mengancam akan memecat Setyoko sebagai Senapati. adalah raja Medang Kamulan Baru.. bahwa Giok Tien telah memaafkan segala kekejaman yang ia lakukan. seakan itu penghinaan terhadap diri Prabu Murhardo. Joyo Sumengah pun menghunus keris Kyai Pesat Nyawa dari sarungnya. tanpa berpikir panjang. dia mengambil keputusan agar amuk massa diarahkan ke mereka agar dia bisa menikmati kekuasaannya. 136 – 137. Akhirnya mereka beramuk massa. Ibid. .’ rapat Joyo Sumengah. Prabu Murhardo juga munafik. ... Hatiku hancur dan sedih. dengan segala cara aku ingin membujukmu untuk mau hidup bersamaku. Bila suamimu sudah tiada. . Namun. rakyat sangat bahagia. hanya dirinya sendiri. dia sendiri sanggup memerkosa Giok 152 153 Ibid..

Tidakkah aku sama dengan pengemis-pengemis itu? Mereka mengemis dengan batoknya. tubuhmu yang molek itu bisa menuntunmu jadi pengemis.. dan aku mengemis dengan tubuhku. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah besar: ‘Bukankah Paduka sendiri yang berkata. Maka meski hanya menjadi emban. tokoh tritagonis yang mendukung protagonis. selayaknyalah kau mendahulukan kemauanku.. jangan kau berpura-pura. Ketika Radi Prawiro menangkap basah perbuatannya. . . Tien. negeri sedang berada dalam keadaan gawat. mungkin aku sudah menjadi pengemis seperti mereka. Diam-diam dengan kata-katamu. lelaki mana bisa tahan. Maka kalau kamu tidak hati-hati.155 154 Ibid. aku menjual tubuhku pada para laki-laki yang menyukai aku. aku sudah bersyukur..Tien. Joyo Sumengah. tubuhku tak mau lagi kuajak mengemis pada laki-laki. mana ia bisa bahagia.6 Korsinah Korsinah.5. Aku adalah rajamu.’ tutur Korsinah.’154 Akhirnya. Ketika aku masih cantik dan terkenal di panggung.. sebagai akibat dari perbuatannya dia terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. Tien. karena itu Paduka mencegah dan menyuruh hamba menunda nafsu hamba terhadap Putri Cina ini? Padahal hamba sendiri sesungguhnya sudah tidak bisa menguasainya lagi!’ . dengan persetujuan dengan Setyoko agar semua kerusuhan bisa selesai dengan damai dan tidak terjadi perang saudara. kau telah menyalahkan dan menuduh aku. ‘Hidupku pernah seperti pengemis-pengemis itu... Hal. 253 – 254. Dia sangat khawatir Giok Tien akan mengikuti jalan seperti dia ketika masih muda. Namanya pengemis. adalah seorang pemain ketoprak Jawa senior yang menjadi teman baik Giok Tien. Sekarang aku sudah tua. Korsinah berfungsi sebagai ibu angkat Giok Tien di Sekar Kastubo. bila berhadapan dengan Putri Cina yang cantik dan menggairahkan ini? ... ‘. Kalau aku tidak jadi seniwati ketoprak. 3. memberi saran tentang bermain ketoprak dan juga kehidupan dengan lelaki. dan mendapat uang hanya cukup untuk makan.

. Dengan menangis. agar ia bisa duduk di dekat Siok Nio. mereka harus berpisah.156 Dia paling menyayangi Giok Tien dan memberi hadiah yang sangat berharga. yaitu ibunya Siok Nio dan kakak-kakaknya Giok Hong dan Giok Hwa. Siok Nio adalah seorang janda Cina yang suka menonton ketoprak.5.Demi perlindungan Giok Tien. Dia memberi Korsinah liontin yang dulu diberi ibu untuk keselamatan. Korsinah juga menghapus guna-guna Radi Prawiro dengan guna sendiri. 3. Tak heran bila banyak laki-laki. dia memilih berjanda dan membesarkan putri-putrinya. Korsinah mengajar sebuah rapal agar Giok Tien selalu bisa berperan optimal. Siok Nio tahu. Biarpun dia sering dihampiri oleh lelaki. saat mereka berpisah. Hal. Akhirnya.7 Keluarga Giok Tien Ada tiga anggota keluarga Giok Tien yang diperkenalkan di Putri Cina. bersama ketiga anaknya. Ibid. ketika mereka bersama menonton ketoprak. 157. Kerap punggawa kota praja ini memesankan kursi untuk menonton ketoprak bagi Siok Nio dan anak-anaknya. Salah satu pengagumnya adalah seorang punggawa kota praja. Mereka tidak menikah. tetapi memilih tinggal di satu rumah dengan Setyoko dan Giok Tien setelah 155 156 Ibid. 172. punggawa itu amat menyukainya dan ingin mengambilnya sebagai istri. Giok Tien sangat sedih. lebih-lebih laki-laki pribumi. Hal. Tentu maksudnya. Namun Siok Nio tetap memilih hidup sendiri. menyukainya dan ingin meminangnya. Dia meninggal tak lama setelah pernikahan Giok Tien. mereka semua berperan sebagai tritagonis pendukung protagonis. Giok Hong dan Giok Hwa adalah kakak perempuan Giok Tien.

Hal. kemabukan kekuasaan. 3. dalam kerusuhan. Hal. yang dipersonifikasikan sebagai wajah: 157 158 Ibid. Putri Cina bingung karena merasa tanpa identitas. salah satu tritagonis. adalah adipati yang menggantikan Prabu Murhardo sebagai raja Medang Kamulan. ditusuk Kyai Pesat Nyawa oleh pasukan Radi Prawiro. Biarpun dia dikemukakan sebagai anak buah Prabu Murhardo.157 dia ternyata tidak sependirian.6. 279 – 280. . akibatnya. sudah diwujudkan pertama pada bab satu. ketika tokoh Putri Cina duduk dan berbicara dengan bulan seakan mereka pencinta. dan cinta sejati.1 Krisis Identitas Tema mayor krisis identitas. Setiap tema ini mempunyai kedudukan yang setara dengan yang lain. Dia menghapus bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo dan mengembalikan Medang Kamulan Baru ke aslinya.6 Tema Ada tiga tema utama dalam novel Putri Cina. 3. yang muncul di sepanjang cerita. yaitu kebingungan atas identitas (identity crisis).8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. 273 – 274. Mereka meninggal.pernikahan adik mereka.158 3. Ibid. tidak dapat dikatakan bahwa Putri Cina hanya mempunyai satu tema utama.5.

Bulan pun segara pergi meninggalkannya. Ibid. Hal. lalu menghampiri biliknya. Dia mengingat bahwa kaumnya ada yang pernah datang dari Cina setelah kerajaan Majapahit. asal usul Putri Cina itu tidak diketahui. Ia meraba wajahnya. Cahayanya demikian dekat padanya. Putri Cina mengambil keputusan bahwa dia bukan Jawa dan bukan Cina. yang ternyata sebenarnya Semar. seolah kekasihnya. ‘Sejak kita berpisah. 47 – 66. dia kembali ke tanah Jawa dari Sumatra setelah keruntuhan Majapahit dan mencari Sabdopalon-Nayagenggong. ketika ia menanyakan perihal hidupnya itu. tetapi karena kutukan Sarama (wakil dari Togog) mereka selalu akan dimaki dan dihina. Dan begitu lilin itu habis mencair. kau hanyalah nyala yang keluar dari lilin di hadapanku. Sungguhkah kau datang. seorang selir yang hanya disebut Putri Cina.160 Sebagai Putri Cina selir Majapahit. keturunan dari seorang pangeran Jawa dan seorang miskin Cina.Malam sedang terang benderang. Dan dirinya itu tak pernah ia temukan sampai kini. dia ingat bahwa sebelumnya sudah ada kaumnya di tanah Jawa. betapa aku ingin kau datang kembali padaku. menyatakan kepada Putri Cina bahwa kaumnya sebenarnya sudah sebagian dari bangsa Jawa. 10 Ibid.161 159 160 161 Ibid. yakni Jaka Prabangkara dan Kim Muwah. dan mau bersama dengan aku dalam bilikku? Aku khawatir. Ternyata kau hanya datang dalam mimpiku. Apakah kau hanya boleh kunikmati dalam mimpi?’ Tentu tiada jawaban baginya. bukan kekasih yang ia cari. Sabdopalon-Nayagenggong. Namun. sampai bulan itu terasa menari-nari di hadapannya. Disapanya bulan dengan mesra. kau pun hilang bersama nyalanya yang padam. Hal. Ia merasa. 15 – 31.159 Dari permulaan itu. Hal. . dua hamba setia. Namun. Wajahnya ternyata tiada. Bulan seperti keluar dari sarangnya. Akibatnya. tokoh Putri Cina mengingat dongeng-dongeng Jawa untuk mencari asal dirinya. tapi dirinya sendiri.

Pada awal bagian Kerajaan Medang Kamulan Baru. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. .. maka kematian itu menjadi telaga kehidupan yang amatlah indah. sehingga dari kematian itu turunlah hujan emas ke dunia. Amat indahlah badan kupu-kupu itu.6. terbang terayun-ayun. setelah lama berkuasa Prabu Murhardo. dinyatakan bahwa kerajaan baru itu pada awalnya disenangi masyarakat. Karena tersentuh oleh cinta dan kasih sayangnya. dia melihat sepasang kupu-kupu. Hal. seakan hendak memberikan dirinya sehabishabisnya. Putri Cina pergi ke Tuban. 125 – 133. sampai tertumpahlah semua keharumannya. dia menemukan identitasnya dan terbang ke langit sebagai kupu-kupu pula: Kupu-kupu cinta yang tak lagi memisahkan Jawa dan Cina itu terbang terus ke utara. Maka datanglah aneka jenis bunga. Langit pun harum dengan aroma bunga. Radi Prawiro dan (sedikit) Setyoko menginginkan kekuasaan yang lebih banyak maka mulai tidak memperhatikan nasib rakyat. . sampai ia mendidih panas.2 Kemabukan Kekuasaan Dalam tokoh Prabu Murhardo. Badan kupu-kupu itu begitu menarik penghuni alam semesta. Lega karena mengetahui bahwa kaumnya sebenarnya bisa tinggal di Jawa dengan aman dan bersama orang Jawa saling mencintai. atau power corrupts.163 162 163 Ibid. kekerasan. Badannya adalah badan Putri Cina yang sedang bertelanjang dada. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra.Terkejut. berebut menempel di buah dadanya. Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu. Setelah kerusuhan di Medang Kamulan Baru. 299 – 300. Radi Prawiro / Joyo Sumengah dan Setyoko / Gurdo Paksi terdapat tema minor kemabukan kekuasaan. Hal. Ibid.. Dan Putri Cina gembira. yang dia mengerti adalah Giok Tien dan Setyoko. dan iri hati. Namun. dendam.162 3.

dia memerintah bawahannya menyalahkan orang Cina. supaya kau dapat menggagahi istriku. kuakui. Ibid. yakni masalah perilaku kejimu yang melanggar tata susila. dan menjadi semakin kaya. raja itu mengambil keputusan bahwa kekuasaannya lebih penting daripada kesejahteraan rakyat. Sebab seperti katamu. bila aku sendiri yang berkata. agar kau dapat merebut istriku. Oleh karena itu. Bila istriku telah membuka semua kebusukanmu.164 Rasa kekuasaan ini juga menyebabkan Prabu Murhardo memerkosa Giok Tien. bahwa kau bersekongkol untuk menyingkirkan aku dengan cara keji itu. Sementara kubiarkan mereka terus menumpuk harta. ketika terjadi demonstrasi anti-kerajaan Prabu Murhardo. Sekarang. bahwa aku tak berurusan dengan Kyai Pesat Nyawa yang telah meminta nyawa kedua kakak iparku. 271. mereka telah banyak membantu aku dengan kekayaan mereka. sesuai dengan saran penasihatnya: ‘Senapati. alangkah mudahnya bagiku untuk membuat mereka percaya. negeri ini sedang dilanda kekacauan. Dengan demikian mereka menjadi kelompok yang menimbulkan kecemburuan dan iri. Oleh karena dia raja. Kupuji mereka sebagai orang-orang yang mau bekerja keras. dia merasa bahwa wanita siapa saja tersedia untuk kenikmatannya. Tapi mereka akan percaya. Hal. Semata-mata hanya supaya kekayaan mereka bisa kuperas. Prabu Murhardo membuat rencana untuk membunuh Giok Tien. Ketika sadar bahwa perbuatan dia dan Radi Prawiro bisa menjatuhkan dirinya. Namun.Akhirnya. Kuakui. Hal. Kalau menyulut api kecemburuan dan keirian terhadap orang-orang Cina itu adalah satu-satunya jalan dan celah untuk menyelamatkan negeri ini dari kekacauan. Kecemburuan dan keirian terhadap mereka itu sudah ada di dalam diri rakyat negeri ini. memang aku memberi kesempatan pada orangorang Cina. mengapa hal itu tidak kita kerjakan?’ kata Prabu Amurco Sabdo. orang takkan percaya.’ – Gurdo Paksi165 164 165 Ibid. bahwa kau sengaja membuat semuanya itu. menuruti keserakahan mereka. Prabu Murhardo terpaksa mengundur diri daripada dijatuhkan: ‘Aku memang mau meruncingkan semua perkara yang penuh tekateki ini menjadi satu masalah saja. 135. . oleh karena Giok Tien akhirnya diselamatkan.

ini menyebabkan beberapa. Ibid.6. Hal.167 Mereka tidak lama kemudian bertunangan. di hadapannya. Giok Tien mulai ragu-ragu lagi apabila suaminya akan mampu melindungi dia dan kakak-kakaknya. Hal.166 Namun.3. atau cinta yang bisa mengatasi semua perbedaan. hatikulah yang tertipu.3 Cinta Sejati Dalam hubungan Giok Tien dan Setyoko terdapatlah tema cinta sejati. Giok Tien pada awalnya ragu-ragu karena merasa mereka tidak akan cocok karena beda suku.’ jawabnya lagi.168 Dalam kerusuhan anti-Prabu Murhardo. oleh karena kecantikannya. selalu didekati lelaki dan dilamar tetapi selalu menolak.’ jawabnya sendiri. ‘Tidak. ‘Atau jika tertipu. seperti Radi Prawiro. 193 Ibid. Giok Tien 166 167 168 Ibid. menjadi malu mengakui cinta. Hal. Pada mulanya Giok Tien adalah seorang pemain ketoprak Cina dan Setyoko adalah seorang prajurit bawahan Jawa. ditikam dengan keris Nyai Pesat Nyawa yang milik senapati. seperti Setyoko. ‘Tertipukah mataku?’ tanya Giok Tien lagi dalam hati. ketika Setyoko akhirnya berani mengakui cintanya. Keragu-raguan ini menjadi semakin tajam setelah kedua kakaknya diperkosa oleh massa lalu dibunuh di dalam pandangannya. 178 – 193. Giok Tien. berdiri seorang lelaki tampan yang dalam bayangannya sungguh seorang Tejaningrat. tetapi akhirnya mereka menikah dan Setyoko mendapat pangkat tinggi sebagai senapati. menyimpan dendam dan yang lain. berhadapan dengan lelaki ini hatinya sungguh berdebar tak karu-karuan. . 198 – 222. Ia harus mengakui. Giok Tien jatuh cinta saat pandangan pertama: Ia hanya melihat.

Langit jadi putih bersih. hidup abadi dalam percintaan: Sebab begitu [Radi Prawiro] hendak menyentuhnya. menjelma menjadi kupu-kupu pula. Dia bahkan menuduh suaminya telah membunuh kakakkakaknya. merdu berkicau-kicauan. tubuh Gurdo Paksi pun ikut lenyap. Ibid. Dan bersamaan dengan lenyapnya tubuh Giok Tien itu. Setelah Setyoko pun mati. Joyo Sumengah membelalak tak percaya melihat kedua tubuh yang tadinya sudah mati dan menjadi mayat itu kini ternyata telah menjadi sepasang kupu-kupu yang hidup dan terbang di hadapannya. Ia mendongak dan melihat. Dan bersinar teranglah cahaya matahari pagi. setelah dia melihat betapa Gurdo Paksi berduka cita dan merasa bersalah. awan-awan gelap berarak pergi. dan menjelma menjadi kupu-kupu. Hal. mereka menjadi kupu-kupu dan terbang bebas bersama. tubuh itu ternyata lenyap dalam seketika. bahkan tersedia mengorbankan diri untuk keselamatan suaminya dari anak panah Radi Prawiro. Burung-burung girang beterbangan. dia bisa yakin kembali akan ketulusan cintanya. 223 – 261.169 Namun. Hal. . indah.merasa lebih tidak percaya lagi terhadap suaminya setelah dia diperkosa oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. sehingga menolak sebutan Gurdo Paksi dan kembali menjadi Setyoko saja. dipanahi Radi Prawiro. 297.170 169 170 Ibid.

dan .BAB 4 PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM PUTRI CINA 4. Prabu Murhardo dengan dukungan Patih Wrehonegoro menyalahkan rakyat. Semuanya adalah lawan. Semuanya adalah salah. ini tidak sepenuhnya dipercaya: ‘Bila pertikaian lama yang terselimuti kesatuan dan keseragaman itu sekarang meledak. dan semuanya adalah kawan. rakyat menjadi sangat benci kepada Prabu Murhardo.1 Plot Akibat dari kesengsaraan itu. rakyat tak tahu lagi mana lawan mana kawan. Seluruh rakyat sudah turun untuk memprotes kesengsaraan rakyat Kerajaan Medang Kamulan Baru. dan mengatakan bahwa rakyat sebenarnya melawan rakyat dan bukan raja. Mereka mulai demonstrasi di jalanan. Namun.

semuanya adalah benar. Kalau demikian, tak dapat lagi mereka mempertahankan dirinya. Dan untuk mempertahankan dirinya yang tak ada jalan lain kecuali dengan bersama-sama mencari korban, yang bisa dianggap sebagai yang patut disalahkan,’ urai Patih Wrehonegoro. ‘Dan yang bersalah itu adalah aku? Karena itu mereka mau menggulingkan aku?’ tanya Prabu Amurco Sabdo. ‘Ampun, Sinuwun, bukan Paduka yang bersalah, tapi kesatuan dan keseragaman yang palsu itulah yang sekarang sedang menuntut korbannya,’ kata Patih Wrehonegoro.171 Ini seiring dengan kenyataan di Orde Baru. Mahasiswa-mahasiswa memprotes kebijakan ekonomi dan lain-lain Pemerintah, lalu tidak diperhatikan. Daripada mengubah yang sudah tidak berfungsi baik dalam pemerintahan, mereka menyalahkan rakyat dan menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mencegah segala masalah yang timbul. Prabu Murhardo bersama abdi-abdinya mencari jalan keluar agar kekuasaan mereka bisa dijaga. Akhirnya keputusan diambil untuk mengalihkan kekerasan dan kerusuhan itu menjadi kekerasan etnis terhadap suku Cina. ‘Mudah, Sinuwun. Sekali lagi hamba katakan, itu sungguh mudah! Alihkan saja segala kekerasan yang mau pecah itu kepada orang-orang Cina. Setelah itu, Sinuwun akan mengendalikan keadaan dengan lebih mudah,’ kata Patih Wrehonegoro. Dia tersenyum, tanpa perasaan.172 Ini mencerminkan kecurigaan yang sampai sekarang terasa dalam masyarakat. Sebagaimana disinggung pada Bab II, ada teori bahwa provokator-provokator yang mengendalikan massa pada tahun 1998 sebenarnya anggota aparat. Setelah amarah massa diarahkan oleh Patih Wrehonegoro, orang-orang Cina menjadi korban dalam segala hal. Harta mereka dijarah. Rumah-rumah mereka dibakar. Tempat-tempat berdagang mereka dibumihanguskan. Di jalan-jalan mereka dicegat, lalu 171 172 Ibid. Hal.134. Ibid. Hal. 134.

dianiaya. Kendaraan-kendaraan mereka digulingkan, disiram minyak tanah, dan dibakar. Siapa yang dijumpai (massa), dan ketahuan sipit matanya, dan kuning langsat kulitnya, tak ampun lagi, dia pasti jadi korban bulan-bulanan massa rakyat. Dan lebih mengerikan lagi adalah peristiwa ini: banyak wanita Cina diperkosa. Malahan, di banyak tempat, wanita diperkosa beramai-ramai. Dan kejinya, perkosaan itu dilakukan di hadapan orangtua atau saudara wanitawanita Cina yang malang itu. Kekejian tidak hanya sampai di situ. Setelah diperkosa, wanita-wanita Cina yang sudah pingsan dan tak berdaya it masih dianiaya dengan kejam. Sebagian malah dibunuh.173 Kekejian massal ini telah terjadi di hidup nyata juga. Sebagaimana dikemukakan di atas, di antara lain sebagai berikut. • Sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci, Glodok

Plaza, dan Yogya Department Store Klender dibakar. • Di Jakarta, sebanyak 13 pasar, 2.479 rumah toko, 40 mal, 1.604 toko, 45

bengkel, 387 kantor, 9 SPBU, 8 bus dan kendaraan umum lainnya, 1.119 mobil, 826 sepeda motor, dan 1.026 rumah dirusaki, dijarah, dan / atau dibakar. • • Di Jakarta, jumlah korban yang tewas diperkira mencapai 1.217 orang. Di Jakarta, jumlah korban perkosaan

mencapai 152 orang, dengan 15 di antara mereka yang tewas • Sebagaimana dikemukakan dengan kasus

Lina di Surakarta, ada korban yang diperkosa di hadapan keluarga Sebagai akibat dari kerusuhan itu, Giok Tien dan kakak-kakaknya tidak percaya kepada kerajaan, bahkan Setyoko pun tidak dipercaya. Mereka mengambil keputusan untuk mengungsi ke Negara Singa:

173

Ibid. Hal. 149 – 150.

‘Apalagi di Negara Pedang Kemulan ini, para penguasanya suka mengkhianati kata-katanya sendiri. Mereka berjanji akan melindungi kita. Terbukti sekarang mereka malah mengkhianati kita,’ kata Giok Hwa. ‘Kalau begitu, mari kita menyiapkan barang-barang. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga, ke Negara Singa,’ ajak Giok Hong. ‘Iya, Cik. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri,’ sahut Giok Tien.174 Ini mencerminkan kenyataan bahwa sebanyak 10.000 sampai 100.000 orang Cina telah meninggalkan Indonesia pada saat kerusuhan. Kebanyakan memang pergi ke Singapura melalui Batam. Kekejian yang dirancang dalam novel pada halaman 149 – 150 menjadi semakin nyata ketika sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah Giok Tien dengan paksa. Ketakutan mereka sangat jelas. Akhirnya Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa lalu dibunuh di hadapan Giok Tien. … mereka terkejut setengah mati, karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk, dan mendekati mereka. Giok Tien, Giok Hong, dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Sebelum sempat mereka menjerit, orangorang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Giok Tien melihat, orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya, mempermalukan, dan akhirnya memerkosa mereka. Dan lebih ngeri lagi, ia melihat, akhirnya, orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. Darah mereka berceceran.175 Peristiwa ini melambangkan hal yang sama seperti pada halaman 149 – 150, tetapi dengan lebih banyak emosi. Sama seperti kasus Andina (Jakarta) dan Lina (Surakarta) pada bab dua, Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa di depan orang tercinta.

174 175

Ibid. Hal. 154. Ibid. Hal. 224.

177 dan ‘Benar.Ketika Setyoko pulang dan menemukan kakak-kakak iparnya terbunuh dan istrinya tidak ada di rumah. Akibatnya. … Aku harus mengakui. misalnya: ‘Putri Cina. Sudah lama hamba menghasratkannya. sebagai senapati aku juga tak berhasil menyelamatkanmu dari kekejaman yang pecah terhadap kaummu di Negeri Pedang Kemulan ini. banyak kekejaman yang terjadi sebagaimana dijelaskan di atas. Namanya pun tidak diakui oleh penggagahnya itu. Hal. Hal. Menyerahlah padaku. Ini kelihatan paling jelas pada halaman 290: ‘Giok Tien. Mengapa ketika sekarang kesempatan tiba. . hamba tidak memuaskannya? Paduka telah 176 177 Ibid. Sama seperti halnya Giok Tien diperkosa tanpa dilindungi oleh penanggungjawabnya. jika kau mau menuruti kemauanku. lebih-lebih dalam melindungi kaummu.’ kata Prabu Amurco Sabdo. dia hanya disebut “Putri Cina”. Nikmat juga bila sekarang kita menggilir Putri Cina ini. Aku adalah prajurit.’ – Setyoko176 Ketidakmampuan Setyoko untuk melindungi kaum Cina mewakili ketidakmampuan Wiranto untuk melindungi kaum Cina di Jakarta dan kota lain. seperti Tejaningrat tak berhasil menyelamatkan Roro Hoyi dari kekejaman Amangkurat. 290 – 291. Paduka telah menikmati Putri Cina ini terlebih dahulu. Sinuwun. Enaklah hidupmu. dia sadar bahwa dia tidak mampu melindungi keluarganya dari kekejaman massa. Sekarang tiba giliran hamba. kaum Cina di Jakarta dan kota lain tidak dilindungi oleh militer. bahkan aku pernah menjadi senapati. lelaki-lelaki sedang beramai-ramai memerkosa wanita Cina. Akhirnya Giok Tien digagahi oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo di Istana Raja. Di luar. wong ayu. Tapi aku telah gagal menjalankan tugasku sebagai senapati. Ibid. 248. bukan hanya mereka berdua yang ingin merasakan kehangatan dirimu.

Hamba akan katakan semua ini pada kaum perempuan yang ada di sana. maka sekaranglah saatnya hamba menikmatinya. Cara Giok Tien sebagai berikut: ‘Sekarang. mereka hanya melihat bahwa dia seorang perempuan yang dapat digunakan seenaknya. Ini juga terjadi pada Kerusuhan Mei 1998. 270. yang dapat digunakan sebagaimana mestinya. Dan ia pun beranjak. justru ketika negeri ini dalam keadaan gawat. 254 – 255. agar terbukalah perilaku Paduka yang menghancurkan tata susila. Karena itu akan hamba katakan. . hendak melangkah keluar. Akhirnya Setyoko datang dan menghentikan perkosaan Giok Tien. Ibid. Hal. Setelah Setyoko berdebat dengan Prabu Murhardo tanpa hasil. Dan itulah yang akan hamba buat. Karena itu. karena Paduka tak bisa menguasai syahwat. Hamba dan kaum hamba hanyalah perempuan.178 Dengan merendahkan Giok Tien dengan sebutan “Putri Cina”. Radi Prawiro dan Prabu Murhardo menghilangkan identitasnya sebagai manusia. bahwa kekuasaan itu tak lain adalah syahwat. Sebagaimana dicontohkan di kasus Andina di atas. Giok Tien menyatakan bahwa pengakuan dirinya sebagai korban perkosaan akan bisa menjatuhkan Prabu Murhardo sebagai Raja Tanah Jawa. tak dapat lagi Paduka mencegah hamba keluar menghadapi kerumunan orang banyak di bawah sana. Akan hamba katakan. Tapi membongkar kesyahwatan Paduka dan abdi-abdi Paduka. Dia menjadi hanya suatu benda atau objek.’ kata Giok Tien. supaya seperti hamba mereka juga berani berdiri tegak. saya tegak berdiri pula nasib hamba. Tak mungkin hamba mampu melawan kekuasaan. massa pemerkosa tidak memedulikan bahwa orang tuanya sakit atau dia sudah mempunyai pacar.’ kata Joyo Sumengah. Hal.mengizinkan hamba. Paduka akan terus menindas. hamba mau tegak berdiri. hamba mempunyai beribu-ribu bukti yang nyata.179 178 179 Ibid.

Biarpun tidak ada satu orang tertentu yang memaksakan Soeharto mengundurkan diri seperti dalam Putri Cina. Akibat dari amuk massa yang terjadi di Jakarta dan kota-kota lain.Setelah ancaman Giok Tien ini. Ternyata tidak demikian halnya. 180 Ibid. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. . Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. hak asasi manusia ditegakkan. Dia menetapkan Adipati Aryo Sabrang sebagai penggantinya. Sebagaimana dijelaskan di bawah: Semula mereka mengira. Ia mau mendengar kata-kata rakyatnya. Ini melambangkan penyelesaian Kerusuhan Mei 1998. peraturan-peraturan diskriminatif dihapus.’180 Ini melambangkan perubahan yang terjadi di Indonesia pada awal reformasi. 279 – 280. Prabu Murhardo terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. Sebagaimana dikemukakan di atas. Raja baru Prabu Aryo Sabrang secara segara menggantikan bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama. Soeharto mengundurkan diri dan wakil presidennya Jusuf Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia. … Rakyat mengerti. Arah Reformasi justru sebaliknya dari arah Orde Baru. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. dan demokrasi kembali dianut. Hal. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. nasib kaum Cina yang digagah selama tiga hari tiga malam itu menjadi salah satu dorongan yang sangat besar.

Akhirnya Putri Cina dapat beterbangan bebas dari rasa takut dan maut sebagai kupu-kupu.181 Kebebasan Putri Cina ini melambangkan semangat Sindhunata akan kehidupan yang lebih baik untuk orang Cina di Indonesia pasca-Reformasi. 85. Op. Cit. Di antara lain pada halaman 15. 181 Ibid. 4. misalnya bunga kematian. ada pula harapan untuk masa depan yang penuh kerja sama tanpa diskriminasi. dan 279. 88. 39. Di tangan Putri Cina yang menciumnya dengan mesra.1 Latar Tempat Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah representasi Indonesia pada Orde Baru. Bunga ungu itu bukan lagi bunga kematian. 32. Dia beterbangan di langit dan hal-hal yang mengerikan. 110. 104. yang akan mendatangkan hujan berkah dan kedamaian di Tanah Jawa ini. 299 – 300. 182 Sindhunata. . Dengan demikian. kini ada rasa tenang dengan kebijaksanaan Reformasi. … Karena itu semua. menjadi amat indah pula bunga ungu itu di tangannya. Hal. Setelah orang Cina menjadi korban amarah massa.2 Latar 4. Dia merasakan masa depannya indah.2.182 ada banyak kemiripan dalam sejarahnya. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra. bunga itu menjadi bunga kehidupan. menjadi indah: Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu. Selain fakta bahwa dalam Putri Cina sudah dinyatakan bahwa cerita terjadi di tanah Jawa.

Retnowati. Hal.Untuk menjadi raja Medang Kamulan. ekonomi. Hal. 185 186 Sindhunata. Orde Baru tidaklah menantang kepemimpinan dan pemerintahan yang kuat. Marshall Cavendish Editions: Singapura. Prabu Murhardo menyingkirkan raja lama. Ajiksaka. 93. yaitu: Orde Baru akan lebih pragmatis dan realis tanpa meninggalkan citacita kebebasan. 62 – 63. dan dinamakan Mataram Baru. Op. .185 Ini sama dengan alasan mengapa Orde Baru disebut Orde “Baru”. Cit. Cit. Sama-sama di Tanah Jawa. dinyatakan: Pada nama kerajaan itu ditambahkan kata Baru. Abdulgani-Knapp. Pada suatu saat muncullah kerajaan baru. yang dulu pernah ada dan sekarang digantikannya.186 183 Ibid. 62 – 63.183 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. Wertheim. dan budaya dengan Pancasila dan Ketuhanan yang Maha-Esa sebagai nilai moral dasar kita. karena memang demikianlah yang sering terjadi di Tanah Jawa. Orde Baru hendak mengutamakan kepentingan nasional sambil melanjutkan ideologi kita untuk memberantas kolonialisme dan imperialisme. Op. Mataram Baru yang baru muncul itu tentu lain dengan Mataram Lama. 184 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. Hal. Profesor Wim F. Retnowati. 88 Abdulgani-Knapp. 2007.184 Mengenai pilihan nama Medang Kamulan Baru. tetapi berharap untuk tetap memegang ciri-ciri ini dalam periode transisional dan perkembangan. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. politik. Adalah misalnya dulu Kerajaan Mataram. Menurut pidato Presiden Soeharto yang disampaikan di Seminar Angkatan Darat di Bandung pada tahun 1966. Hal. yang dilarang diterbitkan. Orde Baru hendak mengimplementasi demokrasi dalam ekonomi dengan tujuan mencapai masyarakat sosial.

and cultural society with Pancasila and Belief in God Almighty as our moral values. Aslinya: “The New Order would be more pragmatic and realistic without leaving out the ideals of freedom. keluarga dan pembantupembantunya yang dimenangkan. Selalu Raja.Sama dengan halnya Orde Baru. Op. Tak ada lagi keadilan. It is an order to achieve a social. sudah ada ketidaksenangan dan ketidakpuasan yang Diterjemahkan dari versi bahasa Inggris. dan kepentingan rakyat ditelantarkan. dan kedaulatan rakyat terasa hilang. to the contrary. The New Order wants to implement democracy in economy.188 Ini juga mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. Rakyat mulai tidak berharapan. Militer diperkuat.” 187 188 Ibid. keluarga dan pembantupembantunya yang bertambah kekayaan dan hartanya. Hal. it is the intention to have this characteristic in this transitional period and development. economic. Selalu Raja. Cit. The New Order is not against a strong leadership and government. Setelah sepuluh tahun di bawah pimpinan Presiden Soeharto. Prabu Murhardo tidak lagi dihormati sebagai pemimpin. dan rakyat ditakut-takuti serta diancam dengan senjata dan kekerasan.187 pada awalnya Kerajaan Medang Kamulan Baru disukai rakyat. 96. tetapi ditakuti. Rakyat percaya pada Prabu Murhardo dan kerajaan maju dan berkembang dengan pesat. . political. keluarga dan pembantu-pembantunya yang dilindungi dalam keamanan. Tidak ada lagi kesejahteraan. seperti pada Orde Baru. Tidak ada lagi ketenteraman. Namun. 67. Selalu Raja. dalam beberapa tahun Kerajaan Medang Kamulan Baru berubah. Hal. The New Order wants to put our national interest in the driving while continuing with our ideology to fight against colonialism and imperialism. Sindhunata. dan rakyat dibiarkan dalam kekurangan dan kemiskinannya.

Cit. kejatuhan Kerajaan Medang Kamulan Baru dan Orde Baru sangat mirip. 85. yang timbul setelah kasus Pertamina dikemukakan pada tahun 1974. Ini dilambangkan dengan adanya sengkalan191 lagu “Cucak Rowo”. Pengembangan harta mereka 189 190 Abdulgani-Knapp. Hal. Ibid.192 Selain itu. tidak dapat ditarik kemiripan lain. latar waktu tidak jelas.189 Ada pula kecurigaan atas korupsi. Penyebutan tahun dengan menggunakan kata-kata.timbul di hati rakyat. 192 Sindhunata.1. Hal. 191 Bahasa Jawa.2.2 Latar Waktu Kerusuhan dan kejatuhan di Medang Kamulan Baru terjadi pada tahun 1998. 4. Op.Cit. Op. Sebagaimana dijelaskan pada Bab 4. Oleh karena sudah didalami di atas. . sama seperti halnya Orde Baru. kemiripan ini tidak perlu dibahas di sini. Dengan demikian. kaum Cina semakin lama menjadi semakin kaya.2. Dalam Putri Cina. yang sangat populer pada tahun 1998: Ternyata anak-anak itu menyanyikan lagu Cucak Rowo yang saat itu sedang digandrungi dan dinyanikan di mana-mana di seluruh pelosok Tanah Jawa. Retnowati.3 Latar Sosio-Budaya Orang-orang keturunan Cina serta kedudukan mereka dalam masyarakat Jawa dalam Putri Cina digambarkan sama dengan kenyataan pada Orde Baru. hal atau peristiwa tertentu yang melambangkan angka tertentu. Hal.190 tetapi terus-menerus meningkat. 4. 159.

Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. serta wayang potehi yang dulu pernah menghibur banyak orang. Orang-orang Cina juga tidak mudah menjalankan ibadat mereka di kelenteng-kelenteng. Orang Cina yang nekat terpaksa merayakan tahun barunya dengan sembunyi-sembunyi. orang-orang Cina dilarang menjalankan kebudayaan. di kerajaan Medang Kamulan Baru orang Cina sangat dibatasi: Memang sejak Prabu Amurco Sabdo menggulingkan penguasa sebelumnya seperti Ajisaka menggulingkan Dewan Cengkar. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Cit.194 Dalam menjalani kebudayaan mereka. orang-orang Cina juga tak boleh mempertunjukkan lagi keseniannya.” 2008. 196 Untuk informasi lebih lanjut. Op. 1055. Universitas Sanata Dharma.195 Ini mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. G. Christopher Allen. Setiono. Tak ada lagi barongsai. adat istiadat. tak bisa lagi orang-orang Cina hidup menurut kebudayaannya. Mereka juga dipelihara oleh Prabu Murhardo untuk mengembangkan kekayaan penguasa. dan beberapa orang konglomorat seperti pemilik BCA Sudono Salim dan raja kayu Mohammad “Bob” Hasan menjadi akrab dengan Presiden Soeharto. ketika secara de facto warga keturunan Cina dibatasi dalam bidang perdagangan. samsi. 1059 Sindhunata. liong atau leang-leong. . “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Hal. Makalah. dapat dibaca: Woodrich. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto. dan bahkan disukai juga oleh orang-orang pribumi. Nama mereka pun harus diganti dengan nama pribumi asli.membuat orang pribumi menjadi iri hati dan benci kepada mereka. dan tata cara agamanya.193 Ini mencerminkan kenyataan di masa Orde Baru. Dihapuslah nama-nama Cina di Tanah Jawa ini… Di Pedang Kemulan. 137. Cit. Op. 110. Hal. Hal. Bahkan mereka tidak diperbolehkan merayakan Tahun Baru Cina. Di Pedang Kemulan ini. Benny. Perundang-undangan yang membatasi budaya Cina termasuk:196 193 194 195 Ibid.

14 tahun 1967.198 • Surat Edaran 06/Pres-Kab/6/1967.201 • Keputusan Menteri Kehakiman No. Hal. membekukan modal milik orang keturunan.197 • TAP XXXI/MPRS/No. Hal. Mely G. yang menegaskan keperluan untuk warga negara Indonesia keturunan Cina mengindonesiakan nama mereka.199 • Instruksi Kabinet Presendium 37/U/IN/6/1967. Setiono. G. yang melarang penggunaan aksara yang bukan aksara Latin (antara lain Cina) di tempat umum. Benny G. Benny. yang melarang izin tinggal dan bekerja untuk imigran Cina baru (serta anak dan istri mereka).• Peraturan Pemerintah 127/U/Kep/12/1966. Hal. Op. Hal. Op. yang melarang pertunjukan kebudayaan luar negeri di umum dan mendorong orang keturunan untuk berbaur dengan budaya Indonesia. yang mewajibkan penggunaan Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh orang keturunan asing di 197 198 199 200 Setiono. Mely G. 987. dan menutup semua sekolah yang tidak berbahasa pengantar bahasa Indonesia. Tan. . Cit. yang menentukan istilah Cina sebagai istilah paling tepat untuk mendeskripsikan warga keturunan Cina. biarpun istilah itu sudah dianggap diskriminatif oleh kaum Cina. Cit. 987. Hal. 230. 979. 53. 3/4/12/1978. 201 Tan. 32/1966. Ibid. Op. Op.200 • Instruksi Presiden No. Cit. Cit.

Ini digambarkan dalam Putri Cina dengan menjadi peminum alkohol. mereka mengalami kehilangan nama. sehingga negeri Medang Kamulan dikatakan Negeri Mampir Ngombe: Maka dengan minum mereka merasa bersatu dalam mengalami dan menanggung penderitaan serta nasib yang sama. Hal. Hal. tetapi dalam pada pelaksanaannya cenderung hanya diminta dari orang keturunan Cina. 7 – 8. kekerasan atau bahkan 202 Prasetyadji. rakyat Jawa juga digambarkan sama seperti kenyataannya pada Orde Baru. Di tengah putus asa Inilah sekarang lagu duka yang kami suka: Cintamu sepahit Topi Miring! Kami menderita. Hal. 1075. Cit. Cit. Rakyat merasa tidak puas dengan pemerintahan Orde Baru.atas Kartu Tanda Penduduk. namun di tengah derita Kegembiraan masih juga kami punya: Saat kami mengangkat gelas bersama-sama: Kita berteman sudah lama!203 Ini menggambarkan putus asa yang terjadi di tengah Orde Baru.202 Sementara. Orang-orang yang berusaha untuk mengubah pemerintah dengan membuat petisi204 atau bersuara205 mendapat reaksi dari pemerintah yang sangat negatif. Benny G. 115 – 116. Karena itu sambil minum mereka dapat menyanyi: .. Petisi 50. 205 Di antara lain Fuad Muhammad Safrudin . 203 204 Sindhunata. Hal. Op. di antara lain. sementara raja dan pembantupembantunya tinggal dalam kesejahteraan dan kemewahan. Jakarta: TransMedia. 1054. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. Setiono. wartawan dari harian Bernas. Akibatnya. 2008. Op. mereka putus asa. .. Ibid. Rakyat merasa tertindas akibat kemiskinan mereka.

1).3 Penokohan 4. kekerasan. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. 207 Sindhunata. sampai ia mendidih panas. 4. Putri Cina setelah mengalami trauma merasa bahwa wajahnya telah hilang.5. Hal. setelah melihat kisah Giok Tien dan Setyoko. 1075 – 1076. terbang terayun-ayun. dendam. peran Putri Cina menjadi cara untuk Sindhunata menunjukkan bagaimana tanggapannya atas perasaan orang-orang Cina setelah Kerusuhan Mei 1998. Hal. dan iri hati. rakyat merasa tertindas dan sebagian besar tidak berani bertindakan. Biarpun memang secara sejarahwi identitas orang Cina di Indonesia tidak pernah jelas.”206 Akibatnya. Putri Cina merasa telah menemukan wajahnya dan mempunyai harapan untuk orang Cina dan orang Jawa tinggal bersama dalam damai sejahtera: Dan Putri Cina gembira.207 Sama dengan halnya Putri Cina. Cit. Akhirnya.1 Putri Cina Bila tokoh Putri Cina dianggap sebagai ibu semua orang Cina di Indonesia (lihat 3. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas.3. Ini ditampilkan dengan kehilangan wajahnya. .“dihilangkan. Ini menyebabkan Putri Cina melihat ke sejarah bangsanya di Indonesia untuk berusaha memahami identitasnya sendiri dan menemukan wajahnya. warga keturunan Cina menjadi cemas dengan hidup di Indonesia dan mempertanyakan identitas mereka setelah kerusuhan Mei 1998. dengan adanya yang merasa lebih kuat budaya Indonesia dan ada yang lebih kuat budaya 206 Ibid. 115 – 116. Putri Cina merasa kehilangan identitas diri sehingga tidak tahu siapa dirinya. Op. 1054.

dapat dilihat bahwa Putri Cina tidak hanya mewakili pikiran orang Cina di Putri Cinta. mereka tidak akan diterima oleh masyarakat Indonesia. bersama 208 Untuk informasi lebih lanjut. dengan pandangan bahwa orang yang tidak bisa berbahasa Mandarin bukanlah orang Cina.2 Giok Tien Pengalaman Giok Tien dan kakak-kakaknya mencerminkan pengalaman wanitawanita Cina yang pada tahun 1998.3. Apabila mereka mengakui orang Cina. Cit. Identitas itu juga termasuk bahasa yang digunakan. ada keluarga yang melarikan diri ke luar negeri. sementara. 29. . setelah melihat perubahan yang terjadi di Indonesia setelah mulainya Reformasi ada orang Cina yang merasa bahwa situasi sudah mulai berubah. Hal. apabila mereka mengakui diri mereka sebagai orang Indonesia akan menghadapi hambatan hukum yang tidak seimbang dengan orang Indonesia yang pribumi. beserta harapan bahwa hidup akan menjadi lebih indah. 162 – 168. Dalam soal ini. biarpun menurut keturunan memang orang Cina. Mely G. Giok Tien menjadi takut melihat kondisi tanah Jawa yang semakin mengerikan. 209 Ibid.Cina. Biarpun dia sudah berusaha untuk berbaur dengan budaya Jawa (dari main ketoprak sehingga menikah dengan orang Jawa). Namun. Akhirnya.209 Untuk menghindari masalah itu. lihat Tan. Hal. tetapi pikiran orang Cina di Indonesia. Op. Isu identitas itu tergantung pada apa yang diakui orang Cina sendiri. 4.208 setelah Kerusuhan Mei 1998 masalah identitas menjadi masalah yang perlu dipecahkan dengan segera. sebagaimana dimengerti Sindhunata.

akhirnya dia diperkosa oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri. Cik. Ia harus hanya menjalankan perintah Prabu Amurco Sabdo. sama seperti Giok Tien. Ini membuat dia trauma akan hubungan dengan orang Jawa. kekejian yang terjadi pada tanggal 13. warga keturunan Cina merasa takut untuk jangka waktu yang lama. Sebagian melarikan diri dari Indonesia.3 Setyoko / Gurdo Paksi 210 Sindhunata. akhirnya ada orang tidak dikenal yang masuk ke rumah. Biarpun akhirnya selamat. Ini mencerminkan pengalaman orang Cina pada saat itu.’ ajak Giok Hong. dia merasa bersalah dan putus asa. dan 15 Mei membuat Cina menjadi sangat takut dan putus asa atas hubungan mereka dengan orang pribumi.3. Mungkin bukan dengan tangannya sendiri. apa dalam keadaan demikian kita masih bisa mengharapkan perkecualian? Rasanya. 153 – 154. 14. Hal. sehingga menjelang tahun baru 1999 ada yang takut akan terjadi amuk massa lagi. 4. tapi dengan tangan bawahannya ia bisa saja meniadakan kita semua. mari kita menyiapkan barang-barang. ‘Iya. ‘Kalau begitu. dan memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong. Biarpun Giok Tien tidak diperkosa kelompok itu.’ sahut Giok Tien. kita tinggal menunggu waktu..”210 Biarpun mereka sudah mengambil keputusan untuk mengungsi.kakak-kakaknya Giok Hwa dan Giok Hong dia mengambil keputusan untuk melakukan yang disebut exit oleh Hirschman: ‘Cik. Sebagaimana dikemukakan di atas. mengikat mereka. Kangmas Gurdo Paksi adalah prajurit. Rasa takut itu tidak mudah hilang.. .’ jawab Giok Tien. Cit. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga. Op. ke Negara Singa. dan sebagian lagi menjadi semakin tertutup terhadap orang yang bukan dari kaum mereka. .

sebagaimana dikemukakan pada Bab 2.3.. Setyoko menjadi pemimpin (senapati) tentara Medang Kamulan Baru. Namun pangkat itu tetap jauh di bawah pangkat seorang senapati. banyak yang bersikap pasif.. sama seperti yang dituduh dari Letnan Jenderal Prabowo Subianto: “. Radi Prawiro (saingannya. Tak mengherankan. 213 Ibid. Op.. Hal. mereka tidak mampu mencegah kerusuhan.2.. yang menjadi Panglima ABRI pada tahun 1998. Namun. [Joyo Sumengah] melihat [Gurdo Paksi] menjadi senapati. Sesungguhnya lurah prajurit itu adalah pangkat yang tinggi. . sama seperti kenyataannya pada Mei 1998. . yang mencerminkan Letnan Jenderal Prabowo Subianto)211 juga menginginkan pangkat itu.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Ada dua sifat Radi Prawiro yang dapat dikaji sebagai pencerminan kenyataan sosial pada tahun 1998.3. Setyoko bersama beberapa bawahannya berusaha untuk menyelamatkan korban dan menghentikan kerusuhan. yaitu perilakunya sebagai seorang pemerkosa dan perilakunya 211 Lihat Bab 4. . atau bahkan turun ikut kerusuhan. 222. dan para aparat yang berusaha untuk menyelamatkan korban Kerusuhan Mei 1998. ia selalu berusaha untuk menjatuhkan dan meniadakan Gurdo Paksi dari Negara Pedang Kemulan ini.”212 Setelah kerusuhan dipicu oleh Radi Prawiro. Selain itu. Ini mencerminkan perilaku beberapa anggota aparat.213 4. Cit.. Hal. Sama seperti Wiranto.Setyoko dapat dilihat sebagai gabungan dari sifat Jenderal Wiranto. 151 – 152.4.. bila .4 212 Sindhunata... Namun.

sebagai tumenggung. Dibakarnya hati mereka sehingga mereka percaya bahwa segala malapetaka ini menimpa Negeri Pedang Kemulan karena orang-orang Cina itu hanya selalu ingat akan diri dan kekayaan mereka sendiri saja. Hal. Radi Prawiro berhasil dihentikan oleh si pasangan. Pertama-tama akan dijelaskan bagaimana sifat Radi Prawiro dalam memerkosa Giok Tien mencerminkan sikap nyata pemerkosa pada kerusuhan Mei 1998. Malah. Radi Prawiro juga sempat memperkosa Giok Tien di depan Setyoko. adapun kesamaan tindakan Radi Prawiro selaku tumenggung dengan perilaku yang disangka dilakukan oleh Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. jangan!’ tolak Giok Tien. sama seperti halnya pemerkosa Andina di atas. . Radi Prawiro tidak memperhatikan usaha korbannya untuk melindungi diri. ia jadi makin bernafsu. sebagaimana dijelaskan di bawah: ‘Radi Prawiro. Kedua aspek tokoh itu mempunyai kesamaan yang cukup banyak dalam perilaku rakyat dan aparat.214 Sementara. Joyo Sumengah tak peduli lagi akan teriakan itu. Radi Prawiro tidak menghiraukan bahwa Giok Tien sudah mempunyai pasangan. Dia justru menganggap itu satu hal yang mendorong dirinya. Selain itu. 233. atau penjaga istana. yang pada tahun 1998 bertanggung jawab atas Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di Jakarta. tetapi beda dari halnya pemerkosa Andina. Pasukan-pasukan di bawah kekuasaan Radi Prawiro turun ke lapangan untuk memancing amuk massa. Jadi biang keladi kekacauan di Pedang Kemulan ini adalah orang-orang Cina. Seperti halnya pemerkosa Mona di atas. 214 Ibid. lalu diikuti oleh beberapa pasukan di bawah kekuasaan Setyoko: Lurah Prajurit Joyo Sumengah hanya memerlukan waktu sedikit saja untuk menyulut kebencian dan iri hati terhadap orang-orang Cina yang memang telah ada.

lainnya lagi ikut memanasi. Lainnya lagi. .. kendati kelihatan ganas dan buas. itu merupakan suatu kesimpulan yang 215 216 Ibid. “memanasi” emosi masyarakat. yang bertanggung jawab atas wilayah Jakarta. aparat lain yang dilihat di jalan cenderung hanya menjaga tempat-tempat tertentu. [Prajurit-prajurit Gurdo Paksi] seperti diminumi ramuan yang membuat mereka kalap dan lupa diri. tetapi malah bersiap untuk acara yang sudah direncanakan di luar pulau.. Sungguh mereka seakan tak mau berbuat apa-apa terhadap kekerasan yang menghancurkan orang-orang Cina. agar amuk massa itu makin berani menyerang orang-orang Cina. tidak menganggap kerusuhan itu sebagai hal yang penting. Sebagian mereka bahkan ikut terjun ke tengah kerumunan massa yang membakar gedung-gedung orang Cina. Jenderal Wiranto.216 Sekelompok orang yang berciri seperti aparat keamanan (badan tegap. Kelompok yang tidak mengambil tindakan ini tidak hanya terbatas pada prajurit awam saja. Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin dan Letnan Jenderal Prabowo Subianto menyuruh pasukan mereka untuk memancing amarah rakyat untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Jenderal Wiranto.215 Hal ini mencerminkan kenyataan sebagaimana sudah dijelaskan pada Bab 2. sebagaimana dijelaskan di atas. Jemma. Selain itu. hanya diam tak berdaya dan melihat-lihat saja. Menurut sangkaan rakyat. Kendati prajurit. Op. supaya Prabowo dapat menjadi presiden setelah Soeharto turun. dan tidak mencegah kerusuhan lain yang terjadi di depan mereka. 152. Hal.. Cit. 107. Biarpun belum terbukti ada perintah dari Presiden Soeharto maupun jenderal-jenderal yang ada di bawah pimpinannya untuk mengarahkan amarah massa. mereka juga manusia yang seharusnya masih punya hati. Purdey. rambut cepak) dilihat memancing masyarakat. 149. Mereka ini seakan sengaja membiarkan pusat-pusat perdagangan orang-orang Cina habis dilalap api dan dijarah. Hal.

Prabu Ajisaka. Cit. 80 – 90. 219 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. dengan rajanya Prabu Ajisaka. untuk menjadi Raja Medang Kamulan: .218 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September. 219 217 218 Misalnya di Purdey. Hal. Op.3... 68. Hal. Sindhunata.. Retnowati. Cit. Ada beberapa aspek Prabu Murhardo yang mencerminkan Soeharto.dapat ditarik oleh orang yang memperhatikan situasi. Wertheim. Profesor Wim F. kecenderungan menggunakan bahasa Jawa. Prabu Murhardo juga merasa telah menyingkirkan [Prabu Ajisaka] yang dianggapnya telah demikian lama menyengsarakan rakyat di Tanah Jawa. 217 khususnya oleh orang yang 4. . menjadi sinis akibat mengalami kerusuhan itu. Abdulgani-Knapp.. Op. dan kejatuhannya sebagai akibat kerusuhan. Jemma.. yaitu Soeharto. Op. antara lain kegiatannya menggulingkan raja sebelumnya. . kedudukan sebagai pemimpin negara.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo mencerminkan Presiden Republik Indonesia pada tahun 1998.. 88 – 93. Prabu Murhardo telah menggulingkan Raja Medang Kamulan. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. . Cit. Kerajaan Medang Kamulan [adalah] kerajaan pertama yang muncul di Tanah Jawa. yang dilarang diterbitkan di Indonesia. pada hal.

Sindhunata. Cit.228 ngulad sariro hangrasa wani 220 221 222 223 224 Sindhunata. 596. Op. 227 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘putri’.225 dan putri ayu amung yekti. Hal.223 wis manuta. 602. ‘perintah’. ‘hanya’. Cit. 485. 1. ‘sungguh’. Cit. 225 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘sudah’. 529. 249. Op. dia sering menggunakan istilah bahasa Jawa. 1407. P. ‘membuat’ ‘surga’ .227 Ini mencerminkan kebiasaan Soeharto dalam pembicaraannya. J. 544. Cit. Hal. Kompas. Op. ‘bisa’. Hal. 600. 280. Hal. seperti mbalelo (membangkang). Cit. Hal. Hal. P. amung sira gawe swarga224 (menurutlah sudah. Zoetmulder. putri cantik. yang membuat aku benar-benar jatuh cinta). bisa temen gawe wuyung226 (sesungguhnya hanya kamu.Sementara. dengan tambahan yang implisit dalam konteks. ‘cinta’ dengan tambahan yang implisit dalam konteks.221 melorot222 (jatuh). Cit. 250. Cit. Sindhunata. Prabu Murhardo sering menggunakan bahasa Jawa. sebagai raja. ‘hanya’. 228 “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. Op. Purwadi. ‘membuat’. ‘sungguh benar’. 15. 255. hanya kau yang dapat menyediakan surga bagiku). Dalam konteks kalimatnya. 122. Op. menggauli. 133. 19 Mei. Op. Hal. Hal. 122. Zoetmulder. ‘cantik’. 15. ‘kamu’.” 1991. 255. Op. 226 Ibid. J. . 555. 27. Hal. Beberapa contoh yang tercatat termasuk wedar220 (nampak). Purwadi. 47.

Hal.(mawas diri. madeg pandito230 (turun jabatan. 65. Prabu Murhardo terpaksa turun jabatan setelah kerusuhan membara di seluruh negaranya. 258. Hal. Op. Prabu Murhardo juga merupakan kepala negara Medang Kamulan Baru. Terakhir. Dalam novel.6 Korsinah 229 230 Luhulima. Cit. Cit. 12 – 20. 270. James. James.229 lengser keprabon. 475. 231 Secara harafiah. James. Op. Op. Hal. . akhirnya. Hal. Op. 179. Cit.231 dan tinggal gelanggang colong playu (tidak bertanggung jawab). Hal. sebagai akibat dari tindakannya memerkosa Giok Tien. Luhulima. Purwadi. Prabu Murhardo mengundur diri setelah dipaksakan oleh senapatinya.” Diubah agar sesuai dengan Soeharto (seorang Muslim yang menjadi presiden). 232 233 234 Luhulima. menjadi pendeta. Cit. mengoreksi diri). Op. 442. Soeharto mengundurkan diri secara suka rela setelah 14 anggota kabinetnya meninggalkannya dalam kekacauan pasca-Tragedi Mei 1998. Sindhunata. 271 – 278. Cit. sama seperti halnya Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada Orde Baru. “Berhenti sebagai raja.232 Selain itu. dia menunjukkan Aryo Sabrang sebagai penggantinya. Setyoko.234 4. Ibid.3. 64.233 Sementara. Hal. menjadi orang religious yang hidup secara pas-pasan). sama seperti halnya Soeharto.

’ [ujar Korsinah]. dan memain-mainkanmu sebagai Wahita atau Puyengan yang hangat. Di dunia nyata. Di panggung. Hal. memberi petunjuk pada Giok Tien sehingga Giok Tien menjadi semakin pintar bermain. 160. mencumbumu sebagai Anjasmara yang kenes. merasakan gejolak nafsumu sebagai Ken Dedes yang menggairahkan. bibir merangsang Anjasmara itu telah melayu pucat. kamu kembali menjadi biasa. Karena panggung. dan bahkan melindungi Giok Tien dari guna-guna Radi Prawiro235 dan menasihati agar tidak melakukan hal yang bodoh: ‘Tien. Sebagaimana dijelaskan di atas. yang sudah lama menjadi pemain ketoprak. Mereka menyembunyikan keluarga Cina di rumah sendiri. menggodamu sebagai Johar Manik yang liar. Hal. panggung itu lain dengan dunia nyata. Cit. keliaran Johar Manik dan kehangatan Wahita atau Puyengan hilang menjadi dingin. Korsinah. Korsinah dapat ditafsirkan mencerminkan orang-orang Jawa yang berusaha untuk melindungi orangorang Cina. Dengan demikian.Biarpun Korsinah tidak muncul dalam kerusuhan. kamu bersandiwara.236 Kepedulian Korsinah terhadap Giok Tien ini mencerminkan perilaku beberapa warga pada Kerusuhan Mei 1998. yaitu berusaha untuk membantu orang-orang Cina. Op. . dari perilakunya terhadap Giok Tien selama di Sekar Kastubo dapat ditarik kesimpulan bagaimana dia akan bersikap. Sifat baik Korsinah terlihat sekali selama Giok Tien menjadi bintang Sekar Kastubo. memberikan pakaian Muslim kepada 235 236 Sindhunata. Banyak laki-laki ingin menidurimu sebagai Ratu Kencanawungu yang anggun. Ketika dandananmu dilepas dan bedak di wajahmu dihapus. gejolak nafsu Ken Dedes itu telah mereda. kamu bisa kelihatan menarik dan dicintai. 182 – 185. Tapi di ranjang. ada orang-orang pribumi yang membahayakan diri untuk membantu orang-orang Cina. bau harum Kencanawungu telah mengambar. Ibid. kamu hidup seadanya.

238 237 238 Setiono. Op. dan ganas.3. orang-orang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. dan akhirnya memerkosa mereka. Ibu dari kakakberadik ini. lalu memerkosa dan membunuh mereka: Ketika mereka sibuk mengemasi barang-barang yang akan mereka bawa mengungsi ke Negara Singa. Darah mereka berceceran. semangat melindungi Giok Tien masih dipegang erat. Giok Hwa dan Giok Hong sangat takut ketika terjadi kerusuhan yang diarahkan kepada orang Cina. Sama dengan halnya Giok Tien. ketika melihat seorang dari mereka menusuknusukkan sebilah keris ke tubuh Giok Hwa. orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya.237 Biarpun Korsinah tidak melakukan hal-hal ini. bagaimana dalam kengerian itu Giok Hong mengembuskan napasnya yang terakhir. Hal. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk. tidak akan dibahas karena sudah meninggal sebelum kerusuhan. Sebelum sempat mereka menjerit. 1065. 224. Beny G. mempermalukan. Giok Tien melihat. sebelum mereka dapat melarikan diri. akhirnya. Semuanya itu berlangsung dengan demikian cepat.orang Cina supaya mereka aman. ketika melihat. Op. Dan ia hampir jatuh. karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Siok Nio. Giok Hong. mereka terkejut setengah mati. lalu meninggalkan keris itu tertancap di dadanya. Oleh karena Giok Tien dan Setyoko cukup kaya. Dan lebih ngeri lagi. 4. Giok Tien hampir pingsan. ia melihat. orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya. yang diperkosa dan dibunuh pada saat terjadi kerusuhan. Namun. dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi.7 Keluarga Giok Tien Keluarga Giok Tien yang akan dibahas pada sub-subbab ini ialah Giok Hwa dan Giok Hong. dan mendekati mereka. sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah. Cit. Sindhunata. kejam. Cit. dan mengusir massa yang sedang beramuk. . Hal. Giok Hwa dan Giok Hong bersiap untuk melarikan diri (melakukan exit) ke Negara Singa. Giok Tien.

Ia mau mendengarkan kata-kata rakyatnya. Ternyata tidak demikian halnya. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama’. sehingga setiap pemerkosa sudah dapat giliran. perkosaan terjadi secara ramai-ramai. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. sama seperti Giok Hwa dan Giok Hong. dengan banyak orang berpartisipasi. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. Hal. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. karena itu ia harus memutuskan sama sekali dengan apa yang terdahulu. Rakyat mengerti. entah itu disebut yang ‘Lama’ atau yang ‘Baru’. Sebagaimana dilihat dari contoh Andina dan Mona di atas. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah.3. Dia merupakan Adipati Nusa Barong. . sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. 239 239 Ibid. 280. karena Prabu Aryo Sabrang memerintah dengan sabar dan penuh keterbukaan. Setelah Prabu Murhardo mengundur diri. dan salah satu anak buah Prabu Murhardo. Sekarang tiada lagi yang baru atau yang lama. masih mencerminkan kenyataan pada Kerusuhan Mei 1998 dengan sangat jelas.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. Semula mereka mengira. Memang Aryo Sabrang bertekad membawa Medang Kamulan ke masa depannya yang gemilang. Biarpun Andina dan Mona selamat. masih tercatat sebanyak 15 yang meninggal atau dibunuh setelah mereka diperkosa. Aryo Sabrang diangkat menjadi raja yang ternyata adil dan bersikap jauh berbeda dari Prabu Murhardo: [Rakyat] senang.Hal ini mencerminkan pengalaman beberapa wanita yang diperkosa. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. yang ada hanyalah Medang Kamulan saja. 4.. Pemerkosa itu mengambil giliran memerkosa wanita.. biarpun tokoh yang tidak banyak berperan dalam cerita. .

241 240 241 Setiono. tindakan Aryo Sabrang menghapus jejak-jejak dari Medang Kamulan Baru mencerminkan tindakan yang dimulai oleh Presiden Habibie dan dilanjutkan oleh presiden-presiden lainnya. dijadikan presiden. Hal. Cit. Beberapa tindakan Habibie yang dapat dimaknai sebagai “menghapus jejak-jejak (pemerintahan sebelumnya)” termasuk mengundangkan Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998 yang secara formal menghapus istilah “pribumi” dan “non-pribumi”. menyelesaikan proses perundangan Undang-Undang Hak Asasi Manusia serta memulai proses amendemen Undang-Undang Dasar 1945. . Sama seperti Habibie (yang. 1085 – 1086. yang lebih menekankan hak asasi manusia dan diharapkan untuk lebih menyejahterakan rakyat.Sifat dan perilaku Aryo Sabrang ini mencerminkan Presiden Jusuf Habibie. menduduki jebatan Wakil Presiden). Hal. 240 Aryo Sabrang merupakan anak buah pemimpin yang menduduki jebatan tinggi. Beny G. Ibid. Op. 1085 – 1089. Sementara. lalu berusaha untuk menjauhi masa lalu. sebelum menjadi Presiden.

45 bengkel. 1. Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp.1 Kesimpulan 5. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikit-sedikitnya Rp. 387 kantor. Di Jakarta sendiri.1. 457 miliar. Sementara. yang mencantumkan perasaannya dalam Putri Cina. 12 rumah makan.1 Ringkasan Penelitian Kerusuhan Mei 1998 adalah peristiwa yang sangat berpengaruh dalam sejarah Indonesia. dan 1. 55 bus dan tujuh truk.119 mobil. 2. Demikian pula Sindhunata. Massa juga membakar 287 mobil. 9 SPBU.479 rumah toko. atau USD 238 juta. Soeharto harus mengundurkan diri dan pemerintahan Orde Baru berakhir. Sekitar 13 pasar. Putri Cina.026 rumah dirusaki. 217 toko. Dia mencari identitasnya dalam mitos orang Jawa. dijarah. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar. Namun. 570 sepeda motor. 27 toko swalayan. 826 sepeda motor.604 toko. Akibat kekacauan ekonomi. warga Indonesia keturunan Cina merasa sangat trauma. 2. 40 mal. Tokoh utama pertama.5 triliun. mulai di Jakarta terjadi suatu pogrom dengan orang Cina sebagai sasaran yang akhinrya tersebarkan ke seluruh Indonesia. Tercatat banyak kasus di mana aparat tidak mampu atau tidak berusaha untuk mencegah kerusuhan dan penjarahan. di Surakarta tercatat 56 kantor dan bank. oleh karena mereka dijadikan sasaran kerusuhan dan tidak dilindungi oleh pemerintah sendiri. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. 18 ruang pamer mobil. Akibat kerusuhan ini. 1. ada lebih dari seribu orang tewas. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung.BAB 5 PENUTUP 5. merasa kehilangan identitas akibat kerusuhan yang terjadi kepada dia. dan akhirnya .

seorang pemain ketoprak kuturnan Cina. akibat pemerkosaan istrinya. Psikologi suku Cina digambarkan dengan Putri Cina.2 Kesimpulan Sebagaimana telah dikemukakan di atas. Tokoh yang berdasarkan tokoh sejarah termasuk Prabu Murhardo sebagai cermin Presiden Soeharto. dan kakakkakaknya diperkosa dan dibunuh. dan Setyoko dan Radi Prawiro beserta hubungan mereka sebagai cermin Jenderal Wiranto dan Jenderal Prabowo Subianto. Senapati kerajaan Medang Kamulan Baru. nepotisme. selain disebut tanah Jawa.menyaksikan gara-gara yang terjadi pada tahun 1998. Kerusuhan Mei 1998 telah sangat mempengaruhi pikiran warga Cina di Indonesia.1. Biarpun Giok Tien adalah istri dari Setyoko. Situasi politik. Sidhunata mendapatkan banyak ilham dari kehidupan nyata. Akhirnya. juga digambarkan dengan mitos yang sama. yang berasa kehilangan identitas. yaitu korupsi. Setyoko bersama Giok Tien memeras Prabu Murhardo untuk mengundurkan diri. . pengambinghitaman orang Cina oleh pemerintahan dibahas. Indonesia. dan hukum represif terhadap suku Tionghoa. dia diperkosa oleh raja Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. karena tidak terima cinta Giok Tien dan Setyoko. Melalui cerita Giok Tien. Dalam pembahasan perasaannya. Tahun keterjadiannya dilambangkan dengan sengkalan lagu “Cucak Rowo” yang sangat popular pada tahun 1998. Radi Prawiro membunuh mereka. dan penjarahan massal itu telah meninggalkan bekas di hati mereka yang tidak mudah hilang. dia merasa seakan mengerti bagaimana orang Jawa dan orang Cina bisa bekerja sama. dan akibatnya merasa bebas. 5. Perkosaan. Ketika Putri Cina melihat cinta tulus Giok Tien dan Setyoko. pembunuhan. Namun. di Medang Kamulan Baru dan Indonesia selama Orde Baru sama.

Penulisan Putri Cina bukanlah sekadar penulisan novel, tetapi pengabadian suatu pengalaman dalam bentuk tulisan. Hal-hal yang terjadi di dalam novel mempunyai maksud untuk mencatat pengalaman dan keterjadian untuk masa depan, supaya orang dapat memahami apa yang dialami. Biarpun ditulis secara alegoris, kenyataan sangat menonjol. Dengan Prabu Murhardo mencerminkan Soeharto dan Giok Tien sebagai suara korban, Putri Cina mengemukakan kenyataan pahit yang harus dipahami. Tulisan ini juga menyampaikan suatu pesan, bahwa perlu ada kebhinekatunggalikaan supaya negeri ini bisa maju dan berkembang.

5.2 Saran Dengan pengertian Putri Cina baru ini, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut. Pertama, bisa dilakukan penelitian intertekstual Putri Cina dengan beberapa karya sastra pasca-Reformasi yang dituliskan oleh orang keturunan Cina dapat dilihat apabila ada kebiasaan baru untuk mencari jawaban atas kekerasan dan kerusuhan melalui karya sastra. Kedua, bisa dilakukan penelitian sosiologis atas karya sastra Indonesia yang dituliskan oleh orang keturunan Cina, dapat dilihat betapa Kerusuhan Mei 1998 telah mempengaruhi psyche warga keturunan Cina di Indonesia. Ketiga, bisa dilakukan penelitian psikologi sastra, dapat diteliti bagaimana garagara yang terjadi dalam novel Putri Cina mempengaruhi tokoh Putri Cina atau Giok Tien. Keempat, bisa dilakukan penelitian sosiologi sastra atas bagaimana ciri-ciri Presiden Soeharto digambarkan dalam karya sastra, misalnya dalam Putri Cina karya

Sindhunata, Paman Gober karya Seno Gumira Ajidarma, Bapak Presiden yang Terhormat karya Agus Noor, dan Semar Gugat karya N. Riantiarno. Kelima, teori scapegoat mechanism punya René Girard dapat diterapkan pada novel Putri Cina untuk mengikuti perkembangan diskriminasi terhadap orang keturunan Cina di Indonesia; ini dapat pula digabungkan dengan penelitian interteks untuk melihat pogrom lain di sejarah Indonesia, misalkan pembunuhan 10,000 orang keturunan Cina di Batavia pada tahun 1740.

DAFTAR PUSTAKA Abdulgani-Knapp, Retnowati. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. 2007. Marshall Cavendish Editions: Singapura. “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo, Yogya, dan Samarinda.” 1998. Kompas. 9 Mei. Hal. 3. “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya.” 1998. Kompas. 11 Juni. Hal. 1. “Aparat Jamin Keamanan, Warga Masih Was-Was.” 1998. Kompas. 13 Agustus. Hal. 9 Arif, Ahmad dan Maria Hartiningsih. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan.” 2008. Kompas. 14 Mei. Hal. 1 Chailil, Munawar, dan Tim Forum. “Di Ujung Aksi Damai.” 1998. Forum Keadilan. 1 Juni.

Culler, Jonathan. Structuralist Poetics: Structuralism, Linguistics, and the Study of Literature. 1977. Routledge & Kegan Paul: London. dalam Ratna, Nyoman Kutha. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Cetakan Pertama. 2004. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Keempat. 2009. Gramedia: Jakarta. Dewi, Novita. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. 6 No. 1 Maret 2008. Hal. 40 – 49. Gie, Kwik Kian. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi.” 1998. Kompas. 7 Juni. Hal. 4. Gunadi, Fannie. “Mona, di Balik Sprei Kembang.” 1998. Tempo. 12 Oktober. Hal. 63. Hamid, Usman dkk. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Cetakan Pertama. 2005. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Ikatan Keluarga Orang Hilang, dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 11. Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Hidup yang Terenggut”. 2003. Tempo. 25 Mei. Hal. 68 – 69. “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan.” 1998. Kompas. 06 Juni. Hal. 12. Kelana, Aries, dan I. Made Suarjana. “Yang Untung dan Buntung.” 1998. Gatra. 23 Mei. Hal. 66 – 67. Khoiri, Ilham. “I. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa.” 2008. Kompas. 10 Februari. Hal. 12. “Kota Solo Penuh Asap.” 1998. Kompas. 15 Mei. Hal. 11. “Lega..., Lepas dari Jakarta.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 8.

2008. “Peta Amuk di Kota Hantu”. Kompas. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. TransMedia: Jakarta. Skripsi. Kompas. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Kompas. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Obstfeld. Nyoman Kutha. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. 2003. 2008. Kompas. 5 Juni. 22 Mei. 6. Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. Singapore University Press: Singapura.” 1991. 1. Purwono. 2004. 2008. “Luka Kerusuhan. Edisi Pertama. Luka Perempuan. 2002. Kamus Jawa-Indonesia Populer.Luhulima. 22 Juli. Amerika Serikat. Media Abadi: Yogyakarta. Kompas. Cetakan Kedua. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. 1996–1999. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. Benny G. Writer's Digest Books: Cincinnati. 2007. . Purdey. “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo: Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. Cetakan Pertama. 164 – 166.” 1998. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. 5. Sindhunata. Universitas Gadjah Mada. 2004. 11. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. 1.” 1998. Hal. 11. Anti-Chinese Violence in Indonesia. Jemma. Ratna. Bakri. Teori. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. Jakarta: TransMedia. Siregar. Dedy. Raymond. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. 25 Mei. Setiono. Cetakan Pertama. Prasetyadji. 2006. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). Putri Cina.” 1998. 1964. 2008. Purwadi. Stories and Scripts. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. Hal. Kompas: Jakarta. 16 Mei. Metode. Hal. Hal. Hal. 19 Mei. James. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Tempo. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. Kompas.” 1998. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Hal. Hal. 14 Juli.” 1998.

dan Nurlis Effendi. Hal. “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap.” 2008. Y. Christopher Allen. Khoiri Akhmadi. Wawancara pribadi dengan Sie Yulyani Retno Nugroho. Gatra. Mely G. 16 Mei. Edisi Pertama. Hal. Woodrich. 06 Juni.. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. Gramedia: Jakarta. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. Yogyakarta: Fakultas Sastra. O. Kompas. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. Sastra Baru Indonesia I. 1 Juni. dan Andi Zulfikar Anwar. 24 – 28. Dan S.” 1998. 1980.Sumbogo. Woodrich. . 19. 2008. A. tanggal 22 November 2008. Priyono B.” 1998. Universitas Sanata Dharma. 11. dkk. P. Tan. Sumbogo.” Makalah. “Pandangan Pemuda-Pemudi Yogyakarta tentang Kedudukan Suku Tionghoa di Indonesia. 2006. Nusa Indah: Ende. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. tanggal 15 November 2008. Hanibal W. Christopher Allen. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. Robson. Hidayat Gunadai. J. Hal.. Hal. Universitas Sanata Dharma Zoetmulder. Sen Tjiauw. 23 Mei. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Kamus Jawa Kuna Indonesia.. “Percik Bara Seantero Nusantara. Priyono B. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto. Yogyakarta: Fakultas Sastra. Gatra. Teeuw. Forum Keadilan. Makalah. Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari." 1998. 24 – 31.” 1998. Wijayanta. Cetakan Kelima. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta.

Hal. . 165. Peta Kerusuhan di Jakarta242 242 “Peta Amuk di Kota Hantu”. 25 Mei. Tempo.LAMPIRAN 1. 2003.

Usman dkk. dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta.1 Data Kerusakan dan Korban Versi Pemerintah Daerah DKI Jakarta243 Jenis Korban / Kerusakan Jumlah Pasar Ruko Mall / Plaza / Swalayan Toko Bengkel Kantor Kecamatan Kantor Polisi Kantor Pemerintah Lainnya Kantor Swasta Bank Restoran Hotel Pompa Bensin Bis dan Metromini Mobil Motor Rambu Lalu Lintas 13 2479 40 1604 45 2 11 8 383 65 24 12 9 8 1119 821 486 243 Hamid. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. . Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia. Ikatan Keluarga Orang Hilang. Hal. Cetakan Pertama.2. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa. 118 – 119. Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. 2005.

.2 Data Kerusakan dan Korban Versi Tim Relawan Untuk Kemanusiaan (TRUK)244 Jenis Jumlah Orang Hilang 31 Meninggal Akibat Senjata / Lain 27 Meninggal Akibat Dibakar 1190 Luka / Sakit 91 Lokasi Korban Jiwa Yogya Department Store. Jakarta Tempat Lain.Taman Pagar Fasilitas Umum Lain Rumah Penduduk Rumah Ibadah / Gereja Korban Jiwa Total Bangunan Total Kendaraan Total Fasilitas Umum 11 18 1 1026 2 2888 5723 1948 516 2. 118 – 119. Hal. Tangerang Sabar Subur Simone. Tangerang Pertokoan Matahari. Tangerang Plaza Aria Supermall Lippo 2. Ibid.3 Data Korban Versi RSCM245 Lokasi Jumlah 288 101 144 10 8 2 43 Laki- Wanit ? Jumla B Kol 244 245 Ibid. Jakarta Ramayana Plaza. Hal. 119. BM = Bagian Manusia.

Laki 20 1 21 12 1 16 2 79 2 1 2 3 82 a 4 0 4 0 0 1 0 6 1 0 1 0 5 0 2 0 0 0 0 6 0 2 0 1 h 29 1 27 12 1 17 2 91 3 3 3 4 94 M i 9 3 27 121 2.mogot Slipi Jaya Rawa Bening Klender Gramedia Tanah Abang Robinson Minggu Cileduk Ps.4 Data Kerusakan dan Korban Versi Kodam Jaya246 Jenis Korban / Kerusakan Korban Jiwa Perusuh / Penjarah Korban Jiwa Mahasiswa Korban Jiwa Aparat Keamanan Korban Luka-luka Mobil Motor Toko Bank Rumah Penduduk Pasar Pos Polisi Pompa Bensin Supermarket Diskotik Hotel Showroom Jumlah 456 4 3 69 1521 1172 2514 257 675 16 9 22 291 7 8 45 246 Ibid. 120. Hal.Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Pusat Jakarta Selatan Tangerang Tgl 15/5/98 Tanjung Priok Tgl 15/5/98 Taman Sari Jogja-D. .

Tempat Ibadah Gudang Total Bangunan Total Kendaraan Total Korban Jiwa 2.5 Data Kerugian Bisnis Properti Akibat Kerusakan247 No Jenis Jumlah Harga per m / Unit . Bangunan unit 1 Ruko 4800 US$ US$ 7,2 juta 15.000 2 Bank 180 Unit US$ US$ 25.000 25.000 US$ 12 (sewa) US$ 16,8 juta Pusat 3 120.000 m Perbelanjaan US$ 10 (renovasi) US$ 25,2 juta 2.6 Data Kerusakan dan Korban Versi TRUK248 Meninggal Tangga Hilang l Senjata / lain Bakar 13 / 5 14 / 5 12 15 / 5 27 3 564 Total 27 15 564

4 11 3862 2693 463

Luka / Sakit 10 43 6 59

Jumlah korban 10 55 600 665

2.7 Data Korban Jiwa dan Luka-Luka Versi Tabloid Berita Mingguan Adil249 Wilayah Lokasi Luka-Luka Korban Yogya Department Store 288 Jakarta Tempat Lain 101 Ramayana Plasa Cileduk 144 Pertokoan Matahari 10 Tangeran Sabar-Subur Cimone 8 g Plasa Aria 2 Supermal Lippo Karawaci 43

247 248 249

Ibid. Hal. 120. Merupakan sebagian dari tabel aslinya. Ibid. Hal. 121. Ibid. Hal. 121.

Jumlah

101

495

2.8 Data Kerusakan Versi Tabloid Berita Mingguan Adil250 Wilayah No. Material 1 Pasar Swalayan, Restoran, Hotel 2 Pasar Tradisional 3 Bank 4 Kantor Pemerintah dan Polisi 5 Kantor Swasta Jakarta 6 SPBU 7 Rumah 8 Mobil 9 Sepeda Motor 10 Angkutan Umum 1 Ruko, Hotel 2 Bank 3 Pasar Swalayan Bekasi 4 Mobil 5 Sepeda Motor 6 Angkutan Umum 1 Ruko 2 Bank 3 Mobil Tangerang 4 Mal, Hotel, Restoran 5 Sepeda Motor 2.9 Data Perkosaan Tim Gabungan Pencari Fakta251 Jenis Kekerasan Seksual Jakarta dan Meda Sekitarnya n Perkosaan 50 1 Perkosaan dengan penganiayaan 14 250 251 Ibid. Hal. 122. Ibid. Hal. 122.

Jumlah 4304 13 535 21 157 9 1026 1119 821 8 569 24 21 53 4 19 1272 13 23 302 7

Surabay a 2

Jumlah Total 53 14

Penyerangan seksual / penganiayaan Pelecehan Jumlah Total

9 5 78

1 6 8

4 6

10 15 92

3. Transcript Wawancara Wahyu Apri Wulan Sari, ST Tanya: Selamat Siang, Mbak. Bolehkah saya minta nama lengkap Mbak dan curriculum vitae, misalnya umur, tempat dan tanggal lahir, dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Wahyu Apri Wulan Sari. Umur saya 24 tahun, dan saya lahir di Surakarta tanggal 26 April, 1984. Saya masih belum mempunyai pekerjaan, dan saya masih mencari-cari. Tanya: Oke, terima kasih Mbak. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Contohnya, saya 25% German, 25% Irlandia, dan 50% Prancis. Jawab: Saya adalah seorang Warga Negara Indonesia, yang dulunya nenek moyang saya ada keturunan asal Asia Timur, yaitu Jepang, dari garis Ayah. Jadi kalau dihitung dalam persen, kira-kira 25% Jepang dan 75% Jawa. Tapi nenek saya bukan keturunan Ju-Gu-Hyan-Fu. Tanya: Ah, saya bisa lihat bahwa mata Mbak agak sipit. Apakah Mbak sering diperkira orang Cina oleh orang-orang “Pribumi?” Jawab: Iya, tapi saya tetap enjoy dengan sebutan itu, dan saya tetap menerimanya. Ketika mereka panggil saya “Cicik” atau “Ce-ce” juga saya tidak keberatan, dan menurut saya itu adalah panggilan sayang dari mereka. Dan saya menyukainya. Lagipula tidak ada bedanya antara orang Cina, atau orang keturunan, dan orang Pribumi asli, semuanya sama-sama Warga Negara Indonesia. Tanya: Terus, pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Mbak ada di mana? Jawab: Ketika itu, saya masih berada di sekolah saya di Surakarta; ketika itu saya masih SMP kelas II. Nama sekolah saya adalah SMP Negeri III Surakarta. Saya berasal

semuanya dibakar. Tanya: Terus. “Kami orang Jawa. namanya Toko Buku Sekawan. kami Pro-Reformasi!. sempat kami membantu orang Cina. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. Dan Lina sendiri menjadi stress berat.dari kota Surakarta. Cina. Tanya: Terus. di mana kota tersebut didiami oleh beberapa orang Jawa. dia sendiri diperkosa. pengalaman Mbak sendiri apa pada saat itu? Jawab: Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. Tokonya dijarah). khususnya penduduk Cina. Seisi tokonya dijarah penduduk. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang memiliki toko buku terkenal di Solo. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. dan beberapa orang Arab dan Pakistan. dan kami hampir diserang penduduk. dan orang tuanya dibuang keluar. bagaimanakah keluarga Mbak membantu orang Cina pada saat itu? Apakah keluarga Mbak membantu. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar.” atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Penjarahan juga ada di mana-mana. mall. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. sampai saat ini. yang jumlahnya banyak sekali. tapi mereka merasa takut akan serangan yang . pasar. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. Mbak melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Keterjadiannya apa di Surakarta? Jawab: Saya melihat banyak sekali pertokoan. yang dijarah dan dibakar. kami selalu berkata. seisinya. Tanya: Terus. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. Surakarta. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. atau hanya duduk diam-diam? Jawab: Dulu. Tanya: Kira-kira seberapa wanita diperkosa? Jawab: Tidak terlalu banyak. tidak sebanyak di kota Jakarta pada saat itu. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil.

Tanya: Terus bagaimana pengaruh kepada orang Cina. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. tidak ada orang. Tanda tangan Mbak akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Mbak. Banyak gedung yang terbakar. dan bukan rekaan. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. Tanya: Terima kasih atas bantuan Mbak. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. cuma bangkai mobil dan motor. dan juga pindah sekolah. dan juga pecahan kaca di mana-mana. Terakhir. termasuk sekolah saya pun. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo. 2008 untuk tugas PERATURAN DAN KEKERASAN ANTI-TIONGHOA PADA SAAT REZIM SOEHARTO DAN HUBUNGANNYA DENGAN PANCASILA dan bukan rekaan. ditutup untuk beberapa waktu. menurut Mbak bagaimana pengalaman orang Cina telah mempengaruhi mereka dan Mbak sendiri? Jawab: Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. Orang Jawa dan orang Cina tidak mau saling menyapa dan bicara. Demikian juga ketika di pasar tradisional. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 21 Oktober. Tanya: Terus. mereka benar-benar seperti berada di kasta yang paling rendah di antara semuanya. menurut Mbak? Jawab: Mereka sempat tersingkirkan. saya dan keluarga saya ikut juga.mungkin akan tiba-tiba terjadi. saya minta Mbak menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. dan dipojokkan di antara masyarakat. Sekolah-sekolah. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. Lebih parah lagi. dan kebetulan saat itu. Kami menyatakan bahwa . Semisal seperti sebuah kasta. Mereka sering dituduh kalau mereka adalah penyebab semuanya yang telah terjadi. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. harga untuk mereka dipasang lebih tinggi dari biasanya. Dan juga sempat ada gap antara tetangga. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari.

untuk makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tapi tidak akan digunakan tanpa izin tertulis dari Pihak 2. dan lahir di Semarang pada tanggal 8 Juli 1983. yang diwawancara Wahyu Apri Wulan Sari untuk tugas selain makalah tersebut. ST 4. Saya berusia 25 tahun. misalnya umur. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara Christopher Allen Woodrich Wahyu Apri Wulan Sari. Transcript Wawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Tanya: Selamat Siang. yaitu catatan. pewawancara Christopher Allen Woodrich. dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho.hasil wawancara itu. . Saya bekerja sebagai secretary. Bolehkah saya minta nama lengkap Cicik dan curriculum vitae. boleh digunakan oleh Pihak 1. Cicik. tempat dan tanggal lahir.

Walaupun begitu. Tetapi guru geografi itu selalu mempersulit saya dengan memberikan tugas yang lebih banyak dan berat dibanding teman-teman saya yang lain. Dia menilai semua tugas saya dengan nilai yang menurut saya tidak adil karena menurut kebanyakan guru yang lain atau teman-teman saya hasil tugas saya itu mendapatkan nilai lebih dari yang dia berikan tetapi karena dia tidak suka dengan suku Cina dia memberi nilai yang kurang bagus. Namun.Tanya: Oke. Guru itu sangat baik pada saya karena dia sering mendukung dan memberikan bimbingan banyak hal kepada saya. Contohnya guru geografi di SMP saya (SMP Negeri 32. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Contohnya. Bisakah Cicik menjelaskan? Jawab: Iya. 25% Irlandia. perlakuan dari teman-teman karena terlihat sekali perbedaan antara kami. pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Cicik ada di mana? Jawab: Saya berada di Semarang pada saat itu. yaitu guru BP atau Bimbingan Pelajar. saya 25% German. ada guru yang tidak mendiskriminasikan saya. hal ini saya anggap karena guru itu sangat perhatian terhadap saya maka dia memperlakukan saya seistimewa ini yah hal ini untuk menghibur saya sendiri sehingga saya punya semangat untuk menghadapi beberapa hal yang terjadi dikarenakan diskriminasi tersebut. dan 50% Prancis. Saya berkulit putih jadi sangat terlihat kalau saya keturunan Chinese. bahkan pernah yang lain boleh berkelompok tapi saya harus mengerjakannya sendiri. Jawab: Keturunan saya 50% Cina dan 50% Jawa. Tanya: Terus. terima kasih Cicik. tahun 1996 1999). Apapun usaha saya dia tidak menilai saya secara sportif karena dia tidak suka pada orang yang keturunan Chinese. Kadang dari guru pun juga begitu membedakan atau mendiskriminasikan saya karena ada keturunan Chinese. Jadi ada yang suka dan ada yang tidak suka. Tanya: Terus. Semarang. Cicik melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Kejadiannya apa di Semarang? . Tanya: Terus dulu Cicik pernah berkata bahwa Cicik pernah mengalami ketidakadilan pada zaman sekolah. termasuk dia mengetahui masalah saya dengan guru geografi tersebut.

Teman saya di Jakarta dikejar-kejar gerombolan orang yang mengerikan pada saat pulang sekolah dan diperkosa. Banyak para gadis Cina diperkosa dan dibunuh sebagian dari keluarganya. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. seperti ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila seandainya sesuatu terjadi. Jadi tidur pun merasa harus terjaga. kemudian cerita dari bos saya yang orang Taiwan pada saat itu dia awal berbisnis di Jakarta pun juga hampir jadi korban kesadisan mereka. Jadi. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia.. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalanan. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. Kemudian.Jawab: Saya sedikit trauma dengan cerita-cerita dari teman-teman saya yang mengalami hal itu secara nyata.. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. namun. Tanya: Pada saat itu bagaimana perasaan Cicik terhadap orang-orang yang melakukan kejahatan itu? Jawab: Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan mereka. Akan tetapi. hanya kami (keluarga saya) merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Saya tidak melihat kejadian ini dengan mata kepala saya sendiri. namun saat itu beruntunglah saya tidak ada hal-hal yang terjadi pada saya. Di Semarang banyak hal yang terjadi di luar. Tanya: Terus. dan kami merasa was-was di saat malam. pengalaman Cicik sendiri sampai sekarang apa? Sudah ada perubahan apa saja dalam hubungan orang Pribumi dengan orang Cina? .

Kami berjanji bahwa hasil wawancara ini. saling bekerja sama dalam bidang apa saja dan saling membantu sesama. pewawancara Christopher Allen Woodrich. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara . itu membuat kami para suku Cina merasa sangat susah bergaul dengan orang Pribumi walaupun kami ingin disamakan dengan mereka. Tanya: Menurut Cicik bagaimana kekacauan dan diskriminasi yang terjadi kepada orang Cina pada saat rezim Soeharto mempengaruhi orang Cina? Bagaimana itu mempengaruhi Cicik sendiri? Jawab: Ya. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 17 November. dan itu membuat para suku Cina sedikit khawatir dengan anak-anak mereka dan menyekolahkannya di sekolah khusus orang-orang Cina. apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki hubungan antara orang Pribumi dan orang Cina? Jawab: Saling tenggang rasa kepada sesama meski beda agama dan ras. Tanda tangan Cicik akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Cicik. yaitu catatan. untuk hal selain makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tanpa izin tertulis dari Pihak 2. dan juga saling menghargai untuk menghilangkan rasa diskriminasi. Terakhir. Tanya: Terus satu pertanyaan lagi. yang diwawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. 2008 dan bukan rekaan. saya minta Cicik menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. Menurut Cicik. tidak akan digunakan oleh Pihak 1. dan bukan rekaan. Tanya: Terima kasih atas bantuan Cicik.Jawab: Beberapa dari mereka bisa menerima kami sebagai orang Indonesia juga walaupun secara dokumentasi kami sedikit dipersulit dan harus membayar mahal ketika mereka menyadari kami dari bangsa Cina.

Papringan Yogyakarta 55281. wafat 2008) Diane Marie Boismier (née Rivest. Nama Tanggal Lahir Tempat Lahir Agama / Kepercayaan Alamat : : : : : Christopher Allen Woodrich 15 Maret. Kanada Humanis Sekular Jalan Legi No. Ontario. Indonesia Bertunangan Harry Walker Woodrich (lahir 1957. 1989 Windsor.Christopher Allen Woodrich Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Biografi Penulis 1. lahir 1964) Jean-Luc Mathieu Woodrich (lahir 1990) Kyle Aaron Woodrich (lahir 1995) Timothy Adam Woodrich (lahir 1996) Status : Nama ayah kandung : Nama ayah tiri : Nama ibu kandung : Nama saudara kandung: . 5AA. wafat 2004) Ricky Edward Boismier (lahir 1960.

Pengalaman Pekerjaan dan Pengabdian 2010 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SLB Bhakti Kencana 2. Pro 2 RRI Yogyakarta 2010 : Guru bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Karanghargjo 2009 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SD Bhinneka Tunggal Ika National Plus School 2007 – 2008 : Tukang daging di Price Choppers. Forster Secondary School. Windsor. Windsor. Windsor. Windsor. Forster 1996 – 1999 : Anggota Pramuka ‘Cub Scouts’ 1995 – 1996 : Anggota tim T-Ball . L. Kanada 2000 – 2001 : SD di Maryvale. Forster 2003 – 2006 : Sukarela menjual kartu bingo 2002 : Sukarela di Windsor Community Service sebagai perawat untuk orang catat mental 2001 – 2003 : Bekerja sebagai pengasuh anak 1997 : Bekerja mengirim katalog toko Sears 4. Kanada 2001 – 2002 : SD di Children’s Achievement Centre. Forster 2004 – 2006 : Anggota tim bowling J. Kanada 2004 – 2006 : Sukarela menjaga kantin sekolah J. Berbah 2009 – sekarang : Guru les bahasa Inggris 2010 : Pembaca puisi. Windsor. Kanada 2005 : Cleaning service dengan Ambassador Maintenance.” dengan SMA Bopkri 1 2005 – 2006 : Ketua komite perencanaan prom J. Kanada 1999 – 2000 : SD di Regional Children’s Centre. Kanada 1992 – 1999 : TK dan SD di St. Windsor.Nama saudara tiri : Christina Boismier (lahir 1984) 2. Kanada 2007 : Telemarketer di Family Vacation Centre. Kanada 2006 – 2007 : Marketing di Charmy Snow Ice Yogyakarta 2005 – 2006 : Kasir di Wendy’s. Puisi Pro. L. Windsor. Kanada 3. Yogyakarta 2006 – 2007 : Ikut pertukaran pelajar Rotary International sebagai siswa di SMA Bopkri 1. Antoine Elementary School. L. L. Windsor. Forster 2004 – 2005 : Anggota tim debat J. Pengalaman dan Aktivitas Organisasi 2007 – 2008 : Anggota tim bowling Price Chopper 2007 – 2009 : Anggota Mataram Hash House Harriers 2007 : Anggota komite perencanaan konser “Breakthrough our Sadness by Art. Yogyakarta 2002 – 2006 : SMA di J. Sejarah Pendidikan 2008 – 2011 : Kuliah di jurusan Sastra Indonesia di Universitas Sanata Dharma. L. Tecumseh. Windsor. Kanada 2007 : Kasir di Tim Horton’s.

1994 – 1996 5. kehadiran. L. Forster Secondary School: penulis telah mencapai rata-rata nilai 80% atau lebih : Berbagai penghargaan untuk nilai terbaik. dsb. Penghargaan 2006 2002 – 2006 2002 – 2006 1999 : Anggota Pramuka ‘Beaver Scouts’ : Fundraiser terbaik di Bowl For Kids Sake 2006 : Honour roll di J. : Menerima penghargaan dari Optimist Club of Saint Clair Beach .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful