1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Masalah Karya sastra bertitik tolak pada dunia nyata, termasuk karya sastra Indonesia. Pada waktu sastra Indonesia lahir, kekuasaan Belanda mewarnai semua aspek kehidupan; dengan demikian, karya sastra yang diterbitkan, seperti Sitti Nurbaya, di permukaan tampak pro-Belanda.1 Pada saat perang kemerdekaan, kemanusiaan dan semangat perjuangan tidak dapat terpisah dari kehidupan; demikian pula pada karya sastra, seperti dalam Jalan Tak Ada Ujung, yang mengutamakan tema kemanusiaan dan kemerdekaan. Setiap periode diilhami oleh peristiwa nyata.2 Demikian pula Putri Cina karya Sindhunata, yang diterbitkan pada tahun 2007. Akibat kekacauan ekonomi, pada tahun 1998 orang keturunan Cina dijadikan kambing hitam di seluruh Indonesia. Di Jakarta sendiri, dalam waktu tiga hari (dari tanggal 13 – 15 Mei 1998) sebanyak 1.217 orang tewas,3 152 wanita diperkosa,4 dan

1

Siregar, Bakri. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. 1964. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Hal. 31 – 32. Teeuw, A. Sastra Baru Indonesia I. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Edisi Pertama. 1980. Nusa Indah: Ende. Hal. 170 – 172. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep.” 1998. Kompas. 14 Juli. Hal. 6.

2

3

4

2

ada kerugian material setidaknya Rp. 2,5 triliun.5 Sebagai akibat dari krisis ekonomi dan kerusuhan di “kota paling aman dan dijaga se-Indonesia,” akhirnya Presiden Suharto terpaksa mengundurkan diri.6 Kerusuhan ini menyebabkan hilangnya identitas dalam batin warga keturunan Cina, yang menjadi bingung: apa artinya nasionalitas, kalau tidak bisa Cina dan tidak bisa Indonesia? Putri Cina lahir sebagai tanggapan pertanyaan itu.7 Biarpun Putri Cina merupakan tanggapan atas pertanyaan identitas, novel itu tidak dapat dipisahkan dari peristiwa yang telah mengilhaminya. Novelnya penuh dengan peristiwa yang menjadi paralel kerusuhan Mei 1998, di antaranya kerusuhan yang menjadi alasan pembunuhan orang Cina, perkosaan wanita Cina,

ketidakmampuan pemerintah untuk mencegah kerusuhan, dan gara-gara yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejauh manakah Putri Cina mencerminkan realitas?

1.2 Perumusan Masalah Penelitian ini memecahkan tiga masalah, yaitu:

5

Setiono, Benny G. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. Edisi Pertama. 2008. TransMedia: Jakarta. Hal. 1084. Tan, Mely G. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. 2008. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Hal. 212

6

7 Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11.

3

1.2.1 1.2.2 1.2.3

Bagaimanakah peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia? Bagaimanakah struktur novel Putri Cina karya Sindhunata? Bagaimanakah Kerusuhan Mei 1998 mempengaruhi Putri Cina karya Sindhunata?

1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini mempunyai tiga tujuan sebagai berikut. 1.3.1 Mendeskripsikan peristiwa Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. 1.3.2 Mendeskripsikan struktur novel Putri Cina karya Sindhunata. 1.3.3 Mendeskripsikan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 terhadap novel Putri Cina karya Sindhunata.

1.4 Tinjauan Pustaka Dalam tinjauan pustaka telah ditemukan beberapa pembahasan Putri Cina karya Sindhunata. Pembahasan-pembahasan yang ditemukan ada yang merupakan skripsi/tugas akhir, esai dan resensi buku. Pembahasan pertama ditulis oleh Maria Hartiningsih berjudul “Pergumulan Menguakkan Identitas”. Tulisan ini merupakan resensi buku Putri Cina. Resensi yang diterbitkan di Kompas pada tanggal 23 September 2007 ini memberi sinopsis plot, serta membahas salah satu pesan novel, yaitu “Identitas Tunggal adalah Ilusi.”

yang diselesaikan pada tahun 2008. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. nampak kehadiran teks-teks lain dalam novel Putri Cina.8 Dalam penulisan ini belum dijumpai pembahasan sosiologi sastra historis yang mendalam. membahas Putri Cina dengan teori interteks. Sejarah kontemporer mencatat pengambinghitaman etnis Cina sejak tahun 1740 (hal 85-86). Cit. Dedy. x. Babad Tanah Jawa. . Ditemukan pula sebuah skripsi dari Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Gadjah Mada berjudul “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual” oleh Dedy Purwono. Sementara. Universitas Gadjah Mada. Pemerkosaan terhadap perempuan etnis Cina juga terjadi waktu itu (hal 149-150). Skripsi Dedy sebagaimana dikemukakan di inti sarinya: Berdasarkan teori intertekstual. 2008. serta satu paragraf yang menarik keparalelan di antara dunia nyata dan dunia Putri Cina: Manusia terus mengulang sejarah itu dalam konteks politik yang berbeda-beda. Kehadiran teks-teks tersebut saling berkaitan dan menetralisasi satu sama lain sehingga berhasil menambah kualitas novel Putri Cina sebagai sebuah produktivitas. Skripsi. Purwono. Skripsi ini. sajak-sajak Cina klasik. dan novel Sam Pek Eng Tay. Maria. Teks lain yang kehadirannya dapat dilacak dalam novel Putri Cina yaitu Babad Jaka Tingkir.9 8 9 Hartiningsih.4 Biarpun ada sedikit pembahasan interteks pada pembukaan dengan menjelaskan sedikit tentang Kerusuhan Mei 1998 dan pengaruhnya di dunia sastra. tugas akhir ini diharapkan dapat membahas ilham dari sudut sosiologi sastra sejarahwi secara lebih dalam. Hal. Op. drama “Jakarta 2039”.

. Novita. menulis makalah mengenai bagaimana Putri Cina melambangkan usaha untuk rekonsilasi masyarakat pasca-Kerusuhan Mei 1998. tugas akhir ini akan mencari pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam karya Putri Cina dengan menggunakan teori sosiologi sastra. 6 No. Sementara. balas dendam. Hal. dosen Kajian Bahasa Inggris (Pascasarjana) di Universitas Sanata Dharma. 1 Maret 2008. mitos. cerita rakyat. folklor. tugas akhir ini mengutamakan teori sosiologi sastra sejarah dan dimaksud untuk menemukan ilham-ilham Putri Cina. Sebagaimana dinyatakan dalam abstraknya. Sementara. Rekonsilasi dan peran perdamaian ini dibayar oleh cinta dan kematian. 40.10 Tulisan Novita Dewi ini menggunakan sosiologi sastra sejarah. dan pengambinghitaman dengan mengangkat sejarah. Tulisan ini bertujuan mengungkapkan adanya rekonsilasi pasca konflik lewat imajinasi historis dalam karya terbaru Sindhunata Putri Cina (2007). dan realitas politik modern yang menggarisbawahi kengerian dan kesiasiaan perang antarsaudara. Pesan ini dikemas menggunakan narasi tentang peperangan. 1.5 Landasan Teori 10 Dewi.5 Skripsi tersebut bertujuan untuk mencari interteks di antara Putri Cina dengan karya sastra lain. Rekonsilasi akan pesan perdamaian ditunjukkan melalui menerimanya tokoh akan ketidakjelasan identitasnya. dan politik untuk menunjukkan bagaimana novel Putri Cina merupakan sebuah usaha untuk merekonsiliasi suku pribumi dengan orang keturunan Cina. Novita Dewi. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. Sementara.

maka naskah mempunyai sudut pandang orang ketiga atau “dia-an”. maka sudut pandangnya disebut orang pertama. baik prosa. 319 – 320 .1 Teori Strukturalisme Teori strukturalisme dalam sastra merupakan pengertian struktural terhadap sebuah karya sastra.11 Alur cerita (plot) adalah apa yang terjadi dalam cerita. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Cetakan 1. Walaupun secara umum kelima bagian tersebut berurutan. alur cerita. dan tema. Apabila cerita disampaikan dengan menggunakan nama tokoh dan narator yang mempunyai kedudukan di luar cerita.5. perkembangan konflik. yaitu teori strukturalisme untuk memahami novel Putri Cina dan teori sosiologi sastra untuk memahami hubungannya dengan Kerusuhan Mei 1998. ada juga 11 Ratna. Sudut pandang merupakan bagaimana suatu cerita disampaikan. Teori. Metode. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. yakni perkenalan. dan mahatahu (mengetahui keadaan dan pikiran semua tokoh). puisi maupun drama. Alur ini dibagi dalam lima bagian. Nyoman Kutha. penokohan.6 Dalam tugas akhir ini akan digunakan dua teori. klimaks dan penyelesaian. Berdasarkan strukturnya. penelitian ini akan menelusuri sudut pandang naskah. Apabila disampaikan dengan “aku-an” (tokoh utama ialah si “Aku”). Hal. latar. munculnya konflik. 1. 2004. Sudut pandang orang ketiga ini dapat dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu terbatas (hanya mengetahui beberapa tokoh saja).

171. Hubungan di antara para tokoh dapat menyebabkan dan menyelesaikan konflik. dan latar sosiobudaya. latar waktu. dan tritagonis (pembantu protagonis dan / atau antagonis). Obstfeld. 65. antagonis (penghambat protagonis). Hal. Cit.14 Tema adalah pembahasan terhadap hal-hal mendasar dalam naskah yang merupakan perjuangan universal. dengan menggunakan teknik seperti flashback untuk mengembangkan cerita. 240 – 243. Ratna.7 karya yang menggunakan urutan yang berbeda. Latar waktu adalah kurun waktu di mana sebuah peristiwa itu terjadi. yaitu protagonis (pelaku/pendorong cerita). 1. 318. seperti ‘yang baik mengalahkan yang jahat. baik secara sempit (misalnya jam tiga siang). baik secara sempit (misalnya istana presiden) maupun luas (misalnya Jawa Barat). Op. 115.’ dan ada juga yang lebih jarang digunakan seperti ‘yang jahat mengalahkan yang baik. Latar sosio-budaya adalah keseluruhan adat dan kebudayaan di tempat dan waktu di mana cerita terjadi. Ada tema klasik. Stories and Scripts. Hal. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Latar tempat adalah ruang lingkup di mana cerita terjadi. Hal. Raymond.’15 12 13 Ibid. Op. Ada tiga jenis tokoh. yaitu latar tempat. 14 15 . Obstfeld. 115. 2002 Cincinnati. 65. Raymond. 1. OH: Writer's Digest Books. Cit. 171. maupun luas (misalnya tahun 1998).13 Penokohan adalah perkembangan tokoh-tokoh dalam cerita. Hal. Nyoman Kutha.12 Latar terdiri dari tiga bagian.

latar.8 Dalam penelitian ini. 332.17 Menurut Jonathan Culler. 1. sosiologi sastra berusaha untuk memahaminya dalam konteks kebudayaan itu. Culler. Semua aspek saling melengkapi. pembaca. artifak.5. sementara sudut pandang akan disinggung pada Bab III tapi tidak didalami pada Bab IV. Jonathan. Hal. dan tema. Hal. baik pengarang. Hal. Nyoman Kutha. Op. hanya dapat mempunyai arti apabila dijelaskan dari mana asal-usulnya dan untuk siapa dimanfaatkan. Structuralist Poetics: Structuralism. 5. Oleh karena dipercaya bahwa karya sastra harus dipahami sebagai satu aspek kebudayaan yang melengkapi kebudayaan lain. 337. maupun interteks. Nyoman Kutha.2 Teori Sosiologi Sastra Sosiologi sastra (juga disebut sosiokritik) adalah ilmu sastra interdisiplin (ilmu sastra dengan ilmu sosiologi)16 yang dipicu sebagai tanggapan atas kekurangan teori strukturalisme. Op. Ibid. yang merupakan suatu sistem simbol. Hal. and the Study of Literature. 1977. Linguistics. yang akan dijadikan acuan ialah plot. karya sastra.18 16 17 18 Ratna. Penelitian yang tidak memperhatikan ini tidak dapat menjelaskan karya sastra dengan sesungguhnya. Cit. 338. Cit. penokohan. . Routledge & Kegan Paul: London. dalam Ratna.

331. 19 20 Ratna. Menurut Nyoman Kutha Ratna. Cit. dipinjam melalui kompetensi masyarakat. Op. Nyoman Kutha. 3. Menurut Nyoman Kutha Ratna.20 Walaupun demikian. perkembangannya sudah pesat. diceritakan oleh tukang cerita. yang pada gilirannya juga digunakan masyarakat. kedudukan karya sastra adalah sebagai berikut. Hal.19 Sosiologi sastra dianggap teori yang baru. Hal. Medium karya sastra. ini terjadi karena beberapa hal. Pertama. baik lisan maupun tulisan. Di bawah ini dijelaskan berbagai aspek teori sosiologi sastra. baru ada buku teks yang diterbitkan pada tahun 1970.9 Dalam penerapannya. Ibid. novel menampilkan unsur-unsur cerita yang paling lengkap. 1. . Kedua. Ketiga subjek itu adalah anggota masyarakat. menyerap aspek-aspek kehidupan yang terjadi dalam masyarakat. disalin oleh penyalin. sehingga paling mudah dipahami. Karya sastra hidup dalam masyarakat. Karya sastra ditulis oleh pengarang. Biarpun dinyatakan telah lahir pada abad kedelapan belas. serta paling luas. 335 – 336. yang dengan sendirinya telah mengandung masalah-masalah kemasyarakatan. 2. khususnya novel. teori sosiologi sastra dinyatakan lebih mudah dipergunakan untuk prosa. bahasa yang digunakan cenderung bahasa sehari-hari.

bahkan juga logika. dan tradisi yang lain. dalam karya sastra terkandung estetika. menurut Nyoman Kutha Ratna kekayaan karya sastra terjadi karena dua hal. . sangat susah untuk karya sastra berhasil mengesankan pembaca. setelah kematiannya pengarang tunggal itu diganti dengan pengarang jamak. Pengarang. dia dapat diakui sebagai pengarang karya sastra. 1. dengan pengetahuan intersubjektivitasnya.10 4. dengan pengertian kebudayaan itu. menggali kebudayaan masyarakat lalu memasukkan kebudayaan itu dalam karyanya. etika. Sama dengan masyarakat. Keberhasilan pemasukan kebudayaan itu bertitik tolak pada kemampuan pengarang dalam melukiskannya. Berbeda dengan ilmu pengetahuan. Hal.21 Dengan demikian. karya sastra selamanya milik masyarakat yang melahirkan pengarangnya. Namun. Apabila pembaca tidak memahami atau berasal dari kebudayaan itu. agama. Hal. 333 – 334. adat-istiadat. 2. artinya. 5.22 Menurut Nyoman Kutha Ratna. Pembaca. yaitu masyarakat yang melahirkan situasi sosio-budaya 21 22 Ibid. Selama hidup pengarang. masyarakat menemukan citra dirinya dalam suatu karya. Ibid. karya sastra adalah hakikat intersubjektivitas. 333. sebagaimana dijelaskan di bawah. memahami apa yang dibaca dengan kaca mata budaya itu. Masyarakat jelas sangat berkepentingan terhadap ketiga aspek tersebut.

dan dinikmati masyarakat. Hal.11 yang mewarnai karya sastra. Ratna. sebagai berikut: 23 24 337. tidak ada karya sastra yang berasal dari pikiran yang benar-benar independen yang dapat dimengerti oleh masyarakat luas. Op. ekonomi. antara lain sejarah. Namun. 5. sosiologi sastra juga menerapkan berbagai aspek kebudayaan. Hal. Jonathan. 25 Ibid. Op. Menurut Jonathan Culler. Culler. harus termasuk horison harapan pembaca. Tidak ada karya sastra yang merupakan hanya hasil dunia batin pengarang sendiri. 336.25 Ada tiga macam model penelitian karya sastra yang dapat digunakan seorang peneliti. Cit. agama. Nyoman Kutha. Hal. Nyoman Kutha. dengan ilmu-ilmu lain sebagai ilmu pembantu. prioritas dalam penelitian sosiologi sastra adalah karya sastra sendiri. dan politik. Pengarang jamak ini yang dinamakan pengarang implisit.23 Pernyataan serupa dinyatakan oleh ahli ilmu sastra lain. . 339. filsafat. Cit. 24 Sebagai ilmu interdisiplin antara ilmu sastra dan sosiologi. Apabila karya sastra diharapkan untuk dibaca. atau sistem kebiasaan dan pikiran umum di masyarakat itu yang sudah pasti akan dipahami pembaca. Cit. dipahami. dalam Ratna. Op. Hal.

artikel majalah. Sementara. Menganalisis karya dengan tujuan untuk memperoleh informasi tertentu. sehingga karya sastra menjadi objek kedua. antara lain buku sejarah. artikel koran. kemudian menghubungkannya dengan kenyataan yang pernah terjadi. 2. Model ini mudah diterapkan dengan cara yang salah. akan digunakan sumber sekunder.6 Metode Penelitian 1. Untuk pengumpulan data itu. dan novel. diperlukan data yang cukup mengenai Kerusuhan Mei 1998 beserta unsur intrinsik novel Putri Cina.6.12 1. bukan aspek-aspek tertentu. Untuk data tentang Kerusuhan Mei 1998. untuk 26 Ibid. aspek sosiologi sastra yang akan diteliti adalah sejarah. Hal. 1.26 Dalam penelitian ini. dengan menggunakan model ketiga. 3. dilakukan dengan menggunakan disiplin tertentu. digunakan dua metode.1 Metode Pengumpulan Data Untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan di atas. Menganalisis masalah-masalah sosial yang terkandung di dalam karya sastra itu sendiri. tetapi dengan cara menemukan hubungan antarstruktur. 340 . Sama dengan di atas. yaitu kajian pustaka dan wawancara.

1. akan digunakan metode historis deskriptif agar apa yang terjadi dapat dikemukakan dengan jelas. 1. untuk Bab 4.2 Metode Analisis Data Oleh karena ketiga masalah yang akan dipecahkan dalam tugas akhir ini mempunyai sifat yang sangat berbeda. dengan kesimpulan ditarik dari deskripsi itu. Untuk Bab 2.3 Metode Penyajian Data Data akan disajikan secara deskriptif. Sementara.6. dengan menarik kesamaan di antara kenyataan sejarahwi dan keterjadian dalam novel. sesuai dengan filsafat dasar teori strukturalisme bahwa tidak ada unsur di luar karya sastra yang berperan dalam pembentukan karya sastra tersebut. yang berusaha untuk menghubungkan keterjadian pada Kerusuhan Mei 1998 dengan keterjadian dalam novel Putri Cina. yang bersifat sejarah kuantitatif/kualitatif.13 data mengenai perasaan dan pengalaman orang. Untuk Bab 3. akan digunakan metode wawancara supaya perasaan dan pengalaman korban lebih menonjol. akan digunakan metode analisis objektifdeskriptif. akan digunakan tiga metode analisis data. yang menggunakan teori strukturalisme.6. akan digunakan metode komparatif. .

ditarik dari berbagai sumber sekunder dan hasil wawancara pribadi. masalah. sementara sumber tersier dalam bentuk kamus digunakan untuk penerjemahan istilah-istilah asing. tujuan dan metode penelitian.6. dan skripsi. teori yang digunakan. Bab dua berfungsi sebagai informasi yang menjelaskan Kerusuhan Mei 1998. di antara lain artikel majalah. Sementara.4 Sumber Data Sumber data yang utama digunakan untuk penelitian ini adalah sumber sekunder (sumber pustaka). subbab empat menceritakan garis besar kerusuhan di kota lain dan subbab lima menjelaskan dampak kerusuhan itu dalam batin warga Cina.7 Sistematika Penyajian Tugas akhir ini akan dibagi menjadi lima bab dan tujuh belas subbab. yang berfungsi sebagai pengantar. subbab dua menceritakan peristiwa di Jakarta. Sumber primer dalam bentuk wawancara digunakan untuk mengetahui emosi yang terasa oleh korban kerusuhan. buku sosial. . dengan subbab pertama menjelaskan penyebab Kerusuhan Mei 1998. untuk keperluan tertentu digunakan sumber primer dan sumber tersier. artikel koran. subbab tiga menceritakan peristiwa di Surakarta. dan sistem penyajian. Bab satu adalah pendahuluan. Bab ini dibagi menjadi tujuh subbab dan menjelaskan latar belakang masalah. Bab ini akan dibagi menjadi lima subbab.14 1. 1. buku sejarah.

yaitu antara penelitian pustaka dan unsur-unsur cerita. Bab ini akan terdiri dari hasil kajian interteks. Bab ini akan dibagi dalam lima subbab.15 Bab tiga adalah kajian struktural Putri Cina. Bab ini akan berisi kesimpulan dan saran dari penelitian. latar cerita. alur cerita. dan tema. . Dengan penyamaan ini dapat ditarik kesimpulan bagaimana Putri Cina dipengaruhi Kerusuhan Mei 1998. Bab terakhir adalah penutup. Setiap subbab akan merupakan penjelasan salah satu aspek struktur Putri Cina. penokohan. yaitu sudut pandang. Bab empat mengemukakan pengaruh Kerusuhan Mei 1998 dalam Putri Cina.

682 per dolar AS. pemerintah Thailand memutuskan mengembangkan nilai tukar baht. Walaupun pemerintah Indonesia dapat pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF). Semakin hari harga tukar rupiah menjadi semakin rendah. bergoyang. Pada tanggal 13 Agustus 1997 harga tukar rupiah sudah sampai nilai terendah yang pernah ada sampai saat itu. seperti ringgit dan rupiah. tarik-menarik di antara pemerintah Indonesia dan IMF membuat situasi di Indonesia menjadi semakin . dan harga barang dan keperluan dasar seperti nasi menjadi semakin mahal. dengan harga tukar sebanyak Rp. Pada saat itu.1 Latar Belakang Kerusuhan yang terjadi pada bulan Mei 1998 adalah akibat dari krisis moneter yang telah terjadi di Asia Selatan-Timur mulai di Thailand pada bulan Juli 1997. 2. termasuk rupiah. Sebagian besar mata uang di Asia Selatan-Timur menjadi lemah.16 BAB 2 KERUSUHAN MEI 1998 DI INDONESIA 2. Itu menyebabkan nilai tukar mata uang negara tetangganya.

Edisi Pertama. sampai pada Maret 1998 situasi ekonomi di Thailand dan negara-negara lain sudah mulai menjadi lebih baik.29 Demonstrasi semakin hari menjadi semakin terbuka anti-pemerintah. tetapi situasi di Indonesia menjadi semakin buruk.27 Kehancuran ekonomi ini tidak dapat diacuhkan oleh masyarakat. Setelah itu aksi keprihatinan menjadi semakin besar. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait. 1082.17 buruk. Aksi keprihatinan besar pertama terjadi pada tanggal 16 Januari. juga ada dosen dan alumni yang mulai terlibat. 1998 di Kampus Institut Teknologi Bandung. 2008. 83 – 84. Benny G. Hal. Ibid. James. Contohnya. Hal. 2008. pada aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada sebuah 27 Luhulima. Kemudian. TransMedia: Jakarta. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia. dan itu hanya di kampus mereka saja. Pada tengah dan akhir tahun 1997 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang melakukan aksi keprihatinan.28 Akhirnya aksi-aksi keprihatinan terus meluas sampai ke seluruh kota besar di Indonesia. dan hampir setiap hari berlangsung demonstrasi mahasiswa-mahasiswi. 28 29 . seperti aksi keprihatinan yang terjadi di Universitas Indonesia pada tanggal 25 dan 26 Februari dan yang terjadi di Universitas Gadjah Mada pada bulan Maret 1998. mulai pada bulan Januari 1998 jumlah mahasiswa-mahasiswi yang berpartisipasi dalam aksi-aksi keprihatinan mulai bertambah sampai ratusan orang. Setiono. Hal. 78 – 83. Kompas: Jakarta. aksi keprihatinan ini disusun oleh lebih dari 500 mahasiswa-mahasiswi.

Agar masyarakat bisa lebih tenang dan mahasiswa-mahasiswi bisa kembali belajar tanpa melakukan aksi keprihatinan lagi. harga BBM sudah lama mau dinaikkan tetapi situasi sampai saat itu belum memungkinkannya. sesungguhnya. Setelah mengumumkan itu. James. Kemayoran. marak-marak seperti ini tidak jarang berlanjut menjadi bentrokan antara mahasiswa-mahasiswi dan aparat keamanan. Cit. dan apabila harganya tidak dinaikkan. Namun. Aksi mahasiswa-mahasiswi menjadi semakin luas. . 84 – 86. Namun. Hal. penuh dengan rasa takut dan ragu. dan mahasiswa-mahasiswi di Gedung Niaga Arena Pekan Raya Jakarta.30 Awal Mei 1998 suasana di Indonesia masih sangat kacau. sebenarnya dialog antara pemerintah dan senat mahasiswa-mahasiswi itu tidak menyurutkan niat para mahasiswa-mahasiswi untuk terus menggelar aksi-aksi keprihatinan dan mimbar bebas. sejumlah senat mahasiswa-mahasiswi tidak hadir dan. Menteri Pertahanan dan Keamanan / Panglima ABRI (Menhankam/Pangab) Jenderal Wiranto mengajak masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dalam dialog. Op. pada awalnya senat mahasiswa-mahasiswi menolak ajakan berdialog.18 boneka kertas Presiden Soeharto yang setinggi dua meter dibakar. keadaan akan lebih berat lagi. tetapi di antara semua ini rezim Soeharto memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan tarif dasar listrik. cendekiawan. Soeharto menyatakan bahwa. Akhirnya pada tanggal 18 April 1998 terjadi sebuah dialog antara pemerintah dan tokoh masyarakat. 30 Luhulima. walaupun Menhankam/Pangab menganggap dialog itu sukses.

hingga tiga hari kemudian terjadi sebuah tragedi yang. dan Hafidhin Alifidin Royan. Heri Hartanto. Kepala Seksi Intelijen Komando Distrik Militer Bogor. ditembak mati setelah mahasiswa-mahasiswi mulai kembali ke kampus setelah melakukan aksi 31 32 Ibid. kehancuran harta yang bernilai triliunan rupiah.00. empat mahasiswa dari Universitas Trisakti yang memprotes situasi ekonomi dan rezim Soeharto. Kepala Satuan Intelijen Kepolisian Resor Bogor.) Ali. tanggal 12 Mei 1998.32 Kedua kematian itu menyebabkan pihak keamanan menjadi semakin keras terhadap mahasiswa-mahasiswi yang melakukan demonstrasi. 108 – 111. Setelah dia pergi. Hendriawan Sie.31 Korban dari aparat keamanan pertama dalam kekacauan dan aksi-aksi keprihatinan ini ialah Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana.19 Presiden Soeharto berangkat ke Kairo. yaitu Elang Mulia Lesmana. Ibid. dan memaksa Soeharto mengundurkan diri. yaitu Kapten (Inf. menyebabkan ribuan orang tewas se-Indonesia. . tanggal 9 Mei 1998. suasana menjadi semakin kacau. Hal. setelah semua sudah berakhir. Pada pukul 17:20. setelah dihajar kepalanya dengan batu sampai pingsan oleh mahasiswamahasiswi saat dia mengamankan protes mereka di Kampus Universitas Djuanda (Unida) di Bogor. Mesir untuk hadir di Konferens Tingkat Tinggi G-15. dia tewas di Rumah Sakit Ciawi pada pukul 16. 111 – 112. Selain Letnan Dua (Pol) Dadang Rusmana ada satu pihak keamanan lain yang tewas setelah menjadi korban pemukulan mahasiswa-mahasiswi.

sekitar pukul 11:00 WIB daerah itu ramai dengan mahasiswa yang berduka cita atas kematian rekan mereka. Benny G. aksi tersebut diarahkan oleh provokator dan kemudian menjadi aksi rasialis anti-Cina. memberi dukungan reformasi yang dipelopori mahasiswa. Simanjorang. Reka Ulang Kerusuhan Mei 1998.1 Secara Umum Kerusuhan mulai tersebar dari dekat kampus Universitas Trisakti. Ada banyak karangan bunga tanda simpati. 2005. dan berhasil membunuh empat di antaranya. memperhatikan massa. 1083. Setelah 33 34 35 Ibid. terlihat massa terus bertambah. Tim Solidaritas Kasus Kerusuhan Mei 1998: Jakarta. Hal. Cit.36 Di luar kampus.2. Ada pula beberapa tokoh politik dan masyarakat berkumpul melakukan orasi.34 2. Namun. Hal. Op.33 Pelaku aksi keprihatinan kembali ke halaman kampus Trisakti pada tanggal 13 Mei untuk memprotes kezaliman penguasa militer yang telah menembak mahasiswa-mahasiswi yang tidak bersenjata. lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. Ester Indayani dan Raymond R. Jusuf.2 Kerusuhan di Jakarta35 2. 112 – 113. Untuk gambaran tersebarnya kerusuhan dan penganiayaan. 11 36 . Setiono. Ada aparat keamanan terlihat berkumpul di bawah jembatan layang Kuningan.20 keprihatinan tanpa senjata dan secara teratur. Pada tanggal 13 Mei.

remaja-remaja menjarah barang elektronik seperti compact disk dan televisi. Chailil. Massa ini sangat bersemangat melakukan kerusuhan ini.37 Kerusuhan yang mulai dekat Trisakti ini akhirnya sampai ke seluruh Jakarta. dan Tim Forum. Sumbogo. yang diperkirakan dua juta orang. remaja- 37 38 Ibid. dan Andi Zulfikar Anwar.” 1998. 1 Juni Sumbogo. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. Hidayat Gunadai. dan membakar. “Di Ujung Aksi Damai. Hal. Massa perusuh.39 Massa dikendalikan oleh provokator yang dicurigai merupakan anak buah dari aparat dengan persuasi. permen. 24 – 31. mereka beteriak. dan Andi Zulfikar Anwar. Tomang.” 1998. Op. bahkan ke Tangerang dan Bekasi. Munawar. ratusan ibu-ibu. bertepuk tangan.21 mahasiswa menolak bergabung dengan massa. Jalan S. Setelah massa bubar terjadi pembakaran di berbagai lokasi yang dilewati. Jalan Daan Mogot. kanakkanak menjarah gula-gula. Forum Keadilan. coklat. 23 Mei. Hal. sedangkan orang tua menjarah kesukaan mereka. Hal. Ibu-ibu dan bapak-bapak menjarah barang untuk keluarga. Parman. 23 Mei. Gatra.38 terdiri dari orang dari semua segi kehidupan. 24 – 31 39 40 . massa mulai menyebar ke arah Roxy. Cit.. 15. Priyono B. Hidayat Gunadai. menjarah. dan permainan. dan Citraland. dan bersorak sambil merusak. Contohnya. misalnya “Bakar Citraland!”40 Provokator ini kadang-kadang malah membuat perusuh lain menjadi korban.. Priyono B.

42 Pada umumnya target kerusuhan ini adalah orang Cina. Demikian juga ribuan kendaraan bermotor yang menjadi bangkai karena dibakar dalam pogrom43 anarkis itu.45 Selama tiga hari kerusuhan ini terjadi (13 – 15 Mei 1998).. sebagian besar orang berkuasa hanya diam. Hal. Kompas. Cit. Cit. dan anak-anak diprovokasi untuk menyerbu beberapa mal dan menjarah barang-barang. ribuan toko dan rumah yang milik warga etnis Cina dijarah dan dibakar.22 remaja. yang milik Sudono Salim. Ahmad dan Maria Hartiningsih. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan. dan Andi Zulfikar Anwar. 14 Mei. Hidayat Gunadai. Hal. Setiono. Demikian juga sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci. 43 44 45 .41 ini terjadi di Yogya Plaza dan Department Store Klender. Benny G. G. Edisi Keempat. dan Yogya Department Store Klender.44 Kantor-kantor Bank Central Asia. 1 “Pembunuhan besar-besaran thd suatu bangsa” Departemen Pendidikan Nasional. tetapi kemudian menjadi korban pembakaran ketika provokatorprovokator membakar mal atau pertokoan tersebut. Glodok Plaza. 24 – 31. juga ditarget dan menjadi korban perusuhan ini. Hal. Yang bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di 41 42 Setiono. 23 Mei. Benny. Arif. 2009. Op. Op. Hal. 1087. dan sesedikitnya 259 orang tewas dalam kasus-kasus tersebut. Cit. Sumbogo. Kamus Besar Bahasa Indonesia.” 2008. 1083. Priyono B. Hal. Op. 1083 – 1084. Gramedia: Jakarta.

47 Ketika aparat keamanan berusaha untuk mencegah aksi massa. Ibid. dan polisi ditimpuki. Mobil polisi dikejar. walaupun ada orang yang tewas dan dikorbankan di sekitarnya. Jakarta kelihatan seperti zona perang. terjadi pemberontakan yang besar. Akhirnya. Batu dilempar ke arah aparat keamanan.48 Setelah kekacauan anarkis selesai. 1998. aparat keamanan disuruh menyelesaikan kerusuhan itu sendiri. Hal. Oleh sebab itu. 46 dan mengutamakan persiapan upacara serah terima jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad di Malang tanggal 14 Mei. Op. dan membakar sepuasnya. 46 47 48 Setiono. 24 – 31.23 Jakarta. tetapi akhirnya mereka tidak mampu menenangkan masyarakat dan para perusuh tidak bisa dihentikan. dan di satu kasus ada truk yang dikendarai dengan kecepatan tinggi agar truk tersebut dibenturkan ke pos polisi. Hal. Aparat keamanan membalas dengan tembakan ke udara. Cit. 122. James. Demikian juga Panglima ABRI Jenderal Wiranto. tidak melakukan apa pun untuk mencoba mengatasi anarki yang terjadi pada saat itu. Benny G. karyawankaryawan di berbagai toko dan perusahaan lain seperti Pusat Perkulakan Goro membiarkan massa membawa pulang barang. . merusak. Op. asal mereka tidak membakar gedung. yang melepas tangan. Luhulima. yaitu Kapolda Metro Jaya Mayjen Hamami Nata dan Pangdam Jaya Mayjen Sjafrie Sjamsuddin. 1084. massa perusuh dibiarkan menjarah. Cit. Hal.

” Op. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga. 45 bengkel.5 triliun. 9 SPBU. 387 kantor. Hartiningsih.50 Menurut Kompas. karena ketika ada protes-protes di kota lain para pemimpin sangat tegas menyatakan bahwa Jakarta 49 50 51 Lihat Lampiran 2. 23 Mei.51 Namun. dalam Sumbogo. Op. dijarah.” 2008.53 Semua ini menjadi sangat mengejutkan untuk warga Jakarta. Harsanto. Setiono. dan 1. Menurut The Jakarta Post. Maria.52 Jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang. Benny G. ada lebih dari seribu orang tewas.479 rumah toko. Cit. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. dengan 15 di antara mereka yang tewas. Sekitar 13 pasar. 24 – 31.026 rumah dirusaki. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. Cit.24 Biarpun jumlah korban dan kerugian tidak disetujui oleh para analis. Damar.49 sudah diakui bahwa jumlah korban dan kerugian tidaklah sedikit. 49.. 826 sepeda motor. dan Andi Zulfikar Anwar. 52 53 . 16 Mei. Op. atau USD 238 juta.119 mobil. 8 bus dan kendaraan umum lainnya. Hal. dan Ahmad Arif. 1. 40 mal. Priyono B. Kompas. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikitsedikitnya Rp.604 toko. 2. sekarang jumlah korban yang tewas diperkirakan mencapai 1.217 orang. 2. Hal. 1. Hal. pada tahun 1998 jumlah korban yang tewas diperkirakan di antara 200 dan 500 orang. Hidayat Gunadai. 1084. Cit.

di dekat persimpangan Yogya Plaza terlihat sekelompok massa. ada yang bertato. Mereka menyerbu Yogya Plaza sambil membuka pakaian seragam sekolah. 54 Tan. terjadi perkelahian antar pelajar di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai. beberapa orang dari kelompok massa tersebut berteriak ‘Serang. . Tidak berapa lama kemudian terlihat ada yang mulai membakar ban bekas di depan plaza.” Oleh sebab itu. belum ada yang siap. Serang!’ Mereka memiliki ciri berbadan cukup tegap. Kesaksian lain menyebutkan sebelumnya keadaan sekitar Yogya Plaza belum terjadi apa-apa.54 2.00 WIB [Pen. atletis. Ketika para pelajar itu melewati mereka. Kemudian banyak orang lari-lari sambil berteriak ‘Serbu Yogya! Serbu Yogya!’. Cit. Pada saat yang hampir bersamaan terlihat seorang berpakaian polisi berdiri di atas Jalan Layang Klender mengamati tawuran antar pelajar itu.2.2 Kerusuhan dan Penjarahan Dapat digunakan penjarahan Yogya Plaza di Klender. batu dan batangan besi. Terlihat banyak yang pakai seragam sekolah. tapi badannya besar-besar dan wajahnya tua-tua.25 adalah “kota yang paling aman dan dijaga se-Indonesia. Op. Kemudian mereka lari ke arah Klender. Warga mengusir karena takut merugikan warga. tanggal 14 Mei]. Sekitar 30 pelajar masuk pemukiman Kampung Jati. Sekitar pukul 12. Kemudian massa mulai berdatangan. Mely G. baik warga maupun aparat keamanan. sebagai studi kasus bagaimana kerusuhan dijalankan. Segera setelah komando itu. Hal. Jakarta Timur. 212. Mereka terlihat saling melempar batu di Jalan Layang Klender. Banyak orang terlihat mondarmandir mengambil barang jarahan. dan berambut cepak. untuk menghindari kerusuhan itu. Sampai di stasiun Klender. Kesaksian lain lagi menyebutkan adanya kelompok pemuda dan pelajar yang seolah-olah bertengkar untuk mengundang massa. Pelajar yang diserang lalu lari masuk ke arah Yogya Plaza. Banyak massa yang ikut menjarah. kira-kira 20 orang berdiri di situ. massa menyerang pelajar dengan menggunakan kayu.

15 WIB. Mereka masing-masing membawa jirigen berwarna putih dan berlari ke arah Yogya Plaza. supir dan 2 orang lain di truk. kemudian terdengar ledakan keras dari belakang Yogya Plaza. Ciri-ciri orang-orang yang datang dengan truk berwarna orange tersebut adalah berbadan tegap dan berumur kira-kira 20 – 30 tahun. Terlihat juga ada yang mengumpulkan segala macam barang menjadi satu. Sekitar pukul 15. [di] lantai dua bangunan terlihat banyak orang terjebak dan berusaha keluar.30 WIB. melambaikan tangan ke orang-orang yang tadi membawa jirigen. Dari luar bangunan terlihat banyak orang melambai tangan meminta tolong dari lantai 4 gedung. salah seorang warga melihat sebuah truk besar berplat merah berwarna orange masuk ke lokasi Yogya Plaza. Truk tersebut mengangkut kira-kira 50 orang yang berpakaian macam-macam (berpakaian seragam sekolah. berbaju singlet dll. . Warga yang menyaksikan melihat bahwa isi jirigen tersebut adalah bensin. Akibat banyak orang menjadi terluka dan meninggal dunia. kemudian disiram dengan bensin (dari jirigen) dan dibakar.00 – 15. Setelah ledakan. Warga . Tidak diketahui apa yang mereka kerjakan. lainnya berpotongan rambut biasa saja..00 WIB di sekitar Yogya Plaza hujan turun dan api mulai padam. Diketahui kemudian ternyata ada yang mengunci lantai 2. Terlihat ada orang melempar jirigen di lantai satu. banyak juga orang melompat ke bawah.) Saksi mata melihat orang-orang tersebut saling mengenal. terlihat banyak orang dari lantai 4 turun dengan menggunakan tambang tersebut. Sekitar pukul 21. tetapi beberapa saat kemudian mereka kembali ke truk dengan tangan kosong. ada yang menggunakan seragam SMA.26 Sekitar pukul 15. Setelah orang-orang tersebut berada di Yogya Plaza. sehingga anak-anak dan yang lainnya tidak dapat keluar menyelamatkan diri. Api sudah membesar dan asap tebal menghalangi pandangan. Orang-orang tersebut kemudian kembali ke truk dengan tangan kosong dan meninggalkan lokasi.30 WIB. Mereka sepertinya saling mengenal satu sama lain dan mendapat perintah dari supir dan satu orang yang duduk di samping supir. Warga kemudian mengambil tali tambang dari kain iklan film di bioskop Yogya Plaza untuk diulurkan dengan bambu ke lantai 4. Dalam keadaan panik. Mereka berpakaian preman.30 – 17. Saat itu saksi mata sudah melihat asap tebal mulai keluar dari Yogya Plaza. Beberapa di antara mereka berambut cepak. Sekitar pukul 15. melihat sekitar 50 orang turun dari dua buah truk yang datang dari arah Pondok Kopi ke Yogya Plaza sambil membawa jirigen dan terlihat ada yang memimpin dengan menggunakan HT dan berkaca mata. Kejadian itu terbuka dan banyak orangorang mengamati hal yang sama..

terlihat kawat dikaitkan ke pintu rolling door. • Pada tanggal 14 Mei di Sunter. Warga lain. . 110 – 122. Sandal yang digunakan sempat meleleh. Pengendara motor tersebut terlihat berbadan kekar dan sebagian besar menggunakan seragam SMU. . Simanjorang. provokator pergi dan membiarkan massa menjarah sepuasnya.. antara lain. Hal. Ibid. terlihat beberapa pengendara sepeda motor mondar-mandir dan memainkan gas dengan keras di sepanjang jalan depan Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. Hawa di dalam ruangan sangat panas.27 Sekitar pukul 21. 61 – 62.55 Seperti dilihat dari kasus Yogya Plaza. Jakarta Utara. awalnya sekelompok provokator datang dan memancing emosi massa agar siap menjarah.30 WIB. setelah api mulai padam warga mencoba masuk ke dalam gedung. tetapi wajahnya mereka terlihat cukup tua untuk disebut pelajar SMA. Kemudian. rolling door tersebut sebelumnya dalam keadaan terbuka karena digunakan orang banyak keluar masuk gedung.. Saksi berhasil masuk sampai batas escalator di lantai dua. Ester Indayani dan Raymond R. sebagai berikut. Op. Terlihat di dalam ruangan banyak mayat terbakar bertumpuk menjadi satu. Tidak lama kemudian massa datang dan menjarah Kompleks Ruko Griya Inti Sentosa. menghalangi jalan keluar.56 55 56 Jusuf. Hal. Modus operandi ini juga dilihat di seluruh Jakarta. yang juga mencoba untuk memasuki bangunan. Saat masuk melalui pintu eskalator di satu. Cit. melihat pintu rolling door dalam keadaan terkunci gembok dan pintu masuk dihalangi oleh kawat yang diikat ke pintu rolling door dan dikaitkan ke eskalator sehingga pintu rolling door tidak dapat dibuka.

Op.59 Jumlahnya diperkirakan mencapai dua juta orang. Tangerang. terlihat tiga pria berusia antara 20 – 30 tahun melempari bangunan dengan batu. dan Tim Forum. Ibid. Op. Hal. lalu diikuti massa. Tiga pria ini melempar batu dahulu. 101. Cit. Simanjorang. Setelah massa sibuk melempari dan menjarah Hero. 175. Umumnya mereka mengenakan baju hitam. remaja. maupun anak. Hal. Jakarta Pusat. Ibid. di Ciledug. di depan Supermarket Hero Megaria. . baik dewasa. Ester Indayani dan Raymond R. Jusuf. dan merusak barang yang tidak diambil. Mereka umumnya berbadan kekar dan berambut cepak.60 Mereka pada umumnya menjarah barang yang harga aslinya mahal. mereka lenyap.57 • Pada tanggal 14 Mei. dan berpakaian preman. 1 – 179. 1 – 19. Cit.58 Massa pada umumnya terdiri dari kaum rendah dan dari segala usia. Hal. Chailil. berbadan tegap. Munawar.28 • Pada tanggal 14 Mei. terlihat sekitar 3 – 5 orang memimpin massa. celana jeans dan meneriakkan yel-yel “Bakar Cina!” dan “Jarah Cina!” Di bawah pimpinan mereka. tokotoko dan Mal Ciledug dijarah. Hal. Mereka berambut cepak.61 57 58 59 60 61 Ibid.

Hal. Selain menggunakan yel seperti “Cina babi!”63 atau “Ganyang Cina!”64 dan komando seperti “Cina-Cina. 83 . 132 Ibid. Hal.65 massa secara aktif diarahkan agar tidak menjarah perusahaan milik orang pribumi.29 Massa dipimpin oleh sekelompok provokator. Jakarta Pusat.62 Provokator ini berusaha untuk mengarahkan serbuan massa pada perusahaan atau toko milik warga keturunan Cina atau orang Cina sendiri. Hal. 29 Ibid.2. Ini terlihat di Cempaka Putih Tengah. Hal. dan terkoordinasi. 55 Ibid.66 2.3 Kekerasan Terhadap Etnis Cina 62 63 64 65 66 Ibid. ketika massa dikomando untuk tidak menjarah atau membakar gedung Asuransi Bumi Putera. bakar-bakar!”. diduga bahwa para provokator adalah aparat yang memancing emosi rakyat. Ibid. 101. berambut hitam cepak. yaitu berjenis kelamin pria. Para provokator ini mempunyai ciri-ciri yang mirip. Hal. berbadan tegap dan atletis. JP milik Cina. Oleh karena itu.

1083 – 1084. lalu dipukuli beramai-ramai sambil barangnya dirampas. Hal. Hal. Apotek itu kemudian hendak dibakar massa. Op. Massa berteriak “Cina babi. • Pada tanggal 14 Mei di Tomang. Ibid. Op. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina dipaksa turun dari angkatan mikrolet JB 03. dan perkosaan telah terjadi secara massal. Cit. G. juga sering terjadi kekerasan yang ditargetkan kepada etnis Cina. tetapi pemiliknya keluar dengan berpakaian Muslim dan meyakinkan massa agar tidak melakukan hal tersebut. Hal. Simanjorang.69 • Pada tanggal 14 Mei di Slipi. Cit. Jusuf. bunuh!” Akhirnya diselamatkan seorang aparat TNI (yang juga dilempari batu) dan dibawa ke Apotek Prima. 29. 23. pembunuhan.30 Selain anggota massa yang meninggal dalam kebakaran. Ada bukti bahwa pemukulan. dilempari batu oleh massa dan luka berat. Ibid. Benny. . Jakarta Barat dua orang keturunan Cina. seorang lelaki dan seorang perempuan. Ester Indayani dan Raymond R.68 • Pada tanggal 14 Mei di Glodok.70 67 68 69 70 Setiono. Jakarta Barat seorang warga etnis Cina kehilangan dua cucu laki-lakinya yang terbakar selama kerusuhan. 18 – 19. antara lain sebagai berikut. Hal.67 Beberapa kasus kekerasan terhadap orang-orang Cina.

71 • Pada tanggal 14 Mei di Jalan Mangga Besar. Jakarta Timur terlihat massa melakukan sweeping pengendara bermotor.”73 Ada pula kekerasan seksual yang terjadi kepada wanita keturunan Cina. Hal. Ibid. dan korban-korban perkosaan itu kadang dibunuh 71 72 73 Ibid. Hal.72 • Pada tanggal 14 Mei di Grasera. 54 – 55. seorang anggota massa menjelaskan “Kami mencari orang Cina. Jakarta Utara. sebuah mobil Mercedes Benz milik etnis Tionghoa dihentikan oleh lebih dari dua puluh orang. Mobil kemudian dirusak dan dibakar. massa membakar dan merusuh sambil meneriakkan kata-kata seperti “Reformasi! Reformasi!” serta yel-yel anti-Cina seperti “Ganyang Cina!” Seorang warga etnis Tionghoa hampir ditikam oleh salah seorang di antara kelompok massa. .31 • Pada tanggal 14 Mei di Mangga Besar. Contohnya. Semua yang melintasi dipaksa membuka helm sebelum diizinkan pergi. Perkosaan ini dinyatakan terjadi secara ramai-ramai. 123. di Glodok telah terjadi perkosaan yang brutal kepada wanita etnis Cina di depan umum. Ketika ditanya mengapa ada sweeping ini. dan kerap tidak ada yang bersedia membantu. Ibid. lalu penumpangnya dipaksakan turun. Jakarta Utara. Hal 61.

1998: … sebut saja [Andina].” 1998. Priyono B. dengan 15 di antara mereka yang tewas. 23 Mei. 75 76 77 78 . 66 – 67. yang terjadi di Jakarta pada tanggal 13 Mei. Keduanya tak pernah bermimpi. Gatra. menuju rumahnya di bilangan Jelambar. Gadis berusia 26 tahun ini. Setiono. Sebuah bank swasta di kawasan Tomang. Kelana. pada hari naas itu … pulang dari kantornya. 24 – 31.76 Untuk menyelamatkan diri ribuan orang asing dan orang Cina melarikan diri. Kompas.00 WIB. Aries. sampai perusahaan penerbangan menyediakan penerbangan ekstra untuk para pengungsi. Made Suarjana. Cit.74 Tercatat bahwa jumlah korban perkosaan mencapai 152 orang. pegawai perusahaan komputer. Hal. G. Ia dibonceng pacarnya. 12.77 78 Kejadian perkosaan ini sangat tragis. 23 Mei. dan I. 74 “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan. Op. “Yang Untung dan Buntung. Op.” Op.75 Yang tidak dibunuh merasa trauma dan ada yang sampai masuk rumah sakit jiwa atau bunuh diri karena tidak bisa menahan rasa malu dan trauma.” 1998. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. Cit. Benny. Jakarta Barat.. 1083 – 1084. dan Andi Zulfikar Anwar. mereka nekad pulang menjelang pukul 21. Merasa keadaan sudah mereda. Cit. sebagaimana bisa dilihat dari kasus ‘Andina’ di bawah. dalam perjalanan itu. Hal. di suatu tempat di Jakarta Barat mereka tiba-tiba dikepung massa yang muncul begitu saja entah dari mana. Hal. Sumbogo. Hal.32 setelah digunakan. 06 Juni. Hidayat Gunadai.

bahkan juga di pangkal paha.33 Di keremangan malam itu.’ Sementara teriakan massa makin menyeramkan. Tetapi dalam keputusasaan. dengan harapan ada salah satu dari mereka bisa membaca. 5 Juni. ia ditarik-tarik massa agar turun dari sepeda motor. handphone. diapakan saja dirinya waktu itu.. Sekali ia jatuh terjengkang. ‘Ampun Pak… ampun… Saya orang biasa. Berhari-hari kemudian. menurut penuturan Andina. tolong Tuhan. Saya bercerita. Luka Perempuan. . helm. Andina dan pacarnya bisa pergi meninggalkan tempat itu.. kartu ATM.. bahkan obat dokter untuk orang-tuanya yang baru ditebus di apotek. Bekas-bekas kekerasan ini. Oleh polisi mereka diantar ke rumah penduduk. Hanya doa yang terus menguatkannya. sebelum kemudian ditolong polisi jaga di dekat situ yang juga tak luput dari lemparan batu massa. STNK. Yang teringat hanyalah. Yang terdengar hanyalah rintihannya. tiba-tiba ada orang tua muncul. sementara seluruh harta miliknya dilolosi. sakit sekali. [Ketika ditanya mengapa dia menceritakan peristiwa itu. Blazernya sudah terlepas. Hal. Ialah yang memerintahkan agar para penjarah membebaskan dua anak manusia ini. Andina sudah tak mampu lagi berpikir diapakan saja dirinya.” 1998. Sang pacar. di tengah-tengah himpitan kepanikan dan ketakutan luar biasa. ‘Tuhan. dan tak mengulanginya pada orang lain. 1.. tetapi dengan kekuatan yang tersisa ia bangun dan kembali memegang baju pacarnya erat-erat. Seorang penduduk kemudian memboncengkan keduanya sampai rumah.. bisa tahu apa yang saya rasakan. Uang. SIM.’ hanya kata-kata itu yang dia teriakkan. Andina masih saja dicekam peristiwa itu [hingga] lama ia tak masuk kantor. Sekujur tubuhnya penuh bilur-bilur biru. Andina tidak ingat lagi.. dia menyatakan bahwa dia] ‘Sakit. baru hilang seminggu kemudian. Kompas. yang orang-tuanya berencana melamar tanggal 17 Mei -empat hari sebelum kejadian ini menimpa.. habis dijarah.’79 Beberapa kasus perkosaan lain yang tercatat termasuk: 79 “Luka Kerusuhan.tak berdaya dipukuli massa.

168. seorang ibu dari dua anak keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dicegat massa di jalan. dan akhirnya harus masuk ke rumah perawatan di Jakarta. sementara lelaki kelima menempatkan leher dan kepala Mona ke ujung tempat tidur. Karena menjadi trauma.80 • ‘Mei Ling’. 2003. perempuan berusia empat belas tahun itu menjadi takut pada lelaki dan tidak mendapatkan haid untuk jangka waktu yang panjang. Hal. 169.34 • ‘Dini’. Setelah diperkosa. seorang pemudi keturunan Cina yang pada tanggal 14 Mei 1998 dikejar massa lalu diperkosa ramai-ramai di dalam rumahnya oleh lebih dari sepuluh orang. . seorang wanita keturunan Cina yang diculik di daerah Jalan Jenderal Sudirman lalu diperkosa di daerah persawahan pada tanggal 15 Mei 1998. Akhirnya berpindah ke Taiwan. lalu memaksa alat kelaminnya ke dalam mulut 80 81 82 “Hidup yang Terenggut”. 169. Ibid. seorang pemudi keturunan Cina yang diperkosa di antara tanggal 13 dan 14 Mei 1998 oleh lima orang lelaki. Hal. Setelah diselamatkan. 25 Mei. Ibid. dia akhirnya berpindah ke Amerika Serikat. lalu diperkosa oleh empat orang pria.81 • ‘Lina’. Hal. dengan anaknya diasuh orang lain. Menjadi sangat takut pada lelaki. Tempo. badannya penuh memar dan dalam keadaan syok. Empat di antara mereka memegang kakinya.82 • ‘Mona Johan’.

. aparat berusaha untuk menyelamatkan warga yang ada dalam kondisi bahaya. melihat sekitar 50-an orang dari arah Jembatan Baru berusaha memasuki wilayah Pasar Pagi Mangga Dua. pada tanggal 14 Mei 1998: Saksi . Kelompok orang tersebut setelah berhasil dihadang akhirnya bergerak mundur menuju perumahan dan toko di Jalan Mangga Dua. Tidak lama kemudian asap tebal mulai mengepul dan membesar dengan cepat. Namun. Setelah diperiksa. Kelompok massa ini dihadang 50-an pasukan Kostrad (terlihat dari baret hijau yang dikenakan) yang berjaga di bawah jalan layang kereta api. di Balik Sprei Kembang. bagian Titik Amuk Massa Terbesar untuk gambaran respons aparat. Sekitar pukul 10:00 – 11:00 WIB.2. Selain pasukan yang berjaga juga terlihat 2 buah truk dan panser. 63. “Mona. Misalnya. 83 Gunadi. Warga mengatakan bahwa pasukan terlihat telah berjaga sejak siang hari pada tanggal 13 Mei. sebuah toko material mulai dilempari kelompok massa yang baru saja berpindah dari seberang jalan. biarpun ada kemampuan. di daerah Mangga Besar. Hal. seperti kasus Slipi di atas. kemudian mereka mulai menggedor dan mendobrak pintu lantai bawah. 12 Oktober.. Tempo. ada pula banyak laporan aparat tidak berusaha untuk mencegah penjarahan atau kekerasan.” 1998. Fannie.83 2. 84 Dalam kasuskasus tertentu. akhirnya Mono Johan bersama keluarga berpindah ke Australia.35 Mona. Toko tersebut dilempari hingga pecah kaca-kacanya.. Jakarta Utara. 84 Lihat Lampiran 1: Peta Kerusuhan di Jakarta. Keempat pria lain bergantian memerkosanya di vagina.4 Respons Aparat Respons aparat selama kerusuhan terjadi tidak ada kepastian. bahkan atas risiko besar.

36 Terdengar beberapa kali ledakan (diperkirakan disebabkan oleh pengencer cat yang diletakkan di lantai bawah). Setelah semua penghuni bangunan berhasil keluar. membobol. Menurut hasil penelitian Tim Solidaritas Kerusuhan Mei 1998. Akhirnya dengan segala upaya 3 laki-laki penghuni toko berhasil keluar dari bangunan dengan dibantu warga yang berada di belakang toko. Kemudian korban tersebut menghubungi ambulans. dan membakar bangunan. Ambulans baru datang sekitar pukul 22:00 WIB.86 Ada pula kecurigaan bahwa provokator yang memancing rakyat untuk melakukan kerusuhan adalah tentara. yang pada saat itu merupakan pemimpin Kostrad. di wilayah Glodok pada tanggal 14 Mei 1998 terlihat sekelompok polisi yang menyuruh perusuh mengisi truk dengan barang jarahan. biarpun ini belum dibuktikan. ada laporan bahwa ada aparat yang mencari keuntungan dalam kerusuhan itu. Letnan Jenderal Prabowo Subianto. tetapi mereka telah dalam keadaan terbakar. Selama peristiwa terjadi.85 Selain itu. Permintaan itu ditolak pasukan. menyuruh bawahannya untuk 85 86 Ibid. Hal. Menurut pikiran rakyat pada waktu itu. Hal 23. lalu pergi dengan membawa barangbarang itu. 46 – 48. bersama Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. Suasana menjadi semakin panik setelah asap mulai memenuhi lantai dua dan pintu belakang yang tidak bisa dijebol penghuni bangunan. pasukan yang berjarak sekitar 20 meter tersebut tidak melakukan tindakan menghalangi atau menghentikan massa yang melempar. . Orang tua dan seorang penghuni lainnya juga berhasil ditolong. Ibid. salah seorang korban menghampiri pasukan yang berada di bawah jembatan layang. yang bertanggung jawab atas anggota ABRI di Jakarta. Ia meminta bantuan dan pengawalan untuk mengantar anggota keluarga yang luka ke rumah sakit.

Cit. 88 . Op. Ester Indayani dan Raymond R. Anti-Chinese Violence in Indonesia. Jusuf. aparat bertugas untuk mencegah kerusuhan sebisa mungkin dan tidak dibenarkan untuk menggunakan situasi untuk kepentingan sendiri. Simanjorang. 13.5 Reaksi Warga Sebagai akibat ketidakmampuan aparat untuk mencegah massa. belum ada bukti definitif.2. yaitu untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Menteri Pertahanan Jenderal Wiranto. Grogol. Jakarta Barat ketika pos polisi hancur ditabrak truk. Jemma.37 memancing emosi rakyat dan melakukan kekerasan untuk dua alasan.88 Namun. 106 – 107. yang menjadi pesaingnya untuk menjadi presiden setelah Soeharto turun. Hal. 2.87 Biarpun memang provokator mempunyai ciri-ciri yang seperti prajurit dan hal ini dipercaya oleh rakyat. Risiko untuk aparat yang berusaha untuk mencegah amuk massa memang tinggi. sebagaimana dilihat di Jalan Kyai Tapa. yaitu exit (keluar dari negara di mana kerusuhan 87 Purdey. masyarakat terpaksa mengambil inisiatif sendiri untuk melindungi diri. Singapore University Press: Singapura. 2006. secara umum ada tiga respons yang paling dimungkinkan dalam kerusuhan. 2005. lalu dibakar. Hal. 1996–1999. Menurut ahli politikekonomi AS Albert Hirschman.

89 Ketiga cara ini digunakan oleh masyarakat. Hal. di Jatinegara Plaza. Gatra.38 terjadi). Kwik Kian. Hal. Priyono B. 130 – 131.000 orang. Khoiri Akhmadi. 2008. Simanjorang. Cit. 16 Mei. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. 10 Februari. Hal. Kompas. 7 Juni. Mereka bersembunyi di beberapa hotel milik pribumi atau meninggalkan Indonesia untuk pergi ke negara asing yang dianggap lebih aman. karyawan ditugaskan untuk menjaga pintu dan menghentikan orang yang berusaha untuk masuk." 1998. Jakarta Utara. Ibid. Gie. Op.. Hal.90 Jumlah pengungsi Cina pada saat itu diperkira mencapai 10. seperti keluarga keturunan pemilik toko material yang diselamatkan oleh warga setempat di Mangga Dua. voice digunakan oleh karyawan toko-toko tertentu yang ditarget oleh massa.” 2008. “I. 46 – 47. Ester Indayani dan Raymond R. Ilham. karyawati disuruh pulang.000 sampai 100. 24 – 28.91 92 Sementara. Exit pada umumnya dilakukan orang Cina. Karyawan berusaha secara aktif untuk mencegah penjarahan. 12. dan Nurlis Effendi. voice (melakukan protes dan demonstrasi). dan loyalty (menerima semua dengan diam). Khoiri. voice ini bukan merupakan cara menentang pasif. Hal. Op. Sumbogo.93 Ini juga terlihat dalam kasus orang yang menyelamatkan tetangga. Misalnya. Ilham. 4. Jusuf.” 1998. Cit. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi. Namun. 90 91 92 93 94 . Jakarta Timur. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa. Kompas.94 89 Khoiri.

Hal. Orang Cina bersembunyi di rumah diam-diam dan berharap agar semua kerusuhan selesai dengan cepat. Kompas. hingga tiket pesawat Jakarta – Batam yang aslinya hanya Rp. 21 Mei. Hal. Op. 96 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari.. “Lega.000 dijual dengan harga 1. Ilham. 97 Sumbogo. ini kelompok yang paling besar. 98 99 . Hal.. 8. Khoiri Akhmadi. 1998. Pemilik toko pribumi memasang tanda bertulisan “Milik Pribumi”. dan Nurlis Effendi.3 juta. 17. Khoiri. ada pula orang yang menggunakan kerusuhan itu untuk mencari keuntungan sendiri. Lepas dari Jakarta.97 98 Namun. Orang-tua berkorban demi keselamatan anak mereka dengan cara menyediakan makanan sepuasnya untuk anak-anak tetapi hanya mengambil makanan untuk dirinya sendiri ketika anak-anak sudah puas.39 Sementara. Contohnya.” 1998. 24 – 28. Priyono B. tanggal 15 November 2008. harga naik tidak terkendalikan. Karena situasi mendesak itu. Cit. jalan loyalty diikuti oleh orang-orang miskin atau menengah. Cit. harga tiket keluar Jakarta dinaiki sembarangan.. Banyak orang-tua yang harus berpuasa selama beberapa hari kerusuhan itu terjadi. Op.96 dan sebagainya. baik pribumi maupun keturunan. mereka berharap agar kepribumian mereka dapat menghindari amuk massa. 2008.”95 “Pro-Reformasi”.99 95 Ibid. “Milik Haji. 580..

” 1998. 11. 9 Mei. Ir Sutami.40 2.” 1998. walau tidak menjarah.000 anggota masyarakat dan polisi. Kompas.3 Kerusuhan di Surakarta Pada bulan Mei 1998 kota Surakarta (juga dikenal dengan nama Solo) mengalami kerusuhan yang mirip Jakarta. dan seluruh jalan di dalam kota. dalam kasus itu sebanyak 25 orang terluka oleh peluru karet dan lebih dari 100 orang terluka oleh pelemparan batu. Pada tanggal 8 Mei ada insiden di antara kurang-lebih 5.” 1998. dan Samarinda. Massa juga dipinggirkan oleh warga Surakarta yang. 101 102 “Kota Solo Penuh Asap. 11.100 Keadaan menjadi lebih anarkis mulai dari tanggal 14 Mei 1998 kerusuhan yang disebabkan oleh penewasan empat mahasiswa Trisakti di Jakarta mulai terasa di Surakarta. hasil pembangunan selama 30 tahun dihancur dan dibakar.102 100 “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo. Warga Cina yang terlihat dikejar dan diperlakukan dengan jahat. 3. Hal. Kompas. rasa hangat berkembang dalam hati masyarakat umum dan menyebabkan warga-warga Solo mulai kerusuhan yang terasa separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. . Hal. Urip Sumoharjo. Yogya. memberi semangat kepada para perusuh. Hal. massa menjarah semua pertokoan dan sebagainya sepanjang jalan protokol Slamet Riyadi. 16 Mei. Sudirman. 15 Mei. Dalam waktu semalam. Dengan kabar tentang penembakan mahasiswa-mahasiswi Trisakti.101 Didahului oleh orang yang bersepeda motor. Kompas.

Toko-toko. rumah. Kompas. sekolah.105 Oleh sebab kerusuhan itu. 7. bank. Hal. massa perusuh tidak dihentikan dan penjarahan. 11 Juni.” 1998. Hal.106 Ketika kerusuhan 103 “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya. Kompas. Demikian juga bank. Jawa Tengah dan menjarah dan membakar pabrik. dan pembakaran terjadi. berdoa dan berharap bahwa mereka tidak akan kena kerusuhan itu.” 1998. Cit. 1. Jawa Tengah. 16 Mei. Ibid. pembunuhan. Op. hampir semua pusat pembelanjaan tertutup. toko. perkosaan. dan dari personel yang ada sebagian besar ditugaskan untuk mendukung Polri mengamankan aksi keprihatinan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jumlah aparat keamanan di Surakarta diakui sangat sedikit.” 1998. Hal. massa perusuh mampu bergerak ke luar kota.103 baik kepada milik warga umum maupun milik aparat keamanan.104 Akibatnya. dan sebagainya. dan sebagainya. 104 105 106 “Kota Solo Penuh Asap. Pada tanggal 15 Mei 1998 massa sebesar ribuan orang sudah tiba di Boyolali. dan lain-lain sejauh Salatiga. kantor pemerintah. Dampak dari ini terasa sampai ke Salatiga.41 Aparat keamanan tidak mampu menghindari kerusuhan itu. Warga Surakarta yang tidak ikut massa itu hanya bisa bersembunyi. kantor. tutup karena takut dirusuh oleh massa itu. Oleh sebab itu. 11 “Amuk Massa Landa Boyolali. .

11. Dulu. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang [keluarganya] memiliki toko buku terkenal di Solo. mall. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. dia sendiri diperkosa. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. tapi tidak sebanyak di Jakarta. kami ProReformasi!. seisinya. ‘Kami orang Jawa. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. dan dibakar. dan demikian ditarget dalam kerusuhan itu. pasar. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. khususnya penduduk Cina yang dijarah. dan orang tuanya dibuang keluar. Saya melihat banyak sekali pertokoan.42 sudah selesai pun jarang ada yang berani membuka tokonya. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. kami selalu berkata. Kami telah mencoba membantu orang Cina. dan kami hampir diserang penduduk.107 Warga Cina di Surakarta dijadikan kambing hitam untuk semua masalah masyarakat. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. 21 Mei. . vihara. seorang orang Jawa dengan keturunan Jepang yang tinggal di Surakarta pada saat kekacauan Mei 1998. Berikut adalah naratif dari Wahyu Apri Wulan Sari.” 1998. namanya Toko Buku Sekawan).’ atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. Seisi tokonya dijarah penduduk. Surakarta. sempat kami membantu orang Cina. demikian banyak orang yang menderita saat itu. yang jumlahnya banyak sekali. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. semuanya dibakar. dan toko Cina dirampok dan dibakar oleh massa tersebut. Perumahan. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. tapi mereka 107 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. sampai saat ini. Kompas. Hal. Penjarahan juga ada di mana-mana.

110 “Daerah Sekilas. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. ditutup untuk beberapa waktu.43 merasa takut akan serangan yang mungkin akan tiba-tiba terjadi. 11. tidak ada orang. 06 Juni. saya dan keluarga saya ikut juga. tanggal 15 November 2008. Banyak gedung yang terbakar. 55 bus dan tujuh truk. Hal. dan kebetulan saat itu.” 1998. Lebih parah lagi. kerugian dan intensitas kerusuhan itu lebih terasa. dan juga pecahan kaca di mana-mana. 12 rumah makan. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. Massa juga membakar 287 mobil. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. 8. korban tewas 108 Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. 18 ruang pamer mobil. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo108 (Lampiran 3) Oleh sebab Surakarta jauh lebih kecil daripada Jakarta (luasnya Surakarta sekitar 44 km2 dan penduduk pada saat itu berjumlah 500. . Sekolah-sekolah. Dalam aksi kerusuhan yang terjadi selama dua hari itu. tercatat 56 kantor dan bank. Kompas. walaupun suasana di Surakarta mulai menjadi lebih tenang pada tanggal 17 Mei 1998. Hal. 217 toko. Kompas.000). 570 sepeda motor. 110 Selain itu. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar. 27 toko swalayan. 06 November. termasuk sekolah saya pun. cuma bangkai mobil dan motor.109 Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp. dan juga pindah sekolah.” 1998. 457 miliar. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. dan selama berbulan-bulan warga Cina di Surakarta hidup dalam suasana ketakutan. 109 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap.

000 orang keturunan Madura menjaga keamanan Surabaya dengan membawa celurit. 5. kemudian 111 112 113 114 115 “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. baik di kota yang mengalami kerusuhan maupun di kota yang masih relatif tertib. Kompas. 8. tetapi pada umumnya tidak separah kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan Surakarta. merasa paling khawatir.” 1998. jauh dari aparat keamanan. 11.. Walaupun demikian. “Lega. 22 Mei.. Kompas. 22 Juni.” 1998. Warga yang tinggal di pinggiran kota.4 Kerusuhan di Kota-Kota Lain Di kota lain di Jawa juga terjadi kerusuhan.. Op. Massa membobol pintu toko-toko dan menjarah.114 Di Surabaya. Hal.112 Dari 230 perusuh yang ditangkap polisi. penjarahan masih terjadi pada tanggal 14 Mei di kawasan Sidotopo.” 1998. Kompas. Hal.115 Namun. 21 Mei.” 1998. hanya 19 masih ditahan satu bulan kemudian. 10. Hal. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap.” 1998. 111 Ada juga 24 keluarga yang melaporkan bahwa ada anggota keluarga yang diperkosa saat kerusuhan itu.113 2.44 terbakar dalam bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 31 orang. Hal. “Polisi Solo Masih Menahan 19 Perusuh. “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. . Lepas dari Jakarta. Cit. Kompas. warga Cina penuh dengan rasa ketakutan. 22 Juli. 9.

.. seperti ‘ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. … [keluarga saya] merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Y.” 1998. Hal. massa melempari toko-toko dengan batu hingga sekitar 20 toko rusak berat. Forum Keadilan. kantor. atau hotel.” 1998. atau keluar dari Indonesia. Yang paling was-was ialah warga Cina. Hanibal W.120 Berikut adalah naratif dari Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. dkk. rumah toko. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam.’ Jadi. 1 Juni. Toko. Sen Tjiauw. “Lega. Sen Tjiauw. Cit. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila 116 Wijayanta. dkk. 11. Hal. Op. Wijayanta. dan sebagainya tertutup. “Percik Bara Seantero Nusantara.119 Di seluruh Jawa. . Op. Cit..” 1998.Y.” 1998.45 membakar milik warga keturunan Cina. yang pada umumnya menutup diri dalam rumah. Cit. 19. 117 Di Bandung. Op. Lepas dari Jakarta. 118 Juga masih ada ratusan orang Semarang yang melarikan diri agar mereka tidak kena kerusuhan apabila kerusuhan terjadi. 21 Mei.. Hal. suasana sangat was-was oleh karena adanya kerusuhan besar di Jakarta dan Solo. 19. Hanibal W.116 Akibatnya. Kompas. seorang warga keturunan Cina yang bertempat tinggal di Semarang sejak lahir sampai tahun 2009. 117 118 119 120 “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam. Hal. Naratif ini menggambarkan suasana di Semarang pada saat itu.. 8. warga Surabaya masih harus menjaga diri dengan cara mereka sendiri.

5 Dampak dari Kerusuhan Mei 1998 Pada saat kerusuhan di Jakarta terjadi. empat belas calon anggota kabinetnya telah meninggalkan beliau. Jadi tidur pun terasa harus terjaga. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia. Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan [pemerkosa itu] (Lampiran 4. Saya tidak melihat kejadian itu dengan mata kepala saya sendiri. Presiden Soeharto masih hadir di KTT G-15 di Kairo. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. puluhan ribu mahasiswa-mahasiswi berdemonstrasi setiap hari di seluruh Indonesia.). pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai . Oleh karena hal-hal itu. setiba di Indonesia Presiden Soeharto menyadari dia kehilangan kendali pemerintahan dan kekuasaan karena demonstrasi untuk menuntut dilakukannya reformasi dan penggantian pemerintahan telah mencapai puncaknya. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar. Ginanjar Kartasasmita. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya.46 seandainya sesuatu terjadi.. dipimpin oleh Menteri/Ketua Bappenas Ir. setelah dia diberi tahu keadaan di Indonesia dia segara kembali ke Indonesia. Akan tetapi. Apalagi. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. Kemudian. Mesir. 2.. dan kami merasa was-was di saat malam. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalan. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. Namun. namun.

Tan.26/1998 pada tanggal 16 September 1998. selama berbulan-bulan setelah kerusuhan. Mely G. Warga Masih Was-Was. Hal. Untuk mendapatkan itu. Op. dan juga mulai menghapus dikotomi di antara orang Pribumi dan orang Non-Pribumi dengan cara mengeluarkan Instruksi Presiden No. Kompas. dan Wakil Presiden Habibie mengambil sumpahnya menjadi Presiden RI.124 121 122 123 Setiono. Op. agar memeriksa kasus korupsi yang telah terjadi pada saat Orde Baru. Cit. 220.123 Namun. Setiono. SH. Dia segara berusaha untuk menjaga jarak dari rezim otoriter Soeharto dan membersihkan citra buruk Indonesia di dunia internasional.” 1998. 13 Agustus. masih ada orang yang mengancam korban kerusuhan dan menyatakan bahwa kerusuhan itu akan terulang. 2008. Hal. 1087 – 1090. Hal.121 Suasana politik berubah dengan hadirnya Presiden Habibie. . 1086. Benny G. 124 “Aparat Jamin Keamanan. 9. Hal. Cit. Presiden Habibie melakukan tiga hal: dia mengutuk Kerusuhan Mei 1998 dalam jumpa pers pada tanggal 15 Juni 1998. Berakhirlah masa Orde Baru dan muncullah masa Reformasi. Op.Presiden RI. Benny G.122 memerintahkan Jaksa Agung Mayjen Andi Galib. Cit.

Sementara. akan dijelaskan supaya pengertian alur ini menjadi lebih bulat. Dia-an ini memusatkan tokoh “Putri Cina” dan Giok Tien. satu . Peristiwa-peristiwa dalam cerita tidak bisa lepas dari bagaimana alur disampaikan. satu dari pihak Putri Cina. mulai dari sudut pandang dan gaya bahasa yang digunakan supaya pengertian alur yang lebih mendalam dapat digarap. yang membahas struktur novel Putri Cina. yang mengikat segala aspek cerita.1. 3. tidaklah mungkin bahwa ada eksposisi tentang perilaku antagonis dalam cerita bersudutpandang Aku-an. Berikut ada tiga contoh. setelah alur dibahas maka hal-hal yang tergantung pada alur. Sudut Pandang Novel Putri Cina ditulis dalam sudut pandang dia-an maha-tahu.BAB 3 ANALISIS STRUKTURAL NOVEL PUTRI CINA Bab ini. yaitu latar dan penokohan. tetapi ada pula tokoh lain yang pikirannya disampaikan penulis. Terakhir ada tema.

temanku sesama pemain Ketoprak Sekar Kastubo yang sudah kukenal setiap hari? Kenapa ia seakan menjadi sungguh nyata. ke mana wajahnya? Segala jawab ia dapatkan. kutipan dari bagian yang mengisahkan Giok Tien: Giok Tien baru saja melepas dandanannya. 2007. Ia terentak dan bertanya mendadak. toh belum juga wajah itu ia temukan. Dan bisa saja ia mengkhianatinya. Sekarang. Hal. apa salahnya ia menikmati istrinya yang cantik ini? Senapati boleh menghancurkan kekuasaannya. tetapi apa arti kemenangan itu. ia sendiri yang telah meletakkan wajahnya. ketika aku main sebagai Roro Hoyi?’ tanya Giok Tien dalam hati. Putri Cina. Sekarang Gurdo Paksi. wajah itu berat dan amat mengganggunya. Yang mengisahkan Putri Cina berbunyi demikian: Tak henti-hentinya. bila ia bisa menggagahi dan menghancurkan istrinya ini? Ya. Hal.127 3. 250 . PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. 193. Giok Tien sendiri terkejut. mengapa di hatinya terasa. Hal.126 Sementara. Sebelum ia dikhianati oleh Senapati. 14. tak mau patuh dan taat pada perintahnya. jika ia memang sungguh hendak mengkhianatinya. dan satu dari Prabu Murhardo sebagai tokoh minor. Tiba-tiba di hadapannya berdiri seorang lelaki tampan dan gagah perkasa.2.dari Giok Tien. ia si Putri Cina itu. Ia tidak sadar. 126 127 Ibid.125 Sementara. kutipan dari bagian yang mengisahkan perilaku Prabu Murhardo: Prabu Amurco Sabdo berhenti lagi sejenak. dengan menaklukkan istrinya. bertanya. persis seperti kubayangkan sebagai Tejaningrat yang asli. Gaya Bahasa 125 Sindhunata. senapatinya. Cetakan Kedua. dan aku sendiri tidak? Hatinya lalu makin bergelora panas. seakan ia melihat Pangeran Tejaningrat sungguhan berdiri di hadapannya? ‘Tidakkah Pangeran Tejaningrat itu hanyalah Tejo. Mengapa senapatinya bisa memiliki Putri Cina yang cantik ini. Ia merasa. ia telah menaklukkan dan membungkam kuasa Senapati. Ibid. wajah itu bagaikan sebuah topeng yang selalu ada di tangannya.

Buminya sudah ditaburi dengan darah dendam dan pembalasan. ia hanya tahu. dunia akan mencemoohnya.128 Setelah tokoh utama pindah menjadi Giok Tien. 55. Ibid. kadang tampak seperti puisi prosa. raja Medang Kemulan Baru. Sabdo Murhardo. termasuk bahasa. Tuan Putri. Semua hanyalah lanjutan darah Kurusetra. Ini memberi rasa kelokalan dan aktualitas. bila ia tidak dapat melampiaskan hasrat syawat kelaki-lakiannya terhadap perempuan yang diingininya. . tetapi masih menggunakan kosa kata yang klasik. di lubuknya terdalam kuasa yang selama ini mengungkapkan diri keluar dalam segala bentuk penindasan dan kekerasan. Istilah-istilah dan kalimat-kalimat bahasa Jawa yang 128 129 Ibid.Gaya bahasa yang digunakan dalam Putri Cina bersifat mistis dan klasik.129 Dalam penceritaan Putri Cina juga sering digunakan istilah-istilah Jawa. Hal. di mana nenek moyang mereka. ternyata sekaligus membuat rahasia tersingkap. Unsur mistisnya paling kuat di awal cerita. biarpun dinyatakan terjadi di suatu kerajaan rekaan. Dalam matanya yang sudah digelapkan itu. Ini melambangkan faktorfaktor duniawi yang menonjol. sesama saudara. yang kini ada di hadapannya. Selain itu. ketika Putri Cina mencari identitasnya. manusia di Tanah Jawa ini sudah didera dengan pertikaian. bukan! Sebelum ada agama apa pun. adalah kuasa kesyahwatan. Misalnya: ‘Bukan. Misalnya: Keadaan genting yang membuat matanya gelap. harusnya ada unsur-unsur kebudayaan Jawa. berperang habishabisan dan meninggalkan warisan dendam. satu sama lainnya. sampai sekarang. dengan demikian. gaya bahasa menjadi lebih deskriptif.’ kata Sabdopalon-Nayagenggong. dan kuasanya akan lumpuh tak berdaya. memegang adat Jawa dengan erat dan sering menggunakan bahasa Jawa dalam dialognya. oleh karena cerita terjadi di tanah Jawa. Hal. Ia sudah tidak dapat lagi menahan diri untuk segara menelanjanginya. Teknik ini digunakan karena berdasarkan mitos Jawa. dengan banyak penggunaan kosa kata dan struktur kalimat yang agak kuno. kuasa lelaki yang harus menaklukkan perempuan. 247.

1416. Hal. Cit. Media Abadi: Yogyakarta. Sindhunata. 2006.. 132 133 134 135 136 137 138 Sindhunata. Dan S. Hal.131 jamane edan132 (zamannya gila)133 sendika dhawuh134 (setuju dengan perintah)135 tedheng aling-aling136 (secara rahasia)137 dan ayu-ayuning wanita. Cit. 194. ‘ada’. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. 140. P. Sindhunata. Cetakan Kelima. Purwadi. ‘dunia’.139 3. dan bab dua sampai dua belas adalah flashback. 83. Purwadi. ‘seluruh’. . Cit. 36. sak jagat tan ana sami138 (wanita paling cantik. Hal. Hal. Kamus Jawa-Indonesia Populer. Gramedia: Jakarta. 1198. ‘akan saya turuti’. Op. Sindhunata. 100. Cit. 90. Hal. Cit. Hal.digunakan termasuk bebathen130 (keuntungan). ‘tidak’. Op. 404. J. Departemen Pendidikan Nasional. Cit. Robson. 155. Cetakan Pertama. 119. Hal. Op. Op. ‘wanita’.3 Alur Alur Putri Cina secara kronologis sebagai berikut: bab satu kontemporer dengan bab tiga belas sampai selesai. Dalam konteks ini. Ini terbukti 130 Ibid. 520. Cit. Op. 248 139 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘cantik’. 34. 2004. Op. Kamus Jawa Kuna Indonesia. O. Zoetmulder. 1005. 146. Hal. Op. 131 Purwadi. ‘sama’. Hal. di seluruh dunia tidak ada yang sama). Hal.

Pada bab pertama. Setiba di sana. Anak raja Majapahit. Secara plot. termasuk noda hitam dekat vaginanya. Timbulnya Konflik1 Peningkatan Konflik1 Perkenalan2. Putri Cina teringat pada cerita rakyat. tokoh Putri Cina diperkenalkan. Timbulnya Konflik2 Peningkatan Konflik2 Perkenalan3. apabila sudah ada itu. . dihukum karena telah menggambarkan selir kesayangan raja dengan sangat tepat. B2 C2 A3. Sebagai hukuman. Dalam Peningkatan Konflik1. ternyata dia merasa kehilangan identitas. D dan E tidak mempunyai subscript karena menyatukan ketiga alur cerita. keturunannya bertakdir kembali ke tanah Jawa. yaitu seorang warga miskin dan seorang putri kaisar Cina. Konfliknya sebagai tokoh juga muncul. yang ditandai dengan kehilangan wajahnya. urutan Putri Cina sebagai berikut: Lambang 1: Alur Putri Cina140 Bab 1 2 – 12 13 – 17 18 19 – 20 21 – 28 29 – 31 Halaman 9 – 14 15 – 87 88 – 148 149 – 152 153 – 165 166 – 257 258 – 302 Bagian Alur Perkenalan1. E atau A1 – B1 – C1 – A2 – B2 – C2 A3 – B3 – C3 – D – E. Nomor kecil (subscript) menandai plot mana yang tampil. Timbulnya Konflik3 Peningkatan Konflik3 Klimaks. dia menjadi terkenal dan akhirnya menikah dengan dua perempuan. Jaka Prabangkara. Putri Cina merasa bahwa dia sebenarnya sudah orang Jawa. Oleh karena itu. Jaka Prabangkara ditugaskan untuk menggambarkan semua yang ada di langit dan tidak turun dari langit sampai dia tiba di negeri Cina. pasti sudah ada peristiwa yang menyebabkan itu.karena pada bab satu sudah ada krisis identitas. 140 Tanda ditentukan oleh kedudukan unsur itu dalam alur konvensional. B1 C1 A2. B3 C3 D. Penyelesaian Tanda A1.

Togog gagal. sebagai selir Cina itu. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan asal usul Semar.Namun. tetapi Semar berhasil. Maka dia. selir itu dinikahkan dengan anak raja itu dan akhirnya melahirkan anak dari kedua bapak-anak itu. dia teringat lagi bahwa pada kerajaan Majapahit sudah ada seorang selir dari Cina. Mereka adalah tiga dewa bersaudara yang berasal dari satu telur. Setelah bertemu dengan Loro Cemplon. kerajaan Demak. dan bangsa Cina yang dikambinghitamkan. Setiba di sana. Akhirnya Semar dan Togog digusur ke bumi dan Batara Guru . Namun. Dia merasa itu melawan adat. Togog dan Batara Guru. dewi anjing. anaknya bisa mengkhianati ayah mereka. seorang hamba di kerajaan Majapahit. dia berangkat ke Banyuwangi untuk mencari Sabdopalon-Nayagenggong. dia bertanya Sabdopalon-Nayagenggong mengapa Tanah Jawa selalu menjadi rawan perang. dengan demikian. Dia ingat bahwa selir Cina itu telah dienyahkan saat hamil ke Sumatra karena kehendak permaisuri kesayangan raja. Sabdopalon-Nayagenggong juga menyatakan bahwa itu sebenarnya salah mereka ada kutukan seperti itu. pulang ke tanah Jawa. lalu pulang ke tanah Jawa dan akhirnya menjatuhkan raja Majapahit dan mendirikan kerajaan baru. Semar dan Togog berlomba menelan Gunung Gabawarsa. gunung itu tidak bisa keluar dari perutnya. Untuk mendapatkan jabatan raja dewa dari ayah mereka. Sabdopalon-Nayagenggong mengatakan bahwa kutukan itu membuat Tanah Jawa menjadi kacau setiap beberapa ratus tahun. Kedua anaknya tumbuh dewasa. sebagai balasan kekerasan yang terjadi kepada anaknya. mencari jawaban. Putri Cina tidak tega. Sabdopalon-Nayagenggong menceritakan kutukan Sarama. Putri Cina merasa bahwa pencariannya tidak selesai.

Putri Cina bersama Loro Cemplon pergi ke kota Tuban. Saat perjalanan waktu dia melihat keturunan Jaka Prabangkara kembali ke Tanah Jawa dalam jumlah besar. Kompenie. kini hanya ada rasa putus asa. Mereka menjadi kaya raya. tetapi mulai melupakan budaya asalnya. putus asanya sangat parah. dia melihat 10. melepaskan pakaian dan mendekatkan wayang Cina potehi wanita ke celana dalamnya. yaitu Kerajaan Medang Kamulan Baru. karena sudah terbiasa kekerasan. mereka berpisah dan Putri Cina melewati waktu ratusan tahun dalam waktu singkat. Putri Cina juga melihat kekerasan terhadap bangsanya.menjadi pemimpin dewa. atau hilang. . Putri Cina.000 orang Cina dibunuh di Batavia oleh penguasa Tanah Jawa Baru. Pada bab tiga belas sampai dengan enam belas terjadi perkenalan latar baru. Perbuatan cekcok mereka yang seperti manusia akhirnya menjadi ciri khas manusia. Dia melihat orang turun dari kereta. Di sana. Walau ketika Kerajaan Medang Kamulan Baru masih baru itu sangat dicintai oleh rakyat. tidak mengerti ancaman itu. Setelah itu. dia berhenti ketika lagu “Cucak Rowo” sedang digandrungi di tanah Jawa. mereka mengakui bahwa merekalah Semar dan murca. Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah lanjutan dari Kerajaan Medang Kamulan yang didirikan dengan ideologi yang beda. Ketika Putri Cina bertanya kepada Sabdopalon-Nayagenggong mengapa mereka merasa bersalah. Setelah melihat semua penderitaan ini. pembunuhan dan perkosaan di Malang pada tahun 1947 dan pembunuhan tanpa alasan pada tahun 1949 di Surabaya. ratusan orang Cina dibunuh di Tangerang pada tahun 1946. sampai Kerajaan Medang Kamulan Baru juga diberi nama panggilan Kerajaan Pedang Kemulan dan Negeri Mampir Ngombe.

Bersama teman satu rombongan. Joyo Sumengah. Namun. kepada Prabu Murhardo.Para antagonis dan salah satu protagonis diperkenalkan pada bab tujuh belas. Lama-kelamaan dia menjadi pemain ketoprak juga di rombongan Sekar Kastubo. dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. . Dalam amuk massa ini aparat tidak bergerak. Akibatnya. lurah prajurit Radi Prawiro (dengan nama Joyo Sumengah) dan penasihat Patih Wrehonegoro. konflik kekuasaan Prabu Murhardo dan rakyat ditingkatkan. dia juga menjadi pujaan lelaki. Kebencian masyarakat dialihkan ke orang Cina. Ketika dia menjadi bintang rombongan itu. keris senapati. Giok Tien menjadi terkenang akan masa lalu. Konflik baru juga timbul. harta-harta orang Cina dijarah. Giok Tien mengingat masa kecilnya. karena tidak ada aksi dari mereka. rumah dibakar. dia atas saran Patih Wrehonegoro ingin mengalahkan amarah rakyat kepada orang Cina. karena itu. Korsinah. karena rakyat sedang banyak demonstrasi dan ingin menjatuhkan Prabu Murhardo. senapati Setyoko (dengan nama Gurdo Paksi). tiga kakak-beradik. dan wanita Cina diperkosa dan dibunuh. mereka tidak merasa aman. Tokoh Giok Tien. Dia ingin mencari jalan tanpa kekerasan. Korsinah juga mengajar dia dalam hal ini. Biarpun Giok Tien istri Setyoko. dia belajar tentang dunia ketoprak. terasa bahwa mereka mendukung perusuh ini. Dalam bab berikutnya. Saat bersiap untuk mengungsi. Pada bab sembilan belas dan dua puluh plot ketiga muncul. Setyoko tidak bersedia. Giok Hwa dan Giok Hong. ketika masih sering mengikuti ibunya menonton ketoprak. yaitu raja Prabu Murhardo. akan tetapi. bersiap untuk mengungsi ke negara Singa. bersedia melaksanakan tugas itu dan menerima keris senapati.

menjadi mabuk cinta untuk Giok Tien. Dia menjadi pemain dan bintang ketoprak Sekar Kastubo. Giok Tien pun jatuh cinta Setyoko. konflik timbul ketika Radi Prawiro. Di saat itu Radi Prawiro tidak putus asa untuk memiliki Giok Tien. Bersama Sekar Kastubo Giok Tien keliling Indonesia.Namun. Suatu hari. terpaksa mencintainya. mendekatinya untuk mengakui cinta. dan mereka menjadi pacar. Dia bicara pada wanita tua dan membayarnya agar Giok Tien kena guna. dan dia merasa bahwa dia hampir menjadi Eng Tay yang sesungguhnya. Sebelum memerankan Eng Tay dalam lakon Sam Pek Eng Tay. Giok Tien juga takut perbedaan suku mereka akan menimbulkan masalah. Pemeranannya sangat bagus. tetapi karena Giok Tien masih ingin main ketoprak. Korsinah mengerti itu dan bisa menghilangkan guna itu. Setelah dia kena guna. . Lamalama mereka tunangan. dia menjadi Roro Hoyi dalam lakon Geger Mataram. dia juga menggunakan waktu itu untuk berdoa demi masa depan. Akibat kedekatan Giok Tien dan Setyoko. Namun. Korsinah memberikan rapal ke Giok Tien. Konflik ini lalu ditingkatkan dalam tujuh bab berikutnya. Dia menjadi semakin terkenal dan pintar bermain. Giok Tien mengucapkan rapal yang diajari Korsinah. Biarpun dia ditolak. Giok Tien merasa semakin gila. Namun. Dia sangat gembira. Dia tidak ingin melepaskan Giok Tien. Demi kelancaran pemeranannya. seorang prajurit muda. mereka belum berani menikah. Karena perannya sangat luar biasa. dia tidak mengalah. Setyoko. Radi Prawiro menjadi sangat cemburu dan menyimpan dendam kepada Setyoko. akhirnya seorang prajurit muda. Dia berjanji kepada dirinya bahwa dia akan mendapatkan Giok Tien suatu saat.

bersama Nyai Pesat Nyawa. Setyoko menegaskan bahwa dia tidak bersalah. ada kelompok orang masuk ke rumah. Prabu Murhardo datang sebelum Radi Prawiro bisa menanggalkan pakaian Giok Tien dan Radi Prawiro disuruh berhenti karena perilakunya tidak untuk kepentingan negara. ibu Giok Tien. yang membantai orang-orang itu. Mereka memandang dia sebagai pembunuh dan pengkhianat. Akibatnya. Dia sampai pada jawaban bahwa dia ingin memiliki Giok Tien. Dia ingin menggagahi Giok Tien dan memenuhi nafsunya. Namun. Namun. lalu berangkat ke istana raja untuk mencari keadilan. Namun. ternyata Radi Prawiro tidak datang untuk benar-benar menyelamatkan Giok Tien. tetapi berpindah ke ibu kota bersama kakak-kakaknya untuk bersama dengan Setyoko. Setelah dia dibawa ke rumah Radi Prawiro. Siok Nio. Giok Hwa. apalagi karena mereka tertusuk Nyai Pesat Nyawa yang milik suaminya. Di sana. Giok Tien.Tidak lama setelah itu. serta balas dendam kepada Setyoko. meninggal dunia. dia tidak main ketoprak lagi. Radi Prawiro masuk ke ruangan itu . Mereka memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong. Setelah mengingat masa lalu itu. Pada saat yang sama Setyoko pulang ke rumah dan diprotes warga-warga setempat. Giok Tien lega. Oleh karena itu. Giok Tien trauma atas pembunuhan kakak-kakaknya. mayat Giok Hwa dan Giok Hong telah ditemukan. dan Giok Hong kembali mengepak untuk mengungsi ke Negara Singa. Giok Tien diselamatkan Radi Prawiro. Giok Tien dibawa Prabu Murhardo ke istana. Perpisahannya dengan Siok Nio membuat Giok Tien sangat terharu. dia menggagahi Giok Tien. Prabu Murhardo bingung mengapa dia membawa Giok Tien.

Dia tidak percaya pada suaminya. Radi Prawiro segara turun menggagahi Giok Tien. agar Radi Prawiro tidak membantah dia menawarkan Giok Tien untuk nikmat Radi Prawiro. Pada klimaks Setyoko akhirnya masuk ke ruangan itu dan menghentikan Radi Prawiro. Giok Tien menghindari itu dengan menyatakan bahwa dia bisa menjatuhkan Prabu Murhardo dengan mudah. Empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Dalam debat yang terjadi saat itu Setyoko mengancam akan ada perang saudara. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah. Berakhirlah plot nomor dua. bahagia bersama. Namun. Dia menganggap Prabu Murhardo munafik. entah oleh siapa. Setyoko juga mengatakan bahwa keluarganya dibunuh. setelah Radi Prawiro selesai. Prabu Murhardo mengundurkan diri sebagai raja dan Setyoko mengundurkan diri dari jebatan senapati. sebagai bukti itu dia menyerahkan Nyai Pesat Nyawa. dan berusaha membantu istrinya. dia ada bukti bahwa raja itu biadab. . tetapi diam sampai Prabu Murhardo bersyahwat. Giok Tien berdoa untuk roh mereka. setelah Setyoko datang dan menyerahkan seragam senapatinya kepada roh Giok Hong dan Giok Hwa. Akibat persetujuan bersama. Prabu Murhardo mengalah. Radi Prawiro naik pangkat menjadi senapati dan menerima Nyai Pesat Nyawa kembali. dia masih merasa anak buah suaminya telah membunuh kakaknya. karena telah melakukan hal yang sudah dia melarang. Giok Tien sadar bahwa suaminya benar-benar mencintainya. Dia marah besar. Radi Prawiro berbicara. mereka hendak membunuh Giok Tien. tetapi tidak mencapai puncak nafsu. menurut dia itu haknya sebagai raja. Mereka berpelukan. Namun.saat Prabu Murhardo masih menggagahi Giok Tien. Setelah Prabu Murhardo bersyahwat.

tetapi dia sendiri kena anak panah itu. ada awan yang bentuknya mirip sekali dengan Giok Tien. yaitu Indonesia. dia mengakui bahwa cintanya kini membunuhnya. Dia merasa bahwa dirinya sudah dimaafkan. Radi Prawiro melihat. dan . tetapi merasa sedih karena dia sendiri sudah membunuh Giok Tien. tetapi masih tidak tega. Dia puas karena dendamnya akhirnya dibalas. Setelah mencoba melupakan cintanya kepada Giok Tien. Radi Prawiro mendekati mayat cinta dan musuhnya. lalu mengakui bahwa dia merasa lebih parah daripada pengkhianat karena tidak bisa melindungi istrinya. terutama tanah Jawa. dan terbang bagai kupu-kupu ke seluruh tanah Jawa. Orang Jawa dan orang Cina tinggal dalam kedamaian sejahtera. Kupu-kupu itu beterbangan ke langit.4. Melihat kupu-kupu itu beterbangan dan bersuka ria Putri Cina merasa lega. Indonesia adalah tempat keterjadian sebagian besar cerita. Dia lalu berusaha untuk memegang mayat Giok Tien.4 Latar 3. Dia merasa bahagia. berbunga-bunga dan membagikan permata Suinli. Akhirnya dia pun kena anak panah. 3. Plot nomor tiga selesai.1 Latar Tempat Latar tempat luas dalam Putri Cina ada dua. Setyoko memegang mayat istrinya. dan negeri Cina. Akhirnya dia menikam diri dengan Nyai Pesat Nyawa. tetapi kedua mayat itu lenyap menjadi kupu-kupu. Giok Tien mendorong Setyoko. Plot satu selesai.Kesunyian ini dipecah ketika Radi Prawiro berusaha untuk menembak Setyoko dengan anak panah.

hal lain di negara Cina hanya terkait dengan manusia biasa. • kuburan Giok Hong dan Giok Hwa. ada puluhan latar tempat sempit. tidak ada dewa yang muncul dalam cerita.4. di mana Putri Cina mendapatkan penjelasan mengapa tanah Jawa membahayakan untuk orang keturunan Cina. • kerajaan Majapahit dan Demak.digambarkan sebagai negeri yang amat indah dengan banyak hal mistis. yang hanya muncul pada Bab 2. tempat kuburan kakak-kakak Giok Tien dan pembunuhan Giok Tien dan Setyoko oleh Radi Prawiro. dan • Banyuwangi. dua kerajaan yang dikunjungi Putri Cina saat mencari identitasnya.2 Latar Waktu . di antara lain anjing ajaib dan dua dewa yang turun ke bumi. 3. Latar tempat yang paling penting dalam cerita ini adalah: • rumah Giok Tien dan Setyoko. dan tempat di mana Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa dan dibunuh. namun. • istana Prabu Murhardo. kemistisan ini sudah hilang pada Kerajaan Medang Kamulan Baru. Walaupun kaisar dinyatakan keturunan dewa. Sementara Cina. Selain itu. • tempat pementasan Sekar Kastubo. digambarkan sebagai negara yang sangat berdasarkan hal yang aktual. di mana Giok Tien berkenalan dengan Setyoko dan Radi Prawiro dan juga mendapatkan saran atas kehidupan dari Korsinah. sebuah rumah besar yang mewah. istana raja yang besar dan digunakan untuk pertemuan Prabu Murhardo bersama penasihatnya beserta perkosaan Giok Tien dan pemerasan Prabu Murhardo.

tidak ada yang pasti seperti “jam delapan pagi” atau “hari Rabu. ketika Putri Cina diberi tahu alas an mengapa Tanah Jawa rawan kerusuhan. Hal. 223. ini ditandai pada halaman 85 dan 86 dengan Putri Cina tiba di Medang Kamulan Baru ketika lagu “Cucak Rowo” sedang popular. ketika Giok Hong dan Giok Hwa diperkosa dan dibunuh. Hal. yaitu pada keruntuhan Majapahit dan pada akhir abad kedua puluh.” semuanya relatif. 143 dan • empat puluh hari setelah kematian Giok Hong dan Giok Hwa. 10.142 • malam benderang dengan bulan purnama. Bab dua sampai dengan sebelas terjadi pada tahuntahun keruntuhan Majapahit. ada: • ketika matahari hampir terbenam. Ibid. Latar waktu sempit sangat banyak dan berbeda-beda. sebagaimana digambarkan alurnya. Sementara bab dua belas sampai selesai terjadi pada akhir abad kedua puluh. Cit.Ada dua latar waktu besar dalam Putri Cina. 288. Op. waktu Putri Cina menyadari bahwa dia tidak mempunyai wajah.141 • malam yang sangat gelap.144 141 142 143 144 Sindhunata. dan Setyoko dan Prabu Murhardo mencapai kesepakatan untuk mengundurkan diri. Hal. Antara lain. Ibid. Hal. Namun. ketika Giok Tien dan Setyoko dibunuh Radi Prawiro. . 43. Ibid. Giok Tien diperkosa dua kali.

kuasa raja dianggap mutlak. Dengan demikian.3 Latar Sosio-Budaya Tanah Jawa digambarkan sebagai negara yang mempunyai kebudayaan kerajaan yang sampai akhir cerita dipegang.145 145 Ibid. Orang Cina dalam Putri Cina digambarkan sebagai orang yang berusaha untuk mencampuri adat Cina dan Jawa sehingga menjadi beda dari keduanya. .3. ia selalu membawa anak-anaknya. Di kotanya. tokoh seperti Giok Tien dan Siok Nio digambarkan menyukai kebudayaan Jawa seperti ketoprak: Pada zaman itu bukanlah aneh orang-orang Cina suka menonton ketoprak. Bahkan ketika ada sesuatu yang mengancam kekuasaannya. Namun.. wayang orang. 156 – 157.4. Jika ada perkumpulan ketoprak sedang main di kotanya. Kerajaan Medang Kamulan Baru bisa dinyatakan sudah dipengaruhi demokrasi. perasaan rakyat itu dialihkan ke orang-orang Cina. yaitu semua pemainnya orang Cina. ia tiba-tiba sering membayangkan. tetapi rakyatnya sendiri. Walau sebenarnya Prabu Murhardo adalah hamba masyarakat. dia menakuti dan menginjak masyarakat untuk menahan kekuasaannya. Hal.. putri bungsunya. Dan ke sana.. terutama Giok Tien. . Siok Nio juga suka menonton ketoprak. Beberapa orang Cina malah sempat ikut menjadi pemain di perkumpulan sandiwara-sandiwara itu. dia boleh berbuat apa saja. atau ludruk. Dengan demikian. . Karena sering diajak menonton. Walau masih percaya pada dewa-dewi Cina dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang bersifat kecinaan. paling tidak seminggu sekali Siok Nio pasti menyempatkan diri untuk menonton. Ang Hing Ho namanya. Pemerintahan Medang Kemulan Baru munafik dalam hubungannya dengan rakyat. akhirnya Giok Tien juga menyukai ketoprak. Tapi entah kenapa. Malah ada sebuah perkumpulan wayang orang. seperti gara-gara dan demonstrasi. alangkah indahnya jika ia boleh menjadi pemain ketoprak.. Dia tidak takut pada orang luar. Prabu Murhardo sudah menjadi seperti raja terpilih.

Putri Cina adalah tokoh yang berdiri sendiri dan tidak merupakan perwujudan tokoh lain. tokoh protagonis pertama. Putri Cina adalah representasi roh Giok Tien saat Giok Tien mencari jawaban atas pembunuhan kakak-kakaknya. .Orang-orang Jawa digambarkan sebagai orang yang terkutuk dan terpaksa harus selalu bertengkar dengan sesama. tetapi tergoda oleh kaum perempuan Cina. dia mempunyai kekuatan yang luar biasa yang digunakan untuk menenangkan diri dan mencari informasi. Dia tampaknya bisa di mana-mana. 3. Dia bisa menggunakan badan orang lain sebagai badannya. Oleh karena itu. bisa dikatakan bahwa orang Cina dibenci tetapi diinginkan sebagai pasangan. Bila demikian. atau bisa terbang bebas bagai kupu-kupu. Menurut penulis. Kemungkinan lain.1 Putri Cina Putri Cina. Dengan demikian. ada beberapa interpretasi tokoh Putri Cina. Dengan demikian. atau di hanya satu tempat. Putri Cina adalah perwujudan dari Giok Tien.5 Penokohan146 3. Dia adalah ibu metaforis dari semua orang Cina di Tanah Jawa.5. tidak akan dibahas karena tidak menjadi acuan untuk penelitian. misalnya Sabdopalon-Nayagenggong. adalah tokoh yang sangat kriptis. Giok Tien menggunakan pengalamannya dari dunia ketoprak 146 Di sini hanya akan dijelaskan tokoh-tokoh yang akan diteliti pada Bab IV. Dalam waktu empat puluh hari di antara pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. dan mewakili perasaan umum kaum Cina pada suatu saat tertentu. Mereka iri hati karena melihat kekayaan orang-orang Cina. Tokohtokoh lain.

Putri Cina menjadi lega dan lepas dari depresinya karena melihat cinta Giok Tien dan Setyoko yang tidak pernah bisa dipisahkan. tapi ia tampak sebagai gadis opera Peking yang amat anggun. cantik jelita. dia merasa itu atas kehilangan dirinya sendiri. tapi menambah wajahnya jadi lebih manis. Ibid. Dia selalu kelihatan sedih. Hidungnya tak terlalu mancung. tetapi setelah 147 148 Ibid. kendati mereka Cina dan Jawa. Indah. Oleh karena terjadi dalam dunia batin Giok Tien.5.148 3. Putri Cina menjadi bebas dari depresinya dan menjadi bagai kupu-kupu. . Hal. Dari segi fisik. Kulit wajahnya langsat kuning. Dia merasa bahwa dia jelek dan tidak berguna. Matanya nyaris sipit.. dia: . 299 – 302. Hal. . Bagaimana pun dia. dan bahkan wajahnya sudah hilang. meski tak seasli gadis-gadis asli Cina di tanah leluhurnya. 10 – 11.2 Giok Tien Giok Tien adalah tokoh utama dan protagonis kedua. Dia harum bagai bunga. Putri Cina mempunyai karakterisasi yang khas. Dia dikenal kaya raya. akibat trauma dia tidak merasa demikian.147 Namun. menyebarkan kehidupan baru di Tanah Jawa. Dia seorang putri Cina yang menikah dengan Setyoko. [dikatakan]. dengan kecantikan yang luar biasa dan hati baik yang meninggalkan kenikmatan bagi orangorang yang dijumpainya. Dengan mengetahui bahwa kaumnya akan bisa hidup bersama dengan orang Jawa dengan baik. Walaupun dia tambah kaya. Pada akhir cerita.. dia mempunyai kekuatan untuk melakukan apa saja. Memang dahulu dia luar biasa.. Dahulu dia bekerja sebagai pemain ketoprak. baik tokoh sendiri maupun perwakilan dari tokoh lain..untuk mencari identitasnya dan jawaban mengapa kekacauan dan kerusuhan terjadi.

bahkan yang menggunakan guna atau menawarkan harta. semuanya itu menjadi bertambah indah. Prabu Murhardo dan Radi Prawiro sudah mengatakan bahwa Setyoko telah membunuh mereka dan Giok Tien percaya mereka. dia adalah wanita yang kuat dan tahu apa yang diinginkannya. Penonton amat mengaguminya. sehingga ketika dia pemain ketoprak ada ratusan lelaki jatuh cinta kepadanya dan merayunya. 158. Saat menjadi pemain ketoprak dia bisa menolak ratusan lelaki yang merayunya. Hidungnya mungil. Dia terkenal cantik jelita. Akan tetapi. setelah dia melihat betapa Setyoko berduka cita atas kematian Giok Hong dan Giok Hwa. Giok Tien tidak ragu-ragu lagi dan berani mengorbankan diri demi suami. Giok Hong dan Giok Hwa. Ketika dia selesai digagahi oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Ini semua makin menjadikan dia pemain yang lain daripada yang lain. Alisnya naik menggaris. Hal itu dan beberapa hal lain membantu dia menjadi terkenal dalam dunia ketoprak: Dalam waktu yang tak lama. . karena ia dapat menjiwai peran-perannya.149 Dari segi batin. setelah kematian kedua kakaknya dia menjadi bingung akan suaminya yang sebenarnya. Dan tentu saja. 149 Ibid. dia mampu berdiri dan menyatakan bahwa dia akan menyebabkan kejatuhan kerajaan itu karena dibuktikan kemunafikan raja dan pejabat. Namun. antara lain Radi Prawiro. Kulitnya kuning langsat. Cintanya kepada Setyoko tulus dan tidak pernah hilang. Suaranya indah. Giok Tien akhirnya menjadi bintang Sekar Kastubo. Hal. Matanya sipit. Ketika masih kecil dia berani meminta izin menjadi pemain ketoprak. Kata-katanya seperti mengalir dari hatinya.kematian ibunya dia meninggalkan pekerjaan dan tinggal di Ibu Kota bersama suaminya dan kedua kakaknya. karena Giok Tien adalah pemain yang cantik jelita.

dia marah besar dan mengancam perang saudara kepada Prabu Murhardo.’ sambung Gurdo Amurco Sabdo. tak hendak aku menjadi Tejaningrat yang mengkhianati cintamu. dengan demikian. Akhirnya setelah mereka menikah Giok Hwa dan Giok Hong juga diajak tinggal di kediaman mereka di Ibu Kota. Kyai Pesat Nyawa. akulah yang harus minta maaf padamu. . Dari awal pertemuan mereka pertama dia berlangkah pelan dan tidak buru-buru. Namun. Hal. Joyo Sumengah. dia segara menyesal ketidakmampuannya untuk melindungi keluarganya: ‘Giok Tien. Aku bahkan pura-pura menutup mataku. oleh karena dia merasa dipengaruhi oleh keris sakti Senapati. tritagonis ini mendukung protagonis. Walau dia berketurunan Jawa dan menjadi pejabat negeri. tanpa kekerasan. 150 Ibid. dia tidak peduli tentang etnisitas Giok Tien. kesenangan itu mungkin juga dari harta yang dapat dikumpulkan dari mereka. Dulu aku berjanji padamu.3 Setyoko / Gurdo Paksi Setyoko (nama pangkat Gurdo Paksi) adalah Senapati Kerajaan Medang Kemulan Baru dan suami Giok Tien.3. Cinta dia pada Giok Tien tulus. sebagaimana dikutip di bawah: ‘Benar kau. Dia bahkan sangat senang bersama orang-orang Cina. Setelah mengetahui Giok Tien diperkosa Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Ini membuat prestasinya jatuh dengan Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. Dia berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dengan lembut. ketulusan cinta dia paling kelihatan setelah Giok Tien ditembak dengan panah oleh Radi Prawiro. walau aku tahu.5. Senapati menjadi kaya raya karena kedekatannya dengan orang-orang Cina itu.150 Walau sebelumnya dia telah menangani kerusuhan dengan kejam dan keras. dia tidak sanggup melanjutkan tugas itu. 137.

jabatannya lebih rendah daripada Setyoko. biarpun dia dimaafkan Giok Tien. Air mata Gurdo Paksi terus berlinangan. setelah kematian Giok Tien cinta tulus Radi Prawiro tampil jelas sekali. memang aku tak berbuat seperti Tejaningrat.’ kata Gurdo Paksi merindih sedih. berusaha untuk memerkosa Giok Tien. . lalu akhirnya berhasil setelah diizinkan oleh Prabu Murhardo. Ia terus menggendong tubuh istrinya itu dan menghadapkannya ke kuburan kakaknya. 151 Ibid. seharusnya aku yang melindungimu. Dia juga membunuh Giok Tien (tidak sengaja) dan Setyoko dengan panah. Hal. tapi sebagai lelaki yang pernah menjadi prajurit. Dia segara menyesal kematian Giok Tien. kau mati terlebih dahulu. sehingga ditakuti oleh massa. melebihi Tejaningrat.Sekarang. Diciuminya wajah Giok Tien berulang-ulang.5. rasa cinta ini juga menyebabkan dia mempunyai rasa dendam kepada Setyoko. Dia merencanakan pembunuhan Giok Hong dan Giok Hwa. sampai kau mati terlebih dahulu.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Radi Prawiro (nama pangkat Joyo Sumengah). antagonis pertama. Dia tampaknya tidak sanggup melanjutkan hidupnya dengan pengetahuan bahwa dia sendiri sudah membunuh wanita yang paling dia cintai. Itu pun kaulakukan untuk melindungi aku dari sambaran anak panah ini. Namun. Rasa cinta dan dendam ini menyebabkan dia berbuat hal yang jahat. Tien. Tien. Dia adalah orang yang licik dan terkenal keras. yang mampu memiliki Giok Tien.151 3. dia juga menyimpan rasa cinta kepada Giok Tien yang tidak mereda setelah puluhan tahun. adalah punggawa keamanan istana. Dengan demikian. 293. dan akhirnya menusuk diri karena sesal itu. Namun. Tapi akhirnya kau jugalah yang melindungi aku. aku ternyata demikian lemah dan tak berdaya.

‘Tien. .. Lalu secepat kilat. dan Joyo Sumengah roboh.. Karena tusukan Kyai Pesat Nyawa. dia sendiri sanggup memerkosa Giok 152 153 Ibid. seakan itu penghinaan terhadap diri Prabu Murhardo... rakyat sangat bahagia. Ternyata kau malah terbunuh mendahului suamimu. Akhirnya mereka beramuk massa.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo. Bila suamimu sudah tiada. Tien. . Hal. 295 – 298.152 3. karena aku amat mencintaimu. menentang kekuasaan raja. Joyo Sumengah pun menghunus keris Kyai Pesat Nyawa dari sarungnya. Tien. . tanpa berpikir panjang. antagonis kedua cerita. senyum itu sudah cukup untuk menjadi tanda. Prabu Murhardo juga munafik. aku hanya hendak membunuh suamimu untuk melampiaskan dendamku. .. Walau dia telah menegaskan kepada Radi Prawiro bahwa Giok Tien tidak boleh digagahi karena akan menyebabkan kekacauan dan urusan pribadi tidak boleh dicampur dengan urusan negara. Prabu Murhardo menjadi marah dan mengancam akan memecat Setyoko sebagai Senapati. Suaranya pedih menyayat-nyayat.’ rapat Joyo Sumengah. hanya dirinya sendiri.. dengan segala cara aku ingin membujukmu untuk mau hidup bersamaku. darah pun menyembur keras dari dadanya. setelah dia sudah lama berkuasa dan semakin mabuk kuasa rakyat menjadi putus asa dan mencari jawaban dalam minuman keras. 153 Saat perintahnya itu ditolak oleh Setyoko untuk alasan nurani. tergeletak tak bernyawa.5. dia mengambil keputusan agar amuk massa diarahkan ke mereka agar dia bisa menikmati kekuasaannya. adalah raja Medang Kamulan Baru. Ibid. Prabu Murhardo tidak memikirkan kepentingan orang lain. bahwa Giok Tien telah memaafkan segala kekejaman yang ia lakukan. Saat dia menjadi raja. 136 – 137. Namun. Hal. karena akhirnya akulah yang membunuhmu. Walaupun orang Cina telah banyak membantu dan memperkaya dia. ia menusukkan keris pusaka itu ke dadanya. Hatiku hancur dan sedih...

sebagai akibat dari perbuatannya dia terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. selayaknyalah kau mendahulukan kemauanku. dan aku mengemis dengan tubuhku. 253 – 254. Hal. tubuhku tak mau lagi kuajak mengemis pada laki-laki. Namanya pengemis. Joyo Sumengah. kau telah menyalahkan dan menuduh aku. Tidakkah aku sama dengan pengemis-pengemis itu? Mereka mengemis dengan batoknya. . adalah seorang pemain ketoprak Jawa senior yang menjadi teman baik Giok Tien. Sekarang aku sudah tua. mana ia bisa bahagia. Ketika aku masih cantik dan terkenal di panggung. aku sudah bersyukur..155 154 Ibid. negeri sedang berada dalam keadaan gawat. Korsinah berfungsi sebagai ibu angkat Giok Tien di Sekar Kastubo.. Dia sangat khawatir Giok Tien akan mengikuti jalan seperti dia ketika masih muda..6 Korsinah Korsinah. aku menjual tubuhku pada para laki-laki yang menyukai aku. mungkin aku sudah menjadi pengemis seperti mereka. bila berhadapan dengan Putri Cina yang cantik dan menggairahkan ini? . Tien.. tubuhmu yang molek itu bisa menuntunmu jadi pengemis. dengan persetujuan dengan Setyoko agar semua kerusuhan bisa selesai dengan damai dan tidak terjadi perang saudara. Maka kalau kamu tidak hati-hati. Prabu Murhardo tidak merasa bersalah besar: ‘Bukankah Paduka sendiri yang berkata.’154 Akhirnya. lelaki mana bisa tahan. Kalau aku tidak jadi seniwati ketoprak. memberi saran tentang bermain ketoprak dan juga kehidupan dengan lelaki... dan mendapat uang hanya cukup untuk makan. . jangan kau berpura-pura. karena itu Paduka mencegah dan menyuruh hamba menunda nafsu hamba terhadap Putri Cina ini? Padahal hamba sendiri sesungguhnya sudah tidak bisa menguasainya lagi!’ . Aku adalah rajamu. Ketika Radi Prawiro menangkap basah perbuatannya.’ tutur Korsinah.Tien.5. ‘Hidupku pernah seperti pengemis-pengemis itu... Tien. tokoh tritagonis yang mendukung protagonis. ‘. Diam-diam dengan kata-katamu. Maka meski hanya menjadi emban. 3.

dia memilih berjanda dan membesarkan putri-putrinya. tetapi memilih tinggal di satu rumah dengan Setyoko dan Giok Tien setelah 155 156 Ibid. Giok Tien sangat sedih. Biarpun dia sering dihampiri oleh lelaki. Dia memberi Korsinah liontin yang dulu diberi ibu untuk keselamatan. Korsinah juga menghapus guna-guna Radi Prawiro dengan guna sendiri. Siok Nio adalah seorang janda Cina yang suka menonton ketoprak.5. Namun Siok Nio tetap memilih hidup sendiri.Demi perlindungan Giok Tien. yaitu ibunya Siok Nio dan kakak-kakaknya Giok Hong dan Giok Hwa. Dengan menangis. Giok Hong dan Giok Hwa adalah kakak perempuan Giok Tien. saat mereka berpisah. . Dia meninggal tak lama setelah pernikahan Giok Tien.156 Dia paling menyayangi Giok Tien dan memberi hadiah yang sangat berharga. Hal. Akhirnya. menyukainya dan ingin meminangnya. mereka harus berpisah. mereka semua berperan sebagai tritagonis pendukung protagonis. Tak heran bila banyak laki-laki. ketika mereka bersama menonton ketoprak.7 Keluarga Giok Tien Ada tiga anggota keluarga Giok Tien yang diperkenalkan di Putri Cina. Mereka tidak menikah. Ibid. agar ia bisa duduk di dekat Siok Nio. 3. 157. lebih-lebih laki-laki pribumi. Salah satu pengagumnya adalah seorang punggawa kota praja. bersama ketiga anaknya. Siok Nio tahu. Tentu maksudnya. 172. punggawa itu amat menyukainya dan ingin mengambilnya sebagai istri. Korsinah mengajar sebuah rapal agar Giok Tien selalu bisa berperan optimal. Hal. Kerap punggawa kota praja ini memesankan kursi untuk menonton ketoprak bagi Siok Nio dan anak-anaknya.

yaitu kebingungan atas identitas (identity crisis). ditusuk Kyai Pesat Nyawa oleh pasukan Radi Prawiro. Hal. yang dipersonifikasikan sebagai wajah: 157 158 Ibid. 279 – 280. Putri Cina bingung karena merasa tanpa identitas. dalam kerusuhan. Setiap tema ini mempunyai kedudukan yang setara dengan yang lain. 273 – 274.pernikahan adik mereka.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. 3. tidak dapat dikatakan bahwa Putri Cina hanya mempunyai satu tema utama. akibatnya. ketika tokoh Putri Cina duduk dan berbicara dengan bulan seakan mereka pencinta.6.5. . yang muncul di sepanjang cerita. Hal. kemabukan kekuasaan. Mereka meninggal.1 Krisis Identitas Tema mayor krisis identitas. adalah adipati yang menggantikan Prabu Murhardo sebagai raja Medang Kamulan. salah satu tritagonis.158 3. Ibid. dan cinta sejati.157 dia ternyata tidak sependirian.6 Tema Ada tiga tema utama dalam novel Putri Cina. 3. Biarpun dia dikemukakan sebagai anak buah Prabu Murhardo. sudah diwujudkan pertama pada bab satu. Dia menghapus bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo dan mengembalikan Medang Kamulan Baru ke aslinya.

Bulan pun segara pergi meninggalkannya. ‘Sejak kita berpisah. Wajahnya ternyata tiada. dua hamba setia. Dia mengingat bahwa kaumnya ada yang pernah datang dari Cina setelah kerajaan Majapahit. keturunan dari seorang pangeran Jawa dan seorang miskin Cina. asal usul Putri Cina itu tidak diketahui. lalu menghampiri biliknya. Putri Cina mengambil keputusan bahwa dia bukan Jawa dan bukan Cina. sampai bulan itu terasa menari-nari di hadapannya. seorang selir yang hanya disebut Putri Cina.Malam sedang terang benderang. Ia meraba wajahnya. tokoh Putri Cina mengingat dongeng-dongeng Jawa untuk mencari asal dirinya. yang ternyata sebenarnya Semar. tapi dirinya sendiri. Ia merasa. Dan dirinya itu tak pernah ia temukan sampai kini. Cahayanya demikian dekat padanya. Disapanya bulan dengan mesra. Ternyata kau hanya datang dalam mimpiku. Namun. menyatakan kepada Putri Cina bahwa kaumnya sebenarnya sudah sebagian dari bangsa Jawa. dia ingat bahwa sebelumnya sudah ada kaumnya di tanah Jawa.159 Dari permulaan itu. betapa aku ingin kau datang kembali padaku. dia kembali ke tanah Jawa dari Sumatra setelah keruntuhan Majapahit dan mencari Sabdopalon-Nayagenggong.160 Sebagai Putri Cina selir Majapahit. 15 – 31. Hal. kau pun hilang bersama nyalanya yang padam. . Hal. ketika ia menanyakan perihal hidupnya itu.161 159 160 161 Ibid. Hal. 47 – 66. Apakah kau hanya boleh kunikmati dalam mimpi?’ Tentu tiada jawaban baginya. yakni Jaka Prabangkara dan Kim Muwah. dan mau bersama dengan aku dalam bilikku? Aku khawatir. bukan kekasih yang ia cari. 10 Ibid. Sabdopalon-Nayagenggong. kau hanyalah nyala yang keluar dari lilin di hadapanku. tetapi karena kutukan Sarama (wakil dari Togog) mereka selalu akan dimaki dan dihina. Dan begitu lilin itu habis mencair. seolah kekasihnya. Akibatnya. Namun. Sungguhkah kau datang. Ibid. Bulan seperti keluar dari sarangnya.

.6. Badannya adalah badan Putri Cina yang sedang bertelanjang dada. Putri Cina pergi ke Tuban... Karena tersentuh oleh cinta dan kasih sayangnya. Langit pun harum dengan aroma bunga.163 162 163 Ibid. Dan Putri Cina gembira. Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu. yang dia mengerti adalah Giok Tien dan Setyoko. Radi Prawiro / Joyo Sumengah dan Setyoko / Gurdo Paksi terdapat tema minor kemabukan kekuasaan. dia melihat sepasang kupu-kupu. Badan kupu-kupu itu begitu menarik penghuni alam semesta. dia menemukan identitasnya dan terbang ke langit sebagai kupu-kupu pula: Kupu-kupu cinta yang tak lagi memisahkan Jawa dan Cina itu terbang terus ke utara. dendam. atau power corrupts. . berebut menempel di buah dadanya.Terkejut. 299 – 300. maka kematian itu menjadi telaga kehidupan yang amatlah indah. Pada awal bagian Kerajaan Medang Kamulan Baru. Radi Prawiro dan (sedikit) Setyoko menginginkan kekuasaan yang lebih banyak maka mulai tidak memperhatikan nasib rakyat. sehingga dari kematian itu turunlah hujan emas ke dunia. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra. sampai tertumpahlah semua keharumannya. sampai ia mendidih panas. Maka datanglah aneka jenis bunga. Amat indahlah badan kupu-kupu itu. Hal.2 Kemabukan Kekuasaan Dalam tokoh Prabu Murhardo. Setelah kerusuhan di Medang Kamulan Baru. setelah lama berkuasa Prabu Murhardo. kekerasan. 125 – 133. dan iri hati. Lega karena mengetahui bahwa kaumnya sebenarnya bisa tinggal di Jawa dengan aman dan bersama orang Jawa saling mencintai. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. seakan hendak memberikan dirinya sehabishabisnya.162 3. terbang terayun-ayun. Hal. dinyatakan bahwa kerajaan baru itu pada awalnya disenangi masyarakat. Namun. Ibid.

negeri ini sedang dilanda kekacauan. Tapi mereka akan percaya. Bila istriku telah membuka semua kebusukanmu. mengapa hal itu tidak kita kerjakan?’ kata Prabu Amurco Sabdo.Akhirnya. alangkah mudahnya bagiku untuk membuat mereka percaya. yakni masalah perilaku kejimu yang melanggar tata susila. raja itu mengambil keputusan bahwa kekuasaannya lebih penting daripada kesejahteraan rakyat. Ketika sadar bahwa perbuatan dia dan Radi Prawiro bisa menjatuhkan dirinya. Kecemburuan dan keirian terhadap mereka itu sudah ada di dalam diri rakyat negeri ini. bahwa kau bersekongkol untuk menyingkirkan aku dengan cara keji itu. dia memerintah bawahannya menyalahkan orang Cina. Semata-mata hanya supaya kekayaan mereka bisa kuperas. bahwa aku tak berurusan dengan Kyai Pesat Nyawa yang telah meminta nyawa kedua kakak iparku. Sementara kubiarkan mereka terus menumpuk harta. orang takkan percaya. Kupuji mereka sebagai orang-orang yang mau bekerja keras. sesuai dengan saran penasihatnya: ‘Senapati. Dengan demikian mereka menjadi kelompok yang menimbulkan kecemburuan dan iri. Oleh karena itu. bila aku sendiri yang berkata. oleh karena Giok Tien akhirnya diselamatkan. agar kau dapat merebut istriku. dia merasa bahwa wanita siapa saja tersedia untuk kenikmatannya. kuakui. Sebab seperti katamu. dan menjadi semakin kaya.164 Rasa kekuasaan ini juga menyebabkan Prabu Murhardo memerkosa Giok Tien. Namun. menuruti keserakahan mereka. Kalau menyulut api kecemburuan dan keirian terhadap orang-orang Cina itu adalah satu-satunya jalan dan celah untuk menyelamatkan negeri ini dari kekacauan. Hal. memang aku memberi kesempatan pada orangorang Cina. Hal. . Prabu Murhardo terpaksa mengundur diri daripada dijatuhkan: ‘Aku memang mau meruncingkan semua perkara yang penuh tekateki ini menjadi satu masalah saja. mereka telah banyak membantu aku dengan kekayaan mereka.’ – Gurdo Paksi165 164 165 Ibid. 135. Sekarang. supaya kau dapat menggagahi istriku. Prabu Murhardo membuat rencana untuk membunuh Giok Tien. bahwa kau sengaja membuat semuanya itu. Ibid. 271. Kuakui. Oleh karena dia raja. ketika terjadi demonstrasi anti-kerajaan Prabu Murhardo.

seperti Radi Prawiro. ditikam dengan keris Nyai Pesat Nyawa yang milik senapati.’ jawabnya lagi. Pada mulanya Giok Tien adalah seorang pemain ketoprak Cina dan Setyoko adalah seorang prajurit bawahan Jawa. ketika Setyoko akhirnya berani mengakui cintanya. Hal. ‘Tertipukah mataku?’ tanya Giok Tien lagi dalam hati. oleh karena kecantikannya. 198 – 222. berdiri seorang lelaki tampan yang dalam bayangannya sungguh seorang Tejaningrat.’ jawabnya sendiri. ‘Atau jika tertipu. Giok Tien mulai ragu-ragu lagi apabila suaminya akan mampu melindungi dia dan kakak-kakaknya. Giok Tien 166 167 168 Ibid.3. selalu didekati lelaki dan dilamar tetapi selalu menolak. ‘Tidak. 193 Ibid. Ia harus mengakui. seperti Setyoko.168 Dalam kerusuhan anti-Prabu Murhardo. Keragu-raguan ini menjadi semakin tajam setelah kedua kakaknya diperkosa oleh massa lalu dibunuh di dalam pandangannya.6. tetapi akhirnya mereka menikah dan Setyoko mendapat pangkat tinggi sebagai senapati. hatikulah yang tertipu. di hadapannya.167 Mereka tidak lama kemudian bertunangan.166 Namun. Giok Tien jatuh cinta saat pandangan pertama: Ia hanya melihat. menjadi malu mengakui cinta. Hal. 178 – 193. Ibid.3 Cinta Sejati Dalam hubungan Giok Tien dan Setyoko terdapatlah tema cinta sejati. atau cinta yang bisa mengatasi semua perbedaan. berhadapan dengan lelaki ini hatinya sungguh berdebar tak karu-karuan. Giok Tien pada awalnya ragu-ragu karena merasa mereka tidak akan cocok karena beda suku. . menyimpan dendam dan yang lain. Hal. ini menyebabkan beberapa. Giok Tien.

Ia mendongak dan melihat. dia bisa yakin kembali akan ketulusan cintanya. 223 – 261. tubuh Gurdo Paksi pun ikut lenyap. sehingga menolak sebutan Gurdo Paksi dan kembali menjadi Setyoko saja. . hidup abadi dalam percintaan: Sebab begitu [Radi Prawiro] hendak menyentuhnya. Dia bahkan menuduh suaminya telah membunuh kakakkakaknya. Hal. awan-awan gelap berarak pergi.170 169 170 Ibid. merdu berkicau-kicauan. tubuh itu ternyata lenyap dalam seketika. Hal. menjelma menjadi kupu-kupu pula. Langit jadi putih bersih. 297.169 Namun. Setelah Setyoko pun mati. setelah dia melihat betapa Gurdo Paksi berduka cita dan merasa bersalah. Ibid. dipanahi Radi Prawiro. Dan bersinar teranglah cahaya matahari pagi. bahkan tersedia mengorbankan diri untuk keselamatan suaminya dari anak panah Radi Prawiro. indah. mereka menjadi kupu-kupu dan terbang bebas bersama. Dan bersamaan dengan lenyapnya tubuh Giok Tien itu. dan menjelma menjadi kupu-kupu. Burung-burung girang beterbangan.merasa lebih tidak percaya lagi terhadap suaminya setelah dia diperkosa oleh Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. Joyo Sumengah membelalak tak percaya melihat kedua tubuh yang tadinya sudah mati dan menjadi mayat itu kini ternyata telah menjadi sepasang kupu-kupu yang hidup dan terbang di hadapannya.

Semuanya adalah lawan. rakyat menjadi sangat benci kepada Prabu Murhardo.BAB 4 PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM PUTRI CINA 4. dan mengatakan bahwa rakyat sebenarnya melawan rakyat dan bukan raja. Namun. ini tidak sepenuhnya dipercaya: ‘Bila pertikaian lama yang terselimuti kesatuan dan keseragaman itu sekarang meledak. rakyat tak tahu lagi mana lawan mana kawan. Mereka mulai demonstrasi di jalanan. Prabu Murhardo dengan dukungan Patih Wrehonegoro menyalahkan rakyat.1 Plot Akibat dari kesengsaraan itu. dan semuanya adalah kawan. Semuanya adalah salah. dan . Seluruh rakyat sudah turun untuk memprotes kesengsaraan rakyat Kerajaan Medang Kamulan Baru.

semuanya adalah benar. Kalau demikian, tak dapat lagi mereka mempertahankan dirinya. Dan untuk mempertahankan dirinya yang tak ada jalan lain kecuali dengan bersama-sama mencari korban, yang bisa dianggap sebagai yang patut disalahkan,’ urai Patih Wrehonegoro. ‘Dan yang bersalah itu adalah aku? Karena itu mereka mau menggulingkan aku?’ tanya Prabu Amurco Sabdo. ‘Ampun, Sinuwun, bukan Paduka yang bersalah, tapi kesatuan dan keseragaman yang palsu itulah yang sekarang sedang menuntut korbannya,’ kata Patih Wrehonegoro.171 Ini seiring dengan kenyataan di Orde Baru. Mahasiswa-mahasiswa memprotes kebijakan ekonomi dan lain-lain Pemerintah, lalu tidak diperhatikan. Daripada mengubah yang sudah tidak berfungsi baik dalam pemerintahan, mereka menyalahkan rakyat dan menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mencegah segala masalah yang timbul. Prabu Murhardo bersama abdi-abdinya mencari jalan keluar agar kekuasaan mereka bisa dijaga. Akhirnya keputusan diambil untuk mengalihkan kekerasan dan kerusuhan itu menjadi kekerasan etnis terhadap suku Cina. ‘Mudah, Sinuwun. Sekali lagi hamba katakan, itu sungguh mudah! Alihkan saja segala kekerasan yang mau pecah itu kepada orang-orang Cina. Setelah itu, Sinuwun akan mengendalikan keadaan dengan lebih mudah,’ kata Patih Wrehonegoro. Dia tersenyum, tanpa perasaan.172 Ini mencerminkan kecurigaan yang sampai sekarang terasa dalam masyarakat. Sebagaimana disinggung pada Bab II, ada teori bahwa provokator-provokator yang mengendalikan massa pada tahun 1998 sebenarnya anggota aparat. Setelah amarah massa diarahkan oleh Patih Wrehonegoro, orang-orang Cina menjadi korban dalam segala hal. Harta mereka dijarah. Rumah-rumah mereka dibakar. Tempat-tempat berdagang mereka dibumihanguskan. Di jalan-jalan mereka dicegat, lalu 171 172 Ibid. Hal.134. Ibid. Hal. 134.

dianiaya. Kendaraan-kendaraan mereka digulingkan, disiram minyak tanah, dan dibakar. Siapa yang dijumpai (massa), dan ketahuan sipit matanya, dan kuning langsat kulitnya, tak ampun lagi, dia pasti jadi korban bulan-bulanan massa rakyat. Dan lebih mengerikan lagi adalah peristiwa ini: banyak wanita Cina diperkosa. Malahan, di banyak tempat, wanita diperkosa beramai-ramai. Dan kejinya, perkosaan itu dilakukan di hadapan orangtua atau saudara wanitawanita Cina yang malang itu. Kekejian tidak hanya sampai di situ. Setelah diperkosa, wanita-wanita Cina yang sudah pingsan dan tak berdaya it masih dianiaya dengan kejam. Sebagian malah dibunuh.173 Kekejian massal ini telah terjadi di hidup nyata juga. Sebagaimana dikemukakan di atas, di antara lain sebagai berikut. • Sejumlah mal dan pertokoan lain seperti Supermall Karawaci, Glodok

Plaza, dan Yogya Department Store Klender dibakar. • Di Jakarta, sebanyak 13 pasar, 2.479 rumah toko, 40 mal, 1.604 toko, 45

bengkel, 387 kantor, 9 SPBU, 8 bus dan kendaraan umum lainnya, 1.119 mobil, 826 sepeda motor, dan 1.026 rumah dirusaki, dijarah, dan / atau dibakar. • • Di Jakarta, jumlah korban yang tewas diperkira mencapai 1.217 orang. Di Jakarta, jumlah korban perkosaan

mencapai 152 orang, dengan 15 di antara mereka yang tewas • Sebagaimana dikemukakan dengan kasus

Lina di Surakarta, ada korban yang diperkosa di hadapan keluarga Sebagai akibat dari kerusuhan itu, Giok Tien dan kakak-kakaknya tidak percaya kepada kerajaan, bahkan Setyoko pun tidak dipercaya. Mereka mengambil keputusan untuk mengungsi ke Negara Singa:

173

Ibid. Hal. 149 – 150.

‘Apalagi di Negara Pedang Kemulan ini, para penguasanya suka mengkhianati kata-katanya sendiri. Mereka berjanji akan melindungi kita. Terbukti sekarang mereka malah mengkhianati kita,’ kata Giok Hwa. ‘Kalau begitu, mari kita menyiapkan barang-barang. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga, ke Negara Singa,’ ajak Giok Hong. ‘Iya, Cik. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri,’ sahut Giok Tien.174 Ini mencerminkan kenyataan bahwa sebanyak 10.000 sampai 100.000 orang Cina telah meninggalkan Indonesia pada saat kerusuhan. Kebanyakan memang pergi ke Singapura melalui Batam. Kekejian yang dirancang dalam novel pada halaman 149 – 150 menjadi semakin nyata ketika sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah Giok Tien dengan paksa. Ketakutan mereka sangat jelas. Akhirnya Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa lalu dibunuh di hadapan Giok Tien. … mereka terkejut setengah mati, karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk, dan mendekati mereka. Giok Tien, Giok Hong, dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi. Sebelum sempat mereka menjerit, orangorang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Giok Tien melihat, orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya, mempermalukan, dan akhirnya memerkosa mereka. Dan lebih ngeri lagi, ia melihat, akhirnya, orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. Darah mereka berceceran.175 Peristiwa ini melambangkan hal yang sama seperti pada halaman 149 – 150, tetapi dengan lebih banyak emosi. Sama seperti kasus Andina (Jakarta) dan Lina (Surakarta) pada bab dua, Giok Hwa dan Giok Hong diperkosa di depan orang tercinta.

174 175

Ibid. Hal. 154. Ibid. Hal. 224.

Menyerahlah padaku. Paduka telah menikmati Putri Cina ini terlebih dahulu. Akhirnya Giok Tien digagahi oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo di Istana Raja. Sama seperti halnya Giok Tien diperkosa tanpa dilindungi oleh penanggungjawabnya. Sinuwun. bahkan aku pernah menjadi senapati. lelaki-lelaki sedang beramai-ramai memerkosa wanita Cina. dia sadar bahwa dia tidak mampu melindungi keluarganya dari kekejaman massa. hamba tidak memuaskannya? Paduka telah 176 177 Ibid. Aku adalah prajurit. banyak kekejaman yang terjadi sebagaimana dijelaskan di atas.177 dan ‘Benar. Ibid. Hal. Namanya pun tidak diakui oleh penggagahnya itu. Nikmat juga bila sekarang kita menggilir Putri Cina ini. wong ayu. Enaklah hidupmu. Tapi aku telah gagal menjalankan tugasku sebagai senapati. Di luar. Hal. Sudah lama hamba menghasratkannya. 248. jika kau mau menuruti kemauanku. … Aku harus mengakui.Ketika Setyoko pulang dan menemukan kakak-kakak iparnya terbunuh dan istrinya tidak ada di rumah. lebih-lebih dalam melindungi kaummu. Akibatnya. dia hanya disebut “Putri Cina”. sebagai senapati aku juga tak berhasil menyelamatkanmu dari kekejaman yang pecah terhadap kaummu di Negeri Pedang Kemulan ini.’ – Setyoko176 Ketidakmampuan Setyoko untuk melindungi kaum Cina mewakili ketidakmampuan Wiranto untuk melindungi kaum Cina di Jakarta dan kota lain. . Sekarang tiba giliran hamba. seperti Tejaningrat tak berhasil menyelamatkan Roro Hoyi dari kekejaman Amangkurat. 290 – 291. bukan hanya mereka berdua yang ingin merasakan kehangatan dirimu. Ini kelihatan paling jelas pada halaman 290: ‘Giok Tien.’ kata Prabu Amurco Sabdo. Mengapa ketika sekarang kesempatan tiba. kaum Cina di Jakarta dan kota lain tidak dilindungi oleh militer. misalnya: ‘Putri Cina.

yang dapat digunakan sebagaimana mestinya.179 178 179 Ibid. Dan itulah yang akan hamba buat.’ kata Joyo Sumengah. karena Paduka tak bisa menguasai syahwat. Hal. Akan hamba katakan. Akhirnya Setyoko datang dan menghentikan perkosaan Giok Tien. Karena itu akan hamba katakan.178 Dengan merendahkan Giok Tien dengan sebutan “Putri Cina”. hendak melangkah keluar. mereka hanya melihat bahwa dia seorang perempuan yang dapat digunakan seenaknya. agar terbukalah perilaku Paduka yang menghancurkan tata susila. Sebagaimana dicontohkan di kasus Andina di atas. 270. 254 – 255.mengizinkan hamba. Ini juga terjadi pada Kerusuhan Mei 1998. Radi Prawiro dan Prabu Murhardo menghilangkan identitasnya sebagai manusia. Dia menjadi hanya suatu benda atau objek. massa pemerkosa tidak memedulikan bahwa orang tuanya sakit atau dia sudah mempunyai pacar. bahwa kekuasaan itu tak lain adalah syahwat. Giok Tien menyatakan bahwa pengakuan dirinya sebagai korban perkosaan akan bisa menjatuhkan Prabu Murhardo sebagai Raja Tanah Jawa. Ibid. saya tegak berdiri pula nasib hamba. Tak mungkin hamba mampu melawan kekuasaan. Tapi membongkar kesyahwatan Paduka dan abdi-abdi Paduka. Hamba akan katakan semua ini pada kaum perempuan yang ada di sana. Dan ia pun beranjak.’ kata Giok Tien. tak dapat lagi Paduka mencegah hamba keluar menghadapi kerumunan orang banyak di bawah sana. Karena itu. justru ketika negeri ini dalam keadaan gawat. Cara Giok Tien sebagai berikut: ‘Sekarang. hamba mempunyai beribu-ribu bukti yang nyata. supaya seperti hamba mereka juga berani berdiri tegak. maka sekaranglah saatnya hamba menikmatinya. hamba mau tegak berdiri. Paduka akan terus menindas. Hamba dan kaum hamba hanyalah perempuan. . Setelah Setyoko berdebat dengan Prabu Murhardo tanpa hasil. Hal.

180 Ibid. Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. Prabu Murhardo terpaksa harus mengundurkan diri sebagai raja. Ia mau mendengar kata-kata rakyatnya. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. Arah Reformasi justru sebaliknya dari arah Orde Baru. Sebagaimana dijelaskan di bawah: Semula mereka mengira.’180 Ini melambangkan perubahan yang terjadi di Indonesia pada awal reformasi. hak asasi manusia ditegakkan. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. peraturan-peraturan diskriminatif dihapus. . Sebagaimana dikemukakan di atas. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya. Dia menetapkan Adipati Aryo Sabrang sebagai penggantinya. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. 279 – 280. … Rakyat mengerti. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. Biarpun tidak ada satu orang tertentu yang memaksakan Soeharto mengundurkan diri seperti dalam Putri Cina. Hal. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah. nasib kaum Cina yang digagah selama tiga hari tiga malam itu menjadi salah satu dorongan yang sangat besar. Ini melambangkan penyelesaian Kerusuhan Mei 1998. Raja baru Prabu Aryo Sabrang secara segara menggantikan bekas-bekas dari kerajaan Prabu Murhardo. dan demokrasi kembali dianut. Ternyata tidak demikian halnya. Soeharto mengundurkan diri dan wakil presidennya Jusuf Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia. Akibat dari amuk massa yang terjadi di Jakarta dan kota-kota lain. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama.Setelah ancaman Giok Tien ini.

Setelah orang Cina menjadi korban amarah massa. seakan ia sedang mencium kematiannya dengan amat mesra. 182 Sindhunata. Di tangan Putri Cina yang menciumnya dengan mesra.Akhirnya Putri Cina dapat beterbangan bebas dari rasa takut dan maut sebagai kupu-kupu. 110. … Karena itu semua. Bunga ungu itu bukan lagi bunga kematian. dan 279. 181 Ibid.2 Latar 4. Dengan demikian. Selain fakta bahwa dalam Putri Cina sudah dinyatakan bahwa cerita terjadi di tanah Jawa. 104. menjadi amat indah pula bunga ungu itu di tangannya.182 ada banyak kemiripan dalam sejarahnya. Hal. kini ada rasa tenang dengan kebijaksanaan Reformasi. 32.2. Di antara lain pada halaman 15. 299 – 300. . bunga itu menjadi bunga kehidupan. Dia merasakan masa depannya indah. Dia beterbangan di langit dan hal-hal yang mengerikan.1 Latar Tempat Kerajaan Medang Kamulan Baru adalah representasi Indonesia pada Orde Baru. misalnya bunga kematian.181 Kebebasan Putri Cina ini melambangkan semangat Sindhunata akan kehidupan yang lebih baik untuk orang Cina di Indonesia pasca-Reformasi. Cit. ada pula harapan untuk masa depan yang penuh kerja sama tanpa diskriminasi. Op. 85. yang akan mendatangkan hujan berkah dan kedamaian di Tanah Jawa ini. menjadi indah: Dan Putri Cina yang menjadi badan kupu-kupu itu lalu mencium sekuntum bunga berwarna ungu. 4. 88. 39.

62 – 63. . yang dilarang diterbitkan. Hal. Orde Baru tidaklah menantang kepemimpinan dan pemerintahan yang kuat. Hal.184 Mengenai pilihan nama Medang Kamulan Baru. 184 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI. Hal. Adalah misalnya dulu Kerajaan Mataram. Ajiksaka. dan dinamakan Mataram Baru. Hal. Orde Baru hendak mengimplementasi demokrasi dalam ekonomi dengan tujuan mencapai masyarakat sosial. 62 – 63. Marshall Cavendish Editions: Singapura. yang dulu pernah ada dan sekarang digantikannya. politik. 93. Abdulgani-Knapp. Profesor Wim F. Op. Wertheim. Pada suatu saat muncullah kerajaan baru. tetapi berharap untuk tetap memegang ciri-ciri ini dalam periode transisional dan perkembangan. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden. Prabu Murhardo menyingkirkan raja lama. ekonomi. dinyatakan: Pada nama kerajaan itu ditambahkan kata Baru. Mataram Baru yang baru muncul itu tentu lain dengan Mataram Lama. Cit. Orde Baru hendak mengutamakan kepentingan nasional sambil melanjutkan ideologi kita untuk memberantas kolonialisme dan imperialisme. Retnowati. karena memang demikianlah yang sering terjadi di Tanah Jawa. 185 186 Sindhunata. Sama-sama di Tanah Jawa.183 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September. dan budaya dengan Pancasila dan Ketuhanan yang Maha-Esa sebagai nilai moral dasar kita. Cit. 2007. Menurut pidato Presiden Soeharto yang disampaikan di Seminar Angkatan Darat di Bandung pada tahun 1966.186 183 Ibid. Op. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. 88 Abdulgani-Knapp. Retnowati.185 Ini sama dengan alasan mengapa Orde Baru disebut Orde “Baru”. yaitu: Orde Baru akan lebih pragmatis dan realis tanpa meninggalkan citacita kebebasan.Untuk menjadi raja Medang Kamulan.

Hal. Tak ada lagi keadilan. dan kedaulatan rakyat terasa hilang. Selalu Raja.” 187 188 Ibid. dalam beberapa tahun Kerajaan Medang Kamulan Baru berubah. keluarga dan pembantu-pembantunya yang dilindungi dalam keamanan. Op.Sama dengan halnya Orde Baru. Hal. dan kepentingan rakyat ditelantarkan. 96. seperti pada Orde Baru. It is an order to achieve a social. dan rakyat ditakut-takuti serta diancam dengan senjata dan kekerasan. Setelah sepuluh tahun di bawah pimpinan Presiden Soeharto. to the contrary. keluarga dan pembantupembantunya yang bertambah kekayaan dan hartanya. Cit. it is the intention to have this characteristic in this transitional period and development. tetapi ditakuti. Tidak ada lagi kesejahteraan. Militer diperkuat. and cultural society with Pancasila and Belief in God Almighty as our moral values. 67. Namun. . Selalu Raja. dan rakyat dibiarkan dalam kekurangan dan kemiskinannya. Selalu Raja. economic. The New Order wants to put our national interest in the driving while continuing with our ideology to fight against colonialism and imperialism. Sindhunata.188 Ini juga mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. political. Aslinya: “The New Order would be more pragmatic and realistic without leaving out the ideals of freedom. The New Order is not against a strong leadership and government. The New Order wants to implement democracy in economy. Tidak ada lagi ketenteraman.187 pada awalnya Kerajaan Medang Kamulan Baru disukai rakyat. keluarga dan pembantupembantunya yang dimenangkan. sudah ada ketidaksenangan dan ketidakpuasan yang Diterjemahkan dari versi bahasa Inggris. Rakyat mulai tidak berharapan. Rakyat percaya pada Prabu Murhardo dan kerajaan maju dan berkembang dengan pesat. Prabu Murhardo tidak lagi dihormati sebagai pemimpin.

189 Ada pula kecurigaan atas korupsi.Cit.2.3 Latar Sosio-Budaya Orang-orang keturunan Cina serta kedudukan mereka dalam masyarakat Jawa dalam Putri Cina digambarkan sama dengan kenyataan pada Orde Baru. kaum Cina semakin lama menjadi semakin kaya. kemiripan ini tidak perlu dibahas di sini. Ini dilambangkan dengan adanya sengkalan191 lagu “Cucak Rowo”. Sebagaimana dijelaskan pada Bab 4.2 Latar Waktu Kerusuhan dan kejatuhan di Medang Kamulan Baru terjadi pada tahun 1998.timbul di hati rakyat. 85. Ibid. Pengembangan harta mereka 189 190 Abdulgani-Knapp. Penyebutan tahun dengan menggunakan kata-kata. Cit. kejatuhan Kerajaan Medang Kamulan Baru dan Orde Baru sangat mirip. Dengan demikian. 159. 192 Sindhunata. Oleh karena sudah didalami di atas. Dalam Putri Cina.192 Selain itu. 4. yang timbul setelah kasus Pertamina dikemukakan pada tahun 1974. tidak dapat ditarik kemiripan lain. latar waktu tidak jelas. 191 Bahasa Jawa. yang sangat populer pada tahun 1998: Ternyata anak-anak itu menyanyikan lagu Cucak Rowo yang saat itu sedang digandrungi dan dinyanikan di mana-mana di seluruh pelosok Tanah Jawa. Retnowati.190 tetapi terus-menerus meningkat.2. Hal. Hal. sama seperti halnya Orde Baru. hal atau peristiwa tertentu yang melambangkan angka tertentu. 4. Hal.1. Op. . Op.

Benny. adat istiadat. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto. Di Pedang Kemulan ini. Hal. 1055. Orang Cina yang nekat terpaksa merayakan tahun barunya dengan sembunyi-sembunyi.membuat orang pribumi menjadi iri hati dan benci kepada mereka. Mereka juga dipelihara oleh Prabu Murhardo untuk mengembangkan kekayaan penguasa. Setiono. dapat dibaca: Woodrich. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Op.” 2008. ketika secara de facto warga keturunan Cina dibatasi dalam bidang perdagangan.194 Dalam menjalani kebudayaan mereka.195 Ini mencerminkan kenyataan pada Orde Baru. Perundang-undangan yang membatasi budaya Cina termasuk:196 193 194 195 Ibid. Hal. G. Cit. 196 Untuk informasi lebih lanjut. liong atau leang-leong. di kerajaan Medang Kamulan Baru orang Cina sangat dibatasi: Memang sejak Prabu Amurco Sabdo menggulingkan penguasa sebelumnya seperti Ajisaka menggulingkan Dewan Cengkar. Yogyakarta: Fakultas Sastra. 137. 1059 Sindhunata. Bahkan mereka tidak diperbolehkan merayakan Tahun Baru Cina. Dihapuslah nama-nama Cina di Tanah Jawa ini… Di Pedang Kemulan. Orang-orang Cina juga tidak mudah menjalankan ibadat mereka di kelenteng-kelenteng. tak bisa lagi orang-orang Cina hidup menurut kebudayaannya. Universitas Sanata Dharma. Makalah. . dan bahkan disukai juga oleh orang-orang pribumi. Cit. Christopher Allen. Op. Nama mereka pun harus diganti dengan nama pribumi asli. orang-orang Cina juga tak boleh mempertunjukkan lagi keseniannya. samsi.193 Ini mencerminkan kenyataan di masa Orde Baru. dan tata cara agamanya. serta wayang potehi yang dulu pernah menghibur banyak orang. orang-orang Cina dilarang menjalankan kebudayaan. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. dan beberapa orang konglomorat seperti pemilik BCA Sudono Salim dan raja kayu Mohammad “Bob” Hasan menjadi akrab dengan Presiden Soeharto. Tak ada lagi barongsai. Hal. 110.

Cit. membekukan modal milik orang keturunan. 987. Ibid. yang menegaskan keperluan untuk warga negara Indonesia keturunan Cina mengindonesiakan nama mereka. 3/4/12/1978. Cit. Benny G. 32/1966. Hal. Cit.199 • Instruksi Kabinet Presendium 37/U/IN/6/1967. yang melarang pertunjukan kebudayaan luar negeri di umum dan mendorong orang keturunan untuk berbaur dengan budaya Indonesia.198 • Surat Edaran 06/Pres-Kab/6/1967. G. Op. 201 Tan. Mely G.201 • Keputusan Menteri Kehakiman No. yang mewajibkan penggunaan Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh orang keturunan asing di 197 198 199 200 Setiono. Benny. 987. Tan. Mely G. yang menentukan istilah Cina sebagai istilah paling tepat untuk mendeskripsikan warga keturunan Cina. 230.• Peraturan Pemerintah 127/U/Kep/12/1966. yang melarang penggunaan aksara yang bukan aksara Latin (antara lain Cina) di tempat umum. Cit. . Hal. biarpun istilah itu sudah dianggap diskriminatif oleh kaum Cina. yang melarang izin tinggal dan bekerja untuk imigran Cina baru (serta anak dan istri mereka). Setiono. Hal. Op. 53. Hal.200 • Instruksi Presiden No. 14 tahun 1967. dan menutup semua sekolah yang tidak berbahasa pengantar bahasa Indonesia. 979. Hal. Op.197 • TAP XXXI/MPRS/No. Op.

Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. Hal. mereka putus asa. 1075. sementara raja dan pembantupembantunya tinggal dalam kesejahteraan dan kemewahan. kekerasan atau bahkan 202 Prasetyadji. Karena itu sambil minum mereka dapat menyanyi: . Cit. Di tengah putus asa Inilah sekarang lagu duka yang kami suka: Cintamu sepahit Topi Miring! Kami menderita. Op. Rakyat merasa tertindas akibat kemiskinan mereka. Setiono. di antara lain. Cit. tetapi dalam pada pelaksanaannya cenderung hanya diminta dari orang keturunan Cina. 203 204 Sindhunata. . Benny G. Ibid. Rakyat merasa tidak puas dengan pemerintahan Orde Baru. Op. mereka mengalami kehilangan nama. Hal..atas Kartu Tanda Penduduk. Jakarta: TransMedia. 115 – 116. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). Ini digambarkan dalam Putri Cina dengan menjadi peminum alkohol. 2008. rakyat Jawa juga digambarkan sama seperti kenyataannya pada Orde Baru. 1054. Akibatnya. 205 Di antara lain Fuad Muhammad Safrudin . Hal. 7 – 8. Petisi 50.202 Sementara. Orang-orang yang berusaha untuk mengubah pemerintah dengan membuat petisi204 atau bersuara205 mendapat reaksi dari pemerintah yang sangat negatif. wartawan dari harian Bernas. Hal.. sehingga negeri Medang Kamulan dikatakan Negeri Mampir Ngombe: Maka dengan minum mereka merasa bersatu dalam mengalami dan menanggung penderitaan serta nasib yang sama. namun di tengah derita Kegembiraan masih juga kami punya: Saat kami mengangkat gelas bersama-sama: Kita berteman sudah lama!203 Ini menggambarkan putus asa yang terjadi di tengah Orde Baru.

207 Sama dengan halnya Putri Cina. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas. Cit.3. sampai ia mendidih panas. warga keturunan Cina menjadi cemas dengan hidup di Indonesia dan mempertanyakan identitas mereka setelah kerusuhan Mei 1998.“dihilangkan. Akhirnya. 115 – 116. . dendam.1). Putri Cina merasa telah menemukan wajahnya dan mempunyai harapan untuk orang Cina dan orang Jawa tinggal bersama dalam damai sejahtera: Dan Putri Cina gembira.1 Putri Cina Bila tokoh Putri Cina dianggap sebagai ibu semua orang Cina di Indonesia (lihat 3. kekerasan. setelah melihat kisah Giok Tien dan Setyoko. dan dengan sayap daun-daunnya menaungi dan mendinginkan bumi yang menggelegak dengan kebencian. 4. dan iri hati. Putri Cina setelah mengalami trauma merasa bahwa wajahnya telah hilang. 1054. Biarpun memang secara sejarahwi identitas orang Cina di Indonesia tidak pernah jelas.3 Penokohan 4. rakyat merasa tertindas dan sebagian besar tidak berani bertindakan. 207 Sindhunata. terbang terayun-ayun. 1075 – 1076. Op. Putri Cina merasa kehilangan identitas diri sehingga tidak tahu siapa dirinya. Ini ditampilkan dengan kehilangan wajahnya.”206 Akibatnya. Hal. Hal. peran Putri Cina menjadi cara untuk Sindhunata menunjukkan bagaimana tanggapannya atas perasaan orang-orang Cina setelah Kerusuhan Mei 1998. dengan adanya yang merasa lebih kuat budaya Indonesia dan ada yang lebih kuat budaya 206 Ibid.5. Ini menyebabkan Putri Cina melihat ke sejarah bangsanya di Indonesia untuk berusaha memahami identitasnya sendiri dan menemukan wajahnya.

Cina. Akhirnya. 209 Ibid.2 Giok Tien Pengalaman Giok Tien dan kakak-kakaknya mencerminkan pengalaman wanitawanita Cina yang pada tahun 1998. Op. 162 – 168. 29.3. Hal. Isu identitas itu tergantung pada apa yang diakui orang Cina sendiri. ada keluarga yang melarikan diri ke luar negeri. dengan pandangan bahwa orang yang tidak bisa berbahasa Mandarin bukanlah orang Cina. lihat Tan. biarpun menurut keturunan memang orang Cina.208 setelah Kerusuhan Mei 1998 masalah identitas menjadi masalah yang perlu dipecahkan dengan segera.209 Untuk menghindari masalah itu. dapat dilihat bahwa Putri Cina tidak hanya mewakili pikiran orang Cina di Putri Cinta. Apabila mereka mengakui orang Cina. sementara. Mely G. Giok Tien menjadi takut melihat kondisi tanah Jawa yang semakin mengerikan. Namun. tetapi pikiran orang Cina di Indonesia. Biarpun dia sudah berusaha untuk berbaur dengan budaya Jawa (dari main ketoprak sehingga menikah dengan orang Jawa). beserta harapan bahwa hidup akan menjadi lebih indah. setelah melihat perubahan yang terjadi di Indonesia setelah mulainya Reformasi ada orang Cina yang merasa bahwa situasi sudah mulai berubah. bersama 208 Untuk informasi lebih lanjut. Identitas itu juga termasuk bahasa yang digunakan. Hal. sebagaimana dimengerti Sindhunata. mereka tidak akan diterima oleh masyarakat Indonesia. 4. . Cit. apabila mereka mengakui diri mereka sebagai orang Indonesia akan menghadapi hambatan hukum yang tidak seimbang dengan orang Indonesia yang pribumi. Dalam soal ini.

Rasa takut itu tidak mudah hilang.’ jawab Giok Tien. Mungkin itulah satu-satunya cara kita menyelamatkan diri. Cik. sama seperti Giok Tien.3 Setyoko / Gurdo Paksi 210 Sindhunata.. mari kita menyiapkan barang-barang. . 4.”210 Biarpun mereka sudah mengambil keputusan untuk mengungsi. apa dalam keadaan demikian kita masih bisa mengharapkan perkecualian? Rasanya. Kangmas Gurdo Paksi adalah prajurit. Ini mencerminkan pengalaman orang Cina pada saat itu. 14. mengikat mereka. Biarpun akhirnya selamat. kekejian yang terjadi pada tanggal 13. . 153 – 154. warga keturunan Cina merasa takut untuk jangka waktu yang lama. tapi dengan tangan bawahannya ia bisa saja meniadakan kita semua. dan memerkosa dan membunuh Giok Hwa dan Giok Hong.’ ajak Giok Hong. dia merasa bersalah dan putus asa.. ‘Iya. dan sebagian lagi menjadi semakin tertutup terhadap orang yang bukan dari kaum mereka.3. Mungkin bukan dengan tangannya sendiri. Kita mengungsi saja ke kerajaan tetangga. Ia harus hanya menjalankan perintah Prabu Amurco Sabdo. Sebagaimana dikemukakan di atas. ‘Kalau begitu. Cit. kita tinggal menunggu waktu. ke Negara Singa. Op.’ sahut Giok Tien.kakak-kakaknya Giok Hwa dan Giok Hong dia mengambil keputusan untuk melakukan yang disebut exit oleh Hirschman: ‘Cik. dan 15 Mei membuat Cina menjadi sangat takut dan putus asa atas hubungan mereka dengan orang pribumi. Biarpun Giok Tien tidak diperkosa kelompok itu. akhirnya dia diperkosa oleh Radi Prawiro dan Prabu Murhardo. Sebagian melarikan diri dari Indonesia. Ini membuat dia trauma akan hubungan dengan orang Jawa. akhirnya ada orang tidak dikenal yang masuk ke rumah. Hal. sehingga menjelang tahun baru 1999 ada yang takut akan terjadi amuk massa lagi.

4 212 Sindhunata..4. sama seperti kenyataannya pada Mei 1998.. . Ini mencerminkan perilaku beberapa anggota aparat. Namun pangkat itu tetap jauh di bawah pangkat seorang senapati. Setyoko menjadi pemimpin (senapati) tentara Medang Kamulan Baru.3.. mereka tidak mampu mencegah kerusuhan. yang mencerminkan Letnan Jenderal Prabowo Subianto)211 juga menginginkan pangkat itu. Op. dan para aparat yang berusaha untuk menyelamatkan korban Kerusuhan Mei 1998.”212 Setelah kerusuhan dipicu oleh Radi Prawiro. sebagaimana dikemukakan pada Bab 2. ia selalu berusaha untuk menjatuhkan dan meniadakan Gurdo Paksi dari Negara Pedang Kemulan ini.213 4. 213 Ibid. Radi Prawiro (saingannya.4 Radi Prawiro / Joyo Sumengah Ada dua sifat Radi Prawiro yang dapat dikaji sebagai pencerminan kenyataan sosial pada tahun 1998. Hal.2.. sama seperti yang dituduh dari Letnan Jenderal Prabowo Subianto: “. Sama seperti Wiranto. banyak yang bersikap pasif.. Setyoko bersama beberapa bawahannya berusaha untuk menyelamatkan korban dan menghentikan kerusuhan. Tak mengherankan. Cit. 222. 151 – 152.. bila .Setyoko dapat dilihat sebagai gabungan dari sifat Jenderal Wiranto. [Joyo Sumengah] melihat [Gurdo Paksi] menjadi senapati. Namun. Selain itu. atau bahkan turun ikut kerusuhan.. Hal.. yaitu perilakunya sebagai seorang pemerkosa dan perilakunya 211 Lihat Bab 4. .3. yang menjadi Panglima ABRI pada tahun 1998. Namun. Sesungguhnya lurah prajurit itu adalah pangkat yang tinggi. .

Dibakarnya hati mereka sehingga mereka percaya bahwa segala malapetaka ini menimpa Negeri Pedang Kemulan karena orang-orang Cina itu hanya selalu ingat akan diri dan kekayaan mereka sendiri saja.214 Sementara. Dia justru menganggap itu satu hal yang mendorong dirinya. Radi Prawiro berhasil dihentikan oleh si pasangan. jangan!’ tolak Giok Tien. ia jadi makin bernafsu. adapun kesamaan tindakan Radi Prawiro selaku tumenggung dengan perilaku yang disangka dilakukan oleh Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin. Pasukan-pasukan di bawah kekuasaan Radi Prawiro turun ke lapangan untuk memancing amuk massa. atau penjaga istana. 233. lalu diikuti oleh beberapa pasukan di bawah kekuasaan Setyoko: Lurah Prajurit Joyo Sumengah hanya memerlukan waktu sedikit saja untuk menyulut kebencian dan iri hati terhadap orang-orang Cina yang memang telah ada. Malah. .sebagai tumenggung. Selain itu. Radi Prawiro tidak menghiraukan bahwa Giok Tien sudah mempunyai pasangan. Joyo Sumengah tak peduli lagi akan teriakan itu. yang pada tahun 1998 bertanggung jawab atas Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di Jakarta. Kedua aspek tokoh itu mempunyai kesamaan yang cukup banyak dalam perilaku rakyat dan aparat. Radi Prawiro tidak memperhatikan usaha korbannya untuk melindungi diri. 214 Ibid. Hal. sama seperti halnya pemerkosa Andina di atas. Pertama-tama akan dijelaskan bagaimana sifat Radi Prawiro dalam memerkosa Giok Tien mencerminkan sikap nyata pemerkosa pada kerusuhan Mei 1998. Jadi biang keladi kekacauan di Pedang Kemulan ini adalah orang-orang Cina. Radi Prawiro juga sempat memperkosa Giok Tien di depan Setyoko. Seperti halnya pemerkosa Mona di atas. tetapi beda dari halnya pemerkosa Andina. sebagaimana dijelaskan di bawah: ‘Radi Prawiro.

.. Cit. aparat lain yang dilihat di jalan cenderung hanya menjaga tempat-tempat tertentu. yang bertanggung jawab atas wilayah Jakarta. agar amuk massa itu makin berani menyerang orang-orang Cina. kendati kelihatan ganas dan buas. supaya Prabowo dapat menjadi presiden setelah Soeharto turun. hanya diam tak berdaya dan melihat-lihat saja. Kendati prajurit. “memanasi” emosi masyarakat. Sungguh mereka seakan tak mau berbuat apa-apa terhadap kekerasan yang menghancurkan orang-orang Cina. 107. Jemma. 152. Biarpun belum terbukti ada perintah dari Presiden Soeharto maupun jenderal-jenderal yang ada di bawah pimpinannya untuk mengarahkan amarah massa. Hal. 149.215 Hal ini mencerminkan kenyataan sebagaimana sudah dijelaskan pada Bab 2. mereka juga manusia yang seharusnya masih punya hati. itu merupakan suatu kesimpulan yang 215 216 Ibid. Menurut sangkaan rakyat. Sebagian mereka bahkan ikut terjun ke tengah kerumunan massa yang membakar gedung-gedung orang Cina. Mayor Jenderal Syafrie Sjamsoeddin dan Letnan Jenderal Prabowo Subianto menyuruh pasukan mereka untuk memancing amarah rakyat untuk meneror musuh pemerintah dan memalukan Jenderal Wiranto. tetapi malah bersiap untuk acara yang sudah direncanakan di luar pulau. Jenderal Wiranto.216 Sekelompok orang yang berciri seperti aparat keamanan (badan tegap. rambut cepak) dilihat memancing masyarakat. Op. dan tidak mencegah kerusuhan lain yang terjadi di depan mereka. lainnya lagi ikut memanasi. sebagaimana dijelaskan di atas. Hal.. [Prajurit-prajurit Gurdo Paksi] seperti diminumi ramuan yang membuat mereka kalap dan lupa diri. Lainnya lagi. Kelompok yang tidak mengambil tindakan ini tidak hanya terbatas pada prajurit awam saja. Mereka ini seakan sengaja membiarkan pusat-pusat perdagangan orang-orang Cina habis dilalap api dan dijarah. Purdey. tidak menganggap kerusuhan itu sebagai hal yang penting.. Selain itu.

. . 68. 80 – 90. . untuk menjadi Raja Medang Kamulan: ..dapat ditarik oleh orang yang memperhatikan situasi.. Kerajaan Medang Kamulan [adalah] kerajaan pertama yang muncul di Tanah Jawa. 219 217 218 Misalnya di Purdey. Prabu Murhardo telah menggulingkan Raja Medang Kamulan. 217 khususnya oleh orang yang 4. Abdulgani-Knapp. menjadi sinis akibat mengalami kerusuhan itu. yang dikemukakan oleh ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden.218 Ini mencerminkan teori bahwa Presiden Soeharto telah menyingkirkan Presiden Soekarno dengan memimpin atau menjadi anggota dari Gerakan 30 September. yaitu Soeharto. dan kejatuhannya sebagai akibat kerusuhan. Cit. 88 – 93.. antara lain kegiatannya menggulingkan raja sebelumnya. pada hal. Hal.. Profesor Wim F.. Hal. 219 Sebagaimana dikemukakan dalam Bayang-Bayang PKI.3. Op. . kecenderungan menggunakan bahasa Jawa. Ada beberapa aspek Prabu Murhardo yang mencerminkan Soeharto. Cit. Sindhunata. Jemma. Retnowati. dengan rajanya Prabu Ajisaka. kedudukan sebagai pemimpin negara. Prabu Murhardo juga merasa telah menyingkirkan [Prabu Ajisaka] yang dianggapnya telah demikian lama menyengsarakan rakyat di Tanah Jawa. yang dilarang diterbitkan di Indonesia. Op. Op.5 Prabu Murhardo / Prabu Amurco Sabdo Prabu Murhardo mencerminkan Presiden Republik Indonesia pada tahun 1998. Wertheim. Prabu Ajisaka. Cit.

‘perintah’. sebagai raja. 255. 1. Cit. Hal. Op. 227 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘putri’. Cit. Cit. Hal. Op. seperti mbalelo (membangkang). ‘cinta’ dengan tambahan yang implisit dalam konteks. dengan tambahan yang implisit dalam konteks. hanya kau yang dapat menyediakan surga bagiku). P. 15.227 Ini mencerminkan kebiasaan Soeharto dalam pembicaraannya. Cit. Cit. ‘membuat’ ‘surga’ . Purwadi. Op. Op. Dalam konteks kalimatnya.228 ngulad sariro hangrasa wani 220 221 222 223 224 Sindhunata. ‘sungguh benar’. 228 “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’.” 1991. 544. J. Sindhunata.Sementara. ‘hanya’. 122. Kompas. 1407. bisa temen gawe wuyung226 (sesungguhnya hanya kamu. Op. 250. Zoetmulder. ‘sungguh’. yang membuat aku benar-benar jatuh cinta). amung sira gawe swarga224 (menurutlah sudah. 280. Hal. Beberapa contoh yang tercatat termasuk wedar220 (nampak). 47. 602.221 melorot222 (jatuh). 555. 15. Zoetmulder. 27. ‘kamu’. Hal. . 529. Hal. J. Hal. menggauli. 255. Sindhunata. P. ‘membuat’. ‘cantik’. ‘bisa’. ‘hanya’. dia sering menggunakan istilah bahasa Jawa. Hal. 19 Mei. 122. Cit. Prabu Murhardo sering menggunakan bahasa Jawa. Op.225 dan putri ayu amung yekti. 485. Hal. Purwadi. 225 Merupakan penyusunan kalimat sendiri dari terjemahan ‘sudah’. 596. putri cantik. 133.223 wis manuta. 600. Hal. 249. Cit. Op. 226 Ibid.

Cit. sama seperti halnya Soeharto. madeg pandito230 (turun jabatan.229 lengser keprabon.232 Selain itu. Op. Purwadi. Terakhir. menjadi orang religious yang hidup secara pas-pasan). sebagai akibat dari tindakannya memerkosa Giok Tien. Dalam novel. mengoreksi diri). Cit. Setyoko. Prabu Murhardo mengundur diri setelah dipaksakan oleh senapatinya. Ibid. James. menjadi pendeta. Hal. sama seperti halnya Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada Orde Baru. 179. 12 – 20. Soeharto mengundurkan diri secara suka rela setelah 14 anggota kabinetnya meninggalkannya dalam kekacauan pasca-Tragedi Mei 1998. Hal. 270. 64. 442. 475.” Diubah agar sesuai dengan Soeharto (seorang Muslim yang menjadi presiden). Op. Sindhunata. Hal. James. . dia menunjukkan Aryo Sabrang sebagai penggantinya. 232 233 234 Luhulima.3. Cit.6 Korsinah 229 230 Luhulima. Op. Op. Hal. 271 – 278. Prabu Murhardo terpaksa turun jabatan setelah kerusuhan membara di seluruh negaranya.234 4. James. Hal. Prabu Murhardo juga merupakan kepala negara Medang Kamulan Baru. Hal. 258. 231 Secara harafiah. Luhulima. Cit. Op.233 Sementara. Cit.231 dan tinggal gelanggang colong playu (tidak bertanggung jawab). “Berhenti sebagai raja. 65.(mawas diri. akhirnya.

kamu kembali menjadi biasa. gejolak nafsu Ken Dedes itu telah mereda. Dengan demikian. dari perilakunya terhadap Giok Tien selama di Sekar Kastubo dapat ditarik kesimpulan bagaimana dia akan bersikap.236 Kepedulian Korsinah terhadap Giok Tien ini mencerminkan perilaku beberapa warga pada Kerusuhan Mei 1998. panggung itu lain dengan dunia nyata. memberikan pakaian Muslim kepada 235 236 Sindhunata.Biarpun Korsinah tidak muncul dalam kerusuhan. Di panggung.’ [ujar Korsinah]. bau harum Kencanawungu telah mengambar. keliaran Johar Manik dan kehangatan Wahita atau Puyengan hilang menjadi dingin. memberi petunjuk pada Giok Tien sehingga Giok Tien menjadi semakin pintar bermain. Di dunia nyata. Hal. kamu bersandiwara. bibir merangsang Anjasmara itu telah melayu pucat. Mereka menyembunyikan keluarga Cina di rumah sendiri. . Ketika dandananmu dilepas dan bedak di wajahmu dihapus. mencumbumu sebagai Anjasmara yang kenes. Banyak laki-laki ingin menidurimu sebagai Ratu Kencanawungu yang anggun. Karena panggung. kamu hidup seadanya. Hal. ada orang-orang pribumi yang membahayakan diri untuk membantu orang-orang Cina. dan memain-mainkanmu sebagai Wahita atau Puyengan yang hangat. Korsinah dapat ditafsirkan mencerminkan orang-orang Jawa yang berusaha untuk melindungi orangorang Cina. Op. Korsinah. 182 – 185. dan bahkan melindungi Giok Tien dari guna-guna Radi Prawiro235 dan menasihati agar tidak melakukan hal yang bodoh: ‘Tien. menggodamu sebagai Johar Manik yang liar. 160. yang sudah lama menjadi pemain ketoprak. yaitu berusaha untuk membantu orang-orang Cina. Sebagaimana dijelaskan di atas. Tapi di ranjang. Ibid. Cit. merasakan gejolak nafsumu sebagai Ken Dedes yang menggairahkan. kamu bisa kelihatan menarik dan dicintai. Sifat baik Korsinah terlihat sekali selama Giok Tien menjadi bintang Sekar Kastubo.

Beny G. Namun. Semuanya itu berlangsung dengan demikian cepat. Giok Tien hampir pingsan.7 Keluarga Giok Tien Keluarga Giok Tien yang akan dibahas pada sub-subbab ini ialah Giok Hwa dan Giok Hong. orang-orang bertopeng itu sudah membekap mulut mereka. Op. Siok Nio. tidak akan dibahas karena sudah meninggal sebelum kerusuhan. sebelum mereka dapat melarikan diri. dan mendekati mereka.orang Cina supaya mereka aman. Giok Hwa dan Giok Hong bersiap untuk melarikan diri (melakukan exit) ke Negara Singa. Oleh karena Giok Tien dan Setyoko cukup kaya. orang-orang bertopeng itu menusuk kedua kakaknya. Giok Tien melihat.3. 224. . Op. Hal. Dan mereka melihat sekelompok orang bertopeng masuk. Giok Hwa dan Giok Hong sangat takut ketika terjadi kerusuhan yang diarahkan kepada orang Cina. Sindhunata. lalu meninggalkan keris itu tertancap di dadanya. dan mengusir massa yang sedang beramuk. sekelompok orang bertopeng masuk ke rumah. mempermalukan. mereka terkejut setengah mati. ia melihat. dan akhirnya memerkosa mereka.237 Biarpun Korsinah tidak melakukan hal-hal ini. Hal. semangat melindungi Giok Tien masih dipegang erat. 1065. 4. Dan lebih ngeri lagi. ketika melihat seorang dari mereka menusuknusukkan sebilah keris ke tubuh Giok Hwa. Darah mereka berceceran. Giok Tien. karena mendengar pintu rumah mereka didobrak keras-keras. Cit. Ibu dari kakakberadik ini. bagaimana dalam kengerian itu Giok Hong mengembuskan napasnya yang terakhir. Dan ia hampir jatuh. dan ganas. yang diperkosa dan dibunuh pada saat terjadi kerusuhan. lalu memerkosa dan membunuh mereka: Ketika mereka sibuk mengemasi barang-barang yang akan mereka bawa mengungsi ke Negara Singa. kejam. Sama dengan halnya Giok Tien. ketika melihat. orang-orang bertopeng itu menelanjangi kedua kakaknya. akhirnya. Cit.238 237 238 Setiono. Giok Hong. Sebelum sempat mereka menjerit. dan Giok Hwa ketakutan sampai pucat pasi.

sama seperti Giok Hwa dan Giok Hong. Rakyat mengerti. dan salah satu anak buah Prabu Murhardo. Malahan ia bertekad menghapus segala kenangan lama yang membuat rakyat takut dan susah.8 Aryo Sabrang Aryo Sabrang. . sehingga setiap pemerkosa sudah dapat giliran. Sekarang tiada lagi yang baru atau yang lama. Memang Aryo Sabrang bertekad membawa Medang Kamulan ke masa depannya yang gemilang. biarpun tokoh yang tidak banyak berperan dalam cerita. perubahan ini tidak hanya sekadar berarti pengembalian nama. paling-paling Aryo Sabrang meneruskan apa saja yang telah dibuat pendahulunya.. 280. Semula mereka mengira. 4. Pemerkosa itu mengambil giliran memerkosa wanita. Aryo Sabrang diangkat menjadi raja yang ternyata adil dan bersikap jauh berbeda dari Prabu Murhardo: [Rakyat] senang. tapi juga penghapusan cara-cara pemerintahan yang ‘Baru’. Ia mau mendengarkan kata-kata rakyatnya. Sebagaimana dilihat dari contoh Andina dan Mona di atas. karena itu ia harus memutuskan sama sekali dengan apa yang terdahulu. Setelah Prabu Murhardo mengundur diri. dengan banyak orang berpartisipasi. Ia bahkan mengembalikan nama Medang Kamulan Baru pada nama aslinya. Hal.. Dia merupakan Adipati Nusa Barong. karena Prabu Aryo Sabrang memerintah dengan sabar dan penuh keterbukaan. yang ada hanyalah Medang Kamulan saja.3. Ia tidak ingin Negeri Medang Kamulan dialami rakyat sebagai Negeri Pedang Kemulan. Biarpun Andina dan Mona selamat. . Dihapusnya pengertian ‘Baru’ dari nama negerinya. Ternyata tidak demikian halnya. 239 239 Ibid. masih tercatat sebanyak 15 yang meninggal atau dibunuh setelah mereka diperkosa. entah itu disebut yang ‘Lama’ atau yang ‘Baru’. yang dulu pernah menggantikan yang ‘Lama’.Hal ini mencerminkan pengalaman beberapa wanita yang diperkosa. masih mencerminkan kenyataan pada Kerusuhan Mei 1998 dengan sangat jelas. sehingga nama negeri itu adalah Medang Kamulan. perkosaan terjadi secara ramai-ramai.

sebelum menjadi Presiden. 1085 – 1089.Sifat dan perilaku Aryo Sabrang ini mencerminkan Presiden Jusuf Habibie. menyelesaikan proses perundangan Undang-Undang Hak Asasi Manusia serta memulai proses amendemen Undang-Undang Dasar 1945. Hal. Cit. dijadikan presiden. Ibid. Beberapa tindakan Habibie yang dapat dimaknai sebagai “menghapus jejak-jejak (pemerintahan sebelumnya)” termasuk mengundangkan Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998 yang secara formal menghapus istilah “pribumi” dan “non-pribumi”. lalu berusaha untuk menjauhi masa lalu. Beny G. . Hal. yang lebih menekankan hak asasi manusia dan diharapkan untuk lebih menyejahterakan rakyat. menduduki jebatan Wakil Presiden). Sementara. 1085 – 1086. Sama seperti Habibie (yang.241 240 241 Setiono. Op. tindakan Aryo Sabrang menghapus jejak-jejak dari Medang Kamulan Baru mencerminkan tindakan yang dimulai oleh Presiden Habibie dan dilanjutkan oleh presiden-presiden lainnya. 240 Aryo Sabrang merupakan anak buah pemimpin yang menduduki jebatan tinggi.

8 bus dan kendaraan umum lainnya.5 triliun.1. Demikian pula Sindhunata. di Surakarta tercatat 56 kantor dan bank. oleh karena mereka dijadikan sasaran kerusuhan dan tidak dilindungi oleh pemerintah sendiri. dan jumlah seluruh kerugian diperkira sesedikit-sedikitnya Rp. dan / atau dibakar selama kerusuhan berlangsung. 2. atau USD 238 juta. Putri Cina. Sekitar 13 pasar. dijarah. Jumlah kerugian dari kerusuhan itu mencapai Rp. 40 mal. Akibat kerusuhan ini. yang mencantumkan perasaannya dalam Putri Cina. 55 bus dan tujuh truk. 9 SPBU.119 mobil. 570 sepeda motor. Massa juga membakar 287 mobil. dan akhirnya . 1.026 rumah dirusaki.1 Kesimpulan 5.604 toko. 45 bengkel. mulai di Jakarta terjadi suatu pogrom dengan orang Cina sebagai sasaran yang akhinrya tersebarkan ke seluruh Indonesia. Sementara. 826 sepeda motor. merasa kehilangan identitas akibat kerusuhan yang terjadi kepada dia. Dia mencari identitasnya dalam mitos orang Jawa. 12 rumah makan. 457 miliar.BAB 5 PENUTUP 5. Namun. 2. Soeharto harus mengundurkan diri dan pemerintahan Orde Baru berakhir. 18 ruang pamer mobil. Di Jakarta sendiri. 217 toko. Tercatat banyak kasus di mana aparat tidak mampu atau tidak berusaha untuk mencegah kerusuhan dan penjarahan. dan delapan pabrik dirusak dan dibakar. 27 toko swalayan. 387 kantor. ada lebih dari seribu orang tewas. Akibat kekacauan ekonomi.1 Ringkasan Penelitian Kerusuhan Mei 1998 adalah peristiwa yang sangat berpengaruh dalam sejarah Indonesia. 1. warga Indonesia keturunan Cina merasa sangat trauma. dan 1.479 rumah toko. Tokoh utama pertama.

Senapati kerajaan Medang Kamulan Baru. dan Setyoko dan Radi Prawiro beserta hubungan mereka sebagai cermin Jenderal Wiranto dan Jenderal Prabowo Subianto. Tahun keterjadiannya dilambangkan dengan sengkalan lagu “Cucak Rowo” yang sangat popular pada tahun 1998. Namun. di Medang Kamulan Baru dan Indonesia selama Orde Baru sama. Situasi politik. Tokoh yang berdasarkan tokoh sejarah termasuk Prabu Murhardo sebagai cermin Presiden Soeharto. karena tidak terima cinta Giok Tien dan Setyoko. Akhirnya. dan kakakkakaknya diperkosa dan dibunuh. Kerusuhan Mei 1998 telah sangat mempengaruhi pikiran warga Cina di Indonesia.2 Kesimpulan Sebagaimana telah dikemukakan di atas. Biarpun Giok Tien adalah istri dari Setyoko. 5. dia diperkosa oleh raja Prabu Murhardo dan Radi Prawiro. . Setyoko bersama Giok Tien memeras Prabu Murhardo untuk mengundurkan diri. Sidhunata mendapatkan banyak ilham dari kehidupan nyata. dan hukum represif terhadap suku Tionghoa. dia merasa seakan mengerti bagaimana orang Jawa dan orang Cina bisa bekerja sama. akibat pemerkosaan istrinya. Radi Prawiro membunuh mereka. Ketika Putri Cina melihat cinta tulus Giok Tien dan Setyoko. Indonesia. Psikologi suku Cina digambarkan dengan Putri Cina.1. yaitu korupsi. Perkosaan. pembunuhan. yang berasa kehilangan identitas. seorang pemain ketoprak kuturnan Cina. selain disebut tanah Jawa. dan akibatnya merasa bebas. pengambinghitaman orang Cina oleh pemerintahan dibahas. dan penjarahan massal itu telah meninggalkan bekas di hati mereka yang tidak mudah hilang. Dalam pembahasan perasaannya.menyaksikan gara-gara yang terjadi pada tahun 1998. nepotisme. Melalui cerita Giok Tien. juga digambarkan dengan mitos yang sama.

Penulisan Putri Cina bukanlah sekadar penulisan novel, tetapi pengabadian suatu pengalaman dalam bentuk tulisan. Hal-hal yang terjadi di dalam novel mempunyai maksud untuk mencatat pengalaman dan keterjadian untuk masa depan, supaya orang dapat memahami apa yang dialami. Biarpun ditulis secara alegoris, kenyataan sangat menonjol. Dengan Prabu Murhardo mencerminkan Soeharto dan Giok Tien sebagai suara korban, Putri Cina mengemukakan kenyataan pahit yang harus dipahami. Tulisan ini juga menyampaikan suatu pesan, bahwa perlu ada kebhinekatunggalikaan supaya negeri ini bisa maju dan berkembang.

5.2 Saran Dengan pengertian Putri Cina baru ini, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut. Pertama, bisa dilakukan penelitian intertekstual Putri Cina dengan beberapa karya sastra pasca-Reformasi yang dituliskan oleh orang keturunan Cina dapat dilihat apabila ada kebiasaan baru untuk mencari jawaban atas kekerasan dan kerusuhan melalui karya sastra. Kedua, bisa dilakukan penelitian sosiologis atas karya sastra Indonesia yang dituliskan oleh orang keturunan Cina, dapat dilihat betapa Kerusuhan Mei 1998 telah mempengaruhi psyche warga keturunan Cina di Indonesia. Ketiga, bisa dilakukan penelitian psikologi sastra, dapat diteliti bagaimana garagara yang terjadi dalam novel Putri Cina mempengaruhi tokoh Putri Cina atau Giok Tien. Keempat, bisa dilakukan penelitian sosiologi sastra atas bagaimana ciri-ciri Presiden Soeharto digambarkan dalam karya sastra, misalnya dalam Putri Cina karya

Sindhunata, Paman Gober karya Seno Gumira Ajidarma, Bapak Presiden yang Terhormat karya Agus Noor, dan Semar Gugat karya N. Riantiarno. Kelima, teori scapegoat mechanism punya René Girard dapat diterapkan pada novel Putri Cina untuk mengikuti perkembangan diskriminasi terhadap orang keturunan Cina di Indonesia; ini dapat pula digabungkan dengan penelitian interteks untuk melihat pogrom lain di sejarah Indonesia, misalkan pembunuhan 10,000 orang keturunan Cina di Batavia pada tahun 1740.

DAFTAR PUSTAKA Abdulgani-Knapp, Retnowati. Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second President. 2007. Marshall Cavendish Editions: Singapura. “Aksi Mahasiswa: Bentrok di Solo, Yogya, dan Samarinda.” 1998. Kompas. 9 Mei. Hal. 3. “Amien Rais: Kerusuhan Jakarta dan Solo ada Dalangnya.” 1998. Kompas. 11 Juni. Hal. 1. “Aparat Jamin Keamanan, Warga Masih Was-Was.” 1998. Kompas. 13 Agustus. Hal. 9 Arif, Ahmad dan Maria Hartiningsih. “10 Tahun Kerusuhan Mei: Berebut Ruang Ingatan.” 2008. Kompas. 14 Mei. Hal. 1 Chailil, Munawar, dan Tim Forum. “Di Ujung Aksi Damai.” 1998. Forum Keadilan. 1 Juni.

Culler, Jonathan. Structuralist Poetics: Structuralism, Linguistics, and the Study of Literature. 1977. Routledge & Kegan Paul: London. dalam Ratna, Nyoman Kutha. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Cetakan Pertama. 2004. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Keempat. 2009. Gramedia: Jakarta. Dewi, Novita. “Putri Pewarta Perdamaian: Kajian atas Putri Cina karya Sindhunata” dalam Sintesis Vol. 6 No. 1 Maret 2008. Hal. 40 – 49. Gie, Kwik Kian. “Warga Keturunan Tionghoa dan Distribusi.” 1998. Kompas. 7 Juni. Hal. 4. Gunadi, Fannie. “Mona, di Balik Sprei Kembang.” 1998. Tempo. 12 Oktober. Hal. 63. Hamid, Usman dkk. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Cetakan Pertama. 2005. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Ikatan Keluarga Orang Hilang, dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. “Hampir Seluruh Kota Sepi dan Mencekam.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 11. Hartiningsih, Maria. “Pergumulan Menguakkan Identitas.” 2007. Kompas. 23 September. Hal. 11. Hartiningsih, Maria, dan Ahmad Arif. “Tragedi Mei: Membaca Kota dari Puing Berjelaga.” 2008. Kompas. 16 Mei. Hal. 49. “Hidup yang Terenggut”. 2003. Tempo. 25 Mei. Hal. 68 – 69. “Jangan Biarkan Pelecehan dan Perkosaan Tak Terselesaikan.” 1998. Kompas. 06 Juni. Hal. 12. Kelana, Aries, dan I. Made Suarjana. “Yang Untung dan Buntung.” 1998. Gatra. 23 Mei. Hal. 66 – 67. Khoiri, Ilham. “I. Wibowo tentang Liberalisasi Masyarakat Tionghoa.” 2008. Kompas. 10 Februari. Hal. 12. “Kota Solo Penuh Asap.” 1998. Kompas. 15 Mei. Hal. 11. “Lega..., Lepas dari Jakarta.” 1998. Kompas. 21 Mei. Hal. 8.

“Peta Amuk di Kota Hantu”. 1964. Hal. 14 Juli.” 1998. Purdey. Sedjarah Sastera Indonesia Modern. Kompas. Sindhunata. 2004. Stories and Scripts. Raymond. 2008. TransMedia: Jakarta. Ratna. Jemma. Metode. 2004. Anti-Chinese Violence in Indonesia. 1. Dedy. 11. 2008. Kompas. “Soal Kerusuhan: Pemerintah Bentuk Tim Interdep. Hal. . Universitas Gadjah Mada. Tionghoa dalam Cengkeraman SBKRI. 22 Juli. Setiono. Hari-Hari Terpanjang: Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto dan Beberapa Peristiwa Terkait.” 1991. 2008.Luhulima. Hal. Tempo. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya. Kompas: Jakarta. Kamus Jawa-Indonesia Populer. Kompas. Kompas. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Edisi Pertama. Hal. 2008. 2006. “Novel Putri Cina Karya Sindhunata: Analisis Intertekstual”. Skripsi. 164 – 166. “Presiden Resmikan Waduk Kedungombo: Yang Belum Mau Pindah Jangan Sampai Jadi Kelompok ‘Mbalelo’. James. Putri Cina. Hal. “Luka Kerusuhan.” 1998. Kompas. Akademi Sastera dan Bahasa “Multatuli”: Jakarta. Luka Perempuan. 16 Mei. 5. “’Si Lembut’ Itu Mendadak Beringas. Siregar. Cetakan Kedua. 2003. Singapore University Press: Singapura. 11. Fiction First Aid: Instant Remedies for Novels. Purwadi. Nyoman Kutha. Benny G. 2007.” 1998.” 1998. Hal. Amerika Serikat. Obstfeld. Hal. 22 Mei. 1996–1999. Jakarta: TransMedia. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. 1. 5 Juni.” 1998. Bakri. Prasetyadji. dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. 6. Teori. Purwono. 25 Mei. 2002. dan Wahyu Effendi (Tjoa Jiu Tie). “Rakyat Harus Ikut Mencari Perusuh. 19 Mei. “Perkosaan di Solo Tak Terungkap. Writer's Digest Books: Cincinnati. Cetakan Pertama. Kompas. Media Abadi: Yogyakarta. Cetakan Pertama. Tionghoa dalam Pusaran Politik: Mengungkap Fakta Sejarah Tersembunyi Orang Tionghoa di Indonesia.

Gramedia: Jakarta. Hidayat Gunadai.. Dan S. Nusa Indah: Ende. Kamus Jawa Kuna Indonesia. Diterjemahkan Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. 1 Juni. Priyono B. P. Y. 2006. Universitas Sanata Dharma. Christopher Allen.” 1998. J.” 1998." 1998. “Warga Desak Otak Kerusuhan Solo Diungkap. Makalah. 06 Juni.” Makalah. dkk. 24 – 31. 1980. 19. tanggal 15 November 2008. Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan. Kompas. Wawancara pribadi dengan Wahyu Apri Wulan Sari. Edisi Pertama. Wijayanta. Woodrich. Teeuw. Hal. Hal. Wawancara pribadi dengan Sie Yulyani Retno Nugroho. 2008. Robson. Universitas Sanata Dharma Zoetmulder. Woodrich. Yogyakarta: Fakultas Sastra. 16 Mei. Khoiri Akhmadi.” 2008. “Mereka Ingin Reformasi tapi Jakarta Dijilat Api. Yogyakarta: Fakultas Sastra. O. dan Nurlis Effendi. Sastra Baru Indonesia I. Christopher Allen.. 23 Mei. Sen Tjiauw. dengan Fokus Pada Saat Rezim Soeharto. tanggal 22 November 2008. Forum Keadilan. 11.. Tan. Hanibal W. “Pandangan Pemuda-Pemudi Yogyakarta tentang Kedudukan Suku Tionghoa di Indonesia. Hal. Cetakan Kelima. Diterjemahkan Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. Sumbogo. . Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. “Bangsa Tionghoa dalam Republik Indonesia. Hal. Gatra. A. Priyono B. "Massa Hantu Merayap dan Memicu Kerusuhan Itu. “Percik Bara Seantero Nusantara.” 1998. 24 – 28.Sumbogo. Mely G. Dianalisa Dari Berbagai Definisi Kemanusiaan. Gatra. dan Andi Zulfikar Anwar.

Peta Kerusuhan di Jakarta242 242 “Peta Amuk di Kota Hantu”. Hal. 165. 2003.LAMPIRAN 1. 25 Mei. Tempo. .

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan.1 Data Kerusakan dan Korban Versi Pemerintah Daerah DKI Jakarta243 Jenis Korban / Kerusakan Jumlah Pasar Ruko Mall / Plaza / Swalayan Toko Bengkel Kantor Kecamatan Kantor Polisi Kantor Pemerintah Lainnya Kantor Swasta Bank Restoran Hotel Pompa Bensin Bis dan Metromini Mobil Motor Rambu Lalu Lintas 13 2479 40 1604 45 2 11 8 383 65 24 12 9 8 1119 821 486 243 Hamid. Diterbitkan bersama oleh Solidaritas Nusa Bangsa. 2005. Hal. Menatap Wajah Korban: Upaya Mendorong Penyelesaian Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Cetakan Pertama. Ikatan Keluarga Orang Hilang. Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia. Usman dkk. dan Forum Keluarga Korban Mei 1998: Jakarta. 118 – 119.2. .

119. Hal. BM = Bagian Manusia. Tangerang Plaza Aria Supermall Lippo 2. Tangerang Sabar Subur Simone. Hal.Taman Pagar Fasilitas Umum Lain Rumah Penduduk Rumah Ibadah / Gereja Korban Jiwa Total Bangunan Total Kendaraan Total Fasilitas Umum 11 18 1 1026 2 2888 5723 1948 516 2.2 Data Kerusakan dan Korban Versi Tim Relawan Untuk Kemanusiaan (TRUK)244 Jenis Jumlah Orang Hilang 31 Meninggal Akibat Senjata / Lain 27 Meninggal Akibat Dibakar 1190 Luka / Sakit 91 Lokasi Korban Jiwa Yogya Department Store. Tangerang Pertokoan Matahari. Ibid. Jakarta Tempat Lain.3 Data Korban Versi RSCM245 Lokasi Jumlah 288 101 144 10 8 2 43 Laki- Wanit ? Jumla B Kol 244 245 Ibid. . Jakarta Ramayana Plaza. 118 – 119.

mogot Slipi Jaya Rawa Bening Klender Gramedia Tanah Abang Robinson Minggu Cileduk Ps. 120.Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Pusat Jakarta Selatan Tangerang Tgl 15/5/98 Tanjung Priok Tgl 15/5/98 Taman Sari Jogja-D. . Hal. Laki 20 1 21 12 1 16 2 79 2 1 2 3 82 a 4 0 4 0 0 1 0 6 1 0 1 0 5 0 2 0 0 0 0 6 0 2 0 1 h 29 1 27 12 1 17 2 91 3 3 3 4 94 M i 9 3 27 121 2.4 Data Kerusakan dan Korban Versi Kodam Jaya246 Jenis Korban / Kerusakan Korban Jiwa Perusuh / Penjarah Korban Jiwa Mahasiswa Korban Jiwa Aparat Keamanan Korban Luka-luka Mobil Motor Toko Bank Rumah Penduduk Pasar Pos Polisi Pompa Bensin Supermarket Diskotik Hotel Showroom Jumlah 456 4 3 69 1521 1172 2514 257 675 16 9 22 291 7 8 45 246 Ibid.

Tempat Ibadah Gudang Total Bangunan Total Kendaraan Total Korban Jiwa 2.5 Data Kerugian Bisnis Properti Akibat Kerusakan247 No Jenis Jumlah Harga per m / Unit . Bangunan unit 1 Ruko 4800 US$ US$ 7,2 juta 15.000 2 Bank 180 Unit US$ US$ 25.000 25.000 US$ 12 (sewa) US$ 16,8 juta Pusat 3 120.000 m Perbelanjaan US$ 10 (renovasi) US$ 25,2 juta 2.6 Data Kerusakan dan Korban Versi TRUK248 Meninggal Tangga Hilang l Senjata / lain Bakar 13 / 5 14 / 5 12 15 / 5 27 3 564 Total 27 15 564

4 11 3862 2693 463

Luka / Sakit 10 43 6 59

Jumlah korban 10 55 600 665

2.7 Data Korban Jiwa dan Luka-Luka Versi Tabloid Berita Mingguan Adil249 Wilayah Lokasi Luka-Luka Korban Yogya Department Store 288 Jakarta Tempat Lain 101 Ramayana Plasa Cileduk 144 Pertokoan Matahari 10 Tangeran Sabar-Subur Cimone 8 g Plasa Aria 2 Supermal Lippo Karawaci 43

247 248 249

Ibid. Hal. 120. Merupakan sebagian dari tabel aslinya. Ibid. Hal. 121. Ibid. Hal. 121.

Jumlah

101

495

2.8 Data Kerusakan Versi Tabloid Berita Mingguan Adil250 Wilayah No. Material 1 Pasar Swalayan, Restoran, Hotel 2 Pasar Tradisional 3 Bank 4 Kantor Pemerintah dan Polisi 5 Kantor Swasta Jakarta 6 SPBU 7 Rumah 8 Mobil 9 Sepeda Motor 10 Angkutan Umum 1 Ruko, Hotel 2 Bank 3 Pasar Swalayan Bekasi 4 Mobil 5 Sepeda Motor 6 Angkutan Umum 1 Ruko 2 Bank 3 Mobil Tangerang 4 Mal, Hotel, Restoran 5 Sepeda Motor 2.9 Data Perkosaan Tim Gabungan Pencari Fakta251 Jenis Kekerasan Seksual Jakarta dan Meda Sekitarnya n Perkosaan 50 1 Perkosaan dengan penganiayaan 14 250 251 Ibid. Hal. 122. Ibid. Hal. 122.

Jumlah 4304 13 535 21 157 9 1026 1119 821 8 569 24 21 53 4 19 1272 13 23 302 7

Surabay a 2

Jumlah Total 53 14

Penyerangan seksual / penganiayaan Pelecehan Jumlah Total

9 5 78

1 6 8

4 6

10 15 92

3. Transcript Wawancara Wahyu Apri Wulan Sari, ST Tanya: Selamat Siang, Mbak. Bolehkah saya minta nama lengkap Mbak dan curriculum vitae, misalnya umur, tempat dan tanggal lahir, dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Wahyu Apri Wulan Sari. Umur saya 24 tahun, dan saya lahir di Surakarta tanggal 26 April, 1984. Saya masih belum mempunyai pekerjaan, dan saya masih mencari-cari. Tanya: Oke, terima kasih Mbak. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu. Contohnya, saya 25% German, 25% Irlandia, dan 50% Prancis. Jawab: Saya adalah seorang Warga Negara Indonesia, yang dulunya nenek moyang saya ada keturunan asal Asia Timur, yaitu Jepang, dari garis Ayah. Jadi kalau dihitung dalam persen, kira-kira 25% Jepang dan 75% Jawa. Tapi nenek saya bukan keturunan Ju-Gu-Hyan-Fu. Tanya: Ah, saya bisa lihat bahwa mata Mbak agak sipit. Apakah Mbak sering diperkira orang Cina oleh orang-orang “Pribumi?” Jawab: Iya, tapi saya tetap enjoy dengan sebutan itu, dan saya tetap menerimanya. Ketika mereka panggil saya “Cicik” atau “Ce-ce” juga saya tidak keberatan, dan menurut saya itu adalah panggilan sayang dari mereka. Dan saya menyukainya. Lagipula tidak ada bedanya antara orang Cina, atau orang keturunan, dan orang Pribumi asli, semuanya sama-sama Warga Negara Indonesia. Tanya: Terus, pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Mbak ada di mana? Jawab: Ketika itu, saya masih berada di sekolah saya di Surakarta; ketika itu saya masih SMP kelas II. Nama sekolah saya adalah SMP Negeri III Surakarta. Saya berasal

Tanya: Terus. mall. Dia sekarang masih berada di Rumah Sakit Jiwa Kentingan. namanya Toko Buku Sekawan. Mereka satu keluarga bertempat tinggal di Vihara. Surakarta.” atau menyebutkan nama perusahaan kami yang dikenal dengan nama Indonesianya. pengalaman Mbak sendiri apa pada saat itu? Jawab: Setiap saya dan keluarga saya berjalan di jalan dengan menggunakan mobil atau kendaraan lain. Banyak bangkai mobil dan kendaraan bermotor lainnya yang menjadi bangkai di jalan raya pada saat itu. tapi ternyata itu semuanya tidak berhasil. Akhirnya Toko Sekawan tersebut terbakar. Mbak melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Keterjadiannya apa di Surakarta? Jawab: Saya melihat banyak sekali pertokoan. dan orang tuanya dibuang keluar. Jagalan adalah salah satu kampung Cina di Solo. Banyak rumah-rumah penduduk di Surakarta. khususnya penduduk Cina. yang dijarah dan dibakar. Seisi tokonya dijarah penduduk. walaupun mereka tidak terkena serangan apapun. yang jumlahnya banyak sekali. kami selalu berkata. dan beberapa orang Arab dan Pakistan. Walaupun penjagaan dari para penduduk setempat sudah banyak membantu. Penjarahan juga ada di mana-mana. sampai saat ini. sempat kami membantu orang Cina. Rumah kami juga ditulisi dengan banner Pro-Reformasi. di mana kota tersebut didiami oleh beberapa orang Jawa. kami Pro-Reformasi!. dan kami hampir diserang penduduk. Cina. yang rumahnya kebetulan berhadapan dengan rumah tante saya di daerah Jagalan. Salah satu teman saya yang terkena serangan itu. seisinya. pasar. atau hanya duduk diam-diam? Jawab: Dulu. Bahkan ada banyak juga wanita yang diperkosa. Dan Lina sendiri menjadi stress berat. Tanya: Terus. tapi mereka merasa takut akan serangan yang . semuanya dibakar. dia sendiri diperkosa. Lina (dia adalah warga keturunan Cina yang memiliki toko buku terkenal di Solo. “Kami orang Jawa.dari kota Surakarta. bagaimanakah keluarga Mbak membantu orang Cina pada saat itu? Apakah keluarga Mbak membantu. Tanya: Kira-kira seberapa wanita diperkosa? Jawab: Tidak terlalu banyak. tidak sebanyak di kota Jakarta pada saat itu. Tanya: Terus. Tokonya dijarah).

menurut Mbak bagaimana pengalaman orang Cina telah mempengaruhi mereka dan Mbak sendiri? Jawab: Awalnya kami semua takut untuk keluar rumah. Tanya: Terus. Akhirnya mereka kami tampung di rumah tante selama beberapa hari. Mereka sering dituduh kalau mereka adalah penyebab semuanya yang telah terjadi. Tanda tangan Mbak akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Mbak.mungkin akan tiba-tiba terjadi. saya minta Mbak menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. kami tidak bisa menemukan toko atau pasar yang terbuka. bahkan kami berencana untuk pindah ke luar kota. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 21 Oktober. Demikian juga ketika di pasar tradisional. Banyak gedung yang terbakar. menurut Mbak? Jawab: Mereka sempat tersingkirkan. cuma bangkai mobil dan motor. dan juga pecahan kaca di mana-mana. Tanya: Terima kasih atas bantuan Mbak. saya dan keluarga saya ikut juga. mereka benar-benar seperti berada di kasta yang paling rendah di antara semuanya. Tanya: Terus bagaimana pengaruh kepada orang Cina. Sekolah-sekolah. dan dipojokkan di antara masyarakat. 2008 untuk tugas PERATURAN DAN KEKERASAN ANTI-TIONGHOA PADA SAAT REZIM SOEHARTO DAN HUBUNGANNYA DENGAN PANCASILA dan bukan rekaan. Dan juga sempat ada gap antara tetangga. ditutup untuk beberapa waktu. tidak ada orang. termasuk sekolah saya pun. sampai menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak sekolah. jadi kami sempat kehabisan bahan makanan selama beberapa hari. Kami menyatakan bahwa . dan juga pindah sekolah. Orang Jawa dan orang Cina tidak mau saling menyapa dan bicara. Semisal seperti sebuah kasta. Terakhir. dan kebetulan saat itu. harga untuk mereka dipasang lebih tinggi dari biasanya. Lebih parah lagi. Solo benar-benar seperti kota mati saat itu. Suasana saat itu benar-benar seperti perang mendadak di kota Solo. dan bukan rekaan.

yang diwawancara Wahyu Apri Wulan Sari untuk tugas selain makalah tersebut. ST 4. . boleh digunakan oleh Pihak 1. Bolehkah saya minta nama lengkap Cicik dan curriculum vitae. Transcript Wawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Tanya: Selamat Siang. misalnya umur. Saya berusia 25 tahun. pewawancara Christopher Allen Woodrich. untuk makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tapi tidak akan digunakan tanpa izin tertulis dari Pihak 2. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara Christopher Allen Woodrich Wahyu Apri Wulan Sari. Saya bekerja sebagai secretary. dan lahir di Semarang pada tanggal 8 Juli 1983.hasil wawancara itu. yaitu catatan. tempat dan tanggal lahir. dan pekerjaan? Jawab: Nama saya Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. Cicik.

Kadang dari guru pun juga begitu membedakan atau mendiskriminasikan saya karena ada keturunan Chinese. 25% Irlandia. Saya berkulit putih jadi sangat terlihat kalau saya keturunan Chinese. Jadi ada yang suka dan ada yang tidak suka. Tanya: Terus. Tetapi guru geografi itu selalu mempersulit saya dengan memberikan tugas yang lebih banyak dan berat dibanding teman-teman saya yang lain. tahun 1996 1999). yaitu guru BP atau Bimbingan Pelajar. Tanya: Terus dulu Cicik pernah berkata bahwa Cicik pernah mengalami ketidakadilan pada zaman sekolah. Semarang. Tanya: Terus. terima kasih Cicik. ada guru yang tidak mendiskriminasikan saya. dan 50% Prancis. pada saat terjadinya kekacauan pada bulan Mei 1998 Cicik ada di mana? Jawab: Saya berada di Semarang pada saat itu. Bisakah Cicik menjelaskan? Jawab: Iya. Cicik melihat dan mengalami apa saja pada saat itu? Kejadiannya apa di Semarang? . Dia menilai semua tugas saya dengan nilai yang menurut saya tidak adil karena menurut kebanyakan guru yang lain atau teman-teman saya hasil tugas saya itu mendapatkan nilai lebih dari yang dia berikan tetapi karena dia tidak suka dengan suku Cina dia memberi nilai yang kurang bagus. saya 25% German. Guru itu sangat baik pada saya karena dia sering mendukung dan memberikan bimbingan banyak hal kepada saya. Jawab: Keturunan saya 50% Cina dan 50% Jawa. Contohnya guru geografi di SMP saya (SMP Negeri 32. hal ini saya anggap karena guru itu sangat perhatian terhadap saya maka dia memperlakukan saya seistimewa ini yah hal ini untuk menghibur saya sendiri sehingga saya punya semangat untuk menghadapi beberapa hal yang terjadi dikarenakan diskriminasi tersebut. termasuk dia mengetahui masalah saya dengan guru geografi tersebut. Namun. Contohnya. perlakuan dari teman-teman karena terlihat sekali perbedaan antara kami.Tanya: Oke. Walaupun begitu. Apapun usaha saya dia tidak menilai saya secara sportif karena dia tidak suka pada orang yang keturunan Chinese. bahkan pernah yang lain boleh berkelompok tapi saya harus mengerjakannya sendiri. Tolong beri tahu saya apa keturunanmu.

Teman saya di Jakarta dikejar-kejar gerombolan orang yang mengerikan pada saat pulang sekolah dan diperkosa.Jawab: Saya sedikit trauma dengan cerita-cerita dari teman-teman saya yang mengalami hal itu secara nyata. malang gadis itu akhirnya meninggal dunia. Akan tetapi. saat sekolah harus sedikit tertutup dengan menggunakan jaket dan topi untuk menutupi identitas diri sehingga tidak mencolok di luar.. kemudian cerita dari bos saya yang orang Taiwan pada saat itu dia awal berbisnis di Jakarta pun juga hampir jadi korban kesadisan mereka. kami hanya bersembunyi di dalam rumah dan mempersiapkan pintu darurat bila seandainya sesuatu terjadi. tidak seorang pun dari mereka yang berani menolong gadis itu saat kejadian berlangsung. dan dia dibiarkan tergeletak begitu saja di jalanan. namun.. pengalaman Cicik sendiri sampai sekarang apa? Sudah ada perubahan apa saja dalam hubungan orang Pribumi dengan orang Cina? . hanya kami (keluarga saya) merasa sedikit takut karena banyak isu yang mengatakan. Kemudian. itu karena di Semarang ada kejadian dekat rumah kami di mana seorang gadis Cina yang sedang naik motor dipukul sampai jatuh dari motornya dan diperkosa ramai-ramai. saya hanya mendengarnya dari tetangga-tetangga yang menyaksikan kejadian ini. Tanya: Pada saat itu bagaimana perasaan Cicik terhadap orang-orang yang melakukan kejahatan itu? Jawab: Pada saat itu saya merasa sangat takut dan membenci sekali perbuatan mereka. Tanya: Terus. Banyak para gadis Cina diperkosa dan dibunuh sebagian dari keluarganya. Saya tidak melihat kejadian ini dengan mata kepala saya sendiri. dan kami merasa was-was di saat malam. namun saat itu beruntunglah saya tidak ada hal-hal yang terjadi pada saya. Di Semarang banyak hal yang terjadi di luar. Jadi tidur pun merasa harus terjaga. Jadi. seperti ninja-ninja itu akan mendatangi rumah-rumah orang Cina atau suku Cina dengan membunuh atau bahkan merampas harta dan memerkosa para gadis atau wanitanya. Dia akhirnya ditolong dan dibawa ke rumah sakit ketika segerombolan orang jahat itu pergi meninggalkannya.

Tanya: Terima kasih atas bantuan Cicik. Tanya: Terus satu pertanyaan lagi. itu membuat kami para suku Cina merasa sangat susah bergaul dengan orang Pribumi walaupun kami ingin disamakan dengan mereka. saya minta Cicik menandatangani catatan wawancara ini ketika sudah diprint. Menurut Cicik. yang diwawancara Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. yaitu catatan. Tanda tangan Cicik akan menyatakan bahwa semua hal yang tertulis di sini benar-benar berasal dari Cicik. Tanya: Menurut Cicik bagaimana kekacauan dan diskriminasi yang terjadi kepada orang Cina pada saat rezim Soeharto mempengaruhi orang Cina? Bagaimana itu mempengaruhi Cicik sendiri? Jawab: Ya. Kami menyatakan bahwa semua hal tertulis di sini adalah hasil dari wawancara yang terjadi pada tanggal 17 November. untuk hal selain makalah PENGARUH KERUSUHAN MEI 1998 DALAM NOVEL PUTRI CINA KARYA SINDHUNATA tanpa izin tertulis dari Pihak 2. pewawancara Christopher Allen Woodrich. dan bukan rekaan. 2008 dan bukan rekaan. tidak akan digunakan oleh Pihak 1. dan juga saling menghargai untuk menghilangkan rasa diskriminasi. apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki hubungan antara orang Pribumi dan orang Cina? Jawab: Saling tenggang rasa kepada sesama meski beda agama dan ras. Pihak 1 Pewawancara Pihak 2 Yang Diwawancara . dan itu membuat para suku Cina sedikit khawatir dengan anak-anak mereka dan menyekolahkannya di sekolah khusus orang-orang Cina. Terakhir. saling bekerja sama dalam bidang apa saja dan saling membantu sesama.Jawab: Beberapa dari mereka bisa menerima kami sebagai orang Indonesia juga walaupun secara dokumentasi kami sedikit dipersulit dan harus membayar mahal ketika mereka menyadari kami dari bangsa Cina. Kami berjanji bahwa hasil wawancara ini.

lahir 1964) Jean-Luc Mathieu Woodrich (lahir 1990) Kyle Aaron Woodrich (lahir 1995) Timothy Adam Woodrich (lahir 1996) Status : Nama ayah kandung : Nama ayah tiri : Nama ibu kandung : Nama saudara kandung: . Indonesia Bertunangan Harry Walker Woodrich (lahir 1957. wafat 2004) Ricky Edward Boismier (lahir 1960. 5AA. Kanada Humanis Sekular Jalan Legi No.Christopher Allen Woodrich Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho Biografi Penulis 1. wafat 2008) Diane Marie Boismier (née Rivest. Papringan Yogyakarta 55281. Ontario. 1989 Windsor. Nama Tanggal Lahir Tempat Lahir Agama / Kepercayaan Alamat : : : : : Christopher Allen Woodrich 15 Maret.

Windsor. Windsor. Forster 1996 – 1999 : Anggota Pramuka ‘Cub Scouts’ 1995 – 1996 : Anggota tim T-Ball . Pengalaman Pekerjaan dan Pengabdian 2010 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SLB Bhakti Kencana 2. Kanada 1992 – 1999 : TK dan SD di St. Kanada 2007 : Telemarketer di Family Vacation Centre. Yogyakarta 2006 – 2007 : Ikut pertukaran pelajar Rotary International sebagai siswa di SMA Bopkri 1. Tecumseh. L.” dengan SMA Bopkri 1 2005 – 2006 : Ketua komite perencanaan prom J. Puisi Pro. Kanada 1999 – 2000 : SD di Regional Children’s Centre. Forster 2004 – 2005 : Anggota tim debat J. L. Antoine Elementary School. Kanada 2004 – 2006 : Sukarela menjaga kantin sekolah J. Pengalaman dan Aktivitas Organisasi 2007 – 2008 : Anggota tim bowling Price Chopper 2007 – 2009 : Anggota Mataram Hash House Harriers 2007 : Anggota komite perencanaan konser “Breakthrough our Sadness by Art. L. Kanada 2005 : Cleaning service dengan Ambassador Maintenance. Kanada 2006 – 2007 : Marketing di Charmy Snow Ice Yogyakarta 2005 – 2006 : Kasir di Wendy’s.Nama saudara tiri : Christina Boismier (lahir 1984) 2. Kanada 2001 – 2002 : SD di Children’s Achievement Centre. Forster Secondary School. Windsor. Windsor. Windsor. Sejarah Pendidikan 2008 – 2011 : Kuliah di jurusan Sastra Indonesia di Universitas Sanata Dharma. Forster 2004 – 2006 : Anggota tim bowling J. Windsor. Berbah 2009 – sekarang : Guru les bahasa Inggris 2010 : Pembaca puisi. Kanada 3. Forster 2003 – 2006 : Sukarela menjual kartu bingo 2002 : Sukarela di Windsor Community Service sebagai perawat untuk orang catat mental 2001 – 2003 : Bekerja sebagai pengasuh anak 1997 : Bekerja mengirim katalog toko Sears 4. L. Windsor. Windsor. Yogyakarta 2002 – 2006 : SMA di J. L. Pro 2 RRI Yogyakarta 2010 : Guru bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Karanghargjo 2009 – sekarang : Guru bahasa Inggris di SD Bhinneka Tunggal Ika National Plus School 2007 – 2008 : Tukang daging di Price Choppers. Kanada 2000 – 2001 : SD di Maryvale. Windsor. Kanada 2007 : Kasir di Tim Horton’s.

Penghargaan 2006 2002 – 2006 2002 – 2006 1999 : Anggota Pramuka ‘Beaver Scouts’ : Fundraiser terbaik di Bowl For Kids Sake 2006 : Honour roll di J.1994 – 1996 5. kehadiran. dsb. : Menerima penghargaan dari Optimist Club of Saint Clair Beach . L. Forster Secondary School: penulis telah mencapai rata-rata nilai 80% atau lebih : Berbagai penghargaan untuk nilai terbaik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful