P. 1
Contoh Naskah Berita Untuk Radio

Contoh Naskah Berita Untuk Radio

|Views: 2,479|Likes:
Dipublikasikan oleh Dirga Eka Dzuliardi

More info:

Published by: Dirga Eka Dzuliardi on Feb 24, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2013

pdf

text

original

Contoh Naskah Berita untuk Radio: Mahasiswa Tuntut Pendidikan Gratis Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif

Mahasiswa Universitas Indonesia ±BEM UI, kemarin berunjuk rasa di depan Gedung Departemen Pendidikan Nasional. Mereka menuntut pendidikan gratis, setidak-tidaknya untuk tingkat sekolah rendah dan pendidikan dasar. Ketua BEM UI ±Ahmad Fathul Bari± mengatakan, pemerintah telah membuang uang negara, dengan mengadakan berbagai acara dan spanduk peringatan hari pendidikan nasional. Padahal, uang itu seharusnya dapat digunakan untuk kepentingan rakyat. Sebagaimana diberitakan Tempo Interaktif, massa juga meminta pemerintah melaksanakan konstitusi, yakni memenuhi anggaran 20 persen APBN bagi sektor pendidikan. Mereka juga berharap, agar pemerintah dan DPR sadar, bahwa rancangan undang-undang badan hukum pendidikan ±RUUBHP± yang sedang dibahas, memiliki spirit liberalisasi dan privatisasi lembaga pendidikan publik.* Tukul Diprotes Pelajar SD Muhammadiyah Surabaya Pemandu program acara hiburan di salah satu stasiun televisi swasta ±Tukul Arwana, kemarin diprotes puluhan pelajar SD Muhammadiyah 4, Pucang, Surabaya, saat merayakan Hari Pendidikan Nasional di sekolahnya. Menurut seorang pelajar ±Fahrizal, cium pipi kanan-cium pipi kiri yang dilakukan Tukul itu, tidak bermutu dan tidak bermoral, karena bukan muhrim. Dikatakan Fahrizal, adegan itu disengaja untuk menciptakan µvirus¶ baru, guna ditanamkan kepada masyarakat. Bahkan bintang tamunya mengenakan pakaian yang tak layak dipertontonkan. Jika tayangan seperti itu terus berlanjut, ia mengajak teman-temannya untuk mematikan televisi. Media Indonesia On Line memberitakan, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4, Pucang, Surabaya -Muhammad Sholihin± menuturkan, Tukul Arwana memang telah menjadi ikon, sampai akhirnya jam tayang yang semula akhir pekan, menjadi setiap hari Senin hingga Jumat. Bahkan jam tayang yang semula pukul setengah 11 malam, diajukan menjadi jam setengah 10 malam. Solihin menambahkan, anak didiknya tidak menolak acara tersebut, asalkan Tukul sebagai wong ndeso, sebaiknya tidak merusak acaranya dengan cipika-cipiki, busana bintang tamu yang µmengumbar¶ aurat, dan bahasa yang tak senonoh.* Naskah Asli: Mahasiswa Tuntut Pendidikan GratisRabu, 02 Mei 2007 14:24 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berunjuk rasa di depan Gedung Departemen Pendidikan Nasional, Rabu siang. Mereka menuntut pendidikan gratis, setidak-tidaknya untuk tingkat sekolah rendah dan pendidikan dasar. Pendidikan rendah harus diwajibkan, pendidikan teknik dan kejuruan secara umum harus terbuka bagi semua orang dan pendidikan tinggi harus secara adil dapat diakses oleh semua orang berdasarkan kepantasan. Ketua BEM UI, Ahmad Fathul Bari, mengatakan pemerintah telah membuang uang negara dengan mengadakan berbagai acara dan spanduk peringatan hari pendidikan nasional. Padahal,

yakni memenuhi anggaran 20 persen APBN bagi sektor pendidikan. Rencananya. 20 orang mahasiswa akan berdialog dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Massa yang berjumlah seratusan orang itu juga meminta pemerintah melaksanakan konstitusi.* . Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro untuk membahas tuntutan mereka.uang itu seharusnya dapat digunakan untuk kepentingan rakyat. Mereka juga berharap agar pemerintah dan DPR sadar bahwa rancangan undang-undang badan hukum pendidikan (RUUBHP) yang sedang dibahas memiliki spirit liberalisasi dan privatisasi lembaga pendidikan publik.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->