Anda di halaman 1dari 2

PENDANAAN UNTUK CALON PIMPINAN DAERAH

1 . ALOKASI DANA DIPERUNTUKAN BAGI: a . calon bupati, calon walikota, dan calon gubernur yang sudah menjadi calon tetap (sudah mendapatkan no urut) maupun yang baru akan mencalonkan diri. 2 . PERSYARATAN : a . para calon yang mengajukan pendanaan diwajibkan mempunyai visi dan misi untuk mensejahterakan masyarakat. b . mempunyai proyek konkrit yang dapat meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah). c . poin a dan b dituangkan dalam bentuk proposal lengkap, dengan nilai proyek yang akan dikerjakan semakin besar semakin baik. d . sanggup mengeluarkan biaya operasional yang nilainya relative sangat kecil untuk mendukung kelancaran tim loby (besaran nilainya dibicarakan langsung dengan tim loby). e . selain pada poin d, tidak ada lagi biaya apapun yang dibebankan kepada para calon. f . para calon yang mengajukan pendanaan ini harus benar-benar amanah. 3 . MEKANISME DAN PROSES PENCAIRAN DANA: a . proposal lengkap dikirimkan ke pendana melalui tim loby

b . maksimal 3 hari kemudian ada jawaban, kalau proposal dianggap belum sempurna harus direvisi ulang. Tapi kalau sudah layak, para calon akan dipanggil untuk pertemuan dengan pendana. c . setelah penandatangan MOU, maksimal 21 hari kerja bank, dana sudah diserahkan ke rekening calon. 4 . SIFAT DANA: a . hibah murni, tidak ada tuntutan apabila nanti calon tidak terpilih menjadi pimpinan di daerahnya. 5 . HAL-HAL LAINNYA: a . jika pilkada masih cukup lama pelaksanaannya, maka proyek yang diajukan akan dilaksanakan terlebih dahulu. b . hal lainnya yang tidak tertuang bisa dibicarakan langsung dengan tim loby.