P. 1
Analisis Buku Teks Pelajaran IPS Terpadu

Analisis Buku Teks Pelajaran IPS Terpadu

|Views: 669|Likes:
Dipublikasikan oleh Baiq Mitha

More info:

Published by: Baiq Mitha on Feb 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

Analisis Buku Teks Pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) Pada SMP Negeri Kelas VII di Kabupaten Kudus.

Rifa Irwan Sani , NIM. 3101407020 (2011) Analisis Buku Teks Pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) Pada SMP Negeri Kelas VII di Kabupaten Kudus. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang. PDF (Analisis Buku Teks Pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) Pada SMP Negeri Kelas VII di Kabupaten Kudus.) - Submitted Version Restricted to Registered users only Request a copy

Abstract
Buku teks pelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.Buku teks pelajaran berfungsi sebagai sarana belajar siswa yang tersusun sesuai dengan kurikulum. Pembelajaran IPS Terpadu di sekolah saat ini kurang memanfaatkan buku teks pelajaran, sehingga penggunaannya menjadi kurang maksimal. Tujuan penelitian ini : (1) Kesesuaian isi buku teks pelajaran dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP) yang terdapat dalam bahan ajar IPS Terpadu (Sejarah) kelas VII, (2) Tingkat keterbacaan buku teks pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) kelas VII dengan menggunakan Formula Fry, (3) Kelayakan penyajian buku teks pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) kelas VII menurut kriteria Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), (4) Kesesuaian isi materi sejarah dalam buku teks pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) kelas VII terhadap buku referensi, (5) Kelayakan komponen kegrafikan buku teks pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) kelas VII menurut kriteria Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian adalah guru mata pelajaran IPS Terpadu. Fokus penelitian adalah buku teks pelajaran IPS terpadu kelas VII. Pengambilan sampel menggunakan teknik purpusive sampling dimana pengambilan sampel diambil yang paling banyak. Untuk mempermudah penelitian ini dalam membedakan buku yang di teliti buku teks diberikan kode dengan huruf kapital. Buku A untuk buku terbitan Pustaka Indah dan buku B untuk terbitan Tiga Serangkai. Penilaian tingkat kelayakan buku teks pelajaran menggunakan standar yang digunakan oleh BSNP. Hasil analisis buku teks pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) sebagai berikut Kesesuaianisi buku teks pelajaran dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP) Buku A dari hasil analisis menunjukkan kesesuaian materi 100% dan kesesuaian indicator sebesar 78,95%, buku B hasil analisis kesesuaian materinya 100% dan kesesuaian indikator sebesar 78,95%. Analisis tingkat keterbacaan bukuteks pelajaran dengan menggunakan grafik Fry. Buku A diketahui tingkat keterbacaannya yaitu sesuai 0 (0%), mudah 0 (0%), sulit 7 (87,5%), dan invalid 1 (12,5%), buku B yaitu sesuai 5 (62,5%), mudah 0 (0%), sulit 1 (12,5%) dan, invalid 2 (25%). Kelayakan penyajian buku teks pelajaran diketahui hasilnya adalah buku A skornya adalah 11,3 dengan persentase (94,2%), buku B skornya 9,8 dengan persentase (81,7%). Kesesuaian isi materi sejarah dalam buku teks pelajaran terhadap buku referensi yang berjudul Sejarah Nasional Indonesia (SNI) jilid 1 sampai jilid 4. Buku A di ketahui ada 7 penggalan dari materi sejarah yang tidak sesuai dengan buku referensi, buku B terdapat 19 penggalan dari

Hasil dari penelitian dapat di simpulkan: (1) kedua buku sesuai dengan kurikulum. Kelayakan komponen kegrafikan buku teks pelajaran menurut criteria Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) diketahui buku A dengan skor 46 (95. (4) kedua buku terdapat penggalan wacana yang salah sehingga perlu diperbaiki.8%) dan buku B dengan skor 45. (3) penyajian kedua buku sudah sesuai. Penulis diharapkan sebelum mencetak buku ke penerbit melakukan pengecekan ulang terhadap buku teks pelajaran yang disusunnya. guru hendaknya sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) melakukan pengecekan terhadap isi buku teks pelajaran. (5) dari segi kegrafikkan kedua buku sudah sesuai dengan standar BSNP.6%). (2) tingkat keterbacaan kedua buku masih perlu disesuaikan dengan peserta didik kelas VII. Buku teks pelajaran setelah 5 tahun terbit hendaknya dilakukan revisi terhadap buku teks pelajaran sehingga buku menjadi up to date.materi sejarah dalam buku yang tidak sesuai dengan buku referensi. Saran yang dapat diberikan. .9 (95.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->