Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM PADA MASA NABI MUHAMMAD SAW SAMPAI MASA KHULAFAUR RASYIDIN Dibuat Guna

Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sejarah Perdaban Islam Dosen Pengampu : Bpk. Khusnudin, S.Pi, M.Ei

DISUSUN OLEH : IRCHAM ROBBAQ AZWAR (11510125) FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI MANAJEMEN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2011/ 2012

karena hanya dengan rahmat. hidayah. Yogyakarta. kasih sayang dan barokah-Nya. Amin. Terima kasih. Makalah ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Sejarah Perdaban Islam di Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pembimbing yang telah memberikan materi ± materi serta bimbingan untuk mengerjakan tugas ini dan teman-teman yang telah memberikan masukan serta dukungan kepadaku. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah SWT akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Shalawat serta salam tidak lupa penulis haturkan kepada junjungan kita. Walaupun makalah ini mungkin kurang sempurna tapi juga memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca. Rasullullah Muhammad SAW sebagai pembawa refolusioner sejati. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.KATA PENGANTAR Alhamdulillah puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ³ Perkembangan Agama Islam pada Masa Nabi Muhammad SAW sampai Khulafaur Rasyidin ´ ini. beserta keluarga. November 2009 Penulis . para sahabat dan umatnya sampai hari kiamat.

.........................................METODE PENULISAN ....................................................................................................... B............................................. BAB I PENDAHULUAN A........................ 5)Sumbangan Saidina Abu Bakar ............................................................. D..............................................................................SARAN-SARAN ..................................................... 1.........................................TUJUAN PENULISAN ...................................................Melaksanakan dasar politik........................................... B........................................ BAB III PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN A........................ 2)Wafatnya Saidina Umar ...... DAFTAR ISI ...................................................................................................................................................................................................... C.....KHALIFAH UTHMAN BIN AFFAN ( 644-656 M ) .... 2)Ekspedisi ke Utara ............................................................................................................................................................................ 4)Kewafatan Saidina Abu Bakar As-Siddiq ...........................................................................................................................................Perjanjian bantu membantu antara sesama kaum Muslim dan non Muslim ....................KESIMPULAN ... 2....................................................................................................................................LATAR BELAKANG MASALAH .......................... 4....... 2........................................... i ii iii 1 2 2 2 3 4 4 8 10 10 10 10 12 13 13 13 14 14 14 15 16 16 18 19 20 21 ....................Menyiarkan Islam secara Sembunyi-Sembunyi .................................................. 1)Menjadi Khalifah Pertama ....... BAB IV PENUTUP A...............................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................KHALIFAH ABU BAKAR AS-SIDDIQ ...................................................................................................................................Menyiarkan Islam secara Terang-Terangan .......PERUMUSAN MASALAH .................. 3...................................... DAFTAR PUSTAKA ............................................................. D.....RASULULLAH SAW MEMBANGUN MASYARAKAT ISLAM DI MADINAH .....................................................KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB ( 656-661 M ) ......................................................Mendirikan Masjid .........................................KHALIFAH UMAR BIN KHATAB ( 634-644 M ) 15 1)Pemerintahan Saidina Umar .......................ISLAM MASA RASULULLAH DI MEKKAH ........................ 1............................................................................................................................................................................ C............. 3)Pengumpulan Al Quran .................... B.................................................................................................. KATA PENGANTAR .................................................................................... B............................................................................ ekonomi dan sosial untuk masyarakat baru ................................................................................................................................................................................................................. BAB II PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM PADA MASA NABI MUHAMMAD SAW A.... E......................................................PENGERTIAN KHULAFAUR RASYIDIN ............................................Mempersaudarakan antara Anshor dan Muhajirin ..........

Disnilah sejarah berfungsi sebagai cerminan bahwa dimasa silam telah terjadi sebuah kisah yang patut kita pelajari untuk merancang serta merencanakan matang-matang untuk masa depan yang lebih cemerlang tanpa tergoyahkan dengan kekuatan apa pun. kadang kita sebagai umat islam malas untuk melihat sejarah. Namun yang terkadang menjadi pertanyaan adalah kenapa pada zaman sekarang ini seolah kita melupakannya. Perkembangan Islam pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat adalah merupakan Agam Islam pada zaman keemasan. . Perkembangan islam pada zaman inilah merupakan titik tolak perubahan peradaban kearah yang lebih maju. Islam berkembang dengan pesat dimana hampir 2/3 bumi yang kita huni ini hampir dipegang dan dikendalikan oleh Islam.BAB I PENDAHULUAN A. hal itu bisa terlihat bagaimana kemurnian Islam itu sendiri dengan adanya pelaku dan faktor utamanya yaitu Rasulullah SAW. terkhusus pada zaman Khalifah empat atau yang lebih terkenal dengan sebutan Khulafaur Rasyidin. Maka tidak heran para sejarawan mencatat bahwa islam pada zaman Nabi Muhammad dan Khulafaur Rasyidin merupakan islam yang luar biasa pengaruhnya. Sekaitan dengan itu perlu kiranya kita melihat kembali dan mengkaji kembali bagaimana sejarah islam yang sebenarnya. Namun. Kemudian pada zaman selanjutnya yaitu zaman para sahabat. Sehingga kita cenderung berjalan tanpa tujuan dan mungkin mengulangi kesalahan yang pernah ada dimasa lalu. Sekaitan dengan itu kita bisa tahu apa dan bagaimana perkembangan islam pada masa lampau. LATAR BELAKANG MASALAH Sejarah merupakan suatu rujukan yang sangat penting saat kita akan membangun masa depan. Hal itu tentunya tidak terlepas dari para pejuang yang sangat gigih dalam mempertahankan dan juga dalam menyebarkan islam sebagai agama Tauhid yang diridhoi.

METODE PENULISAN Metode yang digunakan penulis adalah metode kepustakaan yaitu memberikan gambaran tentang materi-materi yang berhubungan dengan permasalahan melalui literatur buku-buku yang tersedia.B. . maka saya merumuskan masalah sebagai berikut : 1) Islam masa Rasulullah di Mekkah 2) Rasulullah SAW Membangun Masyarakat Islam di Madinah 3) Pengertian Khulafaur Rasyidin 4) Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq 5) Kepemimpinan Khalifah Umar Bin Khottob 6) Kepemimpinan Khalifah Utsman Bin Affan 7) Kepemimpinan Khalifah Ali Bin Abi Thalib C. TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan penulisan dalam membahas masalah ini adalah untuk mengetahui bagaimana : 1) Islam masa Rasulullah di Mekkah 2) Rasulullah SAW Membangun Masyarakat Islam di Madinah 3) Pengertian Khulafaur Rasyidin 4) Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq 5) Kepemimpinan Khalifah Umar bin Khottob 6) Kepemimpinan Khalifah Utsman bin Affan 7) Kepemimpinan Khalifah Ali Bin abi Thalib D. PERUMUSAN MASALAH Agar tidak terjadi kesimpang siuran dalam penyusunan makalah ini. tidak lupa juga penulis ambil sedikit dari media massa/internet.

maka jelaslah apa yang harus Rasulullah kerjakan dalam menyampaikan risalah-Nya yaitu mengajak umat manusia menyembah Allah SWT yang maha Esa. 1. Setelah itu beliau menyeru Abu Bakar (sahabat karib Nabi). Dinamakan tahun Gajah karena pada waktu kelahiran beliau. Ini terjadi menjelang usia Rasulullah yang ke 40 tahun. Dengan perintah tersebut Rasulullah SAW mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi. disusul Ali bin Abi Thalib (putra paman Nabi) dan Zaid bin Haritsah (budak Nabi yang dijadikan anak angkat). Al-Mudatstsir:1-7) yang menjelaskan akan tugas Rasulullah SAW yaitu menyeru ummat manusia untuk menyembah dan mengesakan Allah SWT. Dengan turunnya wahyu ini. timbul rasa rindu dalam dada Rasulullah SAW.BAB II PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM PADA MASA NABI MUHAMMAD SAW A. Dakwah pertama beliau adalah pada keluarga dan teman-temannya. Nabi belum diperintah untuk menyeru umat manusia menyembah dan mengesakan Allah SWT. nabi Muhammad SAW juga selalu beribadah dan berkhalwat di gua Hira. Orang pertama yang beriman kepada-Nya ialah Siti Khodijah (isteri Nabi). . Akan tetapi tak lama kemudian turunlah wahyu yang kedua yaitu surat al-Mudatsir ayat 1-7. kirakira 571 masehi. Dengan turunnya surat tersebut mulailah Rasulullah berdakwah. tahun gajah. ISLAM MASA RASULULLAH DI MEKKAH Nabi Muhammad dilahirkan pada hari senin tanggal 12 Rabiul awal. Pada saat sedang menunggu itulah kemudian turun wahyu yang kedua (Qs. yang tiada beranak dan tidak pula diberanakkan serta tiada sekutu bagi ± Nya. ada seorang gubernur dari keraan Nasrani Abisinia yang memerintah di Yaman bermaksud menghancurkan Ka¶bah dengan bala tentaranya yang mengendarai Gajah. Dakwah pertama beliau adalah pada keluarga dan sahabat-sahabatnya. Belum tercapai tujuannya tentara tersebut. Allah telah menghancurkan mereka dengan mengirimkan burung Ababil. Pada saat itu pula Nabi dinobatkan sebagai Rasulullah atau utusan Allah SWT kepada seluruh umat manusia untuk menyampaikan risalahNya. Kemudian dengan perantaraan Abu Bakar banyak orang-orang yang masuk Islam. Setelah sekian lama wahyu kedua tidak muncul. Penyiaran Islam Secara Sembunyi-Sembunyi Ketika wahyu pertama turun. Jibril tidak lagi datang untuk beberapa waktu lamanya. beliau menerima wahyu pertama kali yaitu surat Al-Alaq ayat 1-5. maka tahun tersebut dinamakan tahun Gajah. Sehingga pada tanggal 17 Ramadhan. Karena pasukan itu menggunakan Gajah. Disamping tidak pernah berbuat dosa (ma¶shum).

kemudian penduduk Makkah baik golongan bangsawan. akhirnya para pemimpin Quraisy melakukan tindakan fisik yang sebelumnya memang sudah dilakukan namun semakin ditingkatkan. Mereka mengancam dan menyuruh Abu Thalib untuk memilih dengan menyuruh Nabi berhenti berdakwa atau menyerahkannya pada orang kafir Quraisy. Kekejaman yang dilakukan oleh peduduk Mekkah terhadap kaum muslimin mendorong Nabi SAW untuk mengungsikan sahabat±sahabatnya keluar . Mereka menyuruh orang yang masuk Islam meskipun anggota keluarga sendiri atau hamba sahaya untuk di siksa supaya kembali kepada agama sebelumnya (murtad). Dengan adanya dakwah Nabi secara terang-terangan kepada seluruh penduduk Makkah. akan tetapi kebanyakan orang-orang kafir Qurais di Mekkah menentang ajaran Nabi Muhammad SAW tersebut. menyerukan agar berhati-hati terhadap azap yang keras di kemudian hari (Hari Kiamat) bagi orang-orang yang tidak mengakui Allah sebagai tuhan Yang Maha Esa dan Muhammad sebagai utusan-Nya. maka banyak penduduk Makkah yang mengetahui isi dan kandungan al-Qur¶an yang sangat hebat. hartawan maupun hamba sahaya. Demikianlah perjuangan Nabi Muhammad SAW dengan para sahabat untuk meyakinkan orang Makkah bahwa agama Islamlah yang benar dan berasal dari Allah SWT. Dengan usaha yang serius pengikut Nabi SAW bertambah sehingga pemimpin kafir Quraisy yang tidak suka bila Agama Islam menjadi besar dan kuat berusaha keras untuk menghalangi dakwah Nabi dengan melakukan penyiksaan-penyiksaan terhadap orang mukmin. Kemudian turunlah firman Allah SWT. memiliki bahasa yang terang (fasihat) serta menarik. Sehingga lambat laun banyak orang Arab yang masuk Agama Islam. Banyak hal yang dilakukan para pemimpin Quraisy untuk mencegah dakwah Nabi. Karena cara±cara diplomatik dan bujuk rayu gagal dilakukan. Tiga tahun lamanya Rasulullah SAW melakukan dakwah secara rahasia. maka mereka melakukan tindakan kekerasan semakin intensif lagi. sampai kurun waktu berikutnya yang memerintahkan dakwah secara terbuka dan terang-terangan. Ketika wahyu tersebut beliau mengundang keluarga dekatnya untuk berkumpul dibukit Safa. Menyiarkan Islam secara Terang-Terangan Penyiaran secara sembunyi-sembunyi berlangsung selama 3 tahun. surat Al-Hijr: 94 yang memerintahkan agar Rasulullah berdakwa secara terang terangan. Pada mulanya mereka mengira bahwa kekuatan Nabi terletak pada perlindungan dan pembelaan Abu Thalib. Sehingga lambat laun banyak orang Arab yang masuk Agama Islam. Setelah itu pada kabilah-kabilah Arab dari berbagai daerah yang datang ke Makkah untuk mengerjakan haji.2. Apabila orang Quraisy tahu bahwa dilingkungannya ada yang masuk Islam. Pertama kali seruan yang bersifat umum ini beliau tujukan pada kerabatnya.

Setelah peristiwa ini dakwah Islam menemui kemajuan. Sehingga pada tahun ke 5 kerasulan Nabi Muhammad SAW menetapkan Habsyah (Etiophya) sebagai negeri tempat untuk mengungsi. Karena hal inilah. Pada musim haji berikutnya. Jama¶ah haji Yastrib berjumlah 73 orang. Siti Khodijah pun wafat. perjanjian ini kemudian dinamakan Perjanjian Bai¶ah Aqabah II. Pada tahun ke ±10 keNabian. Pemboikotan ini berhenti setelah para pemimpin Quraisy sadar terhadap tindakan mereka yang terlalu. 3. Delegasi Yastrib (10 orang suku Khozroj. Hal ini terjadi pada tahun ke ±7 ke Nabian dan berlangsung selama 3 tahun yang merupakan tindakan paling menyiksa dan melemahkan umat Islam. sejumlah penduduk Yastrib datang ke Makkah untuk berhaji. Berita ini sangat menggemparkan masyarakat Makkah. Mereka memutuskan segala bentuk hubungan dengan suku ini. Tahun itu merupakan tahun kesedihan bagi Nabi (Amul Huzni). Akibatnya Bani Hasyim mengalami kelaparan. 2 orang Aus serta seorang wanita) menemui Nabi disebuah tempat yang bernama Aqabah dan melakukan ikrar kesetiaan yang dinamakan perjanjian Aqabah pertama. Hal ini berawal dari pertikaian antara suku Aus dan Khozroj. maka pada tahun ke ±10 keNabian. namun gagal. mereka terdiri dari suku Khozroj dan Aus yang masuk Islam dalam tiga golongan : 1. dimana mereka mendambakan suatu perdamaian. namun Nabi malah di ejek. tiga hari kemudian istrinya.Makkah. mereka berjanji untuk membelah Nabi. namun bagi umat Islam itu merupakan ujian keimanan. atas nama penduduk Yastrib mereka meminta Nabi untuk pindah ke Yastrib. Sepeninggal dua orang pendukung tersebut kaum Quraisy tak segan±segan melampiaskan amarahnya. Untuk menghibur Nabi. akhirnya Nabi . maka mereka berusaha menghalangi hijrah ke Habsyah dengan membujuk raja Habsyah agar tak menerima kaum muslimin. kemiskinan dan kesengsaraan yang tiada bandingnya. Setelah mengetahui perjanjian tersebut. Namun kafir Quraisy tidak terima dengan perlakuan tersebut. Bagi orang kafir hal itu dijadikan sebagai propaganda untuk mendustakan Nabi. Allah mengisra¶mi¶rajkannya. 2. Karena kaum Quraisy tersebut Nabi berusaha menyebarkan Islam keluar kota. karena rajanya pada saat itu sangat adil. di sorak bahkan dilempari batu hingga terluka di bagian kepala dan badan. Namun selang beberapa waktu Abu Thalib meninggal Dunia. Cara yang ditempuh adalah pemboikotan. Ditengah-tengah sengitnya kekejaman itu dua orang kuat Quraisy masuk Islam yaitu Hamzah dan Umar bin khattab sehingga memperkuat posisi umat Islam. Hal ini memperkeras reaksi kaum Quraisy Mereka menyusun strategi baru untuk melumpuhkan kekuatan Muhammad SAW yang bersandar pada perlindungan Bani Hasyim. Persetujuan dilakukan dan ditulis dalam bentuk piagam dan disimpan dalam ka¶bah. orang kafir Quraisy melakukan tekanan dan intimidasi secara lebih gila lagi terhadap kaum muslimin. Pada tahun ke -12 ke-Nabian. Mereka kemudian berdakwah dengan ini di temani seorang utusan Nabi yaitu Mus¶ab bin Umar.

membangkitkan anggapanyang menyangsikan ajaran Nabi. Begitu juga nabi Muhammad SAW. keraguan. Mereka menganggap bahwa tunduk pada seruan Muhammad berarti tunduk kepada kepemimpinan bani Abdul Muthallib. tidak membunuh anak kecil. b. datanglah orang-orang Yastrid di musim haji ke Mekah dan menemui nabi di Bai¶atul Akabah.memerintahkan sahabat±sahabatnya untuk hijrah ke Yastrib. Melawan Al-Qur¶an dengan dongeng-dongeng orang-orang terdahulu. Menyodorkan beberapa tawaran pada orang Islam yang mau menukar keimanannya dengan kepercayaan orang kafir Quraisy. Dengan giat menyampaikan dakwah islam. d. tidak memfitnah. dan ikut menyebarkan islam. Perjanjian ini dikenal dengan Bai¶atul Akabah Ula (Perjanjian Akabah Pertama) karena dilaksanakan di . Keempat. Para pemimpin Quraisy tidak dapat menerima adanya hari kebangkitan kembali dan hari pembalasan di akhirat. ± 150 orang telah meninggalkan kota Makkah. Pemahat dan penjual patung menganggap Islam sebagai penghalang rezeki mereka. B. Taklid pada nenek moyang adalah kebiasaan yang berakar pada bangsa Arab. Mengejek. Menurut Ahmad Syalabi. Setelah kembali ke negerinya. Orang kafir Quraisy tidak dapat membedakan antara keNabian dan kekuasaan. tidak mencuri. menyebarkan anggapan- c. Adapun cara-cara yang dilakukan orang Quraisy dalam melancarkan permusuhan terhadap Rasulullah SAW dan pengikutnya sebagai berikut : a. RASULULLAH SAW MEMBANGUN MASYARAKAT ISLAM DI MADINAH Setiap musim haji tiba. mereka mengabarkan adanya Nabi terakhir. Kedua. akhirnya ia pun hijrah ke Yastrib bersama mereka karena kafir Quraisy sudah merencanakan pembunuhan terhadap Nabi SAW. Mengejek ajaran Nabi. Diantara Kabilah yang menerima Islam adalah Khajraj dari Yatrib (Madinah). banyak kabilah yang datang ke Mekah. ada lima faktor yang menyebabkan orang-orang kafir Quraisy berusaha menghalangi dakwah Islam yaitu: Pertama. Hanya Ali dan Abu Bakar yang tetap bersama Nabi. Nabi Muhammad SAW menyerukan persamaan antara bangsawan dan hamba sahaya. tidak berzina. menghina dan menertawakan orang-orang Muslim dengan maksud melecehkan kaum muslimin. Pada tahun ke 12 kenabiannya. Dalam waktu dua bulan. Di tempat ini mereka mengadakan bai¶at (perjanjian) yang isinya bahwa mereka setia pada nabi. Kelima. tidak menyekutukan Allah. Ketiga.

mengadiliperkara dan lain sebagainya. disambut dengan syair-syair dan penuh kegembiraan oleh penduduk Madinah.1997:117-119). Sehingga disamping sebagai kepala/ pemimpin agama. Nabi langsung mengadakan perjanjian untuk saling bantu-membantu atau toleransi antara orang Islam dengan orang non Islam. Kemudian. tapi juga golongan masyarakat Yahudi dan orang Arab yang masih menganut agama nenek moyang. Mempersaudarakan antara Anshor dan Muhajirin Orang-orang Muhajirin datang ke Madinah tidak membawa harta akan tetapi membawa keyakinan yang mereka anut. Nabi SAW juga menjabat sebagai kepala pemerintahan / Negara Islam. Ketika beliau sampai di Madinah. tidak beberapa lama orang-orang Madinah non Muslim berbondongbondong masuk agama Islam. Dengan itu Nabi mempersatukan golongan Muhajirin dan Anshor tersebut dalam suatu persaudaraan dibawah satu keyakinan yaitu bendera Islam. Selain . maka agar stabilitas masyarakat dapat terwujudkan Nabi mengadakan perjanjian dengan mereka. Lingkungan yang memungkinkan bagi Nabi Muhammad SAW untuk meneruskan dakwahnya. menyampaikan ajaran Islam dan menjabarkan dalam kehidupan sehari-hari (Syalaby. peribadatan. Perjanjian bantu membantu antara sesama kaum Muslim dan non Muslim Setelah Nabi resmi menjadi penduduk Madinah. Dengan adanya masjid itu. Nabi diangkat menjadi pemimpin penduduk Madinah. Di samping itu setiap masyarakat berkewajiban mempertahankan keamanan negeri dari serangan musuh.bukit akabah atau disebut Bai¶atun Nisa¶ (perjanjian wanita) karena didalamnya terdapat seorang wanita µAfra binti µAbid bin Tsa¶labah. sehingga nanti terbentuk masyarakat baru yang didalamnya bersinar kembali mutiara tauhid warisan Ibrahim yang akan disempurnakan oleh Nabi Muhammad SAW melalui wahyu Allah SWT. Hijrah dari Makkah ke Madinah bukan hanya sekedar berpindah dan menghindarkan diri dari ancaman dan tekanan orang kafir Quraisy dan penduduk Makkah yang tidak menghendaki pembaharuan terhadap ajaran nenek moyang mereka. Setelah tiba dan diterima penduduk Yastrib. 3. tetapi juga mengandung maksud untuk mengatur potensi dan menyusun srategi dalam menghadapi tantangan lebih lanjut. Untuk memperkokoh masyarakat baru tersebut mulailah Nabi meletakkan dasar-dasar untuk suatu masyarakat yang besar. selain dijadikan sebagai tempat peribadatan juga dijadikan sebagai tempat pertemuan. Adapun dasar-dasar tersebut adalah : 1. 2. Islam mendapat lingkungan baru di kota Madinah. Setiap golongan masyarakat memiliki hak tertentu dalam bidang politik dan keagamaan. mengingat penduduk yang tinggal di Madinah bukan hanya kaum muslimin. Mendirikan Masjid Setelah agama Islam datang Rasulullah SAW mempersatukan seluruh suku-suku di Madinah dengan jalan mendirikan tempat peribadatan dan pertemuan yang berupa masjid dan diberi nama masjid ³Baitullah´. yaitu suatu piagam yang menjamin kebebasan beragama bagi kaum Yahudi.

Munafik dan Quraisy. Dalam menunaikan haji yang terakhir atau disebut dengan Haji Wada tahun 10 H (631 M) Nabi menyampaikan khotbahnya yang sangat bersejarah antara lain larangan untuk riba. Lalu 2 bulan kemudian Nabi jatuh sakit. menganiaya. diantaranya adalah rongrongan dari orang Yahudi. 4. kemudian ia meninggal pada hari Senin 12 Rabi¶ul Awal 11 H atau 8 Juni 632 M (Yatim. mereka dapat mengatasinya. Kemudian disusul dengan perang yang lain yaitu perang Uhud. perintah untuk memperlakukan istri dengan baik. serta menganut agama Islam. memungut zakat dan lain-lain. Banyak hal yang dilakukan Nabi dalam rangka mempertahankan dan memperkuat kedudukan kota Madinah diantaranya adalah mengadakan perjanjian damai dengan berbagai kabilah di sekitar Madinah. tahun 2 H. orang-orang kafir Quraisy bertambah marah. persamaan dan persaudaraan antar manusia harus ditegakkan dan masih banyak lagi yang lainnya. mengadakan ekspedisi keluar kota sebagai aksi siaga melatih kemampuan calon pasukan yang memang mutlak diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan negara yang baru dibentuk tersebut.1998:27-33). Akan tetapi. ia mengatur organisasi masyarakat. Melaksanakan dasar politik. Pada tahun 9 H dan 10 H (630±632 M) banyak suku dari berbagai pelosok mengirim delegasi kepada Nabi bahwa mereka ingin tunduk kepada Nabi. . Zabit dan masih banyak lagi. Untuk menghadapi kemungkinan gangguan±gangguan dari musuh. ketika pemeluk agama Islam di Madinah semakin bertambah maka persoalan demi persoalan semakin sering terjadi.itu Nabi mengadakan perjanjian yang berbunyi ³kebebasan beragama terjamin buat semua orang-orang di Madinah´. begitu juga dengan musuh±musuh Islam. mengatur keadilan. petugas keamanan dan para da¶i dikirim ke berbagai daerah. maka terjadi peperangan yang pertama yaitu perang Badar pada tanggal 8 Ramadlan. Nabi Muhammad SAW sebagai kepala pemerintahan mengatur siasat dan membentuk pasukan tentara. Namun berkat keteguhan dan kesatuan ummat Islam. maka terwujudlah persatuan orang Arab pada saat itu. ekonomi dan sosial untuk masyarakat baru Dengan terbetuknya masyarakat baru Islam di Madinah. Setelah itu Nabi kembali ke Madinah. Dengan terbentuknya negara Madinah Islam bertambah kuat sehingga perkembangan yang pesat itu membuat orang Makkah risau.

kerajaan Islam diganti oleh kerajaan Ummaiyyah.BAB III PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN A. Adapun Khulafaur Rasyidin dalam sejarah islam yang dimaksud terdiri daripada empat orang sahabat sebagai berikut :     Saidina Abu Bakar ( 632-634 M ) Saidina Umar bin Khatab ( 634-644 M ) Saidina Uthman bin Affan ( 644-656 M ) Saidina Ali bin Abi Talib ( 656-661 M ) Keempat khalifah diatas bukan saja berhasil dalam melanjutkan risalah islam dan menegakkan tauhid. sebuah majlis yang dihadiri oleh golongan Ansar dan Muhajirin ditubuhkan untuk melantik seorang . Pada saat perlantikan mereka dibuat secara syura yaitu perbincangan para sahabat atau pilihan khalifah sebelum. sebagai pemimpin umat islam adalah Abu Bakar As-Siddiq sebagai kholifah. KHALIFAH ABU BAKAR AS-SIDDIQ (632-634 M ) Setelah nabi wafat. Kholifah adalah pemimpin yang diangkat setelah nabi wafat untuk menggantikan nabi dan melanjutkan tugas-tugas sebagai pemimpin agama dan pemerintah. B. 1) Menjadi Khalifah Pertama Semasa Rasulullah SAW sedang sakit tenat. Khalifah adalah pemimpin yang diangkat sesudah nabi Muhammad SAW wafat untuk menggantikan beliau melanjutkan tugas-tugas sebagai pemimpin agama dan kepala pemerintahan. PENGERTIAN KHULAFAUR RASYIDIN Khulafaur Rasyidin atau Khulafa ar-Rasyidun adalah wakil-wakil atau khalifah-khalifah yang benar atau lurus. baginda mengarahkan supaya Saidina Abu Bakar mengimamkan solat orang Islam. Selepas pemerintahan ini.. Mereka adalah waris kepemimpinan Rasulullah selepas kewafatan junjungan kita Nabi Muhammad SAW. jujur dan adil dalam memberikan keputusan dan menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat. Para tokoh ini merupakan orang-orang yang arif bijaksana. tetapi juga menyebarluaskan ke seluruh penjuru alam ini. Selepas kewafatan Nabi Muhammad SAW.

5) Sumbangan Saidina Abu Bakar Syaidina Abu Bakar walaupun hanya memerintah selama dua tahun (632-634). 2) Ekspedisi ke Utara Selepas berjaya mengurangkan golongan riddah. Ada dua pendapat mengenai sebab kematian Saidina Abu Bakar. Khalid Al-Walid berjaya menawan Iraq dalam hanya satu kempen ketenteraan. kempen Saidina Abu Bakar hanyalah sebuah lanjutan daripada Perang Riddah. Ada pendapat mengatakan bahawa Saidina Ali bin Abi Talib hanya membaihkan Saidina Abu Bakar selepas enam bulan. Saidina Abu Bakar dilantik dan menjadi khalifah pertama umat Islam. di Masjid an-Nabawi yang terletak di Madinah. Menurut seorang orientalis Barat.w. tetapi beliau banyak menyumbang terhadap perkembangan Islam. Beliau berjaya menumpaskan golongan Riddah yang ada diantaranya murtad dan ada diantaranya mengaku sebagai nabi. Golongan Syiah yang merupakan golongan daripada keluarga Bani Hashim menentang perlantikan Saidina Abu Bakar.khalifah bagi memimpin umat Islam.a. Saidina Umar Al-Khatab (khalifah yang berikutnya) meminta Saidina Abu Bakar untuk mula menjalankan aktviti pengumpulan semula ayat-ayat Al Quran. Tentangan itu tamat selepas Saidina Ali Abi Talib membaihkan Saidina Abu Bakar. Saidina Uthman Affan kemudiannya melengkapkan aktiviti pengumpulan Al Quran semasa beliau menjadi khalifah. 4) Kewafatan Saidina Abu Bakar As-Siddiq Saidina Abu Bakar wafat pada 23 Agustus 634 di Madinah iaitu dua tahun selepas menjadi khalifah. selepas Perang Riddah ramai orang yang mahir menghafaz Al Quran terbunuh. Saidina Abu Bakar dikebumikan di sebelah makam Nabi Muhammad s. 3) Pengumpulan Al-Quran Menurut ahli sejarah Islam. Beliau juga menempuh kejayaan dalam beberapa ekspedisi ke Syria. Perlantikan Saidina Abu Bakar mendapat tentangan daripada beberapa orang yang ingin melantik Saidina Ali Abi Talib sebagai khalifah kerana Saidina Ali merupakan menantu dan anak saudara Rasulullah SAW. Sebelum kewafatannya. Syaidina Abu Bakar mula menghantar panglima-panglima perang Islam ke utara untuk memerangi Byzantine (Rom Timur) dan Empayar Parsi. Hasil dari perjumpaan itu. . Ada yang mengatakan disebabkan keracunan dan ada pula yang mengatakan Saidina Abu Bakar meninggal dunia secara biasa. Hal ini jelas salah memandangkan kebanyakan golongan riddah terletak di selatan Semenanjung Arab dan bukannya di utara. Saidina Abu Bakar mengesa masyarakat menerima Saidina Umar Al-Khatab sebagai khalifah yang baru.

Kekuasaan yang dijalankan pada massa khalifah Abu Bakar. C. selepas pengempungan Baitulmuqaddis yang agak lama. sahabat-sahabat yang sangat berpengaruh tidak diperbolehkan untuk keluar daerah kecuali atas izin dari Kholifah dan dalam waktu yang terbatas. Syria. kalau ada diantara umat Islam yang ingin belajar hadis harus pergi ke madinah. menawan Mesopotamia dan sebahagian kawasan Parsi daripada Empayar Parsi (berjaya menamatkan Empayar Parsi). Empayar Islam berkembang dengan pesat. kondisi politik dalam keadaan stabil. sehingga dalam hal ini diperlukan pendidikan. Meskipun demikian. bersifat sentral: kekuasaan legislatif.000 orang menumpaskan tentera Byzantine yang berjumlah 120. Selain menjalankan roda pemerintahan. Pada tahun 637. khalifah juga melaksanakan hukum. Palestina. Beliau kemudiannya mengajak Saidina Umar supaya bersembahyang di dalam gereja besar Kristian yaitu gereja Church of the Holy Sepulchre. KHALIFAH UMAR BIN-KHATAB ( 634-644 M ) Setelah Abu Bakar menunjuk penggantinya yaitu Umar Bin Khattab. usaha perluasan wilayah islam pemperoleh hasil yang gemilang. Abu Bakar selalu mengajak sahabat-sahabatnya bermusyawarah. Jadi. Untuk memenuhi kebutuhan ini diperlukan manusia yang memiliki keterampilan dan keahlian. ini berarti bahwa penyebaran ilmu dan pengetahuan para sahabat dan tempat pendidikan adalah berpusat di Madinah. seperti juga Nabi Muhammad SAW. Paderi besar Baitulmuqaddis yaitu Sophronius menyerahkan kunci kota itu kepada Saidina Umar.Beliau juga mula mengumpulkan ayat-ayat Al Quran dan beliau juga berjaya meluaskan pengaruh Islam. Pada masa Kholifah Umar Bin Khattab.000 orang. Palestin. Irak. 1) Pemerintahan Syaidina Umar Semasa pemerintah Saidina Umar. Wilayah islam pada masa umar bin Khattab meliputi Semenanjung Arabiah. dan yudikatif terpusat ditangan Khalifah. Persia dan Mesir. sebagaimana pada masa Rasulullah. Ada diantara pertempuran ini menunjukkan ketangkasan tentera Islam seperti Perang Yarmuk yang menyaksikan tentera Islam yang berjumlah 40. Saidina Umar menolak dan sebaliknya menunaikan solat tidak beberapa jauh daripada gereja tersebut kerana tidak ingin . yang tujuannya adalah untuk mencegah supaya tidak terjadi perselisihan dan perpecahan dikalangan umat islam. dan menawan Mesir. Afrika Utara. tentera Islam berjaya menakluk kota tersebut. Dengan meluasnya wilayah Islam mengakibatkan meluas pula kehidupan dalam segala bidang. Pada masa umar bin Khattab. eksekutif. Siria. Hal ini mengakhiri pemerintahan Byzantine di selatan Asia Kecil. dan Armenia daripada Byzantine (Rom Timur).

KHALIFAH USMAN BIN AFFAN ( 644-656 M ) Usman Bin Affan adalah termasuk saudagar besar dan kaya dan sangat pemurah menafkahkan kekayaannya untuk kepentingan umat islam. Saidina Umar meninggal dunia dua hari kemudian dan dikebumikan di sebelah makam Nabi Muhammad SAW dan makam Saidina Abu Bakar. yaitu untuk mengumpulkan tulisan ayat-ayat Al-Qur¶an. Kebijakan ini sangat besar pengaruhnya bagi pelaksanaan pendidikan di daerah-daerah. sebuah masjid yang digelar Masjid Umar dibina di tempat Saidina Umar menunaikan sholat. pelaksanaan pendidikan islam tidak jauh berbeda dengan masa sebelumnya. Madinah. Dia menikam Saidina Umar sebanyak enam kali sewaktu Saidina Umar menjadi imam di Masjid al-Nabawi.mencemarkan status gereja tersebut sebagai pusat keagamaan Kristian. Abu Lu¶lu¶ah menikam Saidina Umar kerana menyimpan dendam terhadap Saidina Umar. Kholifah Usman sudah merasa cukup dengan pendidikan yang sudah berjalan. Pendidikan di masa ini hanya melanjutkan apa yang telah ada. Saidina Umar banyak melakukan reformasi terhadap sistem pemerintahan Islam seperti menubuhkan pentadbiran baru di kawasan yang baru ditakluk dan melantik panglima-panglima perang yang berkebolehan. Semasa pemerintahannya juga kota Basra dan Kufah dibina. Proses pelaksanaan pola pendidikan pada masa Usman ini lebih ringan dan lebih mudah di jangkau oleh peserta didik yang ingin menuntut dan belajar islam dan dari segi pusat pendidikan juga lebih banyak. diberikan kelonggaran untuk keluar dan menetap di daerah-daerah yang mereka sukai. Selepas kematiannya lalu Saidina Uthman bin Affan dilantik menjadi khalifah. 50 tahun kemudian. Pada masa Kholifah Usman bin Affan. Usman dianggap menjadi Kholifah hasil dari pemilihan panitia enam yang ditunjuk oleh Kholifah Umar bin Khattab menjelang beliau akan meninggal. Berdasarkan hal- . 2) Wafatnya Saidina Umar Saidina Umar wafat pada tahun 644 selepas dibunuh oleh seorang hamba Parsi yang bernama Abu Lu¶lu¶ah. Para sahabat yang berpengaruh dan dekat dengan Rasullullah yang tidak diperbolehkan meninggalkan madinah dimasa Umar. namun begitu ada satu usaha yang cemerlang yang telah terjadi di masa ini yang berpengaruh luar biasa bagi pendidikan islam. D. sebab pada masa ini para sahabat bias memilih tempat mereka inginkan untuk memberikan pendidikan pada masyarakat. namun hanya sedikit terjadi perubahan yang mewarnai pendidikan islam. Saidina Umar juga amat dikenali kerana kehidupannya yang sederhana.

sebab muawiyah bersifat curang. E. Perang ini disebut dengan perang Siffin. dan Abdurrahman bin Harist. sehingga masa kekuasaan Kholifah Ali tidak pernah mendapatkan ketenangan dan kedamaian. KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB ( 656-661 M ) Pada tahun 656 masihi. tetapi karena desakan sebagian tentara akhirnya Ali menerimanya. maka Muawiyah segera mengambil siasat untuk menyatakan tahkim (penyelesaian dengan adil dan damai). Saidina Usman menjadi khalifah selepas Saidina Umar bin Khatab dibunuh pada tahun 644. Saidina Uthman wafat pada tahun 656 akibat dibunuh oleh pemberontak yang tidak puas hati dengan pemerintahannya. Sementara itu. muncul pemberontakan lain. Antara pembaharuan yang dibuat ialah menubuhkan Angkatan Tentera Laut yang diketuai oleh Muawiyah dan membuat dasar terbuka dalam hubungan politik dan urusan dagangan Semasa pemerintahannya. peperangan di antara mereka disebut perang Jamal (unta) karena Aisyah menggunakan kendaraan unta. namun Tahkim malah menimbulkan kekacauan. keseluruhan Iran. Abdullah bin Zubair. sebab dengan Tahtim Muawiyah berhasil mengalahkan Ali dan mendirikan pemerintahan tandingan di Damaskus. dan Cyprus menjadi sebahagian daripada empayar Islam. Setelah berhasil mengatasi pemberontakan Aisyah. Beliau memerintah selama dua belas tahun iaitu dari tahun 644 sehingga tahun 656.hal ini. Ali adalah Kholifah yang keempat setelah Usman bin Affan. meninggalkan Ali dan membuat kelompok tersendiri yaitu Khawarij. Kholifah Usman memerintahkan kepada tim untuk menyalin tersebut. beliau akhirnya menerima untuk menjadi khalifah. . Pada pemerintahannya sudah diguncang peperangan dengan Aisyah beserta Talhah dan Abdullah bin Zubair karena kesalahpahaman dalam menyikapi pembunuhan terhadap usman. Islam yaitu Saidina Uthman bin Affan wafat kerana dibunuh di dalam rumahnya sendiri. Zaid bin Ash. Semula Ali menolak. ada pun tim tersebut adalah : Zaid bin Tsabit. Selepas didesak oleh pengikutnya. Ketika tentara muawiyah terdesak oleh pasukan Ali. khalifah Ali bin Abi Thalib. sebahagian daripada Afrika Utara. Muawiah sebagai gubernur Damaskus memberontak untuk menggulingkan kekuasaannya. sebagian tentara yang menentang keputusan Ali dengan cara Tahkim. Segelintir masyarakat kemudiannya mencadangkan Saidina Ali supaya menjadi khalifah tetapi Saidina Ali menolak. karena terjadi di Siffin.

6. 5. Pada masa ini pula Al-quran dikumpulkan dan ini pula merupakan jasa pemerintahan pada zaman beliau. tidak menyekutukan Allah. tidak memfitnah. Islam sudah sangat tersebar luas diwilayah wilayah selain diwilayah jazirah arab itu sendiri.BAB III PENUTUP A. Utsman dan Ali ra. Pada Masa Umar (Masa Penguatan Pondasi Islam). . Di tempat ini mereka mengadakan bai¶at (perjanjian) yang isinya bahwa mereka setia pada nabi. Pada Masa pemerintahan Abu Bakar Islam berkembang dengan melalui penyebaran langsung ketempat dimana belum ada penduduk yang beragama Islam. Setelah itu beliau menyeru Abu Bakar (sahabat karib Nabi). dan ikut menyebarkan islam. disusul Ali bin Abi Thalib (putra paman Nabi) dan Zaid bin Haritsah (budak Nabi yang dijadikan anak angkat). tidak berzina. datanglah orang-orang Yastrid di musim haji ke Mekah dan menemui nabi di Bai¶atul Akabah. Orang pertama yang beriman kepada-Nya ialah Siti Khodijah (isteri Nabi). Kemudian dengan perantaraan Abu Bakar banyak orang-orang yang masuk Islam. 7. Perjanjian ini dikenal dengan Bai¶atul Akabah Ula (Perjanjian Akabah Pertama) karena dilaksanakan di bukit akabah atau disebut Bai¶atun Nisa¶ (perjanjian wanita) karena didalamnya terdapat seorang wanita µAfra binti µAbid bin Tsa¶labah. Utsman ( Masa Pembukuan Alquran) dan Ali. Dakwah pertama beliau adalah pada keluarga dan sahabat-sahabatnya. tidak mencuri. 2. Adapun kronologis khulafaurrasyidin adalah sejak wafatnya Nabi Muhammad SAW sampai dengan masa khalifah Ali bin Abi Thalib dengan berbagai macam rentetan peristiwa yang terjadi pada setiap masanya. 3. KESIMPULAN Dari beberapa pembahasan mengenai Perkembangan Islam Pada Masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin diatas maka dapat diambil beberapa kesimpulan yang diantaranya: 1. 4. tahun gajah. Khulafa ar-Rasyidin atau Khulafa ar-Rasyidun (jamak kepada Khalifatur Rasyid) berarti wakil-wakil atau khalifah-khalifah yang benar atau lurus Adapun maksudnya disini adalah empat Khalifah Shahabat Nabi yaitu Abu Bakar. Umar. Pada tahun ke 12 kenabiannya. tidak membunuh anak kecil. Nabi Muhammad dilahirkan pada hari senin tanggal 12 Rabiul awal. Dimana pada masa beliau beliau adalah merupakan tindak lanjut dari proses penyebaran Islam sebelumnya. kirakira 571 masehi.

B. 2. SARAN-SARAN Adapun saran yang bisa penulis berikan : 1.Untuk supaya bisa membaca kembali literatur-literatur yang berkenaan dengan pembahasan ini sehingga diharapkan akan bisa lebih menyempurnakan kembali pembahasan materi dalam makalah ini.Kepada semua pembaca bila mendapat kekeliruan dalam makalah ini harap bisa meluruskannya.Sehingga dari berbagai macam analisis kesimpulan diatas bisa dikatakan bahwa Islam berkembang pada masa kepemimpinan Nabi Muhahammad dan Khulafaur Rasyidin adalah melalui beberapa aspek pendekatan yang diantaranya adalah pendekatan da¶wah yang meliputi da¶wah dengan lisan (diplomasi) dan juga perbuatan (pertempuran). .

A. Pustaka Setia. Zainudin.DAFTAR PUSTAKA A. Sejarah Peradaban Islam ³Dirasah Islamiyah´. S. Dr. Badri Yatim.Ag. Jakarta. Al-Islam I ³Akidah dan Ibadah´. S. Prenada Media Group. 2007. Sejarah Peradaban Islam. M. Nasution.Ag & Muhammad Jamhari. H. 1999. Raja Grapindo Persada. PT. Ag. 1999. CV. Dr. Harun : Filsafat Pendidikan Islam 1982 Jakarta. Jakarta. Samsul Nizar. Buku Panduan Madrasah Aliyah Kelas XII . Sejarah Pendidikan Islam: Menelusuri Jejak Sejarah Era Rasulullah Sampai Indonesia. M. Bandung. Prof.