Anda di halaman 1dari 19

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH ACEH DIREKTORAT LALU LINTAS Jl.

Cut Nyak Dien Lamtemen Banda Aceh

1

Cut Nyak Dien Lamtemen Banda Aceh LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS SATUAN PJR DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA ACEH BULAN NOVEMBER TAHUN 2011 Banda Aceh. Desember 2011 2 .KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH ACEH DIREKTORAT LALU LINTAS Jl.

3 Ruang lingkup laporan ini dibatasi pada kegiatan tugas-tugas operasional Sat PJR Ditlantas Polda Aceh yang telah dilaksanakan selama Bulan November 2011. Keputusan Kapolri No. Pol. sesuai dengan rencana kegiatan yang telah ditetapkan selama TA. Laporan ini memberikan gambaran tentang situasi dan kondisi pelaksanaan tugas Sat PJR Ditlantas Polda Aceh dimulai dari Induk jajaran yang berada di Sat PJR Ditlantas Polda Aceh dengan segala kegiatannya. 4. 2011 2. Surat Keputusan Kapolri No. Umum. Maksud. Tujuan. Pol. : Sprin/106/V/2003 tanggal 21 Juni 2003 tentang pelaksanaan Penataan Personil Ditlantas Babinkam Polri dalam rangka Validasi Organisasi Ditlantas Babinkam Polri. 3. Pol. Pol. Cut Nyak Dien Lamtemen Banda Aceh LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS SATUAN PJR DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA ACEH BULAN NOVEMBER TAHUN 2011 PENDAHULUAN 1. b. a. : Kep/53/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja dilingkungan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. b. d. . Dasar : a. Ruang lingkup. : Skep/380/III/1999 tanggal 31 Maret 1999 tentang Buku Petunjuk Lapangan Patroli Jalan Raya.KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH ACEH DIREKTORAT LALU LINTAS Jl. c. Untuk dapat dijadikan sebagai bahan bagi pimpinan dalam menentukan kebijakan dan arahan lebih lanjut. Surat Perintah Dirlantas Babinkam Polri No. : Kep/09/V/2001 tanggal 25 Juni 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan-satuan Organisasi pada tingkat Mabes Polri. Untuk memberikan gambaran kepada pimpinan tentang pelaksanaan tugas Sat PJR Ditlantas Polda Aceh selama Bulan November 2011. Maksud dan tujuan. Surat Keputusan Kapolri No.

HASIL. 4 . Pengaturan lalu lintas adalah sebagai pemberitahuan kepada pemakai jalan. dukungan dan pengikutsertaan masyarakat secara aktif dalam usaha menciptakan keamanan. 9. mencari keterangan dan selanjutnya diserahkan kepada Satuan kewilyahan yang berwenang sesuai tempat kejadian perkara.. Patroli lalu lintas adalah suatu kegiatan perondaan yang dilakukan pada ruas jalan tertentu dengan tujuan untuk melakukan pengawasan terhadap arus lalu lintas dan aktifitas masyarakat pemakai jalan guna menumbuhkan dampak penangkalan ( deterence effect ) bagi pemakai jalan . perlindungan.. Dikmas Lantas adalah segala kegiatan dan usaha untuk menumbuhkan pengertian. pelayanan terhadap pengguna jalan. dalam arti luas pengaturan lalu lintas meliputi semua aktivitas dari Polisi dalam mengatur Lalu Lintas di jalan umum. Penegakan hukum lalu lintas merupakan salah satu kegiatan dari fungsi lalu lintas yang memiliki peranan agar Per-undang-undangan serta peraturan-peraturannya di taati oleh setiap pengguna jalan. 11. serta kegiatan masyarakat lainnya secara terus menerus selama perjalanan dari satu tempat ketempat lain dengan menggunakan kendaraan bermotor dalam keadaan aman.TUGAS YANG DILAKSANAKAN 5. Penjagaan lalu lintas adalah suatu kegiatan/pengawasan lalu lintas pada tempat-tempat tertentu yang diadakan sesuai kebutuhan. 6. Kegiatan VVIP / VIP / Protokol kenegaraan. menentukan / menindak pelanggar lalu lintas serta memberikan perlindungan dan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Memberikan masukan dan solusi bagi masalah ± masalah lalu lintas seperti saran angkutan. Rekayasa Lantas. tertib dan lancar. menangkap atau mengejar tersangka.. 12. Pengawalan lalu lintas. terutama bersifat pencegahan. 8. prasarana jalan dan manusia serta mengembangkan peraturan perundang ± undangan untuk menjaga keselamatan lalu lintas yang disesuaikan dengan dinamika di lapangan. Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) adalah serangkaian kegiatan penyidikan pertama di tempat kejadian di jalan dengan tujuan untuk mengamankan TKP. 10. bagaimana dan dimana mereka dapat atau tidak dapat bergerak atau berhenti terutama pada waktu ada kemacetan atau keadaan darurat. ketertiban dan kelancaran lalu lintas melalui proses pengajaran dan pelatihan. 7. adalah suatu kegiatan penyelenggaraan pengamanan bergerak dijalan dalam rangka melindungi keselamatan jiwa manusia dan barang / benda.

Penegakan« . 2.29 % b.07 % 27.22 % 3.22 % c. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH 10 10 BULAN OKTOBER NOVEMBER 10 10 % 0% % % 0% d. 2.SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH 2852 496 620 3968 BULAN OKTOBER NOVEMBER 2700 420 540 3480 % 0. ACEH INDUK PJR ACEH II L. Pengawalan NO 1.HASIL YANG DICAPAI 13.8 % 9. SAT/ INDUK INDUK PJR ACEH I B. ACEH INDUK PJR ACEH II L.3 % 12. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH BULAN OKTOBER 1271 186 248 1705 NOVEMBER 1230 180 240 1650 % 3. 3.22 % 22. Pengaturan NO 1. 3. 2. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH 2728 462 582 3772 BULAN OKTOBER NOVEMBER 2640 360 420 3420 % 3. Penjagaan NO 1. Patroli NO 1. SAT/ INDUK INDUK PJR ACEH I B.33 % 5 14. SAT/ INDUK INDUK PJR ACEH I B.05 % 15. SAT/ INDUK INDUK PJR ACEH I B. 2. 3.9 % 12.22 % 3. ACEH INDUK PJR ACEH II L. ACEH INDUK PJR ACEH II L. 3.22 % 3. Turjawali a.

Anatomi Pelanggaran INDUK PJR ACEH I B. SAT/ INDUK INDUK PJR ACEH I B. Tilang 382 b. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH 50 2 5 57 BULAN OKTOBER NOVEMBER % % % % % b. 3.14. INDUK PJR ACEH III LANGSA 9 9 KET 395 Perkara Nihil 395 Perkara 2. Roda-Empat (4) dan Roda Enam (6) 1) Kecepatan 2 2) Safety Belt 21 3) Kelengkapan 65 kendaraan 4) Surat ± surat 67 5) Muatan 3 6) Marka/ Rambu 4 7) Melawan arus 8) Lain-lain Jumlah 162 2 Perkara 21 Perkara 65 Perkara 4 9 80 Perkara 3 Perkara 4 Perkara Nihil 4 9 Nihil 175 Perkara 6 . 2. ACEH INDUK PJR ACEH II L. ACEH PELANGGARAN LALU LINTAS a. Penegakan hukum a. Teguran Jumlah 382 URAIAN JENIS PELANGGARAN LALU LINTAS a. NIHIL NIHIL Nihil 35 Perkara 111 Perkara 69 Perkara 5 Perkara Nihil Nihil Nihil 220 Perkara b. Roda ± Dua (2) 1) Kecepatan 2) Helm 35 3) Kelengkapan 111 kendaraan 4) Surat ± surat 5) Boncengan lebih dari (1) orang 6) Marka / Rambu 7) Melawan arus 8) Lain ± lain Jumlah 69 5 220 SAT PJR INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE 4 4 NO 1. Data penindakan pelanggaran NO 1.

LOKASI PELANGGARAN LALU LINTAS a. BI d. Mahasiswa / pelajar d. SAT PJR INDUK PJR INDUK PJR ACEH I ACEH II B. 17 ± 20 tahun c. Pegawai Negeri Sipil b. > 50 tahun Jumlah 45 Orang 103 Orang 138 Orang 83 Orang 24 Orang 395 Orang 6. A b. Jalan Tol 4 9 7 . USIA PELAKU PELANGGARAN a. ACEH LHOKSEUMAWE KENDARAAN YANG TERLIBAT PELANGGARAN 1) Sepeda motor 220 2) Mobil 140 penumpang 3) Mobil beban 22 4 4) Bus 5) Kendaraan tidak bermotor Jumlah 382 4 PROFESI PELAKU PELANGGARAN a. Jalan Provinsi c. Jalan Nasional b. 9 9 9 9 15 Orang 110 Orang 110 Orang 35 Orang Nihil Nihil 104 Orang 395 Orang 5. 21 ± 30 tahun d. BI UMUM e. 31 ± 50 tahun e. Tanpa SIM Jumlah 35 42 15 61 3 6 179 41 382 161 109 112 35 Unit 42 Unit 15 Unit 65 Unit 12 Unit 6 Unit 179 Unit 41 Unit 395 Unit Lokasi Lokasi Lokasi Lokasi 4 9 4 9 7. Lain ± lain Jumlah 15 131 110 22 104 382 45 103 138 72 24 382 4 4 2 2 URAIAN INDUK PJR ACEH III LANGSA KET 220 Unit 9 9 Unit 35 Unit Nihil Nihil 395 Unit 4. TNI f. Polri g. Jalan Kabupaten/Kota d. < 16 tahun b. A UMUM c. SIM PELAKU PELANGGARAN a. C h. Karyawan Swasta c. Pengemudi e.NO 3. BII f. BII UMUM g.

SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH - BULAN OKTOBER NOVEMBER - % - 3. luka ringan e. Data TPTKP.Pegawai Negeri Sipil b. ACEH INDUK PJR ACEH II L. KECELAKAAN LALU LINTAS a. Mahasiswa/Pelajar d. Kerugian materiil 2. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH NOVEMBER - NO SAT/INDUK JENIS TPTKP % - 2. 2. Karyawan/Swasta c. SAT PJR INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE - INDUK PJR ACEH III LANGSA KET - Kasus Orang Orang Orang Rupiah PROFESI KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS a. ACEH 1. BULAN OKTOBER 1. Pengemudi e. 2.c. Jumlah kejadian b. 3. 3. INDUK PJR ACEH I B. Anatomi Kecelakaan Lalu Lintas (khusus jalan Tol) INDUK PJR NO URAIAN ACEH I B. ACEH INDUK PJR ACEH II L. 1. Data laka lantas (khusus jalan Tol) NO 1. TNI f. korban Meninggal Dunia c. Kegiatan TPTKP. Lain lain - - - Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang 8 . SAT/ INDUK INDUK PJR ACEH I B. Luka berat d. Polri g.

00 ± 06. 2.00 09. 00. ACEH SAT PJR INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA KET SIM PELAKU LAKA LANTAS a. SIM A SIM A UMUM SIM B I SIM B I UMUM SIM B II SIM B II UMUM SIM C TANPA SIM Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit 9. d. f. b.00 ± 09.00 ± 03.NO 8. 3. e.00 06. e.00 18.00 ± 18. Data laka lantas (bukan jalan Tol) NO 1.00 15. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH - BULAN OKTOBER NOVEMBER - % % 9 . ACEH INDUK PJR ACEH II L.00 - - 4. d.00 03. c. h. g. URAIAN INDUK PJR ACEH I B.00 12.00 21. b.00 ± 21. h. WAKTU KEJADIAN KECELAKAN LALU LINTAS a.00 ± 12. f. g.00 ± 24. c.00 ± 15. SAT/ INDUK INDUK PJR ACEH I B.

< 16 tahun 17 ± 20 tahun 21 ± 30 tahun 31 ± 50 tahun > 50 tahun - Orang Orang Orang Orang Orang 4.Pegawai Negeri Sipil b. Lain lain - Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang 3. 41 ± 50 tahun f. Jumlah kejadian b. > 50 tahun - Orang Orang Orang Orang Orang Orang 5. TNI f. 31 ± 40 tahun e. Polri g. Luka berat d. Mobil beban d.5. Bus e. e. 16 ± 30 tahun d. USIA KORBAN KECELAKAAN LALULINTAS a. Karyawan/Swasta c. luka ringan e. PROFESI KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS a. Sepeda Motor b. d. Anatomi Kecelakaan Lalu Lintas (bukan jalan Tol) SAT PJR NO URAIAN INDUK PJR ACEH I B. Kerugian materiil - Kasus Orang Orang Orang Rupiah 2. c. USIA PELAKU LALU LANTAS a. Mahasiswa/Pelajar d. < 9 tahun b. KECELAKAAN LALU LINTAS a. ACEH INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA KET 1. b. Pengemudi e. Kendaran khusus f. Mobil penumpang c. Kendaraan tidak bermotor - Unit Unit Unit Unit Unit Unit 10 10 . KENDARAAN YANG TERLIBAT LAKA LANTAS a. 10 ± 15 tahun c. korban Meninggal Dunia c.

SIM A SIM A UMUM SIM B I SIM B I UMUM SIM B II SIM B II UMUM SIM C TANPA SIM Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit 9. SIM PELAKU LAKA LANTAS a.00 ± 21. 00.00 06. b. Polri g.00 03. Jalan Lokal (jalan pemukiman / kawasan tertentu) Lokasi Lokasi Lokasi 8. WAKTU KEJADIAN KECELAKAN LALU LINTAS a. Pengemudi e. ACEH INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA KET 6. Mahasiswa/ pelajar d.00 15. c.00 ± 12.SAT PJR NO URAIAN INDUK PJR ACEH I B.00 12.00 ± 03.00 21. g. Karyawan/ Swasta c. h. LOKASI LAKA LANTAS a. e. b.00 ± 06.00 - - 11 . Jalan alteri (jalan utama) b. Jalan Kolektor (jalan penghubung) c.00 ± 24. c. g. d. PELAKU LAKA LANTAS BERDASARKAN PROFESI a. e. TNI f.00 ± 15. d.00 ± 18. h.00 18.00 ± 09. Lain ± lain - - Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang 7.00 09. f. Pegawai Negeri Sipil b. f.

ACEH INDUK PJR ACEH II L.6. INDUK PJR ACEH I B. Rekayasa Lantas. 3. ACEH INDUK PJR ACEH II L. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH JENIS GIAT BULAN OKTOBER NOVEMBER - % - 1. SAT/INDUK INDUK PJR ACEH I B. - - 12 12 . 2. 2. NO 1. Dikmas Lantas. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH JENIS GIAT - BULAN OKTOBER NOVEMBER - % - 8. NO SAT/INDUK INDUK PJR ACEH I B. Kriminalitas. 3. 2. BULAN OKTOBER 1. ACEH INDUK PJR ACEH II L. SEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH NOVEMBER - NO SAT/INDUK JENIS % % % 7. 3.

29 %. Dari analisa data kegiatan penjagaan bulan Oktober sebanyak 1705 kali dibandingkan dengan bulan November sebanyak 1650 kali terdapat penurunan sebanyak 3. Analisa kriminalitas. Dari analisa data penindakan pelanggaran bulan Oktober anggota di lapangan melaksanakan penindakan dengan tilang sebanyak 57 kasus dibandingkan dengan bulan November sebanyak 395 kasus terdapat peningkatan sebanyak 592. h. f. Pengaturan. b. Analisa dan evaluasi Kegiatan a. Dari analisa data laka bulan November nihil kejadian. c. Analisa penindakan pelanggaran. Dari analisa data rekayasa lantas bulan November nihil kegiatan. e. Dari analisa data kriminalitas bulan November kejadian kriminal Nihil Kasus. Dari analisa data kegiatan pengawalan bulan Oktober sebanyak 10 kali dibandingkan dengan bulan November 10 sebanyak kali terdapat tetap sebanyak 0 %. g. Analisa Kegiatan Pengawalan. Dari analisa data kegiatan pengaturan bulan Oktober sebanyak 3968 kali dibandingkan dengan bulan November sebanyak 3480 kali terdapat penurunan sebanyak 12. Analisa kecelakaan lalu lintas. Analisa Rekayasa lantas.33 %. 13 . Analisa Kegiatan Patroli. Analisa Kegiatan Penjagaan.98 %.22 %. Dari analisa data kegiatan Patroli bulan Oktober sebanyak 3772 kali dibandingkan dengan bulan November sebanyak 3420 kali kali terdapat penurunan sebanyak 9. i. d. Dari analisa data dikmas lantas bulan November nihil kegiatan. Analisa Dikmas lantas.15.

14 .

PANGKAT KOMBES AKBP KOMPOL AKP IPTU IPDA AIPTU AIPDA BRIPKA BRIGADIR BRIPTU BRIPDA PNS JUMLAH RIIL 1 2 2 2 2 1 16 16 21 1 64 KET 3. Personel Sat PJR Ditlantas Polda Aceh yang telah mengikuti pendidikan kejuruan dan yang belum. 4. 5. KANIT BA UNIT. ANGGOTA - 2. NO 1 2 3 4 SAT/INDUK SAT PJR ACEH INDUK PJR ACEH I B. 7. 8.KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH ACEH DIREKTORAT LALU LINTAS Jl. 12. Jumlah Personel Sat PJR Ditlantas Polda Aceh NO 1 2 3 4 5 PANGKAT PAMEN PAMA BINTARA TAMTAMA PNS JUMLAH DSPP 1 23 64 10 98 RIIL 1 6 57 1 64 KET KASAT PJR KAINDUK. Menurut Kepangkatan NO 1. ACEH INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JUMLAH YANG SUDAH PA 1 4 1 1 7 BA 3 11 3 17 YANG BELUM PA BA 22 7 4 36 KET 15 . 9. 3. 6. 11. Cut Nyak Dien Lamtemen Banda Aceh PERSONEL 1. 10. 2. 13.

Inventaris kelengkapan tugas PJR SENPI GENGGAM PINGGANG BAHU LAIN-2 NO KESATUAN 1 2 3 4 SAT PJR ACEH INDUK PJR ACEH I B. Jumlah kendaraan opsnal Sat PJR Ditlantas Polda Aceh NO 1 2 3 4 INDUK/SAT B SAT PJR ACEH INDUK PJR ACEH I B.KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH ACEH DIREKTORAT LALU LINTAS Jl. ACEH INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JML 6 1 1 8 SEDAN RR RB JEEP/DKABIN/MB B 1 4 1 2 9 RR RB B 9 9 MOTOR RR RB - 3. ACEH INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE INDUK PJR ACEH III LANGSA JML 1 18 3 3 25 - - - 16 . Jumlah Alat Komunikasi Sat PJR Ditlantas Polda Aceh NO SAT/INDUK BASE STATION B RR RB MOBIL UNIT B RR RB B HT RR RB B GPS RR RB 1 SAT PJR ACEH 2 INDUK PJR ACEH I B. ACEH 3 INDUK PJR ACEH II LHOKSEUMAWE JML 1 2 - 4 1 5 - - 1 14 1 2 18 - - - - - 4 INDUK PJR ACEH III LANGSA 2. Cut Nyak Dien Lamtemen Banda Aceh SARANA DAN PRASARANA 1.

B. B. Alur Gntung Sp. Aceh Sp. Empat Jernih Kl. Aceh-Medan Jln.KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH ACEH DIREKTORAT LALU LINTAS Jl. Aceh-Medan. Nyak Makam Pasar Peunayong B. LHOKSEUMAWE Aceh-Medan. ACEH Jln. Kelana Karang Baru Sungai Liput Kl. Lueng Bata B. Bukit Suling Medan Jln. Bayu Jln B. BPKP Jln. B. Simpang Sp. B. Geudong Kota Lhokseumawe Jln. AcehDs.T. Nibong Aceh Utara Sp. Aceh -Medan 2 INDUK PJR ACEH II Sp. Simpang Bukit Seumadam Jln. Peuntet Jln B. Aceh Sp. Keutapang B.P Polem Jln. Ajun Jln. Simpang Jln. T.Simpang 17 . Hasan Dek Pasar Aceh B. Lambaro Darussalam A. Rantau Sp. Umar A. Simpang Kl. Besar Sp. Cut Nyak Dien Lamtemen Banda Aceh DATA STRONG POINT / BLACK SPOT LOKASI KERAWANAN NO 1 SAT/INDUK RAWAN LAKA 2 3 RAWAN GAR 4 RAWAN KRIMINAL 5 KET RAWAN MACET 6 7 1 INDUK PJR ACEH I B. Aceh Ulee Lheu Jln. AcehSp. SoekarnoHatta B. Sp. Besar Jln. Besar Perdagangan Sp. Syiah Kuala Sp. Tujuh Ulee Kareng Sp. Line Pipa Aceh Utara Sp. Aceh Jln. Geudong Jln. Ajun Aceh Jln.Parman Kl. Umar Jln. Bogor Jln S. Cebrek Jln. Simpang Kl. Hasan Dek Sp. T. B. AcehMedan Jln. Terminal Lama Kl. Sp. T. A. Surabaya Jln. Kota Sungai Medan Liput Jln. AcehMedan 3 INDUK PJR ACEH III LANGSA Jln. Sp. T. B. Beurawe Jln. Pelabuhan Sp. T.

Yani Ds. Empat Kodim Langsa Jln. Bukit Tinggi Kuala Simpang Jln. A.Medan RSU Langsa Jln. B. Jln.Seulamat Sp. A. Empat B. Aceh. Rantau Kl. B.Medan 4 Sp. Alur Dua Langsa Bireum Bayeum R. A. Aceh. A. Yani Sp. Kelana Kuala Simpang Jln. Yani SPBU Harapan Kota Langsa Jln. A. Yani Ds.Medan Sp. Pagi Jln. Sp. Empat Psr. Yani . Bukit Meutuah Kuala Simpang Jln.1 2 3 Sp. Empat Sungai Pauh Kota Langsa SMA 3 kota langsa Jln. Aceh. Simpang 5 6 7 Jln Lhok Bani SMA 3 kota Terminal langsa Baru Langsa Jln.

Saran. Dalam rangka meningkatkan kemampuan tugas yang diemban oleh Sat PJR Dit Lantas Polda Aceh serta Induk ± Induk PJR di Kewilayahan. dalam pelaksanaannya berlangsung baik. Pelaksanaan tugas Sat PJR Dit Lantas Polda Aceh pada Bulan November 2011 dapat dilaksanakan dengan baik. 17. maka Sat PJR Polda Aceh sangat membutuhkan penambahan kendaraan Roda dua (R2) sebanyak 6 unit dan Kendaraan Roda empat (R4) sebanyak 4 Unit. Desember 2011 KEPALA SATUAN PATROLI JALAN RAYA IMET CHAERUDIN TAMSIL. Pembentukan Induk PJR diwilayah jalur Barat Aceh untuk memback up jalur diwilayah tersebut yang hingga kini belum dapat dipantau oleh PJR. dimohon kepada Pimpinan agar dapat kiranya memenuhi kebutuhan yang sangat diperlukan antara lain : a. Banda Aceh . SIK. antara Induk dengan Induk serta antara Sat PJR Polda Aceh dengan Sat PJR Polda Sumut.KESIMPULAN DAN SARAN 16. Perlu mendapat dukungan alat / alsus berupa Alkom ( Rik & Handy Talkie ) untuk ditempatkan di Sat PJR Polda Aceh dan Induk-Induk sebagai kodal. MM AKBP NRP 72040510 19 . PENUTUP 18. Guna kelancaran tugas dalam berkomunikasi. c. d. Kesimpulan. Perlu adanya penambahan jumlah personel sehingga dapat mendekati DSPP yang ideal. demikian pula dengan Satuan Kewilayahan tetap bekerja sama dalam pelaksanaan tugas Turjawali. aman tertib dan lancar. Untuk memenuhi kebutuhan pengawalan VIP dan VVIP. b. Demikian Laporan Hasil Pelaksanaan tugas Sat PJR Ditlantas Polda Aceh bulan November 2011. baik komunikasi antar Sat PJR dengan Induk-Induk atau sebaliknya.