Anda di halaman 1dari 37

BAHAN PELATIHAN NASIONAL OTOMOTIF PERBAIKAN KENDARAAN RINGAN

ELECTRICAL
SISTEM LAMPU DEPAN 50 – 003 – 6

BUKU INFORMASI

RI - Bahan Pelatihan Nasional

Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan

Electrical

Daftar Isi
Bagian - 1 Pendahuluan Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan Disain Modul Isi Modul Pelaksanaan Modul Definisi istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi Hasil Pelatihan Pengenalan Prasyarat Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC) Keselamatan Kerja Bagian - 2 Prosedur Sistem Lampu Depan • • Sistem Lampu Depan Daftar istilah

Halaman
2 2 2 2 3 3 4 5 5 5 5 6 7 7 7 34

Standar National Kompetensi OPKR 50-003B

Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002

2/35

RI - Bahan Pelatihan Nasional

Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan

Electrical

Bagian - 1
Pendahuluan
Modul ini terdiri dari tiga buku petunjuk yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku Penilaian. Ketiga buku tersebut saling berhubungan dan menjadi referensi Modul Pelatihan. Berikut ini adalah Buku Informasi. Modul Pelatihan ini menggunakan Pelatihan Berbasis Kompetensi sebagai pendekatan untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai di tempat kerja. Pelatihan Berbasis Kompetensi memfokuskan pada keterampilan seseorang yang harus dimiliki di tempat kerja. Fokusnya adalah pada pencapaian keterampilan dan bukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti pelatihan. Modul Pelatihan ini disusun berdasarkan pada Standar Kompetensi. Standar Kompetensi adalah pernyataan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diakui secara nasional yang diperlukan untuk penanganan perbaikan dibidang otomotif. Modul Pelatihan ini digunakan sebagai Kriteria Penilaian terhadap Standar Kompetensi Nasional OPKR-50-003B.

Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan
Pada modul Pelatihan ini, seseorang yang menyampaikan materi pelatihan lebih dikenal sebagai Pelatih. Di sekolah-sekolah, institusi-institusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan guru, instruktur, pembimbing atau sebutan lainnya. Berkaitan dengan keterangan di atas, seseorang yang berusaha mencapai kemampuan disebut sebagai Peserta Pelatihan. Pada sekolah-sekolah, institusiinstitusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan siswa, murid, pelajar, peserta, atau sebutan lainnya. Pelatihan adalah proses pengajaran yang berlangsung di sekolah, institusi ataupun Balai Latihan Kerja.

Disain Modul
Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri : • • Pelatihan Klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih. Pelatihan Individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002

3/35

peserta pelatihan akan : Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 4/35 .RI . Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi: • kegiatan-kegiatan akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi • kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan. Pada Pelatihan Individual/mandiri. Buku Penilaian Buku Penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi : kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan sumber-sumber yang dapat digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktek catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan. Buku Kerja Buku Kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual/mandiri. pelatih akan : • • • • • menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan menuliskan hasil tugas prakteknya pada Buku Kerja menggunakan Buku Penilaian untuk menilai jawaban/tanggapan dan hasil-hasil peserta pelatihan pada Buku Kerja. • kegiatan penilaian untuk menilai pengetahuan peserta pelatihan • kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktek kerja.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Isi Modul Buku Informasi • Buku Informasi ini adalah sumber untuk pelatih dan peserta pelatihan yang berisi : informasi yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan sebelum melaksanakan praktek kerja. • • • • • • Pelaksanaan modul Pada Pelatihan Klasikal.

Aspek-aspek yang diperlukan Menentukan kegiatan inti yang harus dinilai. 2 Kemampuan untuk memahami hubungan yang kompleks pada teks dan memahami informasi lisan dan tulisan yang diberikan. Kemampuan untuk menganalisa kritik. diagram. Persyaratan Level Literasi dan Numerasi Persyaratan Modul Literasi Level 1 dan Numerasi Level 1 Level Literasi 1 Kemampuan untuk membaca. 5/35 Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 . menganalisa kritik dan mengevaluasi teks. Level 1 2 3 Numerasi Kemampuan untuk menggunakan simbul-simbul dasar. bagaimana dan metode penilaian apa yang seharusnya digunakan. Kriteria Unjuk Kerja Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk menunjukkan keterampilan pada setiap elemen. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi Prasyarat Kompetensi yang dibutuhkan sebelum memulai suatu kompetensi tertentu. memahami dan menghasilkan teks dasar. diagram. memahami dan menggunakan konsep matematik yang kompleks pada batasan konteks.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical • • • • • menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada Buku Kerja memberikan jawaban pada Buku Kerja mengisikan hasil tugas praktek pada Buku Kerja memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh Pelatih. 3 Kemampuan untuk menulis. chart dan teori-teori yang kompleks. mengevaluasi dan menggunakan simbol-simbol matematik. Konteks Merupakan penjelasan tentang dari mana. istilah secara matematik dan dapat memahami konteks serta dapat mengkomunikasikan secara matematik. Elemen-elemen Kompetensi Tugas-tugas yang harus dilakukan untuk mencapai suatu keterampilan.RI . Rentang Variabel Ruang lingkup materi dan persyaratan yang memenuhi kriteria unjuk kerja yang ditetapkan. Kemampuan untuk menguji. Petunjuk Penilaian Merupakan petunjuk bagaimana peserta pelatihan dinilai berdasarkan kriteria unjuk kerja.

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 6/35 .RI .

dia harus dapat membuktikan kemampuannya kepada pelatih. Hasil pelatihan ini mengenalkan anda pada sistem lampu dan membantu anda mengembangkan ketrampilan dalam diagnosa dan perbaikan. anda harus dapat melengkapi modul berikut ini: Semua subyek yang berhubungan.RI . Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC) Jika seorang peserta menyatakan dia mampu/cakap dalam menyelesaikan tugastugas yang ditentukan pada hasil pelatihan. Prasyarat . Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 7/35 . • Sebelum memulai modul ini.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Hasil Pelatihan Peserta mampu menjelaskan sistem kerja lampu kendaraan dan melakukan diagnosa serta perbaikannya : • • • • • • Menjelaskan metode kerja lampu kendaraan Mengenali komponen-komponen sistem lampu serta kegunaannya Mengartikan diagram skema rangkaian listrik lampu Mengatur/menyesuaikan penggunaan lampu berdasarkan spesifikasi pabrik Melakukan diagnosa sistem lampu dan menentukan kerusakannya Melakukan praktek kerja yang aman terhadap resiko kecelakaan pada tubuh maupun kerusakan peralatan Pengenalan Diagnosa dan perbaikan yang efisien memerlukan pengetahuan tentang sistem lampu kendaraan.

bola lampu atau sekring kaca. Hati-hati jangan sampai terluka jika memegang pecahan lensa. Di sekitar baterai terdapat bahaya adanya percikan api akibat hubungan singkat atau saat meyambung/memutuskan hubungan kabel.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Keselamatan Kerja Umum Baca dan patuhi lembaran peraturan yang diberikan sebelum melaksanakan materi yang ada pada buku ini. Berhati-hatilah jika menyambung atau memutuskan hubungan kabel sedangkan sistem listrik tetap terhubung dengan baterai. Sebelum anda bekerja dalam rangkaian perkabelan yakinkan bahwa baterai telah diputus hubungannya. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 8/35 . Jika melepas socket baterai selalu lepaskan lebih dulu terminal massa. Langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan dalam bekerja dengan bola lampu tungsten halogen : • Jangan menyentuhnya saat panas. karena merupakan konduktor arus yang sangat baik. Demi keselamatan anda jangan memakai perhiasan dari logam. yaitu meliputi : Peraturan Kesehatan dan Keselamatan Industri Otomotif • Pencegahan terhadap kecelakaan • Perlengkapan pemadam kebakaran • Pengenalan peralatan tangan dan listrik • Penggunaan dan perawatan peralatan tangan dan listrik Langkah-Langkah keselamatan khusus Dalam bekerja dengan listrik diperlukan peraturan keamanan yang ketat. Jika menggantinya pasang dulu terminal positif. • Jangan memegang kaca bola lampu karena akan dapat meninggalkan bekas minyak dari tangan anda.RI . Pribadi Ikuti peraturan seperti yang tercantum. Terjadinya ledakan adalah bahaya yang nyata Rangkaian elektronik pada kendaraan bermotor memerlukan perhatian khusus. Komponen listrik bisa rusak. Walaupun tegangan pada sistem lampu kendaraan bermotor biasanya rendah tetap harus berhati-hati. Bola lampu ini dapat mencapai panas yang sangat tinggi sehingga menyebabkan luka. Hal ini akan mencegah hubungan singkat. Jika bola lampu menjadi panas minyak akan leleh dan menimbulkan lubang sehingga gas halogen akan keluar dan lampu tidak dapat digunakan lagi. Berhati-hatilah dalam memegang sambungan listrik. Sangat berbahaya menggunakan perhiasan logam.

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Bagian . Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak hanya melihat cahaya langsung tetapi juga cahaya yang dipantulkan dari benda. Gambar 2. Cahaya warna putih yang dikeluarkan sebuah sumber cahaya sebenarnya merupakan berkas yang terdiri dari berbagai frekuensi. misalnya matahari dan lampu mobil. Jika kita melewatkan cahaya putih melalui prisma gelas segitiga pada layar akan tampak berbagai warna. Gambar 1. Pada beberapa materi jika mengalami panas yang luar biasa elektron-elektronnya bergetar pada frekuensi tinggi tertentu. Spektrum elektromagnet. Spektrum elektromagnet menunjukkan berbagai gelombang yang dibentuk dari bermacam-macam frekuensi. Warna-warna spektrum Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 9/35 . Lihat gambar 1.RI .2 Prosedur Sistem Lampu Depan Sistem Lampu Depan Terjadinya Cahaya Cahaya merupakan suatu bentuk energi yang dipancarkan melalui angkasa dalam bentuk gelombang radiasi elektromagnet. Benda yang menimbulkan cahaya disebut sumber cahaya. Cahaya yang diemisikan dari sumber cahaya disebut cahaya langsung. Hal ini menimbulkan cahaya yang bisa dilihat oleh mata (berkas cahaya).

RI . Artinya jika filamen mengalami kenaikan suhu maka resistansinya juga meningkat. Pada kendaraan bermotor. air yang berada di udara membiaskan cahaya matahari dan menimbulkan pelangi. Kemudian tabung diisi dengan gas Argon. Setelah hujan dan matahari tampak. Cahaya yang ditimbulkan dengan cara ini disebut “pijar”. Bola Lampu Dahulu bola lampu dibuat dengan menggunakan filamen karbon yang dimasukkan tabung kaca hampa udara. Gas Argon memberikan tekanan pada filamen dan membantu pengontrolan terhadap rusak terbakarnya filamen.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Cahaya matahari terdiri dari berbagai panjang gelombang. Cahaya yang dihasilkan berwarna kuning dengan intensitas yang rendah. Lampu pijar adalah lampu yang memiliki filamen yang berada di dalam tempat kedap udara dan dipanaskan hingga berpijar dengan rangkaian listrik. Sistem pencahayaan kendaraan bermotor menggunakan kedua keadaan tersebut. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 10/35 . Tungsten memiliki titik leleh yang tinggi (3500o C) memungkinkan diperolehnya suhu filamen yang tinggi sekaligus cahaya yang terang. misalnya tungsten. cahaya juga dipantulkan oleh benda. Kebanyakan filamen terbuat dari materi yang memiliki koefisien suhu positif. Selain dipancarkan dari suatu benda. Dua sumber cahaya utama adalah : • cahaya alami (radiasi matahari) • cahaya buatan Tiga macam cahaya buatan yang diproduksi oleh kendaraan bermotor adalah : • pijar cahaya • pendar cahaya • pelepasan gas Cahaya Pijar Sumber cahaya yang paling umum ditimbulkan dari panas. filamen karbon digantikan oleh filamen tungsten. Seiring perkembangan teknologi. arus dialirkan pada filamen sehingga mencapai panas pada keadaan white hot.

Hal ini akan menimbulkan kerusakan yang dini pada lampu. Bola lampu dengan filamen tungsten. Gambar 4. Tungsten yang menguap tersebut bergerak di dalam tabung dan mengendap pada kaca tabung membentuk efek hitam. Rusak terbakarnya filamen terjadi jika suhu filamen mencapai keadaan di mana tungsten menguap. Filamen Untuk mengurangi efek konveksi pendinginan filamen.RI . Efek hitam yang tidak terlalu besar terjadi pada tabung berisi argon setelah suatu jangka waktu tertentu. Tabung bola lampu dibuat dengan ukuran besar agar cahaya tetap dapat keluar sementara terjadi penghitaman oleh tungsten.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 3. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 11/35 . sehingga akan terjadi penghitaman. Jika lampu memperoleh tegangan yang terlalu tinggi maka suhu filamen akan meningkat lebih besar maka terjadi penguapan filamen yang sangat cepat. maka filamen dibentuk menjadi lilitan. Penghitaman lampu.

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Lampu Halogen Tungsten Lampu Tungsten Halogen merupakan pengembangan baru. Pada saat bergerak menuju dinding tabung bola lampu partikel-partikel tersebut bercampur dengan gas halogen. Saat campuran partikel bersentuhan kembali dengan filamen intensitas panas filamen menyebabkan tungsten dan gas terpisah. Keuntungan lampu tungsten halogen dibandingkan lampu pijar lainnya adalah dapat membuat cahaya yang lebih terang dan mempunyai umur harapan yang lebih lama. Gas Halogen khusus digunakan di dalam lampu. Lampu Tungsten Halogen Konstruksi dan Operasi Tabung bola lampu dibuat dari fused silica (quartz) yang tahan temperatur tinggi yang ditimbulkan oleh filamen. Siklus regeneratif Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 12/35 . Gambar 6.RI . Pada saat filamen tungsten memanas partikel-partikel tungsten menguap dan meninggalkan filamen. Kekurangannya adalah tungsten yang meninggalkan filamen diendapkan kembali pada tempat yang berbeda. Gambar 5. sehingga endapan tungsten kembali pada filamen dan gas halogen bersirkulasi kembali.

Jangan memegang kaca bola lampu karena akan dapat meninggalkan bekas minyak dari tangan anda. Dengan posisi demikian pengemudi dapat melihat ke arah yang lebih jauh. Lampu depan kendaraan memiliki dua berkas sinar : • • sinar tinggi sinar rendah Pada berkas sinar rendah keluaran cahaya dari lampu depan kendaraan diarahkan pada jarak dekat di depan kendaraan. Kebanyakan kendaraan memiliki dua lampu kadang-kadang empat lampu depan kendaraan yang dipasang di ujung depan kanan dan kiri. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 13/35 . Peringatan dalam bekerja dengan lampu halogen tungsten : • • Jangan menyentuhnya saat panas. Simbol Cd. Cahaya yang dipancarkan dari lampu depan kendaraan pada sinar rendah tidak akan menyilaukan atau menghalangi pandangan pengendara yang mendekat. Bola lampu ini dapat mencapai panas yang sangat tinggi sehingga menyebabkan luka. Jika bola lampu menjadi panas minyak akan leleh dan menimbulkan lubang sehingga gas halogen akan keluar dan lampu tidak dapat digunakan lagi. Pada posisi tinggi intensitas cahayanya lebih besar dan berkas terarah langsung pada depan kendaraan. Satuan internasional intensitas cahaya adalah Candela. Karena bola lampu ini tidak mengalami efek penghitaman tabung bola lampu bisa dibuat dalam ukuran yang lebih kecil. Simbol lm. Satuan internasional fluks luminan adalah Lumen. Intensitas Luminan Intensitas luminan adalah pengukuran sumber cahaya. Hal ini perlu diperhatikan demi keselamatan berkendara. Jika berkendaraan di daerah pemukiman atau berpapasan dengan kendaraan lain lampu depan kendaraan seharusnya dinyalakan pada posisi rendah.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Siklus Regeneratif Proses tungsten yang meninggalkan filamen dan kembali pada posisi yang berbeda disebut siklus regeneratif. Pengukuran Cahaya Pengukuran cahaya dapat dibagi menjadi dua. Fluks Luminan Fluks Luminan adalah pengukuran aliran cahaya dari sumber. Lampu Depan Kendaraan Pada saat mengemudi di malam hari pengendara dapat melihat jalan dengan bantuan lampu depan kendaraan. Pengendara yang berpapasan akan silau jika terkena sinar tersebut.RI .

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Untuk keperluan tersebut kita memerlukan lampu yang kuat cahayanya terarah pada arah yang tepat pada jalan raya.RI . Gambar 8. Filamen adalah lampu. Pemantulan Cahaya Pemantulan cahaya terjadi jika berkas cahaya datang pada benda dan dipantulkan pada arah yang berbeda. Permukaan cermin diperoleh dengan cara mengecat permukaan terlebih dahulu kemudian dilapisi aluminium. Komponen yang digunakan dalam lampu depan kendaraan : • • • • filamen perisai reflektor lensa Gambar 7. Hasilnya adalah lapisan aluminium ultra tipis. Komponen lampu depan kendaraan Perisai digunakan untuk mengurangi penyimpangan penyebaran cahaya. Film/lapisan tipis anti karat diberikan secara merata padanya. Caranya adalah dengan memberi uap aluminium pada permukaan reflektor dalam ruang hampa udara. Pemantulan cahaya Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 14/35 . Reflektor yang digunakan berbentuk parabola dan harus mempunyai permukaan seperti cermin sepenuhnya.

Jika sumber cahaya diletakkan pada posisi ini berkas yang terpantul dari reflektor terarah secara paralel. Reflektor Parabola Reflektor parabola digunakan pada berbagai lampu depan kendaraan. Peletakan sumber cahaya Peletakan sumber cahaya (filamen) di depan titik fokus digunakan untuk memperoleh sinar rendah untuk mengarahkan berkas cahaya ke bawah. Dengan menggerakkan lampu ke depan dan ke belakang titik fokus arah pantulan berkas bisa diatur. Lampu modern sekarang ini semuanya pra-fokus. Lampu Kendaraan Pra-fokus Dahulu penempatan bola lampu di dalam lampu kepala bisa diatur.RI .Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Pemantulan cahaya dimanfaatkan untuk meningkatkan intensitas out put cahaya dengan meletakkan reflektor di balik lampu mobil. Titik fokus adalah titik yang berada di depan reflektor. Gambar 9 menunjukkan efek peletakan sumber cahaya pada posisi yang berbeda terhadap titik fokus. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 15/35 . Gambar 9. Filamen/filamen-filamen yang ada di dalam lampu diletakkan pada posisi tertentu dan pada saat lampu dipasang pada tempatnya filamen akan berada pada posisi yang dikehendaki terhadap titik fokus.

Lampu Kepala pra-fokus.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Catatan : Jangan keliru mengartikan pemfokusan lampu ini dengan pengarahan lampu kepala yang akan dijelaskan pada bagian berikut hasil pelatihan ini. Gambar 10 menunjukkan peletakan lampu di dalam reflektor yang memberikan hasil tertentu. Lampu berfokus homo diciptakan. Lampu berfokus homo Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 16/35 . Gambar 10.RI . Lampu berfokus homo Karena adanya perubahan mode kendaraan bermotor maka diperlukan rumah lampu yang ramping dan mempunyai desain yang manis tanpa kehilangan kemampuannya dalam menyebarkan cahaya. Bentuk reflektor berubah dari parabola menjadi seperti yang ditunjukkan pada gambar 11. Gambar 11.

Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 17/35 . Lensa Lensa digunakan untuk mengontrol arah berkas cahaya dan mengarahkannya sesuai pola yang diinginkan ke jalan.RI . Lensa lampu kepala Bagian horisontal Mengarahkan berkas cahaya ke bawah agar tidak menyilaukan.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Selain itu lensa yang berbentuk konveks dipasang pada pusat di belakang kaca penutup. Sekelompok prisma dicor pada kaca khusus. Konkav Mengarahkan berkas cahaya ke samping untuk pencahayaan samping yang bagus. prisma-prisma ini digunakan untuk mengarahkan kembali berkas cahaya. Lensa tambahan ini membantu mengarahkan kembali berkas cahaya sehingga menghasilkan berkas cahaya yang lebih terpusat pada arah yang dikehendaki. Gambar 12.

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Pola Cahaya dan Lensa Gambar 13 menunjukkan pola cahaya yang diperlukan dalam sinar tinggi atau rendah. Gambar 13. Pola cahaya Pada sinar rendah cahaya disebarkan ke samping agar pengemudi bisa memandang sisi jalan dan cahaya terpotong 30 meter pada sisi kanan agar tidak menyilaukan pengemudi yang datang dari depan. Catatan : Hal ini bisa berbeda untuk tiap negara atau daerah. Pola lensa yang digunakan untuk memperoleh hasil yang demikian ditunjukkan pada gambar 14. Sinar tinggi menyebarkan cahaya hingga sejauh 150 meter. Pola lensa Lampu depan kendaraan dibedakan menjadi 3 kategori utama : 1. 2. Gambar 14. 3.RI . Sistem konvensional Sistem semi-tertutup Sistem Berkas Tertutup Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 18/35 .

Pada sistem semi-tertutup hanya lampu yang bisa diganti. lensa dan lampu dapat diperbaiki. reflektor. Sistem Konvensional dan Semi-Tertutup Kelebihan • Penggantian lampu yang sederhana • Lampu tetap dapat menyala jika kaca depannya pecah • Dapat menggunakan lampu halogen Kekurangan • Ongkos perakitan • Ketersediaan suku cadang Sistem Berkas Tertutup Kelebihan • Kemudahan perolehan suku cadang (bisa dipasang pada semua kendaraan) • Anti-lembab dan anti-debu • Penggantian unit tidak merubah pengarahan cahaya Kekurangan • Lensa yang retak akan menyebabkan filamen rusak terbakar • Terbatasnya model Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 19/35 .Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Komponen-komponen pada sistem konvensional. Nama sistem tertutup menunjukkan bahwa seluruh komponen dipadukan menjadi satu unit yang tak dapat dipisah.RI . Gambar 15. Lampu depan kendaraan tertutup Kelebihan dan Kekurangan Dari tabel berikut bisa kita lihat kekurangan dan kelebihan antara tiap sistem.

di mana busur cahaya dibuat di antara dua elektroda pada tabung yang diisi dengan logam garam dan gas lembam. Cahaya pelepasan gas memerlukan kontrol elektronik. Gambar 16. lampu tidak terganggu oleh getaran atau goncangan. Dengan cara ini diperoleh dispersi cahaya tak terkontrol 50% lebih kecil dan bisa digunakan penutup lensa bening/tidak berpola. Komponen-komponennya adalah : • • • • tabung bola lampu gas starter listrik untuk start yang cepat dalam segala kondisi balast listrik untuk peningkatan yang cepat dan pengontrolan tabung selama usia kerja alat sistem optik untuk pendistribusian cahaya yang baik dan kontrol anti silau Reflektor berbentuk bebas yang didesain komputer lebih banyak dipakai daripada reflektor parabola. Usia diperkirakan mencapai 2000 jam. Optik Serat Sistem lampu depan kendaraan saat ini mempunyai pencahayaan terpusat atau terdistribusi.RI . Pada saat start unit kontrol memberikan tegangan 25000 volt. selain itu dengan menggunakan lensa penutup plastik akan mengurangi beratnya serta memungkinkan desainer untuk mengembangkan lampu dengan bentuk dan warna yang tidak terikat. menimbulkan pelepasan gas dan membentuk busur cahaya.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Pencahayaan Xenon Gas Discharge (XGD) Pencahayaan dengan Xenon didasarkan pada prinsip pelepasan gas. tetapi lensa bagian dalam yang berpola bisa digunakan untuk distribusi cahaya yang optimum. Pencahayaan terpusat Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 20/35 . Teknologi reflektor bentuk bebas memungkinkan untuk mendistribusikan cahaya langsung dari reflektor sesuai seperti yang dikehendaki. Pencahayaan XGD yang juga disebut dengan pencahayaan High Intensity Discharge (HID) memberikan luminan dua kali lipat dari cahaya halogen dengan output cahaya yang mirip dengan cahaya matahari alami. Keuntungan lain reflektor berbentuk bebas adalah model yang aerodinamis. Karena tidak menggunakan filamen.

Pensaklaran serat optik dari satu rangkaian ke rangkaian lain dilakukan secara elektronik. Secara umum berat kerb berarti bahwa kendaraan dalam keadaan tanki bahan bakar terisi penuh. Lampu depan kendaraan dapat dibuat sangat kecil dan dapat dipasang pada hampir semua tempat. 2.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Cahaya dari sumber cahaya single pusat didistribusikan dengan serat optik pada lampu depan kendaraan. Energi cahaya yang ditimbulkannya mencukupi bagi kebutuhan sistem pencahayaan. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 21/35 . Dengan teknologi ini dimungkinkan penggunaan satu sumber cahaya untuk semua kebutuhan pencahayaan. Dengan pencahayaan terpusat maka tidak ada panas yang terjadi pada lampu depan kendaraan. Rumah lampu bisa diatur secara vertikal maupun horisontal. Pengaturan rumah lampu dilakukan untuk memeriksa arah dan kesempurnaan cahaya dan memeriksa apakah sudah sesuai dengan peraturan daerah atau negara. Gambar 17. Sebuah pabrik telah membuat lampu depan kendaraan yang dipasang pada rumah cermin pandangan belakang sehingga lampu depan kendaraan/headlamp tampak menyatu dan atraktif. Sebagai sumber cahaya digunakan bola lampu pelepasan gas versi khusus yang disebut Xenon Gas Discharge Burner. Pengarahan Cahaya Efektifitas pencahayaan yang maksimum memerlukan pengarahan cahaya lampu kendaraan yang tepat.RI . Pengarahan lampu depan menggunakan dinding atau papan Ingatlah poin-poin berikut : • Kendaraan harus selalu dalam keadaan “kerb weight”. Lihat buku manual/petunjuk bengkel untuk mengetahui spesifikasi berat kerb yang benar. pengemudi dengan berat badan 70 kg dan tekanan ban yang tepat. Dua metode untuk mengatur pengarahan rumah lampu : 1. Dengan alat pengarah rumah lampu Dengan menggunakan dinding yang diberi tanda Jika tidak dapat diperoleh alat pengarah rumah lampu gunakan dinding yang ditandai garis seperti pada gambar 17.

Gambar 19 Tujuan pengaturan lampu depan Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 22/35 . walaupun pada beberapa kendaraan terletak pada bagian belakang lampu seperti yang ditunjukkan gambar 18. Periksa apakah ada suspensi yang salah atau kerusakan fisik yang akan mempengaruhi pengarahan berkas cahaya. Pengaturnya biasanya terletak pada bagian depan. Gambar 18. Pengatur lampu depan • Pengatur sebelah atas mengubah posisi vertikal berkas cahaya dan pengatur sisi mengatur posisi horisontal. Perhatikan gambar 19. Atur satu lampu.RI . Bila perlu tutup lampu yang lain dengan kain atau matikan. Kendaraan harus berada pada tempat yang datar dan rata.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical • • • • • Bersihkan lensa lampu dan periksa apakah pemasangannya sudah tepat. Dengan demikian akan diperoleh pengaturan yang lebih akurat untuk tiap lampu.

Lihat gambar 20. Kendaraan yang dibuat setelah tahun 1980 banyak yang menggunakan unit berkas semi tertutup dengan lampu bisa dilepas dari lensa. Jangan biarkan lampu terus menyala untuk jangka waktu yang lama karena baterai akan berkurang/habis tanpa dilakukan pengisian baterai.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical • Ukuran tanda pada papan pengarahan biasanya dapat diperoleh dari buku petunjuk bengkel. • • • • Gambar 20. Unit demikian biasanya memancarkan pola asimetris. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 23/35 . Dalam menggunakan alat pengarah lampu ikuti dengan hati-hati petunjuk yang ada. Atur hingga cahaya jatuh pada titik ini. Penggunaan alat pengarah merupakan metode paling akurat dalam pengecekan iluminan. Maka pada sinar rendah lebih banyak cahaya yang diarahkan pada sisi kiri jalan. Lihat jika diperlukan. • Hot spot cahaya harus jatuh pada garis horisontal sebelah bawah dan terpotong oleh garis vertikal (hot spot cahaya adalah output berintensitas rendah). Gunakan lampu depan simetris pada berkas tinggi. Lampu depan berkas tertutup seperti yang digunakan pada mobil-mobil sebelum 1980 memancarkan pola simetris. Dengan kata lain berkas merata pada tiap sisi garis pusat cahaya. Pola simetris • Pada sinar rendah gunakan rumah lampu asimetris.RI .

4. 6.RI . Pola asimetris Komponen Sistem Lampu Depan Kendaraan Biasanya sistem lampu depan kendaraan mempunyai komponen utama seperti pada gambar 22. Sistem lampu depan kendaraan 1. 3. Sekring atau pemutus rangkaian Saklar lampu Saklar Dip Relai Lampu depan kendaraan Lampu peringatan sinar tinggi Gambar 22.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 21. 1. 2. Sekring atau Pemutus Rangkaian Untuk melindungi perkabelan rangkaian lampu dari kerusakan akibat aliran arus berlebihan maka dipasang sekring atau pemutus rangkaian pada rangkaian. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 24/35 . 5. Pemutus rangkaian merupakan alat pelindung ideal bagi lampu depan.

Saklar Lampu Digunakan untuk menyalakan dan mematikan lampu. 2. Saklar ini seringkali menjadi bagian dari saklar kombinasi pada panel pengemudian. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 25/35 . 3.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Rangkaian membuka dan menutup secara otomatis jika terjadi problem dan tetap memberikan cahaya untuk melihat jalan. Faktor keamanan ini sangat berguna jika terjadi kegagalan kerja rangkaian sementara berkendara pada malam hari. Saklar Dip Saklar Dip digunakan untuk mengatur apakah pengemudi menggunakan berkas tinggi atau rendah dan sering menjadi bagian dari saklar kombinasi.RI .

Lampu Depan Gambar 23 (b) relai pergantian Jika arus mengalir melalui filamen di dalam lampu maka cahaya akan dipancarkan. Jika dinyalakan dengan saklar lampu relay akan mengontrol aliran arus pada lampu. Maka arus yang besar dapat mengalir dari baterai melalui kontak ini menuju filamen berkas rendah pada lampu depan dan pada ground.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical 4. 6.RI . Cahaya memantul pada reflektor pada bagian belakang lampu dan diarahkan pada jalan melalui lensa yang ada di depan lampu. Dengan demikian kemungkinan terjadinya jatuh tegangan akan dikurangi selain memperpanjang usia saklar lampu. Pada rangkaian rumah lampu bisa ditemui beberapa tipe relai. Lampu Peringatan Sinar Tinggi Lampu Peringatan Sinar Tinggi yang berwarna biru diletakkan pada dashboard untuk menjamin pengemudi sadar bahwa lampu sedang dinyalakan pada posisi tinggi. Cara Kerja Rangkaian Lampu Depan Kendaraan Rangkaian lampu depan kendaraan dengan menggunakan relai untuk mengatur pilihan sinar tinggi atau rendah ditunjukkan pada 24. Gambar 23 (a) relai kontak single 5. Jika saklar dip berada pada posisi sinar rendah arus mengalir melalui saklar dip menuju koil A dari relai dan ground. Jika saklar lampu depan dinyalakan arus mengalir dari baterai melalui pemutus rangkaian dan saklar lampu menuju saklar dip. Biasanya lampu depan memiliki dua filamen (berkas tinggi dan rendah). Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 26/35 . Lampu akan menyala jika dipilih sinar tinggi. Relai Relai lampu adalah benda yang biasa ada pada kendaraan walaupun tidak setiap kendaraan memilikinya. Gambar 23(a) menunjukkan relai normal terbuka single kontak sedangkan pada gambar 23(b) ditunjukkan relai pergantian dengan kontak normal terbuka dan normal tertutup. Koil A yang mendapat energi ini menghasilkan magnetisme yang menutup kontak.

Maka arus mengalir menuju kontak di atas koil B ke filamen lampu.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 24. Gambar 25. Rangkaian dengan saklar dip terhubung ground Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 27/35 . 25 dan 26 dan perhatikan perbedaannya. Rangkaian Lampu Depan Macam-macam rangkaian sangat berbeda tergantung model dan pembuatan kendaraan. Bandingkan rangkaian yang ada pada gambar 24.RI . Rangkaian Lampu Depan Dengan menggerakkan saklar dip ke posisi sinar tinggi akan memberi energi pada koil B. Sebelum memulai diagnosa dan perbaikan perhatikan dulu diagram rangkaian dari pabrik pembuat.

RI . • • • • • • Pemeriksaan visual kabel dan sambungannya. Dalam penggantian lampu perhatikan hal-hal berikut : • • • Yakinkan bahwa rangkaian telah dimatikan Pegang lampu selalu dengan kain atau handuk agar tidak terluka jika lampu pecah. Tugas-tugas berikut adalah bagian dari prosedur diagnosa dan pencarian kerusakan sistem pencahayaan. terbuka atau beresistansi tinggi Pengarahan lampu depan Periksa secara visual kondisi sambungan perkabelan sistem pencahayaan. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 28/35 .Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 26. Rangkaian dengan dua relai Diagnosa dan Pencarian Kerusakan Pengarahan rumah lampu yang tepat dan cahaya yang bagus dari sistem pencahayaan harus sesuai dengan standart pabrik pembuat agar diperoleh efisiensi kerja yang maksimum. Penggantian bola lampu yang terbakar Pemeriksaan soket lampu Pemeriksaan sekring. fusible link (kabel yang berfungsi sebagai sekering) dan pemutus rangkaian Pencarian terhadap adanya rangkaian hubung singkat. Kabel yang rusak dan sambungan yang buruk dapat meningkatkan resistansi maupun jatuh tegangan sehingga lampu akan redup. Jangan sekali-kali menyentuh lampu halogen quartz dengan tangan.

Jika terjadi hubung singkat atau kelebihan beban sementara.RI . Penggantian lampu halogen quartz • • • Dalam mengganti lampu periksalah jenis. fusible link dan pemutus rangkaian dipasang pada rangkaian untuk melindungi komponen dan rangkaian. • • Catatan : Beberapa kendaraan memiliki pemutus rangkaian dengan reset otomatis. • Sekering bisa diperiksa secara visual atau dengan lampu test. Periksa daya kerja lampu sebelum memasang kembali lensa atau penutup. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 29/35 . Sekering. voltmeter atau lampu test. Penyebab terbakarnya sekering harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum sekering diganti. tombol reset (jika ada) perlu ditekan untuk mereset pemutus rangkaian. Jika sambungan sekering tampaknya dapat diperbaiki maka periksa kontinuitasnya dengan ohmmeter.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 27. Tidak adanya catu daya pada soket lampu menunjukkan terjadinya rangkaian terbuka yang disebabkan oleh kabel yang putus. Periksa apakah soket lampu bersih dan tidak berkarat. ukuran tegangan dan power rating yang tepat. Untuk memeriksa catu daya pada soket lampu bisa digunakan lampu test atau voltmeter. Sambungan sekering juga diperiksa secara visual untuk melihat tanda adanya isolasi yang terbakar. sambungan listrik yang terlepas atau saklar yang tidak berfungsi dengan baik. Ganti sekering yang rusak dengan nilai dan tipe yang sama agar tidak terjadi panas berlebih atau kerusakan pada sistem kabel. Pada beberapa kendaraan terpasang pemutus rangkaian untuk melindungi sistem.

Contoh • Saklar dip memberi umpan pada lampu depan • Saklar dip menghubungkan rumah lampu pada massa Periksa terlebih dahulu diagram perkabelan kendaraan. • Rangkaian terbuka membuat komponen listrik tidak bekerja. Pemeriksaan Rangkaian Lampu Depan Prosedur dalam mengetes rangkaian lampu depan : Langkah 1. Tentukan tipe rangkaian yang digunakan. • Rangkaian hubung singkat ditandai dengan adanya sekring yang putus. Penurunan tegangan yang terlalu besar mengakibatkan lampu menjadi redup. jika anda memilikinya. untuk menentukan sistem yang dipakai. Permasalahannya adalah kedua lampu tidak menyala. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 30/35 . Mari kita lihat rangkaian sederhana seperti pada gambar 29. • Lampu berkedip Langkah 2.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 28. Temukan rangkaian terbuka dengan memeriksa catu daya (atau pada kotak sekring) dan tiap sambungan antara sekring dan beban. Macam-macam pemutus rangkaian Rangkaian hubung singkat dan terbuka bisa diketahui dengan menggunakan lampu tes. Penurunan tegangan tidak boleh melebihi 0. Temukan kerusakan rangkaian. Contoh • Kedua lampu tidak menyala • Salah satu lampu tidak menyala.RI . Tentukan permasalahan. • Untuk menemukan resistansi tinggi gunakan voltmeter untuk mengukur penurunan tegangan pada komponen yang mungkin rusak. Langkah 3. sambungan sekering yang putus atau pemutus rangkaian yang tetap terbuka atau membuka dan menutup dengan cepat.5 volt.

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 29.RI . pasang jepit lampu test pada ground yang baik (anda bisa mengecek ground yang baik serta apakah lampu test bekerja dengan baik dengan cara jepit lamu test pada terminal + positif baterai). Pada pemeriksaan dengan lampu test. Tes rangkaian lampu depan Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 31/35 . Nyalakan lampu dan pilih sinar rendah. Tempelkan jepit lampu test pada tiap terminal sinar rendah dari kedua lampu depan tersebut. Jika lampu test menunjukkan bahwa rangkaian sebelum rumah lampu baik-baik saja maka permasalahanterletak pada rumah lampu atau rangkaian pembumian rumah lampu. Rangkaian lampu depan Pertama kali dilakukan pemeriksaan pada lampu. Biasanya mudah dijangkau sehingga pemeriksaan akan cepat dan sederhana serta akan menunjukkan apakah permasalahan terletak pada lampu ataukah rangkaiannya. Gambar 30.

Jika ya putar saklar menjadi on dan periksa apakah terdapat catu daya pada kabel lampu (No.1). Biasanya sekering ditempatkan di dalam kotak sekering.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Penggunaan contoh catu daya yang mencapai lampu depan Letakkan lampu test anda pada terminal ground lampu untuk mengetes apakah permasalahan terletak pada lampu ataukah pada ground lampu. Pengetesan Lampu depan kendaraan.RI .2). Rangkaian pemutus pada rangkaian lampu depan ada yang diletakkan sebelum saklar lampu. Jika pemeriksaan dengan menggunakan lampu tes berhasil maka berarti arus mengalir dengan baik pada lampu dan lampu tersebut dalam kondisi baik. di dalam saklar atau sesudah saklar. Maka problem berada pada rangkaian ground lampu. Gambar 31. Jika sekreing-sekering tersebut dalam keadaan baik maka langkah selanjutnya adalah memeriksa saklar lampu. Tidak ada catu daya yang mencapai lampu depan Jika catu daya tidak dapat mencapai lampu depan maka kita harus memeriksa rangkaian antara baterai dan lampu. Tempat pertama yang diperiksa bergantung pada kemudahan menjangkaunya serta jenis proteksi rangkaian. Periksa apakah catu daya mencapai saklar (No. Ada juga rangkaian lampu yang tidak menggunakan rangkaian pemutus melainkan memakai sebuah atau beberapa sekering. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 32/35 . Oleh karena itu disarankan untuk memeriksa terlebih dahulu sekering yang ada dalam kotak sekering dengan lampu test.

Tes saklar lampu depan kendaraan Jika terdapat catu daya yang masuk pada saklar tetapi tidak ada yang keluar dari saklar maka problem terletak di dalam saklar. Tes saklar dip Jika catu daya mencapai saklar dip tetapi tidak meninggalkan saklar dip berarti saklar dip rusak.3). Jika catu daya melewati saklar seperti yang seharusnya maka kita periksa komponen berikutnya yaitu saklar dip.RI .Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Gambar 32.5). Jika catu daya mencapai saklar dip maka periksa kerja saklar apakah catu daya meninggalkan saklar dip pada posisi sinar rendah (No.4) dan posisi sinar tinggi (No. Jadi dengan menggunakan lampu test dan bergerak sepanjang rangkaian dimulai dari baterai kita bisa menemukan posisi hilangnya aliran arus. Prosedur ini bisa kita laksanakan jika memeriksa sepanjang kabel sambil memeriksa komponen. Gambar 33. Pertama kita cek apakah catu daya mencapai saklar dip (No. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 33/35 .

Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 34/35 . pembumian yang buruk. Output Lampu Depan Rendah Mari kita lihat cara menentukan penyebab lampu yang redup. Jika terdapat resistansi pada rangkaian lampu maka akan terjadi penurunan tegangan sehingga tidak terdapat tegangan yang mencukupi pada lampu. Resistansi rangkaian yang tinggi disebabkan ooleh sambungan yang lepas. Lampu tidak akan bekerja dengan benar jika tidak mendapatkan catu daya yang cukup.RI . Periksa selalu hubungan polaritas voltmeter terhadap rangkaian.5 Volt. Pemeriksaan penurunan catu daya rangkaian Keseluruhan penurunan tegangan pada rangkaian rumah lampu tidak boleh melebihi 0. Pengetahuan yang anda perlukan untuk menjadi teknisi listrik otomotif yang kompeten adalah bagaimana seharusnya rangkaian lampu bekerja dan bagaimana arus mengalir melalui rangkaian. Jika anda tidak dapat mengingat informasi ini anda harus mampu mencari dan melacak rangkaian lampu depan dengan menggunakan diagram perkabelan atau mampu melihat komponen perkabelan kendaraan dan bagaimana rangkaian bekerja. Gambar 34. Ingatlah bahwa anda tidak dapat memeriksa rangkaian lampu depan untuk menemukan permasalahan jika anda tidak tahu bagaimana seharusnya rangkaian bekerja secara normal.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Pemeriksaan fisik dengan lampu test untuk memeriksa tegangan relatif mudah. Penurunan tegangan catu daya Untuk menentukan besarnya penurunan tegangan pada catu daya hubungkan voltmeter secara paralel seperti dalam gambar 34. kabel rantas dan terminal yang kotor atau berkarat. Kita memerlukan voltmeter yang akurat untuk mengecek penurunan tegangan pada rangkaian lampu.

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Penurunan tegangan catu daya yang berlebihan Jika terjadi penurunan tegangan yang berlebihan dalam rangkaian catu daya kita dapat menentukan penyebabnya dengan memindahkan voltmeter sepanjang rangkaian untuk menentukan bagian mana dari rangkaian yang menimbulkan penurunan tersebut. Pemeriksaan penurunan tegangan rangkaian ground Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 35/35 . Gambar 36.RI . Pemeriksaan penurunan tegangan rangkaian catu daya Penurunan tegangan pada rangkaian pembumian Untuk mengukur besarnya penurunan tegangan pada rangkaian pembumian hubungkan voltmeter secara paralel seperti gambar 36. Gambar 35.

Untuk fluks luminan. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 36/35 . Lampu pra-fokus Lampu yang memiliki filamen yang diletakkan pada suatu posisi terhadap fokus. Lumen Satuan SI. Kontinuitas Tersambung. Elektron Partikel dalam atom yang bermuatan negatif. Frekuensi Jumlah osilasi per detik yang terjadi pada gelombang suara atau cahaya. Prisma Kaca yang berbentuk segitiga. Titik fokus Titik di mana semua cahaya yang dipantulkan bertemu. Candela Satuan unit untuk intensitas cahaya.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Daftar istilah Asimetris Masing-masing sisinya tidak sama terhadap pusat. tidak putus. Konveks Melengkung keluar. Konveksi Penghantaran panas melalui udara atau cairan disebabkan oleh bagian yang lebih ringan naik dan bagian yang lebih padat turun. Filamen Kawat halus dalam bola lampu yang menjadi panas saat dialiri listrik. Menunjukkan rangkaian listrik yang bekerja atau komponen yang tidak terbuka. Parabola Permukaan melengkung yang tidak bulat.RI . Fluks luminan Tingkat pancaran energi cahaya. Konkav Melengkung ke dalam. Berpijar Mengeluarkan cahaya karena dipanaskan.

Penurunan tegangan Pengukuran kerugian/hilangnya tegangan yang disebabkan oleh resistansi suatu konduktor atau alat pada rangkaian.RI . Spektrum Deretan pita yang terjadi jika sebuah gelombang dipisahkan frekuensi-frekuensi komponennya. Sistem Lampu Depan 50-003-6 Buku Informasi Versi September 2002 37/35 . Simetris Sama pada masing-masing sisi terhadap pusat.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Electrical Refraksi Membias. Xenon Gas lembam tidak berwarna yang terdapat di atmosfer.