Anda di halaman 1dari 24

Home » Artikel pendidikan » Definisi / pengertian strategi pembelajaran

Definisi / pengertian strategi pembelajaran
01:58 Rohman Hipni

BlogHipniRohman - Definisi / pengertian strategi pembelajaran. Secara umum strategi dapat diartikan sebagai suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. Dihubungkan dengan belajar mengajar, strategi juga bisa diartikn sebagai pola-pola umum kegiatan guru dan anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan. Menurut Sanjaya, (2007 : 126). Dalam dunia pendidikan, strategi diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Sedangkan Kemp (1995) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dari pendapat tersebut, Dick and Carey (1985) juga menyebutkan bahwa strategi pembelajaran itu adalah suatu set materi dan prosedur pembelajaran yang digunakan secara bersama-sama untuk menimbulkan hasil belajar pada siswa (Sanjaya, 2007 : 126). Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran merupakan suatu rencana tindakan (rangkaian kegiatan) yang termasuk juga penggunaan metide dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam pembelajaran. Ini berarti bahwa di dalam penyusunan suatu strategi baru sampai pada proses penyusunan rencana kerja belum sampai pada tindakan. Strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu, artinya disini bahwa arah dari semua keputusan penyusunan strategi adalah pencapaian tujuan, sehingga penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pemanfaatan berbagai fasilitas dan sumber belajar semuanya diarahkan dalam upaya pencapaian tujuan. Namun sebelumnya perlu dirumuskan suatu tujuan yang jelas yang dapat diukur keberhasilannya.

Beberapa macam strategi pembelajaran
Menurut Sanjaya (2007 : 177 – 286) ada beberapa strategi pembelajaran yang harus dilakukan oleh seorang guru : 1. 2. 3. 4. Strategi pembelajaran ekspositori Strategi pembelajaran inquiry Strategi pembelajaran berbasis masalah Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir

Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir merupakan strategi pembelajaran yang menekankan kepada kemampuan berpikir siswa. Dalam pembelajaran ini materi pelajaran tidak disajikan begitu saja kepada siswa, akan tetapi siswa dibimbing untuk proses menemukan sendiri konsep yang harus dikuasai melalui proses dialogis yang terus menerus dengan memanfaatkan pengalaman siswa. Model strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir adalah model pembelajaran yang bertumpu kepada pengembangan kemampuan berpikir siswa melalui telaahan fakta-fakta atau pengalaman anak sebagai bahan untuk memecahkan masalah yang diajarkan. Dari pengertian di atas terdapat beberapa hal yang terkandung di dalam strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir. Pertama, strategi pembelajaran ini adalah model pembelajaran yang bertumpu pada pengembangan kemampuan berpikir, artinya tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran adalah bukan sekedar siswa dapat menguasai sejumlah materi pelajaran, akan tetapi bagaimana siswa dapat mengembangkan gagasan-gagasan dan ide-ide melalui kemampuan berbahasa secara verbal. Kedua, telaahan fakta-fakta sosial atau pengalaman sosial merupakan dasar pengembangan kemampuan berpikir, artinya pengembangan gagasan dan ide-ide didasarkan kepada pengalaman sosial anak dalam kehidupan sehari-hari dan berdasarkan kemampuan anak untuk mendeskripsikan hasil pengamatan mereka terhadap berbagai fakta dan data yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, sasaran akhir strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir adalah kemampuan anak untuk memecahkan masalahmasalah sosial sesuai dengan taraf perkembangan anak. 5. Strategi pembelajaran kooperatif

Model pembelajaran kelompok adalah rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Ada empat unsur penting dalam strategi pembelajaran kooperatif yaitu: (a) adanya peserta dalam kelompok, (b) adanya aturan kelompok, (c) adanya upaya belajar setiap kelompok, dan (d) adanya tujuan yang harus dicapai dalam kelompok belajar. Strategi pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran dengan menggunakan sistem pengelompokan/tim kecil, yaitu antara empat sampai enam orang yang mempunyai latar belakang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras, atau suku yang berbeda (heterogen), sistem penilaian dilakukan terhadap kelompok. Setiap kelompok akan memperoleh penghargaan (reward), jika kelompok tersebut menunjukkan prestasi yang dipersyaratkan. 6. 7. Strategi pembelajaran kontekstual CTL Strategi pembelajaran afektif

Strategi pembelajaran afektif memang berbeda dengan strategi pembelajaran kognitif dan keterampilan. Afektif berhubungan dengan nilai (value), yang sulit diukur, oleh sebab itu menyangkut kesadaran seseorang yang tumbuh dari dalam diri siswa. Dalam batas tertentu memang afeksi dapat muncul dalam kejadian behavioral, akan tetapi penilaiannya untuk sampai pada kesimpulan yang bisa dipertanggung jawabkan membutuhkan ketelitian dan observasi yang terus menerus, dan hal ini tidaklah mudah untuk dilakukan. Apabila menilai perubahan sikap sebagai akibat dari proses pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah kita tidak bisa menyimpulkan bahwa sikap anak itu baik, misalnya dilihat dari kebiasaan berbahasa atau sopan santun yang bersangkutan, sebagai akibat dari proses pembelajaran yang dilakukan guru. Mungkin sikap itu terbentuk oleh kebiasaan dalam keluarga dan lingkungan keluarga. Strategi pembelajaran afektif pada umumnya menghadapkan siswa pada

Strategi (strategy) mempunyai pengertian suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang ditentukan. penyajian informasi. Contoh: Pendekatan Ekonomis dalam memandang permasalahan pendidikan akan menyebabkan hampir semua pengkajiannya dibawa ke dalam terminologi investasi dan hasil usaha. ibarat seorang yang memakai kacamata dengan warna tertentu di dalam memandang alam sekitar. dan seterusnya. sejauh yang mampu dilakukan oleh guru.com/ Menurut Syaiful Bahri dan Aswan Zain (1995). membaca. dan giliran berikutnya bahwa hasil belajar yang dapat dicapai oleh peserta didik. Melalui situasi ini diharapkan siswa dapat mengambil keputusan berdasarkan nilai yang dianggapnya baik. Pendekatan CBSA. mengatakan strategi (strategy) adalah ilmu dan kiat dalam memanfaatkan segala sumber yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sementara Dick & Carey (1990). sebelum dibahas tentang pengertian strategi lebih jauh. tes. hasil belajar. menurut T. meringkas. menyatakan bahwa strategi menunjukan komponen umum suatu set bahan ajar instruksional dan prosedur yang akan digunakan bersama bahan ajar tersebut untuk memperoleh hasil belajar tertentu. Suatu strategi dipilih untuk melaksanakan metode. partisipasi peserta didik. teknik. apalagi untuk dapat bersaing secara global. Mohamad Nur dalam bukunya strategi-strategi belajar mengacu pada perilaku dan prosesproses berfikir siswa yang digunakan pada saat mereka menyelesaikan tugas-tugas belajar. ibarat berada dalam satu rentangan (continum) antara dua ujung yang saling berlawanan. membuat catatan disamping itu juga memonitor jalan berfikir diri sendiri. kiranya tidak terlalu berlebihan kalau disinggung tentang pendekatan. Selanjutnya dijelaskan bahwa strategi-strategi belajar adalah strategi-strategi kognitif yang digunakan siswa dalam memecahkan masalah belajar yang memerlukan keterlibatan dalam proses berfikir dan perilaku. Selain daripada itu A. Pendekatan (approach). Sepintas penggunaan peristilahan (terminologi) tersebut secara substansi hampir sama. Ok demikian artikel yang dapat saya bagi tentang definisi / pengertian strategi pembelajaran menurut beberapa ahli yang penyusun rangkum dari beberapa sumber. Agar terhindar dari ketumpang-tindihan konsep-konsep yang sering digunakan oleh para ahli diseputar kegiatan penyajian bahan ajar kepada peserta didik atau kegiatan pembelajaran (instructional activities). jika tidak boleh disebut masih belum memenuhi tuntutan kualitas yang diharapkan. kompetensi. Dalam pembelajaran strategi sebagai pola-pola umum kegiatan guru-peserta didik dalam mewujudkan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan. Raka Joni (1991). yaitu ekspositori dan diskoveri/inkuiri. dan model pembelajaran. T. menunjukan cara umum dalam memandang permasalahan atau obyek kajian. Lebih lanjut ditunjukkan bahwa strategi pembelajaran itu banyak ragamnya. meliputi: kegiatan pra-instruksional.J.blogspot. Kacamata berwarna hijau akan menyebabkan lingkungan kelihatan kehijau-hijauan. Romiszowski (1981) berpendapat bahwa strategi adalah suatu pandangan umum tentang rangkaian tindakan yang diadaptasi dari perintah-perintah terpilih untuk metode pembelajaran. Komponen yang dimaksud. sehingga berdampak. akan tetapi maksudnya berlainan.situasi yang mengandung konflik atau situasi yang problematis. Fenomena demikian itu bisa jadi akan mendorong para pelaksana/guru untuk tetap bertahan pada kebiasaan dalam mengajar selama ini. dalam memandang pembelajaran selalu peserta didik yang menjadi . Raka Joni (1991). Secara demikian strategi menunjukkan langkah-langkah kegiatan (syntax) atau prosedur yang digunakan dalam menyajikan bahan ajar kajian untuk mencapai tujuan. Hal ini sangat dimungkinkan bagi para pelaksana yang enggan memahami untuk kemudian mempertanyakan terminologi mana yang seharusnya. terima kasih dan semoga bermanfaat!! http://hipni. dan tindak lanjut.

dan sebagainya. Strategi. Demikian halnya dengan teknik bertanya-jawab. dan sebagainya. dan sekarang diterapkan. (1991) menunjukan keragaman khas dalam mengaplikasikan suatu metode sesuai dengan latar (setting) tertentu. dan sebagainya.com/social-sciences/education/2156641-pengertian-strategipembelajaran/#ixzz1mvJifVjd Pendekatan. menunjuk suatu kerangka konseptual yang melukiskan prosedur secara sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas pembelajaran. Contoh. belajar berbasis masalah. model pembelajaran ekspositori dan cooperative learning. secara konsisten dalam tulisan ini digunakan istilah strategi pembelajaran. Dengan demikian strategi merupakan komponen pembelajaran yang memungkinkan terlaksananya metode-metode terpilih untuk menyajikan bahan ajar selama kegiatan pembelajaran. pengajaran autentik. 1989). Menurut Snelbecker (1974) ada beberapa model dan yang paling banyak digunakan ialah model-model fisika. strategi. 1976). (Marx. maka dalam pelaksanaan pembelajaran kita menggunakan strategi cooperative learning dengan berbagai model pembelajaran. belajar berbasis kerja dan belajar jasa layanan. ketersediaan sarana dan prasarana sekolah. (Dahar. teknik berdiskusi. maka untuk memudahkan pemahaman. Semua model mempunyai sifat "jika-maka". Istilah pendekatan ini juga digunakan oleh Fred Percival dan Henry Ellington (1984) untuk menyebut pendekatan yang berorientasi pada lembaga/guru dan pendekatan yang berorientasi pada peserta didik. Contoh. Sehubungan dengan penggunaan istilah pendekatan. 1996). seperti kemampuan dan kebiasaan guru. maka dapat disebutkan rentangan teknik berceramah mulai dari yang diibaratkan tape-recorder dalam menyampaikan bahan ajar pelajaran sampai dengan menampilkan berbagai alat bantu/media untuk menyampaikan isi pelajaran yang dirancang berdasarkan teori pembelajaran mutakhir. Sumber: http://id. Dalam pelaksanaan pembelajaran dan beberapa buku dibahas ragam strategi pembelajaran. Model. Teknik.orientasi setiap kegiatan. komputer dan matematik. dan Model Pembelajaran Posted on 12 September 2008 oleh: Akhmad Sudrajat . Kami tidak mengupas secara rinci tetapi hanya mengambil salah satu contoh yang berkembang dalam pembelajaran saat ini yaitu apabila kita memandang pembelajaran kontekstual sebagai pendekatan yang bentuknya antara lain. dengan menggunakan metode ceramah. menunjuk suatu struktur secara konseptual yang telah berhasil dikembangkan dalam suatu bidang. belajar berbasis inkuiri. belajar berbasis proyek/tugas terstruktur. kemampuan dan kesiapan peserta didik. Untuk model pembelajaran. Metode. Teknik menurut T Raka Joni. teknik dan model pembelajaran sebagaimana diuraikan di atas. biasanya dalam bidang yang belum begitu berkembang.shvoong. terutama untuk membimbing penelitian dan berpikir dalam bidang lain. dan model-model ini terikat sekali pada teori. (Winataputra.

metode dan teknik pembelajaran. 3. yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum. 3. keempat unsur tersebut adalah: 1. dan (6) model pembelajaran. Dilihat dari pendekatannya. 2008) mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan . (5) taktik pembelajaran. dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Mempertimbangkan dan memilih jalan pendekatan utama (basic way) yang paling efektif untuk mencapai sasaran.Dalam proses pembelajaran dikenal beberapa istilah yang memiliki kemiripan makna. Mempertimbangkan dan menetapkan tolok ukur (criteria) dan patokan ukuran (standard) untuk mengukur dan menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah (steps) yang akan dtempuh sejak titik awal sampai dengan sasaran. Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan perubahan profil perilaku dan pribadi peserta didik. Istilah-istilah tersebut adalah: (1) pendekatan pembelajaran. Kemp (Wina Senjaya. Jika kita terapkan dalam konteks pembelajaran. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah atau prosedur. yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach). (2) strategi pembelajaran. di dalamnya mewadahi. pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan. Mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang dipandang paling efektif. Sementara itu. 4. Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) yang harus dicapai. Berikut ini akan dipaparkan istilah-istilah tersebut. pembelajaran yakni 2. (4) teknik pembelajaran. dengan mempertimbangkan aspirasi dan selera masyarakat yang memerlukannya. Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran. menginsiprasi. dengan harapan dapat memberikan kejelasaan tentang penggunaan istilah tersebut. menguatkan. Newman dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun. yaitu: 1. 4. Menetapkan norma-norma dan batas minimum ukuran keberhasilan atau kriteria dan ukuran baku keberhasilan. 2003) mengemukakan empat unsur strategi dari setiap usaha. 2. (3) metode pembelajaran. sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya.

yaitu: (1) exposition-discovery learning dan (2) group-individual learning (Rowntree dalam Wina Senjaya. sesuai dengan kemampuan. metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam taktik ini. Dengan kata lain. Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu. sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor. posisi hierarkis dari masing-masing istilah tersebut. Untuk lebih jelasnya. R David. teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model pembelajaran.pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. teknik pembelajaran dapat diatikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Dilihat dari strateginya. model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dalam penyajiannya. (9) simposium. perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. (2) model pengolahan informasi. yaitu: (1) model interaksi sosial. Dalam gaya pembelajaran akan tampak keunikan atau kekhasan dari masing-masing guru. terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah. (7) brainstorming. (5) laboratorium. tetapi lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu. yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. metode. dan teknik pembelajaran. Bruce Joyce dan Marsha Weil (Dedi Supriawan dan A. metode. (6) pengalaman lapangan. (2) demonstrasi. Benyamin Surasega. bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran. Jadi. kiranya dapat divisualisasikan sebagai berikut: . Artinya. Selanjutnya. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran. pembelajaran akan menjadi sebuah ilmu sekalkigus juga seni (kiat) Apabila antara pendekatan. strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif. dan sebagainya. dengan mengutip pemikiran J. pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian pula. dan (4) model modifikasi tingkah laku. 1990) mengetengahkan 4 (empat) kelompok model pembelajaran. (3) diskusi. Wina Senjaya (2008) menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Sementara taktik pembelajaranmerupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Misalkan. tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dengan demikian. Dengan kata lain. (4) simulasi. Demikian pula. seringkali penggunaan istilah model pembelajaran tersebut diidentikkan dengan strategi pembelajaran. yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi. diantaranya: (1) ceramah. Kendati demikian. penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri. Jadi. strategi merupakan “a plan of operation achieving something” sedangkan metode adalah “a way in achieving something” (Wina Senjaya (2008). Dalam hal ini. Selanjutnya metode pembelajaran dijabarkan ke dalam teknik dan gaya pembelajaran. dengan penggunaan metode diskusi. model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan. Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya. Misalkan. pengalaman dan tipe kepribadian dari guru yang bersangkutan. strategi. guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang sama. 2008). (3) model personalhumanistik. (8) debat. Berkenaan dengan model pembelajaran.

rumah gadang. setelah ditetapkan tipe rumah yang akan dibangun. Benyamin Surasega. ========== Sumber: Abin Syamsuddin Makmun. jika para guru (calon guru) telah dapat memahami konsep atau teori dasar pembelajaran yang merujuk pada proses (beserta konsep dan teori) pembelajaran sebagaimana dikemukakan di atas. Psikologi Pendidikan. para guru atau calon guru saat ini banyak ditawari dengan aneka pilihan model pembelajaran. seorang guru dituntut dapat memahami dan memliki keterampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif. Bandung: FPTK-IKIP Bandung. mulai dari tahap awal sampai dengan tahap akhir. masing-masing akan menampilkan kesan dan pesan yang berbeda dan unik. . sesuai dengan kondisi nyata di tempat kerja masingmasing. Jika strategi pembelajaran lebih berkenaan dengan pola umum dan prosedur umum aktivitas pembelajaran. Dedi Supriawan dan A. dan sebagainya). dalam proses pembelajaran dikenal juga istilah desain pembelajaran. maupun kriteria penyelesaiannya. Mencermati upaya reformasi pembelajaran yang sedang dikembangkan di Indonesia. Strategi Belajar Mengajar (Diktat Kuliah). yang tentunya semakin memperkaya khazanah model pembelajaran yang telah ada. yang kadang-kadang untuk kepentingan penelitian (penelitian akademik maupun penelitian tindakan) sangat sulit menermukan sumber-sumber literarturnya. maka pada dasarnya guru pun dapat secara kreatif mencobakan dan mengembangkan model pembelajaran tersendiri yang khas. Bandung: Rosda Karya Remaja. 1990. bahwa untuk dapat melaksanakan tugasnya secara profesional. sebagaimana diisyaratkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Namun.Di luar istilah-istilah tersebut. rumah modern. Sedangkan desain adalah menetapkan cetak biru (blue print) rumah yang akan dibangun beserta bahan-bahan yang diperlukan dan urutan-urutan langkah konstruksinya. 2003. kreatif dan menyenangkan. strategi membicarakan tentang berbagai kemungkinan tipe atau jenis rumah yang hendak dibangun (rumah joglo. Berdasarkan uraian di atas. Jika dianalogikan dengan pembuatan rumah. sedangkan desain pembelajaran lebih menunjuk kepada caracara merencanakan suatu sistem lingkungan belajar tertentu setelah ditetapkan strategi pembelajaran tertentu. sehingga pada gilirannya akan muncul model-model pembelajaran versi guru yang bersangkutan.

Kemp (Wina Senjaya. Berorientasi Standar Proses Pendidikan. STRATEGI.Udin S. TEKNIK. Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya. pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian pula. 2008) mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Selanjutnya. Dilihat dari strateginya.com/2008/09/12/pendekatan-strategi-metodeteknik-dan-model-pembelajaran/ PENGERTIAN PENDEKATAN. 2008). 24 Desember 2010 [2485 Dibaca] [2 Komentar] PENGERTIAN PENDEKATAN. Wina Senjaya. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Wina Senjaya (2008) menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Strategi Pembelajaran. Metode. pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan. DAN MODEL PEMBELAJARAN Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. yaitu: (1) exposition-discovery learning dan (2) group-individual learning (Rowntree dalam Wina Senjaya. Strategi Belajar Mengajar. dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. menguatkan. Winataputra.wordpress. bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran. METODE. TAKTIK. di dalamnya mewadahi. 2008. Artinya. TAKTIK. dengan mengutip pemikiran J. strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif. Beda Strategi. TEKNIK. menginsiprasi. Sementara itu. R David. Pendekatan. STRATEGI. DAN MODEL PEMBELAJARAN Kategori: General Diposting oleh ellazulaikha pada Jumat.com/) http://akhmadsudrajat. yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum.wordpress. METODE. dan Teknik Pembelajaran (http://smacepiring. Model. Dilihat dari pendekatannya. 2003. Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran . yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach).

dan sebagainya. Dalam hal ini. penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri. Jadi. . strategi. teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model pembelajaran. Dengan kata lain.tertentu. sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran. pengalaman dan tipe kepribadian dari guru yang bersangkutan. teknik pembelajaran dapat diatikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Misalkan. model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Apabila antara pendekatan. Dalam taktik ini. (8) debat. perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. metode. sesuai dengan kemampuan. Sementara taktik pembelajaran merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. strategi merupakan “a plan of operation achieving something” sedangkan metode adalah “a way in achieving something” (Wina Senjaya (2008). (6) pengalaman lapangan. Selanjutnya metode pembelajaran dijabarkan ke dalam teknik dan gaya pembelajaran. guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang sama. Misalkan. (7) brainstorming. dengan penggunaan metode diskusi. diantaranya: (1) ceramah. (9) simposium. Jadi. (3) diskusi. terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah. yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi. Demikian pula. (2) demonstrasi. (5) laboratorium. (4) simulasi. metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. pembelajaran akan menjadi sebuah ilmu sekaligus juga seni (kiat). Dengan demikian. Dalam penyajiannya. Dalam gaya pembelajaran akan tampak keunikan atau kekhasan dari masing-masing guru. tetapi lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu.

(3) model personal-humanistik. “pembelajaran mengandung pengertian. Oleh karena itu. mengetahui apa yang akan diajarkan. Sedangkan pembelajaran menuzut H. Berdasarkan pengertian pendekatan dan pembelajaran tersebut dapat disimpulkan bahwa. Tujuan pembelajaran dapat dicapai maka perlu dibuat program pembelajaran yang baik dan benar.com I. indikator pencapaian hasil belajar dan langkah-langkah kegiatan pembelajaran dari setip pokok mata pelajaran. metode. “pembelajaran atau intruction merupakan usaha sadar dan disengaja oleh guru untuk membuat siswa belajar dengan tujuan mengaktifkan faktor intern dan faktor ekstern dalam kegiatan belajar mengajar”. Hal ini sesuai pendapat Wahjoedi (1999 121) bahwa. PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN . “sebagai proses. http://blog.blogspot. atau cara untuk mendekati sesuatu”. Bruce Joyce dan Marsha Weil (Dedi Supriawan dan A. pendekatan pembelajaran merupakan cara kerja mempunyai sistem untuk memudahkan pelaksanaan proses pembelajaran dan membelajarkan siswa guna membantu dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. “pendekatan pembelajaran diartikan model pembelajaran”. Gino dkk. (2) model pengolahan informasi. dan (4) model modifikasi tingkah laku. Benyamin Surasega.J. Sistem dan pendekatan pembelajaran dibuat karena adanya kebutuhan akan sistem dan pendekatan tersebut untuk meyakinkan yaitu adanya kebutuhan untuk belajar dan siswa belum. guru menetapkan hasil-hasil belajar atau tujuan apa yang diharapkan akandicapai. perbuatan. seringkali penggunaan istilah model pembelajaran tersebut diidentikkan dengan strategi pembelajaran. tetapi di samping itu juga terjadi peristiwa bagaimana peserta didik mempelajarinya”. Kendati demikian.unsri. Program pembelajaran merupakan macam kegiatan yang menjabarkan kemampuan dasar dan teori pokok secara rinci yang memuat metode pembelajaran.id/ellazulaikha/general/pengertian-pendekatan-strategimetode-teknik-taktik-dan-model-pembelajaran-/mrdetail/19147 Mendefinisikan pendekatan pembelajaran perlu dipahami arti dan masing-masing kalimat tersebut Depdikbud (1990: 180) pendekatan dapat diartikan. Sukardi. model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan. Artikel Asli Mari Berkawand Berjudul: Pengertian Pendekatan Pembelajaran | Mari Berkawand Ciptakan imajinasimu www. dan teknik pembelajaran. (1998:32) bahwa. Menurut Suharno.ac. “pendekatan pembelajaran adalah cara mengelola kegiatan belajar dan perilaku siswa agar ia dapat aktif melakukan tugas belajar sehingga dapat memperoleh hasil belajar secara optimal”. yaitu: (1) model interaksi sosial.Dengan kata lain. bagaimana para guru mengajarkan sesuatu kepada peserta didik. Sukintaka (2004: 55) bahwa. Chodijah dan Suwalni (1998: 25) bahwa. alokasi waktu. Menurut Syaifuddin Sagala (2005: 68) bahwa. Berkenaan dengan model pembelajaran.mari-berkawand. 1990) mengetengahkan 4 (empat) kelompok model pembelajaran. “Pendekatan pembelajaran merupakan jalan yang akan ditcmpuh oleh guru dan siswa dalam mencapai tujuan instruksional untuk suatu satuan instruksional tertentu”.

2. jika digambarkan dalam diagram venn : Keterangan : A : model pembelajaran B : strategi pembelajaran C : metode pembelajaran D : teknik mengajar . Tujuan pembelajaran yang akan dicapai 3. Rasional teoritis yang logis yang disusun oleh pendidik. Lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran dapat dicapai. Istilah model pembelajaran mempunyai 4 ciri khusus yang tidak dipunyai oleh strategi atau metode pembelajaran : 1. metode atau prosedur pembelajaran. Langkah-langkah mengajar yang duperlukan agar model pembelajaran dapat dilaksanakan secara optimal. 4.Model pembelajaran mempunyai makna yang lebih luas dari pada strategi.

merupakan suatu teknik untuk membantu siswa agar dapat menghitung dengan cepat yaitu dengan banyak latihan dan mengerjakan soal. merupakan suatu cara penyampaian informasi dengan lisan dari seorang kepada sejumlah pendengar.II. antara lain : 1. Proses pembelajaran didominasi oleh keaktifan guru. 4 Demonstrasi. 2. Lebih mengutamakan keluasan materi ajar daripada proses terjadinya . merupakan suatu cara penyampaian informasi yang mirip dengan ceramah dan ekspositori. Macam-Macam Pembelajaran Langsung Adapun macam-macam pembelajaran langsung antara lain : 1 Ceramah. MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG 1. 5 6 Questioner Mencongak 3. hanya saja frekuensi pembicara/guru lebih sedikit. 2 Praktek dan latihan. hanya saja frekuensi pembicara/guru lebih sedikit dan siswa lebih banyak dilibatkan. Ciri-Ciri pada Pembelajaran Langsung Model pembelajaran langsung mempunyai ciri-ciri. 2. 3. Pengertian Pembelajaran Langsung Model pembelajaran langsung merupakan model pembelajaran yang lebih berpusat pada guru dan lebih mengutamakan strategi pembelajaran efektif guna memperluas informasi materi ajar. 3 Ekspositori. merupakan suatu cara penyampaian informasi yang mirip dengan ceramah. MACAM-MACAM MODEL PEMBELAJARAN A. Suasana kelas ditentukan oleh guru sebagai perancang kondisi.

Eggen dan Kauchak (1993: 319) mendefinisikan pembelajaran kooperatif sebagai sekumpulan strategi mengajar yang digunakan guru agar siswa saling membantu dalam mempelajari sesuatu. dan pengembangan keterampilan sosial (Ibrahim. Dengan model ini cakupan materi ajar yang disampaikan lebih luas dibandingkan dengan model-model pembelajaran yang lain. penerimaan terhadap keragaman. B. pembelajaran kooperatif. 2. MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF 1. yaitu. merupakan model pembelajaran dengan siswa bekerja dalam kelompok yang memiliki kemampuan heterogen. 2000:25). Materi ajar bersumber dari guru. 2000:7). . dkk. Pembelajaran kooperatif atau cooperative learning mengacu pada model pengajaran. yaitu hasil belajar akademik. Pengertian Pembelajaran Kooperatif Model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai setidaktidaknya tiga tujuan penting pembelajaran. Macam-Macam Model Pembelajaran Kooperatif Ada 4 macam model pembelajaran kooperatif yang dikemukakan oleh Arends (2001). 4.pembelajaran. Tujuan Pembelajaran Langsung Model pembelajaran langsung dikembangkan untuk mengefisienkan materi ajar agar sesuai dengan waktu yang diberikan dalam suatu periode tertentu. 4. Menurut Slavin (1997). siswa bekerja bersama dalam kelompok kecil saling membantu dalam belajar (Nur dan Wikandari.

Model pembelajaran kooperatif ditandai dengan adanya struktur tugas.  jika mungkin. 3. a. Pembelajaran kooperatif dilaksanakan mengikuti tahapan-tahapan sebagai . Student Teams Achievement Division (STAD) Group Investigation Jigsaw Structural Approach Sedangkan dua pendekatan lain yang dirancang untuk kelas-kelas rendah adalah. struktur tujuan. yaitu: 1 Struktur tujuan individualistik 2 Struktur tujuan kompetitif 3 Struktur tujuan kooperatif c. pembelajaran yang menggunakan model kooperatif memiliki ciri-ciri sebagai berikut:  siswa bekerja dalam kelompok secara kooperatif untuk menyelesaikan materi belajar. 2. 3. 4. yaitu penghargaan yang diberikan pada kelompok jika keberhasilan kelompok sebagai akibat keberhasilan bersama anggota kelompok. dan struktur penghargaan (Arends. Struktur tugas mengacu pada cara pengaturan pembelajaran dan jenis kegiatan siswa dalam kelas Struktur tujuan. 1997: 110-111).  kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi. anggota kelompok berasal dari ras. 1. b. sedang dan rendah. Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) digunakan pada pembelajaran membaca dan menulis pada tingkatan 2-8 (setingkat TK sampai SD). jenis kelamin yang berbeda-beda. Struktur penghargaan kooperatif. budaya. Ciri-Ciri dan Tahapan pada Model Kooperatif Menurut Arends (1997: 111). Team Accelerated Instruction (TAI) digunakan pada pembelajaran matematika untuk tingkat 3-6 (setingkat TK).1. Ada tiga macam struktur tujuan.  penghargaan lebih berorientasi pada kelompok dari pada individu. suku. dan 2. yaitu sejumlah kebutuhan yang ingin dicapai oleh siswa dan guru pada akhir pembelajaran atau saat siswa menyelesaikan pekerjaannya.

. MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH 1. Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar. Keterampilan ini penting karena banyak anak muda dan orang dewasa masih kurang dalam keterampilan sosial. Ketrampilan Pembelajaran Kooperatif Melalui model ini diharapkan tidak cuma kemampuan akademik yang dimiliki siswa tetapi juga ketrampilan yang lain. Evaluasi atau memberikan umpan balik. 1 Keterampilan-keterampilan Sosial 2 Keterampilan Berbagi 3 Keterampilan Berperan Serta 4 Keterampilan-keterampilan Komunikasi 5 Pembangunan Tim 6 Keterampilan-keterampilan Kelompok Keterampilan-keterampilan itu menurut Ibrahim.berikut (Ibrahim. kelas sosial. maupun ketidakmampuan. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan perlengkapan pembelajaran. Pengertian Pembelajaran Berdasarkan Masalah . Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit. dkk. antara lain: C. Menyampaikan informasi. M. 2000: 10) 1 2 3 4 5 6 4. pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai Tujuan Pembelajaran Kooperatif Model setidaktidaknya tiga tujuan pembelajaran yang disarikan dalam Ibrahim. 3 Mengajarkan kepada siswa keterampilan kerjasama dan kolaborasi. budaya. kemampuan. Membantu siswa belajar dan bekerja dalam kelompok.. dkk. 2 Penerimaan yang luas terhadap orang yang berbeda menurut ras. (2000:47-55). Memberikan penghargaan. Mengajarkan untuk saling menghargai satu sama lain. 5. dkk (2000:7-8) sebagai berikut: 1 Meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik.

3. pendekatan pengajaran yang memperkenankan siswa mengembangkan ketrampilan berpikir dan memecahkan masalah yang penting dalam konsteks kehidupan nyata. Macam-Macam Pembelajaran Berdasarkan Masalah Macam-macam pembelajaran berdasarkan masalah Menurut Arends (1997). 4 Pembelajaran bermakna (anchored instruction). Berfokus pada keterkaitan antar disiplin. pendekatan pembelajaran yang memperkenankan siswa melakukan percobaan guna mendapatkan kesimpulan yang benar dan nyata. Pembelajaran ini cocok untuk mengembangkan pengetahuan dasar maupun kompleks (Ratumanan. Ciri-Ciri dan Tahapan pada Pembelajaran Berdasarkan Masalah ciri-ciri dari model pembelajaran berdasarkan masalah menurut Arends (2001 : 349). Penyelidikan autentik. Pembelajaran ini membantu siswa untuk memproses informasi yang sudah jadi dalam benaknya dan menyusun pengetahuan mereka sendiri tentang dunia sosial dan sekitarnya. Pembelajaran berdasarkan masalah mengharuskan siswa melakukan penyelidikan autentik untuk mencari penyelesaian nyata terhadap masalah nyata. 2002 : 123).Pembelajaran berdasarkan masalah merupakan pendekatan yang efektif untuk pengajaran proses berpikir tingkat tinggi. pendekatan pembelajaran yang mengikuti metodologi sains dan memberi kesempatan untuk pembelajaran bermakna. 2. Mereka harus menganalisis dan mendefinisikan . antara lain : 1 Pembelajaran berdasarkan proyek (project-based instruction). 2 pembelajaran berdasarkan pengalaman (experience-based instruction). pendekatan pembelajaran yang memperkenankan siswa untuk bekerja mandiri dalam mengkonstruk pembelajarannya. antara lain : 1 2 3 Pengajuan pertanyaan atau masalah. 3 belajar otentik (authentic learning).

video. Pembelajaran berdasarkan masalah dicirikan oleh siswa yang bekerja sama satu dengan yang lainnya. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan. melaksanakan eksperimen. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai. Kolaborasi. untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah. dan model serta membantu mereka untuk berbagi tugas dengan temannya. membuat inferensi. 4 Tahap-4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya. menjelaskan logistik yang dibutuhkan. memotivasi siswa untuk terlibat dalam pemecahan 2 Tahap-2 Mengorganisasi siswa untuk belajar Guru membantu siswa untuk mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut. Pengajaran berdasarkan masalah terdiri dari 5 langkah utama yang dimulai dengan guru memperkenalkan siswa dengan suatu situasi masalah dan diakhiri dengan penyajian dan analisis hasil kerja siswa. mengajukan fenomena atau demonstrasi atau cerita untuk memunculkan masalah. dan membuat ramalan. . mengumpul dan menganalisa informasi. melakukan eksperimen (jika diperlukan). 5 Tahap-5 Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Kelima langkah tersebut dijelaskan berdasarkan langkah-langkah berikut. paling sering secara berpasangan atau dalam kelompok kecil.masalah. 3 Tahap-3 Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok. Bekerja sama memberikan motivasi untuk secara berkelanjutan terlibat dalam tugas-tugas kompleks dan memperbanyak peluang untuk berbagi inkuiri dan dialog dan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan ketrampilan berfikir. mengembangkan hipotesis. 1 Tahap-1 Orientasi siswa pada masalah Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. dan merumuskan kesimpulan. 4 5 Menghasilkan produk dan memamerkannya.

di dalam kelas PBI.ac. Menurut Sudjana manfaat khusus yang diperoleh dari metode Dewey adalah metode pemecahan masalah.d Model Pembelajaran Partisifatif dan Kontekstual Konsep Pembelajaran Partisifatif • • • Perencanaan Program (Program Planning) Pelaksanaan Program (Program Implementation) Penilaian Program (Program Evaluation) . 2000 : 13).. Mendukung belajar siswa. tetapi dari masalah yang ada di sekitarnya. yaitu masalah kehidupan nyata sehari-hari. Objek pelajaran tidak dipelajari dari buku. peran guru berbeda dengan kelas tradisional. belajar berbagai peran orang dewasa melalui pelibatan mereka dalam pengalaman nyata atau simulasi. (Sumber: Ibrahim. nsant. dan keterampilan intelektual./makalah-model-pembelajaran1. Tugas guru adalah membantu para siswa merumuskan tugas-tugas.Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan. Tujuan Pembelajaran Berdasarkan Masalah Pembelajaran berdasarkan masalah tidak dirancang untuk membantu guru memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada siswa.id/files/. Peran guru di dalam kelas PBI antara lain sebagai berikut: 1 Mengajukan masalah atau mengorientasikan siswa kepada masalah autentik. pemecahan masalah. 4.fkip. dan bukan menyajikan tugas-tugas pelajaran. Pembelajaran berdasarkan masalah dikembangkan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir. dan menjadi pebelajar yang otonom dan mandiri (Ibrahim. 3 4 Memfasilitasi dialog siswa.. 2 Memfasilitasi/membimbing penyelidikan misalnya melakukan pengamatan atau melakukan eksperimen/ percobaan.student. 5. 2000 : 7).uns. Peran Guru dalam Pembelajaran Berdasarkan Masalah Menurut Ibrahim (2003:15).

Ciri-Ciri Pembelajaran Partisifatif • • • • • • • • • Pendidik berkedudukan yang tidak serba mengetahui terhadap semua bahan belajar Pendidik berperan membantu peserta didik dalam melakukan kegiatan pembelajaran Pendidik memberikan motivasi terhadap peserta didik Pendidik sekaligus menempatkan dirinya sebagai peserta didik Pendidik beserta peserta didik melakukan kegiatan saling belajar Pendidik membantu peserta didik menciptakan situasi yang kondusif Pendidik mengembangkan kegiatan pembelajaran berkelompok Pendidik mendorong peserta didik untuk meningkatkan semangat berprestasi Pendidik mendorong dan membantu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dari kehidupan peserta didik Peran Pendidikan Dalam Pembelajaran Partisifatif Sebagai pembimbing dan pendorong bagi peserta didik untuk melakukan kegiatan pembelajaran Konsep Pendekatan Pembelajaran Kontekstual • • • • • • • • • • • • • • • • Belajar dilihat dari proses Transfer belajar Lingkungan belajar Upaya pendidik menghubungkan antara materi yang diajarkan dengan situasi nyata peserta didik Berlangsung alamiah Konstruktivisme Pencarian (Inquiry) Bertanya (Questioning) Masyarakat belajar (Learning Community) Permodelan (Modeling) Refleksi (Reflection) Penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment) Kontekstual bersifat student centered Konvensional bersifat teacher centered Model Pembelajaran Number Head Together (NHT) • Pengertian Model Number Head Together Model adalah contoh atau fiqur yang berkaitan dengan strategi mengajar. Komponen Pembelajaran Kontekstual Perbedaan Pembelajaran Kontekstual Dengan Pembelajaran Konvensional . guru memberi tugas kepada setiap siswa berdasarkan nomor. Model Number Head Together (NHT) merupakan cara belajar Cooperative atau beberapa kelompok dimana anak dikelompokan menjadi beberapa kelompok. setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat honor. setiap siswa dalam setiap kelompok. jadi setiap siswa memiliki tugas berbeda.

Maksudnya adalah materi yang diberikan kepada siswa harus disesuaikan dengan tingkah laku. pedoman dan suatu perencanaan terhadap suatu kegiatan yang akan dilaksanakan demi mencapai suatu tujuan akhir yang telah disepakati. Landasan Model Pembelajaran Number Head Together Konsep adalah suatu rancangan. Model pembelajaran merupakan salah satu dari konsep mengajar. terutama bila diinginkan hasil belajar yang lebih baik pada seluruh siswa. banyak kegiatan maupun tindakan yang harus dilakukan. Materi yang diberikan kepada siswa sekolah dasar harus disesuaikan dengan usia dan karakteristik siswa yang bersangkutan. tidak hanya sekedar menyampaikan informasi dari guru kepada siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan merangkai kata secara runtut sangat diperlukan sekali guna membantu mengembangkan hasanah Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat komunikasi atau meningkatkan rasa nasionalisme. karena ada kerjasama itulah diharapkan siswa tidak mengalami kesulitan atau kesukaran dalam menceritakan kembali cerita yang dipelajarinya. baik disepakati oleh pribadi maupun telah disepakati secara khalayak umum. mengamati suatu objek. mengalami dan membuktikan sendiri sesuatu permasalahan yang dipelajari. sehingga penguasaan pemahaman pengetahuan tentang Number Head Together dapat bermanfaat bagi para siswa Fungsi Model Pembelajaran NHT Model Pembelajaran Number Head Together bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam merangkum suatu cerita secara runtut sehingga siswa dapat menceritakan kembali cerita yang dipelajarinya. 1992). Dimana konsep mengajar merupakan suatu proses yang kompleks. agar siswa dapat saling menambah kekurangan pembendaharaan kata dalam merangkai kembali cerita yang dipelajarinya. Dengan model NHT siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri. Manfaat Model Pembelajaran NHT dalam Menceritakan Kembali Cerita yang dipelajarinya Number Head Together dalam menceritakan kembali cerita yang dipelajari yaitu merupakan model pembelajaran atau teknik yang berkaitan dengan kegiatan mengajar. Tujuan Model Pembelajaran NHT Tujuan model pembelajaran Number Head Together adalah agar pemahaman siswa bercerita melalui model NHT yang diberikan dalam bentuk tugas per kelompok. Model Pembelajaran Mandiri (Self Directed Learning) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Belajar Mandiri • Terbuka terhadap setiap kesempatan belajar . menganalis. mengikuti suatu proses. sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk menceritakan kembali cerita yang dipelajarinya. Dengan model NHT diharapkan dapat membangkitkan minat siswa dalam mengungkakan pendapat dalam bentuk rangkaian kata dan kalimat.• • • • • • Model pembelajaran NHT juga merupakan suatu cara penyajian pelajaran dengan melakukan percobaan. membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang suatu objek dan keadaan suatu proses pembelajaran mata pelajaran tertentu. dalam arti membutuhkan rumusan yang dapat meliputi seluruh kegiatan dan tindakan dalam perbuatan mengajar itu sendiri (Muhammad Ali. oleh karena rumusan pengertian mengajar tidaklah sederhana.

Dengan demikian daya ingatan murid harus tajam dan tahan lama. Sosio berarti sosial yaitu masyarakat. menghayati isi cerita secara keseluruhan terutama untuk materi yang harus diperankannya. Kebaikan-kebaikannya • • Metode sosiodrama mempunyai kebaikan-kebaikan antara lain : Murid melatih dirinya untuk melatih. dan drama berarti mempertunjukkan. Metode sosiodrama berarti cara menyajikan bahan pelajaran dengan mempertunjukkan atau mempertontonkan atau mendemontrasikan cara tingkah laku dalam hubungan sosial. Metode Sosiodrama dalam Pembelajaran di Kelas Sosiodrama berasal dari kata : sosio dan drama.Sosial atau masyarakat terdiri dari manusia yang satu lain terjalin hubungan yang dikatakan hubungan sosial.• • • • • • Memiliki konsep diri sebagai warga belajar yang efektif Berinisiatif dan merasa bebas dalam belajar Memiliki kecintaan terhadap belajar Kreativitas Memiliki orientasi ke masa depan Kemampuan menggunakan keterampilan belajar yang mendasar dan memecahkan masalah Peran Pendidik Dalam Belajar Mandiri Sebagai Fasilitator : • • • • • • • • • • Mengupayakan atau menciptakan suasana/ kondisi yang memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar Membantu peserta didik lebih memahami tujuan belajarnya Mendorong peserta didik untuk dapat mengimplementasikan tujuannya Berusaha mengorganisasi dan mencari kemudahan-kemudahan penggunaan sumber/ sarana belajar yang tersedia Menempatkan dirinya sebagai sumber belajar Menerima respon tiap ekspresi peserta didik secara intelektual dan empatik Menciptakan iklim yang kondusif Mengambil inisiatif dalam mengadakan urun rembuk Melalui pengalaman bersama peserta didik Memfungsikan kedudukannya sebagai fasilitator. • . memahami dan mengingat isi bahan yang akan didramakan sebagai pemain harus memahami. Murid akan terlatih untuk berinisiatif dan berkreatif pada waktu main drama para pemain dituntut untuk mengemukakan pendapatnya sesuai dengan waktu yang tersedia. Drama dalam pengertian luas adalah mempertunjukkan atau mempertontonkan keadaan atau peristiwa-peristiwa yang dialami orang. mempertontonkan atau memperlihatkan. sifat dan tingkah laku orang.

http://nesaci. Metode sosidrama mempunyai kelemahan-kelemahan antara lain : Sebagian besar anak yang tidak ikut bermain drama mereka menjadi kurang aktif Banyak memakan waktu. Ia mampu menjelaskan dengan baik dan menarik sehingga siswa terangsang untuk berusaha memecahkan masalah itu. Usaha-usaha untuk mengatasi kelemahan-kelemahan dari metode sosiodrama antara lain ialah : Guru harus menerangkan kepada siswa untuk memperkenalkan metode ini. Jika seni drama mereka dibina dengan baik kemungkinan besar mereka akan menjadi pemain yang baik kelak.com/model-pembelajaran-number-head-together-nht/ • • • Kelemahan-kelemahannya • • • • • Cara-cara mengatasi kelemahan – kelemahan Metode Sosiadrama • • • • • . Bobot atau luasnya bahan pelajaran yang akan didramakan harus disesuaikan dengan waktu yang tersedia. Oleh karena itu harus diusahakan agar para pemain berbicara dan melakukan gerakan jangan sampai banyak variasi yang kurang berguna. jika tempat bermain sempit menyebabkan gerak para pemain menjadi kurang bebas.• Bakat yang terdapat pada murid dapat dipupuk sehingga dimungkinkan akan muncul atau tumbuh bibit seni drama dari sekolah. Kerja sama antar pemain dapat ditumbuhkan dan dibina dengan sebaik-baiknya Murid memperoleh kebiasaan untuk menerima dan membagi tanggung jawab dengan sesamanya Bahasa lisan murid dapat dibina menjadi bahasa yang baik agar mudah dipahami orang lain. Sering kelas lain terganggu oleh suara para pemain dan para penonton yang kadangkadang bertepuk tangan dan sebagainya. bahwa dengan jalan sosiodrama siswa diharapkan dapat memecahkan masalah hubungan sosial yang aktual ada di masyarakat kemudian guru menunjuk beberapa siswa yang akan berperan masing-masing akan mencari pemecahan masalah sesuai dengan perannya dan siswa yang lain menjadi penonton dengan tugas-tigas tertentu Guru harus memilih masalah yang urgen sehingga menarik minat anak. baik waktu persiapan dalam rangka pemahamam isi bahan pelajaran maupun pada pelaksanaan pertunjukannya Memerlukan tempat yang cukup luas. Agar siswa memahami peristiwanya maka guru harus bisa menceritakan sambil mengatur adegan yang pertama.

baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan # MODEL CERAMAH PLUS Model pembelajaran ceramah plus adalah model pembelajaran yang menggunakan lebih dari satu model. Model pembelajaran ini bisa dikatakan sebagai model pembelajaran yang paling ekonomis dalam menyampaikan informasi serta paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur # MODEL DISKUSI Model pembelajaran diskusi merupakan model pembelajaran yang sangat berkaitan dengan pemecahan masalah. Model pembelajaran ini sering disebut sebagai diskusi kelompok dan resitasi/pelafalan bersama # MODEL DEMONSTRASI Adalah model pembelajaran dengan cara memperagakan benda. Terdapat 3 . dan urutan melakukan suatu kegiatan.Macam-Macam Model Pembelajaran Terbaru Pembelajaran merupakan suatu cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara siswa dan guru yang sama-sama aktif melakukan kegiatan. kejadian. Berikut ini adalah macam-macam model pembelajaran yang terbaru: # MODEL CERAMAH Adalah sebuah model pembelajaran dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. aturan. yakni model ceramah yang dikombinasikan dengan model yang lain.

model ceramah plus diskusi dan tugas. yaitu: model ceramah plus tanya jawab dan tugas. Model pembelajaran ini menggunakan alat tertentu dan dilakukan lebih dari 1x # MODEL TEILEREN Merupakan model pembelajaran dengan cara memberikan materi secara bertahap/sebagiansebagian.jenis model pembelajaran ceramah plus. Misalnya paragraf per paragraf kemudian dilanjutkan lagi dengan paragraf lainnya yang tentu saja berkaitan dengan masalahnya # MODEL GLOBAL (GANZE MODEL) Merupakan suatu model pembelajaran dengan meminta peserta didik membaca keseluruhan materi ke http://carapedia. dan model ceramah plus demosntrasi dan latihan # MODEL RESITASI Model pembelajaran resitasi adalah suatu model pembelajaran yang mengharuskan siswa membuat resume dengan kalimat sendiri # MODEL EKSPERIMENTAL Sering juga disebut sebagai model pembelajaran percobaan.com/macam_macam_model_pembelajaran_terbaru_info644.htmlmudian membuat resume atau kesimpulan dari apa yang mereka baca . Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran dengan metode pemberian kesempatan kepada para peserta didik perorangan atau kelompok untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan.