Anda di halaman 1dari 5

FINANCIAL MANAGEMENT

“The Case of Eastman Kodak : Maximizing Shareholder Wealth”
Drs. I Made Sudana, MS.

Oleh :
MM ANG.37-SORE
CREMLIN PERDANA K. YUSUF KARIM UNGSI NATASYA BOENDA ARWIS SYAHPUTRA (041143049) (041143040) (041143045) (041143033)

MAGISTER MANAGEMENT FACULTY OF BUSINESS & ECONOMIC AIRLANGGA UNIVERSITY SURABAYA

2012 “The Case of Eastman Kodak : Maximizing Shareholder Wealth” 1. Seberapa efektifkah upaya yang telah dilakukan oleh CEO Kodak Whitmore ? Apakah telah terbukti akan janji-janjinya ? Apa yang menjadi sumber dalam agency costs di Kodak ? Biaya apakah yang menjadi sasaran kebijakan baru dalam perusahaaan ? e. Apakah para pemegang saham di Kodak benar untuk mengeluh mengenai profit sedangkan dalam teorinya itu adalah cash flow bukan profit dalam akuntansi ? b. Semakin menurunnya harga per lembar saham b. Siapakah yang pada akhirnya menerima dampaknya akibat dari permasalahan agen ? Bagaimanakah cara Whitmore dalam menangani permasalahan potensial yang dapat timbul di lingkungan antara manajemen dan pemegang saham ? . Rumusan Permasalahan Rumusan permasalahan dari kasus perusahaan Kodak adalah sebagai berikut : a. Kurang kompetennya manajemen perusahaaan 2. Tingginya nilai hutang perusahaan c. Latar Belakang Masalah Latar belakang permasalahan di perusahaan Kodak adalah adanya rasa ketidak puasan dan krisis kepercayaan dari para pemegang saham akibat adanya beberapa faktor sebagai berikut : a. Apakah Kodak memang memerlukan untuk mengubah pola pemikirannya dari pemenuhan rencana jangka panjang ke rencana jangka pendek ? c. Semakin menurunnya tingkat profit perusahaan d. Apakah Kodak memang benar dalam melakukan aksi eksternal berupa program pelestarian lingkungan yang memakan biaya sangat besar hingga akhirnya berdampak kepada penurunan nilai sahamnya secara besar-besaran ? d.

Jawaban Rumusan Permasalahan Berdasarkan sinopsis singkat dari kasus Kodak dapat diambil beberapa pemahaman untuk dapat menjawab beberapa permasalahan diatas. Dari upaya-upaya yang telah dilakukan oleh CEO Kodak jika dilihat dari sisi finansial sebenarnya sudah cukup baik namun tidak cukup untuk menyelamatkan perusahaan dikarenakan langkah-langkah yang diambil sudah terlambat. Mengingat dari kondisi yang cukup kritis yang sedang dialami oleh Kodak sekarang. Contoh dari hubungan yang mengakibatkan agency cost adalah hubungan antara pemegang saham yang memiliki saham publik dan manager / . padahal kepentingan agent bertentangan atau tidak selaras dengan kepentingan principal. Hal ini dapat dilihat dari besaran nilai investasi yang sangat besar hingga mempengaruhi tingkat likuiditas dan leverage perusahaan. Agency Cost adalah ongkos / resiko yang terjadi ketika seseorang (principal) membayar seseorang (agent) untuk menjalankan sebuah tugas. komitmen Kodak dalam memperhatikan kelestarian lingkungan sudah berada di jalur yang benar namun tidak terkontrol dan terencana dengan baik jika dipandang dari sisi finansial. d. a. c.f. Hal tersebut tentu sangat berperan kritis terhadap kredibilitas kepercayaan dari public terhadap kinerja Kodak. Para pemegang saham mungkin dapat dikatakan benar bilamana mengeluh mengenai profit dalam perusahaan meskipun bukan profit dalam artian keuangan perusahaan namun berkaitan erat dengan nilai daripada suatu perusahaan dalam hal ini nilai dari per lembar sahamnya yang kondisinya semakin menurun. b. Jika dipandang dari segi Customer Social Responsibility. tindakan untuk beralih ke pemenuhan tujuan jangka pendek sudah cukup tepat untuk dilakukan karena demi menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan dimana CEO Kodak harus dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam ber-investasi dan melakukan berbagai upaya yang memiliki dampak positif terhadap kredibilitas perusahaan dalam hal ini terhadap para pemegang saham yang notabene menginginkan keuntungan yang besar dalam nilai per lembar sahamnya. tentu saja penurunan itu semata-mata juga tidak sepenuhnya berasal dari internal perusahaan namun juga bisa berasal dari hal-hal eksternal perusahaan. Seberapa baikkah bilamana metode promosi dari internal perusahaan dapat meningkatkan pengawasan dan menurunkan biaya agen (agency costs) ? 3.

apakah niat manajemen melakukan ekspansi melalui akuisisi . Para manajer punya kepentingan untuk meluaskan tunjangan dalam berbagai bentuk -. dengan kaidah-kaidah yang maksimalisasi sementara di sisi lain.direksi yang menjalankan perusahaan tersebut. yaitu Christopher J.Juga sama sulitnya untuk mengetahui. Kepentingan wakil rakyat bisa dan sering kali bertentangan dengan kepentingan rakyat . Steffen. (Dan yang sama sulit menilainya .apakah hal itu karena sengaja atau semata-mata karena manajemen sedang apes). Pemilik (pemegang saham) tentu menghendaki memungkinkan manager menjalankan nilai perusahaan saham.semisal mobil mewah atau keanggotaan lapangan golf.sambil memonitornya secara efektif. Biaya yang menjadi sasaran dalam kebijakan baru dalam perusahaan adalah perampingan dalam susunan struktur organisasi hingga pengurangan jumlah karyawan serta penurunan .maka potensi kerugian yang timbul bisa lebih tinggi lagi. Bentuk lain dari Agency Cost dalam wujud organisasi di luar sektor ekonomi adalah hubungan antara rakyat sebagai pemberi suara dan wakil rakyat yang duduk di parlemen.baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek. yaitu seorang yang sudah cukup terbukti akan kemampuannya dalam menyelamatkan perusahaan.atau memang akuisisi ini memiliki nilai strategis meningkatkan harga saham dalam jangka panjang. manager berkepentingan membangun kerajaan bisnis melalui ekspansi secara cepat.yang bisa jadi malah menurunkan harga saham perusahaan. padahal pengeluaran tersebut akan diambil dari biaya menjalankan perusahaan . Bentuk lebih sepele dari konflik yang timbul dalam agency cost adalah pengeluaran dan tunjangan manajemen perusahaan. Di sisi lain.adalah apabila akuisisi tersebut akhirnya malah mengurangi nilai saham -. Wujud lain dari Agency Cost juga bisa dilihat dalam hubungan antara pembayar pajak (berperan sebagai principal) dan birokrat (berperan sebagai agent). Dalam kejadian manajer bergabung dengan kompetitor . Nyaris mustahil menyusun definisi apa yang harus dikerjakan oleh agent hingga sedetil mungkin .dapat berakibat agent memiliki motivasi lebih kuat untuk keluar dari perusahaan untuk bergabung dengan perusahaan lain. Tetapi hal ini bukan tanpa ongkos.Satu cara untuk menurunkan agency cost adalah dengan cara monitoring aktif oleh principal atas apa yang dilakukan oleh agent sehingga agent melakukan persis seperti yang diinginkan oleh principal.adalah semata-mata didorong semata-mata oleh keinginan membangun kerajaan bisnis -. Biaya agen dalam perusahaan Kodak ditandai dengan adanya perekrutan pihak eksternal perusahaan dalam hal ini perekrutan direktur keuangan baru. rendahnya tunjangan dan kompensasi . di antaranya melalui praktek merger & acquisition .yang berarti mengurangi potensi keuntungan pemegang saham.

Sebagai contoh. e. Bagaimanapun juga dalam proses bisnis tidaklah lepas dari aspek-aspek investasi dan resiko bisnis.maka berkembang pula strategi memberi kompensasi kepada agent dalam bentuk saham ataupun stock option atas saham perusahaan.terutama ketika memonitor agent setiap waktu menjadi terlalu sulit atau terlalu mahal. namun bilamana cara ini telah dilakukan dengan semaksimal mungkin tetap saja tidak memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja perusahaan maka tidak ada cara lain yang pantas selain melakukan perekrutan pihak eksternal yang sudah teruji dan kompeten akan keahlian di bidangnya. Hal ini masih mungkin dan feasible untuk dilakukan mengingat kondisi perusahaan sudah dalam posisi kritis menuju kebangkrutan. tentu hal ini juga memiliki resiko tersendiri. Cara lain untuk menurunkan agency cost . . dengan semakin maraknya pemisahan antara pemilikan dan manajemen pada perusahaanperusahaan publik -. adalah dengan menyelaraskan kepentingan agent agar lebih mendekati kepentingan principal. Tentu saja hal tersebut diatas akhirnya dapat menimbulkan efek samping tersendiri dalam jajaran direksi yang lama dengan direksi yang baru yang sangat kritis akan pemotongan biaya.bonus para direktur. Jika metode promosi dari pihak internal perusahaan dilakukan maka secara finansial akan memiliki banyak pengaruh positif baik dari segi operasional dan finansial perusahaan dimana secara operasional pihak tersebut lebih menguasai alur maupun halangan rintangan yang sesungguhnya ada di dalam perusahaan dan dari sisi finansial juga akan menghemat biaya karena biaya agen disini tidak muncul. Ini akan menjadi insentif bagi agent untuk bertindak sesuai dengan kepentingan pemegang saham dalam memaksimalisasi harga saham.