Anda di halaman 1dari 11

RANAH KOGNITIF (MENURUT TAKSONOMI BLOOM

)

Disusun Oleh

KADIR DAENI 072214033

PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2011

daftar. kejadian masa lalu. perangkat atau susunan yang digunakan di dalam bidang tertentu. atau kesimpulan. yaitu perangkat cara yang digunakan untuk mencari. . kelompok. ide prosedur. yaitu ide. Mengetahui sesuatu secara khusus : y Mengetahui terminologi yaitu berhubungan dengan mengenal atau mengingat kembali istilah atau konsep tertentu yang dinyatakan dalam bentuk simbol. peristiwa. atau memproses sesuatu. Mengetahui kelas. dan ciri-ciri yang tampak dari keadaan alam tertentu b. y Mengetahui hal-hal yang universal dan abstrak dalam bidang tertentu. rumus. konsep. kebudayaan masyarakat tertentu. peristiwa. Mengetahui tentang cara untuk memproses atau melakukan sesuatu : y Mengetahui kebiasaan atau cara mengetengahkan ide atau pengalaman y Mengetahui urutan dan kecenderungan yaitu proses. Dilihat dari objek yang diketahui (isi) pengetahuan dapat digolongkan sebagai berikut a. orang tempat. prinsip. y Mengetahui kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi fakta. teori. bagan dan pola yang digunakan untuk mengorganisasi suatu fenomena atau pikiran. Dengan pengetahuan individu dapat mengenal dan mengingat kembali suatu objek. y Mengetahui penggolongan atau pengkategorisasian. sumber informasi. pendapat atau perlakuan. definisi. arah dan gerakan suatu gejala atau fenomena pada waktu yang berkaitan. y Mengetahui fakta tertentu yaitu mengenal atau mengingat kembali tanggal. tahun. menemukan atau menyelesaikan masalah. y Mengetahui prinsip dan generalisasi y Mengetahui teori dan struktur. baik berbentuk verbal maupun non verbal. nama. y Mengetahui metodologi. Pengetahuan (knowledge) Pengetahuan merupakan aspek kognitif yang paling rendah tetapi paling mendasar.Domain Kognitif menurut Bloom Bloom membagi domain kognitif ke dalam 6 tingkatan yaitu 1.

baik dalam bentuk simbol verbal maupun non verbal. peristiwa. Siswa dapat menunjukkan bentuk umum persamaan kuadrat. Misalnya. Contoh sesesorang dapat dikatakan telah mengerti konsep tentang ³motivasi kerja´ dan dia telah dapat membedakannya dengan konsep tentang ´motivasi belajar´ y Ekstrapolasi. kepada siswa dihadapkan rangkaian bilangan 2. Contoh aspek pemahaman adalah: a) Siswa SMP dapat menghitung panjang sisi segitiga sebuah segitiga siku-siku bila dua buah sisinya diketahui. Siswa dapat menyebutkan suku ke-n suatu deret hitung. . b) Siswa SMA dapat menunjukkan bahwa sin2x+cos2x=1 c) Diberikan sebuah barisan hitung. Temuan-temuan yang didapat dari mengetahui seperti definisi. terlebih dahulu dicari prinsip apa yang bekerja di antara kelima bilangan itu. y interpretasi yaitu menjelaskan makna yang terdapat dalam simbol. dengan kemapuan ekstrapolasinya tentu dia akan mengatakan bilangan ke-6 adalah 13 dan ke-7 adalah 19. Seseorang dapat dikatakan telah dapat menginterpretasikan tentang suatu konsep atau prinsip tertentu jika dia telah mampu membedakan. b. Temuan-temuan ini diakomodasikan dan kemudian berasimilasi dengan struktur kognitif yang ada.Contoh aspek pengetahun adalah: a. siswa SMA kelas 10 dapat menghitung jumlah 10 suku pertama. bagan atau grafik. 5. arah atau kelanjutan dari suatu temuan. informasi. memperbandingkan atau mempertentangkannya dengan sesuatu yang lain. yaitu melihat kecenderungan. Jika ditemukan bahwa kelima bilangan tersebut adalah urutan bilangan prima. Tingkatan dalam pemahaman ini meliputi : y translasi yaitu mengubah simbol tertentu menjadi simbol lain tanpa perubahan makna. 3. siswa SMP kelas 9 dapat menunjukkan bidang banyak. Misalkan simbol dalam bentuk kata-kata diubah menjadi gambar. c. Pemahaman (comprehension) Pemahaman atau dapat dijuga disebut dengan istilah mengerti merupakan kegiatan mental intelektual yang mengorganisasikan materi yang telah diketahui. Disajikan beberapa bidang banyak. 11. maka kelanjutannnya dapat dinyatakan berdasarkan prinsip tersebut. Untuk bisa seperti itu. 7. sehingga membentuk struktur kognitif baru. fakta disusun kembali dalam struktur kognitif yang ada. 2.

melihat penyebab-penyebab dari suatu peristiwa atau memberi argumen. memanfaatkan. y Kemampuan untuk mengidentifikasi motif-motif dan membedakan mekanisme perilaku antara individu dan kelompok. y Kemampuan untuk membedakan pernyataan faktual dengan pernyataan normatif. yaitu : a. Satu-satunya alat transportasi yang sudah dikenal pada waktu itu adalah kuda. Penguraian (analysis) Menentukan bagian-bagian dari suatu masalah dan menunjukkan hubungan antar-bagian tersebut.¶ diperkenalkan kereta api kepada petani di Amerika. Aplikasi (application) Menggunakan pengetahuan untuk memecahkan masalah atau menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman demikian. c) Siswa SMA dapat menghitung banyaknya bahan bangunan yang diperlukan untuk membuat sebuah kamar yang ukurannya tertentu. menggunakan. mengklasifikasikan. Bagi mereka. y Kemampuan untuk mendukungnya. maka mereka memberi nama pada kereta api tersebut dengan iron horse (kuda besi). memisahkan kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang .argumen yang menyokong suatu pernyataan. 4. menyelesaikan dan mengidentifikasi hal-hal yang sama. Secara rinci Bloom mengemukakan tiga jenis kemampuan analisis. Contoh.3. dulu ketika pertama kali. ingat kuda ingat transportasi. Menganalisis unsur : y Kemampuan melihat asumsi-asumsi yang tidak dinyatakan secara eksplisit pada suatu pernyataan y Kemampuan untuk membedakan fakta dengan hipotesa. Hal ini menunjukkan bagaimana mereka menerapkan konsep terhadap sebuah temuan baru. mereka berusaha untuk memberi nama yang cocok bagi alat angkutan tersebut. Seseorang dikatakan menguasai kemampuan ini jika ia dapat memberi contoh. Contoh aspek aplikasi adalah: a) Siswa SMP dapat menghitung tinggi tiang bendera b) Siswa dapat menunjukkan bahwa luas terbesar daerah persegipanjang yang kelilingnya tetap adalah bujursangkar.

c. y Kemampuan untuk melihat teknik yang digunakan dalam meyusun suatu materi yang bersifat persuasif seperti advertensi dan propaganda. Memadukan (synthesis) Menggabungkan. menciptakan logo organisasi . Menganalisis hubungan y Kemampuan untuk melihat secara komprehensif interrelasi antar ide dengan ide. y Kemampuan untuk menganalisis hubungan di antara pernyataan dan argumen guna membedakan mana pernyataan yang relevan mana yang tidak. Contoh aspek analisis adalah: a) Siswa SMP dapat menjelaskan hubungan antara bilangan ganjil dengan bilangan genap. siswa SMA dapat menjelaskan bahwa * bukan operasi biner. atau merangkai berbagai informasi menjadi satu kesimpulan atau menjadi suatu hal yang baru. meramu. b) Siswa SMA dapat membuktikan dalil Pythagoras dalam segitiga siku-siku. memberi nama yang sesuai bagi suatu temuan baru. y Kemampuan untuk mengenal fakta atau asumsi yang esensial yang mendasari suatu pendapat atau tesis atau argumen-argumen yang mendukungnya. y Kemampuan untuk mengenal hubungan kausal dan unsur-unsur yang penting dan yang tidak penting di dalam perhitungan historis. y Kemampuan untuk mengenal unsur-unsur khusus yang membenarkan suatu pernyataan. y Kemampuan untuk mendeteksi hal-hal yang tidak logis di dalam suatu argumen. b  C.b. 5. y Kemampuan untuk memastikan konsistensinya hipotesis dengan informasi atau asumsi yang ada. sudut pandang atau ciri berfikirnya dan perasaan yang dapat diperoleh dalam karyanya. Menganalisis prinsip-prinsip organisasi y Kemampuan untuk menguraikan antara bahan dan alat y Kemampuan untuk mengenal bentuk dan pola karya seni dalam rangka memahami maknanya. Kemampuan berfikir induktif dan konvergen merupakan ciri kemampuan ini. Kemampuan untuk mengetahui maksud dari pengarang suatu karya tulis. c) Diberikan a*b=a+b-ab untuk setiap a. Contoh: memilih nada dan irama dan kemudian manggabungkannya sehingga menjadi gubahan musik yang baru.

. banyaknya daerah.kriteria yang bersumber di luar objek yang diamati. misalnya kesesuaiannya dengan aspirasi umum atau kecocokannya dengan kebutuhan pemakai Contoh aspek evaluasi adalah: a) Siswa SMP kelas 3 dapat menjelaskan syarat suatu persamaan kuadrat agar persamaan kuadrat itu mempunyai dua buah akar real yang berbeda. b) Siswa SMA dapat menunjukkan langkah-langkah keliru temannya dalam menyelesaikan soal matematika. . baik-buruk. c) Siswa SMA dapat menyusun program komputer dalam BASIC untuk menyelesaikan persamaan kuadrat. atau bermanfaat ± tak bermanfaat berdasarkan kriteria-kriteria tertentu baik kualitatif maupun kuantitatif. y Pembenaran berdasarkan kriteria eksternal.Contoh aspek sintesis adalah: a) Siswa SMP dapat membuktikan dalil Pythagoras dalam segitiga siku-siku. yang dilakukan berdasarkan kriteria. yaitu : y Pembenaran berdasarkan kriteria internal. c) Siswa SMA menunjukkan keunggulan dan kelemahan sistem bilangan duaan dibandingkan dengan sistem bilangan desimal. Penilaian (evaluation) Mempertimbangkan. b) Siswa SMP dapat menunjukkan hubungan antara banyaknya titik. menilai dan mengambil keputusan benar-salah. dan banyaknya lengkungan suatu jaringan pada bidang. Terdapat dua kriteria pembenaran yang digunakan. yang dilakukan dengan memperhatikan konsistensi atau kecermatan susunan secara logis unsur-unsur yang ada di dalam objek yang diamati. 6.

RANAH KOGNITIF MENURUT TAKSONOMI BLOOM Pengetahuan Mengutip Menyebutkan Menjelaskan Menggambar Membilang Mengidentifikasi Mendaftar Menunjukkan Memberi label Memberi indeks Memasangkan Menamai Menandai Membaca Menyadari Menghafal Meniru Mencatat Mengulang Mereproduksi Meninjau Memilih Menyatakan Mempelajari Mentabulasi Memberi kode Menelusuri Menulis Pemahaman Memperkirakan Menjelaskan Mengkategorikan Mencirikan Merinci Mengasosiasikan Membandingkan Menghitung Mengkontraskan Mengubah Mempertahankan Menguraikan Menjalin Membedakan Mendiskusikan Menggali Mencontohkan Menerangkan Mengemukakan Mempolakan Memperluas Menyimpulkan Meramalkan Merangkum Menjabarkan Aplikasi Menugaskan Mengurutkan Menentukan Menerapkan Menyesuaikan Mengkalkulasi Memodifikasi Mengklasifikasi Menghitung Membangun Membiasakan Mencegah Menentukan Menggambarkan Menggunakan Menilai Melatih Menggali Mengemukakan Mengadaptasi Menyelidiki Mengoperasikan Mempersoalkan Mengkonsepkan Melaksanakan Meramalkan Memproduksi Memproses Mengaitkan Menyusun Mensimulasikan Memecahkan Melakukan Memproses Meramalkan Analisis Menganalisis Mengaudit Memecahkan Menegaskan Mendeteksi Mendiagnosis Menyeleksi Merinci Menominasikan Mendiagramkan Megkorelasikan Merasionalkan Menguji Mencerahkan Menjelajah Membagankan Menyimpulkan Menemukan Menelaah Memaksimalkan Memerintahkan Mengedit Mengaitkan Memilih Mengukur Melatih Mentransfer Sintesis Mengabstraksi Mengatur Menganimasi Mengumpulkan Mengkategorikan Mengkode Mengombinasikan Menyusun Mengarang Membangun Menanggulangi Menghubungkan Menciptakan Mengkreasikan Mengoreksi Merancang Merencanakan Mendikte Meningkatkan Memperjelas Memfasilitasi Membentuk Merumuskan Menggeneralisasi Menggabungkan Memadukan Membatas Mereparasi Menampilkan Menyiapkan Memproduksi Merangkum Merekonstruksi Penilaian Membandingkan Menyimpulkan Menilai Mengarahkan Mengkritik Menimbang Memutuskan Memisahkan Memprediksi Memperjelas Menugaskan Menafsirkan Mempertahankan Memerinci Mengukur Merangkum Membuktikan Memvalidasi Mengetes Mendukung Memilih Memproyeksikan .

PENGETAHUAN 1.. Venturi 5. Bagian karburator berfungsi sebagai pengontrol aliran bahan bakar pada bagian pilot system pada putaran rendah dan menengah a. Komponen tangki bahan bakar yang berfungsi untuk membuka dan menutup aliran bensin dari tangki dan sebagai penyaring kotoran/partikel debu adalah«. Damper locating Filler tube 4. c. c. Sistem choke (cuk). Sistem Choke Sistem Beban Penuh (sistem tenaga) . b. Katup trotel Jet needle Pilot air jet System karburator yang pada waktu mesin jalan dengan kecepatan tinggi. a. c. 2. campuran bahan bakar dan udara diatur sedikit agak kurus. c. Berikut adalah komponen tangki bahan bakar kecuali«. Sistem Kecepatan Utama/Tinggi Sistem Kecepatan Rendah (Pilot System) 3. b. Tank cap Filler tube Fuel cock. c. b. d. Sistem Kecepatan Utama/Tinggi . d. b. Sistem Beban Penuh (sistem tenaga) . b. d. d.CONTOH CONTOH SOAL UNTUK MASING MASING ASPEK KOGNITIF A. Tank cap Pilot air jet. Pilot jet. a. karena mesin berputar dengan beban ringan merupakan a. System yang berfungsi untuk menambah perbandingan bahan bakar dengan udara (bahan bakar diperbanyak) dalam karburator adalah«««« a.

A =   dan B = . Hitunglah nilai x dan y dari system persamaan linier berikut : 2x + 3y ± 14 = 0 3x ± 2y + 5 = 0 a. z = -3 b. . Tentukan hasil kali matrix A dan B a. y = -1. tentukan nilai x. z = -3 4. x = 2.B. PEMAHAMAN 1. 2. x = -2. y = 1. c. z = 3 d. d. b. dan z dari system persamaan linier berikut : a. x = -4 dan y = -1 3. y. Hitunglah luas dibawah kurva y . x = -1 dan y = -4 c. c. x = 4 dan y = 1 d. y = 1. x = 1 dan y = 4. c. x = -2. y = -1. x = 2. d. z = 3. b.x3 + 2x2 + x + 1 antar x = -1 dan x = -2 a. b. .

APLIKASI 1. V dan VI. VI dan V 2. mudah putus dan soak b. IV. arus mengalir dari baterai III. b. arus mengalir ke Switch lampu rem urutran prinsip kerja rangkaian lampu rem yang benar adalah«««« a. VI dan V c. III. IV . II. III. I. arus mengalir ke Kunci kontak V. kunci kontak diputar pada posisi ACC maka II. IV. C. b. Lebih ringan . arus mengalir Amperemeter IV. II. I. II. arus mengalir ke Fuse VI. mudah pecah jika jatuh c. c. tidak tahan terhadap arus putus-putus d. Urutan Prinsip kerja rangkaian lampu rem adalah«« I. II. I. VI dan V d. Kelemahan fuse tabung kaca sebagai berikut kecuali««. IV. I.5. III. . d. a. Tentukan invers (B-1) dari matrix B = a. III.

dudukan bola lampu c.D. b. Bagian bagian yang perlu diperhatikan dan diperiksa ketika lampu lampu kenderaan mudah putus adalah«« a. saklar E. regulator utama. SINTESIS F. baterai d. EVALUASI . ANALISIS 1. serta dinamo alternator.