Anda di halaman 1dari 5

III. PELAKSANAAN A.

Alat Kompor Loyang Soled dan sorok Penggorengan Dough mixer Hand mixer Timbangan Baskom Sendok makan Mangkok

B. Bahan Tepung cakra 800 gr Margarine kuning Garam 10 gr 175 gr 12 gr

Margarine Putih Telur Susu Bubuk 4 butir 130 gr

Minyak goring1 kg Messes coklat 250 gr Messes warna 250 gr BOS 50 gr 3 gr 3 gr

Backing powder Bread Improver SKM Gula pasir 130 gr 120 gr

C. Standar Operasional Prosedur (SOP) Campur semua bahan kering (kecuali garam) aduk dengan kecepatan satu hingga merata. Masukkan telur, susu cair dan air sedikit demi sedikit hingga adonan menyatu. Tambahkan BOS, margarine, dan garam yang sudah dilarutkan dengan sedikit air, aduk dengan kecepatan dua hingga kalis. Angkat adonan dari dalam mixer, bulatkan dan diamkan selama 10 menit. Lakukan rolling pada adonan kemudian adonan dicetak dengan menggunakan cetakan donat atau bisa dengan tangan. Adonan yang sudah dicetak diletakkan diatas loyang yang sudah ditaburi terigu. Lakukan fermentasi selama 30 40 menit hingga adonan mengembang. Goreng donat dengan api kecil hingga matang dan berwarna kecoklatan. Tiriskan donat yang sudah matang sampai dingin. Cara pengolahan Butter Cream :

Mixer Margarin Putih dan gula halus sampai tercampur merata Tambahkan susu kental manis dan dimixer sampai halus. IV. ANALISA USAHA A. Biaya Variabel 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tepung Terigu Cakra Ragi Instan Gula Pasir Margarin Kuning Garam Margarin Putih Telor Susu bubuk : 1 kg : 12 gr : 120 : 60 gr : 50 : 175 gr : 130 gr : 4 butir : 800 gr = Rp. 5.560 = Rp. 1.500 Tepung Terigu Segitiga : 200 gr

= Rp. 500 = Rp. 1.320 = Rp. 975 = Rp. 100 = Rp. 3.250 = Rp. 4.200 = Rp. 950 = Rp. 12.200

10. Minyak goreng

11. Bread improver 12. Messes Coklat 13. SKM 14. Messes Warna 15. BOS 16. Baking powder VC B. 1. 2. Fixed Cost Sewa Alat Tenaga Kerja FC C. D. Biaya Total ( TC) Harga Pokok : Rp 4.000 Listrik dan Air

: 3 gr : 250 gr : 250 gr : 50 gr : 100

= Rp. 100 = Rp. 3.250 = Rp. 750 = Rp. 1.300 = Rp. 100 = Rp. 39.305 = Rp. 3.250 : 130 gr

: Rp 6.000 + : Rp 10.000 = A + B = Rp. 49.305 = Biaya total : jumlah produk = Rp. 49.305 : 76 = Rp. 648,75

E. F.

Harga jual Omset

= Rp. 648,75 + Rp. 101,25 = Rp. 750 = Harga Jual x Jumlah Poduk = 76 x 750 = Rp. 57.000
FC VC = P sat
10 .000 76

G.

BEP (unit)

= 750 39 .305 = 750 517 ,17 = 232 ,8 = 42,96 = 43 BEP (Rp)


FC VC = P s
10 .000 1 .0 0 0 0 1 .0 0 0 0 = 1 39 .305 = 1 0,7 = 0,3 = 3333,33 57 .000

10 .000

1 .0 0 0 0

H.

R/C ratio

= =

S TC

57 .000 = 1,2 49 .305

I.

ROI

= =

Keuntungan x100 % TC

7695 x100 % 49 .305

= 16 % PEMBAHASAN Pada pembuatan donat terigu merupakan bahan utama yang memiliki cukup banyak kandungan protein pembentuk gluten yang dapat memberikan sifat-sifat menahan gas dan pembentuk struktur yang sangat penting dalam pembuatan roti. Ragi berfungsi untuk merubah gula menjadi gas CO2 yang menyebabkan adonan mengembang, memberi rasa enak dan aroma yang dihasilkan selama fermentasi. Garam berfungsi untuk membangkitkan cita rasa, stabilitas adonan dan mengontrol waktu fermentasi. Air berfungsi mengatur suhu adonan, penyebar bahan-bahan atau melarutkan bahan, dan mengontrol kepadatan adonan serta membentuk gluten. Gula dalam pembuatan roti berfungsi sebagai makanan ragi, pemberi rasa manis pada produk akhir Susu berfungsi untuk menambah gizi dan membuat roti tetap empuk dalam waktu yang lebih lama. Titik kritis dalam pembuatan roti adalah tahap pengadukan, pada tahap pengadukan terjadi proses mencampur semua bahan, hidrasi yang sempurna dari pati dan protein, membentuk dan melunakkan gluten, mendapatkan kekuatan, menahan gas, membentuk pada adonan.

KESIMPULAN Usaha tersebut layak dilanjutkan karena jumlah R/C ratio lebih dari 1 (satu) Kalibagor , 2012 Asesor / Penguji Penguji 2 Praktikan

PNH Jatmiko

Ibu Nur Hasanah Verifikator

Heni Puspitasari

Sugiarto ( Head Office BBC )