Anda di halaman 1dari 4

NATAL, KESENDIRIAN DAN SUKACITA

Sebentar lagi hari Natal akan tiba. Hari dimana kita menyambut kelahiran Yesus Kristus, Tuhan kita. Semua orang pasti akan merayakan Natal dengan sukacita dan dengan orang-orang yang saling dikasihi. Kesibukan dalam menyambut Natal biasanya dimulai dari bulan November, entah itu menghias gedung Gereja, membuat pohon Natal ataupun kesibukan lain yang dilakukan oleh mereka yang menyambut hari kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Namun tidak semua orang merayakan hari Natal dengan sukacita, terutama bagi mereka yang jauh dari keluarga ataupun orang-orang yang mereka kasihi. Misalnya saja seorang mahasiswa baru yang hidup di daerah kampus dan hidup jauh dari orang tua. Pasti dia akan merasa sendirian dan kesepian saat menyambut Natal. Karena mungkin di tahun-tahun sebelumya mereka merayakan Natal bersama-sama dengan orang tua dan keluarga mereka, namun di tahun ini mereka akan sendirian dalam menyambut Natal. Mungkin karena adanya kesibukankesibukan di kampus yang membuat mereka tidak bisa pulang dan berkumpul dengan keluarga disaat hari Natal, ataupun karena hari libur yang kurang panjang disaat hari Natal sehingga membuat banyak mahasiswa yang lebih memilih untuk tidak pulang dan merayakan hari Natal dengan kesendirian mereka. Mungkin tidak hanya mahasiswa yang merasakan kesendirian di saat Natal, tetapi masih banyak umat Kristiani lain di luar sana yang merasakan hal demikian. Menyambut dan merayakan Natal dengan kesendirian mereka. Merayakan kelahiran Yesus Kristus tanpa didampingi dengan orang yang mereka kasihi. Merayakan Natal tanpa adanya suasana yang benar-benar menunjukan hari kelahiran Yesus Kristus. Dengan keadaan seperti ini, pastinya perasaan sedih yang akan dirasakan oleh mereka umat Kristen yang menyambut Natal dengan kesendirian mereka. Namun walaupun perayaan Natal kali ini tidak semeriah dengan perayaan Natal di tahun-tahun sebelumnya, tidak menutup kemungkinan bagi mereka untuk tetap merayakan Natal dengan sukacita, dengan hati yang gembira. Karena Tuhan tidak akan membiarkan anakNya merasakan dukacita untuk menyambut hari kelahiranNya, seperti yang telah tertulis “Demikian juga kamu sekarang diliputi

ii

. baiklah mereka yang merayakan Natal dengan kesendirian mereka tetap bersukacita dalam menyambut Natal. iii .9) Tuhan menghendaki kita tetap bersukacita. Rasul Paulus berharap agar jemaat di Filipi tetap bersukacita apa pun keadaannya karena ia melihat bahwa kasih ada dalam kehidupan mereka. apapun itu keadaanya. Sebab Tuhan tidak pernah berjanji bahwa perjalanan hidup kita akan lancar terus tanpa adanya tantangan. Dan inilah doaku. Dia pasti memberikan kekuatan kepada kita sehingga kita mampu menghadapi semua permasalahan yang kita hadapi. Perhatian dan kepedulian sebagai wujud kasih telah mereka tunjukkan. walaupun kita menyambutnya tanpa orang yang kita kasihi. dalam arti lain dengan kesendirian kita ataupun pada saat itu kita dihadapi dengan masalah yang sangat berat. oleh karena kamu semua turut medapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku. semoga kasihmu melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian.”. Karena di dunia ini banyak sekali perkara ataupun cobaan yang dialami oleh semua umat manusia. apakah mereka yang merayakan Natal dengan orang yang mereka kasihi bisa merayakan Natal dengan sukacita? Belum tentu. Tidak semua orang bisa merasakan sukacita saat menyambut kelahiran Yesus Kristus. di mana mereka selalu mendukung pelayanan Paulus seperti katanya. maupun pada waktu aku membela dan meneguhkan Barita Injil. Namun yang menjadi pertanyaan kali ini adalah. Karena Tuhan tidak akan membiarkan kita hidup dalam kesesakan..sebab kamu (jemaat Filipi) ada di dalam hatiku. baik pada waktu aku dipenjarakan. tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. baiklah kita menyambutnya dengan penuh sukacita.” (Filipi 1:7. Untuk itu dalam menyambut Natal tahun ini. Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan mereka yang mengasihi Dia. Untuk itu. namun Dia berjanji akan memberikan kekuatan sehingga kita mampu menanggungnya.” (Yohanes 16:22).dukacita.

Aku bersukacita. Merry Christmas Nama Jurusan NRP : Yudit Ismalasari : D3 Teknik Kimia : 2308030058 iv . sebab aku dapat menaruh kepercayaan kepada kamu dalam segala hal.

v .