KASUS KASUS PELANGGARAN HAM INTERNASIONAL OFFERING (A) ANGKATAN 2011

NO 1 URAIAN KASUS NAMA MAHASISWA 1. Genosida Terhadap Bangsa Kurdi. AFIDA OKTAFIANA Genosida ini dilakukan oleh rezim yang Saddam Hussein yang memerintah Irak di seputaran tahun 1980. Suku Kurdi berasal dari rumpun bangsa Indo-Eropa. Menurut dikenal sebagai suku yang mendiami daerah pegunungan di perbatasan Irak, Iran, dan Turki sejak 8000 tahun yang lalu. Saddam Hussein membumihaguskan kawasan utara yang didiami Kurdi. Penyelesaianya : Mereka ingin menyelesaikan HAM dari negara induk, lalu mendirikan negara Kurdi. 2. Pembantaian warga Armenia Kasus ini terjadi pada akhir Perang Dunia I (dari tahun 1915-1917) yang dilaporkan banyak beberapa pihak yang dibantai oleh tentara Kerajaan Ottoman Turki. Akibat munculnya nasionalisme Armenia, orang Turki membantai beribu-ribu orang Armenia antara tahun 1894 hingga 1896. Akan tetapi pembantaian yang paling mengerikan terjadi pada bulan April 1915, saat berlangsungnya Perang Dunia I. Ketika itu orang Turki melakukan pembersihan etnis dengan menggiring orang-orang Armenia ke gurun pasir Suriah dan Mesopotamia. Menurut perkiraan para sejarawan, antara 600.000 hingga 1,5 juta orang Armenia dibunuh atau mati kelaparan dalam peristiwa ini. Pembantaian terhadap orang Armenia konon merupakan genosida pertama pada abad ke-20. Penyelesaianya : Para pelanggar HAM diadili secara inabsentia dan dinyatakan bersalah. 3. Pesiden Meksiko, Felipe di selidiki ICC Pesiden Meksiko, Felipe di selidiki ICC dikarenakan terjerat kasus HAM dengan dugaan pembunuhan dan penyiksaan warga sipil selama menggelar operasi memerangi pedagang obat bius. Yang mana peristiwa ini terjadi pada tahun 2006. Solusi yang sempat dijalankan : Pengacara untuk kasus HAM mengirim Netzai Sandoval untuk menyelidiki

tewasnya ratusan warga sipil ditangan aparat keamanan dan anggota geng obat bius. dan Kasus telah dilimpahkan pada pihak ICC di Belanda dan ICC berjanji akan menyampaikan hasil kajian mereka setelah mempelajari permohonan tersebut. 2 GENOSIDA KAMBOJA ALLUKVAN Pelanggaran HAM di Kamboja, pada 17 April 1975 sampai 6 Jamuari 1979, Pelakunya rezim Khmer Merah dibawah pimpinan Pol Pot, Pembantaian sekitar 1,7 juta warga Kamboja, Bentuk pelanggarannya pembantaian secara massal warga Kamboja. Penyelesaiannya : proses peradilan bagi pelaku genosida di Kamboja terbilang cukup lama, mulai dari pengajuan ke Badan Perserikatan Bangsa-bangsa, pembentukan badan peradilan, penangkapan dan penahanan para terdakwa hingga akhirnya diadili . 2. MAVI MARMARA Pelanggaran HAM di perairan internasional di Laut Tengah, pada 31 Mei 2010, Pelakunya tentara Israel, Penembakan kepada aktivis pro palestina dan penghilangan orang secara paksa (penculikan), pembunuhan, penyiksaan dan pelecehan terhadap Wanita, Bentuk pelanggarannya penembakan kepada aktivis pro palestina dan warga sipil dunia. Penyelesaiannya: Dewan HAM PBB menyelenggarakan persidangan untuk mengeluarkan resolusi mengecam Israel. Hal ini dilakukan setelah Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk oleh Dewan HAM PBB menyatakan Israel melanggar HAM dalam kasus penyerangan relawan kemanusiaan di kapal Mavi Marmara. 3. GENOSIDA ARMENIA Pelanggaran HAM di Armenia, pada tahun 1915-1917, Pelakunya Tentara Kerajaan Ottoman Turki, Pembantaian 600.000 hingga 1,5 juta Warga Armenia, Bentuk pelanggarannya Pembantaian/pembersihan etnis. Penyelesaian : Hingga sekarang pemerintahan Turki tidak mau mengakui kejahatan tersebut dengan menyatakan bahwa jumlah korban yang jatuh lebih kecil dan mereka mati karena perang saudara bukan karena pembersihan etnis. 1.

3

1.

Kasus perang antara etnis Serbia Bosnia dengan Kroat Bosnia Tempat : dengan Herzegovina 1992. Pelanggaran HAM : perselisihan antara etnis Serbia Bosnia dengan Kroat Bosnia. Yang melanggar : 30 orang kelompok bersenjata Garda Kroasia atau pasukan Kroasia dibawah pimpinan Dobrosav Paraga. Yang dilanggar : tewasnya 29 orang penduduk sipil Serbia Bosnia, 7 orang wanita di perkosa dan 3 diantaranya dibunuh. Aspek yang dilanggar : mengambil hak hidup orang lain. Penyelesaian : wilayah etnis Serbia Bosnia dengan Kroat Bosnia dipisahkan sehingga tidak terjadi peperangan lagi. 2. Genosida Bangsa Aborigin. Tempat : Australia 1788

AMIR TAMA WITANTRA

Pelanggaran-pelanggaran : pembantaian Aborigin. Yang melanggar : james cook. Yang dilanggar : Bangsa Aborigin Aspek yang dilanggar : merampas wilayah banngsa Aborigin. Penyelesaian : 4
1. Perang antara etnis Serbia Bosnia dengan etnis Kroat Bosnia.

ARINA RAHMA PUTRI

Perang ini terjadi pada awal tahun 1992 di desa Sijekovac dekat kota BosanskiBrod (bagianutara Bosnia Herzegovina). Konflik dimulaidariseranganpihakKroat Bosnia, terhadappenduduk Serbia Bosnia.Perang inimenewaskan 29 orang penduduksipil Serbia Bosnia Herzegovina, 7 orang wanita

Serbia Bosnia menderitaperkosaandan 3 di antaranyadibunuh. Aspek yang dilanggar adalah hak untuk hidup, dan hak atas rasa aman. Disini telah menewaskan orangorang yang belum tentu bersalah, dan wanita yang tidak dilindungi. Selain itu melanggar aspek kerukunan beragama,karena seolah tidakadasuatu ideologi yang mengikatkesadaranberbangsa.Perang ini sedikit surut, karena disadari adanya kepentingan yang sama antara kedua etnis. Namun pada akhirnya perang kembali meluas ke wilayah-wilayah lain. 2. Politik Apartheid di Afrika Selatan. Perlawanan mengenai perjuangan kesetaraan ras antara kulit hitam dan kulit putih dimulai ketika pada tahun 1976, terjadi huru-hara di Soweto yang mengakibatkan pertumpahan darah. Sekitar 500 hingga 1000 wargakulithitamterbunuhdalaminsidenitu. Ketikakerusuhanterjadidanbeberapatahunsetelahnya, banyakanakdanremaja yang ditangkap. Tokoh yang berjuang dalam kesetaraan ras adalah Nelson Mandela. Aspek HAM yang dilanggar adalah hak memperoleh keadilan, dimana setiap orang tanpa diskriminasi berhak untuk memperoleh keadilan,baik diadili maupun mengadilidan memperoleh putusan yang adil dan benar. Upaya penyelesaian yaitu pada tahun 1976 diberlakukan konvensi apartheid. Kemudian pada 1990, presidenAfrika Selatan waktuitu, Frederik Willem de Klerk, membebaskan Nelson Mandela yang dipenjara akibat menjalankan politik dibawah tanah danbeberapatahananpolitislainnya. ANC dan PAN sahmenjadiorganisasipolitik. Padatahun 1994, Nelson Mandela terpilihsebagaipresidenpertamaAfrika Selatan versibaru.
3. Pembantain

di Republik Rwanda. Terjadi suatu diversifikasi suku antara suku Hutu yang dianggapsebagaisuku yang minoritassedangkan Tutsi yang dianggapsebagaisuku yang lebih “tinggi” eksistensinya. Perang ini dimulai tepatnya pada tahun 1994, memuncaknya benihbenih kebencianketikaparaMilitan Hutu mengadakangenosidamassaluntukmembantaipara “Cokroaches” / Tutsi, danmenyamakanmerekadengantidaklebihdariderajatseekorsapiuntukdibantai. Aspek HAM yang dilanggar adalah hak memperoleh keadilan, dimana seharusnya

ada persamaan kelakuan antara Hutu maupun Tutsi. Upaya penyelesaiannya adalah melalui humanitarian intervension yang dilakukanolehPBB, namun gagal. Hal inidapatterjadikarenatidakadanyadukungandaripemerintah Rwanda danmasyarakat Rwanda sendiri yang mayoritasadalahsuku Hutu. Merekadengansengajamengusirpasukanperdamaian PBB dari Rwanda. Sebagaiorganisasiinternasional, PBB tidakdapatmelakukanapa-apajika Rwanda telahmenolakmandat yang diberikan PBB di dalamwilayahkedaulatannya. 5 Di Gaza pada tahun 2003, pelaku Israel, korban Warga Gaza, aspek HAM yang ARI NOPRIANSYAH RISTA dilanggar Genosida itu dilakukan dengan cara memberlakukan blokade total terhadap wilayah Jalur Gaza yang menyebabkan krisis kemanusiaan dan memiskinkan 1,5 juta warga Gaza. Penyelesaian: Sudah di proses di Mahkamah Internasional isi putusannya serba hanya melakukan kealpaan, tidak terbukti telah melakukan pembantaian. 1. a.Kasus : Pembantaian Srebrenica, 1995 ARNY RYZKIA b. Waktu kejadian : Pada 6 Juli 1995 c. Tempat kejadian : Di Srebrenica d. Pelaku : pasukan Korps Drina dari tentara Serbia Bosnia. Selain pasukan Serbia Bosnia, pasukan paramiliter Serbia,Scorpion (kalajengking) juga turut bersalah atas pembantaian ini. e. Korban : Selama 5 hari pembantaian ini, 8000 Muslim Bosnia telah . Dan korban yang dikonfirmasi sampai saat ini mencapai 8.373 jiwa. f. Aspak pelanggaran : Pembantaian Pasukan Korps Drina dari tentara Serbia dan pasukan pramiliter Serbia terhadap rakyat muslim di srebrinica

6

Interahamwe dan Impuzamugambi. Proses Hukum : Dalam hal ini tidak diketahui pasti hukuman apa yang di berikan terhadap Serbia tetapi kekeputusan Mahkamah Internasional tersebut disebutkan bahwa Serbia tidak bersalah atas tindakan genosida. Pemerkosaan. Kasus : Pembantaian Genosida Rwanda. Waktu kejadian : 6 April 1994 dalam periode 100 hari pada tahun 1994. sekalipun Serbia memiliki hubungan erat dengan militer Serbia Bosnia. MI tetap mengecam Serbia karena gagal mencegah ataupun mengadili pelaku pembantaian ini. Tarmini (22). Afrika Tengah. pelakunya adalah Acong (agen penyalur) dan Alex e. Penyiksaan. Kasus : Nasib TKI di Malaysia. f. ASTIK DIAH MARTIANI . Korban : TKI yang bekerja di Malaysia dan di antaranya adalah Isa (18).g. Tempat Kejadian : di Rwanda. Proses hukum : pemerintah akan memperkuat diplomasi dengan negara lain. Tempat Kejadian : Di Malaysia d. kelompok militan Rwanda. 2. a. Waktu Kejadian : Senin. Pasukan khusus Pengawal Presiden dengan bantuan instruktur Perancis. Namun. Aspek Pelanggaran : Penipuan. 7 1.Ratusan Wanita Dijadikan Pelacur b. 31 Mei 2004 c. dan penjualan perempuan g. lebih mengetati TKI yang bekerja di negara lain agar tidak terjadinya TKI ilegal. Pelaku : sekelompok ekstremis Hutu yang dikenal sebagai Interahamwe. Pelaku : disebutkan dalam kasus.

Perdana Menteri Rwanda. Tempat Kejadian : Di daerah Srebrenica. Kasus : Pembantaian Genosida Srebrenica. Jadi sampai saat ini dewan keamanan PBB belum mampu mengatasi masalah pembantaian Genosida Rwanda tersebut. Waktu Kejadian : pada Juli 1995 selama 5 hari. MI tetap mengecam Serbia karena gagal mencegah ataupun mengadili pelaku pembantaian ini. presiden Burundi.Korban : 800. Juvenal Habyarimana. Apek Pelanggaran : Pembantaian. "Pihak luar gagal mencegah pembantaian selama 100 hari di Rwanda". Tentara Belanda meninggalkan Srebrenica. Aspek Pelanggaran : Pembantaian. Pasukan paramiliter Serbia Scorpion (kalajengking). Eropa. Selama 5 hari pembantaian ini. Namun terdapat kemungkinan . Cara penyelesaian : Dalam keputusan Mahkamah Internasional tersebut disebutkan bahwa Serbia tidak bersalah atas tindakan genosida. sekalipun Serbia memiliki hubungan erat dengan militer Serbia Bosnia. Pembunuhan. Inggris dan Amerika Serikat.000 suku Tutsi dan Hutu moderat dan Twa. Mungkin semenjak itu kasus pembantaian srebrenica dapat terselesaikan. 2. Cara Penyelesaian : Pembunuhan besar-besaran di Rwanda tidak mendapatkan perhatian besar dari dunia internasional khususnya Perancis. Bosnia. Pelaku : Pasukan Serbia Bosnia pimpinan Jenderal Ratko Mladić. Veto dari Dewan Keamanan PBB yang akhirnya menurunkan jumlah pasukan penjaga perdamaian dari 2500 personel menjadi 450 personel tidak mampu mengatasi masalah. Korban : 8000 lelaki dan remaja etnis Muslim Bosniak meninggal dan 8.373 jiwa hilang. dan juga meninggalkan persenjataan dan perlengkapan mereka. Namun. pembunuhan massal.

Mereka memiliki izin terbatas untuk bekerja dan bertemu keluarga. hanya boleh tinggal sementara di Israel. Kasus : Israel Cegah Warganya Nikahi Orang Palestina. Korban : Yang menjadi korban dalam dalam pelanggran HAM ini adalah warga Palestina yang ingin menikahi warga Israel. Keturunan Arab. BETY WULANSARI . 8 1. Aspek Pelanggaran : Pembatasan atau membatasi pernikahan antara warga Palestina dengan warga Israel keturunan dari Arab. yakni pria Palestina di atas 35 tahun dan wanita diatas 25 tahun yang telah menikah dengan warga Isrel.lain. Pi emerintahan Israel menuduh waraga Palestina ingin menikahi warga Israel. Waktu Kejadian : Pada tahun 2012 Tempat Kejadian : Pelaku : Pihak yang melakukan peanggaran HAM ini adalah Pemerintah Israel. membuat peraturan untuk mengatur waraga Palestina. agar mereka tidak mendapatkan manfaat sosial. Proses Hukum : Menurut ACRI ( kelompok pembela HAM di Israel ). Padahal keturunan Arab hanya ingin mencari tempat tinggal di wilayah Israel. perizinan pun harus diatur dengan waktu singkat. bahwa kasus ini belum dapat terselesaikan oleh pihak PBB sampai saat ini. Selain itu belum ada kepastian juga bagaimana kepastian penyelesaian dari kasus ini.

Menciptakan Dasar Apartheid: pada Tahun 1948 di Afrika Selatan. Aspek pelanggaran membunuh (massal) siapa saja yang mendukung misi dari Habyarimana yaitu mempersatukan etnis. F. namun hal itu tidak dapat meredakan dan mengatasi masalah tersebut. de Klerk dan Nelson Mandela berusaha menjadikan Afrika Selatan sebagai negara yang menjamin kebebasan. Penyelesaiannya Munculnya F.W. Penyelesaiannya Veto dari Dewan keamanan PBB yang akhirnya menurunkan jumlah pasukan penjaga perdamaian dari 2500 personel menjadi 450 personel mencoba meredakan situasi di Rwanda lalu di lanjut pada Konfrensi. de Klerk. lalu F.9 Genosida Rwanda 1.W. Pembantaian Etnis Besar-besaran di Rwanda: Pada tanggal 6 April 1994 di ibukota Rwanda dan di Kota Nyarubuye. perdamaian. korbannya Ras kulit hitam. Penghapusan Politik Apertheid 2. Peristiwa ini terjadi di Xianjiang China pada bulan juli 2009 Pada peristiwa ini Pemerintah China melanggar HAM karena melarang umat DESSY WURRY ANGGRAEINI . Korbannya para menteri. dan rakyat biasa hingga 800. Pelakunya Dr. Aspek Pelanggaran Diskriminasi Ras.000 jiwa. de Klerk mengadakan reformasi politik di Afrika Selatan.W. CHANDRA PRATAMA 10 Pelarangan sholat jumat di Xianjiang China. Pelakunya kelompok militant. Daniel Francois Malan (1948-1954). dan keadilan. de Klerk di panggung politik Afrika Selatan menandai berakhirnya politik apartheid.W. F. pastor.

Genosida Rwanda DHEA NITA Tanggal 6 April 1994. Penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong Tanggal 5 Oktober 2007. di Rwanda Afrika. penganiayaan terhadap praktisi dengan sangat kejam. 600. para praktisi yang berlatih Falun Gong. pembunuhan secara sadis terhadap orang-orang Armenia dan penganiayaan agama.Dan yang dilanggar haknya adalah umat Islam. di Armenia.separatisme dan terorisme) yang berusaha memecah wilayah Xianjiang dari China.5 juta orang Armenia dibunuh. di China.000 hingga 1.Islam melaksanakan sholat jumat. Oleh para pemimpin Katolik dan Kristen. Seorang pimpinan kelompok etnis Hutu yang bertanggung jawab atas pembantaian massal di Rwanda ditangkap di Kongo dan PBB masih mencari beberapa buronan lainnya yang terkait dalam kasus yang sama. Penyelesaian :- . Aspek HAM yang keyakinan/kepercayaan dilanggar adalah pelarangan ibadah sesuai Penyelesaian : Pemerintah menganggap bahwa pelaksanaan acara keagaman itu untuk mendukung tiga kekuatan (ekstrimisme. oleh pemerintah china. yang berat dan tindakan kekerasan. Korban 800. 11 1. Oleh tentara Kerajaan Ottoman Turki. pajak. Genosida di Armenia Sekitar Perang Dunia I tahun 1915-1917.000 minoritas etnis tutsi dan Hutu moderat. Penyelesaian : 3. Pembunuhan terhadap 7000 etnis minoritas Tutsi yang mencari perlindungan di sebuah biara Benedictine. 2.

di FATHUL AZIZ 2. dan sepanjang tahun 2003. Seharusnya pemerintah AS menghapus ataran itu 13 1.Pembantaian muslim di xinjiang cina Aspek pelanggaran yaitu genosida/pembunuhan masal . Aspek pelanggarannya yaitu penahanan pada anak-anak remaja dan pembunuhan. Korbannya adalah 6000 anak migrant. Pelaku dalam peristiwa (110711407065) ini adalah polisi dan penjaga penjara AS. Peristiwa ini terjadi sepanjang tahun 2003.12 Penahanan anak-anak migrant di AS dengan tuduhan melakukan kenakalan FAHREZA RAKHMAD ZATI remaja. sudah 65 orang yang menjalani hukuman mati di AS.jawa barat. Penyelesaian: AS dinilai juga telah melanggar aturan internasional dalam menerapkan hukuman mati ini karena telah mengenakkannya pada anak dibawah umur 18 tahun. di AS.Tragedi rawa gede Kejadian ini dilakukan/pelakunya oleh Belanda terhadap Indonesia yaitu karawang tepatnya didesa rawa gede kab karawang . Waktu kejadian ini pada tgl 9 desember 1947 Jumlah korban tewas 431 dan yang menjadi korban yaitu rakyat Indonesia (rawagedea) Aspek pelanggran nya adalah genosida atau pembunuhan masal penyelaisaian kasus bermula aksi protes janda para korban bersama para aktifis dikedutaan belanda sejak tahun 2005 dan akhirnya baru pada tgl 14 september 2001 pengadilan den haag (belanda) memutus bersalah kepada belanda dan belanda harus member ganti rugi/kompensasi terhadap seluruh korban. total 885 orang yang menjalani hukuman mati.

dan membebaskan tokoh ANC yaitu nelson Mandela yang semula dipenjara dan lambat laun aprthid dihapuskan dan nelson mandela menjadi presiden kulit hitam yang pertama. Tempat kejadian di Afrika selatan Pelakunya yaitu para Afrikaner atau orang belanda yang menjajah AFSEL dan menjadi pemerintah AFSEL terhadap penduduk AFSEL asli yang berkulit hitam Penyelesaian mulai pada tahun 1990an pada saat presiden AFSEL yaitu FW De Klark membolehkan berdirinya organisasi anti aparthid berdiri seperti ANC.diskriminasi ras di afrika selatan Aspek pelanggaranya yaitu diskriminasi ras Waktu kejadian terjadi mulai tahun 1948 ampai 1994 yaitu dengan disahkannya dasar aparthid pada tahun 1948. Pelaku pelanggaran ini dilkukan oleh etinis han dan dibantu oleh pemerintah cina sendiri terhadap etnis uighur yang bragama muslim Penyelaisaian kasus ini belum jelas masih Dalam proses diPBB dan didukung oleh organisasi islam seperti OKI 3.Waktu kejadian pada tgl 5 juli 2009 Tempat kejadian diUrumqi yang merupakan ibukota propinsi xinjiang cina Jumlah korban tewas dari etnis uighur 150.kemudian 800 lainnya terluka berat dan 1434 ditawan soleh pemerintah cina. .

orang Turki membantai beribu-ribu orang Armenia antara tahun 1894 hingga 1896. Kasus pertama : genosida yahudi (pembantaian yang dilakukan nazi FIRDAUSY D jerman kkepada orang-orang yahudi) Waktu : belum jelas.14 1. Pelaku : pemimpin nazi Yang dilanggar : orang-orang yahudi Penyelesaian : dihukum mati 2.Kasus kedua : pelanggaran terhadap konvensi jenewa Waktu : 1949 Tempat : bekas yogoslavia Asperk pelanggaran : kejahatan terhaadap kemanusiaan. 15 1. Penyelesaian : diadili dan di hokum. Pembantaian warga Armenia Kasus ini terjadi pada akhir Perang Dunia I (dari tahun 1915-1917) yang dilaporkan banyak beberapa pihak yang dibantai oleh tentara Kerajaan Ottoman Turki. Akibat munculnya nasionalisme Armenia. Akan tetapi pembantaian yang HERLINSYA DWIYANA . pelanggaran hokum/kebiasaan perang dll. yang ada sampai tahun 1944 kejadian itu Tempat : jerman Aspek pelanggaran : . Genosida Yahudi/ Holocaust.

Aspek pelanggarannya yaitu Pembantaian. dan Kasus telah dilimpahkan pada pihak ICC di Belanda dan ICC berjanji akan menyampaikan hasil kajian mereka setelah mempelajari permohonan tersebut. Dili. Penyelesaian: seharusnya peran pemerintah ataupun organisasi PBB sangat penting untuk menuntaskan kasus tersebut. Ketika itu orang Turki melakukan pembersihan etnis dengan menggiring orang-orang Armenia ke gurun pasir Suriah dan Mesopotamia.5 juta orang Armenia dibunuh atau mati kelaparan dalam peristiwa ini.paling mengerikan terjadi pada bulan April 1915. Pesiden Meksiko.000 hingga 1. saat berlangsungnya Perang Dunia I. Menurut perkiraan para sejarawan. 1. Penyelesaianya : Para pelanggar HAM diadili secara inabsentia dan dinyatakan bersalah. Dan sebagai bangsa yang besar seharusnya Indonesia juga ikut andil dalam penyelesaian kasus 16 . Yang menjadi korban dalam peristiwa ini adalah korbannya 200 warga Santa Cruz. Yang mana peristiwa ini terjadi pada tahun 2006. Solusi yang sempat dijalankan : Pengacara untuk kasus HAM mengirim Netzai Sandoval untuk menyelidiki tewasnya ratusan warga sipil ditangan aparat keamanan dan anggota geng obat bius. antara 600. Dili. Pembantaian terhadap orang Armenia konon merupakan genosida pertama pada abad ke-20. Timor Leste tewas dan 400 lainnya terluka. Timor Leste. Felipe di selidiki ICC Pesiden Meksiko. Karena sudah 20 tahun kasus tersebut terkatung-katung penyelesaiannya yang tidak kunjung selesai. Felipe di selidiki ICC dikarenakan terjerat kasus HAM dengan dugaan pembunuhan dan penyiksaan warga sipil selama menggelar operasi memerangi pedagang obat bius. kejadian ini terjadi pada tanggal 12 November 1991. Tragedy Santa Cruz. di KHOIRUNNISA BAZILA Santa Cruz. 2. Pelaku peristiwa ini adalah 72 perwira militer Indonesia.

1. 71 wartawan diculik. Seharusnya wartawan diberi perlindungan dengan adanya unddangundang tersebut.044wartawan lainnya dipenjara pemerintah setempat. Pembantaian Srebenica atau biasa disebut Genosida Srebenica. Afrika. 3. Dan kasu tersebut harus diselesaikan dengan menuntaskan kasus tersebut maka agar kejadian tersebut tidak akan terjadi kembali.959 wartawan di dunia mengalami penganiayaan atau ancaman. Aspek pelanggarannya yaitu pembantaian. Penyelesaian: parlemen Yugoslavia bertindak secara tegas mengenai pembunuhan yang terjadi pada remaja dan etnis-etnis muslim Bosniak di sana. Pelakunya pasukan Serbia Bosnia pimpinan Jendral Ratko Mladic. Asia. Pelanggaran HAM terhadap wartawan di dunia. Korbannya 800. Untuk mencari perilaku penembakan tersebut untuk diadili. Aspek pelanggaranya yaitu penganiayaan. Genosida Rwanda. dan 1. 4. Agar korban penembakan yang masih hidup bisa menuntut haknya. Bosnia. Kejadian ini terjadi di seluruh dunia terutama Timur Tengah. pelakunya adalah para aparat atau pemerintahan korup. Karena dalam menyelesaikan perkara tersebut dibutuhkan suatau ketegasan oleh pemerintah tersebut. Yang menetapkan bahwa hal tersebut merupakan sebagai genosida dan . Dengan itu para wartawan tersebut sudah mempunyai badan huku yang berlaku. pembunuhan. Afrika Tengah. dan Eropa. kejadian ini terjadi pada tanggal tanggal 6 April 1994. Korbannya mencapai 8. Pelaku dalam peristiwa ini adalah sekelompok ekstremis Hutu yang dikenal sebagai Interahamwe.000 suku Tutsi dan Hutu moderat. di daerah Srebenica. 2. Penyelesaian: bagaimanapun bahwa kasus tersebut merupakan suatu kasus HAM yang berat. Penyelesaian: kan sudah ada contohnya undang-undang di dunia mengenai wartawan. di Rwanda. Karena semestinya kedudukan kita sama. Aspek pelanggarannya yaitu pembantaian. Benua Amerika. penculiakan dan penahanan. pada tahun ini.373 jiwa.tersebut. Korbannya para wartawan jurnalistik tercatat 66 meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi pada Juli 1995.

LIA NURUL FAUZIAH . Pelaku : orang Turki e. a. Tempat kejadian : Di Armenia d. c. 18 1. Korban : Orang Armania f. para prajurit dari AS menyiksanya tanpa alasan yang jelas sampai diya harus kehilangan nyawanya atas kesewenagwenagan AS. Aspek pelanggaran : Pembantaian orang Armania dan antara 600. padahal diadu di tahan lima bulan sebagai penebus ataskesalahannya namun entah motif apa.000 hingga 1. :Pelaku dari kasus tersebut iallah Prajurit sedanggkan korbannya adllah salah satu tahanan dari AS Aerika aspek pelanggaran :tahanan tersebut di pukuli sampai tewas. penyelesaiaan :kasusi ni di ajukan AI (Amnesti Internasional) ke PBB namun untuk selanjutnya apa ada respon atau keadan tersebut saya tidak mengetahuinya.5 juta orang Armenia dibunuh atau mati kelaparan dalam peristiwa ini. waktu kejadian :untuk waktu kejadian pelanggaran tidak diketahui secara pasti namun pengkajian masalah tersebut pada tahun 2000 tepat kejadian pelaku Serikat korban : tempat kejadiaan berada di penjara AS. Waktu kejadian : antara tahun 1894 hingga 1896. Kasus : Genosida Armania b.17 menetapkan para militer Serbia ikut bersalah dan harus mempertanggungjawabkan kasus terssebut Kasus :pelaggaran yang di lakukan prajurit AS trhadap tahanan LENA SUMIATI AS.

pemerkosaan oleh rezim Khamer Merah terhadap orang seantrreo Kamboja g. Burundi. KasusPelanggaran HAM di Rwanda Republik Rwanda adalahnegarakecil yang terletak di Timur-Tengah dariAfrikabertetanggadengan Uganda. Aspek pelanggaran : Pembantaian.000 orang meninggaldalamkejadianini. Tempat kejadian : Di kamboja dan tepatnya di penjara S-21 atau di Toul Sleng d.Akhirnyapecahlahgenosida di Rwanda.Padapuncakyabeberapa orang sukuHutu membunuhPresiden yangberasaldarisukunyasendiridanmenuduhpembunuhnyaadalahsuku Tutsi. Deuch mendekam di tahanan menanti persidangan atas pelanggaran HAM.g. KasusinibermulaolehadudombaBelgiaterhadapSuku Hutu dansuku Tutsi. Di Negara initerjadipelanggaran HAM ketikapejelejahanBelgia yang berpuncakpadatahun 1994. Proses hukum : Uni Eropa menyatakan bahwa salah satu persyaratan bagi Turki untuk masuk ke Uni Eropa ialah dengan mengakuinya genosida ini 2.Hal inidenganharapan agar semuawarga Hutu melakukanpembantaianterhadap Tutsi.Kasusiniadalahpelanggaran HAM yang berat yang berawaldariaspeketnishinggaberujungpadahakuntukhidup. 19 1. Kasus : kamboja "killing fields" di Tuol Sleng b. Sejak 1999.Duasukuinimerupakankorbandariadudomba yang dilakukanBelgia.000.Dalamkasus ii LUTFI INDRA SEPTIAWATI . Pelaku : rezim Khmer Merah e. the Democratic Republic of the Congo dan Tanzania. Pada 1975-1979.Sekitar 1. Proses hukum : Penegakan hukum tetap diberlakukan ke sejumlah pemimpin papan atas Khmer Merah yang berwatak kriminal. penganiayaan. Deuch menjabat sebagai Direktur S-21. Waktu Kejadian : pada 1975-1979 c. Korban : orang dari seantero Kamboja f. khususnya Deuch yang bernama asli Kaing Khek Iev. a.

terutama di . Diskriminasisemakinkuat. 2.Pemerintah Arab Saudi jugamelarangkaumSyiahmelakukansholatjama’ah di rumahsendiri. Pemerintah Arab Saudi melakukanpenangkapanterhadap Ali Al-Maki lantaranmendirikanshalatjamaah di rumahnya. seorangtokohbernama Nelson Mandela yang memperjuangkankesetaraannrasmendirikanKongresNasionalAfrikaA(ANC) danberdiri pula Konngres PAN Afrika. Kasusiniadalahbentukdiskriminasiraskulitputihterhadapraskulithitam.Berawaldariaksiboikotsekolah.Raskulithita mmendiami 80% dariwilayahAfrikaSelata. dansebagianmasihbebasberkeliaran. Pelanggaran HAM terhadapkaumSyiah di Arab Saudi Padatahun 2008 pemerintah Arab Saudi menyegelsembilan masjid kaumSyiah di negaratersebut. Karenaperjuangannya Nelson Mandela dipenjaraseumurhidup. 3.pernahadaupayapenyelesaiandarikeduakepalasukutetapigagal. termasukdari PBB yang memblokirAfrika Selatan danpadatahun 1976 diberlakukankonvensianti apartheid. ras Kulitwarnalainnyadairidari Asia yang terdiridaridari India dan Pakistan.Setelahitudiumumka nlahdaftarkriminalGenosidaoleh PBB.Padatahun 1976. sementara 20% untukraskulithitam.Kasus di Afrika Selatan inimendapatperhatianbesardaridunia.Padatahun 1990 Nelson Mandela dibebaskandaripenjaradanpadatahun 1994 menjadipresidenAfrika Selatan. kemudianmenjadipertumpahandarah. sebagiansudahtertangkap. terjadihuru-hara di Soweto.Sekitar 500 hingga 1000 wargakulithitamterbunuhdalaminsidenitu. Apartheid di Afrika Selatan Kasus Apartheid inimunculdi Afrika Selatan sejaktahun 1948 danbarudicabuttahun 1994.MerekamewajibkawargamuslimSyiahmenandatanganisuratperjanjian untuktidakmelakukanshalatberjamaah di rumah.KuatnyapengaruhulamaradikalWahabidalamrezim Arab Saudi.

Penduduk sipil Serbia Bosnia Herzegovina. 29 meninggal.lingkunganDepartemenDalamNegerimenyebabaknditerapkannyaberagamkebijaka n yang diskriminatifdanmemberatkanbagiwargaSyiah. dan 3 wanita dibunuh. Hal initentumerupakanpelanggaran HAM terkaittentangkebebasamumatberagama. Kamis (4/11/2010). 7 wanita diperkosa. sosial dan kebudayaan yang paling penting serta termasuk di dalam dokumen terpenting HAM. 20 Menteri Luar Negeri Pusat Pengawas Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Islam MAULIDI SYAMSID DLUHA Iran mengumumkan laporan pelanggaran HAM di Amerika Serikat dalam sebuah publikasi dan pengamatan Laporan HAM AS tahunan di Markas PBB di Jenewa. Menurut laporan Kantor Berita IRNA. Perang Antar Etnis Serbia Bosnia dengan Etnis Kroat Bosnia Tahun 1992 di Desa Sijekovac dekat kota Bosanki Brod (bagian utara Bosnia Herezegovina). walaupun telah ditentang masyarakat internasional. kantor Pusat Informasi dan Media Kementerian Urusan Luar Negeri Iran menekankan. Bahkan Komite Hak Anak-Anak dari PBB juga telah mengumumkan bahwa AS . 4. Dimulai dari serangan pihak Kroat Bosnia terhadap penduduk Serbia Bosnia.Kasusinimendapatkecamandariaktivis HAM dariKairotetapibelummendapatpenanganandari PBB. Perang surut karena disadari ada kepentingan yang sama antar kedua etnis namun kembali terejadi perang dan meluas ke wilayah lain. AS juga belum bergabung dengan konvensi yang berhubungan dengan hak-hak ekonomi. AS sebagai negara yang menetapkan patokan perlindungan HAM di dunia belum dapat memenuhi tugasnya. Hal ini dikaitkan dengan AS yang belum mampu menutup penjara Guantanamo dan penjara Abu Ghraib. Aspek HAM yang dilanggar adalah hak hidup dan hak rasa aman. PBB dan bahkan janji Presiden Barack Obama. Mereka menekankan dalam laporannya.

Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengatakan kasus kekerasan yang dialami Sumiati TKW di Arab Saudi itu tergolong pelanggaran HAM berat Patrialis juga Korban Kasus Pelanggaran HAM Unjuk Rasa di Kejaksaan Rabu 22 . Kekecewaan juga diungkapkan dalam laporan yang menyebutkan sejak 2001 tongkat kejut listrik milik tentara AS telah menewaskan 334 warga.telah menjadi salah satu penghasil serta penyebar terbesar hal-hal porno anak di bawah umur. Saat ini AS merupakan sebuah negara di antara dua di dunia yang masih belum bergabung dengan Konvensi Internasional Hak Anak-Anak.

sekolah. universitas. Politik apartheid berlangsung dari tahun 1948 hingga tahun 1990.Juli 2009 12 40 WIB Pelanggaran HAM di Arab Saudi Meningkat tiap Tahun Publikasi Angka Kemiskinan Jakarta Kompas Arab Saudi mengakui adanya pelanggaran hak berbagai kasus pelecehan Dari 335 000 TKI yang ada di Arab Saudi Kesehatan Kemiskinan HAM Terbaru Pegiat Hak Asasi Manusia di Indonesia kuatirkan prospek Terlalu banyak kasus pelanggaran HAM yang penyelesaiannya mendeportasi seorang jurnalis muda Arab Saudi yang di kasus pelanggaran ham tki di arab saudi kasus pelanggaran ham di arab CONTOH PELANGGARAN HAM DI ARAB SAUDI berita pelanggaran ham tki contoh kasus pelanggaran ham tki satunya adalah Indonesia hak asasi manusia HAM secara tegas di Banyak kasus yang terjadi atas pelanggaran hak asasi anak Turki Inspirasi Arab Baru Jamin Tio juga menjelasan hampir di semua kota besar di Arab Saudi memberlakukan hukum qisas untuk kasus kasus nurul mustafa peristiwa kasus pelanggaran ham berat di libya HAM di masyarakat tertutup seperti Arab Saudi dan Korea pembelaan hak asasi manusia seperti misalnya pada kasus pelanggaran bentuk pelanggaran hak asasi manusia di Rights dalam memonitor dan menindaklanjuti kasus kasus pelanggaran HAM terhadap buruh migran di Saudi turunnya visa panggilan kerja agensi penyalur TKI di Arab Saudi Arab Saudi Sekolahkan Anak Yatim Korban DOM Aceh BRP Sekretaris Komite Solidaritas Hak Asasi Manusia HAM Daerah persoalan pelanggaran HAM di masing dua kasus di 21 1. diberikan tempat yang berbeda untuk ras kulit putih dan kulit hitam. Aspek pelanggaran yang terjadi dalam apartheid adalah diskriminasi ras dan pembunuhan membabi buta yang dilakukan pelaku pembunuhan. Apartheid telah memakan korban jiwa sekitar 500-1000 warga kulit hitam. kantor. dll. Apartheid di Afrika Selatan Apartheid di Afrika Selatan merupakan kasus politik yang berpacu pada perbedaan ras kulit yang terjadi di Afrika Selatan. Pada masa ini. Politik apartheid ini melakukan diskriminasi kepada ras kulit hitam mulai dari tempat tinggal. bahkan tempat-tempat pelayanan umum seperti. Politik apartheid diselesaikan dengan bergantinya presiden baru F. tempat wisata.W. de Klerk yang M HIDAYAT DWI OKTARA . rumah sakit.

Korban dari pembantaian tersebut adalah Umat Muslim di Spanyol yang mayoritas terdiri dari wanita-wanita dan anak-anak yang masih kecil. Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol Pembantaian Umat Islam tersebut terjadi pada 1 april 1487 atau 892 H di daerahdaerah Islam yang pada penguasaan terakhir berada di daerah Granada. 3. Dunia seolah-olah telah tertipu oleh makna 1 April yang dimaknai dengan Aril fool’s day yang merupakan hari dengan acara kejutan atau keisengan sehingga tidak heran bahkan umat Islam sendiri pun ada yang merayakan hari yang sebenarnya adalah hari kesedihan ini. Apil Fool. Penyelesaian dari tragedi tersebut hingga kini tidak jelas karena terjadi pembelokan makna dari sejarah tersebut.memperjuangkan anti apartheid bersama Nelson Mandela dengan cara penghapusan undang-undang yang menunjang politik apartheid. kelelahan.5 juta dari penduduk yang berjumlah 8 juta meninggal dunia karena pembunuhan. dan eksekusi yang dilakukan oleh Khmer Merah. Setelah itu pemerintahan dipimpin oleh pemerintahan sementara yang mengubah kehidupan baru di Kamboja. Penyelesaian dari rezim tersebut adalah dikirimnya pasukan Vietnam untuk membebaskan Kamboja dari rezim kejam tersebut. kelaparan. Spanyol. Pembantaian keji tersebut dilakukan oleh tentara salib yang ingin menghancurkan Islam dari Spanyol. 2. Kasus tersebut dilakukan oleh rezim Khmer Merah yang berusaha melakukan kegiatan-kegiatan pemerasan dan pemaksaan terhadap warga Kamboja. serta pada akhirnya diselenggarakannya pemilu multiras. Genosida di Kamboja Kejahatan genosida di kamboja terjadi mulai dari 17 April 1975 hingga 6 Januari 1979 di Kamboja. Masalah tersebut akhirnya di tahun 2007 para pelaku Khmer Merah diadili setelah bertahun-tahun masalah tersebut diproses hingga ke PBB. Aspek pelanggaran tersebut jelas merupakan kejahatan genosida yang memakan seluruh penduduk Islam di Spanyol. mengembangkan hubungan yang mendalam antara ras kulit putih dan kulit hitam. . Akibat kejadian tersebut 1.7 sampai 2.

Aspek yang dilanggar antara lain memberlakukan warga Syiah seperti warga tingkat kedua atau warga asing dan menempatkannya di tingkat sosial yang terendah. ekonomi dan politik terhadap warga Syiah. Arab Saudi. kesehatan dan pembangunan jalan. Jabatan-jabatan penting. negara. seperti bagian keamanan. Provinsi timur Arab Saudi yang merupakan wilayah berpenduduk Syiah adalah wilayah yang tidak pernah mendapat perhatian serius dari pemerintah kerajaan. militer dan polisi diserahkan kepada keluarga kerajaan dan kelompok Wahabi. adalah sebuah pembantaian 800. Kebijakan rezim Al Saud terhadap warga Syiah seperti sikap rezim Apartheidterhadap warga kulit hitam di Afrika Selatan. dan lembaga-lembaga lain di wilayah itu diserahkan kepada warga non-Syiah. Korbannya adalah warga Arab Saudi yang bermazhab Syiah yang mayoritas tinggal di wilayah timur negara Arab Saudi. bahkan hingga kini sikap diskriminasi itu tetap subur di Arab Saudi. mazhab. misalnya dalam hal pendidikan. Salah satu penyebab utamanya adalah negeri ini tidak memiliki nilai kepentingan strategis di mata internasional MIFTAKHUL ARIF PRASETYA 1. Selama abad 20. 16 Februari 2012 tetapi sudah terjadi sejak abad ke 20 di Riyadh. Diskriminasi Rezim Al Saud di Arab Saudi Dilaporkan terjadi pada hari Kamis. universitas. Manajemen dan pengelolaan sekolah.000 suku Tutsi dan Hutu moderat dalam periode 100 hari pada tahun 1994 oleh sekelompok ekstremis Hutu yang dikenal sebagai Interahamwe. Genosida Rwanda genosida Rwanda. Rezim Al Saud juga membatasi aktivitas-aktivitas keagamaan warga Syiah. Warga Syiah juga tidak mendapat posisi penting dalam pemerintahan. Cara penyelesaiannya hingga sampai saat ini belum ada tetapi 22 . Penyelesaian dari kasus tersebut sampai sekarang tidak jelas karena tidak mendapat sorotan dunia khususnya Perancis. Pelakunya yang tak lain dan tak bukan adalah Pemerintah Riyadh Arab Saudi yaitu Raja Al Saud. Aspek pelanggaran tersebut adalah pembunuhan massal yang dilakukan oleh kelompok ekstremis Hutu tanpa rasa kemanusiaan. Bahkan warga Syiah di provinsi timur negara ini tidak pernah mendapat pekerjaan penting. pemerintah Riyadh dan Wahabi telah memberlakukan tiga diskriminasi. dan Amerika Serikat. Pemerintah Riyadh memperlakukan berbeda terhadap wilayah ini. Selain itu warga Syiah juga menjadi kelompok paling teraniaya di Arab Saudi.4. Inggris.

Ribuan umat islam menjadi korban. Seperti diperbolehkan warga Syiah untuk ditempatkan di bidang-bidang yang dianggap sensitif dan harus tetap mendapat perhatian serius dari pemerintah kerajaan Arab Saudi.seharusnya para pejabat pemerintah Arab Saudi tidak harus membeda-bedakan warga Syiah dengan warga non Syiah. Pembantaian Nanking Pembantaian Nanking(Rape of Nanking). dan gas racun. Penyelesaian: kasus ini di tangani oleh Mahkamah Militer Internasional kawasan Asia Timur. Pembantaian umat islam di Spanyol MOCH RICHO Pembantaian atau genosida yang di lakukan oleh pasukan salib terhadap umat PERMANA islam di Granada. Di perkirakan lebih dari 6jt penduduk yahudi yang jadi korban. warga Syiah harus diberlakukan sama dengan warga Arab Saudi lainnya. Dan pada saat itu Persatuan Liga bangsa-bangsa (sekarang PBB) tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi hal ini. Terdapat 300. Dengan begitu tidak akan ada lagi yang namanya deskriminasi oleh pemeritah Arab Saudi dan pelanggaran HAM terhadap warga Syiah. 3.Spanyol pada tanggal 1 april.000 korban jiwa pada waktu itu. Genosida besar-besaran yang di lakukan oleh Nazi Jerman yang dipimpin oleh Adolf Hitler terhadap yahudi Jerman pada tahun 1942 di jerman.pembantaian di sertai penyiksaan dan permerkorsaan penduduk nanking. namun sampai hari ini tidak jelas hasil akhirnya. 23 1. yang pasti BAGUS . penyiksaan. Penyelesaian: Belum ada penyelesaian yang pasti tentang kasus ini.china yang dilakukan oleh tentara jepang pada tanggal 13 Desember 1937 hingga awal Februari 1938. Penyelesaian: 2. dikarenakan bahwa kawasan Asia adalah kawasan teritorial yang dikuasai oleh jepang. Genosida oleh nazi jerman kepada penduduk yahudi. Genosida ini di lakukan dengan cara tembakan-tembakan.

adalah Sesudah perang Adolf Eichmann seorang pejabat tinggi Nazi yang menjadi pengelola kampanye genosida tersebut ditangkap dan diadili oleh pemerintahan Israel tahun 1961-1962 dan dihukum mati. 2. Kejadian ini terjadi pada periode 1940-1945 pada saat Nazi ingin menguasai Eropa. Polandia dan negara-negara yang dikuasai oleh Nazi. Penyelesaian: Holocaust adalah kasus pembunuhan masal sepanjang sejarah. Kejadian ini terjadi dalam periode 100 hari pada tahun 1994. Aspek pelanggaran pada aspek pembantaian Rwanda adalah pembunuhan yang dilakuakan dengan cara genosida. ditengarai jumlah korban Holocaust adalah sekitar 6 juta jiwa. Korban pada pembantaian Rwanda adalah 800. akan tetapi dunia tidak tinggsl diam atas kejadian ini. Peristiwa Holocaust Holocaust terjadi di Jerman pada saat rezim Hitler berkuasa dengan Nazi. Disini pemerintah harus bersikap tegas karena ini termasuk M TAUFAN SOFYAN . Pembantaian Rwanda Pembantaian Rwanda terjadi di Rwanda Afrika Tengah.000 warga yang berasal dari suku Tutsi dan Hutu moderat. Aspek pelanggaranya pada Holocaust adalah pembunuhan sadis dengan memasukkan korban ke dalam ruangan kemudian diberi gass beracun. Pelaku pembantaian Rwanda yang terjadi di Rwanda adalah sekelompok ekstremit Hutu yang dikenal sebagai interahamwe. pasca perang dunia II semua yang ikut serta kejadian ini menjadi buronan internasional. Itupun teerlambat dengan 2500 personal tidak mampu mengatasi tersebut. Penyelesaian: pembunuhan besar-besaran ini sayangnya tidak mendapatkan perhatian besar padahal dengan jumlah korban sebanyak itu dunia Internasional PBB haruslah turun tangan. 24 1. Sebagai penjahat perang dan kemudian dihukum mati. Korban Holocaust sendiri adalah warga Eropa keturunan Yahudi yang berasl dari Jerman. Pelaku Holocaust adalah pembunuhan masal dengan mengunakan gas beracun yang dilakukan oleh para tentara Nazi dibawah pimpinan Adolf Hitler. Peristiwa pembantaian Rwanda dimulai 6 April 1994 sampai kurang lebih 100 hari kedepannya.

perang saudara. seharusnya Prancis bisa bertoleransi. Sisanya MOHAMMAD NUR KHOTIB . Padahal warga muslim perancis juga banyak. 25 Pembinasaan Bangsa Armenia Oleh Imperium Utsmani Turki. pasukan para militer. ini merupakan pelanggaran mengatasnamakan agama. Terutama dari para negara sahabat yang mayoritas muslim. 3. peristiwa ini terjadi pada sekitar tahun 2009 mungkin bahkan sampai sekarang. Pelakunya yaitu pemerintah yang mengeluarkan kebijakan Prancis tentang pelarangan penggunaan jilbab. ini mendapat banyak kecaman. Korban pembantaian Srebenica ini adalah sekita 8000 remaja dan laki-laki etnis Bosnia. Pelaku pembantaian Srebenica adalah pasukan Serbia Bosnia pimpinan Ratko Mladic. Pembantaian ini terjadi pada Juli 1995. Wanita diperkosa dan dibunuh. Mungkin menjadi pemisah Serbia Bosnia menjadi negara sendiri” merupakan jalan terbaik. Anak-anak dan wanita ditelantarkan tanpa air dan pangan di gurun pasir. Aspek pelanggarannya yaitu. Serbia Scorpion juga ikut serta dalam peserta ini. Aspek pelanggaran yang dilakukan adalahpembunuhan masal dengan mengatasnamakan agama. kebijakan ini adalah pelanggaran HAM kepada warga muslim. laki-laki dibantai secara massal. 4. Ini adalah saudara di negara pecahan Yugoslavia. Penyelesaian: kasus ini adalah kasus pembunuhan masal terbesar pasca perang dunia II. terjadi pembinasaan bangsa Armenia oleh imperium Utsmani Turki. Penyelesaian: pemerintah perancis harus mencabut keputusan ini karena di Perancis sendiri banyak yang muslim. Genosida Srebenica Genosida srebenica terjadi di daerah Srebenica Bosnia. mereka tidak diperkenankan untuk menggunakan jilbab. Pelarangan pengunaan jilbab di Perancis peristiwa ini terjadi di Eropa tepatnya di negara Prancis. Selain itu pasukan Serbia Bosnia. khususnya bagi para warga muslim yang berada di Prancis. Tanggal 24 april 1915. Kebijakan ini merupakan pelanggaran HAM.

dan Guantanmo. menuntut semua yang bertanggung jawab bagi tindsakan semacam itu. penjara Abu Ghuraib di Irak. penyakit dan bunuh diri. Aspek yang di langgar : hak-hak sipil dan politik.Penyidikan dilakukan tahun 1919 dan 1921. Afganistan. di beberapa penjara serangan Amerika Serikat. 25 Pelanggaran HAM Amerika Serikat Kapan dan di mana sejak April 2004. Penyelesaian : Perjuangan rakyat Armenia saat ini hanyalah untuk sebuah pengakuan. Siapa yang melanggar : militer Amerika Serikat Yang di langgar itu siapa : tahanan Amerika Serikat. dan Guantanmo. Analisis : komite HAM harus tegas kepada Amerika Serikat kalau Amerika MUHAIMINA . Daerah pembantaian meliputi Armenia (Assyiria) di tenggara Turki (Mesopotamia kuno). Amerika pun mengakui genosida Armenia. Hal itu terwujud melalui keputusan Senat Amerika tahun 1997.5 juta rakyat Armenia. penjara abu Ghuraib di Irak. di teritori mana saja di bawa juridiksinya. Parlemen Inggris untuk Wales. Perkiraan jumlah korban pembantaian sekitar 1.mati karena kelaparan. Afganistan. Penyelesaian kasus itu amerika Serikat harus mengambil tindakan cepat untuk menghapus semua bentuk penyiksaan danperlakukan buruk terhadap tahanan oleh personel Militer dan sipil. dan menjamin mereka di hokum secara wajar. dan harus segera serta melakukan tindakan investigasi secara mendalam. Pelaku genosida terbukti dan dinyatakan bersalah. Terkuaklah rencana dan pelaksanaan operasi genosida itu. menurut keseriusan kejahatan.

cara James Cook melakukan pembantaian secara besar-besaran yang pada akhirnya merugikan banyak nyawa melayang. serta penyebaran penyakit dengan sengaja. : Di pantai timur Australia : Kolonisasi Inggris pimpinan James Cook : Penduduk aborigin Australia Aspek Pelanggaran : Pengambilan alih daerah pantai timur Australia secara paksa. 26 27 1.Selain itu menjadi bencana besar bagi penduduk aborigin Australia. karena Amerika Serikat telah meratifikasi konfensi PBB yang menentang penyiksaan dan konvensi ke tiga dan keempat Gevena.Karena hal itu sudah merugikan banyak pihak. Selain itu juga. Genosida Bangsa Aborigin • • • • • MUKHAMMAD BURHANUDDIN NOVIA MARISA Waktu kejadian Tempat kejadian Pelaku Korban : Pada tahun 1770-1900. Penyelesaian : Hak Asasi bangsa Aborigin harus tetap di pertahankan. • • Pembantaian Bangsa Armenia Waktu kejadian Tempat kejadian : Sekitar Perang Dunia I (dari tahun 1915 – 1917) : Di gurun pasir Suriah dan Mesopotamia .Serikat itu benar-benar melanggar HAM berat. PBB harus ikut bertindak kepada Amerika Serikat.maka dari itu harusnya di tuntut di Mahkamah Internasional.dan itu semua yang pada akhirnya menuntut Hak-hak Asasi Manusia suku aborigin untuk hidup. • 2.karena seorang James Cook yang mengambil alih daerah tersebut tidak memiliki Hak sama sekali atas daerah tersebut.

Serta penyangkal adanya Genosida di Armenia. yang di dunia internasional juga dikenal sebagai genosida Rwanda. 3. oleh sekelompok ekstremis Hutu. tidak menutup kemungkinan sebagian besar ilmuwan dari negara Barat dan Rusia percaya adanya genosida pernah terjadi dan dilaksanakan secara sistematis oleh kaum Turki Muda. Serta pembantaian beribu-ribu orang Armenia.• • • Pelaku Korban : Tentara Kerajaan Ottoman Turki : Orang-orang Armenia Aspek Pelanggaran : Sebagian besar tanah orang Armenia dikuasai oleh orang Turki Ottoman. Tepatnya pada 6 April 1994 • • Tempat kejadian Pelaku : Kota Nyarubuye berjarak 100 km dari timur Kigali : Sekelompok ekstremis Hutu yang dikenal sebagai Interahamwe • • Korban : Etnis Tutsi Aspek Pelanggaran : Pembantaian suku tutsi di Rwanda. itu akan membuat bangsa turki malu apabila terdengar oleh bangsa lain. . • Penyelesaian : Dengan di pojokkannya Bangsa Turki Ottoman sebagai bangsa yang telah melakukan Genosida di Armenia. Pembantaian di Rwanda • Waktu kejadian tanggal : Periode 100 hari pada tahun 1994.

Tragedy Santa Cruz SAMSUL ARIFIN kejadian ini terjadi pada tanggal 12 November 1991. Bukan dengan cara melakukan pembantaian yang justru menambah masalah baru dan kemungkinan besar masih ada korban baru yang berjatuhan 1. Korban pembantaian Srebenica ini adalah sekita 8000 remaja dan laki-laki etnis Bosnia. di Santa Cruz. Timor Leste tewas dan 400 lainnya terluka. Serbia Scorpion juga ikut serta dalam peserta ini. Selain itu pasukan Serbia Bosnia. Pelaku pembantaian Srebenica adalah pasukan Serbia Bosnia pimpinan Ratko Mladic. Yang menetapkan bahwa hal tersebut merupakan sebagai genosida dan menetapkan para militer Serbia ikut bersalah dan harus mempertanggung jawabkan kasus tersebut. Aspek pelanggarannya yaitu Pembantaian. Penyelesaian: Untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dan sekelompok ekstremis Hutu ini sudah asal memblokade jalan yang menurutnya itu cara terbaik untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan Presiden Rwanda. Pembantaian Srebenica pembantaian Srebenica terjadi di daerah Srebenica Bosnia. Aspek pelanggaran yang dilakukan adalah pembunuhan masal dengan mengatasnamakan agama. Pelaku peristiwa ini adalah 72 perwira militer Indonesia. Karana dalam menyelesaikan perkera tersebut di butuhkan suatu ketegasan oleh pemerintahan tersebut. Pembantaian ini terjadi pada Juli 1995. Dili. pasukan para militer.• 28 Penyelesaian : Hak hidup etnis Tutsi patut di perjuangkan. Timor Leste. Jika Serbia tidak mau mempertanggungjawabkan kejadian tersebut peran PBB yang mengambil alih .parlemen Yugoslavia bertindak secara tegas mengenai pembunuhan yang terjadi pada ramaja dan etrnis-etnis muslim Bosniak di sana. Karena sedah 20 tahun kasus tersebut terkatung-katung penyeleseiannya yang tidak kunjung selesai. Dili. Yang menjadi korban dalam peristiwa ini adalah korbannya 200 warga Santa Cruz. padahal pembunuhan Presiden Rwanda masih belum jelas tentang siapa pembunuhnya. Penyelesaian: seharusnya peran pemerintah maupun organisasi PBB sangat penting untuk menuntaskan kasus tersebut. 2.

pada saat ini. kasu ini adalah pembunuhan atau pembantaian. Ini merupakan buku pertama yang ditulis mengenai pelanggaran HAM berat oleh AS yang terang-terangan berdasarkan sumbersumber dari berbagai lembaga internasional. di seluruh dunia.kasus tersebut. Yaitu. dengan memberi sangsi yang tegas terhadap Israel. Dengan cara apapun kasus tersebut bisa terselesaikan kerena sudah melanggar HAM berat di dunia. ini terjadi pemerintah dan para aparat. yaitu 66 yang lainnya ada yang diculik. Seharusnya peran PBB sangat penting untuk menyelesaikan kasus tersebut. Aspek pelanggaran kasus ini adalah pembunuhan. Penyelesaian: Konflik di tubuh dua negara serumpun tersebut memang tidak pernah kunjung terselesaikan kasusnya. peristiwa ini terjadi di Gaza pada pertengahan tahun 2008-2009. Pelakunya ialah Korbannya ialah para jurnalis di dunia. 66 Jurnalis Tewas di Dunia pada tahun 2011. 4. 29 Penyelesaian: Seharusnya wartawan di beri perlindungan dengan adanya undangundang. Iran. 1. Korbannya Sekitar 1300-an warga Palestina dan 13 warga Israel tewas dalam serangan Israel ke Gaza. Dengan itu para wartawan tersebut sudah mempunyai badan hukum yang berlaku. Pelaku pada peristiwa ini adalah tentara Israel yang membunuh warga sipil. jurnalis meninggal dunia dan Aspek pelanggarannya pada penculikan dan penahanan.PELANGGARAN HAM AMERIKA SERIKAT SELVIA MAYANG SARI Artikel ini dikutip dari buku “Human Rights Violation by The United States of America” yang dikeluarkan pada 2007 oleh Departemen HAM—Kementerian Politik Luar Negeri. Buku ini menggunakan lebih dari 117 . Tentara Israel langgar HAM di Gaza. 3. dan di penjarakan.

Jelas. perangai HAM para pemain yang lebih berpengaruh di dunia memiliki dampak besar pada semua aspek kehidupan modern. promosi dan perlindungan HAM berdasarkan penghormatan pada perbedaan budaya dalam kerangka universalitas merupakan salah satu pilar kehidupan modern saat ini. Karena itu. dan juga memperlakukan dengan buruk tahanan di penjara Abu Ghuraib di Irak. yang ditandai dengan globalisasi yang sedang tumbuh. itu akan digunakan sebagai rujukan oleh pihak lain. termasuk penetapan standar dan aplikasi HAM di dunia. ketika potret pertama muncul mengenai personel militar AS menghina. Situasi yang mengerikan di tempat-tempat seperti Tanjung Guantanamo dan Bagram dan kisah-kisah tentang pusat-pusat penahanan rahasia di seluruh dunia akan berdampak negatif terhadap struktur konsep hukum internasional tentang HAM dan penerapannya di dunia. Kenyataannya. menyiksa. Tetapi kenyataannya pola pelanggaran ini tidak berasal dari aksi beberapa tentara yang melanggar hukum. pemerintahan AS berulangkali mencoba memotret pelanggaran HAM itu sebagai insiden yang terpisah. menemukan interpretasi negatif atas ketentuan hukum internasional terhadap HAM di dalam kultur unilateralisme yang sedang tumbuh. kerja segelintir tentara yang buruk yang bertindak tanpa perinta. Negara-negara bertanggung-jawab dalam domain HAM berdasarkan kenyataan mereka memiliki instrumen-instrumen kekuatan yang diperlukan untuk memberi arah dan efektualitas kepada kekuatan aktif globalisasi. Ketaatan. Lebih parah lagi. pelanggaran hak-hak sipil dan politik oleh Pemerintahan AS terhadap mereka yang ada di dunia dalam apa yang disebut “perang terhadap teror” tak dapat disamakan dengan pelanggaran HAM oleh sebuah pemerintahan kecil dalam wilayah yang kecil. Sejak April 2004. Kejadian itu berasal dari keputusan yang dibuat oleh Pemerintahann AS . satu-satunya aspek pengecualian dari pelanggaran di Abu Ghuraib adalah potret.referensi sebagai sumber data dan informasi tentang pelanggaran HAM yang dilakukan oleh AS.

tidak mendengar kejahatan” pemerintahan Bush. personel militer dan intelijen AS di Afghanistan melakukan sistem interogasi yang meliputi penggunaan deprivasi tidur. Menurut Human Rights Watch.. dalam jawaban. beberapa ahli hukum telah mengungkapkan bahwa AS dapat diwajibkan untuk mengadili beberapa prajuritnya untuk kejahatan perang dan dibawah Konvensi Ketiga dan Keempat. Human Rights . Dalam hal ini.untuk membelokkan. menerapkan metode interogasi yang bersifat memaksa dan pendekatan “tidak melihat kejahatan. Sejak kejatuhan pemerintahan Taliban di Afganistan. deprivasi indera. di pangkalan udara Bagram dan lokasi lain di Afghanistan. AS telah gagal memberi penjelasan yang cukup atas tuduhan perlakukan buruk terhadap tahanan oleh personel militar dan intelijen AS di Afghanistan. dan pelanggaran dalam seksi itu adalah “pelanggaran berat”. termasuk di Kabul . dan bahwa Pemerintahan AS telah mengakui bahwa perjanjian-perjanjian dimaksud mengikat dalam perang untuk pembebasan Irak. Kendati fakta bahwa AS telah meratifikasi Konvensi PBB yang menentang penyiksaan dan Konvensi Ketiga dan Keempat Geneva. pasukan pimpinan AS telah menangkap dan menahan ribuan orang dan warga negara asing lain di seluruh . dan memaksa tahanan untuk duduk atau berdiri dalam posisi yang menyakitkan untuk periode waktu yang lama. CIA juga menahan tahanan yang tak jelas jumlahnya. atau mengesampingkan hukum. Fasilitas penahanan AS yang utama di adalah di pangkalan udara Bagram. Kebijakan administrasi yang menciptakan iklim Abu Ghuraib dalam tiga cara fundamental pengelakkan dari hukum intenasional. Bagaimanapun. Ada banyak laporan tentang pelanggaran hak asasi manusia oleh personel militer dan intelijen AS di Afghanistan. terlihat bahwa Pemerintahan Bush mengklaim para tahanan yang diambil dari Abu Ghuraib tidak digolongkan sebagai tahanan perang dibawah hukum internasional. mengabaikan. tahanan perang orang sipil yang ditahan dalam suatu perang tak dapat diperlakukan dalam perangai yang merendahkan.

Committee telah mencatat dengan keprihatinan kekuarangan-kekurangan menyangkut kemerdekaan. Irak. termasuk suatu hasil dalam kematian tahanan. menuntut semua yang bertanggung jawab bagi tindakan semacam itu. terlebih. Sejak 2002 Kamp Guantanamo telah menjalankan perannya sebagai penjara militer dan kamp interogasi dan menahan lebih dari 775 tahanan dari 44 negara dan kebanyakan orang-orang yang dicurigai oleh pemerintahan AS sebagai operatif Al-Qaeda dan Taliban. termasuk sifat administratif atau kurang dari satu tahun penjara. hukumanhukuman dan reparasi yang dijamin buat korban. Dalam hal ini. yang mengutip laporan-laporan bahwa para tahanan telah disiksa atau diperlakukan secara kejam. The Committee menyesal AS tidak memberikan informasi cukup menyangkut penuntutan yang dilontarkan. di teritori mana saja dibawah juridiksinya. dan efektivitas investigasi menjadi tuduhan penyiksaan dan kekejian. Juga menjadi keprihatinan bahwa investigasi dan penuntutan banyak kasus-kasus ini. AS harus mengambil tindakan cepat untuk menghapus semua bentuk penyiksaan dan perlakukan buruk terhadap tahanan oleh personel militer dan sipil. Afghanistan. dan lokasi di luar negeri lainnya. dan harus segera serta melakukan tidakan investigasi secara mendalam. tidak manusiawi dan perlakukan yang menghina atau hukuman yang dilakukan oleh anggota militer dan sipil tertentu di dan Irak. dan menjamin mereka . di fasilitas penahanan di Guantanmo. penggunaaan Guantanmo sebagai penjara militer telah diserang oleh organisasi-organisasi hak asasi manusia dan para pengritik lain. dan pada kasus-kasus kematian yang dicurigai di tempat tahanan di salah satu lokasi-lokasi ini. ketidak-berpihakan. telah membawa pada hukuman yang lembut. perlakukan atau hukuman yang tidak manusiawi atau merendahkan yang ditimpakan oleh militer dan personel non militer AS atau pekerja kontrak. The Committee Against Torture (CAT) menyuarakan keprihatinannya atas laporan-laporan yang bisa dipercaya mengenai tindakan penyiksaan atau kekejian.

Jelas. Maka dari itu parlemen Jerman memutuskan untuk terus menekan pemerintah Iran. Dalam beberapa hari terakhir ini terdengar kabar bahwa hukuman rajam Sakineh Ashtiani tidak jadi dilaksanakan. bahwa akan ada amnesti. Parlemen Jerman juga membicarakan kasus Sakineh dan situasi HAM di Iran. tekanan publik. dengan dakwaan perzinaan. AS telah secara eksplisit dan sistematik melanggar standar internastional menyangkut perlakukan manusiawi terhadap tahanan yang membawa pada keberatan yang dimunculkan oleh organisasi internasional inter alia Human Rights Commission and Committee Against Torture." kata Ute Granold. Kedua pewarta itu saat ini mendekam di tahanan. Namun masih belum jelas apakah memang akan ada pengampunan bagi Sakineh Ashtiani. "Terdengar kabar dari Dewan Hak Azasi Manusia Iran. Apakah itu benar. Semua partai politik di Jerman. Masih ada secercah harapan. Tapi saya pikir. Sakineh Ashtiani adalah perempuan Iran yang dijatuhi hukuman rajam oleh pengadilan dengan dakwaan perzinaan. Masih belum diketahui pula bagaimana nasib kedua jurnalis Jerman yang ditangkap ketika berusaha mewawancarai putra Sakineh Ashtiani. Sakineh Ashtiani di Iran harus menjalani hukuman rajamnya. kecuali Partai Kiri yang . menurut keseriusan kejahatan. kami tidak tahu. atau hukuman rajam itu dialihkan menjadi hukuman yang lain. Ute Granold. dan tentunya tekanan publik internasional menunjukkan bahwa orang bisa mengubah sesuatu.dihukum secara wajar. dari fraksi Uni Kristen Demokrat Jerman CDU/CSU sangat berhati-hati dalam menanggapi informasi ini. 2. KASUS PELANGGARAN HAM IRAN DIBAHAS PARLEMEN DI JERMAN Sejak beberapa minggu terakhir seluruh dunia khawatir.

" Selain itu. sejak pemilihan presiden yang lalu dan protes terhadap pemerintah Iran setelahnya. memutuskan untuk menerima warga Iran yang mengungsi ke Turki dan tidak tahu mereka harus tinggal di mana. Ditambahkannya. kalau mungkin. Saat ini ada 29 orang yang datang ke Jerman. Marina Schuster dari Partai Demokrat Liberal FDP mengatakan. meningkat ancaman terhadap para tokoh oposisi. Sejak aksi protes berkepanjangan digelar di Iran. Penduduk Rawagede dibantai secara tragis dan sadis pada 9 Desember 1947 sewaktu melancarkan agresi militer pertama. Ketika itu tentara Belanda menyerbu Bekasi. APRESIASI HAM DI BELANDA Oleh Jafaruddin . Kami ingin agar ini dikaji.mengeluarkan pernyataan sendiri. .PEMBANTAIAN Rawagede adalah salah satu bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang dilakukan tentara Belanda. Partai Sosial Demokrat (SPD). menuntut pengampunan Ashtiani dan perbaikan situasi hak azasi manusia di Iran. namun ratusan di antaranya berhasil menyelamatkan diri ke Turki. Namun fraksi-fraksi di parlemen Jerman tidak menemukan kesepakatan berkaitan usulan SPD tersebut. Para saksi seringkali menarik kembali pengakuannya. Ratusan warga sipil menjadi korban dalam pembantaian tersebut. keluar dari agama Islam. ribuan rakyat mengungsi ke arah Karawang."Jerman ingin menerima keseluruhan 50 pengungsi jenis ini. tapi hukuman matinya tetap dijatuhkan. ribuan orang ditangkap. atau pun homoseksualitas menjadi agenda sehari-hari di Iran. Hukuman mati atas dakwaan perzinaan. Itulah yang disebutkan oleh Volker Beck. Angelika Graf dari partai oposisi. menyambut keputusan ini. "Dan oleh sebab itu pemerintah Jerman. "Pengakuan atau tuntutan para saksi pada umumnya merupakan hasil tekanan atau bermuara pada pertikaian keluarga.“ ujar Graf. ketua fraksi Partai Hijau di parlemen Jerman. "Kami akan lebih senang lagi. jumlah 50 orang pengungsi itu ditingkatkan. 3. setelah apa yang disebut Revolusi Hijau.

setelah peristiwa itu. Sebagian besar penduduk laki-laki Desa Rawagede dieksekusi. Rawamerta. dan kekejaman tersebut juga patut dikutuk. lebih-lebih di Aceh mulai masa Daerah Operasi Militer (DOM). bagaimana upaya penyelesaian yang dilakukan Pemerintah Belanda terhadap masyarakat Rawagede untuk “menebus” dosanya. yang terjadi beruntun tahun 1999 Seperti Simpang KKA. gedung KNPI. pembantaian Tgk Banqiah dan santrinya. Pelajaran Penting Baru-baru ini Pengadilan Den Haag memenangkan gugatan janda korban pembantaian Rawagede (sekarang terletak di Desa Balongsari. Karawang) pada tahun 1974 dan mengaku negaranya bersalah dalam peristiwa tersebut. Aceh Timur. Gugatan hukum ini diajukan 11 janda korban brutalitas tentara Belanda pada 9 Desember . Kemudian Bumi Flora 2001 dan selanjutnya darurat militer. mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa dari kalangan sipil.Pertempuran kemudian berkobar di daerah antara Karawang dan Bekasi. Dalam putusannya. Pembantaian di Krueng (sungai) Arakundou. Lebih sadis lagi. Menurut saksi mata saat itu. juga pernah dialami masyarakat Indonesia di sejumlah provinsi lain. tentara Belanda kembali melancarkan pembersihan. Perkiraan jumlah korban tewas dalam pembantaian itu bervariasi. 4 Oktober 1948. Bagaimana pula penyelesaian yang dilakukan Pemerintah Indonesia juga Aceh terhadap seberat kasus pelanggaran yang masih teringat jelas di ingatan korban dan masyarakat. mulai dari 150 orang hingga lebih dari 430 orang. para lelaki tersebut dijejerkan dan ditembak mati Menyimak fakta sejarah di atas memang menyedihkan pembantaian terhadap warga sipil. majelis hakim memerintahkan Pemerintah Belanda membayar kompensasi kepada janda korban pembantaian di Rawagede. Namun. Apa yang dialami oleh masyarakat Rawagede ketika itu.

tapi tak penuntasan kasus dan pemenuhan hak korban. . pengadilan memutuskan. dua tahun setelah Indonesia merdeka. meski kasusnya terjadi 64 tahun silam. selama hak-hak korban belum terpenuhi. Pemerintah Belanda dinyatakan bersalah dan harus membayar kompensasi kepada para keluarga korban peristiwa itu (kompas. Buktinya. Kita belum melihat adanya keinginan baik dari pemerintah untuk benarbenar menyelesaikannya sebagai langkah menegakan hukum. bagaimana dengan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia dan provinsi Aceh.com).1947. hakim menolak penerapan statute of limitation atau kejadian yang telah kedaluwarsa yang terjadi lebih dari lima tahun. KontraS mencatat ada delapan kasus HAM berat di Indonesia yang belum tersentuh proses hukum. yang ikut mengapresiasi. meminta maaf berkali-kali kepada masyarakat Rawagede sebelum mengeluarkan bantuan berupa kompensasi atas vonis yang telah ditetapkan pengadilan Den Haag. dan menjadi cermin bagi Pemerintah Indonesia dan juga Pemerintah Aceh. Karena masih banyak kasus pelanggaran berat yang terjadi masa silam. Keseriusan lain yang dilakukan Pemerintah Belanda terhadap kasus tersebut. Tapi juga menunjukkan keberpihakannya kepada penghormatan HAM dan pemenuhan hak korban pelanggaran HAM. Pada 14 September 2011. Pengadilan Den Haag serius untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM. Mengapa penting? Karena dalam putusan Pengadilan Den Haag bukan hanya tersirat kesadaran hakim untuk menegakan hukum yang independen dan integritas. Sementara korban masih mengalami trauma yang berkepanjangan. Gugatan dilakukan sejak 2008 di Pengadilan Belanda di Den Haag. Hakim masih mempertimbangkan fakta pelanggaran HAM yang terjadi. Dalam putusan itu banyak pelajaran penting yang dapat dipetik. Nah. Indonesia memiliki sejumlah kasus pelanggaran HAM berat. Putusan tersebut mendapat respon yang luar biasa dari para pihak di Indonesia tak terkecuali lembaga Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). belum ada penyelesaian.

kasus pembantaian Massal 1965 yang menewaskan 1. Bahkan juga bisa berkemungkinan ke depan akan terjadi aksi pemberontak sebagai reaksi tidak adanya perhatian pemerintah untuk menyelesaikan. Pertama. kasus Penembakan Misterius “petrus” dari 1982 sampai 1985 yang menewaskan 1. tapi sampai sekarang masih macet di tengah jalan. Bahkan kemungkinan lain Indonesia akan mendapat nomor urut satu di Dunia sebagai negara terbanyak kasus pelanggaran HAM. tapi kenapa Pemerintah Belanda mampu . Bahkan sekarang hanya tinggal ahli waris. kasus-kasus di Aceh Pra DOM yang menewaskan ribuan warga. Karena kasus ini sudah terjadi 64 tahun lalu.Di antaranya. korban dan ahli waris korban pelanggaran HAM menjadi apatis terhadap penegakan hukum di Indonesia. Ini mengindikasikan pemerintah kita belum serius untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM. Tapi kenapa kasus Indonesia yang masih membekas di ingatan para korban belum diselesaikan? Potensi Terjadi Menurut penulis ada dua kemungkinan yang berdampak bagi Indonesia dengan belum adanya penyelesaian kasus pelanggaran HAM. Untuk menyelesaikan kasuskasus pelanggaran HAM di Indonesia. Kedua. Pemerintah Indonesia bisa “bercermin” kepada putusan Pengadilan Den Haag terhadap kasus Rawagede.5 juta orang. kasus-kasus serupa sangat berpotensi terjadi ke depan lagi. Kendati ada kasus yang diselesaikan.678 warga. Kasus pelanggaran Ham terus meningkat di Indonesia salah satu faktornya karena tak ada penyelesaian. Kasus di Timor Timur Pra referendum 1974-999 yang menewaskan ratusan ribu warga. kasus Dukun Santet Banyuwangi tahun 1998 yang menewaskan puluhan warga. Kasus di Papua 1966 yang menewaskan ribuan warga. Padahal kasus Rawagede yang di putuskan putusan Pengadilan Den Haag sudah 64 tahun silam terjadi. karena tak ada sanksi yang dapat memberi “pelajaran” kepada para pelaku.

Mereka juga sangat erat dengan korban konflik. Tapi sampai sekarang raqan KKR belum juga jelas juntrungnya. Padahal Kitab Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang digunakan Indonesia adalah produk Belanda zaman dulu. Seharusnya raqan KKR juga menjadi prioritas bagi mereka untuk pengungkapan kasus pelanggaran di Aceh. Penulis memprediksi jika pada kepemimpinan eksekutif dan legislatif periode sekarang Rancangan Qanun (Raqan) KKR tak bisa dilahirkan. IRAN PELAJARI KASUS PELANGGARAN HAM NATO DI LIBYA Duta Besar Iran untuk Italia Mohammad Ali Hosseini Jumat (14/10/2011) menyerukan negara-negara Eropa untuk mempelajari berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia yang dibuat oleh negara-negara anggota NATO di Libya. kemudian pemenuhan hak mereka. mereka juga bagian dari korban konflik. Mengapa? Karena “pilot” Aceh sekarang Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar sangat erat dengan para korban konflik. pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) dan Pengadilan HAM di Aceh sudah didengungkan untuk pengusutan kasus pelanggaran HAM masa lalu. Begitu juga anggota DPR Aceh yang didominasi oleh Partai Aceh (PA). Semoga!* 4. Hanya satu saja yang menjadi persoalan adalah. . apakah pemerintah berkeinginan untuk menyelesaikan? Bagi Aceh Pasca ditandatangani MoU Helsinki. Jadi sangat berkemungkinan untuk diselesaikan. besar kemungkinan pada periode kepemimpinan ke depan semakin tak jelas. Seruan itu dibuat dalam pertemuan di Roma antara Hosseini dan Ketua Komisi Hak Asasi Manusia di Senat Italia Pietro Marcenaro.menyelesaikannya.

di mana banyak warga sipil menjadi korban resolusi Dewan Keamanan PBB. dengan melakukan prosedur-prosedur penjatuhan sangsi yang mengarah pada penyiksaan terhadap para tahanan .Mengacu pada berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia di Libya yang dibuat oleh anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Sementara itu.Mengecam komentar-komentar Marcenaro tentang sejumlah putusan peradilan baru yang dikeluarkan oleh pengadilan Iran. dan Barat menggunakan isu tersebut untuk mempengaruhi politik negara-negara tertentu. Dubes Hosseini mengatakan bahwa standar kebijakan Barat berhadapan dengan masalah hak asasi manusia itu sendiri. Marcenaro menyebut Iran sebagai satu negara dengan demokrasi yang dinamis. 5. PELANGGARAN HAM YANG MELUAS DILAKUKAN AS MAKIN Amnesty Internasional (AI) dalam laporannya yang dirilis Rabu (3/5) menilai Amerika Serikat sebagai negara yang telah banyak merusak kerangka hukum internasional tentang hak asasi manusia. Hosseini mendesak badan-badan internasional yang bertanggung jawab atas isu-isu hak asasi manusia untuk masuk dan mempelajari situasi di Libya. dua masalah utama yang dihadapi masalah hak asasi manusia. tim Italia mengatakan bahwa semua negara di dunia yang bertanggung jawab untuk menghormati hak asasi manusia. Hosseini juga mengatakan bahwa Teheran siap untuk mengadakan pembicaraan yang jelas dan transparan dengan negara-negara Eropa tentang masalah hak asasi manusia.

terus bermunculan. Laporan AI tersebut sudah dikirim ke Komite PBB Anti Penyiksaan untuk diteliti sejauh mana AS sudah melakukan pelanggaran terhadap konvensi internasional anti penyiksaan dan kekezaman lainnya." kata Curt Goering. termasuk dengan cara upaya AS mempersempit definisi penyiksaan." demikian bunyi laporan itu. Kajian terhadap pelanggaran HAM AS dilakukan pada tahun 2000 lalu. Laporan AI sepanjang 47 halaman menyebutkan bahwa penganiayaan 'mejalela' di penjara-penajara milik AS yang ada di Irak. Laporan AI juga . Afghanistan. melakukan tindakan atau hukuman yang tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia. Deputi Senior Direktur Eksekutif Amnesty Internasional di AS." sambung Goering. dan untuk AS rencananya akan dilakukan pada hari Jumat (5/5) besok. pernyataan mereka bertentangan dengan apa yang mereka lakukan di lapangan.baik di AS maupun di penjara-penjara AS di seluruh dunia. tapi sudah menimbulkan iklim di mana penyiksaan dan tindakan sewenang-wenang bisa makin meluas. Guantanamo dan di beberapa tempat lainnya. "Bukti-bukti atas makin meluasnya penyiksaan dan tindakan kejam lainnya. serta perlakuan yang tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia terhadap para tahanan yang ada di penajara-penajara AS. yang juga mencantumkan kasus-kasus tahanan yang tewas di penjara-penjara AS di Irak dan Afghanistan akibat penyiksaan. "Meskipun pemerintah AS terus melontarkan kecamannya terhadap tindak penganiayaan dan tindakan yang sewenang-wenang. Komite PBB yang anggotanya terdiri dari para ahli itu melakukan kajian secara periodik terhadap negara-negara yang ikut menandatangani konvensi tersebut. "Pemerintah AS bukan hanya sudah gagal mengambil langkah untuk menghapus penyiksaan.

kepalanya ditutup."Hukuman terberat yang dijatuhkan pada orang yang terlibat dalam kasus tewasnya tahanan akibat penyiksaan di penjara AS." kata Javier Zuniga." kata Goering. Direktor AI untuk program AS. Ia mengungkapkan. AI menjelaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan AS dalam merespon kasus-kasus penyiksaan di penjara-penjara yang dikelolanya atas dasar apa yang mereka sebut perang terhadap terorisme. hukuman lima bulan diberikan pada pelaku yang telah menyiksa seorang sopir taxi berusia 22 tahun.menyebutkan. terkait dengan maraknya pelanggaran HAM yang dilakukan AS tidak ada satupun agen-agen AS yang dituntut atas tindak kekezaman dan kejahatan perang. beberapa di antara dalam keadaan berdarah-darah. diikat ke tempat tidur atau pintu dengan penjaga AS yang tersenyumsenyum di samping para tahanan yang disiksa itu. masih sangat jauh dari cukup. yang kepalanya ditutup dan dirantai ke atas atap sambil ditendangi dan dipukuli hingga tewas. Komite Palang Merah Internasional (ICRC) bahkan menyebut gambar-gambar itu sangat mengerikan dan merupakan bukti yang jelas atas pelanggaran hukum internasional tentang kemanusiaan. Belum lagi kasus-kasus lainnya. seperti penganiayaan terhadap para tahanan Irak di penjara Abu Ghraib yang sempat ditayangkan oleh televisi Australia beberapa waktu lalu. foto-foto dan video yang memperlihatkan kondisi para tahanan. "Ketika pemerintah AS terus-menerus mengklaim bahwa penyiksaan terhadap para tahanan di penjara-penjaranya terutama dilakukan oleh segelintir prajuritnya yang menyimpang. termasuk teknik interogasi yang disetujui langsung oleh Menteri Pertahanan . "Dalam kasus ini. kebanyakan penyiksaan dan dan tindakan sewenang-wenang dilakukan secara langsung berdasarkan prosedur sangsi dan kebijakan yang resmi. ada bukti yang nyata yang mengatakan sebaliknya. cuma lima bulansama dengan hukuman yang mungkin anda terima di AS jika ketahuan mencuri sepeda." sambug Goering. Dalam laporannya.

tapi beberapa tahun belakangan ini. a) Kasus : Pembantaian Rwanda SYILVIA DEWI AYU b) Waktu Kejadian : Pada tahun 1994 c) Tempat Kejadian : Pristiwa ini terjadi di Rwanda d) Pelaku : sekelompok ekstremis Hutu yang dikenal sebagai Interahamwe e) Korban : 800. "Ini merupakan ancaman yang bisa merusak seluruh kerangka hukum hak asasi internasional-termasuk konsensus larangan keras terhadap penyiksaan dan kekezaman lainnya. 1. pemerintah AS telah mengambil langkah-langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk mengabaikan kewajibannya terhadap kesepakatan-kesepakatan internasional.000 suku Tutsi dan Hutu moderat f) Aspek Pelanggaran : Pembantaian Interahamwe terhadap suku Tutsi dan hutu moderat g) Proses Hukum :Dewan Keamanan PBB yang akhirnya menurunkan jumlah pasukan penjaga perdamaian dari 2500 personel menjadi 450 personel namun tidak mampu mengatasi masalah . Letnan Jenderal Ricardo Sanchez yang memberikan wewenang dan kebebasan pada para tentara AS yang bertugas di Abu Ghraib untuk mengadopsi beragam taktik penyiksaan dan penganiyaan yang digunakan di kamp penjara Guantanamo." tegas Zuniga.30 Donald Rumsfeld." papar Zuniga. hukuman dan tindakan yang tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia."AS sudah lama melakukan pendekatan yang selektif atas standar-standar yang berlaku secara internasional. Beberapa surat kabar AS sudah banyak yang menurunkan laporan tentang keterlibatan Rumsfeld dan mantan komandan AS di Irak.

pejabat Israel yang bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut. a) Kasus : Pelanggaran HAM yang terjadi di Kapal Mavi Marmara b) Waktu Kejadian : Kejadianya pada Hari Senin tanggal 31 Mei 2010 c) Tempat Kejadian : Kejadiannya di Peraian Gaza Palestina d) Pelaku : Yang melanggar adalah Pasukan Israel e) Korban : 19 relawan/aktivis pro-Palestina. dan anggota parlemen di perairan internasional. perlakuan tidak manusiawi dan pelanggaran konvensi Jenewa atas kejahatan perang dan kasus lainnya e) Proses Hukum : • Dewan HAM PBB menyelenggarakan persidangan untuk mengeluarkan resolusi mengecam Israel. f) Aspek Pelanggaran : Hak Hidup. kasus penyiksaan. Hal ini dilakukan setelah Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk oleh Dewan HAM PBB menyatakan Israel melanggar HAM dalam kasus penyerangan relawan kemanusiaan di kapal Mavi Marmara. Jika pengadilan menerima kasus itu. • Kelompok pengacara Turki telah memasukkan gugatan mereka terhadap Israel atas kasus penyerangan di armada kebebasan ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC) di Den Haag. 31 1.2. Hak Kebebasan. jurnalis. Benito Mussolini • • • Waktu kejadian : Oktober 1935 Tempat kejadian : Eithopia Pelaku : Mussolini WILMA DANY PERMATA .

Lebih dari 200.Dia juga mengeksekusi 30 ribu penduduk Eithopia yg diduga melawan seorang gubernur colonial. • Cara penyelesaian : masalah ini akan di laporkan kepada pengadilan HAM Internasional.000 tahanan diyakini ditahan di kamp ini yang menjadi korban penyiksaan. hanya raja yg bisa menurunkannya. Tahun 1922 dia diangkat oleh Raja Viktor Emanulle III sebagai Perdana Menteri pada usia 39 thn.Mussolini juga mengambil alih dan mengepalai tujuh bidang kementrian. karena ini bagian dari pelanggaran ham tingkat tinggi.Kemudian dia mulai mencabut semua undang-undang yg dinilai membatasi kekuasaanya. Untuk mengatasi krisis ekonomi membuat kebijakan “emas bagi negeri” dng cara meminta secara “suka rela” pada rakyatnya. untuk mengusut dan membantu menyelesaikan permasalahan tersebut ke tingkat pengadilan Hak Asasi Internasional.Oktober 1935 dia menaklukan Eithopia dng serangan udara dan senjata kimia. yang dilakukan karena untuk mewujudkan misi tertentu yaitu mengatasi krisis ekonomi .• Korban : 30 ribu penduduk Eithopia • Aspek pelanggaran : Pembantaian. Mussolini juga mengepalai Partai Fasis dan milisi fasis local yaitu MVSN atau Blackshirts yg kerap meneror warga dan juga membentuk satuan \polisi rahasia OVRA. Beberapa diantara mereka adalah WINDA AYU BETYANA . 1925 Mussolini mengubah statusnya menjadi Kepala Pemerintahan dari sebelumnya Perdana Menteri dan tidak lagi bertanggung jawab pada parlemen.Sebagai mantan jurnalis dia tahu bahwa media sangat efektif untuk melancarkan pemerintahannya maka dia menggunakan media sebagai propaganda Fasisme menggantikan Liberalisme dan Demokrasi. termasuk penyiksaan dan hukuman tidak manusiawi dan brutal tanpa proses legal serta ekskusi dengan motif politik dan agama yang terjadi dalam penjara Korea Utara terhadap para narapidana. 32 PELANGGARAN HAM KOREA UTARA Pelanggaran HAM yang terjadi di Korea Utara dilakukan dalam lingkup luas.

Resolusi tahun ini hampir sama isinya dengan apa yang dicapai pada tahun 2010. 33 PEMBANTAIAN RAS ARMENIA a) Waktu dan tempat kejadian PEMBANTAIAN RAS ARMENIA merujuk kepada sebuah peristiwa sekitar Perang Dunia I (dari tahun 1915 . yang menuduh Korea Utara melakukan pelanggaran berat hak asasi manusia. Persia. Untuk pertama kalinya. saat berlangsungnya Perang Dunia I. orang Turki membantai beribu-ribu orang Armenia antara tahun 1894 hingga 1896. Korea Selatan bersikap abstain. Untuk resolusi yang diusulkan Uni Eropa itu. Hal yang juga meresahkan adalah meluasnya kekurangan pangan. Tetapi pada tahun 2011. Demikian disebutkan dalam resolusi tersebut. resolusi itu diadopsi dengan suara sepakat 97. resolusi itu mengangkat masalah perlindungan HAM di kamp penjara politik di Korea Utara dan kejahatan kekarasan seksual terhadap wanita termasuk prostitusi dan perdagangan wanita. Akan tetapi pembantaian yang paling mengerikan terjadi pada bulan April 1915. b) Pelaku Selama berabad-abad. Antara lain penganiayaan dan kerja paksa.orang Kristen yang dikirim ke penjara yang kejam hanya untuk menyangkal iman di dalam Kristus. yang menghambat pertumbuhan badan dan perkembangan mental anak-anak. Pada tahun 2009.1917). Penyelesaian: Sidang umum Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pertama kalinya mensahkan sebuah resolusi. Akibat munculnya nasionalisme Armenia. menolak 19 dan 65 abstain. WINDA NIKITA . Romawi. PBB telah mengadopsi resolusi tentang situasi HAM Korea Utara setiap tahun sejak tahun 2005. para anggota yang melontarkan kesepakatan mencapai 112 negara. Armenia ditaklukkan oleh orang Yunani.

Knesset. Mongol. d) Aspek pelanggaran Kasus ini aspek pelanggaran terhadap warga Armenia adalah diskriminasi.000 hingga 1. akan menggelar rapat dengar pendapat untuk menentukan apakah akan mengakui peristiwa pembunuhan orang-orang Armenia oleh kekaisaran Ottoman Turki pada era Perang Dunia I sebagai sebuah genosida atau bukan.5 juta orang Armenia dibunuh atau mati kelaparan dalam peristiwa ini. Komite tersebut sebelumnya menyebutkan bahwa dengar pendapat tersebut akan dilangsungkan dalam dua minggu. pajak yang berat dan tindakan kekerasan meski mereka merupakan salah satu suku bangsa minoritas terbesar di kerajaan Ottoman. antara 600. 2) Holocaust – Pemusnahan Orang Eropa Keturunan Yahudi Secara Sistematis Oleh Jerman Nazi a) Waktu dan tempat kejadian Holocaust terjadi pada tahun 1940-1945 saat Nazi ingin menguasai Eropa di Jerman pada saat rezim hilter berkuasa dengan Nazi. dan Rusia. b) Pelaku Kasus ini adalah pembunuhan masal yang dilakukan oleh para tentara Nazi . Turki Ottoman. penganiayaan agama. yang mengakibatkan orang Armenia menderita Korban c) Menurut perkiraan para sejarawan.Bizantium. Pembantaian terhadap orang Armenia konon merupakan genosida pertama pada abad ke-20.Sesi dengar pendapat tersebut akan digelar di Komite Luar Negeri dan Pertahanan. Sejak abad ke-17 hingga masa Perang Dunia I. sebagian besar tanah orang Armenia dikuasai oleh orang Turki Ottoman. Arab. e) Penyelesaian Parlemen Israel.

d) Aspek Pelanggaran . 3) Larangan Penggunaan Jilbab Di Prancis a) Waktu dan Tempat Kejadian Kasus ini terjadi pada tahun 2009 mungkin masih sampai sekarang dan terjadi di Prancis. e) Penyelesaian Solusi dari "Persoalan Yahudi" (Jerman:'Die Endlösung der Judenfrage') merupakan rencana Nazi Jerman untuk melakukan genosida secara sistematis terhadap populasi kaum Yahudi Eropa selama Perang Dunia II. c) Korban Korban Holocaust sekitar 6 juta jiwa yang terdiri dari warga Eropa keturunan Yahudi yang berasal dari Jerman.. Sesudah perang Eichmann ditangkap dan diadili oleh pemerintahan Israel tahun 1961-1962 dan dihukum mati. d) Aspek Pelanggaran Aspek pelanggaran Holocaust sendiri adalah tentang pembunuhan massal dengan memasukkan korban ke dalam ruangan kemudian diberi gas beracun.dibawah pimpinan Adolf Hilter. c) Korban Korbannya adalah warga Prancis yang muslim. b) Pelaku Pelakunya sendiri adalah pemerintah Prancis yang mempunyai kebijakan tentang larangan menggunakan jilbab. Polandia dan Negara-negara yang dikuasai oleh Nazi.

Genosida Terhadap Masyarakat Kongo Genosida terhadap masyarakat kongo terjadi pada tahun 1885 hingga abat ke 20. Peristiwa nanjing cina terjadi pada tahun Pada tahun 1937-1938. 35 1. Genosida terhadap Etnis Minoritas Myanmar. setelah Jepang mencaplok kota Nanjing. Penyelesaiannya adalah meminta pemerintah Jepang untuk meminta maaf dan memberikan ganti rugi kepada korban peristiwa nanjing di cina. Terjadi di Myanmar. pembunuhan massal dan penyiksaan.peristiwa nanjing di cina. YULIANA LESTARI Rezim Militer dibawah kepemimpinan Jendral Than Shwe.di perkirakan korban sekitar 350.000 orang warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak dibunuh oleh prajurit Tentara Kekaisaran Jepang. e) Penylesaian Sebaiknya Pemerintah Prancis harus mencabut peraturan ini.terjadi di kongo. 34 1.Aspek pelanggarannya adalah warga muslim di Prancis dilarang memakai jilbab.dan terjadi di cina. disamping ituwarga muslim yang ada di Prancis juga cukup banyak.Orang yang bertanggung jawab atas pembantaian Nanjing itu adalah Jenderal Iwane Matsui dan terutama Pangeran Asaka Yasuhiko. kasus ini merupakan pelanggaran HAM karena termasuk pelanggaran yang mengatasnamakan agama demi kebijakan pemerintah itu sndiri. 2. 1998. Korban Etnis YESTIAN A. Selama periode ini.jumlah korban masyarakat kongo sekitar 30 juta jiwa.W .penyelesaian konflik tersebut adalah Human Rights Watch menyerukan kepada pemerintah Kongo dan misi penjaga perdamaian PBB untuk meningkatkan perlindungan pengungsi di wilayah tersebut. Dalam periode enam minggu. Pemerintahan kolonial Raja Leopold II dari Belgia adalah salah satu penguasa yg menerapkan sistim kerja paksa. dan lebih menghargai antar umat beragama karena hal ini termasuk mengekang individu dalam persoalan agamanya sehingga dapat melanggar HAM. untuk memastikan bahwa program-program kemanusiaan diprioritaskan.

Selain itu PBB juga turut memaksa agar perdana menteri Mtanmar yang menjabat turun tahta. Korban penghuni tahanan S-21 atau Tuol Sleng di Phnom Penh. pembatasan ketat akan agama. Penyelesaian : para aparat kepolisian harus bekerja extra untuk Membebaskan siswa yang disandra. pembunuhan. Pelaku Kaing Guek Eav alias Kamerad Duch. pers. dan asosiasi. Kasus: bus sekolah dibajak. Pelanggaran HAM di Kamboja.9. kerja paksa. penahanan arbitrase dengan alasan politik. Akibat dari kejahatan yang dilakukan tersebut sebanyak 15000 orang yang di tahan dan hanya 7 orang yang selamat dan 3 orang yangsekarang masih hidup.15 siswa disandera Tempat : nigeria. : seseorang yang ZAKKI IMAM ROSYADI . Aspek yang dilanggar adalah Pembunuhan arbitrase dan ektrayudisial. Penyelesaian ASEAN turut berupaya dalam menyelesaiakan masalah pelanggaran HAM di Myanmara salahsalah satunya yaitu dengan menciptakan pengadilan HAM di wilayah ASEAN. 36 1.29.2010 Pelanggaran : pembajakan dan penculikanyang melanggar bersenjata Yang di langgar : 15 siswa Aspek yang di langggar : pelanggaran terhadap kebebasan seseorang. pemerkosaan sistematis.Minoritas di Myanmar. Penyelesaian yang dilakukan adalah dengan mengadili pelaku kejahatan ( KaingGuek Eav ). militerisasi paksa. Aspek yang dilanggar kejahatan kemanusiaan. 2. ide/gagasan. penolakan gerakan kebebasan. pembunuhan dan kejahatan perang.

bagian borno.termasuk hak hidup.2. Aspek yang di langggar : merampas dan mengambil hak seseorang dengan sewenang wenang. 3. Yang melanggar : pasukan israel Yang di langgar : 15 anak anak.kota maiduguri . Penyelesaian : seharusnya pbb bertindak tegas.palestine 2011 Pelanggaran : pembunuhan dan perampasan hak.israil bunuh 114 warga palestine Tempat : jalur gaza.7-9-2010 Pelanggaran : pembunuhan terhadap 5 pensiunan polisi Yang melanggar : militan nigeria Yang di langgar : 5 pansiunan polisi Aspek yang di langggar : mengambil hak hidup orang lain. Selama 2011.bahwa kebebasan itu adalah hak segala bangsa.2 wanita dan 467 warga. Penyelesaian : polisi terus mengawasi 3 tempat pergerakan kelompok militan tersebut karna serangan mendadak sering terjadi.kasus : 5 pensiun polisi tewas dibunuh militan nigeria Tempat : kano . .

termasuk para remaja belasan tahun . Pelaku : Tentara Belanda Korban : Sejumlah 431 penduduk menjadi korban pembantaian ini . Rawamerta. KASUS : PEMBANTAIAN PENDUDUK ZUHROTUN RAWAGEDE DI DAERAH RAWAGEDE YANG DILAKUKAN TENTARA 110711407068 BELANDA . monrovia (21/9/2011). • Hari itu tentara Belanda membantai 431 penduduk Rawagede. Penyelesaian : • Pimpinan Republik kemudian mengadukan peristiwa pembantaian ini kepada NASUKHA / .4. Aspek Pelanggaran : • tentara Belanda menembak mati semua penduduk laki-laki. pelanggaran : membiarkan para narapidana kelaparan dan sakit. Karawang .akibat kurang makan. tuntutan ataupun pembelaan . • Tentra Belanda melakukan kejahatan perang . yang melanggar : para aparat kepolisian yang di langgar : 1500 sampai 1700 narapidana dalam 15 penjara aspek yang di langggar : hak hidup seseorang dalam masa tahanan Penyelesaian : melaporkan pada amnesti intrnational agar bertindak cepat untuk menyelesaikan kasus ini. Tempat Kejadian : Kampung Rawagede sekarang terletak di Desa Balongsari. 37 1. Waktu : 9 Desember 1947 .kasus : pelanggaran ham terjadi dipenjara liberia tempat : liberia. Tanpa ada pengadilan.

perang Irak telah menginjakinjak hak asasi manusia. dua tahun setelah Indonesia merdeka. Aspek Pelanggaran : o perang Irak telah menciderai hukum internasional. Gugatan dilakukan sejak 2008 di Pengadilan Belanda di Den Haag. Waktu : Sejak Maret tahun 2003 .2 juta warga Irak yang terbunuh sejak penyerangan terhadap negeri tersebut pada tahun 2003 .Committee of Good Offices for Indonesia (Komisi Jasa Baik untuk Indonesia) dari PBB. 2. pengadilan memutuskan. Tempat Kejadian : Irak Pelaku : Pasukan Tentara Amerika Serikat . • Yayasan KUKB bersama para janda. KASUS : PELANGGARAN HAM AMERIKA SERIKAT DI IRAK . Pemerintah Belanda membentuk tim untuk meneliti kasus-kasus pelanggaran/penyimpangan yang dilakukan oleh tentara tentara kerajaan Belanda . o Dalam laporan pelanggaran hak asasi manusia UNAMI bulan Agustus . apalagi untuk memandang pembantaian rakyat yang tak bedosa sebagai kejahatan perang . Namun tindakan Komisi ini hanya sebatas pada kritik tanpa ada sanksi yang tegas atas pelanggaran HAM. Pemerintah Belanda dinyatakan bersalah dan harus membayar kompensasi kepada para keluarga korban peristiwa itu . tentara Amerika yang tewas mencapai 4500 orang . penyintas (survivor). Korban : 1. Perang ini dilakukan tanpa izin Dewan Keamanan PBB dan dengan demikian. Terungkapnya penyiksaan di luar batas perikemanusiaan merupakan contoh kasus pelanggaran HAM selama pendudukan 8 tahun Amerika di Irak. dan saksi korban pembantaian di Rawagede menuntut kompensasi dari Pemerintah Belanda . • Tahun 1969 atas desakan Parlemen Belanda. Pada 14 September 2011. • Tuntutan kepada pemerintah Belanda pertama kali disampaikan oleh Komite Nasional Pembela Martabat Bangsa Indonesia [KNPMBI] . Gugatan hukum ini diajukan 11 janda korban brutalitas tentara Belanda.

tulang belakang. dsb. kulitnya melepuh. dan sebanyak 250 orang telah diculik. Sebanyak 10. Hampir separuh dokter Irak meninggalkan negeri tersebut. o Menurunnya jaminan kesehatan dan pembunuhan terencana terhadap dokter dan tenaga medis menyebabkan bertambahnya beban mereka terutama anak-anak akibat kekurangan dokter dan para tenaga medis tersebut. Selain itu. ranjau.2 juta warga Irak yang terbunuh sejak penyerangan terhadap negeri tersebut pada tahun 2003. memunculkan krisis ekonomi dan hancurnya harga mata uang dinar Irak sehingga memunculkan kemiskinan dan kelaparan bagi mayoritas rakyat Irak yang menyebabkan anak-anak kekurangan gizi dan rentan penyakit. dimana anak-anak tersebut menjadi korban mortir. lebih dari 8 juta warga Irak.disebutkan. bahkan pemerkosaan bagi anak perempuan.. penembakan para sniper. senjata uranium.' Mayat-mayat yang ditemukan dalam kondisi yang mengerikan. termasuk anak-anak. sekitar 3. bola mata dan gigi hilang. dsb.000 wanita Irak masih mendekam di tahanan dan penjara sejak penjajahan AS tersebut. o Anak-anak Irak menghadapi secara langsung pembunuhan terhadap mereka melalui serangan ke kampung-kampung dan kawasan berpenghuni sejak pecahnya perang yang dilakukan oleh AS. tangan dan kaki patah. ahli farmasi. aparat kepolisian Irak menemukan ratusan mayat yang menunjukkan tanda-tanda adanya 'penyiksaan yang kejam dan pembunuhan dengan cara eksekusi. yang juga merenggut nyawa orangorang tidak berdosa. tubuh terbakar akibat bahan-bahan kimia. o Setiap bulan. serta luka-luka yang diakibatkan oleh mesin bor atau paku dan luka-luka yang disiram zat asam. bahkan mencapai lebih dari 75 % diantara mereka dokter. bahkan . o Tentara AS dan Inggris (Sekutu) melakukan penyiksaan terhadap anak-anak. juga peledakan bom. Pembantaian di Haditsah pada tahun 2005 merupakan bukti nyata pelanggaran HAM anak tersebut.009 warga sipil Irak tewas akibat sejumlah tindak kekerasan o Studi yang dilakukan oleh Organisasi Riset Inggris (ORB) dan dipublikasikan pada 2007 menyebutkan bahwa 1. dan suster (perawat) sejak 2003. o Menggunakan politik ‘pelaparan’ selama berminggu-minggu. Institut Brooking menyebutkan bahwa sebanyak 2000 dokter Irak terbunuh. o Akibat dari embargo dan penjajahan. mayoritas anak-anak sangat membutuhkan bantuan pangan dan setengah penduduk Irak dalam keadaan miskin.

harus diapstikan terwujudnya tiga hal yaitu : Terjaminnya keamanaan . • Kepala staf gabungan militer amerika serikat . Selain itu. Tercemarnya udara kota-kota besar dengan racun kimia. persediaan air bersih yang tercemar. Irak dan masyarakat internasional. • Israel melarang anak-anak yang Palestina yang mereka tangkap. • 9. juga menyebabkan tingkat kematian bagi anak-anak.berbulan-bulan. : PENJARA ISRAEL JADIKAN ANAK-ANAK PALESTINA OBYEK SEKSUAL . mereka punya bukti bahwa anak-anak Palestina yang berada di penjara-penjara Israel menjadi obyek penyelewengan seksual oleh aparat keamanan Israel. Perang yang berlangsung selama 8 tahun 8 bulan dan 28 hari ini sangat merugikan rakyat Amerika. dan senjata leser yang menyebabkan bertambahnya pengidap kanker. pemerintah yang baik dan kestabilan perekonomian . Penyelesaian : • Ahad 18 desember 2011 secara resmi perang Irak diumumkan telah berakhir. Waktu Kejadian : Tempat Kejadian : Palestina Pelaku : Militer Israel Korban : 100 anak Palestina yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual aparat keamanan Israel yang menangkap mereka . Jendral Pace mengtakan bahwa intuk menyelesaikan ketegangan yang terjadi . Aspek Pelanggaran : 3. di kota yang dikepung tentara AS sebagai hukuman jamaah sehingga menambah beban dan kesengsaraan bagi anak-anak yang menyebabkan kematian mereka. KASUS Defence for Children International (DCI). kelainan janin dalam kandungan dan leukimi . organisasi hak anak internasional yang bermarkas di Jenewa menyatakan. didampingi . dsb.. 70 % faasilitas kesehatan.

kecuali jika kasusnya sudah masuk proses pengadilan dan anak-anak itu tidak diberi akses untuk bertemu dengan keluarganya . Penyelaesaian : • DCI mengumpulkan pernyataan di bawah sumpah dari sekitar 100 anak Palestina yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual aparat keamanan Israel yang menangkap mereka. . Dari jumlah itu. terdapat 14 pernyataan anak Palestina yang mengatakan bahwa mereka telah mengalami pelecehan seksual atau diancam dengan kekerasan seksual untuk menekan anak-anak Palestina itu agar mengakui perbuatan yang dituduhkan aparat keamanan Israel. • Militer Israel dalam pernyataan tertulisnya menolak semua tuduhan yang diajukan DCI dan mengatakan bahwa mereka sudah memperlakukan tawanan anak-anak di penjara sesuai hukum internasiona yang berlaku. • DCI menyampaikan keberatan mereka tentang tindakan aparat keamanan terhadap anak-anak Palestina itu pada pihak berwenang di Israel . • DCI juga sudah menyerahkan laporannya beserta bukti-bukti yang mereka kumpulkan ke lembaga Pelaporan Khusus PBB untuk kasus-kasus penyiksaan agar lembaga internasional itu melakukan tekanan pada Israel supaya menghentikan pelecehan seksual yang dilakukan aparatnya tehadap anak-anak Palestina yang berada di penjara-penjara Israel. • Begitupula organisasi-organisasi hak asasi manusia internasional mengkritik kebijakan-kebijakan penjara Israel terhadap tawanan anak-anak.pengacara saat proses penahanan. khususnya anakanak Palestina.

 Pihak yang terlibat Bosnia dan Republik Federal Yugoslavia dan Kroasia. Kasus pelanggaran HAM di Rwanda. 3. terjadi di Rwanda pada tahun 1994. Perang Bosnia dan Herzegovina terjadi pada Maret 1992 dan November 1995.000 dari suku Hutsi Penyelesainnya pasukan perdamaian PBB masuk ke dalam Rwanda namun pasukan ini kemudian di usir oleh Rwanda. Mereka memiliki semacam pemerintahan administrasi mandiri. Selain itu adanya kesenjangan social yang semakin mencolok antara kaum Hutu dan Tutsi.  Korban dari perang ini diperkirakan ratusan ribu tewas baik penduduk sipil maupun militer. dengan Resolusi Nomor 827/1993 Dewan Keamanan PBB menetapkan pembentukan ICRY sebagai suatu lembaga peradilan intemasional ad hoe yang di maksudkan untuk mengadili pelaku pelanggaran HAM berat (Gross Violations Of Human Right) di wilayah bekas Yugoslavia. 2. NIKEN FITRI APRILIA 39 .  Penyelesaiannya dimana Dewan Keamanan PBB dengan otoritas yang di milikinya menetapkan konflik tersebut sebagai situasi yang mengancam perdamaian dan keamanan dunia. Pada tahun 1970 diberlakukan Undang-Undang Kewarganegaraan Tanah Air Bantu  Sekitar 500 hingga 1000 warga kulit hitam terbunuh  Penyelesainya yaitu Dewan Keamanan PBB memblokir Afrika Selatan dan pada tahun 1976 diberlakukan konvensi anti apartheid.  Penyebab dari pembantain kaum Tutsi oleh kaum Hutu dikarenakan kaum Tutsi disamakan derajatnya dengan seekor sapi untuk dibantai.000 dari suku Tutsi dan 50. ZULFATUL ARIFIANTI  Pelakunya adalah kaum Hutu. Pemberlakuan sistem Apartheid di Afrika Selatan  Terjadi hingga tahun 1990 dan berakhir 1994  Penetapan sistem apartheid yang diberlakukan untuk warga kulit hitam dimana mereka ditempatkan di wilayah termiskin yang disebut sebagai homelands atau tanah air.38 1. Selanjutnya. Mereka secara ekonomi. Pelanggaran ham di Filipina . sosial dan politik dikucilkan.  Korban kurang lebih 250.

Kasus : baku tembak antara kepolisian manila dengan sekelompok orang tidak dikenal. kelompok pembebasan islampun mempunyai HAK untuk membebaskan saudaranya yang berada dipenjara. Aspek pelanggaran : kepolisian mempunyai HAK untuk mengamankan para narapidana.1. Penyelesaian : pihak kepolisian mengadakan dialog damai terhadap pihak manapun saat terdakwa terbukti bersalah. 8. 5. Pihak kepolisianpun harus mengizinkan siapapun beraspirasi untuk membebaskan salah satu kelompoknya dengan aksi damai. Hal ini jelas melanggar HAK-HAK ASASI MANUSIA. mereka dituduh oleh pihak kepolisian melakukan hal yang tidak mereka lakukan. Kejadian : puluhan pria bersenjata dengan membawa bom & granat menyerang sebuah penjara. Tidak ada lagi penudingan tanpa bukti. Tempat : sebuah penjara di manila. dan 15 warga sipil luka-luka. dan para pihak membebasan islam moron tidak diberi kesempatan untuk melakukan dialog damai dengan pihak terkait. 2. 4. Korban : 3 orang tidak dikenal tewas. 6. Waktu : senin. 20 februari 2012. Selain itu. namun sekelompok millitan datang tanpa konfirmasi dan menyerang hingga terjadinya baku tempak yang melibatkan masyarakat sipil hingga 15 orang terluka dan 3 orang tidak dikenal tewas. 7. Pelaku : polisi meyakini bahwa pelakunya adalah kelompok pemuda anggota front pembebasan islam moron. . 3. agar tidak terjaadi kerusuhan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful