Anda di halaman 1dari 31

Apa yang dimaksud dengan minyak atsiri? Sebutkan 2 faktor yang menentukan perbedaan komposisi minyak atsiri!

Sebutkan 2 golongan minyak atsiri! Sebutkan 2 sifat minyak atsiri!

Sebutkan tanaman sumber mnyak atsiri dari golongan rempah dan non rempah masing-masing 3 tabanabn!

Teknik Ekstraksi Minyak Atsiri


Oleh : Nofia Hardarani

Pendahuluan
Peningkatan pendapatan petani Pemanfaatan lahan Penyerapan tenaga kerja Peningkatan nilai jual komoditi Pengolahan minyak atsiri

Perbedaan komposisi minyak atsiri tergantung:

Jenis tanaman kondisi iklim tanah tempat tumbuh metode ekstraksi yang digunakan cara penyimpanan minyak

Ekstraksi :
Pemisahan suatu zat dari campurannya Bahan ekstraksi Padat Cair Ekstraktan Selektivitas Kelarutan Kerapatan Reaktivitas Titik didih

Prinsip ekstraksi
menarik komponen kimia yang terdapat dalam bahan ekstraksi perpindahan massa Ektraktan manembus bahan ekstraksi Perbedaan konsentrasi Difusi

Minyak ke permukaan bahan

Tahap ekstraksi

pencampuran secara intensif bahan ekstraksi + pelarut  terjadi perpindahan massa  bidang kontak yang seluas mungkin  salah satu cairan didistribusikan tetes2 kecil  tidak terbentuk emulsi

pemisahan kedua fase sesempurna mungkin  menyatu kembali fase homogen  Perbedaan kerapatan pemisahan cairan

Faktor yang mempengaruhi kinerja ekstraksi :


 Ukuran partikel partikel << luas kontak >>  Konsentrasi ekstraktan konsentrasi >> partikel >>  Suhu suhu terlalu << atau >> kinerja <<  Waktu waktu >> kontak >>  Kecepatan pengadukan kecepatan >> homogenisasi ekstraktan >>

Sifat minyak atsiri: Zat cair yang mudah menguap Bercampur dengan persenyawaan padat yang berbeda komposisi dan titik cair tidak dapat bercampur dengan air mudah larut dalam pelarut organik

Ekstraksi minyak atsiri: Distillation Water distillation Steam distillation Both of them Pressing Solvent extraction Enfleurasi

1. Distillation (penyulingan)
Proses pemisahan komponen cairan atau padatan dari 2 macam campuran atau lebih berdasarkan perbedaan titik uapnya minyak atsiri hidrofobik minyak atsiri yang sukar mengalami dekomposisi pada suhu yang lebih tinggi

Jumlah air yang menguap bersama uap air tergantung pada: besarnya tekanan uap yang digunakan berat molekul dari masing-masing komponen dalam minyak kecepatan minyak keluar dari bahan yang mengandung minyak

Hasil distillation:
Minyak bertitik didih rendah Komponen bertitik didih tinggi Jumlah minyak semakin kecil

Superheated-steam penyulingan >>

Kelemahan distillation:
 Tidak baik digunakan terhadap jenis minyak yang mengalami kerusakan oleh panas dan air  Komponen minyak yang larut dalam air tidak dapat diekstrak  Komponen minyak yang bertitik didih tinggi dan mempunyai daya fiksasi terhadap bau sebagian tidak ikut tersuling dan tetap tertinggal dalam bahan  Minyak atsiri yang mengandung fraksi ester akan terhidrolisis  Bau wangi minyak yang dihasilkan sedikit berubah dari bau wangi alaminya

a. Water distillation
Bahan yang akan disuling langsung kontak dengan air mendidih Baik untuk menyuling bahan yang berbentuk tepung dan bunga yang mudah membentuk gumpalan jika kena panas Bahan dapat mengapung di atas air atau terendam secara sempurna berat jenis dan jumlah bahan Tidak baik digunakan untuk :  bahan yang fraksi sabun  bahan yang larut dalam air  bahan yang tdak tahan dengan pemanasan suhu tinggi Rendemen minyak kecil Mutu minyak rendah

b. Water distillation
Bahan dalam ketel penyuling

direbus
Minyak atsiri menguap

kondensor

Corong pisah
air Minyak atsiri

b. Steam distillation
Uap yang dihasilkan mempunyai tekanan lebih tinggi dari tekanan udara luar Dimulai dengan tekanan uap yang rendah (1 atm) 3 atm Jika permulaan penyulingan dilakukan pada tekanan tinggi dekomposisi komponen kimia dalam minyak Penyulingan komponen kimia yang bertitik didih tinggi tekanan uap >>

b. Steam distillation Uap air dari ketel Dialirkan ke bahan Minyak atsiri menguap kondensor Corong pisah
air Minyak atsiri

b. Steam distillation
Kelebihan Kekurangan Baik untuk Tidak baik untuk ekstraksi minyak bahan yang dari biji, akar dan mengandung kayu minyak atsiri yang minyak bertitik mudah rusak oleh didih tinggi pemanasan dan air Contoh: cengkeh, aroma akan sedikit kayu manis, akar berubah dari aroma wangi, sereh, alaminya bunga kayu putih

Contoh : Ekstraksi minyak esensial dari tanaman Cuminum cyminum 20 g serbuk + n-pentana diaduk di atas pemanas water bath (22 oC, 8 jam) disaring diuapkan ekstrak oleoresin (3x) (X.M. Li et.al, 2009)

c. Water & steam distillation


bahan diletakkan di atas piring yang berupa ayakan yang terletak beberapa sentimeter di atas permukaan air dalam ketel penyuling

Kelebihan:
Uap berpenetrasi secara merata ke dalam jaringan bahan suhu dapat ditahan sampai 100C Lama lebih singkat rendemen minyak lebih besar Mutu > water destillation

b. Steam distillation

Boiler dikukus
Minyak atsiri menguap

kondensor

Corong pisah
air Minyak atsiri

2. Pressing (pengepresan)
Untuk bahan berupa biji, buah atau kulit luar citrus Penyulingan rusak

tekanan Sel pecah Minyak ke permukaan bahan

3. Solvent extraction
Melarutkan minyak atsiri dalam bahan pelarut organik yang mudah menguap (petroleum eter, kloroform, heksana, benzena, toluena, etanol, aseton) titik didih rendah Wadah ekstraksi extractor Untuk mengekstraksi minyak atsiri yang mudah rusak oleh pemanasan uap dan air bunga Ekstraksi secara komersial

3. Solvent extraction Bunga Ekstraktor Jaringan bunga Pelarutan komponen volatil dan non-volatil Penyulingan suhu rendah & tekanan vakum

Solvent

3. Solvent extraction

Komponen non volatil

Solvent & minyak atsiri menguap Kondensasi Concentrate Dilarutkan dalam alkohol Minyak atsiri terlarut sempurna
Fraksi lilin mengendap

4. Enfleurasi
Ekstraksi dengan lemak padat Lemak sebagai pelarut melindungi bahan yang mudah menguap Khusus untuk bunga Mutu dan rendemen minyak tinggi Lemak kontak dengan bunga Absorbsi minyak dari bunga oleh lemak Pelarutan lemak dengan alkohol

Maserasi
perendaman pengadukan Penggantian pelarut
endapan filtrat

Keuntungan : cara dan peralatan sederhana Kerugian :  waktu yang lama  pelarut lebih banyak  Tidak untuk bahan tekstur keras (benzoin, tiraks dan lilin)

Contoh : Ekstraksi senyawa antimalaria dari tanaman Swartzia madagascariensis, Combretum glutinosum dan Tinospora bakis Swartzia madagascariensis 20 g serbuk tanaman + diklorometana (12 jam, suhu kamar) metanol 200 ml (18 jam, suhu kamar) + aquades 100 ml (penguapan metanol dalam vacuo) ekstrak Combretum glutinosum ekstraktan hidrometanol Tinospora bakis ekstraktan alkaloid (Y. Outtaraa et.al, 2006)

Teknik ekstraksi lain


Perkolasi CO2 superkritis fluida bertekanan Refluks Enzimatik Soxhletasi