KRONOLOGIS STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM} BIDANG SOSIAL DAERAH PROVINSI DAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Penyusunan Standar

Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesejahteraan Sosial sampai ditetapkannya Peraturan Menteri Sosial Nomor 129lHUKl2008 tentang Pedoman Standar Pelayanan Minimal Bidang Sosial Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota, dengan melalui serangkaian kegiatan yang sangat panjang dengan melibatkan berbagai pihak, yaitu:

1. Lintas Unit Utama di lingkungan Kementerian Sosial 2. Lintas Sektor terkait 3. Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten/kota 4. Lintas sektor terkait di daerah (gubernur, bupati, walikota, DPRD provinsi/kabupaten/kota

Pemda

5. Para Pakar Perguruan Tinggi (Ul, UGM, Unair, Undip, Unhas dll)
Proses penyusunan SPM tersebut dimulai sejak diterima Surat Edaran Mendagri Nomor: 100/756/OTDA tanggal 8 Juli 2002 tentang Konsep Dasar Pelaksanaan Kewenangan Wajib Standar
Pelayanan Minimal (KWSPM), dimana Departemen/LPND diminta meninjau ulang Pedoman ulang SPM yang pernah diterbitkan dan menetapkan KWSPM di lingkungan Departemen/LPND diminta meninjau ulang Pedoman SPM yang pernah diterbitkan (Kepmenkes dan Kesos) No: 1747lMenkes Kesos/Sl(1212000).

Provi nsi/Kabupaten/Kota)

Dalam penyusunan KWSPM Bidang Kesejahteraan Sosial tersebut melalui serangkaian kegiatan sebagai berikut:

A.

Tahun 2000

Diterbitkan Keputusan Menteri Kesehatan
Kesos/Sl(1212000.

dan Kesejahteraan Sosial Nomor

1747lMenkes

B. Tahun 2006

1.

Pada tanggal 4 Aprial 2006 rapat persiapan Tim Penyusunan SPM Bidang Kesejahteraan Sosial yang dihadiri oleh : a. Nara Sumber dari unit teknis dan penunjang di lingkungan Departemen Sosial Rl 1) Direktur Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial. 2) Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial. 3) Direktur Jenderal Pelayanan dan Rehjabilitasi Sosial. 4) lnspektur Jenderal. 5) Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial.
:

b.

Tim Penyusunan SPM Bidang Kesejahteraan Sosial unit teknis dan penunjang di lingkungan Departemen Sosial Rl.

2.

Penyusunan lnstrumen Pendataan SPM Bidang Kesejahteraan Sosial pada Minggu ke ll April
2006.

3. Pendataan

SPM Bidang Kesejahteraan Sosial oleh Tim pada Bulan Mei s.d Juli 2006 ke 20 Provinsi : a. Jawa Barat b. Jawa Tengah. c. Dl Yogyakarta. d. Jawa Timur.

e.

Bali.

Kalimantan Tengah. dengan dibagi perwilayah dan peserta pusat (terdiri dari para Kepala Bagian Program dan lnformasi di Unit teknis. Seminar 7. penerapan SPM. 2. i. penyusunan SPM. (data terlampir). k. . Bangka Belitung. Nara Sumber: : 1. Sulawesi Selatan. materi yang diberikan SPM Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial. Jayapura. Gorontalo. Pusat Penyuluhan Sosial dan Biro Perencanaan. 20 Oktober 2006 menghadirkan narasumber dari Unit Eselon l. Jambi. Sekretaris Direktorat Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial Depsos Rl. g. para perencana. Data SPM Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial. Unit Teknis dan Penunjang di lingkungan Departemen Sosial Rl.d 30 September 2006 5. Nusa Tenggara Timur. Peserta pertemuan terdiri dari peserta daerah 15 provinsi. Ciloto Jawa Barat. adalah : Tumbuhnya pemahaman tentang PP Nomor 65 Tahun 2006 tentarrg Pedoman Penyusunan dan Penerapan SPM tentang Prinsip-prinsip SPM. barat dan tengah dengan provinsi Papua. Sekretaris Badan Pendidikan dan Penelitian Kesos Depsos Rl Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Depsos Rl.f. 3. Kalimantan Barat. r. Jawa Tengah. Maluku Utara. Kalimantan Selatan. 6. 4. Data SPM Bidang Bantuan dan Jaminan Kesejahteraan Sosial c. q. Data SPM Bidang Pemberdayaan Sosial. Dl Yogyakarta. SulawesiTenggara. Bengkulu. hasil : a. Sumatera Selatan. m. Sulawesi Selatan. h. pembinaan dan pengawasan. Sumatera Selatan. Sekretaris Jenderal Depsos Rl dengan materi SPM Bidang Kesejahteraan Sosial. Banten. Maluku. Gorontalo. lrian Jaya Barat. Jawa Timur. Sumatera Barat. o. SPM Bidang Kesejahteraan Sosial pada tanggal. Hasil yang dicapai dari Sosialisasi Standar Pelayanan Minimal yang dilaksanakan di Wisma Pendawa. Staf Ahli Menteri Sosial Rl. materi yang diberikan SPM Bidang Pemberdayaan Sosial. j. Ciloto Jawa Barat. Pengumpulan dan Pengolahan Data SPM Bidang Kesejahteraan Sosial pada tanggal 15 Juli s. p. 25 Agustus s. Penyusunan Draft SPM Bidang Kesejahteraan Sosial oleh Tim pada tangg al. n. 4. Sulawesi Utara. Nusa Tenggara Timur.d 8 September 2006 dilakukan Sosialisasi Standar Pelayanan Minimal yang dilaksanakan di Wisma Pendawa.d 20 Agustus 2006. Pada tanggal 4 s. l. Sumatera Utara Nusa Tenggara Barat. s. b. Peserta daerah dibagi menjadi 3 wilayah yaitu : wilayah timur. Sumatera Utara. Jawa Barat. t.

Si mengungkapkan kepada I Made Suande bahwa untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal Departemen Sosial telah menyusun rancangan SPM. mudah diukur.Oc. Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal Departemen Soiial 2.d 20 Septembe 2Q07 dilakukan Penyusunan Draft Standar pelayanan Minimal b. kemampuan nasional dan daerah d|la.Paibuah Dodohia. Pejabat Eselon ll. Standar. Peiabat Eselon lll. Pada tanggal 21 Februari 2008 Biro Organisasi dan KepegaWaian melakukan Rapat Penjelasan Penyusunan Norma. Jawa Barat. J . Tahun 2007 a' yang dilaksanakan di Hotel Aries Biru Cisarua. para Kasubag dan staf Bagian Analisis Kebijakan Perencanaan Kesejahteraan Sosial (AKPKS) Biro Perencanaan Departemen Sosial Rl. (data terlampir). adalah : Draft Standar pelayanan yang 1) Terolahnya data Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesejahteraan Sosial 2) 3) 4) bersifat sederhana.D. Kegiatan hasil pengolahan data Standar Pelayanan Minimal Tahun 2007 diikuti oleh para Kabag PI/PE Unit Eselon I di lingkungan Departemen Sosial Rl. M. terjangkau dan dapat dipertanggung jawabkan serta mempunyai batas waktu pencapaian. terbuka. Kalimantan Selatan. Nanggroe Aceh Darussalam. Harry Hikmat. Drs. Sumatera Barat. E. Pada tanggal 18 Februari 2008 Pusat Penyusunan Perundang-Undangan dan Bantuan Hukum (PPUBH) melakukan Rapat Persiapan Penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Sosial Rl tentang Standar Pelayanan Minimal guna menindaklanjuti permintaan Biro Perencanaan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai L Rapat internal tersebut hanya dihadiri pejabat di lingkungan PPUBH dan Kepala Bidang Organisasi Hukum dan Humas (OHH) unit teknis. (data terlampir). Ciloto Jiwa Barat. dan staf di lingkungan Sekretariat Jenderal Departemen Sosial. Pada tanggal 6 s. Staf Ahli Menteri. Pada tanggal 18 s.Chazali Situmorang. Hasil yang dicapai dari hasil Pengolahan Data dan Penyusunan Minimal Tahun 2007.d Desember 2007 dilakukan Pendataan Standar pelayanan Minimal yang dilaksanakan di 9 Provinsi. Tersedianya data dan draft SPM yang dapat dijadikan salah satu bahan acuan dalam finalisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesejahteraan Sosial.d 15 Desember 2007 dilakukan Finalisasi Penyusunan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Minimal yang dilaksanakan di Wisma Karya Jasa .d 8 Desember 2007 dilakukan Pengolahan Data dan Penyusunan Draft Standar Pelayanan Minimal Tahun 2007 yang dilaksanakan di Wisma Karya Jasa Ciloto Jawa Barat. pelayanan dasar bidang kesejahteraan sosial.Sc dan Kasubid Lingkup lV Ditjen Otda Drs.Si. Dr. Sumatera Utara.(data terlampir). di lingkungan Kantor puslt Departemen Sosial. c. Prosedur dan Kriteria (NSPK) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Lantai L Rapat tersebut menghadirkan narasumber Direktur Umum Pemerintah Daerah Departemen Dalam Negeri Bapak Dr. M. Kalimantan Timur. Pada tanggal 13 s. Tersusunnya draft Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesejahteraan Sosial yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan. M. Sulawesi Tenggara. Tahun 2008 1. para Kasubag dan staf Bagian Analisis Kebijakan Perencanaan Kesejahteraan Sosial (AKPKS) Biro Perencanaan Departemen Sosial Rl. konkrit. Pada tahun 2007. Pada pertemuan tersebut. Pada bulan November s. Kabag P3A. Peserta pertemuan terdiri dari peserta pertemuan Standar Pelayanan Minimal Tahun 2007 diikuti oleh para pejabat atau petugas perencana dari pusat terdiri dari Para Pejabat dan Petugas perencana djri masingmasing Unit Eselon I (Kepala Bagian Program dan lnformasi). prioritas. Kalimantan Tengah. Peserta pertemuan diikuti oleh para Kabag PI/PE Unit Eselon I di lingkungan Departemen Sosial Rl. Kabag P3A.lr. I Made Suande. Nusa Tenggara Barat (data terlampir). Sulawesi Selatan.

Surat Sekretaris Jenderal Departemen Sosial Nomor 1056/PER-AKPKSi2008 tanggal 30 Desember 2008 Ke Gubernur Provinsi.MH dan Pejabat Eselon lll dan lV di lingkungan Sekretariat Jenderal Departemen Sosial.D. b.d Juli 2008 dilakukan rapat internal Departemen Sosial pembahasan Rancangan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. Melalui DIPA Biro Perencanaan 6. 11. SH. Menteri Keuangan. d. Depkumham. Pada bulan September 2008 Pembahasan draft Peraturan Menteri Sosial (Permensos) SPM Bidang Sosial lingkup internal Departemen Sosial antara Tim SPM Depsos dengan Unit Kerja Eselon (UKE) I Departemen Sosial. 10. Pada tanggal 4 November 2008 Sidang pertama Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) perihal Pembahasan SPM Bidang Sosial yang dihadiri Menteri Sosial. Bappenas. 3.Pada tanggal 20 s. Namun. 9. 15. Pertemuan tersebut dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Dampak Sosial H.. Kepala Daerah Seluruh lndonesia dan Kementerian/Lembaga . Penyusunan dan Pelaporan SPM Bidang Kesos Finalisasi 4. Departemen Kehutanan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. 12. M. Menghadiri Rapat Koordinasi Usulan Draft Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Tata Lingkungan tanggal 7 April 2008 bertempat di HotelAryadutha Jakarta. 18. Bappenas. Menteri Hukum dan HAM.Departemen Sosial telah mengunjungi daerah untuk meminta tanggapan. Pada bulan November 2008 Pembahasan dan pengajuan proses verbal Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota.M. Pada tanggal 6 November 2008 Sidang kedua DPOD pembahasan SPM Bidang Sosial. Departemen Perindustrian.. 5. ternyata cara yang dilakukan Departemen Sosialtidak sesuai dengan prosedur penyusunan SPM. SH.MH. Pada tanggal 18 Desember 2008 Persetujuan Menteri Sosial perihal Penetapan Peraturan Menteri Sosial tentang tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Pada tanggal 23-27 Juli 2008 Pembahasan SPM Bidang Sosial Depsos dengan Tim Nasional DPOD. 7.d 29 Desember 2008 Setting dan proses cetak buku Permensos SPM Bidang Sosial. Pada tanggal 18-19 April 2008 Pembahasan SPM Bidang Sosial antara Tim Teknis Depsos dan Depdagri. Pembahasan SPM Bidang Kesos oleh Tim Konsultasi SPM.Sc.Cholis Hasan. 16. Departemen Pekerjaan Umum. 17. Pada tanggal 6 s. Kementerian PAN. Rapat dihadiri dari unsurunsur dari Departemen Dalam Negeri.Ph. Pada bulan Mei s. Tahun 2008 dialokasikan 4 (empat) tahapan kegiatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesejahteraan Sosial. Kepala Pusat Penyusunan Perundang-Undangan Bhakti Nusantoro. Menteri Dalam Negeri. Pembahasan SPM Bidang Kesos oleh Tim Teknis Depsos Rl dengan Depdagri Rl. Pada tanggal 15 Desember 2008 Permohonan Pengesahan Permensos SPM Bidang Sosial. 8. Departemen Keuangan. Kepala Biro Perencanaan Mu'man Nuryana.d 8 Maret 2008 Pusat Penyusunan Perundang-Undangan meneruskan Rapat Persiapan dengan Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Menteri Sosial di Hotel Griya Astuti Puncak. Pada tanggal 14-16 Agustus 2008 Pelaporan dan Finalisasi SPM Bidang Sosial. 14. c. Kementerian PAN. Departemen sosial. Pada tanggal2-3 Mei 2008 Pembahasan SPM Bidang Sosial antara Tim Konsultasi Depsos dengan Tim Konsultasi SPM Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) dari unsur Depdagri. 13. sebagai berikut : a. Pembahasan SPM Bidang Kesos oleh Tim Nasional SPM.

2. Pada tanggal 12-13 April 2009 Pembahasan Eksternal dengan Kementerian/Lembaga Pemerintah Pada tanggal 8 Juli 2010 ditetapkannya Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Tengah Nomor 80 Tahun 2010 Tentang Penerapan Dan Rencana Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Provinsi Jawa Tengah dariTahun 2010 Samapi Dengan Tahun 2015. Pada tanggal 26-28 Agustus 2010 Pembahasan dengan Daerah terkait mengenai Rancangan Keputusan Menteri Sosial Rl tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan Standar Pelayanan 5. Nomor 77 f ahun 2009 Tentang Standar Pelayanan Minimal Pemerintah Kota Banjar. Prosedur . 2.A/PRS. Surat Keputusan Kepala Biro Perencanaan Nomor 569/PER-AKPKSA//2009 tanggal 14 Mei 2009 tentang Penunjukan Penanggung Jawab.d 16 Juni 2009 Pertemuan Pembahasan Analisis Target Pencapaian SpM Bidang Sosial dengan hasil (oufpuf) dokumen Rancangan Keputusan Menteri Sosial tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan SPM Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Nomor 460/13OS/SOSNAKER tanggal 6 November 2009 Perihal Penyampaian Peraturan Walikota Banjar. Kriteria (NSPK) untuk menladi Rancangan Peraturan/Keputusan Menteri Sosial Rl. J. 6. Standar.1ANl2009 4 Mei 2009 Perihal Panduan Perencanaan Pembiayaan Pencapaian SpM Bidang Sosial lingkup Ditjen Yanrehsos Depsos Rl. 5. Surat Sekretaris Ditjen Dayasos Depsos ke Kepala Biro Perencanaan Depsos Nomor 172|PS/SEKTlllV12009 tanggal 27 April 2009 Perihal Panduan Perencanaan Pembiayaan Pencapaian SPM Bidang Sosial lingkup Ditjen Dayasos Depsos Rl. Pada tanggal 15-16 Maret 2010 Pembahasan internal unit kerja eselon (UKE) I Lingkup Kementerian Sosial. . Surat Sekretaris Jenderal Departemen Sosial Rl ke para Eselon I lingkup Departemen Sosial Nomor 354/SJ/PERllV12009 tanggal 14 April 2009 Perihal Penerapan Panduan Perencanaan pembiayaan SPM Bidang Sosial dan Usulan Norma. Anggota Tim Penyusun dan panitia Penyelenggaraan Kegiatan Penyusunan Target Pencapaian SPM Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Rancangan Keputusan Menteri Sosial Rl tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota di Ruang Rapat Utama Lantai ll Kementerian Sosial Rl. 7. Peserta para perencana dan uni teknis eselon (UKE) l. Tahun 2009 1. Jawa Barat. Pada tanggal 2 Maret 2010 Ditetapkannya Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 45 Tahun 2010 Tentang Penerapan Target Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial. Surat Kepala Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kota Banjar Provinsi Jawa Barat ke Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Surat Sekretaris Ditjen Banjamsos Depsos ke Kepala Biro Perencanaan Depsos Nomor 282lBJSllVl2009 Kamis 23 April 2009 Perihal Panduan Perencanaan Pembiayaan pencapaian SPM Bidang Sosial lingkup Ditjen Banjamsos Depsos Rl. Tahun 2010 1. 4. lintas Kementerian/Lembaga. Surat Sekretaris Ditjen Yanrehsos Depsos ke Kepala Biro Perencanaan Depsos Nomor 181. Ketua. 3. 4.Pemerintah Perihal Penyampaian Buku Pedoman Standar Pelayanan Minimal (SpM) Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Sekretaris. Pada tanggal 15 s. terkait mengenai Rancangan Keputusan Menteri Sosial Rl tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota.

Kota Manado Sulawesi Utara. Riau. Nomor 2001-A/PER-AKPKS/X12010 tanggal 7 Oktober 2010 Perihal Pembahasan Norma. Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta. perihal Penyampaian Keputusan Menteri Sosial Rl Nomor 80/HUK/2010. Ada 1 Kabupaten. Bali. Ada 3 Kota. Kriteria (NSPK) Kementerian Sosial Rl Tahun 2010 dengan Kementerian/Lembaga terkait dan Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Sulawesi Selatan. Surat Sekretaris lnspektorat Jenderal Kementeraian Sosial Nomor 436/SeVlJ/X12010 tanggal 12 Oktober 2010 Kepada Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial. Jateng. Bandung Provinsi Jawa Barat. Lampung. . adalah : DKI Jakarta. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rl. Tembushn kepada Menteri Sosial Rl. Provinsi Jawa Barat. Standar. Provinsi Sulawesi Barat. Nomor 1024|SJ-PENX12010 tanggal 12 Oktober 2Q10. Jabar. Surat Kepala Biro Perencanaan 10. Hasil (output) adalah: Tersusunnya beberapa dokumen Rancangan Peraturan Gubernur/BupatiMalikota tentang Penerapan Target Pencapaian SPM Bidang Sosial. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Rl. Pada tanggal 22 September 8. Dl Yogyakarta. 11. Nomor 308/SJ/PERllxl2010 tanggal 30 September 2010.Surat Sekretariat Jenderal Kementeraian Sosial Rl Kepada Menteri Dalam Negeri Rl. 1631 073. yaitu : Kota Semarang Jawa Tengah. Kota Manado Sulawesi Utara. 7. Banten. Provinsi Bali.Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota di Hotel GH Universal. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Sulawesi Utara. Kalimantan Tengah. Kota Bandung Jawa Barat. Maluku Utara. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial Rl. Surat Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial Rl Kepada Sekretaris lnspektorat Jenderal Kementerian Sosial Nomor 2019A/PER-AKPKSDV2O10 tanggal 12 Oktober 2010 perihal penyampaian 10 buku Keputusan Menteri Sosial Rl Nomor 80/HU1C2010. yaitu : Kabupaten Subang Jawa Barat. Surat Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial ke Kepala Pusat Penyusunan peraturan Peraturan Peundang-Undangan dan Bantuan Hukum (Kapus PPUBH) Nomor 147IPERAKPKSrullll2010 tanggal 18 Agustus 2010 Perihal Permohonan Proses verbal Rancangan Keputusan Menteri Sosial Rl tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota. 12. Bangka Belitung. Tahun 2011 1. Asisten Kesejahteraan Masyarakat Provinsi DKI Jakarta. Kota Semarang Jawa Tengah. 9. Kalimantan Selatan. Kepulauan Riau. Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial ke Gubernur dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Seluruh lndonesia. NTT. sebagai bahan referensidalam audit. Peserta dari 17 Daerah Provinsi. 6. Menteri Keuangan Rl. 2010 ditetapkannya Keputusan Menteri Sosial Rl Nomor 80/HUl(2010 Tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota. Nota Dinas dari Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. perihal Permohonan permintaan 10 Buku Keputusan Menteri Sosial Rl Nomor 80/HUl(2010 Tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota. Sulawesi Barat. Prosedur. Kota Bandung Jawa Barat.62 Tanggal 18 Januari 201 1 Perihal Laporan Target Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosia/ Provinsi DK Jakarta Tahun 2010. Perihal Penyampaian Keputusan Menteri Sosial Rl Nomor 80/HUl(2010 Tentang Panduan Perencanaan Pembiayaan Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota.

1 Tahun 2009 Tentang SPM Terpadu Bagi Saksi dan/atau Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penghapusan Eksploitasi Seksual Pada Anak dan Remaja di Kab/Kota. Wakil Presiden Rl. Prosedur. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. c. Menteri Pendidikan Nasional. Standar. Standar. Prosedur. Ketua DPRD Provinsi Seluruh lndonesia. 14|PRTlMl2010 tentang SPM Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Menteri Negara Lingkungan Hidup. 162/PER-AKllll2011 Tanggal 16 Februari 2011 Perihal Hasil Rapat Penyusunan Norma. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Para Pejabat Eselon I di Lingkungan Kementrian Dalam Negeri. 129Tahun 2008Tentang SPM Bidang Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kab/Kota. . g. l Tahun 2010 tentang SPM Bidang Layanan Terpadu Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Ketua Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Nota Dinas dari Kepala Biro Perencanaan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Rl No. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 4. Surat Menteri Dalam Negeri No. Menteri Koordinator Bidang Polhukam. f. Tembusan disampaikan kepada Presiden Rl. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan No. 65/Permentan/OTJ40fi22010 tentang SPM Bidang Ketahanan Pangan Provinsi dan Kab/Kota. Menteri Sosial. 55/HK-010/85 Tahun 2010 tentang SPM Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera di Kab/Kota. h. Organisasi Hukum dan Hubungan Masyarakat (OHH) masing-masing Unit Kerja Eselon (UKE) I lingkup Kementerian Sosial Rl. Kepala BKKBN. lsi surat memuat 13 (tiga belas) Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh Pemerintah dan batas waktu pencapaian target indikator secara umum di daerah. Menteri Pekerjaan Umum. 100/676/SJ Tanggal 7 Maret 2011 Perihal Percepatan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Daerah. Pusat Kajian Hukum.d 29 Maret 2011. Menteri Kesehatan. SPM yang telah di tetapkan oleh Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) adalah: a. Surat ditujukan kepada Gubernur Seluruh lndonesia. Menteri Peftanian. Menteri Keuangan. Menteri Komunnikasi dan lnformatika. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kriteria (NSPK) Rancangan Peraturan Menteri Sosial Tahun 2011. di Hotel Jayakarta Jakarta tanggal 28 s. 2. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. 19 Tahun 2010 tentang SPM Lingkungan Hidup Daerah Provinsi dan Daerah KabiKota. dan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak No. Peraturan Menteri Kesehatan No. Peraturan Menteri Sosial No. i. 3. j. 15 Tahun 2010 tentang SPM Pendidikan Dasar di Kab/Kota. 741 Tahun 2008 Tentang SPM Bidang Kesehatan di Kab/Kota. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. BupatiA/r/alikota Seluruh lndonesia. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan. k. 15/MENDV2010 tentang SPM Bidang Ketenagakerjaan. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 62 Tahun 2008 Tentang SPM Bidang Pemerintahan Dalam Negeri di KabiKota. Pembahasan lnternal Norma. b. 22 Tahun 2008 Tentang SPM Bidang Perumahan Rakyat Daerah Provinsidan Daerah Kab/Kota. Peraturan Kepala BKKBN No. Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai unsur dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) dan Kementerian Sosial dari unsur Biro Perencanaan. Kriteria (NSPK) Rancangan Peraturan Menteri Sosial Tahun 2011 dihadiri oleh unsur Direktorat Urusan Pemerintahan Daerah ll Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Rl. e. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. Peraturan Menteri Dalam Negeri No.Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Provinsi DKI Jakarta. Ketua DPRD Kabupaten/Kota Seluruh lndonesia. Peraturan Menteri Pertanian No. Para Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (uPrD). d.

501lMKPl2OlO tentang SPM Bidang Kesenian. Peraturan Menteri Komunikasi dan lnformatika No. Kebijakan Umum Anggaran (KUA). Kemudian isi surat juga memuat target tahunan pencapaian SPM dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD). PM. 106/HK. Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial Rl ( TERTMA KASTH ) .l. Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. m. Biro Perencanaan. Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD). 22Tahun 2010 tentang SPM Bidang Kominfo di Kab/Kota.