Anda di halaman 1dari 10

Laporan praktek Fisika Guru Pengajar : Drs. H. Hasbullah.

Hukum Ohm

Disusun Oleh : Kelompok IV XII IPA 1 Achmad Zulfikar ( 260042/07) A. Thamrin M. ( 260012/01) Rillyan N.R. ( 260190/) Dinda Arumdalu.J ( 260139/) Aqila Ghaezany (260119 / )

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga laporan Fisika ini dapat penulis selesaikan dengan lancar. Laporan ini disusun oleh penulis setelah menghimpun data data dari buku. Tujuan penulisan laporan ini adalah sebagai tugas yang diberikan kepada penulis pada mata pelajaran Fisika. Penulis berharap mudah mudahan dengan adanya laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Dalam penulisan laporan ini penulis banyak mengalami kesulitan. Namun, berkat peran serta berbagai pihak dengan memberikan masukan ataupun saran yang sangat membantu guna penyempurnaan laporan ini. Akhirnya, laporan ini dapat diselesaikan walaupun masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terimah kasih kepada pembimbing pembimbing serta teman teman yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. Akhir kata, perkenankanlah penulis mengutip sebuah pepatah yang berbunyi Tak ada gading yang tak retak. Demikianlah yang dapat penulis sampaikan kepada pembaca. Khairul kalam, saran, kritik maupun segala umpan balik dalam bentuk apapun yang bersifat membangun dari pembaca akan penulis terima dengan tangan terbuka demi penyempurnaan laporan ini di masa yang akan datang.

Makassar, 25 Maret 2009

Penulis Kelompok IV

DAFTAR ISI

Kata Pengantar .............................................................................................. Daftar Isi ....................................................................................................... Bab I : Pendahuluan A. Topik Percobaan ............................................................................... B. Standar Kompetensi .......................................................................... C. Kompetensi Dasar ............................................................................. D. Tujuan ............................................................................................... E. Landasan Teori .................................................................................. Bab II : Pembahasan A. Alat dan Bahan .................................................................................. B. Langkah Kerja ................................................................................... C. Hasil Pegamatan ................................................................................ Bab III : Penutup Kesimpulan .............................................................................................

1 2

3 3 3 3 3

5 5 6

BAB I PENDAHULUAN
A. Topik Percobaan : Gaya Magnet

B. Standar Kompetensi : Mendemonstrasikan pengetahuannya pada pengukuran gejala-gejala alam dalam melakukan kerja ilmiah dalam pemecahan masalah sambilmengembangkan sikap ilmiah, dan berkomunikasi ilmiah.

C. Kompetensi Dasar : MMemformlasikan hasil percobaan tentang gaya magnet yang terjadi pada muatan listrik/kawat berarus. D. Tujuan Percobaan : Mengamati terjadinya gaya lorentz pada kawat berarus.

E. Landasan Teori
Jika kita melakukan percobaan mengenai gaya Lorentz maka, kita dapa mengetahui bagaimana gaya itu bekerja. Seperti kawat akan keatas atau kebawah sesuai dengan gaya Lorentz. Gaya lorentz erat kaitannya dengan kaidah tangan kanan yang berbunyi : Buka telapak tangan dengan empat jari selain jempol dirapatkan. Arahkan keempat jari yang dirapatkan sesuai dengan arah induksi magenetik B dan arahkan jempol hingga sesuai dengan arah kuat arus listrik I, maka arah gaya loentz, F, yang dialami oleh konduktor akan sesuai dengan arah dorongan telapak tangan. Adapun besar gaya Lorentz dinyatakan oleh :
F = iLB sin

Dengan L adalah panjang konduktor dan adalah sudut apit terkecil antara arah arus I dan arah induksi magnetic B.

BAB II PEMBAHASAN
A. Alat dan Bahan :

Magnet ladam (tapal kuda) 1 buah Kertas Timah / Seutas kawat dari kabel serabut 50 cm Baterai 2-4 buah Saklar 1 buah Amperemeter 1 buah Rhestat 1 buah Statif 2 buah Kabel hubung secukupnya

B. Langkah kerja Kegiatan 1

1. Rangkailah alat seperti gambar dibawah ini, kawat agak dikendurkan.

Aturlah kedudukan rheostat , hubngkan saklar dan amati apa yang terjadi pada timah . kawa halus ? Kawat akan bergerak ke arah bawah. Ulangi percobaan diatas dengan cara mengubah arah arus dan arah medan magnet . Masukkan data dalam table.

C. Hasil Pengamatan Percobaan ke1 2 3 4 Arah Arus


P Q

Arah medan magnet Utara ke Selatan Selatan ke Utara Utara ke Selatan Selatan ke Utara

Arah gaya Kebawah Kebawah Keatas Keatas

(Timur ke Barat)
P Q

(Timur ke Barat)
Q P
Q P

(Barat ke Timur) (Barat ke Timur) Dari table diatas dapat disimpulkan arah gaya tergantung pada : Arah gaya dipengaruhi oleh Arah Arus. Buatlah suatu aturan untuk menetukan hubungan antara arah arus, medan dan arah gaya (salah satu diantaranya dapat menggunakan tangan kanan).

Kegiatan 2
Ulangi kegiatan 1 (tanpa mengubah arah) 1. terjadi ? Berubah menjadi 2 kali semula. 2. Ubahlah besarnya medan (letakkan magnet ladamagak jauh) , bagaimana besarnya gaya yang terjadi ? Maka akan meningkat sesuai dengan besarnya sudut yang menjauh. Ubahlah besarnya arus, bagaimana besarnya gaya yang

Dari kegiatan 2 dapat disimpulkan bahwa besarnya gaya persatuan panjang yang dialami kawat berarus listrik dan berada dalammedan magnet sebanding dengan arus dan besar simpangan (sin ) Informasi : Gaya yang terjadi pada kawat berarus listrik berada dalam mendan magnet disebut gaya lorentz. Besarnya gaya lorentz dapat dinyatakan dengan persamaan :
F = I .L.B. sin

BAB III PENUTUP


Kesimpulan
Kawat berarus dalam medan magnetic mengalami gaya lorentz. Arus listrik dalam kawat dihasilkan oleh partikel bermuatab (electron-elektron) yang bergerak. Dengan demikian, partikel bermuatan yang memasuki daerah medan magnetic pun akan mengalami gaya lorentz.

10