Anda di halaman 1dari 24

I.

Identitas Mata Pelajaran 1. Mata Pelajaran 2. Materi Pokok 3. Kelas/semester 4. Pertemuan minggu ke 5. Waktu

: : : : :

Seni Budaya Seni Tari X/I 1 dan 2 180 menit Kemampuan

II........................................................................................................................................
Dasar/Tujuan Pembelajaran 1. Standar Kompetensi Mengapresiasi karya seni Tari. 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari 3. Indikator Pencapaian/Tujuan Pembelajaran 1. Tari diidentifikasi sesuai dengan jenis, peran dan perkembangannya 2. Hasil identifikasi diaplikasikan dalam bentuk tari dan diperagakan 3. Hasil identifikasi tari ditampilkan dengan sikap yang benar

III........................................................................................................................................
Pembelajaran 1. Uraian materi pokok 1. Jenis, peran dan perkembangan tari 2. Hasil identifikasi jenis, peran tari 3. Penampilan tari

Materi

IV........................................................................................................................................
Pembelajaran 1. Media Kaset-Kaset Tari Tradisi dan kreasi VCD Pertunjukan tari Tradisional dan Modren Foto-Foto BuKu-buku Tari 2. Alat-alat VCD/DVD Tape Laptop

Media/Alat

V........................................................................................................................................ Pelaksanaan
Pembelajaran/Tahapan Pembelajaran Pertemuan Minggu ke-1 No 1 Kegiatan Belajar Prapembelajaran a. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisiruangan: kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi Waktu (menit) 15 Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan sosial Kecakapan diri

b.

Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri. Jadikan tari tradisi akar dari tari modern.

No 2

Kegiatan Belajar Kegiatan inti Siswa/i menyimak penjelasan guru tentang : tari: Jenis tari zaman primitif Tari upacara Tari hiburan Tari pertunjukan Jenis tari zaman kerakyatan Tari upacara Tari hiburan Tari pertunjukan Jenis tari zaman klasik Tari hiburan Tari pertunjukan Jenis tari zaman kreasi baru Menjelaskan peran tari: Tari primitif Tari kerakyatan Tari klasik Tari kreasi baru

Waktu (menit) 65

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik dan kecakapan sosial

Menjelaskan perkembangan tari: Sejarah tari pada zaman primitif Sejarah tari pada zaman feodal Sejarah tari pada zaman modern 10

Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Guru memberi tugas kelompok pada anak untuk mencari foto-foto /gambar-gambar karya seni rupa pada zaman prasejarah. mencintai sejarah karna apalah artinya kita dimasa yang akan datang tanpa dapat berbuat sesuatu di masa sekarang. Belajar dan teruslah belajar demi kebahagiaan di masa yang akan datang. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain. Guru meninggalkan kelas

Kecakapan akdemik dan sosial

VI........................................................................................................................................ Penilaian dan


Tindak Lanjut Prosedur Penilaian: Tes tertulis dalam bentu soal (terlampir) Namun selain hasil tes guru juga menilai siswa dari sikap, etika, dan kreatifitasnya dalam kelas dan di luar kelas.

Jenis Penilaian Tes tertulis dan lisan Alat Penilaian (cantumkan alat penilaian yang digunanakan secara utuh, misalnya soal, tugas, atau lembar observasi)

Naskah soal dan tugas (kliping) Tindak Lanjut (Remedial, Pengayaan, dan atau Percepatan) Remedial VII. Sumber Pembelajaran (Buku atau Lingkungan) Buku pelajaran Seni Budaya untuk Kelas X SMK. (yudistira, Erlangga) Menggunjungi sanggar-sanggar tari Melihat pertunjukan tari secara langsung Mewawancarai seni tari (pekanbaru khususnya.

I. Identitas Mata Pelajaran 1. Mata Pelajaran 2. Materi Pokok 3. Kelas/semester 4. Pertemuan Minggu ke 5. Waktu

: : : : :

Seni Budaya Seni Tari X/I 3, 4 dan 5 270 menit

Kemampuan Dasar/Tujuan Pembelajaran 1. Standar Kompetensi Mengapresiasi karya seni Tari . 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari 3. Indikator Pencapaian/Tujuan Pembelajaran 1. Tari diidentifikasi sesuai dengan jenis, peran dan perkembangannya 2. Hasil identifikasi diaplikasikan dalam bentuk tari dan diperagakan 3. Hasil identifikasi tari ditampilkan dengan sikap yang benar Materi Pembelajaran 2. Uraian materi pokok 4. Jenis, peran dan perkembangan tari 5. Hasil identifikasi jenis, peran tari 6. Penampilan tari Media/Alat Pembelajaran 1. Media Kaset-Kaset Tari Tradisi dan kreasi VCD Pertunjukan tari Tradisional dan Modren Foto-Foto BuKu-buku Tari 2. Alat-alat DCD Tape Laqtop Pertemuan Minggu ke-2 N Kegiatan Belajar o 1 Pendahuluan a. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi b. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. Waktu (menit) 15 Aspek Life Skill yang dikembangkan

N o 2

Kegiatan Belajar Kegiatan inti Ainak-anak menyimak kembali penjelasan guru tenang pelajaran pertemuan pertama secara singkat. Anak-anak dibagi menjadi 6 kelompok yang terdiri dari 6 sampai 7 orang anak kelompok kemudian masing-masing kelompok di beri tugas untuk : 1. Mendeskripsikan latar belakang tari 2. Mengidentifikasi fungsi seni tari sesuai dengan kehidupan sosial budaya. 3. Mendeskripsikan fungsi seni tari sesuai dengan kehidupan sosial budaya.

Waktu (menit) 65

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik dan kecakapan sosial Belajar saling membutuhkan dan memehami pribadi masing-masing dengan lebih mementingkan kepentinggan bersama dari pada kepentinggan individu serta belajar berkerja sama dalam kelompok-kelompok kecil

Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Jadikan kemajuan zaman ini untuk menhasilkan karya-karya yang lebih baik dan berarti. Cintai teknologi yang membawa dampak positif bagi kehidupan. Guru meninggalkan kelas

10

Pelaksanaan Pembelajaran/Tahapan Pembelajaran Pertemuan Minggu ke-3 No 1 Kegiatan Belajar Pendahuluan 4. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi 5. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. Waktu (menit) 10 Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik Kecakapan sosial

No 2

Kegiatan Belajar Kegiatan inti Pertemuan minggu ke-3 Anak-anak menyaksikan VCD petunjukan tari yang diputarkan guru di dalam kelas kemudian memberikan apresiasi secara lisan tentang apa yang mereka lihat secara langsung. Anak-anak tetap bekerja berdasarkan kelompok yang telah di bentuk awal

Waktu (menit) 70

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik dan kecakapan sosial Belajar saling membutuhkan dan memehami pribadi masing-masing dengan lebih mementingkan kepentinggan bersama dari pada kepentinggan individu serta belajar berkerja sama dalam kelompok-kelompok kecil

Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Guru memberi tugas pada anak untuk membuat desain karya seni rupa terapan tiga dimensi di buku gambar. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain dengan terus mengali potensi diri yang kita miliki. Guru meninggalkan kelas

10

Pertemuan Minggu ke-4 dan 5 No 1 Kegiatan Belajar Pendahuluan 6. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi 7. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. 2 Kegiatan inti Pertemuan minggu ke-4 Anak melakukan praktek tari di dalam kelas secara individu dan kelompok. Seperti : Memperagakan hasil identifikasi tari Gerak kepala Gerak badan Gerak tangan Gerak kaki Menampilkan tari: Gerak tari Pola lantai Irama 70 Kecakapan akademik dan kecakapan sosial Belajar saling membutuhkan dan memehami pribadi masing-masing dengan lebih mementingkan kepentinggan bersama dari pada kepentinggan individu serta belajar berkerja sama dalam kelompok-kelompok kecil Waktu (menit) 10 Aspek Life Skill yang dikembangkan

No

Kegiatan Belajar Pertemuan minggu ke-5 Ulangan untuk KD : 05.01 (mengidentifikasi jenis,peran, dan perkembangan tari.

Waktu (menit)

Aspek Life Skill yang dikembangkan

Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Guru memberi tugas pada anak untuk membuat desain karya seni rupa terapan tiga dimensi di buku gambar. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain dengan terus mengali potensi diri yang kita miliki. Guru meninggalkan kelas

10

Kecakapan diri Tanggung jawab dan jujur

VI. Penilaian dan Tindak Lanjut Prosedur Penilaian: Tes dalam bentuk praktek Namun selain hasil tes guru juga menilai siswa dari sikap, etika, dan kreatifitasnya dalam kelas dan di luar kelas. Jenis Penilaian Tes praktek dan teori Alat Penilaian (cantumkan alat penilaian yang digunanakan secara utuh, misalnya soal, tugas, atau lembar observasi) Perbuatan (gerak) dan lembaran tugas Tindak Lanjut (Remedial, Pengayaan, dan atau Percepatan) Praktek ulang VII. Sumber Pembelajaran (Buku atau Lingkungan) Buku pelajaran Seni Budaya untuk Kelas X SMK. (yudistira, Erlangga) Menggunjungi sanggar-sanggar tari Melihat pertunjukan tari secara langsung Mewawancarai seni tari (pekanbaru khususnya)

Skor: 100 = sangat bagus 70-90 = bagus 60 = cukup 0-50 = kurang

VIII. Identitas Mata Pelajaran


6. Mata Pelajaran 7. Materi Pokok 8. Kelas/semester 9. Pertemuan minggu ke 10. Waktu IX. : : : : : Seni Budaya Seni Musik X/ I 1 dan 2 180 menit

Kemampuan Dasar/Tujuan Pembelajaran 4.......................................................................................................................Standar Kompetensi Mengapresiasi karya seni Musik. 5.......................................................................................................................Kompetensi Dasar Mengidentifikasi Fungsi dan latar belakang musik 6.......................................................................................................................Indikator Pencapaian/Tujuan Pembelajaran 1. Fungsi musik dijelaskan berdasarkan latar belakang sejarah perkembangannya 2. Fungsi musik dibedakan berdasarkan pada tujuan pementasannya 3. Musik dijelaskan manfaatnya dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari Materi Pembelajaran 1. Uraian Materi pokok 1. Fungsi musik dari zaman purba hingga modern 2. Tujuan pementasan musik

X.

3. Manfaat musik dalam kehidupan sehari-hari.


XI. Media/Alat Pembelajaran 1. Media Buku-buku pelajaran seni budaya Kaset-kaset musik tradisi dan modren Foto-foto alat-alat musik 2. Alat-alat Tape Laqtop V. Pelaksanaan Pembelajaran/Tahapan Pembelajaran Pertemuan Minggu ke-1 No 1 Kegiatan Belajar Pendahuluan a. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisiruangan: kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi b. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budaya dan tardisi daerahnya sendiri Waktu (menit) 15 Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan sosial Kecakapan diri

No 2

Kegiatan Belajar Kegiatan inti Siswa/i menyimak penjelasan guru tentang : Pengertian Seni musik Menjelaskan sejarah munculnya musik Musik barat dan timur : o Yunani kuno (675 SM-Awal Masehi) o Abat pertengahan (abad V-XVI) Akhir kerajaan Roma o Renaissance o Barok dan rakoko (abad XVII) o Klasik (abad XVIII o Romantik o Peralihan (Abad XX) o Modren(Abad XX hingga sekarang )

Waktu (menit) 65

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik dan kecakapan sosial

Peran dan manfaat seni musik

Macam-macam musik Guru membagi anak menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 7-8 anak masing-masing kelompok untuk pertemuan-pertemuan tatap muka selanjutnya. 3 Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Marilah mencintai sejarah karna apalah artinya kita di masa yang akan datang tanpa dapat berbuat sesuatu di masa sekarang. Belajar dan teruslah belajar demi kebahagiaan di masa yang akan datang. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain. Guru meninggalkan kelas 10 Kecakapan sosial

Pertemuan Minggu ke 2 No 1 Kegiatan Belajar Pendahuluan a. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi b. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. 2 Kegiatan inti Siswa/i menyimak penjelasan guru di dalam kelas tentang : Fungsi dan peranan musik daerah Menjelaskan tujuan pementasan musik sebagai hiburan, bisnis, dan amal Musik modren Menjelaskan tujuan pementasan musik sebagai hiburan, bisnis, dan amal Memutarkan contoh-contoh rekaman pementasan musiksesuai dengan tujuannya. 65 Kecakapan akademik Kecakapan diri Kecakapan kreatifitas Waktu (menit ) 15 Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapn diri Kecakapan sosial

Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Memberikan tugas pada siswa/i untuk mewawancarai seniman/ pekerja seni, masyarakat awam tentang tanggapannya terhadap dunia musik di daerah ini Jadikan kemajuan zaman ini untuk menhasilkan karya-karya yang lebih baik dan berarti. Cintai teknologi yang membawa dampak positif bagi kehidupan. Guru meninggalkan kelas

10

Kecakapan sosial Kecakapan kreatifitas Kecakapan berkomunikasi

VI. Penilaian dan Tindak Lanjut Prosedur Penilaian: Tes tertulis dalam bentu soal (terlampir) Namun selain hasil tes guru juga menilai siswa dari sikap, etika, dan kreatifitasnya dalam kelas dan di luar kelas. Jenis Penilaian

Tes tertulis, tes lisan dan non tes (praktek) Alat Penilaian (cantumkan alat penilaian yang digunanakan secara utuh, misalnya soal, tugas, atau lembar observasi) Lembaran tugas, naskah soal (ojektif dan essay) dan lembaran observasi Tindak Lanjut (Remedial, Pengayaan, dan atau Percepatan) Remedial dan penggayaan serta tugas observasi VII. Sumber Pembelajaran (Buku atau Lingkungan) Buku pelajaran Seni Budaya untuk Kelas X SMK. (yudistira, Erlangga) Berkreasi seni (GaneCa EXACT) Menggunjungi sanggar-sanggar/kelompok-kelompok musik Mewawancarai pemusik/ musisi Riau (pekanbaru khususnya).

I. 1. 2.
3. 4.

5.
1. 2. 3.

Identitas Mata Pelajaran Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/semester Pertemuan minggu ke Waktu

: Seni Budaya : Seni Musik : X/I : 3, dan 4 : 180 menit

II. Kemampuan Dasar/Tujuan Pembelajaran Standar Kompetensi Mengapresiasi karya seni Musik. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan. Indikator Pencapaian/Tujuan Pembelajaran 1. Fungsi musik dijelaskan berdasarkan latar belakang sejarah perkembangannya 2. Fungsi musik dibedakan berdasarkan pada tujuan pementasannya 3. Musik dijelaskan manfaatnya dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

1.

III. Materi Pembelajaran Uraian materi pokok 1. Fungsi musik dari zaman purba hingga modern 2. Tujuan Pementasan Musik 3. manfaat musik dalam kehidupan sehari-hari IV. Media/Alat Pembelajaran 1. Media Buku pelajaran seni budaya Kaset-kaset komposisi musik tradisi dan modren Kliping Foto-foto alat-alat musik 2. Alat-alat Laqtop, tape Spidol Papan tulis Pelaksanaan Pembelajaran/Tahapan Pembelajaran Pertemuan Minggu ke 3 N Kegiatan Belajar o 1 Pendahuluan A. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi B. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli pada budayanya. Jadikan tardisi modal dasar untuk modrenisasi. Waktu (menit) 10 Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan sosial dan kecakapan akademis

N o 2

Kegiatan Belajar Kegiatan inti Guru memerintahkan siswa-siswi untuk duduk sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan minggu sebelumnya. Dan menanyakan tugas apresiasi minggu yang lalu. Guru memutarkan rekaman/kaset-kaset pertunjukkan musik di dalam kelas, diantaranya : Karya-karya mozart Karya-karya komposisi musik tradisi dan modren Setelah mendengarkan pertunjukkan musik yang diputar di dalam kelas, masing-masing kelompok diminta untuk memberikan apresiasinya terhadap apa yang mereka dengar. Hasil apresiasi setiap kelompok dipresentasikan di depan kelas. Masing-masing kelompok berhak untuk memberikan tanggapan, kritikan dan saran pada kelompok lain guna menemukan kata mufakat. Hal yang akan dicapai didalam diskusi : 1. seberapa pentingkah musik bagi generasi muda terutama di kalangan pelajar 2. Bagaimana apresiasinya masing-masing kelompok terhadap dunia Musik sekarang ? 3. Musik apakah yang lebih di gemari masyarakat pada zaman sekarang?

Waktu (menit) 70

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan sosial dan kecakapan akademis. Kecakapan berkomunikasi Kecakapan berfikir kreatif Kecakapan diri Kecakapan sosial Daya cipta dan kreasi

Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain dengan terus mengali potensi diri yang kita miliki. Guru meninggalkan kelas

10

Kecakapan sosial

Pertemuan Minggu ke 4 No 1 Kegiatan Belajar Pendahuluan 1 Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi 2. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. Waktu (menit) 10 Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan sosial dan kecakapan akademis

No 2

Kegiatan Belajar Kegiatan inti Guru melaksanakan ulangan KD kes 03.01: mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain dengan terus menggali potensi diri yang kita miliki. Guru meninggalkan kelas

Waktu (menit) 70

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan sosial dan kecakapan akademik

10

Penilaian dan Tindak Lanjut Prosedur Penilaian: Tes praktek Namun selain hasil tes guru juga menilai siswa dari sikap, etika, dan kreatifitasnya dalam kelas dan diluar kelas. Jenis Penilaian Tes dan praktek Alat Penilaian (cantumkan alat penilaian yang digunanakan secara utuh, misalnya soal, tugas, atau lembar observasi) Tindak Lanjut (Remedial, Pengayaan, dan atau Percepatan) remedial VII. Sumber Pembelajaran (Buku atau Lingkungan) Buku pelajaran Seni Budaya untuk Kelas X SMK. (Yudistira, Erlangga) Menggunjungi sanggar-sanggar / kelompok-kelompok musik di daerahmu Mewawancarai musisi/ pemusik Riau (pekanbaru khususnya)

I. Identitas Mata Pelajaran 11. Budaya 12. Materi Pokok 13. 14. 15. II.

Mata Pelajaran

................................

Seni

: Seni Rupa Kelas/semester ..................................... : X/I Pertemuan minggu ke............................... : 1 dan 2 Waktu ............................... : 180 menit

Kemampuan Dasar/Tujuan Pembelajaran 7....................................................................................................Standar Kompetensi Mengapresiasi karya seni rupa. 8....................................................................................................Kompetensi Dasar Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan. 9....................................................................................................Indikator Pencapaian/Tujuan Pembelajaran 1. Gagasan dan teknik seni rupa terapan dijelaskan berdasarkan sejarah perkembangannya 2. Gagasan dan teknik seni rupa terapan diidentifikasi berdasarkan proses penciptaan. 3. Komposisi warna dibuat berdasarkan corak dan teknik seni rupa modren Materi Pembelajaran 3. Uraian materi pokok 1. Periodisasi seni rupa Mancanegara; o Pra Sejarah o Klasik o Modren 2. Airan-aliran seni rupa 3. Lingkaran warna, harmoni warna, kontras, monokromatik dan Anologos.

III.

VI. Media/Alat Pembelajaran 1. Media Buku-buku Tentang seni rupa Kliping Lukisan Foto-foto karya seni rupa 4. Alat-alat Laqtop Papan tulis Spidol

i.

Pelaksanaan Pembelajaran/Tahapan Pembelajaran Pertemuan Minggu ke-1

No 1

Kegiatan Belajar Pendahuluan b. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisiruangan: kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi c. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri

Waktu (menit) 15

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan sosial

Kegiatan inti Siswa/i menyimak penjelasan guru tentang : 1.kemunculan seni rupa pada zaman prasejarah. Pengertian seni rupa dan sejarah kemunculannya : Seni rupa merupakan seni induk dari seluruh cabang-cabang seni lainnya. Kepercayaan terhadap roh nenek moyang/leluhur yang begitu kuat(animisme) merlahirkan seni rupa sebagai seni utama atau induk dari cabang-cabang seni yang lainnya, upacara-upacra keagaman yang selalu digelar melahirkan pemikiran yang kreatif orang-orang terdahulu hingga lahirlah karya-karya seni rupa seperti sarcophagus(kubur yang berbentuk seperti peti /lesung lengkap dengan tutupnya) tempat menyimpan jasad roh leluhur mereka yang mereka yakini memiliki nilai tersendiri bagi mereka, punden berundak (bangunan yang terdiri susunan batu-batu yang menyerupai candi tempat pemujaan roh nenek moyang, dolmen (batu besar berupa meja tempat sesaji. Selain faktor kepercayaan tradisi hidup yang berpindah-pindah (tdak menetap) juga hal penting yang menyebabkan seni rupa itu menjajadi seni induk sehingga karya yang ditinggalkan tidak begitu banyak hanya di temukan alat-alat perkakas sederhana untuk kepentingan hidup. Seperti : kampak batu, nekara, dan lain sebagainya.

65

Kecakapan akademik (daya serap dan daya tangkap siswa/i)

Kecakapan akademik (daya serap dan daya

No

Kegiatan Belajar

Waktu (menit)

Aspek Life Skill yang dikembangkan tangkap siswa/i) Kecakapan sosial

3. Seni rupa pada zaman klasik. Periodisasi seni rupa pada zaman klasik kuno dimulai ketika peradaban kuno mengembangkan bentuk tulisan. Tradisi besar dalam dunia seni rupa berakar dari salah satu seni enam peradaban kuno yang besar, yaitu Mesir kuno, Mesopotamia, Yunani, Roma, India, Cina. Masing-masing peradaban tersebut mengembangkan gaya yang unik dalam seni mereka. Karena kebesaran dan jangka waktu peradaban mereka yang lama, karya seni mereka mampu bertahan (hingga kini) dan banyak mempengaruhi budaya lain dari zaman-zaman berikutnya. Mereka juga memberikan kita pengabadian pertama bagai mana seorang seniman bekerja. Seni rupa yunani kuno banyak dalam bentuk pemujaan fisik manusia dan perkembangan keterampilan memahat (patung) yang menunjukan otot, keseimbangan, kecantikan, dan proporsi anatomi yang tepat, (piramida Giza di Mesir sebagi salah satu karya seni rupa zaman kuno yang masih bertahan. Seni rupa di Roma diwujudkan dalam dewadewa dalam wujud manusia dengan keistimewaan khusus, contohnya Halilintar Dewa Zeus. Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Guru memberi tugas pada anak untuk mencari foto-foto /gambar-gambar karya seni rupa pada zaman prasejarah. mencintai sejarah karna apalah artinya kita dimasa yang akan datang tanpa dapat berbuat sesuatu di masa sekarang. Belajar dan teruslah belajar demi kebahagiaan di masa yang akan datang. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain. Guru meninggalkan kelas

10

Kecakapan akademik (daya serap dan daya tangkap siswa/i)

No

Kegiatan Belajar

Waktu (menit)

Aspek Life Skill yang dikembangkan

1. Penilaian dan Tindak Lanjut Prosedur Penilaian: Tes tertulis dalam bentu soal dan praktek membuat karya seni rupa Namun selain hasil tes guru juga menilai siswa dari sikap, etika, dan kreatifitasnya dalam kelas dan diluar kelas. Jenis Penilaian Tes Alat Penilaian (cantumkan alat penilaian yang digunanakan secara utuh, misalnya soal, tugas, atau lembar observasi) Naskah Soal (Terlampir) Tindak Lanjut (Remedial, Pengayaan, dan atau Percepatan) Remedial 2. Sumber Pembelajaran (Buku atau Lingkungan) Buku pelajaran Seni Budaya untuk Kelas X SMK. (yudistira, Erlangga) Menggunjungi Musium Menggunjungi galeri-galeri lukis Mewawancarai pelukis-pelukis Riau (pekanbaru khusus)

- Identitas Mata Pelajaran


1. 2. 3. 4. 5. Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/semester Pertemuan minggu ke Waktu : : : : : Seni Budaya Seni Rupa X /I 3, 4, 5 dan 6 180 menit

- Kemampuan Dasar/Tujuan Pembelajaran 1. Standar Kompetensi Mengapresiasi karya seni rupa. 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan. 3. Indikator Pencapaian/Tujuan Pembelajaran a. Gagasan dan teknik seni rupa terapan dijelaskan berdasarkan sejarah perkembangannya b. Gagasan dan teknik seni rupa terapan diidentifikasi berdasarkan proses penciptaan. c. Komposisi warna dibuat berdasarkan corak dan teknik seni rupa modren - Materi Pembelajaran Uraian Materi pokok 1. Periodisasi seni rupa Mancanegara; o Pra Sejarah o Klasik o Modren 2. Airan-aliran seni rupa 3. Lingkaran warna, harmoni warna, kontras, monokromatik dan - Media/Alat Pembelajaran 1. Media Buku pelajaran seni budaya Kliping seni rupa terapan dan seni rupa murni 2. Alat-alat Laqtop - Pelaksanaan Pembelajaran/Tahapan Pembelajaran Pertemuan Minggu ke 3

Anologos.

No 1

Kegiatan Belajar Pendahuluan A. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi B. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. Mari melestarikan budaya dan karya daerah kita. Kegiatan inti Siswa/i menyimak penjelasan guru di dalam kelas tentang : Aliran-aliran karya seni rupa. Seni rupa pasca modrean atau lebih dikenal kontemporer melahirkan aliran-aliran seperti Imperesionisme, Ekspresionisme, Faivisme, kubuisme, Dadaisme, dan Suryalisme. Selanjutya seni rupa modren Indonesia mengikuti dan menerima beberapa bahan atau aliran dari Eropah antara lain : 1. Classicisme 2. Neoclassicisme 3. Realisme 4. Surrealisme 5. Naturalisme 6. impresionisme 7. Kubuisme 8. Abstrak (non figuratif) 9. Primitifisme 10. Futurisme Gasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan Seni rupa disebut juga seni visual yang merupakan suatu cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Pengertian senib rupa adalah seni yang cara pengungkapannya diwujudkan dalam bentuk rupa yang meliputi unsur garis, warna, bidang, tekstur, gelap-terang. Dan titik dengan acuan estetika. Jenis-jenis karya seni rupa Berdasarkan jenis Matra karya seni rupa dibagi menjadi dua: 1. seni rupa dwimatra(dua dimensi) yaitu: seni rupa berbentuk datar atau dua ukuran (panjang dan lebar) yang hanya dapat dipandang dari arah depan saja. Contohnya : gambar atau lukisan, 2. Seni rupa Trimatra (tiga dimensi) dapat dipandang atau dinikmati dari berbagai sisi(arah pandang) memiliki ukuran panjang, lebar, tinggi dan volume. Contohnya : patung, bangunan, keramik. Karya seni rupa menurut teknik pembuatanya (garapannya) terdiri dari :

Waktu (menit) 15

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik Kecakapan sosial

65

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

No

Kegiatan Belajar 1. Teknik Handmade (buatan tangan) 2. Teknik Masinal (dikerjakan mesin) 3. Teknik Komputer.

Waktu (menit)

Aspek Life Skill yang dikembangkan

Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain dengan terus mengali potensi diri yang kita miliki. Guru meninggalkan kelas

10

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

Pertemuan Minggu ke 4 No 1 Kegiatan Belajar Pendahuluan I. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi II. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. 65 Kecakapan akademik Kecakapan sosial Waktu (menit) 15 Aspek Life Skill yang dikembangkan

Kegiatan inti Siswa/i menyimak penjelasan guru tentang : Karya seni Rupa ditinjau dari sudut tujuannya dibedakan menjadi dua yaitu : 1. karya seni murni diciptakan sebagai sarana atau media berekspresi, rekreasi, terapi 2. karya seni terapan diciptakan untuk tujuan fungsional (untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis). 3. Klasifikasi karya seni rupa Murni dan terapan 1. karya seni rupa murni disebut juga senni indah(Fine art). Seni rupa murni merupakan

No

Kegiatan Belajar seni yang semata-mata hanya terikat pada kepentingan Estetis, artistik, dan ekspresi perupa dalam karyanya. Penikmat seni rupa murni lebih erat hubungannya dengan pemenuhan kebutuhan emosi atau rohani. Karya seni rupa murni dapat diwujudkan dalam bentuk dua dimensi dan tiga dimensi. 2. karya seni rupa terapan adalah karya seni yang dirancang dengan tujuan fungsional, yaitu untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikilogis. Sebagai contoh : kerajinan tangan, pakaian, prabot dapur, perlengkapan interior, rumah, mobil, dan lain sebagainya. Karya seni rupa terapan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: 1. Seni Kriya (seni kerajianan) 2. Desain Seni kriya merupakan suatu hasi karya tangan yang dibuat dengan tujuan untuk melestarikan seni rupa tradisional atau seni rupa daerah serta seni rupa bangsa yang digarap oleh masyarakat sebagai ciri khas suatu daerah atau bangsa yang umumnya terikat oleh aturan-aturan atau nilai-nilai filosofi. Contohnya : kerajinan perak bakar dari kota gede Yogyakarta, kerajianan kuningan Juwana, dan lain sebagainya. Desain Dalam menbuat karya seni rupa terapan terlebih dahulu dibuat perancangan atau desain. Desain diciptakan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen produk seni. Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Guru memberi tugas pada anak untuk membuat desain karya seni rupa terapan tiga dimensi di buku gambar. Jadilah orang yang memiliki arti bagi dirinya sendiri dan orang lain dengan terus mengali potensi diri yang kita miliki. Guru meninggalkan kelas

Waktu (menit)

Aspek Life Skill yang dikembangkan

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

10

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

Pertemuan Minggu ke 5

No 1

Kegiatan Belajar Pendahuluan A. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi B. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri.

Waktu (menit) 15

Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik Kecakapan sosial

Kegiatan inti Siswa/i menyimak penjelasan dari guru tentang : Teknik pembuatan karya seni rupa (seni kriya) dengan cara sederhana, buatan tangan. Dalam pembuatan karya seni kriya tiga dimensi, membentuk dengan bahan lunak atau keras dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : 1. teknik butsir 2. teknik cetak atau cor 3. teknik plester 4. teknik sambung 5. teknik pahat dan sungging 6. teknik anyam 7. tembikar 8. dan tenun komposisi warna dibuat berdasarkan corak dan teknik seni rupa modren. Linkaran warna kontras. Siswa/i Mengelar praktek membuat karya seni rupa terapan di dalam kelas dengan arahan guru. Penutup Guru menyimpulkan pelajaran hari ini Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i dan melakukan penjelasan ulang jika dibutuhkan. Guru memberi tugas pada anak untuk melanjutkan tugas praktek yang belum tuntas di dalam kelas di rumah. Belajarlah berkarya sendiri karna apalah artinya karya yang indah tapi bukan hasil tangan sendiri. Belajar menjadi pribadi-pribadi yang jujur dan mau berusaha. Guru meninggalkan kelas

65

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

10

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

Pertemuan Minggu ke 6 No 1 Kegiatan Belajar Pendahuluan III. Prasyarat: guru memeriksa keadaan kelas, memperhatikan kondisi ruangan : kebersihan kelas, memeriksa kerapian siswa/siswi, memeriksa kehadiran siswa/siswi IV. Motivasi: jadilah anak-anak yang peduli terhadap lingkungannya dan mencintai budayanya sendiri serta hasil karya putra Waktu (menit) 15 Aspek Life Skill yang dikembangkan Kecakapan akademik Kecakapan sosial

No

Kegiatan Belajar daerah sendiri. Sebelum kita mencintai karya orang lain wajiblah kiranya kita mencintai karya kita sendiri. Jadilah pribadi-pribadi yang jujur dalam berbuat sesuatu.

Waktu (menit)

Aspek Life Skill yang dikembangkan

Kegiatan inti Ulangan Kompetensi SK : Mengapresiasi karya seni Rupa KD : Menampilkan sekap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan. Penutup Guru mengumpulkan kertas ulangan Guru melakukan refleksi mempertanyakannya kembali kepada siswa/i kesulitan-kesulitan yang terdapat dalam soal, jika di temui kesulitan oleh siswa maka akan ada pembahasan ulang dalam tidak lanjut (Remedial) Guru meninggalkan kelas

65

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

10

Kecakapan akademik Kecakapan sosial

- Penilaian dan Tindak Lanjut Prosedur Penilaian: Tes tertulis dalam bentu soal dan praktek membuat karya seni rupa Namun selain hasil tes guru juga menilai siswa dari sikap, etika, dan kreatifitasnya dalam kelas dan diluar kelas. Jenis Penilaian Tes dan non tes

Alat Penilaian (cantumkan alat penilaian yang digunanakan secara utuh, misalnya soal, tugas, atau lembar observasi) Tindak Lanjut (Remedial, Pengayaan, dan atau Percepatan)

Sumber Pembelajaran (Buku atau Lingkungan) Buku pelajaran Seni Budaya untuk Kelas X SMK. (yudistira, Erlangga) Menggunjungi Musium Menggunjungi galeri-galeri lukis Mewawancarai pelukis-pelukis Riau (pekanbaru khususnya)