Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH KDPK ( Keterampilan Dasar Praktik Klinik) PENCEGAHAN INFEKSI

Di susun oleh : Kelompok II Ketua Anggota : Lina H. : St Rohimah Katerina Mutmainah Yuni W. Nunita Sugiati Yul Zuriah Suhanah Nuryati Syafitriati Ratnawati Iin W.

Politeknik Kesehatan Depkes Bandung Perwakilan Jurusan Kebidanan Rangkasbitung Program Khusus 2008

PENCEGAHAN INFEKSI

Tujuan Pencegahan Infeksi ( P.I ) Upaya atau cara untuk menurunkan resiko terjangkit atau terinfeksi mikroorgaisme yang menimbulkan penyakit penyakit yang berbahaya. A. Transmisi Kuman kontak langsung : Gesekan, cairan tubuh yang luka. Kontak tidak langsung : Infeksi Nosokomial.

B. Tehnik Isolasi Suatu cara memilahkan antara bahan bahan yang sudah terkontaminasi dan yang tidak terkontaminasi, sebagai untuk meminimalkan dan mencegah terjadinya penyebaran infeksi. Contoh : Memisahkan sampah medis dan non medis. Tindakan P.I termasuk hal hal berikut : - Cuci tangan. - Memakai sarung tangan. - Memakai perlengkapan pelindung ( celemek, baju / penutup, kacamata, sepatu tertutup ). - Menggunakan asepsis atau tehnik septic. - Memproses alat bekas pakai. - Menangani peralatan tajam dengan aman. - Menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan serta pembuangan sampah secara benar. C. Cuci Tangan Prosedur yang paling penting dari pencegahan dan penyebaran infeksi. Cuci tangan harus dilakukan : - Segera setelah tiba ditempat kerja. - Sebelum melakukan kontak fisik secara langsung dan ibu dan bayi yang baru dilahirkan. - Setelah kontak fisik secara langsung dan ibu dan bayi baru lahir. - Sebelum memakai sarung tangan disinfeksi tingkat tinggi atau disteril. - Setelah melepaskan sarung tangan ( tangan bisa terkontaminasi jika sarung tangan berlubang atau robek ).

Setelah menyentuh benda yang mungkin terkontaminasi oleh darah atau cairan tubuh lainnya atau setelah menyentuh selaput lender ( mukosa ). Setelah ke kamar mandi. Sebelum pulang kerja.

Langkah langkah : - Lepaskan perhiasan ditangan dan pergelangan. - Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir. - Gosok dengan kuat kedua tangan, gunakan sabun biasa atau yang mengandung anti mikroba selama 15 s / d 30 detik ( pastikan menggosok sela sela jari ), tangan yang terlihat kotor harus dicuci lebih lama. - Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir. - Biarkan tangan kering dengan cara diangin anginkan atau keringkan dengan kertas tissu yang bersih dan kering, atau handuk pribadi yang bersih dan kering. D. Perlindungan Diri Penutup kepala Kacamata Masker Apron / celemek Sepatu bot Sarung tangan

E. Aseptik dan Anti Septik Aseptik Semua usaha yang dilakukan dalam mencegah mikroorganisme yang masuk kedalam tubuh yang akan menyebabkan infeksi. Aseptik dibagi dua : - Anti Septik Pencegahan infeksi dan cara membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit atau jaringan tubuh yang lainnya. - Disinfeksi Tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan hampir semua mikroorganisme, penyebab penyakit pada benda benda mati atau instrument.

Langkah langkah : Dekontaminasi alat Tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa petugas kesehatan dapat menangani secara aman benda benda yang terkontaminasi darah dan cairan tubuh. Peralatan medis : Sarung tangan dan permukaan ( mis, meja periksa ), harus segera didekontaminasi segera setelah terpapar darah atau cairan tubuh. Cairan yang digunakan : Klorin 0,5% selama 10 menit Mencuci dan membilas Tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan semua darah, cairan tubuh atau benda asing dari kulit atau instrumen. Langkah langkah : Gunakan deterjen dan sikat Bilas dengan air mengalir Pakai sarung tangan rumah tangga DTT / Sterilisasi Tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan semua mikroorganisme kecuali endospora bakteri dengan cara kukus rebus atau secara kimiawi.

PEMPROSESAN PERALATAN BEKAS PAKAI

Dekontaminasi Rendam larutan klorin 0,5% selama 10 menit

Cuci dan Bilas Gunakan Deterjen dan Sikat Pakai sarung tangan untuk menjaga agar tidak terluka oleh benda tajam

Metode yang dipilih STERILISASI Otoklaf 106 kpa 121C 30 mnt jika terbungkus 20 mnt jika tidak terbungkus Panas Kering 170C 60 mnt

Metode alternative DTT Rebus / Kukus Panci tertutup 20 mnt Kimiawi Rendam 20 mnt

Dinginkan dan kemudian siap digunakan ( Peralatan yang sudah diproses biasa disimpan dalam wadah tertutup yang didisinfeksi tingkat tinggi sampai 1 minggu, jika wadahnya tidak terbuka )