Anda di halaman 1dari 30

Pelatihan dasar Blender

2012

INI
ADALAH

SAMPUL
1

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

Bagian 1 Shortcut dasar Blender


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Memilih objek : Klik kanan Memilih multiple objek : Shift + klik kanan Select/Deselect All : A Toogle tools : T Menghapus objek : X Toogle properties : N Set origin point : Ctrl+Alt+Shift+C origin point adalah sebuah titik yang menjadi pusat dari suatu objek yang biasanya berada di tengah objek dan titik itu akan menjadi pusat dari transformasi objek. Pada kasus tertentu kita memerlukan origin point dari suatu objek tidak berada di tengah objek tersebut maka shortcut ini sangat berguna. Believe me its really helpful :D Snap : Shift+S Circle select : C Toogle selection mode : Ctrl+Tab objek dalam blender terdiri dari vertex(titik), edge(garis), dan face(permukaan) dengan shortcut ini kita bisa dengan cepat memilih perpindahan mode seleksi. Shorcut ini hanya berlaku dalam edit mode Transform Hotkeys G : Grab, menggerakkan objek R : Rotate, memutar objek S : Scale, mengubah ukuran objek Alt + G : Reset posisi Alt + R : Reset rotasi Alt + S : Reset ukuran +x/y/z : Mentransformasi objek pada sumbu tertentu +Shift+x/y/z : Mentransformasi objek dengan memberi pengecualian pada sumbu tertentu Menambah objek : Shift + A Loop Cut : Ctrl + R (Hanya di edit mode)

8. 9. 10.

11.

12. 13.

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

Bagian 2 Modelling
A. Modelling kunai Hasil akhir

1. Buka aplikasi blender, seleksi kubus default yang sudah ada lalu tekan Tab untuk masuk ke edit mode. Tekan Ctrl+R untuk memberikan Loop Cut. Posisikan Loop Cut seperti pada gambar di bawah

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender 2. Sekali lagi tekan Ctrl+R untuk menempatkan Loop Cut, posisikan seperti berikut

2012

3. Tekan Ctrl+Tab lalu pilih faces untuk mengganti mode seleksi menjadi face. Pilih face dari objek seperti pada gambar lalu tekan X dan pilih faces untuk menghapus permukaan

4. Pada panel properties di sebelah kanan pilih tab object modifier(icon kunci inggris) lalu tambahkan mirror modifier yang berada di bawah kategori Generate

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender 5. Setting mirror modifier seperti berikut

2012

6. Tekan Ctrl+R untuk menempatkan Loop Cut

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

7. Ganti selection mode ke vertex dengan menekan Ctrl+Tab dan memilih vertex. Pilih 4 vertex di ujung, tekan Ctrl+M lalu pilih at Last

8. Grab vertex yang baru saja digabungkan lalu pilih 2 vertex seperti pada gambar kemudian join lagi 2 vertex tersebut dengan menekan Alt+M lalu pilih at Last.

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

9. Transform objek tersebut sedemikian sehingga menjadi seperti berikut

10. Pilih bagian belakang objek tersebut. Tekan E untuk extrude lalu geser hingga memanjang seperti berikut

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

11. Pilih edge yang ada di sudut kemudian tekan G lalu Shift+Y agar ketika menggeser edge tersebut kita tidak merubah posisinya terhadap sumbu Y

12. Tekan Tab untuk masuk ke object mode. Tekan Shift+A lalu pilih Mesh->Torus. Rotasikan objek tersebut terhadap sumbu X sebanyak 90 derajat

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

13. Tekan 7 agar panel 3D view berubah ke bagian atas model (Top View). Posisikan objek torus seperti pada gambar.

14. Scale objek torus dengan menekan tombol S. Rubah ukurannya hingga bagian dalam torus sedikit menyentuh batang kunai. Setelah itu tambahkan lagi objek torus yang baru.

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender 15. Tekan lagi numpad 7 dan ubah ukuran torus lalu posisikan seperti pada gambar.

2012

16. Pilih objek kunai lalu masuk ke edit mode dengan menekan Tab. Tambahkan Loop Cut di batang kunai. Tekan PgUp atau ScroolUp hingga jumlah Loop Cut dirasa cukup.

10

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

17. Ganti selection mode menjadi face lalu lakukan pemilihan face seperti pada gambar berikut. Tekan Alt+E lalu pilih individual region. Klik kanan untuk menganulir pergerakan permukaan baru tersebut.

18. Masih dalam kondisi terseleksi tekan G lalu Z untuk menggerakkan permukaan tersebut ke sumbu Z. Tekan 0.03 lalu Enter. Lakukan hal yang sama pada sumbu X. Tekan Alt+S lalu perkecil sedikit ukuran permukaan tersebut hingga muncul sedikit rongga diantara masingmasing permukaan.

11

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

19. Tekan Tab untuk masuk ke Object Mode. Pilih salah satu objek torus lalu tambahkan modifier Subdivision Surface yang berada di kategori Generate.

Atur settingannya seperti berikut

20. Pilih objek torus yang lain lalu tambahkan juga modifier SubSurf dengan settingan yang sama. B. Modelling Shuriken Hasil akhir

12

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

1. Pilih kunai serta 2 torus yang telah selesai tadi lalu tekan H untuk menyembunyikan objek tersebut. Dalam kondisi object mode tambahkan sebuah cube kedalam scene Shift+A lalu pilih Cube yang ada di bawah kategori Mesh. Dalam keadaan kubus yang terseleksi, masuk ke edit mode. Tekan W lalu pilih subdivide. Biarkan saja setingannya secara default.

2. Ganti selection mode menjadi face selection lalu buat seleksi seperti pada gambar berikut. Tekan W dan pilih faces untuk menghapus permukaan yang terseleksi.

3. Tambahkan Mirror modifier dengan settingan seperti berikut

13

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

4. Pilih 2 permukaan yang menghadap sumbu X dan Y. Tekan Ctrl+E lau pilih Individual region. Tarik hingga mencapai panjang yang cukup. Berikan masing-masing 2 Loop Cut kepada batang-batang tersebut. Pilih semua permukaan lalu Scale terhadap sumbu Z agar objek kita menjadi lebih tipis dengan cara menekan S kemudian Z.

5. Ganti selection mode menjadi edge lalu pilih edge yang berada di sudut. Geser edge tersebut terhadap sumbu X dan Y. Pertama geser edge tersebut terhadap sumbu X. Agar terlihat simetris akan lebih baik jika pergeseran tersebut menggunakan nilai. Ingat-ingat nilai tersebut lalu geser edge tersebut terhadap sumbu Y dengan nilai yang sama.

14

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender 6. Ganti selection mode menjadi face, pilih 2 permukaan berikut lalu delete.

2012

7. Ganti selection mode menjadi vertex, pilih 2 vertex berikut lalu tekan F. Lakukan hal yang sama terhadap 2 vertex di atasnya

15

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

8. Ganti selection mode menjadi edge, pilih 2 edge berikut lalu tekan W pilih subdivide, maka akan terdapat sebuah vertex baru di masing-masing edge. Ganti selection mode ke vertex lalu pilih 2 vertex yang baru terbentuk tersebut.

9. Ganti viewport ke top view (Numpad 7) geser 3 vertex tersebut ke sumbu x dan y. Jangan lupa nilai untuk pergeseran agar menjadi simetris.

16

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

10. Pilih 3 vertex berikut lalu tekan F (Fill). Lakukan hal yang sama terhadap vertex yang berada di samping dan di atasnya.

17

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

11. Pilih 4 vertex berikut lalu tekan F. Lakukan hal yang sama untuk vertex di sebelahnya.

12. Jika tidak ada masalah, maka sampai poin ini objek anda kurang lebih akan terlihat seperti gambar berikut.

Sebagai latihan untuk menguji pemahaman anda, silahkan selesaikan sendiri pembuatan objek shuriken tersebut. Gunakan gambar hasil akhir shuriken di awal tutorial sebagai referensi. Selamat berkreasi

18

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

C. Environment dan Material Sebuah objek apabila tidak didukung dengan lingkungan dan material yang tepat maka hanya akan menjadi seonggok benda berwarna abu-abu. Maka sudah sewajarnya bagi anda yang ingin mengetahui dunia 3D blender secara lebih dalam harus mempelajari teknik pengaturan environment dan material. Ada berbagai macam teknik untuk mengatur environment dan material dalam sebuah scene. Mulai dari yang sederhana sampai yang rumit. Dalam pelatihan kali ini kita akan mencoba membuat pengaturan yang sederhana saja, yang penting anda bisa mengetahui garis besar dari pengaturan-pengaturan yang tepat. Berikut adalah hasil akhir yang akan kita capai.

1. Pertama-tama kita akan membuat ruangan. Tambahkan sebuah mesh plane Shift+A->Mesh>Plane. Scale plane tersebut hingga dirasa cukup.

19

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender 2. Masuk ke edit mode lalu pilih 2 edge disudut. Extrude ke sumbu Z.

2012

3. Pilih 2 bagian tembok lalu buka tab material di panel properties. Berikan settingan seperti berikut.

4. Buka tab Texture. Pilih salah satu slot, tekan tombol new lalu di bagian type pilih Clouds.

20

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender Beri pengaturan seperti berikut

2012

5. Pilih permukaan yang akan menjadi lantai lalu tambahkan sebuah material baru. Beri pengaturan seperti berikut dan jangan lupa klik assign

Masuk ke tab Texture, tambahkan texture baru pada slot yang tersedia. Pada bagian type pilih Image or Movie

Tekan tombol Open lalu cari texture lantai yang sudah disediakan.

Berikan pengaturan seperti berikut

21

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender 6. Masuk ke object mode lalu tambahkan sebuah Spot Lamp.

2012

Pada tab lamp di panel properties beri pengaturan seperti berikut. Jika dirasa kurang tepat pengaturan ini bisa dirubah nanti.

7. Posisikan lampu sehingga menyorot lantai dan sedikit bagian tembok. Kurang lebih posisinya seperti ini. Top view (Numpad 7)

22

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender Side view (Numpad 3)

2012

Posisi akhir kurang lebih seperti ini

8. Sekarang kita akan mengatur kamera. Ada 2 tips yang sangat berguna dalam memposisikan kamera. Pertama gunakan Align active camera to view (Ctrl+Alt+Numpad 0) dengan fungsi ini kita bisa merubah posisi kamera ke perspektif view port sehingga tidak usah repot menggeser dan merotasi kamera hingga mencapai posisi yang diinginkan. Tips kedua adalah merubah posisi kamera dalam camera view (Numpad 0) Kita bisa merubah posisi kamera

23

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

ketika dalam sudut pandang kamera. Pilih kamera dengan klik kanan lalu tekan Numpad 0 untuk masuk ke camera view. Setelah itu kita bisa menggeser atau merotasi kamera sesuai keinginan dengan hoykeys transformasi (G/R/S). Berikut adalah posisi akhir dari kamera. Top view

Side view

24

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender Camera view

2012

9. Pengaturan ruangan telah selesai sekarang saatnya memberi material untuk Kunai dan shuriken yang telah kita buat. Tekan Alt+H untuk UnHide semua objek yang tersembunyi. Pertama pilih kunai lalu masuk ke edit mode. Pilih permukaan batang kunai seperti berikut.

Berikan material baru, beri nama batang dan berikan pengaturan seperti berikut.

25

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

10. Tekan Ctrl+I untuk membalik seleksi lalu tambahkan material baru. Beri nama Besi dan berikan pengaturan seperti berikut.

11. Apply mirror dan subdivision surface modifier dengan memasuki tab modifier lalu tekan apply pada 2 modifier tersebut.

26

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

12. Pilih objek torus dan berikan material batang yang sudah kita buat tadi. Tekan ikon disamping new dan pilih Batang.

13. Pilih Kunai dan kedua objek torus lalu tekan Ctrl+J untuk menggabung semua objek tersebut menjadi satu. 14. Pilih objek shuriken dan beri material besi, caranya sama seperti langkah 12. 15. Posisikan objek kunai dan shuriken sesuai keinginan. Bila perlu gandakan objek tersebut dengan menekan Shift+D 16. Berikut adalah posisi akhir dari scene yang saya buat.

27

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

D. Rendering Rendering adalah proses membuat gambar atau animasi dari model 3D. Dalam kesempatan kali ini kita akan menggunakan blender internal render engine. Sebenarnya ada banyak render engine lain namun saya belum berada pada posisi yang tepat untuk mengajarkan render engine yang lain. Sebenarnya kita bisa langsung merender scene yang telah kita buat dengan menekan tombol F12. Namun, alangkah lebih baik jika kita terlebih dahulu sedikit mengeksplorasi pengaturan render. Silahkan buka tab render yang berada di panel properties. 1. Render

Terdapat 2 tombol dan 1 option. Anda bisa memilih untuk merender gambar atau animasi. Apabila pilihan display dipilih maka akan muncul pilihan seperti berikut.

Di sini anda bisa memilih akan ditampilkan dimana hasil dari rendering. 2. Dimensions

a. Presets Blender telah menyediakan beberapa preset yang sering digunakan, namun apabila anda ingin memiliki preset sendiri anda bisa membuatnya dengan menekan tanda (+) beri nama preset tersebut lalu tekan enter. Seperti yang bisa anda lihat bahwa saya memiliki preset bernama Desktop dimana resolusinya disesuaikan dengan resolusi laptop saya.

28

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

b. Resolution Di sini anda bisa mengatur ukuran dari gambar atau animasi yang akan menjadi keluaran. c. Frame range Pengaturan ini hanya berlaku apabila kita akan merender animasi. Di sini kita bisa mengatur awal dan akhir frame yang akan dirender. d. Aspect ratio Pengaturan proporsionalitas antara tinggi dan lebar gambar 3. Shading

Di sini anda bisa memilih apa saja yang akan dirender, missal anda ingin merender scene namun tanpa texture maka hilangkan check box pada texture. 4. Output

Pengaturan format keluaran serta folder hasil render apabila anda merender animasi. Tanpa banyak basa-basi lagi silahkan lakukan pengaturan yang anda inginkan dan tekan tombol image atau shortcut F12. Apabila pengaturan display di bawah kategori render tidak anda rubah maka sekarang anda dihadapkan pada panel UV/Image editor yang menampilkan sebuah gambar hasil dari scene yang telah kita buat. Apabila anda ingin menyimpan gambar hasil render tersebut buka menu yang berada di bawah panel UV/Image editor lalu pilih Save As Image

29

Universitas Pendidikan Indonesia

Pelatihan dasar Blender

2012

Alhamdulillah yah selesai juga

Dibuat oleh E-mail Web

: Diky pratansyah : pratansyah@gmail.com : pratansyah.com


Pelatihan dasar blender, Ilmu Komputer UPI 25 Januari 2012

30

Universitas Pendidikan Indonesia