TUGAS IRIGASI – I Kelompok 4

METODE EVAPORASI ( PAN METHOD / Metode Evaporasi Panci )

A. 089 091 093 094 095 100 102 105 106 107 114 116 103 057 ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) . Simanjuntak ( 07 0404 Aulia Rahman ( 07 0404 Marcolowey ( 07 0404 Desmound Aritonang ( 07 0404 Fadly Lutfi ( 07 0404 Diva Y U Rangkuti ( 07 0404 Samuel B C P ( 07 0404 Doan Sinurat ( 07 0404 Foloe Ziduhu Zebua ( 07 0404 Muhammad Agung ( 07 0404 ctsy : D.Disusun Oleh Kelompok 4   Ketua : Hermanto ( 07 0404 100 ) Anggota : Delfi Ardiansyah ( 07 0404 Dhani Aprisal R ( 07 0404 Daniel T R T ( 07 0404 Ramot David S ( 07 0404 Dedy G.R.

besarnya kapasitas waduk. penggunaan konsumtif (consumptive use) untuk tanaman dan lain-lain. permukaan tidak tembus air seperti atap dan jalan raya. besarnya kapasitas pompa untuk irigasi. Evaporasi sangat mempengaruhi debit sungai. air bebas dan air mengalir. baik tanah gundul atau yang tertutup oleh tanaman dan pepohonan.R.A.  ctsy : D.Pendahuluan  Evapotranspirasi merupakan faktor penting dalam studi tentang pengembangan sumber-sumber daya air. . Air akan menguap dari dalam tanah. Laju evaporasi atau penguapan akan berubah-ubah menurut warna dan sifat pemantulan permukaan (albedo) dan berbeda pada permukaan yang langsung tersinari matahari (air bebas) dan yang terlindung.

R.Tujuan    Melalui metode Evaporation pan ini. metode Radiasi Makkink (957). dan metode Panci evaporasi. Evaporasi adalah berubahnya air menjadi gas.  ctsy : D.A. Metode yang muncul cukup banyak namun yang diuraikan dalam buku ini adalah metode Blaney-Criddle(1950). sedangkan transpirasi adalah evaporasi yang terjadi pada tanaman. ETo ETo adalah jumlah dari evaporasi dan transpirasi yang terjadi secara bersama-sama. . Namun dengan adanya kesulitan tersebut justru menimbulkan gairah bagi para ilmuwan untuk mencari solusinya. sehingga sulit untuk dihitung dengan rumus. metode Penman (1948). Besarnya ETo dari suatu tanaman dipengaruhi oleh berbagai faktor alam. kita dapat mengolah data dan mengetahui metode empiris untuk Mengestimasi Evapotranspirasi Acuan .

kemungkinan ada perbedaan nyata dapat terjadi karena berbagai faktor. Panci evaporasi merupakan alat untuk mengukur besarnya evaporasi di lapangan secara terpadu. dan Panci Colorado ( Colorado Sunken Pan ).R. Bila besanya evaporasi dapat diukur dengan panci evaporasi.maka evapotranspirasi tetapan dapat dicari dengan: ETo=Kp.Metode Panci Evaporasi ( Pan Method ) Ada dua macam alat yang berbeda penggunaannya yaitu: Panci Klas A ( U. Class A Pan ) .S.Ep dimana: Kp = koefisien panci.A. Walaupun demikian. lihat Tabel Koefisien Panci Ep = rata-rata harian evaporasi air dalam panci (mm/hari) ctsy : D. .

R.fr ) ctsy : D.mpl. .ugs.ird.Jenis Panci Evaporasi Panci Evaporasi Klas A ( bgs.gov ) Panci Evaporasi Colorado ( medhycos.A.

65 0.7 0.7 0.45 0.7 0.5 0.85 0.6 0.6 1 10 100 1000 1 10 100 1000 1 10 100 1000 1 10 100 1000 0.7 0.65 0.6 0.8 0.5 0.75 0.6 0.75 0.55 0.5 0.45 0.85 0.65 ctsy0.6 0.75* 0.5 0.8 0.5 0.5 0.65 .45 0.65 0.85 0.6 0.7 0.65 0.65 0.8 0.65 0.85 0.8 0.65 0.6 0.5 0.Tabel Koefisien U.55 0.75 0.6 0.55 0.6 0.7 0.45 0. Class A Class A pan Case A: green Pan placed in short cropped area ( areal perdu ) RHmean % low medium high low Case B1: Pan placed in dry fallow area ( areal tandus ) medium high < 40 Wind km/day Windward side distance of green crop m (Jarak) Light < 175 1 10 100 1000 Moderate 175 – 425 1 10 100 1000 Strong 425 – 700 1 10 100 1000 Very strong > 700 1 10 100 1000 0.55 0.85 0.5 0.45 0.55 40 – 70 > 70 Windward side distance of dry fallow m < 40 40 – 70 > 70 0.4 0.6 0.A.7 0.6 0.65 0.4 0.65 0.6 0.75 0.8 0.55 0.55 0.8 0.65 0.7 0.4 0.65 0.5 0.55 0.75 0.65 0.75 0.6D.R. : 0.45 0.35 0.7 0.45 0.45 0.6 0.75 0.45 0.55 0.6 0.5 0.65 0.7 0.5 0.55 0.65 0.S.4 0.8 0.

1 0.5 0.75 0.7 0.75 0.85 0.R.75 1 1.7 0.Tabel Koefisien Colorado Sunken Pan Sunken Colorado RHmean % Case A: Pan placed in short green cropped area ( areal perdu ) low < 40 Wind km/day Windward side distance of green crop m ( Jarak ) medium 40 – 70 high > 70 Windward side distance of dry fallow m low < 40 Case B1: Pan placed in dry fallow area ( areal tandus ) medium 40 – 70 high > 70 Light < 175 1 10 ≥ 100 0.A.75 0.1 0.1 0.6 0.85 0.85 0.95 0.65 0.55 0.65 1.1 0.8 0.75 0.6 0.65 0.7 0.55 0.8 0.8 1 1.75 0.5 0.7 0.7 Moderate 175 – 425 1 10 ≥ 100 0.65 0.6 0.75 .85 0.75 0.45 0.95 Strong 425 – 700 1 10 ≥ 100 Very strong > 700 1 10 ≥ 100 0.7 0.65 0. - 0.6 0.75 1 1.6 0.95 1 10 100 1000 1 10 100 1.75 ctsy : D.7 0.8 - 1000 1 10 100 1000 0.8 - 0.1 - 0.5 0.65 0.55 0.6 0.75 0.65 0.65 0.55 0.95 0.5 0.95 0.7 1 10 100 1000 0.55 0.8 0.75 0.1 0.8 0.55 0.8 0.7 0.6 0.75 0.65 0.85 0.65 0.65 1.55 0.6 0.75 0.9 0.95 0.75 0.

Evaporasinya dengan menggunakan Panci Klas A yang diletakkan .Kelembaban udara relatif 75%.Pada daerah hijau dengan jarak 10 meter dari rumput tanaman. . Berapa evapotranspirasi tetapan untuk bulan tersebut? ctsy : D. . .Kecepatan angin siang tergolong sedang .Contoh persoalan  Daerah pertanian Karanganyar dengan data: .R.Besarnya Epanci terukur= 12 mm /hari.A.

R.A.ctsy : D. .

65 0.65 0.Tabel Koefisien U.6 0.6 0.7 0.85 0.45 0.75 0.65 0.55 0.75 1 10 100 1000 1 10 100 1000 1 10 100 1000 0.8 0.55 0.7 0.5 0.6 0.75 0.65 0.6 0.7 0.85 0.45 0.35 0.6 1 10 100 1000 0.5 0.5 0.65 0.8 0.55 0.65 0.75 0.7 0.R.A.55 0.65 0.65 0.65 0.55 0.8 0.45 ctsy : D.75 0.85 0.55 0.5 0.65 0.7 0.S.6 0. 0.55 0.65 0.4 0.5 0.6 0.8 0.45 0.4 0.55 0.45 0.5 0.55 Light < 175 1000 Moderate 175 – 425 1 10 100 1000 Strong 425 – 700 1 10 100 1000 Very strong > 700 1 10 100 1000 0.75 0.45 0.6 0.6 0.6 0.45 0.45 0.4 0.7 0.7 0.45 0.65 . Class A Class A pan Case A: green Pan placed in short cropped area ( areal perdu ) RHmean % low < 40 medium 40 – 70 high > 70 low < 40 Case B1: Pan placed in dry fallow area ( areal tandus ) medium 40 – 70 high > 70 Wind km/day Windward side distance of green crop m (Jarak) Windward side distance of dry fallow m 1 10 100 0.6 0.65 0.65 0.5 0.6 0.5 0.7 0.85 0.65 0.8 0.5 0.7 0.4 0.5 0.8 0.6 0.5 0.6 0.8 0.75 0.7 0.55 0.65 0.75* 0.85 0.6 0.

R. .75 x 12 = 9 mm/hari Jadi besarnya evapotranspirasi tetapan pada bulan tersebut.A.75  ETo = Kp. ETo = 9 mm/hari ctsy : D.Epan= 0.Penyelesaian  Dari Tabel untuk RH 75% dan kecepatan angin sedang pada jarak 10m diletakkan pada daerah hijau. maka Kp = 0.

metode seperti ini lebih besar peluangnya untuk dapat diterapkan di semua daerah. mengingat data iklim seperti yang diperlukan metode ini hampir pasti tersedia di setiap stasiun pengamatan iklim ctsy : D. Terutama metode ini hanya memerlukan satu data iklim berupa Evaporasi panci sebagai masukannya. Selain sederhana.A.R.sehingga lebih sederhana penggunaannya. .Kesimpulan Metode ini merupakan metode empiris yang memerlukan data dari unsur-unsur iklim tidak sebanyak yang diperlukan metode Penman .

. Jakarta.Referensi Materi     Diktat kuliah Irigasi I Departemen Teknik Sipil USU Sosrodarsono. Hidrologi untuk Pengairan.at/fileadmin/_/H81/H815/Skripten/LKW W/Beispiele/07Wannenverdunstung. Pradnya Paramita.ac. Materi Kuliah Sistim Irigasi (Pdf) Fakultas Teknik UNS www.pdf ctsy : D.A. Suyono.wau.R.boku.2003.

R.TERIMA KASIH ctsy : D. .A.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.