TARUNG DERAJAT

A. Garis Besar Pembelajaran Beladiri Tarung Derajat

Beladiri tarung derajat semenjak jadi tuntutan sebagai sebuah proses pembelajaran dalam tuntutan pelatihan pada lapisan masyarakat, maka Perguruan Pusat atau operasional pada Satuan Latihan (Satlat) harus memiliki garis besar pembelajaran sebagai basis inti tuntutan kurikulum. Sebagai kurikulum inti tarung derajat telah disusun sistematika materi pelatihan secara berjenjang/tingkatan (kurata) mulai dari kurata I sampai kurata VII dan tingkat pengabdian tarung derajat “Zat” (Dradjat, 2003). Garis besar pembelajaran disusun adalah sebagai berikut:

Kurata Materi yang dilatihkan Sabuk/beat I 1. Sikap dasar, 2. Gerakan dasar tangan (siaga ditempat), 3. Gerakan dasar tangan (Siaga silang), 4. Gerakan dasar kaki/tendangan, 5. Jurus wajib; Gerak Langkah Dasar (GLD). Putih II 1. Gerakan tangan, 2. Gerakan kaki, 3. Teknik bertahan menyerang, 4. Jurus wajib; Drajat Satu 5. Kekuatan/ daya tahan. Hijau strip satu orange III 1. Pengulangan Gerakan kurata I dan II, 2. Gerakan tangan dan kaki, 3. Jurus wajib; Jurus dasar (judas) 4. Teknik bertahan menyerang dari kaki,

5. Teknik tarung 6. Keterampilan / ketahanan fisik. Hijau strip dua orange IV 1. Jurus wajib; drajat dua 2. Teknik daya gempur 3. Teknik bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang (tiga arah), 4. Teknik menghadapi senjata gengam, 5. Rangkaian gerak bertahan menyerang. Biru strip satu orange V 1. Jurus wajib; drajat Tiga 2. Rangkaian gerak bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang lebih, 3. Filosofi dan rahasia Tarung Derajat, 4. Pendalaman teknik-teknik gerakan, 5. Kepraktisan bertahan menyerang. Biru strip dua orange VI 1. Jurus wajib; Jurus GHADA satu. 2. Rangkaian gerak daya gempur. 3. Keterampilan diri. Merah strip satu hitam VII 1. Jurus wajib; Jurus GHADA dua. 2. Rangkaian gerak daya gempur lanjutan. 3. Keterampilan teknik perorangan. Merah strip dua hitam

kedua tangan menekan. mengatasi terjadinya cedera. Hitam B. Secara umum pemanasan dikenal dua macam. Peregangan Bagian kepala • Tundukkan kepala. Tujuannya yaitu untuk menaikkan tempratur suhu tubuh sebelum materi inti. Kegiatan Pemanasan (Warming-up) Tarung Derajat Pemanasan (warming-up) adalah kegiatan awal untuk mempersiapkan organ tubuh seperti jantung. • Angkat kepala. pertama disebut pemanasan peregangan (stretching) dan menekan (tighten) yang bersifat statis/isometric waktunya antara 10-30 detik atau 4 sampai 10 hitungan. Pengabdian diri secara filosofis “wujud” hakekat tarung derajat sesungguhnya dan Ilmu yang berarti “kosong dan isi”. Kedua pemanasan dalam bentuk gerakan ringan yang bersifat dinamis/isotonic. satu tangan mengangkat kepala ke atas . Tingkat lanjutan kurata.Zat 1. 2. dan untuk meningkatkan prestasi. otot. paru-paru. Secara sistematis kedua macam bentuk pemanasan tersebut dipaparkan sebagai berikut Pemanasan Peregangan (stretching) 1. tulang dan syaraf sebagai aktifitas olahraga.

. tangan kanan menekan dagu ke arah kiri.• Tengokan kepala ke arah kiri.

2.com A. tangan kanan menekan kepala ke arah kanan. Source : http://kodrat-sumbar. tangan kiri menekan kepala ke arah kiri. • Jatuhkan kepala ke kanan. Sebagai kurikulum inti tarung derajat telah disusun sistematika materi pelatihan secara berjenjang/tingkatan (kurata) mulai dari kurata I sampai kurata VII dan tingkat pengabdian tarung derajat “Zat” (Dradjat. maka Perguruan Pusat atau operasional pada Satuan Latihan (Satlat) harus memiliki garis besar pembelajaran sebagai basis inti tuntutan kurikulum. 2003).• Tengokan kepala ke arah kanan. Peregangan Bagian Tangan • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah depan. • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah atas. tangan kiri menekan dagu ke arah kanan.blogspot. kaki dijinjitkan. Garis besar pembelajaran disusun adalah sebagai berikut: Kurata Materi yang dilatihkan Sabuk/beat . • Jatuhkan kepala ke kiri. Garis Besar Pembelajaran Beladiri Tarung Derajat Beladiri tarung derajat semenjak jadi tuntutan sebagai sebuah proses pembelajaran dalam tuntutan pelatihan pada lapisan masyarakat.

Gerak Langkah Dasar (GLD). 5. Jurus dasar (judas) 4. Keterampilan / ketahanan fisik. Teknik bertahan menyerang. Gerakan tangan. Teknik daya gempur 3. Jurus wajib. 3. Rangkaian gerak bertahan menyerang. 3. Hijau strip dua orange IV 1. Teknik bertahan menyerang dari kaki. Hijau strip satu orange III 1. 3. Gerakan kaki. Gerakan dasar kaki/tendangan. Teknik menghadapi senjata gengam. Teknik bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang (tiga arah). 2. Jurus wajib. 2. Teknik tarung 6. Jurus wajib. Sikap dasar. 5. 2. 4. Gerakan dasar tangan (Siaga silang). drajat dua 2. Biru strip satu orange .I 1. 4. Putih II 1. 5. Gerakan tangan dan kaki. Gerakan dasar tangan (siaga ditempat). Pengulangan Gerakan kurata I dan II. Jurus wajib. Kekuatan/ daya tahan. 4. Drajat Satu 5.

Jurus wajib. 4. Tingkat lanjutan kurata. 2. Jurus wajib. Hitam B. tulang dan syaraf sebagai aktifitas olahraga. Merah strip dua hitam Zat 1. 5. Kegiatan Pemanasan (Warming-up) Tarung Derajat Pemanasan (warming-up) adalah kegiatan awal untuk mempersiapkan organ tubuh seperti jantung. Keterampilan diri. 3. otot. Tujuannya yaitu untuk menaikkan tempratur suhu tubuh sebelum materi inti. pertama disebut pemanasan peregangan (stretching) dan menekan (tighten) yang bersifat statis/isometric waktunya antara 10-30 . 2.V 1. Jurus wajib. drajat Tiga 2. Secara umum pemanasan dikenal dua macam. Pengabdian diri secara filosofis “wujud” hakekat tarung derajat sesungguhnya dan Ilmu yang berarti “kosong dan isi”. 2. Rangkaian gerak daya gempur. 3. Filosofi dan rahasia Tarung Derajat. Pendalaman teknik-teknik gerakan. 3. Biru strip dua orange VI 1. Merah strip satu hitam VII 1. Keterampilan teknik perorangan. paru-paru. Jurus GHADA dua. Rangkaian gerak bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang lebih. Jurus GHADA satu. Rangkaian gerak daya gempur lanjutan. dan untuk meningkatkan prestasi. Kepraktisan bertahan menyerang. mengatasi terjadinya cedera.

kaki kanan dijinjitkan. • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke samping kanan. Peregangan Bagian Kaki . Peregangan Bagian Tangan • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah depan. 3. • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah atas. satu tangan mengangkat kepala ke atas. tangan kiri menekan dagu ke arah kanan. 2.detik atau 4 sampai 10 hitungan. tangan kanan menekan dagu ke arah kiri. tangan kanan menekan kepala ke arah kanan. kedua tangan menekan. • Angkat kepala. Peregangan Bagian kepala • Tundukkan kepala. • Jatuhkan kepala ke kanan. • Tengokan kepala ke arah kiri. Kedua pemanasan dalam bentuk gerakan ringan yang bersifat dinamis/isotonic. tangan kiri menekan kepala ke arah kiri. kaki kiri dijinjitkan. • Jatuhkan kepala ke kiri. Secara sistematis kedua macam bentuk pemanasan tersebut dipaparkan sebagai berikut Pemanasan Peregangan (stretching) 1. • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke samping kiri. • Tengokan kepala ke arah kanan. kaki dijinjitkan.

. • Loncat-loncat buka kaki ke depan belakang. kaki kanan dibelakang tekan badan ke depan (lemaskan pinggul). ke kanan dua kali. Gerakan Kaki dilakukan di tempat. • Lari-lari biasa. • Lari-lari tumid menyentuh paha bagian belakang. • Ganti kaki kanan di depan. • Jatuhkan ke kiri dua kali. • Kaki buka lebar. ke atas dua kali. lanjutkan gerakan sama. tangan dibelakang kepala. jatuhkan badan ke bawah (tegak). • Lari-lari angkat lutut.• Kaki buka lebar. Gerakan Bahu • Sikutkan kedua tangan ke belakang dua kali kemudian rentangkan/luruskan dua kali. • Tangan kanan di atas dan kiri di bawah ayunkan ke belakang dua kali bergantian. • Kedua tangan lurus ke depan lalu ayunkan ke depan kemudian ke belakang. • Kaki kiri ke depan. 3. 2. tangan ditepukan. patahkan badan kekiri dan ke kanan. • Tengokan ke kiri dua kali. Pemanasan Cara Dinamis 1. • Tangan bentuk huruf S (tangan kanan di atas) gerakkan ke samping dua kali bergantian. tangan dibelakang kepala. ke kanan dua kali. Gerakan Kepala • Anggukan ke bawah dua kali. • Loncat-loncat buka kaki ke samping.

jari kaki ke atas). pandangan lihat ke depan). tangan diluruskan dan badan dibungkukkan. Gerakan Selangkangan • Kaki dibuka ke samping posisi telapak sejajar dengan badan tegak. lakukan kaki didepan bergantian. posisi kembali ke siaga dasar. hitungan empat lemaskan badan ke belakang pandangan ke arah belakang. Hitungan tiga angkat badan lutut kembali diluruskan kedua telapak tangan kembali menyentuh lantai. tangan dibelakang kepala. Gerakan Posisi Duduk • Kedua kaki diluruskan ke depan dan dirapatkan jari kaki dilentikkan dan menghadap ke atas (hanya tumit yang kena lantai). kaki kiri masih diluruskan. tekan badan kesamping kiri dan kanan bergantian dua kali (posisi kaki hanya tumit kanan ke lantai. • Kedua tangan direntangkan ke samping. gerakan badan kesamping kanan (minimal kenakan sikut ke kaki) hitungan keempat tahan. putar arah depan dengan gerakan lambat. hitungan dua lakukan jongkok. • Kaki kiri dilipat di depan selangkangan kaki kanan diluruskan. • Kedua tangan dibelakang kepala. • Hitungan satu kenakan kedua telapak tangan ke lantai (lutut harus lurus). kaki kanan dibelakang lutut diluruskan. tekan jatuhkan badan kesamping kiri dan kanan bergantian dua kali (posisi telapak kaki kena tanah). putar arah belakang dengan gerakan lambat. • Lipat kaki kiri simpan diatas paha kanan. • Kedua tangan dibelakang kepala. posisi tangan rentangkan kedepan. taruk kaki kanan ke belakang (kaki kiri didepan lutut ditekuk. 4. lakukan bergantian (ganti .• Kedua tangan direntangkan ke samping. kedua telapak kaki diluruskan ke depan. kemudian telapak kaki sejajar kedepan jari kaki dilentikkan. kaki dibuka ke samping kedua telapak kaki sejajar. tekan-tekan ke bawah hitungan keempat tahan (posisi tangan direntangkan dibelakang tumit. 5. lakukan bergantian (ganti kaki). • Gerakan kombinasi. hitungan keempat tahan. • Posisi siaga dasar. posisi kedua tangan memegang pinggang. Hitungan keempat tahan. kaki dibuka ke samping. sambil cium lutut (hitungan keempat tahan). kemudian cium lutut. posisi tangan kanan memegang pinggul lalu lemaskan/tekan pinggul kearah depan.

hitungan empat tahan. kaki kanan diluruskan kebelakang kaki kiri ditekuk.kaki). hitungan tiga diluruskan kembali kaki dengan kedua kaki dibuka selebar mungkin ke samping. Lakukan bergantian (ganti kaki). hitungan empat tahan. • Ayun kaki kanan ke depan setinggi mungkin (posisi kaki yang diayunkan lututnya benarbenar lurus). • Split depan. kedua kaki ditekuk kemudian diluruskan kebelakang. Lakukan bergantian (ganti kaki). hitungan berikutnya tarik kembali kedepan. lakukan dalam keadaan jongkok lalu kaki kanan pelan-pelan luruskan kebelakang. Posisi badan tegak dan kedua tangan berada diantara kaki kita (memegang lantai). lakukan dalam keadaan jongkok lalu buka kedua kaki pelan-pelan . dada dikenakan kelantai. tangan direntangkan. dada dikenakan kelantai. Gerakan Ayunan Kaki (posisi berdiri siaga dasar) • Ayun kaki kanan ke depan setinggi mungkin usahakan sampai kena ke badan kita kita (posisi kaki yang diayunkan lututnya benar-benar lurus). posisi badan tegak ke atas/dibusungkan pandangan ke depan. • Tangan dibuka selebar bahu simpan dilantai.Kedua kaki dibuka selebar mungkin jari kaki dilentikan dan menghadap ke atas (hanya tumit yang kena lantai). tarik kembali ke posisi semula. Lakukan bergantian (ganti kaki). posisi badan tegak ke atas/dibusungkan pandangan ke depan. Tekan pelan-pelan hitungan keempat tahan dan cium lutut. • Ayun kaki kanan ke depan setinggi mungkin (posisi kaki yang diayunkan lututnya benarbenar lurus). • Kedua kaki dibuka selebar mungkin jari kaki dilentikan dan menghadap ke atas (hanya tumit yang kena lantai). badan dibungkukan ke depan. • Split samping. hitungan satu luruskan kedua kaki dibawa kebelakang. 6. badan dibungkukan ke depan. kedua kaki ditekuk ke depan. lalu kembali kesamping depan dan belakang. Lakukan bergantian (ganti kaki). diharapkan kedua kaki bisa diluruskan semaksimal mungkin. tangan direntangkan. lakukan gerakan seperti berlari (tarik bergantian). • Tangan dibuka selebar bahu simpan dilantai. 7. Gerakan Posisi Jongkok • Tangan dibuka selebar bahu simpan dilantai.

lalu tahan. • Push-up (lakukan 15-20 hitungan). tangan dibawah dagu. Lakukan 4 kali 5-8 hitungan. Pada saat mengangkat badan posisi tangan diusahakan tetap berada dibelakang kepala. Posisi badan tidur tengkurap. 8. bukaan kaki selebar bahu. tangan simpan dibelakang kepala. lalu angkat badan. diharapkan kedua kaki bisa diluruskan semaksimal mungkin. Posisi badan tegak tangan dipinggang. cara pelan-pelan. Pada saat ke bawah badan dan kaki tetap sejajar dan tidak menyentuh lantai. . Lakukan 4 kali 8-10 hitungan. lutut ditekuk telapak kaki lurus tahan dilantai tangan berada dibelakang kepala lalu angkat badan. Pada saat diangkat kedua kaki diluruskan posisi kepala sejajar dengan ujung kaki. Posisi badan tidur terlentang. • Bentuk Perahu. pada saat di atas tangan/sikut benar-benar diluruskan dan posisi badan kaki masih tetap sejajar dan pandangan lurus kedepan. ada aba-aba angkat kaki dan badan bersamaan dan tahan. • Sit-up (lakukan 15-20 hitungan).kesamping. Posisi dalam keadaan siap untuk pus-up. Posisi sit-up. • Back-up (lakukan 10-15 hitungan). Pembentukan dan Kekuatan Tubuh • Posisi Push-up. badan serta kaki lurus dan pandangan ke depan. Dilakukan jari dikepalkan. bukaan tangan selebar bahu lurus jari dikepalkan. Pada saat mengangkat badan posisi kaki tahan dan tetap menempel dilantai.

1.3. (4) Pukulan cepat. (5) kibas atas.4. (6) kibas luar. Sikap Dasar Sikap dasar terdiri dari cara. (6) kibas luar. Gerakan Dasar Tangan (Siaga ditempat) Gerakan dasar tangan yang dilakukan dengan siaga ditempat adalah: (1) Pukulan lurus 13x. (4) Pukulan cepat.C. 1. Uraian materi inti yang dimaksud adalah sebagai beirikut. 1. (2) Sikut atas/ samping/ bawah. 1. 1. (7) kibas dalam. Jurus wajib Gerak Langkah Dasar . (4) berdiri.2. dan III. (5) siaga dasar. dan (6) Siaga ditempat. 1. dan (8) kibas bawah. Untuk meteri inti latihan lanjutan akan dibahas pada edisi buku berikutnya. (7) kibas dalam.cara: (1) kerapihan sikap. Materi Inti Pelatihan Materi inti pelatihan yang diuraikan pada buku ini baru terbatas pada materi teknik dasar khusus untuk kurata I. Gerakan Dasar Tangan (Siaga silang) Gerakan dasar tangan yang dilakukan dengan siaga silang adalah: (1) Pukulan lurus. (2) penghormatan. dan tendangan lurus cepat dalam melangkah. (3) duduk. II. (3) Pukulan sentak bawah. dan (8) kibas bawah. Gerakan Dasar Kaki (Tendangan) Gerakan dasar tangan yang dilakukan dengan siaga ditempat adalah: Tendangan lurus cepat. (5) kibas atas. (2) Pukulan sentak atas. 1. (3) Pukulan sentak atas/bawah. Materi Kurata I (Satu).5.

Jurus wajib yang merupakan seni rangkaian gerak dasar untuk kurata satu adalah: (1) diawali dengan kerapihan sikap. 24. putar. 31. Meteri Dasar Kurata II (Dua) 2. tendangan lurus sentak atas. Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan. tendangan lurus sentak atas. Pukulan lurus. 28.3. 4. Gerakan tangan Gerakan dasar tangan dilanjutkan pada: (1) pukulan cepat beruntun. No. No. sikut samping. 3. No. sentak bawah. dan (3) tendangan belakang. Teknik tangan. 1. pukulan punggung tangan kiri ke arah muka. Pukulan cepat. 14. sentak atas. No. 35.1. kibas bawah. kibas dalam. 34. 33. putar kibas bawah. No. (2) penghormatan. Tendangan lurus. kibas atas. 2. No. 10. No. . 20. 3. No. 29. tengok kiri. 13. No. tengok kanan. 18. 17. No. 36.2. tendangan lurus. 30. No. No. kibas dalam pukulan cepat. No. 8. sikut bawah. (2) tendangan menyamping. 21. No. No. 12. Kibas luar. No. dan No. kibas luar pukulan cepat. sikut samping. sentak bawah. Siaga dasar. No. 1. No. sentak atas. No. 26. kibas atas. Gerakan kaki (Siaga silang) Gerakan dasar kaki dilanjutkan pada: (1) tendangan lingkar dalam. 7. 15. 5. tendangan lurus. No. Pukulan cepat. No. Sikut atas. Tendangan lurus. sikut atas. kibas bawah pukulan cepat. 22. 19. pukulan punggung tangan kanan ke arah muka. No. Tendangan lurus. No. 2. tengok kiri. 2. 5. Putar kibas atas. 2. tengok kanan. 16. siaga dasar. No. Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri. No. Putar kibas luar. Teknik bertahan menyerang (1). putar kibas bawah. No. No. pukulan cepat. pukulan sentak bawah pukulan cepat. Putar kibas luar. 2. yaitu. 6. No. No. 9. 2. No. No. No. 4. (3) pukulan sikut samping. maju pukulan lurus 3x. Siaga dasar. No. No. Mundur kibas luar. 23. kibas dalam. No. No. No. No. (2) pukulan sikut depan. No. siaga dasar. No. dan (4) teknik dua gerak. 25. 1. No. No. 11. 27. kibas atas pukulan cepat. (3) aba-aba Gerak langkah Dasar. 32.

6. 5. Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan. Teknik melepas sergapan/pegangan (materi beladiri praktis) (1) Pegangan tangan sejajar dan silang. No. No. 3. 1. (3) Pegangan tangan sejajar dan silang. Bertahan dengan tendangan belakang. (2) Pegangan kerah baju satu tangan dan dua tangan. No. No. (5) Tepukan belakang. Bertahan dengan tendangan lurus. No. 4. No. (4) Pitingan samping dan belakang. . Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan.4. Teknik kaki. hadap kanan pukulan cepat beruntun (tangan kiri lalu kanan) arah ulu hati. Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan. 2.. (2). Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri. 8. kaki kanan geser (badan memutar ke arah kanan) sikutkan tangan kanan ke arah kepala bagian belakang.No. sikutkan tangan kanan ke arah muka. sikutkan tangan kiri ke arah muka. Bertahan dengan tendangan menyamping. (6) Bergandengan. No. Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri. 7. kaki kiri geser (badan memutar ke arah kiri) sikutkan tangan kiri ke arah kepala bagian belakang. No. Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri. 2. hadap kiri pukulan cepat beruntun (tangan kanan lalu kiri) arah ulu hati. 3.

2. dorong hingga keposisi di depan muka. Maju pukulan lurus satu kali tangan kanan. No. (2) penghormatan. tarik kaki kiri hingga rapat. 4. 9. No. dorong hingga ke posisi didepan muka. Kibas luar tangan kiri. Kibas luar tangan kanan. kibaskan/kibas bawah (tangan kanan). 6. No. Tarik tangan kiri simpan disamping dada. 8. 1. No. Silangkan kedua tangan di depan perut (tangan kiri diatas tangan kanan). Tarik tangan kanan simpan disamping dada. Kibas luar tangan kanan. kibaskan/kibas bawah (tangan kiri). 2. Siaga ditempat (kaki kiri). 13. No. tarik kaki kanan hingga rapat. Maju pukulan sentak atas tangan kanan. 10. balikkan badan kearah kiri. . buka/geser kaki kanan hingga ke posisi siaga silang dengan kaki kiri ke depan (hadap kiri).5. 3. geser/tarik kaki kanan hingga rapat. 11. (3) aba-aba mulai “drajat satu”. Maju pukulan lurus dua kali.(7) Bersalaman. No. No. balikkan badan kearah belakang. 12. No. 5. Jurus Drajat Satu Jurus wajib yang merupakan seni rangkaian gerak lanjutan dasar untuk kurata dua adalah: (1) diawali dengan kerapihan sikap. No. arahkan badan kearah kiri. No. 7. Maju pukulan lurus satu kali tangan kanan. No. No. buka kaki kanan hingga ke posisi siaga silang (kaki kanan didepan). Hadap kiri. buka/geser kaki kiri ke depan hingga ke posisi siaga silang (kaki kiri didepan). Tarik tangan kiri simpan disamping dada. Siaga ditempat (kaki kanan). Silangkan kedua tangan di depan perut (tangan kanan di atas tangan kiri). No. Hadap kiri.

No. Tarik kaki kanan hingga rapat. Mundur kibas dalam tangan kanan. • Tarik kedua tangan kesamping dada dengan tangan dikepal. dada dibusungkan (bersamaan dengan tarik napas dalam-dalam melalui hidung). Mundur pukulan sentak bawah tangan kiri. 18. 17. • Tarik kembali tangan kesamping dada dengan tangan dikepal dan kaki tarik/geser kaki kanan hingga rapat. Hadap kiri kibas dalam tangan kanan. 23. Maju pukulan sentak atas tangan kiri. Pernapasan. . Maju kibas atas tangan kanan. No. 26. • Dorong/luruskan kedua tangan kedepan dengan tangan terbuka posisi serong (bersamaan dengan itu buang napas pelan-pelan melalui mulut). No. 21. 22. dada dibusungkan (bersamaan dengan itu tarik napas dalam-dalam melalui hidung). balikkan badan kearah belakang (putar) buka kaki kiri ke depan posisi siaga silang (kaki kiri di depan) kibas atas tangan kiri. No. Maju pukulan cepat beruntun dua kali (tangan kiri lalu kanan). 19. 25. No. No. 16. No. Maju pukulan cepat beruntun dua kali (tangan kanan lalu kiri). 27. Tarik/geser kaki kanan ke arah belakang (270%) hingga posisi hadap kanan (kaki kanan di depan). No. Maju (hingga posisi kaki kanan sejajar dengan kaki kiri/posisi siaga ditempat) pukulan sentak bawah tangan kiri dan kanan (pada saat memukul kedua kaki tidak digeser/tetap sejajar ke depan). No. Maju pukulan cepat beruntun dua kali (tangan kanan lalu kiri). Tengok kanan. No. No. 14. 24. posisi tangan siaga untuk kibas dalam. • Dorong/luruskan kedua tangan kearah bawah (samping badan) dengan tangan terbuka (bersamaan dengan itu buang napas pelan-pelan melalui mulut). 15. Tarik kaki kiri hingga rapat. balikkan badan kearah kanan (hadap kanan) buka kaki kanan ke depan posisi siaga silang (kaki kanan di depan) kibas atas tangan kiri.No. No. 20. No.

• Silangkan tangan ke depan dada (kembali siaga dasar). Gerakan Tangan dan kaki Pukulan (1) Pukulan lingkar dalam. Pengulangan gerakan Setelah mendapatkan materi kurata I dan II. keberanian.1. Dari lima unsur inilah dapat dikembangkan kemampuan seorang petarung menjadi kuat dan ulet. (3) Tendangan kait belakang. dan keuletan. 3. yaitu: Kekuatan. (2) Tendangan kait depan. kecepatan. (2) Pukulan lingkar luar. Kekuatan dan Daya Tahan Keserasian dan keseimabangan teknik gerakan dapat dicerminkan dari lima unsure daya gerak tarung derajat yang menjadi khas. (4) Pukulan lingkar bawah.2. Materi Dasar Kurata III (Tiga) 3. ketepatan. 2. (3) Pukulan lingkar atas. Tendangan (1) Tendangan lingkar belakang. . maka pada tingkatan kurata III yang perlu diulangi adalah: (1) Gerakan tingkat kurata I jurus “gerak langkah dasar”. dan (2) Gerakan tingkat kurata II jurus “Drajat satu”. 3.6.

Drop kaki kanan sambil putar. tendangan lingkar dalam kaki kiri. 11. pukulan cepat beruntun dua kali. tendangan lingkar dalam kearah kiri dan tendangan menyamping ke arah kanan oleh kaki kanan. 9. 5. 2. pukulan lingkar luar tangan kanan.3. Drop kaki kanan. Drop kaki kiri sambil putar. 6. Drop kaki kanan. No. No. kembali siaga dasar. dan (4) Posisi . 1. pukulan cepat beruntun dua kali. Hadap kiri drop kaki kiri. pukulan cepat kanan. 10. pukulan cepat tangan kiri. No. pukulan cepat tangan kiri. No. tendangan lingkar dalam kaki kanan. pukulan cepat beruntun dua kali. Drop kaki kanan sambil putar. (3) aba-aba mulai “Siaga judas”. maju tendangan lurus kaki kiri. 3. Drop tangan depan muka tangan kiri. No. Siaga ditempat posisi serangan/tendangan (serong kanan). tendangan belakang kaki kiri. tendangan lingkar dalam kearah kanan dan tendangan menyamping ke arah kiri oleh kaki kiri. No. tendangan kait depan kaki kanan. pukulan cepat beruntun dua kali. maju tendangan lurus kaki kanan. Jurus Dasar (JUDAS) Jurus wajib yang merupakan seni rangkaian gerak lanjutan dasar untuk kurata tiga adalah: (1) diawali dengan kerapihan sikap. tendangan belakang kaki kanan. No. pukulan lingkar luar tangan kiri. 7. tendangan kait depan kaki kiri. No. 14. tendangan menyamping kaki kiri. Drop kaki kiri. . Putar.3. pukulan cepat beruntun dua kali. pukulan cepat beruntun dua kali. (2) penghormatan. tarik kaki kiri. pukulan cepat beruntun dua kali. pukulan cepat beruntun dua kali. No. 13. No. 4. 8. Hadap kanan drop kaki kanan. 12. pukulan cepat beruntun dua kali. pukulan lingkar luar tangan kiri. No. No. Drop kaki kiri. Drop kaki kiri ½ putaran. No. Hadap kiri sambil drop kaki kiri. No. Drop tangan depan muka tangan kanan. pukulan cepat beruntun dua kali. Drop kaki kanan ¾ putaran. buka kaki kanan. No. pukulan cepat beruntun dua kali. 15.

7. Teknik Jatuhan Bantingan No. tendangan menyamping dengan kaki kiri. No. No. Pelemasan (Colling Down) . No. 2. Kibas tangan kiri (teknik dua gerak). Langkahkan kaki kiri (teknik dua gerak). Drop kaki kanan (tulang kering). 3. 2. D.3. Jatuhan samping. putarkan dan dorong (jatuh dada). tangan kiri mendorong punggung lawan. Drop tangan silang (tangkapan kaki) sambil melangkahkan kaki kanan.4. jatuhan punggung. Drop kaki kiri. 6. sapokan dengan kaki kanan. tangan kanan memegang tengkuk. Jatuhan tengkuk. No. No. 1. No. 4. Bertahan menyerang Dari serangan kaki: No. tangan menyamping kaki kanan. sapokan dengan kaki kiri. Kibas tangan kanan (teknik dua gerak). tendangan lingkar dalam kaki kanan. tendangan belakang kaki kiri. No.5. No. No. jepit kaki lawan dengan tangan kiri. Jatuhan pinggul No. Langkahkan kaki kanan (teknik dua gerak). pukulan cepat beruntun dua kali. Drop kaki kanan. 8. 3. 3. tendangan menyamping kaki kiri. 4. jepit kaki lawan dengan tangan kanan. 5. pukulan cepat beruntun dua kali. 1.

Lakukan gerakan ini bergantian (ganti kaki). Perlu dipahami. Langkahkan kaki kanan ke depan. kemudian tarik kaki kanan kembali sejajar jatuhkan kedua tangan pada saat itu buang nafas melalui mulut.1-3 dan gerakan cara dinamis gerakan no. kedua tangan angkat ke atas lalu rentangkan badan lemaskan dan busungkan dada kedepan pada saat itu tarik napas dalam-dalam melalui hidung. jongkok. duduk dan tidur dilantai . namun peregangan dengan gerakan tidak maksimal/rilex (gerakan yang kontraksi tidak ada).Posisi berdiri siaga dasar. Bentuk pelemasan yang lain bisa juga dilakukan dengan cara gerakannya hampir sama seperti pemanasan (warming-up) peregangan statis urutan no. saat gerakan membuka ambil napas. tahan pada gerakan pelan-pelan menutup. Posisinya bisa pada saat berdiri. lalu lepaskan napas melalui hidung. 1-5.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.