Anda di halaman 1dari 32

Tutorial 1 (04-03-2012) MANAJEMEN KEUANGAN (Modul 1)

UT KOREA 2012

Tutor : Widita Rarasati Email: widita.rarasati@gmail.com


widita rarasati 2012

Tujuan:
1.

2.
3.

4.

5.

Mampu menjelaskan tentang berbagai keputusan keuangan yang perlu di ambil Mampu menjelaskan tujuan normatif keputusankeputusan keuangan Mampu menjelaskan bagaimana lingkungan Keuangan mempengaruhi pengambilan keputusan keuangan Mampu menjelaskan mengapa nilai uang perlu diperhatikan dan bagaimana memasukan nilai waktu uang tersebut dalam analisis Mampu menjelaskan bagaimana melakukan penilaian terhadap Aktiva

Kegiatan Belajar 1: Manajemen Keuangan dan Lingkungan Keuangan

Fungsi & Tujuan Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan menyangkut kegiatan perencanaan, analisis, dan pengendalian kegiatan keuangan. Fungsi/Kegiatan utama Manajemen keuangan adalah mencari dana dan menggunakan dana. Tujuan: Memaksimumkan nilai perusahaan

Kegiatan Utama Manajemen Keuangan


1.

2.

3.

4.

Keputusan-keputusan keuangan yang harus diambil manajer keuangan: Penggunaan dana (panah 2) Memperoleh dana (panah 1) Pembagian laba (panah 4a dan 4b)

Manajer Keuangan memperoleh dana dari pasar keuangan atau financial market Manajer Keuangan menggunakan uang tersebut untuk investasi (keputusan Investasi) Investasi tersebut diharapkan menghasilkan laba Laba yang diperoleh perlu diputuskan untuk dikembalikan ke pemilik dana (pasar uang) atau diinvestasikan kembali ke perusahaan

Keuangan Perusahaan (Corporate Finance)

Penerapan konsep keuangan perusahaan memiliki beberapa kekhususan: - perusahaan bisa dimiliki lebih dari satu orang pentingnya tujuan normatif - Ada beberapa peraturan yang berlaku untuk perusahaan tapi tidak untuk individu Peraturan Pajak - Penggunaan prinsip-prinsip akuntasi untuk mencatat transaksi keuangan dalam perusahaan mengunakan informasi keuangan dgn menggunakan prinsip-prinsip akuntasi

Hub. Fungsi Keuangan Dengan Tujuan Perusahaan


Harga pasar saham Fa kto r eks ter n Per usa ha an

Pendapatan
Fungsi Keunagan Kep. Investasi Kep. Pembelanjaan Kep. Dividen Risiko Bisnis Risiko Keuangan Nil ai Per usa ha an

Risikot otal

Pendap atan

Pendapatan

Harga pasar saham

Mengapa Pasar Finansial Terbentuk?

Pasar Finansial menunjukan pertemuan antara permintaan dan penawaran akan aktiva finansial (financial assets) atau sering disebut juga sebagai sekuritas. Aktiva finansial ada karena tabungan dari berbagai individu, perusahaan, pemerintah, pada suatu periode waktu berbeda dengan rencana investasi mereka pada aktiva rill Pasar finansial bertujuan untuk mengalokasikan tabungan secara efisien kepada pemakai (pihak yang memerlukan) tabungan tersebut didalam suatu perekonomian

Alokasi Dana

Instrumen keuangan spt, sertifikat, saham, deposito, memiliki tingkat resiko yang berbeda. Semakin tinggi resiko yang dimiliki semakin tinggi tingkat keuntungan atau pengembalian yang didapat. Faktor Marketibility (mudah tidaknya instrument diperjual belikan) dan maturity (jangka waktu jatuh tempo)

Kegiatan Belajar 2: Nilai Waktu Uang

Nilai Waktu Uang (Time Value of Money)

Keadaan dimana suatu nilai mata uang tidak akan sama di masa yang akan datang C/o. pilih 1.000.0000 sekarang atau 1.000.000 3 tahun lagi..?

Nilai Masa yang akan Datang (Future Value)

Kesimpulan

Contoh Soal

Contoh Soal:

Semakin sering bunga dibayarkan semakin besar uang yang didapat

Nilai Masa Sekarang (Present Value)

Atau bisa di tulis

Contoh Soal

Contoh Soal

Internal Rate of Return

Internal Rate of Return (IRR) sebuah ukuran anggaran modal yang digunakan oleh perusahaan dalam menentukan apakah mereka seharusnya melakukan investasi atau tidak. IRR didefinisikan lain sebagai sebuah tarif bunga untuk sebuah investasi yang berasal dari pembayaran dan pendapatan yang meliputi periode reguler. Kesimpulan: IRR tingkat bunga pengembalian atas sebuah proyek yang diterima perusahaan.

Contoh Soal

Jwb: Modul 1 halaman 1.21-1.22

Kegiatan Belajar 3: Dasar-dasar Penilaian

Penilaian (Valuation)

Penilaian (valuation) proses penentuan harga sekuiritas Sekuiritas secarik kertas yang menunjukan hak pemilik kertas tersebut untuk memperoleh bagian dari prospek atau kekayaan perusahaan yang menerbitkan sekuritas tersebut dan berbagai kondisi untuk melaksanakan hak tersebut. Secara umum sekuiritas dibagi menjadi dua: - memberikan penghasilan tetap; dan - yang memberikan penghasilan tidak tetap.

Konsep Penilaian Umum

Adanya hubungan positif antara resiko dan keuntungan

Investor yang menyukai resiko/berani mengambil resiko Risk taker Investor yang menghindari resiko/tdk berani mengambil resiko Risk averse

Penilaian Sekuritis Berpenghasilan Tetap

C/O. Obligasi, yang berciri-ciri: - mempunyai nilai nominal - mempunyai jangka waktu untuk dilunasi - mempunyai coupon rate

Rumus penilaian pasar obligasi

Contoh Soal

Penilaian Sekuiritas berpenghasilan tidak tetap

C/o. Saham - harga saham lebih tinggi dari harga beli capital gain - harga saham lebih rendah dari harga beli capital loss

Rumus penilaian pasar obligasi saham

Contoh

Teori Portofolio

Didasarkan dari hasil observasi bahwa pemain saham/pemodal melakukan diversivikasi (membentuk portofolio) di pasar modal. Ditujukan untuk mengurangi resiko

Capital Asset Pricing Model (CAPM)

Sebuah model yang menggambarkan hubungan antara risiko dan return yang diharapkann, model ini digunakan dalam penilaian harga sekuritas. CAPM memberikan prediksi yang tepat antara hubungan risiko sebuah aset dan tingkat harapan pengembalian (expected return). CAPM mengasumsikan: investor adalah perencana pada suatu periode tunggal yang memiliki persepsi yang sama mengenai keadaan pasar dan mencari mean-variance dari portofolio yang optimal; pasar saham yang ideal adalah pasar saham yang besar; investor adalah para price-takers; tidak ada pajak maupun biaya transaksi;semua aset dapat diperdagangkan secara umum; dan para investor dapat meminjam maupun meminjamkan pada jumlah yang tidak terbatas pada tingkat suku bunga tetap yang tidak berisiko (fixed risk free rate),investor memiliki portofolio yang risikonya identik.

CAPM Contd.

Capital Asset Pricing Model menyatakan bahwa dalam keadaan ekuilibrium, portofolio pasar adalah tangensial dari rata-rata varians portofolio. Sehingga strategi yang efisien adalah passive strategy. Capital Asset Pricing Model berimplikasi bahwa premium risiko dari sembarang aset individu atau portofolio adalah hasil kali dari risk premium pada portofolio pasar dan koefisien beta.

Penggunaan CAPM untuk Menaksir Harga Saham