P. 1
Rumah Sakit Kelas c

Rumah Sakit Kelas c

|Views: 1,843|Likes:
Dipublikasikan oleh indah_cahyaningsih

More info:

Published by: indah_cahyaningsih on Mar 03, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/22/2015

pdf

text

original

KOMPETENSI RUMAH SAKIT KELAS C Rumah sakit kelas C termasuk dalam upaya kesehatan perorangan (UKP) strata 2 yaitu

yang menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran spesialistik. Yang mampu menangani secara paripurna kasus-kasus dalam kategori pelayanann umum , spesialistik dasar, dan penunjang. PANDUAN FASILITAS DAN TENAGA RUMAH SAKIT KELAS C 1. Sarana dan prasarana Ketentuan persyatratan bangunan rumah sakit sesuai dengan pedoman dan standar teknis  Lokasi rumah sakit mudah dijangkau, bebas dari pencemaran &banjir, tidak berdekatan dengan rel kereta apai, tempat bongkar muat barang, tempat bermain anak, pabrik, industry, dan limbah pabrik.  Sesuai dengan rencana umum tata ruang kota.  Luas lahan untuk tidak bertingkatmin. 1,5 kali luas bangunan. Luas lahan untuk bangunan bertingkat minimal 2 kali luas bangunan lantai dasar.  Bangunan rumah sakit harus kuat, utuh, terpelihara, mudah dibersihkan dan dapat mencegah, penularan penyakit serta kecelakaan.  Luas bangunan disesuaikan dengan jumlah tempat tidur (TT) dan klasifikasi rumah sakit. Bangunan minimal adalah 50 m2 pertempat tidur.  Rumah sakit mempunyai system pengolahan air, limbah padat, limbah cair, incinerator, dan pembuangan sampah setiap radius 20m. tempat prosedur untuk penyimpanan hingga pembuangan limbah yang efektif dengan meminimalkan polusi yang mungkin diakibatkan oleh limbah tersebut.  Rumah sakit mempunyai are parker yang cukup memadai. Idealnya minimal 1 tempat parker untuk setiap 10 tempat tidur.  Rumah sakit dirancang dengan system zonasi (zoning). Zona rumah sakit disarankan mempunyai pengelompokan sebagai berikut: o Zona public o Zona semi public o Zona privasi o Zona penunjang  Area pelayanan hendaknya fungsional satu dnegan yang lainnya. o Pelayanan darurat harus dapat cepat d akses dan mempunyai pintu terpisah o Pelayanan administrasi, hendaknya berdekatan dengan pintu utama. o Pelayanan operasi hendaknya terletak jauh dari sumber kebisingan. o Pelayanan perawatan hendaknya terpisah dan di tempatkan berdekatan dengan ruang inap pasien. o Kamar/bangsal hendaknya cukup luas untuk pergerakan pasien. Dan toilet mempunyai akses yang cepat dari bangsal. o Persyaratan luas ruangan sebaiknya berukuran minimal:  Ruang periksa 3 x 3 m2

e.periksa  R.tunggu  R. Jenis pelayanan  Alergi imunologi klinik  Gastroentero-hipatologi  Geriatric  Ginjal hipertensi  Hematologi-onkologi medic  Kardiologi  Metabolic endokrin  Psikosomatik  Pulmonologi  Reumatologi  Tropic infeksi b. BIDANG PELAYANAN ILMU PENYAKIT DALAM a. Sumber daya manusia  Spesialis penyakit dalam  Dokter umum  Perawat pekarya  Tenaga administrasi umum FASILITAS Ukuran min. pendaftaran  R. Ruang Poliklinik  R. Alat Instrumen Medis  Stetoskop  Tensimeter  Thermometer  Palu reflex  Sendok lidah  Senter  Sentimeter/meteran . informasi  R. Kompetensi  Memberikan pelayanan paripurna pada kasus-kasus penyakit dalam  Memberikan pelayanan terbatas dan merujuk pada fasilitas pelayanan yang lebih lengkap untuk kasus-kasus jenis pelayanan khusus. d.dokter  R. rekam medic  R. Tempat pelayanan  Rawat jalan  Rawat inap c. Ruang tindakan 3 x 4 m2  Ruang tunggu 6 x 6 m2  Ruang utility PELAYANAN MEDIS SPESIALISTIK DASAR 1. m2 f.paramedik Peralatan Jumlah min.

lab. perawatan dengan tempat tidur  R.mandi  R. paramedic (dengan kamar mandi)  R. obat  R. USG/EKG  Kamar kecil / K. tindakan  R. cuci alat  R. alat  R.kecil Kamar Perawatan  R. dokter  R. alat  R.pekarya  Kamar kecil  R.alat Kamar Tindakan  R. rawat isolasi Ukuran tinggi badan Timbangan berat badan ALat Bantu Non-Elektro Medis  Spirometri  Kit tes temple  Kit tes tusuk  Anoskop rigid (logam/plastik)  Botol WSD  Mikroskop  Syringe pump  Rektoskop  Peralatan fisioterapi(kerjasama dengan unit rehab medik)  Kateter dialis peritoneal  Set jarum aspirasi tulang (14-16 G)  Jarum biopsy  Kateter vena sentral  Set bedah minor  Blood transfusion set  Emergency trolley  CVP set  Pipa endotrakeal  Emergency set  Mouthpieces  Trokar  Kateter nelaton  Pungsi pleura set  Glukometer  Jarum aspirasi Alat Elektro Medis   . paramedic  R. perawatan dengan tempat tidur  Kamar kecil / K.mandi  R. pekarya  R. R. pekarya  R. dokter (dengan kamar kecil)  R. obat  R.

Kit anafilaksis Peakmeter Pulse oximetry Sengstaken Blakemore tube (SB tube)  Lampu kepala  Esofago-gastroduode noskopi (dengan sertifikasi)  Kolonoskopi(dengan sertifikasi)  Ultrasonografi (USG)  Pungsi supra public set  Set biopsy ginjal  Hemodialisis (dengan sertifikasi)  Peralatan biopsy hati (jarum biopsy dll)  Monitor jantung  Alat cardioverter/DC shock  TMT (dengan sertifikasi)  Larioskop  Alat suction  inhalator Alat Canggih  ekokardiografi (dengan sertifikasi)     .

2. Tempat pelayanan  Rawat jalan  Rawat inap c. Jenis pelayanan  Alergi Imunologi  Endokrinologi  Gastro enterologi  Nutrisi dan penyakit metabolic  Hematologi  Hepatologi  Infeksi dan penyakit tropis  Kardiologi  Nefrologi  Neurologi  Pediatric gawat darurat  Perinatologi  Pulmonologi b. BIDANG PELAYANAN ILMU KESEHATAN ANAK a. Kompetensi  Perinatologi  Penilaian fisis  Termoregulasi  BBLR  Sepsis  Hiperbilirubinemia  Penyakit infeksi  DBD stad III  Ensefalitis  Meningitis  Infeksi saluran kemih  Hepatitis akut  Malaria  Demam rematik akut  Varisela  Anemia aplastik  Penyakit non infeksi  Deteksi leukemia  Serangan asma akut  Sindrom nefrotik  Hipertensi  Demam rematik .

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 .    PJB non sianotik & sianotik  Hipotiroid congenital Pediatric gawat darurat  Epilepsy gagal jantung kongestif  Sianotik spells  Renjatan hipovolemik  Anafilaktik syok  Status konvulsivus Tumbuh kembang anak  Memantau tumbah kembang anak  Intervensi (bila diperlukan)  Edukasi perlunya imunisasi (PPI dan nonPPI) Sumber daya manusia  Dokter spesialis anak  Dokter umum  Perawat FASILITAS Ukuran min. Peralatan 36 12 8 12                   ECG Infant & baby paediatric resuscitation Infant & baby paediatric stetoskop Examination lamp Sphygmomanometer Infant & baby weighing/high scale Infant & baby ventilator Thermometer rectal Thermometer axial Reflex hammer Flash light Film viewer Examination table Baby resuscitation set Cold chain Diagnostic set Emergency cart Paediatric trolley g. m2 h. Ruang Rawat jalan  Tunggu  Periksa  Laktasi  Tindakan Jumlah min.

 Rawat Inap  Tindakan  Isolasi  Rawat non infeksi  Rawat infeksi Bayi:  Tindakan  Isolasi  Perawatan  Tumbuh kembang Oxygen set + flowmeter ECG paediatric stetoskop suction pump Examination lamp Sphygmomanometer baby weighing/high scale Thermometer rectal Thermometer axial Reflex hammer Flash light Film viewer Paediatric bed Spatel tounge Lumbal needle punction Baby resuscitation set Diagnostic cart Emergency cart Infusion pump Water seal drainage Patient trolley Transfusion pump Micro hematocrit test Vena suction set Baby incubator Infant warmer Suction pump Baby scale Infant ectal cope Sphygmomanometer Thermometer rectal Thermometer axial Flash light Spatel tounge Foto theraphy UV room sterilizer 1 12 24 60 60 12 12 24 40                                    .

        Baby couch Baby resuscitation set Infusion pump Infusion stand Intubation set for infant Scissor for bandage Baby Examination table Examination lamp .

3. JENIS PELAYANAN  Digestif  Onkonologi / HNB  Urologi  Orthopaedi  Plastik & Rekonstruksi  Anak  Kordiotorasik  Vaskuler b.ruang recovery . Tempat Pelayanan  Ruang Rwat Jalan : . BIDANG PELAYANAN BEDAH a.ruang administrasi  Ruang operasi : .ruang perawat .ruang dokter .ruang tunggu .ruang tindakan .ruang periksa .ruang instrument .ruang persiapan .ruang operasi .

Ruang Rawat jalan FASILITAS Ukuran min.Peralatan ukuran min. m2                      f. 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 anoskopi meja periksa tensi meter alat bedah minor lampu operasi elektrokauter lokal anastesi set meja operasi suction unit alat punch biopsi lampu senter stetoskop resusitasi set autoklaf laringoskop speculum hidung tongue spatel trakeostomi set kacamata pembesar head lamp sigmoidoskopi lampu senter stetoskop anoskopy meja periksa meja instrument set bedah minor unit diagnostic & terapi tensimeter suction autolokaf alat bedah perawatan luka Rawat Inap            Gawat Darurat  trakeostomi set  laringoskopi  endotrachael tube 1 1 1 .e.

     meja operasi lampu operasi suction unit elektro kauter hand lamp Bedah 1 1 1 1 1 1 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->