P. 1
Statistika Ekonomi I - Chapter 1

Statistika Ekonomi I - Chapter 1

|Views: 378|Likes:
Dipublikasikan oleh Rengganis Banitya Rachmat

More info:

Published by: Rengganis Banitya Rachmat on Mar 04, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

STATISTIKA EKONOMI I

Rengganis Banitya Rachmat Rengganis.rachmat@gmail.com Universitas Terbuka Korea 2012

Pengantar Perkuliahan Statistika Ekonomi I
1.
2. 3. 4. 5. 6.

Tutor : Anis Phone : 010-6564-3005 Perkuliahan : Minggu, pkl 13.00 – 15.00 WKS
Prasyarat Referensi : ESPA4112 ( Matematika Ekonomi I). : Budi Purnomo Brodjonegoro. Statistika

Ekonomi I
Penilaian Tutor: • Tugas/Quiz 70% • Partisipasi/Kehadiran

30%

MATERI
1.
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Teknik Penyajian Data Nilai Sentral dan Ukuran Penyimpangan Teori Probabilitas Distribusi Probabilita Normal dan Binomial Teori Cuplikan (Sampling) Estimasi (Pendugaan Statistik) Uji Hipotesis Analisis Varian Angka Indeks

TIMELINE PERKULIAHAN
Modul 1 2 3 4 &5 6 & Quiz 7 8 9 Bahas soal M1 M2 M3 M4 M5 M6 M7 M8 M9

PENGERTIAN DASAR STATISTIK
Tujuan Instruksional Khusus: Setelah mengikuti materi ini, mahasiswa diharapkan mampu:
 

Memahami konsep dasar statistik Memahami kegunaan statistik dalam berbagai bidang

DEFINISI STATISTIK
STATISTIKA : Pengetahuan yang berhubungan dengan cara pengumpulan bahan/keterangan, pengolahan serta penganalisaannya, penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yang beralasan berdasarkan penganalisaan*)

*) SUDJANA (Statistika Untuk Ekonomi Dan Niaga, 1996); RIDUWAN (Dasar-dasar Statistika, 2003); SUHARYADI, Dkk. (Statistika Untuk Ekonomi & Keuangan Modern, 2003)

FUNGSI STATISTIK

Secara umum : Saat ini, alat statistik sangat dibutuhkan karena dapat membantu untuk, 1. Menjabarkan dan memahami suatu hubungan 2. Mengambil keputusan yang lebih baik 3. Menangani perubahan

PERANAN/KEGUNAAN STATISTIK

MANAJEMEN

(1) Penentuan struktur gaji, pesanggon dan tunjangan karyawan (2) Penentuan jumlah persediaan barang (3) Evaluasi produktifitas karyawan (4) evaluasi kinerja perusahaan

AKUNTANSI

(1) Penentuan standar audit barang dan jasa (2) Penentuan depresiasi dan apresiasi barangdan jasa (Analsisis rasio keuangan perusahaan

PERANAN/KEGUNAAN STATISTIK

KEUANGAN

(1) Potensi peluang kenaikan dan penurunan harga saham, suku bunga dan reksa dana (2) Tingkat pengembalian investasi (3)Analisis pertumbuhan laba (4) Analisis risiko usaha

EKONOMI

(1) Analisis pertumbuhan ekonomi, inflasi dan suku bunga (2) Pertumbuhan penduduk dan tingkat pengangguran serta kemiskinan (3) indeks harga konsumen

PERANAN/KEGUNAAN STATISTIK

PEMASARAN

(1) Penelitian dan pengembangan produk (2) Analisis potensi pasar, segementasi pasar dan diskriminasi pasar (3) Ramalan penjualan (4) Efektifitas promosi penjualan

ISTILAH STATISTIK

  

Populasi adalah semua objek yang sedang diamati atau diteliti. Nilai-nilai yang menjelaskan ciri populasi disebut parameter . Sampel adalah himpunan sebagian anggota populasi yang diambil untuk diteliti. Nili-nilai yang menjelaskan ciri sampel disebut statistik. Pengumpulan Data dilakukan dengan cara: (1) Penelusuran literatur, (2) Angket, (3) Wawancara, dan (4) Pengamatan. Penyajian Data dilakukan dengan cara: (1) Tabel dan (2) Diagram . Variabel adalah sebuah notasi atau simbol huruf, misal X,Y, atau Z. Variable dibagi menjadi variabel diskrit (1, 2, 3, ……) dan variabel kontinu (tinggi badan, berat badan, volume)

SYARAT DATA
Data yang di ambil tentu bukan data sembarangan,tetapi data yang memiliki syarat-syarat berikut :  Data harus objektif, artinya data sesuai apa adanya.  Data harus dapat mewakili (representatif).  Data harus mempunyai kesalahan (error) yang kecil.  Data harus tepat waktu.  Data harus ada hubungan nya dengan persoalan yang di pecahkan.

JENIS DATA

Menurut cara perolehannya :
◦ Data primer adalah data yang di dapat langsung dari lapangan atau laboratorium, dikumpulkan, diolah oleh organisasi atau perorangan. ◦ Data sekunder adalah data yang diperoleh suatu organisasi/perorangan dari pihak lain.

Menurut cara sifatnya :
◦ ‡ ata kualitatif adalah data yang tidak terbentuk angka-angka. D ◦ Data kuantitatif adalah data dalam bentuk angka.

Menurut sumbernya : ◦ Data internal adalah data yang menggambarkan keadaan dalam suatu organisasi, ‡
seperti perusahaan, departemen, atau negara.

◦ ‡ ata eksternal adalah data yang menggambarkan sesuatu diluar organisasi atau D negara.

KEGUNAAN STATISTIKA sebagai ALAT

DESKRIPSI

KORELASI

KOMUNIKASI

REGRESI

KOMPARASI

JENIS STATISTIK
STATISTIK DESKRIPTIF
MATERI :
Penyajian Dta Ukuran Pemusatan Ukuran Penyebaran Angka Indeks Deret Berkala dan Peramalan.

1

Metode Statistik yang digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan menjadi sebuah informasi.

STATISTIK INDUKTIF

MATERI:
 Probabilitas dan Teori
Keputusan Metode Sampling Ukuran Penyebaran Teori Pendugaan Pengujian Hipotesis

2

Metode Statistik yang digunakan untuk mengetahui tentang sebuah populasi berdasarkan suatu sampel dengan menganalisis dan menginterprestasikan data menjadi sebuah kesimpulan.

LANDASAN

VARIASI
LANDASAN KERJA STATISTIKA GENERALISASI REDUKSI

DISTRIBUSI FREKUENSI
Tujuan Instruksional Khusus: Setelah mengikuti materi ini, mahasiswa diharapkan mampu:
   

Memahami tujuan distribusi frekuensi Menyusun distribusi frekuensi Membedakan jenis-jenis distribusi frekuensi Mengggambarkan Grafik Distribusi Frekuensi : (a) Histogram (b) Polygon Frekuensi

DISTRIBUSI FREKUENSI
A.Tujuan Guna memperoleh gambaran yang sederhana, jelas dan sistematis mengenai peristiwa-peristiwa yang dinyatakan dalam angka.

Perhatikan dua contoh berikut ini:

DISTRIBUSI FREKUENSI
1. Diperoleh data hasil ujian mata kuliah STATISTIKA untuk 45 orang mahasiswa STMIK-LPKIA:
49
84 71 72 35

92
80 70 63 76

93
91 74 60 63

48
90 92 85 83

76
61 99 83 88

74
70 38 51 73

71
72 95 82 70

81
91 56 65 74

90
97 80 60 66

2. Diperoleh data umur pemakaian 40 buah aki mobil dalam persepuluhan tahun terdekat:
2.2 3.4 2.5 3.3 4.7 4.1 1.6 4.3 3.1 3.8 3.5 3.1 3.4 3.7 3.2 4.5 3.3 3.6 4.4 2.6 3.2 3.8 2.9 3.2 3.9 3.7 3.1 3.3 4.1 3.0 3.0 4.7 3.9 1.9 4.2 2.6 3.7 3.1 3.4 3.5

Berapa mahasiswa yang memperoleh nilai antara 85 dan 94 ? Berapa angka nilai yang diperoleh oleh sebagian besar mahasiswa ? Berapa persen mahasiswa yang memperoleh nilai dibawah 50 ?

Lebih sulit lagi apabila data kasar di atas terdiri dari beribu-ribu angka. Keteranganketerangan akan lebih banyak diperoleh jika data kasar di atas disusun secara berkelompok dalam sebuah daftar yang disebut DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI

DISTRIBUSI FREKUENSI
Pengertian Salah satu bentuk/cara penyajian data kuantitatif dalam bentuk tabel dengan jalan memasukkan inidividu-individu kedalam kelas-kelas tertentu sehingga setiap individu tersebut termasuk kedalam kelaskelas tertentu saja. Contoh:
Nilai 35 45 44 54 Jumlah Mahasiswa 2 3 1,5 2,0 2,5 3,0 3,5 4,0 4,5 Umur 1,9 2,4 2,9 3,4 3,9 4,4 4,9 Frekuensi 2 1 4 15 10 5 3

55
65 75 85 95

-

64
74 84 94 104

6
15 11 10 3

JENIS DISTRIBUSI
Jenis distribusi
1.

Distribusi Frekuensi Numerik (co:Tabel Nilai)

2.
3.

Distribusi Frekuensi Kategori (co: Tabel Umur)
Distribusi Frekuensi Relatif Frekuensi pd kelas yg bersangkutan terhadap frekuensi total.

4.

Distribusi Frekuensi Kumulatif
Frekuensi total yg termasuk di bawah batas atas suatu interval.

ISTILAH DISTRIBUSI FREKUENSI
  

Frekuensi : Banyaknya individu yang terdapat pada kelas interval Class/Kelas : Penggolongan data yang dibatasi dengan nilai terendah dan nilai tertinggi Class Limit/Batas Kelas : Nilai batas dari tiap kelas yang dibagi atas: 1. Stated Class Limit : Nilai-nilai yang tertera di dalam suatu distribusi frekuensi, terdiri dari: 1.1 Lower Class Limit yaitu batas bawah kelas 1.2 Upper Class Limit yaitu batas atas kelas

2. Class Boundaries/True Limits : nilai yang membatasi antara tiap dua
kelas yang berurutan, digunakan untuk menggambarkan grafik suatu distribusi frekuensi, terdiri dari: 2.1 Lower Class Boundary : Batas Bawah Kelas yang sebenarnya 2.2 Upper Class Boundary : Batas atas kelas yang sebenarnya

Class Interval/Panjang Kelas/Lebar Kelas : Merupakan lebar dari sebuah kelas dan dihitung dari perbedaan Class Boundaries atau perbedaan dari dua titik tengah kelas yang berurutan. Nilai Tengah Kelas : bilangan yang tepat berada ditengah antara Lower Class Limit dan Upper Class Limit.

PENYUSUNAN DISTRIBUSI FREKUENSI
1.

2.

Mengelompokkan data mentah menurut urutan besar/kecil Bisa tidak dilaksanakan tergantung banyak-sedikitnya data Untuk mempermudah perhitungan frekuensi Menentukan jumlah kelas Berhubungan erat dengan Interval Kelas, sifat data kasar dan jumlah angka Umumnya jumlah kelas berkisar 5 - 15 kelas Untuk kondisi tertentu, bisa menggunakan rumus STURGES (1926):

k = 1 + 3,3 log n
k = jumlah kelas n = jumlah data
3.

Menentukan besaran RANGE (jarak sebaran data) Dapat menggunakan: data terbesar – data terkecil Atau perbedaan data terkecil yang telah mengalami pembulatan kebawah dan data terbesar yang telah mengalami pembulatan keatas

PENYUSUNAN DISTRIBUSI FREKUENSI
4.

Mencari Interval/Panjang/Lebar Kelas

CI

R k

R = Range
k = Jumlah Kelas

Umumnya, hasil dibulatkan ke atas.

5.

Menentukan Batas Bawah Kelas Pertama
 Bisa menggunakan data terkecil atau data yang lebih kecil dari data terkecil yang dianggap paling praktis perhitungannya  Batas bawah kelas berikutnya = Batas Bawah + CI

6.

Tentukan frekuensi bagi masing-masing kelas, jumlah frekuensi tersebut harus sama dengan jumlah data.

CONTOH SOAL DISTRIBUSI FREKUENSI

Buat tabel distribusi frekuensi

CONTOH SOAL DISTRIBUSI FREKUENSI
1. 2.

Mengelompokkan data mentah menurut urutan besar/kecil Menentukan jumlah kelas n = 80 K = 1 + 3,3 log 80 = 7,28 ≈ 8

3.

Menentukan besaran RANGE (jarak sebaran data) Data terbesar : 96 Data terkecil : 53 Sebaran data : 96 – 53 = 43 Menentukan panjang kelas CI = 43 / 8 = 5,375 ≈ 6

4.

CONTOH SOAL DISTRIBUSI FREKUENSI
5.

Menentukan batas bawah pertama Menggunakan nilai terkecil = 53
No 1 2 3 4 5 6 7 8 Kelas 53 - 58 59 - 64 65 - 70 71 - 76 77 - 82 83 - 88 89 - 94 95 - 100 Frekuensi 3 12 10 24 13 10 5 3

Jumlah Kelas

Panjang Kelas

CONTOH SOAL DISTRIBUSI FREKUENSI
5.

Histogram & Poligon Frekuensi

Histogram & Polygon Frekuensi
30 25 20 15 10 5 0 53 - 58 59 - 64 65 - 70 71 - 76 77 - 82 83 - 88 89 - 94 95 - 100

1

2

3

4

5

6

7

8

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->