Anda di halaman 1dari 2

Kepemimpinan Kurikulum Kepala Sekolah berperan penting dalam kepemimpinan di bidang kurikulum.

Kepemimpinan kurikulum dii sekolah antara lain: 1. Melaksanakan kurikulum nasional dalam hal penguasaan kompetensi, pencapaian hasil dan penentuan indikator; 2. Menggunakan unsur-unsur budaya setempat dalam proses belajar mengajar dengan memadukannya pada mata pelajaran atau berdiri sendiri; 3. Mengembangkan keterampilan mengajar para guru; 4. Memastikan bahwa guru menggunakan metode mengajar untuk memenuhi kebutuhan individual siswa; 5. Memastikan adanya pertemuan berkala para guru untuk merencanakan pengajaran, berbagi pengalaman dan sumberdaya, serta membahas upayapeningkatan metode pengajaran dan penilaian siswa; 6. Mendukung guru untuk menghimpun dan menggunakan data siswa s ebagaifokus pengajaran yang berdasarkan kebutuhan masing-masing siswa; 7. Mengembangkan manajemen perilaku siswa 8. Memantau data prestasi dan kehadiran siswa serta mengembangkan metode untuk mengatasi masalah di bidang tersebut melalui konsultasi dengan orangtua, guru, dan masyarakat; 9. Memanfaatkan anggota masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tertentu yang diperlukan untuk mengajar; 10. Peka terhadap ketimpangan yang disebabkan oleh bias gender, agama,budaya, bahasa, fisik, dan kurikulum; Kepemimpinan di bidang kurikulum juga sangat terkait dengan strategisekolah untuk menentukan bahan -bahan ajar bagi para siswa. Isi kurikulumnasional a k a n m e n j a d i r e l e v a n d a n b e r m a k n a j i k a d i k a i t k a n d e n g a n b u d a y a , lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat setempat.M i s a l n y a , g u r u k e l a s a w a l m e n g a j a r s e b a g a i m a n a membuat Buku Besar(buku yang merupakan hasil kerja guru bersama siswa dalam pembelajaran) y a n g cocok dengan budaya dan kondisi s e t e m p a t . C o n t o h l a i n n y a , g u r u Matematika dapat meminta siswa berkunjung ke kebun sekolah, dan menghitung jumlah jagung, ubi, tanaman tomat, dan sebagainya. Kemudian, ketika merekakembali ke kelas, setiap siswa dapat menulis jumlah benda yang ditemukannyad i kebun sekolah pada selembar kertas. Para s i s w a d a p a t b e l a j a r d a r i lingkungannya. Contoh lain bisa saja berupa jenis tumbuhan, sayuran, stasiuncuaca, dan sebagainya. Tindak Kepemimpinan Kurikulum 1. Mengembangkan Kurikulum Sekolah (KTSP) secara akademik dan partisipatif; 2. M e n g g u n a k a n unsur -unsur budaya setempat dalam pembelajaran d e n g a n memadukannya pada mata pelajara atau berdiri sendiri; 3. M e n g a d a k a n k e g i a t a n -k e gi a t a n a ka d e mi k u n t u k m e n g e m b a n g k a n keterampilan mengajar guru; 4. Memonitor perkembangan keterampilan mengajar guru; 5. M e m a s t i k a n b a h w a g u r u - g u r u t e r l i b a t d a l a m b e r b a g a i k e g i a t a n pengembangan profesi dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran disekolah; 6. Memasukkan kegiatan-kegiatan pengembangan keterampilan mengajar guru dalam rencana kerja sekolah (RKS); 7. M e n g a d a k a n pertemuan berkala dengaan dan antar p a r a g u r u u n t u k merencanakan pembelajaran, berbagi pengalaman dan sumberdaya, sertamembahas upaya peningkatan metode pembelajaran dan penilaian; 8. M e n g a d a k a n k e g i a t a n m e n g k a j i s u m b e r - s u m b e r b e l a j a r y a n g d i g u n a k a n , misalnya buku paket;

9. Membimbing guru untuk menghimpun dan menggunakan data siswa sebagaifokus pengajaran yang berdasarkan kebutuhan masing-masing siswa; 10. M e n g a d a k a n p e r t e m u a n b e r k a l a d e n g a n d a n a n t a r p a r a g u r u u n t u k mengevaluasi proses pembelajaran yang sedang atau telah berlangsung; 11. Mengembangkan manajemen perilaku siswa; 12. Memantau data prestasi dan kehadiran siswa serta mengembangkan caramengatasi masalah tersebut melalui konsultasi dengan orang tua, guru dan masyarakat; 13. M e m a n f a a t k a n a n g g o t a m a s y a r a k a t y a n g m e m i l i k i p e n g e t a h u a n d a n keterampilan untuk menjadi sumber belajar