Anda di halaman 1dari 22

Oleh Kelompok Andri Efendi Djafar Chintia M.

Pusirumang Citra Londa Windi Triana

Pengantar
Air merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Air mempunyai peranan sangat penting karena air merupakan bahan pelarut bagi kebanyakan reaksi dalam tubuh makhluk hidup. Air juga digunakan sebagai medium enzimatis. Air sangat penting bagi tumbuhan. 30% sampai 90% berat tumbuhan tersusun atas air. Tumbuhan menggunakan air pada proses fotosintesis. Mineral-mineral yang diserap oleh akar harus terlarut juga dalam air.

1. Akar

Akar adalah organ tanaman yang aktif menyerap air. Akar terdiri atas akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggang adalah akar primer atau akar embrio yang terus tumbuh membesar dan memanjang. Akar ini menjadi akar utama yang menopang tegaknya tubuh tumbuhan. Akar Serabut (Rambut akar) adalah akar yang tumbuh di sekitar akar tunggang namun ukurannya lebih kecil ari akar tunggang. Akar serabut menyebar ke tanah sekitar tumbuhan. Dengan demikian, akar-akar serabut ini mampu mengumpulkan air dari yang area cukup luas dibandingkan area jangkauan akar tunggang.

Jaringan Penyusun Akar

2. Batang Sel-sel xilem membantu mendukung tegaknya batang tumbuhan. Jaringan sel xilem memiliki sel-sel seperti tabung yang berfungsi untuk menyalurkan air dan mineral keseluruh tubuh tumbuhan. Sel-sel tersebut berdinding tebal sehingga juga dapat berfungsi sebagai penguat. Korteks merupakan jaringan penyimpanan makanan pada tumbuhan. Umumnya tumbuhan menyimpan makan dalam bentuk pati. Epidermis pada batang merupakan pelindung terluar.

3. Daun Daun adalah bagain Teratas dari tumbuhan yang berperan penting dalam proses fotosintesis. Penyerapan air oleh daun dipengaruhi oleh faktorfaktor berikut ini. (1) Struktur dan permeabilitas epidermis dan kutikula. (2) Ada tidaknya trikoma di permukaan daun. (3) Mudah tidaknya permukaan daun itu dibasahi. (4) Defisiensi air di dalam sel - sel parenkim daun.

1. Penyerapan Air Ada 2 mekanisme penyerapan air yaitu penyerapan aktif dan pasif. a. Aktif: aktif osmotik dan aktif non osmotic

Aktif Osmotik

Aktif non Osmotik


Mekanisme respirasi sel akar, sebagai sumber tenaga penggerak penyerapan air

b. Pasif: tarikan transpirasi (penggeraknya transpirasi)


Tenaga penggeraknya: tarikan transpirasi daun

Jalur penyerapan air


Larutan tanah - sel-sel epidermis akar (rambut akar) korteks endodermis xylem akar

Faktor yang mempengaruhi penyerapan


Penyerapan air oleh tumbuhan dipengaruhi oleh faktor dalam dan faktor luar (lingkungan). Faktor dalam meliputi hal - hal sebagai berikut : a. Kecepatan Tranpirasi b. Sistem Perakaran c. Pertumbuhan Pucuk d. Metabolisme

Sedang faktor - faktor luar yang mempengaruhi penyerapan air antara lain sebagai berikut. a. Kesediaan Air Tanah b. Konsentrasi Potensial Osmotik Air Tanah c. Temperatur Tanah d. Aerasi

Selain itu terdapat Faktor sebagai berikut

Faktor lingkungan: ketersediaan air, aerasi, konsentrasi larutan tanah, suhu Faktor tanaman: laju transpirasi tanaman, sistem perakaran, metabolisme

Faktor lingkungan (kandungan air tanah)

Faktor Tanaman

2. Penyerapan Air
Pengangkutan air adalah suatu proses pergerakan air melewati pembuluh xilem dari sistem perakaran ke bagian tajuk tanaman, khususnya Daun. Ada beberapa teori yang dikenal: teori vital, teori tekanan akar, dan teori kekuatan fisika. Teori kekuatan fisika: teori tarikan transpirasi, tekanan kohesi, teori kapiler, teori tekanan atmosfer.

a. Teori vital Air dapat diangkut ke daun karena adanya pompa yang menghisap dan mendorong air naik ke daun. b. Teori tekanan akar Air dari akar dapat diangkut ke daun karena adanya tekanan dari akar Tekanan akar maksimum 2 atm, hanya mampu menaikkan air sampai ketinggian 21 m.

Teori kekuatan fisika (transpirasi dan kohesi)