Anda di halaman 1dari 2

INSTRUMEN PENGKAJIAN KEBUTUHAN SPRIRITUAL PADA DEWASA 1.

Identitas - nama - usia - jenis kelamin - agama - motto hidup - cita-cita 2. Keluhan Utama 3. Pengkajian Spiritual a. Keyakinan dan makna - Arti hidup klien - Sumber arti hidup - Bagian terpenting dalam hidup b. Autoritas dan pembimbing - Sumber kekuatan hidup - Orang yang menolong saat perlu bantuan c. Pengalaman den emosi - Pengalaman spiritual - Konsep sehat dan sakit - Perubahan perasaan dari makna spiritual yang dialami d. Persahabatan dan komunitas - Orang terdekat - Bentuk dukungan orang terdekat - Ekspresi perasaan orang terdekat - Tindakan otang terdekat terhadap keluarga - Menceritakan masalah - Ekspresi kebutuhan kepada orang terdekat - Dukungan yang dirasakan e. Ritual dan ibadah - Kebiasaan ibadah - Partisipasi orang terdekat terhadap ibadah - Frekuensi ibadah - Dampak masalah terhadap ibadah - Situasi yang membutuhkan dukungan spiritual - Kebutuhan spiritual f. Dorongan dan pertumbuhan - Perubahan cara pandang keyakinan - Perubahan ritual ibadah - Cita-cita atau impian g. Panggilan dan konsekuensi - Aktivitas mempengaruhi kebutuhan spiritual : : : : : :

.
INSTRUMEN PENGKAJIAN (REDAKSIONAL) KEBUTUHAN SPRIRITUAL PADA DEWASA 1. Identitas - Maaf Bu, boleh saya tahu nama Ibu siapa? - Usia Ibu berapa ya? - Agama Ibu apa ya?

- Apa yang menjadi motto hidup Ibu? - Waktu kecil cita-cita Ibu apa? 2. Keluhan Utama Apakah saat ini Ibu mempunyai masalah? Apakah Ibu ada keluhan tentang kehidupan beribadah Ibu? 3. Pengkajian Spiritual a. Keyakinan dan makna - Menurut Ibu, arti hidup Ibu seperti apa? - Menurut Ibu, apa yang memberi arti bagi hidup Ibu? Misalnya kejadian, peristiwa atau pengalaman tertentu yang berkesan dan membuat hidup ibu berubah? - Bagi Ibu, apa hal yang paling penting dalam kehidupan Ibu? b. Autoritas dan pembimbing - Apa yang membuat Ibu kuat menghadapi kehidupan? - Ketika Ibu memiliki masalah, Siapa yang biasanya menolong Ibu? c. Pengalaman den emosi - Adakah suatu masalah yang membuat ibu berubah dalam menjalani hidup? Misalnya kejadian atau pengalaman tertentu yang membuat ibu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. - Apa arti suatu masalah bagi ibu? - Menurut ibu orang yang sehat seperti apa? - Menurut ibu orang yang sakit seperti apa? - Apakah masalah yang pernah ibu alami mengubah perasaan atau tingkat emosi? d. Persahabatan dan komunitas - Apakah ibu mempunyai sahabat atau orang terdekat? - Biasanya ketika ibu mempunyai masalah dukungan apa yang mereka berikan, materi (uang) atau psikososial seperti motivasi? - Bagaimana wujud perhatian sahabat kepada ibu? - Bagaimana sikap mereka terhadap keluarga ibu? Apakah sering berkunjung atau memberi dukungan kepada anggota keluarga ibu? - Apakah ibu sering menceritakan masalah yang sedang ibu alami kepada sahabat ibu? - Apakah ibu menunjukkan hal yang sedang ibu butuhkan kepada sahabat ibu ketika ada suatu masalah? - Apa ibu merasakan adanya dukungan yang diberikan sahabat-sahabat ibu ketika ibu ada masalah? e. Ritual dan ibadah - Bagaimana kebiasaan beribadah ibu, baik dalam keluarga maupun masyarakat? - Bagaimana peran anggota keluarga atau sahabat ibu dalam menjalankan kebiasaan beribadah? - Berapa kali ibu mengikuti kajian keagamaan? - Ketika ibu memiliki masalah, apakah masalah tersebut mempengaruhi/mengganggu kebiasaan ibu dalam beribadah? - Dalam keadaan seperti apa ibu membutuhkan dukungan spiritual? - Apakah ibu pernah membutuhkan kegiatan spiritual? f. Dorongan dan pertumbuhan - Apakah ada perubahan tentang pandangan ibu mengenai keyakinan dalam beragama pada saat ini dan masa lalu? - Bagaimana kebiasaan beribadah ibu sekarang dibanding dulu? - Apakah cita ibu impikan dulu sudah tercapai? g. Panggilan dan konsekuensi - Apakah pekerjaan ibu mengganggu ibadah ibu? - Apakah saat ibu sakit, akan menganggu ibadah ibu? - Apakah kondisi tersebut akan meningkatkan atau menurunkan keimanan ibu?