Anda di halaman 1dari 7

ABG TUA Kau tebarkan pesona ke setiap wanita Tanpa kau sadari kau sudah lanjut usia Tingkah

lakumu bagaikan seorang remaja Yang ingin dicinta dan selalu mencinta Ku akui gayamu laksana arjuna Yang mencari mangsa bila kau melihatnya Tingkah lakumu bagaikan seorang remaja Yang ingin dicinta dan selalu mencinta Abg tua tingkahmu semakin gila Kau menjerat semua wanita Wanita yang ada di depan mata Rayuanmu sungguh mempesona Abg tua tingkahmu semakin gila Tak peduli apa yang kau rasa Tak peduli anak bininya di rumah Emang engkau penjahat wanita

Biarlah Aku Mengalah Nike Ardilla Siang Itu Surya Membelai Bumi Kuterima Sebuah Undangan Kubuka Dan Kubaca Sampul Berwarna Merah Ada Namamu Berlinang Air Mata. Kurelakan Melepas Dirimu Walau Sakit Aku Harus Terima Mungkin Sudah Nasib Aku Gadis Yang Malang Ditinggal Kekasih Kini Sendiri Lagi Kuharap Kau Bahagai Dengan Gadis Pilihan Orangtua Mu Biarlah Ku Mengalah

Demi Keutuhan Engkau Dengan Dia Walau Hati Ini Luka Sendiri Lagisendiri Lagi Tanpa Dirimu Disisiku Sendiri Lagisendiri Lagi Kucoba Untuk Melupakanmu Sudah Suratan Harus Begini Oh Tuhan Tabahkanlah Hati Ini

Aku bukan bang toyib - by: Wali Band kau bilang padaku, kau ingin bertemu ku bilang padamu oh ya nanti dulu aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang untuk membeli beras dan sebongkah berlian [reff:] sayang, aku bukanlah bang toyib yang tak pulang-pulang yang tak pasti kapan dia datang sabar sayang, sabarlah sebentar aku pasti pulang karna aku bukan aku bukan bang toyib sudah tunggu saja diriku di rumah jangan marah-marah, duduk yang manis ya aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang untuk membeli beras dan sebongkah berlian ulang [reff] sayang, aku bukanlah bang toyib uhh yang tak pulang-pulang yang tak pasti kapan dia datang sabar sayang, sabarlah sebentar aku pasti pulang karna aku bukan aku bukan aku bukan aku bukan bang toyib

Bintang Kehidupan Nike ardilla Jenuh aku mendengar Manisnya kata cinta Lebih baik sendiri Bukannya sekali Ingin ku mencoba Namun ku gagal lagi Mungkin nasib ini suratan tanganku Harus tabah menjalani Jauh sudah langkahku Menyusuri hidupku Yang penuh tanda tanya Kadang hati bimbang Menentukan sikapku Tiada tempat mengadu Hanya iman di dada Yang membuatku mampu Selalu tabah menjalani Reff: Malam-malam aku sendiri Tanpa cintamu lagi Hanya satu keyakinanku Bintang kan bersinar menerpa hidupku Bahagia kan datang Back to Reff Jenuh aku mendengar Manisnya kata cinta Lebih baik sendiri

Lirik Lagu Caca Handika Angka Satu Lyrics Masak- masak sendiri Makan- makan sendiri Cuci baju sendiri, Tidurku sendiri Cinta aku tak punya Kekasih pun tiada

Semuanya telah pergi Tak tau kemana Hidup serasa kaku bagaikan angka satu Meranalah kini merana Masak- masak sendiri Makan- makan sendiri Cuci baju sendiri, Tidurku sendiri Aduh- duh duh duh Oo Ingin rasanya diriku Bercinta seperti dulu Tapi ku takut gagal lagi Aduh duh duh duh Oo Kemana harus kemana Diriku membuang sepi Yang selalu menyiksa diri Atau kurelakan begini

CAPING GUNUNG
Dhek jaman berjuang Njur kelingan anak lanang Biyen tak openi Ning saiki ana ngendi Jarene wis menang Keturutan sing digadang Biyen ninggal janji Ning saiki apa lali Ning gunung Tak cadongi sega jagung Yen mendung Tak silihi caping gunung Syukur bisa nyawang Gunung desa dadi reja Dene ora ilang Gone padha lara lapa Ketika masa perjuangan Ku teringat putraku

Dulu aku rawat Namun sekarang entah di mana Katanya sudah merdeka Terpenuhi apa yang diinginkan Dulu dia berjanji Namun sekarang apakah lupa Di gunung Kubekali nasi jagung Kalau mendung Kupijami caping gunung Syukurlah jika dia bisa melihat Kini gunung desa makin ramai Hingga takkan hilang Kenangan dulu ketika susah

CINDAI Siti Nurhalizah Cindailah mana tidak berkias Jalinnya lalu rentah beribu Bagailah mana hendak berhias Cerminku retak seribu Mendendam unggas liar di hutan Jalan yang tinggal jangan berliku Tilamku emas cadarnya intan Berbantal lengan tidurku Hias cempaka kenanga tepian Mekarnya kuntum nak idam kumbang Puas ku jaga si bunga impian Gugurnya sebelum berkembang Hendaklah hendak hendak ku rasa Puncaknya gunung hendak ditawan Tidaklah tidak tidak ku daya Tingginya tidak terlawan Janganlah jangan jangan ku hiba Derita hati jangan dikenang Bukanlah bukan bukan ku pinta Merajuk bukan berpanjangan Akar beringin tidak berbatas Cuma bersilang paut di tepi

Bidukku lilin layarnya kertas Seberang laut berapi Gurindam lagu bergema takbir Tiung bernyanyi pohonan jati Bertanam tebu di pinggir bibir Rebung berduri di hati Laman memutih pawana menerpa Langit membiru awan bertali Bukan dirintih pada siapa Menunggu sinarkan kembali

CUMA KAMU

cuma kamu sayangku di dunia ini cuma kamu cintaku di dunia ini tanpa kamu hampa ku rasa dunia ini tanpa kamu sunyi ku rasa dunia ini *courtesy of LirikLaguIndonesia.net cuma kamu sayangku di dunia ini cuma kamu cintaku di dunia ini tiada kalimat dapat melukiskan betapa sayangku kepada dirimu tiada ibarat sebagai ungkapan betapa cintaku kepada dirimu dapatkah kau rasakan dari belai tanganku dapatkah kau rasakan dari tatap mataku cuma kamu sayangku di dunia ini cuma kamu cintaku di dunia ini tanpa kamu hampa ku rasa dunia ini tanpa kamu sunyi ku rasa dunia ini cuma kamu sayangku di dunia ini cuma kamu cintaku di dunia ini