Anda di halaman 1dari 1

Homework of POLITICAL DEVELOPMENT AND DEMOCRATIZATION STUDIES by Nur Aida Mardhatila (Ilmu Politik Kelas PPSD Senin, 1006692436)

Mengapa rumusan kebebasan yang diusung F.D. Roosevelt terdiri dari empat rumusan (Four Freedom), yaitu freedom of speech and expression, freedom of religion/worship, freedom from fear, dan freedom from want ? Latar belakang munculnya rumusan kebebasan yang diusung Franklin Delano Roosevelt tidak lepas dari peristiwa konflik dunia saat itu. Bermula dari semangat meraih kemajuan abad pencerahan, negara-negara Barat berusaha melakukan ekspansi ke berbagai wilayah. Cara yang dilakukan pun beragam. Mulai penaklukan secara damai hingga perang besar. Konflik besar dunia dimulai dengan munculnya Perang Dunia I yang dimulai setelah Pangeran Franz Ferdinand (Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip, di Sarajevo. Akibatnya negara-negara pun terpecah menjadi dua kelompok. Di satu sisi terdapat kekuatan Sekutu (Berlgia, Inggris, Perancis, Yunani, Italia, Jepang, Rumania, Rusia, Amerika Serikat) dan di sisi lain terdapat kekuatan Poros (Austria, Bulgaria, Jerman). Hasil dari Perang Dunia I adalah kemenangan atas kekuatan Sekutu dan menimbulkan korban jiwa, kelaparan, kemiskinan, dan berbagai kesengsaraan masyarakat lainnya. Kekalahan atas Sekutu ini menyebabkan Jerman berusaha bangkit dari keterpurukan. Muncullah sosok Adolf Hitler yang mengumandangkan semangat kehebatan ras Aria dibandingkan ras lain di dunia. Ia menetapkan kebijakan represif atas kaum Yahudi yang dianggap sebagai musuh besar orang Jerman. Penindasan dan berbagai kejahatan kemanusiaan pun terjadi di berbagai belahan dunia, terutama Jerman dengan Nazi-nya. Selain itu sejak berakhirnya Perang Dunia I, dunia mengalami depresi hebat, tidak terkecuali Amerika Serikat. Rakyat hidup dalam kemiskinan, kelaparan, pengangguran, dan berbagai keterbelakangan lainnya. Para tokoh dunia pun berusaha mencari kunci menyelesaikan berbagai masalah tersebut. Konsep utama yang muncul adalah perlunya penegakan HAM. Salah satunya rumusan Four Freedom yang disampaikan Franklin Delano Roosevelt, Presiden Amerika Serikat saat itu, dalam State of Union Address, 6 Januari 1941. Keempat rumusan tersebut antara lain: 1. Freedom of Speech Kebebasan untuk mengemukakan pendapat, baik pendapat itu pro ataupun kontra terhadap pemerintah. Hal ini dikemukakan karena banyak negara yang menerapkan sistem otoriter dan represif kepada rakyatnya sehingga muncul penindasan dan berbagai pelanggaran HAM. 2. Freedom of Worship Kebebasan untuk beribadah, kebebasan untuk memilih agamanya masing-masing ataupun bahkan kebebasan untuk berpindah agama. Hal ini dikemukakan karena pada masa itu segala hal yang berbau agama (gereja) sangat tabu dibicarakan. Masyarakat Barat masih trauma dengan dogmatis yang diterapkan pada abad kegelapan. Sehingga, penindasan terjadi pada mereka yang dianggap religius, termasuk penganut agama lain. Padahal keputusan beragama dan menganut keyakinan tertentu merupakan hak setiap manusia. 3. Freedom for Fear Kemerdekaan dari rasa takut, kemerdekaan dari eksploitasi dan penindasan. Hal ini disebabkan masih banyak negara, terutama kawasan Asia-Afrika yang hidup dalam kondisi terjajah. Menurut Roosevelt, penjajahan merupakan salah satu bentuk pelanggaran HAM berat yang harus dihilangkan. 4. Freedom for Want Kemerdekaan dari kekurangan, dari kemelaratan, sandang pangan papan terpenuhi, pendidikan bagi anak-anak sehingga tidak ada anak yang tertinggal, tidak ada anak gadis yang 'dijual' menjadi pelacur hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Hal ini dikemukakan sebab pada masa Perang Dunia, yang paling banyak menjadi korban adalah anakanak dan wanita. Pada dasarnya semua manusia sama dan berhak hidup atas kehendaknya sendiri. Oleh karena itu, rumusan ini menjadi salah satu konsep Four Freedom Roosevelt.