Anda di halaman 1dari 1

Klasifikasi Gagal Jantung secara umuma) Gagal jantung AkutGagal jantung akut didefinisikan sebagai serangan cepat dari

gejalaatau tanda akibat fungsi jantung yang abnormal. Dapat terjadi dengan atautanpa adanya sakit jantung sebelumnya. Disfungsi jantung bisa berupadisfungsi sistolik atau disfungsi diastolik, keadaan irama jantung yangabnormal atau ketidakseimbangan dari pre-load atau after-load, seringkalimemerlukan pengobatan segera. Gagal jantung akut dapat berupa seranganbaru tanpa ada kelainan jantung sebelumnya atau dekompensasi akut darigagal jantung kronis. (Cokat, 2008)Pada gagal jantung akut ini dapat pula diklasifikasikan lagi baik dari gejala klinis dan foto thorax (Killip), klinis dan karakteristik hemodinamik (Forrester) atau berdasarkan sirkulasi perifer dan auskultasiparu. Dapat pula dibagi berdasarkan dominasi gagal jantung kanan ataukiri yaitu Forward (kiri dan kanan (AHF), Left heart backward failure(yang dominan gagal jantung kiri), dan Right heart backward failure(berhubungan dengan disfungsi paru dan jantung sebelah kanan). (Cokat,2008) Gagal jantung kronik

Gagal jantung kronik didefinisikan sebagai sindrom klinik yangkomplek yang disertai keluhan gagal jantung berupa sesak, fatik, baik dalam keadaan istirahat atau latihan, edema dan tanda objektif adanyadisfungsi jantung dalam keadaan istirahat. (Cokat, 2008)II.6. PenangananMenurut Mansjoer (2001) prinsip penatalaksanaan Congestive HeartFailure adalah:a. Meningkatkan Oksigenasi dengan pemberian Oksigen dan menurunkankonsumsi O2 melalui istirahat / pembatasan aktivitas.b. Memperbaiki kontraktilitas otot jantung1) Mengatasi keadaan reversibel termasuk tirotoksikosis, miksedema danaritmia.2) Digitalisasi, digoksin, condilamid.c. Menurunkan beban jantung1) Menurunkan beban awal dengan:a) Diit rendah garamb) furosemid ditambah kaliumc) Vasodilator: menghambat Angiotensin-converting enzyme (ACE),Isosorbid dinitrat (ISDN), nitrogliserin, nitroprusid2) Menurunkan beban akhir dengan dilator arteriol.(Masdanang, 2008)