Anda di halaman 1dari 20

Teori-teori Tentang Fertilitas

  • 1. Teori Penduduk Modern

    • a. Pandangan Merkantilisme

Dicetuskan oleh machiavelly dan bodin idenya antara lain :

  • - Kekuasaan dan kesejahteraan Negara, terutama akumulasi uang dan logam mulia dipandang sebagai sasaran utama kebijaksanaan nasional

  • - Pertumbuhan penduduk sangat penting, kebijaksanaan ditujukan untuk merangsang pertumbuhan penduduk, memasang perkawinan dan pembantukan keluarga besar, meingkatkan kesehatan masyarakat, mencegah arus emigrasi, dan meningkatkan imigrasi terutama pekerja yang memiliki keterampilan tertentu.

  • - Jumlah penduduk yang banyak sebagai element penting dalam kekuatan negara.

    • b. Aliran Fisiokrat

Menurut Glide dan Rist konsep aliran fisiokrat yang fundamental adalah

  • - Tatanan alamiah yaitu tanah dalam produksi merupakan aspek ekonomi yang menonjol

  • - Pertumbuhan Produksi pertanian dapat menunjang pertambahan jumlah penduduk.

    • c. Teori Aritmatik Politis

Dicetuskan oleh graut dan petty teori ini menitik beratkan pada “betapa pentingnya jumlah penduduk sebagai modal manusia”. Tenaga kerja disebutnya sebagai bapak yang merupakan prinsip aktif dari kesejahteraan dan tanah disebutnya sebagai ibu. Petty dianggap sebagai orang pertamanya yang mengembangkan pembagian penduduk dan ekonomi dalam tahap kegiatan primer, sekunder dan tersier.

  • a. Teori Maltus (1766 1834)

Essay maltus yang pertama :

  • - Makanan merupakan unsur penting bagi kehidupan manusia

  • - Nafsu manusia tidak dapat dibendung dan ditahan, akibatnya pertambahan penduduk jauh lebih pesat daripada pertumbuhan makanan. Penduduk bertambah menurut deret ukur sedangkan makanan bertambah menurut deret hitung.

Selanjutnya maltus mengakui bahwa penduduk bertambah tidak terlalu cepat karena:

  • - Adanya rintangan yang diderita mansuia berupa kejahatan dan kesengsaraan

  • - Adanya tendensi/teknolgi melipatgandakan bahan makanan

  • - Adanya faktor pencegah yang mengurangi ketimpangan antara jumlah.

Penduduk dan persediaan bahan makanan berupa positive cheks dan preventive cheks. Pokok pikiran maltus berikutnya adalah :

  • - kontrasepsi tidak akan dapat menjadi preventive cheks yang efektif

  • - tiap usaha untuk menurunkan tingkat kelahiran adalah positive cheks, kecuali penundaan usia perkawinan.

    • b. Teori Transisi

Dikemukakan oleh blacker (1948)

Pada dasarnya teori ini menguraikan tentang perubahan dari satu stasioner ke stasioner yang lain. Tahap transisi terjadi apabila mortalitas turun disusul dengan turunnya tingkat kelahiran, sesudah transisi tingkat kematian dan kelahiran akan sama lagi. Blacker mengemukakan 5 tahap ke 2 dan 3 adalah tahap yang bersifat transisi.

No

Tahap

Tingkat

Tingkat

Pertambahan

Contoh

Kelahiran

Kematian

Alami

 
  • 1 Stasioner

Tinggi

Tinggi

Nol/sangat rendah

Eropa Pada

abad ke

14

 
  • 2 Awal

Tinggi

Lambat

lambat

India sebelum PD II

perkembangan

menurun

 
  • 3 Akhir

Menurun

Menurun lebih

Cepat

Eropa selatan

dan

perkembangan

cepat dari pada tingkat kelahiran

timur sebelum PD II

 
  • 4 Stasioner

Rendah

Rendah

Sangat rendah

Australia, selandia

rendah

baru, amerika serikat pada tahun 1930-an

 
  • 5 Menurun

Rendah

Lebih

tinggi

Negatif

Perancis sebelum PD

dari

pada

II jerman timur dan

tingkat

barat tahun 1975

kelahiran

  • c. Teori Neo Maltusian

Kelahiran seorang bayi kedunia sebagai suatu tekanan terhadap lingkungan, setiap bayi yang lahir memerlukan ruang, air, makanan, pakaian, transportasi, pendidikan, perawatan kesehatan, dan pekerjaan setelah ia dewasa. Semakin banyak bai yang dilahirkan semakin besar tekanan terhadap lingkungan dan pembangunan.

  • d. Teori J.B Canning

Tanah merupakan ajang yang efektif dibanding pertambahan penduduk, hasil pengeksplotasian tanah tergantung pada 4 variable yaitu :

- Kemajuan teknologi - Penemuan sintetris bahan makanan

  • - Jumlah penduduk

  • - Luas tanah

Tapi ia lebih fokus pada kemajuan teknologi dan penemuan sintetris bahan makanan.

  • e. Teori Arsene Damont

“Kapilaritas Sosial”

Ia mengumapakan individu bagai minyak dalam sumbu, ingin mencapai tingkat yang tertinggi. Angka kelahiran akan turun pada saat orang berlomba-lomba untuk mencapai kemakmuran.

Arsene Dumont sependapat dengan maltus bahwa over population akan terjadi akan tetapi terhambat kebebasan individu yang semakin besar.

  • f. Teori Nassau William Senior

Cita-cita untuk memperbaiki keluarga sama kuatnya dengan keinginan untuk menurunkan tingkat keturunan. Akibatnya dalam suasana kehidupan yang normal, pertambahan penduduk tidak mungkin lebih tinggi dari bahan kehidupan yang ada.

  • g. Teori H. Leibenstein

Kelahiran akan dipertimbangkan atas dasar perbandingan antara benefit and cost dari segi benefit anak merupakan consumtion goods, production goods., dan nource of security. Sementara biaya yang harus dikeluarkan dengan adanya anak adalah berupa biaya langsung dan biaya tidak langsung.

  • h. Teori edwin Cannan dan franz Oppenheimer

Kedua tokoh ini membantah teori maltus mereka berpendapat :

Pengaruh kemunduran akan kenaikan dapat dilenyapkan seiring kemajuan teknik pertanian dan perindustrian.

Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan perbaikan teknik pertanian dan

perindustrian yang akan mempertinggi produktivitas. Edwin mengakui bahwa suatu waktu manusia akan mengalami berlakunya “point of maximum return”. Hanya saja waktu itu dapat diperpanjang.

Franz Oppenheimer mendukung Pernyataan Edwin bahawa :

  • - akan kenaikan hasil dapat dikurangi oleh perbaikan teknik dalam pertanian.

  • - Pertambahan penduduk dapat memperbaiki teknik pertanian

  • - Pada masa yang laa perimbangan akan pertambahan penduduk dan perbekalan hidup akan tertanggu

i. Teori Alexander, Morriscar dan Sauders

“economically desirable number”

Orang selalu berusaha mencapai jumlah optimum

Sejumlah itulah yang diperhitungan terhadap lingkungan alam.

j. John Stuart Mill

Ia menerima teori maltus mengenai laju pertumbuhan penduduk melampaui laju pertumbuhan makanan tetapi :

  • - Pada situasi tertentu manusia dapat mempengaruhi perilaku Demo grafisnya

  • - Apabila produktivitas seseorang tinggi ia cenderung ingin mempunyai keluarga yang kecil.

k. Durkheim

Pada suatu wilayah dimana angka kepadatan penduduknya tinggi akibat dari tingginya laju pertumbuhan penduduk, akan timbul persaingan sempurna. Dalam memenangkan persaingan setiap orang berusaha untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilan serta megambil spesialisasi tertentu.

  • a. Raymond S. Pearl

Ia mengemukakan teori universal tentang pertumbuhan penduduk yang didasarkan atas dugaan atau asumsi biologi dan geografi. Tiap penduduk mula-mula mengalami pertambahan atau kenaikan jumlah sangat lambat, yang makin lama makin cepat mencapai titik tengah daur, dan kemduaian makin berkurang pertambahannya hingga mencapai akhir daur pertumbuhan. Daur tersebut mengikuti kurva normal atau kurva logistik.

  • b. Ginni

Dikemukakan oleh Corrado Ginni, pertumbuhan penduduk oleh ginni dilihat dari sudut pendangan statistik biologi, dan ia percaya bahwa tendensi reproduksi. Penduduk mengikuti kurva parabola matematik. Penduduk mengalami tingkat muda pada permulaan dengan pertumbuhan cepat kemudian mencapai kedewasaan, menjadi tua, dan menurun jumlahnya. Karena faktor kelelahan Reproduksi.

  • c. Thomas Doudleday

Ia menghubungkan pertumbuhan penduduk dengan makanan. Pertumbuhan penduduk akan tinggi jika masyarakat kurang makan. Pada masyarakat yang makanan penduduknya melimpah, terjadi penurunan pertumbuhan penduduk.

  • d. Herbert Sepncer

Dasar Teorinya adalah perbandingan energi yang digunakan untuk kegiatan peroduksi dengan energi yang digunakan untuk bereproduksi. Ia berpendapat over population pasti terjadi, tetapi dapat ditahan dengan menggunakan energi otak.

  • e. Pitrin A. Sorokin, O. Spencer, dan O.E. Baker

Mereka berpendapat bahwa pengaruh budaya terhadap unsur biologis akan menyebabkan terjadinya penurunan pertumbuhan penduduk.

B. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fertilitas

Proses reproduksi mencakup tiga hal yaitu :

A.

  • 1. Hubungan kelamin

  • 2. konsepsi

  • 3. Kehamilan dan kelahiran

Hal-hal yang terjadi diluar seperti lingkungan, budaya, dan lain-lain tidak berpengaruh secara langsung terhadap fertilitas, melainkan melalui variabel-variabel antara. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut :

  • 1. Faktor yang mempengaruhi kemungkinan hubungan seks (variabel hubungan seks) a. Meliputi dimulai dan diakhirnya hubungan seks (ikatan seksual) dalam usia reproduksi. Usia memulai hbungan seks ( usia kawin pertama). Semakin banyak usia kawin pertama dalam usia muda maka fertilitasnya positif tetapi sering dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang mempengaruhi konsepsi dan kehamilan. Meskipun misalnya senggama dapat dimulai pada usia muda kehamilan dan kelahiran dapat dicegah. Pada masyarakat pra industri umur kawin pada umumnya muda, dan nilai fertilitas pada variabel ini biasanya positif, sedangkan pada variabel lainnya nilai fertilitas sering negatif. Hal ini dikarenakan pada masyarakat pra industri angka mortalitasnya tinggi dari tahun ke tahun dan di ancam oleh mingkatnya angka motralitas secara tiba-tiba sehingga dengan kawin muda diharapkan nilai fertilitas akan meningkat guna mengimbangi jumlah penduduk yang mengalami kamatian. Selibat permanen Selibat permanen adalah proporsi wanita yang tidak pernah mengadakan hubungan seks. Selibat permanen dan kawin tua dapat memberi hasil minus pada fertilitas dengan cara harus ada pertarakan diluar perkawinan atau alat-alat yang mencegah kelahiran bayi bila diadakan hubungan kelamin. Namun selibat permanen pengaruhnya yang negatif

terhadap fertilitas tidak seberapa karena jarang ditemukan sejumlah penduduk yang lebih dari 20% wanitanya melewatkan masa reproduksinya tanpa pernah kawin sekalipun.

Perpisahan pada usia Reproduksi

Bila ikatan perkawinan putus karena perceraian, perpisahan ditinggal suami, atau karena suami meninggal dunia, dan wanitanya tidak menikah lagi maka nilai fertilitas negatif, tetapi jika menikah lagi nilai fertilitasnya positif, walaupun mereka telah kehilangan sedikit kesempatan untuk mengadakan hubungan kelamin.

b. Meliputi kemungkinan hubungan seks selama dalam ikatan seksual

Abstinensi dengan sengaja atau sukarela

Abstinensi sukarela atau sengaja yang berupa larangan atau pantangan berhubungan seks meliputi 5 macam yaitu :

  • 1. sehabis melahirkan (postfartum)

  • 2. berhenti seterusnya (terminan)

  • 3. berhenti berkala

  • 4. dalam keadaan mengandung

  • 5. dan selama masa haid

Namun absitensi sukarela atau abstinensi sengaja tersebut kecil pengaruhnya terhadap fertilitas, karena adanya pengaruh dari kebudayaan.

Absinensi terpaksa

Absinensi terpaksa dapat terjadi karena impotensi, sakit dan perpisahan yang tak terelakkan tetapi hanya bersifat sementara misalnya suami bekerja diluar daerah, pada variabel ini mempunyai pengaruh yang rendah terhadap fertilitas.

Frekuensi Hubungan Kelamin

Variabel ini kecil pegaruhnya terhadap nilai fertilitas karena meskipun orang sendiri dapat mengaturnya namun kenyataannya hal ini sangat pribadi dan sangat tergantung pada kemampuan fisik untuk diatur oleh segi kebudayaan.

  • 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemungkinan konsepsi (variabel konsepsi) Kesuburan dan kemandulan biologis (fekunditas dan infekunditas)

Kesuburan yaitu kemampuan seorang laki-laki maupun perempuan yang telah melakukan hbungan kelamin untuk mempunyai anak keturunan. Sedangkan kemandulan adalah kemampuan seorang laki-laki maupun perempuan untuk mempunyai anak secara biologis.

Kemandulan yang tidak disengaja bisa terjadi karena usia, kelaparan hebat, penyakit kelamin, amennorhea (periode tidak haid) setelah melahirkan yang disusul dengan periode menyusui yang panjang.

Digunakan atau tidaknya kontrasepsi yang meliputi

Cara kimia dan mekanis tabel dibawah ini :

Cara Mekanis

Jenis kelamin Cara kerja alat

Kondom Pria Mencegah masuknya sperma

Diafragma Wanita Mencegah masuknya sperma

Penyemprotan Wanita Mencegah masuknya sperma

Spermasida Wanita Mencegah masuknya sperma

IUD Wanita Mencegah permasukan secara perlahan-lahan

Cara Kimia

Pil Wanita Mencegah ovulasi

Suntikan Wanita Mencegah ovulasi

Cara-cara Alami

Senggama Pria Mencegah masuknya sperma

Terputus

Pantang berkala Pria & wanita Pantang senggama selama periode ovulasi

  • 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi gestasi dan kelairan dengan selamat (variael gestasi)

    • - Mortalitas janin yang tidak disengaja meliputi aborsi spontan yang disebut kesuburan, dan lahir mati

    • - Motalitas janin yang disengaja meliputi penggunaan baik pengguguran yang tidak resmi maupun karena penyakit yang mengharuskan diadakan pengguguran.

Teori Nassau william senior menyatakan cita-cita untuk memperbaiki keluarga sama kuatnya dengan keinginan untuk menurunkan tingkat keturunan, akibatnya dalam suasana kehidupan normal, pertambahan penduduk tidak mungkin lebih tinggi dari bahan kehidupan yang ada.

Teori ini menjelaskan bahwa kesejahteraan keluarga berbanding terbalik dengan fertilitas, artinya ketika seseorang ingin sejahtera ia harus mengurangi fertilitasnya sehingga tidak terjadi kekurangan makanan.

Hipotesis

Keluarga yang tingkat kesejahteraannnya tinggi maka fertilitasnya akan rendah.

Untuk mengukurnya digunakan :

No

Variabel Bentuk / Kondisi

Fertilitas

Rumah

0 2

2 4

> 4

1

Tidak permanent

     

2

Semi permanent

     

3

Permanent

     

No

Variabel Pekerjaan

Fertilitas

 

0

2

  • 2 > 4

4

 

1

Pegawai

     

2

Pengusaha

     

3

Petani / Nelayan

     

No

Variabel

Kepemilikan

Fertilitas

 

Tanah

0

2

  • 2 > 4

4

 

1

Tidak punya tanah

     

2

Punya tanah sempit

     

3

Punya tanah luas

     

Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah Rumah Tangga (RT) terutama para Ibu Rumah Tangganya.

  • A. Teori Tentang Mortalitas

MORTALITAS

Teori Caldwell menyatakan bahwa pendidikan memberi wanita kekuasaan dan kepercayaan diri untuk mengambil keputusan atas tanggung jawab wanita itu sendiri.

  • B. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mortalitas

1.

Pendidikan

Terdapat hubungan negatif antara tingkat pendidikan ibu dan kematian anak, tetapi tinggi rendahnya pendidikan yang dibutuhkan untuk menurunkan mortalitas secara berarti berbeda- beda dari satu budaya ke budaya lain.

Pendidikan memberi kepercayaan diri kepada wanita untuk mengambil keputusan atas tanggung jawab wanita itu sendiri. Dalam hal ini ada 3 faktor yaitu :

Berkurangnya fatalisme dalam menghadapi kesehatan buruk yang menimpa anak

Kesanggupan yang lebih besar untuk menguasai dunia dalam mengetahui adanya fasilitas

kesehatan. Perubahan perimbangan tradisional dalam hubungan keluarga yang mengalihkan titik berat kekuasaan dari sesepuh kepada anak.

Analalisis khusus mengelompokkan ibu-ibu yang bisa baca tulis , serta yang mengikuti sekolah baik formal maupun non formal terdapat angka kematian yang berbeda.

  • 1. Pendapatan

Pendapatan sangat penting dalam kaitannya dengan membayar pengeluaran untuk kesehatan faktor pendapatan atau ekonomi, pendidikan, pekerjaan dan kondisi rumah saling berhubungan dalam mempengaruhi kematian bayi/anak.

Apabila salah satu indikator sosial ekonomi dihubungkan dengan tingkat kematian bayi dan anak, ternyata terdapat hubungan yang negatif.

  • 1. Kesehatan

Kesehatan berhubungan negatif terhadap angka kematian bayi, salah satu upaya yang terus dilakukan adalah pembangunan kesehatan. Indikator yang digunakan untuk menggambarkan pembangunan dan fasilitas kesehatan adalah rasio tenaga medis dan para medis, terhadap jumlah penduduk.

  • 1. Faktor Demografi

Yang dipilih adalah tingkat kelahiran, yaitu tingkat fertilitas total (TFR). Apabila tertilitasnya rendah maka mortalitasnya juga akan rendah. Hubungan posifit antara mortalitas bayi dan fertilitas ini timbal balik, keberhasilan menurunkan salah satu faktor diantaranya akan mengakibatkan penurunan variabel lain.

Teori “Pendidikan memberi wanita kekuasaan dan kepercayaan diri untuk mengambil keputusan atas tanggung jawab wanita itu sendiri”.

Hipotesis “ wanita yang pendidikannya rendah akan memiliki mortalitas yang tinggi, demikian sebaliknya apabila pendidikannya tinggi maka mortalitasnya akan rendah.

Untuk hubungan antara dua variabel tersebut digunakan indikator sebagai berikut :

Baca Tulis

Mortalitas

Bisa baca tulis

 

Tidak bisa baca tulis

Jenjang Pendidikan

Mortalitas

SD

 

SLTP

SMA

Perguruan Tinggi

Pada Hal ini sampel penelitiannya adalah ibu rumah tangga yang mempunyai anak yang telah meninggal.

  • A. Teori Tentang Mobilitas

MOBILITAS

Teori todaro “Migrasi berlangsung sebagai akibat dari perbedaan desa – kota yang lebih, mengenai penghasilan yang diharapkan dari pada penghasilan aktual.

  • B. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mobilitas.

    • 1. Keadaan Ekonomi

Penduduk bermigrasi dari wilyah yang begitu miskin ke daerah yang lebih kaya, ciri ini begitu umum, sehingga Ravenstein (1885) dan dian Lee (1969) hal tersebut dinyatakan sebagai hukum migrasi.

1.

Jarak

Jarak yang deitempuh oleh pendapat dalam rangka memenuhi kebutuhannya menyebabkan terjadinya imigrasi jarak yang jauh antara daerah tujuan ekonomi dengan tempat tinggal menyebabkan terjadinya migrasi.

  • 1. Alasan Sosial

Migrasi juga sering terjadi karena alsan sosial contohnya saja karena ingin bergabung dengan teman atau anggota keluarga.

  • 1. Daya tarik Kota

Penduduk beranggapan bahwa kota-kota besar lebih menarik dijaikan tempat tinggal daripada kota kecil karena semua fasilitas berpusat dikota.

  • 1. Perbedaan ciri Migran

Penduduk bermigrasi sering karena perbedaan ciri-ciri khas, ciri-ciri tersebut terutama adalah jenis kelamin, umur, pendidikan, dan keterampilan.

Contohnya :

Penduduk yang memilik keahlian terentu didaerah asal sangat dibutuhkan didaerah tujuan, maka kepergian mereka merubah struktur sosial dan demografi dari kelompok asalnya maupun daerah tujuan.

Teori Todaro

“Migrasi berlangsung sebagai akibat perbedaan desa kota yang lebih mengenai pengahsilan yang diharapkan daripada penghasilan aktual.”.

Hipotesis

Seorang yang memiliki penghasilan rendah didaerah asal cenderung melakukan migrasi guna mendapatkan pengasilan seperti yang diharapkan.

Untuk mengukur hubungan antara kedua variabel tersebut dapat menggunakan indikator sebagai berikut :

Jenis Pekerjaan

Mobilitas

   

Pegawai

 

Pengusaha

 

Petani

 

Pedagang

 

Kondisi Rumah

Mobilitas

 

Tidak permanen

 

Semi permanen

 

Permanen

 

Keterampilan

Mobilitas

Tidak punya keterampilan khusus

   

Punya keterampilan khusus

 

Kepemilikan Tanah

Mobilitas

 

Tidak punya tanah

 

Punya tanah sempit

 

Punya tanah luas

 

Sampai yang diperlukan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang melakukan migrasi baik internal maupun internasional, baik didaerah asal maupun didaerah tujuan.

Like this:

1.

Untuk mengukur hubungan antara kedua variabel tersebut dapat menggunakan indikator sebagai berikut : Jenis Pekerjaan MobilitasSuka Be the first to like this post. from → Mangkutak ← Makalah Suku Tengger DASAR PENGERTIAN PARIWISATA → 5 Komentar leave one → 1. " id="pdf-obj-14-98" src="pdf-obj-14-98.jpg">

tri wulan rahayu permalink

 

2

Juni 2010 06:02

makasih ya Mz, bisa bantu ngerjain tugasQ

salam kenal,,

2.

2.
   

4

Juni 2010 23:53

makasih kembali wulan. semoga bermanfaat

 

3.

3.
   

3

November 2010 22:20

Mas, blogger dari mana?

 

4.

4.
   
 

25

Juli 2011 19:29

 

maksih y sekrang q dah tau artinya

 

5.

5.

koko permalink

Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi

Tinggalkan Balasan

  • guest

Enter your comment here ...

Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-16" src="pdf-obj-16-16.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-18" src="pdf-obj-16-18.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-20" src="pdf-obj-16-20.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-22" src="pdf-obj-16-22.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-30" src="pdf-obj-16-30.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-32" src="pdf-obj-16-32.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-34" src="pdf-obj-16-34.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-36" src="pdf-obj-16-36.jpg">

Fill in your details below or click an icon to log in:

Email (wajib) (Address never made public) Nama (wajib) Situs web You are commenting using your WordPress.com
Email (wajib) (Address never made public)
Nama (wajib)
Situs web
You are commenting using your WordPress.com account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Twitter account. ( Log Out / Ubah )
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-48" src="pdf-obj-16-48.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-50" src="pdf-obj-16-50.jpg">
Thanks artikelnya very nice Mohon izin copas untuk jadi referensi Tinggalkan Balasan guest Enter your commentLog Out / Ubah ) Batal " id="pdf-obj-16-52" src="pdf-obj-16-52.jpg">

You are commenting using your Facebook account. ( Log Out / Ubah )

Connecting to %s

  • Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik.

  • Beritahu saya tulisan baru lewat surat elektronik.

Kirim Komentar 36 0 1330949896  Hendry (Net Admin)  henpiliang Tulisan Terkini  o o
Kirim Komentar
36
0
1330949896
Hendry (Net Admin)
henpiliang
Tulisan Terkini
o
o
o
o
o
Mendasari Keutamaan Silaturahmi
Periksa Diri kalau Jodoh tak kunjung datang
Kesaksian Iblis di depan Rasulullah
Perempuan yang berparas tinggi tiga kali lipat beresiko kanker
Penjelasan Informasi Teknologi
Mangkutak Blog
Kalender
 

Januari 2009

 

M

S

S

R

K

J

S

 
 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

 

Januari 2009

 

M

S

S

R

K

J

S

  • 18 19 20 21 22 23 24

  • 25 26 27 28 29 30 31

Komentar Terakhir

 
 
 

 

o

Penyerang Pesilat IKS Terancam Tujuh Tahun Penjara http://t.co/go0xYsI1

 
 

o

Komplotan Perampok Emas Ciputat Terlibat Kejahatan Lain http://t.co/jp5CvA9y

 
 

o

Bank Mutiara Hampir Disegel Massa http://t.co/VmIIBexK 12 minutes ago

o

Cokelat Pekat Baik Bagi Jantung http://t.co/qAR0GyCu 22 minutes ago

o

Manisnya Berburu Cokelat di Washington DC http://t.co/EX0Nv82n

 

Arsip

 
 Komentar Terakhir <a href=Epifania De Jesus Nu… on DASAR PENGERTIAN PARIWISA… Imam on Kesaksian Iblis di depan angga wijaya on DASAR PENGERTIAN PARIWISA… satria on Kesaksian Iblis di depan ari on Salah satu cara menguji keseti… reza on Bagaimana Ketika Cinta Tak diR… supRY on Bagaimana Ketika Cinta Tak diR… koko on Makalah Fertilitas Dhyen Khanzeen on DASAR PENGERTIAN PARIWISA… syulce posumah on DownloadMetro News o Penyerang Pesilat IKS Terancam Tujuh Tahun Penjara http://t.co/go0xYsI1 10 minutes ago o Komplotan Perampok Emas Ciputat Terlibat Kejahatan Lain http://t.co/jp5CvA9y 11 minutes ago o Bank Mutiara Hampir Disegel Massa http://t.co/VmIIBexK 12 minutes ago o Cokelat Pekat Baik Bagi Jantung http://t.co/qAR0GyCu 22 minutes ago o Manisnya Berburu Cokelat di Washington DC http://t.co/EX0Nv82n 22 minutes ago  Arsip  . o 157,433 hits " id="pdf-obj-18-168" src="pdf-obj-18-168.jpg">
 

.

 

o

157,433 hits

Januari 2009 M S S R K J S 18 19 20 <a href=21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31  Komentar Terakhir Epifania De Jesus Nu… on DASAR PENGERTIAN PARIWISA… Imam on Kesaksian Iblis di depan angga wijaya on DASAR PENGERTIAN PARIWISA… satria on Kesaksian Iblis di depan ari on Salah satu cara menguji keseti… reza on Bagaimana Ketika Cinta Tak diR… supRY on Bagaimana Ketika Cinta Tak diR… koko on Makalah Fertilitas Dhyen Khanzeen on DASAR PENGERTIAN PARIWISA… syulce posumah on DownloadMetro News o Penyerang Pesilat IKS Terancam Tujuh Tahun Penjara http://t.co/go0xYsI1 10 minutes ago o Komplotan Perampok Emas Ciputat Terlibat Kejahatan Lain http://t.co/jp5CvA9y 11 minutes ago o Bank Mutiara Hampir Disegel Massa http://t.co/VmIIBexK 12 minutes ago o Cokelat Pekat Baik Bagi Jantung http://t.co/qAR0GyCu 22 minutes ago o Manisnya Berburu Cokelat di Washington DC http://t.co/EX0Nv82n 22 minutes ago  Arsip  . o 157,433 hits  " id="pdf-obj-18-186" src="pdf-obj-18-186.jpg">