Anda di halaman 1dari 20

Rumah Tahan Gempa

Kelompok : Ivan Wijaya Stevanus Alvin Kuncoro Calvin Daniel (325070015) (325080027) (325080035) (325080037) (325080043) (325080067)

Kepadatan penduduk

Perumahan rumah tahan gempa

Kebutuhan rumah tinggal

Latar Belakang

Zona Gempa Indonesia

Kerugian harta benda y Kehilangan nyawa y Biaya perbaikan yang lebih tinggi
y

Akibat yang ditimbulkan gempa?

Revisi SNI 03-1726-2002 > Standar perencanaan


ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung
x Menghindari korban jiwa x Membatasi kerusakan gedung

SNI 03-1727-1989 > Ketentuan faktor keamanan & pembebanan:


x x Beban mati Beban hidup Beban angin Beban gempa

Standar Perencanaan untuk Struktur Bangunan Tahan Gempa

Untuk tanah keras, pondasi digunakan pondasi jalur batu kali. y Dinding dirancang sampai batas plastisnya, agar tidak patah saat mengalami geser.
y

PONDASI

Untuk atap digunakan kayu, akan tetapi bisa digunakan baja ringan. Dikarenakan lebih murah, ringan, biaya maintenance yang lebih murah dan tahan lama.

ATAP

Lantai mengunakan acian dan plesteran, dan dilapisi oleh penutup lantai (keramik) y Menambah nilai ekstetika dan memberi suasana nyaman kepada penghuninya.
y

INTERIOR

Gempa ringan >> Tidak mengalami kerusakan Gempa sedang >> Non-struktural rusak, Komponen struktural tetap utuh Gempa besar >> Non-struktural dan struktural rusak, tapi tersedia selang waktu bagi evakuasi penghuni

Kriteria bangunan tahan gempa

Kerusakan ringan non-struktur


Ciri-cirinya adalah :
x Adanya retak halus (lebar celah lebih kecil dari 0.075 cm) pada plesteran x Serpihan plesteran berjatuhan.

Kerusakan ringan struktur


x Adanya retak kecil (lebar celah antara 0.075 cm hingga 0,6 cm) pada dinding x Plester berjatuhan x Terjadi kerusakan bagian-bagian nonstruktur seperti lisplang dan talang

Jenis jenis kerusakan pada bangunan rumah tinggal

Kerusakan struktur tingkat sedang


Ciri-cirinya adalah :
x Adanya retak besar ( lebar celah lebih besar dari 0,6 cm ) x Retakan menyebar luas di banyak tempat termasuk kolom dan balok x Masih layak huni

kerusakan total
x Bangunan roboh seluruhnya ( > 65% ) x Sebagian besar komponen utama struktur rusak x Tidak layak huni

Soft Story

poor beam-column

Failure of beam column joints

Studi kasus

Ties are too small

Contoh rumah tahan gempa

Gaya dikurangi bantalan karet tahan gempa Bangunan dapat bergerak bebas Bantalan karet alam mengurangi daya reaksi 70% Karet alam memiliki sifat fleksibilitas dan menyerap energi.

SEISMIC BEARING

Bantalan karet alam melindungi bangunan dari gempa bumi Terbuat dari lempengan karet alam & lempengan baja

Cara kerja Seismic Bearing

Fleksibilitas bangunan sangat penting untuk mencegah keruntuhan bangunan Gaya gempa hanya dapat ditahan oleh sistem struktur yang menerus (jalur lintasan gaya yang menerus) dari puncak bangunan sampai ke tanah Desain bangunan juga merupakan faktor yang harus diperhitungkan

Kesimpulan

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~