Anda di halaman 1dari 3

NAMA NIM Tugas

: ABU BAKAR SIDIQ : 0704105010015 : Sistem Komunikasi Data

Perbedaan antara Hamming code dan CRC 1. Hamming code C(7, 4)

Hamming code dapat digunakan untuk melakukan error correction. Codeword (berukuran n-bit) merupakan gabungan data berukuran m-bit dan redundant check bits berukuran rbit, (n=m+r). Hamming distance:Jumlah bit yang berbeda antara dua buah codeword: 1110 dan 1111 memiliki 1 bit yang berbeda: d=1 1010 dan 1100 memiliki 2 bit yang berbeda: d=2

Sebuah struktur encoder dan decoder dari Hamming code

Logical decision made by the correction logic analyzer

r0=a2+a1+a0 r1=a3+a2+a1 r2=a1+a0+a3

S0=b2+b1+b0+q0 S1=b3+b2+b1+q1 S2=b1+b0+b3+q2

2. CRC code C(7, 4)

CRC (cyclic Redudancy check ) merupakan pendeteksi kesalahan paling umum cara kerja dari CRC dapat digambarkan sebagai berikut : dengan adanya blok bit-bit K-bit atau pesan, transmitter mengirimkan suatu deretan n-bit, disebut sebagai Frame check sequence (FCS), sehingga frame dihasilkan, terdiri dari k+n bit, dapat dibagi dengan jelas oleh beberapa nomor yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kemudian receiver membagi frame yang dating dengan nomor tersebut dan, bila tidak ada sisa, maka diasumsikan tidak terdapat kesalahan.

Struktur encoder dan decoder CRC

Menentukan checksum: Tambahkan sejumlah r-1 bit 0 ke data: - Pada contoh di atas 100100 Bagi bilangan ini dengan generator Sisanya adalah checksum (11) Tambahkan checksum ke data asal: 100111

Data dan checksum dikirimkan. Pada sisi penerima, data dan checksum yang diterima dibagi dengan generator. Jika sisanya 0, berarti tidak terjadi kesalahan Jika sisanya bukan 0, berarti terjadi kesalahan