Anda di halaman 1dari 2

KESIMPULAN

Hemodialisa merupakan salah satu dari terapi pengganti ginjal, yang digunakan pada penderita dengan penurunan fungsi ginjal, baik akut maupun kronik. Hemodialisis berfungsi menggantikan fungsi ginjal dalam fungsi ekskresi, yaitu membuang sisa-sisa metabolisme dalam tubuh, mengeluarkan cairan tubuh yang seharusnya dikeluarkan oleh ginjal, dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penurunan fungsi ginjal. Indikasi dilakukannya hemodialisis adalah ketika kadar kreatinin serum pasien mencapai 810 mg/dL, uremia, hiperkalemia, kelebihan cairan yang tidak responsif dengan diuretik (oedem pulmonum), dan asidosis yang tidak dapat diatasi. Sedangkan kontraindikasi dilakukannya hemodialisis yaitu hipotensi yang tidak responsif terhadap presor, penyakit stadium terminal, sindrom otak organik, penyakit alzheimer, demensia multi infark, sindrom hepatorenal, sirosis hati lanjut dengan ensefalopati dan keganasan lanjut. Terdapat tiga prinsip dasar dalam melakukan hemodialisa yaitu proses difusi, ultrafiltrasi dan proses osmosis. Alat-alat yang digunakan dalam proses hemodialisa meliputi dialyzer, water treatment, larutan dialisat, system pemberian dialisat, mesin hemodialisis, dan tusukan vaskuler. Dalam melakukan Hemodialisis, ada beberapa prinsip perawatan yang harus dilakukan ke pasien seperti Perawatan sebelum Hemodialisis (Pre HD), Perawatan selama Hemodialisis (Intra HD), Pengamatan observasi dan monitor selama Hemodialisis, dan Perawatan sesudah Hemodialisis (Post HD).

SARAN Sebagai salah satu profesi dalam bidang kesehatan, perawat harus mengetahui dan memahami mengenai prinsip atau proses dilakukannya Hemodialisa sehingga nantinya mampu memberikan asuhan keperawatan yang baik dan tepat kepada pasien. Sebelum dilakukannya proses Hemodialisis sebaiknya perawat memberikan health education kepada pasien mengenai tujuan, proses, indikasi dan kontraindikasi dari dilakukannya hemodialisis. Pemerintah harus memberi keringanan biaya kesehatan bagi rakyat miskin sehingga mereka yang menderita gagal ginjal dapat ditangani dengan alat pengobatan yang canggih seperti mesin hemodialisis dengan biaya yang murah mengingat untuk melakukan hemodialisa memerlukan biaya yang tidak murah.