Anda di halaman 1dari 2

Hubungan Manusia dan Agama

oleh Alfi Syafira, 11060686860

Web : nyakmu.blogspot.com/2010/11/hubungan-manusia-dengan-agama.html

Tanggal & Waktu Dikerjakan : 01 maret 2012, pukul 22:00 WIB.

Berbagai peristiwa dalam kehidupan manusia, baik ghaib maupun tidak, harus senantiasa dihadapi. Dalam menghadapinya, perlu kekuatan dan penopang, agar tidak mudah goyah. Sehingga, manusia membangun suatu keyakinan, membangun sistem agama, kepercayaan terhadap Tuhan, yang terjalin dalam berbagai kehidupan sosial.

Perjalanan manusia hingga mencapai sistem kepercayaan agama dibagi atas 3. (1) Adanya terhadap agama. (2) Pencarian Manusia terhadap Agama. (3) Konsistensi Keagamaan. Alam semesta telah menggiring manusia untuk mencari jati diri penciptanya. Berbagai penyimpangan kebenaran agama pada akhirnya akan diketahui, seperti mereka yang menyembah patung, matahari, bulan, dan bintang. Teori-teori ilmiah dianggap tidak dapat menjawab penciptaan jagad raya secara jelas dan mendetail. Akal manusia yang sempurna akan senantiasa dituntut untuk berpikir. Dalam proses berpikir ini, terjadi suatu perpindahan keyakinan, akan sesuatu yang lebih mencerahkan hidupnya, lebih memuaskan akal dan

jiwanya. Kemudian sikap konsisten terhadap agamanya, terlihat dari pengakuan hati nuraninya terhadap agama yang dipeluknya. Dalam membentuk sikap konsisten, diperlukan; pengenalan, pengertian, penghayatan, pengabdian,

pembelaan terhadap agama yang mereka yakini itu sendiri. Islam mempunyai beberapa alasan, menjadi agama yang kian mutakhir hingga di akhir. Islam kerap mendorong manusia untuk memahami alam semesta melalui ayat kauniyah maupun ayat quraniyah. Islam mewajibkan manusia untuk selalu mencari ilmu, hingga akhir hayat mereka. Islam luwes, logis, dan praktis. Islam bukanlah dongengan. Islam membimbing manusia menuju dunia ilmu pengetahuan dan cahaya yang terang-benderang. Dalam hal itu islam adalah agama yang praktis, bukan hanya merupakan teori kosong. Ajarannya luwes, mudah dipahami. Islam, merupakan tatanan lengkap untuk kehidupan.

Mengenai penjelasan diatas, terlihat bahwa jawaban atas pertanyaan manusia atas keyakinan dan kepercayaan manusia terhadap agama, adalah Islam. Islam mewadahi jawaban mengenai segala keresahan hati hati manusia. Islam mengandung berbagai jawaban yang dipertanyakan. Islam dengan sempurna islam menjadi suatu tatanan lengkap untuk kehidupan umat manusia, didalam berbagai bidang dan dimensi kehidupan