Anda di halaman 1dari 17

PENDAHULUAN

Pendahuluan
Dalam film Star Wars I The Phantom
Menace, pertempurannya menggunakan
teknik animasi pada komputer dan konsep
matematika seperti trigonometri dan
vektor. Trigonometri dan vektor akan
sangat bermanfaat ketika berhubungan
dengan hukum-hukum fisika.

Sifat menarik dari fisika adalah
kemampuannya untuk
memformulasikan perilaku alam. Hal
ini menjadikan fisika sebagai jantung
teknologi modern yang berpengaruh
besar pada kehidupan kita.
Diantaranya:
Roket & perjalanan luar angkasa
Galileo & Newton
Industri transportasi
konsep mesin dan kendaraan aerodinamis.
Komponen elektronik dan industri komputer
penemuan transistor dan perilaku listrik zat
padat.
Industri telekomunikasi Gelombang
Elektromagnetik dari teori Maxwell.
Sinar-X, Ultrasonik, Pencitraan tubuh, Laser
fisika atom
Karena sangat fundamentalnya maka
mempelajarinya menjadi kebutuhan bagi
pelajar/mahasiswa dari bidang manapun.
Silahkan menikmati topik-topik menarik.
Anda akan mempelajari bagaimana melihat
dunia lewat kaca mata fisika dan alasan
mengapa fisikawan melakukannya. Dalam
proses ini anda akan mempelajari
bagaimana menerapkan prinsip fisika ke
dalam berbagai macam persoalan.
Satuan standar
Panjang Massa Waktu

Satuan Pengukuran


Sistem
SI CGS BE
Panjang

m

cm

foot
Massa

kg

g

slug
Waktu

s

s

s
Satuan Pengukuran
Skalar dan Vektor
Besaran skalar adalah suatu besaran yang
dapat digambarkan dengan satu angka yang
mencirikan besar atau nilainya saja.
Besaran vektor adalah suatu besaran yang
selain memiliki nilai juga harus memiliki arah.
Dengan suatu konvensi, panjangnya suatu
gambar panah vektor sebanding dengan
besarnya vektor tersebut.
Penjumlahan dan Pengurangan
Vektor
Komponen Vektor
Definisi
Dalam dua dimensi, komponen dari
vektor A adalah vektor saling tegak lurus
A
x
dan A
y
yang masing-masing paralel
dengan sumbu x dan sumbu y.
Vektor A dapat dituliskan sebagai
penjumlahan vektor dari komponennya.
k

z y x
A A A + + = j i A
Vektor satuan
vektor yang bernilai 1 dan mempunyai arah
sesuai dengan arah vektor yang sedang
ditentukan
Vektor satuan dilambangkan dengan
untuk sistem koordinat kartesius
Bila sebuah vektor diuraikan atas komponen-
komponennya
dan
k j i

,

z y x
A k A j A i A


+ + =
z y x
B k B j B i B


+ + =
Penjumlahan Vektor
menggunakan komponen
vektor
C = A + B.

(a) C = (A
x
i + A
y
j) + (B
x
i + B
y
j) = (A
x
+ B
x
)i +
(A
y
+ B
y
)j



(b) C = (C
x
i + C
y
j)

Bandingkan Komponen pada (a) dan (b):

C
x
= A
x
+ B
x


C
y
= A
y
+ B
y
C
B
x
A
B
y
B
A
x
A
y
Y Y Y
B A R + =

x x x
B A R + =

Resultan


Besarnya
x x x
B A R + =


+ =
2 2
Y X
R R R
Y Y Y
B A R + =

Perkalian Vektor
Perkalian dot product atau perkalian titik (
)
perkalian dua vektor yang menghasilkan
skalar
Contoh
perkalian vektor gaya dengan vektor
pergeseran menghasilkan usaha (skalar)

-
Perkalian kros product atau
perkalian silang (X)
Perkalian dua vektor secara kross
menghasilkan vektor
Contoh
perkalian kross vektor posisi dengan
momentum linier menghasilkan
momentum sudut (vektor)
BENTUK PERUMUSANNYA
Perkalian dot
Perkalian kros

Vektor A(x) maka differensial
vektornya
u cos AB B A = -
| sin AB B A =
dx
dA
Problem
1) Diberikan dua vektor
dan
vektor A + B dan hitunglah besarnya
2) Diketahui bahwa vektor
tegak lurus terhadap
tentukan berapa nilai a
( ) k j i A 4 ,

3 ,

2 =
k j i B

8 ,

7 ,

=
( ) k j ai A 1 , 1 , =
( ) k j i B

3 ,

2 ,