P. 1
Pencarian Solusi Dan Solusi Optimal

Pencarian Solusi Dan Solusi Optimal

|Views: 11|Likes:
Dipublikasikan oleh Fauzan Azhiman

More info:

Published by: Fauzan Azhiman on Mar 06, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2013

pdf

text

original

Pencarian Solusi Optimal

Data pada bagian 3.1 akan dijadikan input untuk model yang telah diformulasikan pada 3.2, sehingga akan menghasilkan solusi berupa jumlah aliran LPG dari kilang hingga ke wilayah tujuan. Berikut ini adalah jarak kilang-SPPBE, kilang-wilayah tujuan 1, SPPBE-wilayah tujuan 2. Wilayah tujuan 1 adalah wilayah yang menerima LPG dari SPPBE, sedangkan wilayah tujuan 2 adalah wilayah yang menerima LPG langsung dari kilang. i 1 2 1 143 125 2 143 125 3 165 147 4 124 106

Jarak SPPBE(j) ke WILAYAH TUJUAN 1(k) (Km) j k 1 2 3 4 1 106 106 58 125 2 0 0 38 19 3 120 120 65 122 4 45 45 44 64 5 58 58 86 88 6 63 63 22 82 7 65 65 98 45 8 121 121 75 140 9 17 17 55 36 Jarak KILANG(i) ke WILAYAH TUJUAN 2(l) (Km) l 1 2 3 4 5 i 1 45 90 77 8 58 2 99999999 99999999 99999999 99999999 99999999

Wilayah tujuan 2 tidak pernah mengambil LPG dari Mundu(i=2) karena belum mempunyai LPG filling plant. Untuk mencegah adanya aliran dari Mundu ke wilayah tersebut, data jarak antara Mundu dengan wilayah tujuan 2 diisi dengan angka yang sangat besar (99999999). Dari data jarak tersebut, biaya distribusi dapat dihitung. Biaya distribusi inilah yang akan diinputkan ke model yang telah diformulasikan pada 3.2. Berikut ini adalah data input-input yang diperlukan model dalam pencarian solusi optimal.

Biaya distribusi KILANG(i) ke SPPBE(j) (Rupiah/Ton) j 1 2 3 4 i 1 103818 103818 119790 90024 2 90750 90750 106722 76956 Biaya distribusi SPPBE(j) ke WILAYAH_TUJUAN_1(k) (Rupiah/To j 1 2 3 4 k 1 376956 376956 342108 390750 2 300000 300000 327588 313794 387120 387120 347190 388572 3 332670 332670 331944 346464 4 342108 342108 362436 363888 5 345738 345738 315972 359532 6 347190 347190 371148 332670 7 387846 387846 354450 401640 8 312342 312342 339930 326136 9 Biaya distribusi KILANG(i) ke WILAYAH_TUJUAN_2(l) (Rupiah/T l i 1 2 3 4 5 65340 55902 5808 42108 BALONGAN 32670 MUNDU 7.26E+10 7.26E+10 7.26E+10 Supply KILANG(i) (ton) 1 142646 2 6935 Demand WILAYAH_TUJUAN_1(k) (ton) 1 3027 2 39745 3 4041 4 1124 5 4893 6 4510 7 5909 8 18836 9 18836 .26E+10 7.26E+10 7.

Demand WILAYAH_TUJUAN_2(l) (ton) 1 6898 2 3963 3 3442 4 10032 5 5151 Proses pencarian solusi model dilakukan dengan menggunakan software LINGO versi 9. solusi aliran LPG yang optimal adalah sebagai berikut: Jumlah Pengiriman KILANG(i) ke SPPBE(j) (ton) j i 1 2 3 4 1 24853 39745 29388 0 0 0 1026 5909 2 Jumlah Pengiriman SPPBE(j) ke WILAYAH TUJUAN 1(k) (ton) j k 1 2 3 4 5 6 7 8 0 0 0 1124 4893 0 0 0 1 2 0 39745 0 0 0 0 0 0 3 3027 0 4041 0 0 4510 0 18836 0 0 0 0 0 0 5909 0 4 Jumlah Pengiriman KILANG(i) ke WILAYAH TUJUAN 2(l) (ton) l i 1 2 3 4 5 1 6898 3963 3442 10032 5151 2 0 0 0 0 0 Dari solusi optimal. 44.480.0. Dari hasil perhitungan. maka nilai fungsi tujuan adalah: Rp.- 9 0 0 0 0 .318.103.00.

Urutan penelitian tidak sesuai dengan yang seharusnya. 2. Penulis juga tidak mengemukakan alasan jelas mengapa dia melakukan minimasi ongkos distribusi LPG di Jawa Barat. 4. Analisis Alur Pengambilan Keputusan Yg dibahas Pa Icak 2. Aturan penulisan indeks tidak konsisten. Analisis Solusi Analisis kita terhadap solusi yang didapat 3. Asumsi bahwa kapasitas SPPBE dianggap tidak terbatas aneh. Latar belakang tidak mencerminkan permasalahan yang dikaji. Penulis mengembangkan model terlebih dahulu sebelum mencari dan mengolah data.Daftar Keanehan: 1. Usulan Kebijakan Dari kesimpulan dan saran. 3. Kesimpulan Saran . Kesalahan penulisan notasi fungsi tujuan. 5. Analisis dan Usulan Kebijakan 1.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->