Anda di halaman 1dari 2

http://ardiant181.wordpress.com/2009/01/07/potensi-pemanfaatan-trichoderma-spp-sebagaiagen-pengendali-hayati-dalam-mengendalikan-penyakit-tanaman/ http://cerianet-agricultur.blogspot.com/2008/12/macam-macam-jenis-hama-tanaman-dancara.html http://ekajugakeren.blogspot.com/2011/04/pengendalian-hayati.html http://tanimulya.blog.com/2010/06/13/agens-hayati/ http://massofa.wordpress.com/2008/02/04/pengendalian-hayati-dan-patogen-tanaman/ http://ebookbrowse.com/prinsip-pengendalian-hayati-pdf-d143119477 http://uripsantoso.wordpress.com/2010/09/08/pengendalian-organisme-pengganggu-tanamanopt-secara-hayati-yang-ramah-lingkungan-dan-berkelanjutan/ Anonim. 2002. Prospek pertanian Indonesia.http://www.litbang.deptan.go.id/berita/one/17/. 3 Maret 2010.

organik di

Anonim, 2008. Pestisida sintetis dan bahayanya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. http://www.pertaniansehat.or.id/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=66. 3 Maret 2010 Anonim, 2009. Bahaya residu pestisida http://forum.travian.co.id/showthread.php?t=13301. 3 Maret 2010 Basukriadi, A. 2003. Pengendalian hayati. http://ebook.ut.ac.id. 3Maret 2010. Emalinda, O., A.P. Wahyudi dan Agustian. 2003. Pengaruh herbisida glifosat terhadap pertumbuhan dan keragaman mikroorganisme dalam tanah serta pertumbuhan tanaman kedelai (Glicune max (L.) Merr.) pada ultisol. Stigma. Vol. XI. 309-314. Harsanti, E.S., Poniman, S.Y. Jatmiko dan P. Sanjoto. 2000. Peranan laba-laba dalam menekan hama penggerek batang padi kuning Scirpophaga incertulas di wilayah Kabupaten Pati. Hal 365369. Prosiding Simposium Keanekaragaman Hayati Arthropoda Pada Sistem Produksi Pertanian. Cipayung, 16-18 Oktober 2000. Istikorini, Y. 2002. Pengendalian penyakit tumbuhan secara hayati yang ekologis dan berkelanjutan. http://rudyct.com/PPS702-ipb/05123/yunik_istikorini.htm. 3 Maret 2010. Mulyaman, 2008. Sinergisme sistem perlindungan tanaman, tantangan dan peluang penanganan opt untuk akses pasar. http://smulyaman.blogspot.com/2010/01/jadwal-hari-ini-12-januari2010.html. 3 Maret 2010. Santoso, 2009. Predator, musuh alami yang berguna.http://www.deptan.go.id/bpsdm/bbpp_binuang/publikasi/edisiIII09/edisiIII09-3.pdf. Maret 2010

Saptana , T. Panaji, H. Tarigan dan A. Setianto. 2010. Analisis Kelembagaan pengendalian hama terpadu mendukung agribisnis kopi rakyat dalam rangka otonomi daerah http://ejournal.unud.ac.id/abstrak/%283%29%20soca-saptanadkkkelembagaan%20hpt%281%29.pdf . 9 Maret 2010 Setyono, A. B., 2009. Kajian pestisida terhadap lingkungan dan kesehatan serta alternatif solusinya. http://wongtaniku.wordpress.com/2009/04/26/kajian-pestisida-terhadaplingkungan-dan-kesehatan-serta-alternatif-solusinya/. 18 Maret 2010 Suniarsyih, N. S, 2009. Pengendalian hama penyakit dan gulma secara terpadu (PHPT). http://wibowo19.wordpress.com/2009/01/18/pengendalian-hama-penyakitdan-gulma-secara-terpadu-phpt/. Maret 2010. Tobing, M.C. 2009. Keanekaragaman hayati dan pengelolaan serangga hama dalam agroekosistem.http://www.usu.ac.id/Pidato%20Pengukuhan%20Guru%20Besar_M_Cyccu.pdf. 3 Maret 2010 Untung, K. 2001. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Wiyono, S. 2007. Perubahan iklim dan ledakan hama dan penyakit tanaman.http://www.deptan.go.id/setjen/humas/berita/Serangan%20OPT.htm. Maret 201 http://uripsantoso.wordpress.com/2010/09/08/pengendalian-organisme-pengganggu-tanamanopt-secara-hayati-yang-ramah-lingkungan-dan-berkelanjutan/ http://ebookbrowse.com/prinsip-pengendalian-hayati-pdf-d143119477