Anda di halaman 1dari 5

Tugas Data Warehouse Nanda Yustina 0810680046

ROLAP (Relational Online Analitycal Processing) ROLAP adalah tipe OLAP yang bergantung kepada database relasional atau RDBMS (Relational Database Management System) sebagai media penyimpanan (storage) data yang akan diolah. Dengan strategi tersebut maka OLAP Server terhindar dari masalah pengelolaan data storage dan hanya menerjemahkan proses query analysis (MDX) ke relational query (SQL). Otomatis proses optimasi ROLAP akan sangat ditentukan di sisi produk RDBMS yang digunakan misalkan dari sisi penanganan jumlah data dan strategi indexing. ROLAP merupakan cara lain yang digunakan untuk melakukan partisi menggunakan tabel relasional dalam data warehouse. Banyak orang berpendapat bahwa basis data yang dirancang secara khusus untuk sebuah keperluan analisis tidak dibutuhkan karena sebuah basis data relasional sudah cukup mampu untuk menampilkan data OLAP. Hal ini hanya berlaku pada tingkat tertentu saja, pada sebuah basis data yang terdiri dari ribuan atau ratusan ribu records maka menampilkan data OLAP akan menjadi sebuah masalah, karena banyak data yang harus diquery. Dan hal ini lah yang menjadi keterbatasan partisi ROLAP.

Plus (+) : Dapat menangani jumlah volume data yang sangat besar, batasan ukuran volume data yang ditangani pada teknologi ROLAP adalah batas dari volume dari Relational Database yang dipakai. Dengan kata lain pada ROLAP sendiri tidak ada batasan volume data. Dapat memanfaatkan fungsi-fungsi yang ada pada Relational Database yang dipakai.

Minus (-) : Performance dapat lambat, karena setiap ROLAP report pada dasarnya adalah SQL Query pada Relational Database, waktu query dapat lebih lama jika volume data semakin besar. Fungsi SQL yang terbatas, karena teknologi ROLAP terutama tergantung pada pembentukan statement Query pada Relational Database, dan tidak semua kebutuhan dapat terpenuhi dengan SQL Statement. ROLAP vendor telah mengantisipasi resiko ini dengan cara membuat Tool out-of-the-box untuk fungsi-fungsi yang kompleks bahkan memungkinkan user untuk mendefinisikan fungsi-fungsi yang dibutuhkannya sendiri.

MOLAP (Multidimensional Online Analitycal Processing) MOLAP adalah tipe OLAP yang memiliki storage sendiri, yang isinya

merupakan precomputed agregasi data - sum, count, min, max, dan sebagainya - yang terlibat pada berbagai level detil. Storage ini berupa format yang hanya dikenali oleh MOLAP server tersebut dan telah khusus dioptimalkan untuk penggunaan oleh aplikasi tersebut. Ini adalah cara tradisional dalam analisis OLAP. Dalam MOLAP data disimpan dalam bentuk Multidimensional Database. Tidak seperti basis data relasional yang menyimpan data dalam jumlah baris dalam tabel, sebuah data multidimensional menyimpan data dalam sejumlah array multidimensional. Karena dimensi dapat diakses secara mudah, maka user dapat melakukan query pada basis data MOLAP dengan sangat cepat. Selain mengandung data mentah, basis data MOLAP juga mengandung agregasi data sehingga dapat memberikan respon yang cepat terhadap query.

Plus (+) : Performance hebat, karena MOLAP memang dibangun untuk pengambilan data yang cepat dan optimal. Dapat membentuk kalkulasi yang komplek dan cepat.

Minus (-) : Jumlah volume data yang dapat ditangani terbatas.

HOLAP Hybrid OLAP, menggabungkan kedua teknologi diatas. HOLAP menggunakan

Relational Database untuk menyimpan Detail data dan menggunakan Multidimensional Database untuk menyimpan Aggregate-nya. HOLAP services dapat menggunakan data MOLAP dan ROLAP secara simultan untuk memecahkan suatu query.

Tabel Perbedaan ROLAP, MOLAP, dan HOLAP

Pembanding Jumlah data volume Dapat jumlah yang tidak

ROLAP menangani Jumlah volume sangat ada data yang

MOLAP volume dapat

HOLAP data Jumlah Volume yang ditangani juga

ditangani dapat

besar, terbatas. batasan

sangat besar ( tidak ada batasan)

volume data. Performa Performa dapat lambat, Performa hebat, karena Performa hebat, karena karena setiap ROLAP MOLAP report pada dasarnya dibangun adalah pada SQL memang mengabungkan teknik

untuk ROLAP dan MOLAP

Query pengambilan data yang

Relational cepat dan optimal.

Database, waktu query dapat lebih lama jika volume data semakin besar. Aspek penyimpanan data (Cache yang digunakan) ROLAP menggunakan MOLAP menggunakan HOLAP menggunakaan Temporary Cache (SQL Permanent Result Cache) Cache (Temporary Cache)

(Precomputed Storage)

untuk agregatnya, dan Precomputed Storage

untuk data permanen Teknik penyimpanan data Data disimpan dalam Data disimpan dalam Menggunakan bentuk database relational bentuk multidimensional Relational Database. untuk Detail Database menyimpan data dan

Multidimensional Database untuk

menyimpan Aggregatenya

Isi

Data

dalam

jumlah Data mentah, dan juga Data mengandung data dalam

dalam

jumlah

baris dalam tabel

agregasi baris dalam table dan sejumlah juga agregasi sejumlah multidimensional mengandung data dalam array

array multidimensional

Operasi OLAP Operasi-operasi yang terdapat pada OLAP antara lain : 1. Slicing dan Dicing Slicing dan dicing adalah operasi untuk melihat data sebagai visualisasi dari kubus. Dengan slicing dan dicing pengguna dapat melihat data dari beberapa perspektif. Pengguna dapat mengekstrak bagian dari data agregrated dan dapat memeriksa dengan detail berdasarkan dimensi-dimensi yang diinginkan. Data Agregrated merupakan data praperhitungan

(precalculated) dalam bentuk rangkuman data (data summarized) sehingga query pada kubus (cube) lebih cepat. Slicing memotong kubus sehingga dapat memfokuskan pada perspektif yang spesifik (pada suatu dimensi). Sedangkan dicing memberikan kemampuan untuk melihat pemilihan data pada dua dimensi atau lebih. Yaitu dengan merotasi cube pada perspektif yang lain sehingga pengguna dapat melihat lebih spesifik terhadap data yang dianalisa. 2. Roll up dan drill down Drill down dan roll up adalah operasi untuk melihat data global atau detail disepanjang level hiraraki dimensi. Roll up untuk melihat data secara global atau rangkuman (summary). Drill down memandu pengguna untuk memperoleh data yang lebih detail. Drill down ini biasa digunakan untuk menjawab pertanyaan atas suatu kasus tertentu. Misalnya untuk menjawab pertanyaan ketika sebuah summary number (rata-rata atau jumlah) di bawah atau di atas harapan.