Anda di halaman 1dari 17

UNIT TERAPI DAN REHABILITASI LAKHAR BNN Latar Belakang Pembangunan Lido

       

Penduduk 220.000.000 Drug Addicts 3,2 juta (1,5 %) Residen yang sudah di terapi di Pamardi Siwi 5.100 terhitung sejak th 1997 sd 2007 penyalahguna Narkoba lain di Lapas-lapas dan lingkungan masyarakat belum tertangani dengan profesional Fasilitas rehab center terbatas biaya mahal Tidak ada metoda terapi yang tepat, sehingga diperlukan tempat penelitian Terbatasnya SDM yang profesional di bidang terapi dan rehabilitasi narkoba Selain sebagai tempat pelayanan diharapkan dapat menjadi tempat diklat dan penelitian

SEJARAH UNIT T&R PAMARDI SIWI BNN 1974


Tgl 31 Okt, diresmikan oleh Alm. Ibu Tien Soeharto, realisasi BAKOLAK INPRES No. 6 Tahun 1971 sbg Pilot Project DKI Jakarta, dgn nama Wisma Pamardi Siwi, Dinas Pamardi Siwi sbg tahanan wanita & anak2 nakal sebelm perkaranya diajukan ke Pengadilan. Anak Nakal dan PSK

1985
Keluar Skep Kapolri No.Pol Skep /08/VII/1985 ttg perubahan struktur organisasi Polri, Dinas Pamardi Siwi Rumwattik Pamardi Siwi sbg tempat rehabilitasi sosial bagi anak nakal dan PSK

1997
Dikembangkan Klinik Nazatra Dis Dokkes PMJ sebagai pendukung pelayanan dalam bidang rehabilitasi medik dalam rangka pelayanan terpadu (medik dan sosial)

2004
Kep Ketua BNN Kep : No. 20/ XII/2004/BNN, tanggal 31 Desember 2004 tentang organisasi dan tata kerja Badan Narkotika Nasional

Anak Nakal dan PSK

Anak Nakal, korban narkotika

Korban Narkoba, HIV/AIDS, Komplikasi lainnya

Dasar Hukum


Keputusan Presiden RI No. 17 tahun 2002, tentang Badan Narkotika Nasional Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2002 tentang Pemberantasan dan Pencegahan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Keputusan Ketua BNN Nomor Kep/20/XII/2004/BNN tanggal 31 Desember 2004 tentang organisasi dan tata kerja laksana harian Badan Narkotika Nasional.

VISI
MENJADI UNGGULAN PELAYANAN TERPADU TERAPI REHABILITASI, PENDIDIKAN LATIHAN DAN RISET KETERGANTUNGAN NARKOBA

Tujuan


 

 

Meningkatkan kwalitas penanganan kecanduan obat2an melalui berbagai pendekatan terapi Menyediakan petugas yang terdidik dan terlatih Menyelenggarakan penelitian dengan mengembangkan sistem rekam medik dengan teknologi modern Mengembangkan kerjasama antar pusat rehabilitasi Mengembangkan interaksi antara organisasi dengan para ahli di lapangan

Struktur Organisasi
 

Unit Manajemen Ma Bagian Umum meliputi : - Perencanaan - Personalia Unit-2 Klinikal Unit(departments):
 

Rehabilitasi Medik Rehabilitasi Sosial

Sarana Perlengkapan
         

Ruang penanganan kritis/UGD Ruang Detoxifikasi Ruang Akupunktur Ruang Herbal Ruang Radiologi Ruang Perpustakaan Auditorium Ruang Rekam Medik Ruang Pelayanan Umum Studio Musik dan Olah Raga

Metode Terapi


Medical Base Social Base Faith Base Alternative Base

Laboratories
    

Kimia dan Klinis Psykologi Brain Mapping Psykiatri Physiotherapi hysiotherapi

Rehabilitasi Medik
(about 30 days)
 

 

  

  

100 Tempat Tidur Detoxifikasi / Penanganan gejala putus obat Penanganan Dual diagnosis Penanganan Penyakit Penyerta lainnya (HIV, HEP C, TBC, Gigi) Penanganan setelah masa pemakaian Pemeriksaan dan Konseling Psikologi Penilaian awal sebelum program rehab sos. VCT (Voluntary Counseling Test) Pemeriksaan Laboratorium Pemeriksaan Radiologi

Primary Program - TC
(about 6 - 7 months)

        

150 Tempat Tidur Psychotherapy Psychological Counseling Therapy by medical staff Relapse Prevention Program Penanganan nutrisi Konseling Sebaya Ketrampilan/Vocational Group Terapi (Static group, Morning Meeting, Sesi) Konseling Keluarga (FSG)

Re-Entry Program
(about 3 months)
    

25 Tempat Tidur Psychotherapy Case Conference Life Skills Social activity

Rehabilitasi Sosial (After Care Program)


(about 6 12 months)

  

   

Group sharing (NA) Psychotherapy Pemeriksaan Kesehatan Rutin Life Skills, Healthy Life Social activity Home Visit Graduation

Faith Base
    

100 Tempat Tidur Psychotherapy Konseling Agama Ketrampilan Rekreasi dan Konseling Keluarga Group Terapi (Islam, Kristen, Hindu, Budha)

Education/Pendidikan
Pendidikan dan Pelatihan bagi SDM yang yang bekerja di lapangan dalam bidang pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi  Sebagai Anggota AFTC, WFTC, UNODC dalam rangka workshop dan seminar internasional


Science / Riset


Melakukan penelitian tentang terapirehabilitasi dan pencegahan (kerjasama dengan INIDA) Kerjasama ahli antar negara