Anda di halaman 1dari 59

SEGITIGA YANG UNIK

Dian Soekemi

DAFTAR ISI

Kata Pengantar Daftar Isi Bab 1 Mengenal Titik, Garis, dan Sudut Bab 2 Segitiga Bab 3 Keliling dan Luas Segitiga Bab 4 Teorema Phytagoras Bab 5 Segitiga Dapat Membentuk Bangun Datar Bab 6 Segitiga Dapat Membentuk Bangun Ruang Bab 7 Segitiga Dapat Digunakan Untuk Formula Rumus Bab 8 Segitiga Pascal Bab 9 Segitiga Dalam Kehidupan Sehari-hari Glosarium Sumber Gambar Daftar Pustaka

Bab 1 Mengenal Titik, Garis, dan Sudut

Bab 1 Mengenal Titik, Garis, dan Sudut sumber gambar: clipart Mac Os. Rumah maupun gedung-gedung bertingkat

sumber gambar: clipart Mac Os.

Rumah maupun gedung-gedung bertingkat merupakan bangun ruang. Perhatikanlah bagian atap rumah, kenapa ya selalu berbentuk segitiga? Mengapa harus demikian?

Untuk belajar segitiga, ayo terlebih dahulu kita belajar tentang bagian ilmu matematika, yaitu geometri. Geometri adalah bagian atau cabang dari ilmu matematika yang mempelajari hubungan yang ada di dalam sebuah ruang, seperti garis, ruas, sisi, panjang, luas, dan volume. Segitiga merupakan bangun datar. Segitiga yang dibentuk sedemikian rupa dapat membentuk bangun ruang. Untuk memahami bangun datar dan bangun ruang, ayo kita belajar dulu tentang apa saja yang membentuk bangun datar dan bangun ruang.

1. Titik

Titik merupakan acuan awal yang ditandai dengan tanda dot. Jika kamu mengatakan, saya berada di titik A. Artinya, kamu berada pada acuan A.

A dibaca titik A.

B dibaca titik B.

2. Garis Garis adalah pertemuan antara dua titik yang saling dihubungkan. Jika titik A dan titik B dihubungkan maka akan membentuk garis AB atau BA. Perhatikanlah gambar berikut.

A

Garis di atas disebut garis AB atau dapat dibaca garis BA.

B

Contoh Soal Perhatikanlah gambar-gambar berikut! Apakah nama-nama garis yang ada di bawah ini?

Jawab: garis AB, garis CD, garis EF, dan garis GH 3. Sudut Sudut adalah suatu

Jawab:

garis AB, garis CD, garis EF, dan garis GH

3. Sudut Sudut adalah suatu bidang yang dibentuk oleh dua garis. Perhatikanlah gambar berikut!

yang dibentuk oleh dua garis. Perhatikanlah gambar berikut! Garis AB dan garis AC dipertemukan pada titik

Garis AB dan garis AC dipertemukan pada titik A sehingga terbentuk sudut pada titik A. Nama sudutnya adalah sudut CAB atau sudut BAC atau

biasanya ditulis sudut A. Sudut biasanya dilambangkan dengan . Jadi, sudut A

dapat juga ditulis A atau CAB atau BAC. Garis AB dan BD bertemu pada titik B sehingga terbentuk sudut di titik B. Nama sudutnya adalah sudut ABD atau sudut DBA atau sudut D. Pada dua contoh di atas, kamu dapat melihat besarnya sudut berbeda, bukan? Sudut A lebih kecil dari sudut B. Besarnya sudut dinyatakan dalam derajat. Derajat dilambangkan dengan tanda ( o ). Besarnya sudut adalah dari 0 o – 360 o . Menurut besar kecilnya sudut, maka sudut dapat dibedakan sebagai berikut.

a. Sudut lancip Sudut lancip adalah sudut yang besarnya kurang dari 90 o . Contoh pada gambar 1) adalah sudut lancip.

b. Sudut Siku-Siku

Sudut siku-siku adalah sudut yang besarnya 90 o . Contoh pada 2) adalah sudut siku-siku.

c. Sudut Tumpul Sudut tumpul adalah sudut yang besarnya lebih dari 90 o . Sudut tumpul dapat kamu lihat di no 3).

d. Sudut Lurus (berpelurus)

Sudut lurus adalah sudut yang membentuk garis lurus. Dapat kamu lihat pada gambar no 4).

membentuk garis lurus. Dapat kamu lihat pada gambar no 4). Contoh Soal Perhatikanlah gambar berikut! Sebutkan

Contoh Soal Perhatikanlah gambar berikut! Sebutkan jenis-jenis sudutnya! Urutkanlah besar sudut yang terkecil hingga terbesar.

Jawab: 1) sudut lancip, 2) sudut lancip, 3) sudut tumpul, 4) sudut siku-siku Urutan dari

Jawab:

1) sudut lancip, 2) sudut lancip, 3) sudut tumpul, 4) sudut siku-siku Urutan dari yang terkecil adalah (1), (2), (3), (4).

Membuat sudut dengan lipatan kertas.

Sediakanlah kertas buku atau kertas HVS. Lipatlah bagian-bagian tertentu kertas itu hingga terbentuk sudut yang kamu inginkan.

kertas itu hingga terbentuk sudut yang kamu inginkan. Sudut apa yang kamu dapatkan? Cobalah melipat dibagian

Sudut apa yang kamu dapatkan? Cobalah melipat dibagian lain dan sebutkan sudut apa saja yang kamu hasilkan dari lipatan kertasmu.

Ayo Berlatih

1.

Buatlah garis-garis berikut:

a.

Garis AF

 

b.

Garis RS

c.

Garis GH

 

2.

Buatlah sudut berikut dengan penggaris busur:

a.

Sudut 45

o

b.

Sudut 75

o

c.

Sudut 130

o

d.

Sudut 235

o

BAB 2 SEGITIGA

BAB 2 SEGITIGA Pernahkah kamu melihat rambu-rambu lalu lintas di atas? Apakah nama bangun datar pada

Pernahkah kamu melihat rambu-rambu lalu lintas di atas? Apakah nama bangun datar pada rambu lalu lintas itu?

Bangun datar adalah bangun yang terbentuk dari beberapa garis yang dihubungkan dan saling bertemu antara titik awal sebuah garis dengan titik akhir garis lainnya. Nama-nama bangun datar biasanya dibuat berdasarkan banyaknya garis yang dihubungkan. Dalam bangun datar, kamu akan mengenal sisi. Sisi adalah garis tepi dari sebuah bangun datar. Bangun datar merupakan gambar dua dimensi, yaitu hanya memiliki panjang dan tinggi atau panjang dan lebar. Macam-macam bangun datar adalah sebagai berikut.

Segitiga

Segiempat

Segilima

Segienam

Segidelapan

Dalam buku ini, kita akan banyak belajar tentang segitiga dan semua bangun yang yang dibentuk oleh segitiga. Perhatikanlah gambar berikut! Gambar apakah itu?

segitiga. Perhatikanlah gambar berikut! Gambar apakah itu? Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga garis yang

Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga garis yang saling dihubungkan atau bangun datar dengan tiga sisi. Segitiga hanya memiliki panjang sisi dan tinggi segitiga sehingga termasuk bangun dua dimensi.

Ciri-ciri segitiga adalah sebagai berikut.

1. Memiliki tiga sisi

2. Memiliki tiga sudut

3. Jumlah sudut seluruhnya adalah 180 o

2. Jenis-Jenis Segitiga

Menurut sudut dan panjang sisinya, segitiga dibedakan menjadi sebagai

berikut.

Menurut besar sudutnya

a. Segitiga siku-siku Segitiga siku-siku adalah segitiga yang salah satu sudutnya merupakan sudut siku-siku. Cara membuat sudut siku-siku

Siapkanlah penggaris, busur derajat, jangka, dan pensil untuk menggambar bentuk-bentuk segitiga. Berikut ini cara membuat segitiga siku-siku.

Buatlah garis AB dengan arah mendatar (horizontal).

Buatlah garis BC dengan arah vertikal dan pertemukan garis AB dan BC di titik AB sehingga terbentuk sudut siku-siku.

Tariklah garis dari titik A ke titik C. Nah, jadilah segitiga siku-siku ABC buatanmu. Mudah bukan?

Nah, jadilah segitiga siku-siku ABC buatanmu. Mudah bukan? b. Segitiga tumpul Segitiga tumpul adalah segitiga yang

b. Segitiga tumpul Segitiga tumpul adalah segitiga yang salah satu sudutnya merupakan sudut

tumpul.

Cara membuat segitiga tumpul

Buatlah garis AB dengan arah mendatar (horizontal).

Buatlah garis BC dengan arah miring seperti pada gambar dan pertemukan garis AB dan BC di titik AB sehingga terbentuk sudut tumpul.

Tariklah garis dari titik A ke titik C. Nah, jadilah segitiga tumpul ABC buatanmu.

A ke titik C. Nah, jadilah segitiga tumpul ABC buatanmu. c. Segitiga lancip Segitiga lancip adalah

c. Segitiga lancip Segitiga lancip adalah segitiga yang salah satu sudutnya adalah sudut

lancip.

Cara membuat segitiga lancip

Buatlah garis AB dengan arah mendatar (horizontal).

Buatlah garis BC dengan arah miring seperti pada gambar dan pertemukan garis AB dan BC di titik AB sehingga terbentuk sudut lancip.

Tariklah garis dari titik A ke titik C. Nah, jadilah segitiga siku-siku ABC buatanmu.

garis dari titik A ke titik C. Nah, jadilah segitiga siku-siku ABC buatanmu. Menurut panjang sisi

Menurut panjang sisi

a. Segitiga sama sisi

Segitiga sama sisi adalah segitiga yang memiliki ketiga sisinya sama panjang.

Cara membuat segitiga sama sisi

Buatlah garis AB dengan arah mendatar (horizontal).

Letakkan jarum jangka di titik A dan satu ujung jangka yang lain (berupa pensil) pada titik B sehingga panjang jangka tepat sama dengan panjang AB. Ketika jarum di titik A, putarlah pensil ke atas. Kemudian pindahkan jarum di titik B dan putarlah ke atas.

Buatlah titik pada pertemuan pensil yang tadi kamu putar dan beri nama titik tersebut C.

Buatlah garis dari titik A ke C dan titik B ke C.

Sekarang jadilah segitiga sama sisi buatanmu.

B ke C. • Sekarang jadilah segitiga sama sisi buatanmu. b. Segitiga sama kaki Segitiga sama

b. Segitiga sama kaki Segitiga sama kaki adalah segitiga yang memiliki dua sisi sama panjang.

Cara membuat segitiga sama kaki

Buatlah garis AB dengan arah mendatar (horizontal).

Letakkan jarum jangka di titik A dan satu ujung jangka yang lain (berupa pensil) diputar ke atas dengan panjang jangka lebih pendek atau lebih panjang dari garis AB. Kemudian pindahkan jarum di titik B dengan panjang yang masih sama dengan di titik A dan putarlah ke atas.

Buatlah titik pada pertemuan pensil yang tadi kamu putar dan beri nama titik tersebut C.

Sekarang jadilah segitiga sama kaki buatanmu.

• Sekarang jadilah segitiga sama kaki buatanmu. c. Segitiga sembarang Segitiga sembarang adalah segitiga yang panjang

c. Segitiga sembarang Segitiga sembarang adalah segitiga yang panjang ketiga sisinya tidak sama panjang. Cara melukis segitiga sembarang

Buatlah garis AB dengan arah mendatar (horizontal).

Letakkan jarum jangka di titik A dan satu ujung jangka yang lain (berupa pensil) diputar ke atas dengan panjang jangka lebih panjang atau pendek dari garis AB. Kemudian pindahkan jarum di titik B dan ubah lagi panjang jangka dan putarlah ke atas.

Buatlah titik pada pertemuan pensil yang tadi kamu putar dan beri nama titik tersebut C.

Buatlah garis dari titik A ke C dan titik B ke C.

Sekarang jadilah segitiga sembarang buatanmu.

B ke C. • Sekarang jadilah segitiga sembarang buatanmu. Jumlah sudut dalam segitiga besarnya adalah 180

Jumlah sudut dalam segitiga besarnya adalah 180 o , apapun bentuk segitiga

tersebut. Perhatikanlah contoh berikut.

C A B
C
A
B

Besar sudut CAB adalah 90 o , ABC sebesar 45 o , dan BCA sebesat 45 o . Jadi, jumlah seluruh sudut dalam segitiga tersebut adalah 90 o + 45 o + 45 o = 180 o .

Ayo Berlatih

1. Segitiga ABC memiliki besar dua sudutnya masing-masing 65 o dan 45 o .

Berapakah besar satu sudut yang lain? Apa nama segitiga tersebut?

2. Segitiga PQR memiliki besar dua sudutnya masing-masing 60 o dan 30 o .

Berapakah besar satu sudut yang lain? Apa nama segitiga tersebut?

3. Segitiga ABC memiliki besar dua sudutnya masing-masing 35 o dan 40 o .

Berapakah besar satu sudut yang lain? Apa nama segitiga tersebut?

Bab 3 Keliling dan Luas Segitiga

Bagaimana cara menghitung keliling segitiga dan luas segitiga? Ayo kita pelajari bersama!

Keliling Segitiga

Dalam membuat segitiga, tentu saja kamu mudah mengetahui panjang sisinya dengan mengukurnya menggunakan penggaris. Lalu bagaimana kamu mengukur keliling segitiga tersebut?

Lalu bagaimana kamu mengukur keliling segitiga tersebut? Perhatikanlah segitiga di atas. Mengelilingi segitiga

Perhatikanlah segitiga di atas. Mengelilingi segitiga tersebut berarti kamu berjalan dari A ke B kemudian ke C dan kembali lagi ke A. Artinya, keliling segitiga merupakan jumlah seluruh panjang sisi-sisi pada segitiga tersebut atau dapat dirumuskan sebagai berikut.

Keliling segitiga = AB + BC + CA

Panjang sisi biasanya ditulis dengan s. Jadi, keliling segitiga dapat juga ditulis

Keliling segitiga = s + s + s

Untuk segitiga sama sisi, karena sisinya sama panjang, maka dapat dihitung dengan

Keliling segitiga sama sisi = 3 x s

Contoh Soal 1. Sebuah segitiga ABC sama sisi memiliki panjang sisi 6 cm. Berapakah keliling segitiga tersebut? Jawab:

K = 3 x s = 3 x 6 cm = 18 cm

2.

Sebuah segitiga sama sisi memiliki keliling 42 cm. Berapakah panjang sisi-

sisinya?

Jawab:

K

= 3 x s

S

= K : 3 = 42 cm : 3 = 14 cm

3.

Sebuah segitiga siku-siku ABC memiliki panjang sisi AB = 6 cm, BC = 10 cm,

dan AC = 8 cm. Berapakah keliling segitiga tersebut?

Jawab:

K

= AB + BC + AC = 6 cm + 10 cm + 8 cm = 24 cm

4.

Sebuah segitiga siku-siku ABC memiliki keliling 30 cm. Jika panjang sisi AB =

5 cm, BC = 13 cm, berapakah panjang sisi AC?

Jawab:

K = AB + BC + AC

AC = K – (AB + BC) = 30 – ( 5 cm + 13 cm ) = 12 cm

Luas Segitiga

Luas segitiga merupakan luas daerah yang berada di dalam sisi-sisi segitiga.

luas daerah yang berada di dalam sisi-sisi segitiga. Luas segitiga dirumuskan: L = 1/2 x alas

Luas segitiga dirumuskan:

L = 1/2 x alas x tinggi

Contoh Soal 1. Sebuah segitiga memiliki alas 8 cm dan tingginya 12 cm. Berapa luasnya?

Jawab:

L = 1/2 x alas x tinggi = 1/2 x 8 cm x 12 cm = 48 cm 2

2. Sebuah segitiga memiliki luas 84 cm 2 dan tingginya 14 cm. Berapakah panjang

alasnya?

Jawab:

L = 1/2 x alas x tinggi,

maka

alas = L / (1/2 x tinggi) = 84 / (1/2 x 14) = 84/7 = 12 cm

3. Sebuah segitiga memiliki luas 100 cm 2 dan panjang alasnya 10 cm. Berapakah

tingginya?

Jawab:

L = 1/2 x alas x tinggi

Maka

tinggi = L / (1/2 x alas) = 100 / (1/2 x 10) = 100/5 = 20 cm

Ayo Berlatih

1.

Sebuah segitiga memiliki panjang masing-masing sisi a = 4 cm, b = 5 cm, dan

c

= 8 cm. Berapakah keliling segitiga tersebut?

2.

Sebuah segitiga memiliki keliling 24 cm. Jika panjang a = 6 cm, c = 8 cm,

berapakah panjang b?

3. Sebuah segitiga memiliki panjang alas 8 cm dan tingginya 5 cm. Berapakah

luas segitiga itu? 4. Sebuah segitiga memiliki luas 42 cm 2 tinggi segitiga itu?

dan panjang alas 14 cm. Berapakah

5. Sebuah segitiga memiliki luas 50 cm 2 dan tinggi 5 cm. Berapakah panjang

alasnya?

Bab 4 Teorema Phytagoras

Bab 4 Teorema Phytagoras Sumber gambar: www.2lisan.com Phytagoras adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang

Sumber gambar: www.2lisan.com Phytagoras adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang diberi julukan Bapak Bilangan dan terkenal dengan teoremanya, yaitu Teorema Phytagoras. Apakah isi teorema tersebut? Ayo kita pelajari.

Teorema Phytagoras menyatakan bahwa kuadrat hipotenusa (sisi miring) dari suatu segitiga siku-siku adalah sama dengan jumlah kuadrat dari kaki-kakinya (sisi-sisi siku-sikunya).

jumlah kuadrat dari kaki-kakinya (sisi-sisi siku-sikunya). Perhatikanlah gambar segitiga siku-siku ABC di atas. Sisi

Perhatikanlah gambar segitiga siku-siku ABC di atas. Sisi miring segitiga tersebut kita beri nama BC dan sisi yang lain adalah AB dan AC. Jika panjang AB dan AC diketahui, maka untuk mencari sisi BC adalah sebagai berikut.

BC 2 = AB 2 + AC atau BC = AB 2 + AC Jika kamu ingin mencari panjang salah satu sisinya, maka gunakanlah rumus berikut.

AB 2 = BC 2 – AC atau AC 2 = BC 2 – AB 2

2

2

2

Contoh Soal 1. Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi 3 cm dan 4 cm. Berapakah sisi miringnya? Jawab:

BC = AB 2 + AC

2

= 3 2 + 4

= 25

= 5 cm

2

2.

Jika sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi miring 10 cm dan salah satu sisinya

6 cm. Berapakah panjang sisi yang lainnya?

Jawab:

AC = BC 2 AB

2

= 10 2 - 6

= 64

= 8 cm

2

Dari teorema Phytagoras tersebut, kamu dapat mengenal bilangan-bilangan istimewa yang dapat kamu hafalkan secara mudah. Bilangan itu biasa disebut

tripel Phytagoras. Jika sisi a = 3 cm, sisi b = 4 cm, maka sisi miringnya c = 5 cm. Bilangan Tripel Phytagoras:

- 3, 4, 5 dan kelipatannya dengan 5 sebagai sisi miringnya

- 5, 12, 13 dan kelipatannya dengan 13 sebagai sisi miringnya

- 8, 15, 17 dan kelipatannya dengan 17 sebagai sisi miringnya

- 7, 24, 25 dan kelipatannya dengan 25 sebagai sisi miringnya

- 9, 40, 41 dan kelipatannya dengan 41 sebagai sisi miringnya

- 11, 60, 61 dan kelipatannya dengan 61 sebagai sisi miringnya Dapatkah kamu menemukan bilangan istimewa lainnya?

Ayo Berlatih

1. Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi 9 cm dan 12 cm. Berapakah

sisi miringnya?

2. Jika sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi miring 26 cm dan salah satu sisinya

10 cm. Berapakah panjang sisi yang lainnya?

3. Adi berdiri 8 meter jauhnya dari sebuah tiang bendera. Jika sisi miring yang

dibentuk oleh kaki Adi terhadap puncak tiang bendera adalah 17 m, maka

berapakah tinggi tiang bendera?

Bab 5 Segitiga dapat Membentuk berbagai Bangun Datar

Bab 5 Segitiga dapat Membentuk berbagai Bangun Datar Sumber Gambar: meqip.com Tahukah kamu, segitiga dapat membentuk

Sumber Gambar: meqip.com

Tahukah kamu, segitiga dapat membentuk bangun datar yang lain. Apa saja yang dapat dibentuk dari segitiga?

Perhatikanlah segitiga siku-siku yang digabungkan satu sama lain pada salah satu sisinya. Terbentuk bangun apakah dari kedua segitiga tersebut?

1. Membentuk bangun segitiga

dari kedua segitiga tersebut? 1. Membentuk bangun segitiga Perhatikanlah segitiga ABC di atas. Ada dua segitiga

Perhatikanlah segitiga ABC di atas. Ada dua segitiga siku-siku yang besarnya sama dan disatukan pada kedua sisi tegaknya, maka terbentuklah segitiga sama kaki. Bagaimana luas segitiga yang dibentuk oleh dua atau segitiga tersebut?

luas segitiga yang dibentuk oleh dua atau segitiga tersebut? Sumber gambar: matematikaomson.blogspot.com Luas segitiga

Sumber gambar: matematikaomson.blogspot.com

Luas segitiga besar sama saja jumlah luas dua segitiga yang kecil. Contohnya adalah sebagai berikut.

Contoh Soal

Contoh Soal Perhatikan segitiga di atas. Jika segitiga siku-siku sama kaki sebelah kiri dan kanan sama-sama

Perhatikan segitiga di atas. Jika segitiga siku-siku sama kaki sebelah kiri dan kanan sama-sama memiliki panjang kaki 4 cm. Berapakah luas segitiga yang dibentuk oleh dua segitiga itu?

Cara I, Menjumlahkan masing-masing luas segitiga kecil

= ½ x 4 cm x 4 cm = 8 cm

Luas segitiga kanan = ½ x 4 cm x 4 cm = 8 cm Luas segitiga besar = 8 cm 2 + 8 cm 2 = 16 cm 2

Luas segitiga kiri

2

2

Cara II, Menghitung langsung dari segitiga besar:

Panjang alas

= panjang kaki segitiga kiri + panjang kaki segitiga kanan

Tinggi

= 4 cm + 4 cm = 8 cm = tinggi segitiga = 4 cm

L = ½ x alas x tinggi = ½ x 8 cm x 4 cm = 16 cm 2

Nah, perhitungan luas segitiga dengan dua cara di atas memiliki hasil yang sama, bukan? Bagaimana dengan bangun datar yang lain?

2. Membentuk bangun segiempat Ketika dua buah segitiga siku-siku sama kaki disatukan pada sisi miringnya, maka terbentuklah segi empat.

bangun segiempat Ketika dua buah segitiga siku-siku sama kaki disatukan pada sisi miringnya, maka terbentuklah segi

Contoh Soal

Contoh Soal Perhatikan segiempat di atas. Jika segitiga siku-siku pembentuk segiempat sama- sama memiliki panjang kaki

Perhatikan segiempat di atas. Jika segitiga siku-siku pembentuk segiempat sama- sama memiliki panjang kaki 4 cm. Berapakah luas segiempat yang dibentuk oleh dua segitiga itu?

Cara I, Menjumlahkan masing-masing luas segitiga Luas segitiga I = ½ x 4 cm x 4 cm = 8 cm Luas segitiga II = ½ x 4 cm x 4 cm = 8 cm Luas segiempat = LI + LII = 8 cm 2 + 8 cm 2 = 16 cm Cara II, Menghitung langsung luas segiempat:

Panjang sisi segiempat berarti sama panjang dengan panjang tegak/mendatar sisi segitiga, artinya 4 cm. L = s x s = 4 cm x 4 cm = 16 cm Lihatlah hasilnya, sama bukan?

2

2

2

2

3. Membentuk bangun persegi panjang Ketika dua buah segitiga siku-siku disatukan pada sisi miringnya, maka terbentuknya persegi panjang.

Contoh Soal

panjang Ketika dua buah segitiga siku-siku disatukan pada sisi miringnya, maka terbentuknya persegi panjang. Contoh Soal
Perhatikan persegi panjang di atas. Jika segitiga siku-siku pembentuk persegi panjang sama-sama memiliki panjang sisi

Perhatikan persegi panjang di atas. Jika segitiga siku-siku pembentuk persegi panjang sama-sama memiliki panjang sisi tegak 3 cm dan panjang sisi mendatar 4 cm. Berapakah luas persegi panjang yang dibentuk oleh dua segitiga itu?

Cara I, Menjumlahkan masing-masing luas segitiga Luas segitiga I = ½ x 4 cm x 3 cm = 6 cm Luas segitiga II = ½ x 4 cm x 3 cm = 6 cm Luas segiempat = LI + LII = 6 cm 2 + 6 cm 2 = 12 cm Cara II, Menghitung langsung luas persegi panjang:

Lebar sisi persegi panjang berarti sama panjang dengan panjang tegak sisi segitiga, artinya 3 cm dan panjang sisi persegi panjang sama dengan panjang sisi mendatar segi tiga yaitu 4 cm. L = p x l = 4 cm x 3 cm = 12 cm 2

2

2

2

4. Membentuk belah ketupat Ketika dua buah segitiga sama kaki yang sama besar disatukan pada salah satu sisinya maka terbentuklah belah ketupat.

dua buah segitiga sama kaki yang sama besar disatukan pada salah satu sisinya maka terbentuklah belah

Contoh Soal

dua buah segitiga sama kaki yang sama besar disatukan pada salah satu sisinya maka terbentuklah belah
dua buah segitiga sama kaki yang sama besar disatukan pada salah satu sisinya maka terbentuklah belah

Perhatikan belah ketupat di atas. Jika segitiga sama kaki pembentuk belah ketupat sama-sama memiliki panjang sisi miring 5 cm dan sisi mendatar 8 cm. Berapakah luas belah ketupat yang dibentuk oleh dua segitiga itu?

Cara I, Menjumlahkan masing-masing luas segitiga Tinggi segitiga dapat diperoleh dari teorema Phytagoras dengan panjang sisi miring 5 cm, sisi mendatar ½ x 8 cm = 4 cm, maka panjang sisi tegak atau tingginya adalah:

Sisi tegak = 5 2 - 4 2 = 9 cm = 3 cm Luas segitiga I = ½ x 8 cm x 3 cm = 12 cm Luas segitiga II = ½ x 8 cm x 3 cm = 12 cm Luas segiempat = LI + LII = 12 cm 2 + 12 cm 2 = 24 cm 2

2

2

Cara II, Menghitung langsung luas belah ketupat:

Panjang diagonal belah ketupat berarti sama panjang dengan panjang alas segitiga, yaitu 8 cm dan panjang diagonal belah ketupat yang satunya sama dengan jumlah tinggi dua segi tiga, yaitu 6 cm. L = ½ x diagonal I x diagonal II = ½ x 8 cm x 6 cm = 24 cm 2

5. Membentuk layang-layang Ketika dua buah segitiga sama kaki yang besarnya berbeda disatukan pada salah satu sisi alasnya yang panjangnya sama, maka terbentuklah layang-layang.

kaki yang besarnya berbeda disatukan pada salah satu sisi alasnya yang panjangnya sama, maka terbentuklah layang-layang.

6. Membentuk segi enam

Ketika enam buah segitiga sama sisi disatukan pada masing-masing sisinya maka terbentuklah segi enam.

pada masing-masing sisinya maka terbentuklah segi enam. 7. Membentuk jajar genjang Ketika dua buah segitiga sama

7. Membentuk jajar genjang

Ketika dua buah segitiga sama besar dan memiliki panjang alas sama besar disatukan pada salah satu sisinya terbentuklah jajar genjang.

pada salah satu sisinya terbentuklah jajar genjang. 8. Membentuk trapesium Trapesium dapat terbentuk dari tiga

8. Membentuk trapesium

Trapesium dapat terbentuk dari tiga segitiga sama sisi atau empat segitiga siku- siku. Perhatikanlah gambar berikut!

Trapesium dapat terbentuk dari tiga segitiga sama sisi atau empat segitiga siku- siku. Perhatikanlah gambar berikut!
Ayo Berlatih 1. Coba carilah luas bangun datar dengan cara menggabungkan luas-luas segitiga pembentuk bangun

Ayo Berlatih

1. Coba carilah luas bangun datar dengan cara menggabungkan luas-luas segitiga

pembentuk bangun datar:

a. Layang-layang

b. Segi enam

c. Jajargenjang

d. Trapesium

2. Buatlah berbagai bangun datar dari potongan kertas yang telah dibentuk

menjadi bermacam-macam bentuk segitiga!

3. Lihatlah gambar di bawah ini!

bentuk segitiga! 3. Lihatlah gambar di bawah ini! Sumber Gambar: indonetwork.or.id Sebutkan bentuk apa saja

Sumber Gambar: indonetwork.or.id Sebutkan bentuk apa saja bangun-bangun di atas! Dapatkah terbuat dari segitiga?

Bab 6 Segitiga Dapat Membentuk Bangun Ruang

Bab 6 Segitiga Dapat Membentuk Bangun Ruang Pernahkah kamu melihat bangun ruang yang dibentuk dari segitiga?

Pernahkah kamu melihat bangun ruang yang dibentuk dari segitiga? Apa sajakah bangun ruang itu?

Perhatikanlah piramida tersebut?

sebuah

piramida!

Terdapat

berapa

piramida tersebut? sebuah piramida! Terdapat berapa segitigakah pada Pada bagian atas piramida terdapat 4

segitigakah

pada

Pada bagian atas piramida terdapat 4 segitiga dan pada alasnya terdapat persegi panjang atau segiempat. Dari persegi panjang atau segiempat itu dapat terbuat dari beberapa segitiga. Dalam bangun ruang, piramida biasa disebut limas segiempat.

Dalam bangun ruang, piramida biasa disebut limas segiempat. Bangun ruang sama halnya dengan bangun datar, dapatdibentuk

Bangun ruang sama halnya dengan bangun datar, dapatdibentuk dari berbagai macam segitiga. Bangun ruang yang dapat dibentuk oleh segitiga antara lain, kubus, balok, prisma segitiga, limas segitiga, limas segi empat.

A. Limas Segitiga Perhatikanlah bangun ruang berikut! Apa nama bangun ruang tersebut?

Bangun ruang di atas adalah bangun limas segitiga. Bangun tersebut terbentuk dari 4 segitiga. Limas

Bangun ruang di atas adalah bangun limas segitiga. Bangun tersebut terbentuk dari 4 segitiga. Limas segitiga adalah bangun ruang yang alasnya segitiga dan memiliki sisi tegak yang tertuju pada sebuah titik.

dan memiliki sisi tegak yang tertuju pada sebuah titik. Sumber gambar: yudhistira31.wordpress.com Ciri-ciri limas

Sumber gambar: yudhistira31.wordpress.com

Ciri-ciri limas segitiga adalah sebagai berikut:

a. Alasnya berbentuk segitiga

b. Mempunyai 4 bidang sisi (1 alas dan 3 sisi tegak)

c. Mempunyai 6 rusuk

d. Mempunyai 4 titik sudut

Cara melukis limas segitiga

1)

Buatlah alas segitiga, misalnya segitiga sama kaki.

2)

Buatlah garis bantu dengan membagi dua segitiga menjadi sama besar.

3)

Buatlah garis tegak di titik tengah garis Bantu.

4)

Tariklah garis lurus dari titik-titik sudut segitiga ke ujung garis tegak.

Volume Limas segitiga Volume limas segitiga dirumuskan sebagai berikut. V = 1/3 x luas alas

Volume Limas segitiga

Volume limas segitiga dirumuskan sebagai berikut.

V = 1/3 x luas alas x tinggi

Luas alas segitiga = 1/2 x alas segitiga x tinggi segitiga, sehingga volumenya:

V = 1/3 x 1/2 x alas x tinggi segitiga x tinggi limas

Luas limas segitiga

Luas limas segitiga dirumuskan sebagai berikut.

L = Luas alas + (3 x luas tegak segitiga)

Jaring-Jaring Limas Segitiga

Jaring-Jaring Limas Segitiga Contoh soal 1. Luas suatu alas limas segitiga adalah 27 cm 2 dan

Contoh soal

1. Luas suatu alas limas segitiga adalah 27 cm 2 dan tingginya 8 cm. Berapakah

volume limas segitiga tersebut?

Jawab:

V = 1/3 x luas alas x tinggi

= 27 cm 2 x 8 cm

1/3 x

= 72 cm

3

2. Limas segitiga siku-siku memiliki panjang AB = 16 cm dan panjang BC = 12

cm.Jika volume limas 240 cm 3 , maka berapa tinggi limas tersebut?

Jawab:

V = 1/3 x luas alas x tinggi

240

240 cm

tinggi = 240 : 32

cm 3 = 1/3 x 1/2 (16 cm x 12 cm) x tinggi

3

= 32 x tinggi

= 7,5 cm

B. Limas Segiempat

Limas

segiempat

adalah

bangun

ruang

yang

alasnya

segiempat

dan

memiliki sisi tegak yang tertuju pada sebuah titik.

dan memiliki sisi tegak yang tertuju pada sebuah titik. Ciri-ciri limas segiempat adalah sebagi berikut. a.

Ciri-ciri limas segiempat adalah sebagi berikut.

a. Alasnya berbentuk segiempat (ABCD)

b. Mempunyai 5 bidang sisi (ABCD, ABE, BCE,CDE, ADE)

c. Mempunyai 5 titik sudut ( A, B,C,D,E)

d. Mempunyai 8 rusuk (AB, BC,CD,DA,AE,BE,CE,DE)

Cara melukis limas segiempat

1)

2) Buat diagonal pada alas, kemudian tariklah garis lurus ke atas pada titik

Buatlah alas segiempat (berupa jajar genjang)

3)

tengah diagonal tersebut. Tariklah garis lurus dari 4 titik sudut segiempat ke ujung atas garis tegak.

4)

Jadilah limas segiempat buatanmu.

Tariklah garis lurus dari 4 titik sudut segiempat ke ujung atas garis tegak. 4) Jadilah limas

Volume Limas Segiempat

Volume limas segiempat dirumuskan sebagai berikut.

V = 1/3 x luas alas x tinggi

Atau

V = 1/3 x p x l x t

Luas Limas Segiempat Luas limas segiempat dirumuskan sebagai berikut.

L = Luas alas + (4 x Luas tegak segitiga)

Jaring-Jaring Limas Segiempat

+ (4 x Luas tegak segitiga) Jaring-Jaring Limas Segiempat Contoh Soal 1. Berapa volume limas di

Contoh Soal

1. Berapa volume limas di bawah ini jika tingginya 9 cm, panjang AB 8 cm

dan panjang BC 8 cm ?

Jawab:

Contoh Soal 1. Berapa volume limas di bawah ini jika tingginya 9 cm, panjang AB 8

2.

Luas alas = AB x BC

Volume

= 8 cm x 8 cm = 64 cm

= 1/3 x luas alas x tinggi

= 1/3 x 64 cm 2 x 9 cm

= 192 cm

2

3

Sebuah prisma seperti gambar soal nomor 1 memiliki volume 210 cm .

Jika panjangnya 7 cm dan lebarnya 5 cm, berapakah tingginya?

Jawab:

V

Maka

t

3

= 1/3 x p x l x t

= V : (1/3 x p x l)

= 210 : (1/3 x 7 x 5)

= 210 : 35/3 = 18 cm

C. Prisma Tegak Segitiga Prisma segitiga memiliki alas dan tutup berupa segitiga. Bentuk segitiganya dapat bermacam, yaitu segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, segitiga sembarang, dan segitiga siku-siku.

sama sisi, segitiga sembarang, dan segitiga siku-siku. Sumber gambar: profile.ak.fbcdn.net Ciri-ciri prisma

Sumber gambar: profile.ak.fbcdn.net

Ciri-ciri prisma segitiga adalah sebagai berikut. a. Memiliki 2 sisi berbentuk segitiga dan 3 sisi berbentuk persegi panjang

b. Memiliki 9 rusuk

c. Memiliki 6 titik sudut

Cara melukis prisma segitiga

1)

Buatlah alas segitiga

2)

Buatlah tiga garis tegak pada titik sudut segitiga.

3)

Buatlah tutup yang dihubungkan dengan garis tegak tersebut.

Buatlah tutup yang dihubungkan dengan garis tegak tersebut. Volume Prisma Segitiga Volume prisma segitiga dirumuskan

Volume Prisma Segitiga

Volume prisma segitiga dirumuskan sebagai berikut. V = luas alas x tinggi Atau V = 1/2 x alas x tinggi segitiga x tinggi prisma

Luas Prisma Segitiga

alas x tinggi segitiga x tinggi prisma Luas Prisma Segitiga Luas prisma segitiga dirumuskan sebagai berikut.

Luas prisma segitiga dirumuskan sebagai berikut.

L =

2 x 1/2(a x b)

+ (a x t) + (b x

t) + (c x t)

Jaring-Jaring Prisma Segitiga

Jaring-Jaring Prisma Segitiga Contoh Soal Berapa volume dan luas prisma segitiga siku-siku di bawah ini? Jawab:

Contoh Soal Berapa volume dan luas prisma segitiga siku-siku di bawah ini?

volume dan luas prisma segitiga siku-siku di bawah ini? Jawab: Volume = L alas x tinggi

Jawab:

Volume = L alas x tinggi

L alas = 1/2 x 3 cm x 4 cm = 6 cm Volume = 6 cm 2 x 12 cm = 72 cm 3

2

L prisma

= 2 x 1/2(a x b)

+ (a x t) + (b x

t) + (c x t)

= 2 x 1/2 (3 x 4) + (3 x 12) + (4 x 12) + (5 x 12)

= 12 + 36 + 48 + 60

= 156 cm 2

Ayo Berlatih!

1. Luas suatu alas limas segitiga adalah 36 cm 2 dan tingginya 7 cm. Berapakah

volume limas segitiga tersebut?

2. Berapa volume limas di bawah ini jika tingginya 7 cm, panjang AB 4 cm dan panjang BC 4 cm ?

3. Sebuah prisma seperti gambar soal nomor 2 memiliki volume 144 cm 3 . Jika

3. Sebuah prisma seperti gambar soal nomor 2 memiliki volume 144 cm 3 . Jika

panjangnya 6 cm dan lebarnya 6 cm, berapakah tingginya?

4. Berapa volume dan luas prisma segitiga siku-siku di bawah ini jika panjang a =

6 cm, b = 8 cm dan tinggi prisma 10 cm?

4. Berapa volume dan luas prisma segitiga siku-siku di bawah ini jika panjang a = 6
4. Berapa volume dan luas prisma segitiga siku-siku di bawah ini jika panjang a = 6
4. Berapa volume dan luas prisma segitiga siku-siku di bawah ini jika panjang a = 6

Bab 7 Segitiga Dapat Digunakan Untuk Formulasi Rumus

Bab 7 Segitiga Dapat Digunakan Untuk Formulasi Rumus Sumber Gambar: smknpujer.files.wordpress.com Pernahkah kamu mengalami

Sumber Gambar: smknpujer.files.wordpress.com

Pernahkah kamu mengalami kesulitan ketika bertemu dengan bilangan atau rumus dalam bentuk perkalian atau pembagian lebih dari satu? Segitiga dapat membantumu memecahkan kesulitan itu. Ayo kita pelajari!

Coba lihat perkalian berikut ini!

24 x 45 = 15 x n

Berapakah n?

Cara I

Kalikan terlebih dahulu ruas sebelah kiri 24 x 45 = 1080

1080 =

15 x n

maka n = 1080

15

= 72

Cara II dengan segitiga

24 x 45 15 n
24 x 45
15
n

Mewakili tanda bagi

Mewakili tanda kali

Untuk mencari n maka kamu tinggal menuliskan bagian di atas lalu bagi dengan

bagian di bawah:

n

=

24 × 45 = 1080

15

15

= 72

Nah, lebih mudah bukan?

Perhatikanlah rumus berikut ini!

v

=

s

t

Bagaimana menuliskannya dalam segitiga? Bagaimana rumus s atau t?

Perhatikanlah contoh berikut!

s v t
s
v t

Mewakili tanda bagi

Mewakili tanda kali

Untuk s s = v x t

Untuk t t =

s

v

Tahukah kamu, rumus di atas merupakan rumus untuk mencari apa? Dalam matematika atau fisika digunakan lambang atau symbol untuk mewakili suatu besaran. Rumus di atas merupakan rumus untuk mencari kecepatan. Kecepatan merupakan besarnya jarak yang ditempuh per satu satuan waktu dan satuannya adalah m/s.

Ayo kita coba lagi kemudahan segitiga. L = ½ x alas x tinggi Tuliskan ke dalam segitiga:

L 1/2 alas tinggi
L
1/2
alas
tinggi

Mewakili tanda kali

Mewakili tanda bagi

L 2L Alas = = tinggi 1 2 × tinggi L 2L Tinggi = =
L
2L
Alas =
=
tinggi
1 2 × tinggi
L
2L
Tinggi =
=
alas
1 2 × alas
Ayo berlatih!
1.
L
p l

a.

b.

c.

Tuliskan rumusnya!

Bagaimana rumus mencari p?

Bagaimana rumus mencari l?

2.

30 x n = 25 x 6, gunakan cara segitiga dan tentukan besarnya n!

3.

a.

b.

c.

4.

Perhatikan rumus berikut: a = v

t

Buatlah rumus tersebut dalam segitiga!

Bagaimana rumus v?

Bagaimana rumus t?

Perhatikan rumus berikut: V

p

V

s

=

N

p

N s

a.

b. Buatlah rumus V

Buatlah rumus N Buatlah rumus N

c.

d.

Buatlah rumus V p !

!

!

s !

s

p

Bab 8 Segitiga Pascal

Bab 8 Segitiga Pascal Sumber Gambar : arc-computer.blogspot.com Blaise Pascal adalah matematikawan Perancis yang banyak

Sumber Gambar : arc-computer.blogspot.com

Blaise Pascal adalah matematikawan Perancis yang banyak menemukan teori semasa hidupnya, di antaranya adalah aritmatika segitiga yang sering disebut segitiga Pascal.

Pada abad ke-17, Perancis ‘sangat beruntung’ karena mempunyai seorang matematikawan yang jenius, yaitu Blaise Pascal. Ia dilahirkan pada tahun 1623 di provinsi Auvergne. Pada usia kanak-kanak, 12 tahun, ia telah menemukan rumus- rumus dasar geometri yang hingga kini masih kita pelajari. Pada usia 14 tahun ia aktif mengikuti pertemuan mingguan kelompok matematikawan Perancis yang kelak kemudian, 1666, menjadi Akademi Perancis.

Pada usia 16 tahun ia telah mendalami geometri proyeksi. Dan, pada usia 25 tahun menulis buku tentang irisan kerucut yang sangat lengkap. Anehnya, beberapa temuan itu diawali dengan sakit gigi. Namun, serta merta solusi-solusi ditemukannya sakit gigi-nya lenyap. Ia meninggal pada usia 39 tahun (1662) dan dimakamkan di dekat ayahnya, Étienne Pascal yang juga matematikawan.

Aritmetika segitiga pascal

Pada usia 30 tahun ia menyusun aritmatika segitiga yang masih kita kenal kingga kini. Ia menyususun deretan bilangan seperti disajikan pada gambar berikut.

Kecuali bilangan-bilangan yang berada pada baris paling atas dan kolom paling kiri, setiap bilangan itu merupakan jumlah dari bilangan-bilangan yang terdapat pada kolom di sebelah kirinya yang terdekat dan yang berada di sebelah atas dari bilangan itu. Misal 20 = 10 + 6 + 3 + 1. 21 = 15 + 5 + 1 atau 21 = 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1.

yang berada di sebelah atas dari bilangan itu. Misal 20 = 10 + 6 + 3

Kamu tentu dapat bermain-main dengan segitiga pascal ini. Perhatikan sembarang bilangan yang tidak terletak pada baris atau kolom pertama. Setiap bilangan yang ada dalam segitiga pascal merupakan jumlah dari dua bilangan yang berada tepat di sebelah kiri dan yang tepat di atasnya.

2 = 1 (kiri) + 1 (atas)

5 = 1 (kiri) + 4 (atas) atau

5 = 4 (kiri) + 1 (atas)

126 = 70 (kiri) + 56 (atas) atau 126 = 56 (kiri) + 70 (atas)

Selain pola-pola, ada pola-pola aritmetika cantik lainnya dengan bilangan- bilangan pada segitiga pascal. Coba kamu temukan sendiri. Semuanya telah ditemukan Pascal pada usia 30 tahun yang hidup sekitar 400 tahun yang lalu.

pada usia 30 tahun yang hidup sekitar 400 tahun yang lalu. Mari kita lihat bilangan-bilangan yang

Mari kita lihat bilangan-bilangan yang berderet pada arah diagonal. Kita mulai dari pojok kiri atas. Di situ berderet “1 – 2 – 1″. Maka kamu akan menemukan

pola

Pada baris pertama:

(1 + 1 ) 0 = (2) 0 = 1 (1 + 1) 1 = (2) 1 = 2 Dan seterusnya.

menemukan pola Pada baris pertama: (1 + 1 ) 0 = (2) 0 = 1 (1
.
.

atau

Ayo Berlatih!

1.

Ayo Berlatih! 1. Lima barisan pertama pada segi tiga Pascal dapat kamu lihat di atas. Dapatkah

Lima barisan pertama pada segi tiga Pascal dapat kamu lihat di atas. Dapatkah kamu menjelaskan dari mana angka 2, 3, 4, dan 6 didapatkan?

2. Enam barisan pertama pada segi tiga Pascal dapat kamu lihat di atas. Dapatkah kamu menjelaskan dari mana angka 2, 3, 4, dan 6 didapatkan?

pada segi tiga Pascal dapat kamu lihat di atas. Dapatkah kamu menjelaskan dari mana angka 2,

Bab 9 Segitiga dalam kehidupan sehari-hari.

Bab 9 Segitiga dalam kehidupan sehari-hari. Sumber Gambar; www.kutefun.com Bentuk segitiga banyak sekali digunakan dalam

Sumber Gambar; www.kutefun.com

Bentuk segitiga banyak sekali digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Apa sajakah itu? Ayo temukan jawabnya.

Perhatikanlah

atap

sebuah

bangunan,

berbentuk

segitiga,

bukan?

Mengapa

demikian?

berbentuk segitiga, bukan? Mengapa demikian? Sumber gambar : www.finsdesain.com Segitiga pada atap

Sumber gambar : www.finsdesain.com

Segitiga pada atap memudahkan air hujan untuk turun ke tanah. Bentuk tersebut juga memberi kekuatan pada atap. Perhatikanlah rambu-rambu lalu lintas berikut!

pada atap. Perhatikanlah rambu-rambu lalu lintas berikut! Sumber gambar: www.riyandi.org Segitiga pada rambu-rambu di

Sumber gambar: www.riyandi.org Segitiga pada rambu-rambu di atas biasanya digunakan sebagai tanda pengaman. Artinya, kendaraan di belakangnya harus berhati-hati karena ada kerusakan pada kendaraan di depannya.

tenda

bentuknya demikian?

Perhatikanlah

yang kamu

gunakan

untuk

kamu

berkemah!

Mengapa

Perhatikanlah yang kamu gunakan untuk kamu berkemah! Mengapa Sumber Gambar: blogspot.com Tenda memiliki fungsi hampir

Sumber Gambar: blogspot.com Tenda memiliki fungsi hampir sama dengan atap. Ketika kita berkemah dan ada hujan maka air langsung ke tanah. Selain itu, ruang did alam tenda cukup luas sehingga dapat untuk tidur dengan leluasa. Bentuk yang demikian itu juga membuat tenda kuat terhadap angin. Pernahkah kamu mendengar Segitiga Bermuda? Segitiga Bermuda (bahasa Inggris: Bermuda Triangle), kadang-kadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil 2 atau 4 juta km 2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat. Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa.

Pada masa pelayaran Christopher Colombus, ketika melintasi area segitiga Bermuda, salah satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Beberapa orang mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area tersebut. Berbagai peristiwa kehilangan di area tersebut pertama kali didokumentasikan pada tahun 1951 oleh E.V.W. Jones dari majalah Associated Press. Jones menulis artikel mengenai peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut dan menyebutnya ‘Segitiga Setan’. Hal tersebut diungkit kembali pada tahun berikutnya oleh Fate Magazine dengan artikel yang dibuat George X. Tahun 1964, Vincent Geddis menyebut area tersebut sebagai ‘Segitiga Bermuda yang mematikan’, setelah istilah ‘Segitiga Bermuda’ menjadi istilah yang biasa disebut. Segitiga bermuda merupakan suatu tempat dimana di dasar laut tersebut terdapat sebuah piramid besar mungkin lebih besar dari piramid yang ada di Kairo Mesir. Piramid tersebut mempunyai jarak antara ujung piramid dan permukaan laut sekitar 500 m, di ujung piramid trsebut terdapat dua rongga lubang lebih besar.

sekitar 500 m, di ujung piramid trsebut terdapat dua rongga lubang lebih besar. Sumber Gambar: neverlandship.blogspot.com

Sumber Gambar: neverlandship.blogspot.com

GLOSARIUM

Bangun datar :bangun yang terbentuk dari beberapa garis yang dihubungkan dan saling bertemu antara titik awal sebuah garis dengan titik akhir garis lainnya. Belah ketupat : segiempat yang memiliki sisi sama panjang dengan dua pasangan sudut yang sama besar. Diagonal : garis yang membagi persegi menjadi dua sama besar. Garis : pertemuan antara dua titik yang saling dihubungkan. Jajar genjang : segiempat yang memiliki dua pasang sisi sejajar. Kubus : bangun ruang dengan panjang rusuk yang sama dan luas sisi

yang sama. Layang-layang : segiempat dengan dua sisi yang berdekatan sama panjang dan dua sisi lain yang berdekatan juga sama panjang.

: bangun ruang yang alasnya berupa berbagai macam bangun

Limas

datar yang dihubungkan dengan sisi-sisi tegak menuju satu titik. Limas segiempat : bangun ruang yang alasnya segiempat dan memiliki sisi

tegak yang tertuju pada sebuah titik. Limas segitiga : bangun ruang yang alasnya segitiga dan memiliki sisi tegak yang tertuju pada sebuah titik.

Persegi

Persegi panjang : bangun datar segiempat yang memiliki empat sisi dengan dua sisi sejajar yang berbeda panjangnya.

: bangun ruang yang memiliki alas dan tutup yang bentuknya

Prisma

sama. Prisma segitiga : prisma yang memiliki alas dan tutup berupa segitiga. Segiempat : bangun datar yang terdiri dari 4 ruas garis atau 4 sisi. Segitiga :bangun datar yang memiliki tiga garis yang saling dihubungkan atau bangun datar dengan tiga sisi.

: segiempat yang 4 sisinya sama panjang.

Segitiga lancip : segitiga yang salah satu sudutnya adalah sudut lancip. Segitiga sama kaki : segitiga yang memiliki dua sisi sama panjang. Segitiga sama sisi : segitiga yang memiliki ketiga sisinya sama panjang.

Segitiga sembarang : segitiga yang panjang ketiga sisinya tidak sama panjang. Segitiga siku-siku : segitiga yang salah satu sudutnya merupakan sudut siku- siku. Segitiga tumpul : segitiga yang salah satu sudutnya merupakan sudut tumpul. Sisi : garis tepi dari sebuah bangun datar .

Sudut

Sudut lancip : sudut yang besarnya kurang dari 90 o .

Sudut siku-siku : sudut yang besarnya 90

Sudut tumpul : sudut yang besarnya lebih dari 90 . Sudut lurus : sudut yang membentuk garis lurus. Teorema Phytagoras: kuadrat hipotenusa (sisi miring) dari suatu segitiga siku-siku adalah sama dengan jumlah kuadrat dari kaki-kakinya (sisi- sisi siku-sikunya). Titik : acuan awal, ditandai dengan tanda dot. Trapesium : segiempat dengan dua sisi sejajar dan dua sisi lain yang

: suatu bidang yang dibentuk oleh dua garis.

o

.

o

tidak sejajar.

Sumber Gambar

Penulis, 2010 (Macromedia Freehand) royaltoursafrica.com (pyramid) citoys.wordpress.com (segitiga dan angka) clker.com (rambu lalu lintas segitiga)

DAFTAR PUSTAKA

Agus Suharjana. 2008. Pengenalan Bangun Datar dan Sifat-Sifatnya untuk tingkat SD. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Kependidikan Matematika. Jakarta: Depdiknas. Agus Suharjana. 2008. Pengenalan Bangun Ruang dan Sifat-Sifatnya untuk tingkat SD. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Kependidikan Matematika. Jakarta: Depdiknas. Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kurikulum Standar Isi SD dan SMP. Jakarta: Depdiknas. Djajeng Baskoro, Ir. 2002. Matematika Kelas 1 SMP, edisi revisi. Bandung:

Lubuk Agung. Website belajar-matematika.com. website matematikamenyenangkan.com

Website organisasi.org Website wikipedia.org