Anda di halaman 1dari 11

JARINGAN LINUX DAN WINDOWS

A. Tujuan # Agar siswa dapat mengetahui langkah-langkah dalam membangun jaringan antara Linux dan Windows. # Agar siswa dapat mempraktekkan cara-cara membangun jaringan antara Linux dan Windows. B. Alat dan Bahan # Minimal 2 komputer dengan Sistem Operasi yang berbeda, 1 komputer sebagai Server dengan Sistem Operasi Linux, dan lainnya sebagai client dengan Sistem Operasi Windows. # 2 Buah HUB # 1 Buah Router C. Kegiatan Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk membangun jaringan Linux dan Windows: 1. Pada komputer yang akan dijadikan Server dengan Sistem Operasi Linux, pastikan Samba sudah ada dan terinstall. Cara memastikannya klik kanan pada Desktop, lalu pilih Open Terminal. Setelah membuka terminal, ketikkan whereis(spasi)samba

Jika Samba tidak ada atau belum terinstall, install terlebih dahulu. 2. Jika Samba sudah ada dan terinstall, maka aktifkan Samba tersebut. Ketikkan (spasi)/etc/init.d/smb start

Maka, semua service yang ada pada Samba akan dijalankan. 3. Setelah mengaktifkan Samba, langkah selanjutnya adalah membuat user dan password baru. User ini digunakan saat login pada Sistem Operasi setelah jaringan telah berhasil dibuat. Cara membuat user dan password baru, ketikkan useradd(spasi)nama user

4. Setelah membuat user, berikan password untuk user yang baru dibuat tersebut. Caranya, ketik passwd(spasi)password yang diinginkan

Panjang minimal untuk password adalah 6 karakter. Jika password yang diinputkan terlalu pendek, akan muncul pesan error.

5. Setelah jumlah karakter password yang diinputkan benar, langkah selanjutnya adalah pengaturan IP.

Klik Application->Network->klik Edit, lalu pilih Tab General.

Contoh: Address

:10.10.10.2

Subnet Mask: 255.255.255.0 Default Gateway : 10.10.10.1

Kemudian simpan, lalu aktifkan. 6. Setelah mengaktifkan IP yang baru, klik Application->System Setting->Setting Server->Samba

Setelah muncul tampilan awal Samba, lakukan penyettingan Samba dengan cara klik pada Tab Preferences->Setting Server. Muncul tampilan Basic Setting, pada Tab Basic, kita diperintahkan utnuk mengisi workgroup dan deskripsinya.

Pada Tab Security, isikan Authentication Mode dengan pilihan User. Maksudnya, komputer yang bersistem operasi Windows akan menjadi user pada jaringan tersebut.

Klik OK.

7. Kembali ke Preferences, lalu klik Samba Users. Hal ini dilakukan untuk menambah user agar dapat melakukan Sharing Data. Klik Add Users untuk menambah user.

Setelah klik Add Users, akan muncul tampilan pembuatan user Samba baru. Isikan Unix Username dengan nama user yang telah kita buat pada Terminal sebelumnya, lalu masukkan username pada Windows sama seperti username yang ada di Unix. Setelah itu, masukkan password. Lalu klik OK.

8. Setelah membuat Samba User baru, klik tombol Add untuk membuat Samba Share. Cari direktori/ folder yang akan di share dari Server menuju client dengan mengklik browse. Atau bisa juga dengan membuat folder baru. Lalu ketikkan nama Share dan deskripsinya. Lalu pilih jenis Permissions, Read Only (hanya untuk dibaca) atau Read/Write (dapat dibaca dan ditulis). Klik OK.

9. Pada Tab Access, pilih siapa saja yang dapat mengakses folder sharing tersebut. Pilih Only Allow Access to Specific User jika ingin membatasi user yang diperbolehkan untuk mengakses. Atau Allow Access to Everyone jika ingin semua user dapat mengakses. Klik OK.

10.

Setelah selesai melakukan pengaturan, buka kembali terminal. cara mengetikkan

Lakukan Restart Samba dengan (spasi)/etc/init.d/smb(spasi)restart.

D. Kesimpulan

# Hal utama yang harus diperhatikan dalam pembuatan jaringan Linux-Windows adalah service Samba yang ada pada PC yang bersistem operasi Linux. # Jika Samba tidak ada atau balum terinstall, maka proses pembuatan jaringan akan gagal, karena Samba adalah jembatan yang mebghubungkan antara Linux dengan Windows. # Setelah memastikan ada/tidaknya Samba, jalankan Samba tersebut, lalu mulailah mengkonfigurasi penyettingan dan sesuaikan dengan yang telah dilakukan sebelumnya. # Restart Samba setelah selesai melakukan penyettingan.

# Agar dapat saling berhubungan, buatlah user baru yang sama dengan PC Server Linux pada PC yang bersistem operasi Windows(client). # Lalu sesuaikan IP Address pada PC client dengan PC Server. # Proses sharing dapat dilakukan jika kedua PC tersebut sudah connect.

Gambar Jaringan Linux dan Windows

Laporan Jaringan Linux dan Windows

Disusun Oleh Fenny Putri Mariani S. Kelas 2D

SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru Tahun Ajaran 2007/2008