Anda di halaman 1dari 20

VENTRICULAR SEPTAL DEFECT AND PULMONARY HYPERTENSION

Pendahuluan
Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan jantung yang paling sering ditemukan pada bayi dan anak. Kelainan ini ditemukan sekitar 8 tiap 1000 kelahiran hidup. Gejala klinis PJB bervariasi dari yang paling ringan tanpa gejala sampai dengan yang paling berat dengan gejala sianosis dan gagal jantung pada neonatus yang memerlukan tindakan intervensi atau bedah segera setelah lahir.

Embriologi
Terdapat empat tahapan embriologi jantung, yaitu : Tubing, Looping, Septasi, Migrasi,

Sirkulasi Jantung
Sirkulasi Sistemik Sirkulasi Pulmonal Sirkulasi Koroner

Ventricular Septal Defect (VSD)


lubang pada septum antara rongga ventrikel akibat kegagalan fusi atau penyambungan sekat interventrikel. VSD terjadi pada 1,5-3,5 dari 1000 kelahiran hidup dan sekitar 20-25% dari seluruh angka kejadian kelainan jantung kongenital.

VSD

Hipertensi pulmonal
Suatu penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah arteri paru-paru yang menyebabkan sesak nafas, pusing dan pingsan pada saat melakukan aktivitas. Terbagi:
Primer, dan Sekunder (salah satunya akibat VSD)

Etiologi
Kelainan perkembangan embrionik pada usia lima sampai delapan minggu Infeksi ibu selama trimester pertama Ibu menderita DM dengan ketergantungan pada insulin Ibu alkoholik Gizi ibu jelek Radiasi

Patofisiologi
Akibat tekanan ventrikel kiri lebih tinggi dan karena adanya lubang di septum, maka darah masuk ke ventrikel kanan. Volume darah di ventrikel kanan meningkat sehingga menyebabkan kinerja ventrikel meningkat hipertrofi ventrikel kanan dan hipertensi pulmonal.

Manifestasi Klinis
Sepuluh persen dari bayi baru lahir dengan VSD yang besar akan menimbulkan gejala klinis dini seperti takipnue (napas cepat), sianosis, tidak kuat menyusu, gagal tumbuh, gagal jantung kongestif, dan infeksi saluran pernapasan berulang

Diagnosis
Anamnesa:
riwayat kehamilan sesuai dengan gejala klinis

Pemeriksaan Fisik:
murmur sebelum bunyi jantung II

Pemeriksaan penunjang:
elektrokardiografi (EKG) ekokardiografi dengan doppler

Prognosis
30-50% defek ringan dapat menutup spontan pada tahun pertama kehidupan, sisanya menutup sebelum usia 4 tahun.

Komplikasi
endokarditis infektif infeksi paru gagal jantung kongestif stenosis pulmonal

Penatalaksanaan
VSD kecil
asupan kalori memadai tidak ada batasan aktivitas diuretik (furosemid) apabila kongesti paru ACE inhibitor untuk menurunkan tekanan sistemik dan pulmonal pemberian digoksin bila perlu menjaga kebersihan gigi dan mulut, untuk mencegah endokarditis

Penatalaksanaan
VSD besar
mengendalikan gagal jantung kongestif dan mencegah penyakit vaskular pulmonal terapeutik ditujukan untuk gejala gagal jantung serta memelihara tumbuh-kembang yang normal. Operasi metode transkateter dilakukan pada anak dengan risiko rendah (low risk) setelah berusia 15 tahun

Terima Kasih