Anda di halaman 1dari 21

Apresiasi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam Upaya Mewujudkan Kota Ramah Gender

Disampaikan oleh, Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa aduddin Djamal

OUTLINE
Gambaran umum kota Banda Aceh Visi kota Banda Aceh menuju kota Ramah Gender Kebijakan kota Ramah Gender Implementasi kebijakan Aksi dalam rangka mewujudkan kota ramah gender

Kota Banda Aceh terletak Kota Banda Aceh terletak diujung diujung pulau Sumatera dan pulau Sumatera dan merupakan merupakan Ibukota Provinsi Ibukota Provinsi NAD NAD

Letak wilayah yang Letak wilayah yang strategis yang strategis yang berhadapan berhadapan dengan Selat Malaka dengan Selat Malaka merupakan potensi besar sebagai merupakan potensi besar sumber daya alam baik flaurasebagai sumber daya alam fauna,pariwisata, pelabuhan, baik flaurapenyeberangan dan perikanan fauna,pariwisata, untuk peningkatan perekonomian pelabuhan, penyeberangan masyarakat kota Banda Aceh yang dan perikanan untuk dulu bernama Kutaraja. peningkatan perekonomian Fungsi : masyarakat kota Banda  Ibukota Pemerintah Aceh Aceh yang dulu bernama  Pusat Pendidikan Kutaraja.  Pusat Pelayanan Kesehatan


Pusat perdagangan dan Jasa

Latar Belakang
Politik Indonesia telah ditandai oleh tampilnya perempuan baik sebagai pejuang, gerilyawan, pimpinan politik yang juga turut terlibat secara aktif dalam mengusir kolonialisme. Dalam sejarah Aceh, keterlibatan kaum perempuan dalam wilayah publik seperti politik, militer, dan kehidupan sosial lainnya bukanlah hal baru.

Latar Belakang
Pahlawan-pahlawan Aceh: 1. Cut Nyak Dhien (1848 -1908) 2. Cut Meutia (1870 1910) 3. Laksamana Malahayati (1589-1604)

Cut Meutia Cut Nyak Dhien Admiral Malahayati

Visi Kota Banda Aceh Menuju Kota Ramah Gender


Pemerintah Kota Banda Aceh akan menjamin kesetaraan hak untuk anak laki-laki dan anak perempuan, laki-laki dan perempuan dewasa. Kaum laki-laki dan perempuan memiliki akses yang setara pada berbagai sumberdaya, manfaat, dan pelayanan dari pemerintah kota dan administrasinya. Laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan aspirasinya dan untuk memenuhi hak dan kewajibannya di dalam masyarakat. Laki-laki dan perempuan merupakan penerima manfaat yang setara dari berbagai layanan pemerintah. Konsep kota ramah gender adalah untuk membangun sebuah kota yang aman. Kaum perempuan dan anak-anak dapat bergerak dengan bebas tanpa rasa takut.

Implementasi Kebijakan
RPJM Kota Banda Aceh (2007-2012) memasukkan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu dari enam grand strategy . Renstra masing-masing SKPD Kota Banda Aceh (2007-2012) yang mengacu pada grand strategy RPJMK Banda Aceh. Terbentuknya Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Banda Aceh. Rencana Kerja Tahunan Pemerintah Kota (2008) mengakomodir hasil MUSRENA I (2007).

Implementasi Kebijakan
Kebijakan umum dan PPAS APBK (2008, 2009) yang responsif gender (0.11% menjadi 5%). Restrukturisasi organisasi Pemerintah Kota Banda Aceh yang mempertimbangkan gender mainstreaming Terbentuknya tim GFP (Gender focal point) dan kelompok kerja gender (Gender Working Group)

Mengacu pada beberapa implementasi yang telah terlaksana tersebut Kota Banda Aceh dalam langkah menuju KOTA RAMAH GENDER

Langkah yang telah dilakukan Pemko Banda Aceh menuju Kota yang ramah Gender

Melaksanakan PUG dalam visi, misi, dan strategi operasional dalam program pembangunan untuk menjembatani model perencanaan dan tata ruang kota yang telah berjalan selama ini dengan kerangka kerja kota ramah gender.

1. Melakukan pelatihan, workshop, dan seminar


TOT Gender Dasar bagi aparatus negara (PEMKO) dan anggota Legislatif. Work Shop Gender Responsive Budgeting bagi aparatur negara (PEMKO) Pendidikan gender untuk perempuan dan laki-laki di desa Training gender dalam perspektif islam bagi masyarakat (Suami Istri) Penyuluhan dan pendidikan bagi ibu dan anak tentang agama, budaya, hukum dan kebersihan

1. Melakukan pelatihan, workshop, dan seminar


Pelatihan perempuan di pedesaan dalam bidang usaha ekonomi produktif Pendidikan politik hukum bagi perempuan Training Kepemimpinan Perempuan Gender Working Group Pelatihan Publik Speaking bagi Perempuan Pembangunan Balee Ureung Inong Sosialisasi UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) Bimbingan Management Usaha Bagi Perempuan Dalam Mengelola Usaha

1. Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (MUSRENA)


Galeri Photo kegiatan Musrena Kota Banda Aceh (2007-2010)

1. Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (MUSRENA)


Musyawarah Rencana Aksi Perempuan sebagai wadah peningkatan kapasitas perempuan dan penyaluran aspirasi perempuan dalam perencanaan pembangunan (Peraturan Walikota No. 59 Tahun 2009).

Kemitraan antara Eksekutif, Legislatif, dan Masyarakat Diperlukan dalam Menyukseskan MUSRENBANG dan MUSRENA

Masyarakat

Eksekutif

Legislatif

MUSRENBANG & MUSRENA

2. Perempuan sebagai pengambil kebijakan


Number of women Position Assistant Head of Departments Head of Subdistricts Old structure 2 New structure 1 4 2

3. P2TP2A / WDC
Pemerintah Kota telah mendirikan Pusat Pengembangan Perempuan (Women Development Center / WDC)

1. Sebagai pusat informasi, layanan, konsultasi dan konseling, dan sebagai tempat pengembangan kapasitas bagi perempuan 2. Pada saat bersamaan WDC melayani pemerintah dan masyarakat sipil sebagai sumber data dan informasi mengenai situasi perempuan di Banda Aceh.

4. Bantuan modal usaha berbasis gender

Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota melaksanakan Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat (PUEM) dengan mengadopsi sistem semi gramen Bank (80% penerima manfaatnya adalah perempuan, 20% laki-laki).

5. Kebijakan program gender dikembangkan didalam semangat pengajaran Islam dan dibingkai oleh prinsip-prinsip Syarit Islam
Pelatihan Fardhu Kifayah bagi Perempuan Festival Anak Shaleh Honor Ustaz/Ustazah Pengajian gampong dan guru TPQ, TPA Pelatihan Daiyah Pembinaan Tradisi Budaya Masyarakat Islami Sosialisasi Syariat Islam ke sekolah-sekolah Lomba Mesjid Bersih

6. Prioritas layanan kesehatan bagi remaja, ibu hamil dan masyarakat miskin
Berdirinya klinik remaja. Persoalan kesehatan pada kelompok remaja memiliki karakteristik tersendiri sehingga memerlukan pelayanan yang juga spesifik, Layanan PAP SMEAR gratis untuk 900 penerima manfaat di Kota Banda Aceh. Pemberian Vitamin dan zat Besi gratis serta counseling untuk ibu hamil. Pertolongan Persalinan bagi Ibu Hamil dari Keluarga Kurang Mampu

6. Prioritas layanan kesehatan bagi remaja, ibu hamil dan masyarakat miskin
Qanun KIBBLA Kota Banda Aceh Kegiatan Jumat Bersih dan Minggu Bersih untuk pemberantasan DBD Penyuluhan Inisiasi Menyusu Dini Layanan Askeskin (2007) Layanan JAMKESMAS (2008-sekarang)