Anda di halaman 1dari 3

RENCANA KEGIATAN HARIAN PERAWAT PELAKSANA Nama Perawat : Rini Marthen Rando, S.kep Ruangan : Lt.

7 Barat Nama Pasien : Tn. I. W (Hepatitis A) Tanggal : 13-Desember-2011

Waktu 07.30

Kegiatan Mengikuti preconference dan operan perawat ruangan dinas malam ke dinas pagi

Ket

08.00 08.30-10.00

Mengikuti keliling bersama memantau kondisi pasien Menyusun rencana asuhan keperawatan pada pasien kelolahan Sesuai kebutuhan pasien Pasien 1: Tn. I.W Dx Medik : Hepatitis A Dx Keperawatan : Nyeri dan Resiko perubahan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh Tindakan Keperawatan : Diagnose 1: 1. Mengkaji lokasi,frekuensi, dan skala nyeri (0-10). 2. Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam 3. Mengukur tanda-tanda vital 4. Memberikan posisi yang nyaman, semi fowler Diagnose 2 1. Menimbang berat badan 2. Menganjurkan makan sedikit tapi sering 3. Mencatat intake dan output nutrisi klien

12.00 12.30

Ishoma Melakukan evaluasi terhadap tindakan yang telah dilakukan dan melaporkan pada katim

13.00

Mendokumentasikan hasil evaluasi pada catatan perkembangan SOAP

13.30 14.00

Mengikuti Post conference Mengikuti operan dinas pagi ke dinas sore

Strategi pelaksanaan

Nama klien Tanggal

: Tn. I.W : 13 Desember 2012

I.

Proses keperawatan a. Kondisi klien Ds : Klien mengatakan nyeri pada daerah perut sebelah kanan berkurang, nafsu makan meningkat, mual berkurang Do : - Klien tampak rileks - Skala nyeri ringan - Klien tampak berbaring ditempat tidur - Sclera tampak ikterik - TTV : TD : 110/80 mmHG Nadi : 90x/menit Suhu : 36 oC RR : 20x/menit - Nyeri tekan abdomen kuadran kanan atas berkurang - Berat badan 73 kg b. Masalah keperawatan - Nyeri - Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh c. Tindakan Keperawatan Diagnosa 1: - Nyeri Mengkaji lokasi,frekuensi, dan skala nyeri (0-10). Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam Mengukur tanda-tanda vital Memberikan posisi yang nyaman, semi fowler Kolaborasi pemberian analgetik

Diagnose 2: - Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh Menimbang berat badan Menganjurkan makan sedikit tapi sering Mencatat intake dan output nutrisi klien Menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman

II.

Strategi komunikasi a. Fase Orientasi Selamat pagi pak, bagaimana kabarnya hari ini? Apa yang dirasakan sekarang? Bagaimana kalau sekarang kita berbincang-bincang tentang keluhan yang bapak rasakan? Berapa lama? Bagaimana kalau 20 menit? Tujuan perbincangan kita agar bapak menceritakan keluhan yang bapak rasakan apakah sudah berkurang atau masih dirasakan? b. Fase Kerja Bapak, Apakah mual dan muntah masih dirasakan?. Pak apa makan siang tadi dihabiskan? Untuk mencegah bapak kurang nutrisi bapak bisa makan sedikit tapi sering dan makan makanan dalam kondisi hangat dan tidak berlemak supaya bapak memiliki tenaga dan tidak kekurangan nutrisi dan tidak mual, bagaimana pak apa bisa dipahami? Baiklah pak sekarang mari kita timbang berat bapak dulu. c. Fase Terminasi Bapak I.W, bagaimana perasaan bapak setelah kita berbincang tadi? Bapak masih ingat apa saja yang kita bicarakan dan latih tadi? Baiklah pak nanti sekitar 1 jam lagi saya akan kembali kesini untuk mengukur tekanan darah dan suhu bapak. Saya permisi dulu selamat sore.