Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KIMIA SMK Nama : Kustri Wildasari Nim : 08303244016 Prodi : P.

Kimia swa 08

Terdapat 2 hal penting yang harus diperhatikan ketika melakukan analisis atau pengukuran menggunakan intrumen kimia, yaitu: 1. akurasi alat 2. taraf kepercayaan taraf kepercayaan semakin rendah, dapat diartikan terjadi banyak

kesalahan (error) pada analisis tersebut, dan sebaliknya. Penyelesaian 1. Macam-macam sumber penyebab kesalahan (eror) pada analisis sampel dari lingkungan: a. Kesalahan tak tentu/ Indeterminat Error Sumber penyebab kesalahan tak dapat ditentukan secara pasti. Contohnya kebisingan dan penyimpangan dalam rangkaian elektronika, Getaran dalam suatu gedung dan perubahan kondisi lingkungan kerja b. Kesalahan tertentu/ Determinant Error Kesalahan ini disebabkan karena kesalahan sistematik atau kesalahan Metode dan Cara Analisis. Umumnya bersumber dari adanya zat lain yang mempengaruhi hasil pengukuran. Hasil pengukuran bisa menjadi lebih besar atau lebih kecil dari yang seharusnya c. Kesalahan Operasional Umumnya terjadi karena keterbatasan kemampuan analis/operator. d. Kesalahan Instrumental Ketidakmampuan alat ukur untuk bekerja sesuai standar yang diperlukan

e. Kesalahan umum (gross-errors), Kesalahan-kesalahan umum ini kebanyakan disebabkan oleh manusia, diantaranya adalah kesalahan pembacaan alat ukur, penyetelan yang tidak sesuai, pemakaian instrument yang tidak sesuai dan kesalahan penaksiran. Kesalahan- kesalahan seperti ini sangat sulit untuk dihindari. Namun, meskipun demikian, kita dapat mencegah dan memeperbaiki kesalahankesalahan tersebut. f. Kesalahan sistematis (systematic errors) Jenis kesalahan-kesalahan ini biasanya dibagi dalam dua bagian: 1. Kesalahan-kesalahan instrumental yakni kekurangan-kekurangan dari instrument itu sendiri. Kesalahan-kesalahan instrumental (instrumental errors) merupakan kesalahan yang tidak dapat dihindarkan dari instrument karena struktur mekanisnya 2. Kesalahan-kesalahan lingkungan, yakni yang disebabkan oleh

keadaan-keadaan luar yang mempengaruhi pengukuran. Kesalahankesalahan karena lingkungan (environmental errors) disebabkan oleh keadaan luar yang mempengaruhi alat-alat ukur termasuk keadaankeadaan di sekitar instrumen seperti : efek perubahan temperature kelembaban, tekanan udara luar atau medan-medan maknetik atau medan elektrostatik g. Kesalahan -kesalahan yang tidak disengaja (random errors). Kesalahan-kesalahan ini diakibatkan oleh penyebab-penyebab yang tidak diketahui dan terjadi walaupun semua kesalahan-kesalahan sistematis telah diperhitungkan. Kesalahan-kesalahn ini biasanya hanya kecil pada percobaan/pengukuran yang telah direncanakan secara baik; tetapi menjadi penting pada pekrjaan-pekerjaan yang memerlukan ketelitian tinggi. 2. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kesalahankesalahan pada analisis sampel dari lingkungan a. Melakukan pengambilan sampel dengan cara yang tepat sehingga diperoleh sampel yang representatif

b. Melakukan kalibrasi terhadap alat yang dipakai sehingga memiliki keakuratan yang tinggi. Kalibrasi alat ukur sangat diperlukan dalam rangka menjamin hasil pengukuran yang didapatkan adalah benar dan valid. c. Untuk setiap pengukuran harus dilakukan dengan ulangan. Pengukuran volume atau berat sampel tidak cukup dengan satu kali pengukuran, namun harus dilakukan beberapa kali misalnya, tiga, enam atau sepuluh kali ulangan. d. Melakukan penetapkan blanko. e. Pada pengukuran selalu menggunakan teknik atau metode yang standar, metode tersebut telah memenuhi beberapa kriteria seperti peka, presisi, akurat, selektif dan praktis.