Anda di halaman 1dari 5

TUGAS MATA KULIAH :

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Disusun Oleh : Anton Widodo Heru (NIM..) Achmad Rizadi (041142042) Syamsul Hidayat (NIM)

MAGISTER AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA 2012

S TEM PENGGAJIANPT. ER IS LANGGA


H RD F INANCE
A

AC COUNTING

BANK
C

START

TIME CARD

Kartu JamKerja 1 RDHK DAFTAR GAJI 1 1

Kartu JamKerja 1 RDHK DAFTARGAJI 1 SLIP SETORAN 1 1

CEK/BG DAFTARGAJI 1

SOFTWARE GAJI KRY

BKK Verifikasi Dokumen Cetak Dokumen Membuat BKK 2 RDHK 1 Kartu Jam Kerja 1

PROSES TRANSFER

Verifikasi Dokumen

SLIP SETORAN DAFTAR GAJI 1

2 DAFTAR GAJI 1

Kartu JamKerja 1 RDHK DAFTAR GAJI 1 2 BKK 1 BKK 1 1

CEK/BG Kartu JamKerja 1 RDHK DAFTAR GAJI 1 2 Mencatat No Cek/BG padaBKK 1

POSTING / PROS ES AKT

Membuat Cek/BG& Meminta Otorisasi C B D

NARASI PROSEDUR PEMBAYARAN GAJI PT. ERLANGGA

1. Prosedur pembayaran gaji PT. Erlangga secara komputerisasi dimulai

dari proses awal penerapan mesin pencatat absensi karyawan secara otomatis (misal: mesin absensi sidik jari) yang didukung dengan peraturan-peraturan pendukungnya, yang menghasilkan output berupa time card (kartu pencatat waktu untuk masing-masing karyawan) yang selanjutnya diproses secara komputerisasi software / aplikasi gaji karyawan.

2. Setelah melalui proses dalam aplikasi gaji karyawan, diperoleh output

berupa 3 (tiga) bentuk dokumen yaitu :


a. Dokumen Daftar Gaji karyawan berdasarkan rekap absensi harian

(dicetak 2 rangkap)
b. Dokumen Rekapitulasi Daftar Hadir Karyawan (RDHK) berdasarkan

absensi harian (dicetak 2 rangkap). c. Dokumen kartu jam kerja karyawan secara detail untuk masingmasing karyawan berdasarkan absensi harian (dicetak 2 rangkap).

3. Dari 2 rangkap salinan dokumen daftar gaji karyawan, RDHK dan

kartu jam kerja karyawan tersebut diatas, 1 rangkap salinan 3 dokumen tersebut diproses lebih lanjut oleh bagian keuangan (finance) untuk diverifikasi secara manual oleh bagian keuangan.

4. Setelah dilakukan verifikasi atas dokumen-dokumen dari bagian HRD,

selanjutnya bagian keuangan membuat Bukti Kas Keluar (BKK) masing-masing sebanyak 2 rangkap.

5. Berdasarkan BKK yang dilampiri dokumen Daftar Gaji, RDHK dan

kartu jam kerja tersebut, selanjutnya bagian keuangan membuat cek atau semacam slip permintaan pengeluaran dana bilyet giro di bank untuk pembayaran gaji ke masing-masing rekening karyawan.

6. Sebelum dilakukan pengeluaran dana dari bank melalui cek atau slip

penarikan dana bilyet giro, bagian keuangan memerlukan persetujuan atau otorisasi dari Direktur Utama atau Direktur Keuangan PT. Erlangga selaku kuasa pengguna anggaran PT. Erlangga dimana untuk keperluan otorisasi tersebut, bagian keuangan juga

melampirkan BKK, dokumen Daftar Gaji, RDHK dan kartu jam sebagai penunjang proses otorisasi.

7. Setelah cek atau slip penarikan dana tersebut disetujui (diotorisasi),

bagian keuangan mencatat nomor cek atau slip penarikan dana tersebut ke dalam BKK sebagai bukti penunjang pengeluaran kas dan setelah dilakukan pencatatan, bagian keuangan memproses lebih lanjut cek atau slip penarikan dana tersebut ke Bank dilampiri dokumen daftar gaji karyawan dari bagian HRD.

8. Setelah cek dan dokumen daftar gaji yang telah diotorisasi oleh

Direktur PT. Erlangga diterima oleh Bank dari bagian keuangan, selanjutnya Bank memproses penarikan dana PT. Erlangga dengan melaksanakan proses transfer pembayaran gaji pada masing-masing rekening karyawan yang dibuktikan dengan dokumen daftar rekapitulasi atau slip transfer setoran gaji masing-masing karyawan berdasarkan dokumen daftar gaji dari PT. Erlangga.

9. Setelah proses pembayaran gaji selesai dilaksanakan oleh Bank,

bagian keuangan meminta bukti slip transfer setoran gaji karyawan dari Bank kepada masing-masing karyawan sebagai kelengkapan dalam proses pembayaran gaji karyawan PT. Erlangga.

10. Untuk keperluan akuntansi, bagian keuangan menyerahkan BKK,

daftar gaji karyawan, RDHK, kartu ja kerja dan slip setoran gaji kepada bagian akuntansi.

11. Selanjutnya bagian akuntansi melakukan verifikasi terhadap bukti-

bukti dokumen yang diserahkan oleh bagian keuangan dalam rangka melaksanakan posting atau proses akuntansi.