Anda di halaman 1dari 4

Penyebab Penyakit Bintilan

Bintitan atau dalam istilah kedokterannya disebut hordeolum bukanlah disebabkan karena kebiasaan mengintip seperti yang sering disebut-sebut dalam mitos. intitan pada mata berupa benjolan yang terjadi karena adanya infeksi pada kelopak mata.

Penyebab
Penyebab bintit yaitu bakteri staphylococcal yang hidup pada kulit kelopak mata. Hidupnya bakteri ini tdak membahayakan. Tapi akan bisa menyebabkan infeksi pada mata dan menghasilkan benjolan kecil seperti jerawat ketika bakteri tersebut terperangkap dalam kantung atau saluran air mata yang sedang sakit.

Gejala
Menjelang bintitan tumbuh, biasanya seseorang akan merasakan beberapa hal seperti di bawah ini:

Rasa gatal disertai sedikit nyeri pada pinggir kelopak mata di tempat bulu mata tumbuh. Inflamasi kecil yang kemudian bertambah besar seperti bisul yang kerap kali pecah sendiri.

Cara mencegah mata bintitan (Hordeolum) adalah : 1. Jaga Kebersihan.


Menjaga kebersihan tidak sebatas pada kelopak mata, karena tubuh secara menyeluruh juga harus bersih. Intinya, bila kebersihan tubuh terjaga, akan meminimalkan peluang bakteri menginfeksi atau menimbulkan peradangan, termasuk pada kelopak mata.

2. Cuci tangan sesering mungkin. Karena tangan kita sering kotor maka jika tidak dicuci bisa menjadi pembawa kuman atau bakteri ketika kita mengucek mata yang bisa meyebabkan timbulnya mata bintitan (Hordeolum). 3. Waspada jika mata sering gatal
Bila mata terasa atau bahkan sering gatal-gatal, sebaiknya bersihkan dengan tetes mata atau dikompres. Jadi, jangan dibiarkan saja karena sangat mungkin rasa gatal tersebut merupakan gejala awal terjadinya peradangan.

4. Mengistirahatkan mata. Mata jangan dibuat terlalu lelah, karena mata yang lelah berpeluang sangat besar untuk terjadinya mata bintitan (Hordeolum).

5. Istirahat yang cukup. Kurang tidur atau sering begadang dapat pula menjadi salah satu penyebab mata bintitan (Hordeolum). 6. Lindungi mata. Pakailah pelindung mata di tempat-tempat yang kotor, berdebu dan berasap supaya mata tidak mudah teriritasi. Itulah 6 langkah yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya mata bintitan (Hordeolum) agar mata kita yang merupakan jendela dunia dapat tetap sehat. Dan yang terakhir bahwa bintitan (Hordeolum) bukan tergolong penyakit menular.

Pencegahan
1. Pastikan tangan dan peralatan rias yang berhubungan dengan mata senantiasa bersih/steril 2. Bersihkan daerah kelopak mata secara teratur, untuk menghilangkan debu dan minyak yang menumpuk.

Pengobatan
Jika anda menderita bintitan, bisa dicoba ramuan obat alami mata bintitan yang terbuat dari daun sirih berikut ini. Cuci bersih 3 lembar daun sirih lalu simpan pada wadah mangkok atau piring. Seduh dengan air panas. Setelah airnya dingin, pakailah air rendaman daun sirh tersebut untuk mencuci mata anda dengan cara mengedip-ngedipkan mata dalam air tersebut. atau dengan cara : 1. Kompres mata dengan handuk hangat kira-kira 15 menit. 2. Air hangat dicampur garam. Dikompres ke mata ketika menjelang tidur. 3. Teteskan dengan obat mata seperti insto, visine dll menjelang tidur. 4. Bawang Putih. Oleskan pada bagian mata yang bintitan.

Kandungan Dalam Urine

Air seni yang mengandung banyak antiseptik ketika digunakan untuk perawatan ekternal dapat membuat kulit berseri. Hal ini juga berguna untuk pengobatan penyakit seperti impoten, kanker, osteoporosis, sembelit, kencing manis dan penyakit lainnya. Sebenarnya, urine adalah obat terbaik yang diproduksi oleh tubuh. Bayi yang ada di rahim sang ibu juga mengeluarkan air seni seperti yang manusia lakukan. Bayi kemudian menelan urinnya sendiri melalui saluran amniotic. Minum air kencing di pagi hari bisa berfungsi sebagai tonik yang sangat berguna dalam mengobati penyakit-penyakit ringan. Berkumur dengan urine dapat mengontrol kekuatan gigi. Urine juga dapat digunakan untuk pengobatan mata dan telinga seperti glaukoma dan infeksi telinga. Air urine yang segar dapat dipakai bercukur untuk mendapatkan kulit yang lembut setelah bercukur. Urine juga dapat digunakan untuk merawat kulit dan masalah kuku. Pijat kepala dan rambut dengan air urine bisa merangsang pertumbuhan rambut baru. Banyak orang berpikir urine mengandung kuman. Tapi air seni ini benar-benar steril pada 15 menit pertama setelah keluar dari tubuh. Bahkan sudah dibuktikan bisa bermanfaat untuk pemakaian luar tubuh. Namun hanya orang-orang yang memiliki empedu, ginjal dan alat kelamin yang sehat saja yang bisa menggunakan air seninya untuk terapi ini. Meski begitu kalangan medis menilai terapi urine belum benar-benar bisa dibuktikan secara ilmiah walau diakui urine yang sehat banyak mengandung zat-zat seperti mineral. Zat-zat Didalam Urine dan Manfaatnya a. Aglutinin dan Presipitin Memiliki efek menetralkan polio dan virus b. Antineoplaston Mencegah secara selektif per tumbuh an sel-sel kanker tanpa membahaya kan sel yang sehat. c. Metil Glyoxal Menghancurkan sel-sel kanker d. Protein globulin Mengandung antibodi terhadap penyebab alergi e. Proteosis Produk dari reaksi alergis yang aktif menurut ilmu kekebalan

f. Retin Unsur anti kanker yang disarikan dari air seni g. Peptida air seni Mampu mendeteksi pertumbuhan Tuberkolosis sejak dini. Setelah melakukan terapi urine secara rutin, jumlah sel darah putih terutama pada kelompok subset T limfosit dan makrafag akan meningkat untuk melawan penyakit, khususnya kanker (dibunuh oleh cytotoxic T cell, natural killer cell dan macrophage) dan HIV/AIDS (dibunuh oleh CD 4 cell). Terapi urine ini konon mempunyai khasiat melancarkan peredaran darah, penenang, dan dapat menghilangkan panas dalam, mata merah, bengkak, luka terpukul, berfungsi sebagai pengurang rasa sakit (analgesik), menetralkan racun-racun, menjaga keseimbangan organ-organ dalam tubuh, mengaktifkan sel-sel yang sudah lemas, sehingga dapat meningkatkan daya penyembuhan dan stamina tubuh. Efek-efek yang lain dari penerapan terapi urine ini, antara lain adalah sebagai berikut :

Kulit bersih berkilat, air muka jernih Rambut bertambah hitam dan subur Bercak-bercak kulit hilang Buang air besar/kecil lancar Lincah dan gesit, cepat pulih dari keletihan Tidur nyenyak, pandangan mata lebih terang Berat badan stabil, pikiran (otak) lebih terang Menghambat proses penuaan Semangat tinggi, daya tahan dan stamina meningkat

Saat memulai terapi urine selama beberapa hari atau beberapa minggu, akan terjadi proses atau reaksi penyembuhan, pengeluaran racun dan toksin yang dikenal sebagai reaksi kotan hanno. Gejalanya adalah : mencret, lelah, nyeri otot, dan ngilu sendi, demam, pening, perut kembung, melilit, dan lain-lain. Gejala ini merupakan tanda bahwa tubuh sedang mencuci dan mengeluarkan sisa-sisa bahan kimia, racun, toksin, dan lain-lain. Itu tanda penyakitnya membaik dan akan sembuh.