Anda di halaman 1dari 19

KONSTANTA DIELEKTRIK

(M - 1)

Nama NPM Patner NPM Jadwal

: Susi Saliah : 140310090073 : Fajar Sidik Priatna : 140310090079 : Kamis, 28 April 2011 15.00 17.00

Asisten

: Heru Hariyanto

LABORATORIUM FISIKA MENENGAH JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PADJADJARAN 2011

LEMBAR PENGESAHAN KONSTANTA DIELEKTRIK (M - 1)

Nama NPM Partner NPM Jadwal

: Susi Saliah : 140310090073 : Fajar Sidik Priatna : 140310090079 : Kamis, 28 April 2011 15.00-17.00 WIB

Asisten

: Heru Hariyanto

Speaken

Jurnal

Laporan Akhir

Jatinangor, ............................... Asisten,

NPM.

I. PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Kapasitor adalah komponen pasif yang berfungsi sebagai penyimpanan muatan sementara. Kapasitor terdiri dari 2 konduktor yang berdekatan tetapi terisolasi satu sama lain dan membawa muatan berlawan yang sama besar. Ini berarti dari karakteristik kapasitor tersebut, diperlukan bahan dielektrik yang sifatnya ideal (tidak memiliki daya hantar sama sekali). Untuk itu kita menggunakan bahan isolator. Dielektrik sendiri adalah bahan insulator. Insulator adalah material yang sukar menghantar medan listrik. Pengisian muatan pada kapasitor akan menetukan dielektrik dari suatu bahan

B. IDENTIFIKASI MASALAH Pada praktikum ini kita akan mengamati hubungan antara Q (muatan) dan U (tegangan), kemudian menentukan konstanta dielektrik . Kita juga akan

mengamati dan mengukur muatan pelat kapasitor terhadap jarak antar pelat.

C. TUJUAN

1. Menentukan hubungan antara Q dan V menggunakan pelat kapasitor. 2. Menentukan konstanta dielektrik berdasarkan hubungan antara V dan Q. 3. Mengukur muatan pada pelat kapasitor sebagai fungsi invers dari jarak antara pelat pada V konstan.

4. Menentukan hubungan antara Q dan V dengan mengukur media dielektrik diantara kedua pelat kapasitor.

II. TEORI DASAR

Konstanta dielektrik Konstanta dielektrik atau permitivitas listrik relatif, adalah sebuah konstanta dalam ilmu fisika. Konstanta ini melambangkan rapatnya fluks elektrostatik dalam suatu bahan bila diberi potensial listrik. Konstanta dielektrik merupakan perbandingan energi listrik yang tersimpan pada bahan tersebut jika diberi sebuah potensial, relatif terhadap vakum (ruang hampa). Konstanta dielektrik dilambangkan dengan huruf Yunani r atau kadangkadang , K, atau Dk. Secara matematis konstanta dielektrik suatu bahan didefinisikan sebagai dimana s merupakan permitivitas statis dari bahan tersebut, dan 0 adalah permitivitas vakum/. Permitivitas vakum diturunkan dari persamaan Maxwell dengan menghubungkan intensitas medan listrik E dengan kerapatan fluks listrik D. Di vakum (ruang hampa), permitivitas sama dengan 0, jadi konstanta dielektriknya adalah 1. Permitivitas relatif dari sebuah medium berhubungan dengan susceptibility (kerentanan) listriknya, e melalui persamaan Kapasitor sebenarnya terdiri dari dua keping sejajar konduktor yang terpisah. Konduktor tersebut ujungnya dihubungkan ke sumber tegangan. Sumber tegangan itu akan memindahkan muatan dari satu konduktor ke konduktor lain sam,pai beda potensial antara kedua ujung tersebut sama dengan beda potensial ujung ujung sumber tegangan. Medan listrik akan terjadi di sekitar kapasitor keping

sejajar tersebut, karena adanya beda potensial antara ujung-ujung sumber tegangan tersebut Bahan dielektrik adalah bahan yang tidak memiliki muatan bebas, seperti kaca, kertas atau kayu. Walaupun demikian, semua bahan pada dasarnya terdiri dari molekul molekul (inti atom dan elektron). Pada bahan dielektrik, molekul molekul tersebut dipengaruhi oleh adanya medan lsitrik. Medan listrik akan menghasilkan gaya yang bekerja pada partikel bermuatan. Muatan positif bergerak searah medan lsitrik. Muatan negatif bergerak berlawanan medan listrik, sehingga terjadilah pengkutuban (polarisasi). Dielektrik yang terolarisasi akan menghasilkan medan listrik di luar dan di dalam medan

Kapasitansi =

Ketika muatan di berikan diantara dua pelat kapasitor, akan terjadi medan listrrk E Antar pelat yang dinyatakan oleh

Saat kedua kapasitor pelat diselipkan bahan seperti kaca, kertas atau kayu, maka bahan bahan tersebut akan meningkatkan kapasitansinya dan sebanding dengan faktor disebut Konstanta Dielektrik yang merupakan karakteristik dielektrik. Untuk medan awal keping kapasitor tanpa dielektrik =

Perbedaan potensial yang terjadi antar keping :

V=

Nilai dapat dicari dengan membandingkan muatan Q dengan dielektrik dan yang tanpa dielektrik, maka

Dielektrik adalah isolator, untuk tegangan tetap kebalikan dari jarak anatar pelat dan kapsitansi diukur untuk sejumlah muatan kapasitor, jika nilai V, Q, d dibalikan, data pengukuran dapat digunakan untuk menghitung konstanta listrik :

Dengan

Q : Muatan Kapasitor (nAs) : Beda Porensial tanpa dielektrik A : Luas Keping sejajar (m)

D : jarak antar dua keping (m)

III. PROSEDUR

A. Menentukan konstanta listrik 1. Menentukan luas penampang kapasitor (A), diketahui d=260 mm. 2. Mengatur tegangan Uc pada 1.5 Kv. 3. Mengatur jarak pelat kapasitor sekecil mungkin (1 mm), dan mengukur tegangan U dan Q. 4. Memvariasikan jarak d (d=1.5 ; 2.0 ; 2.5 ; 3.0 ; dan 3.5 mm) dan melakukan pengukuran seperti point 2. 5. Dengan menggunakan data yang diperoleh, menghitung menggunakan persamaan 4. Catatan : selama melakukan pengukuran tidak berada di dekat kapasitor. B. Kebergantungan muatan induksi pada tegangan 1. Mengatur jarak antar pelat d = 2 mm. 2. Mengukur tegangan U (Volt) dengan pemberian Uc sebesar 0.5 ; 1.0 ; 1.5 ; 2.0 ; 2.5 ; 3.0 dan 3.5 Kv. 3. Menentukan nilai Q. 4. Dengan menggunakan data yang diperoleh, menghitung menggunakan persamaan 4. dengan dengan

C. Menentukan konstanta dielektrik pelat plastik 1. Memasang pelat plastik (d=9.8 mm) diantara pelat kapasitor. 2. Mengukur tegangan U (Volt) dengan memberikan tegangan Uc sebesar 0.5 ; 1.0 ; 1.5 ; 2.0 ; 2.5 ; 3.0 ; 3.5 dan 4.0 Kv. 3. Menentukan harga Q (nAs) dan 4. Melepaskan pelat plastik. 5. Pada jarak yang sama antar pelat dengan tebal pelat plastik (d=9.8 mm), mengukur tegangan Uvac(Volt) dengan memberikan tegangan Uc sebesar 0.5 ; 1.0 ; 1.5 ; 2.0 ; 2.5 ; 3.0 ; 3.5 dan 4.0 Kv.

6. Menentukan harga Qvac (nAs) dan membandingkan harga Q dengan Qvac( )

D. Menentukan konstanta dielektrik pelat gelas a. Memasang pelat kaca antara pelat kapasitor dan mengukur ketebalan pelat kaca. b. Melakukan pengukuran dan perhitungan seperti pada langkah C.

IV. DATA DAN PENGOLAHAN DATA

A. Menentukan Konstata listrik dengan C=220nF

Uc (Volt)

d (m) 0,00001 0,0015 0,002 0,0025 0,003 0,0035

U (Volt) 0,0901 0,032 0,0155 0,0094 0,0036 0,0023

1,5 K

B. Kebergantugan Muatan Induksi pada Tegangan dengan D=2mm dan C = 220nF d(m) Uc (Volt) 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 U(Volt) 0,0041 0,0094 0,016 0,0364 0,0581 0,1104 0,21

0,002

C. Menentukan Konstata Dielektrik Pelat Plastik U (Volt) Dengan Tanpa pelat pelat 0,03 0,0001 0,1 0,0001 0,19 0,0002 0,3 0,0003 0,45 0,0006 0,61 0,0008 0,83 0,0012

d (m)

Uc ( Volt) 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500

0,0098

4000

1,08

0,0013

D. Menentukan Konstanta Dielektrik Pelat Kaca Uc (volt) 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 U(Volt) Dengan Tanpa pelat pelat 1,43 0 3,73 0,0002 5,65 0,0004 8,03 0,0007 10,16 0,0021 12,15 0,0038 14,25 0,0062 16,11 0,0094

d (m)

0,0049

B. PENGOLAHAN DATA A. Menentukan konstanta listrik Menghitung nilai Muatan (Q) menggunkan persamaan : Q=C.U Menghitung konstanta listrik Menggunakan persamaan :

Mengambil perhitungan pertama : Diketahui : A = 0.0531 C = 220 nF Uc = 1.5 kV d = 1 mm U = 0,0901 V

Maka

Q = 22 nF x 0,0901 V = 1,9822 x 10-8 C

Dengan menggunakan cara yang sama seperti di atas, maka diperoleh Uc (Volt) d (m) 0.00001 0.0015 0.002 0.0025 0.003 0.0035 U (Volt) 0.0901 0.032 0.0155 0.0094 0.0036 0.0023 Q ( Coloumb) 1.9822E-08 7.04E-09 3.41E-09 2.068E-09 7.92E-10 5.06E-10

1500

2.49023E-15 1.32665E-13 8.56795E-14 6.49506E-14 2.98496E-14 2.2249E-14

B. Kebergantungan muatan induksi pada tegangan Menghitung nilai Q (muatan) menggunakan persamaan :

Menghitung konstanta listrik

menggunakan persamaan :

Mengambil perhitungan pertama sebagai contoh: Diketahui : A = 0,053066 C =220 nF Uc =0,5 kV D =2 mm

U = 0,0041V Maka Q = 220 nF x 0,0041 V = 9,02 x 10-10 C

Dengan cara yang sama maka didapatkan dalam tabel berikut d(m) Uc (Volt) 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 U(Volt) 0.0041 0.0094 0.016 0.0364 0.0581 0.1104 0.21 Q (Coloumb) 9.02E-10 2.068E-09 3.52E-09 8.008E-09 1.2782E-08 2.4288E-08 4.62E-08

0.002

6.79908E-14 7.79407E-14 8.84433E-14 1.50906E-13 1.92696E-13 3.05129E-13 4.97494E-13

C. Menghitung Muatan (Q) Menggunakan Bahan Dielektrik 1.Bahan Pelat Plastik Membandingkan Q Menggunakan Pelat Plastik dan tidak menggunakan pelat. Menghitung nilai Q (muatan) dengan plat plastik menggunakan persamaan :

Mengambil Perhitungan pertama sebagai contoh Diketahui :C =220 nF Uc =500 V D =9.8 mm U =0,03 V

Maka :

Q = 220 nF x 0,03 V = 6,6 x 10-9 C

Menghitung nilai muatan (Q) tanpa pelat plastik = Mengambil data pertama sebagai contoh Diketahui : C = 220 nF Uvac =0,0001 V Maka Q vacum = 220 nF x 0,0001 V = 0,22 x 10-9 C

Menghitung konstanta dielektrik menggunakan pelat plastik k= dengan Contoh perhitungan menggunakan data pertama Diketahui : A = 0.0531 C = 220 nF Uc = 0.5 kV d = 9.8 mm Q = 6,6 x 10-9 C Maka, k = 6,6 x 10-9 C x 9.8 mm / (0.0531 x 8,85 x 10-12 x 0.5 kV) ;

= 0,275272 Dengan A = 0.0531 D = 9,8 mm


=

8,85 x 10-12 As/Vm

Dan cara yang sama, maka didapatkan hasil Konstanta dielektrik menggunakan pelat plastik Uc ( Volt) 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 U (Volt) Dengan Tanpa pelat pelat 0.03 0.0001 0.1 0.0001 0.19 0.0002 0.3 0.0003 0.45 0.0006 0.61 0.0008 0.83 0.0012 1.08 0.0013 Q (Coloumb) Dengan tanpa pelat pelat 6.6E-09 2.2E-11 0.000000022 2.2E-11 4.18E-08 4.4E-11 0.000000066 6.6E-11 0.000000099 1.32E-10 1.342E-07 1.76E-10 1.826E-07 2.64E-10 2.376E-07 2.86E-10

d (m)

k 0.275272 0.458787 0.58113 0.68818 0.825816 0.932867 1.08798 1.238725

0.0098

2. Bahan Kaca Membandingkan Q Menggunakan Pelat Kaca dan tidak menggunakan pelat. Menghitung nilai Q (muatan) dengan plat kaca menggunakan persamaan :

Mengambil Perhitungan pertama sebagai contoh Diketahui :C =220 nF Uc =500 V D =4.9 mm

U = 1,43 V Maka : Q = 220 nF x 1,43 V = 3,146 x 10-7 C Menghitung nilai muatan (Q) Tanpa pelat kaca = Mengambil data pertama sebagai contoh Diketahui : C=220 nF Uvac=0 V Maka Q vacum = 220 nF x 0 V =0C Menghitung konstanta dielektrik menggunakan pelat plastik k= dengan Contoh perhitungan menggunakan data pertama Diketahui : A = 0.0531 C = 220 nF Uc = 0.5 kV d = 4.9 mm Q = 3,146 x 10-7 C Maka, ;

k = 3,146 x 10-7 C x 4.9 mm / (0.0531 = 6,56065 Dengan A = 0.0531 d = 5 mm


=

x 8,85 x 10-12 x 0.5 kV)

8,85 x 10-12 As/Vm

Dan cara yang sama, maka didapatkan hasil Konstanta dielektrik menggunakan pelat kaca Uc (volt) 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 U(Volt) Q (Coloumb) Dengan Dengan Tanpa Tanpa pelat pelat pelat pelat 1.43 0 3.146E-07 0 3.73 0.0002 8.206E-07 4.4E-11 5.65 0.0004 0.000001243 8.8E-11 8.03 0.0007 1.7666E-06 1.54E-10 10.16 0.0021 2.2352E-06 4.62E-10 12.15 0.0038 0.000002673 8.36E-10 14.25 0.0062 0.000003135 1.364E-09 16.11 0.0094 3.5442E-06 2.068E-09

d (m)

k 6.560652 8.556375 8.640486 9.210146 9.322549 9.290434 9.33959 9.23882

0.0049

D. Membandingkan harga Q dan Qvac

Plastik Q/Qvac 300 1000 950 1000 750 762.5 691.6667 830.7692

Gelas Q/Qvac #DIV/0! 18650 14125 11471.43 4838.095 3197.368 2298.387 1713.83

V. ANALISA DAN KESIMPULAN ANALISA

A. Menentukan Konstata Listrik Pada percobaan pertama kita memvariasikan jarak dengan satu Uc=1.5 kV dengan data yang kami peroleh dan setelah olah maka didapat konstanta listrik yang nilainya < konstanta listrik literatur. Berdasarkan dapat yang diperoleh dapat dikatakan semakin besar jaraknya maka semakin kecil konstanta dielektriknya. B. Kebergantungan muatan induksi pada tegangan Pada percobaan kedua kami memvariasikan Uc dengan nilai jaraknya tetap yaitu 2mm, data yang diperoleh kemudian diolah dan didapatlah konstanta dielektrik yang berdasarkan percobaan dapat dikatakan bahwa semakin besar nilai Uc nya maka semakin besar juga konstanta dielektriknya. Nilai konstanta dielektrik yang didapat juga < konstanta dielektrik literatur. C. Menghitung Muatan (Q) Menggunakan Bahan Dielektrik Dan Melihat Pengaruhnya pada tanpa Bahan Dielektrik Pelat plastik Pada pelat plastik jaraknya 9.8mm dengan variasi Uc, nilai Ukeluaran pada saat pelat plastik dipasang lebih besar dibanding saat pelat dilepas walaupun. Sedangkan untuk nilai Q ketika pelat dipasang lebih besar dibanding ketika saat pelat dilepas. Pelat gelas Pada pelat gelas jaraknya 4.9mm dengan variasi Uc, percobaan pada pelat gelas sama seperti pada percobaan pelas plastik data yang didapatpun sama yakni nilai Ukeluaran pada saat pelat gelas dipasang lebih besar dibanding saat gelas dilepas, begitu juga dengan nilai Q nya, saat dipasang nilainya lebih besar dibanding dengan pada saat dilepas. Berdasarkan percobaan ini dapat dikatakan bahwa nilai Q dengan menggunakan bahan dielektrik akan lebih besar daripada nilai Q di vacuum.

KESIMPULAN

1. Konstanta listrik rata-rata yang didapat adalah dan

2. Konstanta dielektrik rata-rata untuk pelat plastik yang didapat adalah k=0,761095 3. Konstantadielektrik rata-rata untuk pelat gelas yang didapat adalah k = 8,769881 4. Hubungan antara muatan Q dan tegangan U yang terukur pada pelat kapasitor maupun dengan media dielektrik adalah linear, berbanding lurus sesuai dengan perubahannya.

DAFTAR PUSTAKA

Halliday & Resnick.1997.Fisika Jilid 3. Jakarta ; Erlangga http://te.ugm.ac.id/~suharyanto/Files/Fisel/Kapasitans%20dan%20Dielektr ik.pdf http://id.wikipedia.org/wiki/Konstanta_dielektrik